30 Maret 2018

Pesawat Tempur Generasi 4,5 Gantikan Skadron 12

30 Maret 2018


Kandidat pesawat tempur pengganti Hawk 100/200 adalah IF-X/KF-X (medium), F/A-50 (ringan) (photo : Jane's)

Pekanbaru (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Yuyu Sutisna menyatakan, pesawat tempur Hawk "Black Panther" 100/200 yang memperkuat Skuadron Udara 12 Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin akan diganti dengan generasi 4,5.

"Ke depan Hawk 100/200 akan diganti dengan yang baru. Generasi 4,5, itu akan dimasukkan ke Renstra (rencana strategis) IV, tahun 2020," kata Marsekal Yuyu kepada Antara dalam kunjungan kerjanya ke Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Kamis (29/3/2018).


Pesawat generasi 4,5 memiliki kelebihan pada mesin yang dapat beroperasi dalam jangka panjang serta kemampuan pesawat dalam mengangkat beban seperti senjata dan bahan bakar dalam jarak jauh. Karena itu, dianggap cocok untuk Indonesia yang memiliki wilayah luas.

Marsekal Yuyu menuturkan, dipilihnya pesawat tempur generasi 4,5 dianggap tepat untuk menggantikan Hawk 100/200 yang telah beroperasi sejak 1994-1995 silam.

"Pesawat Hawk sudah beroperasi dari tahun 1994-1995. Sehingga sampai 2020 usianya sudah 25 tahunan. Sehingga harus dilakukan peremajaan dan diganti pesawat tempur 4,5," ujarnya.

Meski nantinya bakal diganti dengan pesawat generasi 4,5, Yuyu mengatakan, nama Skuadron 12 tidak akan diganti.

Lebih jauh, selain peremajaan pesawat Hawk 100/200, Lanud Roesmin Nurjadi yang juga diperkuat dengan Skuadron Udara 16 dengan berisikan F-16 Block A/B akan tetap dipertahankan.

Hanya saja, dia menuturkan, F-16 yang ada saat ini secara bertahap akan diganti dengan F-16 "fighting falcon" Block 52ID yang saat ini berada di Lanud Iswahyudi, Madiun.

"Untuk F-16 masih tetap. Kita sudah miliki tipe lama A/B. Kemarin kita kedatangan 24 F-16 tipe C/D dan akan diganti secara bertahap," ujarnya.

Lanud Roesmin Nurjadin merupakan satu-satunya pangkalan militer tipe A di Sumatra yang dilengkapi dua skuadron pesawat tempur TNI AU, yaitu Skuadron Udara 12 yang bermaterikan Hawk 100/200 buatan British Aerospace, dan Skuadron Udara 16 yang bermaterikan F-16 Fighting Falcon Block 52ID.

Selain Skuadron Udara 16, masih ada "saudara tua" mereka yang juga bermaterikan F-16A/B, yaitu Skuadron Udara 3 yang berpangkalan di Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi.

Ke-12 unit F-16A/B di Skuadron Udara 3 itu dibeli baru sama sekali sehingga Indonesia termasuk negara pertama ASEAN operator pesawat tempur itu, setelah Singapura dan Thailand.

(Antara)

55 komentar:

  1. 2 tahun lagi ya.. bukan 22 tahun lagi AKAN nya.. haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2020...pas banget,PTM gen6 si malangsial prototypenya jg siap taun 2020 murah lg

      Hapus
    2. Inga...Inga ....tdk tunggu masa 20 thn lg ya hahaha

      Hapus
  2. Kejar target MEF 1 dan 2 ya..

    Kandidatnya:
    1. Viper
    2. ....
    3. ....
    4. ....

    Silahkan isi list nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pilihannya Mas Super, akan diisi Viper V-2 series aka viper via vallens....

      Hapus
    2. 2.su 35
      3.typhoon
      4.mig 35

      Hapus
    3. No 4 PTM halimun generasi 6 ya

      Hapus
    4. Insyaallah pakkk. Doa doakan cita2 kami utk membangunkan pesawat pejuang di asean..

      Hapus
    5. No 4 PTM halimunan gen 6 lawak sangat πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†wkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
    6. Dein@ oke Oce,tak tunggu di thn 3100 yo Wkwkwk

      Hapus
    7. 3 viper + 1 typhoon trance 1 wakikikikikik

      Hapus
    8. Ptm gen 6 halimun macam mukanya rosmah

      Hapus
  3. jika 3 skuadron F-16 viper.. kalau 1 skuadron viper ditaruh di Pekanbaru, 2 skuadron sisa ditaruh di skuadron baru di Kupang dan Biak.

