30 Mei 2018

TNI AU Segera Miliki Jet Tempur Su-35, Ini Perbandingannya dengan F-35 Milik Australia

30 Mei 2018


Su-35 dan F-35 (infografis : Merdeka)

SERAMBINEWS.COM - Secara politik dan militer, Australia hingga saat ini masih menganggap Indonesia sebagai ancaman.

Oleh sebab itu, pembelian sebanyak 100 unit jet tempur F-35 Lightning II oleh Australia benar-benar menjadi ancaman serius bagi Indonesia.

Untuk membeli 100 jet tempur berteknologi siluman (stealth) yang memiliki sistem teknologi perang paling canggih itu, Australia telah menggelontorkan dana sebesar Rp227 triliun atau lebih dari 2 kali anggaran TNI tahun 2018 yang ‘hanya’ sekitar Rp104 triliun.

Kehadiran F-35 jika sampai melanggar wilayah Indonesia Timur memang akan sulit dideteksi oleh jet-jet tempur generasi keempat TNI AU seperti F-16 dan Su-27/30 karena dari sisi teknologi bukan merupakan tandingannya.

Ketika sejumlah F-18 Hornet melakukan terbang unjuk gigi di atas wilayah udara Indonesia Timur pasca referendum Timor-Timur (1999), kekuatan udara TNI yang berpangkalan di Kupang, NTT, hanya bisa membiarkan jet-jet tempur Austrlaia itu terbang secara leluasa sebelum akhirnya kembali ke ruang udara Australia.


Su35 vs F35 (image : desuarchive)

Jika Indonesia belum bisa menerima sekitar 11 jet tempur Su-35 dari Rusia, maka kehadiran F-35 Australia yang secara sengaja memasuki ruang udara Indonesia memang akan sulit disergap dan diusir.

Secara teknologi F-35 memang merupakan jet tempur siluman yang sulit dideteksi menggunakan radar seperti yang dimiliki oleh F-16 atau Su-27/30 dan sistem radar pertahanan udara di darat.

Namun demikian penerbangan F-35 dari sejumlah sudut masih dideteksi oleh jet tempur Su-35.

Untuk mendeteksi F-35 yang dalam penerbangannya masih mengeluarkan suara dan udara panas dari hasil gas buang mesin jet, Su-35 bisa menggunakan radar pelacak sasaran infra merah (Infrared Search and Track/IRST), dan kemudian menyerangnya menggunakan rudal udara ke udara.

Selain itu, F-35 yang jelajah terbangnya hanya sekitar 1.250 km jika akan digunakan oleh Australia untuk menyerang Indonesia juga memiliki kelemahan.


Persenjataan pesawat Su-35 (image : ausairpower)

Yakni harus mengisi bahan bakar ulang di udara menggunakan pesawat tanker yang sudah menunggu sambil terbang.

Keberadaan pesawat tanker yang sedang terbang pada koordinat tertentu  itu, bisa diburu oleh Su-35 yang memiliki jelajah terbang hingga 3.600 km.

Dengan jarak terbang seperti itu, Su-35 masih  bisa secara leluasa melakukan perburuan dan pencegatan di udara tanpa mengisi bahan bakar ulang.

Jika pesawat tanker penyuplai bahan bakar F-35 bisa ditembak jatuh, F-35 yang seharusnya mengisi bahan bakar ulang akan menyusul jatuh karena kehabisan bahan bakar.

Jika pesawat tanker penyuplai bahan bakar F-35 bisa ditembak jatuh, F-35 yang seharusnya mengisi bahan bakar ulang akan menyusul jatuh karena kehabisan bahan bakar.

Selain itu, jalur penerbangan F-35 menuju ke pesawat tanker meskipun berteknologi siluman, bisa dideteksi oleh Su-35 yang kemudian melaksanakan misi penghadangan dan menembaknya jatuh.


Persenjataan pesawat F-35 (image : Aviationist)

Dalam kondisi kekurangan bahan bakar maka F-35 menjadi tidak berdaya ketika harus menghadapi  pertempuran udara (dogfgiht) melawan Su-35 di udara.

Seperti diberitakan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah menandatangani kontrak pengadaan 11 pesawat Su-35 dengan Rusia, pada bulan Februari 2018.

