11 Oktober 2018

Tiga Lagi Negara Afrika Naksir Pesawat Produksi PT DI

11 Oktober 2018


Pesawat angkut CN-235 (photo : hondagl1800)

NUSA DUA, (PR).- Sejumlah negara di Afrika, seperti Madagascar, Kongo dan Sudan tertarik dengan dua jenis pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Pesawat yang dilirik oleh tiga negara dari Benua Hitam itu yakni CN 235 dan N219.

“Sudah ada Madagascar, Kongo dan Sudan yang menyatakan tertarik. Dalam tahap penjajakan,” kata Direktur Utama PT DI, Elfien Goentoro, saat memamerkan kedua pesawat produksi PT DI di Paviliun Indonesia, Nusa Dua, Bali, sebagaimana dilansir dari Kantor Berita Antara, Rabu 10 Oktober 2018.

Elfien Goentoro menjelaskan, keikutsertaan PT DI di Pameran Paviliun Indonesia itu memang tidak bertujuan untuk menjual produk. Tetapi lebih kepada menunjukkan karya bangsa kepada para delegasi IMF-WB dari seluruh dunia.

Menurut dia, negara-negara Afrika masuk ke dalam daftar pangsa pasar yang ditarget untuk pesawat jenis CN 235 dan N219. Kedua pesawat tersebut dinilai cocok untuk kondisi geografis wilayah Benua Afrika.

"Kalau Eropa baru ada Norwegia yang nanya-nanya karena mungkin dua pesawat jenis ini kan khusus untuk daerah yang memerlukan short take off dan landing, sehingga mudah dioperasikan di daerah terpencil," ujarnya.


Pesawat angkut N-219 (photo : LAPAN)

Saat ini, BUMN pembuat pesawat asal Bandung tersebut mampu memproduksi rata-rata 10 pesawat dalam satu tahun. Tahun depan, empat pesawat sudah dipesan oleh Senegal, Nepal dan Thailand.

Dengan rincian, Senegal memesan pesawat CN 235 seharga 25 juta dolar AS, Nepal memesan pesawat CN 235 dengan konfigurasi pesawat maritime patrol seharga 30 juta dolar AS. Sedangkan Thailand memesan dua pesawat NC 212 i seharga sekira 13 juta dolar AS.

"Kenapa maritime patrol lebih mahal, karena pesawat memerlukan kelengkapan seperti komputer, radar dan lain-lain, sedangkan kalau pesawat transportasi biasa kan cuma butuh kursi," katanya.

Sampai saat ini PT DI mampu memproduksi 431 pesawat, 48 di antaranya sudah diekspor ke Korea, Malaysia, Thailand, Turki, Brunei Darusalam, Filipina, Vietnam dan lainnya.

"Memang kita pasarnya cocok untuk negara-negara Afrika, Asia dan Amerika Latin karena sesuai untuk medannya," ucapnya.

(Pikiran Rakyat)

22 komentar:

  1. Alhamdullilah
    Laris manis.
    Buatan Lokal Indonesia terbukti berkualitas dan diakui dunia

    BalasHapus
  2. Plastic..? πŸ˜πŸ˜‚
    Kok laku..? πŸ˜‚πŸ˜

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memangnya muka si rosmah operasi plastik dan gak laku laku

      Kahkahkahkah

      Hapus
    2. Qiqiqiqi...πŸ˜‚πŸ˜

      Hapus
    3. Plastik kata orang yg iri hati tuh bro wkwkwk

      Hapus
  3. Faktanya hanya negara2 maju yg mampu memproduksi pesawat dari nol.. Amerika, Inggris, prancis, jerman, Jepang, china, korea, Rusia, Brazil, dan tentunya Indonesia.. πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„jiran sebelah jngan panas ati ye..!! xixixi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. mesin di itung dari nol gak?

      Hapus
    2. Mesin pesawat/heli Amerika, Inggris,jerman, perancis, china, swedia, Rusia saja yg mampu selebihnya impor

      Hapus
    3. Jiran sebelah cuma bisa ngences dan iri hati bro wkwkwk

      Hapus
  4. https://www.cnbcindonesia.com/news/20181011080717-4-36910/ekspansif-di-industri-aviasi-ri-bangun-pabrik-pesawat

    Nnnaaahh... sudah jelas ada lini produksi sendiri. pasti membutuhkan tambahan tenaga kerja tuh..

    BalasHapus
  5. malaysia poon mengakui kualiti daripada produk indonesia menjadikan pesawat buatan indonesia sebagai kelas vvip.

    saya fikir malasya akan membanggakan kapal mrss buatan pt pal pula kalo nanti ada wang πŸƒπŸƒπŸƒ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mereka pasti beli. Logika lah buat penghematan. Dr pada ngences liat barang mahal

      Hapus
  6. Alhamdullilah... Di pilih2

    BalasHapus
  7. Good. At least they like it in one of the most poorest countries in the world using low class plastics ship made by corrupt and incapable Indons PT PAL.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pemerintah Malaysia berencana jual Petronas Twin Towers untuk membayar hutang yangsudah jatuh tempo.
      Ayo siapa nak beli ??

      https://internasional.kontan.co.id/news/bayar-utang-us-241-miliar-malaysia-berencana-jual-aset-negara?utm_source=dable

      Hapus
    2. hahah.. dijual semua saja

      bagaimana kabar ikan-ikan di laut china selatan?
      sudah di jual juga ke china kah?

      Hapus
    3. MAMPUS MALON MISKIN. JUAL TUH PETRONAS TOWER BUAT BAYAR UTANG

      Hapus
    4. Cam operasi plastik muka si rohmah pakai uang hasil korupsi.

      Kahkahkahkah

      Hapus
    5. Wkwkwk...mati ko beruk unknown,ko makan dedak sahaje kerana aset negara ko nak di jual buat bayar utang negara ko yg mencekik leher wkwkwk

      Hapus
  8. Khabarnya Indog negara Indomie sendiri tak mampu beli N219 ....sebab tu kena tumpang A400M Malaysia...angkat aning2 TNI menembak pejuang kemerdekaan Paku yang mahu merdekakan Sulawei dari monyek monyet Indog Jakarta..tu kene jual ke afrika yg jauh lebih kaya.

    Saya ada bibik Jawa..namanya Yanti..kami bayarnya RM500 sebulan dan Yanti gembira...kalian ada bibik Malaysian?

    BalasHapus