12 Juni 2021

Collins Class Fleet to Receive $6bn Service Life Extension

12 Juni 2021

Collins class submarines (photo : The Australian)

Defence has committed $6 billion to refit all six Collins Class submarines amid ongoing concerns over the FOC timeline for the future Attack Class fleet.

Minister for Defence Peter Dutton has confirmed that approximately $6 billion would be invested in a life-of-type extension (LOTE) for all six of the Royal Australian Navy’s Collins Class submarines.

Defence had initially planned to upgrade just three of the platforms ahead of the delivery of the 12 Naval Group-built Attack Class submarines, promised under the SEA 1000 program.

However, given that the Future Submarines are not scheduled to achieve final operational capability (FOC) until 2054, a decision has been made to ensure at least six vessels are combat-ready throughout the delivery period.

“We need to be realistic about what lies ahead by way of threat in our own region and the submarine capacity is a significant part of how we mitigate that risk and it’s important we get the program right,” Minister Dutton told the media.

“There is no doubt in my mind that we need to pursue a life-of-type extension and we are working on that program now. All six would be on the schedule.”

The Collins LOTE program is expected to involve rebuilding each submarine once it achieves 30 years of service, with each upgrade scheduled to take approximately two years.

The submarines will reportedly be rebuilt by ASC in Adelaide, with the work to be supported by Saab, the original prime contractor for the development of the fleet. 

Contracts for the full suite of work to be undertaken are yet to be finalised. 

See full article Defence Connect

79 komentar:

  1. Pertamax diamankan dari gank sewa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat...anda telah mengamankan pertamax dari genk kayu bakar....hikhikhik

      Hapus
    2. Wkwkwk..asyiapp πŸ‘πŸ€£πŸ€£

      Hapus
    3. Pakeeettt heli AW telah tiba.

      Maaf bukan untuk malon.
      Tapi untuk POLRI.

      Haahaaay.

      Hapus
  2. Awas genk malon klaim collins punya malon jg..

    Wkkwkwkwkwkwkwwkkwkwkwkwkwkwkwkkwwkkwkwkwkwkkkwkwkwwkkwkkwkwkwwwkwkwkwwkwkwkwk

    BalasHapus
  3. Gue mau bergosip nih.

    Kemarin ada duda ketemu janda bawel.

    Kira2 cocok nggak ya mereka kalo dicomblangin aja?

    πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soale sang duda terlanjur cinta mati sama mantan istrinya πŸ’”πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜±

      Hapus
  4. D antara genk FPDA cmn kasel malon yg tak bisa menyelam,kasel pemalu..takut d sengat ubur2..

    Wkwkwkwkwkwwwkwkwkwkwwkwkwwkwkwwwkkwwkkwkwwkwkwkkwkkwwwkwwwkkwkwkwwkkwkwkwwkwk

    BalasHapus
  5. Ada berita terbaru kedatangan helikopter baru dari itali ada yg tau punya tni atau polri ya ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Type apa ya bro ?
      Kok kaya sebelah ya lama datangnya

      Hapus
    2. AW-169 & AW-189 buatan Leonardo Italia

      Hapus
    3. Kalo sebelah cuma KAJOL (KAGAK JOLAS) bro wkwkwk

      Hapus
    4. lame gimane om, baruw juga pesen 2019 om..bedalah ama sebelah heli kecik aje bentar lagi setengah dekade gak mrapat2 haha!

