01 Oktober 2018

Philippines Eyes Heavy Metal

01 Oktober 2018


Pindad Medium Tank (photo : Maxdefense)

The Philippine Army’s armoured fighting vehicles (AFVs) are fielded by the Mechanized Infantry Division (MID), which celebrated its 12th activation anniversary on 20 September. There are currently five pending projects to induct much-needed new armoured platforms, alluded to in a speech given by President Rodrigo Duterte on the anniversary.

These projects under Horizon 2 of the Revised Armed Forces of the Philippines (AFP) Modernisation Program are as follows: 

1. Light/medium tanks

The army wants a battalion of 44 or more tracked tanks and 8x8 destroyers with a budget allocation of ₱9.48 billion ($185 million). The two platforms, to be acquired in a ratio of around 2:1 respectively, will share a common turret and gun of at least 105mm calibre.
Expected tracked contenders include the Hanwha K21-105, Otokar Tulpar and Pindad Kaplan MT, with Russia and Ukraine also throwing their hats in the ring.

Meanwhile, potential 8x8 entries are the FNSS Pars III, Hyundai Rotem K808 and Otokar Arma. An Elbit Systems/European tie-up is thought to have entered each category too. However, this acquisition will probably be intergovernmental and will avoid a competitive tender.


Hanwha K21-105 Medium Tank (photo : Maxdefense)

2. Wheeled armoured personnel carrier (APC)

The MID needs 28 APCs, likely to be 6x6 models, with an approved budget of ₱2.27 billion. These vehicles will likely feature a manned turret with 12.7mm machine gun/40mm grenade launcher.

Contenders include an unidentified Elbit Systems offering, the FNSS Pars III, Gaia Amir, Hyundai Rotem K806, Kamaz Typhoon-K, Nexter Titus, Otokar Arma, Steyr Pandur II, Pindad Anoa and the Ukrainian BTR-4.

3. M113 APC Firepower Upgrade

The army will upgrade around 32 M113A2 APCs with a 25mm unmanned turret in an effort that has been allocated a ₱288 million budget. This project is still in the pre-procurement phase and could progress later this year or in early 2019. Elbit previously supplied UT25 unmanned turrets to the Philippine Army.


Pindad Anoa 6x6 (photo : Maxdefense)

4. M113 mortar carriers

Approximately 15 existing M113A2s will have a 120mm mortar system installed. The AFP has budgeted ₱1.1 billion for this programme to be executed by Elbit Systems with its 120mm CARDOM mortar. A contract could be signed by the end of 2018. These will supplement five 81mm mortar carriers that Elbit is upgrading under Horizon 1.

5. Tank gunnery simulator

As the MID inducts more sophisticated AFVs than the current fleet of Simba, V-150 and M113 APCs, the need will grow to adequately train crews. Two gunnery simulators are thus required, for which the AFP has set aside ₱36.2 million. Obviously, this project is dependent on the platform types chosen for the light/medium tank acquisition.

(ADAS Daily News)

45 komentar:

  1. Oooooii

    Belanja lagi ???

    Gimana tu yg ngaku punya Sabah ? Apa nggak ikut shopping juga ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg ngaku punya sabah lagi puasa shopping sampai batas tak ditentukan om...xixixi

      Hapus
  2. Berharap harimau hitam n anoa bisa terpilih dalam tender

    BalasHapus
  3. Satu lagi, satu lagi...terakhir, terakhir πŸ•ΊπŸ•ΊπŸ•Ί

    BalasHapus
  4. #Oot min

    https://nasional.sindonews.com/read/1342486/15/ustaz-yusuf-mansur-galang-dana-beli-heli-chinook-atau-mi-26-1538323660

    Mantap idenya pa ustadz hahahaha,,

    semoga Kemenhan tersentuh hatinya ga mau kalah, segeralah teken kontrak Chinook nya opa RR πŸ˜‡πŸ˜‡

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan-jangan nih ustad nimbrung di mari niih..😁
      Paham betul spek tek nya...qiqiqiqi..😁

      Lanjut pak ustad..πŸ‘πŸ‘

      Hapus
    2. Omaegot...omaegot, jangan-jangan mas smiling adalah..😱

      Hapus
    3. Pitnah, pitnah....πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

      Hapus
    4. Qiqiqi..πŸ˜‚
      Ane belum sebut loo mas'e..πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    5. Sebenarnya ini sindiran untuk pak RR yang kebanyakan mikir atau karena sudah manula sering lupa.? Lupa bayar sewa satelit,lupa bikin anggaran ...

