18 Mei 2026

Vietnam Berhasil Menyelesaikan Misi Pemeliharaan Pesawat NC-212i Sendiri

18 Mei 2026

Pesawat NC-212i nomor 8993 menjadi pesawat pertama yang menjalani perawatan 8 tahun di Pabrik A41 (all photos: QDND)

Pada sore hari tanggal 15 Mei, di Kota Ho Chi Minh, Nhร  mรกy A41 (Pabrik A41) Komando Pertahanan Udara - Angkatan Udara mengadakan upacara untuk memulai pemeliharaan 8 tahun pesawat NC-212i nomor 8993.

Hadir dalam upacara tersebut adalah: Kolonel Mai Xuan Canh, Direktur Pabrik A41; Kolonel Nguyen Duc Bac, Sekretaris Komite Partai dan Komisaris Politik Pabrik A41; perwakilan dari pimpinan Divisi Angkatan Udara 370, Brigade Angkatan Udara 918.


Selama periode terakhir, dalam melaksanakan proyek "Investasi dalam teknologi untuk pemeliharaan dan perbaikan pesawat angkut generasi baru - Fase I," Pabrik A41 secara bertahap berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur, melengkapi peralatan teknologi, melatih sumber daya manusia berkualitas tinggi, menyempurnakan sistem proses teknologi, dan mengorganisir tenaga teknis untuk memenuhi persyaratan pemeliharaan pesawat modern Komando Pertahanan Udara - Angkatan Udara. Pabrik A41 telah menjalani proses persiapan yang serius dan komprehensif, mulai dari mempersiapkan lokasi teknologi, berinvestasi dalam peralatan dan perkakas khusus, material teknis, meneliti dokumen teknologi, hingga melatih dan menginstruksikan tim insinyur dan teknisi.


Penerimaan dan pelaksanaan pemeliharaan untuk pesawat NC-212i, nomor seri 8993, sangat penting, karena ini adalah pesawat NC-212i pertama yang menjalani pemeliharaan 8 tahun di Pabrik A41. Unit ini akan memastikan kepatuhan terhadap prosedur teknologi yang tepat dan kepatuhan yang ketat terhadap standar teknis penerbangan; memperkuat kontrol dan pengawasan kualitas; dan berkoordinasi erat dengan instansi terkait dan unit mitra, terutama Brigade Angkatan Udara ke-918, untuk memastikan keamanan, kualitas, dan penyelesaian tepat waktu yang mutlak.


Dalam pidatonya pada upacara tersebut, Kolonel Mai Xuan Canh, Direktur Pabrik A41, menekankan: Penyelesaian perawatan 8 tahun pesawat NC-212i merupakan tonggak penting bagi Pabrik A41, yang menegaskan tahap perkembangan baru dalam kemampuan teknologi, tingkat organisasi dukungan teknis, dan kemampuan untuk menguasai perawatan dan perbaikan pesawat generasi baru Komando Pertahanan Udara - Angkatan Udara. Upacara dimulainya perawatan 8 tahun pesawat NC-212i menandai awal kegiatan dukungan teknis untuk pesawat NC-212i dan menunjukkan tekad untuk membangun Pabrik A41 menjadi unit perawatan dan perbaikan pesawat modern, yang memenuhi persyaratan dan tugas dalam situasi baru.


Pada kesempatan ini, Pabrik A41 meluncurkan kampanye simulasi intensif dengan tujuan mencapai "tiga yang terbaik," termasuk: berhasil menyelesaikan tugas penerimaan, perbaikan, dan perawatan pesawat NC-212i, memastikan kualitas, kemajuan, dan keselamatan mutlak; disiplin terbaik; dan kesadaran, tanggung jawab, dan tekad tertinggi. Kampanye simulasi akan berlangsung hingga 15 Juni.

221 komentar:

  1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
    • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
    • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
    • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
    • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
    • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
    ---------------------------------
    BERGANTUNG KE INDONESIA
    MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
    MALING GAS
    NGEMIS BATUBARA
    NGEMIS BERAS
    -
    Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
    Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
    Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
    Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
    -
    Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
    ________________________________________
    Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
    Tren Impor dan Ketergantungan
    Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
    Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
    Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti

    BalasHapus
    Balasan
    1. HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      --------------------------------
      Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    3. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      -
      Ringkasan Pemangkasan Anggaran Malaydesh 2026
      • Kebijakan: Instruksi pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian/lembaga federal.
      • Pemicu: Lonjakan biaya subsidi energi akibat konflik di Timur Tengah (Perang Iran).
      • Target Efisiensi: Penghematan RM10 miliar untuk menambal subsidi yang membengkak jadi RM58,4 miliar.
      • Sektor Terdampak: Pemotongan besar pada Kemenkes (RM3,06M) dan Kemendikbudristek (RM2,39M).
      • Langkah Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen non-kritis.
      • Tenggat: Proposal pemangkasan harus diserahkan paling lambat 15 Mei 2026.
      Sumber Utama:
      Channel News Asia, Free Malaydesh Today, The Edge Malaydesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
    4. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      Volume dan Potensi Nilai: Indonesia berencana mengekspor 200.000 ton beras ke Malaydesh dengan taksiran total transaksi mencapai Rp2 triliun jika kesepakatan harga tercapai, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.
      ----------------------------------
      Penawaran Harga Malaydesh: Malaydesh mengajukan harga beli yang sangat rendah, yaitu di bawah Rp10.000 per kg, sebagaimana dilansir oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Target Harga Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui Perum Bulog tetap bertahan pada kisaran harga Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg, berdasarkan konfirmasi resmi dari Kantor Berita Antara.
      ----------------------------------
      Kualitas Spesifikasi Beras: Beras yang diminta merupakan beras kelas premium dengan standar butir patah (broken) yang sangat kecil, yaitu hanya 5%, sesuai laporan teknis di Liputan6.
      ----------------------------------
      Perbandingan Harga Domestik: Penawaran Malaydesh ditolak karena harga beras jaminan sosial (SPHP) di dalam negeri saja sudah mencapai Rp12.500/kg, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium lokal (dengan pecahan 15%) berada di angka Rp14.500/kg, seperti dicatat oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Status Negosiasi Saat Ini: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan proses ekspor masih tertahan dan baru memasuki putaran negosiasi tahap kedua, sebagaimana diwartakan oleh media bisnis Kontan / MSN.
      ----------------------------------
      Kondisi Cadangan Nasional: Rencana ekspor ini dimungkinkan karena cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog sangat melimpah, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton, mengutip data resmi dari Kumparan
      ----------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      -
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
    5. KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
      ---------------------------------
      BERGANTUNG KE INDONESIA
      MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
      MALING GAS
      NGEMIS BATUBARA
      NGEMIS BERAS
      -
      Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
      Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
      Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
      Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
      -
      Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
      ________________________________________
      Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
      Tren Impor dan Ketergantungan
      Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
      Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
      Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti

      Hapus
  2. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
    -
    HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
    • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
    • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
    • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
    • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
    • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
    =============
    =============
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    -
    Sumber Berita =
    • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
    • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
    • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
    • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
    • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
    • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

    BalasHapus
  3. Ompong..si ompong ...๐Ÿคช๐Ÿคช๐Ÿคฃ๐Ÿ˜‚

    "...ironi dan kontras yang sangat tajam bagi negeri jiran, Malaysia. Di saat bersamaan, Kuala Lumpur justru terkena hantaman telak setelah pemerintah Norwegia secara sepihak membatalkan lisensi ekspor dan pasokan rudal NSM yang sudah mereka pesan sejak delapan tahun lalu...""

    BalasHapus
  4. Min kapan website www.rafalemalaysia.com aktif lagi? Saya tidak sabar ingin melihat isinya

    BalasHapus
  5. KARMA IS REAL...SAAT MALONDESH DENGAN TOLOL NYA MEMBATALKAN SEPIHAK ART DENGAN US SEKARANG DIBALAS NORWAY DENGAN SADIZ DAN MENGHINA MALONDESH ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
  6. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Liat bro n sis keren deh

    BalasHapus
  7. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Liat bro n sis keren deh

    BalasHapus
  8. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Liat bro n sis keren deh

    Malaysia pasti iri deh

    BalasHapus

  9. INDIANESIA makin PANIK.... PANIK... PANIK..... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Bank Mulai Jual Rupiah di Atas Rp17.800/US$

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109194/bank-mulai-jual-rupiah-di-atas-rp17-800-us

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
      =============
      =============
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      -
      Sumber Berita =
      • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
      • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
      • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
      • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
      • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
      • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

      Hapus
    2. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
      =============
      =============
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      -
      Sumber Berita =
      • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
      • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
      • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
      • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
      • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
      • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

      Hapus
    3. KLAIM RINGGIT KUAT = HUTANG MENINGKAT
      -
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      --------------------------------
      Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    4. KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
      ---------------------------------
      BERGANTUNG KE INDONESIA
      MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
      MALING GAS
      NGEMIS BATUBARA
      NGEMIS BERAS
      -
      Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
      Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
      Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
      Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
      -
      Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
      ________________________________________
      Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
      Tren Impor dan Ketergantungan
      Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
      Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
      Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti

      Hapus
    5. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    6. PRANK PAKISTAN-PRANK JF17
      “The MALAYDESH government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News.
      --------
      PRANK INDIA-PRANK TEJAS
      MALAYDESH has reportedly identified the Indian-manufactured Tejas light combat aircraft to replace its current fleet of MiG-29 fighter jets and is believed to be in advanced negotiations to firm up its procurement.
      --------
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK MKE : The Malonnn Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK NEXTER : LoI is signed during day three of DSA 2016. 20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the Malonnn Army's firepower inventory
      --------
      PRANK INDONESIA - PRANK PT PAL : "The contract with Malonn’s Navy will be inked next August. There is a possibility that they will order more than one MRSS.
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK DASSAULT : Malonn, which wants to buy up to 18 combat planes in a deal potentially worth more than USD2 billion, is now talking to only one supplier, France's Dassault Aviation, about its Rafale jets,
      --------
      PRANK SLOVAKIA - PRANK KDS : Malonn is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm
      --------
      PRANK CHINA-PRANK KS-1A
      MalAYDEWH has agreed in principle to purchase medium-range missiles from China, which in return will transfer technology on very short-range air defence to the country, Deputy Prime Minister Najib Razak said Tuesday
      --------
      PRANK UN-PRANK IAG
      Malaydesg dikenakan sanksi oleh PBB terkait penggantian biaya operasional kendaraan, karena sembilan IAG Guardians yang dikerahkannya tidak memenuhi persyaratan
      --------
      SEWA VSHORAD SEWA TRUK
      The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals.
      SEWA BOAT SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      SEWA HIDROGRAFI tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment
      SEWA MOTOR The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022.
      SEWA PESAWAT ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      SEWA HELI Kementerian Pertahanan MALAYDESH pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian SEWA dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
      SEWA HELI 4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
      SEWA HELI = Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      SEWA 4x4 Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALAYDESH sedang mencari untuk menyewa Tarantula

      Hapus
    7. PRANK PAKISTAN-PRANK JF17
      “The MALAYDESH government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News.
      --------
      PRANK INDIA-PRANK TEJAS
      MALAYDESH has reportedly identified the Indian-manufactured Tejas light combat aircraft to replace its current fleet of MiG-29 fighter jets and is believed to be in advanced negotiations to firm up its procurement.
      --------
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK MKE : The Malonnn Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK NEXTER : LoI is signed during day three of DSA 2016. 20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the Malonnn Army's firepower inventory
      --------
      PRANK INDONESIA - PRANK PT PAL : "The contract with Malonn’s Navy will be inked next August. There is a possibility that they will order more than one MRSS.
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK DASSAULT : Malonn, which wants to buy up to 18 combat planes in a deal potentially worth more than USD2 billion, is now talking to only one supplier, France's Dassault Aviation, about its Rafale jets,
      --------
      PRANK SLOVAKIA - PRANK KDS : Malonn is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm
      --------
      PRANK CHINA-PRANK KS-1A
      MalAYDEWH has agreed in principle to purchase medium-range missiles from China, which in return will transfer technology on very short-range air defence to the country, Deputy Prime Minister Najib Razak said Tuesday
      --------
      PRANK UN-PRANK IAG
      Malaydesg dikenakan sanksi oleh PBB terkait penggantian biaya operasional kendaraan, karena sembilan IAG Guardians yang dikerahkannya tidak memenuhi persyaratan ini
      =========
      .The Royal MALAYDESH Navy (RMN) has an aging fleet that is underfunded and struggling to keep up with techNOLogical advancements. This makes it difficult for the RMN to defend the country and its territorial claims in the South China Sea.
      Causes
      • Aging vessels
      Many of the RMN's ships are past their prime and are used beyond their economical life
      • Delayed replacements
      The RMN has received only a small number of the new vessels it planned to receive
      • Mismanagement
      A government audit found that mismanagement has mangkrak plans to replace the aging fleet
      Effects
      • Limited ability to patrol: The RMN's ability to patrol its maritime domain is limited
      • Increased reliance on the US: The RMN is relying more on the US to bolster its maritime capabilities
      Increased risk of accidents: The age of the RMN's vessels increases the risk of accident
      ===========
      The MALAYDESH Armed Forces (MAF) face many challenges, including:
      Personnel: The MAF has difficulty recruiting and retaining high-quality personnel, partly due to poor service conditions.
      Equipment: The MAF needs to modernize its equipment, including replacing its fleet of Nuri helicopters.
      Infrastructure: The MAF needs to improve its defense infrastructure, including living quarters.
      Ethnic composition: The MAF needs to rebalance the ethnic composition of its forces.
      Local content: The MAF needs to increase the local content of its equipment.
      Research and development: The MAF needs to increase its research and development activities.
      Logistic management: The MAF needs to improve its logistic management, including planning, operation implementation, and supply pre-budgeting.
      Non-traditional security challenges: The MAF needs to increase its authority to tackle non-traditional security challenges.

      Hapus
  10. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Liat bro n sis keren deh

    Malaysia pasti iri deh

    BalasHapus
  11. INDIANESIA MEMANG patut PANIK.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Bank Mulai Jual Rupiah di Atas Rp17.800/US$

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109194/bank-mulai-jual-rupiah-di-atas-rp17-800-us

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
      =============
      =============
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      -
      Sumber Berita =
      • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
      • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
      • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
      • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
      • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
      • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

      Hapus
    2. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
      =============
      =============
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      -
      Sumber Berita =
      • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
      • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
      • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
      • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
      • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
      • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

      Hapus
    3. KLAIM RINGGIT KUAT = HUTANG MENINGKAT
      -
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      --------------------------------
      Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    4. DATA UTANG MALAYDESH 2026
      -
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      -
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      -
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      -
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      -
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      --------------------------------
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      -
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      -
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      -
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
  12. Ini yang GORILLA perlu RISAUKAN dengan RUPIAH Makin tak berharga....ini beerti INDIANESIA BAYAR HUTANG BERGANDA guys Rp17.660 .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    RAFELA - HUTANG LENDER
    A400M - HUTANG LENDER
    FALCON 8X - HUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
      =============
      =============
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      -
      Sumber Berita =
      • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
      • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
      • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
      • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
      • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
      • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

      Hapus
    2. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
      =============
      =============
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      -
      Sumber Berita =
      • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
      • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
      • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
      • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
      • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
      • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

      Hapus
    3. KLAIM RINGGIT KUAT = HUTANG MENINGKAT
      -
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      --------------------------------
      Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    4. SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
      1. SEWA 28 HELI
      2. SEWA L39 ITCC
      3. SEWA EC120B
      4. SEWA Flight Simulation Training Device (FSTD)
      5. SEWA 1 unit Sistem Simulator EC120B
      6. SEWA HOVERCRAFT
      7. SEWA AW139
      8. SEWA Fast Interceptor Boat (FIB)
      9. SEWA Utility Boat
      10. SEWA Rigid Hull Fender Boat (RHFB)
      11. SEWA Rover Fiber Glass (Rover)
      12. SEWA MV Aishah AIM 4
      13. SEWA BMW R1250RT
      14. SEWA 4x4 VECHICLE
      15. SEWA VSHORAD
      16. SEWA TRUCK
      17. SEWA HONDA CIVIC
      18. SEWA PATROL BOATS
      19. SEWA OUTBOARD MOTORS
      20. SEWA TRAILERS
      21. SEWA SUPERBIKES
      22. SEWA SIMULATOR MKM
      23. SEWA 12 AW149 TUDM
      24. SEWA 4 AW139 TUDM
      25. SEWA 5 EC120B TUDM
      26. SEWA 2 AW159 TLDM
      27. SEWA 4 UH-60A TDM
      28. SEWA 12 AW149 TDM
      29. SEWA 4 AW139 BOMBA
      30. SEWA 2 AW159 MMEA
      31. SEWA 7 BELL429 POLIS
      32. SEWA MOTOR POLIS
      ===================
      ===================
      PRANK PAKISTAN-PRANK JF17
      “The MALAYDESH government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News.
      --------
      PRANK INDIA-PRANK TEJAS
      MALAYDESH has reportedly identified the Indian-manufactured Tejas light combat aircraft to replace its current fleet of MiG-29 fighter jets and is believed to be in advanced negotiations to firm up its procurement.
      --------
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK MKE : The Malonnn Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK NEXTER : LoI is signed during day three of DSA 2016. 20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the Malonnn Army's firepower inventory
      --------
      PRANK INDONESIA - PRANK PT PAL : "The contract with Malonn’s Navy will be inked next August. There is a possibility that they will order more than one MRSS.
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK DASSAULT : Malonn, which wants to buy up to 18 combat planes in a deal potentially worth more than USD2 billion, is now talking to only one supplier, France's Dassault Aviation, about its Rafale jets,
      --------
      PRANK SLOVAKIA - PRANK KDS : Malonn is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm
      --------
      PRANK CHINA-PRANK KS-1A
      MalAYDEWH has agreed in principle to purchase medium-range missiles from China, which in return will transfer technology on very short-range air defence to the country, Deputy Prime Minister Najib Razak said Tuesday
      --------
      PRANK UN-PRANK IAG
      Malaydesg dikenakan sanksi oleh PBB terkait penggantian biaya operasional kendaraan, karena sembilan IAG Guardians yang dikerahkannya tidak memenuhi persyaratan ini


      Hapus
    5. PRANK PAKISTAN-PRANK JF17
      “The MALAYDESH government has shown interest in buying the JF-17 Thunder aircraft from Pakistan but the deal is yet to be finalized,” a senior Pakistan Ministry of Defense Production official told Arab News.
      --------
      PRANK INDIA-PRANK TEJAS
      MALAYDESH has reportedly identified the Indian-manufactured Tejas light combat aircraft to replace its current fleet of MiG-29 fighter jets and is believed to be in advanced negotiations to firm up its procurement.
      --------
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK MKE : The Malonnn Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK NEXTER : LoI is signed during day three of DSA 2016. 20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the Malonnn Army's firepower inventory
      --------
      PRANK INDONESIA - PRANK PT PAL : "The contract with Malonn’s Navy will be inked next August. There is a possibility that they will order more than one MRSS.
      --------
      PRANK FRANCE - PRANK DASSAULT : Malonn, which wants to buy up to 18 combat planes in a deal potentially worth more than USD2 billion, is now talking to only one supplier, France's Dassault Aviation, about its Rafale jets,
      --------
      PRANK SLOVAKIA - PRANK KDS : Malonn is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm
      --------
      PRANK CHINA-PRANK KS-1A
      MalAYDEWH has agreed in principle to purchase medium-range missiles from China, which in return will transfer technology on very short-range air defence to the country, Deputy Prime Minister Najib Razak said Tuesday
      --------
      PRANK UN-PRANK IAG
      Malaydesg dikenakan sanksi oleh PBB terkait penggantian biaya operasional kendaraan, karena sembilan IAG Guardians yang dikerahkannya tidak memenuhi persyaratan ini
      ===================
      ===================
      1.RASIO HUTANG 84.3% DARI GDP
      2. HUTANG NEGARA RM 1,65 TRLLIUN
      3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
      4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
      5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
      6. SEWA SIMULATOR MKM
      7. PESAWAT MIG GROUNDED
      8. SEWA MOTOR POLIS
      9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
      10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
      11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
      12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
      13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
      14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
      15. NO LST
      16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
      17. NO TANKER
      18. NO KCR
      19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
      20. NO SPH
      21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
      22. NO HELLFIRE
      23. NO MPA ATR72 DELAYED
      24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
      25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
      26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
      27. LCS MANGKRAK KARATAN
      28. OPV MANGKRAK
      29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
      30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
      31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
      32. RADAR GIFTED PAID USA
      33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
      34. SEWA VVSHORAD
      35. SEWA TRUK 3 TON
      36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
      37. C130H DIGANTI 2045
      38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
      39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
      40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
      41. NO TRACKED SPH
      42. SEWA SIMULATOR HELI
      43. SPH CANCELLED
      44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
      45. NO PESAWAT COIN
      46. PILATUS MK II KARATAN
      47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
      48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
      49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
      50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
      51. LYNX GROUNDED
      52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
      53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
      54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
      55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
      56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
      57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
      58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
      59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
      60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
      61. MKM BARTER PALM OIL
      62. MIG29N BARTER PALM OIL
      63. A400M PEMBAYARAN BERPERINGKAT (HUTANG)
      64. SCORPENE BARTER PALM OIL
      65. PT91M BARTER PALM OIL RUBBER
      67. FA50M BARTER PALM OIL

      Hapus
  13. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
    -
    HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
    • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
    • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
    • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
    • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
    • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
    =============
    =============
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    -
    Sumber Berita =
    • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
    • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
    • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
    • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
    • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
    • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

    BalasHapus
  14. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor
    Dari DoD of Indonesia

    Sumber YouTube nya dari ke Sekretariatan Presiden RI :

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Malaysia pasti iri deh

    Liat bro n sis keren deh

    BalasHapus
  15. KLAIM RINGGIT KUAT = HUTANG MENINGKAT
    -
    HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
    -
    2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
    -
    2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
    -
    2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
    -
    2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
    -
    2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
    -
    2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
    -
    2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
    -
    2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
    -
    2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
    -
    2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
    -
    2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
    -
    2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
    -
    2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
    -
    2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
    -
    2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
    -
    2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
    -
    2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
    --------------------------------
    Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
    Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
    Detailed Annual Breakdown =
    --------------------------------
    2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
    (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
    -
    2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
    (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
    --------------------------------
    1️⃣ 2026 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.79 trillion
    Household Debt: RM 1.65 trillion
    Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
    Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
    Total Population: 36,385,115
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 49,196
    Household Debt: RM 45,348
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
    --------------------------------
    2️⃣ 2025 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.30 trillion
    Household Debt: RM 1.65 trillion
    Total Population: 35,977,838
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 36,139
    Household Debt: RM 45,859
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
    --------------------------------
    3️⃣ 2024 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.22 trillion
    Household Debt: RM 1.53 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
    Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
    Total Population: 34,671,895
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 35,187
    Household Debt: RM 44,128
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
    --------------------------------
    4️⃣ 2023 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.17 trillion
    Household Debt: RM 1.45 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
    Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
    Total Population: 35,126,298
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 33,308
    Household Debt: RM 41,279
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
    --------------------------------
    5️⃣ 2022 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.08 trillion
    Household Debt: RM 1.38 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
    Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
    Total Population: 34,695,493
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 31,127
    Household Debt: RM 39,774
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
    --------------------------------
    6️⃣ 2021 DEBT DATA
    Government Debt: RM 979.81 billion
    Household Debt: RM 1.34 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
    Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
    Total Population: 34,282,399
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 28,580
    Household Debt: RM 39,087
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
    =============
    =============
    INDONESIA
    2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
    (Note: The safety threshold of 60%)
    -
    2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
    (Note: The safety threshold of 60%)

    BalasHapus
  16. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor
    Dari DoD of Indonesia

    Sumber YouTube nya dari ke Sekretariatan Presiden RI :

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Malaysia pasti iri deh

    Liat bro n sis keren deh

    BalasHapus
  17. KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
    -
    HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
    • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
    • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
    • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
    • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
    • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
    ---------------------------------
    BERGANTUNG KE INDONESIA
    MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
    MALING GAS
    NGEMIS BATUBARA
    NGEMIS BERAS
    -
    Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
    Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
    Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
    Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
    -
    Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
    ________________________________________
    Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
    Tren Impor dan Ketergantungan
    Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
    Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
    Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti

    BalasHapus
  18. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor
    Dari DoD of Indonesia

    Sumber YouTube nya dari ke Sekretariatan Presiden RI :

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Malaysia pasti iri deh

    Liat bro n sis keren deh

    BalasHapus
  19. Penyerahan Rafale, A 400 dan Falcon 8x serta rudal meteor
    Dari DoD of Indonesia

    Sumber YouTube nya dari ke Sekretariatan Presiden RI :

    https://www.youtube.com/live/DjTwyHchdQ8?si=2LUPyvRYBoGlkdS6

    Malaysia pasti iri deh

    Liat bro n sis keren deh

    BalasHapus
  20. Ini yang GORILLA perlu RISAUKAN dengan RUPIAH Makin tak berharga....ini beerti INDIANESIA BAYAR HUTANG BERGANDA guys Rp17.660 .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    RAFELA - HUTANG LENDER
    A400M - HUTANG LENDER
    FALCON 8X - HUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      Volume dan Potensi Nilai: Indonesia berencana mengekspor 200.000 ton beras ke Malaydesh dengan taksiran total transaksi mencapai Rp2 triliun jika kesepakatan harga tercapai, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.
      ----------------------------------
      Penawaran Harga Malaydesh: Malaydesh mengajukan harga beli yang sangat rendah, yaitu di bawah Rp10.000 per kg, sebagaimana dilansir oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Target Harga Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui Perum Bulog tetap bertahan pada kisaran harga Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg, berdasarkan konfirmasi resmi dari Kantor Berita Antara.
      ----------------------------------
      Kualitas Spesifikasi Beras: Beras yang diminta merupakan beras kelas premium dengan standar butir patah (broken) yang sangat kecil, yaitu hanya 5%, sesuai laporan teknis di Liputan6.
      ----------------------------------
      Perbandingan Harga Domestik: Penawaran Malaydesh ditolak karena harga beras jaminan sosial (SPHP) di dalam negeri saja sudah mencapai Rp12.500/kg, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium lokal (dengan pecahan 15%) berada di angka Rp14.500/kg, seperti dicatat oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Status Negosiasi Saat Ini: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan proses ekspor masih tertahan dan baru memasuki putaran negosiasi tahap kedua, sebagaimana diwartakan oleh media bisnis Kontan / MSN.
      ----------------------------------
      Kondisi Cadangan Nasional: Rencana ekspor ini dimungkinkan karena cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog sangat melimpah, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton, mengutip data resmi dari Kumparan
      ----------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      -
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      Volume dan Potensi Nilai: Indonesia berencana mengekspor 200.000 ton beras ke Malaydesh dengan taksiran total transaksi mencapai Rp2 triliun jika kesepakatan harga tercapai, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.
      ----------------------------------
      Penawaran Harga Malaydesh: Malaydesh mengajukan harga beli yang sangat rendah, yaitu di bawah Rp10.000 per kg, sebagaimana dilansir oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Target Harga Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui Perum Bulog tetap bertahan pada kisaran harga Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg, berdasarkan konfirmasi resmi dari Kantor Berita Antara.
      ----------------------------------
      Kualitas Spesifikasi Beras: Beras yang diminta merupakan beras kelas premium dengan standar butir patah (broken) yang sangat kecil, yaitu hanya 5%, sesuai laporan teknis di Liputan6.
      ----------------------------------
      Perbandingan Harga Domestik: Penawaran Malaydesh ditolak karena harga beras jaminan sosial (SPHP) di dalam negeri saja sudah mencapai Rp12.500/kg, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium lokal (dengan pecahan 15%) berada di angka Rp14.500/kg, seperti dicatat oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Status Negosiasi Saat Ini: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan proses ekspor masih tertahan dan baru memasuki putaran negosiasi tahap kedua, sebagaimana diwartakan oleh media bisnis Kontan / MSN.
      ----------------------------------
      Kondisi Cadangan Nasional: Rencana ekspor ini dimungkinkan karena cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog sangat melimpah, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton, mengutip data resmi dari Kumparan
      ----------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      -
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
    3. Hutang Kerajaan Persekutuan:
      -
      1. Menurut laporan Fiscal Outlook 2024/2025, hutang kerajaan dijangka meningkat 6% pada 2025, lebih perlahan berbanding 7.5% pada 2024.
      Pada akhir Jun 2024, hutang kerajaan ialah RM1.227 trilion (63.1% KDNK).
      -
      2. Kenanga Research menganggarkan jumlah liabiliti kerajaan mencecah RM1.277 trilion pada suku pertama 2025, dengan nisbah hutang kepada KDNK sekitar 65.5%.
      ---------------
      Hutang Isi Rumah:
      -
      1. Kementerian Kewangan menyatakan hutang isi rumah pada 2023 ialah RM1.53 trilion.
      Komponen terbesar ialah pinjaman perumahan (60.5%), diikuti pinjaman kenderaan (13.2%) dan pembiayaan peribadi (12.6%).
      Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan nisbah hutang isi rumah kepada KDNK meningkat sedikit kepada 84.2–84.3% pada 2023 berbanding 82% pada 2018.
      ---------------
      ⚠️ Implikasi & Risiko
      Kerajaan: Nisbah hutang kerajaan sekitar 64–65% KDNK masih dalam julat terkawal, tetapi ruang fiskal semakin sempit.
      Isi Rumah: Nisbah hutang isi rumah yang tinggi (84% KDNK) menjadikan Malaydesh antara yang tertinggi di Asia, menimbulkan risiko terhadap daya tahan kewangan isi rumah jika kadar faedah meningkat atau ekonomi perlahan.
      Trend: Kedua-dua hutang kerajaan dan isi rumah menunjukkan pertumbuhan konsisten sejak 2020, menandakan tekanan jangka panjang terhadap kestabilan fiskal dan kesejahteraan rakyat.
      --------------------------------
      Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667

      Hapus
    4. 1. ANALISIS UTANG PEMERINTAH FEDERAL
      Utang pemerintah terus meningkat secara nominal, namun rasio terhadap PDB diproyeksikan mulai stabil seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat.
      Posisi Utang: Utang Pemerintah Federal mencapai RM1,25 triliun pada akhir 2024 dan diproyeksikan menyentuh RM1,3 triliun pada pertengahan hingga akhir 2025.
      Rasio Utang terhadap PDB: Pemerintah memperkirakan rasio utang tetap berada di kisaran 64% hingga 69% hingga 2025. Meskipun di atas target jangka menengah sebesar 60%, posisi ini masih di bawah batas plafon hukum sebesar 65% untuk instrumen utang tertentu (MGS, MGII, MITB).
      Proyeksi Statista: Berdasarkan data Statista, rasio utang nasional diperkirakan akan naik tipis mencapai sekitar 70,4% pada 2025 dan stabil di kisaran 70,6% hingga 2029.
      -------------------
      2. ANALISIS UTANG RUMAH TANGGA
      Utang rumah tangga Malaydesh tetap menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan ASEAN, yang menjadi perhatian utama bagi stabilitas keuangan.
      Total Utang: Per Desember 2024, utang rumah tangga tercatat sebesar RM1,63 triliun. Angka ini terus tumbuh secara historis dari RM1,19 triliun pada 2018 hingga mencapai agregat RM1,53 triliun pada 2023.
      Rasio terhadap PDB: Berada pada level 84,1% - 84,3% pada 2024/2025.
      Komposisi: Mayoritas utang digunakan untuk pinjaman perumahan (60,5%), diikuti oleh pinjaman kendaraan dan pembiayaan pribadi.
      Risiko: Bank Negara Malaydesh (BNM) memantau ketat level ini, namun Gubernur BNM menyatakan kondisi ini masih "terkendali" karena didukung oleh aset finansial rumah tangga yang kuat dan tingkat pembayaran tepat waktu yang tinggi (rasio kredit macet hanya 1,1%).
      --------------------------------
      Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667

      Hapus
  21. Ini yang GORILLA perlu RISAUKAN dengan RUPIAH Makin tak berharga....ini beerti INDIANESIA BAYAR HUTANG BERGANDA guys Rp17.660 .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


    RAFELA - HUTANG LENDER
    A400M - HUTANG LENDER
    FALCON 8X - HUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      -
      Ringkasan Pemangkasan Anggaran Malaydesh 2026
      • Kebijakan: Instruksi pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian/lembaga federal.
      • Pemicu: Lonjakan biaya subsidi energi akibat konflik di Timur Tengah (Perang Iran).
      • Target Efisiensi: Penghematan RM10 miliar untuk menambal subsidi yang membengkak jadi RM58,4 miliar.
      • Sektor Terdampak: Pemotongan besar pada Kemenkes (RM3,06M) dan Kemendikbudristek (RM2,39M).
      • Langkah Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen non-kritis.
      • Tenggat: Proposal pemangkasan harus diserahkan paling lambat 15 Mei 2026.
      Sumber Utama:
      Channel News Asia, Free Malaydesh Today, The Edge Malaydesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      1. MAHATHIR MOHAMAD: "MELAYU MALAS & MISKIN"
      Pernyataan Mahathir ini sering muncul dalam berbagai kesempatan, namun yang paling signifikan terdengar saat peluncuran buku atau pidato politiknya (seperti di Kongres Maruah Melayu).
      -
      South China Morning Post (SCMP)
      Judul Artikel: "‘Malays are lazy’: Dr Mahathir’s greatest hits of stinging criticism against his own race"
      Konteks: Artikel ini merangkum sejarah kritik Mahathir terhadap etnis Melayu yang dianggap kurang kompetitif dibanding etnis Tionghoa.
      -
      The Straits Times (Singapore)
      Judul Artikel: "Malays are lazy, do not want to work: Mahathir"
      Konteks: Melaporkan pernyataan Mahathir pada tahun 2018 dan 2019 yang menyebut orang Melayu cenderung memilih subsidi daripada bekerja keras.
      -
      Reuters
      Judul Artikel: "Malaydeshn PM Mahathir says Malays must work harder to avoid being left behind"
      Konteks: Menyoroti pandangan Mahathir bahwa ketergantungan pada bantuan pemerintah membuat masyarakat kehilangan daya saing.
      ________________________________________
      2. ANWAR IBRAHIM: "KEMISKINAN & PROYEK BANJIR"
      Pernyataan Anwar Ibrahim ini berkaitan dengan keputusannya meninjau ulang proyek-proyek besar (seperti tebatan banjir) untuk memastikan tidak ada kebocoran dana/korupsi, karena korupsi tersebut merugikan rakyat miskin (mayoritas Melayu).
      -
      Free Malaydesh Today (FMT) - English Edition
      Judul Artikel: "Flood projects priority as poor Malays are the victims, says Anwar"
      Konteks: Anwar menjelaskan bahwa ketertiban dalam manajemen keuangan (tata kelola) sangat penting karena kegagalan proyek tersebut berdampak langsung pada mayoritas warga Melayu yang miskin.
      -
      CNA (Channel News Asia)
      Judul Artikel: "PM Anwar says good governance key to lifting majority Malay poor out of poverty"
      Konteks: Menekankan bahwa kemiskinan Melayu tidak akan selesai hanya dengan slogan "Ketuanan Melayu", melainkan dengan menghentikan penjarahan uang negara melalui proyek yang tidak transparan.
      -
      The Star (Malaydesh)
      Judul Artikel: "Anwar: Proper governance needed in flood mitigation projects to help the poor"
      Konteks: Fokus pada argumen Anwar bahwa transparansi pengadaan barang dan jasa adalah bentuk nyata pembelaan terhadap kaum miskin.
      --------------------------------
      BEBAN UTANG PER KAPITA 2026
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — Lewat batas aman 65%).
      • Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — Kategori kritis ASEAN).
      • Populasi Total: 36.385.115 Jiwa.
      • Rasio Beban Warga:
      o Utang Publik/Penduduk: RM 49.196
      o Utang Domestik/Penduduk: RM 45.348
      ➡️ TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544

