04 Agustus 2021

SAF Conducts Counter-Terrorism Exercise in the City

04 Agustus 2021

Troopers from the Singapore Armed Forces' (SAF) Special Operations Task Force (SOTF) conducted a counter-terrorism exercise (all photos : Sing Mindef)

The Singapore Armed Forces (SAF) successfully conducted a counter-terrorism exercise at the F1 Pit Building from 2 to 3 August 2021.


The exercise was led by the SAF's Special Operations Task Force (SOTF), with personnel from the Chemical, Biological, Radiological and Explosives Defence Group (CBRE DG) and the Medical Response Force (MRF). Assets deployed for the exercise included Super Puma helicopters from the Republic of Singapore Air Force.


Designed to strengthen the SAF's response to terrorism threats and related incidents, the exercise scenario required the deployed forces to respond to a simulated hostage situation and neutralise threats swiftly within the F1 Pit Building. The realistic training setting tested the SAF's operational readiness and the exercise was conducted with high precision.


The SAF continues to train and conduct exercises regularly to ensure that it remains operationally ready to safeguard Singapore's sovereignty and security. Counter-terrorism exercises in urban settings allow the SAF to train effectively and realistically to strengthen its capabilities in homeland security operations. The SAF stands ready to deal with a spectrum of threats to defend Singapore and our way of life, even amidst the COVID-19 situation.

Latihan Menembak Senjata Ranpur Denkav 4/SP

04 Agustus 2021

Latihan menembak senjata ranpur 2021 (all photos : Denkav 4/SP)

Situbondo - Denkav 4/SP Kodam IX/Udayana menggelar Latihan Menembak Senjata Ranpur (Latbakjatranpur) TA 2021 Bertempatan di Puslatpur Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur (07/21).


Dandenkav 4/SP Mayor Kav Yusriadi selaku Komandan Latihan menyampaikan, bahwa Latihan Menembak ini dalam Rangka untuk meningkatkan Profesionalisme prajurit Simha Pasupati terutama Petembak Ranpur dan juga merupakan pembinaan kekuatan TNI AD dalam program kerja dan anggaran 2021.


Dalam latihan menembak yang dilaksanakan selama 4 hari ini melatih Penembak SMS, Penembak SMB dan Penembak Kanon RanpurTarantula. 


Detasemen Kavaleri 4/Shima Pasupati atau Denkav 4/Shima Pasupati merupakan satuan kavaleri setingkat Detasemen (terdiri dari 3 Kompi : Kompi Markas, Kompi 1 di Badung-Bali, dan Kompi 2 di Naibonat- Kupang NTT). Markas satuan berada di Jl. Kediri, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

03 Agustus 2021

Dislitbangad Uji Coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile Hasil Litbanghan Puspalad

03 Agustus 2021

Kendaraan khusus untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan Tank Leopard di lapangan dan kendaraan pengangkut engine Leopard (all photos : TNI AD)

JAKARTA, tniad.mil.id – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M. menguji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad guna mendapatkan Sertifikasi dari Dislitbangad di Laboratorium Dislitbangad Batujajar, Selasa (27/7/2021).

Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, selaku Kagiat mengatakan bahwa uji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad guna mendapatkan Sertifikasi dari Dislitbangad, sesuai dengan peraturan Kasad yang menjelaskan bahwa Organisasi dan Tugas Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat, memiliki tugas pokok membina dan menyelenggarakan fungsi penelitian dan pengembangan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.


”Diantara fungsi tersebut adalah melaksanakan penelitian melalui uji coba materiel. Salah satu uji coba materiel yang akan dilaksanakan adalah uji coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile hasil kegiatan Litbanghan Puspalad. Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile merupakan kendaraan khusus TNI AD yang digunakan untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan Tank Leopard di lapangan dan kendaraan pengangkut engine Leopard, sehingga dapat memudahkan bagi prajurit dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ujarnya.

Selanjutnya Kadislitbangad menambahkan bahwa perlunya diuji coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile hasil Litbanghan ini guna mendapatkan sertifikasi agar dapat dijadikan informasi pengembangan berikutnya, sehingga untuk mengetahui fungsi kerja Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile yang dikembangkan Puspalad tersebut, Dislitbangad selaku pemegang LKT menguji coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile tersebut guna mendapatkan penilaian sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam menentukan kebijakan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.