      Vote untuk sliminghari agar jadi menhan suatu saat...

      Hapus
    6. Aamiin..
      Para janda, siapkan diri kalian..πŸ˜πŸ˜‚

      Hapus
  5. Ealah ngapain orang satu itu ikut campur...

    Khan sudah dibilang ama Pak RR mau beli Chinook.

    https://www.instagram.com/p/BninoR2AP_k/?hl=en

    Kerjasama Boeing dan PTDI untuk pesawat militer bidang gaya angkat vertikal pun udah di ttd.

    https://www.google.com/amp/m.bisnis.com/amp/read/20180903/98/834326/boeing-gandeng-pt-dirgantara-indonesia-kembangkan-vertical-lift


    Lha ngapain Pak RR sampe jauh2 ke Amrik dan disambut penghormatan 21 kali tembakan meriam kalo nggak bawa kontrak gede di bidang alutsista.

    https://m.detik.com/news/berita/4188930/dentuman-meriam-21-kali-saat-menhan-as-sambut-ryamizard-di-pentagon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, pak uztad mungkin tdk tau. Tapi idenya keren & out of the box.

      Nanti jg ada yg beri tau utk digabung dg order TNI.
      Spy dpt TOT & bs maintenance sendiri.

      Jadi balance, ceramah para uztad & ulama yg tahu technology & ekonomi umat.
      Krn, peran ulama yg "tau segalanya" masih sangat penting di Indonesia.

      Ternyata 60% rakyat hanya punya ijazah SD & SMP.
      Cuma 12% yg kuliah, dan 0.0001% yg berani JALAN SENDIRI main di international stage.

      Maju terus, pak Uztad ^_^

      Hapus
    2. Ah masa ?

      0.0001% = 0.0001 / 100 = seper sejuta lho.

      Masa di antara 120 juta orang usia produktif hanya 120 orang saja yang main di internasional stage ?

      Tulung dihitung lagi persentase-nya.

      Hapus
    3. ngiklan bung publisitas xaxaxa

      21 tembakan meriam itu simbolis borong 21 alutsista jumlah tapi bukan macamnya

      Hapus
    4. Iya kan, sisanya tunggu jalur pemerintah, numpang suami atau berharap cuma cari beasiswa.

      Yang BERANI jalan sendiri2 kan dikit banget.
      - itu aja sebagian besar cuma cari kerja.

      Berapa yg berani main atau paham WORLDWIDE MARKET?
      jualan sendiri,
      initiative sendiri,
      marketing sendiri,
      riset sendiri,
      publikasi sendiri,
      tulis sendiri,
      nego sendiri.

      Padahal sdh ada internet, malah idenya cuma utk jualan pembantu.
      Atau cuma jualan bahan mentah, batu bara!

      ========
      Ini satu contoh yg OOT, tapi bs jadi gambar besar:

      Di kampung sy, org mau cari designer pre-launching new movie, jika mau pakai Indonesian artist, harus lewat Singapore.
      - per detik editing $200,000 (kata tetangga yg bisnis pre-launching)
      - sy pernah cek di Bandung, mrk cuma TUNGGU pencari bakat Singapore nawarin kerja, dibayar $200 - $500 per image.
      (1 detik minimum 230 image utk standard MP4)

      Pdhl, sy ditunjukin bbrp menit sekuel 3D produksinya di Bandung (film avengers)

      Note: juga tdk ada representative office of Indonesian government di kampung. Sy pernah liat, ada Thailand, Korea, US military, dll ,utk jualan informasi & memberi mudah access semua media Hollywood.

      ========


      Kalau ada ustad yg berani JALAN SENDIRI & kreatif bs jadi inspiration follower nya.

