17 Januari 2018

KSAL : TNI AL Akan Mengakuisisi 2 Kapal Destroyer

17 Januari 2018


Kapal Destroyer melakukan demo penembakan VL-ASROC (photo : Navy Recognition)

Dalam acara penanda-tanganan Kontrak Kolektif Pengadaan Barang dan Jasa 2018 di TNI AL yang dilakukan pada 12 Januari 2018, yang meliputi 173 kontrak senilai Rp 813 Milyar untuk berbagai satuan di lingkungan TNI AL, turut hadir KSAL, pejabat Kementerian Pertahanan dan petinggi TNI serta TNI AL lainnya.

Meskipun dalam acara tersebut kontrak kolektif yang dilakukan adalah untuk non-alutsista, namun KSAL yang hadir dalam acara tersebut banyak ditanya wartawan tentang rencana pengadaan alutsista di TNI AL untuk tahun 2018.

Dalam kurun 2015-2019 rencana Kementerian Pertahanan untuk TNI AL adalah  pengadaan kapal perang meliputi kapal selam, fregat, kapal buru ranjau, kapal OPV, kapal cepat rudal, LPD, LST, kapal patroli serta kapal bantu lainnya.

Khusus untuk pengadaan kapal fregat telah direncanakan pembelian 4 kapal baru untuk melengkapi 2 fregat kelas PKR 105 yang telah diakuisisi pada periode 2010-2014, enam kapal fregat ini untuk menggantikan kapal fregat Ahmad Yani class yang sudah menua.

Dalam wawancara dengan wartawan, KSAL Laksamana Ade Supandi seperti termuat dalam video yang diupload oleh CNN-Indonesia pada tanggal 16 Januari 2018 mengatakan:

"Nanti ada kemungkinan untuk 2 fregat itu kita harapkan kelasnya dinaikkan, mungkin sekelas destroyer, supaya lebih besar supaya gagah kita itu. Lihat negara sekeliling kita India  sudah memiliki sekitar 40 kapal destroyer, kemudian Malaysia, Singapura sudah punya dan Vietnam sedang membangun".

Kapal destroyer/perusak adalah kapal turunan dari kapal cruiser/penjelajah sehingga dapat melaksanakan operasi secara mandiri, mempunyai endurance lebih lama, mampu beroperasi jauh di luar negaranya, mempunyai kapabilitas serangan ke darat, peralatan pengendus dan sistem manajemen pertempuran lebih cepat dan lebih jauh jaraknya, dapat membawa persenjataan lebih banyak dan lebih jauh jaraknya, serta dapat membawa helikopter lebih dari satu, serta beberapa kelebihan lainnya.

Target MEF 2024 untuk TNI AL

Dalam MEF 2024 TNI AL versi awal dikenal target minimal (151 kapal), standar (220 kapal), dan ideal (274 kapal), untuk striking force minimal harus ada 4 kapal selam/KS, 8 kapal Perusak Kawal Rudal/PKR, dan 8 kapal Kawal Korvet/KK. Untuk PKR dan KK telah ada kapal Ahmad Yani class (6 kapal), Bung Tomo class (3 kapal), Fatahillah class (3 kapal), Diponegoro class (4 kapal), dan 1 fregat latih Ki Hajar Dewantoro, total ada 17 kapal.

Dari kebutuhan minimal 16 kapal PKR+KK sudah tersedia 17 kapal, artinya sudah cukup, tinggal masalah kesiapan kapal. Dari sisi ini, Fatahillah class (commissioning tahun 1979) telah diputuskan untuk dilakukan MLU, sedangkan Van Speijk class (commissioning tahun 1967) diputuskan untuk dipensiunkan. Keseluruhan program ini akan selesai pada periode 2015-2019.

KS dari kebutuhan minimal 4 kapal telah dilakukan perubahan menjadi 12 kapal dan akhirnya diturunkan lagi menjadi 8 kapal, Untuk kapal selam telah ada Cakra class sebanyak 2 kapal (commissioning 1981) dan Nagapasa class sebanyak 3 kapal (commisioning 2017). Pemenuhan kapal inilah yang akan mengisi anggaran TNI AL pada tahun 2018-2019 (3 kapal) dan 2020-2024 (2 kapal jika Cakra class dipensiunkan).

