15 Mei 2018

More Missiles Eyed for PH Navy

15 Mei 2018


Korean made surface to surface missile will equipped PH new frigates (photo : Dennis J. Dubinsky)

MANILA -- Aside from the newly-delivered Rafael Advanced Defense Systems Spike-ER missiles, Philippine Navy (PN) ships will be soon armed with torpedoes and with bigger and longer range surface-to-surface missiles.

This was bared by PN flag-officer-in-command Vice Admiral Roberto Empedrad Saturday.

He added that the acquisition of such advanced weapons is needed as naval warfare has become "missile-based".

Empedrad also stressed that the PN cannot continue to rely on ships armed with old armaments as it will solidly be left behind and outgunned by its other counterparts.

"Naval warfare is becoming 'missile-based' and we cannot afford to be left out and we cannot afford to just use an old capability (guns) mounted on our old ships. We have to grow as a Navy," the PN chief noted.

Empedrad said the acquisition of the Spike-ER missiles, which is now being installed at three multi-purpose attack crafts (MPACs), is just the start.

While this is going on, the PN chief said they are also studying the doctrine on to how use and where to deploy these missile-armed MPACs. The Spike-ER surface-to-surface missiles along with its launchers arrived during the third week of April.

These missiles are capable of penetrating 1,000 mm (39 inches) of rolled homogeneous armor and has a range of eight kilometers. As of this posting, the Navy has nine MPACs in inventory with another three units planned.

Three of the above-mentioned craft are now being fitted with the Spike-ER missiles and its launchers.

These naval craft were activated in May 22, 2017 and were manufactured by Subic-based Propmech Corporation for PHP270 million. 

(PNA)

16 komentar:

  1. duh brita mirip2 disebelah haha!🤣🤣🤣

    MPAC mirip ama KMC.
    klo gitchu KMC kita kan bisa jugak dipasangin rudal spike cem pandur 2 haha!😅😅😅
    ntar shoping sopingnya ke pilipin haha!👍👍👍


    salam shopping soping tim elit 3 MATRA tempur se ASEAN: Vietnam, Myanmar, Singapur, Indonesia, Thailand buat Filipina, Xlalu shoping bersama okeh oceh 👌👌👌

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda peran lah, MPAC mereka buat babat boat tero yg pake senjata berat..wajar perlu Spike

      Hapus
    2. wahh bukannya kita uda mulai nich dor..doorr bum2nya om pedang haha!😎😎😎

      salut dgn kerja keras para aparat keamanan, tetep fokus disaat diserang khususnya buat polri salut!🤝🤝🤝

      Hapus
    3. walopun lagi rame2 gini, destinasi wisata kita tak lantas surut.

      buktinya minggu laluw ada seleb tetangga gagal liburan ke jakarta. padahal saat ituw keadaan jkt sekitarnya mayan gak kondusip haha!😂😂😂
      untung nurut ama larangan babehnye yak haha!🤣🤣🤣

      Hapus
  2. nanti rudal barunya di tes yach kyk ginih

    tes skyshield, sadizz swaranye haha!😛😛😛
    https://www.youtube.com/watch?v=C26mWShAQPw

    uji coba rudal chiron tni au haha!👍👍👍
    https://www.youtube.com/watch?v=LteKT7cAzT4

    kite sich mao berhasil ato gagal, tetep terbukah..gak kyk ituw tuch yg oren koneng mulus haha!🤣🤣🤣

    BalasHapus
  3. idola saya .. komar class.. sudah dioperasikan tni al dari sejak tahun 1960 an..
    juga roket kartika..
    harusnya sudah berkembang jauh teknologi rudal kita
    juga reaktor nuklir yang dibuat tahun 1960 an..

    sayangnya.. emm...

    BalasHapus
  4. Mana nih mas Har..

    Naah kan, ada yg nyentil intai strategis di sebelah.
    Baru kemaren ane sentil soal Sigint.... qiqiqiqi

    Aamiin daah

    BalasHapus
  5. orang main misil NSM je...hehehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gimana kabar najib n rosmah?

      Kena kasus rasuah 1 mbd ke...

      Hapus
    2. hehehe GEMPURJANDA
      misil nsm wat kawal nelayan cina
      😀😀😀

      Hapus
    3. Bro Gempur benarkah di Malaysia tentara dan polisi boleh ikut mencoblos / mengundi di pemilihan umum ?...

