04 Februari 2022
Satkopaska Koarmada II Laksanakan Latihan Operasi Peperangan Laut Khusus
Strict Standards to Become a "Frogman" Commando in Vietnam
KRI Pulau Rengat-711 Laksanakan Latihan Pemantapan Operator Multibeam Echo Sounder
04 Februari 2022
KRI Pulau Rengat 711, kapal pemburu ranjau Tripartite class (photos : Medcom, Koarmada2)TNI AL. Koarmada II -- KRI Pulau Rengat-711 yang sedang melaksanakan Operasi Balat Samodra 22 di bawah Komando Guspurla Koarmada II, melaksanakan Latihan Pemantapan Operator Multibeam Echo Sounder, Kamis (27/01/2022).
Latihan Pemantapan Operator Multibeam Echo Sounder yaitu survey alur pelayaran Nunukan sepanjang 13 NM , yang dimulai dari dermaga Lanal Nunukan ke arah luar alur, dengan menggunakan peralatan deteksi bawah air yang dimiliki KRI Pulau Rengat-711 yaitu Multibeam Echo Sounder.
Menurut Komandan KRI Pulau Rengat-711, Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso, sebagai kapal buru ranjau yang berada di bawah jajaran Satuan Kapal Ranjau (Ranjau) Koarmada II , kapal yang dikomandaninya tersebut memiliki tugas pokok melaksanakan pemburuan ranjau dengan cara mendeteksi, mengklasifikasikan dengan mengindentifikasi sasaran bawah permukaan yang menyerupai ranjau.
“Dan apabila diperlukan memusnahkan atau menetralisasi ranjau tersebut dengan sarana yang ada (PAP-104, Penyelam, APR). Disamping pemburuan ranjau, KRI Kelas Pulau Rengat juga memiliki Alat Penyapuan Ranjau yang mampu melaksanakan penyapuan ranjau,“ tutur Letkol Hastaria.
Ia melanjutkan bahwa selain tugas pokok tersebut, KRI Pulau Rengat menmiliki tugas tambahan seperti melakukan Survey bawah permukaan perairan lepas pantai guna membantu proyek pengeboran minyak lepas pantai yang masih dinyatakan sebagai daerah ranjau. Berikutnya membantu pelaksanaan SAR terbatas, khususnya pencarian obyek bawah permukaan (kapal atau pesawat terbang tenggelam) dan pertolongan terhadap kecelakaan penyelam.
“Hasil daripada latihan pemantapan Operator Multibeam Echo Sounder KRI Pulau Rengat-711 dalam melaksanakan survey alur Nunukan yaitu memastikan kontak -kontak bawah air, bahaya navigasi, dan rata- rata kedalaman yang ada di alur pelayaran Nunukan, sehingga aman bagi kapal -kapal dalam bernavigasi di alur pelayaran Nunukan,” tambah Letkol Hastaria.
“Dengan adanya latihan pemantapan ini, diharapkan profesionalisme prajurit dapat terjaga sehingga mampu mewujudkan imbauan Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, yang selaras dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono yakni Pembangunan SDM TNI AL yang unggul,” tandasnya.
03 Februari 2022
Sea Trials have Started on the 97-meter MRRV of PCG
TNI AL Akan Survei Kapal Perang Korvet yang Rencananya Dihibahkan Korea Selatan
Kemampuan Fregat kelas Hunter Dipertahankan Setelah Laporan Bocor
Pengecekan Berkala Ranpur MLRS Pasmar 2
03 Fabruari 2022
Pengecekan Berkala Ranpur MLRS RM 70 Grad dan MLRS Vampire Pasmar 2 (photos : Marinir)
Yon Roket 2 Marinir Terima Kunjungan Tim Dislaikmatal TNI AL Uji Kelaikan Material Tempur
Dispen Kormar (Surabaya). Batalyon Roket 2 Marinir terima Tim uji Kelaikan Material dari Dinas Kelaikan Material TNI Angkatan Laut (Dislaikmatal) Mabesal, untuk uji kelaikan material tempur bertempat di Gunpark Kesatrian Marinir Karang Pilang Surabaya, Jawa Timur, Kamis (27/01/2022).
Tim uji Kelaikan dipimpin Mayor Marinir Bayhaky Chandra Chipta melaksanakan pengecekan verifikasi dan sertifikasi berkala meliputi pengumpulan data teknis dan pengecekan material.
Pada kesempatan tersebut, Komandan Batalyon Roket 2 Marinir Letkol Mar Daulat Situmorang mengatakan bahwa Kegiatan dari tim Dislaikmatal sangat berguna untuk mengetahui kondisi Ranpur satuan, dalam uji kelaikan material RM 70 Grad dan MLRS Vampire kali ini yang meliputi pengecekan kelengkapan Ranpur, Pengecekan Laras, pengecekan loading magazen otomatis dan manual, pengecekan oli gear box, Kelistrikan, Mesin dan Transmisi serta di akhir dengan pengecekan uji gerak serta elektrik material itu sendiri.
Sementara itu, Ketua Tim uji Kelaikan menyampaikan bahwa uji kelaikan ini merupakan salah satu cara untuk mengukur dan menilai performa dan kemampuan dalam menjaga kondisi teknis Ranpur RM 70 Grad dan MLRS Vampire untuk mendukung latihan maupun operasi tempur.