      Hapus
    3. TREN UTAMA 2010–2026
      Awal (2010): RM 407,1 Miliar.
      Lonjakan (2018): Tembus RM 1,19 Triliun.
      Proyeksi Akhir (2026): RM 1,79 Triliun.
      -
      TOTAL BEBAN UTANG PER WARGA (KUMULATIF : UTANG PEMERINTAH + UTANG HOUSEHOLD)
      2021: RM 67.667 per jiwa
      2022: RM 70.901 per jiwa
      2023: RM 74.587 per jiwa
      2024: RM 79.315 per jiwa
      2025: RM 81.998 per jiwa
      2026: RM 94.544 per jiwa
      -
      STATUS KRISIS RASIO PDB 2026
      Utang Pemerintah: 70,5% (Melewati batas aman 65%).
      Utang Rumah Tangga: 84,3% (Melewati batas aman 65%).
      --------------------------------
      RATA-RATA KENAIKAN HUTANG MALAYDESH 2026-2021 =
      Utang Pemerintah (Per Warga):
      Kenaikan Total: RM 49.196 (2026) - RM 28.580 (2021) = RM 20.616
      Rata-rata Kenaikan: RM 4.123 /tahun
      -
      Utang Rumah Tangga (Per Warga):
      Kenaikan Total: RM 45.348 (2026) - RM 39.087 (2021) = RM 6.261
      Rata-rata Kenaikan: RM 1.252 /tahun
      -
      Total Beban Kumulatif (Per Warga):
      Kenaikan Total: RM 94.544 (2026) - RM 67.667 (2021) = RM 26.877
      Rata-rata Kenaikan: RM 5.375 /tahun
      --------------------------------
      NOMOR 1 (SATU) DIPERAS TERBESAR
      -
      Daftar Komitmen ART ASEAN ke Amerika Serikat
      -
      ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ Malaydesh: USD 242 Miliar
      Status: Komitmen terbesar; fokus pada investasi manufaktur dan pengadaan energi (LNG).
      -
      ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Vietnam: USD 180 - 210 Miliar
      Status: Fokus pada penyeimbangan surplus dagang dan pengembangan sektor semikonduktor.
      -
      ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ Thailand: USD 85 - 110 Miliar
      Status: Fokus pada akses pasar otomotif/EV dan liberalisasi produk pangan.
      -
      ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ Filipina: USD 35 - 55 Miliar
      Status: Fokus pada rantai pasok mineral kritis (nikel) dan modernisasi pertahanan.
      -
      ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesia: USD 38,4 Miliar
      Status: Fokus pada impor energi (minyak/gas), infrastruktur TIK, dan semikonduktor.
      -
      ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ Kamboja: Pembukaan Pasar 100%
      Status: Komitmen penghapusan seluruh tarif masuk bagi barang industri dan pertanian AS.
      -
      ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ Singapura: Tidak ada nilai baru
      Status: Tetap menggunakan skema Free Trade Agreement (FTA) bilateral yang sudah ada.
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      Sumber: IMF Global Debt Database (Government Debt)
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%

      Hapus
  22. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    --------------------------------
    CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
    CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
    CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
    -
    Ringkasan Pemangkasan Anggaran Malaydesh 2026
    • Kebijakan: Instruksi pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian/lembaga federal.
    • Pemicu: Lonjakan biaya subsidi energi akibat konflik di Timur Tengah (Perang Iran).
    • Target Efisiensi: Penghematan RM10 miliar untuk menambal subsidi yang membengkak jadi RM58,4 miliar.
    • Sektor Terdampak: Pemotongan besar pada Kemenkes (RM3,06M) dan Kemendikbudristek (RM2,39M).
    • Langkah Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen non-kritis.
    • Tenggat: Proposal pemangkasan harus diserahkan paling lambat 15 Mei 2026.
    Sumber Utama:
    Channel News Asia, Free Malaydesh Today, The Edge Malaydesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
    --------------------------------
    2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
    • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
    • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
    • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
    • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
    • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
    • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
    --------------------------------
    Status Krisis PDB 2026
    • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
    • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
    --------------------------------
    Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
    2026 (Populasi: 36,3jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
    Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
    -
    2025 (Populasi: 35,9jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
    Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
    -
    2024 (Populasi: 34,6jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
    Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
    -
    2023 (Populasi: 35,1jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
    Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
    -
    2022 (Populasi: 34,6jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
    Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
    -
    2021 (Populasi: 34,2jt)
    Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
    Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

    BalasHapus
  23. GILANYA..... ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Bank Mulai Jual Rupiah di Atas Rp17.800/US$

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109194/bank-mulai-jual-rupiah-di-atas-rp17-800-us

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      1. MAHATHIR MOHAMAD: "MELAYU MALAS & MISKIN"
      Pernyataan Mahathir ini sering muncul dalam berbagai kesempatan, namun yang paling signifikan terdengar saat peluncuran buku atau pidato politiknya (seperti di Kongres Maruah Melayu).
      -
      South China Morning Post (SCMP)
      Judul Artikel: "‘Malays are lazy’: Dr Mahathir’s greatest hits of stinging criticism against his own race"
      Konteks: Artikel ini merangkum sejarah kritik Mahathir terhadap etnis Melayu yang dianggap kurang kompetitif dibanding etnis Tionghoa.
      -
      The Straits Times (Singapore)
      Judul Artikel: "Malays are lazy, do not want to work: Mahathir"
      Konteks: Melaporkan pernyataan Mahathir pada tahun 2018 dan 2019 yang menyebut orang Melayu cenderung memilih subsidi daripada bekerja keras.
      -
      Reuters
      Judul Artikel: "Malaydeshn PM Mahathir says Malays must work harder to avoid being left behind"
      Konteks: Menyoroti pandangan Mahathir bahwa ketergantungan pada bantuan pemerintah membuat masyarakat kehilangan daya saing.
      ________________________________________
      2. ANWAR IBRAHIM: "KEMISKINAN & PROYEK BANJIR"
      Pernyataan Anwar Ibrahim ini berkaitan dengan keputusannya meninjau ulang proyek-proyek besar (seperti tebatan banjir) untuk memastikan tidak ada kebocoran dana/korupsi, karena korupsi tersebut merugikan rakyat miskin (mayoritas Melayu).
      -
      Free Malaydesh Today (FMT) - English Edition
      Judul Artikel: "Flood projects priority as poor Malays are the victims, says Anwar"
      Konteks: Anwar menjelaskan bahwa ketertiban dalam manajemen keuangan (tata kelola) sangat penting karena kegagalan proyek tersebut berdampak langsung pada mayoritas warga Melayu yang miskin.
      -
      CNA (Channel News Asia)
      Judul Artikel: "PM Anwar says good governance key to lifting majority Malay poor out of poverty"
      Konteks: Menekankan bahwa kemiskinan Melayu tidak akan selesai hanya dengan slogan "Ketuanan Melayu", melainkan dengan menghentikan penjarahan uang negara melalui proyek yang tidak transparan.
      -
      The Star (Malaydesh)
      Judul Artikel: "Anwar: Proper governance needed in flood mitigation projects to help the poor"
      Konteks: Fokus pada argumen Anwar bahwa transparansi pengadaan barang dan jasa adalah bentuk nyata pembelaan terhadap kaum miskin.
      --------------------------------
      BEBAN UTANG PER KAPITA 2026
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — Lewat batas aman 65%).
      • Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — Kategori kritis ASEAN).
      • Populasi Total: 36.385.115 Jiwa.
      • Rasio Beban Warga:
      o Utang Publik/Penduduk: RM 49.196
      o Utang Domestik/Penduduk: RM 45.348
      ➡️ TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ---------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      SUMBER :
      Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malaydesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
      --------------------------------_
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
      --------------------------------
      DEFISIT FISKAL MALAYDESH PERIODE 2010–2025:
      2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
      2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
      2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
      2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
      2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
      2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
      2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
      2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
      2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
      2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
      2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
      2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
      2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
      2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
      -
      SUMBER:
      IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malaydesh.
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

      Hapus
    3. GORILA KLAIM CASH =
      SKEMA NON TUNAI = NON CASH
      SKEMA NON TUNAI = NON CASH
      SKEMA NON TUNAI = NON CASH
      --------------------
      1. Inventarisasi Alutsista Skema Non-Tunai
      Multi-Purpose Mission Ship (MPMS)
      Skema: EXIM KREDIT EKSPOR (HUTANG) (Hutang Lender Turki).
      Status: Hutang G-to-G melalui Turk Eximbank.
      -
      Kapal LMS Batch 2
      Skema: KREDIT EKSPOR (HUTANG) / Hutang Luar Negeri.
      -
      Jet Tempur FA-50M & Scorpene
      Skema: Barter Komoditas (Minyak Sawit/Palm Oil).
      Logika: Tidak mampu bayar cash, menggunakan hasil bumi.
      -
      Pesawat Airbus A400M
      Skema: Pembayaran Berperingkat (Ansuran/Debt).
      -
      Tank PT-91 Twardy
      Skema: Barter 30% Palm Oil & Rubber (Karet).
      -
      Jet Mig-29N & MKM
      Skema: Barter Palm Oil.
      -
      Helikopter AW139
      Skema: Sewa (Leasing).
      -
      2. Daftar Entitas Penagih Hutang (Tagih Hutang)
      Daftar lembaga dan vendor yang memiliki piutang terhadap proyek pertahanan/infrastruktur:
      Lembaga Perbankan: Maybank, AmBank, Affin Bank, Bank Muamalat, Bank Pembangunan Malaydesh, Kuwait Finance House.
      Vendor/Kontraktor: MTU Services, Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, iXblue SAS, Tyco Fire & Security.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    4. GORILA KLAIM CASH =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG)
      KREDIT EKSPOR (HUTANG)
      KREDIT EKSPOR (HUTANG)
      ---------------
      Kesimpulan Strategi Pembiayaan Pertahanan Malaydesh
      Ketergantungan pada KREDIT EKSPOR (HUTANG) (G-to-G): Malaydesh secara masif menggunakan fasilitas kredit dari lembaga penjamin ekspor negara asal (seperti Turk Eximbank) untuk proyek strategis seperti kapal LMS Batch 2 dan MPMS. Skema ini dipilih karena bunga kompetitif (kisaran 4%-6% dalam USD/Euro) dan jaminan penuh antar-pemerintah yang menurunkan risiko finansial.
      -
      Skema Deferred Payment (Bayar Tunda): Untuk mengatasi keterbatasan anggaran tahunan (fiskal), pembayaran ditangguhkan selama 10–15 tahun dengan masa tenggang (grace period) selama masa konstruksi. Pelunasan diintegrasikan ke dalam alokasi jangka panjang Rancangan Malaydesh Lima Tahun (RMLT).
      -
      Inovasi Skema Sewa (Leasing): Malaydesh memelopori pengalihan pengeluaran modal (CapEx) menjadi biaya operasional (OpEx) melalui penyewaan aset pendukung (contoh: Helikopter Leonardo AW139) guna menjaga kesiapan operasional tanpa beban pembelian utuh di awal.
      -
      Imbal Dagang & Barter: Tetap mengupayakan elemen counter-trade dan offset dalam kontrak untuk memastikan adanya manfaat ekonomi balik bagi industri domestik, meskipun tidak lagi murni menggunakan komoditas mentah.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    5. GORILA MALAYDESH KLAIM CASH =
      SKEMA KREDIT EXIM = SKEMA DEFFERED = SKEMA BARTER = SKEMA SEWA
      SKEMA KREDIT EXIM = SKEMA DEFFERED = SKEMA BARTER = SKEMA SEWA
      SKEMA KREDIT EXIM = SKEMA DEFFERED = SKEMA BARTER = SKEMA SEWA
      MALAYDESH
      Mekanisme KREDIT EKSPOR (HUTANG): Malaydesh memanfaatkan fasilitas kredit dari lembaga penjamin ekspor negara asal produsen. Salah satu contoh utamanya adalah pengadaan kapal Littoral Mission Ship (LMS) Batch 2 dari Turki. Proyek ini didukung oleh skema pembiayaan dari pemerintah Turki (G-to-G) melalui Turk Eximbank, yang memungkinkan Malaydesh melakukan pembayaran secara bertahap sesuai dengan progres pembangunan kapal.
      -
      Skema Deferred Payment (Pembayaran Menangguh): Mengingat keterbatasan ruang fiskal dalam APBN (Belanjawan), Kementerian Pertahanan Malaydesh sering menggunakan skema pembayaran yang ditangguhkan. Skema ini memungkinkan pengadaan alutsista seperti jet tempur ringan KAI FA-50 dari Korea Selatan dikirim terlebih dahulu, sementara pelunasan -dilakukan dalam jangka waktu 10 hingga 15 tahun menggunakan alokasi "Rancangan Malaydesh Lima Tahun" (RMLT).
      -
      Skema Sewa (Leasing): Berbeda dengan negara tetangga, Malaydesh mempelopori skema sewa untuk aset pendukung guna menghemat biaya modal (CapEx). Contohnya adalah penyewaan helikopter Leonardo AW139 untuk Angkatan Tentara Malaydesh (ATM) guna menggantikan peran Nuri, di mana pemerintah membayar biaya operasional bulanan kepada penyedia jasa tanpa harus membeli pesawat secara utuh.
      -
      Barter/Offset (Trade-Back): Dalam beberapa kontrak, Malaydesh tetap mengupayakan elemen counter-trade. Meskipun tidak lagi menggunakan komoditas minyak sawit secara mentah seperti era 90-an.
      -
      Sumber Berita: Laporan Belanjawan 2025/2026 Malaydesh, Kementerian Pertahanan Malaydesh (MINDEF), dan analisis pengadaan dari Janes Defence Weekly
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
  24. GILANYA..... ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Bank Mulai Jual Rupiah di Atas Rp17.800/US$

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109194/bank-mulai-jual-rupiah-di-atas-rp17-800-us

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      1.RASIO HUTANG 84.3% DARI GDP
      2. HUTANG NEGARA RM 1,65 TRLLIUN
      3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
      4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
      5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
      6. SEWA SIMULATOR MKM
      7. PESAWAT MIG GROUNDED
      8. SEWA MOTOR POLIS
      9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
      10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
      11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
      12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
      13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
      14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
      15. NO LST
      16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
      17. NO TANKER
      18. NO KCR
      19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
      20. NO SPH
      21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
      22. NO HELLFIRE
      23. NO MPA ATR72 DELAYED
      24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
      25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
      26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
      27. LCS MANGKRAK KARATAN
      28. OPV MANGKRAK
      29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
      30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
      31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
      32. RADAR GIFTED PAID USA
      33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
      34. SEWA VVSHORAD
      35. SEWA TRUK 3 TON
      36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
      37. C130H DIGANTI 2045
      38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
      39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
      40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
      41. NO TRACKED SPH
      42. SEWA SIMULATOR HELI
      43. SPH CANCELLED
      44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
      45. NO PESAWAT COIN
      46. PILATUS MK II KARATAN
      47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
      48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
      49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
      50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
      51. LYNX GROUNDED
      52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
      53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
      54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
      55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
      ---------------------------------
      SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
      1. SEWA 28 HELI
      2. SEWA L39 ITCC
      3. SEWA EC120B
      4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
      5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
      6. SEWA HOVERCRAFT
      7. SEWA AW139
      8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
      9. SEWA UTILITY BOAT
      10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
      11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
      12. SEWA MV AISHAH AIM 4
      13. SEWA BMW R1250RT
      14. SEWA 4x4 VECHICLE
      15. SEWA VSHORAD
      16. SEWA TRUCK
      17. SEWA HONDA CIVIC
      18. SEWA PATROL BOATS
      19. SEWA OUTBOARD MOTORS
      20. SEWA TRAILERS
      21. SEWA SUPERBIKES
      22. SEWA SIMULATOR MKM
      23. SEWA 12 AW149 TUDM
      24. SEWA 4 AW139 TUDM
      25. SEWA 5 EC120B TUDM
      26. SEWA 2 AW159 TLDM
      27. SEWA 4 UH-60A TDM
      28. SEWA 12 AW149 TDM
      29. SEWA 4 AW139 BOMBA
      30. SEWA 2 AW159 MMEA
      31. SEWA 7 BELL429 POLIS
      32. SEWA MOTOR POLIS

      Hapus
    2. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
      SUKU BUNGA KREDIT = TURKI-KOREA-UK
      SUKU BUNGA KREDIT = TURKI-KOREA-UK
      SUKU BUNGA KREDIT = TURKI-KOREA-UK
      -------------------------
      1. Turki (Tรผrkiye)
      Turki menggunakan standar bunga yang sangat kompetitif untuk menarik mitra strategis seperti malaydesh dalam proyek kapal perang.
      Jenis Bunga: Mengacu pada OECD CIRR (Commercial Interest Reference Rate).
      Estimasi Suku Bunga: Berada di kisaran 4% – 6% per tahun [Berdasarkan estimasi mekanisme G2G].
      Biaya Tambahan: Biasanya terdapat Premium Fee (biaya jaminan risiko negara) yang dibayarkan di muka atau dikapitalisasi ke dalam total hutang.
      Karakteristik: Bunga bersifat tetap (Fixed Rate) selama masa tenor 10–15 tahun, sehingga melindungi pembeli dari fluktuasi pasar global.
      -
      2. Korea Selatan
      Korea Selatan menawarkan malaydesh fleksibilitas tinggi dengan melibatkan lembaga negara KEXIM.
      Struktur Bunga: Terbagi menjadi dua bagian:
      Bagian Pinjaman (50%): Bunga kompetitif melalui KEXIM yang seringkali di bawah bunga pasar komersial (karena adanya subsidi ekspor negara).
      Bagian Barter (50%): Tidak berbunga, namun terdapat biaya logistik dan manajemen untuk komoditas minyak sawit.
      Biaya Administrasi: Terdapat Management Fee berkisar 0,10% - 0,50% tergantung pada nilai kontrak KEXIM Fee Structure.
      -
      3. Inggris (UK)
      Inggris melalui UK Export Finance (UKEF) memiliki aturan yang sangat ketat dan transparan ke malaysdesh.
      Suku Bunga: Menggunakan OECD CIRR atau biaya dana pemerintah (National Loans Fund rates) jika lebih tinggi UK Export Finance.
      UKEF Support Fee: Inggris membebankan premium fee untuk menutupi risiko kredit yang nilainya bervariasi tergantung pada rating kredit negara pembeli UKEF Annual Report.
      Ketentuan Uang Muka: Pembeli wajib membayar minimal 15% dari nilai kontrak sebagai uang muka sebelum fasilitas kredit dapat dicairkan GOV.UK Credit Terms
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    3. 2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      -
      INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S |
      2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      2023 = NOT YET ORDERED
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      2021 = PLANNED
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2021.html
      -
      2020 = PLANNED
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2020.html
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    4. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
      --------------------------------
      BEBAN UTANG PER KAPITA 2026
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — Lewat batas aman 65%).
      • Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — Kategori kritis ASEAN).
      • Populasi Total: 36.385.115 Jiwa.
      • Rasio Beban Warga:
      o Utang Publik/Penduduk: RM 49.196
      o Utang Domestik/Penduduk: RM 45.348
      ➡️ TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    5. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
      ANGSURAN FA50M = 10 TAHUN
      ANGSURAN FA50M = 10 TAHUN
      ANGSURAN FA50M = 10 TAHUN
      -------------------------
      angsuran untuk proyek Jet Tempur FA-50 Block 20 dengan skema Hybrid (Kredit & Barter) yang sangat unik:
      Parameter Simulasi
      Total Kontrak: US$ 920.000.000 (Sekitar RM 4,08 Miliar).
      Pembagian Skema (50:50):
      50% Kredit (Hutang): US$ 460.000.000
      50% Barter (Sawit): US$ 460.000.000
      Tenor (Jangka Waktu): 10 Tahun.
      Estimasi Bunga KEXIM: 4,5% per tahun (mengikuti standar OECD CIRR).
      ________________________________________
      1. Bagian Hutang Finansial (50% Melalui KEXIM)
      Menggunakan metode bunga tetap (Fixed Rate) untuk porsi pinjaman tunai:
      Pokok Pinjaman: US$ 460 Juta.
      Angsuran Pokok Tahunan: US$ 46 Juta.
      Estimasi Bunga per Tahun: US$ 20,7 Juta (Tahun pertama).
      Total Cicilan Tunai Tahun 1: US$ 66,7 Juta (Akan menurun seiring berkurangnya sisa pokok).
      2. Bagian Barter Komoditas (50% Melalui Minyak Sawit)
      Ini adalah bagian yang "tidak berbunga" secara finansial, namun dihitung berdasarkan volume ekspor:
      Nilai Barter: US$ 460 Juta.
      Target Barter Tahunan: US$ 46 Juta/tahun.
      Volume Sawit: Jika harga CPO rata-rata US$ 900/ton, maka pemerintah harus mengirim sekitar 51.111 ton CPO per tahun ke Korea Selatan selama 10 tahun.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
  25. GILANYA..... ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Bank Mulai Jual Rupiah di Atas Rp17.800/US$

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109194/bank-mulai-jual-rupiah-di-atas-rp17-800-us

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN
      Reuters - Malaydesh’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict.
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN
      The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
      --------------------------------
      2025 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      --------------------------------
      2024 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      --------------------------------
      2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita (Januari 2023).
      --------------------------------
      CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
      -
      Bloomberg & The Straits Times: Restrukturisasi Petronas yang memangkas ±5.000 karyawan
      --------------------------------
      Status Proyek Alutsista Malaysia (2011–2025)
      Jet Tempur (MRCA): Penggantian MiG-29N sejak 2017 gagal total tanpa akuisisi akibat kendala anggaran; dialihkan ke solusi interim jet latih FA-50 Korsel.
      Kapal Perang (LCS): Proyek 6 kapal kelas Gowind (RM9–11 M) sejak 2011 mandek akibat skandal korupsi Boustead; kapal pertama baru 72% selesai per 2025 dan belum ada yang beroperasi.
      Artileri Bergerak (SPH): Pembelian meriam otomatis (kandidat CAESAR/K9) sejak 2016 nihil hasil karena pergantian fokus dan anggaran di tiap rezim pemerintahan.
      Kapal Logistik (MRSS/LPD): Rencana kapal amfibi TLDM sejak 2016 belum mulai dibangun; statusnya baru diundur untuk masuk anggaran RMKe-13 pada tahun 2026.
      ---------------------------------
      ๐Ÿ”„ ZONK : 5x Ganti PM & 5–6x Ganti Menteri Pertahanan
      Tahun Perdana Menteri Menteri Pertahanan
      2011 Najib Razak Ahmad Zahid Hamidi
      2015 Najib Razak Hishammuddin Hussein
      2018 Mahathir Mohamad Mohamad Sabu
      2020 Muhyiddin Yassin Ismail Sabri
      2021 Ismail Sabri Hishammuddin Hussein
      2022 Anwar Ibrahim Mohamad Khaled Nordin
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    2. MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
    3. CICILAN FA50M = 10 TAHUN
      CICILAN FA50M = 10 TAHUN
      CICILAN FA50M = 10 TAHUN
      ------------------
      Kesimpulan: Skema "Gali Lubang" 10 Tahun FA-50M
      1. Ketergantungan Total pada Utang & Barter
      Pengadaan ini membuktikan ketidakmampuan finansial secara tunai (cash). Dengan total kontrak US$ 920 Juta (RM 4,08 Miliar), pemerintah harus memecah pembayaran menjadi dua jalur selama satu dekade penuh, yang mengunci anggaran pertahanan hingga jauh ke depan.
      2. Beban Bunga dan Fiskal yang Panjang
      Porsi kredit 50% melalui KEXIM (Korea) memaksa negara membayar bunga sekitar 4,5% per tahun. Artinya, harga asli pesawat membengkak karena akumulasi bunga selama 10 tahun. Setiap tahunnya, kas negara harus terkuras sekitar US$ 66,7 Juta hanya untuk mencicil sebagian dari 18 unit pesawat tersebut.
      3. Pertaruhan Komoditas (Sawit)
      Skema barter 50% menggunakan CPO (Minyak Sawit) adalah langkah berisiko tinggi.
      Volume Masif: Harus mengirim 51.111 ton CPO per tahun.
      Risiko Harga: Jika harga sawit dunia anjlok di bawah US

      900/ton,jumlahvolumesawityangharusdikirimakanmembengkakdemimenutupinilai**US900 / t o n comma j u m l a h v o l u m e s a w i t y a n g h a r u s d i k i r i m a k a n m e m b e n g k a k d e m i m e n u t u p i n i l a i * * cap U cap S
      900/๐‘ก๐‘œ๐‘›,๐‘—๐‘ข๐‘š๐‘™๐‘Žโ„Ž๐‘ฃ๐‘œ๐‘™๐‘ข๐‘š๐‘’๐‘ ๐‘Ž๐‘ค๐‘–๐‘ก๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘”โ„Ž๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘ข๐‘ ๐‘‘๐‘–๐‘˜๐‘–๐‘Ÿ๐‘–๐‘š๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘›๐‘š๐‘’๐‘š๐‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘˜๐‘Ž๐‘˜๐‘‘๐‘’๐‘š๐‘–๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘ก๐‘ข๐‘๐‘–๐‘›๐‘–๐‘™๐‘Ž๐‘–**๐‘ˆ๐‘†
      46 Juta/tahun**, yang berpotensi merugikan pendapatan negara dari sektor ekspor.
      4. Status Alutsista "Kredit"
      Selama 10 tahun ke depan (hingga sekitar 2034/2035), jet tempur ini berstatus "belum lunas". Kondisi ini sangat kontras dengan negara yang memiliki ruang fiskal lebar yang mampu melakukan pengadaan secara bertahap namun tunai untuk menghindari beban bunga OECD.
      5. Dampak pada Pengadaan Lain
      Cicilan tetap selama 10 tahun ini menjadi alasan utama terjadinya "Kekangan Kewangan" untuk proyek lain seperti MRCA atau LCS. Anggaran yang seharusnya bisa digunakan untuk belanja baru justru habis tersedot untuk membayar cicilan pesawat ringan (Lead-in Fighter) yang teknologinya akan terus menua selama masa angsuran berlangsung.
      Ringkasan Kondisi:
      Membeli pesawat tempur dengan cicilan 10 tahun dan bayar pakai sawit adalah potret nyata ekonomi yang sedang "sesak napas", di mana alutsista didapat dengan cara menjaminkan kekayaan alam dan utang luar negeri jangka panjang.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    4. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
      ANGSURAN MPMS TURKEY
      ANGSURAN MPMS TURKEY
      ANGSURAN MPMS TURKEY
      -------------------------
      angsuran untuk proyek
      Kapal MPMS (Multi-Purpose Mission Ship) yang melibatkan galangan kapal Desan Shipyard dari Turki:
      1. Parameter Utama Proyek
      ________________________________________
      Proyek ini menggunakan skema Export Credit Agency (ECA) yang didukung oleh kolaborasi antara lembaga keuangan domestik dan Turk Eximbank.
      Estimasi Nilai Kontrak: US$ 350.000.000 (Sekitar RM 1,6 Miliar).
      Mekanisme: 100% Kredit Ekspor (Hutang Finansial).
      Tenor (Jangka Waktu): 10 Tahun.
      Suku Bunga: Diasumsikan sebesar 5% per tahun (Mengacu pada rata-rata OECD CIRR untuk kategori kapal).
      2. Perhitungan Komponen Angsuran
      ________________________________________
      Berbeda dengan skema barter, seluruh pembayaran dilakukan dalam bentuk mata uang asing (USD).
      Pokok Pinjaman Tahunan:

      US$350.000.000/10=US$35.000.000cap U cap S $ 350.000 .000 / 10 equals bold cap U bold cap S $ 35.000 .000
      ๐‘ˆ๐‘†$350.000.000/10=๐”๐’$๐Ÿ‘๐Ÿ“.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
      Bunga Tahun Pertama:

      5%×US$350.000.000=US$17.500.0005 % cross cap U cap S $ 350.000 .000 equals bold cap U bold cap S $ 17.500 .000
      5%×๐‘ˆ๐‘†$350.000.000=๐”๐’$๐Ÿ๐Ÿ•.๐Ÿ“๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
      Total Kewajiban Tahun Pertama:

      US$35.000.000+US$17.500.000=US$52.500.000cap U cap S $ 35.000 .000 plus cap U cap S $ 17.500 .000 equals bold cap U bold cap S $ 52.500 .000
      ๐‘ˆ๐‘†$35.000.000+๐‘ˆ๐‘†$17.500.000=๐”๐’$๐Ÿ“๐Ÿ.๐Ÿ“๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

      3. Rincian Simulasi Pembayaran (Daftar)
      ________________________________________
      Pembayaran menggunakan metode diminishing interest (bunga menurun):
      Tahun ke-1: US$ 52,5 Juta (Cicilan tertinggi karena saldo pokok masih utuh).
      Tahun ke-3: **US

      49,0Juta**(Bunga turun menjad iUS49 comma 0 cap J u t a * * open paren cap B u n g a t u r u n m e n j a d i cap U cap S
      49,0๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘ก๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
      14 Juta seiring pembayaran pokok).
      Tahun ke-5: **US

      45,5Juta**(Bunga menurun menjadi US45 comma 5 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
      45,5๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
      10,5 Juta).
      Tahun ke-8: **US

      40,25Juta**(Bunga menurun menjadi US40 comma 25 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
      40,25๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
      5,25 Juta).
      Tahun ke-10: US$ 36,75 Juta (Cicilan final dengan beban bunga minimal).
      4. Catatan Penting Skema MPMS (Desan Shipyard)
      ________________________________________
      MoU Tripartit: Proyek ini didukung oleh kesepakatan antara EXIM Bank pemberi pinjaman, Turk Eximbank, dan Desan Shipyard untuk menjamin kelancaran arus kas selama masa konstruksi.
      Pembayaran Berbasis Milestone: Meskipun hutang dicairkan, pembayaran kepada galangan kapal dilakukan berdasarkan kemajuan fisik proyek (Milestone Payment), guna meminimalisir risiko kegagalan pengiriman.
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    5. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
      ANGSURAN LMS B2 TURKEY
      ANGSURAN LMS B2 TURKEY
      ANGSURAN LMS B2 TURKEY
      -------------------------
      angsuran untuk proyek
      Kapal Perang LMS B2 (Littoral Mission Ship Batch 2) yang dibangun oleh perusahaan pertahanan Turki, STM:
      1. Parameter Utama Proyek
      Total Nilai Kontrak: Estimasi US$ 500.000.000 (Sekitar RM 2,3 Miliar).
      Mekanisme: 100% Kredit Ekspor (Hutang G2G) melalui Turk Eximbank.
      Tenor (Jangka Waktu): 10 Tahun (Masa cicilan dimulai setelah kapal mulai dikerjakan/efektif).
      Suku Bunga: Diasumsikan menggunakan OECD CIRR sebesar 5,5% per tahun (Fixed Rate).
      ---------
      2. Perhitungan Komponen Tahunan
      Angsuran Pokok Tahunan:
      US$500.000.000/10=US$50.000.000cap U cap S $ 500.000 .000 / 10 equals bold cap U bold cap S $ 50.000 .000
      ๐‘ˆ๐‘†$500.000.000/10=๐”๐’$๐Ÿ“๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
      Bunga Tahun Pertama:
      5,5%×US$500.000.000=US$27.500.0005 comma 5 % cross cap U cap S $ 500.000 .000 equals bold cap U bold cap S $ 27.500 .000
      5,5%×๐‘ˆ๐‘†$500.000.000=๐”๐’$๐Ÿ๐Ÿ•.๐Ÿ“๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
      Premi Asuransi Ekspor (One-time/Amortized): Biasanya terdapat biaya tambahan sekitar 1% - 2% dari total nilai kontrak untuk jaminan risiko kredit ekspor.
      ---------
      3. Rincian Pembayaran Tahunan (Simulasi Daftar)
      Tahun ke-1: US$ 77,5 Juta (Cicilan pokok + bunga maksimal).
      Tahun ke-5: **US
      66,5Juta**(Bunga menurun karena saldo pokok berkurang menjadi US66 comma 5 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n k a r e n a s a l d o p o k o k b e r k u r a n g m e n j a d i cap U cap S
      66,5๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘˜๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘’๐‘›๐‘Ž ๐‘ ๐‘Ž๐‘™๐‘‘๐‘œ ๐‘๐‘œ๐‘˜๐‘œ๐‘˜ ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘˜๐‘ข๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
      300 Juta).
      Tahun ke-10: US$ 52,75 Juta (Cicilan terakhir dengan beban bunga terendah).
      ---------
      4. Karakteristik "Kredit" Turki
      Pembiayaan Penuh (100%): Berbeda dengan Korea Selatan yang menggunakan sistem barter 50%, proyek LMS B2 ini murni dibayar dengan devisa tunai melalui fasilitas pinjaman luar negeri.
      Jaminan Pemerintah: Karena ini adalah skema Government-to-Government (G2G), syarat-syarat pinjaman biasanya lebih fleksibel dibandingkan pinjaman bank komersial, dengan masa tenggang (Grace Period) selama masa konstruksi kapal.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
  26. 1 KOTA VS 13 NEGARA BAGIAN (1 NEGARA)
    1 KOTA VS 13 NEGARA BAGIAN (1 NEGARA)
    1 KOTA VS 13 NEGARA BAGIAN (1 NEGARA)
    ---------------------------------
    1. Perbandingan Skala: "1 Kota vs 13 Negara Bagian"
    Berdasarkan data PDB PPP (Purchasing Power Parity), Jakarta menunjukkan konsentrasi kekayaan yang masif:
    Jakarta (1 Kota): Memiliki volume ekonomi sebesar US$ 1,7 Triliun. Jakarta adalah pusat sirkulasi uang Indonesia yang mencakup 70% dari total perputaran nasional.
    -
    Malaydesh (1 Negara): Memiliki volume ekonomi riil sebesar US$ 1,34 Triliun (gabungan dari seluruh negara bagian).
    ----------------------------------
    PERDANA MENTERI =
    DEFACT
    KILL PREGNANT WOMEN
    -
    LCS =
    MANGKRAK 15 YEARS
    BANNED NSM
    -
    LMS B1 =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    LMS B2 =
    DOWNGRADE BABUR CLASS
    NO TORPEDO
    -
    LEKIU =
    EXO B2 EXPIRED
    RADAR CMS USANG
    -
    KASTURI =
    EXO B2 EXPIRED
    NO TORPEDO
    -
    LAKSAMANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    KEDAH =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    PERDANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    HANDALAN =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    JERUNG =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    ----------------------------------
    SU-30MKM =
    LOW SERVICEABILITY
    SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
    CANARY PROJECT DELAY
    -
    F/A-18D HORNET =
    AGING AIRFRAME
    LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
    DEPENDENT ON US UPGRADE
    -
    HAWK 108/208 =
    FREQUENT CRASHES
    OBSOLETE AVIONICS
    GROUNDED ISSUES
    -
    MIG-29N (RETIRED) =
    TOTAL FAILURE
    LOGISTIC NIGHTMARE
    MOTHBALLED AT KUANTAN
    -
    FA-50M (ON ORDER) =
    LIGHTWEIGHT ONLY
    DELAYED DELIVERY
    NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
    BANNED AMRAAM 120
    -
    C-130 HERCULES =
    METAL FATIGUE
    OVERWORKED
    ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
    ----------------------------------
    PT-91M PENDEKAR =
    POLISH SPARES DISCONTINUED
    TRANSMISSION ISSUES (RENK)
    ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
    -
    AV8 GEMPITA =
    TENDER IRREGULARITIES
    UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
    INTEGRATION DELAY
    -
    ACV-15 ADNAN =
    AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
    OBSOLETE ELECTRONICS
    -
    FV101 SCORPION =
    RECOMMENDED RETIREMENT
    MAINTENANCE NIGHTMARE
    END OF SERVICE LIFE
    -
    MILDEF TARANTULA =
    LIMITED ADOPTION
    OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
    DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
    -
    CONDOR 4X4 / SIBMAS =
    RETIRED STATUS (2023)
    MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
    -
    ASTROS II (MLRS) =
    EXPENSIVE AMMUNITION
    LACK OF PRECISION GUIDANCE
    PLATFORM AGING
    ----------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    ----------------
    ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

