23 Februari 2018

Indonesian Navy to Receive Four ScanEagle UAVs in 2018

23 Februari 2018

The Indonesian Navy will receive four ScanEagle UAVs in mid-2018. Equipment is provided under a grant from the US government, which seeks to build maritime surveillance capabilities of Southeast Asian countries (photo : Strategy Page)

The Indonesian Navy (Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut: TNI-AL) is currently anticipating the delivery of four Insitu ScanEagle surveillance unmanned aerial vehicles (UAVs) from the US government, a source from the service’s headquarters told Jane’s on 23 February.

The UAV system and its associated equipment and launchers are provided under a grant by the US government under a capacity building programme for Southeast Asian navies known as the Maritime Security Initiative (MSI).

The MSI was first announced by then US secretary of defense Ashton Carter at the 2015 iteration of the Shangri-La Dialogue in Singapore. The initiative seeks to improve maritime capabilities of partner countries in the region, namely Malaysia, Indonesia, the Philippines, and Vietnam.

Specifically, for Indonesia, the MSI seeks to improve the country’s maritime patrol capabilities, ISR integration, and equipment maintenance capacity. The aim is to ensure that Indonesia has the capacity to adequately safeguard its maritime territories and economic resources, and contribute to regional security and stability, according to a note on the programme from the US government’s website.

Besides the TNI-AL, other Indonesian beneficiaries of the MSI programme include the country’s coastguard, which will receive assistance in organisational development and technical skill training from the US government.

The ScanEagle UAV can be equipped with a range of payload types including electro-optical imagers, long-wave infrared sensors, and X-band radars. Information on the type of sensors that will come along with the Indonesian UAVs is currently not available.

(Jane's)

120 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. baru lagi aseeekkkk aseekkk
      Four ScanEagle UAV, tiba2 masuk gak bilang2. tni al boleee haha!ğŸ˜ŽğŸ˜ŽğŸ˜Ž

      salam shopping soping 3 MATRA tempur se ASEAN: Vietnam, Myanmar, Singapur, Indonesia, Filipina dan Thailand, Xlalu shoping bersama okeh oceh 👌👌👌

      Hapus
    2. Shoping...shoping terus...Indo shoping..ping..ping...ping...ping....ping...jangan ada yang iri...ri...ri....Ri..Ri....Ri.....

      Hapus
    3. "..Equipment is provided under a grant from the US government.."

      "GRANT..?" :D

      Hapus
    4. Pantes ga ada nilai akuisisinya...

      Hwihihihi.... :D

      Hapus
    5. Kijang Grant Extra 😅😅😅😅😅

      Hapus
    6. Grant Max..
      El Grant..
      Grant Vitara..
      Civic Grant..
      Astrea Grant..

      Grant dong => paling serem tuh mas...

      Hweikikikik... :D

      Hapus
    7. @PS kerana pemahaman anda yang lebih baik AS memberikan UAV ini kerana Amerika apa yang akan mengawal ini untuk masa min untuk pengguna kali pertama.Mereka tidak menjualnya secara langsung walaupun kepada negara-negara kaya untuk tujuan paten.Satu-satunya soalan di sini adalah bagaimana Indons menggunakannya?faham?

      Hapus
    8. Malon melarat takde wang hutang banyak 67peratus.
      kehkehkeh...

      Hapus
    9. Persoalannya malon gak punya kemampuan dan takdeh wang...liatin tetangga pada shoping ya lon...cucian deh malon

      Hapus
    10. grant = hibah

      TNI AL Akan Operasikan Drone ScanEagle Hibah AS

      Sabtu, 24-02-2018
      TSM-Jane’s (23/2) memberitakan bahwa hasil kunjungan Menteri Pertahanan AS James ‘Mad Dog’ Mattis ke Indonesia nampaknya mulai berdampak positif. AS mengumumkan bahwa mereka akan menghibahkan empat unit UAV (Unmanned Aerial Vehicle) alias Drone tipe Boeing-Insitu ScanEagle.

      Hibah dari AS itu dimaksudkan untuk membangun kemampuan pengamatan dan patroli maritim negara-negara Asia Tenggara. Hibah ScanEagle ini menjadikan Indonesia sebagai negara pengguna keempat di kawasan ASEAN setelah Singapura, Malaysia, dan Filipina.

