28 Januari 2019

Tim Renegosiasi akan Sampaikan 7 Usulan kepada Delegasi Korea

28 Januari 2019


Pesawat tempur KFX/IFX (image : KAI)

Tim Renegosiasi: Pembelian IFX untuk TNI AU Cukup 16 Unit, Sesuai Ketersediaan Anggaran

ANGKASA REVIEW - Pemerintah Indonesia sepakat untuk melanjutkan proyek bersama pembuatan jet tempur Generasi 4,5 dengan Korea Selatan. Meski demikian, Tim Renegosiasi yang dibentuk dan diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk hanya membeli 16 unit IFX saja bagi TNI Angkatan Udara.

“Pembelian dilakukan secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran yang disediakan oleh Pemerintah RI,” demikian tertulis dalam tujuh butir usulan yang disampaikan Tim Renegosiasi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI dengan Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan instansi terkait lainnya, Rabu (23/1/2019).

Ketujuh butir usulan dari Tim Renegosiasi KFX/IFX yang disampaikan kepada DPR RI, sebagaimana didapatkan redaksi AR dari sumber, selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Penurunan nilai kontribusi dengan tetap mempertahankan target yang ingin dicapai oleh Pemerintah RI, yaitu Penerapan Persyaratan Khusus RI, kemampuan produksi, pemeliharaan, modifikasi, dan peningkatan kemampuan.

2. Perpanjangan jadwal pembayaran kontribusi hingga tahun 2031.

3. Amandemen perjanjian asistensi teknis, agar para insinyur PTDI dapat berpartisipasi untuk mendapatkan 129 teknologi pesawat tempur.

4. Hak Kekayaan Intelektual atas kontribusi Pemerintah RI.

5. Pemerintah RI dalam hal ini PTDI memiliki hak untuk memasarkan pesawat tempur KFX/IFX.

6. Pembelian IFX untuk TNI AU dilakukan secara bertahap sejumlah 16 unit pesawat sesuai dengan ketersediaan anggaran yang disediakan oleh Pemerintah RI.

7. Kemungkinan imbal dagang sebagai pembayaran kontribusi Pemerintah RI dan pembelian IFX.

Tim Renegosiasi KFX/IFX dari Indonesia rencananya akan langsung menggelar pertemuan dengan Tim Renegosiasi dari pihak Korea Selatan di Jakarta pada 24-25 Januari ini.

Sebelumnya, saat jumpa pers sosialisasi hasil Preliminary Design Review (PDR) Program Jet Tempur KFX/IFX yang digelar PT Dirgantara Indonesia di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta pada 6 Desembere lalu, Manajer Program KFX/IFX PTDI Heri Yansyah menyatakan bahwa berdasarkan MoU, TNI AU akan mendapatkan tiga skadron IFX atau berjumlah 48 unit.

“Seluruh pesawat IFX nantinya akan di produksi oleh PTDI,” ujar Heri saat itu.

Sementara Korea Aerospace Industries (KAI) akan membangun 120 KFX untuk Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF). Jumlah ini berkurang dari rencana semula 130 unit untuk ROKAF. KFX akan digunakan oleh ROKAF untuk menggantikan peran pesawawat tempur gaek F-5E/F Tiger II dan F-4 Phantom II.

(Angkasa Review)

95 komentar:

  1. Hmmm...hmmmm..hmmm... Di tawar, semoga ... Mau comment... Su 35?? Kapan datang IFX?? Renegoisasi... Berdoa saja apa daya kami bukan pembuat keputusan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi liat point2 diatas, tepat juga sih pemerintah kita menetapkan negoisasi itu.
      Point 6 sangat jelas disebutkan bertahap. Dgn tahap pertama beli 16 unit. Jadi totalnya mungkin lebih dari 50 pesawat nantinya dgn berbagai tipe (1,2 dan 3 full stealt)

      Hapus
    2. Klo d lihat blok-1 emang nanggung bgt speknya. Pdhl d luaran sudh banyak gen-5 seliweran.

      Hapus
  2. Rencana Indon perlukan 200 kfx. .Tp korsel ngak mahu barter ama kerupuk ikan.. Wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa malon beruk cuman bisa buat pisang goreng itu pun jiplak pisang goreng indonesia,,,ruk pagi2 gini ane amal dech kasih pisang ama ente 🐒🐒🐒🍌🍌🍌🍌🍌

      Hapus
    2. Gak usah dibahas bro, koment dari yg kaya gini. Mrk punya masalah yg lebih besar, dan lagi mrk bukan di level yg seharusnya kita komentari. Saya lebih tertarik lihat perkembangan China, India, Australia atau Singapura bagaimana mereka mengambangkan teknologi pertahanannya. Klo bicara ttg malaysia lebih ke arah detail yg gak banyak manfaatnya.