    BalasHapus
  27. PERBANDINGAN PDB PPP INDONESIA VS ASEAN
    (PDB PPP Indonesia: US$5,69 Triliun)
    -
    3,07x = Indonesia vs Thailand (US$5,69 Triliun versus US$1,85 T)
    -
    3,01x = Indonesia vs Vietnam (US$5,69 versus Triliun US$1,89 T)
    -
    3,04x = Indonesia vs Filipina (US$5,69 Triliun US$1,87 T)
    -
    4,24x = Indonesia vs Malaydesh (US$5,69 Triliun US$1,34 T)
    -
    6,69x = Indonesia vs Singapura (US$5,69 Triliun US$0,85 T)
    ----------------------------------
    PERBANDINGAN PDB NOMINAL INDONESIA VS ASEAN
    (PDB Nominal Indonesia: US$1,69 Triliun)
    -
    2,91x = Indonesia vs Thailand (US$1,69 Triliun versus US$0,58 T)
    -
    3,18x = Indonesia vs Singapura (US$1,69 Triliun versus US$0,53 T)
    -
    3,31x = Indonesia vs Filipina (US$1,69 Triliun versus US$0,51 T).
    -
    3,44x = Indonesia vs Vietnam (US$1,69 Triliun versus US$0,49 T)
    -
    3,67x = Indonesia vs Malaydesh (US$1,69 Triliun versus US$0,46 T)
    -----------------------------------
    PERDANA MENTERI =
    DEFACT
    KILL PREGNANT WOMEN
    -
    LCS =
    MANGKRAK 15 YEARS
    BANNED NSM
    -
    LMS B1 =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    LMS B2 =
    DOWNGRADE BABUR CLASS
    NO TORPEDO
    -
    LEKIU =
    EXO B2 EXPIRED
    RADAR CMS USANG
    -
    KASTURI =
    EXO B2 EXPIRED
    NO TORPEDO
    -
    LAKSAMANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    KEDAH =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    PERDANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    HANDALAN =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    JERUNG =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    ----------------------------------
    SU-30MKM =
    LOW SERVICEABILITY
    SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
    CANARY PROJECT DELAY
    -
    F/A-18D HORNET =
    AGING AIRFRAME
    LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
    DEPENDENT ON US UPGRADE
    -
    HAWK 108/208 =
    FREQUENT CRASHES
    OBSOLETE AVIONICS
    GROUNDED ISSUES
    -
    MIG-29N (RETIRED) =
    TOTAL FAILURE
    LOGISTIC NIGHTMARE
    MOTHBALLED AT KUANTAN
    -
    FA-50M (ON ORDER) =
    LIGHTWEIGHT ONLY
    DELAYED DELIVERY
    NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
    BANNED AMRAAM 120
    -
    C-130 HERCULES =
    METAL FATIGUE
    OVERWORKED
    ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
    ----------------------------------
    PT-91M PENDEKAR =
    POLISH SPARES DISCONTINUED
    TRANSMISSION ISSUES (RENK)
    ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
    -
    AV8 GEMPITA =
    TENDER IRREGULARITIES
    UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
    INTEGRATION DELAY
    -
    ACV-15 ADNAN =
    AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
    OBSOLETE ELECTRONICS
    -
    FV101 SCORPION =
    RECOMMENDED RETIREMENT
    MAINTENANCE NIGHTMARE
    END OF SERVICE LIFE
    -
    MILDEF TARANTULA =
    LIMITED ADOPTION
    OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
    DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
    -
    CONDOR 4X4 / SIBMAS =
    RETIRED STATUS (2023)
    MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
    -
    ASTROS II (MLRS) =
    EXPENSIVE AMMUNITION
    LACK OF PRECISION GUIDANCE
    PLATFORM AGING
    ----------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    ----------------
    ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

    BalasHapus
  28. GORILA KLAIM CASH =
    SKEMA NON TUNAI = NON CASH
    SKEMA NON TUNAI = NON CASH
    SKEMA NON TUNAI = NON CASH
    --------------------
    1. Inventarisasi Alutsista Skema Non-Tunai
    Multi-Purpose Mission Ship (MPMS)
    Skema: EXIM KREDIT EKSPOR (HUTANG) (Hutang Lender Turki).
    Status: Hutang G-to-G melalui Turk Eximbank.
    -
    Kapal LMS Batch 2
    Skema: KREDIT EKSPOR (HUTANG) / Hutang Luar Negeri.
    -
    Jet Tempur FA-50M & Scorpene
    Skema: Barter Komoditas (Minyak Sawit/Palm Oil).
    Logika: Tidak mampu bayar cash, menggunakan hasil bumi.
    -
    Pesawat Airbus A400M
    Skema: Pembayaran Berperingkat (Ansuran/Debt).
    -
    Tank PT-91 Twardy
    Skema: Barter 30% Palm Oil & Rubber (Karet).
    -
    Jet Mig-29N & MKM
    Skema: Barter Palm Oil.
    -
    Helikopter AW139
    Skema: Sewa (Leasing).
    -
    2. Daftar Entitas Penagih Hutang (Tagih Hutang)
    Daftar lembaga dan vendor yang memiliki piutang terhadap proyek pertahanan/infrastruktur:
    Lembaga Perbankan: Maybank, AmBank, Affin Bank, Bank Muamalat, Bank Pembangunan Malaydesh, Kuwait Finance House.
    Vendor/Kontraktor: MTU Services, Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, iXblue SAS, Tyco Fire & Security.
    --------------------------------
    MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
    1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
    2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
    3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
    4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
    5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
    6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
    7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
    8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
    9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
    --------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    --------------------------------
    DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

    BalasHapus
  29. MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
    1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
    2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
    3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
    4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
    5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
    6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
    7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
    8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
    9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
    ----------------------------------
    BEBAN UTANG PER KAPITA 2026
    • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — Lewat batas aman 65%).
    • Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — Kategori kritis ASEAN).
    • Populasi Total: 36.385.115 Jiwa.
    • Rasio Beban Warga:
    o Utang Publik/Penduduk: RM 49.196
    o Utang Domestik/Penduduk: RM 45.348
    ➡️ TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
    ----------------------------------
    PERDANA MENTERI =
    DEFACT
    KILL PREGNANT WOMEN
    -
    LCS =
    MANGKRAK 15 YEARS
    BANNED NSM
    -
    LMS B1 =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    LMS B2 =
    DOWNGRADE BABUR CLASS
    NO TORPEDO
    -
    LEKIU =
    EXO B2 EXPIRED
    RADAR CMS USANG
    -
    KASTURI =
    EXO B2 EXPIRED
    NO TORPEDO
    -
    LAKSAMANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    KEDAH =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    PERDANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    HANDALAN =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    JERUNG =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    ----------------------------------
    SU-30MKM =
    LOW SERVICEABILITY
    SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
    CANARY PROJECT DELAY
    -
    F/A-18D HORNET =
    AGING AIRFRAME
    LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
    DEPENDENT ON US UPGRADE
    -
    HAWK 108/208 =
    FREQUENT CRASHES
    OBSOLETE AVIONICS
    GROUNDED ISSUES
    -
    MIG-29N (RETIRED) =
    TOTAL FAILURE
    LOGISTIC NIGHTMARE
    MOTHBALLED AT KUANTAN
    -
    FA-50M (ON ORDER) =
    LIGHTWEIGHT ONLY
    DELAYED DELIVERY
    NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
    BANNED AMRAAM 120
    -
    C-130 HERCULES =
    METAL FATIGUE
    OVERWORKED
    ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
    ----------------------------------
    PT-91M PENDEKAR =
    POLISH SPARES DISCONTINUED
    TRANSMISSION ISSUES (RENK)
    ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
    -
    AV8 GEMPITA =
    TENDER IRREGULARITIES
    UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
    INTEGRATION DELAY
    -
    ACV-15 ADNAN =
    AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
    OBSOLETE ELECTRONICS
    -
    FV101 SCORPION =
    RECOMMENDED RETIREMENT
    MAINTENANCE NIGHTMARE
    END OF SERVICE LIFE
    -
    MILDEF TARANTULA =
    LIMITED ADOPTION
    OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
    DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
    -
    CONDOR 4X4 / SIBMAS =
    RETIRED STATUS (2023)
    MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
    -
    ASTROS II (MLRS) =
    EXPENSIVE AMMUNITION
    LACK OF PRECISION GUIDANCE
    PLATFORM AGING
    ----------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    ----------------
    ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

    BalasHapus
  30. Up min brita penyerahan aset baru
    6 rafale versi F4 dll
    Hahhahahh

    BalasHapus
  31. Kita punya Meteor, manakala Malaydesh kena banned NSM ..๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿคช
    =====
    "...Ditampilkannya Meteor dalam arsenal resmi Rafale TNI AU menyiratkan pesan tegas bahwa Indonesia sama sekali tidak mengalami hambatan birokrasi maupun politik luar negeri untuk mengakuisisi rudal BVR paling ditakuti di dunia saat ini..."

    ...hal yang pasti adalah Indonesia telah lolos dari jerat embargo senjata untuk kepemilikan munisi strategis. Fenomena ini terbilang luar biasa karena meski diproduksi secara fisik oleh raksasa MBDA Missile Systems di Perancis, Meteor sejatinya merupakan proyek rudal hibrida hasil konsorsium enam negara Eropa—Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Swedia.."

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua kebagian kue, Meteor lancar ACC...orang kaya..
      ๐Ÿ˜๐ŸคŸ
      ======
      Inggris : kita shoping AH-140
      Perancis : kita shoping Rafale+ Scorpene
      Jerman : kita shoping Kapal mineswiper+oceanographic
      Italia : kita shoping PPA
      Spanyol : kita shoping Uro vamtac
      Swedia : kita shoping RBS 70

      Hapus
  32. GILANYA..... ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Bank Mulai Jual Rupiah di Atas Rp17.800/US$

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109194/bank-mulai-jual-rupiah-di-atas-rp17-800-us

    BalasHapus
    Balasan
    1. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
      ANGSURAN LCS
      ANGSURAN LCS
      ANGSURAN LCS
      -------------------------
      angsuran untuk proyek
      angsuran untuk proyek
      LCS (Littoral Combat Ship), yang merupakan proyek dengan nilai kontrak terbesar dan skema pendanaan paling kompleks:
      1. Parameter Utama Proyek
      ________________________________________
      Proyek LCS mengalami beberapa kali restrukturisasi anggaran. Simulasi ini menggunakan estimasi sisa nilai kontrak atau tambahan plafon yang diperlukan untuk penyelesaian kapal.
      Estimasi Total Nilai Proyek: US$ 2.500.000.000 (Sekitar RM 11,2 Miliar).
      Mekanisme: Kredit domestik dan internasional dengan jaminan pemerintah (Government Guarantee).
      Tenor (Jangka Waktu): 15 Tahun (Tenor lebih panjang karena nilai proyek yang sangat besar).
      Suku Bunga: Diasumsikan 6% per tahun (Mengingat profil risiko proyek dan bunga pinjaman sindikasi perbankan).
      2. Perhitungan Komponen Angsuran
      ________________________________________
      Karena nilai proyek yang besar, beban bunga menjadi komponen yang sangat signifikan dalam anggaran tahunan.
      Pokok Pinjaman Tahunan:

      US$2.500.000.000/15=US$166.666.667cap U cap S $ 2.500 .000 .000 / 15 equals bold cap U bold cap S $ 166.666 .667
      ๐‘ˆ๐‘†$2.500.000.000/15=๐”๐’$๐Ÿ๐Ÿ”๐Ÿ”.๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”.๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ•
      Bunga Tahun Pertama:

      6%×US$2.500.000.000=US$150.000.0006 % cross cap U cap S $ 2.500 .000 .000 equals bold cap U bold cap S $ 150.000 .000
      6%×๐‘ˆ๐‘†$2.500.000.000=๐”๐’$๐Ÿ๐Ÿ“๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
      Total Kewajiban Tahun Pertama:

      US$166,6 Juta+US$150 Juta=US$316,6 Jutacap U cap S $ 166 comma 6 Juta plus cap U cap S $ 150 Juta equals bold cap U bold cap S $ 316 comma 6 Juta
      ๐‘ˆ๐‘†$166,6 Juta+๐‘ˆ๐‘†$150 Juta=๐”๐’$๐Ÿ‘๐Ÿ๐Ÿ”,๐Ÿ” Juta

      3. Rincian Simulasi Pembayaran (Daftar)
      ________________________________________
      Pembayaran dihitung dengan metode saldo menurun:
      Tahun ke-1: US$ 316,6 Juta (Beban puncak, di mana bunga hampir setara dengan cicilan pokok).
      Tahun ke-5: **US

      276,6Juta**( ๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘† 276 comma 6 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
      276,6๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘†
      110 Juta seiring berkurangnya saldo pokok).
      Tahun ke-10: **US

      226,6Juta**( ๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘† US226 comma 6 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
      226,6๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**( ๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘† 60 Juta).
      Tahun ke-15: **US

      176,6Juta**(Cicilan terakhir dengan bunga minima lsebesar US 176 comma 6 cap J u t a * * open paren cap C i c i l a n t e r a k h i r d e n g a n b u n g a m i n i m a l s e b e s a r cap U cap S
      176,6๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**(๐ถ๐‘–๐‘๐‘–๐‘™๐‘Ž๐‘› ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘˜โ„Ž๐‘–๐‘Ÿ ๐‘‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘–๐‘›๐‘–๐‘š๐‘Ž๐‘™ ๐‘ ๐‘’๐‘๐‘’๐‘ ๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘ˆ๐‘†
      10 Juta).
      4. Karakteristik "Kredit" LCS
      ________________________________________
      Beban APBN Jangka Panjang: Berbeda dengan proyek FA-50 yang menggunakan barter sawit, LCS murni dibayar dengan tunai. Angsuran tahunan sebesar ±US$ 300 juta ini setara dengan porsi signifikan dari anggaran belanja modal pertahanan tahunan.
      Risiko Eskalasi Biaya: Karena tenor yang sangat panjang (15 tahun), fluktuasi nilai tukar mata uang asing menjadi risiko utama. Jika mata uang domestik melemah, nilai angsuran dalam USD akan terasa jauh lebih berat.
      Dukungan Perbankan Sindikasi: Proyek ini biasanya tidak hanya melibatkan satu bank, melainkan konsorsium perbankan karena limit kredit yang sangat besar.
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    2. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
      =============
      =============
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
      -
      Sumber Berita =
      • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
      • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
      • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
      • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
      • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
      • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

      Hapus
    3. KLAIM RINGGIT KUAT = HUTANG MENINGKAT
      -
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      --------------------------------
      Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    4. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
      ANGSURAN PT91M POLANDIA
      ANGSURAN PT91M POLANDIA
      ANGSURAN PT91M POLANDIA
      -------------------------
      skema angsuran pembelian PT-91M Pendekar dengan asumsi pembiayaan standar kredit ekspor (kombinasi tunai dan barter) selama 10 tahun:
      Total Pokok Pinjaman
      Nilai kontrak sebesar RM 1,4 Miliar. Setelah dikurangi estimasi uang muka (Down Payment) sebesar 15% (RM 210 Juta), sisa saldo yang diangsur adalah RM 1,19 Miliar.
      Pembayaran Uang Muka (Tahun ke-0)
      Malaydesh membayar tunai sebesar RM 210 Juta pada saat penandatanganan kontrak di tahun 2003 untuk mengaktifkan proses produksi di pabrik Bumar-ลabฤ™dy, Polandia.
      Angsuran Pokok Tahunan
      Dengan tenor 10 tahun, Malaydesh mencicil pokok hutang rata-rata sebesar RM 119 Juta per tahun.
      Bunga Pinjaman (Estimasi)
      Menggunakan asumsi bunga kredit ekspor rata-rata 4-5% per tahun, beban bunga tahunan berkisar antara RM 5 juta hingga RM 50 juta (menurun setiap tahun seiring berkurangnya saldo pokok).
      Komposisi Pembayaran Barter (Minyak Sawit)
      Sebagian dari angsuran tahunan (sekitar 30-40%) tidak dibayar dengan uang tunai, melainkan dengan pengiriman komoditas minyak sawit ke Polandia. Estimasi nilai komoditas yang dikirim mencapai RM 40 - 50 Juta per tahun.
      Total Kewajiban Tahunan (Debt Service)
      Gabungan antara cicilan pokok, bunga, dan biaya provisi menghasilkan estimasi pembayaran tahunan sebesar RM 130 Juta hingga RM 160 Juta selama satu dekade.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
  33. Ini yang GORILLA perlu RISAUKAN dengan RUPIAH Makin tak berharga....ini beerti INDIANESIA BAYAR HUTANG BERGANDA guys Rp17.660 setiap 1USD .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    GAGAL BAYAR HUTANG LENDER DIDEPAN MATA guys... ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜œ


    RAFELA - HUTANG LENDER
    A400M - HUTANG LENDER
    FALCON 8X - HUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      CICILAN LCS = 15 TAHUN
      --------------------------------
      Berikut adalah kesimpulan dari rincian angsuran proyek
      Littoral Combat Ship (LCS) yang merupakan proyek pertahanan dengan nilai terbesar:
      Skala Keuangan Masif: Dengan estimasi nilai proyek mencapai US$ 2,5 Miliar (sekitar RM 11,2 Miliar), LCS menjadi proyek dengan beban anggaran paling berat dibandingkan proyek kapal perang lainnya.
      Struktur Pinjaman: Menggunakan mekanisme Kredit Sindikasi (internasional dan domestik) dengan jaminan penuh dari pemerintah (Government Guarantee) dan tenor panjang selama 15 tahun.
      Beban Anggaran Tahunan: Total kewajiban tahun pertama mencapai US$ 316,6 Juta. Angka ini merupakan beban puncak karena komponen bunga (6%) hampir setara dengan cicilan pokok akibat besarnya saldo hutang.
      Metode Pembayaran: Menggunakan sistem saldo menurun, di mana angsuran berkurang secara bertahap dari US
      316,6 Juta ditahun pertama hingga menjadi **US316 comma 6 cap J u t a d i t a h u n p e r t a m a h i n g g a m e n j a d i * * cap U cap S
      316,6 ๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž ๐‘‘๐‘–๐‘ก๐‘Žโ„Ž๐‘ข๐‘›๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ก๐‘Ž๐‘š๐‘Ž โ„Ž๐‘–๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– **๐‘ˆ๐‘†
      176,6 Juta** pada tahun ke-15.
      Risiko Finansial: Tidak seperti proyek barter, LCS dibayar murni tunai (USD), sehingga sangat rentan terhadap fluktuasi nilai tukar dan risiko eskalasi biaya dalam jangka panjang yang dapat menekan APBN.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    2. GORILA KLAIM CASH = HUTANG
      ANGSURAN LMS B1 CHINA
      ANGSURAN LMS B1 CHINA
      ANGSURAN LMS B1 CHINA
      -------------------------
      angsuran untuk proyek
      Kapal LMS Batch 1 (Littoral Mission Ship) yang dibangun di China (Kerja sama CSOC dan Boustead Naval Shipyard):
      1. Parameter Utama Proyek
      ________________________________________
      Proyek LMS B1 ini merupakan pengadaan 4 unit kapal yang seluruhnya sudah selesai dikirim. Berbeda dengan Batch 2 yang beralih ke Turki, Batch 1 didanai melalui fasilitas kredit dari China.
      Total Nilai Kontrak: Estimasi US$ 250.000.000 (Sekitar RM 1,17 Miliar untuk 4 unit).
      Mekanisme: 100% Kredit Ekspor (Hutang) melalui China Eximbank.
      Tenor (Jangka Waktu): 10 Tahun.
      Suku Bunga: Diasumsikan sebesar 3% – 4% per tahun (China sering memberikan bunga "lunak/preferensial" untuk proyek strategis G2G agar lebih kompetitif dibanding standar OECD).
      2. Perhitungan Komponen Angsuran
      ________________________________________
      Simulasi menggunakan estimasi suku bunga tetap 3,5% per tahun:
      Pokok Pinjaman Tahunan:

      US$250.000.000/10=US$25.000.000cap U cap S $ 250.000 .000 / 10 equals bold cap U bold cap S $ 25.000 .000
      ๐‘ˆ๐‘†$250.000.000/10=๐”๐’$๐Ÿ๐Ÿ“.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
      Bunga Tahun Pertama:

      3,5%×US$250.000.000=US$8.750.0003 comma 5 % cross cap U cap S $ 250.000 .000 equals bold cap U bold cap S $ 8.750 .000
      3,5%×๐‘ˆ๐‘†$250.000.000=๐”๐’$๐Ÿ–.๐Ÿ•๐Ÿ“๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
      Total Kewajiban Tahun Pertama:

      US$25 Juta+US$8,75 Juta=US$33,75 Jutacap U cap S $ 25 Juta plus cap U cap S $ 8 comma 75 Juta equals bold cap U bold cap S $ 33 comma 75 Juta
      ๐‘ˆ๐‘†$25 Juta+๐‘ˆ๐‘†$8,75 Juta=๐”๐’$๐Ÿ‘๐Ÿ‘,๐Ÿ•๐Ÿ“ Juta

      3. Rincian Simulasi Pembayaran (Daftar)
      ________________________________________
      Pembayaran menurun seiring berkurangnya saldo pokok (Effective Rate):
      Tahun ke-1: US$ 33,75 Juta (Beban bunga tertinggi di awal periode).
      Tahun ke-5: **US

      30,25Juta**( ๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘† US30 comma 25 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
      30,25๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**( ๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘† 5,25 Juta karena pokok berkurang).
      Tahun ke-8: **US

      27,62Juta**( ๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘† 27 comma 62 cap J u t a * * open paren cap B u n g a m e n u r u n m e n j a d i cap U cap S
      27,62๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**( ๐ต๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘ˆ๐‘† 2,62 Juta).
      Tahun ke-10: US$ 25,87 Juta (Cicilan final dengan beban bunga minimal).
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    3. KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
      -
      HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
      ---------------------------------
      BERGANTUNG KE INDONESIA
      MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
      MALING GAS
      NGEMIS BATUBARA
      NGEMIS BERAS
      -
      Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
      Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
      Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
      Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
      -
      Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
      ________________________________________
      Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
      Tren Impor dan Ketergantungan
      Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
      Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
      Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti



      Hapus
    4. CICILAN LMS B1 = 10 TAHUN
      CICILAN LMS B1 = 10 TAHUN
      CICILAN LMS B1 = 10 TAHUN
      ------------------
      Berikut adalah kesimpulan dari rincian angsuran proyek
      LMS Batch 1 (LMS B1) hasil kerja sama dengan China (CSOC):
      Nilai & Pendanaan: Proyek pengadaan 4 unit kapal ini memiliki nilai kontrak paling ekonomis, yakni US$ 250 Juta (sekitar RM 1,17 Miliar), yang didanai 100% melalui fasilitas kredit dari China Eximbank.
      Keunggulan Bunga: Menggunakan skema bunga "lunak" atau preferensial yang sangat kompetitif sebesar 3,5%, lebih rendah dibandingkan standar OECD yang digunakan pada proyek Turki atau Korea Selatan.
      Struktur Cicilan: Dengan tenor 10 tahun, kewajiban tahun pertama adalah US

      33,75Juta**.Karenamenggunakanmetodebungaefektif,jumlahiniterusmenurunhinggamencapai**US33 comma 75 cap J u t a * * point cap K a r e n a m e n g g u n a k a n m e t o d e b u n g a e f e k t i f comma j u m l a h i n i t e r u s m e n u r u n h i n g g a m e n c a p a i * * cap U cap S
      33,75๐ฝ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž**.๐พ๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘’๐‘›๐‘Ž๐‘š๐‘’๐‘›๐‘”๐‘”๐‘ข๐‘›๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘›๐‘š๐‘’๐‘ก๐‘œ๐‘‘๐‘’๐‘๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘’๐‘“๐‘’๐‘˜๐‘ก๐‘–๐‘“,๐‘—๐‘ข๐‘š๐‘™๐‘Žโ„Ž๐‘–๐‘›๐‘–๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข๐‘ ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘›โ„Ž๐‘–๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž๐‘š๐‘’๐‘›๐‘๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘–**๐‘ˆ๐‘†
      25,87 Juta pada tahun terakhir.
      Status Proyek: Berbeda dengan proyek LCS atau LMS B2 yang masih dalam tahap konstruksi/pendanaan, seluruh unit LMS B1 telah selesai dikirim, sehingga fokus saat ini adalah pada periode pelunasan hutang.
      Perbandingan Strategis: Proyek ini membuktikan bahwa jalur G2G dengan China memberikan beban bunga yang lebih ringan bagi APBN dibandingkan pinjaman komersial atau sindikasi internasional lainnya.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    5. GORILA KREDIT (HUTANG) = KE UK =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) UK
      ----------------------
      Britania Raya (United Kingdom)
      Inggris merupakan salah satu pionir pemberi KREDIT EKSPOR (HUTANG) untuk Malaydesh melalui lembaga UK Export Finance (UKEF).
      Proyek Kapal Frigat Kelas Lekiu:
      Mekanisme: KREDIT EKSPOR (HUTANG) jangka panjang yang dijamin oleh pemerintah Inggris (dahulu bernama ECGD). Pembiayaan ini memfasilitasi pembangunan kapal di galangan Yarrow Shipbuilders (sekarang bagian dari BAE Systems).
      Status: Proyek ini menjadi salah satu contoh awal penggunaan KREDIT EKSPOR (HUTANG) luar negeri untuk modernisasi armada laut Malaydesh.
      Proyek Pesawat Tempur Hawk (Hawk 108/208):
      Mekanisme: Skema pinjaman yang didukung oleh UKEF untuk pembelian 28 unit pesawat tempur ringan dari BAE Systems.
      Karakteristik: Inggris biasanya menawarkan paket pembiayaan yang mencakup pelatihan pilot dan pemeliharaan jangka panjang dalam satu paket kredit terpadu.
      Sistem Pertahanan Udara Starstreak:
      Mekanisme: KREDIT EKSPOR (HUTANG) komersial yang difasilitasi oleh bank-bank Inggris dengan jaminan dari pemerintah UK untuk pengadaan rudal pertahanan udara produksi Thales UK.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    6. GORILA KREDIT (HUTANG) = KE GERMAN =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) GERMAN
      ----------------------
      Jerman (Germany)
      Jerman memberikan pembiayaan melalui lembaga KREDIT EKSPOR (HUTANG) resminya, Euler Hermes, yang sering kali bekerja sama dengan bank komersial besar seperti Deutsche Bank.
      Proyek Kapal Patroli Kedah-Class (MEKO 100 RMN):
      Mekanisme: KREDIT EKSPOR (HUTANG) yang dijamin oleh Euler Hermes untuk mendukung transfer teknologi dari galangan kapal Blohm+Voss (Grup Lรผrssen).
      Status: Pembiayaan ini mencakup pembangunan enam unit kapal New Generation Patrol Vessel (NGPV) yang sebagian besar dirakit secara lokal di Malaydesh.
      Pengadaan Kapal Selam Scorpene (Komponen Jerman):
      Mekanisme: Meskipun kapal utamanya dari Prancis, banyak komponen sensor dan mesin berasal dari vendor Jerman (seperti MTU). KREDIT EKSPOR (HUTANG) Jerman digunakan untuk menjamin pembayaran komponen-komponen strategis tersebut.
      Kendaraan Taktis & Mesin Diesel:
      Mekanisme: Pembiayaan jangka pendek hingga menengah untuk mesin-mesin MTU yang digunakan pada berbagai platform kendaraan angkut militer Malaydesh.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    7. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      -
      Ringkasan Pemangkasan Anggaran Malaydesh 2026
      • Kebijakan: Instruksi pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian/lembaga federal.
      • Pemicu: Lonjakan biaya subsidi energi akibat konflik di Timur Tengah (Perang Iran).
      • Target Efisiensi: Penghematan RM10 miliar untuk menambal subsidi yang membengkak jadi RM58,4 miliar.
      • Sektor Terdampak: Pemotongan besar pada Kemenkes (RM3,06M) dan Kemendikbudristek (RM2,39M).
      • Langkah Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen non-kritis.
      • Tenggat: Proposal pemangkasan harus diserahkan paling lambat 15 Mei 2026.
      Sumber Utama:
      Channel News Asia, Free Malaydesh Today, The Edge Malaydesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
  34. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
    -
    HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
    • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
    • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
    • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
    • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
    • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
    =============
    =============
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    -
    Sumber Berita =
    • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
    • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
    • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
    • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
    • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
    • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

    BalasHapus
  35. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    PERDANA MENTERI =
    DEFACT
    KILL PREGNANT WOMEN
    -
    LCS =
    MANGKRAK 15 YEARS
    BANNED NSM
    -
    LMS B1 =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    LMS B2 =
    DOWNGRADE BABUR CLASS
    NO TORPEDO
    -
    LEKIU =
    EXO B2 EXPIRED
    RADAR CMS USANG
    -
    KASTURI =
    EXO B2 EXPIRED
    NO TORPEDO
    -
    LAKSAMANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    KEDAH =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    PERDANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    HANDALAN =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    JERUNG =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    ----------------------------------
    SU-30MKM =
    LOW SERVICEABILITY
    SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
    CANARY PROJECT DELAY
    -
    F/A-18D HORNET =
    AGING AIRFRAME
    LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
    DEPENDENT ON US UPGRADE
    -
    HAWK 108/208 =
    FREQUENT CRASHES
    OBSOLETE AVIONICS
    GROUNDED ISSUES
    -
    MIG-29N (RETIRED) =
    TOTAL FAILURE
    LOGISTIC NIGHTMARE
    MOTHBALLED AT KUANTAN
    -
    FA-50M (ON ORDER) =
    LIGHTWEIGHT ONLY
    DELAYED DELIVERY
    NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
    BANNED AMRAAM 120
    -
    C-130 HERCULES =
    METAL FATIGUE
    OVERWORKED
    ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
    ----------------------------------
    PT-91M PENDEKAR =
    POLISH SPARES DISCONTINUED
    TRANSMISSION ISSUES (RENK)
    ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
    -
    AV8 GEMPITA =
    TENDER IRREGULARITIES
    UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
    INTEGRATION DELAY
    -
    ACV-15 ADNAN =
    AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
    OBSOLETE ELECTRONICS
    -
    FV101 SCORPION =
    RECOMMENDED RETIREMENT
    MAINTENANCE NIGHTMARE
    END OF SERVICE LIFE
    -
    MILDEF TARANTULA =
    LIMITED ADOPTION
    OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
    DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
    -
    CONDOR 4X4 / SIBMAS =
    RETIRED STATUS (2023)
    MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
    -
    ASTROS II (MLRS) =
    EXPENSIVE AMMUNITION
    LACK OF PRECISION GUIDANCE
    PLATFORM AGING
    ----------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    ----------------
    ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

    BalasHapus
  36. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    Volume dan Potensi Nilai: Indonesia berencana mengekspor 200.000 ton beras ke Malaydesh dengan taksiran total transaksi mencapai Rp2 triliun jika kesepakatan harga tercapai, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.
    ----------------------------------
    Penawaran Harga Malaydesh: Malaydesh mengajukan harga beli yang sangat rendah, yaitu di bawah Rp10.000 per kg, sebagaimana dilansir oleh CNBC Indonesia.
    ----------------------------------
    Target Harga Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui Perum Bulog tetap bertahan pada kisaran harga Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg, berdasarkan konfirmasi resmi dari Kantor Berita Antara.
    ----------------------------------
    Kualitas Spesifikasi Beras: Beras yang diminta merupakan beras kelas premium dengan standar butir patah (broken) yang sangat kecil, yaitu hanya 5%, sesuai laporan teknis di Liputan6.
    ----------------------------------
    Perbandingan Harga Domestik: Penawaran Malaydesh ditolak karena harga beras jaminan sosial (SPHP) di dalam negeri saja sudah mencapai Rp12.500/kg, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium lokal (dengan pecahan 15%) berada di angka Rp14.500/kg, seperti dicatat oleh CNBC Indonesia.
    ----------------------------------
    Status Negosiasi Saat Ini: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan proses ekspor masih tertahan dan baru memasuki putaran negosiasi tahap kedua, sebagaimana diwartakan oleh media bisnis Kontan / MSN.
    ----------------------------------
    Kondisi Cadangan Nasional: Rencana ekspor ini dimungkinkan karena cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog sangat melimpah, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton, mengutip data resmi dari Kumparan
    ----------------------------------
    HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
    -
    2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
    -
    2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
    -
    2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
    -
    2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
    -
    2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
    -
    2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
    -
    2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
    -
    2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
    -
    2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
    -
    2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
    -
    2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
    -
    2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
    -
    2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
    -
    2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
    -
    2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
    -
    2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
    -
    2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
    ________________________________________
    Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
    -
    Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
    -
    CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
    -
    The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
    -
    MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
    -
    Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