Jika tidak ada aral melintang maka pesawat ini tiba bulan Oktober mendatang.

Pembelian Su-35 ini bertujuan untuk menggantikan F-5 Tiger yang sudah tidak layak terbang.

Pesawat bermesin ganda ini dianggap sebagai pesawat generasi ke lima karena kelebihan yang dimilikinya.

Pesawat turunan Su-27 ini mampu melakukan manuver yang tidak bisa dilakukan oleh pesawat tempur lainnya yakni, berhenti seketika di udara, mampu terbang cepat di ketinggian dan bisa membawa banyak rudal udara ke udara.

Intinya jika Indonesia (TNI AU) sudah bisa menerima 11 Su-35, sebenarnya tidak perlu khawatir lagi terhadap F-35 Australia yang jumlahnya mencapai 100 unit.(*)

(TribunNews)

94 komentar:

  1. Ojo dumeh sing setiti lan ati2 sing penting yen wani senggol bacok carok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju btooo

      Jd masukbakal jika ancaman nyata dri sonotan...maka su-35 bs d tambah smpai 100 unit...(ngarep dot kom)


      😆😆😆😆😆

      Hapus
    2. setuju jenderal.....

      Hapus
    3. setuju jenderal.....

      Hapus
  2. Apalagi indonesia nanti indonesia diperkuat Su-57 dan IFX pasti australia makin ketar ketir...wow menggerunkan

    BalasHapus
  3. Ya gak papa dikomparasikan, tapi role-nya aja dah beda, jadi kayak mbadingin Pajero ama BMW seri 5...


    Qiqiqiqiqi... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. "..Intinya jika Indonesia (TNI AU) sudah bisa menerima 11 Su-35, sebenarnya tidak perlu khawatir lagi terhadap F-35 Australia yang jumlahnya mencapai 100 unit.."

      Nih Tribun nyadur darimana sih? PD nya level dewa.. ;D

      Dengan 11 Flanker E, semua beres...hwekekeke.. :D
      Kalo tuh Lighting II jalan bareng ama Growler & Wedgetail pak..piye jaal..?

      Hwekekekek..

      #sewajarnya aja ya

      Hapus
    2. Lagian jg jgn percaya indonesia cuma 11 biji Su35 tok,jgn dipercaya tuh mas,moso yo cuma beli 11 tok mintanya macem2,minta offsetlah,minta TOTlah,indonesia tuh beli puluhan Su35 mas,selain beli Su35,indonesia beli senjata rusia yg lain seperti kapal selam,missile,panser dll...jadi kl minta offset,TOT atau MRO sukhoi dalam negeri,indonesia tuh mesti beli banyak aset rusia mas

      Hapus
    3. Hbs beli puluhan Su35,indonesia bakal beli Su57

      Hapus
    4. Aamiin mat, semoga visinya kesana...sip!

      :)

      Hapus
    5. Su-57 kagak bakal dibeli, lha wong kita itu mau perang sama siapa ? Nggak ada itu.

      Xixixi

      Hapus
    6. Nggak bakalan f35 masuk ke wilayah indonesia paling2 nyape perbatasan dah jatuh duluan, kehabisan minyak wkwkwk

      Hapus
    7. Su 35 makweeww....Su 57 Maknyuuss...wkkkwkkkk

      Hapus
    8. Buat apa beli Su-57?

      Udah liat foto-foto terbarunya belom? Production qualitynya kalah jauh dari F-22/F-35/J-20. Banyak benjolan bolts/screws dimana2, permukaannya ga sehalus F-22/F-35, air intake tanpa cover, posisi rear wingnya kelebaran buat efektif stealth. Semuanya bikin kemampuan stealthnya jauh lebih jelek dibanding F-22/F-35/J-20. Mesin barunya belom jadi, jadi masih underpowered.

      Satu-satunya kelebihan cuma di maneuverability kalau mesin barunya udah jadi dan side radar. Sisanya semua kalah jauh dibanding pesawat generasi 5 lainnya.

      Ga heran India mundur dari programnya dan semua expert nganggep Su-57 cuma Su-35 + beberapa feature stealth setengah matang. Udah tau gitu buat apa masih kepengen mahal2 beli?

