14 Desember 2021

PussenArmed Luncurkan Weapon Location Radar

14 Desember 2021

Weapon Location Radar PussenArmed TNI AD (photos : PussenArmed)

Litbang PussenArmed TNI AD bekerjasama dengan PT Eletroteknika Utama ITB (PT EU ITB) baru-baru ini meluncurkan produk Weapon Location Radar (WLR) untuk melengkapi kesisteman alutsista Artileri Medan TNI AD.

WLR ini diklaim mampu mendeteksi lokasi senjata artileri musuh dengan jarak 20 km, ke depan diharapkan WLR ini akan terkoneksi dengan semua alutsista armed dan alutsista matra darat lainnya, matra laut dan matra udara serta memberikan kontribusi yang baik dan lompatan teknologi dalam modernisasi alutsista.

Platform WLR ini menggunakan truk 6x6 sehingga mempunyai mobilitas tinggi untuk mengikuti arah kendaraan peluncur roket dalam mencari area peluncuran. Posisi radar dapat dilipat saat kendaraan berjalan dan radar dapat dinaikkan saat beroperasi.

Fungsi WLR adalah untuk mendeteksi dan menemukan unit artileri musuh dengan melacak lintasan tembakannya, WLR juga dapat memberikan informasi arah tembakan untuk menghajar balik musuh.

WLR pada dasarnya mampu digunakan untuk melacak sumber tembakan mortir dan peluncur roket termasuk yang menggunakan pemandu. Penggunaan WLR secara bersamaan dapat dilakukan untuk mendeteksi beberapa proyektil yang ditembakkan dari senjata yang berada di lokasi yang berbeda.

Lintasan proyektil dari artileri medan biasanya berbentuk lengkung/parabola, WLR menangkap satu titik lintasan naik dan satu titik lintasan turun lengkung/parabola maka lokasi asal-usul peluncuran proyektil dapat ditemukan. 

Di kawasan, weapon location radar sudah digunakan di negara-negara Australia, Singapura, Thailand dan Malaysia. Indonesia akhirnya bergabung sebagai negara pengguna di kawasan namun bedanya Indonesia menggunakan radar yang dibuat sendiri secara mandiri.

(Defense Studies)

91 komentar:

  1. Pertamax diamankan dari gank PEMBUAL halunisasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Geng bual nanti cakap ugly desain dan kirim link out of topic yang basi, padahal mereka ngetiknya sambil nangis tengok jirannya telah berjaya kah... kah... kah...

      Hapus
    2. Yoi bro apalagi nanti gempork pasti elak topik guna sedapkan hati wkwkwk

      Hapus
    3. Gempork lagi update kliping dia punya... sudah tidak mempan kliping yang dia miliki... sudah kliping taun jebat

      Hapus
    4. Heli Ogos sudah datang om Mpit?

      Hapus
    5. Paidi@ korannya peninggalan zaman Jepun wkwkwk

      Balon@ udah datang helinya di malon tapi dalam bentuk foto dan video bro ngoahahaha

      Hapus
    6. jangan lupa Gempork memuja2 cat camonya... kalau terbang diatas kandang ayam pasti akan dikira telur terbang...

      dan gun stesenya 4 paling banyak diantara heli kecik sedunia...

      kemudian varian G paling dahsyat, heli atak diseluruh galaksi pasti dibuat pingsan olehnya...

      Hapus
  2. Produk sendiri, malon mana ada radar buatan tempatan kah... kah... kah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon telah berjaya bina radar yg boleh kesan jubor bro ngoahahaha

      Hapus
  3. Hasil R&D STRIDE mana woiii... STRIDE cuma makan tidor je keh ngoahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Canonnya tank stride letoy habis di masukkan dubor gembulwira bro lemes gitu kah... kah... kah....

      Hapus
    2. STRIDE cuma R&D lawak-lawak je bro ngoahahaha

      Hapus
    3. Itu stride yang dipamerkan kemampuan membuat purwarupa scale 1:20... macam mainan anak saya yang ujung meriamnya ada lampunya... wkwkwkwk

      mungkin jangan2 itu memang pangsa pasarnya mainan anak2...