      Hapus
  6. Tdi mendengar statement KAPOLRI di acara ILC TV One, ternyata malam ini Kopassus mulai bergabung dengan Densus 88 memburu para teroris.

    Tadi melihat berita online di youtube.. lagi2 ada penangkapan besar2an teroris diseluruh indonesia.. di Medan 5 teroris tertangkap 2 ditembak mati, di surabaya 1 teroris ditembak mati, di Malang 1 teroris ditangkap yg diduga pemimpin dari jaringan teroris.

    karena banyaknya jaringan teroris yg blm tertangkap makanya dlm statementnya di ILC, Kapolri menelpon panglima TNI memminta bantuan dan disetujui Kopassus yg diturunkan..sudah pasti dari satuan Den 81 gultor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah pasti si dharma bersama oposisi bakal mencak2 nih bila Gultor 81 dilibatkan

      Hapus
    2. Saya masih heran sama Dharma ini berani statement pemboman kemarin adalah pengalihan isu dan sandiwara. Apakah sandiwara perlu 4 orang polisi yg mati ? Apa Dharma gak takut dicokok polisi berani komen kayak gitu dimarih ?

      Coba saya salinkan berita mantan teroris di berita hari ini dan bandingkan dgn komentar Dharma yg sok ngerti dan sok tahu.

      -------------

      Kembali Tribunjatim.com menemui Ali Fauzi, sang mantan kombatan, Senin (14/52018).

      Menurut Ali Fauzi, benar untuk yang pertama di Indonesia teroris mengajak semua anggota keluarganya, suami, anak anak dan istrinya.

      Praktik semacam itu sudah biasa dilakukan oleh para teroris di luar negeri seperti Syiriah dan Irak.

      Sudah biasa teroris mengajak semua anggota keluarga bersama untuk melakukan aksi bom bunuh diri.

      "Di Indonesia memang baru pertama kali ini. Kalau di Siria dan Irak sudah biasa," ungkapnya.

      Pola ini (bom bunuh diri bersama anggota keluarga, red) memang mengadopsi praktek-praktek di luar negeri.

      Mengajak anggota keluarga melakukan teror, dan bahkan siap mati itu karena ingin mengajak semua anggota keluarganya masuk surga.

      Keyakinan itulah yang menyebabkan mereka sampai mengajak anggota keluarganya untuk mati bersama.

      Terkait sasaran di Surabaya, menurutnya, karena Surabaya atau Jawa Timur selama ini sebagai reproduksi calon pengantin dan juga reproduksi bom.

      Dipilihnya Jawa Timur juga terkait terbatasnya pendanaan, mereka tidak perlu mengambil orang orang dari luar daerah.

      Bukan mengalihkan sasaran dari Jakarta ke Surabaya.

      Tren melibatkan seluruh anggota keluarga itu sudah biasa, contohnya dari Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, tiga saudara sekaligus adik, kakak, bahkan keponakan dan sepupu pernah terlibat dalam jaringan teroris."Tidak aneh lagi," ungkapnya.

      Dalam pemahamannya, teror semacam ini masih menjadi ancaman di Indonesia.

      Pola-pola ISIS ini, termasuk JAD, pengikutnya cukup banyak dan menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. "Cukup banyak pengikut JAD," katanya.

      Dan teroris ini sudah komplikasi, maka penanganannya harus melibatkan ahlinya. Termasuk harus melibatkan orang yang pernah terlibat dalam medan ini.

      Saat seluruh elemen bangsa ini untuk menyamakan persepsi. Karena dengan apa selama ini dilakukan teroris dengan berbagai gerakannya, ada yang menilai bahwa itu sandiwara, sekenario serta adanya penafsiran bahwa itu adalah pengalihan isu.

      Padahal yang dilakukan para teroris itu benar-benar.

      "Tapi aneh sampai ada yang mengatakan bahwa itu sebuah sekenario petugas keamanan," ungkapnya.

      Makanya, untuk memberantas gerakan terorisme sampai pada akarnya, harus didahulukan adanya persamaan persepsi dari semua kalangan masyarakat.

      --------

      Hapus
    3. Yang buat statemen ngawur itu sama aja buat kisruh mas, kalo dah buat kisruh itu ga ada bedanya ama teroris.

      #Yakin masuk surga pake cara gitu, emangnye surga tuh punya buapak moyangnya diye? Sombong amat yaak..karepe dewe :p

      Hapus