28 Maret 2018

Yonarmed 11/76 Kostrad - Magelang, akan Beralih ke Howitzer 105/LG1

28 Maret 2018


Howitzer LG1/105mm Korps Marinir (photo : vidio)

Kunjungan Danpussenarmed di Yonarmed 11 Kostrad

(Penkostrad. Selasa 27 Maret 2018). Danpussenarmed Kodiklatad Brigjen TNI Dwi Jati Utomo, S.IP., M.Tr. (Han) mengunjungi Mako Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad di Magelang dalam rangka Asistensi dan Inspeksi Danpussenarmed Kodiklatad beserta rombongan, Senin (26/03).

Pada kunjungan kerja tersebut Danpussenarmed beserta istri didampingi oleh Dirbindok Pussenarmed Kolonel Arm Joko Tri beserta istri, Dirbindik Pussenarmed Kolonel Arm Ari Estefanus, Sos., M.Sc. beserta istri, Dirbinlitbang Pussenarmed Kolonel Arm Saripuddin, S.sos., M.Si. beserta istri dan Danmenarmed 1/PY/2 Kostrad Letkol Arm Rama Hendarto Budhiyanto beserta istri.

Di Mako Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad, rombongan Danpussenarmed disambut oleh Komandan Batalyon Armed 11/76/GG/1/2  Kostrad Mayor Arm Siswo Budiarto, S.I.P., M.M. beserta seluruh jajaran Perwira dan dilanjutkan foto bersama di depan Relief Mako Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad.

Dalam kunjungan tersebut, Danpussenarmed berkesempatan memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad. Dalam arahannya Danpussenarmed menyampaikan, bahwa insan prajurit Armed harus senantiasa memiliki mental dan kepribadian yang baik, memahami dan menguasai pengetahuan kecabangan Armed dengan baik.

Selain itu Brigadir Jenderal TNI Dwi Jati Utomo, S.IP., M.Tr. (Han) menyampaikan, dengan berkembangnya zaman yang modern akan direncanakan pergantian Alutsista yang lama yaitu Meriam 76 MM/Gunung dengan yang baru Meriam 105/LG1 buatan Meksiko dengan jarak capai sekitar 10 Km, yang nantinya untuk memback up satuan Batalyon Para Raider.

Danpussenarmed mengungkapkan, mengingat persenjataan Armed semakin canggih dan modern, maka perlu diadakan revisi pembinaan fungsi Armed ke depannya dengan cara meningkatkan ilmu pengetahuan, meningkatkan kualitas SDM dan tetap memiliki ketangguhan diri.

Usai memberikan pengarahan, Danpussenarmed beserta rombongan berkesempatan meninjau pangkalan dan Alutsista yaitu Meriam 76/Gunung buatan Yugoslavia serta peninjauan lahan “Ketahanan Pangan” tanaman Edamame (Kedelai Jepang) satuan Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad di Dsn. Sanggrahan Ds. Kebonagung Kec. Bandongan Kab. Magelang.

(Kostrad)

39 komentar:

  1. Meriam 105mm/LG1 itu bknnya buatan prancis ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kayane Prancis...
      Baru tahu juga kalau itu buatan Mexico

      Infonya Singapore udah jual semua howitzer 105mm nya ke Thailand.. skrg "naik kelas" pake 155mm...

      Hapus
    2. Jelas Perancis, entah ngapain tuh sebut Mexico.. :D

      Hapus
    3. Adminnya ngantuk gan...tu mosok jaraknya cm 10 km...
      😬😬😬😬😬

      Hapus
    4. Voltus@ admin copy paste artikel ini dari lapak sebelah bro

      Hapus
    5. Kok g d edit dolo seh min...😨

      Hapus
    6. Mat lampir kenapa beli buatan Mexico ix ix ix Nampak sangat media indonesia cuba bodohkan warga sendiri ok
      Mesti beli bekas punya ini Howitzer LG1/105mm dari mexico..
      Howitzer LG1/105mm buatan perancis bukanya mexico