      Hapus
  4. https://zonajakarta.pikiran-rakyat.com/teknologi/pr-183218106/coreng-muka-malaysia-ini-penyebab-bns-molor-buat-kapal-maharaja-lela-yang-dibanggakan-negeri-jiran?page=2

    BalasHapus
  5. " bedanya Indonesia menggunakan radar yang dibuat sendiri secara mandiri."
    --------------------------------------

    Buat sendiri ya. Bukan ngutang ke elder brotjer dan bayarnya pake kondom unisex macam tetangga kita tuh.....🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami memang mandiri nggak kaya buatan kalian. kalian lupa kapal maharaja lela aja proyek ma gkrak gara gara korupsi Najib Razak

      Hapus
  6. https://www.cnbcindonesia.com/news/20211213064640-4-298684/heboh-malaysia-mau-diserang-filipina-ini-kronologinya

    BalasHapus
  7. Mana heli ogost telur puyuh versi foto FB ....WOOIIII....HIKHIKHIK

    BalasHapus
    Balasan
    1. lagi ditambah gun stesen biar bisa untuk mengalahkan F-15 atau Sukhoi... gun stesen mau ditambah jadi 20... biar seperti landak

      Hapus
  8. Malon pasti tidak mampu bikin WRL beginian. Hanya sok-sokan kuasa tembak di hadapan podium, sebaliknya tinggal sujud berdoa ketika mendengar tembakan balasan musuh dari kejauhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok bs betul gt mas...


      😂😂😂

      Hapus
  9. Indonesia akhirnya bergabung sebagai negara pengguna di kawasan namun bedanya Indonesia menggunakan radar yang dibuat sendiri secara mandiri.

    Maknanya Indonesia dah berjaya buat radar tempatan, sebelah tuh mana bisa buat otak pun bodoh walaupun ada blue-print masih je salah desain bodoh sangat lerr.. kah... kah... kah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelah otaknya selalu bengap bro ngoahahaha

      Hapus
    2. Otaknya di gadaikan bro buat beli nasi lemak kah... kah... kah....

      Hapus
  10. Kita invasi malon yuk, kayanya enak deeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti mereka nangis bro, ambil wilayah malon seperti mengambil permen dari budak tadika easy lah kah... kah... kah...

      Hapus
    2. Rugi bandar.
      Warganya bodoh, SDA nya nggak ada. Gak guna ambil malon

      Hapus
    3. SABAH YG MAU DI REBUT KEMBALI TAHUN DEPAN OLEH PHILIPINA. MAKANYA PHILIPINA SEDANG GIAT SHOPPING SENJATA. LANJUTKAN

      Hapus
  11. https://mobile.twitter.com/putut_reza/status/1470411460383674369?ref_src=twsrc%5Egoogle%7Ctwcamp%5Eserp%7Ctwgr%5Etweet%7Ctwtr%5Etrue

    Ni buat gebuk KL

    BalasHapus
  12. Malon memang halu. Memperkenalkan Tamingsari tapi tidak memiliki industri hulu: industri baja, industri elektronik hardware software militer, industri propelan, industri bahan peledak dsb.

    BalasHapus
  13. Malon memang halu. Mau bikin jet pejuang PTM 6 padahal tidak dikenal sbg negara bergerak di industri kedirgantaraan. Silahkan pakar dulu bikin layangan lon

    BalasHapus
  14. Balasan
    1. tentuw yg impor afa jugak kita haha!😛😛😛

      Hapus
  15. Malon memang halu. Mau bikin tank Stride dengan modal pengalaman merakit gempita dari Turki, lipanbara dari thailand, Hizir dari Turki dsb

    BalasHapus
  16. Baru aku tulisan tadi eh dah muncul sih WLR


    Trucknya mantab jugah tuh... Boleh buat dijadikan truck MLRS RHAN-122 yg sedang tahap pengembangan

    BalasHapus
  17. SETAKAT INI ADA SEBUAH NEGARA MELAYU BERAJA YANG PALING JAGUH DI KAWASAN KERANA TELAH BERJAYA BINA ALATAN TENTRA BERKUWALITI TINGGI MACAM MISIL TAMING SARITEM, PTM 6, OPV MAHARAJALELE, KERETA KEBAL GEMPITA RIA YANG TELAH PULA BERJAYA MEMBUAT NEGARA JIRAN JIRANNYA DI KAWASAN INI KETAR KETIR GUYS... XIXIXIXIXI

    BalasHapus
  18. Tahniah untuk genk pembual heli kecik ogos haaaaaaaaa

    BalasHapus
  19. Masih bisa dipakai untuk counter artileri udara, ATGM dan mortar dengan jarak aman. Semoga antena sirkuitnya bisa diperbaharui dengan teknologi terbaru agar bisa digunakan untuk satuan roket dan satuan artileri medan dalam mengcounter roket dan artileri musuh dalam jarak aman.

