24 Februari 2023

KASAL Kunjungi Fasilitas Penyelamatan Kapal Selam Angkatan Laut Singapura

24 Februari 2023

Kunjungan Kasal ke fasilitas penyelamatan kapal selam AL Singapura (photos : TNI AL, RSN)

Agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali ke luar negeri dalam rangka Introductory Visit Program masih terus berlangsung Setelah kunjungannya ke Malaysia beberapa waktu lalu dan melaksanakan sejumlah agenda kegiatan, Kunjungan Kerja (Kunker) berlanjut ke Singapura.

Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi Asops Kasal Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, Senin (20/2), melaksanakan kunjungan ke fasilitas Pelatihan Penyelamatan Kapal Selam Republic of Singapore Navy (RSN) di Changi Naval Base. 


Pada kegiatan tersebut Kasal menerima paparan singkat tentang tupoksi satuan penyelamatan kapal selam sekaligus berkesempatan melihat langung fasilitas yang dimiliki oleh AL Singapura saat pelaksanaan tour fasilitas. Selama kegiatan tour fasilitas Kasal Singapura RADM Aaron Beng dan Fleet Commander, RSN, RADM Sean Wat ikut mendampingi Kasal dan delegasi TNI AL.

Sebelumnya, Kasal juga berkesempatan berkunjung kepada Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) di Singapura Bapak Suryopratomo di 7 Chatsworth Road Singapura. Dubes RI menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Kasal ke 28 pada tanggal 28 Desember 2022 yang lalu. Selain itu juga Dubes RI menyampaikan hal-hal berkaitan dengan perkembangan kerja sama antara Indonesia dan Singapura.


Kegiatan Kasal selama di Singapura dilaksanakan mulai 19 sampai dengan 21 Februari 2023 dan akan melanjutkan lawatannya ke tujuan negara selanjutnya yaitu Dubai.

Australia Eyes Joint Naval Patrols with PH in South China Sea

24 Februari 2023

Joint naval patrol between Australia and Philippine (photos : PN)

MANILA – Australian Deputy Prime Minister and Defense Minister Richard Marles said Wednesday they are looking at ways to conduct joint patrols in the South China Sea and more military exercises with the Philippines.

"(We are) looking at ways which we can pursue joint patrols together in the South China Sea, and looking at ways in which we can do more exercises together," Marles said during the joint conference held at the Department of National Defense headquarters in Camp Aguinaldo, Quezon City shortly after his meeting with DND officer-in-charge Senior Undersecretary Carlito Galvez Jr.

No other details were given on how this proposal will be carried out.

In line with this development, Marles said Australia is sending one of its largest contingents ever to this year's iteration of "Exercise Balikatan," which will take place in April.

"And we look forward to the Philippines, for the first time, sending observers to Exercise Talisman Sabre in Australia in August," he added.

Marles said all of these engagements speak of deepening relations between the two nations, which are based on a "very strong foundation."


"All of these speak to a deepening relationship, a relationship built on a very strong foundation both at the level of government and at the level of people. And we're really excited and filled with optimism about where this relationship goes," he added.

Marles also said the Philippines would be “very central” to their Indo-Pacific Endeavor, which is Australia's naval regional flagship engagement to be held later this year.

"We look forward to a visit here as part of the Indo-Pacific Endeavor in the coming months," he added.

Marles also said Australia and the Philippines have a greater strategic alignment than they had at any moment in their respective histories.

"Both countries are allies of the United States, both countries have China as our largest trading partner. Both the Philippines and Australia are completely committed to a global rules-based order," he added.

This affirmation, Marles said, is "deeply connected to the two nations' respective national interests that the rules of the road as they apply to a body of water such as the South China Sea, the UN (United Nations) Convention of the Law of the Sea, the freedom of navigation (and) the freedom of overflight."

"All of these principles are completely central to our national interests, and to our collective security," he added. 

(PNA)

Kegiatan Monev Kandungan Lokal dan Offset (KLO) MCMV Produksi Abeking & Rasmussen, Jerman

24 Februari 2023

Monitor dan Evaluasi (Monev) Kandungan Lokal dan Offset (KLO) MCMV Produksi Abeking & Rasmussen, Jerman (photo : Kemhan)

Kegiatan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Dirjen Pothan Kemhan di Fasilitas Abeking & Rasmussen, Jerman

Dalam menyelenggarakan pembinaan industri pertahanan, salah satu upaya adalah melaksanakan pengembangan kemampuan Industri Pertahanan. Sesuai dengan UU No. 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, pengembangan kemampuan Industri Pertahanan dilaksanakan dengan program Kandungan Lokal dan Ofset (KLO) dari pengadaan Alpalhankam dari luar negeri. Salah satu program KLO yang saat ini dilaksanakan adalah program KLO dari pengadaan Mine Counter Measure Vessel (MCMV) produksi galangan kapal Abeking & Rasmussen, Jerman.