      Hapus
  6. Tetangga sebelah banyak yg kena sakit jantung, sebab berita RI akuisisi Fremm. LCS nya msh setiap jd besi rongsok sebab lainnya....hikhikhik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut admin ISUZU LCS akan cecah air tanggal 15 bulan june tahun ini bro wkwkwk

      Hapus
    2. Ngarang, belum di kerjakan apapun ttg kapal ini. Masih karatan di limbungan bousted😁😁😁

      Hapus
  7. Si gempur kok tidak mau mengakui jika Indonesia sudah memesan 8 unit kapal perang buatan Italia....?? Wkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan gk mau mengakui tapi doi tak bisa terima kenyataan INDONESIA selalu maju kehadapan berbanding malon wkwkwk

      Hapus
    2. Kalo mengakui, nantinya dia langsung masuk mental hospital πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€, karena terguncyaaang keras jiwanya😁😁😁😁

      Hapus
  8. Di sebelah memang terbukti tak ada duit. Beli heli pengganti Nuri pon hanya sembang kosong, beli 3 heli AW, 3 tahun baru datang lengkap. Ha-ha-ha....😁😌

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo di malon kl tak ada wang kopi2nya barang gk akan datang2 bro wkwkwk

      Hapus
  9. Min,angkat beritanya heli AW-169 & AW-189 POLRI telah tiba di Indonesia biar gank kayu bakar makin panas,iri dan koyak min wkwkwk

    BalasHapus
  10. Coba kita bayangkan jika MALON yang borong FREMM pasti Si Gempur melompat-lompat kayak beruk Wkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk...gelak,boro2 malon nak borong FREMM,borong LCS je pun hasilnya jadi besi rongsokan wkwkwk

      Hapus
    2. Lompat2 kegirangan terus mandi di kalo om Nusa wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  11. Collins class (Australia)

    Colli class (LCS punya KL)

    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  12. Dual success for the Bendera Italia shipbuilding giant #Fincantieri in Asia. Winning the Bendera Indonesia #Indonesia frigate program with best in class #FREMM. Fincantieri is prime contractor of entire deal with 6 FREMM+2 #Maestrale modernized. And in Bendera Korea Selatan S. #Korea to support #Daewoo for the new CV design.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jgn cem gitu bro nanti ada yg panas dan koyak lalu nanti bawa pasal covid dan ekonomi wkwkwk

      Hapus
  13. Militer Daily Indonesia
    Top! Mafia Alutsista Dibongkar Jokowi Lewat Connie Rahakundini Sendiri

    Publik senang. Nonton tonil Connie Rahakundini. Dia jadi pahlawan. Bikin kabar tentang Mr. M. Bukan Mr. P. Ketika didesak identitas Mr. M, dia lempar ke KPK. Sebar hoaks. Connie sebenarnya tak puas ke Jokowi. Ingin mendepak Menhan Prabowo.

    Connie tak paham. Usia peralatan militer 30-40 tahun. Maka ada Renstra. Pembelian harus jangka panjang. Perlu 5-6 tahun untuk bikin roket, peluru kendali, meriam, tank, pesawat, kapal selam, fregat, termasuk peluru.

    Beli Alutsista bukan kayak beli permen di minimarket 212 favorit Connie. Connie juga tak paham KRI Irian yang dibeli pada 1962, baru lunas dibayar pada 1985. Wajar sampai 2045 Indonesia perlu Rp 1,700 triliun. Harusnya sekitar Rp3,400 triliun, kalau mau menjadi urutan ke-10 kekuatan dunia.

    Siapa Connie? Berani menantang. Tak takut. Bahkan jenderal sekalipun. Malah Djaja Suparman bertekuk lutut, menikah dengan Connie. Punya satu anak. Connie ditendang oleh Djaja. Di 2014, Djaja Suparman dibui 4 tahun karena nilep Rp13,3 miliar tahun 1998. Connie pasti tahu ke mana itu duit hilang, sebagai pengamat pertahanan, sekaligus bekas bini Djaja Suparman.

    Connie pelihara buzzer pada 2018, lewat banyak akun Twitter. Promosi Inhantanas. Dan, Connie adalah pengurus Inhatanas. Perhimpunan para pengusaha calo, agen, pabrik, di bidang alutsista. Makanya Bambang Soesatyo bilang 80% saat zaman kejayaan Connie ini persenjataan diimpor, Rabu (21/2/2018). Hanya ganti merek. Jokowi dikibuli.