    Sedangkan Hawk di Pekanbaru geser ke Ambon membuat skuadron baru. Atau skuadron Hawk Pontianak juga diganti dengan F-16 Viper untuk mengawasi natuna dan tetangga kesayangan.

    BalasHapus
  4. nah loh 2020, KFX/IFX gmana kabarnya..harus 4,5 ya ? plan B nya apa aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Plan B gak ada sebab gak cukup dana Itu saya baca dari media indonesia, bagi pendapat saya gak perlu stealth, cuma indonesia harus pintar beli radar mampu melihat stealth, saya Tak lihat indonesia mampu tak beli radar anti stealth dipasang pada pesawat, tni selalu bilang kekurang dana kalau mahu beli senjata hanya mahu yg murah dan ada discon ,

      Saya penah terdengar pesawat 4.5 bakal dibekalkan radar anti stealth Mampu melihat segala pesawat stealth ia masih pembanguna atau tak, Saya penah terbaca china dan pakistan mahu banggunkan radar anti stealth pada pesawat jf17 itu perkara yg menarik akan mencabar pesawat stealth itu

      Hapus
    3. Om, pikir pake otak yaa.. kalo ga punya dana. Kok kami mau beli pesawat? Puluhan pesawat lagi..

      Makanya kalo ga tau, banyak baca yaa.. biar keliatan sedikit pinter.

      Lagi pula ini kan urusan Indonesia, mau lanjut atau terus program KFX/IFX

      Yang pasti kami sudah mengirim puluhan tenaga ahli di program KFX/IFX dan sebagian fasilitas sudah di bangun di PT. DI untuk menunjang program Tersebut.

      Ini memang kami butuh kok di luar KFX/IFX untuk segera akusisi pesawat tempur untuk mengisi skuadron yang ada dan Kohadunas

      Jadi target Mef 1 dan 2 bisa dipenuhi sesuai amanat Undang undang kami..

      Now, lebih baik jadi pembaca yg baik, dari pada jadi komentar tapi ngawur

      Hapus
    4. Sorry typo, maksudnya Kohanudnas

      Hapus
    5. BTW tambahan 60 pesawat udah di Approved sama DPR kan ya wakikikikikik

      Hapus
    6. Bro@mahataik plan B rencananya tuh mau akuisisi PTM gen6 kan murah meriah..

      Hapus
    7. Mahairi@ bercermin diri pakcik,yg gk ada dana malasnya Wkwkwk...nak ganti Mig29pun malasnya tak de wang,nak beli sparepart sukhoipun malasnya jg tak de wang,nak ganti nuri pun tak de wang,nak beli jet pejuang baru pun malasnya tak de wang Wkwkwk....teruk sangat malasnya ini Wkwkwk

      Hapus
    8. @MR jgnkan ganti MIG 29 bro...ganti F 5 yg pencen ja tak terbeli...

      Hapus
  5. #Setelah pesawat generasi 4,5.. kini giliran heli angkut berat. List2 belanja yg kemarin digosipkan mulai menampakkan satu-persatu.. haha.

    https://lancerdefense.wordpress.com/2018/03/30/panglima-tni-akan-beli-heli-angkut-kapasitas-besar/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow,ini bkn AKAN ya hihi

      Hapus
    2. Selagi belum pasti.. itu dikira AKAN.... πŸ˜†

      Hapus
    3. AKAN Indonesia itu biasa nya terpenuhiπŸ˜‰πŸ‘ AKAN versi Malon sampai berpuluh tahun tetap ngga jelas..😝😝😝😝

      Hapus
    4. Dein@ AKAN versi indonesia 2 atau 3 tahun lg pasti terwujud,kl AKAN versi malasnya tunggu masa 20 tahun lg Wkwkwk

      Hapus
  6. Setahu saya 3 skuadron viper itu untuk isi skuadron di morotai ,biak & kupang , kalo ganti hawk itu fa 50 kan hawk masuk light fighter , ingat kan pernah ada info tni AU berencana akuisisi 2 skuadron f 15 se di mef III, sebanyak 2 skuadron yg di tempatkan di natuna, mungkin kasusy mirip akuisisi su 35 untuk ganti f 5 t

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengadaan Air Superiority tambahan (F-15 atau Thypoon) setelah MEF III selesai. Untuk program MEF III lebih fokus ke 3 skuadron workhorse, pesawat herkules tipe J, Tanker MRTT,dan radar.

      Hapus
    2. Kata KASAU pengganti hawk adalah jet pejuang gen 4,5 mas

      Hapus
  7. Ehem.