      Hapus
    9. Optimis boleh tapi banyak2 cari info supaya ga diketawain. Jadilah formiler/pemerhati militer yg bijak. Apakah anda tau kalo kontrak sukhoi belum ditandatangani? Gmana mo beli puluhan kalo beli 11 unit aja kebingungan soal pembayaran? Itupun aslinya cuma 10unit tapi akhirnya jadi 11 unit. Hoax militer mah gampang dipatahin kalo tau dan kenal org yg megang dompet. Bisa aja org bilang belanja ke mall beli ini itu tapi kalo tau isi dompet cuma 10ribu, orang jadi ngakak dengernya. Masih banyak berita lain yg bikin miris yg berbanding terbalik sama hoax dari org/group anak2. Cuma ga perlu lah dibeberkan di sini. Byk org2 negara lain yg bisa nguping.

      Hapus
    10. Masih banyak berita lain yg bikin miris yg berbanding terbalik sama hoax dari org/group anak2.
      ----------------------------
      kl memang seperti itu kenyataannya (pertahanan yg miris ).. berarti kemandirian di bidang industri pertahanan pun ga jauh beda ( imho membaca yg tersirat dr komen mas Budi )

      Hapus
  4. Jadi bener la maybe ada mbah sukhoi dan mbah falcon yang rusak drpd kesemua pespur itu?

    Fakta lainnya, dari 114 pesawat TNI yang dimiliki terdapat 50 pesawat dalam kondisi rusak. “Tidakkah kita belajar dari pengalaman ini. Saya khawatir dari 24 pesawat hibah itu usianya tidak lama. Peluang pesawat rusak, jatuh, kemudian menelan korban jiwa. Ini harus diantisipasi sejak dini oleh pemerintah. Jangan mengorbankan nyawa prajurit dan penerbang terbaik kita,” kata Muzammil.


    https://nasional.sindonews.com/read/533072/14/bahayakan-prajurit-batalkan-hibah-24-f-16-bekas-1322024017

    BalasHapus
    Balasan
    1. Unknown nih berobah nama jadi Sape,mungkin dia kemarin malu kerana loose dalam berdebat wkwkwk...mana linknya 50 pesawat yg rosak tuh lon,kl ko suka tipu2 di ramadhan nih sama lah ko tuh dgn setan wkwkwk

      Hapus
    2. Baca nih banyak aset lapok malon wkwkwk :
      www.freemalaysiatoday.com/Aset lapuk milik TUDM mendedahkan malaysia pada bahaya/17-03-2017

      Hapus
    3. Kalau mau fokus ke bahasan alutsista, carilah referensi dari sumber kredibel.

      Kalau ambil dari media umum ya gak papa juga sih, tapi kalo itu dipake bahan argumen tentang alat perang, sama aja buang energi...qiqiqi.. :D

      #kecuali kalo modusnya emang nyulut kompor :D

      Hapus
    4. betul om@mat pit....
      unknown berubah menjadi SAPI

      wkwkwkwk

      Hapus
    5. betul om@mat pit....
      unknown berubah menjadi SAPI

      wkwkwkwk

      Hapus
    6. Demi menghibur diri si Sapi Malon itu harus ngarang bebas dah pakai link 2011 bahkan claim 50 dari 114 pesawat TNI AU rusak yang entah dari mana sumbernya..😆😆
      Sama benar dengan ciri khas Najib dan para Malon pada umumnya yang sering menipu diri sendiri dengan data2 palsu untuk menghibur diri 😆😆😆😆😆

      Hapus
    7. Buset mas @SAPE..

      Ngasih berita thn 2011 alias 7 tahun lampau ?? What de...??!!!