    BalasHapus
  37. FAKTA guys.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Nyaris Tembus Rp17.700 Siang Ini, Terlemah Sepanjang Sejarah

    https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260518115236-78-1359524/rupiah-nyaris-tembus-rp17700-siang-ini-terlemah-sepanjang-sejarah

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      Volume dan Potensi Nilai: Indonesia berencana mengekspor 200.000 ton beras ke Malaydesh dengan taksiran total transaksi mencapai Rp2 triliun jika kesepakatan harga tercapai, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.
      ----------------------------------
      Penawaran Harga Malaydesh: Malaydesh mengajukan harga beli yang sangat rendah, yaitu di bawah Rp10.000 per kg, sebagaimana dilansir oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Target Harga Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui Perum Bulog tetap bertahan pada kisaran harga Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg, berdasarkan konfirmasi resmi dari Kantor Berita Antara.
      ----------------------------------
      Kualitas Spesifikasi Beras: Beras yang diminta merupakan beras kelas premium dengan standar butir patah (broken) yang sangat kecil, yaitu hanya 5%, sesuai laporan teknis di Liputan6.
      ----------------------------------
      Perbandingan Harga Domestik: Penawaran Malaydesh ditolak karena harga beras jaminan sosial (SPHP) di dalam negeri saja sudah mencapai Rp12.500/kg, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium lokal (dengan pecahan 15%) berada di angka Rp14.500/kg, seperti dicatat oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Status Negosiasi Saat Ini: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan proses ekspor masih tertahan dan baru memasuki putaran negosiasi tahap kedua, sebagaimana diwartakan oleh media bisnis Kontan / MSN.
      ----------------------------------
      Kondisi Cadangan Nasional: Rencana ekspor ini dimungkinkan karena cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog sangat melimpah, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton, mengutip data resmi dari Kumparan
      ----------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      -
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      Volume dan Potensi Nilai: Indonesia berencana mengekspor 200.000 ton beras ke Malaydesh dengan taksiran total transaksi mencapai Rp2 triliun jika kesepakatan harga tercapai, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.
      ----------------------------------
      Penawaran Harga Malaydesh: Malaydesh mengajukan harga beli yang sangat rendah, yaitu di bawah Rp10.000 per kg, sebagaimana dilansir oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Target Harga Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui Perum Bulog tetap bertahan pada kisaran harga Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg, berdasarkan konfirmasi resmi dari Kantor Berita Antara.
      ----------------------------------
      Kualitas Spesifikasi Beras: Beras yang diminta merupakan beras kelas premium dengan standar butir patah (broken) yang sangat kecil, yaitu hanya 5%, sesuai laporan teknis di Liputan6.
      ----------------------------------
      Perbandingan Harga Domestik: Penawaran Malaydesh ditolak karena harga beras jaminan sosial (SPHP) di dalam negeri saja sudah mencapai Rp12.500/kg, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium lokal (dengan pecahan 15%) berada di angka Rp14.500/kg, seperti dicatat oleh CNBC Indonesia.
      ----------------------------------
      Status Negosiasi Saat Ini: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan proses ekspor masih tertahan dan baru memasuki putaran negosiasi tahap kedua, sebagaimana diwartakan oleh media bisnis Kontan / MSN.
      ----------------------------------
      Kondisi Cadangan Nasional: Rencana ekspor ini dimungkinkan karena cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog sangat melimpah, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton, mengutip data resmi dari Kumparan
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
    3. GORILA MALAYDESH KREDIT LMS B2 =KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = LMS B2
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = LMS B2
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = LMS B2
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = LMS B2
      -------------------------
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) Turki untuk Malaydesh (Update Kuartal I - 2026):
      1. Mekanisme KREDIT EKSPOR (HUTANG) (G-to-G)
      Malaydesh memanfaatkan pembiayaan dari Turk Eximbank untuk pengadaan alutsista utama seperti kapal Littoral Mission Ship (LMS) Batch 2 dan jet tempur ringan. Karena skema ini dilakukan secara G2G, pemerintah Turki memberikan jaminan penuh terhadap kontrak tersebut, yang secara otomatis menurunkan profil risiko dan beban bunga bagi Malaydesh 1.5.5.
      2. Estimasi Suku Bunga
      Bunga KREDIT EKSPOR (HUTANG) Turki: Dalam skema KREDIT EKSPOR (HUTANG) strategis, Turki biasanya menawarkan suku bunga yang mengacu pada CIRR (Commercial Interest Reference Rates) yang ditetapkan oleh OECD. Untuk periode 2025–2026, meskipun suku bunga domestik Turki sangat tinggi (mencapai 38% untuk mengimbangi inflasi), bunga untuk KREDIT EKSPOR (HUTANG) luar negeri dalam mata uang USD atau Euro tetap kompetitif, biasanya berada di kisaran 4% - 6% per tahun, tergantung pada masa tenor 1.1.1, 1.1.8.
      Perbandingan dengan Malaydesh: Suku bunga pinjaman bank domestik di Malaydesh berada di sekitar 4,6% per November 2025 1.4.1. Hal ini membuat kredit dari Turki menjadi pilihan yang masuk akal karena tidak jauh berbeda dengan biaya pinjaman domestik namun dengan keunggulan masa tenggang (grace period).
      3. Kondisi Pembayaran (Deferred Payment)
      Berdasarkan nota kesepahaman (MoU) yang diperbarui pada Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA 2025), Malaydesh menggunakan skema:
      Masa Tenor: Umumnya berkisar antara 10 hingga 15 tahun.
      Grace Period: Malaydesh diberikan masa tenggang pembayaran pokok selama masa konstruksi aset (misalnya 3 tahun pertama saat kapal dibangun), sehingga pembayaran penuh hanya dimulai saat aset mulai beroperasi atau mendekati pengiriman 1.3.5.
      Sumber Berita Utama:
      Breaking Defense - Malaydesh Inks Agreement for Turkish Corvettes (Update G2G)
      The Edge Malaydesh - Strategic Defence Cooperation Tรผrkiye (Update November 2025)
      Turk Eximbank Official - Export Credit Policy
      CEIC Data - Turkey & Malaydesh Interest Rate Indicators 2025
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    4. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      1. MAHATHIR MOHAMAD: "MELAYU MALAS & MISKIN"
      Pernyataan Mahathir ini sering muncul dalam berbagai kesempatan, namun yang paling signifikan terdengar saat peluncuran buku atau pidato politiknya (seperti di Kongres Maruah Melayu).
      -
      South China Morning Post (SCMP)
      Judul Artikel: "‘Malays are lazy’: Dr Mahathir’s greatest hits of stinging criticism against his own race"
      Konteks: Artikel ini merangkum sejarah kritik Mahathir terhadap etnis Melayu yang dianggap kurang kompetitif dibanding etnis Tionghoa.
      -
      The Straits Times (Singapore)
      Judul Artikel: "Malays are lazy, do not want to work: Mahathir"
      Konteks: Melaporkan pernyataan Mahathir pada tahun 2018 dan 2019 yang menyebut orang Melayu cenderung memilih subsidi daripada bekerja keras.
      -
      Reuters
      Judul Artikel: "Malaydeshn PM Mahathir says Malays must work harder to avoid being left behind"
      Konteks: Menyoroti pandangan Mahathir bahwa ketergantungan pada bantuan pemerintah membuat masyarakat kehilangan daya saing.
      ________________________________________
      2. ANWAR IBRAHIM: "KEMISKINAN & PROYEK BANJIR"
      Pernyataan Anwar Ibrahim ini berkaitan dengan keputusannya meninjau ulang proyek-proyek besar (seperti tebatan banjir) untuk memastikan tidak ada kebocoran dana/korupsi, karena korupsi tersebut merugikan rakyat miskin (mayoritas Melayu).
      -
      Free Malaydesh Today (FMT) - English Edition
      Judul Artikel: "Flood projects priority as poor Malays are the victims, says Anwar"
      Konteks: Anwar menjelaskan bahwa ketertiban dalam manajemen keuangan (tata kelola) sangat penting karena kegagalan proyek tersebut berdampak langsung pada mayoritas warga Melayu yang miskin.
      -
      CNA (Channel News Asia)
      Judul Artikel: "PM Anwar says good governance key to lifting majority Malay poor out of poverty"
      Konteks: Menekankan bahwa kemiskinan Melayu tidak akan selesai hanya dengan slogan "Ketuanan Melayu", melainkan dengan menghentikan penjarahan uang negara melalui proyek yang tidak transparan.
      -
      The Star (Malaydesh)
      Judul Artikel: "Anwar: Proper governance needed in flood mitigation projects to help the poor"
      Konteks: Fokus pada argumen Anwar bahwa transparansi pengadaan barang dan jasa adalah bentuk nyata pembelaan terhadap kaum miskin.
      --------------------------------
      BEBAN UTANG PER KAPITA 2026
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — Lewat batas aman 65%).
      • Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — Kategori kritis ASEAN).
      • Populasi Total: 36.385.115 Jiwa.
      • Rasio Beban Warga:
      o Utang Publik/Penduduk: RM 49.196
      o Utang Domestik/Penduduk: RM 45.348
      ➡️ TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544

      Hapus
    5. GORILA MALAYDESH KREDIT MPMS =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = MPMS
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = MPMS
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = MPMS
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      -------------------------
      Mekanisme KREDIT EKSPOR (HUTANG) Kapal MPMS
      Secara umum, mekanisme pembiayaan ini mengikuti pola Export Credit Agency (ECA) Financing:
      Dukungan Turk Eximbank: Sebagai lembaga KREDIT EKSPOR (HUTANG) Turki, Turk Eximbank menyediakan jaminan atau pinjaman langsung kepada pembeli (Pemerintah Malaydesh) untuk mendanai pembelian kapal buatan Desan Shipyard.
      Pembayaran Berbasis Milestone: Kontrak kapal senilai kurang lebih RM339,85 juta (US$83,75 juta) per unit dibayarkan sesuai tahapan kemajuan konstruksi (Letter of Acceptance) yang disepakati.
      Penyaluran Dana: Bank akan menyalurkan dana langsung ke eksportir (Desan Shipyard) setelah dokumen pengapalan atau progres pembangunan kapal diverifikasi, sementara pemerintah Malaydesh akan mencicil pinjaman tersebut kepada bank dalam jangka panjang.
      Sumber Berita Resmi (Update Januari 2026)
      Pengadaan ini telah dikonfirmasi melalui kunjungan resmi Perdana Menteri Malaydesh, Anwar Ibrahim, ke Turki pada 7-9 Januari 2026. Berikut adalah referensi utamanya:
      Penandatanganan Kontrak MPMS 2: Dokumen Letter of Acceptance (LoA) untuk unit kedua (MPMS 2) diserahkan pada 7 Januari 2026 di Ankara, disaksikan langsung oleh PM Anwar Ibrahim dan Presiden Erdogan Bernama | Naval News.
      Mekanisme KREDIT EKSPOR (HUTANG): EXIM Bank Malaydesh menandatangani MoU tripartit dengan Turk Eximbank dan firma rekayasa Turki pada 9 Januari 2026 untuk memfasilitasi pembiayaan perdagangan dan teknologi The Edge Malaydesh | Bernama.
      Kunjungan Galangan Kapal: Kementerian Dalam Negeri Malaydesh melakukan lawatan kemajuan proyek unit pertama (MPMS 1) di Desan Shipyard, Istanbul pada 9 Januari 2026 Instagram KDN.

      Hapus
    6. GORILA MALAYDESH KREDIT BARTER PT91M =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BARTER SAWIT = POLANDIA
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BARTER SAWIT = POLANDIA
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BARTER SAWIT = POLANDIA
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BARTER SAWIT = POLANDIA
      -------------------------
      Mekanisme Kredit dan Pembayaran
      Kontrak senilai kurang lebih RM 1,4 miliar (atau sekitar US$ 370 juta) tersebut tidak seluruhnya dibayar dengan uang tunai secara langsung. Berikut adalah poin-poin utamanya:
      Skema Imbal Beli (Contra Trade): Sebagian dari nilai kontrak dibayar melalui komoditas Malaydesh, terutama minyak sawit (CPO) dan produk turunannya. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban cadangan devisa Malaydesh sekaligus mempromosikan perdagangan bilateral.
      KREDIT EKSPOR (HUTANG): Pemerintah Polandia melalui lembaga keuangan negaranya memberikan fasilitas KREDIT EKSPOR (HUTANG) (pembayaran bertahap) dengan bunga yang kompetitif untuk mendanai produksi tank di pabrik Bumar-ลabฤ™dy.
      Sumber Berita Utama
      Informasi mengenai mekanisme ini tercatat dalam berbagai laporan media dan dokumen resmi pada masa itu:
      The Star (April 2003): Melaporkan penandatanganan kontrak oleh Menteri Pertahanan Malaydesh saat itu (Najib Razak) yang secara eksplisit menyebutkan penggunaan skema contra trade.
      Military Technology / Army Guide: Menjelaskan detail teknis dan keterlibatan perusahaan Malaydesh dalam rantai produksi melalui lisensi perusahaan asing.
      ResearchGate / Jurnal Akademik: Mencatat proses persetujuan produksi massal setelah pengujian intensif di medan tropis Malaydesh
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    7. GORILA MALAYDESH KREDIT BARTER FA50M =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BARTER SAWIT = KOREA
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BARTER SAWIT = KOREA
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BARTER SAWIT = KOREA
      -------------------------
      Sistem Barter (Imbal Dagang)
      Malaydesh mewajibkan adanya elemen imbal dagang untuk mengurangi pengeluaran mata uang asing secara langsung.
      • Proporsi: Sekitar 50% dari total nilai kontrak akan dibayarkan melalui skema barter atau imbal dagang.
      • Komoditas Utama: Pembayaran dilakukan menggunakan produk turunan minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil) serta produk manufaktur lainnya dari Malaydesh ke Korea Selatan.
      • Tujuan: Langkah ini strategis bagi Malaydesh untuk mendukung industri kelapa sawit domestik sekaligus meringankan beban cash flow (arus kas) pemerintah.
      • Sumber Berita: Informasi mengenai mekanisme barter ini dilaporkan secara luas oleh Free Malaydesh Today dan media pertahanan Indomiliter.
      3. Skema KREDIT EKSPOR (HUTANG)
      Sisa pembayaran yang tidak dicakup oleh barter akan dibiayai melalui fasilitas kredit.
      • Dukungan Finansial: Pembiayaan didukung oleh institusi keuangan Korea Selatan melalui skema KREDIT EKSPOR (HUTANG). Skema ini memungkinkan pemerintah Malaydesh untuk membayar sisa kontrak melalui pinjaman jangka panjang dengan bunga yang kompetitif.
      • Manfaat: Memudahkan proses akuisisi tanpa harus menyediakan dana tunai dalam jumlah besar di muka, sehingga anggaran pertahanan dapat dialokasikan secara bertahap selama periode produksi dan pengiriman hingga tahun 2026-2027.
      • Sumber Berita: Mekanisme kredit ini divalidasi oleh laman resmi pemerintah Korea Selatan Korea.net dan media bisnis ChosunBiz.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    8. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ---------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      SUMBER :
      Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malaydesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
      --------------------------------_
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
      --------------------------------
      DEFISIT FISKAL MALAYDESH PERIODE 2010–2025:
      2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
      2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
      2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
      2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
      2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
      2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
      2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
      2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
      2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
      2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
      2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
      2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
      2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
      2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
      -
      SUMBER:
      IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malaydesh.
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

      Hapus
  38. Norway : kita shoping NASAMS.
    Manakala malaydesh tak shoping apapun ke Norway tapi minta NSM..

    ya kena banned...

    Hahahahahahah
    ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคช๐Ÿคช๐Ÿ˜›

    BalasHapus
  39. Semua kebagian kue, Meteor lancar ACC...orang kaya..
    ๐Ÿ˜๐ŸคŸ
    ======
    Inggris : kita shoping AH-140
    Perancis : kita shoping Rafale+ Scorpene
    Jerman : kita shoping Kapal mineswiper+oceanographic
    Italia : kita shoping PPA
    Spanyol : kita shoping Uro vamtac
    Swedia : kita shoping RBS 70

    BalasHapus
  40. FAKTA guys.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Nyaris Tembus Rp17.700 Siang Ini, Terlemah Sepanjang Sejarah

    https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260518115236-78-1359524/rupiah-nyaris-tembus-rp17700-siang-ini-terlemah-sepanjang-sejarah

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ---------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      SUMBER :
      Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malaydesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
      --------------------------------_
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
      --------------------------------
      DEFISIT FISKAL MALAYDESH PERIODE 2010–2025:
      2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
      2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
      2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
      2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
      2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
      2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
      2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
      2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
      2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
      2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
      2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
      2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
      2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
      2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
      -
      SUMBER:
      IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malaydesh.
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      1.RASIO HUTANG 84.3% DARI GDP
      2. HUTANG NEGARA RM 1,65 TRLLIUN
      3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
      4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
      5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
      6. SEWA SIMULATOR MKM
      7. PESAWAT MIG GROUNDED
      8. SEWA MOTOR POLIS
      9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
      10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
      11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
      12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
      13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
      14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
      15. NO LST
      16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
      17. NO TANKER
      18. NO KCR
      19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
      20. NO SPH
      21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
      22. NO HELLFIRE
      23. NO MPA ATR72 DELAYED
      24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
      25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
      26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
      27. LCS MANGKRAK KARATAN
      28. OPV MANGKRAK
      29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
      30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
      31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
      32. RADAR GIFTED PAID USA
      33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
      34. SEWA VVSHORAD
      35. SEWA TRUK 3 TON
      36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
      37. C130H DIGANTI 2045
      38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
      39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
      40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
      41. NO TRACKED SPH
      42. SEWA SIMULATOR HELI
      43. SPH CANCELLED
      44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
      45. NO PESAWAT COIN
      46. PILATUS MK II KARATAN
      47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
      48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
      49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
      50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
      51. LYNX GROUNDED
      52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
      53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
      54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
      55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
      ---------------------------------
      SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
      1. SEWA 28 HELI
      2. SEWA L39 ITCC
      3. SEWA EC120B
      4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
      5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
      6. SEWA HOVERCRAFT
      7. SEWA AW139
      8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
      9. SEWA UTILITY BOAT
      10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
      11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
      12. SEWA MV AISHAH AIM 4
      13. SEWA BMW R1250RT
      14. SEWA 4x4 VECHICLE
      15. SEWA VSHORAD
      16. SEWA TRUCK
      17. SEWA HONDA CIVIC
      18. SEWA PATROL BOATS
      19. SEWA OUTBOARD MOTORS
      20. SEWA TRAILERS
      21. SEWA SUPERBIKES
      22. SEWA SIMULATOR MKM
      23. SEWA 12 AW149 TUDM
      24. SEWA 4 AW139 TUDM
      25. SEWA 5 EC120B TUDM
      26. SEWA 2 AW159 TLDM
      27. SEWA 4 UH-60A TDM
      28. SEWA 12 AW149 TDM
      29. SEWA 4 AW139 BOMBA
      30. SEWA 2 AW159 MMEA
      31. SEWA 7 BELL429 POLIS
      32. SEWA MOTOR POLIS

      Hapus
    3. GORILA MALAYDESH MD530G MILIK DESTINI =
      MD530G MILIK DESTINI
      MD530G MILIK DESTINI
      MD530G MILIK DESTINI
      -------------------------
      Mekanisme Kontrak dan Pembiayaan
      Nilai Kontrak: Total nilai pengadaan untuk enam unit helikopter ini diperkirakan mencapai sekitar RM300 juta hingga RM322 juta (sekitar US$71,8 juta hingga US$77,4 juta).
      Agen Perantara: Transaksi ini tidak dilakukan langsung ke pemerintah AS melalui skema Foreign Military Sales (FMS), melainkan melalui perusahaan lokal Malaydesh sebagai kontraktor utama atau agen, yaitu Halaman Optima (yang kemudian diakuisisi 70% sahamnya oleh Destini Group/Destini Prima).
      Status Pengiriman: Kontrak ditandatangani pada awal 2016 dengan target pengiriman awal 2017-2018. Namun, karena masalah teknis dan administratif, pengiriman tertunda hingga akhirnya diterima sepenuhnya pada Februari - Juni 2022.
      KREDIT EKSPOR (HUTANG): Secara umum, pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari AS ke Malaydesh seringkali melibatkan skema pembayaran bertahap sesuai progres manufaktur dan pelatihan personel yang dilakukan di fasilitas MDHI di Arizona dan Texas.
      2. Sumber Berita Terpercaya
      Beberapa sumber utama yang mendokumentasikan proses pengadaan ini adalah:
      The Diplomat: Menjelaskan kontrak awal tahun 2016 sebagai kesepakatan senjata AS-Malaydesh terbesar dalam 20 tahun terakhir.
      Bernama (Kantor Berita Malaydesh): Mengonfirmasi penyelesaian pengiriman enam unit oleh Destini pada Juni 2022.
      FlightGlobal: Memberikan analisis mengenai keterlambatan pengiriman dan detail kontrak melalui agen Halaman Optima.
      The Star (Malaydesh): Melaporkan selesainya tes penerimaan akhir (Final Acceptance Test).
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    4. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) INGGRIS =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) INGGRIS = LEKIU CLASS
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) INGGRIS = LEKIU CLASS
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) INGGRIS = LEKIU CLASS
      -------------------------
      1. Skema Pendanaan dan KREDIT EKSPOR (HUTANG)
      Pengadaan ini merupakan bagian dari kontrak besar yang melibatkan dukungan finansial dari lembaga KREDIT EKSPOR (HUTANG) Inggris. Meskipun detail angka kredit spesifik untuk kelas Lekiu seringkali bersifat rahasia negara, skema umum yang digunakan dalam pembelian alutsista dari Inggris ke Malaydesh biasanya melibatkan UK Export Finance (UKEF), yang memberikan jaminan kepada bank untuk meminjamkan dana kepada pembeli (Pemerintah Malaydesh) agar dapat membayar eksportir Inggris.
      2. Proses pengiriman kapal sempat mengalami penundaan yang cukup lama karena masalah integrasi sistem senjata dan kontrol senjata (khususnya masalah perangkat lunak). Kapal yang diluncurkan pada 1994-1995 ini baru bisa diserahterahkan dan ditauliahkan (commissioning) pada akhir tahun 1999.
      3. Sumber Berita dan Referensi
      Informasi mengenai sejarah dan mekanisme pengadaan ini dapat ditemukan di berbagai arsip militer dan ensiklopedia pertahanan:
      Wikipedia & Wiki Militer: Memberikan kronologi pembangunan oleh Yarrow Shipbuilders dan masalah teknis yang dihadapi [Wikipedia Inggris, Military Wiki].
      Naval Technology: Mendetailkan spesifikasi teknis dan latar belakang proyek F2000 yang menjadi dasar kelas Lekiu [Naval Technology].
      Jurnal Akademik: Studi mengenai dinamika persenjataan Malaydesh sering mengulas bagaimana skema pembelian dari Inggris ini menjadi tonggak modernisasi TLDM [Universitas Indonesia
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    5. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) HAWK =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BRITISH = HAWK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BRITISH = HAWK
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) BRITISH = HAWK
      -------------------------
      1. Detail Pengadaan dan Pembiayaan
      Malaydesh memesan 28 unit pesawat Hawk (terdiri dari 10 unit varian latih Hawk 108 dan 18 unit varian tempur ringan Hawk 208) pada akhir tahun 1990 sebagai bagian dari nota kesepahaman (MoU) pertahanan yang luas antara Inggris dan Malaydesh.
      Skema KREDIT EKSPOR (HUTANG): Pembiayaan ini didukung oleh UK Export Finance (UKEF), lembaga KREDIT EKSPOR (HUTANG) resmi pemerintah Inggris. Skema ini memungkinkan pemerintah Malaydesh untuk mencicil pembayaran dalam jangka panjang dengan jaminan dari pemerintah Inggris kepada bank-bank pemberi pinjaman.
      Nilai Kontrak: Total nilai paket pertahanan dalam MoU tersebut mencapai sekitar £1 miliar (kurs saat itu), yang mencakup tidak hanya pesawat Hawk, tetapi juga peralatan radar, rudal, dan kapal fregat.
      Jadwal Pengiriman: Pesawat-pesawat tersebut mulai dikirimkan pada tahun 1994 hingga 1995.
      2. Sumber Berita Utama:
      Reuters: Melaporkan sejarah panjang BAE Systems dalam menawarkan skema pembiayaan pemerintah Inggris untuk mempermudah Malaydesh dalam melakukan pembayaran aset pertahanan mahal secara bertahap.
      GOV.UK: Mencatat peran strategis UKEF dalam mendukung ekspor pesawat Hawk ke berbagai negara sekutu, termasuk Malaydesh, untuk mendukung industri manufaktur Inggris di Warton dan Brough.
      MPE Limited: Dokumen teknis mengenai detail pengiriman dan varian Hawk 108/208 yang digunakan oleh Tentara Udara Diraja Malaydesh (TUDM)
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
  41. KLAIM RINGGIT KUAT = MAKAN UBI KAYU
    -
    HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
    • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
    • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
    • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
    • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
    • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
    =============
    =============
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    BERAS MAHAL = MAKAN UBI KAYU
    -
    Sumber Berita =
    • New Straits Times: Media cetak utama berbahasa Inggris di Malaysia yang pertama kali mempublikasikan penegasan wawancara Johari Abdul setelah ia menghadiri acara Jualan Termurah Madani di Bandar Perdana.
    • MalaysiaNow: Memuat laporan komparasi kritik publik dan netizen lokal terhadap usulan sang Speaker dengan judul "Johari diserang selepas ajak rakyat makan ubi kayu ganti nasi".
    • Utusan Malaysia: Menulis pembelaan lanjutan dari Johari Abdul yang menyatakan bahwa menanam singkong di lahan kosong dapat menjadi solusi sementara jangka pendek untuk menopang ketahanan pangan nasional. Informasi ini tercantum pada Utusan Malaysia Nasional.
    • Malaysia Gazette: Melaporkan tanggapan tajam dari politisi oposisi dan pengamat ekonomi yang menilai usulan mengonsumsi ubi kayu menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap kesusahan riil masyarakat di lapangan. Detailnya dapat dibaca di Malaysia Gazette.
    • Suara TV: Menayangkan kutipan transkrip lengkap pernyataan Johari yang membandingkan kadar nutrisi dan kandungan gula yang lebih rendah pada ubi kayu jika disejajarkan dengan beras putih biasa. Berita ini dimuat dalam portal Suara TV.
    • Majoriti: Menyorot fenomena reaksi internet pasca-pernyataan tersebut, termasuk lahirnya sindiran pepatah baru di kalangan netizen berbunyi "Ada ubi pengganti beras". Artikel komprehensifnya dapat diakses via Majoriti Berita

    BalasHapus
  42. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) LMS B1 =
    KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
    KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
    KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
    KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
    -------------------------
    1. Skema Pembiayaan dan KREDIT EKSPOR (HUTANG)
    Lembaga Pembiayaan: Pembiayaan utama didukung oleh Export-Import Bank of China (China Eximbank) melalui fasilitas pinjaman lunak (soft loan) atau kredit pembeli (buyer's credit).
    Metode Pembayaran: Berbeda dengan produsen Barat, Cina menawarkan paket yang sangat kompetitif dengan tingkat bunga rendah dan tidak memerlukan pembayaran penuh di muka (upfront payment).
    Koneksi dengan Proyek Lain: Pengadaan militer ini merupakan bagian dari paket kerja sama ekonomi yang lebih luas antara Malaydesh dan Cina, yang juga mencakup proyek infrastruktur besar seperti East Coast Rail Link (ECRL) yang dibiayai 75% oleh China Eximbank.
    2. Sumber Berita dan Referensi Utama
    Informasi ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media internasional dan pertahanan terpercaya:
    Janes Defence: Melaporkan detail teknis, perubahan kontrak dari MYR 1,17 miliar ke MYR 1,05 miliar, dan lokasi pembangunan di Wuhan.
    Reuters: Melaporkan penandatanganan kesepakatan perdana saat kunjungan PM Najib Razak ke Beijing pada 2016.
    The Sun Daily & New Straits Times: Mengutip pernyataan Menteri Pertahanan saat itu, Hishammuddin Hussein, mengenai efisiensi biaya kapal Cina dibandingkan produsen Barat.
    GlobalSecurity.org: Menjelaskan peran pinjaman Cina dalam memfasilitasi akuisisi alutsista besar pertama Malaydesh dari Beijing
    --------------------------------
    MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
    1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
    2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
    3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
    4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
    5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
    6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
    7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
    8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
    9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
    --------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    --------------------------------
    DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

    BalasHapus
  43. FAKTA guys.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Nyaris Tembus Rp17.700 Siang Ini, Terlemah Sepanjang Sejarah

    https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260518115236-78-1359524/rupiah-nyaris-tembus-rp17700-siang-ini-terlemah-sepanjang-sejarah