    Itu khan Viper mau dibeli 48 unit.

    48 unit itu bisa dibagi 3 skuadron masing2 ada 16 unit di Manado, Kupang dan Biak. (16 x 3 = 48)

    Atau 48 unit itu dibikin 4 skuadron, masing2 ada 12 unit di Manado, Kupang, Biak dan pengganti hawk di skuadron 12.
    (12 x 4 = 48)

    Tetapi menurut desas desus yang dihembus oleh Suwandaru, nanti ada pembelian 60 unit pespur di mana ada JF17 juga di situ. Semoga aja yang versi 3. Jadi 48 unit Viper + 12 unit JF 17 = 60 unit pespur.

    Sedang skuadron 1 saya berharap bakal diisi gripen 24 - 28 unit untuk buru sergap milik kohanudnas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. busyeeeett.. JF Sulfur mending jngan baaangg.. kasihan pilot kita, mending FA-50 Korsel. semakin banyak jenis pesawat semakin pening kepala buat maintenance.

      Hapus
    2. daripada jf17 mening j10b kl memang harus beli dr tirai bambu

      Hapus
    3. JF itu hanya tebakan.
      Tenang, bukan JF kok..

      Hwihihi.... :D

      Hapus
    4. Maintenance nightmare bro....😁

      Hapus
    5. 1. Iver
      2. Viper
      3. Sukhoi Killer

      ....ada lagi yg lebih baek dari ini?

      Hapus
  8. yang komentar di atas ini pada sok tau, seolah² jadi penasehat militer yg ikut merancang renstra.....✌
    wkwkwkwk..... 😝😝

    BalasHapus
  9. Seperti Korsel, selain bangun KFX/IFX mereka tetap beli kok pesawat tempur lain nya, seperti F35

    Begitu juga dng Indonesia, beli juga SU35 dan NEXT puluhan unit lain nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg jelas makin banyak tipe, makin rame, makin show room...

      Semua senang laah pokoke..

      Hwihihi... asiiik..

      :D

      Hapus
  10. Sy berharap su 34 1 sk. Viper 1sk. + su 35

    BalasHapus
  11. pespur 4,5 ini + ada brp yah? kalo su35 kan 4 ++ haha!😊😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin sama om palu.. cuma beda kelas saja. Kalau SU-35jadi tukang gebuknya karena badan gede tenaga gede.. haha..

      Hapus
    2. Pengganti hawk di riau nantinya jet pejuang gen 4,5 om

      Hapus
    3. kelas berat masuk indonesia bagian barat, sudah waktunya. skalian ska aktifin ska di palembang jg donk yak, kan masi ada macan terbang disana haha!😊😊😊

      Hapus
  12. Daripada gen 4,5 mendingan langsung aja naik kelas ke gen6

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh,boleh nanti kita lapor sama Tun Najib ya hahaha

      Hapus
    2. Harap indon mampu la bayar kos share tu dgn korea..

      Hapus
    3. Harap Malon ganti mig besi buruk nya dan beli sparepart sukhoi nyaπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

      Hapus
    4. Dein@ dah di bayar,jd sekarang korea tak ribut lg Wkwkwk

      Hapus
  13. mig 35 juga ditawarkan harga miring

    BalasHapus
  14. harapan ane sih MIG35 penggantian Hawk...
    jd penambahan scud + penggantian Hawk + penambahan full scud SU35.

    -F16 V 48 Units ( penambahan baru )
    -MIG35 16 Units ( penggantian Hawk )
    -SU35 5 Units ( Penambahan )

    Hawk scud 12 d lebur k scud Hawk yg lain. penggantian scud 12 MIG35. Mantab kan..

    Mantab Jaya..

    BalasHapus
  15. Kalo itu semua bisa tercapai..
    -F16 A/B/C/D + Viper = 33 + 48 = 81 Units
    -T50i Golden Eagle = 15
    -SU 35/30/27 = 16 + 5 + 11 = 32 Units
    -Hawk Series = 30 Units
    -MiG35 = 16 Units
    -Super Tucano = 15 Units

    Yakin dah si Malay melongo. Gk bakalan claim lg..

    BalasHapus
  16. Pespur malasiya
    -SU30 = 18 Units ( Aktif tp Sucad tak ada )
    -MIG29 = ( Pensiun )
    -F18 Hornet = 8 Units
    -Hawk Series = 16 Units

    SU30 18 + F18 8 + Hawk 16 = 42 Units

    🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ptm 6 kok gak masuk ?? Malaon bikin ptm 6 200 unit 2018...mimpi basah keles

      Hapus