      Ini saya lampirkan secuil :

      Rabu, 23 November 2011 - 11:53 WIB
      views: 514
      Bahayakan prajurit, batalkan hibah 24 F-16 bekas Bahayakan prajurit, batalkan hibah 24 F-16 bekas
      A+ A-
      Sindonews.com -


      Emangnya gak punya amunisi lagi kah mas Bro ? kok kesannya mencari cari ampe berita jadul dikeluarin semua? Sekalian cariin berita tahun 1980an aja mas bro biar makin bikin ketawa disini... Hahahahaha

      Makin hari makin aneh makin bingung kehilangan taktik buat komen kayane :-D

      Hapus
    8. Buat bro @Sape dan bro @Dein

      Sebetulnya malas juga mau komen takut kesannya sombong, tapi kalau menurut kalian pesawat TNI AU tingkat readinessnya rendah dibanding negara anda, ini saya kasih hasil gugel 2017 - 2018 yg bisa dirangkum dari Aktifitas TNI AU yang hampir tiap bulan selalu ada latihan terbang dan pasti bisa terselip berita lainnya yg tidak ada dilist ini karena keyword saya cuma "F16 dan Sukhoi TNI AU" belum sampai keyword "Hawk, T50,Tucano"

      Sekarang silahkan bandingan dengan ditempatmu yang terbang saat ada acara hari kemerdekaan aja kah bro ?

      Feb 2017 : Operasi “Tangkis Guntur-17″ 5 pesawat F16 dari Skadron Udara 16
      Mar 2017 : F16 latihan terbang malam
      Mar 2017 : 3 unit Sukhoi Su27 dan Su30 latihan di langit Tarakan
      Mei 2017 : 9 F16 C/D Fighting Falcon serta 12 Hawk 100/200 bergabung dalam latihan Bido Gesit 2017, Pekanbaru
      Mei 2017 : Latihan Sikatan Daya 2017, Sukhoi Su27 dan SU30
      Juni 2017 : Latihan terbang malam di Iswahyudi, beberapa pesawat F16 dan T50 dan Sukhoi
      July 2017 : Latihan diperbatasan Aceh, 4 unit F16
      July 2017 : Latihan bersama Royal Thailand Air Force, Elang Thainesia XVIII.
      July 2017 : Latihan Cakra Perkasa 3 unit Sukhoi di Biak
      Aug 2017 : Latihan flypass diatas Kupang Eltari, 3 unit T50
      Sep 2017 : 6 pesawat F16 Skuadron 16 latihan simulasi “force down” di Pekanbaru
      Sep 2017 : Singapura, 10 F16 TNI AU Joint Fly-Past dgn 10 F16 Royal Singapore Air Force (RSAF) membentuk angka 20.
      Okt 2017 : AUSINDO 2017, Australia 7 pesawat F-16 TNI
      Okt 2017 : 2 unit Sukhoi latihan diatas langit bangka
      Nov 2017 : "Mission Oriented Training (MOT), Riau, 15 pesawat F16 dan Hawk 100/200
      Nov 2017 : Latihan Navigasi, Padang, 3 pesawat F16
      Nov 2017 : “Mission Oriented Training (MOT), Iswahyudi, 21 pesawat campuran F16, Sukhoi dan Hawk
      Nov 2017 : “Iswahyudi Expo” Latihan terbang malam Sukhoi dan F16
      Dec 2017 : 15 Jet tempur F16 latihan di propinsi Riau
      Feb 2018 : Latihan Sandi Perkasa, Pekanbaru, 2 unit F16.
      Mar 2018 : 5 unit F16 latihan terbang malam di Lanud Pekanbaru.
      Mar 2018 : Cope West & Spear Iron 2018, 12 jet tempur F-16 TNI AU dan Angkatan Udara AS (USAF) melaksanakan latihan tempur udara di Manado
      Apr 2018 : 4 unit F16 TNI mengawal Boeing 737-400 VIP TNI diatas Natuna
      Mei 2018 : Jakarta, Latihan Perkasa A, F16 TNI AU simulasi down force pesawat penyusup
      dll etc


      Ingat bro,... semakin sering pesawat terbang artinya semakin besar potensi kecelakaannya.. Amerika tahun 2018 adalah tahun paling kelam bagi pilot2nya karena banyaknya sorti terbang mereka.

      Jadi jika ada pesawat tergelincir bukan berarti maintenance tidak baik tapi bandingkan dengan frekuensi dia terbang atau hanya berdiam di garasi.

