30 Maret 2018

Panglima TNI Berencana Beli Heli Angkut Kapasitas Besar

30 Maret 2018


TNI AD berencana membeli heli CH-47 Chinook (photo : Keith Newsome)

Jakarta, CNN Indonesia -- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku akan melakukan pengadaan helikopter angkut kapasitas besar yang bertujuan mendukung pasokan logistik bagi pasukan pengamanan perbatasan.

Hal itu dikatakannya saat berbicara tentang penguatan pengamanan perbatasan yang akan dimasukkan dalam Rencana Strategis (Renstra) TNI periode 2019-2024.

"Ke depan kita akan rencanakan untuk pengadaan pesawat Heli yang berkapasitas besar pada Renstra II TNI," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang didapatkan CNNIndonesia.com, Kamis (29/3).

Menurut Hadi, heli angkut yang saat ini dimiliki TNI masih berkapasitas kecil sehingga pengiriman logistik bagi pasukan satuan pengamanannya perbatasan (Pamtas) kurang maksimal.

Terkait penguatan pengamanan perbatasan, Panglima juga berencana memasukan isu itu ke dalam Renstra 2019-2024.

"Tentu semuanya akan dirangkum dan dimasukkan dalam Renstra," kata Hadi.


TNI AU belum mengoperasikan heli AW-101 yang sudah dimilikinya (photo : RMOL)

Hadi menuturkan sejumlah isu lain yang perlu diperhatikan dalam pengamanan perbatasan, yakni soal patok batas negara dan jalur-jalur tikus yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan.

Lebih lanjut, Hadi mengaku perlu ada kerjasama dengan kepolisian dalam rangka pengamanan perbatasan dan untuk itu akan ada pertukaran informasi antara TNI dan Polri, khususnya dalam rangka mencegah terjadinya penyelundupan.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilai kerjasama antara TNI dan Polri dalam pengamanan perbatasan diperlukan karena jumlah personil Polri di perbatasan jumlahnya terbatas.

"Dalam keadaan tangkap tangan, si pelanggar hukum misalnya teroris melalui lintas batas membawa senjata, siapapun boleh menangkapnya apalagi prajurit TNI yang sedang bertugas menjaga perbatasan," tutur Tito.

Sebelumnya, TNI AU saat dipimpin Marsekal Agus Supriatna pernah melakukan pengadaan helikopter angkut berkapasitas besar Augusta Westland (AW) 101.

Pengadaan itu menuai masalah karena diduga ada penggelembungan harga atau mark-up nilai proyek. KPK dan Propam TNI AU kemudian menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.

(CNN)

35 komentar:

  1. hebat pemerintahan sekarang.. setelah jalan perbatasan sepanjang 2000 km dibuat, menyusul jalur kereta api di kalimantan utara, sekarang giliran pengamannya yg dikuatkan.

    Kalau perlu sepanjang perbatasan dibuat pagar berduri setinggi 5-6 meter dan jalan inspeksi, agar beruk2 tak lagi seenak udelnya geser patok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bro supaya orang2 malasnya tuh tak selundupkan dadah dan teroris ke kalimantan

      Hapus
    2. Mau nyaingin konsep the great wall of trump nih? :)

      Ga usah sampai segitunyalah. Buat jalan sepanjang perbatasan juga udah cukup koq buat patroli sekaligus pemerataan perekonomian di perbatasan. Ekonomi maju, yakin nanti pemda pada hibah helikopter ke tni lagi. :D

      Hapus
  2. sudah ada team nego mi26 dan chinook

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah om diketuai om mahairi...kih kih kih

      Hapus
    2. Nanti chinok bakal dikasih tenggekan kalo malon yg beli. Tenggekan buat angkut sawit dan jemur seluar dalam askar malon

      Hapus
  3. org slalu bangga punya negara besar..tp selalu lupa,ketika konflik berlaku di sekitar,dunia akan memandang & menuntut peranan sesebuah negara besar utk mengembalikan kestabilan..cth peranan china -rusia(masalah program nuklear korea)

    hal yg serupa juga berlaku pada indonesia..ketika china dgn rakus mbuli negara2 asean,indonesia pasti trasa beban sbg negara besar satu2nya di asean...

    klu mlihat komen para Indonesian disini..untuk indonesia menaikkan budget pertahanan sehingga 100-200% umpama membalik telapak tangan..cukup mudah..asal pemerintah mau... setidaknya..reputasi indonesia sbg kuasa ekonomi terbesar asean(g20),populasi terbesar,ranking firepower tertinggi &
    juara umum lomba tembak dunia lebih 10 edisi...tidak di pandang sebelah mata oleh china..china skrg dgn berleluasa membuli negaraorg slalu bangga punya negara besar..tp selalu lupa,ketika konflik berlaku di sekitar,dunia akan memandang & menuntut peranan sesebuah negara besar utk mengembalikan kestabilan..cth peranan china -rusia(masalah program nuklear korea)

    hal yg serupa juga berlaku pada indonesia..ketika china dgn rakus mbuli negara2 asean,indonesia pasti trasa beban sbg negara besar satu2nya di asean...