Dalam menguji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad, Kepala Subtim (Kasubtim) uji Mayor Inf Muhiyat menjelaskan pelaksanaan pengujian dengan aspek-aspek sebagai berikut, pertama Materi uji aspek konstruksi dan perlangkapan meliputi Mesin, Bahan, Perakitan, Perlengkapan. Kedua Materi uji aspek kemampuan meliputi Daya gerak, keamanan, stabilitas, pemeliharaan dan pembekalan. Ketiga Materi uji aspek kelancaran kerja meliputi Uji jelajah dan Endurance test (mampu menempuh jarak 1.250 km atau 36 jam secara maraton dengan mesin hidup terus menerus), Pengujian pada seluruh mata uji kendaraan, Pengujian pada seluruh mata uji alat angkat (Crane), Pengujian pada seluruh Genset Keempat Materi uji aspek insani meliputi Dimensi alat pelayanan, Keringanan kemudi, Gangguan, Goncangan simulator balok Pengendalian, Kemudahan.

Hadir dalam Uji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad antara lain perwakilan Mabesad Paban III/Litbangasro Srenaad, Paban IV/Binsisops Sopsad, Paban VI/Alpal Slogad, perwakilan Pussenkav Kodiklatad Dirbinlitbang Pussenkav Kodiklatad, perwakilan Puspalad Dirbinlitbang Puspalad, Dirbinrenprogar Puspalad, Kabalakada Puspalad, Kasubditbinran Sdircab Puspalad, Kabaglitbang Sdirbinlitbang Puspalad, Kasilitbang Sdirbinlitbang Puspalad , Pasilitbang Sdirbinlitbang Puspalad, perwakilan Dislaikad, perwakilan Dislitbangad, Pgs Sesdislitbangad , Pa Ahli Matum Dislitbangad, Kasubdismat Dislitbangad, Kepala Laboratorium Dislitbangad dan Mitra Indhan terkait.

Indonesia Increases Amount of Foreign Defence Loans Approved for 2021

03 Agustus 2021

Indonesian defence budget from 2018-25E (infographic : Jane's)

The Indonesian Ministry of Finance (MoF) has granted approval for the country's armed forces (Tentara Nasional Indonesia: TNI) and defence ministry to obtain up to USD5.8 billion in foreign loans for the 2021 financial year.

Permissions to source for foreign loans have been approved for a total of 31 procurement, upgrades, and maintenance programmes across all three services of the TNI, according to documents and circulars that have been provided to Janes by Indonesian government sources.

The approvals have been granted after consultations with the Ministry of Defence (MoD) and the Ministry of National Development Planning (Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional: BAPPENAS).

The amount approved for 2021 represents an increase of almost 550% when compared to the USD894 million in foreign defence loans approved for six programmes 2019. In further comparison, the Indonesian MoF approved USD2.4 billion and USD4.4 billion in foreign credit for 2016 and 2017 respectively. There were no foreign defence loans approved in 2018 and 2020.

Among programmes that can now funded with proceeds from foreign loans include the R-73 (AA-11 ‘Archer') infrared homing dogfight missile, for which a total of USD15.7 million has been approved, and the Vympel R-27 (AA-10 ‘Alamo') air-to-air missile, which can be funded for up to USD36 million in foreign defence credits.

In addition, the MoD has also obtained approval to source up to USD750 million in loans for ground-controlled interception radar systems and up to USD540 million for medium-range missiles, launchers, and its associated systems.

PINDAD Perkenalkan Inovasi Kendaraan Terbaru MV2 4X4

03 Agustus 2021

Pindad MV2 4x4 (all photos : Pindad)

PT Pindad (Persero) memperkenalkan inovasi  kendaraan terbarunya yakni MV2 4x4 yang diresmikan oleh Direktur Utama Abraham Mose dan jajaran Direksi pada Senin, 2 Agustus 2021 di lapangan Gd. 100 Divisi Kendaraan Khusus. Acara dihadiri secara terbatas oleh VP/GM dan menerapkan protokol kesehatan.