    BalasHapus
  20. Bisa nggak ya jangkauan ditingkatkan jadi 100 km?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa, tapi semua dimulai dari yang kecil dulu

      Hapus
  21. KENDARAANNYA TUMBEN AGAK BAGUSAN NGA KAYA KENDARAAN RHAN,kendaraannya cocok nih buat radar pasifnya itb,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika tempel Sticker haruslah tampak lebih bagus dari aslinya ....Hehehehehe

      Hapus
    2. Monyong lu yg ditampal sticker njing..biar nggak kebanyakan mangap..😁😁😁😁😁

      Hapus
  22. Ingat ni Radar WLR buatan indonesia ya bukan beli atau SEWA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup .. beul .. bukan Hibah, Beli atau Sewa ... tetapi janganlah juga klaiam buatan atau Karya Anak Bangsa jika masih tahap tempe Sticker saja ...

      Hapus
    2. Mana aja yg stempel sticker cong

      Hapus
    3. Kalo stampal stiker pasti negara pembuatnya dah marah ndar

      Hapus
  23. Indonesia juga sudah punya sejak dulu min



    Sapta Pangrungu


    Kendaraan kecil berwak dua orang yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan teknologi yang dilakukan oleh Pussenarmed.

    Baca: TNI dan UI Tandatangani MoU dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian

    Kendaraan tersebut merupakan perwujudan satu di antara sekian fungsi artileri medan yakni untuk mendeteksi artileri musuh menggunakan intai suara.

    Dari hasil ledakan yang dihasilkan meriam musuh maka akan terdeteksi posisi musuh tersebut.

    BalasHapus
  24. KABAR RISET PERKEMBANGAN RADAR AESA ITB SUDAH SAMPAI MANA YA,

    BalasHapus
    Balasan
    1. RADAR AESA UNTUK PESPUR KABARNYA PAK MENHAN MRNANDATANGANI KERJA SAMA DENGAN ITB👍👍

      Hapus
    2. Udah pernah ditampilin sekilas tapi belum diuji coba

      Hapus
  25. Berita paling lawak tentang N219 ..

    Sial betul nasib PT DI ini ... perusahaan Arwah Merpati Nusantara Airlines yang sudah bangkrut berpuluh-puluh tahun nak dihidupkan kembali untuk membeli N219 yang X laku-laku itu ....

    Kasihan betul nasibmu N219 ... Apakah X ada corporate yang sehat dan baik nak membelimu ?
    ----------------
    Alman Helvas
    @AHelvas
    It seems Indonesian airframer will reach agreement with a N219 launch customer soon. A local customer. To be launch customer is a bold step. Launch customer will become learning curve for aircraft development by OEM. Which customer will be "Merpati Nusantara Airlines" for N219?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ko yg bernasib sial kadrun

      Hapus
    2. sepertinya benci sangat dengan PT.DI... apa karena CV nya ditolak???

      Hapus
    3. Pikiran saya juga sama bung@paidi, nampaknya ada yg tersakiti oleh PTDI.

      Sabar bro!
      🤗

      Hapus
  26. Keren sudah bisa buat sendiri tinggal di sempurnakan dan di buat secara masal jd bisa di jual belikan

    Ga kaya Malon ga bisa buat apa2 hahaha...

    BalasHapus
  27. Mana ya yg koar2 suka ngmongi fpda

    BalasHapus
  28. Kentung Endi kentung........😤😤😤

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tepat dibawah ente om smilikiti haha!😎😎😎
      Tumben nyariin, kangen yaaa

      Hapus
  29. Yuhuuuu

    Mas Smili

    Where are you...

    Yuhuuuuu

    Ciku ciku ciku

    Yuhuuuuu


    Xixixixixi

    BalasHapus
  30. Mana beruk malon yg suka reka2 cerita khazanah malon melabur di PT Pindad tuh ngoahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Khazanah dah bangkrut om pit
      Masa ada SWF minjem duwit haha!🤪🤪🤪

      Hapus
  31. The issue of possible export of BrahMos cruise missiles to Indonesia and ways to further deepen maritime security cooperation had figured prominently in the talks 🇮🇩🇮🇳

    Klo buat di Frigate AH140 Ganteng juga to😀

    BalasHapus
  32. Eh itu onyetnya udah datang.

    Mulai cari gara-gara lagi


    Xixixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gigit om woof2 haha!😎😎😎

      Hapus
  33. Wuii Gde bingit yak, di rantis p6 atav ada versi mininya,
    buatan lokal jugak mantap

    Smua hasil karya anak bangsa hore haha!👍👍👍

    BalasHapus
  34. Ini jugak hasil karya anak bangsa

    Elang hitamsiap tempur haha!💪💪💪

    https://mobile.twitter.com/defenceview_id/status/1470381630460088324

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada ENJIN pastinya siap terbang gaesz haha!😎😎😎

      Prototaip 2 uda siap di bandung haha!👌👌👌

      Hapus
    2. Ntar rudalnya pake buatan Turki ya om Pal?