      Hapus
    3. Ada beruk iri hati kerana negaranya bangkrup dan tiada kepakaran bina weapon wkwkwk

      Hapus
    4. paling atas bukan orang malaysia tapi china aseng busuk broo dasar pendatang laknat di kasih makan bukan nya berterima kasih malah mengadu domba broo

      Hapus
    5. Rencana malon beli euro typon atau refale,
      Tapi apa daya beli jf sulfur atau tejaspun tak mampu.
      Karena miskin

      🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    6. Malaydogsial miskin nak beli beli pesawat pun harus tunggu tahun 2055 jangankan beli sparepart beli minyaknya pun tak mampu..
      salam pencuri enjin terbaik asean 😁

      Kih kih kih

      Hapus
  3. sebenarnya ini bagus juga mengurangi pembelian di awal dalam jumlah banyak...karena dalam dunia industri pesawat selalu ada up grade technology...seperti apache...ada blok 1,2, dll....nanti kalau PT DI ada modifikasi baru....beli lagi

    BalasHapus
  4. Pilihan rasional untuk antisipasi penurunan ekonomi global. Kesepakatan IFX dibuat saat kondisi ekonomi relatif sehat, berbeda jauh dg saat ini. Misinya utk tetap dapat teknologi sementara produk industri nasional juga dapat tempat di pasar internasional. Akan jadi negosiasi alot sepertinya... Good luck.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener juga bang resesi global ke depan sepertinya akan semakin tajam mengingat memanasnya AS-China,
      soal perang dagang, Taiwan dan Lcs

      Hapus
    2. Pemerintah berusaha balance antara ekonomi dan pertahanan, intinya pertahanan utk melindungi kepentingan ekonomi, politik, sosial dan budaya. Kalau spending terlalu besar di pertahanan tapi ekonomi jatuh juga buat apa,malah ancamannya datang dari dalam negeri.
      Yah.. Kondisi mmg lagi agak bergejolak

      Hapus
    3. Baca berita di CNN tahun depan ekonomi dunia turun 0.2 persen dan biasanya negara2 segera merevisi laju pertumbuhan ekonominya minus 0.2 percent.

      Amerika memiliki hutang banyak dan harus dibayar.. pakai apa ? Salah satunya minyak.. (lihat di cnbc amerika membuka 87 ladang minyak termasuk 5 yg baru operasional bulan kemarin), padahal harga minyak dunia sedang drop.

      Konflik perang dagang china us membuat ekonomi kedua negara slow down.. efeknya ? Kebutuhan minyak berkurang drastis termasuk coal.. bisa dilihat trendnya coal pun anjlok karena terhambatnya aktifitas ekonomi.

      Thn 2018 seakan akan jadi kemenangan bagi US dari segi ekonomi karena banyaknya dollar yg kembali ke negara itu dgn bujuk rayu bunga FED yg tinggi.. semua orang kaya mencadangkan uangnya di US.. daripada uangnya dibuat invest produksi dgn margin 10 persen tetapi ada resiko2 (produksi, tenaga kerja dll) lebih baik menaruh uang di bank US gak perlu kerja dapat margin 3 persen.. resikonya kapan ? Di thn 2019 karena deposito bank biasanya ada di area 6 months or 12 months yg berarti 2019 adalah saatnya US membayarkan bunganya disaat bersamaan uang yg diinvest di US ternyata tidak bisa diputar untuk bisnis karena stagnasi ekonomi.

      Dari situ keliatan betapa beratnya ekonomi dunia 2019 nanti.. China sudah menurunkan proyeksi ekonomi sebentar lagi negara2 Asean pasti merevisi pertumbuhan ekonominya.

      Yg penting tetap optimis dan gunakan media negosiasi yg alot agar ekonomi tetap survive spt case berhasilnya Indonesia menembus blokade Eropa dalam hal palm oil dengan pendekatan negosiasi daya tawar.

      Hapus
    4. Balance, hati-hati, cerdas, semangat dan sabar.. Insya Allah bisa. Jangan ribut pokoknya.