MV2 merupakan kendaraan 4x4 pengembangan terbaru dengan prototype awal berwarna biru muda. Tampilan desain dan interior lebih modern, baris belakang lebih lega, atap hardtop dengan kanopi belakang yang dapat di lepas pasang menjadi kendaraan double cabin serta dilengkapi dengan foot step samping.

Kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasi modern dan juga dimungkinkan untuk memenuhi pasar lain selain pasar militer. Kemampuan manuver yang dimiliki gesit dan handal, dilengkapi suspensi yang nyaman digunakan baik di medan on road maupun off road.


VP Inovasi PT Pindad (Persero), Windu Paramartha menyampaikan, kendaraan MV2 4x4 ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan serta menjadi bukti bahwa putra-putri bangsa Indonesia mampu bersaing dengan menghasilkan inovasi  produk yang berkualitas.

“Hari ini dilaksanakan launching produk baru yakni kendaraan  MV2 4x4 yang akan diresmikan oleh Direktur Utama, Abraham Mose yang harapannya bisa menjadi sebuah kebanggaan bagi Pindad dan Indonesia dimana kita bisa menunjukkan bahwa kita semua putra putri Indonesia bisa menghasilkan produk yang membanggakan dan bisa menjadi solusi,” ujar Windu.

Produk ini adalah hasil kerja keras dari teman-teman dan para staf yang sudah membantu. Harapannya, tidak hanya produk ini saja yang bisa kita berikan tetapi juga produk-produk lain yang nantinya bisa mendukung Pindad untuk menjadi sebuah industri ternama, terdepan, dan mampu bersaing di kancah pasar global,” lanjut Windu.

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh karyawan Pindad yang terus menciptakan berbagai inovasi produk. Abraham menyebutkan, Pindad memiliki Sumber Daya Manusia yang kreatif dan inovatif sehingga mampu untuk menciptakan produk-produk unggulan.


“Hari ini merupakan suatu momen yang patut kita banggakan karena di tengah pandemi PT Pindad (Persero) masih melakukan Inovasi yang merupakan ciri khas perusahaan, jiwa dan darah Pindad. Jangan tinggalkan inovasi, karena kita dapat menjadi besar, jaya dan hidup karena kita mampu menghasilkan produk kreatif dan inovatif,” ujar Abraham.

"Ini adalah momen, kesempatan kita untuk membuktikan kemampuan inovasi yang ada di Pindad, dijaga dan jangan sampai hilang. Jangan sampai padam semangat para inovator, kreator dan engineer Pindad harus selalu tumbuhkan produk inovatif. Kita tidak akan terkalahkan apabila menguasai teknologi, kuncinya disitu. Kita semua bangga atas hasil yang tidak pernah padam untuk terus dan terus menghasilkan produk inovatif. Terus berkembang dan terus berinovasi!,” pesan Abraham.

Direktur Utama, Abraham Mose didampingi jajaran Direksi kemudian mencoba mengemudikan secara langsung MV2 di lintasan uji Divisi Kendaraan Khusus. Kendaraan ini sudah mengantisipasi apa yang menjadi koreksi, saran produksi sebelumnya serta disesuaikan dengan kebutuhan para pegiat hobi, off roader ataupun para pelaku maupun pecinta kendaraan tipe seperti ini. Kedepan akan dikembangkan varian lain dari kendaraan ini sesuai kebutuhan.

Su-27SK of VPAF Equipped with ECM Pods

03 Agustus 2021

Su-27SK no 6002 of the VPAF (photo : photoglap)

Su-27SK No. 6002 of Vietnam People's Air Force flying with two Sorbitsiya countermeasure pods on its wingtips. 

At the moment, the Vietnam People's Air Force operates a number of ECM systems from Russia, Belarus, etc.

Sorbitsiya or Khibiny (L-175V) is Russian aircraft electronic countermeasures (ECM) system. The system is designed for radio direction-finding and probing signal source irradiation allowing it to distort reflected signal parameters. This helps to :
-Delay aircraft detection;
-Mask the true subject against false reflections;
-Cause range finding difficulties, namely in speed and angular positions;
-Degrading Maintenance Mode "on the aisle" when scanning antenna beam radar;
-Increase the time and difficulty of capturing an object during real-time active scanning.