Pembelian 2 destroyer akan mendongkrak kemampuan TNI AL sehingga dapat melakukan proyeksi kekuatan jauh di luar pangkalan (photo : Naval Technology)

TNI AL dan Kapal Destroyer

Bagi TNI AL jenis kapal Destroyer bukanlah sesuatu yang baru, Armada TNI AL pada tahun 1960-an diperkuat dengan  1 Kapal Penjelajah, 8 Kapal Destroyer 10 Kapal Fregat, 2 Kapal Korvet ASW serta 12 Kapal Selam. Armada ini merupakan Armada terkuat TNI AL sepanjang sejarah berdirinya sehingga sangat disegani dunia.

Keinginan TNI AL untuk mengakuisisi Kapal Destroyer muncul lagi pada periode 2005-2007 jaman KSAL dipimpin oleh Laksamana Slamet Subiyanto yang berkeinginan untuk membeli 2 kapal destroyer Sovremenny class bekas dari Rusia, kapal destroyer ini mempunyai panjang 156 m dan bobot penuh 6.600 ton. Keinginan tersebut batal seiring dengan perubahan kebijakan untuk mengutamakan pembelian kapal perang baru oleh Kementerian Pertahanan.

Kontestan Kapal Destroyer
  
Untuk menggantikan 6 kapal fregat Ahmad Yani class/Van Speijk class (panjang 113 m, berat 2.850 ton), Kementerian Pertahanan telah memilih 4 kapal dari tipe Sigma 10514 class (panjang 105m, berat 2.365 ton), sedangkan 2 lagi adalah kapal Destroyer.

Hingga saat ini setidaknya telah ada 6 negara menawarkan kapal Destroyer kepada TNI AL, untuk 6 tipe tersebut, kapalnya pernah singgah di Indonesia atau pernah ditengok oleh delegasi Kementerian Pertahanan/TNI AL di negara asalnya.

Ada 3 sodoran kapal yang dapat difungsikan sebagai destroyer yang berasal dari Barat yaitu Iver Huitfield class dari Denmark (panjang 138 m, berat 6.645 ton), FREMM class dari Prancis-Italia (panjang 144 m, berat 6.700 ton), dan DZP class dari Belanda (panjang 144m, berat 6.050 ton).

Tidak kalah menariknya adalah 3 sodoran kapal dari Timur yaitu Chungmugong Yi Sun-sin class/KDX-II class dari Korea Selatan (panjang 150 m, berat 5.500 ton), Talwar/Shivalik class dari Rusia (panjang 142 m, berat 6.200 ton), dan Type 052C class (Luyang II class) dari China (panjang 155m, berat 7.000 ton).

Daftar mungkin saja akan bertambah setelah Kementerian Pertahanan resmi membuka tender pengadaan kapal ini. Pemenang yang dipilih tentu saja kapal yang sanggup memenuhi kriteria sistem senjata terpadu TNI AL, memenuhi bajet yang tersedia, dan tentu saja sanggup memenuhi ketentuan Undang Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, khususnya mengenai transfer of technology, dan local content.

(Defense Studies)

106 komentar:

  1. Ralat pak KSAL,malay,singapore n vietnam untuk saat ini blom ada kapal destroyer,mereka cuma punya light frigate

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Nak Tanya, PKR10514 milik tni al itu kelas apa? Frigate atau light frigate

      Hapus
    3. PKR itu masuk light frigate sama dengan nahkoda ragam class, tapi untuk saat ini PKR termasuk kapal tercanggih milik tni al, sebagai kapal kombatan mengalahkan fregate vans speik class untuk senjata ,sensor dan kecanggihan lainy makay PKR di bangun untuk mengganti vans speik class

      Hapus
    4. Oooo.. klu begitu bukan frigate lah ya. Fahamx2. Sbb di atas dan kasal bilang frigate. Atau light frigate dan frigate itu sama saja.

      Hapus
    5. @mat rempit

      Ssssstttt...biarin aja, kalo bilang-bilang, nanti malah gak jadi dibeliin destroyer lho !!!

      Hapus
    6. Smiling@ yg bocorin duluan pak KSAL bro hehe

      Hapus
    7. hahaha....😁😁
      mat rempit aktif komen tapi nggak paham psiko politik....

      pak KESAL sudah tau kalau Vietnam, Malaysia & Singapura gak punya kapal destroyer,
      pak KSAL bilang begitu itu maksudnya supaya segera dibelikan...