      Hapus
    5. Nggak tau kalo bayu anjas....entah sepakat apa endak 🙆🙆🙆

      Hapus
  5. sudah pas untuk mengebom negeri malon sampai hangus.

    kalau kebanyakan beli jet ini pun kesian kepada malon yang tak boleh belanja alatan perang.

    menjaga keseimbangan kawasan aja

    BalasHapus
  6. Analisa saya:

    1. Kalau tidak salah kerjasama ini hanya sampai blok 1 saja, selanjutnya masing2 mengembangkan masing2.

    2. Logikanya sangat tidak masuk akal hanya bikin 16 IFX saja. Jika perlu cuma segitu lebih baik beli langsung pespur yg ada di pasaran.

    3. Blok awal akan selalu ada "bug" yang perlu disempurnakan jadi pembelian hingga 48 unit tahap awal adalah merugikan.

    4. Masih ada 129 teknologi yg belum dikuasai. Kalau mau ngembangin masih perlu kerjasama pihak luar.

    5. Aneh banget kalau bilang gak ada duit, kalo gak ada duit berarti rezim ini gagal dengan programnya seharusnya negara ini makin banyak duitnya ataupun pertahanan bukan prioritas di rezim ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau nyaingin Tukang Ngitung Phd nih
      wah pelanggaran 😂😂😂😂😂

      kan endingnya bilang rezim, pernah ikut kajian politik atau hankam ga bro ??? 😂😂😂

      Hapus
    2. Rezim tomang kaleee 😂😂😂

      Hapus
    3. Analisanya berantakan, point 2 & 3 malah saling tabrakan. Bilang klo cuma bikin 16 percuma, lebih baik beli dipasaran, tapi klo bikin sampai 48 merugikan. 😰😰😰

      Hapus
    4. Point 5 juga ngaco. Nyalahin pemerintah urusan ekonomi padahal ekonomi dunia di tahun 2019 bakal turun 0.2 persen gara2 perang dagang AS vs. China, kebijakan Fed AS, krisis ekonomi di Argentina dan Turki, masalah Taiwan, dll. Nyalahin pemerintah ga fokus pertahanan padahal selama ini TNI masih belanja banyak. Pake istilah rezim segala lagi supaya konteksnya seolah-olah otoriter. Kocak.

      Hapus
  7. Balasan
    1. Malon ada kepakaran bina jet pejuang tak wkwkwk

      Hapus
    2. malaysial pilots eject in hanggar 😂
      http://www.klsreview.com/HTML/2010Jan_Jun/20100603_04.html

      MRCA Cancel
      LCA Cancel
      MPA cancel
      Little bird tak jelas

      Lebih miris lagi kata Mat Sabu: Only 4 Out of 28 Fighter Jets At RMAF Can Fly Due to Poor Maintenance 😁
      https://www.worldofbuzz.com/mat-sabu-only-4-out-of-28-fighter-jets-at-rmaf-can-fly-due-to-poor-maintenance/

      Malaysial menggunakan pesa­wat-pesawat yang ketinggalan zaman. 😂
      http://m.utusan.com.my/berita/nasional/negara-kurang-dana-1.758913

      Kih kih kih

      Hapus
  8. hahahahahahaha....AKAN 16 unit pula! wakakakakaka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baca artikel dgn seksama idiot wkwkwk

      Hapus
    2. Timbang malon miskin bangktap tak de wang....😱😱😱😱😱😱😱😱


      Grade negara afrika lon malon

      Hapus
    3. Akan ?

      Baca ini malaydogsial jangan nangis ya 🤗
      Indonesia Lunasi Pembayaran Proyek Pesawat Tempur KFX/IFX Bersama Korea Selatan 🙆

      http://militermeter.com/indonesia-lunasi-pembayaran-proyek-pesawat-tempur-kfx-ifx-bersama-korea-selatan/?amp_markup=1

      Bandingkan dengan INI 😂

      Karena Miskin bangkraps malaydogsial tak mampu beli pesawat baru dan hanya gunakan pesawat usang 😁

      http://m.utusan.com.my/berita/nasional/negara-kurang-dana-1.758913

      Kih kih kih

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  9. 16 KFX (prototype terbang pun tiada) = Keropok Ubi Poor Indon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Mengapa anda sangat berbahagia?
      Negara lain masih bina fighter pun. Negara anda sudah sampai level mana?