Dalam rangka Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan KLO, Ditjen Pothan kemhan melaksanakan kunjungan di fasilitas Abeking & Rasmussen terkait dengan kegiatan Kandungan Lokal dan Ofset pada pengadaan 2 unit Mine Counter Measure Vessel (MCMV) Type MHV 60-Furthe, pada tanggal 12 s.d 16 Februari 2023.

KRI Pulau Fani 731 MCMV (photo : E. Vornholt)

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Dirjen Pothan Kemhan, Mayor Jenderal TNI Dadang Hendrayudha dengan didampingi Kasubdit IDKLO, Staf Ditjen Pothan Kemhan, staf Dit Tekindhan Ditjen Pothan Kemhan dan Satgas Kapal MCMV serta perwakilan Abeking & Rasmussen di fasilitas Abeking & Rasmussen, Jerman. Dirjen Pothan Kemhan dan rombongan diterima oleh Mathias Hellmann (CEO Abeking & Rasmussen) dan staf lainnya. Pada kesempatan tersebut Tim Abeking & Rasmussen menyampaikan penjelasan tentang kegiatan kandungan lokal dan Ofset (KLO) yang telah dilaksanakan.

Dari program KLO kapal MCMV, industri pertahanan mendapatkan 2 kegiatan kandungan lokal dan 4 kegiatan Ofset. Kegiatan kandungan lokal berupa pembuatan decompresion chamber dan man hour saat warranty. Sedangkan kegiatan Ofset berupa lisensi, desain, kemampuan memproduksi khususnya untuk teknologi MCM dan teknologi Non Magnetic Steel (NMS), kemampuan pemeliharaan (MRO) platform, termasuk pembangunan infrastruktur dan special tools, alih teknologi sensor, weapon and command (Sewaco), peralatan underwater vehicle dan pemeliharaannya. Penerima kandungan lokal dan ofset terdiri dari industri pertahanan BUMN dan BUMS seperti PT. PAL, PT. Pindad, PT. Len Industri, PT. Robomarine Indonesia (PT. RMI) dan PT. Hyperbaric Medical Solusindo.

KRI Pulau Fani 731 MCMV (photo : Rico Voss)

Kegiatan KLO pada pengadaan kapal MCMV dapat memberikan kemampuan industri pertahanan Indonesia untuk mandiri agar dapat membangun kapal anti ranjau/MCMV beserta pemeliharaannya dengan menggunakan bahan khusus yaitu bahan Non Magnetic Steel yang memiliki sifat tahan guncangan yang tinggi (high shock resistant), tidak bersifat magnetic (low magnetic signature), tahan api (high fire resistant), mudah untuk diperbaiki (high flexibility for repair), namun biaya pembuatannya cukup mahal (high relative cost). Bangunan Kapal/platform dari bahan non/low magnetic steel butuh biaya yang tinggi saat awal pembangunan, namun memiliki life cycle cost yang relatif rendah.

Pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi KLO pengadaan kapal MCMV di Abeking & Rasmussen, Jerman tahun 2023 merupakan kegiatan strategis dalam rangka mempersiapkan kemandirian industri pertahanan dalam membangun kapal anti ranjau/MCMV beserta pemeliharaannya dengan menggunakan material khusus.

23 Februari 2023

UAE Mengkonfirmasi Pesanan LPD dari PT PAL

23 Februari 2023

Model kapal pendukung multimisi 163m (LPD) PT PAL di NAVDEX 2023 di Abu Dhabi (photo: Jane's)

Uni Emirat Arab (UAE)/United Arab Emirates mengumumkan telah memberikan kontrak senilai AED1,5 miliar (USD408,32 juta) kepada galangan kapal PT PAL Indonesia untuk memasok “kapal multimisi” selama acara IDEX 2023 yang diadakan di Abu Dhabi dari 20 hingga 24 Februari .

PT PAL mengkonfirmasi kepada Janes bahwa kontrak tersebut adalah untuk kapal pendukung multimisi sepanjang 163 m yang merupakan landing platform dock (LPD). Rencananya, konstruksi akan dimulai di Indonesia pada 2024 dengan kapal yang telah selesai dikirim ke Angkatan Laut UAE lima hingga enam tahun kemudian.