    BalasHapus
    Balasan
    1. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) LMS B1 =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) CINA = LMS B1
      -------------------------
      1. Skema Pembiayaan dan KREDIT EKSPOR (HUTANG)
      Lembaga Pembiayaan: Pembiayaan utama didukung oleh Export-Import Bank of China (China Eximbank) melalui fasilitas pinjaman lunak (soft loan) atau kredit pembeli (buyer's credit).
      Metode Pembayaran: Berbeda dengan produsen Barat, Cina menawarkan paket yang sangat kompetitif dengan tingkat bunga rendah dan tidak memerlukan pembayaran penuh di muka (upfront payment).
      Koneksi dengan Proyek Lain: Pengadaan militer ini merupakan bagian dari paket kerja sama ekonomi yang lebih luas antara Malaydesh dan Cina, yang juga mencakup proyek infrastruktur besar seperti East Coast Rail Link (ECRL) yang dibiayai 75% oleh China Eximbank.
      2. Sumber Berita dan Referensi Utama
      Informasi ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media internasional dan pertahanan terpercaya:
      Janes Defence: Melaporkan detail teknis, perubahan kontrak dari MYR 1,17 miliar ke MYR 1,05 miliar, dan lokasi pembangunan di Wuhan.
      Reuters: Melaporkan penandatanganan kesepakatan perdana saat kunjungan PM Najib Razak ke Beijing pada 2016.
      The Sun Daily & New Straits Times: Mengutip pernyataan Menteri Pertahanan saat itu, Hishammuddin Hussein, mengenai efisiensi biaya kapal Cina dibandingkan produsen Barat.
      GlobalSecurity.org: Menjelaskan peran pinjaman Cina dalam memfasilitasi akuisisi alutsista besar pertama Malaydesh dari Beijing
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    3. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) KIFV =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) KOREA = KIFV
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) KOREA = KIFV
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) KOREA = KIFV
      -------------------------
      1. Skema KREDIT EKSPOR (HUTANG) & Pembiayaan
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) (Export Credit): Pemerintah Korea Selatan menyediakan fasilitas pinjaman kepada pemerintah pembeli (Malaydesh) untuk mendanai pembelian alutsista dari produsen Korea (saat itu Daewoo Heavy Industries, sekarang Hanwha Aerospace).
      Kompensasi Perdagangan (Barter/Offset): Pembelian ini sering kali melibatkan kesepakatan imbal dagang. Malaydesh dikenal menggunakan komoditas utamanya, seperti minyak kelapa sawit, sebagai bagian dari mekanisme pembayaran atau kompensasi ekonomi dalam kontrak-kontrak pertahanan besar untuk mengurangi beban devisa.
      2. Sumber Berita Utama:
      Wikipedia & Military Databases: Mencatat sejarah teknis dan jumlah unit.
      Defence Blog & Janes: Melaporkan detail modernisasi terbaru dan kerja sama Hanwha-Cendana Auto.
      Korea Eximbank (KEXIM): Sebagai lembaga penyedia KREDIT EKSPOR (HUTANG) untuk transaksi internasional Korea Selatan.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    4. GORILA MALAYDESH MKM BARTER SAWIT =
      MKM BARTER SAWIT
      MKM BARTER SAWIT
      MKM BARTER SAWIT
      -------------------------
      1. Struktur Pembayaran (Tunai & Komoditas)
      30% Imbal Dagang (Minyak Sawit): Pemerintah Rusia setuju untuk menerima pembayaran sekitar US$ 270 juta (setara MYR 1,06 miliar) dalam bentuk komoditas minyak sawit mentah (CPO).
      2. Periode Kredit dan Pengadaan
      Tenor 5 Tahun: Pembayaran melalui minyak sawit tersebut dijadwalkan dilakukan secara bertahap selama periode lima tahun.
      3. Sumber Berita :
      Al Jazeera: Melalui laporan "Malaydesh shells out oil for planes" (12 Oktober 2003), media ini merinci pernyataan Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh saat itu, Muhammad Shafie Apdal, di hadapan parlemen mengenai pembayaran parsial menggunakan minyak sawit sebesar 30% dari nilai kontrak.
      Malaydeshn Palm Oil Board (MPOB): Lembaga ini mencatat sejarah pengadaan alutsista melalui skema komoditas, termasuk rincian usulan awal di mana minimal 20-30% nilai kontrak dibayar dengan minyak sawit untuk meringankan beban devisa.
      New Straits Times (NST): Media nasional Malaydesh ini mendokumentasikan tawaran Rusia terkait offset pertahanan yang melibatkan komoditas sawit dalam artikel "Russia offers palm oil defence offset".
      Reuters via PressReader/Portal Berita: Berbagai arsip berita ekonomi tahun 2003 mencatat penandatanganan kontrak senilai US$ 900 juta tersebut di sela-sela kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Kuala Lumpur
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    5. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) AV8 =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = AV8
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = AV8
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) TURKI = AV8
      1. Fasilitas KREDIT EKSPOR (HUTANG) (Export Credit)
      Meskipun diproduksi oleh perusahaan lokal DRB-HICOM DefTech, proyek ini didukung oleh fasilitas dari Export Credit Bank of Turkey (Tรผrk Eximbank).
      Fungsi: Menyediakan pembiayaan jangka menengah hingga panjang untuk menutupi biaya lisensi, desain teknis, dan komponen utama yang diimpor dari FNSS Turki.
      Jaminan: Kredit ini sering kali mencakup perlindungan terhadap risiko politik dan komersial hingga 90%, dengan syarat uang muka (down payment) biasanya sebesar 15% dari nilai kontrak.
      2. Skema Pembayaran Bertahap (Milestone Payments)
      Pembayaran tidak dilakukan sekaligus, melainkan mengikuti perkembangan produksi massal:
      Termin Produksi: Pembayaran dilakukan berdasarkan pencapaian tahap tertentu (milestones), seperti penyelesaian desain, pengiriman prototipe, hingga penyerahan unit per batch kepada Angkatan Darat Malaydesh.
      Dukungan Perbankan: Bank-bank komersial seringkali membentuk sindikasi untuk mendanai produksi di bawah payung penjaminan Lembaga KREDIT EKSPOR (HUTANG) (ECA) guna memastikan arus kas pengembang tetap stabil selama masa kontrak yang panjang
      3. Sumber Beritanya =
      FNSS Savunma Sistemleri (Turki): Melalui pengumuman resmi dan siaran pers, FNSS mengonfirmasi nilai kontrak sebesar US$ 559 juta dan perannya dalam mendukung pengembangan serta transfer teknologi desain berbasis Pars 8x8.
      Defence Turkey Magazine: Media industri pertahanan ini secara rinci mengulas bahwa proyek yang dimulai tahun 2011 tersebut merupakan kontrak ekspor sistem pertahanan darat tunggal terbesar bagi industri Turki, yang mencakup hak penjualan ke negara ketiga.
      DetikOto (detikcom): Mengulas kerja sama strategis antara DRB-HICOM DefTech dengan FNSS Turki, termasuk sejarah pengiriman batch pertama sebanyak 12 unit pada tahun 2014.
      The Malaydeshn Reserve & Astro Awani: Melaporkan kelanjutan kemitraan antara DefTech dan FNSS pada ajang Defence Services Asia (DSA) 2022, yang menekankan peningkatan lokalisasi dan keahlian teknis lokal.
      Army Guide: Menyediakan data teknis dan rincian nilai penawaran (Letter of Offer and Acceptance/LOA) yang melibatkan komponen logistik terintegrasi untuk Angkatan Bersenjata Malaydesh
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    6. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) EC725 =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) PERANCIS = EC725
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) PERANCIS = EC725
      -------------------------
      1 Penjelasan Skema KREDIT EKSPOR (HUTANG)
      Skema ini merupakan fasilitas pendanaan yang diberikan oleh lembaga keuangan internasional atau konsorsium bank asing dengan jaminan dari Lembaga KREDIT EKSPOR (HUTANG) (Export Credit Agency/ECA) negara asal produsen (dalam hal ini Perancis).
      Tujuan: Memungkinkan negara pembeli (Malaydesh) melakukan pengadaan alutsista bernilai besar tanpa harus membayar tunai di muka secara penuh, melainkan melalui cicilan jangka panjang.
      Cara Kerja: Pihak penyedia dana membayar produsen (Eurocopter/Airbus), kemudian pemerintah pembeli mencicil pinjaman tersebut kepada penyedia dana sesuai masa tenor yang disepakati.
      2. Konteks Pengadaan TUDM
      Periode: Kontrak awal ditandatangani pada akhir 2008, namun sempat tertunda akibat krisis ekonomi global sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.
      Opsi Pembayaran: Pemerintah Malaydesh mengevaluasi rencana pembayaran jangka panjang (long-term payment plan) atau penundaan pembelian untuk menyeimbangkan anggaran negara di tengah krisis.
      Tujuan Pengadaan: Untuk menggantikan armada helikopter Sikorsky S-61A-4 Nuri yang sudah tua setelah beroperasi selama puluhan tahun.
      3. Sumber Berita & Informasi
      Informasi mengenai skema dan proses pengadaan ini dapat diverifikasi melalui beberapa sumber:
      ResearchGate: Mencatat bahwa pada September 2008, Perdana Menteri Malaydesh mengumumkan pengadaan 12 unit EC725 yang kemudian dievaluasi skema pembayarannya (apakah melalui cicilan jangka panjang) karena dampak krisis ekonomi Malaydesh delays EC 725 helicopter procurement.
      Astro Awani: Melaporkan operasional helikopter H225M TUDM yang telah mencapai tonggak sejarah jam terbang setelah sukses diadakan melalui program tersebut TUDM terima penghargaan H225M.
      Sobat Militer/Analisis Alutsista: Sering mengulas perbandingan skema pengadaan Airbus H225M di kawasan Asia Tenggara, termasuk penggunaan dukungan bank internasional seperti BNP Paribas dalam struktur KREDIT EKSPOR (HUTANG) Analisis Pengadaan H225M.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    7. GORILA MALAYDESH KREDIT EKSPOR (HUTANG) SCORPENE =
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) PERANCIS = SCORPENE
      KREDIT EKSPOR (HUTANG) PERANCIS = SCORPENE
      -------------------------
      1 Skema pembiayaan kapal selam Scorpene Malaydesh (KD Tunku Abdul Rahman dan KD Tunku Abdul Razak) menggunakan metode KREDIT EKSPOR (HUTANG) (Export Credit) untuk mendanai kontrak senilai sekitar €1,08 miliar (atau RM3,7 miliar pada kurs saat itu).
      Berikut adalah rincian mekanisme tersebut:
      Penyedia Kredit & Penjamin: Fasilitas kredit ini didukung oleh Coface (Compagnie Franรงaise d'Assurance pour le Commerce Extรฉrieur), lembaga penjamin KREDIT EKSPOR (HUTANG) asal Prancis, yang memberikan jaminan kepada bank komersial Eropa untuk menyalurkan pinjaman kepada pemerintah Malaydesh.
      Mekanisme Pembayaran: Pembayaran tidak dilakukan secara tunai sekaligus di muka, melainkan melalui cicilan jangka panjang. Hal ini bertujuan untuk meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Malaydesh dalam satu tahun fiskal tertentu.
      Pembayaran Berbasis Milestone: Pengucuran dana pinjaman disesuaikan dengan tahapan pembangunan (milestone) kapal di galangan kapal. Setiap kali perkembangan fisik kapal mencapai persentase tertentu (misalnya pemotongan plat pertama atau peluncuran), pembayaran termin berikutnya akan dicairkan kepada pihak manufaktur (Naval Group dan Navantia)
      Sumber Berita :
      Lembaga Resmi & Penjamin: Laporan profil risiko negara dari Coface mengonfirmasi peran mereka sebagai lembaga penjamin KREDIT EKSPOR (HUTANG) dalam transaksi perdagangan internasional Malaydesh.
      Analisis Keamanan Internasional: Organisasi Nuclear Threat Initiative (NTI) menyediakan rincian operasional dan latar belakang pengadaan dua kapal selam kelas Perdana Menteri (Tunku Abdul Rahman dan Tun Abdul Razak) yang didanai melalui kontrak Prancis-Spanyol senilai €1,08 miliar.
      Media Investigasi & Berita Ekonomi:
      Bloomberg dan New Straits Times memuat laporan terkait aspek hukum dan rincian transaksi finansial kontrak tersebut dalam cakupan penyelidikan "Scorpene Affair".
      CNBC Indonesia mengulas sejarah akuisisi tersebut sebagai referensi perbandingan untuk rencana pengadaan alutsista serupa oleh Indonesia.
      --------------------------------
      MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    8. CHRONOLOGY OF SCORPENE SCANDAL
      (DEFACT KILL PREGNANT WOMEN) =
      2006:
      The €1.2 billion sale of two French Scorpene-class submarines and one Agosta submarine to MALAYDESH in 2002, and the dubious commissions that accompanied the sale, comes to light following the kidnapping and murder of Mongolian translator Altantuya Shaaribuu, who was reported missing on Oct 19, 2006.
      2007:
      Altantuya's family files a RM100 million civil suit over her death by naming former policemen Azilah Hadri and Sirul Azhar Umar, political analyst Abdul Razak Baginda and the government as defendants.
      2008:
      Azilah and Sirul Azhar, who were bodyguards to then prime minister and defence minister Datuk Seri Najib Razak, are found guilty of the murder.
      2010:
      The French shipbuilding company in question is raided, and it is under scrutiny for operating in violation of the Organisation for Economic Cooperation and Development Convention on Bribery and the corresponding law in France.
      2014:
      An appeals court overturns the verdict and frees Azilah and Sirul Azhar, upon which the latter flees to Australia.
      2015
      The appeals court's judgment is overturned by the Federal Court, leading to reinstatement of the death penalty against the duo.
      2017
      Najib's associate, Razak Baginda, is charged in France, while the former is questioned by MACC.
      2020
      The Federal Court dismisses Azilah's application for a retrial and review of his 2015 conviction.
      2022
      The court awards RM5 million in damages to the plaintiffs – Altantuya's parents, Dr Shaariibuu Setev and Altantsetseg Sanjaa – as well as their two grandsons: Mungunshagai PAYjargal and Altanshagai Munkhtulga.
      2024
      MACC Chief Commissioner Tan Sri Azam Baki says its investigation into MALAYDESH 's acquisition of the Scorpene submarines is ongoing, adding that it is in contact with parties abroad to obtain more information
      =========
      BUNUH WANITA HAMIL....
      Altantuya had been the lover of Abdul Razak Baginda, a kNOwn associate of Najib, and many believe that her involvement in a defence deal to purchase two French Scorpene submarines may have led to her death
      ---
      2024 CASE STILL ONGOING = The MALAYDESH Anti-Corruption Commission (MACC) said its investigation into MALAYDESH 's acquisition of the Scorpene submarines in 2002 is still ongoing.
      MACC chief commissioner Tan Sri Azam Baki said the commission is still in contact with parties abroad to obtain more information.
      "The case is still ongoing. We are still in contact with other parties abroad to get more information on a number of transactions.
      --------------------------------
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = MANGKRAK 15 YEARS - BANNED NSM
      LMS B1 = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      LMS B2 = DOWNGRADE BABUR CLASS NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = EXO B2 EXPIRED NO TORPEDO
      LAKSAMANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      KEDAH = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      PERDANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      HANDALAN = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      JERUNG = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    9. FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
  44. KLAIM RINGGIT KUAT = HUTANG MENINGKAT
    -
    HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
    -
    2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
    -
    2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
    -
    2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
    -
    2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
    -
    2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
    -
    2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
    -
    2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
    -
    2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
    -
    2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
    -
    2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
    -
    2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
    -
    2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
    -
    2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
    -
    2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
    -
    2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
    -
    2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
    -
    2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
    --------------------------------
    Malaydesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
    Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
    Detailed Annual Breakdown =
    --------------------------------
    2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
    (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
    -
    2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
    (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
    --------------------------------
    1️⃣ 2026 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.79 trillion
    Household Debt: RM 1.65 trillion
    Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
    Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
    Total Population: 36,385,115
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 49,196
    Household Debt: RM 45,348
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
    --------------------------------
    2️⃣ 2025 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.30 trillion
    Household Debt: RM 1.65 trillion
    Total Population: 35,977,838
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 36,139
    Household Debt: RM 45,859
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
    --------------------------------
    3️⃣ 2024 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.22 trillion
    Household Debt: RM 1.53 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
    Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
    Total Population: 34,671,895
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 35,187
    Household Debt: RM 44,128
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
    --------------------------------
    4️⃣ 2023 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.17 trillion
    Household Debt: RM 1.45 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
    Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
    Total Population: 35,126,298
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 33,308
    Household Debt: RM 41,279
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
    --------------------------------
    5️⃣ 2022 DEBT DATA
    Government Debt: RM 1.08 trillion
    Household Debt: RM 1.38 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
    Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
    Total Population: 34,695,493
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 31,127
    Household Debt: RM 39,774
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
    --------------------------------
    6️⃣ 2021 DEBT DATA
    Government Debt: RM 979.81 billion
    Household Debt: RM 1.34 trillion
    Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
    Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
    Total Population: 34,282,399
    Per Capita Debt Calculation:
    Govt Debt: RM 28,580
    Household Debt: RM 39,087
    ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
    =============
    =============
    INDONESIA
    2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
    (Note: The safety threshold of 60%)
    -
    2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
    (Note: The safety threshold of 60%)

    BalasHapus
  45. KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
    -
    HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
    • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaysia. Selengkapnya di Kontan Nasional.
    • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaysia. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
    • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaysia sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
    • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaysia yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
    • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
    ---------------------------------
    BERGANTUNG KE INDONESIA
    MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
    MALING GAS
    NGEMIS BATUBARA
    NGEMIS BERAS
    -
    Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
    Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
    Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
    Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
    -
    Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
    ________________________________________
    Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
    Tren Impor dan Ketergantungan
    Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
    Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
    Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti

    BalasHapus
  46. 1 RAFALE = 4 FA50Murah
    -
    Pesawat Tempur (Omnirole vs Ringan)
    Dassault Rafale (Prancis): ~USD 100-120 Juta (unit saja). Pesawat berat, angkut senjata 9,5 ton, multi-misi kompleks dalam satu terbang.
    FA-50M (Malaydesh): ~USD 50 Juta. Pesawat ringan supersonik, varian tercanggih (Block 20), namun kapasitas senjata dan jarak jangkau terbatas.
    --------------------------------------------------
    1 ISTIF = 3 LeMeS B2
    -
    Istif Class (Turki/Indonesia): ~USD 500-550 Juta. Fregat tempur utama, 3.100 ton, senjata lengkap (VLS, Anti-Kapal, Sonar, Torpedo).
    LMS Batch 2 (Malaydesh): ~USD 150-200 Juta. Kapal patroli permukaan, 2.400 ton, lebih murah karena tanpa sistem sonar dan torpedo.
    --------------------------------------------------
    1 APACHE = 3 MD530G
    -
    Helikopter Serbu (Berat vs Ringan)
    AH-64E Apache (AS): ~USD 41-50 Juta. "Benteng terbang" berlapis baja, sistem radar Longbow canggih untuk perang intensitas tinggi.
    MD530G (AS/Malaydesh): ~USD 12-15 Juta. Helikopter intai training, kecil dan lincah, fokus pada kecepatan dan misi kontra-insurgensi.
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
    Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
    Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
    --------------------------------
    3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
    Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
    Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
    Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
    Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
    --------------------------------
    4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
    Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
    Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
    Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
    Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
    --------------------------------
    5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
    Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
    Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
    Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
    Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
    --------------------------------
    6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
    Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
    Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
    Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
    Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
    Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

    BalasHapus
  47. Berita yang Cuba di TUTUP TUTUP oleh pemerintah INDIANESIA.... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Pasar Keuangan Indonesia Semakin Tertekan

    https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-sentuh-rekor-terendah-pasar-keuangan-indonesia-semakin-tertekan

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1 RAFALE = 4 FA50Murah
      -
      Pesawat Tempur (Omnirole vs Ringan)
      Dassault Rafale (Prancis): ~USD 100-120 Juta (unit saja). Pesawat berat, angkut senjata 9,5 ton, multi-misi kompleks dalam satu terbang.
      FA-50M (Malaydesh): ~USD 50 Juta. Pesawat ringan supersonik, varian tercanggih (Block 20), namun kapasitas senjata dan jarak jangkau terbatas.
      --------------------------------------------------
      1 ISTIF = 3 LeMeS B2
      -
      Istif Class (Turki/Indonesia): ~USD 500-550 Juta. Fregat tempur utama, 3.100 ton, senjata lengkap (VLS, Anti-Kapal, Sonar, Torpedo).
      LMS Batch 2 (Malaydesh): ~USD 150-200 Juta. Kapal patroli permukaan, 2.400 ton, lebih murah karena tanpa sistem sonar dan torpedo.
      --------------------------------------------------
      1 APACHE = 3 MD530G
      -
      Helikopter Serbu (Berat vs Ringan)
      AH-64E Apache (AS): ~USD 41-50 Juta. "Benteng terbang" berlapis baja, sistem radar Longbow canggih untuk perang intensitas tinggi.
      MD530G (AS/Malaydesh): ~USD 12-15 Juta. Helikopter intai training, kecil dan lincah, fokus pada kecepatan dan misi kontra-insurgensi.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      -
      Ringkasan Pemangkasan Anggaran Malaydesh 2026
      • Kebijakan: Instruksi pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian/lembaga federal.
      • Pemicu: Lonjakan biaya subsidi energi akibat konflik di Timur Tengah (Perang Iran).
      • Target Efisiensi: Penghematan RM10 miliar untuk menambal subsidi yang membengkak jadi RM58,4 miliar.
      • Sektor Terdampak: Pemotongan besar pada Kemenkes (RM3,06M) dan Kemendikbudristek (RM2,39M).
      • Langkah Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen non-kritis.
      • Tenggat: Proposal pemangkasan harus diserahkan paling lambat 15 Mei 2026.
      Sumber Utama:
      Channel News Asia, Free Malaydesh Today, The Edge Malaydesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
    3. FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      -
      INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
      -
      MALAYDESH 1 LEMBAR = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
      --------------------------------------------------
      SIPRI MALAYDESH 2025 - 2020 = SALAM KOSONG
      -
      SIPRI MALAYDESH 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALAYDESH 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2021.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2020.htmll
      ------------------------------
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1. INDONESIA (1,5%)
      STATUS: URUTAN PERTAMA PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
      Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpรจne, dan Kapal PPA).
      -
      2. Filipina (1,2%)
      STATUS: URUTAN KEDUA DI KAWASAN.
      Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
      -
      3. Singapura (1,1%)
      STATUS: URUTAN KETIGA DI KAWASAN.
      Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
      -
      4. Thailand (0,5%)
      STATUS: URUTAN KEEMPAT DI KAWASAN.
      Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
      -
      5. Malaydesh (0,3%)
      STATUS: URUTAN KELIMA DI KAWASAN.
      Fokus: Modernisasi terbatas pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
      -
      6. Kamboja (0,1%)
      STATUS: URUTAN KEENAM DI KAWASAN.
      Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).
      ________________________________________
      GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
      https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
      -
      1. Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Skor: 0,2582)
      -
      2. Vietnam – Peringkat 23 Dunia (Skor: 0,4066)
      -
      3. Thailand – Peringkat 24 Dunia (Skor: 0,4458)
      -
      4. Singapura – Peringkat 29 Dunia (Skor: 0,5272)
      -
      5. Myanmar – Peringkat 35 Dunia (Skor: 0,6265)
      -
      6. Filipina – Peringkat 41 Dunia (Skor: 0,6993)
      -
      7. Malaydesh – Peringkat 42 Dunia (Skor: 0,7379)
      -
      8. Kamboja – Peringkat 83 Dunia (Skor: 1,8434)
      -
      9. Laos – Peringkat 125 Dunia (Skor: 2,8672)
      -
      Catatan: Brunei Darussalam dan Timor Leste biasanya tidak dimasukkan dalam pemeringkatan GFP karena skala militer yang sangat terbatas.

      Hapus
    4. VLS MICA =
      MALAYDESH = AKAN LOI : LCS OMPONG
      INDONESIA = MARTADINATA CLASS DAN BUNG TOMO CLASS
      --------------------------------
      KAPAL FREGAT
      ( 70 x 4 Unit : 280) Kelas Balaputradewa 280 ammo = 64 sel VLS, 6 Torpedo
      (34 x 2 Unit : 68) Kelas Brawijaya 68 ammo = 16 sel VLS, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      (26 x 2 Unit : 52) Kelas Martadinata 52 ammo = 12 VLS MICA, 6 Tabung Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh.
      (30 x 3 Unit : 90) Kelas Bung Tomo 90 ammo = 16 sel VLS MICA, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      --------------------------------
      KSOT
      12 Torpedo x 30 Unit Batch 1 = 360 Topedo
      --------------------------------
      Kapal Korvet
      Kelas Diponegoro (SIGMA 9113): Memiliki peluncur rudal Mistral (Tetral) untuk udara dan 4 rudal Exocet MM40 Block 2/3 untuk permukaan.
      Kelas Bung Karno: KRI Bung Karno-369 disiapkan untuk dipasang rudal anti-kapal dan pertahanan udara.
      Kelas Fatahillah: KRI Fatahillah-361 dan KRI Malahayati-362 (sudah di-upgrade untuk membawa rudal Exocet).
      --------------------------------
      Kapal Cepat Rudal (KCR)
      Ini adalah kapal pemukul cepat yang fokus pada rudal anti-kapal:
      KCR 60m (Kelas Sampari): Seperti KRI Sampari, KRI Tombak, dan KRI Halasan (Rudal Exocet MM40 Block 3).
      KCR 40m (Kelas Clurit): Seperti KRI Clurit dan KRI Kujang (Rudal C-705).
      Kelas Klewang: KRI Golok-688 (Kapal siluman/stealth) yang dipersenjatai rudal anti-kapal.
      --------------------------------
      ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
      Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions.
      --------------------------------
      CONTRACT 45 ATMACA
      This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
      ==================================
      ==================================
      MISKIN …..
      48 SAM
      Malaydesh teken pembelian 48 unit rudal K-SAAM (Korean Surface to Air Anti Missile System) 'Haegung' senilai US$ 94.8 million atau RM374.67 yang mempunyai jarak jangkau 20 km untuk kapal LMS Batch 2
      --------------------------------
      24 ATMACA
      Malaydesh teken pembelian 24 unit rudal Atmaca anti-ship missile senilai Euros 79.5 million atau RM369.2 million dengan jangkauan 250 km untuk kapal LMS Batch 2
      --------------------------------
      LOI 29 MICA
      Malaydesh teken LOI (Letter of Intent) untuk pengadaan 29 rudal VL MICA vertical launch anti-air missile berjangkauan 20 km diperkirakan senilai RM 504.5 million untuk kapal LCS kelas Maharaja Lela
      --------------------------------
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = MANGKRAK 15 YEARS - BANNED NSM
      LMS B1 = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      LMS B2 = DOWNGRADE BABUR CLASS NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = EXO B2 EXPIRED NO TORPEDO
      LAKSAMANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      KEDAH = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      PERDANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      HANDALAN = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      JERUNG = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO

      Hapus
  48. Berita yang Cuba di TUTUP TUTUP oleh pemerintah INDIANESIA.... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Pasar Keuangan Indonesia Semakin Tertekan

    https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-sentuh-rekor-terendah-pasar-keuangan-indonesia-semakin-tertekan

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
      -
      Ringkasan Pemangkasan Anggaran Malaydesh 2026
      • Kebijakan: Instruksi pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian/lembaga federal.
      • Pemicu: Lonjakan biaya subsidi energi akibat konflik di Timur Tengah (Perang Iran).
      • Target Efisiensi: Penghematan RM10 miliar untuk menambal subsidi yang membengkak jadi RM58,4 miliar.
      • Sektor Terdampak: Pemotongan besar pada Kemenkes (RM3,06M) dan Kemendikbudristek (RM2,39M).
      • Langkah Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen non-kritis.
      • Tenggat: Proposal pemangkasan harus diserahkan paling lambat 15 Mei 2026.
      Sumber Utama:
      Channel News Asia, Free Malaydesh Today, The Edge Malaydesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
    2. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      1. MAHATHIR MOHAMAD: "MELAYU MALAS & MISKIN"
      Pernyataan Mahathir ini sering muncul dalam berbagai kesempatan, namun yang paling signifikan terdengar saat peluncuran buku atau pidato politiknya (seperti di Kongres Maruah Melayu).
      -
      South China Morning Post (SCMP)
      Judul Artikel: "‘Malays are lazy’: Dr Mahathir’s greatest hits of stinging criticism against his own race"
      Konteks: Artikel ini merangkum sejarah kritik Mahathir terhadap etnis Melayu yang dianggap kurang kompetitif dibanding etnis Tionghoa.
      -
      The Straits Times (Singapore)
      Judul Artikel: "Malays are lazy, do not want to work: Mahathir"
      Konteks: Melaporkan pernyataan Mahathir pada tahun 2018 dan 2019 yang menyebut orang Melayu cenderung memilih subsidi daripada bekerja keras.
      -
      Reuters
      Judul Artikel: "Malaydeshn PM Mahathir says Malays must work harder to avoid being left behind"
      Konteks: Menyoroti pandangan Mahathir bahwa ketergantungan pada bantuan pemerintah membuat masyarakat kehilangan daya saing.
      ________________________________________
      2. ANWAR IBRAHIM: "KEMISKINAN & PROYEK BANJIR"
      Pernyataan Anwar Ibrahim ini berkaitan dengan keputusannya meninjau ulang proyek-proyek besar (seperti tebatan banjir) untuk memastikan tidak ada kebocoran dana/korupsi, karena korupsi tersebut merugikan rakyat miskin (mayoritas Melayu).
      -
      Free Malaydesh Today (FMT) - English Edition
      Judul Artikel: "Flood projects priority as poor Malays are the victims, says Anwar"
      Konteks: Anwar menjelaskan bahwa ketertiban dalam manajemen keuangan (tata kelola) sangat penting karena kegagalan proyek tersebut berdampak langsung pada mayoritas warga Melayu yang miskin.
      -
      CNA (Channel News Asia)
      Judul Artikel: "PM Anwar says good governance key to lifting majority Malay poor out of poverty"
      Konteks: Menekankan bahwa kemiskinan Melayu tidak akan selesai hanya dengan slogan "Ketuanan Melayu", melainkan dengan menghentikan penjarahan uang negara melalui proyek yang tidak transparan.
      -
      The Star (Malaydesh)
      Judul Artikel: "Anwar: Proper governance needed in flood mitigation projects to help the poor"
      Konteks: Fokus pada argumen Anwar bahwa transparansi pengadaan barang dan jasa adalah bentuk nyata pembelaan terhadap kaum miskin.
      --------------------------------
      BEBAN UTANG PER KAPITA 2026
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — Lewat batas aman 65%).
      • Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — Kategori kritis ASEAN).
      • Populasi Total: 36.385.115 Jiwa.
      • Rasio Beban Warga:
      o Utang Publik/Penduduk: RM 49.196
      o Utang Domestik/Penduduk: RM 45.348
      ➡️ TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544

      Hapus
    3. VLS MICA =
      MALAYDESH = AKAN LOI : LCS OMPONG
      INDONESIA = MARTADINATA CLASS DAN BUNG TOMO CLASS
      --------------------------------
      KAPAL FREGAT
      ( 70 x 4 Unit : 280) Kelas Balaputradewa 280 ammo = 64 sel VLS, 6 Torpedo
      (34 x 2 Unit : 68) Kelas Brawijaya 68 ammo = 16 sel VLS, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      (26 x 2 Unit : 52) Kelas Martadinata 52 ammo = 12 VLS MICA, 6 Tabung Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh.
      (30 x 3 Unit : 90) Kelas Bung Tomo 90 ammo = 16 sel VLS MICA, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      --------------------------------
      KSOT
      12 Torpedo x 30 Unit Batch 1 = 360 Topedo
      --------------------------------
      Kapal Korvet
      Kelas Diponegoro (SIGMA 9113): Memiliki peluncur rudal Mistral (Tetral) untuk udara dan 4 rudal Exocet MM40 Block 2/3 untuk permukaan.
      Kelas Bung Karno: KRI Bung Karno-369 disiapkan untuk dipasang rudal anti-kapal dan pertahanan udara.
      Kelas Fatahillah: KRI Fatahillah-361 dan KRI Malahayati-362 (sudah di-upgrade untuk membawa rudal Exocet).
      --------------------------------
      Kapal Cepat Rudal (KCR)
      Ini adalah kapal pemukul cepat yang fokus pada rudal anti-kapal:
      KCR 60m (Kelas Sampari): Seperti KRI Sampari, KRI Tombak, dan KRI Halasan (Rudal Exocet MM40 Block 3).
      KCR 40m (Kelas Clurit): Seperti KRI Clurit dan KRI Kujang (Rudal C-705).
      Kelas Klewang: KRI Golok-688 (Kapal siluman/stealth) yang dipersenjatai rudal anti-kapal.
      --------------------------------
      ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
      Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions.
      --------------------------------
      CONTRACT 45 ATMACA
      This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
      ==================================
      ==================================
      MISKIN …..
      48 SAM
      Malaydesh teken pembelian 48 unit rudal K-SAAM (Korean Surface to Air Anti Missile System) 'Haegung' senilai US$ 94.8 million atau RM374.67 yang mempunyai jarak jangkau 20 km untuk kapal LMS Batch 2
      --------------------------------
      24 ATMACA
      Malaydesh teken pembelian 24 unit rudal Atmaca anti-ship missile senilai Euros 79.5 million atau RM369.2 million dengan jangkauan 250 km untuk kapal LMS Batch 2
      --------------------------------
      LOI 29 MICA
      Malaydesh teken LOI (Letter of Intent) untuk pengadaan 29 rudal VL MICA vertical launch anti-air missile berjangkauan 20 km diperkirakan senilai RM 504.5 million untuk kapal LCS kelas Maharaja Lela
      --------------------------------
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = MANGKRAK 15 YEARS - BANNED NSM
      LMS B1 = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      LMS B2 = DOWNGRADE BABUR CLASS NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = EXO B2 EXPIRED NO TORPEDO
      LAKSAMANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      KEDAH = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      PERDANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      HANDALAN = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      JERUNG = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO

      Hapus
    4. VLS MICA =
      MALAYDESH = AKAN LOI : LCS OMPONG
      INDONESIA = MARTADINATA CLASS DAN BUNG TOMO CLASS
      --------------------------------
      KAPAL FREGAT
      ( 70 x 4 Unit : 280) Kelas Balaputradewa 280 ammo = 64 sel VLS, 6 Torpedo
      (34 x 2 Unit : 68) Kelas Brawijaya 68 ammo = 16 sel VLS, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      (26 x 2 Unit : 52) Kelas Martadinata 52 ammo = 12 VLS MICA, 6 Tabung Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh.
      (30 x 3 Unit : 90) Kelas Bung Tomo 90 ammo = 16 sel VLS MICA, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      --------------------------------
      KSOT
      12 Torpedo x 30 Unit Batch 1 = 360 Topedo
      --------------------------------
      Kapal Korvet
      Kelas Diponegoro (SIGMA 9113): Memiliki peluncur rudal Mistral (Tetral) untuk udara dan 4 rudal Exocet MM40 Block 2/3 untuk permukaan.
      Kelas Bung Karno: KRI Bung Karno-369 disiapkan untuk dipasang rudal anti-kapal dan pertahanan udara.
      Kelas Fatahillah: KRI Fatahillah-361 dan KRI Malahayati-362 (sudah di-upgrade untuk membawa rudal Exocet).
      --------------------------------
      Kapal Cepat Rudal (KCR)
      Ini adalah kapal pemukul cepat yang fokus pada rudal anti-kapal:
      KCR 60m (Kelas Sampari): Seperti KRI Sampari, KRI Tombak, dan KRI Halasan (Rudal Exocet MM40 Block 3).
      KCR 40m (Kelas Clurit): Seperti KRI Clurit dan KRI Kujang (Rudal C-705).
      Kelas Klewang: KRI Golok-688 (Kapal siluman/stealth) yang dipersenjatai rudal anti-kapal.
      --------------------------------
      ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
      Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions.
      --------------------------------
      CONTRACT 45 ATMACA
      This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
      ==================================
      ==================================
      MISKIN …..
      48 SAM
      Malaydesh teken pembelian 48 unit rudal K-SAAM (Korean Surface to Air Anti Missile System) 'Haegung' senilai US$ 94.8 million atau RM374.67 yang mempunyai jarak jangkau 20 km untuk kapal LMS Batch 2
      --------------------------------
      24 ATMACA
      Malaydesh teken pembelian 24 unit rudal Atmaca anti-ship missile senilai Euros 79.5 million atau RM369.2 million dengan jangkauan 250 km untuk kapal LMS Batch 2
      --------------------------------
      LOI 29 MICA
      Malaydesh teken LOI (Letter of Intent) untuk pengadaan 29 rudal VL MICA vertical launch anti-air missile berjangkauan 20 km diperkirakan senilai RM 504.5 million untuk kapal LCS kelas Maharaja Lela
      --------------------------------
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = MANGKRAK 15 YEARS - BANNED NSM
      LMS B1 = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      LMS B2 = DOWNGRADE BABUR CLASS NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = EXO B2 EXPIRED NO TORPEDO
      LAKSAMANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      KEDAH = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      PERDANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      HANDALAN = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      JERUNG = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO

      Hapus
  49. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    --------------------------------
    CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
    CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
    CUT BUDGET = SUBSIDI MEMBENGKAK
    -
    Ringkasan Pemangkasan Anggaran Malaydesh 2026
    • Kebijakan: Instruksi pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian/lembaga federal.
    • Pemicu: Lonjakan biaya subsidi energi akibat konflik di Timur Tengah (Perang Iran).
    • Target Efisiensi: Penghematan RM10 miliar untuk menambal subsidi yang membengkak jadi RM58,4 miliar.
    • Sektor Terdampak: Pemotongan besar pada Kemenkes (RM3,06M) dan Kemendikbudristek (RM2,39M).
    • Langkah Teknis: Penundaan acara, perjalanan luar negeri, pelatihan, dan pembekuan rekrutmen non-kritis.
    • Tenggat: Proposal pemangkasan harus diserahkan paling lambat 15 Mei 2026.
    Sumber Utama:
    Channel News Asia, Free Malaydesh Today, The Edge Malaydesh, Astro Awani, BFM 89.9, Kompas.id
    --------------------------------
    2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
    • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
    • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
    • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
    • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
    • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
    • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
    --------------------------------
    Status Krisis PDB 2026
    • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
    • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
    --------------------------------
    Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
    2026 (Populasi: 36,3jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
    Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
    -
    2025 (Populasi: 35,9jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
    Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
    -
    2024 (Populasi: 34,6jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
    Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
    -
    2023 (Populasi: 35,1jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
    Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
    -
    2022 (Populasi: 34,6jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
    Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
    -
    2021 (Populasi: 34,2jt)
    Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
    Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

    BalasHapus
  50. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    Volume dan Potensi Nilai: Indonesia berencana mengekspor 200.000 ton beras ke Malaydesh dengan taksiran total transaksi mencapai Rp2 triliun jika kesepakatan harga tercapai, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.
    ----------------------------------
    Penawaran Harga Malaydesh: Malaydesh mengajukan harga beli yang sangat rendah, yaitu di bawah Rp10.000 per kg, sebagaimana dilansir oleh CNBC Indonesia.
    ----------------------------------
    Target Harga Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui Perum Bulog tetap bertahan pada kisaran harga Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg, berdasarkan konfirmasi resmi dari Kantor Berita Antara.
    ----------------------------------
    Kualitas Spesifikasi Beras: Beras yang diminta merupakan beras kelas premium dengan standar butir patah (broken) yang sangat kecil, yaitu hanya 5%, sesuai laporan teknis di Liputan6.
    ----------------------------------
    Perbandingan Harga Domestik: Penawaran Malaydesh ditolak karena harga beras jaminan sosial (SPHP) di dalam negeri saja sudah mencapai Rp12.500/kg, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium lokal (dengan pecahan 15%) berada di angka Rp14.500/kg, seperti dicatat oleh CNBC Indonesia.
    ----------------------------------
    Status Negosiasi Saat Ini: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan proses ekspor masih tertahan dan baru memasuki putaran negosiasi tahap kedua, sebagaimana diwartakan oleh media bisnis Kontan / MSN.
    ----------------------------------
    Kondisi Cadangan Nasional: Rencana ekspor ini dimungkinkan karena cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog sangat melimpah, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton, mengutip data resmi dari Kumparan
    --------------------------------
    2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
    • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
    • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
    • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
    • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
    • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
    • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
    --------------------------------
    Status Krisis PDB 2026
    • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
    • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
    --------------------------------
    Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
    2026 (Populasi: 36,3jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
    Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
    -
    2025 (Populasi: 35,9jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
    Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
    -
    2024 (Populasi: 34,6jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
    Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
    -
    2023 (Populasi: 35,1jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
    Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
    -
    2022 (Populasi: 34,6jt)
    Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
    Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
    -
    2021 (Populasi: 34,2jt)
    Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
    Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
    TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