      Mudah2an tercerahkan
      :-D

      Hapus
    9. Wkwkwk...mas super akhirnya turun gunung jg ya wkwkwk...melihat komen sampah dari SAPI mas Super akhirnya turun gunung,biasanya silent bila ada komen2 sampah dari jiran wkwkwk

      Hapus
    10. Kita ini insan bukan seekor SAPE.....wuuu...uuuuuuh..

      Hapus
  5. Ada yg panas hati indonesia beli Su35 wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan panas hati bro...kebakaran jantung...wkkwkwkwk

      Hapus
  6. Ternyata malingsial suka yg tua tua.
    Pesawat tua
    Pm tua..
    Trs yg ompong siapa dong.....???

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin di semenanjung sana memakai peribahasa :

      "TUA TUA KELADI"

      Hapus
    2. Yg sering nyampah di sini tuh tua2 jg bro,contohnya Dein,unknown aka sapi,AP,Mahatair,paul wkwkwk

      Hapus
  7. Balasan
    1. 1 : 9
      1 SU35 lawan 9 F35
      cuma 1 SU35 untuk melawan 9 F35 ???

      terlalu berlebihan aaah!!!

      Hapus
    2. 1 : 9
      1 SU35 lawan 9 F35
      cuma 1 SU35 untuk melawan 9 F35 ???

      terlalu berlebihan aaah!!!

      Hapus
    3. Dibelakang SU-35 kan ada Nyi Roro Kidul mas... :D

      Hapus
    4. Nyi rorokidul iku nang segoro, nek nang awang awang yo gatutkoco pringgondani...

      Hapus
    5. 11 shukoi 35..16 sukhoi 30... 36 f16... 40 hawk 209.. 15 fa 50.. 15 super tucano + nassam kalo dalam formasi tempur.. ya ga ada apa apa nya f 35 ausie

      Hapus
  8. sebenarnya stealth itu gak sakti2 banget....pesawat tua juga bisa deteksi...asal upgrade jenis radar dan penguatan irst...makanya india bikin penelitian ini buat deteksi jet stealth

    BalasHapus
  9. su35 punya kemampuan terbang lebih tinggi dibanding f35...ini punya keuntungan lebih saat dogfight...su35 harusnya dilengkapi sistem jamer radar yg kuat....agar bisa acak sinyal saat musuh lock target....dalam dog fight pastikan provokasimanuver berlama2....karena f35 sangat lemah range dan bahan bakarnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nih siluman kalo gentayangan ga bakal sendiri Ru, pasti ajakin centeng & pengacau... :p

      Hapus
    2. musuh kuat su35 sih bukan f35....tapi f15....kalau tni punya pasti maknyus....karena f15 lebih unggul dikit banding su35

      Hapus
    3. naaahhh.. kita sikat dulu centeng dan pengacaunya mas pedang...hahaa..

      Hapus
    4. Yup mas BA,
      Dan F-35 nya biar Nyi Roro Kidul yang beresin.

      Selesai.

      #muke gile bo'

      Xixixixi.. :D

      Hapus
    5. Kan ada pak tukino tolong beliau jangan dilupakan, kalo centengnya diudak sama si sukri.. maka si ep3s diudak sama si tukino...
      Pasti tuh si ep3s ngacir. . hehehehe...

      tul gak coy..

      Hapus
  10. Ayo kita berandai-andai.

    Tadinya target MEF 11 skuadron, direvisi jadi 14 skuadron.

    Yang udah ada :
    2 skuadron F16
    1 skuadron T50i
    2 skuadron hawk --> mau diganti
    1 skuadron sukhoi
    1 skuadron tucano
    1 skuadron pengganti F5

    Jadi yang sudah ada 8 skuadron, itupun 2 skuadron hawk mau diganti.

    Trus mau nambah 3 skuadron viper buat bagian timur Indonesia.

    Trus mau nambah 3 skuadron lagi buat ditaruh di dekat Natuna.

    Jadi pembelian pespur selanjutnya :
    2+3+3 = 8 skuadron.

    Coba tebak :
    Pesawat pengganti hawk ?
    Pesawat yang mau ditaruh 3 skuadron di dekat Natuna ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tebakan saya.. F16 Viper blok 72 mas..

      Saingannya Tornado dan Grippen tapi melihat legacy nya TNI AU di Falcon Team rasanya Viper yg bakalan jadi juaranya nanti...