      Singapura dan Mayasia mengadakan ScanEagle langsung dari pabriknya pada medio 2012-2013, dan Malaysia bahkan sudah menggunakannya untuk memberantas separatis Sabah di Lahad Datu. Filipina membeli ScanEagle pada tahun 2016.

      Dengan program Pemerintah Indonesia untuk membentuk poros maritim dan menjaga kedaulatan negeri ini, pengadaan drone maritim yang dilakukan dengan menunggu hibah sebenarnya merupakan sesuatu yang patut dipertanyakan, apakah kita memang serius dengan poros maritim?

      UAV ScanEagle sendiri memiliki panjang 2,5 meter dengan bentang sayap hampir 2 meter. Bobotnya hanya sekitar 25 kilogram dan dapat membawa sensor seperti kamera seberat 4 kilogram. ScanEagle bisa terbang selama 24 jam lebih pada ketinggian 7 kilometer dan kecepatannya 80 knot. ScanEagle sendiri tidak bisa dipersenjatai. (Aryo Nugroho)

      Posted : RC/TSM/http://c.uctalks.ucweb.com/personal/index/

      Hapus
    11. Setelah menerima barang hibah ada juga yg duk hina negara lain.. hai setakat uav pun tak.mampu beli ke..

      Hapus
    12. Malon terima barang hibah pun tak mampu ambil.. uav Indonesia banyak lon.. malon mampu tak beli apache, Su 35 kih kih kih

      Hapus
    13. Uav buatan indon sesuai utk mainan kanak kanak je... apapun yg indon beli.. apa guna kalau uav yg murah pun hibah dari luar.. agaknya ni hadiah masa beli apache kot... beli dua apche percuma uav.. 😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆, tu la sembang besar taik drpd jubur.. skrg dah terkoyak.. sapa yg malu dong.. indog juga kan..

      Hapus
    14. Malon miskin pun tak beli sparepart dan ambil meriam hibah apalagi beli Apache, Su 35, Nasam2..malon Scaneagle sewa 1 bijik sembang besar taik daripada jubur malon yang gemar sodomi wakikikikik

      Hapus
    15. Tunjuk apa mendunia kamu itu, kami dah tahu perangai warga indonesia beli barang semua mahu murah,beli barang mahu dapat pecuma beli kerana kasihan amerika bagi uav bekas ok

      Hapus
    16. Murah..? Malon miskin dengki karena tak mampu shoping..wkwkwkwk hibah UAV canggih hanya untuk negara penting! Malon hanya negara tak di anggap dan tak penting kih kih kih

      Hapus
    17. Beli barang mau dapat harga murah itu sisi manusiawi, maka ada istilah tawar menawar dlm perdagangan, kl malaysia wajar tak mau beli barang murah, soalnya bukan spesies manusia

      Hapus
    18. Emang Spesies beruk 🐒 satu 1 itu kalau udah dengki jadi goblok 😑😑😑

      Hapus
    19. Yup bro@ mul yono bentar lagi pasti masuk koment kawanan beruk tuh

      Hapus
    20. Assalamualaikum wr wb. Saya Sangat berterimah kasih kepada KYAI HJ.UMAR berkat semua bantuan yg diberikan saya sdh buka usaha dan memiliki beberapa Restoran ternama di Surabaya mengatakan ”KYAI HJ.UMAR Saya dulu seperti orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib dan membawa lari semua uang saya. Saya pun harus menanggung hutang supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib, tapi untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn KYAI HJ.UMAR yang dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan putih.setelah persyaratanya dilengkapi dan ritual selesai, MENGEJUTKAN !!!, saya mendapatkan dana gaib sebesar 700jt dihadapan saya.jika mau bukti atau KILK DISIINI 2D 3D 4D 5D 6D
      SAYA//

      Hapus
  2. Borong lagi borong lagi, tau tau dah nongol

    BalasHapus
  3. Ini bener yang ini ya gan

    ScanEagle carries a stabilized electro-optical and/or infrared camera on a lightweight inertial stabilized turret system, and an integrated communications system having a range of over 62 miles (100 km); it has a flight endurance of over 20 hours. ScanEagle has a 10.2-foot (3.1 m) wingspan a length of 4.5 feet (1.4 m) and a mass of 44 pounds (20 kg) and can operate up to 80 knots (92 mph; 150 km/h), with an average cruising speed of 48 knots (55 mph; 89 km/h)

    BalasHapus
  4. Ini kok gak pake berita AKAN ujug2 langsung received ??!!! 😨

    Wah bener2 dah TNI skrg gak mau info2 lagi didepan tau2 kasih surprise beli 😅😅😅😅😅😅

    Friends mau diskusi dikit nih kadang kita sering bingung kenapa pespur pakai sayap besar kadang pakai canards depan kadang sayap kecil dll.