      Sy cek YouTube, arah pak uztad akan ke sana ^_^

      Hapus
  6. loh masalah satelit lupa bayar sewa apa hubungannya ame ustad mansyur galang dana pengadaan chinhook???? kalau ustad mansyur galang dana untuk pengadaan satelit baru cocok, lagian menhan RR udah berikan segala kemampuannya meloby agar indonesia dapatkan TOT dan bukan cuman skedar beli, masalah sewa satelit lupa bayar dan jg lupa membuat anggaran ifx/kfx itu bukab kesalahan pak RR, semua yg menyangkut dengan hal ini bertanggung jawab dan pak menhan hanya mengajukan apa yg diusulkan bidang masing2,,gk ada yg sempurna, semua punya kekurangan dan kelebihan masing2 dan bicara soal loby pak menhan RR aku acungin jempol.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba sebut prestasi pak RR..?
      Semua tot di rancang oleh mentri sebelumnya .

      Hapus
    2. RR minim jelas wan prestasi kalo pakai istilah ekonomi.
      Belum ada satupun yang di rancang RR malah sering blunder.., sama TNI juga tidak sinkron. Itu fakta.

      Hapus
    3. Menteri dulu mau aja dikadalin Rusia.

      Menteri sekarang : Rusia harus ada imbal beli.

      Menteri dulu TOT IFX yg bagaimana kagak jelas dan juga IFX kagak boleh dijual terima2 aja.

      Menteri sekarang mengupayakan supaya IFX bisa dijual.

      Menteri dulu : pokoknya 12 kapal selam entah dari mana saja.

      Menteri sekarang : fokus dulu untuk kerjasama kapal selam dengan yg udah ada yaitu Korsel. 8 kapal selam tak apa, yg penting sensor bawah laut dilengkapi (buktinya PKR udah ada VDS), trus bakal ada pesawat maritim jarak jauh pemburu kapal selam (bukan heli).

      Menteri dulu memang ada beli Apache, tapi cuma 8 biji. Menteri dulu juga ada rencana beli Chinook tapi tak kesampaian. Belum ada kerjasama Boeing dan PTDI di bidang gaya angkat vertikal.

      Menteri sekarang menambah Apache jadi lebih banyak dan Chinook datang 3-5 tahun lagi. Udah gitu ada kerjasama lagi antara si pembuat Apache dan Chinook yaitu Boeing dengan PTDI di bidang gaya angkat vertikal.

      Menteri dulu : beli kaprang apa aja deh yang penting penuhi target. Kaprang yg ditolak banyak negara juga dibeli.

      Menteri sekarang : upayakan pengadaan kaprang mayoritas dari dalam negeri kecuali yg belum bisa dibikin di sini.

      Menteri dulu : beli pesawat angkut bekas juga nggak apa.

      Menteri sekarang : beli pesawat angkut itu yg baru, mosok bekas, gampang jatuh nanti.

      Menteri dulu : dapat hibah dari gurun dan diupgrade nggak apa. Eh ternyata Parasut buat ngerem kagak ada.

      Menteri dulu : beli jet radar moto nggak apa.

      Menteri sekarang : beli pespur yang baru harus lengkap sensor dan senjata, peralatan, dll. Lengkapi yg belum ada radar dan sensornya dan peralatan lainnya.

      Menteri dulu : kita itu harus gahar, harus kuat biar bisa perang.

      Menteri sekarang : Mau perang sama siapa ? Kita itu musuhnya bencana alam dan kita butuh alutsista SAR.
      Kejadian baru2 ini menguatkan kalo kita butuh alutsista SAR.

      Hapus
    4. apakah dahulu beli sukro ada janji mendirikan MRO??? beli 11 su-35s rusia bangun MRO sukro di indonesia, bahkan bila ada pembelian lanjutan rusia akan bangun pabrik speartpart di indonesia.
      apakah dahulu jelas keuntungan/Tot dr proyek pengembangan ifx/kfx????? tidak ada/kagak jelas, indonesia tidak diijinkan mempelajari teknologi2 kunci pespur apalagi masalah penjualan malah tidak pernah jelas, trus apa yg didapat???? inilah yg diusahakan menhan dalam misi pendekataannya kepada us, seandainya ini tidak terlanjur basah banyak kok yg menawarkan tot dalam pengadaan pespur, ada yg berani tawarkan tot 100% seperti saab gripen, tp karena sudah keluar uang yg banyak menhan lebih mengutamakan melajutkan proyek ifx/kfx dan berusaha meloby us.
      pengembangan pandur 2 jelas diera menhan RR, ceko memberi lisensi penuh kepada pindad.
      menhan RR saat ini mencari solusi penyempurnaan ilmu teknologi kapal selam indonesia karena sebenarnya ilmu yg didapat dr korea cuman 60%-80%, dan aku yakin kerjasama selanjutnya untuk penyempurnaan ilmu indonesia akan memilih tawaran turki dan jerman, pengaruh kesuksesan tank medium pindad menjadi pertimbangan kunci keputusan belum lg indonesia mengejar ilmu teknologi UAV, jd fillingku turki adalah pilihan yg tepat.
      intinya loby tuk dapatkan TOT terus di diupayakan menhan RR yg artinya harus membeli alutsista baru dan bukan sekend atau pun hibah.