    BalasHapus
  51. Berita yang Cuba di TUTUP TUTUP oleh pemerintah INDIANESIA.... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Pasar Keuangan Indonesia Semakin Tertekan

    https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-sentuh-rekor-terendah-pasar-keuangan-indonesia-semakin-tertekan

    BalasHapus
    Balasan
    1. FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------------------------
      1 ISTIF = 3 LeMeS B2
      -
      Istif Class (Turki/Indonesia): ~USD 500-550 Juta. Fregat tempur utama, 3.100 ton, senjata lengkap (VLS, Anti-Kapal, Sonar, Torpedo).
      LMS Batch 2 (Malaydesh): ~USD 150-200 Juta. Kapal patroli permukaan, 2.400 ton, lebih murah karena tanpa sistem sonar dan torpedo.
      --------------------------------------------------
      1 RAFALE = 4 FA50Murah
      -
      Pesawat Tempur (Omnirole vs Ringan)
      Dassault Rafale (Prancis): ~USD 100-120 Juta (unit saja). Pesawat berat, angkut senjata 9,5 ton, multi-misi kompleks dalam satu terbang.
      FA-50M (Malaydesh): ~USD 50 Juta. Pesawat ringan supersonik, varian tercanggih (Block 20), namun kapasitas senjata dan jarak jangkau terbatas.
      --------------------------------------------------
      1 APACHE = 3 MD530G
      -
      Helikopter Serbu (Berat vs Ringan)
      AH-64E Apache (AS): ~USD 41-50 Juta. "Benteng terbang" berlapis baja, sistem radar Longbow canggih untuk perang intensitas tinggi.
      MD530G (AS/Malaydesh): ~USD 12-15 Juta. Helikopter intai training, kecil dan lincah, fokus pada kecepatan dan misi kontra-insurgensi.
      --------------------------------------------------
      2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      -
      INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
      -
      MALAYDESH 1 LEMBAR = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
      --------------------------------------------------
      SIPRI MALAYDESH 2025 - 2020 = SALAM KOSONG
      -
      SIPRI MALAYDESH 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALAYDESH 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2021.html
      -
      SIPRI MALAYDESH 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2020.htmll
      ------------------------------
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1. INDONESIA (1,5%)
      STATUS: URUTAN PERTAMA PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
      Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpรจne, dan Kapal PPA).
      -
      2. Filipina (1,2%)
      STATUS: URUTAN KEDUA DI KAWASAN.
      Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
      -
      3. Singapura (1,1%)
      STATUS: URUTAN KETIGA DI KAWASAN.
      Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
      -
      4. Thailand (0,5%)
      STATUS: URUTAN KEEMPAT DI KAWASAN.
      Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
      -
      5. Malaydesh (0,3%)
      STATUS: URUTAN KELIMA DI KAWASAN.
      Fokus: Modernisasi terbatas pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
      -
      6. Kamboja (0,1%)
      STATUS: URUTAN KEENAM DI KAWASAN.
      Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS)

      Hapus
    2. VLS MICA =
      MALAYDESH = AKAN LOI : LCS OMPONG
      INDONESIA = MARTADINATA CLASS DAN BUNG TOMO CLASS
      --------------------------------
      TNI AL =
      ✅️YAKHONT 300 KM
      ✅️EXO B3 = 250 KM
      ✅️ATMACA = 250 KM
      ✅️NSM (KSR X-33) = 185 KM
      ✅️C802 = 180 KM
      ✅️C705 = 150 KM
      --------------------------------
      KAPAL FREGAT
      ( 70 x 4 Unit : 280) Kelas Balaputradewa 280 ammo = 64 sel VLS, 6 Torpedo
      (34 x 2 Unit : 68) Kelas Brawijaya 68 ammo = 16 sel VLS, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      (26 x 2 Unit : 52) Kelas Martadinata 52 ammo = 12 VLS MICA, 6 Tabung Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh.
      (30 x 3 Unit : 90) Kelas Bung Tomo 90 ammo = 16 sel VLS MICA, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
      --------------------------------
      KSOT
      12 Torpedo x 30 Unit Batch 1 = 360 Topedo
      --------------------------------
      Kapal Korvet
      Kelas Diponegoro (SIGMA 9113): Memiliki peluncur rudal Mistral (Tetral) untuk udara dan 4 rudal Exocet MM40 Block 2/3 untuk permukaan.
      Kelas Bung Karno: KRI Bung Karno-369 disiapkan untuk dipasang rudal anti-kapal dan pertahanan udara.
      Kelas Fatahillah: KRI Fatahillah-361 dan KRI Malahayati-362 (sudah di-upgrade untuk membawa rudal Exocet).
      --------------------------------
      Kapal Cepat Rudal (KCR)
      Ini adalah kapal pemukul cepat yang fokus pada rudal anti-kapal:
      KCR 60m (Kelas Sampari): Seperti KRI Sampari, KRI Tombak, dan KRI Halasan (Rudal Exocet MM40 Block 3).
      KCR 40m (Kelas Clurit): Seperti KRI Clurit dan KRI Kujang (Rudal C-705).
      Kelas Klewang: KRI Golok-688 (Kapal siluman/stealth) yang dipersenjatai rudal anti-kapal.
      --------------------------------
      ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
      Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions.
      ==================================
      ==================================
      2022 2024 2025 2026 = BANNED NORWEGIA
      MEMBUAL NSM
      MEMBUAL NSM
      MEMBUAL NSM
      MEMBUAL NSM
      --------------------------------
      Tahun 2022
      Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
      Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
      Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
      --------------------------------
      Tahun 2024
      Kerajaan Malaydesh melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
      Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
      --------------------------------
      Tahun 2025
      Prime Minister Anwar Ibrahim told the Malaydeshn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
      Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa Malaydesh akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
      --------------------------------
      TLDM =
      ❎EXO BLOCK 2 : 72 KM (USANG)
      ❎NSM : 185 KM GHOIB
      ❎VLS MICA = LOI
      --------------------------------
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = MANGKRAK 15 YEARS - BANNED NSM
      LMS B1 = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      LMS B2 = DOWNGRADE BABUR CLASS NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = EXO B2 EXPIRED NO TORPEDO
      LAKSAMANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      KEDAH = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      PERDANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      HANDALAN = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
      JERUNG = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO

      Hapus
    3. MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".
      --------------------------------
      2021–2026 Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      • 2021: RM 67.667 (Puncak pandemi)
      • 2022: RM 70.901 (+RM 3.234)
      • 2023: RM 74.587 (+RM 3.686)
      • 2024: RM 79.315 (+RM 4.728)
      • 2025: RM 81.998 (+RM 2.683)
      • 2026: RM 94.544 (+RM 12.546 - Lonjakan ekstrem)
      --------------------------------
      Status Krisis PDB 2026
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
      • Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
      --------------------------------
      Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
      2026 (Populasi: 36,3jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      -
      2025 (Populasi: 35,9jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
      Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
      -
      2024 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
      Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
      -
      2023 (Populasi: 35,1jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
      Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
      -
      2022 (Populasi: 34,6jt)
      Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
      Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
      -
      2021 (Populasi: 34,2jt)
      Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
      Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
      TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667

      Hapus
    4. FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------------------------
      1 ISTIF = 3 LeMeS B2
      -
      Istif Class (Turki/Indonesia): ~USD 500-550 Juta. Fregat tempur utama, 3.100 ton, senjata lengkap (VLS, Anti-Kapal, Sonar, Torpedo).
      LMS Batch 2 (Malaydesh): ~USD 150-200 Juta. Kapal patroli permukaan, 2.400 ton, lebih murah karena tanpa sistem sonar dan torpedo.
      --------------------------------------------------
      1 RAFALE = 4 FA50Murah
      -
      Pesawat Tempur (Omnirole vs Ringan)
      Dassault Rafale (Prancis): ~USD 100-120 Juta (unit saja). Pesawat berat, angkut senjata 9,5 ton, multi-misi kompleks dalam satu terbang.
      FA-50M (Malaydesh): ~USD 50 Juta. Pesawat ringan supersonik, varian tercanggih (Block 20), namun kapasitas senjata dan jarak jangkau terbatas.
      --------------------------------------------------
      1 APACHE = 3 MD530G
      -
      Helikopter Serbu (Berat vs Ringan)
      AH-64E Apache (AS): ~USD 41-50 Juta. "Benteng terbang" berlapis baja, sistem radar Longbow canggih untuk perang intensitas tinggi.
      MD530G (AS/Malaydesh): ~USD 12-15 Juta. Helikopter intai training, kecil dan lincah, fokus pada kecepatan dan misi kontra-insurgensi.
      --------------------------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      -
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah.


      Hapus
  52. Berita yang Cuba di TUTUP TUTUP oleh pemerintah INDIANESIA.... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Pasar Keuangan Indonesia Semakin Tertekan

    https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-sentuh-rekor-terendah-pasar-keuangan-indonesia-semakin-tertekan

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      Sumber: IMF Global Debt Database (Government Debt)
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      ---------------------------------
      GORILA MALAYDESH = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      GORILA MALAYDESH = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      GORILA MALAYDESH = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
      (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
      RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -------------
      REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
      (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
      RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -------------
      ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
      RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
      -------------
      LMS B2 = FFBNW DOWNGRADE HISAR OPV NO ASW
      1. ADA CLASS PAKISTAN USD 1 MILYAR/4 = USD 250 JUTA PER UNIT
      -
      2. ADA CLASS UKRAINE USD 1 MILYAR/2 = USD 250 JUTA PER UNIT + UCAV SENILAI USD 500 JUTA
      -
      3. HISAR OPV CLASS (LMS B2) MALAYDESH USD 530 JUTA /3 = USD 176,7 JUTA PER UNIT
      -------------
      LMS B2 = FFBNW DOWNGRADE NO TORPEDO NO ASW
      1. ADA CLASS PAKISTAN USD 1 MILYAR/4 = USD 250 JUTA PER UNIT
      -
      2. ADA CLASS UKRAINE USD 1 MILYAR/2 = USD 250 JUTA PER UNIT + UCAV SENILAI USD 500 JUTA
      -
      3. HISAR OPV CLASS (LMS B2) MALAYDESH USD 530 JUTA /3 = USD 176,7 JUTA PER UNIT
      -------------
      LCS = FFBNW MANGKRAK 15 YEARS
      LCS USD 4,74 BILLION/5 UNIT = USD 948 MILLION/UNIT ]
      • USD 948 JUTA (EXCLUDING AMMO) = FFBNW = DELAYED
      -NO NSM.
      -NO VL MICA.
      -NO TORPEDO RINGAN.
      -NO SECONDARY GUNS.
      -NO BOFORS MK3.
      -----------
      PRICE DESTROYER DAN FREGAT =
      -KDX 3 CLASS/SEJONG USD 900 JUTA/UNIT
      -TYPE 052D CLASS USD 500-600 JUTA.
      -TYPE 055 CLASS USD 920 JUTA.
      -------------
      KEDAH = FFBNW NO MISSILE SINCE 2025=2009 : 17 YAERS GUNBOAT
      In June 2006, after a total of 18 months of delays, the Royal MALAYDESH Navy commissioned KD Kedah, followed by a second hull, KD Pahang in August of the same year, and a third hull, KD Perak on 12 November 2007. By July 2009, six vessels had been launched.
      -------------
      THHE OPV 2 DAN OPV 3 = FFBNW TAMAT
      THHE OPV 2 DAN OPV 3 = FFBNW TAMAT
      THHE OPV 2 DAN OPV 3 = FFBNW TAMAT
      Beliau berkata keputusan itu dipersetujui oleh Kabinet pada 22 Mac 2024 sebelum ia dilaksanakan.
      “Kementerian Dalam Negeri dibenarkan menamatkan kontrak projek tersebut setelah mendapat pandangan daripada Jabatan Peguam Negara. Sehubungan itu, kerajaan menandatangani perjanjian penamatan bersama pihak syarikat pada 31 Disember 2024,” katanya dalam jawapan bertulis yang dimuat naik dalam laman web Parlimen pada Khamis malam.

      Hapus
    2. FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      1️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087

      Hapus
    3. HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      2010: RM 407,1 MILIAR
      2011: RM 456,1 MILIAR
      2012: RM 501,6 MILIAR
      2013: RM 547,7 MILIAR
      2014: RM 582,8 MILIAR
      2015: RM 630,5 MILIAR
      2016: RM 648,5 MILIAR
      2017: RM 686,8 MILIAR
      2018: RM 1,19 TRILIUN
      2019: RM 1,25 TRILIUN
      2020: RM 1,32 TRILIUN
      2021: RM 1,38 TRILIUN
      2022: RM 1,45 TRILIUN
      2023: RM 1,53 TRILIUN
      2024: RM 1,63 TRILIUN
      2025: RM 1,71 TRILIUN
      2026: RM 1,79 TRILIUN
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
      ---------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    4. KLAIM KELUAR ART =
      KACUNG ART : USD 240 BILLION
      ---------------------------------
      MALAYDESH HAS NOT INFORMED US OF WITHDRAWAL FROM TRADE DEAL: OFFICIAL ......
      The status of the deal has been unclear since the Malaydesh trade minister said that last month’s U.S. Supreme Court ruling rendered the agreement “void.”
      https://thediplomat.com/2026/03/confusion-reigns-after-malaydeshn-minister-declares-us-trade-agreement-null-and-void/
      --------------------------------
      CORRECTION. THE MINISTER MALAYDESH HAD “MISSPOKEN (ASBUN : ASAL BUNYI)”,
      https://www.scmp.com/week-asia/economics/article/3346749/confusion-over-malaydesh-us-trade-deal-null-and-void-claim-retracted
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    5. SALAM SAMURAI BONDS
      SALAM SAMURAI BONDS
      The Government of MALAYDESH 's 200bil yen (RM7.3bil) 10-year Samurai bonds due 2029 were successfully priced at a full cost of 0.63% per annum. The Finance Ministry said on Friday this marks the government’s return to the Japanese yen bond market after a 30-year absence. This will be the largest Japan Bank for International Cooperation (JBIC) guaranteed sovereign bond issuance in the market.
      ---------------
      SALAM PANDA BONDS
      SALAM PANDA BONDS
      The China Construction Bank is proposing to issue panda bonds for MALAYDESH to help with the country's finances, revealed China's ambassador to MALAYDESH Bai Tian.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    6. 2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the Malaydesh n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the Malaydesh n Army's firepower inventory.
      --
      2023 PRANK MKE : The Malaydesh n Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      --
      2022 PRANK KDS : Malaydesh is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm self-propelled howitzers for the Malaydesh n Army.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    7. 1 KOTA VS 13 NEGARA BAGIAN (1 NEGARA)
      1 KOTA VS 13 NEGARA BAGIAN (1 NEGARA)
      1 KOTA VS 13 NEGARA BAGIAN (1 NEGARA)
      ---------------------------------
      1. Perbandingan Skala: "1 Kota vs 13 Negara Bagian"
      Berdasarkan data PDB PPP (Purchasing Power Parity), Jakarta menunjukkan konsentrasi kekayaan yang masif:
      Jakarta (1 Kota): Memiliki volume ekonomi sebesar US$ 1,7 Triliun. Jakarta adalah pusat sirkulasi uang Indonesia yang mencakup 70% dari total perputaran nasional.
      -
      Malaydesh (1 Negara): Memiliki volume ekonomi riil sebesar US$ 1,34 Triliun (gabungan dari seluruh negara bagian).
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    8. PERBANDINGAN PDB PPP INDONESIA VS ASEAN
      (PDB PPP Indonesia: US$5,69 Triliun)
      -
      3,07x = Indonesia vs Thailand (US$5,69 Triliun versus US$1,85 T)
      -
      3,01x = Indonesia vs Vietnam (US$5,69 versus Triliun US$1,89 T)
      -
      3,04x = Indonesia vs Filipina (US$5,69 Triliun US$1,87 T)
      -
      4,24x = Indonesia vs Malaydesh (US$5,69 Triliun US$1,34 T)
      -
      6,69x = Indonesia vs Singapura (US$5,69 Triliun US$0,85 T)
      ----------------------------------
      PERBANDINGAN PDB NOMINAL INDONESIA VS ASEAN
      (PDB Nominal Indonesia: US$1,69 Triliun)
      -
      2,91x = Indonesia vs Thailand (US$1,69 Triliun versus US$0,58 T)
      -
      3,18x = Indonesia vs Singapura (US$1,69 Triliun versus US$0,53 T)
      -
      3,31x = Indonesia vs Filipina (US$1,69 Triliun versus US$0,51 T).
      -
      3,44x = Indonesia vs Vietnam (US$1,69 Triliun versus US$0,49 T)
      -
      3,67x = Indonesia vs Malaydesh (US$1,69 Triliun versus US$0,46 T)
      -----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    9. DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667--------------------------------_
      + PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
      2. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
      3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
      4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
      5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
      8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ---------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
      2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
      3. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
      4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
      5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
      6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
      7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
      8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
      9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
      10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
      11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
      -
      Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
      ================
      ================
      INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      ---------------------------------
      ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ

      Hapus
  53. Berita yang Cuba di TUTUP TUTUP oleh pemerintah INDIANESIA.... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Pasar Keuangan Indonesia Semakin Tertekan

    https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-sentuh-rekor-terendah-pasar-keuangan-indonesia-semakin-tertekan

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      --------------------------------
      1.RASIO HUTANG 84.3% DARI GDP
      2. HUTANG NEGARA RM 1,65 TRLLIUN
      3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
      4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
      5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
      6. SEWA SIMULATOR MKM
      7. PESAWAT MIG GROUNDED
      8. SEWA MOTOR POLIS
      9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
      10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
      11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
      12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
      13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
      14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
      15. NO LST
      16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
      17. NO TANKER
      18. NO KCR
      19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
      20. NO SPH
      21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
      22. NO HELLFIRE
      23. NO MPA ATR72 DELAYED
      24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
      25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
      26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
      27. LCS MANGKRAK KARATAN
      28. OPV MANGKRAK
      29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
      30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
      31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
      32. RADAR GIFTED PAID USA
      33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
      34. SEWA VVSHORAD
      35. SEWA TRUK 3 TON
      36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
      37. C130H DIGANTI 2045
      38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
      39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
      40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
      41. NO TRACKED SPH
      42. SEWA SIMULATOR HELI
      43. SPH CANCELLED
      44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
      45. NO PESAWAT COIN
      46. PILATUS MK II KARATAN
      47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
      48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
      49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
      50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
      51. LYNX GROUNDED
      52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
      53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
      54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
      55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
      ---------------------------------
      SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
      1. SEWA 28 HELI
      2. SEWA L39 ITCC
      3. SEWA EC120B
      4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
      5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
      6. SEWA HOVERCRAFT
      7. SEWA AW139
      8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
      9. SEWA UTILITY BOAT
      10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
      11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
      12. SEWA MV AISHAH AIM 4
      13. SEWA BMW R1250RT
      14. SEWA 4x4 VECHICLE
      15. SEWA VSHORAD
      16. SEWA TRUCK
      17. SEWA HONDA CIVIC
      18. SEWA PATROL BOATS
      19. SEWA OUTBOARD MOTORS
      20. SEWA TRAILERS
      21. SEWA SUPERBIKES
      22. SEWA SIMULATOR MKM
      23. SEWA 12 AW149 TUDM
      24. SEWA 4 AW139 TUDM
      25. SEWA 5 EC120B TUDM
      26. SEWA 2 AW159 TLDM
      27. SEWA 4 UH-60A TDM
      28. SEWA 12 AW149 TDM
      29. SEWA 4 AW139 BOMBA
      30. SEWA 2 AW159 MMEA
      31. SEWA 7 BELL429 POLIS
      32. SEWA MOTOR POLIS

      Hapus
    2. KLAIM KAYA SHOPIING = 2 TAHUN SIPRI (2024-2025) KOSONG....
      INDONESIA = SIPRI SHOPPING
      MALAYDESH : 2 TAHUN (2025-2024) NOL = KOSONG
      -
      5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
      5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
      97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
      -
      5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
      6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
      97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
      ----------------
      MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
      5x GANTI PM
      5x GANTI MOD
      -
      LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
      5x GANTI PM
      6x GANTI MOD
      -
      SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
      5x GANTI PM
      5x GANTI MOD
      -
      MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
      5x GANTI PM
      5x GANTI MOD
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    3. APRIL 13, 2026-RELEASE : US GOVERMENT
      NO IZIN TERBANG BEBAS
      NO BLANKET OVERFLIGHT ACCESS
      -
      THE U.S. DEPARTMENT OF WAR
      THE MINISTRY OF DEFENCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
      The MDCP features three foundational pillars implemented based on mutual respect and national sovereignty:
      (1) Military modernization and capacity building;
      (2) Training and professional military education; and
      (3) Exercises and operational cooperation.
      https://media.defense.gov/2026/Apr/13/2003911810/-1/-1/1/READOUT-OF-SECRETARY-OF-WAR-PETE-HEGSETH-MEETING-WITH-INDONESIA-MINISTER-OF-DEFENSE-SJAFRIE-SJAMSOEDDIN.PDF
      -
      ENERGI (BRICS/RUSIA):
      Suplai minyak mentah dan LPG hasil tindak lanjut pertemuan Prabowo-Putin (Juli 2024) serta transfer teknologi energi.
      -
      KEDAULATAN DATA:
      Transfer data lintas batas hanya untuk kepentingan komersial dan wajib patuh pada UU PDP (No. 27/2022).
      -
      SAHAM FREEPORT:
      Kepemilikan Indonesia naik dari 51,23% menjadi 63,23% (tambahan 12%).
      -
      KEDAULATAN UDARA:
      Pesawat militer asing wajib lapor dan memiliki izin diplomatik/keamanan sesuai PP No. 4 Tahun 2018; tidak ada perlakuan khusus.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    4. 2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      -
      INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S |
      2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      2023 = NOT YET ORDERED
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      2022 = SELECTED NOT YET ORDERED
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      2021 = PLANNED
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2021.html
      -
      2020 = PLANNED
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2020.html
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    5. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
      --------------------------------
      BEBAN UTANG PER KAPITA 2026
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — Lewat batas aman 65%).
      • Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — Kategori kritis ASEAN).
      • Populasi Total: 36.385.115 Jiwa.
      • Rasio Beban Warga:
      o Utang Publik/Penduduk: RM 49.196
      o Utang Domestik/Penduduk: RM 45.348
      ➡️ TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
      ----------------------------------
      PERDANA MENTERI =
      DEFACT
      KILL PREGNANT WOMEN
      -
      LCS =
      MANGKRAK 15 YEARS
      BANNED NSM
      -
      LMS B1 =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      LMS B2 =
      DOWNGRADE BABUR CLASS
      NO TORPEDO
      -
      LEKIU =
      EXO B2 EXPIRED
      RADAR CMS USANG
      -
      KASTURI =
      EXO B2 EXPIRED
      NO TORPEDO
      -
      LAKSAMANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      KEDAH =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      PERDANA =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      HANDALAN =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      -
      JERUNG =
      GUNBOAT
      NO MISSILE
      NO TORPEDO
      ----------------------------------
      SU-30MKM =
      LOW SERVICEABILITY
      SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
      CANARY PROJECT DELAY
      -
      F/A-18D HORNET =
      AGING AIRFRAME
      LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
      DEPENDENT ON US UPGRADE
      -
      HAWK 108/208 =
      FREQUENT CRASHES
      OBSOLETE AVIONICS
      GROUNDED ISSUES
      -
      MIG-29N (RETIRED) =
      TOTAL FAILURE
      LOGISTIC NIGHTMARE
      MOTHBALLED AT KUANTAN
      -
      FA-50M (ON ORDER) =
      LIGHTWEIGHT ONLY
      DELAYED DELIVERY
      NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
      BANNED AMRAAM 120
      -
      C-130 HERCULES =
      METAL FATIGUE
      OVERWORKED
      ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
      ----------------------------------
      PT-91M PENDEKAR =
      POLISH SPARES DISCONTINUED
      TRANSMISSION ISSUES (RENK)
      ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
      -
      AV8 GEMPITA =
      TENDER IRREGULARITIES
      UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
      INTEGRATION DELAY
      -
      ACV-15 ADNAN =
      AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
      OBSOLETE ELECTRONICS
      -
      FV101 SCORPION =
      RECOMMENDED RETIREMENT
      MAINTENANCE NIGHTMARE
      END OF SERVICE LIFE
      -
      MILDEF TARANTULA =
      LIMITED ADOPTION
      OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
      DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
      -
      CONDOR 4X4 / SIBMAS =
      RETIRED STATUS (2023)
      MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
      -
      ASTROS II (MLRS) =
      EXPENSIVE AMMUNITION
      LACK OF PRECISION GUIDANCE
      PLATFORM AGING
      ----------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      ----------------
      ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

      Hapus
    6. MURAHAN DOWNGRADE - UTANG RM 94.544
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
      • UTANG PEMERINTAH FEDERAL PER KAPITA: RM 36,139
      • UTANG RUMAH TANGGA PER KAPITA: RM 45,859
      Angka-angka ini cukup signifikan dan menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi pada utang baik di tingkat pemerintah maupun rumah tangga.
      Implikasi Detail terhadap Perekonomian Riil:
      Implikasi dari Utang Pemerintah Federal per Kapita (RM 36,139):
      1. Beban Pelayanan Utang yang Lebih Tinggi:
      o Penjelasan: Dengan utang pemerintah yang besar, pemerintah harus mengalokasikan sebagian besar anggaran tahunannya untuk membayar bunga dan pokok utang. Ini disebut "beban pelayanan utang" (debt service).
      o Dampak Riil:
       Pengurangan Pengeluaran untuk Layanan Publik: Dana yang seharusnya bisa digunakan untuk investasi infrastruktur (jalan, jembatan, pelabuhan), pendidikan, kesehatan, riset dan pengembangan, atau program kesejahteraan sosial, justru habis untuk membayar utang. Ini menghambat pembangunan jangka panjang dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
       Kenaikan Pajak di Masa Depan: Untuk membiayai utang, pemerintah mungkin terpaksa menaikkan pajak (PPh, PPN, pajak korporasi) di masa depan. Kenaikan pajak ini akan mengurangi daya beli masyarakat dan laba perusahaan, yang pada gilirannya bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi.
       Risiko Fiskal: Jika bunga utang naik secara signifikan atau pertumbuhan ekonomi melambat, kemampuan pemerintah untuk membayar utang bisa tertekan, meningkatkan risiko krisis fiskal.
      2. Ketergantungan pada Pasar Keuangan:
      o Penjelasan: Pemerintah harus terus-menerus mencari pinjaman baru (menerbitkan obligasi) untuk membiayai utang yang jatuh tempo atau
      o Dampak Riil:
       Sensitivitas terhadap Suku Bunga: Pemerintah menjadi sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga di pasar. Jika suku bunga global atau domestik naik, biaya pinjaman pemerintah akan melonjak, memperparah beban utang.
       Potensi "Crowding Out": Pinjaman pemerintah yang besar bisa menyedot dana dari pasar modal, sehingga mengurangi ketersediaan dana bagi sektor swasta untuk berinvestasi (ini disebut "crowding out"). Akibatnya, investasi swasta yang produktif bisa terhambat.
      3. Kredibilitas dan Peringkat Kredit Negara:
      o Penjelasan: Lembaga pemeringkat kredit (seperti Moody's, S&P, Fitch) mengevaluasi kemampuan negara untuk membayar utangnya.

      Hapus
    7. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
      • UTANG PEMERINTAH FEDERAL PER KAPITA: RM 36,139
      • UTANG RUMAH TANGGA PER KAPITA: RM 45,859
      Angka-angka ini cukup signifikan dan menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi pada utang baik di tingkat pemerintah maupun rumah tangga.
      Implikasi Detail terhadap Perekonomian Riil:
      Implikasi dari Utang Rumah Tangga per Kapita (RM 45,859):
      1. Daya Beli dan Konsumsi yang Tertekan:
      o Penjelasan: Sebagian besar pendapatan rumah tangga harus dialokasikan untuk membayar cicilan utang (KPR, KKB, kartu kredit, pinjaman pribadi).
      o Dampak Riil:
       Penurunan Konsumsi Barang dan Jasa Lain: Ketika sebagian besar pendapatan habis untuk utang, kemampuan rumah tangga untuk membeli barang dan jasa lain (selain kebutuhan pokok) akan berkurang. Konsumsi adalah motor utama pertumbuhan ekonomi di banyak negara.
       Risiko Resesi: Jika konsumsi rumah tangga menurun drastis, ini bisa memicu perlambatan ekonomi atau bahkan resesi.
       Tekanan pada Sektor Ritel: Bisnis ritel dan sektor jasa yang sangat bergantung pada pengeluaran konsumen akan mengalami penurunan penjualan dan profitabilitas.
      2. Stabilitas Keuangan Rumah Tangga yang Rentan:
      o Penjelasan: Tingkat utang yang tinggi membuat rumah tangga sangat rentan terhadap guncangan ekonomi.
      o Dampak Riil:
       Gagal Bayar (Default): Jika terjadi kehilangan pekerjaan, penurunan pendapatan, atau kenaikan suku bunga, banyak rumah tangga bisa kesulitan membayar utangnya, berujung pada gagal bayar.
       Krisis Keuangan Sistemik: Tingkat gagal bayar yang meluas bisa memicu krisis di sektor perbankan (karena bank memiliki piutang dari rumah tangga tersebut), yang pada gilirannya bisa mengguncang seluruh sistem keuangan.
       Kesehatan Mental dan Sosial: Tekanan utang yang berat juga berdampak pada kesehatan mental dan kualitas hidup masyarakat, yang secara tidak langsung memengaruhi produktivitas ekonomi.
      3. Hambatan Investasi dan Tabungan Rumah Tangga:
      o Penjelasan: Ketika pendapatan banyak digunakan untuk membayar utang, kapasitas rumah tangga untuk menabung atau berinvestasi menjadi terbatas.
      o Dampak Riil:
       Modal untuk Pensiun dan Pendidikan Berkurang: Kemampuan untuk mempersiapkan masa pensiun, pendidikan anak, atau investasi masa depan lainnya berkurang. Ini berpotensi menciptakan masalah sosial ekonomi di masa mendatang.
       Modal Produktif Berkurang: Secara agregat, tabungan rumah tangga adalah salah satu sumber modal penting bagi investasi produktif di perekonomian. Jika tabungan rendah, maka sumber modal ini juga berkurang.