      Hapus
    3. Anak kolong@ indonesia dah berjaya bina jet fighter,sementara malon cuma bisa besar mulot,nak bina jet pejuang pun tiada kepakaran,nak beli jet pejuang baru pun malon tiada wang,Malon nih lebih besar mulot dari jubor bro wkwkwk

      Hapus
    4. Tejas & JF pun masih mimpi.
      Jangan harap F/A-50 laah..😛

      Sebelum mimpi beli fighter, hafalin dulu letak tuas ejection seat bro...😛

      Hapus
    5. Tapi prestasi negara dia bagus lho mas.. kalau kita baru usaha biar bisa nembus 4 besar negara big economy di thn 2030 versi PBB ini malah negaranya udah berprestasi duluan.. 3 besar malah.. selamat yaa...😊😊

      https://m.malaysiakini.com/news/462111

      Hapus
    6. Indonesia Jauh jauh lebih baik dari pada malaydogsial miskin bangkrpas 😂

      MRCA Cancel
      LCA Cancel
      MPA cancel
      Little bird tak jelas

      Lebih miris lagi kata Mat Sabu: Only 4 Out of 28 Fighter Jets At RMAF Can Fly Due to Poor Maintenance 😁
      https://www.worldofbuzz.com/mat-sabu-only-4-out-of-28-fighter-jets-at-rmaf-can-fly-due-to-poor-maintenance/

      Malaysial menggunakan pesa­wat-pesawat yang ketinggalan zaman. 😂
      http://m.utusan.com.my/berita/nasional/negara-kurang-dana-1.758913

      Kih kih kih

      Hapus
  10. Cukup lah untuk lumat 30 tejas mkm malon dan 4 SU30 MKM ompong malon


    Wkwkwkwkwk....

    BalasHapus
  11. sama dengan program pakfa rusia...pemerintah rusia lakukan pembelian di awal sedikit....kemudian lakukan pembelian lagi selanjutnya kalau ada up grade technology

    BalasHapus
  12. kedepan.,..line produksi IFX juga pasti akan hasilkan aneka up date varian dari jenis yg sama....sama dengan kapal selam 209...mulai type 1000,1100...dll....apache saja satu type tapi beda2 up date technology

    BalasHapus
  13. sama dengan program kapal fregat omega....platform basic siimple....dan bisa modifikasi apapun,...bahkan kedepan omega siap bisa dipasang senjata laser....karena ada generator listrik double....sama dengan IFX...itu basic saja....mau tingkatkan modifikasi technology bebas saja...bagus beli awal sedikit...nanti 2 tahun modifikasi beli lagi,..beli lagi

    BalasHapus
  14. Kok point No. 5 masih dipaksakan jg yaa. Hrsnya negosiasi utk lebih memperbanyak komponen yg dibuat di Indonesia. Sehingga kalo toh ada pesanan tetap RI kebagian pasok komponen yg diproduksinya. Mengingat menjual pespur tdk semudah menjual pesawat sipil.

    Kok sptnya PT. DI mau meraup semua ya.? N219 aja sdh banyak pesanan katanya. Alangkah lebih baiknya PT.DI memperbesar kapasitas produksinya dulu utk bersiap menerima lonjakan pesanan N219 agar konsumen tdk terlalu lama menunggu yg dikhawatirkan berpindah ke prkdusen lain. Serta bersiap menerima order pesanan IFX yg katanya akan diproduksi di tanah air semua jatah utk RI. Jng sampe target TNI tertunda akibat lamanya produksi pesanan TNI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indonesia menurunkan pesanan IFX mungkin karena case SU35 mas.. dulu pernah saya singgung kemungkinan :

      - Kalau jadi beli Grippen, Indonesia gak harus beli jet buatan US
      - Kalau jadi beli SU35 sudah pasti harus diimbangi beli jet buatan US
      - Deal SU35 sudah pasti membuat tensi US naik
      - Indonesia harus juga membeli jet US untuk meredam tensi US
      - Fokus budget IFX mungkin sebagian akan dipindahkan alokasinya ke US jet (Viper pilihan logisnya saat ini).
      - Syarat dapetin ilmu IFX harus membeli batch Jet US

      Itu kira2 yg dipikiran saya mas... jadi thn 2025 nanti mungkin (ini mungkin lho ya) ada pesawat baru SU35 ada Viper baru dan ada IFX yg baru test terbang.

      Imho.

      Hapus
    2. Tumben elu waras Chok...

      500 unit N219 itu kalo dibuat 4 unit per bulan bisa makan waktu 11 tahun.

      Lha kalo kapasitas produksinya hanya 1 unit per bulan, bisa makan waktu 42 tahun...lama bener ya...

      PTDI ini nafsu besar tapi tenaga kurang, ibarat elu Chok nguber janda tapi baru 2 detik udah semaput elunya...