02 Agustus 2021

His Majesty The Sultan and Yang Di-Pertuan of Brunei Darussalam Witness Hikmat Bersatu VI/2021 Exercise

02 Agustus 2021

Hikmat Bersau VI/2021 Exercise (all photos : Brunei Mindef, Borneo Bulletin, MediaPermata)

BOLKIAH GARRISON – His Majesty Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah ibni Al-Marhum Sultan Haji Omar 'Ali Saifuddien Sa'adul Khairi Waddien, Sultan and Yang Di-Pertuan of Brunei Darussalam, today witnessed the Hikmat Bersatu VI/2021 (HB VI) Exercise.


Accompanying His Majesty the Sultan and Yang Di-Pertuan of Brunei Darussalam was His Royal Highness Prince Haji Al-Muhtadee Billah, the Crown Prince and Senior Minister at the Prime Minister's Office.


Upon arrival at Bolkiah Garrison, His Majesty was welcomed by Yang Berhormat Pehin Datu Lailaraja Major General (Retired) Dato Paduka Seri Haji Awang Halbi bin Haji Mohd Yussof, Minister of Defence II; and Major General (Udara) Dato Seri Pahlawan Haji Hamzah bin Haji Sahat, the Royal Brunei Armed Forces (RBAF) Commander. His Majesty was then introduced to the Heads of the exercise’s organising team.


His Majesty was then invited to visit the Joint Operations Centre’s Briefing Room in which the RBAF Commander presented his welcoming address and subsequently followed with the operational briefing presented by Brigadier General Dato Seri Pahlawan Haji Abdul Razak bin Haji Abd. Kadir, RBAF Joint Force Commander.


After the briefing, His Majesty toured the Joint Operations Centre and its components and then boarded the Blackhawk S70i to proceed to the Fighting In Built Up Areas (FIBUA) Village at Penanjong Garrison.


On his arrival to Penanjong Garrison’s landing pad, His Majesty was greeted by Colonel (U) Haji Haszahaidi bin Haji Ahmad Daud, Commandant of the Training Institute RBAF before proceeding to the FIBUA Village.


On arriving at the FIBUA Village, His Majesty was greeted by Colonel Azman bin Haji Bangkol, Deputy Commander of the Royal Brunei Land Force (RBLF) and was then briefed by Lieutenant Colonel Haji Alimin bin Haji Subohi, Commanding Officer of Third Battalion, RBLF before witnessing a joint operation conducted by the RBLF and the Special Force Regiment (SFR), combined with support from the British Forces Brunei. This operation demonstrated the RBAF’s ability to conduct combined operations in a range of complex environments as the Forces advanced into an urban setting.


Moving from Penanjong Garrison, His Majesty then boarded Blackhawk S70i and was flown to KDB DARUTTAQWA to witness a maritime interdiction operation. Upon his arrival, His Majesty was greeted by Captain Khairil Haji Abdul Rahman, Fleet Commander of the Royal Brunei Navy (RBN). His Majesty then witnessed the operation in which His Royal Highness 920 Major (Udara) Prince ‘Abdul Mateen was a member of the team conducting a hostage rescue operation on a hijacked ship.


His Majesty then boarded the Blackhawk S70i to proceed to Muara Naval base where His Majesty’s arrival was greeted by Captain Haji Mohamad Sarif Pudin bin Matserudin, Deputy Commander RBN.


At the end of the visit, His Majesty attended a luncheon with the Ministry of Defence and RBAF senior officials at Royal Brunei Navy Officers’ Mess. After the luncheon, His Majesty was presented with a ‘pesambah’, followed by the signing of the Royal Parchment and a group photograph session.


HB VI/2021 Exercise, focuses on a scenario centred on the military’s contribution to tackling Non-Traditional Security threats like terrorism and illegal activities of organised crime. The exercise commenced on 26 July 2021 and is scheduled to end on 31 July 2021. This exercise is also assisted by the Royal Brunei Police Force, the Gurkha Reserve Unit and Second Battalion of the Royal Gurkha Rifles.