      Hapus
    8. Baik kasal bilang saja terus australia yg nyatax2 sudah punya destroyer. Iya saya setuju dgn kamu ini cuma psiko politik.

      Hapus
    9. bagi mat rempit..sesuatu kapa mesti ada CIWS baru buleh panggil frigat... sebab tu diorg nak beli destroyer pulak... frigate yang ada pun tinggal meriam utama je..keh keh keh

      Hapus
    10. Frigate malon meriam hanya 57mm cam kapal patrol boat wkwkwkwkwk

      Hapus
    11. Hai term AKAN pun indon nak klaim.juga ke..πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†.. meriam 57mm pun dah cukup nak tembak frigate indon yg ada main gun je...

      Hapus
    12. Dein@ Cem mana caranya meriam 57 mm malon dapat tewaskan frigate indonesia,nak lawan nelayan cinapun malon lari tercirit2 Wkwkwk

      Hapus
  2. Emm..Bila Masa pula Malaysia, vietnam dan singapore punya destroyer. Baru yg ckp panglima tentera laut. Mgkin Kali baginya kapal frigate gowind, formidable dan gepard itu kelas destroyer.

    Tahun 1960 angkatan laut Indonesia lebih kuat berbanding sekarang. Jadi Masih jauh lagi target klu mau seperti yg dulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tenang pakcik malaysia AKAN punya destroyer....AKAN !!!...remember that pakcik

      Hapus
    2. Itu ko yg claim. Kami x kata apax2 lagi. Jgn pula lepas ni kau Jadi Kan troll. Terima kasih ya mat rempit ttng itu.

      Hapus
    3. destroyer kat atan ni pun AKAN beli .. tapi belinya tak tau bila lagi.. :) tak gitu mat rempit... nanti beli jangan lupa ciws dan powerbank ye... keh keh keh

      Hapus
    4. Akan progres lon jangan iri ya.. Buat apa Frigate tapi hanya di lengkapi meriam 57 mm nak tembak IKan asin lon wakikikik

      Hapus
    5. Akan progress tu sama maksudnya dgn "AKAN" juga kan.. yg ni pun indon mau claim juga ke...πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†... cukup.la 57mm nak tembak frigate mendunia tu...

      Hapus
    6. Dein@ Iyelah cem MRCA malon tuh dari zaman jepun sampe zaman now pun tak de wujud Wkwkwk

      Hapus
  3. Yg pasti dibeli heavy fregat AAW,minimal rudal anti udara 32 unit(range rudal minimal 20 km)..canon anti udara yg setara AK 630 minimal 4 titik(depan pakai 76 mm)..nah silahkan cari yg murah..murah kapalnya doang dan murah armamentnya...tapi mematikan..namanya juga destroyer..xixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl AK-630 ya berarti talwar class dong bro

      Hapus
  4. Kalo singa,malay lom ada tuch destro, emang vietnam sedang bangun destro baru dengar saya beritay, semoga di mef II destro bisa ttd di mef III tambahan destro masa sich gak ada danay kan untuk destro tambahan buatan dalam negeri, sudah amanat uu setiap pembelian alutsista harus membiarkan inhan dalam negeri terutama dalam hal ini PT.PAL

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emm.. boleh kasi link veitnam bangun destroyer baru? Setahu saya cuma gepard saja kapal terbesar mereka sekarang.

      Hapus
    2. Cie,Cie nash mulakan iri sm vietnam Wkwkwk

      Hapus
    3. Lo..itu bukan iri Saya mau tahu saja. Ya mgkin saya terlepas berita ttng itu. Apa salah bertanya klu benar dia tahu. Bagitutahu dong klu kamu sendiri juga tahu.. Jgnx2 kmu sendiri mau mulakan troll seperti selalu.

      Hapus
    4. Udah lah bro mat rempit jgn d provoke bro ndari..mngkin aj di aj pgen tau.....???

      Hapus
    5. Mat rempit kaki troll πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
  5. Omongan dari PAL yg udah mau kasih kerjaan modul/manufacturing ke PAL..Denmark dan Korea..Damen dn DCNS (untuk DZP dn FREEM) masih bicara..yg dua terakhir itu katanya nego awal minta untuk bagi2 kerjaan modul pesanan 3 keatas..