    Pada 7 Maret 2018 Yayasan Dhirotsaha77 nge-twit: Inhantanas Mampu Mendukung Pemerintah Mewujudkan Industri Pertahanan Yang Mandiri dan Go-International. Tanggal yang sama: Connie Rahakundini: Industri Pertahanan Swasta Dalam Negeri Harus Ditempatkan Sejajar BUMN.

    BalasHapus
    Balasan
    1. #inhantanas
      Perhatikan. Connie pada 2018 masih positif berteriak Inhantanas top, hebat. Dia merasa di atas angin. Karena dia di jantung kekuasaan pemasok alutsista. Dia minta industri pertahanan swasta disejajarkan dengan BUMN. Keblinger bin ngawur.

      Hilang kekuasaan di Kemenhan, Connie berteriak tak karuan sekarang. Dulu dia diam. Karena dia bermain dengan para mafia. Zaman Ryamizard, zaman Wiranto, zaman Purnomo Yusgiantoro. Lama banget bergandengan dengan Bunda Putri. Pantas ngamuk hilang segala akses ke industri pertahanan. Titik.

      Connie bingung. Linglung. Anggota Inhantanas bayar iuran, investasi, masukin duit, bayar ijon investasi, bayar dako mungkin, iuran anggota perusahaan. Mereka teriak ke Connie. Kepojok.

      Mau cerita sebenarnya? Prabowo diperintah Presiden Jokowi. Tidak ada visi menteri. Yang ada visi Presiden. Prabowo jadi Menhan bukan sekedar rekonsiliasi politik. Bukan. Soal nasionalisme: NKRI.

      Nah, Jokowi selama ini – karena dia sipil – tidak berkutik soal persenjataan. Dibegoin. Ya tadi sampai 80% alutsista impor. Perlu orang yang bisa membuat terobosan. Jokowi ingin agar pembelian senjata dilakukan secara G to G (pemerintah ke pemerintah), bukan pemerintah dengan swasta (seperti zaman kekuasan mafia Inhantanas Connie).

      Jokowi yakin Prabowo mampu memodernisasi alutsista TNI. Karena lobby internasional Prabowo hebat. Dibikin Renstra. Karena anggaran alutsista cuma US $ 5 miliar per tahun, tak cukup untuk beli alutsista. Jokowi tidak mau mengulangi kesalahan masa lalu. Indonesia membeli alutsista secara ketengan: kayak beli kerupuk. Satu. Dua bungkus. Tidak ada alih tekonologi.

      Karena G to G, dibentuklah PT TMI, sekaligus menyingkirkan gerombolan penguasa alutsista lama. Inhantanas nahas. Bubar jalan digusur PT TMI. Marahlah Connie dan proxy-nya. Dia hanya jongos.

      Dan, di PT TMI ada beberapa Confidants Prabowo, seperti Glenny Kairupan. Nah, anggota perusahaan seperti PT Pindad, PT PAL, dan sebagainya.

      Musykil Prabowo membawa geng mafia. Apalagi Connie bukan Confidante Prabowo. Tapi Confidante gerombolan penguasa alutsista era Wiranto, Ryamizad Ryacudu, dan Purnomo Yusgiantoro.

      Apa salahnya dengan PT TMI? Connie berpura tak paham. Politik adalah alat untuk mencari kekuasaan. Masak Prabowo berkuasa di Kemenhan mengangkat Connie? Yang dikejar anggota Inhantanas? Emohlah Prabowo.

      Motif Connie bukan untuk NKRI. Untuk perut Connie dan geng Intahanas. Yang melanggengkan pengadaan alutsista tanpa perencanaan: beli ketengan biasanya. Ngibulin Jokowi.

      Connie kesal. Prabowo membawa pulang banyak diaspora. Hasil didikan Habibie. Contoh. Kaharuddin Djenod dulu bekerja di Jepang. Di Shin-Kurushima Dockyard Co. Ltd., Chemical Tanker Shipyard terbesar di dunia. Kerja Kaharuddin pas: Ship Designer alias pendesain kapal, dan Optimatization System Developer, pengembang sistem optimasi kapal.