      Lokasinya bakal ditempatkan di Biak dan Eltari sebanyak 3 Squadron alias 48 unit ini


      Imho

      Hapus
    2. Pesawat pengganti HAWK, mungkin SU57...

      Hapus
    3. HAWK beneran mau dipensiunkan ?

      Gak sayang tuh ? Masih bisa dijual atau dihibahkan gak mas ?

      Hapus
    4. Kan horang kaya mas.. :D
      Eeh, ada lho Hawk 200 yg dah jadi monumen,lengkap ama Sidewindernya lagi.. sadis kan..?

      hweheheh

      Hapus
    5. tadi baca di halaman FB Taktik & Strategi Militer..
      Pitch Black 2018 ozzy ngundang SU 30 MKI india..
      apa SU30 mki jd parameter utk lawan SU35 tetangganya ozzy ??

      Hapus
    6. Kl ane sih lebih sreg pengganti 2 skuadron hawk itu Su57 biar bisa ngimbangi F35 Ausy,F35 singapore n J20 cina

      Hapus
    7. Mas Super,

      Viper memang bakal dibeli 3 skuadron tetapi hanya akan ditempatkan di bagian timur Indonesia.

      Yang saya tanyakan adalah 2 skuadron pengganti Hawk dan 3 skuadron yang akan ditempatkan di sekitar Natuna.

      2 skuadron pengganti Hawk adalah dari generasi 4,5 single engine.

      3 skuadron yang mau ditempatkan di sekitar Natuna bisa single atau double engine. Kalau double engine tak mungkin Sukhoi yang dipilih sebab calon lawannya adalah Sukhoi punya China yang China tahu persis kelemahannya.

      Hapus
    8. Mas Super,

      Hawk kita tinggal 23 unit yang bisa terbang, dan saat 24 F16 refurbished belum datang, Hawk-lah yang sering dijadikan pespur workhorse sehingga sisa jam terbangnya mungkin saat ini sudah tipis sehingga sudah harus diganti sebelum 2024.

      Hapus
    9. Su 57 maknyoss......ya miss nya gripen E/F....biar little but lethal..mengikuti semboyan hawk...hehehehe

      Hapus
    10. mungkin Eurofighter Typhoon mungkin ini analisa sok tahu saya hehehe

      Hapus
  11. tidak menggunakan radar pasif anti siluman? TNI sudah memiliki atau belum? ideal memiliki 15 radar anti siluman

    BalasHapus
    Balasan
    1. vera E. NG itu radar pasif pencari jet siluman...entah tni order berapa...kayaknya su 35 juga ada kok radar pasifnya

      Hapus
    2. Udah ada bro,salah satunya ditempatkan di natuna

      Hapus
  12. pastikan su35 punya radar pasif yg kuat....kemudian gabungan radar L band dan x band bisa kok memfokuskan pelacakan....terpenting kembangkan terus irst yg kuat canggih...ini cara murah deteksi jet stealth selain gunakan radar pasif

    BalasHapus
  13. tapi jangan kuatir...su35 ada kok radar pasif nya...radar no35 e x band itu radar pasif punya su35...mampu deteksi f22....aslinya bisa detek 400km...cuma f22 stealth....radar pasif su35 baru bisa detek f22 dari jarak 90km

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika SU-35 bawa jammer khibiny mungkin masih bisa mengimbangi F-22 jika one by one tidak pakai AWACS dan tanker. saat F-22 memnembakkan rudal AMRAAM dari jarak 150km, tinggal hidupkan khibiny menghindar sambil mencari posisi si raptor. kira2 begitu.. hahaa..