    Lupain Rusia dn KW..ngk bakalan mau ToT ke PAL..he,he..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Feeling..feeling sih Korea juga..

      Hapus
    2. Iya kayane Korea.. lumayan bonus LVTP 30 unit.. hahahaha

      Soale Korea Indonesia lagi mesra bener bang...πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™

      Hapus
    3. Semesra om super sama bu lilis.... πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
  6. Mas Bolodewo wes adus durung yo...

    Galo arep ditukokne kapal destroyer karo Pak Jokowi...jane yen sampeyan reno ing penggalih, jarane juragan sampeyan arep diijoli karo sepeda gunung ben kolesterole bose sampeyan rodo mudun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bolodewo lagi mumet dijaluki bos mahar 40 M ketoke om. Lagi dodolan daster ning tanah abang kae lho. Mumpung dalan e di tutup karo anis, iso nglapak murah

      Hapus
    2. Mumet, mumet...arep nglapak opo narik becak...podo-podo rekosone

      Hapus
    3. asal bisa pakew kalbir sayah mah okeh...xixi

      Hapus
  7. Frigate, light frigate, heavy frigate tergantung kondisi negara.

    Jaman susah dulu Indonesia menjadikan Scorpion dan AMX 13 sebagai tank tempur utama kategori kelas berat (bagi TNI saat itu) karena gak punya yg lainnya.
    Jaman sudah lumayan sekarang Scorpion dan AMX13 diturunkan kelasnya menjadi Tank Ringan, Tank Medium sudah pasti diisi oleh Harimau dan Tank kelas Beratnya diisi Leopard.
    Praktis saat ini Indonesia punya 3 kasta Tank tidak seperti dulu.

    Demikian pula pespur.. dulu Hawk adalah pespur utama (karena gak punya yg lain) sekarang malah sudah dibagi2 kelasnya. Tucano for Coin, Hawk dan FA50 dijadikan Light Attack, F16 dijadikan medium attack dan Flanker dijadikan Heavy weight attack. Praktis sekarang TNI AU punya 3 kelas pespur tidak seperti dulu.

    Bagaimana dengan TNI AL ? Rasanya sama... saat ini PKR masih dijadikan kapal perang utama.. tapi sampai saatnya kelas Destroyer datang maka PKR akan menempati posisi medium class versi TNI AL.
    Kelas Ringan diisi KCR, kelas Medium diisi PKR, kelas berat diisi Destroyer. Praktis semua unsur TNI akan memiliki jagoan2 sendiri disetiap kelas nantinya.

    *cuma ngira ngira doang daripada gak komen dan cuma nulis project AKAN doang kayak si anu 😁😁😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. yoi..soal nomenklatur emg terserah organisasi tsb. uda pernah dibahas sich.

      Hapus
    2. guwe jadi inget ada vid yutub ttg fremm aquitaine. Jadi ktika nonton sempet heron, lha fregat kok dibilang destroyer. Mana yg bilang itu kapten FREMM lagi. Lucunya rekan sekapalnya malah nyebut fregat, gubrakk!@???πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Sementara di kolom komeng jg gak jau beda dari sini, bingung jg soal terminologi.
      Setelah guwe amati komeng2 dari bule itu. adalah louis gernez asal prancis mengatakan, di Angkatan laut prancis tidak dikenal kata“Destroyer”. Yg mereka punyai adalah fregat kecil, sedang dan berat. Kelas sedang dan berat adalah seperti destroyer.
      Pas cekidot ke situs AL prancis, ternyata doi bner. Kapal kombatan mrk smua disebut fregat haha!
      Prancis aje cuek, aplgi kite yak haha!😊😊😊

      http://www.defense.gouv.fr/english/marine/intervention/batiments-de-combat/liste-des-batiments-de-combat-de-la-marine-nationale-par-unite

      Hapus
    3. Setelah buka sana sini, ternyata terminologi/nomenklatur dan klasifikasi itu bisa dibuat berdasarkan kebutuhan, teknologi serta kemampuan organisasi itu sendiri om.
      Bila ada kaprang jenis baru lebih besar ato lebih kecil bobotnya akan otomatis membuat pergeseran kelas sehingga terjadi reklasifikasi.