      Hapus
    2. Ada contoh kisah tragis pengadaan alutsista. Yang akhirnya Negara hanya membayar, tanpa hasil. Kacau.
      Ada slot orbit satelit 123 lepas kalau tidak diisi. Yang punya gawe Keminfo. Kemenhan diminta membuat kontrak, untuk peminjaman setelit sementara.

      Avianti CGP menaruh satelit sementara di orbit tersebut. Tapi anggaran tak ada. Gagal bayar. Padahal tahun 2016-2017 dianggarkan Rp1,3 triliun.

      Kemenhan kalah di pengadilan arbitrase London Courts of International Arbitration lawan Avanti Communications Group Plc. Terkait pemakaian satelit floater di slot orbit 123 BT. Kemenhan harus merogoh US$20,075 juta untuk membayar Avanti atas sewa satelit ARTEMIS-nya.

      Connie? Diam. Gilanya, ada kontrak pengadaan satelit melibatkan beberapa kontraktor, tak dibayar. Lalu dipindahkan, Bondan mengurusi adanya PT DNK milik Surya Witoelar, setelah deal, mereka tidak akan menuntut asal mau membayar US $3 juta dengan cicilan. Tak dibayar. Di Arbitrase, Kemenhan kalah juga. Bayar lagi.

      Connie juga diam. Ada hibah kapal terbang Hercules rongsokan dari Aussie. Kontrak menysaratkan ada rekondisi terhadap empat Hercules itu. Agar serviceable.

      Uang ada. Tiba-tiba SBY minta beli pesawat F-16, zaman Inhantanas. Ada 3 pesawat sudah selesai direkondisi, dikirim ke Indonesia. Australia meminta duit. Aturannya, jika minta duit lagi dilakukan pemeriksaan oleh BPKP. Ada temuan ongkos angkut pesawat sampai kelebihan 4 juta dollar Australia.

      Prabowo masuk. Prabowo meminta Kemenhan menghitung ulang, ternyata Australia mengerjakan pekerjaan yang melebih-lebihkan, sampai nilai 7 juta dollar Australia. Prabowo meminta pesawat itu dikembalikan ke Indonesia. Tak perlu membayar.

      Ketika Purnomo Yusgiantoro berkuasa, kegilaan tentang pengadaan alutsista terjadi. Demikian pula masa selanjutnya. Karena tidak ada yang berani melawan gerombolan seperti Inhantanas.

      Tak banyak yang paham. Jokowi yang sipil memahami kebutuhan Alutsista. Indonesia bagian dari pusat pusaran irisan geopolitik kepentingan Amerika Serikat dan China di Asia Pasifik. Laut China Selatan menjadi titik kepentingan berbagai bangsa.

      Connie suka ngawur. Dia nyebut YKPP yang sudah dibubarkan. Kini berganti menjadi Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP). PT TMI ini memang dibentuk oleh Prabowo untuk mengawasi proses pengadaan alutsista yang selama ini tidak menjadikan Indonesia mandiri, terus membeli, tidak pernah terjadi alih teknologi di bidang persenjataan.

      Prabowo mengumpulkan 20 tenaga ahli di berbagai bidang yang pernah dikirimkan oleh Habibie, untuk mengembangkan industri-industri strategis.

      Connie tak termasuk ahli sama sekali, hanya penyebar hoaks. Perhimpunan Inhantanas Connie isinya para pemegang kertas dari principle perusahaan luar negeri alias calo.

      Nilai Rp1,700 triliun untuk masa 40 tahun ke depan adalah uang kecil. Dan, cicilan itu dibayarkan hanya per US$ 5 miliar per tahun. Tidak ada penambahan anggaran APBN. Connie berteriak kesetanan? Ya karena priuk nasinya hilang dihajar visi Presiden Jokowi tentang pengadaan alutsista: ada alih teknologi. Calo seperti Connie dkk. Gigit jari. Paham sodare-sodare? (Penulis: Ninoy Karundeng).

