24 April 2021

5 Kapal TLDM Laksana Latihan Perang Borneo 2021

24 April 2021

Latihan Perang Borneo Siri 4/21 (all photos : TLDM)

Kota Kinabalu - 5 buah kapal TLDM iaitu KD SELANGOR, KD KEDAH, KD SUNDANG, KD SERANG dan KD GANAS selesai beraksi dalam Latihan Perang Borneo Siri 4/21 atau lebih dikenali sebagai Borneo War.


Latihan yang terlaksana di Perairan Laut China Selatan ini turut disertai Helikopter FENNEC TLDM dan Pesawat HAWK milik Tentera Udara Diraja Malaysia. 


Walaupun ketika bulan Ramadan, kapal-kapal TLDM sentiasa berada di Zon Operasi Maritim tanpa mengira waktu bagi mengawal keselamatan perairan negara.


Latihan-latihan kemahiran seperti komunikasi, ilmu kelautan serta navigasi tetap diteruskan dalam pengisian latihan/operasi bagi memastikan NavyPeople bersedia dan asetnya kekal siaga sebilang masa. 

24 komentar:

  1. Jane iso pertamax, ning memeng 😣

    BalasHapus
  2. Latiane gur komunikasi dan navigasi, kwak kwak kwak....

    BalasHapus
  3. Orang indoeniat tengelam....
    Maju beli
    Rafale
    Typhoon
    Su35
    F15
    F35
    Kfc
    Osprey
    Sub Brazil
    Sub German
    Sub Turkish
    Tapi Ngak ada Wang
    Cakap Negara hebat... bisa bikin submarine (help from S.Korea)
    Bisa bikin aircraft (help from European airbus).
    But need singapore help to look for their submarine!!!
    Hahaha

    Hahaha🤣😊😂🤣😊😵😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xaxaxaxaxaxaxaxa yg kejar target dapat nasi bungkus berulah xaxaxaxaxaxaxaxa kasihan.... xaxaxaxaxaxaxaxa ada masa dimana orang lain akan tertawa di atas penderitaanmu xaxaxaxaxaxaxaxa karma???? Yg pasti apa yg kamu tanam itulah yg akan kamu tuai xaxaxaxaxaxaxaxa 😂😂🤣🤣😛😛😛😛

      Hapus
    2. Singapura negara yg kau puja-puja pon belum bisa buat sendiri dan harus di Supervisi Israel... 😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣

      Singapura gandeng Israel menjual rudal anti-kapal generasi baru

      KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Perusahaan asal Singapura, ST Engineering, resmi bekerja sama dengan Israel Aerospace Industries (IAI) untuk melancarkan bisnis penjualan misil angkatan laut yang canggih.
      Melansir Defense News, kerja sama joint venture antara kedua belah pihak ini sudah resmi ditandatangani pertengahan Juli ini. Dalam kerja sama bertajuk Proteus Advanced Systems ini, masing-masing pihak akan memegang 50% saham.
      Ke depannya, program Proteus Advanced Systems akan fokus untuk memasarkan dan menjual sistem rudal angkatan laut canggih, termasuk sistem rudal anti-kapal generasi terbaru.
      Kepada Defense News, ST Engineering mengonfirmasi bahwa sistem rudal anti-kapal generasi baru tersebut akan diberi nama Blue Spear. Dalam pernyataannya, ST Engineering mengaku sudah mempersiapkan Blue Spear selama bertahun-tahun dengan bantuan IAI.

      Blue Spear, atau dikenal juga sebagai 5G SSM, adalah sebuah sistem rudal anti-kapal yang sudah menggunakan sederet komponen canggih demi bisa menjawab tantangan yang ada di laut saat ini dan masa mendatang.
      Dalam proses pengadaan Blue Spear, ST Engineering berperan dalam merancang desain, pengembangan teknologi, dan produksi subsistem utama seperti motor penguat dan hulu ledak.
      Juru bicara ST Engineering menambahkan bahwa pihaknya sengaja dipilih untuk berpartisipasi dalam pengembangan rudal karena telah berkecimpung dalam bisnis amunisi konvensional selama bertahun-tahun.

      Perusahaan ini telah memproduksi amunisi dengan standar NATO untuk senjata kecil dan sistem artileri. Selain itu ST Engineering juga telah terlibat dalam produksi senjata anti-tank Rafael Spike dan rudal Igla 9K38 milik Rusia yang sekarang juga digunakan oleh militer Singapura

      Untuk saat ini baik ST Engineering maupun IAI masih belum membocorkan detail lengkap dari Blue Spear. IAI yang juga sudah berpengalaman dalam produksi rudal modern juga yakin bahwa kerja sama ini akan membawa babak baru dalam industri militer.
      Kedua perusahaan meyakinkan bahwa kerja sama ini murni merupakan usaha komersial tanpa ada dorongan dari pihak atau pelanggan tertentu.
      Singapura dan Israel telah menjalankan hubungan pertahanan dan keamanan yang sangat baik dalam beberapa dekade. Israel juga memainkan peran penting dalam membentuk militer Singapura sejak merdeka tahun 1965 silam.
      Hubungan tersebut terus meluas sampai ke sektor industri pertahanan. Bahkan saat ini Singapura sudah menjadi pelanggan utama peralatan pertahanan buatan Israel.