      Hapus
    5. Kita beli second hand itu cuma mengisi kekosongan sementara ,faktanya F16 jadi andalan TNI sekarang . Jangan alergi dengan barang second ,toh negara maju saja terima seperti Canada,kalau beli barang second dari blok timur baru masalah .
      Dulu untuk menyikapi dana yang terbatas TNI pakai sistem 'fitted for but not with' artinya dilengkapi bertahap ,dan sampai sekarang masih ,itu PKR masih belum complit contohnya.
      Tot pembuatan Rudal yang masih tersisa untuk di imlementasikan RR belum disentuh sama sekali padahal masuk 7 Program KKIP.

      Demi mencapai kemandirian alutsista sesuai target, TNI melalui Komite Kebijakan Industri Pertahanan ( KKIP) telah mencanangkan program new future products.

      Program ini meliputi jet tempur IF-X, pesawat transport, kapal selam, kapal perang atas air, roket, peluru kendali, pesawat terbang tanpa awak, radar, combat management sistem, alat komunikasi, amunisi kaliber besar, bom udara, torpedo, propelan, kendaraan tempur, serta kendaraan taktis.

      Melalui Sidang KKIP yang sudah beberapa kali dilakukan bahkan sudah ditetapkan 7 Program Nasional yang meliputi:



      1. Program pengembangan Jet Tempur KF X/IF X

      2. Program pembangunan kapal selam

      3. Program pengembangan radar nasional

      4. Program pengembangan industri propelan

      5. Program pengembangan tank sedang (medium tank) dan tank berat (main battle tank)

      6. Program pengembangan rudal

      7. Program pengembangan roket pertahananProgram KKP.

      cuma satu itu yang tertinggal atau perlu di kejar untuk di selesaikan sampai sekarang belum ada di sentuh pak RR.
      Berdasarkan itu maka jelas terlihat tak ada prestasi sama sekali mentri sekarang ini.

      Hapus
    6. Ya kuatin di Basarnas & Badan Penanggulangan Bencana tho mas'e..😁
      Right tools in the right job..😊
      Di back up militer kalau udah kondisinya luarbiasa.

      Hapus
    7. Basarnas kita di akui dunia lho ,keterampilan dan alat sudah cukup memadai.
      Bahkan dalam The Wall Street Journal, Greg Waldron yang merupakan direktur dari Flight Global Asia yang mengatakan bahwa Indonesia memiliki tim SAR terbaik di kawasan Asia. Sebabnya tim SAR dinilai sangat berpengalaman berhadapan dengan bencana dan ahli menangani kecelakaan.

      "Indonesia punya banyak pengalaman dengan bencana. Mereka sangat ahli dalam menangani kecelakaan," kata dia, seperti dilansir koran the Wall Street Journal.
      Kita masih punya banyak Hely angkut ,tapi memang belum punya yang besar .

      Jangan lupa BASARNAS beda topoksi dengan TNI.

      Hapus
    8. dr 7 apa yg sempurna diadapat saat era menhan yg lalu????
      kesuksesan pencapaian yg didapat dr program kkp yg diraih saat ini adalah lanjutan loby dan pengawasan dr menhan RR meski rancangan dilakukan oleh pemerintahan yg lalu,,,,apakah kesuksesan tank medium pindad bukan berkat loby2 lanjutan dan pengawasan menhan RR????
      apakah pengembangan pandur 2 adalah loby2 pemerintahan dahulu???? loby dan suksesnya dilakukan di era menhan RR.
      apakah ada diera pemerintahan dahulu transfer teknologi yg sukses difinisher???? suksesnya diera menhan RR, ini berkat andil loby lanjutan dan pengawasan menhan RR' tanpa loby lanjuran dan pengawasan yg ketat tentu ini tidak akan sukses.
      kelanjutan recana propelan dan pembangunan pabriknya jelas difiniser pada era menhan RR, jd jelas ini juga prestasi menhan RR.
      orang boleh berencana tp teteplah si finisher yg punya peran kuat dalam hasil yg didapat.