Kontrak diumumkan tanpa nilai pada Juli 2022 sebagai bagian dari perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan UAE, meskipun sumber mengatakan kepada Janes pada saat itu bahwa itu belum diselesaikan.

PT PAL mengatakan belum bisa mengomentari sistem dan persenjataan yang akan dipasang di kapal tersebut, namun perusahaan Emirat akan terlibat dan akan mengawasi prosesnya.

Kontrak AED20 juta kedua diberikan kepada Marakeb Tecnologies untuk mengembangkan Golden Unit untuk kapal baru tersebut. Marakeb adalah perusahaan Emirat yang berspesialisasi dalam sistem otonom. Itu menampilkan tiruan stasiun kontrol kendaraan darat tak berawak di belakang kendaraan lapis baja Caiman yang katanya telah dikirim ke Angkatan Bersenjata UEA.

Sig MPX untuk GGK Pasukan Khusus Angkatan Darat Malaysia

23 Februari 2023

Sig MPX (photo : Sig Sauer)

Resimen Layanan Khusus ke-11 Angkatan Darat Malaysia di bawah 21st Special Service Group/21 Gerup Gerak Khas  (GGK), yaitu yang ditugaskan untuk operasi kontra-terorisme di dalam dan luar negeri telah menerima kiriman senapan mesin ringan Sig Sauer 9mm MPX-K.

Dengan demikian, mereka adalah pengguna pertama senjata api baru di Malaysia. Submachine gun tersebut dipilih untuk melengkapi Combat Rescue Teams (CRT) Skuadron yang berspesialisasi dalam pertempuran jarak dekat (CQB).

CRT telah dipersenjatai dengan MP5 Heckler & Koch yang telah dicoba dan diuji dari berbagai varian sejak 1980-an, terutama MP5-K yang ringkas dan MP5-SD yang ditekan. SSG telah meminta Angkatan Darat untuk memperoleh SMG baru dengan pendanaan untuk akuisisi melalui tender terbuka yang disetujui pada tahun 2020.

MPX-K yang sangat ringkas dengan laras 4,5” sangat cocok untuk situasi CQB di mana senjata laras pendek sangat penting karena ruang yang terbatas dalam struktur, pesawat, dan kapal. Selain itu, kaliber 9mm lebih disukai daripada senjata 5.56mm dalam keadaan seperti itu karena dapat mengurangi kerusakan tambahan dalam bentuk kemungkinan cedera pada sandera, atau pasukan teman karena pantulan.

Efektivitas batch awal SMG ini akan berdampak pada kemungkinan pembelian senjata api selanjutnya oleh Angkatan Darat.

(ADJ)

Yonif Para Raider 328 Kini Gunakan UTV Sebagai Tunggangan Mortir 81mm

23 Februari 2023

 
Kendaraan utility terrain vehicle UTV MV800 4x4 V-Twin digunakan untuk memuat Mortir 81 Tampella (photos : Yonif 328)

Cilodong. Kendaraan Khusus UTV MV800 4x4 V-Twin membantu Prajurit Dirgahayu melaksanakan Latihan Eksertisi Senjata Mortir 81 Tampella Bertempat di Lapangan Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, Cilodong, Depok. Rabu (22/02/2023).


Adapun materi yang dilatihkan meliputi penyiapan personel, penyiapan pucuk, penyiapan UTV, berkumpul, gantian, periksa senjata dan bongkar pasang senjata serta masuk kedudukan.

Dalam kegiatan latihan eksertisi ini, manuver dari mortir 81 Tampella dibantu oleh kendaraan khusus UTV MV800 4x4 V-Twin dalam pergeseran pucuk maupun personelnya.


"Dengan adanya kegiatan latihan eksertisi ini nantinya diharapkan kepada seluruh prajurit Dirgahayu yang memiliki indeks senjata mortir, siap dan mampu mengoperasionalkannya dengan baik dan maksimal, ditambah lagi sudah ada nya ransus UTV MV800 4x4 V-Twin yang membantu pergeseran pucuk dan personelnya" ungkap Danyonif PR 328/Dirgahayu, Mayor Inf Fauzan Rifa'i Alfikri, S.E., M.M.AS. 