      Sumber :

      https://free.facebook.com/story.php?story_fbid=203392351640205&id=101316338514474&_rdr

      Hapus
    3. Dengar tuh iskondor,pakde gk mau beli senjata ketengan,ompong,beli bekas dari gurun pasir,joint development KFX/IFX merugikan pihak Indonesia,beli pesawat dan kapal perang tak de radar dan misil seperti bapak besar pernah lakukan ndar

      Hapus
    4. secara penilaian pribadi, atas stateman2 yang keluar dari congornya si connie. saya sudah curiga bahwa dia adalah CALO.

      emak emak setan !!!

      Hapus
    5. Walau bu tukang roti itu calo tapi kalo dia nggak ngomong dana 124 - 125 miliar usd atau dikurskan jadi 1760 triliun rupiah maka kita nggak akan tahu.

      Karena dia ngomong maka kita jadi tahu.

      Duluuuu sekitar tahun 2015-2016 di JKGR ada bung Tukang Tipu yang bilang kalo dana MEF kita usd 81 miliar untuk pengadaan saja.

      Sekarang keluar info usd 79 miliar untuk pengadaan alpalhankam saja.

      79 dan 81 hanya selisih 2 angka saja. Bisa jadi selisih yang 2 miliar usd itu karena sudah dikurangi untuk alokasi sukhoi, iver dan beberapa helikopter ( 8 + 9 = 17 helikopter)

      Hapus
    6. Whoei bro bu conie itu perempuan tolonglah jaga sikap, ente2 semua kan lahir dari perempuan kan bukan di download

      Hapus
    7. @marnyoto

      Mulai dah mengalihkan jenis kelamin karena sudah terungkap siapa dia sebenarnya..

      Bro.. Calo tetap calo. Calo gak memandang fisik dan jenis kelamin..

      Hapus
    8. Terima kasih informasinya

      Hapus
    9. Yg nulis ttg bu connie itu berafiliasi sama Partai mana ya? Politik bgt yak... lg juga kpn kita bisa produksi sendiri f16, rudal exocet, hercules? Kan mmg hrs impor? Betul mmg ada kebocoran dana tapi cerita ttg bu conie ini politis bgt.. gue lebih percaya yg bermain adlh org2 politik.. dah ah cape

      Hapus
  14. Ada bocoran nggak soal type fremm yang diambil Indonesia ? Apa type general purpose, asw atau aaw ya?
    Tapi feeling saya kalau mogami juga jadi diambil untuk menggenapkan 16 fregatau berarti yang diambil varian aaw atau general purpose

    BalasHapus
    Balasan
    1. general purpose.
      untuk asw mau ambil frigat dari jepang (mogami)

      Hapus
    2. PKR Damen aja diteruskan kenapa sih.. kita ga punya duit segitu besarnya unt beli Fremm.. lg covid pula... mbok ya realistis lah..

      Hapus
  15. Defence has committed $6 billion to refit all six Collins Class submarines amid ongoing concerns over the FOC timeline for the future Attack Class fleet.

    -----------------------------

    duit segituw banyak mending buat beli kasel baruw yak bisa dapet 6 bijik baruw total,
    ato 8-10 bijik yg model type 214...duh aneh2 aja osi yak, terkadang 11-12 ama sodara tirinya untung osi kaya bneran, yg atunya gaya doank haha!🀭🀭🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho oh om Pal hehehe hehehe

      Hapus
    2. Males ribet urus sistem/software/link/training/maintenance baru lagi kalo beli KS jenis baru..

      Mereka mikirnya jauh & detail, emang dimareee..? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Betuls bgts bro... collins class dari dulu sangat bermasalah teknis krn rancangan awal berubah, mirip2 maharajalela... 6 milyar cuma buat upgred itu gila klo beli cangbogo aja bisa dpt 14 kasel BARU...

