11 Mei 2018

Royal Thai Army: UAV - 21st Aviation Battalion

11 Mei 2018


21st Aviation Battalion RTA (all photos : Thai Defense News)

Penerbangan Angkatan Darat Thailand (Royal Thai Army) mempunyai beberapa Wing udara yaitu : Bangkok, Kanchanaburi, Korat, dan Lopburi.


Lopburi provinsi yang terletak 150 km di timur laut Bangkok-Thailand, tempat bersarangnya RTA Wing yang didalamnya berisi 7 battalion penerbangan Angkatan Darat Thailand yaitu : Army School of Flying (ASoF), 1st Aviation Battalion, 2nd Aviation Battalion, 3rd Aviation Battalion, 9th Aviation Battalion, 41st Aviation Battalion, dan 21st Aviation Battalion. Terkecuali 21st Aviation Batallion, keseluruhan battalion tersebut mengoperasikan helikopter.



Khusus 21st Aviation Battalion, pesawat yang dioperasikan terdiri dari U-17B (Cessna 185 Skywagon, pesawat bermesin tunggal dengan enam kursi), B200 (Beechcraft B-200 King Air, pesawat turboprop bermesin ganda dengan 11 kursi) dan UAV Searcher Mark II.



Baru-baru ini kekuatan Batalion ini bertambah dengan datangnya UAV jenis Hermes 450. Keempat UAV Hermes 450 ini menambah jumlah UAV Searcher Mark II yang juga berjumlah empat unit. Dengan demikian kekuatan battalion ini menjadi delapan UAV Searcher Mark II/Hermes 450, 4 pesawat U-17B dan 1 pesawat B200.

(Defense Studies)

31 komentar:

  1. Wah masih hebatan kita dong,wulung dll adalah buatan tempatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kecuali yg 'itu', buatan "Philippin"... :D

      Qiqiqiqiqi

      Hapus
    2. Philippines jd perantara ..hehe

      Hapus
  2. Uiiik..
    Hermes & Searcher reek... :D

    BalasHapus
  3. Nanti ada yg komem klo UAV kita gak bisa komunikasi dng Apache kita. Komen warga rogol sebelah....wkkkkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisapun ga akan diberitain laah.. ;p

      So, biarin aje dianggap ga bisa link..
      Biarin aja dianggap ga ada Longbow radar..

      Yg penting kenyataannya...(ups) qiqiqiqiqi..

      Ataka-nya Hind aja ga pernah diberitain uji coba kok..padahal nyatanya ada..(ups lagi..) :D

      Qiqiqiqi

      Hapus
    2. Jadi inget rudal yakhont yg selalu ditutup2i akhirnya diakuin udah 3 tahun lalu dibeli dan baru ditunjukkan 3 thn setelahnya..

      Yang lucu lagi.. kita selalu bilang Sukhoi tidak ada senjata dan bocornya poto2 Sukhoi TNI saat nenteng rudal russia malah jadi bahan gossip soale infonya udah 2 tahun lalu masuk sini tapi gak mau diakui... diakui setelah poto2nya "gak sengaja" tersebar... Hahahaha

      Itulah TNI... Keep Calm and Stay Lethal

      :-D

      Hapus
    3. Eeh..
      Iya jg yaak, Penerbad mo pake UAV apaan niih..?
      Yang 'itu' kan punya AU, bagus sih kalo mo kerjasama lintas matra diinteroperabilitaskan..

      Hwehehehehe.. :p

      Tapi katanya, AU kurang leluasa pake UAV yg itu karena ga 'full open' dari 'pembuatnya'.. :D

      Jangan ngimpi link ama UAV bikinan Tiongkok yaak..ntar 'ada' yg sewot..

      Qiiqiqiqoqo

      Hapus
    4. Coba buka lagi SIPRI versi 2017 kemarin bro..

      Nih bocoran sedikit yg sudah status delivered tapi diem diem aja gak mau koar koar

      - Ground Master-200 Radar 5 unit
      - VL-MICA SAM version for Sigma 10514, 40 unit
      - MM40 Exocet for Sigma 10514, 30 unit
      - AGM 114 Hellfire for Apache 70 unit
      etc

      Sedang dalam Pesanan estimasi mungkin tahun ini datang

      - CIWS 30mm, 3 unit
      - ASW Sonar KingKlip SIGMA, 2 unit
      - VL MICA M series SIGMA, 2 unit
      - CIWS 35mm SIGMA, 2 unit
      - Hellfire Apache batch 2, 70 unit
      - AMRAAM 120-C, 36 unit
      - AIM 9X sidewinder, 14 unit
      etc

      Gara2 Sipri jadi ketahuan :-D

      Hapus
    5. Berarti Hellfire 3 batch yaak..FMS rilis kan 180pcs.. :D

      Hapus
    6. Kalo masalah link komunikasi antara apache indonesia dgn UAV itu mah bisa di oprek ahli dari Balitbang TNI bekerjasama dgn BPPT dan PT LEN Indonesia

      Hapus
  4. Anak pemeekosa yg doyan rogol butuh blom ada komen yaa....wkkkkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak pemerkosa lg ngumpulin bahan untuk hoaxnya nanti wkwkwk

      Hapus
  5. Askar pondan bersarong malons plus pasuka SAS inggris dihancurkan TNI AD.. 😄😄😄

    http://militermeter.com/yonif-linud-328-kostrad-pasukan-pemukul-tni-ad-yang-kenyang-pengalaman-tempur/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Askar SAS British tercirit2 dihancurkan satuan TNI yg bkn spesial force

      Hapus
  6. Pada ngumpet dimana nih para beruk...
    Tumben gak muncul

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kangen ya mas..?
      Qiqiqiqiqi...