      Namun soal klasifikasi standar, umum yang digunakan oleh galangan ato produsen tujuannya untuk memudahkan penjualan begitchu, oke oceh haha!πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ
      sila tengok
      Detik 06: pembaca britanya bilang aquitaine adalah frigat
      Detik 15, 28: pembaca britanya bilang ini destroyer😎😎😎
      Detik:44: kapten benoit bilang ini seri terbaru dari destroyer😎😎😎
      Menit 1:21: letkol. Jerome sebut helikopter yg berada di frigat
      Menit 2:37: eric, dari dcns nyebut ini frigate

      ini tautannya:

      https://www.youtube.com/watch?v=4Llj2wGH5ao

      Hapus
  8. Harus e 3 destroyer brat tengah timur... Manstab...

    BalasHapus
  9. hah! 2365 tonne je? bukan ke 2900tonne Sigma PKR 10514 ni? dah downgrade mcm KCR-60 juga ke?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan downgrade. Frigate lekiu saja berat 2270 tons. Pangjang sama 105m. So betul lah tu.

      Hapus
    2. Pak KSAL tuh hantar psyco politik,pkr yg 3000 ton sahaje dia kata 2365 ton,malaysia,singapore n vietnampun dia kata punya destroyer Wkwkwk

      Hapus
    3. Kalau tidak jatuh lah standard tni al. Bakamla aja punya kapal besar dan panjang dari milik kapal combatant tni al. Jadi Malaysia, Singapore dan Vietnam hanya dijadikan asalan supaya segera dikerjakan.

      Hapus
    4. piq piq sapiq kata siape kcr di dongred haha!πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      nomer bodi kapalnya aja masi sama kepal 6(enam) itu khusus buat KCR yg sekarang ada 21 bijik haha!πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†
      terdiri dari
      kelas mandau 4
      kelas todak 4
      kelas pandrong 2
      kelas clurit (KCR40) 8
      kelas sampari(KCR60) 3

      dan masih ada lagi yg di kilang kami haha!πŸ‘πŸ‘πŸ‘

      soal berat PKR sigma 10514, hanyalah berat kosong/tanpa isi. sebab tanpa senjata, personil dll sblom melaut.

      coba tengok kapal LCS kamu, ketika dicelup ke air, kenapa panjang & lebar jadi sama dgn PKR, persis lg haha!🀣🀣🀣

      https://en.wikipedia.org/wiki/Second_Generation_Patrol_Vessel

      Hapus
    5. soal ukuran kapal terkadang tak jadi soal, yg penting sensor & senjatanya bisa dimaksimalkan.

      kmarin baru ada tulis, di sebelah, ntar guwe tarik sini dech haha!πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      soal panjang tni al masi punya kok kapal kombatan yg lbh panjang dr kapal bakamla, blom pensiun soalnye haha!😚😚😚

      Hapus
    6. soal nomenklatur ato klasifikasi uda guwe coba terangkan diatas om nash, om pit & om sapiq 😚😚😚

      trus sempet bahas doktrin AL rusia skrg ama om super di thread sebelah.
      menarik utk dibacarakan sich, antara membangun angkatan laut yg berdeteren tinggi, dgn dana yg ada.

      rusia menyadari mereka butuh uang banyak sekali kalo mengejar kedigjayaan amrik di lautan.
      pilihan yg logik adalah mereka tetap membangun kasel nuklir yg daya deterennya luar biasa, dibanding kapal permukaan.
      namun mereka tetep perlu kapal2 permukaan utk mengganti kapal kombatan yg uda lawas. biaya tentu tidak seperti jaman soviet, namun moderenisasi hrs jalan.
      klo dimana2 negara lain pengen oversaiz ukrn kapal perang kombatan.
      rusia malah giat bikin frigat yg ukurannya "hanya" 5000 ton dan berbagai tipe korvet. sperti biasa walo lebih kecil, daya gempurnya tetap juara haha!πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜›

      bbrp situs dunia pon mengakui frigat Admiral Gorshkov sebagai yg terbaik di jagad ini.
      alasannya, kapal ini punya keseimbangan yang baik antara persenjataan & sensor. dan kapal ini bisa jadi contoh utk kapal frigat multirole moderenπŸ‘πŸ‘πŸ‘

      kemampuan: Anti-Air warfare, Anti-Submarine and Surface Warfare
      https://defencyclopedia.com/2016/01/02/top-10-most-powerful-frigates-in-the-world/

      http://www.military-today.com/navy/top_10_frigates.htm

      uda liat kapal vietnam blom yg model kcr, ituw bawa 16 bijik ashm

      Hapus
    7. sungguh menggerunkan bukan. kapal vietnam kcil2 cabe rawit haha!πŸ‘πŸ‘πŸ‘

      sperti al rusia, tni al sadar, kebutuhan mrk banyak, tp dana terbatas.
      progam kasel ssk 12 bijik ituw dasyat daya deterennya loh. padahal ini baru masa MEF.