      Hapus
  16. Hebat ya Ibu Connie bisa bertemu dengan Menhan..
    Calo² alutsista cuk0ngnya China semua...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penjilat itu seperti itu menolak dan mengkritisi anggaran kemhan dan tau kalo dagangannya nga laku, coba peruntungan wkwkwkwkw


      Conny = sales, pengamat kok milih barang kw

      Hapus
  17. Janda yang dulu diincar Filipin...sekarang kita yang incar...masak kita pilih janda...yang gadis banyak.

    BalasHapus
  18. Si penjaga kantin bilang kalo kita ingin viper maka kita kudu korbankan F15.

    Tak usah korbankan F15 sebab F15 itu sudah jadi idaman saya dan idaman bapak berkumis yang dulu pernah duduk di kokpit si biru F15SG.

    Sebenarnya masih ada slot 28 unit pespur karena kita mau kejar akuisisi 100 pespur baru. Jadi kita bisa beli 28 viper tanpa mengorbankan rafale atau F15EX.

    BalasHapus
  19. Waktunya teken kontrak mau lagi susah kek mau lagi covid kek, mau sembako di pajak kek bodo amat yang penting 1,700 triliun lebih wajib buat ganti alutsista tua,

    BalasHapus
  20. Penjilat itu seperti itu menolak dan mengkritisi anggaran kemhan dan tau kalo dagangannya nga laku, coba peruntungan wkwkwkwkw


    Conny = sales, pengamat kok milih barang kw

    Ayok pak menhan jgn dengerin pengamat yg nyambi jadi sales wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  21. 3 cbg belum lunas tenang aja....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Zaman Bapak Besar dan Menhan Pak Pur yg tandatangan kontrak 3 CBG Batch I.. wkwkwkwkwkwkwk..

      Hapus
    2. Halo raja salman yg pro ASU palestina di gempur diem baek,yaman yg hidupnya udah susah di gempur habis, hati anda dimana salman

      Hapus
    3. Dengan Modal Pinjaman Luar Negeri, Mesir Resmi Beli 30 Unit (Lagi) Jet Tempur Rafale

      https://www.indomiliter.com/dengan-modal-pinjaman-luar-negeri-mesir-resmi-beli-30-unit-lagi-jet-tempur-rafale/

      Hapus
    4. Jgn bandingkan Mesir dg Indonesia, jelas beda

      Hapus
    5. Mesir makan-tido, makan-tido..transferan dari kanal Suez masuk teros...πŸ˜›

      Hapus
    6. Intinya sama-sama beli Rafale dari Pinjaman Luar Negeri kan bukan beli cash.. 😝πŸ€ͺπŸ˜œπŸ˜›

      Hapus
  22. Conny sedang melakukan petuntungan ke kantor kemhan wkwkwkwwk 1,700t di tolak di kritisi pake fitnah segala, dia tau dagangannya nga di lirik, skrng nyoba peruntungan dengan rasa tidak malu bu conny datang ke kantor kemhan wkwkwkwkw

    BalasHapus
  23. Bro, jd stlh info FREMM ini yg dipilih Kemenhan apakah berarti Iver gagal? Atau tetap dilanjut krn dananya diambil dari MEF2? Mhn info ,,,

    BalasHapus
  24. Lalu bgmn dg nasib Kapal Selam 209 type Chang Bogo tahap 2, apakah dilanjut atau seperti berita2 yg selama ini beredar kalo Kemenhan lbh memilih Scorpene?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nasibnya di tentukan nanti atau kapan kapan.
      Alasannya sederhana.
      Kpop ngajak kerjasama tapi berlagak seperti bos... πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. Wajar tho ?
      Ngajak = bos, kalo bos ga mau ya gak ngajak...😁

      LoL

      Naah, si bos ngajak itu karna mau morotin yang diajak...yang diajak kurang pinter siii..