    Saya barusan baca2 via wiki kalau AS dulu sempet buat F15 Active dgn Canards didepan dan F16XL yg model sayapnya mirip Mirage.

    Hasil baca2 tadi mengindikasikan Sayap besar dan Canards dipakai untuk lift effect yg besar cocok untuk landasan yg pendek, biggest payload dan terutama digunakan untuk misi spesial serangan darat yg lebih besar atau unggul di low speed effect.

    Pada akhirnya USA memilih F15 model biasa dan F16 model biasa spt skrg karena berharap mereka bisa menjadi air supremacy dari sebelumnya misi ground attack. Memang harus memilih kuat di low speed serangan darat atau air superiority. Dan semenjak USA punya armada A10 dan Apache sepertinya fungsi ground attack sudah diwakili oleh mereka seperti halnya SU34 cocor bebek dan SU25 Frogfoot Rusia.

    * cuma sharing doang plus minus sayap besar dan canards *😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang bagus dari F-16 Rcs kecil om Hanya berkisar 3m2-5m2 di banding Heavy Fighter yang rata2 sangat besar.. tapi pengecualian Su 35 hanya berkisar 1-3m2 ya maklum Airframe nya dirancang dari komposit bahan2 khusus untuk memperkecil RCS.. kah kah kah

      Hapus
    2. kehkehkeh butul butul butul... .

      Hapus
    3. Asal tau saja Su 30 mkm malon RCS sangat besar bisa mencapai 15m2 apa lagi kalo bawa persenjataan bisa mencapai 20m2..ck ck ck (Artinya radar Su35 bisa mendeteksi Su30 mkm dalam jarak 400km ^_^) Tapi lucu nya kata beberapa malon Su 30 mkm setarap Su 35 wakikikikikik

      Hapus
    4. MD@ mereka kata Su30mkm malon setaraf Su35 supaya mereka terhibur bro Wkwkwk

      Hapus
    5. Iya makrempit.. cara menghibur diri
      malon emang lucu.. fitur Su 35 bahkan sudah di lengkapi internal jammer knirti yang tertanam dalam tubuh nya.. belum lagi fitur Supercruise Serem lah pokok nya kih kih kih

      Hapus
    6. Nanti beli su35 jangan basic sahaja ye.. nanti acah acah dgn hawk pun dah tercirit... 😆😆😆😆😆😆😆😆😆

      Hapus
    7. Bukan saja hawk kau yang tercirit beruk malon.. tapi seluruh pesawat malon yang sedikit dan usang itu bakal tercirit dengan Su 35 kih kih kih

      Hapus
    8. Kalo Su 35 hadapi hawk beruk malon bisa2 dah terhempas itu hawk dari jarak 400 km 😛😛😛😛

      Hapus
    9. Ndak bisa beli SU35 walau yang paling basic ye...ini lebih acah acah,

      Hapus
    10. Belilah su 30 malon...pesawat tercanggih konon...buatan tempatan kokon..dan yang paling gila...setara su 35 rusia...goblok dipiara lon

      Hapus
    11. Dein@ nak cakap basic aja kerja ko lon,cakap banyak ko,nak ambil Paladin dari USApun malon tak de wang,lebih besar mulot ko dari pada jubor ko tuh Wkwkwk

      Hapus
  5. Moga moga ada kemudahan untuk beli Viper 3 skuadron kah kah kah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah om yg penting ada fulus..

      Hapus
    2. Ya itu utama nya om.. tapi ngga tau Amerika lagi baik banget sama indo mulai dari melepaskan Embargo kopassus dan grant scan eagle ini..
      Mungkin karena pengaruh hogemoni China kali yak..