      Elu waras kok baru kali ini ya, apa elu baru keluar dari RSJ Chok ?

      😜

      Hapus
    3. Tumben PHD dan Choko pada romantis ? Apa lagi pada kasmaran ? Kapan Jadian ?

      😁😁😁😁😁

      Hapus
    4. Diantara 3 BUMN pertahanan yang paling ngeri kondisinya sementara ini adalah PTDI,
      mungkin karena SDA dan pabriknya yang kurang.

      kalau dilihat dari progress dan kapabilitas sekarang ini memang dirasa perlu untuk nyuntikin modal gede ke PTDI.
      untuk memperbesar kans menguasai pesawat komersil.

      Apapun dibalik kemelut KFX ini mungkin pada akhirnya juga segera jelas dan berwujud.



      tapi, masih keinget kasus AW101 kemarin yg endingnya ga jelas 😥

      Hapus
    5. Jangan2 mereka hombreng pegatan....😲😲😲😲

      Hapus
    6. Naaaaaah, itu ☝️....😂😂😂

      Hapus
    7. Haghaghaghag.. asli ngakak cuuukk 😂😂😂😂😂

      Hapus
  15. kalau n219 dijamin produksi rutin....karena pangsa pasar sipil besar....beda dengan jet tempur...harga mahal tapi pembelian lama beberapa tahun sekali....kalau pesawat sipil murah meriah,order bisa tiap tahun terus menerus....ibarat truk yg kerja tiap hari perlu regenerasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju, disamping kebutuhan domestik juga masih tinggi. Artinya pasarnya besar utk dijadikan basis utk pengembangan produk ke tahap selanjutnya.
      Next mgk mulai fokus ke pesawat jet, tp sepertinya pemerintah mau ambil kesempatan saat ini. Pumpung murah atau gimana dulu waktu deal dibuat, ternyata mmg kenyataan saat ini harus diterima bahwa kondisi ekonomi sdg sulit.
      Tidak ada yg salah, hanya harus atur langkah lagi utk penyesuaian. Sabar adalah kuncinya

      Hapus
    2. Indonesia lebih baik speedup fokus ke commuter plane.. dari baling2 ke jet series. Ini pasarnya sampai 50 thn kedepan dijamin masih sangat ramai dan menguntungkan. Pembuatan pesawat jet lebih kepada prestige dan tambahan ilmu SDM bagi anak2 bangsa meski secara ilmu ekonomi rasanya kurang visible secara ROI.

      Hapus
    3. Itu kenapa Pak Habibie dulu mulainya dari N-250 setelah CN-235 dan NC-212 dirasa cukup berhasil. Beliau mulai dari pesawat komersil yg pasarnya besar, shg bisa buat modal utk pengembangan selanjutnya. Beliau tidak mulai dari jet engine atau pesawat tempur krn biaya RnD besar disamping pasarnya sempit, meskipun harga jualnya mahal.
      Beda dg strategi beliau utk Pindad dan PAL yg lgs masuk ke industri alat tempur, krn teknologinya lebih matang utk dikuasai saat itu, shg Pindad mulai dg SS dan PAL mulai dg FPB. Skg Pindad sdh bisa bikin tank dan PAL sdh ke arah submarine dan fregat.. Lebih strategis dan bernilai tinggi utk dijual.
      Pak Habibie tidak mulai dari mobnas krn beliau melihat industri otomotif sdh penuh sesak dan akan semakin ketat kedepannya, serta nilai strategisnya kurang. Dan visi beliau terbukti saat ini, dimana tetangga kita yg saat itu dg bangga meluncurkan Proton Waja, sekarang bahkan tidak bisa bersaing dg Hyundai, KIA atau bahkan Wuling.. Alih-alih bersaing, mrk malah diakuisisi oleh Geely.

      Hapus
    4. Amiin
      Mudah2 produksi N219 tidak terganggu isu politik atau intervensi asing aseng

      Hapus
    5. Aamiin.. Dipake sendiri aja dulu bro.. Ntar klo udah banyak populasinya juga ada aja tetangga yg minat mau beli

      Hapus
  16. At the end of the day only 3 stealth jet manufacture will be the winners and shares diz market. Its like a car brand Toyota, Honda and Mercedes who have big value over their name.

    Project IFX lebih kepada media cari ilmu...lihat Pakistan lihat India yg kesulitan mencari pembeli karena pembeli hanya percaya pada buatan us, rusia dan menyusul china. 3 pemain ini yg bakal menguasai pasaran jet gen 5 nanti dan menurut saya gak feasible buat Indonesia.