      Link :

      https://amp.kontan.co.id/news/singapura-gandeng-israel-menjual-rudal-anti-kapal-generasi-baru

      Hapus
    3. Malon KW alias Malon abal-abal alias 🐕 Peking nongol lagi buat bikin gaduh

      Hapus
    4. Indo sial masih belum bisa bikin submarine...
      Korea tolong

      Indo sial masih belum bisa buat aircraft....
      Consortium Europe tolong airbus

      Indosial masih belum bisa buat fighter jet...
      Korea tolong

      Indomiesial!!!!!!😂😂😂😂😂😂🤣

      Hapus
    5. Yah tak apa lah minta bantuan negara tetangga yg punya kapal rescue daripada beli biayanya trilyunan lebih baik buat beli kapal perang aja....lagipula tak setiap saat kapal selam tenggelam

      Hapus
  4. Tumben tidak ada hujat menghujat

    BalasHapus
  5. Suasana lagi berduka.yg saling menghujat dialah sosok manusia iblis jahanam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasalah, pengikutnya sekte anu memang kelakuannya sama dengan junjungannya

      Hapus
  6. Singapura negara yg kau puja-puja pon belum bisa buat sendiri dan harus di Supervisi Israel untuk buat Rudal anti Kapal, Artileri, senjata kecil... 😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣

    Singapura gandeng Israel menjual rudal anti-kapal generasi baru

    KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Perusahaan asal Singapura, ST Engineering, resmi bekerja sama dengan Israel Aerospace Industries (IAI) untuk melancarkan bisnis penjualan misil angkatan laut yang canggih.
    Melansir Defense News, kerja sama joint venture antara kedua belah pihak ini sudah resmi ditandatangani pertengahan Juli ini. Dalam kerja sama bertajuk Proteus Advanced Systems ini, masing-masing pihak akan memegang 50% saham.
    Ke depannya, program Proteus Advanced Systems akan fokus untuk memasarkan dan menjual sistem rudal angkatan laut canggih, termasuk sistem rudal anti-kapal generasi terbaru.
    Kepada Defense News, ST Engineering mengonfirmasi bahwa sistem rudal anti-kapal generasi baru tersebut akan diberi nama Blue Spear. Dalam pernyataannya, ST Engineering mengaku sudah mempersiapkan Blue Spear selama bertahun-tahun dengan bantuan IAI.

    Blue Spear, atau dikenal juga sebagai 5G SSM, adalah sebuah sistem rudal anti-kapal yang sudah menggunakan sederet komponen canggih demi bisa menjawab tantangan yang ada di laut saat ini dan masa mendatang.
    Dalam proses pengadaan Blue Spear, ST Engineering berperan dalam merancang desain, pengembangan teknologi, dan produksi subsistem utama seperti motor penguat dan hulu ledak.
    Juru bicara ST Engineering menambahkan bahwa pihaknya sengaja dipilih untuk berpartisipasi dalam pengembangan rudal karena telah berkecimpung dalam bisnis amunisi konvensional selama bertahun-tahun.

    Perusahaan ini telah memproduksi amunisi dengan standar NATO untuk senjata kecil dan sistem artileri. Selain itu ST Engineering juga telah terlibat dalam produksi senjata anti-tank Rafael Spike dan rudal Igla 9K38 milik Rusia yang sekarang juga digunakan oleh militer Singapura

    Untuk saat ini baik ST Engineering maupun IAI masih belum membocorkan detail lengkap dari Blue Spear. IAI yang juga sudah berpengalaman dalam produksi rudal modern juga yakin bahwa kerja sama ini akan membawa babak baru dalam industri militer.
    Kedua perusahaan meyakinkan bahwa kerja sama ini murni merupakan usaha komersial tanpa ada dorongan dari pihak atau pelanggan tertentu.
    Singapura dan Israel telah menjalankan hubungan pertahanan dan keamanan yang sangat baik dalam beberapa dekade. Israel juga memainkan peran penting dalam membentuk militer Singapura sejak merdeka tahun 1965 silam.
    Hubungan tersebut terus meluas sampai ke sektor industri pertahanan. Bahkan saat ini Singapura sudah menjadi pelanggan utama peralatan pertahanan buatan Israel.

    Link :

    https://amp.kontan.co.id/news/singapura-gandeng-israel-menjual-rudal-anti-kapal-generasi-baru

    BalasHapus
  7. orang gila dek...jangan diladeni...lebih baik tanya tungkir bagai mana kasus hukumnya...😅

    BalasHapus
  8. orang kurang kasih sayang yang suka ngetroll itu atau jarang dibelay...😅

    BalasHapus
  9. jadi gimana gitu yah...entah kesepian entah yang lainya...🤣

    BalasHapus
  10. kampret tungkir nih...nimbul kayak ikan sapu sapu aja...langsung ilang...😅

    BalasHapus
  11. Indo sial masih belum bisa bikin submarine...
    Korea tolong

    Indo sial masih belum bisa buat aircraft....
    Consortium Europe tolong airbus

    Indosial masih belum bisa buat fighter jet...
    Korea tolong

    Indomiesial!!!!!!😂😂😂😂😂😂🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kejar target dari cendana untuk dpt thr
      Sekalian ikut bos gelora demo jendral myanmar om asuwandaruw
      Kan lumayan dpt takjil dan duit 10 ribu

      Hapus
  12. Blan puasa d tmbah musibah kalsel nanggala 402 stop dlu lah ngtroll beri penghormatan dgn berkata bijak

    BalasHapus