      Hapus
    3. @MD biasa om china makin mekar & kuat militerny....mamarika takut indonesia terpengaruh....apalagi indonesia tegas di natuna...makin senang mamarika....F 16 dapat hibah,Apache boleh beli...padahal gak semua negara bisa dapat nie heli walaupun punya fulus banyak...apalagi Apache gress terbaru Guardian..heheheee

      Hapus
    4. Bener om.. Indonesia harus bermain cantik.. Amerika tau potensi Indonesia begitu pun Rusia.. Tengok tak semua negara pun boleh beli SU 35 kecuali yang di percaya Russia.. kah kah kah

      Hapus
  6. Indonesia Ternyata miskin banget yach....shoping terus aja....berbeda sama si kaya tapi gak shoping..shoping....Situ irit atau pelit....wkkwkkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Scaneagle nie hibah la, kehkehkeh. Dah masuk pergi dah "forum sejarah dan militer"? Page tu sendiri cakap scaneagle tu hibahan us.. Oh lupa, indon memang bangga dengan barang hibahan, tambah2 la pesawat tempur barisan hadapan yang dihibah oleh us dari stok GURUN ARIZONA.

      Hapus
    2. Kehkehkehkeh.... malon berasap.... 🍌🍌

      Hapus
    3. Malon bangga sama su 30 yang setaraf su 35...lu bodo apa dongok lon...bodo beda tipis sama edan lon..wakakak

      Hapus
    4. Malon miskin ambil hibah meriam aja tak mampu.. F-16 upgrade 750$ juta Malon ada Wang tak? Kah kah kah

      Hapus
    5. @mym kami juga tau x nie hibah...lumayan lah dapat hibah ya di terima aja..daripada situ dapat barang hibah sok jual mahal....karena walaupun hibah tak ade wang buat ongkos kirim...wkwkwwkk

      Hapus

    6. TNI AL Akan Operasikan Drone ScanEagle Hibah AS

      Sabtu, 24-02-2018
      TSM-Jane’s (23/2) memberitakan bahwa hasil kunjungan Menteri Pertahanan AS James ‘Mad Dog’ Mattis ke Indonesia nampaknya mulai berdampak positif. AS mengumumkan bahwa mereka akan menghibahkan empat unit UAV (Unmanned Aerial Vehicle) alias Drone tipe Boeing-Insitu ScanEagle.

      Hibah dari AS itu dimaksudkan untuk membangun kemampuan pengamatan dan patroli maritim negara-negara Asia Tenggara. Hibah ScanEagle ini menjadikan Indonesia sebagai negara pengguna keempat di kawasan ASEAN setelah Singapura, Malaysia, dan Filipina.

      Singapura dan Mayasia mengadakan ScanEagle langsung dari pabriknya pada medio 2012-2013, dan Malaysia bahkan sudah menggunakannya untuk memberantas separatis Sabah di Lahad Datu. Filipina membeli ScanEagle pada tahun 2016.

      Dengan program Pemerintah Indonesia untuk membentuk poros maritim dan menjaga kedaulatan negeri ini, pengadaan drone maritim yang dilakukan dengan menunggu hibah sebenarnya merupakan sesuatu yang patut dipertanyakan, apakah kita memang serius dengan poros maritim?

      UAV ScanEagle sendiri memiliki panjang 2,5 meter dengan bentang sayap hampir 2 meter. Bobotnya hanya sekitar 25 kilogram dan dapat membawa sensor seperti kamera seberat 4 kilogram. ScanEagle bisa terbang selama 24 jam lebih pada ketinggian 7 kilometer dan kecepatannya 80 knot. ScanEagle sendiri tidak bisa dipersenjatai. (Aryo Nugroho)

      Posted : RC/TSM/http://c.uctalks.ucweb.com/personal/index/

      Hapus
    7. Myms dan Dein@ malon ngemis black hawk hibah dari negara kecik brunei
      ,malon ngemis kapal ronda rongsokan dari jepun,malon ngemis hibah boat kecik dari australia,malon tak de wang buat bawa pulang Paladin hibah USA,teruk sangat malon nih nak bawa barang cuma2pun tak de duit Wkwkwk

      Hapus
    8. Malon cuma punya 1 scan eagle.. itu pun nyewa pula wkwkwkwkwkwk.. ampun dah

      Hapus
    9. Kami ok je kalau dpt barang hibah.. tapi takde la sembang besar macam indon tu...kah kah kah.. sekali uav pun hibah..mana maruah kejawen ni... kah kah kah... 😆😆😆😆😆😆