      Hapus
    9. Mimpi Indonesia agar bisa memproduksi IFX kemudian di jual kenegara lain ,itu namanya tak sadar diri ,ikut dana cuma 20% masak minta punya hak Intellectual Property Rights (IPR)?
      kalo dulu Indonesia menuntut itu pada korsel sudah pasti mereka nggak mau kerjasama.Bisa Indonesia dapat hak itu jika mau membiayai 50%,ikutnya saecuil mau dapat hak kekayaan intelektual ya nggak mungkinlah.
      Tak masalah soal itu yang penting SDM kita jadin bisa merancang pesawat ,ilmu lebih penting dari materi seperti pesawat yang bisa usang.
      Jika ilmunya sudah didapat ,kita bisa merancang sendiri nantinya sesuai kebutuhan .

      Hapus
    10. kita tidak boleh menjust seseorang yg sudah berusaha melakukan yg terbaik, berusaha menutupin kekurangan pemerintahan yg lalu dan melanjutkan/berusaha meyempurnakan kekurangan yg lalu, mewujudkan dan berusaha mendapatkan lebih dr rencana awal,,,tanpa loby lanjutan dan finisher yg baik seindah apa pun rencana pasti hasil tidak akan baik.

      Hapus
    11. Itu 7 Program disusun di era lalu ,yang sekarang cuma lanjutin aja . Adalah aneh jika anda menganggap hasil buah pikiran lebih rendah nilainya dari orang yang cuma menjalankannya saja.
      Misal saya punya proyek ,kemudian anda cuma meneruskan apa yang sudah saya gariskan .. mana yang lebih tinggi nilainya? Satu mengandalkan otak satu cuma kerja dan kerja...

      Hapus
    12. emangnya 20% biaya pengembangan ifx/kfx itu bukan uang???? oh iya itu bukan uang tp hanya dedaunan jd gpplah kita nyumbang ke korea selatan tuk kemajuan teknologi mereka, kita
      dapat pespurnya aja dah cukup gitukan maksud anda, ingat biaya yg sudah masuk 20 triliun rupiah dan itu belum lg tuntas dr biaya lanjutan yg 20% sesuai perjanjian awal' waahhhh pinter bener pemerintahaan yg lalu ya, apakah gk lebih baik kita loby nambah biaya yg ditanggung tp jelas TOT nya dan pemasarannya?????

      ya buah pemikiran pemerintah dahulu hebat2, karena hebatnyalah banyak proyek mangkrak' pemerintah sekarang bukan sekedar kerja dan kerja, loby keuntungan lebih jelas diutamakan kalau gk jelas diupayakan agar jelas dan kalau gk jelas jg ya di kat, dan positifnya loby lanjutan dan pengawasan yg baik selalu sukses dilakukan, banyak yg mampu jd pemikir tp jarang ada pemikir yg punya finisher yg baik, dan inilah kelebihan pemerintahan saat ini.

      Hapus
    13. Ngapain sih sampai ke otak segala disebutin ?

      Berhubung sudah ada yg terlanjur nyebut otak, sekarang saya tanya :

      beli jet pakai radar moto itu otaknya ditaruh mana ?
      upgrade F16 kagak sekalian dilengkapi safety tools seperti parasut untuk mengerem pesawat itu otaknya digadai ke mana ?
      Punya pespur tapi nggak sekalian dibelikan rudal dan sniper pod hingga tidak langsung bisa siap tempur itu otaknya dititip ke mana ?
      Beli rudal jarak pendek berbagai jenis tapi yg terbukti bisa nembak hanya 1-2 jenis itu otaknya tertinggal di mana ?

      Jadi jangan hanya mengandalkan otak saja yang entah disimpan di mana tapi juga harus kerja tapi pakai otak.