    Saya malah berharap nego kali ini pihak KAI menawarkan kerjasama pembuatan material untuk FA50 series syukur2 dijadikan base produksi untuk pasar asean karena sampai thn 2020 menurut sumber di media KAI menyatakan ada chance untuk supply 50 pesawat ini di Asean dan mereka butuh negara sbg frontline pabrik mereka sbg syarat kestabilan dan quick response maintenance dan inventory supply chance yg kebetulan juga hanya Indonesia di Asean yg sudah bisa membuat pesawat.

    Batch 1 cukup 16 pesawat.. ingat SU57 Rusia awalnya juga ambisi besar untuk membuat 48 pesawat dan sampai hari ini hanya 11 pesawat yg diproduksi karena selain mahal juga ada bbrp masukan yg sayangnya frame SU57 tidak bisa mengakomodasi input2 tsb jika masih ingin menjadi pemenang di Gen 5. Bahkan saya pernah baca kalau Rusia berusaha skip Gen 5 dan langsung proyeksi ke Gen 6 karena mereka sudah belajar dari Gen 5 baik dari segi desain dan advancing capabilities.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk 16 ekor semoga segera terwujud, meski 16 ekor tidak menutup kemubgkinan upgrade sisten avionik bahkan meromak total desain.

      karena alutsista itu hadir untuk memenuhi tuntutan dan kebutuhan yang ada sekarang .

      Hapus
    2. Note buat Su-57. Bukan 11 pesawat tapi 11 PROTOTYPE. Su-57 masih belum sampai production version sampe sekarang.

      Hapus
  17. Sangat mendukung kalo belinya cuma 16 unit untuk tahap awal karena pesawat ini masih belum bisa di ketahui secara real kemampuannya, sama halnya seperti program F-35, diatas kertas sangat oke tapi ketika udah berwujud block 1 ternyata masih banyak bug

    Daripada langsung beli banyak tapi ga sesuai ekspektasi kan rugi juga, lebih baik meminimalisir kerugian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi beli dulu 1 skuadron buat dicoba, kalo oke lanjut, kalo nggak oke beralih ke F35

      Hapus
  18. Pemerintahan yg sekarang masalah pertahanan kurang diperhatikan, byk pemotongan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kata siapa??

      Anggarannya aja naik
      2018 = 107,7 T
      2019 = 108,357 T

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Maksudnya mungkin banyak yang terlupakan karena banyak negoisasinya.

      Contoh tahun kemarin katanya "kenapa gak dianggarkan buat bayar iuran IFX"

      🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    4. Anggaran naik, tapi persiapan utk antisipasi bencana sprtinya lebih prioritas saat ini. Shg alutsista yg bisa dioperasikan utk keperluan non militer jadi prioritas. Misal Kapal Rumah Sakit, Pesawat atau Heli Angkut Berat karena mmg kebutuhannya lebih tinggi daripada pesawat tempur. Jumlah 16 sepertinya adalah kompromi antara kebutuhan daya tahan thd ancaman vs antisipasi/recovery bencana

      Hapus
    5. Cobaaak....@iskandar, kalo dulu anggaran buat gali-gali gunung padang dialihkan kesini, mungkin udah jadi tuh IFX kebanggaan bayu anjas 🙆🙆🙆

      Hapus
    6. Buzzer ☝️....kliatan gak punya argumen 😂😂😂

      Hapus
    7. Jadi buzzer bayaran tapi sama sekali tidak pakai otak tuh.

      Gue netral sama seperti tentara kita juga netral.

      Untuk pertahanan program kita berjudul Minimum ESSENTIAL Force.

      Tahu nggak arti kata ESSENTIAL ?

      Pasti si buzzer itu nggak bisa jawab karena dia nggak ngerti.

      Essential itu artinya Penting atau bisa diterjemahkan juga hal2 pokok yang fundamental.

      Tahu nggak artinya fundamental bagi negara kita yang sedemikian luas laut dan sedemikian panjang garis pantainya ?

      Pasti si buzzer kagak ngerti.

      Yang fundamental itu bukan berarti banyak destroyer, juga bukan berarti banyak kapal selam.

      Yang fundamental itu, untuk melindungi laut dan sumber daya yang luas serta untuk mencegah kejahatan di laut (human trafficking, illegal logging, illegal fishing dan smuggling) perlu kapal-kapal patroli yang banyak.