      Hapus
    8. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      ==============
      FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
      FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
      Tomczyk revealed that while Poland initially pursued the acquisition of the FA-50s from South Korea with the expectation of receiving operational aircraft, it subsequently emerged that the armaments intended for these aircraft had been discontinued. As a result, the Polish Ministry of Defence has received 12 aircraft that are no longer capable of fulfilling combat roles.....
      ----
      FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
      FA50 = TRAINING AIRCRAFT
      FA50 = TRAINING AIRCRAFT
      So far, Poland has received 12 of the jets in the GF (Gap Filler) version, but Blaszczak failed to secure weapons for them, Cezary Tomczyk, a deputy defence minister, told parliament on Thursday.
      According to him, the delivery of the 36 remaining jets in the PL version custom-made for Poland "is largely at risk" and delays in their deliveries may reach nine months.
      While praising the role the FA-50s are playing in the Polish Air Force, Tomczyk said that they can only be used as training aircraft.
      ------
      FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
      HELI MD530G = HELI TRAINING
      HELI MD530G = HELI TRAINING
      A notable attraction at this year’s Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) exhibition are six new MD530Gs, which were delivered to MALAYDESH ’s army in 2022. The type is appearing on static, and also participated in the show’s opening ceremony.
      The six rotorcraft – delivery of which was delayed for several years – are primarily used for training.....
      ------
      FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
      HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
      HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
      TCG AKHISAR dan TCG KOร‡HISAR merupakan kapal kelas HISAR yang dibangunkan dalam skop projek MILGEM.
      Kapal ini dibangunkan dari model kovet kelas ADA, yang merupakan antara calon-calon yang disebut akan memenuhi program Littoral Mission Ship Batch 2 Tentera Laut Diraja MALAYDESH .
      ===================
      DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
      2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
      2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
      2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
      2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
      2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
      2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
      2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
      2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
      2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
      2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
      ==========
      RINGIT TIDAK LAKU
      https://www.youtube.com/watch?v=rZD9_nKqIWQ
      ==========
      DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
      DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
      DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
      DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
      DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
      DEBT 2019 = RM 1,25 TRILLION
      DEBT 2018 = RM 1,19 TRILLION
      The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
      ==========
      BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
      MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things.
      ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

      Hapus
  54. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    ---------------------------------
    HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
    2010: RM 407,1 Miliar
    2011: RM 456,1 Miliar
    2012: RM 501,6 Miliar
    2013: RM 547,7 Miliar
    2014: RM 582,8 Miliar
    2015: RM 630,5 Miliar
    2016: RM 648,5 Miliar
    2017: RM 686,8 Miliar
    2018: RM 1,19 Triliun
    2019: RM 1,25 Triliun
    2020: RM 1,32 Triliun
    2021: RM 1,38 Triliun
    2022: RM 1,45 Triliun
    2023: RM 1,53 Triliun
    2024: RM 1,63 Triliun
    2025: RM 1,71 Triliun
    2026: RM 1,79 Triliun
    -
    SUMBER :
    Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malaydesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
    --------------------------------_
    Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
    Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
    2010 = 52.4
    2011 = 51.8
    2012 = 53.3
    2013 = 54.7
    2014 = 55.0
    2015 = 55.1
    2016 = 52.7
    2017 = 51.9
    2018 = 52.5
    2019 = 52.4
    2020 = 62.0
    2021 = 63.3
    2022 = 60.2
    2023 = 64.3
    2024 = 70.4
    2025 = 70.5
    -
    SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
    --------------------------------
    DEFISIT FISKAL MALAYDESH PERIODE 2010–2025:
    2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
    2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
    2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
    2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
    2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
    2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
    2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
    2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
    2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
    2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
    2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
    2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
    2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
    2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
    2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
    2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
    -
    SUMBER:
    IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malaydesh.
    --------------------------------
    2025 TOTAL UTANG SWASTA + PEMERINTAH TERHADAP GDP
    1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 347%
    2. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 224%
    3. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 223%
    4. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: 161%
    5. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~130 - 150%
    6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: ~110 - 120%
    7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: ~80 - 95%
    8. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: ~75 - 85%
    9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~60 - 70%
    10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~30 - 40%
    11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~5 - 10%
    -
    Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
    ---------------------------------
    2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
    1. Singapura ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ: 176,3%
    2. Laos ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ฆ: ~84,7% - 91%
    3. Malaydesh ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ: 70,5%
    4. Thailand ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ญ: 62,2%
    5. Myanmar ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ฒ: 63,0%
    6. Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ: 58,8%
    7. Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ: 41,1%
    8. Vietnam ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ: ~34% - 37%
    9. Kamboja ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ: ~31,4%
    10. Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ: ~16% - 20%
    11. Brunei ๐Ÿ‡ง๐Ÿ‡ณ: ~2,3%
    -
    Sumber: IIF Global Debt Monitor (Total Debt)
    ---------------------------------
    ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

    BalasHapus
  55. HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
    -
    DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
    -
    Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
    -
    Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
    -
    Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
    -
    Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
    -
    Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
    -
    Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
    -
    Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
    --------------------------------
    2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN
    --------------------------------
    2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN
    Reuters - Malaydesh’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict.
    --------------------------------
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN
    The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
    --------------------------------
    2025 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
    Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
    --------------------------------
    2024 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
    https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
    --------------------------------
    2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita (Januari 2023).
    --------------------------------
    CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
    -
    Bloomberg & The Straits Times: Restrukturisasi Petronas yang memangkas ±5.000 karyawan
    --------------------------------
    Status Proyek Alutsista Malaysia (2011–2025)
    Jet Tempur (MRCA): Penggantian MiG-29N sejak 2017 gagal total tanpa akuisisi akibat kendala anggaran; dialihkan ke solusi interim jet latih FA-50 Korsel.
    Kapal Perang (LCS): Proyek 6 kapal kelas Gowind (RM9–11 M) sejak 2011 mandek akibat skandal korupsi Boustead; kapal pertama baru 72% selesai per 2025 dan belum ada yang beroperasi.
    Artileri Bergerak (SPH): Pembelian meriam otomatis (kandidat CAESAR/K9) sejak 2016 nihil hasil karena pergantian fokus dan anggaran di tiap rezim pemerintahan.
    Kapal Logistik (MRSS/LPD): Rencana kapal amfibi TLDM sejak 2016 belum mulai dibangun; statusnya baru diundur untuk masuk anggaran RMKe-13 pada tahun 2026.
    ---------------------------------
    ๐Ÿ”„ ZONK : 5x Ganti PM & 5–6x Ganti Menteri Pertahanan
    Tahun Perdana Menteri Menteri Pertahanan
    2011 Najib Razak Ahmad Zahid Hamidi
    2015 Najib Razak Hishammuddin Hussein
    2018 Mahathir Mohamad Mohamad Sabu
    2020 Muhyiddin Yassin Ismail Sabri
    2021 Ismail Sabri Hishammuddin Hussein
    2022 Anwar Ibrahim Mohamad Khaled Nordin
    ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

    BalasHapus
  56. FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    1️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
    Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    -
    2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
    Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2024
    Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
    Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
    -
    2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
    Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
    Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
    --------------------------------
    1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
    Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
    Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
    -
    2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
    Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
    Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
    --------------------------------
    1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
    Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
    Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
    -
    2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
    Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
    Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
    --------------------------------
    1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
    Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
    Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
    Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
    -
    2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
    Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
    Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087

    BalasHapus
  57. MKM = BARTER PALM OIL
    MIG29N = BARTER PALM OIL
    MALAYDESH has used palm oil to barter for military equipment, including fighter jets. The MALAYDESH Armed Forces (MAF) is made up of the Royal MALAYDESH Navy, the Royal MALAYDESH Air Force, and the MALAYDESH Army.
    ----
    A400M
    PEMBAYARAN BERPERINGKAT = DEBT
    MALAYDESH membeli pesawat Airbus A400M secara ansuran dan bukan secara tunai. Pembelian pesawat A400M dilakukan melalui kontrak yang melibatkan bayar berperingkat.
    ----
    FA50M BARTER PALM OIL
    On the other hand, South Korea aims to sell another 18 FA-50s to MALAYDESH in the future. MALAYDESH announced that at least half of the payment would be made in palm oil
    ----
    SCORPENE BARTER PALM OIL
    Under the deal, France would buy RM819 million’s (€230 million) worth of MALAYDESH palm oil, RM327 million (€92 million) of other commodities, and invest RM491 million (€138 million) for training and techNOLogy transfer to local firms here.
    ----
    PT91 BARTER PALM OIL RUBBER
    Payment for the purchase includes 30 percent of direct off-set in the form of training and techNOLogy transfer and 30 percent of indirect off-set in commodities like palm oil and rubber.
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
    Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
    Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
    --------------------------------
    3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
    Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
    Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
    Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
    Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
    --------------------------------
    4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
    Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
    Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
    Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
    Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
    --------------------------------
    5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
    Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
    Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
    Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
    Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
    --------------------------------
    6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
    Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
    Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
    Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
    Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
    Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

    BalasHapus
  58. DATA UTANG MALAYDESH 2026
    -
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    -
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    -
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    -
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    -
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    --------------------------------
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    -
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    -
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    -
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    ----------------------------------
    PERDANA MENTERI =
    DEFACT
    KILL PREGNANT WOMEN
    -
    LCS =
    MANGKRAK 15 YEARS
    BANNED NSM
    -
    LMS B1 =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    LMS B2 =
    DOWNGRADE BABUR CLASS
    NO TORPEDO
    -
    LEKIU =
    EXO B2 EXPIRED
    RADAR CMS USANG
    -
    KASTURI =
    EXO B2 EXPIRED
    NO TORPEDO
    -
    LAKSAMANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    KEDAH =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    PERDANA =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    HANDALAN =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    -
    JERUNG =
    GUNBOAT
    NO MISSILE
    NO TORPEDO
    ----------------------------------
    SU-30MKM =
    LOW SERVICEABILITY
    SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
    CANARY PROJECT DELAY
    -
    F/A-18D HORNET =
    AGING AIRFRAME
    LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
    DEPENDENT ON US UPGRADE
    -
    HAWK 108/208 =
    FREQUENT CRASHES
    OBSOLETE AVIONICS
    GROUNDED ISSUES
    -
    MIG-29N (RETIRED) =
    TOTAL FAILURE
    LOGISTIC NIGHTMARE
    MOTHBALLED AT KUANTAN
    -
    FA-50M (ON ORDER) =
    LIGHTWEIGHT ONLY
    DELAYED DELIVERY
    NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
    BANNED AMRAAM 120
    -
    C-130 HERCULES =
    METAL FATIGUE
    OVERWORKED
    ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
    ----------------------------------
    PT-91M PENDEKAR =
    POLISH SPARES DISCONTINUED
    TRANSMISSION ISSUES (RENK)
    ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
    -
    AV8 GEMPITA =
    TENDER IRREGULARITIES
    UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
    INTEGRATION DELAY
    -
    ACV-15 ADNAN =
    AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
    OBSOLETE ELECTRONICS
    -
    FV101 SCORPION =
    RECOMMENDED RETIREMENT
    MAINTENANCE NIGHTMARE
    END OF SERVICE LIFE
    -
    MILDEF TARANTULA =
    LIMITED ADOPTION
    OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
    DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
    -
    CONDOR 4X4 / SIBMAS =
    RETIRED STATUS (2023)
    MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
    -
    ASTROS II (MLRS) =
    EXPENSIVE AMMUNITION
    LACK OF PRECISION GUIDANCE
    PLATFORM AGING
    ----------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    ----------------
    ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿคฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€๐Ÿ˜

    BalasHapus
  59. GILA PARAH....MALONDESH MASIH JALAN DITEMPAT ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    Selepas hampir 70 tahun merdeka, MALONDESH masih berdepan persoalan yang sama !!!!!

    https://youtu.be/3Hn89nASBTQ?si=lNnttEawyXa3sS1v

    #TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
  60. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
    1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
    2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
    3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
    4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
    5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
    6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
    7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
    8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
    9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
    --------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    --------------------------------
    DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
    • UTANG PEMERINTAH FEDERAL PER KAPITA: RM 36,139
    • UTANG RUMAH TANGGA PER KAPITA: RM 45,859
    Angka-angka ini cukup signifikan dan menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi pada utang baik di tingkat pemerintah maupun rumah tangga.
    Implikasi Detail terhadap Perekonomian Riil:
    Implikasi dari Utang Pemerintah Federal per Kapita (RM 36,139):
    1. Beban Pelayanan Utang yang Lebih Tinggi:
    o Penjelasan: Dengan utang pemerintah yang besar, pemerintah harus mengalokasikan sebagian besar anggaran tahunannya untuk membayar bunga dan pokok utang. Ini disebut "beban pelayanan utang" (debt service).
    o Dampak Riil:
     Pengurangan Pengeluaran untuk Layanan Publik: Dana yang seharusnya bisa digunakan untuk investasi infrastruktur (jalan, jembatan, pelabuhan), pendidikan, kesehatan, riset dan pengembangan, atau program kesejahteraan sosial, justru habis untuk membayar utang. Ini menghambat pembangunan jangka panjang dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
     Kenaikan Pajak di Masa Depan: Untuk membiayai utang, pemerintah mungkin terpaksa menaikkan pajak (PPh, PPN, pajak korporasi) di masa depan. Kenaikan pajak ini akan mengurangi daya beli masyarakat dan laba perusahaan, yang pada gilirannya bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi.
     Risiko Fiskal: Jika bunga utang naik secara signifikan atau pertumbuhan ekonomi melambat, kemampuan pemerintah untuk membayar utang bisa tertekan, meningkatkan risiko krisis fiskal.
    2. Ketergantungan pada Pasar Keuangan:
    o Penjelasan: Pemerintah harus terus-menerus mencari pinjaman baru (menerbitkan obligasi) untuk membiayai utang yang jatuh tempo atau
    o Dampak Riil:
     Sensitivitas terhadap Suku Bunga: Pemerintah menjadi sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga di pasar. Jika suku bunga global atau domestik naik, biaya pinjaman pemerintah akan melonjak, memperparah beban utang.
     Potensi "Crowding Out": Pinjaman pemerintah yang besar bisa menyedot dana dari pasar modal, sehingga mengurangi ketersediaan dana bagi sektor swasta untuk berinvestasi (ini disebut "crowding out"). Akibatnya, investasi swasta yang produktif bisa terhambat.
    3. Kredibilitas dan Peringkat Kredit Negara:
    o Penjelasan: Lembaga pemeringkat kredit (seperti Moody's, S&P, Fitch) mengevaluasi kemampuan negara untuk membayar utangnya.

    BalasHapus
  61. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
    1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
    2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
    3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
    4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
    5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
    6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
    7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
    8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
    9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
    ==============
    FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
    FA50 = UNSUITABLE FOR MILITARY OPERATIONS
    Tomczyk revealed that while Poland initially pursued the acquisition of the FA-50s from South Korea with the expectation of receiving operational aircraft, it subsequently emerged that the armaments intended for these aircraft had been discontinued. As a result, the Polish Ministry of Defence has received 12 aircraft that are no longer capable of fulfilling combat roles.....
    ----
    FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
    FA50 = TRAINING AIRCRAFT
    FA50 = TRAINING AIRCRAFT
    So far, Poland has received 12 of the jets in the GF (Gap Filler) version, but Blaszczak failed to secure weapons for them, Cezary Tomczyk, a deputy defence minister, told parliament on Thursday.
    According to him, the delivery of the 36 remaining jets in the PL version custom-made for Poland "is largely at risk" and delays in their deliveries may reach nine months.
    While praising the role the FA-50s are playing in the Polish Air Force, Tomczyk said that they can only be used as training aircraft.
    ------
    FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
    HELI MD530G = HELI TRAINING
    HELI MD530G = HELI TRAINING
    A notable attraction at this year’s Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) exhibition are six new MD530Gs, which were delivered to MALAYDESH ’s army in 2022. The type is appearing on static, and also participated in the show’s opening ceremony.
    The six rotorcraft – delivery of which was delayed for several years – are primarily used for training.....
    ------
    FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
    HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
    HISAR OPV = LMS B2 = NO ASW
    TCG AKHISAR dan TCG KOร‡HISAR merupakan kapal kelas HISAR yang dibangunkan dalam skop projek MILGEM.
    Kapal ini dibangunkan dari model kovet kelas ADA, yang merupakan antara calon-calon yang disebut akan memenuhi program Littoral Mission Ship Batch 2 Tentera Laut Diraja MALAYDESH .
    ------
    FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
    CHEAPEST VARIANT FA50
    CHEAPEST VARIANT FA50
    -
    1. FA 50 GF (TA 50 BLOK II) 12 UNIT HARGA USD 705 JUTA ALIAS USD 58,75 JUTA/UNIT
    -
    2. FA 50 PL (BLOK 20) 36 UNIT HARGA USD 2300 JUTA ALIAS USD 63,89 JUTA/UNIT
    -
    3. FA 50M 18 UNIT HARGA USD 920 JUTA ALIAS USD 51,1 JUTA/UNIT
    ------
    FAKTA = KAYA VS MISKIN TIPU FIFA/UN
    ๐ŸฆงGORILA IQ BOTOL = SEWA 28 HELI > 119 HELI BARU > ART : WAJIB LAPOR USA
    SEWA 28 HELI RM 16.8BN = USD 3.7BN/USD 3.700 JT DOLAR
    •HARGA HELI AW149 = USD 31 JUTA
    •28 UNITK X USD 31 JT= USD 857 JUTA
    •USD 3.700JT ÷ USD 31 JT = 119 HELI BARU
    ----
    4x LEBIH MAHAL SEWA DARIPADA BELI BARU =
    SEWA 15 TAHUN = RM16.8 BILION
    BELI BARU = RM3.954 BILION
    SEWAan selama 15 tahun dianggarkan mencecah RM16.8 bilion, jauh lebih tinggi berbanding kos pembelian helikopter serupa yang dianggarkan sekitar RM3.954 bilion.MALAYDESH (ATM)
    ==============
    ==============
    BUDGET 2025 = ASSET PROCUREMENT DOWN
    BUDGET 2025 = ASSET PROCUREMENT DOWN
    BUDGET 2025 = ASSET PROCUREMENT DOWN
    Operational Expenditure for Defence in 2025 is RM13.363 billion while Development Expenditure is RM7.492 billion. The OE allocation is an increase of some RM1 billion while the increase in DE is around RM450 million. The highest increase in OE is for the emolument (salaries and allowances) which amounted to RM8.773 billion. It is interesting to note that the increase in DE is for services and supply (RM1.906 billion) WHILE ASSET PROCUREMENT IS DOWN TO RM5.585 BILLION, DOWN BY SOME RM250 MILLION FROM LAST YEAR
    ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  62. BURSA SAHAM INDIANESIA JUGA HANCUR guys...GILANYA..... . ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Turun Hampir 4%, IHSG Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109182/turun-hampir-4-ihsg-terlemah-di-asia-pagi-ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
      1. DENDA= USUSD83,8 juta
      Seperti dikutip The Edge Malaydesh (19/9/2025), Kontraktor pertahanan Aerotree Defence and Services Sdn Bhd telah mengajukan gugatan sebesar RM353 juta (USUSD83,8 juta) terhadap pemerintah dan Kementerian Pertahanan Malaydesh atas pembatalan perjanjian sewa lima tahun
      -------------
      2. SKANDAL KAPAL TEMPUR PESISIR (LITTORAL COMBAT SHIP/LCS)
      Ini adalah salah satu skandal pengadaan militer terbesar dan paling kontroversial di Malaydesh.
      • Proyek: Pengadaan enam kapal tempur pesisir untuk Angkatan Laut Kerajaan Malaydesh (Royal Malaydeshn Navy/RMN).
      • Nilai Proyek: Kontrak senilai RM9 miliar (sekitar USUSD2 miliar) ditandatangani pada tahun 2011.
      • Masalah Utama:
      a. Tidak ada kapal yang selesai: Meskipun pemerintah telah membayar lebih dari RM6 miliar, hingga kini belum ada satu pun dari enam kapal yang selesai dan dikirimkan.
      b. Penyalahgunaan dana: Laporan investigasi menemukan adanya dugaan penyalahgunaan dana, pembayaran yang tidak semestinya, dan penggelembungan harga (mark-up). Dana yang seharusnya digunakan untuk proyek justru digunakan untuk tujuan lain.
      c. Politik dan korupsi: Skandal ini menyeret sejumlah nama pejabat tinggi, termasuk mantan menteri pertahanan, yang diduga terlibat dalam praktik korupsi dan nepotisme.
      -------------
      3. SKANDAL KAPAL SELAM SCORPENE
      Skandal ini telah menjadi berita utama selama bertahun-tahun, bahkan melibatkan pengadilan di Prancis.
      • Proyek: Pembelian dua kapal selam kelas Scorpene dari perusahaan Prancis, DCNS (sekarang Naval Group), pada tahun 2002.
      • Nilai Proyek: Sekitar RM5,4 miliar.
      • Masalah Utama:
      a. Komisi besar-besaran: Terdapat dugaan pembayaran komisi sebesar 114 juta Euro kepada sebuah perusahaan yang terkait dengan pejabat senior Malaydesh.
      b. Kasus pembunuhan: Skandal ini juga terkait dengan pembunuhan seorang penerjemah wanita asal Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang diduga memiliki informasi terkait kontrak tersebut. Kasus ini telah menjadi salah satu babak tergelap dalam sejarah politik Malaydesh.

      Hapus
    2. RMN SYSTEMIC FAILURE: AGING FLEET & LETHALITY CRUNCH
      ANALISIS KELUMPUHAN ARMADA LAUT DAN KETERGANTUNGAN ALUTSISTA IMPOR
      ________________________________________
      1. KRISIS ARMADA LAUT (RMN DEGRADATION)
      Kekuatan laut Malaydesh berada dalam kondisi kritis akibat penundaan modernisasi yang kronis:
      • Penggantian yang Mangkrak: Audit pemerintah menemukan bahwa rencana penggantian armada tua telah mangkrak akibat salah kelola. RMN hanya menerima 4 dari 18 kapal baru yang direncanakan.
      • Armada Usang: Lebih dari separuh kapal perang RMN telah melewati masa pakai optimalnya, sehingga sulit untuk melakukan patroli efektif di domain maritim yang luas.
      • Kegagalan Program LCS: Proyek LCS dinilai gagal total karena kapal tersebut dianggap tidak layak menghadapi kompetitor kuat (seperti China). Kapal ini kurang dalam hal daya hancur (lethality), daya tahan (survivability), serta kemampuan tempur udara dan permukaan.
      2. MASALAH TEKNIS & KEMANDIRIAN NOL
      Militer Malaydesh terjebak dalam ketergantungan luar negeri tanpa inovasi domestik:
      • Ketergantungan Impor: Sebagian besar peralatan militer diimpor total. Melemahnya ekonomi membuat biaya pengadaan dan suku cadang menjadi sangat mahal.
      • Minim R&D: Aktivitas Riset dan Pengembangan (R&D) sangat terbatas. Pemerintah gagal memberikan panduan strategis yang jelas bagi arah industri pertahanan masa depan.
      • Beban Pemeliharaan: Mempertahankan armada tua yang besar sangat memakan biaya, sementara anggaran modernisasi tetap tercekik.
      3. KELEMAHAN STRUKTURAL & KORUPSI
      Faktor internal dan politik merusak kapabilitas pertahanan secara mendalam:
      • Intervensi & Korupsi: Pemimpin politik sering mengintervensi proses pengadaan (procurement), sementara isu korupsi terus menghantui kesiapan tempur militer.
      • Otoritas Terbatas: Militer sering kali kehilangan otoritas dan hanya berperan sebagai pembantu polisi dalam menghadapi tantangan keamanan non-tradisional.
      • Peringkat Rendah: Menurut Lowy Institute Asia Power Index, kemampuan militer Malaydesh hanya menempati peringkat ke-16 di Asia, tertinggal jauh dari standar regional.
      4. TANTANGAN KEAMANAN NYATA
      Di tengah keterbatasan aset, ancaman keamanan terus meningkat:
      • Tragedi Nuri: Kebutuhan mendesak untuk mengganti armada helikopter Nuri yang telah mengalami 14 kecelakaan fatal dengan banyak korban jiwa.
      • Erosi Kedaulatan: Angkatan Laut dan Badan Penegakan Maritim berjuang keras dengan aset terbatas untuk memerangi pembajakan, perdagangan manusia, dan penyelundupan di perairan nasional
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
    3. MALAYDESH MULTI-CRISIS: POLITICAL, ECONOMIC & DEFENSE COLLAPSE
      ANALISIS RISIKO SISTEMIK DAN DEGRADASI KEDAULATAN NASIONAL
      ________________________________________
      1. KRISIS POLITIK & EKONOMI (THE TRIPLE THREAT)
      Malaydesh terjebak dalam pusaran krisis yang melumpuhkan daya saing nasional:
      • Instabilitas Politik (2020–2022): Pertikaian internal, aksi "lompat partai", dan kegagalan transisi kekuasaan menyebabkan kolapsnya dua pemerintahan koalisi dan pengunduran diri dua Perdana Menteri dalam waktu singkat.
      • Kelemahan Fundamental: Ekonomi sangat bergantung pada ekspor dan permintaan global. Pada 2020, ekonomi menyusut paling tajam sejak krisis Asia. Di 2023, penurunan harga energi dan lemahnya permintaan elektronik semakin menekan pertumbuhan.
      • Krisis Pangan (Beras): Terulangnya krisis beras (1973, 1998, 2008, 2023) akibat lonjakan harga dan permainan spekulan pasar, mengancam ketahanan pangan rakyat miskin.
      2. BOM WAKTU UTANG RUMAH TANGGA (HOUSEHOLD DEBT)
      Krisis finansial yang nyata terjadi di tingkat akar rumput:
      • Rasio Ekstrem: Hingga akhir 2023, rasio utang rumah tangga terhadap PDB mencapai 84,3%.
      • Nilai Fantastis: Total utang rakyat menyentuh RM 1,53 Triliun, menciptakan risiko gagal bayar masif jika terjadi guncangan suku bunga global.
      3. KELUMPUHAN TOTAL ARMADA LAUT (RMN DEGRADATION)
      Angkatan Laut kehilangan taringnya akibat korupsi dan penuaan aset:
      • Setengah Armada Usang: 50% dari total 49 kapal perang RMN telah melewati masa pakai servisnya (past prime), membuat pengawasan maritim menjadi mustahil.
      • Skandal Korupsi: Komite Akuntan Publik (PAC) menemukan bahwa dana pembayaran pemerintah sebesar RM 9 Miliar tidak sepenuhnya digunakan untuk pengadaan kapal, melainkan menguap di anak perusahaan BNS.
      • Pembatalan Massal: RMN terpaksa membatalkan rencana penambahan batch baru frigat kelas Lekiu akibat kekangan kewangan.
      4. AKAR MASALAH: KURANGNYA KEMAUAN POLITIK (UNDERFUNDED)
      Pertahanan menjadi korban dari prioritas anggaran yang salah:
      • Enggan Memotong Belanja: Pemerintah tidak memiliki kemauan politik untuk memotong pengeluaran di sektor lain demi mendanai pertahanan.
      • Korupsi Sistemik: Risiko korupsi yang signifikan tetap ada dalam arsitektur tata kelola pertahanan, menghambat setiap upaya modernisasi.
      • Efek Kelumpuhan: Akibat kurang dana, militer terjebak dengan peralatan logistik kuno dan kapasitas tempur yang sangat rendah dalam menghadapi ancaman eksternal (seperti klaim agresif China di Laut China Selatan)
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
    4. MAF DEFENSE PARALYSIS: FISCAL CRUNCH & SPARE PART SCANDAL
      ANALISIS KELUMPUHAN OPERASIONAL DAN KEGAGALAN TATA KELOLA PERTAHANAN
      ________________________________________
      1. AKAR MASALAH: DEFISIT ANGGARAN & KOMITMEN POLITIK
      Pertahanan Malaydesh terjepit di antara krisis ekonomi dan kurangnya visi strategis:
      • Anggaran Stagnan: Selama lima tahun terakhir, anggaran pertahanan tidak mengalami pertumbuhan, menyebabkan daya beli militer merosot tajam.
      • Prioritas Terbelah: Pemerintah lebih mengutamakan stabilisasi ekonomi semu dan iklim politik internal daripada investasi pada kedaulatan negara.
      • Risiko Korupsi Tinggi: Arsitektur tata kelola pertahanan, terutama dalam pengadaan dan etika personel, tetap rentan terhadap korupsi yang sistemik.
      2. KRISIS SUKU CADANG & SERVICEABILITY (LOGISTICS COLLAPSE)
      Alutsista MAF berada dalam kondisi "siaga rendah" akibat rantai pasok yang rusak:
      • Kontraktor Underperform: Kebijakan outsourcing suku cadang dan pemeliharaan kepada pihak ketiga gagal total karena buruknya performa kontraktor dan lemahnya penegakan kontrak.
      • Harga Kedaluwarsa: Proses tender yang berbelit-belit menyebabkan harga kontrak tidak lagi relevan dengan harga pasar saat kontrak ditandatangani.
      • Dampak Komoditas: Pendapatan negara yang anjlok akibat fluktuasi harga komoditas global berdampak langsung pada pemotongan dana suku cadang militer.
      3. KASUS SPESIFIK: TANK MOGOK & JET LUMPUH
      Kegagalan logistik menyerang aset-aset strategis garda terdepan:
      • Tank PT-91M: Menghadapi masalah serius dalam ketersediaan suku cadang karena produsen asli komponen utama sudah berhenti berproduksi (Out of Production).
      • Jet Rusia (Su-30MKM): Mengalami hambatan pasokan suku cadang yang kronis dari Rusia, menyebabkan sebagian besar armada tidak mampu menjalankan misi tempur.
      • Krisis Personel: Staf militer mengalami kurang latihan (undertraining), diperparah dengan ketiadaan panduan strategis yang jelas untuk masa depan industri pertahanan.
      4. EFEK DOMINO: ARMADA TUA & ANCAMAN EKSTERNAL
      Ketidakmampuan fiskal menciptakan celah keamanan yang berbahaya:
      • Ketidakmampuan Modernisasi: Angkatan Laut dan Udara berjuang keras hanya untuk mempertahankan aset tua yang seharusnya sudah masuk museum.
      • Respons Terbatas: MAF dinilai tidak akan mampu merespons secara penuh ancaman dari kelompok ekstremis, separatis regional, maupun intrusi di batas wilayah
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
  63. BURSA SAHAM INDIANESIA JUGA HANCUR guys...GILANYA..... . ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Turun Hampir 4%, IHSG Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109182/turun-hampir-4-ihsg-terlemah-di-asia-pagi-ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG FOR SUBSIDI BBM
      Malaydesh bisa membiayai subsidi dengan hutang negara:
      1. Anggaran Pemerintah dan Defisit:
      • Anggaran Tahunan: SeTIAP TAHUN TIPU-TIPU, pemerintah Malaydesh menyusun anggaran yang menguraikan perkiraan pendapatan dan pengeluaran. Subsidi adalah salah satu komponen pengeluaran yang signifikan, meliputi subsidi bahan bakar, listrik, makanan, dan lain-lain.
      • ๐ŸฆงGORILA IQ BOTOL = DEFISIT ANGGARAN: Jika total pengeluaran melebihi total pendapatan yang diperkirakan, pemerintah mengalami ๐ŸฆงGORILA IQ BOTOL = DEFISIT ANGGARAN. Untuk menutupi defisit ini, pemerintah harus mencari sumber pendanaan tambahan.
      2. Mekanisme Pembiayaan Defisit (dan Subsidi):
      Ketika pemerintah memutuskan untuk memberikan subsidi tetapi tidak memiliki cukup uang tunai dari pendapatan saat ini, mereka akan meminjam. Berikut adalah cara-cara utama:
      • Penerbitan Obligasi Pemerintah:
      o Apa itu Obligasi? Obligasi adalah surat hutang yang diterbitkan oleh pemerintah untuk meminjam uang dari investor (individu, institusi keuangan, bank, dll.). Investor membeli obligasi ini dengan janji akan menerima pembayaran bunga secara berkala dan pengembalian pokok pada saat jatuh tempo.
      o Bagaimana Terkait Subsidi? Dana yang terkumpul dari penjualan obligasi ini kemudian dapat digunakan untuk mendanai berbagai program pemerintah, termasuk pembayaran subsidi. Ini secara efektif berarti pemerintah meminjam uang untuk membayar subsidi, dan pinjaman ini menjadi bagian dari hutang negara.
      o Contoh di Malaydesh: Malaydesh secara rutin menerbitkan obligasi pemerintah seperti Malaydeshn Government Securities (MGS) dan Malaydeshn Government Investment Issues (MGII) untuk membiayai pengeluaran dan proyek pembangunan.
      • Pinjaman dari Lembaga Keuangan:
      o Pemerintah juga dapat meminjam langsung dari bank domestik atau lembaga keuangan internasional (misalnya, Bank Dunia, Asian Development Bank), meskipun ini kurang umum untuk pembiayaan subsidi rutin dan lebih sering untuk proyek-proyek besar atau saat krisis.
      3. Dampak terhadap Hutang Negara:
      • Peningkatan Hutang: Setiap kali pemerintah meminjam uang untuk membiayai subsidi (atau pengeluaran lain), jumlah total hutang negara akan meningkat.
      • Beban Bunga: Peningkatan hutang berarti pemerintah juga harus membayar bunga atas pinjaman tersebut. Pembayaran bunga ini menjadi pengeluaran tahunan dalam anggaran pemerintah, yang berarti sebagian dari pendapatan negara harus dialokasikan untuk membayar bunga hutang daripada untuk program lain.

      Hapus
    2. MAF INFRASTRUCTURE & CAPABILITY CRISIS
      ANALISIS KELUMPUHAN MODERNISASI DAN DEGRADASI MORAL PRAJURIT
      ________________________________________
      1. ARMADA USANG & KEGAGALAN TEKNOLOGI
      Kekuatan udara Malaydesh terjebak dalam keusangan teknis yang sangat mahal:
      • Inventory Kuno: Jet tempur utama seperti Su-30MKM dan F/A-18 Hornet sudah mencapai tahap keusangan teknologi (technologically obsolete).
      • Lumpuhnya MiG-29: Penarikan jet MiG-29 Fulcrum pada 2017 meninggalkan celah besar, sementara militer kini berjuang keras (struggling) hanya untuk menjaga Su-30MKM tetap bisa terbang.
      • Biaya Pemeliharaan Tinggi: Memaksakan armada tua tetap beroperasi menyedot porsi besar anggaran yang seharusnya bisa digunakan untuk belanja aset baru.
      2. KELUMPUHAN FISKAL & PENUNDAAN MASIF
      Kebijakan anggaran pemerintah mencekik leher militer sendiri:
      • Budget Mini: Anggaran pertahanan terhadap PDB tetap kecil karena pemerintah enggan memotong belanja di sektor lain.
      • Efek Krisis Global: Dampak krisis finansial memaksa MAF melakukan penundaan (postpone) pembelian aset-aset besar secara terus-menerus.
      • Belanja "Napas Tua": Kurangnya investasi pada pemeliharaan preventif menyebabkan alutsista mengalami degradasi fungsi lebih cepat dari jadwal.
      3. KEMANDIRIAN NOL & KEGAGALAN INDUSTRI LOKAL
      Industri pertahanan domestik tidak mampu menopang kebutuhan militer:
      • Ketergantungan Impor: Sebagian besar peralatan masih bersumber dari luar negeri dengan aktivitas R&D yang hampir nol.
      • Inkompetensi Perusahaan Lokal: Perusahaan pertahanan dalam negeri tidak memiliki kapabilitas teknis untuk memproduksi peralatan yang dibutuhkan MAF.
      • Blokade Teknologi: Produsen asli (OEM) enggan berbagi teknologi karena khawatir akan persaingan dan rendahnya kepercayaan terhadap industri lokal.
      4. DEGRADASI INFRASTRUKTUR & MORAL (DEFENSE SLUM)
      Kondisi fasilitas militer berada dalam level yang sangat memprihatinkan:
      • Hunian Buruk: Kondisi barak, perumahan prajurit, dan infrastruktur pertahanan dasar dilaporkan dalam keadaan rusak dan tidak layak (poor condition).
      • Fasilitas Terbengkalai: Kurangnya dana perbaikan infrastruktur berdampak langsung pada kesejahteraan dan moral prajurit di lapangan.
      5. SKANDAL TATA KELOLA & KORUPSI
      Sistem pertahanan dirusak oleh nepotisme dan kurangnya pengawasan:
      • Reformasi Procurement Gagal: Sistem pengadaan membutuhkan reformasi total; keterlambatan pengiriman alutsista baru sudah menjadi norma.
      • Korupsi Politik: Standar anti-korupsi sangat lemah. Koneksi politik dilaporkan sangat mempengaruhi keputusan promosi jabatan dibandingkan prestasi militer.
      • Minim Pengawasan: Sektor pertahanan beroperasi dengan pengawasan efektif yang sangat minim, membuka celah bagi penyalahgunaan dana negara
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
  64. Berita yang Cuba di TUTUP TUTUP oleh pemerintah INDIANESIA.... ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Rupiah Sentuh Rekor Terendah, Pasar Keuangan Indonesia Semakin Tertekan

    https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-sentuh-rekor-terendah-pasar-keuangan-indonesia-semakin-tertekan

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
      • UTANG PEMERINTAH FEDERAL PER KAPITA: RM 36,139
      • UTANG RUMAH TANGGA PER KAPITA: RM 45,859
      Angka-angka ini cukup signifikan dan menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi pada utang baik di tingkat pemerintah maupun rumah tangga.
      Implikasi Detail terhadap Perekonomian Riil:
      Implikasi Gabungan (Utang Pemerintah + Utang Rumah Tangga):
      1. Risiko Krisis Keuangan yang Lebih Tinggi:
      o Penjelasan: Kombinasi utang pemerintah dan rumah tangga yang tinggi menciptakan dua front kerentanan. Jika salah satu sektor goyah, ia bisa menarik sektor lainnya ke dalam masalah.
      o Dampak Riil: Jika terjadi perlambatan ekonomi, baik pemerintah maupun rumah tangga akan kesulitan membayar utang, menciptakan efek domino yang parah dan potensi krisis keuangan yang dalam.
      2. Ruang Gerak Kebijakan yang Terbatas:
      o Penjelasan: Baik pemerintah maupun bank sentral memiliki ruang gerak yang terbatas untuk merespons krisis ekonomi.
      o Dampak Riil:
       Stimulus Fiskal Sulit: Pemerintah mungkin kesulitan meluncurkan paket stimulus fiskal (misalnya, melalui pengeluaran infrastruktur atau bantuan sosial) jika utangnya sudah sangat tinggi.
       Batas Bawah Suku Bunga: Bank sentral mungkin sudah menurunkan suku bunga ke tingkat yang sangat rendah untuk mendukung ekonomi, sehingga tidak banyak lagi "amunisi" tersisa jika terjadi krisis lebih lanjut.
      3. Ketidakpastian Ekonomi dan Investor:
      o Penjelasan: Tingkat utang yang tinggi secara keseluruhan menciptakan ketidakpastian bagi investor domestik maupun asing.
      o Dampak Riil: Investor cenderung menghindari negara dengan tingkat utang yang meragukan, mengurangi investasi dan berpotensi memicu pelarian modal (capital flight), yang akan melemahkan mata uang dan memperburuk kondisi ekonomi.