      Mungkin berita pasca pemilu lebih menarik.. selamat Dr.M :)

      Hapus
    2. Dibilik termenung essen stress berat dan akut gara2 umno n bn kalah telak najib n rosmah maau digantung

      Hapus
    3. Bung @PS n JR
      Gak rame kalau gak ada si beruk malon
      hehehehehe.....

      Hapus
    4. Pada beruk lg sedih di bilik termenung kerana jagoannya Najib Rosak kalah teruk dalam pilihan raya wkwkwk

      Hapus
  7. Bung Hatta ketika dibujuk untuk menggantikan Bung Karno (era 60-an), menolak seraya berkata : "Hanya negara totaliter yg suka ,mempertahankan kepemimpinan yg tua-tua"...ealah, ternyata bliau nyindir yg lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan katanye malonyetsial....
      Tua tua keladi.
      Yang tua masih disuruh ngurus negara, yang muda leha leha ngisap dadah.

      Hapus
    2. bung hatta menyindir

      ..pemerintahan yang tua tua..

      bukan menyindir pemerintahan yang paling tertua.

      hahaha
      cmiiw

      Hapus
    3. Sudah terlalu lama mas rezim sebelumnya berkuasa.. 60 tahun infonya.. biyuh biyuh, jadi perubahan kali ini jadi angin segar bagi penduduk disana mas..

      Ini malah kata orang Malaysia sendiri kategori Malaysia adalah Negara Bangsat Demokrasi, sebuah negara di bawah kategori “rejim hibrid”. Kelompok bersama Malaysia adalah Kemboja, Kenya, Nigeria, Peru, Rusia, Ukraine, Serbia dan Zimbabwe.

      Mungkin aktifist disana saking keselnya dengan polah rezim yg berkuasa bertahun tahun. Sila baca dibawah ini.

      http://www.freemalaysiatoday.com/category/opinion/2018/05/10/malaysia-bermuhasabah/

      Mirip kondisi negara kita saat rezim Orba dulu, Absolute Power

      https://www.phrases.org.uk/meanings/absolute-power-corrupts-absolutely.html

      Pepatah diatas kayak Albumnya Powermad yah mas... Absolute Power

      :-D

      Hapus
    4. Umur 91 thn masi pantaskah memimpin,terus yg muda2 pd ke mana,tak de kepandaian dan kepakaran keh yg muda2 nih

      Hapus
  8. Maha lg nangis
    Unknown lg nangis
    Karena najib kalah

    Tapi kali ini malingsial benar2 mendunia sbb punya pm tertua di dunia, dan dunia saat ini memgkuinya.
    Ha ha ha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berita terbaru, Mahatir akan memberikan grasi penuh kepada Anwar Ibrahim. Sinyal kuat tampuk pimpinan akan diserahkan ke Anwar Ibrahim dlm 1-2 tahun mendatang.
      Pemilu Raya ini bertujuan menurunkan Najib botak dari jabatan PM nya secara legal melalui pemilihan raya.

      Sejatinya baik Mahatir maupun Anwar Ibrahim adalah UMNO sejati dan loyalis partai Barisan Nasional. Hanya dng bergabung melaslui partai oposisi maka cita2 menjatuhkan Najib Botak bisa terlaksana, krn Mahatir msh memiliki kharisma dimata rakyat Malaysia walaupun tua bangka.

      Disinilah suksesi kepemimpinan Maslaysia akan dilakukan dng damai.

      Tp jng berharap banyak bagi etnis keturunan bakal mendapatkan perubahan undang2, krn pemimpinnya dr aliran yg sama walau berganti baju saja. Artinya etnis melayu tetaplah menjadi etnis pemalas yg berlindung dng fasilitas undang2 pribumi. Pemalas tetaplah jd pemalas, beruk tidak akan berubah menjadi Harimau, merogol butuh dan konsumsi dadah sdh menjadi tabiat bangsa beruk malon...sekian.....wkkkkkk

      Hapus
    2. Choko@ betul sekali bro,dari semua melayu,melayu malonlah yg paling bodoh dan pemalas di dunia,fact

      Hapus
    3. Setidaknya masih ada demokrasi.. :)

      Hapus
    4. Bentar lagi PM akan pilih staff pembantunya... mirip Presiden kalau dimarih pilih2 Panglima atau Menhan, biasanya orang2 kepercayaan Presiden atau PM.

      Repotnya tiap Panglima atau Menhan pasti punya alur kebijakan sendiri, begitu diganti baru ada kemungkinan kebijakan2 tsb direvisi.

      Tunggu setahun dua tahun sampai reda gaduh hiruk pikuk politiknya baru ancang2 beli alutsista.

      Hapus