      Hapus
    2. Bagaz@ Su35 sudah dilengkapi fitur jammer dan fitur peperangan elektronik bro

      Hapus
  14. Itu lak jarene media masa yg hanya dj bilangin jarene TNI AU beli 11 biju... Apa ya mngkin alutsista d kasihkan k warga umum se dunia.... Kalau samean pngkatnya min bintang 1 sampk 3 kemungkinan bisa tau lah brpa bnyk mskipun gag pasti tp selisihnya gag banyak... Klo TNI sdah bilang mampu mnangani brarti sudah d persiapkan penuh alutsistanya... Kyak yankont dri rusia beli 2003 untuk publikasine 2007-2010 itu pun bkn jumlah pasti cuma memprlihatkn roketnya.... Yg simpel kyak gni.. Ada orang luar (bisa orng yg anda knal atau tdak anda knal )tnya mas utang duitnya ada ? Jika anda pnya uang 10 jt tunai d rumah gag bklan anda bilang ke orng yg anda gag knl pnya uang 10 jta,, pling blang lgi gag pnya uang,... Beda klo orang yg d knl pling banter bilang nya ada tp cuma 2 jt... Logikanya sma... TNI tdak mngenal anda" smua mknya mau bilang pnya su 35 11 biju itu hak tni untuk memprivasi alutsista..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau media cuma bilang 11 yaw hak mereka orang taunya cuma segitu... Tp kalau pengen tau lebih jadilah anda jendral TNI AU... Dan nanti kalau sudah jdi jendral gag bklan nanti ada brani ngomong k publik jumlah real su 35.... Mknanya klo bnyk yg komen d group militer menjelek"kan TNI brarti orang itu yg bodoh

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Sebelum ada mengeluarkan komen ke TNI coba anda ngaca dulu pada dri kalian... Anda klo k orang luar ada privasi gag ? Pnya uang 100 jt coba anda umumkan d setiap kota datang k rmh ku q pnya uang tunai 100 juta,.. Gag lama maling juga akan bnyk yg dtang... Beda klau anda tdak mengumumkan / privasimaling kagak bkln tau... Itu gunanya TNI bilang su 35 jumlahnya 11 biji... Slain untuk privasi juga untuk meredam ego perlombaan senjta kawasan

      Hapus
    4. Silent@ seperti yg ane bilang td bro,jgn percaya indonesia cuma beli 11 biji Su35,padahal bila dilihat di gudangnya nanti bejibun Su35 nangkring wkwkwk

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    6. ya artinya sama aja kan..
      kl ozzy umumin pny keinginan atau mau beli f35 100 unit..artinya yg bakal dibeli lbh dr 100 unit..bukan gtu ??

      Hapus
    7. Biarlah kita cuma dicatat beli 11 biji hehehe... Itu lebih baik bagi TNI semua yang tampak hanya senetron saja jadi dinikmati alur ceritanya salut buat orang2 yang dibelakang layar yang selalu mempersiapkan kebutuhan aktor yang mau tampil bahkan dalam.... disebutkan jika kondisi darurat kita bisa ambil berapapun yang diminta sama supir2nya dipersilahkan hehehe....but...

      Hapus
  15. Lebih mantap lagi kalau TNI beli :

    - Es empat ratusan
    - Es lima ratusan
    - Pempek kapal selam enam kiloan
    - gabungan F22 + F35 = SU57
    - rudal merk ransel kalibre

    semuanya bisa dibeli diwarungnya Mang Putin

    BalasHapus
  16. Barusan baca berita US berharap India tidak jadi membeli S400 karena kurang baik untuk interpolarisasi Drone Predatornya nanti.

    Ini kok kayak alasan dicari cari yah fren ?
    Padahal India bukan negara NATO kayak Turki lho ? Kok masih disaranin jangan beli S400 ?

    Apakah S400 benar2 membahayakan bagi F22 F35 US hingga sebisa mungkin transaksi S400 atau malah S300 di India, Turki, Suriah harus digagalkan ? :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Resiko ancaman sekecil apapun, harus dibabat mas..
      Baik itu resiko fisik ataupun politis..:D

      Deal bikin konten lokal Falcon belum goal kan? gengsinya kan gede tuh..

      ...hwihihi

      Hapus
    2. Kl mau menggagalkan pembelian S400 oleh cina,mamarika berani gk wkwkwk

      Hapus
    3. Indo latah juga ikutan beli S 400 walaupun sekedar wacana ja....biar mamarika pusying....wkkkwkkkkk nanti pasti gak di kasih beli viper ..whuaahhhahaa ancamannya..

      Hapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. tetap khawatir lah....
    SU-35 11 biji vs F35 100 biji
    yg realistis saja lah....