      Macam ini media indonesia menperbodohkan warganya sendiri ok

      Hapus
    7. Link Sumber asli nya mencantumkan LG1 buatan Perancis Malon bebal.. makanya kalo baca apapun tengok sumber aslinya mahatai otak 1cc kapan ko bisa pintar sikit wakikikikikik

      Hapus
    8. Mahairi@ ada tak ko baca weapon bekas,cakap sembang sahaje kerja ko

      Hapus
    9. Mak rempit.. tu lah bodoh nya mahatai.. Padahal Tentara Meksiko sendiri ngga punya dan ngga pakai LG 1 wakikikikikik

      Hapus
    10. mimin lucu dech antara tulisan sumber bisa beda haha!😀😀😀

      "Selain itu Brigadir Jenderal TNI Dwi Jati Utomo, S.IP., M.Tr. (Han) menyampaikan, dengan berkembangnya zaman yang modern akan direncanakan pergantian Alutsista yang lama yaitu Meriam 76 MM/Gunung dengan yang baru Meriam 105/LG1 buatan Perancis dengan jarak capai sekitar 12 – 17 Km, yang nantinya untuk memback up satuan Batalyon Para Raider"

      http://kostrad.mil.id/post_kegiatan/kunjungan-danpussenarmed-di-yonarmed-11-kostrad/

      Hapus
  2. # Pawai puluhan kapal kombatan China di LCS.. busyeeeettt.. kek pawai 17-an.

    https://lancerdefense.wordpress.com/2018/03/27/citra-satelit-ungkap-latihan-militer-china-di-lcs/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gilak hahahahaha

      Lebih tuh 40 kapal sih... ck ck ck
      Sadis yaa...? Kayane berat kalau mau konfrontasi laut dengan China sekarang kecuali kalau dibantuin US.

      Mana infonya lagi bangun kapal induk ke tiga pulak ? alaamaaakk... attuutt

      Hapus
    2. memang berat bung walaupun kekuatan seluruh ASEAN digabung. Bayangkan menurut situs Global Fire power jumlah kapal kombatan china, Destroyer 35 unit, Fregat 51 unit, Corvet 35 unit, kapal selam 68. Blm lagi kapal patroli setara KCR yg jumlahnya 200-an unit.. ckckck.. sadiiiss..

      Hapus
    3. Kayaknya china tuh mau mencaplok sabah bro dgn armada sebanyak itu haha...www.freemalaysiatoday.com/category/nation/2014-02-03/malaysia navy caught napping

      Hapus
    4. Yup, Philipina aja sekarang dah melunak terhadap China... sambil sekalian belanja alutsista disana sekaligus berharap China menepati komitment nya (special bilateral agreement) untuk tidak menambah pulau artifisial sbg "bumper" pertahanan di laut Philipina Barat yg dijanjikan China untuk berhenti reklamasi di era Durterte.

      http://globalnation.inquirer.net/163567/palace-hoping-china-will-honor-word-not-build-new-islands-disputed-sea

      Kayaknya negara2 Asean lebih banyak yg pakai diplomasi "Soft" dgn mau bekerjasama dgn China, Mengambil Loan China, Mempersilahkan China investasi besar2an di negaranya, membeli alutsista China dll... kecuali Vietnam... masih yg paling sangar di kawasan dalam menghadapi agresi China..hehehehhee

      Hapus
    5. Superstar@ cina jgn dipercaya,siapa yg gk tergoda dgn kandungan minyak dan gas di LCS

      Hapus
    6. Philippines cem tuh dgn cina kerana philippines sedar kl philippines dalam keadaan lemah sekarang,kl malaysia tuh musang berbulu domba dan banci kaleng bermuka 2,cambodia tuh dah dibeli cina,thailand sepertinya condong ke cina kerana factor terusan kra yg dibantu cina dalam finansial,kl singapore musang berbulu domba bermuka 2,kl brunei anti cina tp dia tetap kalem,kalo timor leste tuh dah dibeli cina,myanmar lebih condong ke cina,nah kl indonesia dan vietnam adalah negara pejuang dan sangar yang melawan bila cina macam2

      Hapus
    7. Betul bro @ Rempit..