      Hapus
    10. Indon destroyer.. malaysia tak pake f16 pak kejawen... kah kah kah. Nampak sgt indon goblok... pake data mana tuu.. kah kah kah

      Hapus
    11. Wkwkwkk Dien dungu bin idiot
      Hibah lumayan dapet empat bijik scan eagle malon.. hanya dapat besi buruk dari jepun.. ambil meriam hibah pun tak mampu karena tak de Wang apa lagi nak upgrade F-16 yang 750$ malon miskin wakikikikkk

      Hapus
    12. @DeinGay indonesia pun sudah bina UAV....UAV Wulung & Rajawali720....kalau yang beli UAV Aerostar yg canggih....sekarang dapat hibah 4 bijik scaneagle iri hati ko ya tak dapat..wkkwkkk

      Hapus
    13. Tak ada sembang besar? malon tolol lihat kabar Su 35 di hapus di RBTH sudah loncat2 beruk kegirangan.. tapi pas kalian tau fix udah teken contract tiba2 jadi lemas wkwkwkwk 😅😅😅😅😅

      Hapus
    14. Dein anak tandas, guna juga barang hibah korang ya...maka makin nampak dungu korang waktu koment barang hibah

      Hapus
    15. La kan indon yg kata kat malaysia sebelum ni.. kami ok je terima barang hibah.. cuma indon je takleh terima... sekali indon pun dpt uav hibah jugak..tak mampu nak beli ke.. kah kah kah

      Hapus
    16. DeinGay dulu ko sebut indonesia terima barang hibah..rosak lah dll...sekarang malay terima hibah...Kaca beruk makanya ngaca...Roda itu berputar...Dulu ko kaya sekarang Kismin...hibah paladin pun tak ade wang buat bayar ongkos transport....wkwkwkwkk

      Hapus
    17. Dein@ kami dapat hibah UAV kerana USA tahu indonesia berani lawan cina di LCS,USA tak mau beri hibah UAV kpd Malasnya kerana USA tahu malasnya tuh takut dan tak de kuase bila nak lawan cina,jd USA berpikir percuma dan sia2 sahaje bila USA kasi hibah UAV ke malasnya kerana malasnya tuh bukan bangsa pejuang tapi bangsa yg pemalas dan penakut Wkwkwk

      Hapus
  7. https://en.wikipedia.org/wiki/Boeing_Insitu_ScanEagle fhilipin, malaysia dan singapur lebih dulu mempunyai scane eagle UAV... MINIMAL HIBAH REAPER BARU WOW...

    BalasHapus
  8. tak boleh ini maciemm,,,,malaysie harus balas...guna scanbibik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Guna canonscan aja lon...wakakak

      Hapus
    2. Uav pun hibah ke... kah kah kah

      Hapus
    3. Malon miskin ambil hibah pun tak mampu wkwkwkwk

      Hapus
    4. Pakkk hibah tu barang percuma sahaja.. apa tak mampunya...malaysia pernah dpt kapal jepun sebelum ni.. ko juga yg kutuk..hai skrg dah kena balik kat indon.. kesiaaannn.. 😆

      Hapus
    5. Dein@ kami dapat hibah dari USA kerana indonesia berani lawan cina di LCS bkn cem lembik dan manyak bila nak lawan cina Wkwkwk

      Hapus
  9. Adakah indon mampu membeli UAV ini?Persoalannya ialah mereka tahu cara menggunakannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kehkehkehkeh. ... panas....

      Hapus
    2. Masalahnya malon udah punya su 30...cukup sudah itu saja...bisa buat antidrone dan setra su 35...tolong digariabawahi...su 30 malon setara su 35...malon dongok
      ..wakakak

      Hapus
    3. Pilot malon tak tahu gunakan su30mkm sehingga eject kat hanggar Wkwkwk

      Hapus
    4. Mat rempit pakai sumber mana ni.. boleh bagi link ke... apapun tahniah sebab dpt uav hibah...😆😆😆😆😆😆😆😆😆 dasar donkey asia...hahahhaah

      Hapus
    5. Ini baru donkey Asia alias malon dungu Sukhoi saja bisa eject Kat hanggar wakikikikik baca ni beruk..
      http://www.klsreview.com/HTML/2010Jan_Jun/20100603_04.html
      😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆

      Hapus
    6. @DeinGaY ko mirip beruk...Indonesia beli Aerostar...malay punya tak..? Bina UAV di kilang indonesia wulung&rajawali720...malay bisa bina tak....wkwkwkwwkk

      Hapus
    7. Tupez@ malon hanya boleh bina VITA BIRAHI yg tak laku2 tuh Wkwkwk

      Hapus
    8. Malaysia bina tapi tak pakai pun... just nak test kot3 boleh tembak indon di sempadan...boleh la kan...hahhaah

      Hapus
    9. Tupez flanker.. uav malaysia alundra mk1 dan mk2 pakkk.. udah buat pun... sewa tu pun nak compare teknologi utk diubahsuai pada malaysia alundra mk tu je... indon punya uav wulung dan rajagali tu buatan indon tapi kenapa masih terima hibah lagi ye... 😆

      Hapus
    10. @ Dein..Indonesia sangat Luas butuh banyak UAV okey....UAV wifanusa drone amphibi bisa mendarat di air made in indonesia...malay ade tak Bina UAV amphibi..Tak ade pasti..betol..betol..betol...

      Hapus
    11. Dein@ malasnya tak pake kerana tak de quality Wkwkwk

      Eleh aludra ko tuh cem layang2pun ko sembang sampe pecah dunia Wkwkwk

      Hapus
  10. lol..... Malaysia sudah punya Scan Eagle..... di beli pada tahun 2012 semasa DSA12 berlansung.. :P

    https://www.shephardmedia.com/news/uv-online/dsa12-insitu-signs-malaysian-scaneagle-deal/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasa aja keles...wwkkwwkk salam Su 35 & Apache Guardian

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. @ Izzul

      Well good for Malaysia. But unfortunately Malaysia did not bought the ScanEagle but only LEASED it.

      Anyway excerpts from the Shephardmedia article you posted:

      "Insitu Pacific has announced that it has signed a contract with Unmanned Systems Technology (UST) for one ScanEagle system for leasing in Malaysia.

      UST is a subsidiary of Composites Technology Research Malaysia (CTRM), and the contract was signed during DSA 2012 in Kuala Lumpur on 18 April.

      The contract is part of an extension of the Malaysian Armed Forces' UAV leasing contract that sees the ScanEagle beinbg added to an existing leasing arrangement that currently operates the CTRM Aludra UAV."

      ^^ While Indonesia is getting the FOUR ScanEagle for "FREE" from the US, Malaysia have to "LEASED" for ONE SanEagle.

      LOL.

      Hapus
    4. Malon only one scane eagle Leased pula.. lon malon wakikikikikik

      Hapus
    5. Tahniah indon dpt uav hibah...kah kah kah... mendunia konon....:)

      Hapus
    6. Amerika anggap Indonesia negara penting.. malon miskin negara tak di anggap jangan kepanasan.. cukup leased 1 bijik saja ya kih kih kih

      Hapus
    7. @DeinGay UAV scaneagle cuma leasing...1 bijik pula bikin malu je...tak de wang buat beli cash ya...wkwkwkk

      Hapus
    8. Dein@ MALASNYA cakap sembang besar,hanya sewa 1 scaneaglepun dah bising sangat mengguncang dunia Wkwkwk....MALASNYA tuh lebih besar mulot dari pada jubor Wkwkwk

      Hapus
    9. Yg sembang besar tu indon cam loe la.. tu la.. nak berlagak sgt.. sekali dpt barang hibah malu la... hahaahaha.. tu la sembang besar taik dari jubor.. kan mendapatla... hibah dan sewa x boleh beza ke... kah kah kah.. betulla org kata kejawen ni... donkey asia..

      Hapus
    10. DeinGay...jadi malay terima hibah artinya tak tahu malu keh....wkkkwkkk menghina negara lain dapat hibah...malay pun banyak dapat hibah...lawak sangat ko...Malay Trully Beruk Asia..

      Hapus
    11. Dein@ jadi malasnya tak pernah dapat barang hibah keh Wkwkwk...Iya lah Wkwkwk

      Hapus
  11. Scan Eagle 4 unit ini statusnya Grant alias hibah.

    Maksudnya untuk bantu AL, lumayanlah bisa ngirit usd 2-3 jutaan dan dananya bisa dialihkan untuk bantu untuk riset supaya dapat UAV yang lebih baik.