      Hapus
    3. Bole donk, kan ucav buatan sendiri om,
      Klo perluw bawa bom kebanggaan kita
      P-500L haha!🚀🚀🚀

      Hapus
  35. Maren ada isu cms frigat pt pal terbaruw mo nyingkirin produk thales

    Lah taon lalu kata mimin mo pake terma Denmark?
    Sbenernya uda diputusin blom sich jeroan frigat raksasa juta?

    AH140-Indo dr babkok britis kan pake thales

    Katanya genesis turki mo masyuk, bedanya produk ini open arkitektur
    Wah bole donk celupin Tsirkon ampe Brahmos haha!🏹🏹🏹

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo yg buatan Turki belom teruji di sini om Pal

      Hapus
    2. nyooiih, dikita baruw opv ntar pake duluan buat tes.
      klo sip baruw dech, lanjut haha!🤭🤭🤭

      Hapus
  36. Ada yang kepanasan guys sih UNKNOWN alias BABI BUNTING

    Haahhahaahahhah
    Ahahhaahahh

    BalasHapus
  37. REFRESHING DULU, KITA BERWISATA KE ISTANA BUCKINGHAM:

    Mizan Qistina Bangga lah tu jadi pak pacak istana tuan putih setelah 52 tahun "merdeka" (pada ketika tu). Negara merdeka mana yang sanggup jadi pak pacak istana bekas penjajah mereka? Malaysia je...merdeka apa namanya tu? Tak sedar lagi ke? UMNO dah jatuh pun masih tak sedar...tu lah orang kita, Melayu, dah kena tipu hidup mati sampai ke cucu-cicit semua dah kena brainwash

    Mizan Qistina Ni apa citer? Jadi pak pacak istana Queen Elizabeth
    https: //www.youtube.com/watch?v=eybZBOm6P4

    https://www.youtube.com/watch?v=dnvNWy4VQtI

    https://www.youtube.com/watch?v=oVr52xOMRJU&t=7s

    https://www.youtube.com/watch?v=jZqJ2Ys9zhQ



    NGOAHAHAHAHAHAAA 😀

    BalasHapus
  38. Technology yang sangat penting ! , cukup strategis untuk dikembangkan jangkauan & ketangguhannya dalam operasionalnya sebagai alutsista tempur & pertahanan Compact.

    BalasHapus
  39. ITB juga membuat RADAR PASIF untuk digunakan memperkuat radar pasif produk CEKO....Kalau di Indonesia itu UNIVERSITAS TOP itu membuat karya alat Pertahanan yang digunakan TNI, kalau MALON sih siswa 5 Universitas Top Malon hanya menghasilkan orang TOLOL dan BODOH ( ngetrollnya aja bodoh ) macam GEMPORK....bagaimana mereka mau maju..WKWKWKWKWKWK 😁😁😄😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo sebelah top 5 university ASEAN konon tapi kepakaran cuma bisa buat kondom UNISEX bro ngoahahaha

      Hapus
    2. Oooh....iya, itu mesti kita akui dong 😁😁🙂

      Hapus
  40. Selain RADAR PASIF, pihak ITB juga membuat radar AESA....hehehehe 🙂

    BalasHapus
  41. Untuk melacak taming sari tak perlu alat ini.... Jom tengok tempst pembuangan sampah,pasti disitu dia berada..

    BalasHapus
  42. " Di kawasan, weapon location radar sudah digunakan di negara-negara Australia, Singapura, Thailand dan Malaysia. Indonesia akhirnya bergabung sebagai negara pengguna di kawasan namun bedanya Indonesia menggunakan radar yang dibuat sendiri secara mandiri." Berbahagialah kita sebagai Bangsa, menuju kemandirian.

    BalasHapus
  43. Tah ini lah beda malay bodoh yg hanya berharap hibah dan derma negara bigboss kalau Indonesia sudah bisa bikin sendiri....bukti Indonesia tu pintar2 dan kaya

    BalasHapus
  44. 4 thumbs UP biat LITBANG TNI AD,,buat karya dan kerja kerasnya membuat WLR demi kemandirian industri pertahanan bangsa,,BISA BELI ITU BIASA, MAMPU MEMBUAT SENDIRI BARU LUAR BIASA,,LANJUTKAN!👍👍👍👍😎

    BalasHapus