      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  25. Ifx di anak tirikan wkwkwkwk sindiran keras buat korsel wkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Engga juga om..
      Tetap prioritas, cuma ngak digembor2 kan

      Hapus
  26. Kontrak cbg dan ifx untuk sementara di simpan dulu di lemari besi wkwkwkwkw ( barang kw) menhan lagi fokus ke barang yang memiliki efek deterjen....ayo pak menhan meloncat lebih tinggi pak

    Kixkixkixkix

    BalasHapus
  27. U214 dan scorpene, kok nga ada nama cbg


    Kixkixkixkixkix ( sadis )

    BalasHapus
  28. FREMM ...!?
    Woww... para beruk malon bisa langsung berak kapur melihat ini.

    BalasHapus
  29. Setelah rafale selanjutnya apa ya

    1.viper

    2.15

    3.s35

    4.jf17

    Kixkixkixkix

    BalasHapus
  30. Menhan Prabowo Bahas Perencanaan Alutsista dengan TNI

    JakartaGreater – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memimpin Rapat Brainstorming (curah pendapat) tentang Perencanaan Alutsista TNI AD dan TNI AU, pada Kamis 10-6-2021 di Kantor Kementerian Pertahana, Jakarta.


    Kegitan ini dilakukan setelah sebelumnya mengadakan kegiatan yang sama dengan TNI AL, yang ketiganya dilaksanakan secara terpisah, dirilis situs Kemhan RI, Jumat 11-6-2021.

    Brainstorming dengan TNI AD, pada Kamis 10-6-2021, dihadiri oleh para pejabat Mabes TNI AD sebagai pengguna, yakni: Asrena Kasad Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono dan Aslog Kasad Mayjen TNI Jani Iswanto, M.A.

    Sementara dalam Brainstorming bersama TNI AU di hari yang sama (Kamis 10-6-2021), dihadiri oleh Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo bersama Asrena Kasau Marsda TNI Andyawan Martono P., S.I.P., Aslog Kasau Marsda TNI Djamaluddin, M.Si (Han), dan Kadis Aeronautika TNI AU Marsma TNI Eddy Supriyono, S.E., M.M.

    Brainstorming Perencanaan Kebutuhan Alutsista ini dimaksudkan untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna dalam hal ini TNI dengan blueprint kebutuhan Alutsista jangka panjang yang disusun Kementerian Pertahanan.

    Kegiatan brainstorming dengan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU adalah kegiatan yang sering dilakukan oleh Kemhan bersama TNI dalam merencanakan Alpahankam.

    Menhan dalam kegiatan hari Kamis didampingi oleh Wamenhan M. Herindra, Sekjen Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M., Dirjen Renhan Mayjen TNI Dr. Budi Prijono, S.T., M.M., CfrA, dan Kabaranahan Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng.



    Sebelumnya, Menhan telah melaksanakan Rapat Brainstorming dengan TNI AL, yang juga membicarakan rencana kebutuhan Alutsista matra laut, yang dihadiri Arsena Kasal Laksda TNI Muhammad Ali, Aslog Kasal Laksda TNI Puguh Santoso dan Kadismatal Laksma TNI Budi Sulistyo.

    Link :

    https://jakartagreater.com/menhan-prabowo-bahas-perencanaan-alutsista-dengan-tni/

    BalasHapus
  31. Makanya bersih-bersih dulu di internal, sikat pihak yg hanya memikirkan perut mengorbankan kepentingan bangsa. Mogami dan Fremm ini adalah keputusan radikal atas narasi iver dan pkr105 yg dibangun selama ini. Ada pihak yg telah diketok perutnya

    BalasHapus
  32. Begitu juga rafale dan F15, menghantam narasi sukhoi. Kasel type 214 menghantam narasi cbg type 209. Para cukong sedang meriang.

    BalasHapus
  33. Perhatikan saja, semua proyek lama bisa dibilang bermasalah, kemungkinan akan renegoisasi memperbaiki kesalahan: kfx, tank harimau, cbg, pkr dsb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pembelian alutsista jamannya Pepo banyak juga yang bermasalah...negisiatornya tidak jago...



      Hapus