    BalasHapus
  12. Memang tidak perlu pakai bahasa halus utk berbincang dengan forumer militer dr malaysia...they are just bunch of idiots subhuman...cobalah bertandang ke situs atau forum mereka....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bro namanya jg beruk mereka tak de kesopanan dalam cakap

      Hapus
    2. Hai beruk dah bersuara ke...kah kah kah... uav pun tak mampu nak beli ke... kah kah kah.. hibah pun hibah la kan... 😆😆😆😆😆😆

      Hapus
    3. Seekor Beruk malon miskin kepanasan tak di beri hibah uav.. jangankan uav.. meriam saja tak mampu ambil wakikikikik

      Hapus
    4. Ada yg panas USA tak beri scaneagle Wkwkwk..cuma sewa 1 bijik scaneaglepun dah bising sangat goncang dunia Wkwkwk

      Hapus
    5. Tak panas pun cuma nak gelak dgn budak2 indon yg mendunia ni.. dulu masa malaysia terima kapal dari jepun.. bukan main kutuk.. kata malaysia miskin la apa la.. tapi indon. Uav pun dpt hibah juga..kah kah kah... sewa dan barang hibah beza pak... sewa masih bayar ..hibah tu barang percuma tanpa bayaran.. kah kah kah

      Hapus
    6. Dein,indonesia dapat hibah dari USA kerana indonesia berani lawan cina di LCS,kl USA nak hibahkan UAV nih ke malasnya yg lembik dan manyak bila lawan cina tentu USApun tak kan mau hibah barang tuh malasnya yg penakut Wkwkwk

      Hapus
  13. Kesian. Bila org tak provoke die pulak yg lebih2. Lepas tu cakap org beruk la ape la. Kesian. Ini hasil pendidikan terbaik indonesia? Hikhikhik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hasil pendidikan dimari banyak bikin situs militer yang bikin banyak malonder nongkrong dimari...gak punya situs militer sendiri lon ?? Gak bisa bikin ato gakda berita di negetimu yang bisa diupload..ckckck...kasian kadian...urus aja urusanmu ndiri lon...gak usah nimbrung dimari

      Hapus
    2. Eleh cakap banyak ko,ko tengok lah sikit blog ko tuh lebih2 dari indonesiapun,cakap menghina,hoax dan troll penuhlah blog ko tuh

      Hapus
    3. Apapun tahniah indon dpt uav hibah...😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆

      Hapus
    4. Kasian malon miskin tak dapat hibah UAV.. ada Wang lon buat ambil meriam hibah? kih kih kih

      Hapus
    5. Uav pun hibah juga ke... tu la masa jepun bagi kapal kat malaysia.bukan main kutuk kan skrg dah kena balik..kah kah kah.. bangsa yg takde maruah dan jatidiri... kah kah kah

      Hapus
    6. Dein@ bangsa yg tak de maruah tuh malasnya,ikan dilautnya habis dicuri nelayan cina tapi malasnya tak de kuasa dan takut sama nelayan cina Wkwkwk

      Hapus
  14. makin menggerunkan..
    tahniah tni..

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. Salam 1 bijik Scaneagle Leasing....Haaahaaaa.....Malay iri indonesia dapat scaneagle 4 bijik sementara malay cuma punya 1 bijik itupun leasing...wkkkwkkkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. negara kaya kok leasing (sewa)
      kahkahkah

      Hapus
    2. Sewa masih berbayar pakkk.. dari hibah tu.. hai indon yg borong sana borong sini yg dibilang kaya pun masih terima barang hibah ke.. kah kah kah... mana maruah indon ni ye...

      Hapus
    3. DeinGay ko sewa scaneagle karena tak pandai operate.....Wkkkwkkk.....Iri ko ya kami dapat 4 bijik hibah....salam 1 bijik cuma leasing.

      Hapus
    4. DeinGay case F 16 Hibah tapi pun indonesia bayar upgrade 750 juta US $....jadi bukan sekedar hibah...Paladin ko hibah pun tak ade wang buat ongkos transport...wwkwkkwkwk lawak sangat...kalau tak mau hibah paladin ko biar indonesia yang bayar...

      Hapus
    5. Salam Paladin tak de wang untuk dibawa balik Wkwkwk

      Hapus