      Makanya US berharap ASEAN yg jadi "bumper" pertama in case war raised.
      US juga mulai terbuka dalam penjualan senjatanya sejak isu China berhasil "menguasai" beberapa negara ASEAN dgn taktik loan and cheaper price tadi.

      Mungkin sudah skenario dunia, negara makin besar cenderung makin memaksakan kehendak kayak US gitu lah ?.... :-)

      Hapus
    8. dengan kekuatan sebanyak itu.. china bisa berperang di 3 front sekaligus. Atau bahkan 4 front karena diutara sudah ada Rusia dan Korut yg siap membantu jika pecah perang. Yg satu front khusus untuk menyerang daratan Amerika serikat dari selatan dan utara pasifik. Namun China akan tetap menunggu sampai mereka memiliki armada kapal induk yg signifikan.

      Semoga petinggi2 militer kita melihat berita2 seperti ini agar lebih dipercepat pengadaan kapal2 kombatan bertonase besar.

      Hapus
    9. Setelah Srilanka.. next target Bangladesh

      https://economictimes.indiatimes.com/news/politics-and-nation/chinese-loans-may-put-bangladesh-in-debt-trap/articleshow/59185012.cms

      Kalau melihat hutang Indonesia ke China yg cuma sepersepuluhnya Hutang Indonesia ke Jepang, rasanya jangan sampai lah nasibnya kayak Srilanka.

      Jepang itu bakalan kayak China gak sih pake acara klaim2an segala ?
      Hihihihihihi

      Hapus
    10. jepang lebih aluuss... xixi.. kalau jepang ditagih rentenir utang, tinggal bilang noh duitku tak tabung di Indonesia. Minta ke indonesia sono geh..!! hahaa..

      Hapus
    11. ahh pamer doank cem karnaval haha!
      LCS kompleketit, ajang gertak sambil dagang haha!😅😅😅

      Hapus
  3. cina sudah kuasai spratley....jadi kalau dia menuntut zona economi laut....zee....sabah sarawak total gak punya laut lagi...bahkan pantaipun sudah masuk wilayah cina

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semenanjung mendadak mengalami peningkatan populasi menjadi 30jt jiwa

      Hapus
    2. nga ada kaitan sama judul nya.....jgn selalu off track bila bicara..

      Hapus
    3. Selalu betul kat sini komen tak berpelajar, macam nak ambik sebuah wilayah tu macam ambik gula2 je kat budak tadika,tolongla berakal sikit

      Hapus
  4. penasaran jadi ambil berapa LG1-mk.3 nya, sempat terdengar mo ambil untuk 3 batt, jadi 18 x 3=54 biji blom lagi nambah Caesar 18 biji yg udah dikonfirm.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Denger2 sih marinir jg nak beli 1 batalion LG1 Mk-3 bro

      Hapus
    2. iya, pernah dengar juga. sampai saat ini marinir dah punya yg versi mk.2 20 biji

      Hapus
    3. Tambahan Caesar udah fix Untuk LG1 MK 3 Semua Udah masuk anggaran tahun 2018 itu.. makin mantap lah Fire power kita kah kah kah

      Hapus
  5. di MEF ini, Korps Kavaleri bener2 mendapat upgrade yg luar biasa. 2+1 batt Caesar 155, 2+1 batt MLRS Astros, 18 KH179, 54 KH178 + LG1 mk.3=???
    Melebihi korps lainnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Korps kavaleri marinir TNI-AL jg tak kalah bro

      Hapus
    2. Setahu saya itu itu arteleri Medan angkatan darat Yang Kendali alusita dipegang sama kostrad

      Hapus
    3. Setahu saya itu itu arteleri Medan angkatan darat Yang Kendali alusita dipegang sama kostrad

      Hapus
    4. Jangan lupa juga ada tambahan SPG M109A4 155mm 18 unit.. kih kih kih

      Hapus
  6. iya SPG nya kelupaan, ingatnya SPG yg pake rok ketat diatas lutut :)

    BalasHapus