    BalasHapus
  19. sudah benar penempatan skuadron pesawat tempur indonesia disebar dibebarapa pulau. Ini membuat negara agressor yg mau menginvasi indonesia berpikir lebih karena harus membagi kekuatannya untuk melumpuhkan kekuatan udara yg dikiliki Indonesia. Karena kunci peperangan modern adalah penguasaan mutlak atas ruang udara.

    Saya kok malah berharap kelak TNI AU mempunyai kekuatan pesawat tempur cadangan yg markasnya tersembunyi rahasia. Ini untuk menjaga jika seluruh skuadron tempur TNI AU berhasil dilumpuhkan, jadi masih bisa melakukan perlawanan. semisal di goa bawah gunung untuk menghindari pantauan satelit, kan banyak tempat seperti itu di indonesia. Mungkin setiap pulau besar diisi 1 skuadron cadangan rahasia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl di dalam goa gunung pesawatne mesti landing n take off secara vertikal mas

      Hapus
    2. bangun bro sudah siang.....😁😁😁😁

      Hapus
  20. Weleh, sesederhana itu kah?? Btw buat lawan EA-18G Ausi saja mungkin sudah sangat merepotkan kita. Kapabilitas on board SU 35 boleh unggul tapi jaman now mereka sudah terapin network cetric dan joint warfare jd ga mungkinlah nyelonong berantem sendirian itu pespur. Pendapat saya upaya Vietnam bangun sistem radar (termasuk anti stealth) dan rudal mandiri secara progresif adalah langkah defensif yg sangat logis+realistis+murah buat menghadapi lawan yg lebih kuat. Pernika menjadi kunci. Pendapat awam saya strategi yg sama tentu bisa jg diterapkan di Natuna. Kenapa kita tidak? #tabik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah gk mungkin dong bro TNI publish strateginya dalam menghadapi F35 osy beserta teman2nya bro

      Hapus
  21. I would urge readers to not take this particular article seriously as it will lead to distrust. The website that produces this article is mainly giving scenarios and should not be taken seriously. Like a blogger giving his or her personal opinions. Does it come under the opinions section of the website? If it does then that is fine. News provide facts and if it were speculation, they should indicate it to readers.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul juga pendapat anda. Kalau menurut saya Keunggulah F35 yang stealh harusnya di awasi dengan radar pasif bukan malah pakai SU35 .Jelas dan pasti SU35 TIDAKBISA terbang 24 jam terus menerus.Ysng harus di beli adalah radar pasif terserah namanya .Beli 2 unit satu di INDONESIA TIMUR ,iNDONESIA TENGAH. Maka begitu F35 bergerak ke arah Indonesia maka pesawat tempur yang ada seperti F16,SU 30 bisa di terbangkan untuk mengawasi AGAR tidak nyelonong ke wilayah Indonesia dengaan di pandu radar pasif tetntunya.
      Kalau seperti artikel ini maka andaikan Indonesia punya 100 pesawat SU35 juga tak akan efektif mengawasi F35 Australia.

      Hapus
    2. Couldnt agree more..

      You rite Ben.. diz articles is too ambitious... still i cant figure out how come 11 sukhoi 35 could resist againts 100s of F35 with stealthy designed.

      Yes youre totally right diz is all just personal blogger opinion. Far from the truth and obviously debatable stuff to talks.

      Im with you.

      Hapus
    3. Ill be honest. I personally dont think the Australians can afford 100 F35s. Not just because it is expensive and its capabilities are watered down compared to its original concept but because other services in the ADF have their big projects as well. Even if they push for the 100 f35s an, it will take a very long time before its ready and achieve full FOC. By then their f18s are due for retirement.They will then be depending on only one type of fighter which is the f35s alone. By then 5th gen fighters r the norm. People wouldnt think much of it but take it like how we all see 4th to 4.5th gen fighters. In other words there wont be hype for 5th gen fighters like the f22s when it first came out. 6th gen fighters will be the new hype.

      Hapus
  22. radar pelacak sasaran infra merah (Infrared Search and Track/IRST),

    RADAR -> R-nya itu Radio, jadi penjejak Inframerah itu bukanlah radar.

    BalasHapus