      Maksud saya, okelah yang itu punya andil bagus, tapi yg ini juga punya andil bagus.

      Ada yg mulai, ada yg memroses, ada yg menyelesaikan.

      Yang mendisain suatu rancangan bagus.
      Yang berupaya mewujudkan suatu rancangan dengan suatu nilai tambah bagus juga.
      Yang memberikan koreksi atas suatu rancangan pun bagus.
      Yang menyelesaikan suatu rancangan pun tak kalah bagus.

      Ingat sampai sekarang ini untuk pertahanan negeri ini rancangan idealnya (great design) baru akan berhasil selesai diwujudkan tahun 2044 nanti. Sedang MEF hanya sebagian kecil dari great design.

      Jadi tidak ada yang satu lebih dari yang lain.

      Masih panjang jalannya dan rancangan manusia itu bisa berakhir kapanpun jika Tuhan menghendaki.

      Hapus
    14. Mimpi kebablasan jika dengan ikut 20% ingin punya hak yang sama dengan yang setor 80%.Andai di balik apakah Indonesia mau jika korsel hanya nyumbang 20 % tapi punya hak yang sama dengan Indonesia yang nyumbang 80%?.
      Oke anda bilang renegosiasi Indonesia ikut sharing 50%,dan punya Intellectual Property Rights. Sanggupkah pemerintah ??
      Apa AS yang punya banyak tehnologi disana setuju???
      Jadi intinya dapat ilmu plus 50 pesawat itu sudah bagus . Tak banyak negara yang punya potensi untuk mengembangkan pesawat sendiri di dunia.
      Sebagai contoh Proyek HAL TEJAS diluncurkan di India tahun 1980, HAL Tejas hanya berhasil diproduksi 2 unit saja padahal selama 32 tahun pengembangan dan penelitian sudah 15 unit pesawat prototipe Tejas dibuat. 7 dalam bentuk Limited Series Production (LSP), 2 pesawat demo, 3 prototipe , 2 Trainer Prototype and 1 Naval Prototype .Baru akhir akhir ini TEJAS diproduksi lagi ,danitupun belum dipesan AB INDIA.
      NAL SARAS ,Pesawat kecil India yang desainnya copian dari embraer CBA-123 Brazil,proyek ini dimulai tahun 1991dengan rencana kerjasama dengan Rusia tapi Rusia kemudian mundur dan india akhirnya jalan sendiri tahun 2004 baru melakukan penerbangan pertama.Tahun 2009 terjadi kecelakaan yang menewaskan pilot uji pada prototype ke dua .
      China juga punya sejarah dalam penciptaan pesawat dalam waktu yang lama sampai berpuluh tahun.
      Artinya Indonesia tak akan sanggup mendanai IFX sebesar 50% jika Korea setuju.

      Hapus
    15. Ih Tukang ngitung ,dibaga emosian. Pertanyaan logiskan ,hebat mana orang yang merancang dengan cuma mengerjakan??.satu bikin blueprint yang satunya hanya mengerjakan sesuai blueprint? Kalau nilainya sama maka semua blueprint diobal murah dong...Tapi nyatanya blue print suatu produk dihargai mahal dimana mana ,bahkan China sampai mengirim team spionase ke perusahaan AS.
      Saya cuma ajak berpikir logis .Ikut 20% maunya punya hak yang sama dengan yangikut 80%...mikir.
      Itu kalo udah tahu pesawat belum dilengkapi Radar,ayo lengkapi ,belum artinya bukan tak bisa dilengkapi .Mana sampai sekarang cuma omdo.