      pemilihan disain frigat kri rem, ituw tepat. disini guwe liat tni al tidak mengacu pada ukuran kapal kombatan negara sekililing, seperti thailand & singapur yg lebih besar. malah utk urusan panjang lebih pendek dari kapal kombatan kami kelas VS/ahmad yani.
      namun coba liat dari sisi persenjataannya. KRI REM, selain ganteng. sistem pertahanannya 3 susun eh lapis denk, kan jaman now haha!😎😎😎 dari therma skws,ciws,mica hore!πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»

      ukrn tak masalah lah, seperti frigat rusia. yg penting daya gempurnya & sensornya mantap & moderen.

      soal ciws, kita mmg butuh selain jd perisai bisa jd pemukul. dalam perang moderen, kapal kombatan tanpa ciws, ibarat makan empal tanpa sayur asem haha!πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… duh jd lafer makan duyu yuk rotbar enyak nich haha!🀘🀘🀘

      Hapus
    8. sbenernya jika saja waktu pengerjaan kapal selam dan kapal kombatan agak jauh ato malah tidak dalam 1 frame waktu pembelian. pengunaan bajet yg dipake bisa lebih optimal.
      dengan target sebanyak & sebesar ini, mau tak mau seharusnya tetap pada rencana awal, 20an pkr kan lama jg kan, kan bosen nunggunya haha!🀣🀣🀣
      https://www.youtube.com/watch?v=lnDV3uHKSEE

      tapi beginilah tni suka yg ajaib haha!πŸ€—πŸ€—πŸ€— gak bisa diprediksi, sama ketika bikin proyek korvet, tiba2 beli kelas bung tomo. dan sekarang kepingin yg lebih besar. tau dech apa bner ini hanya strategi geal geol ato efek gentar sama seperti dulu mao beli kelas kilo tp gak jadi, ganti ke yakhont haizz gak nyambung haha!πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

      Hapus
  10. Mohon share...
    Ada yg tau kabar pengganti Klewang class?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah serik selepas jadi abuuu :)

      Hapus
    2. Macam kd sriindera pura kapal 5000 ton yang lenyap begitu saja wkwkwkwkwk

      Hapus
    3. Macam kd sriindera pura kapal 5000 ton yang lenyap begitu saja wkwkwkwkwk

      Hapus
    4. Itu kapal.lama pakkkk.. kalau terbakar itu biasa.. ini kapal.baru.. diclaim sebagai siluman lagi tapi awal2 lagi udah hangus.. kena kentut ke... πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    5. Gagah samudera dah jadi abu,tunku abdul rachman dah jadi tai kerana ngapung terus tak boleh selam Wkwkwk

      Hapus
  11. U sure ur neighbours got destroyers other than India?

    BalasHapus
    Balasan
    1. I think he's just exaggerated while hoping his bait gonna be "eaten" by the government to became quickly realized.

      Just like sum people say "Psikopolitik". Its just because he knows dat our ship defense isnt enough to compete with our neighbours. By commentin like dat our goverment will take diz issue seriously and approval is become easier to get.

      PsikoPolitik.. 😊😊😊😊

      Hapus
    2. klu lu aja tau om super..berarti yg sbenarnya mau dipancing bukan gov...

      hohoho..om Ben ngerti bhs indonesia rupanya..ketahuan ane slalu gosip ke dia..huhuhu

      Hapus
    3. klu lu aja tau om super..berarti yg sbenarnya mau dipancing bukan gov...

      hohoho..om Ben ngerti bhs indonesia rupanya..ketahuan ane slalu gosip ke dia..huhuhu