    klu mlihat komen para Indonesian disini..untuk indonesia menaikkan budget pertahanan sehingga 100-200% umpama membalik telapak tangan..cukup mudah..asal pemerintah mau...paling tidak,untuk modernisasi drastik tni & membuat china fikir ulang bhw di asean ada negara besar...namanya INDONESIA...bkn spt skrg..china dgn leluasa mbuat onar seakan Indonesia tak ada...

    tapi ternyata..indonesia punya cara yg lebih genius..pemerintah indonesia melalui jokowi..dgn yakin diri mengajak australia utk join asean..sungguh diluar jangka..

    alasan...dgn ikutnya australia di asean..maka LCS akan lebih stabil..dan china akan berfikir ulang sebelum membuat onar di LCS...betul juga ya

    wow...tahniah Indonesia...anda benar2 pantas di label negara besar.....
























    omongnya doang...


    hahahahahahaha

    #manamauletakmuka

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada satu beruk kepanasan lihat indonesia selalu shoooopiing... shooopiing.. πŸ˜…πŸ˜…

      Tahniah Malasyaa hanya bisa bual iri, dengki di grup facebook.. karena jiran2nya selalu shopiing.. shooopiing.. haha..

      Hapus
    2. Merdeka dulu... Baru ngomong🀣🀣

      Hapus
    3. Lagi mabuk cukai judi ya om Wkwkwk

      Hapus
    4. hallooo bro AP, apa kabar bro....? lama tak nongol...
      ayo bro... komen yg banyak....😁😁😁

      Hapus
    5. AP Untuk menaikan anggaran pertahanan sampai 200% mudah saja kalau Malon dan China cari masalah serius pasti di approve DPR..Tapi nyatanya tanpa kenaikan anggaran 200% pun Indonesia tetap shoping terus..
      Yang aneh itu negara nya kemasukan kapal China sampai 80 km dari perairan Serawak sampai kepanasan.. tetap tak ada perkembangan bahkan menunggu sampai 20 tahun lagi.. wakikikikikik

      Hapus
    6. elooo bro AP@ jangan pulak lupa kata mutiara dari pada negeri ente. bersekutu tambah mutu. nah ape salahnya kalo bersekutu tak merugikan masing masing negeri. malah ade kemajuan yang didapat. beda lagi tuh kalo asean kena rugi sabab australia ikut. tak boleh di jadikan sekutu. juga indonesia tak satu commonwealth dengan australia. malaysia tuh adalah komonwealth dan lebih dekat sama australia.

      negeri besar tuh banyak kawan tak apelah.
      lagipula kan indonesia berani tegaskan natuna sebagai milik.indoneeia. ape yang kurang. tinggal malaysia je berani kah tidak menghalau nelayan tiongkok tu

      Hapus
    7. Jangan di tanggapi, Malaysia terlalu kecil dibanding Indonesia..

      Level mereka di bawah kita..

      Tentu saja sebagai negara yg besar kami tidak takut terhadap China di selatan, juga Australia dan USA di Utara..

      Lihat saja pengadaan alat2 perang kami kedepan, semakin banyak dan semakin canggih.

      Sejatinya sebagai negara besar kami juga harus punya senjata nuklir

      Cita-cita itu SDH di rintis oleh para tokoh besar pahlawan kami seperti Bung Karno dan yg pahlawan2 kami yg lain nya..

      Hapus
    8. Si Tua@ betul bro...berani tak malasnya tunjukkan maruahnya ke cina,berani tak malasnya bakar boat nelayan cina bila ceroboh dan curi ikan di beting ali Wkwkwk

      Hapus
    9. Karena itu Sukarno kemudian membentuk Dewan Tenaga Atom yang memberikan nasihat kepada Dewan Menteri berkenaan soal-soal politik yang berhubungan dengan perkembangan tenaga atom internasional dan Lembaga Tenaga Atom yang mengatur, melaksanakan, serta mengawasi penggunaan tenaga atom di Indonesia demi keselamatan dan kepentingan umum.

      Namun, perkembangan politik di kawasan Asia memaksa Indonesia untuk menyesuaikan diri. Perkembangan nuklir di RRC mencapai puncaknya ketika pemerintah Negeri Tirai Bambu itu berhasil melakukan tes percobaan bom nuklir atau bom atom pertamanya, pada 16 Oktober 1964.