      Hapus
    16. itu cara berfikir yg bagaimana' gimana hebatnya merancang rencana nunggu pespur sampai tahun 2026 bahkan bisa molor sampai tahun 2030-2035 baru masuk jalur produksi dan potensi gagal jg ada, korea dapat ilmu dr kita tentang manufuktur pesawat tp kita gk dapat ilmu teknologi kunci pespur yg kita incar,,,.20% itu uang, siapa bilang indonesia gk sanggup 50% - 50%???? itu klaim anda bilang gk sanggup, jangan bilang gara2 lupa bikin anggaran karena gk sanggup' bukan gk sanggup tp karena gk jelas apa keuntungan yg didapat sementara resiko gagal sama2 nanggungnya, hanya orang sinting yg nyumbang uang 20% tanpa ada untung apa2, mending ambil gripen' murah, dapat kunci ilmu teknologi pespur dan dapat pespurnya dengan cepat gk harus nunggu sampai bangkotan.
      semua kekurangan akibat konsletnya cara berfikir pemerintah yg lalu akan direalisasi tp lebih diutumakan dahulu biayanya ke pengadaan alutsista yg lebih penting seperti pengadaan pespur pengganti F5 dan hawk, biar kelihatan mana era pemerintah yg waras dan mana era pemerintahan yg hoby mark up anggaran, tanpa loby2 lanjutan dan pemikiran pemerintah saat ini ilmu kapal selam yg didapat dr korea selatan gk akan sebanyak ini, pengawsaan yg ketat dan keseriusan membangun galangan kapal selam membuat korea selatan gk berani main2 dengan janji alih teknologinya,,,sientong jg bisa bikin rencana tp rencana itu kebanyakan bersalahan saat jalaninya, pemerintahan saat ini pemikir yg handal dan punya finisher yg baik.

      Hapus
    17. Tsunami Aceh dulu dengan amphibi terbatas 3 hari pasca gempa sudah mendarat dan buka meulaboh !
      Tsunami Palu ? Sudah di program kan banyak oleh pemerintahan dulu kenapa hanya buka Palu melalui darat dan udara saja ? Poros maritimnya mana ?

      Hapus
    18. @Raden s,perkiraan kasar biaya pengembangan KFX sebesar 10 TRILYUN WON. Dan sangat jarang pengembangan pesawat tempur sesuai dengan anggaran awal ,molor dari program awal karena ya namanya mencipta hal baru tentu saja ada kendala yang tak di prediksi sebelumnya. Perubahan kurs juga bisa terjadi karena waktu...masuknya tehnologi baru dsb....
      Jadi kalau di sebut biaya dan waktu diawal pembuatan itu cuma acuan yang tak mungkin tepat .
      Tahun 2023 terrbang ,itu cuma diatas kertas bisa jadi 5,10 tahun setelahnya dengan biaya yang bisa meningkat 2 kali lipat seperti F35 ...
      Artinya nggak usah terlalu berharap dengan program IFX ,anggap saja itu proyek meningkatkan pengetahuan .TNI nggak usah juga memasukkan IFX dalam rencananya karena sudah pasti pesawat tak akan terbang sesuai rencana. Mulai sekarang sudah harus di fikirkan penganti F16 ,bisa Viper,atau yang lainnya.

      Hapus
  7. ini turretnya medium tank indo sama kan? tapi spertinya uda di up armored

    sepertinya tank juga bisa melayani tembakan pendukung tak langsung ato indirect fire support dgn integrasi uav gak asal maju bonek mcam main benteng takeshi ala jenderal2 timur tengah

    BalasHapus
  8. ...pada laga pertandingan AFF U 15/16 di tahun 2017 dan AFC U 16 di tahun 2018 antara ;


    Timnas U 16 vs Australia


    ...terjadi kesalahan yang SAMA yang mengakibatkan Timnas U 16 KEOOOK, hmmm sungguh terlaluuuuu





    ...Xixixixixixi :D

    BalasHapus
  9. Turretnya BlackTiger sama Tank buatan Korea Hanwha K21 mirip banget yak ? Awas nanti dibully sama mr unknown kalau mirip peti mati turretnya.. πŸ˜…

    BalasHapus
  10. ...group B dan group C TUMBANG SEMUA dan yang lolos ke semi Final AFC U 16 antara group A dan group D ;


    Jepang vs Australia

    Korsel vs Tajikistan


    ...dan berangkat ke Piala Dunia U 17 di Peru





    ...Xixixixixixi :D

    BalasHapus
  11. Kae, nduwur kae πŸ‘† do rebutan kutang ukuran piro to πŸ€”

    BalasHapus
    Balasan
    1. ...rebutan kutang, UKURAN 36 F




      ...Xixixixixixi :D

      Hapus
    2. Mas smiling ora uman..πŸ˜‚
      Trus dienggoni opo jaal..πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  12. List of Heavy Metal :

    Metallica, Judas Priest, Megadeth, Iron Maiden, Black Sabbath.

    BalasHapus