      Dari sejak 2015 sampai sekarang hampir tiap bulan ada berita dibangunnya, diluncurkannya dan diresmikannya kapal2 patroli dari berbagai instansi.

      Jadi sesuai dengan kata ESSENTIAL itu pengadaan alutsista kita sebagian besar bertumpu pada pengadaan kapal2 patroli.

      Memang rasanya tidak segahar bayangan seorang fanboy, tetapi banyak platform kapal yang kita bangun dengan cepat bisa dipersenjatai menjadi gahar dan sangat mematikan manakala diperlukan.

      Untuk MEF 3 nanti giliran AURI yang dapat prioritas.

      Hapus
    8. Opo seh mas@TN
      Mangggil aku dgn essential...

      Hapus
  19. Cepat sikit pak jokowi..nanti basi pulak pesawat Gen 4.5 tu...lama dah tunggu ni..Singapore,Malaysia,thailand dah lama pakai gen 4.5... indon kan kaya...so bila lagi?? jangan buat indoner2 disini tunggu lama2....setiap hari mereka marah2 kat malaysia ni...hahahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malaydogsial miskin bangkrpas jangan samakan dengan negara asean lain full of progres asets


      Perdana Menteri, Tun Dr. Ma­hathir Mohamad me­nga­kui bahawa kerajaan meng­alami masalah kekurangan dana kerana ia dibebani dengan hutang negara melebihi RM1 tri­lion yang ditinggalkan oleh ke­rajaan terdahulu.

      Katanya, sebahagian besar da­ripada wang kerajaan akan digunakan untuk membayar hutang.

      Inilah keutamaan kita kini, ia­itu untuk menyelesaikan ma­salah hutang ini,” katanya dengan menambah kegagalan berbuat demikian boleh membawa kepada risiko negara menjadi bankrap.
      Kita masih boleh bertahan wa­laupun menggunakan pesa­wat-pesawat yang ketinggalan zaman.

      http://m.utusan.com.my/berita/nasional/negara-kurang-dana-1.758913

      Kih kih kih

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  20. Gw mau nanya aja nih kepada yang tau dan akal sehat. Ada di berita kalo kita belum bayar duit DP 50% buay SU35. Ini yg mencuat cuma soal barter padahal duit DP nya juga gak ada padahal udah neken kontrak......amazing bgt bikin kontrak duitnya belon jelas. Kemarin telat bayar iuran KFX lalu kasus sewa satelit juga sempet telat bayar. Coba terangkan ini manajemennya amburadul gini sepertinya. Skr minta penundaan pembayaran sampai 2030 buat KFX.




    Minta diterangkan ya...

    BalasHapus
  21. Waduh...kok malah penurunan....berarti kondisi ekonomi Ri terjadi penurunan ya...dulu jaman pak SBY belanja senjata besar besaran loh...kok sekarang cuma HOAX ...Cuma SU 35 aja yang di gadang gadang ternyata Hoax juga tambah lagi IFX eh malah terjadi penurunan ...berarti MEF sekarang menurun gak sesuai target ..Berati gagal ya...ini aja alutista yang berdatangan sekarang pesanan jaman Pak SBY mulai dari KS cangbogo sampai apace..hadeeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kerja nyata dgn kerja pencitraan jelas beda bro,,
      Kalau spt sekarang terus lama" ImdomIndo akan jadi lemah,, liat aja IFx diturunin jumlahnya, satelit militer pending/ga jelas, suka 35 blm jelas, kontrak kapal selam blm jelas, pengadaan frigat juga blm jelas, padahal tinggal meneruskan yg sdh jalan, sdh dibuat road map nya MEF

      Hapus
    2. Maka dari itu aku jadi sedih...
      Semoga kedepan akan menjadi lebih maju dan berkembang sangat pesat negara kita ini

      Hapus
    3. Di tambah lagi pertahanan kita saat ini yg tumpang tindih...ada Bakamla...polairut ..padahal wilayah laut itu ya wewnang TNI AL ya...mending alutista saat ini perbanyak kapal perang untuk TNI AL biar tertata lagi seperti jaman orde baru dan orde lama...aku pikir itu lebih tepat di lihat dari alutista dan tugas pokok masing masing intansi.