      Hapus
    4. jiahh masa om anak baru tao, om ben mah dari dolo gemar nonton sinetron ama program gosip seleb tanah airku haha!😍😍😍
      kan tipi2 indonesia jangkauannya ampe sono. mayanlah tipi kami kan gretong haha!
      kedai2 teh pasang tipi flat asolole nyetel sinetron haha!ajibπŸ‘πŸ‘πŸ‘
      apalagi kalo uda masuk lor brp tuch, suasana brubah cem dsini aje haha!cabutt aahh

      Hapus
    5. masak om Ben nonton sinetron..lagu nasional aja dia pake hapal aaa uuu tapi gak tau maknanya..hahahahaha.....awas om Ben datang..kabuurrrrr

      Hapus
  12. idealnya PKR 105 sigma (24), frigate (12) "iver huitfeldt, & destroyer (6) unit KDX III sejong the great. itu minimal tapi kalo lihat histornya kapal kita gede2 dulu karena bentang wilayah yg luas patut di kaji.

    BalasHapus
  13. Ada info CN235 Turki jatuh tuh mas..
    😧😧😧😧

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bakalan ada yg nyinyir dari forumer tetangga sebelah CN-235 tak de quality

      Hapus
    2. Jadi jgn troll pasal heli Nuri ja ya mat rempit.. barang baru saja ngak ada jaminan selamat. Apapun takziah atas kemalangan. Harap semua crew selamat.

      Hapus
  14. terminologi destroyer jaman sekarang itu sudah rancu dengan fregat....cuma amerika dan rusia yg masih gunakan nama destroyer....sedang eropa cuma gunakan istilah fregat saja...terminologi estrogen itu longrange endurance...fast...complete full fitur...minim seperti arleighburke....dezeven pruvicien...fremm atau hobart

    BalasHapus
  15. sebenarnya konsep destroyer itu salah besar kalau berdasarkan besar2an dan berat kapal.....yg bener itu seberapa lengkap senjatanya..sarat minim 3/4 ciws...kanon 76 mm...sam aster30 atau nasam...smart l radar....heavy torpedo....towed sonar...heli aks..roket ribu 6000...ashm 300 km

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapal.frigate pun hanya ada main gun je.. camana nak pakai destroyer tu pakkkk... jangan pakai gun lagi sudah la...πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    2. daripada cuman balon koneng 3 bijik 🎈🎈🎈haha!πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      kata sapa cmn meriam utama doank, cek dolo mata om deindeng ke toko sebelah haha! ada TERMA SKWS, 2 × 20 mm siyap nembakin balon2 ntu haha!🀣🀣🀣

      jangan lagi dech pake balon koneng yak, jaman now bikin gelli begituan haha!😚😚😚

      Hapus
    3. Balon kuning gowind malon cem tai Wkwkwk

      Hapus
  16. lebih baik kerjasama Damen dan PAL diteruskan. pesan DZP Class.
    review : https://www.youtube.com/watch?v=zfqendLCW48

    BalasHapus
  17. For archipelago, destroyers are least useful. Limited draft and vicinity to land based threat would meant that the destroyers are out in the open seas. With long range anti ship missiles and at super sonic speed, soon the destroyers would be obsolete

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dats why Russian wants to build numbers of light fregats for their new doctrine. Big and Expensive warship will severe when the missiles (thanks to their maximum speed development) becoming more lethal and have anti jamming capability.

      Take a look at China, they developin special missiles with special mission, to drawnin mother jet carrier ship, and America gettin worried with diz tactics.

      Russian new scheme for warship doctrine would be 1 big mother ship as control and commando ship and accompanied with tens of small ships (just like our KCR type ships).

      $ 1 bil ship with lots of modern and expensive gadgets in her control room means nothin when get bitten by missiles.. 10 small fregats with cost as same as $ 1 bil would be the best standoff when clash begin.