See Also :

Kendaraan UTV MV800 4x4 V-Twin TNI AD (photos : Yonif Raider 300/Brawijaya)
 
Penampakan Kendaraan Khusus TNI AD Terbaru UTV MV800 4X4 VTWIN

INDOBALINEWS - Guna meningkatkan profesionalisme prajurit dan memudahkan dan mempercepat mobilitas senjata bantuan, Yonif Raider 300/Brajawijaya gunakan kendaraan khusus UTV MV800 4X4 V-Twin. 

Hal tersebut yang disampaikan Komandan Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya Kodam III/Siliwangi, Letnan Kolonel Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P. dalam sambutannya di Lapangan Braja Yonif Raider 300/Brajawijaya Kabupaten Cianjur, Jumat 3 Februari 2023.

Dijelaskan Danyonif Raider 300/Brajawijaya, Ransus UTV MV800 4X4 V-Twin ini diberikan untuk digunakan mengangkut senjata bantuan Mortir 81.


"Ransus ini dibekali dengan teknologi transmisi automatic 2WD dan 4WD yang dapat melahap berbagai jenis medan seperti tanjakan/turunan curam, lumpur, pasir,  bebatuan serta melintasi air (cross water)," ujar Afri Swandi Ritonga dalam pernyataan resminya.

Lebih lanjut dikatakannya Ransus dukungan dari Kemenhan RI ini sangat berguna bagi satuan tempur seperti Yonif Raider 300/Brajawijaya yang dapat membantu dalam mobilitas pergerakan terutama senjata bantuan Mortir.

Sehingga dapat membuat prajurit semakin profesional sesuai dengan perintah Panglima Kodan III/Slw, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P yakni meningkatkan profesionalisme dengan pendekatan teknologi yang inovatif. 

Penyerahan 6 unit Ransus UTV MV800 4X4 V-Twin dari Danyonif Raider 300/Brajawijaya kepada WS Dankiban Yonif Raider 300/Brajawijaya dilaksanakan di Lapangan Braja dihadiri oleh seluruh anggota Yonif Raider 300/Brajawijaya.

Ditambahkan oleh WS. Dankiban Yonif Raider 300/Brajawijaya, Letda Inf Ervi Hidayat bahwa dengan adanya Ransus ini, akan memudahkan prajurit pada manuver senjata bantuan diantarannya Mortir 81 MM.


22 Februari 2023

$17.98 billion Proposed for Singapore Defence Budget 2023

22 Februari 2023

Singapore proposed $17.98 billion for defence spending in 2023 or increase 9,9% than $16.36 billion in 2022 (photo : RSAF)

Budget 2023: Highlights of spending plans by 7 ministries for the year ahead

SINGAPORE - Budget 2023 contains various measures to help tide Singaporeans over immediate cost-of-living pressures, as well as to grow the economy, equip workers with skills, strengthen Singapore’s social compact and build a more resilient nation.

Several developments delayed by the Covid-19 pandemic are also on the way, according to detailed spending plans announced by the various ministries for the 2023 financial year (FY).

As in past years, the ministries with the largest budgets are Defence, Health and Education.

A sum of $1.38 billion from the Health Ministry’s budget will be allocated to the continued development of projects such as the Woodlands Health Campus and the Emergency Medicine Building at Singapore General Hospital.

For the Defence Ministry, the construction of NS Square at Marina Bay will commence.

The Ministry of Sustainability and the Environment’s spending plans include the development of a new crematorium in Mandai.

In FY2023, the total expenditure across ministries is expected to hit $104.2 billion, a slight increase from 2022’s $102.41 billion.

Here are several highlights of the spending plans by several ministries: 

1. Ministry of Defence
Projected total expenditure for FY2023: $17.98 billion
Almost all the money allocated, or $17.04 billion, will go to the Singapore Armed Forces – including payments for military equipment, maintenance of equipment and camps, as well as the salaries of full-time, operationally ready and regular national servicemen.

For FY2023, the ministry’s development expenditure of $871.31 million will be spent on construction projects such as those previously affected by Covid-19 and the development of NS Square, which will replace the Marina Bay floating platform.

2. Ministry of Health
Projected total expenditure for FY2023: $16.88 billion

3. Ministry of Education
Projected total expenditure for FY2023: $14.6 billion

4. Ministry of National Development
Projected total expenditure for FY2023: $8.74 billion

5. Ministry of Home Affairs
Projected total expenditure for FY2023: $8.29 billion

6. Ministry of Social and Family Development
Projected total expenditure for FY2023: $4.16 billion

7. Ministry of Sustainability and the Environment
Projected total expenditure for FY2023: $3.45 billion

See full article StraitsTimes