      Hapus
    4. Bandingin kondisi ekonomi global era SBY dan era Jokowi. Apa di era SBY ada perang dagang AS vs. China? Penurunan ekonomi di Argentina dan Turki yang bikin investor takut invest di negara berkembang? Kebijakan Fed AS naikin suku bunga yang bikin rupiah melemah vs dollar? Resiko konflik di Taiwan? Penurunan ekonomi global sebesar 0.2% karena faktor2 di atas? Ga ada. Ga heran ekonomi Indonesia juga turun. Faktanya ekonomi Indonesia ga turun parah-parah amat. Ga sampe berantakan kaya Malaysia sekarang. Padahal Indonesia spend besar-besaran buat infrastruktur terutama di luar Jawa. Contohnya harga di Papua vs Jawa sekarang ga beda sejauh era SBY. Jangan asal omong hoax.

      Kontrak Su-35 udah ditanda tangan, tinggal tunggu Rusia pilih komoditi buat imbal dagang. Changbogo lagi diproduksi, bahkan kemarin ada kabar mau tambah 3 lagi. Frigat masih seleksi tapi kemungkinan dari Denmark. IFX diturunin karena ekonomi seluruh dunia (lihat di atas) lagi susah dan buat apa beli 48 ekor IFX BLOK 1 yang masih ga stealth? Ga sabaran amat jadi orang. Dikira tender barang militer itu cepet kaya belanja sembako kali ya? Tinggal meneruskan yang udah jalan? Iya, tapi harus sesuai kondisi ekonomi (domestik dan global). Buat apa belanja militer banyak-banyak tapi ekonomi berantakan? Nanti komplain lagi kalau harga naik gila-gilaan kalau ekonomi berantakan. Dasar buzzer bloon. Ga ngerti apa itu MEF, ekonomi, dll. tapi ngomong sembarangan klaim hoax dan sok sedih.

      Hapus
    5. Lha hoax gmn. Wong dana militer naik. Coba baca lagi bro. Biar gak salah faham.

      Hapus
    6. Rakyat hanya bisa melihat..dan menilai bro
      Antara Hoax dan Tidak. Tapi ta lihat Banyak hoaxnya sih

      Hapus
    7. Halah udah dibantah ga ada argumen buat reply, sekarang cuma ngotot "banyak hoaxnya". Buzzer oon. Kalo ga paham apa yang diomongin mending diem aja daripada nyebar fitnah dan hoax.

      Hapus
  22. Senjata terjelek ugly yang pernah di ciptakan manusia adalah Vita berapi Malon, mungkin perancangnya terinspirasi oleh pantat bool monyet




    Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwwkwkwkwk

    BalasHapus
  23. Saya tak bisa banyak berharap dg kebijakan pemerintahan sekarang ini..saya cuma bisa berdoa semoga apa pun keputusan nya membawa kebaikan untuk bangsa ini...amin

    BalasHapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. AYOK GABUNG DAN SERU SERUAN DENGAN AGEN KAMI YANG SIAP MELAYANI ANDA SENANTIASA SELAMA NYA ~
    minimal depositnya hanya 50 ribu loh & kita juga mempunyai game poker dengan minimal deposit 10 ribu saja ayo buruan
    Kalian juga bisa melakukan deposit menggunakan Ovo

    silakan masuk langsung ke website kami dan baca syarat ketentuan bonusnya
    untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini :

    Contact Kami :
    BBM : D8B84EE1 / AGENS128
    Line id : agens1288
    WhatsApp : 085222555128

    BalasHapus
  26. J P S P O K E R Menyediakan Permainan Poker Judi Online Seperti Berikut : (Poker, Capsa, DominoQQ, Ceme, Super Teen, Ceme Keliling, Omaha)

    - Bonus New Member Rp. 10.000
    - Minimal Deposit / Withdraw Rp. 15,000.-
    - Bonus Refferal 10%
    - Bonus Rollingan Mingguan 0.3% - 0,5%
    - Proses Deposit / Withdraw 3Menit

    Baca Juga Di Tonton Video jav dan Video Semi kami :
    http://jpsmovie,me (pakai titik yah )

    - Pelayanan Dari Customer Service Yang Cantik Tentunya Sopan Dan Ramah, Online 24/7 Jam
    - Dijamin Tidak Ada Robot Di Dalamnya 1000% Player VS Player
    Kalau Ada Yang Bisa Berikan Lebih Kenapa Harus Cari Yang Lain!!

    Contact Us
    - Livechat : J P S POKER
    - BBM : 559588CB
    - LINE : jpspoker
    - Whatsapp : +82370836863
    - YM : JPSPOKER

    Support Bank J P S Poker :
    - BCA
    - Mandiri
    - BNI
    - BRI
    Posted by : J P S POKER . ART

    BalasHapus