      One down, Nine still there to respons.. πŸ˜€πŸ˜Š

      Hapus
  18. coba PT.PAL bekerja sama dgn rusia utk membangun kapal siluman sigma (tapi lebih besar setara destroyer), kelebihan dari rusia adalah menanam jumlah besar rudal balistik vertikal. Karena rusia memiliki kapal perang yang isinya jumlah banyak rudal.

    bekerja sama itu bisa murah karena PT.Pal jauh memiliki keunggulan dalam pembuatan kapal termasuk kapal siluman.

    keuntungan adalah kapal siluman tapi isinya jumlah rudal terbanyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan ke indonesia pernah membina kapal siluman sebelum ini... KRI Kelewang namanya... memang siluman sebab sampai sekarang belum nampak nampak... :)

      Hapus
    2. Kd Sri indera pura kemana lon..? kapal 5000 ton tapi tak pernah terlihat.. pasti ni kapal siluman andalan malon wakikikik

      Hapus
    3. Kami tak pernah claim pun kapal tu siluman pakkkk.... kalau kapal lama terbakar itu biasa aja... tapi kapal siluman yang baru launch terbakar tu lagi hebat kan.. sampai skrg masih siluman..πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    4. Dein@ jadi yg siluman cem scorpene tuh yg ngapung cem taik Wkwkwk

      Hapus
  19. Indon tau berak disungai aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lo ngomong apa tolol, gak jelas lo dasar badut

      Hapus
    2. ya udah bro...orang tolol jgn diladenilah...anggap aja itu hanya gurauan / candaan jangan di ambil hati nanti sakit lo gak enak makan, biar blog ini hidup jangan terlalu di bawa serius berkomentar nanti bisa struk, penyakit struk lo gimana bisa nahan berat banget itu s truk , hahaha just kids

      Hapus
    3. Sue benar kata2 gua malah di copas hahaha

      Hapus
    4. Scan
      Stop being so stupid la bro.

      Hapus
    5. Tuh lah ajaran om AP,si scan jd ikut2an

      Hapus
    6. Mat Rempit. And u follow ur idol suwanduru. Whats the difference. Lochit marthin??

      Hapus
  20. Indonesia minat kapal belanda dan sudah biasa dgn kapal buatan belanda..jd bg aku kalau boleh buat saja enlarged version utk kapal Sigma..jadikan destroyer dgn pnjang 140m+ dan berat 4000+ tan memadai dah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung apa tg di tawarkan produsen ketika tender , tot yang paling masuk akal untuk diterima dan harga yg bersaing , semua destro yg tawarkan yg pastinya memiliki keunggulan dan kelebihan y masing2

      Hapus
    2. DZP nggak kuat harganya bro...
      Dengan budget US 750 mil, dapatnya Iver Class...

      Hapus
    3. Mana mungkin indon bergantung dgn belanda pakkk.. mereka kan anti belanda... πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    4. Dein@ Cie,Cie malon iri kerana scorpenenya cuma boleh ngapung cem tai Wkwkwk

      Hapus
  21. beribu tahniah comen aku rajin kena delete kih kih

    BalasHapus
  22. yang penting mesti ada CIWS kan...hehehehe. frigate pun takde senjata ..nak pakai destroyer pulakkkk..yindonnnn memang taknak kalah tuuuu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Takde senjata? Meriam 76 yg terpasang itu apa lon? Wkwkwk
      Frigate canggih mesti di lengkapi CIWS lah lon buat apa frigate hanya di lengkapi meriam 57 mm cam patrol boat nak tembak sotong kah.. kih kih kih

      Hapus
    2. Jangan2 meriam utama kapal indon pun replika je kot... kami ada meriam 57mm pun cukup la nak tembak lanun lanun indon yg masuk ke perairan kami.. kalau kami pakai meriam besar nanti indon kata nak beli supercarrier pulak... indon kan tak nak mengalah.. dia punya sembang besar taik dari dubur... πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†.

      Hapus
    3. Replika pala hotak ko.. jangan ngarang bebas lon.. Tengok ni..
      https://m.youtube.com/watch?v=AyhrGQD8Cao
      Meriam 57 mm hanya berguna untuk tembak sotong..
      Guna lah meriam besar dan CIWS jangan terberak dan tercirit lagi Kat ambalat ya.. wakikikik

      Hapus
    4. Ada indon dah sentap..kah kah kahπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    5. MD@ indonesia tak perlu meriam 76 mm supaya tewaskan malon nih,cukup meriam buluh bambu sahajepun dah boleh tewaskan malon kerana kita tahu cem mana quality ATM malon tuh,nelayan cina sahajepun ATM dah lari tercirit2 Wkwkwk

      Hapus
    6. semakin byk komen sampah masyarakat...aptb

      Hapus
  23. DZP nggak kuat broo...
    Budgetnya USD 750 mil, dapatnya Iver..
    Iver juga bagus buat TNI AL...

    BalasHapus