      Selang waktu satu bulan sejak tes uji coba nuklir yang dilakukan RRC, Kepala Gudang Senjata Angkatan Darat Indonesia Jenderal Hartono mengatakan kepada Kantor Berita Antara bahwa Indonesia akan memiliki bom nuklir pada 1965 dan dapat melakukan uji coba pada tahun tersebut.

      Sejak 1964, Indonesia sudah mempunyai reaktor nuklir di Bandung, Jawa Barat. Pada 16 November 1964, para ilmuwan pribumi yang dipimpin Ir Djali Ahimsa sukses menuntaskan criticality-experiment terhadap reaktor nuklir pertama yaitu Triga Mark II.

      Senjata nuklir (jejaktapak.com)

      Selanjutnya, pada 20 Februari 1965, reaktor nuklir pertama milik Indonesia dengan daya 250 KW diresmikan Presiden Sukarno. Reaktor ini kemudian digunakan untuk keperluan pelatihan, riset, dan produksi radio isotop.

      Lalu pada 24 Juli 1965, Sukarno berpidato pada Kongres Muhammadiyah di Bandung. Dia dengan tegas menyatakan bahwa Indonesia dalam waktu dekat akan memiliki senjata nuklir. Ini memperlihatkan berubahnya orientasi Sukarno terhadap energi nuklir sebagaimana yang dia ucapkan pada 1958.

      Menteri Luar Negeri Indonesia Subandrio kemudian membuat pernyataan pada 25 Agustus 1965: "Indonesia sudah memiliki persetujuan dengan dunia internasional mengenai penggunaan senjata nuklir, tetapi situasi dunia telah berkembang secara cepat dan hal tersebut dapat mengubah pandangan pemerintah Indonesia dalam mengambil keputusan".

      Dia melanjutkan, "Pemerintah Indonesia tidak dapat melakukan toleransi lebih lanjut mengenai kebijakan negara lain yang menggunakan senjata nuklir untuk mengancam negara-negara yang tidak memiliki senjata nuklir. Oleh karena itu, Indonesia harus memiliki senjata nuklir

      Hapus
    10. Wow... Hes barking based on copy paste.. Lol

      Hapus
    11. Eeeeee om AP melipir dimari... Australia ya sekarang om, tenang...

      Tanpa australia ikut asean pun indonesia dalam ARF, kayanya 2nd track diplomacy kita sampai saat ini cukup koq buat menahan agresi china... 😁😁😁

      Hapus
    12. Banyakin doa aja dah biar ga beneran perang, kenapa?

      Peran ane dalam soal ini bisanya gitu... :p

      Ga lucu banget kalo JDAM tau-tau jatoh depan rumah ane... :p

      Hapus
  4. Malaysie tak perlu beli helly barulah, dah ade Nuri lgi canggih dri chinook..
    Lagipon Nuri mampu terbang 100thn lgi.. xixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow,menggerunkan nuri tuh Wkwkwk

      Hapus
    2. 100 tahun lagi nuri dijangka mampu terbang ke bulan... wkwkwk..

      Hapus
    3. bisa sahaja asal helikopter ada tenggekan. nah ada apa gak tenggekan di nuri πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
  5. Nuri akan dikawin silang dengan md530g lalu bertelor menetaskan apaace gen 6. kehkehkeh. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. kemungkinan sukses asal jangan lupa.pasang tenggekan yang banyak πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. kemungkinan sukses asal jangan lupa.pasang tenggekan yang banyak πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Tenggekan banyak kan tinggal dipanjangin anu nya kan oom...
      kehkehkeh...

      Hapus
    4. kepanjangan banyak senjata boleh di bawa. itu mirip jemuran πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
    5. kepanjangan banyak senjata boleh di bawa. itu mirip jemuran πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
    6. Anjrit kawin silang nuri wkwkwkwk

      Hapus
  6. kalo tni au, uda pasti gak bisa kelain hati , jatuh cinta berat ama AWEWE101 lah haha!😍😍😍

    kalo tni ad, slogan no more ruski mungkin dipertimbangken lagi, soalnye beda pucuk pimpinan pst beda selera bukan haha!πŸ‘πŸ‘πŸ‘
    yg pasti dari trio abc, yg a uda kita cicil, tinggal b & c, pelan2 kesampaian..dikit dulu ajah yg penting punyah yaa gak haha!πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

    hepi shoping sopingg, 3 MATRA tempur se ASEAN: Vietnam, Myanmar, Singapur, Indonesia, Thailand dan Filipina, Xlalu shoping bersama okeh oceh πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ

    BalasHapus
    Balasan
    1. oiye babeh disebut2 tuch om smili haha! kangen yetskianπŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹

      Hapus
  7. Bkn ny chinook ini udh satu paket yaa sama pembelian ny sama helu apache ??? Apa saya yg salah informasi

    BalasHapus