22 April 2018

4 PAF OV-10 Attack Planes up for Repairs

22 April 2018


PAF OV-10 Bronco (photo : PAF)

MANILA — The Philippine Air Force (PAF) is looking for suppliers of spare parts needed for the maintenance of four of its Rockwell OV-10 “Bronco” attack planes.

The budget for the project, as stated in the bid bulletin posted at the Philippine Government Electronic Procurement System website, is PHP52,753,000.

The spare parts are intended for the maintenance of OV-10 aircraft with tail numbers 136, 139, 145, and 402.


PAF OV-10 Bronco (photo : Rellie Manlapaz)

Submission and opening of bids is on April 26, 9 a.m. at the PAF Procurement Center Conference Room, Villamor Air Base, Pasay City, PAF Bids and Awards Committee chair Brig. Gen. Ferynl Buca said in the same bid bulletin.

The OV-10s are the PAF’s premier ground attack aircraft. Around six to eight units are still in service as of this posting. 

(PTV)

17 komentar:

  1. Pesawat yg batle proven....tahniah philipine
    Bahkan pesawat ini pun malon tak punya

    BalasHapus
  2. Baguslah dirawat yang baik sewaktu2 bisa dipakai. tak ad a10 pake ov10 jadi. terima kasih ov10 atas jasa mu pada indonesia (timur leste) n filipina (marawi).

    BalasHapus
  3. Kl malonsial gengsi pake ginian langsung pake f18 ga level jar wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti mrk gk bs bedain fungsi pesawat tempur

      Hapus
    2. Ga cuma fungsi yang ga tahu, pakai pun salah eject di hanggar, bom pokok pisang sungguh sedih sebenarnya mendengarnya tapi ego dan kesombongannya yang bikin kita malas membantu...terjaguh terheibat tercanggih tuh lah cakapnya

      Hapus
    3. Malon kan sok kaya bro makanya gengsi pake yg beginian

      Hapus
  4. Sebenarnya memodifikasi OV-10 TNI-AU lebih berguna dari ambil Super Tucano. Bukan Super Tucano pesawat COIN jelek..cuma OV-10 lebih baik. OV-10 jauh lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan COIN dan Survailance, dan dapat menampung modifikasi yg lebih banyak untuk kebutuhan tersebut.

    Sayang BOEING sebagai pemilik Rockwell sekarang memutuskan untuk tidak melanjutkan pengembangan OV-10.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bronco barang bagus, tapi sebagus apapun ada limitnya.
      Limitnya ketika saat itu terjadi beberapa kali accident.

      Sayang sekali..

      Hapus
    2. Mungkin kos selenggara pesawat tersebut meningkat dibandingkan daripada membeli aset baru. Atau melainkan jika negara tersebut mempunyai kilang yang boleh membekalkan alat ganti pesawat.

      Hapus
    3. USA pun sedang mempertimbangan menghidupkan pesawat OV10 BRONCO ini utk digunakan dlm perang afganistan

      Hapus
  5. Ingat masa kecil sering liat bronco masih terbang...suaranya sudah kedengaran tapi bronco blm keliatan...pesawat legenda nih..design unik...Jadi ingat juga alm kakek yg pernah terjun dari pantatnya nih bronco...bravo bronco...!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. X bronco tni knpa ga d donasikan aj ya sebahian k pinoy.
      Sisanya bs buat monumen...

      Sayang bgt ne sebenernya pesawat cantik...dulu waktu masih sekolah sering lihat bronco terbang pas mampir di balikpapan.

      Hapus
    2. Kalau hibah ke PHilippine 1.harus ada izin US terus 2.Phil nya sendiri bronconya mau di ganti super tucano...Ya bronco kita ya buat monumen & di museum kan

      Hapus
  6. Branco y, klu daerah aq nyebutinnya kapal ancak..
    Krena buritanya tu makanya d julikin kapal ancak...

    BalasHapus