      Hapus
    2. LCS MANGKRAK USD 948 JUTA PER UNIT
      SKANDAL KAPAL "OMPONG" VS ANGGARAN MILITER 2026
      ________________________________________
      1. LCS MALAYDESH: HARGA DESTROYER, SPEK OMPONG
      Proyek LCS (Littoral Combat Ship) menjadi bukti kegagalan fiskal paling memalukan di kawasan:
      • Harga Fantastis: Total USD 4,74 Miliar untuk 5 unit (setelah dipangkas dari 6). Rata-rata per unit mencapai USD 948 Juta.
      • Kasta "FFBNW" (Ompong): Dengan harga hampir USD 1 Miliar, kapal ini berstatus FFBNW (Dudukan ada, barang tidak ada).
      o ❌ TANPA Rudal NSM & VL MICA.
      o ❌ TANPA Torpedo & Secondary Guns.
      o ❌ TANPA Bofors MK3.
      • Perbandingan Kasta: Harga LCS (Corvette) lebih mahal dari Destroyer Type 052D China (USD 600 Juta) dan setara dengan Destroyer Sejong the Great Korea (USD 900 Juta) yang sudah Full Spek & Aegis.
      ________________________________________
      2. 2026: REALITA MISKIN vs KAYA
      Perbandingan anggaran belanja modal (Procurement) yang sangat kontras:
      • ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ MALAYDESH (Miskin & Tercekik Utang):
      o Total MINDEF 2026: RM 21,2 Miliar (± USD 4,8 Miliar).
      o Hanya USD 600 Juta yang tersisa untuk belanja alutsista baru (Procurement). Sisanya habis untuk operasional dan infrastruktur.
      o Tahun 2025 hanya fokus pada Sewa, Sewa, dan Sewa (Heli sewa, Motor sewa) karena tidak mampu beli cash.
      • ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ INDONESIA (Kaya & Ekspansif):
      o Anggaran Pertahanan 2026: Rp 187,1 Triliun (± USD 11,4 Miliar).
      o Target Jangka Panjang: USD 22 Miliar (1,5% dari PDB).
      o Status: SIPRI Shopping Aktif. Membeli Rafale, Scorpene, dan Frigate Istif secara tunai dan masif.
      ________________________________________
      3. MONUMEN KEGAGALAN SISTEMIK MALAYDESH
      Selain LCS, Malaydesh memiliki daftar panjang proyek "Zonk":
      • ๐Ÿ”ซ VB BERAPI LP06: Senapan bullpup buatan lokal yang gagal total dan menjadi bahan olok-olok internasional karena desain aneh dan tidak ergonomis.
      • ๐Ÿ›ก️ TANK STRIDE: Proyek tank nasional yang hanya sampai tahap prototipe dan mandek tanpa kelanjutan produksi massal.
      • ๐Ÿšข LCS KARATAN: Proyek sejak 2011 yang membuang RM 6 Miliar tanpa ada satu pun kapal operasional hingga 2025.
      ________________________________________
      4. ANALISIS: "2025 ZONK" & BEBAN UTANG
      • Hutang Bayar Hutang: Setiap warga menanggung beban RM 94.544 pada 2026. Rasio utang pemerintah tembus 70,5% PDB.
      • Prank Nasional: Selama 15 tahun (5x Ganti PM), proyek MRCA, SPH, dan MRSS tetap berstatus NO PROCUREMENT.
      • SIPRI Kosong: Data SIPRI (2024-2025) untuk Malaydesh tercatat NOL (KOSONG), membuktikan klaim "Kaya Shopping" hanyalah bualan media domestik
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
  65. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
    1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
    2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
    3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
    4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
    5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
    6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
    7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
    8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
    9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
    --------------------------------
    FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    --------------------------------
    DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
    • UTANG PEMERINTAH FEDERAL PER KAPITA: RM 36,139
    • UTANG RUMAH TANGGA PER KAPITA: RM 45,859
    Angka-angka ini cukup signifikan dan menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi pada utang baik di tingkat pemerintah maupun rumah tangga.
    Implikasi Detail terhadap Perekonomian Riil:
    Implikasi Gabungan (Utang Pemerintah + Utang Rumah Tangga):
    1. Risiko Krisis Keuangan yang Lebih Tinggi:
    o Penjelasan: Kombinasi utang pemerintah dan rumah tangga yang tinggi menciptakan dua front kerentanan. Jika salah satu sektor goyah, ia bisa menarik sektor lainnya ke dalam masalah.
    o Dampak Riil: Jika terjadi perlambatan ekonomi, baik pemerintah maupun rumah tangga akan kesulitan membayar utang, menciptakan efek domino yang parah dan potensi krisis keuangan yang dalam.
    2. Ruang Gerak Kebijakan yang Terbatas:
    o Penjelasan: Baik pemerintah maupun bank sentral memiliki ruang gerak yang terbatas untuk merespons krisis ekonomi.
    o Dampak Riil:
     Stimulus Fiskal Sulit: Pemerintah mungkin kesulitan meluncurkan paket stimulus fiskal (misalnya, melalui pengeluaran infrastruktur atau bantuan sosial) jika utangnya sudah sangat tinggi.
     Batas Bawah Suku Bunga: Bank sentral mungkin sudah menurunkan suku bunga ke tingkat yang sangat rendah untuk mendukung ekonomi, sehingga tidak banyak lagi "amunisi" tersisa jika terjadi krisis lebih lanjut.
    3. Ketidakpastian Ekonomi dan Investor:
    o Penjelasan: Tingkat utang yang tinggi secara keseluruhan menciptakan ketidakpastian bagi investor domestik maupun asing.
    o Dampak Riil: Investor cenderung menghindari negara dengan tingkat utang yang meragukan, mengurangi investasi dan berpotensi memicu pelarian modal (capital flight), yang akan melemahkan mata uang dan memperburuk kondisi ekonomi.

    BalasHapus
  66. DARI MATAWANG HINGGA BURSA SAHAM INDIANESIA.... TERBURUK DI ASIA GUYS .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Tembus di Atas Rp17.600/US$, Rupiah Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109179/tembus-di-atas-rp17-600-us-rupiah-terlemah-di-asia-pagi-ini

    ================

    Turun Hampir 4%, IHSG Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109182/turun-hampir-4-ihsg-terlemah-di-asia-pagi-ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG
      DENDA= USUSD83,8 juta
      • RM17.5 million in special damages
      • RM38.7 million in further damages
      • USUSD38.7 million (about RM297.3 million) in additional compensation
      -------------
      Defence contractor Aerotree Defence & Services Sdn Bhd has filed a RM353 million lawsuit against the Malaydeshn government and Defence Ministry for cancelling a five-year lease agreement involving four US-made Blackhawk UH-60A helicopters for the Malaydeshn army's air force unit.
      Filed through Messrs Hafarizam, Wan Aisha & Mubarak at the Kuala Lumpur High Court, the suit names the Defence Ministry secretary general, the ministry, and the federal government as defendants.
      In the statement of claim sighted by The Edge, Aerotree Defence is asking the court to order the Defence Ministry and the government to follow through with the helicopter lease deal based on the acceptance letter dated April 17, 2023. If the deal can’t be carried out, the company wants:
      • RM17.5 million in special damages
      • RM38.7 million in further damages
      • USUSD38.7 million (about RM297.3 million) in additional compensation
      Aerotree is also seeking to block the government from using a RM1.87 million bank guarantee it provided, and is asking for general damages for loss of reputation, plus exemplary and aggravated damages to be decided by the court.
      In its 31-page claim, Aerotree said the government had agreed to lease four Blackhawk helicopters for five years at RM187.5 million. The deal was a Private Finance Initiative, meaning the government wouldn’t bear any cost or risk, as Aerotree would own, operate, and maintain the helicopters. The company said the helicopters were fully mission-capable, including for air force transport operations.
      Aerotree is seeking a court declaration that the government’s termination of the agreement on Oct 31, 2024, is null and void.

      Hapus
    2. NGEMIS = BERAS JAGUNG BATUBARA - BATAL = F18 NSM UH60A
      1. BUDGET MILITER USD 20 MILIAR vs USD 4,7 MILIAR
      2. BUDGET 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. BUDGET 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. BUDGET 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. BUDGET SEWA 28 HELI = BUDGET 119 HELI BARU
      7. BUDGET 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      8. UCAV ANKA vs ANKA ISR NOT ARMED
      9. BUDGET 1 UNIT LCS EXCLUDING AMMO = 1 UNIT DESTROYER INCLUDING AMMO
      --------------------------------
      FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
      LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
      MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
      DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
      -
      FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
      BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
      AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
      --------------------------------
      DATA UTANG MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      KLAIM KAYA CASH = HUTANG BAYAR HUTANG BARTER
      -------------
      Barter & Hutang Pengadaan Alutsista Malaydesh
      1. Kapal Selam Scorpene
      • Skema: Loan agreement + offset industri
      • Detail:
      a. Dibeli dari Naval Group (Prancis) dengan nilai sekitar RM 3.4 miliar.
      b. Pembayaran dilakukan melalui pinjaman luar negeri (PLN) yang disetujui oleh Kementerian Keuangan Malaydesh.
      c. Termasuk offset berupa pelatihan awak, pembangunan fasilitas, dan kerja sama dengan PT PAL2.
      -----------------
      2. Kapal LCS (Littoral Combat Ship)
      • Skema: Loan agreement + milestone payment
      • Detail:
      a. Proyek LCS melibatkan Boustead Naval Shipyard (BNS) dan Thales.
      b. Pembayaran dilakukan bertahap sesuai progres pembangunan.
      c. Menggunakan pinjaman dalam negeri dan luar negeri, namun proyek ini mengalami keterlambatan dan audit karena masalah manajemen.
      -----------------
      3. Kapal NGPV (New Generation Patrol Vessel)
      • Skema: Loan agreement + offset lokal
      • Detail:
      a. Dipesan dari BNS dengan desain MEKO A-100 dari Jerman.
      b. Pembayaran dilakukan melalui pinjaman pemerintah dan milestone kontrak.
      c. Offset berupa pembangunan galangan kapal dan pelatihan teknisi lokal.
      -----------------
      4. Tank PT-91M Pendekar
      • Skema: Loan agreement bilateral
      • Detail:
      a. Dibeli dari Polandia dengan nilai sekitar USD 370 juta.
      b. Pembayaran dilakukan melalui pinjaman bilateral antara pemerintah Malaydesh dan Polandia.
      c. Termasuk pelatihan awak dan dukungan teknis dari Bumar Labedy.
      -----------------
      6. Pesawat FA-50M
      • Skema: Loan agreement + offset industri
      • Detail:
      a. Malaydesh menandatangani kontrak dengan Korea Aerospace Industries (KAI).
      b. Pembayaran dilakukan melalui pinjaman luar negeri dan milestone pengiriman.
      c. Offset berupa pelatihan pilot dan teknisi serta kerja sama industri dirgantara.
      ๐Ÿ” Tabel Ringkasan Skema Pembayaran
      Alutsista Skema Pembayaran Hutang
      Scorpene Loan agreement + offset ✅
      Kapal LCS Loan + milestone ✅
      Kapal NGPV Loan + offset ✅
      Tank PT-91M Loan bilateral ✅
      FA-50M Loan + offset ✅

      Hapus
    3. MAF STRATEGIC DARKNESS: R&D FAILURE & PERSONNEL CRISIS
      ANALISIS KELUMPUHAN INOVASI DAN DEGRADASI PROFESIONALISME MILITER
      ________________________________________
      1. KEMANDIRIAN GAGAL (R&D & TECHNOLOGY GAP)
      Industri pertahanan lokal Malaydesh terjebak dalam stagnasi tanpa arah yang jelas:
      • Kekurangan Dana Inovasi: Ketiadaan anggaran untuk memicu riset lokal membuat industri pertahanan domestik mandek. Anggaran yang ketat dan garis waktu proyek yang tidak pasti memperburuk kondisi ini.
      • Ketidakmampuan Lokal: Perusahaan dalam negeri tidak memiliki kapabilitas maupun kapasitas untuk memproduksi alutsista. Kondisi ini diperparah oleh keengganan produsen asli (OEM) asing untuk berbagi teknologi.
      • Ketiadaan Panduan Strategis: Pemerintah gagal memberikan panduan jelas mengenai arah industri pertahanan, ditambah dengan lemahnya hubungan strategis antara perusahaan lokal dan mitra luar negeri.
      2. ARMADA LAUT RENTA (RMN DECAY)
      Angkatan Laut beroperasi dalam kondisi kritis yang membahayakan kedaulatan maritim:
      • Kapal Melampaui Umur Ekonomis: Banyak kapal RMN yang dipaksa beroperasi jauh melewati batas usia pakainya, meningkatkan risiko kecelakaan fatal bagi awak kapal.
      • Mangkrak Akibat Salah Kelola: Audit pemerintah menemukan bahwa rencana penggantian armada terus mangkrak akibat manajemen yang buruk. Hanya sebagian kecil kapal baru yang berhasil diterima dari rencana awal.
      • Ketergantungan pada Asing: Karena armada yang lemah, RMN kini semakin bergantung pada Amerika Serikat untuk memperkuat kemampuan maritimnya di Laut China Selatan.
      3. KRISIS KOMPETENSI PERSONEL
      Kelemahan militer tidak hanya pada alat, tetapi juga pada kapasitas intelektual prajuritnya:
      • Defisit Pengetahuan Militer: Personel militer dilaporkan gagap dalam pengambilan keputusan, lemah dalam keterampilan berpikir kritis, dan kesulitan memecahkan masalah selama operasi tempur akibat kurangnya ilmu militer.
      • Masalah Hubungan Sipil-Militer: Kontrol sipil yang terlalu dominan atas otoritas militer dianggap mempengaruhi fleksibilitas dan ketegasan militer di lapangan.
      4. LUMPUHNYA LOGISTIK (LOGISTICS PARALYSIS)
      Sistem pendukung militer dinilai tidak siap menghadapi perang nyata:
      • Kesiapan Minimum Diragukan: MAF dipertanyakan kemampuannya dalam menyediakan pasokan dan layanan minimum yang dibutuhkan hanya untuk memulai sebuah operasi tempur.
      • Respon Terlambat: Ketidakmampuan logistik dalam memberikan dukungan yang akurat pada tempat dan waktu yang tepat (right place and time) menjadi titik lemah yang mematikan
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
  67. MAF DEFENSE DEGRADATION: AGING ASSETS & LOGISTICS COLLAPSE
    ANALISIS KELUMPUHAN KEKUATAN UDARA DAN LAUT AKIBAT PENUAAN SISTEMIK
    ________________________________________
    1. KRISIS MATRA UDARA (RMAF PARALYSIS)
    Kekuatan udara Malaydesh terjepit di antara armada tua dan keterbatasan dukungan global:
    • Masalah Pemeliharaan: RMAF menghadapi kendala keberlanjutan armada (fleet sustainment) yang kronis. Kualitas peralatan logistik yang buruk memaksa pemotongan jadwal operasional secara signifikan.
    • Dilema Pesawat Rusia: RMAF mulai waspada terhadap ketergantungan pada jet Su-30MKM buatan Rusia akibat sanksi internasional pasca-invasi Ukraina, yang mempersulit pasokan suku cadang dan dukungan teknis.
    • Ambisi vs Realita MRCA: Kebutuhan akan pesawat tempur multi-peran (Multi-Role Combat Aircraft) tetap menjadi mimpi. Rencana akuisisi F/A-18 Hornet bekas Kuwait belum memasuki tahap negosiasi formal karena terbentur anggaran.
    2. KRISIS MATRA LAUT (RMN OBSOLESCENCE)
    Armada laut Malaydesh beroperasi dengan kapal-kapal yang seharusnya sudah masuk museum:
    • Kapal "Setengah Abad": Kapal Serang Cepat (Fast Attack Craft) RMN telah berusia lebih dari 50 tahun. Mayoritas kapal perang telah melewati batas usia optimalnya.
    • Pelanggaran Batas Usia: Padahal, aturan internal RMN menetapkan batas usia kapal selam maksimal 35 tahun dan kapal patroli kecil maksimal 24 tahun, namun kenyataannya tetap dipaksakan beroperasi.
    • Helikopter Kuno: Beberapa helikopter militer yang masih digunakan merupakan warisan pengadaan tahun 1960-an, menciptakan risiko keselamatan terbang yang sangat tinggi.
    3. KEGAGALAN TATA KELOLA & LOGISTIK
    Sistem pendukung militer mengalami kerugian finansial dan teknis yang mendalam:
    • Suku Cadang Tak Berguna: MAF mengalami kerugian uang negara akibat pembelian suku cadang yang ternyata tidak lagi kompatibel dengan armada yang ada (mismatch).
    • Dilema Diversifikasi: Pembelian alutsista dari terlalu banyak negara berbeda menciptakan "mimpi buruk" logistik dan teknis dalam pemeliharaan jangka panjang.
    • Outsourcing Gagal: Tata kelola yang buruk dalam program pengalihan tugas (outsourcing) kepada pihak swasta justru merusak efektivitas pemeliharaan aset.
    4. AKAR MASALAH: KEKANGAN FISKAL & POLITIK
    Pertahanan negara menjadi korban dari ketidakpastian domestik:
    • Anggaran Macet: Pemerintah enggan memangkas pengeluaran sektor lain untuk mendanai pertahanan. Sebagian besar anggaran yang ada habis hanya untuk biaya perbaikan aset tua.
    • Ketidakpastian Politik: Instabilitas politik domestik membatasi keberanian pengambilan keputusan untuk belanja modal alutsista baru.
    • Kesenjangan Modernisasi: Kurangnya pendanaan membuat MAF tertinggal jauh di belakang negara-negara tetangga dalam hal kemampuan respons ancaman modern
    --------------------------------
    2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED
    2026 MALAYDESH = F18 BATAL
    2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

    BalasHapus
  68. DARI MATAWANG HINGGA BURSA SAHAM INDIANESIA.... TERBURUK DI ASIA GUYS .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Tembus di Atas Rp17.600/US$, Rupiah Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109179/tembus-di-atas-rp17-600-us-rupiah-terlemah-di-asia-pagi-ini

    =====================

    Turun Hampir 4%, IHSG Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109182/turun-hampir-4-ihsg-terlemah-di-asia-pagi-ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. 17 KREDITUR LCS: JERATAN HUTANG & SKANDAL MANGKRAK
      Proyek Littoral Combat Ship (LCS) bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan lubang hitam finansial yang melibatkan 17 lembaga keuangan dan vendor strategis:
      Daftar Kreditur & Vendor Terdampak:
      1. MTU Services Ingat Kawan (M) Sdn Bhd
      2. Contraves Sdn Bhd (Middleman/Broker)
      3. Axima Concept SA
      4. Contraves Advanced Devices Sdn Bhd
      5. Contraves Electrodynamics Sdn Bhd
      6. Tyco Fire Security & Services Sdn Bhd
      7. iXblue SAS & iXblue Sdn Bhd
      8. Protank Mission Systems Sdn Bhd
      9. Sindikat Perbankan: Maybank, Affin Bank, AmBank, Bank Pembangunan, Bank Muamalat, Bank Rakyat, hingga Kuwait Finance House.
      ________________________________________
      1. KRONOLOGI LCS: KAPAL "GHOIB" & KARATAN
      • Mangkrak Sejak 2019: Rencana awal kirim LCS 1 (2019) dan total 6 kapal (2023). Realita: Proyek berhenti total karena krisis keuangan Boustead Naval Shipbuilding.
      • Desain Tanpa Persetujuan: TLDM tidak punya hak memilih desain. Pembayaran mencapai 66,64% budget padahal desain detail belum selesai.
      • Mark-Up Gila-gilaan: Keterlibatan perantara (middleman) menaikkan biaya proyek hingga 4 kali lipat.
      • Skandal Zainab: Audit membongkar penyalahgunaan kekuasaan dan keterlibatan nama-nama strategis dalam penguapan dana RM 9 Miliar.
      2. VERSI DOWNGRADE: MAHAL ELIT vs MURAH SULIT
      Malaydesh membeli alutsista versi "Sunat" atau Downgrade karena keterbatasan dana fiskal:
      • LMS Batch 2 (STM Turki): Versi murah dari Babur Class. Tanpa Sonar & Tanpa Torpedo (Ompong untuk perang bawah laut).
      • FA-50M (Korsel): Versi Downgrade dari FA-50PL Polandia. Harga USD 51 Juta (Barter) vs Polandia USD 63 Juta (Cash).
      • MD530G (Heli): Versi sipil yang dipaksakan. Faktanya hanya digunakan sebagai Heli Training karena tidak layak operasional tempur (Unsuitable for military operations).
      3. KRISIS OPERASIONAL & BUDGET SEWA
      • RMAF Sukhoi Failure: Pada 2018, hanya 4 dari 18 Su-30MKM yang bisa terbang karena kekurangan suku cadang dan masalah mesin.
      • Budget Senggara (Maintenance): PM Anwar Ibrahim mengalokasikan RM 5,8 Miliar (USD 1,34 Miliar). Namun jika dibagi 3 matra, hanya tersisa USD 440 Juta per angkatan.
      • Kualitas Personel: Prajurit diidentifikasi lemah dalam kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan selama operasi.
      4. PERBANDINGAN FISKAL 2026
      • INDONESIA: Rasio Utang 40,46% PDB. Budget Pertahanan USD 22 Miliar (CASH PREMIUM). Membeli Rafale & Scorpene versi tercanggih.
      • MALAYDESH: Rasio Utang 70,5% PDB (OVERLIMIT). Terjebak hutang 17 kreditur LCS dan hanya mampu melakukan pengadaan alutsista versi Training/Downgrade
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
    2. MODERNISASI RIIL VERSUS PROYEK ZONK (2011–2025)
      ANALISIS KELUMPUHAN PERTAHANAN MALAYDESH VS DOMINASI GLOBAL INDONESIA
      ________________________________________
      1. DAFTAR PROYEK ZONK MALAYDESH (PROGRES NOL)
      Ketidakkonsistenan politik dan "Kekangan Kewangan" menjadikan rencana pertahanan hanya sebatas bualan media:
      • ✈️ MRCA (2017–2025) = ZONK:
      o Misi: Ganti MiG-29N yang sudah jadi monumen.
      o Realita: Berputar-putar di Rafale, Typhoon, dan Gripen tanpa kontrak. Akhirnya "turun kasta" beli FA-50 (Jet Latih/Light) sebagai pelarian. Status: No MRCA.
      • ๐Ÿšข LCS Maharaja Lela (2011–2025) = ZONK:
      o Anggaran: RM 9–11 Miliar menguap.
      o Realita: Skandal korupsi Boustead Naval Shipyard. Sejak 2011 tidak ada satu pun kapal operasional. Hanya jadi besi tua di galangan. Status: Mangkrak.
      • ๐Ÿ›ก️ SPH Artileri (2016–2025) = ZONK:
      o Misi: Akuisisi CAESAR (Prancis) atau K9 (Korsel).
      o Realita: Satu dekade hanya janji. Selalu dicoret dari anggaran setiap ganti Menteri. Status: No Procurement.
      • ๐Ÿšข MRSS/LPD (2016–2025) = ZONK:
      o Misi: Kapal amfibi besar TLDM.
      o Realita: Masuk rencana 15-to-5 tapi hanya di atas kertas. Diundur terus ke RMKe-13 (2026). Status: Belum Dibangun.
      ________________________________________
      2. DAMPAK POLITIK: 5x GANTI PM & 6x GANTI MENHAN
      Instabilitas kepemimpinan menghancurkan kepercayaan vendor dan kontinuitas kontrak:
      • 2011-2015: Era Najib (Zahid & Hishammuddin) — Awal skandal LCS.
      • 2018: Era Mahathir (Mat Sabu) — Pemotongan anggaran besar-besaran.
      • 2020: Era Muhyiddin (Ismail Sabri) — Fokus politik internal & Pandemi.
      • 2021: Era Ismail Sabri (Hishammuddin) — Proyek tetap membeku.
      • 2022-2025: Era Anwar (Khaled Nordin) — Menanggung warisan utang 84,3% PDB.
      ________________________________________
      3. INDONESIA: REAL SHOPPING (BEDA KASTA & LEVEL)
      Di saat tetangga tercatat SIPRI KOSONG (2024-2025), Indonesia melakukan transformasi militer paling agresif di Asia Tenggara:
      • ๐Ÿ”ฅ SUPERIORITAS UDARA: 42 Rafale (Prancis), 48 IFX (Korsel-RI), 48 KAAN (Turki), 12 Kizilelma (Stealth Drone), 2 A400M Atlas.
      • ๐ŸŒŠ DOMINASI LAUT: 2 Frigate Merah Putih, 2 Frigate Brawijaya (Italia), 2 Frigate Istif (Turki), 2 Kapal Selam Scorpene Evolved (Lithium-Ion), 1 Kapal Induk Garibaldi.
      • ๐Ÿš€ STRATEGIS: 3 Baterai Rudal Balistik KHAN (Turki), 13 Radar GCI Thales, 45 Rudal Atmaca (Co-Production).
      ________________________________________
      4. PERBANDINGAN DATA FISKAL 2026
      Indikator INDONESIA ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ MALAYDESH ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
      Status SIPRI Shopping List Aktif NOL / KOSONG (2024-2025)
      Utang/GDP 40% (Sangat Aman) 70,5% (OVERLIMIT)
      Utang per Kepala Stabil RM 94.544 (Kritis ๐Ÿ”ฅ)
      Kondisi Alutsista Modernisasi Riil Bual & Prank Nasional
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
    3. STRUKTUR, KEBIJAKAN, DAN KAPASITAS INDUSTRI PERTAHANAN
      ๐Ÿ› ️ 1. Struktur dan Sejarah Industri
      • INDONESIA (Kemandirian BUMN):
      o Memiliki ekosistem BUMN Strategis (DEFEND ID) yang kuat: PTDI (Pesawat/UAV), PT Pindad (Senjata/Tank), dan PT PAL (Kapal Perang/Kapal Selam).
      o Rekam jejak ekspor nyata: Kapal LPD ke Filipina, pesawat CN-235 ke Senegal dan Thailand.
      • MALAYDESH (Ketergantungan Asing):
      o Tidak memiliki BUMN militer yang mandiri secara sistemik. Bergantung pada perusahaan swasta seperti DefTech dan Boustead (BNS) yang lebih bersifat perakit atau agen vendor asing.
      o Kegagalan LCS: Menunjukkan ketidakmampuan galangan lokal mengelola proyek kompleks meski sudah didanai triliunan.
      ๐Ÿ’ฐ 2. Anggaran dan Skala Operasional
      • INDONESIA: Anggaran pertahanan mencapai USD 22 Miliar (1,5% PDB). Skala kebutuhan besar (400rb personel aktif) memaksa industri lokal untuk terus berproduksi dan berinovasi.
      • MALAYDESH: Skala personel kecil (113rb). Kurangnya urgensi dan anggaran yang stagnan membuat pembangunan industri militer mandiri dianggap tidak ekonomis, lebih memilih membeli langsung (atau sewa).
      ๐Ÿงญ 3. Kebutuhan Geopolitik
      • INDONESIA: Menghadapi tantangan nyata di Laut Natuna Utara dan Ambalat, mendorong percepatan pengadaan alutsista kelas berat (Rafale, Scorpene Evolved, Frigate Merah Putih).
      • MALAYDESH: Fokus pada pengamanan internal. Ketergantungan pada aliansi regional membuat daya tawar militer melemah saat sengketa wilayah terjadi.
      ๐Ÿงฉ 4. Kebijakan dan Dukungan Pemerintah
      • INDONESIA: Dukungan politik kuat melalui regulasi TKDN. Mewajibkan transfer teknologi (ToT) pada setiap pembelian asing (Contoh: Rafale, Scorpene, dan JVC Drone Turki).
      • MALAYDESH: Kebijakan tidak konsisten akibat 5x ganti PM. Proyek besar seperti LCS terjebak masalah tata kelola, transparansi, dan korupsi.
      ________________________________________
      ๐Ÿ“‰ ANALISIS KESIMPULAN: "2025 ZONK"
      Selama periode 2010–2025, pergantian kepemimpinan yang masif (5x PM, 6x Menhan) menyebabkan janji-janji pengadaan berakhir sebagai PRANK NASIONAL:
      1. ✈️ MRCA (2017–2025) = ZONK: Sejak MiG-29 pensiun, hanya bicara Rafale/Typhoon tanpa kontrak. Status: No Procurement.
      2. ๐Ÿšข LCS (2011–2025) = ZONK: Dimulai 2011, dana habis RM 11 Miliar, kapal tetap mangkrak dan berkarat. Status: Belum Operasional.
      3. ๐Ÿ”ฅ SPH (2016–2025) = ZONK: Artileri gerak sendiri (K9/Caesar) hanya jadi wacana 10 tahun. Status: Batal/Membeku.
      4. ๐Ÿšข MRSS (2016–2025) = ZONK: Masuk rencana 2016, tapi baru dijanjikan akan diproses 2026. Status: Belum Dibangun.
      ________________________________________
      ⚖️ REALITA DATA FISKAL & KEDAULATAN
      • INDONESIA (SIPRI Shopping): Tercatat aktif membeli alutsista mutakhir kelas dunia secara CASH. Rasio utang 40% PDB (Aman).
      • MALAYDESH (SIPRI Kosong): Data SIPRI 2024-2025 mencatat NOL. Terjerat utang rumah tangga 84,3% PDB dan utang pemerintah 70,5% (Overlimit).
      • Beban Rakyat: Setiap warga Malaydesh menanggung beban RM 94.544 pada 2026, memicu eksodus penduduk akibat "Hutang Bayar Hutang"
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
  69. DARI MATAWANG HINGGA BURSA SAHAM INDIANESIA.... TERBURUK DI ASIA GUYS .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Tembus di Atas Rp17.600/US$, Rupiah Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109179/tembus-di-atas-rp17-600-us-rupiah-terlemah-di-asia-pagi-ini

    =====================

    Turun Hampir 4%, IHSG Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109182/turun-hampir-4-ihsg-terlemah-di-asia-pagi-ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. ✈️ KRONOLOGI "PRANK" MATRA UDARA
      POLA KEGAGALAN PENGADAAN YANG MENYEBABKAN KEKOSONGAN KEMAMPUAN TEMPUR:
      • A-4 Skyhawk (Bekas & Tua): Membeli barang bekas era 80-an dengan biaya pemeliharaan mencekik. Hasil: Investasi besar, daya tempur nol.
      • MiG-29 (Boros & Cepat Pensiun): Dibeli 1995, dipensiunkan 2017 tanpa pengganti sepadan. Hasil: Kelumpuhan armada udara akibat biaya operasi yang tidak berkelanjutan.
      • MD530G (Kontrak Batal): Dana publik sudah keluar sejak 2016, tapi helikopter tidak pernah datang. Hasil: Dana terbuang, aset ghoib.
      • FA-50M (Risiko Berulang): Kontrak 2023 yang dibayangi pola lama—biaya tinggi dan ketergantungan vendor asing tanpa ToT (Transfer of Technology) signifikan.
      ________________________________________
      ๐Ÿšœ KRONOLOGI "ZONK" MATRA DARAT
      Investasi ugal-ugalan pada proyek besar tanpa strategi jangka panjang:
      • Tank PT-91M Pendekar (Suku Cadang Ghoib): RM 1,6 Miliar untuk tank yang suku cadangnya sulit diperoleh. Hasil: Sustainment membebani anggaran, operasional tidak optimal.
      • Panser AV8 Gempita (Over-Investment): Kontrak RM 7,5 Miliar yang mengalami kelewatan produksi bertahun-tahun. Hasil: Pemborosan dana publik, aset tidak digunakan maksimal.
      • Kendaraan Taktis (Spesifikasi Rendah): Bergantung pada vendor lokal yang belum matang. Hasil: Kualitas tidak konsisten, tidak layak untuk operasi tempur penuh.
      ________________________________________
      ๐Ÿ“Š RINGKASAN POLA NEGATIF (PATTERN OF FAILURE)
      • Pembelian Barang Tua/Sesuai Wacana: A-4 Skyhawk, MiG-29.
      • Inkompetensi & Kelewatan Kontraktor: MD530G, AV8 Gempita.
      • Biaya "Gali Lubang Tutup Lubang": 60–70% anggaran habis untuk gaji dan merawat alutsista yang sering mogok.
      • Kemandirian Nol: Ketergantungan total pada vendor asing tanpa transfer teknologi (PT-91M, FA-50M)
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
    2. INDONESIA VERSUS MALAYDESH: REALITA JET TEMPUR
      STRATEGI UPGRADE KASTA VS LINGKARAN PRANK & PEMBATALAN
      ________________________________________
      ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ INDONESIA: UPGRADE KASTA (REAL SHOPPING)
      Indonesia melakukan pivot strategis dengan membatalkan jet tua/berisiko demi mendapatkan teknologi tempur mutakhir generasi 4.5 hingga Generasi 5:
      • 11 Su-35 (Batal) ➡️ 42 Rafale (Prancis): Menghindari sanksi CAATSA untuk mendapatkan jet tempur omnirole paling teruji di dunia.
      • 12 Mirage 2000-5 (Batal) ➡️ 48 KAAN (Turki): Membatalkan jet bekas demi investasi pada program Jet Siluman Generasi 5 masa depan.
      • 42 J-10CE (Batal) ➡️ 48 KF-21 Boramae (Korsel-RI): Fokus pada kemandirian industri pertahanan dan kepemilikan teknologi jet Generasi 4.5+.
      • 24 F-15IDN (Proses) ➡️ 24 M-346F: Mengamankan jet latih tempur canggih sebagai pendukung transisi pilot menuju pesawat tempur berat.
      ________________________________________
      ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ MALAYDESH: LINGKARAN PRANK & PEMBATALAN (ZONK)
      Sejak 2017, pertahanan udara Malaydesh terjebak dalam janji-janji politik tanpa realisasi (Procurement Zonk):
      • 2017 (MiG-29N Pensiun): Operasional jet kelas berat berhenti total; hingga kini TIADA GANTI yang sepadan.
      • WACANA ABADI (2018-2022): Rafale, Typhoon, Gripen, hingga JF-17 hanya berakhir sebagai berita di media. Status: PRANK.
      • TEJAS (2023 - GAGAL): Kalah dalam tender jet ringan setelah negosiasi panjang. Status: PRANK India.
      • FA-50M (2026 - VETO USA): Sudah kontrak 18 unit, namun terkena blokir AS (AMRAAM). Jet terancam ompong tanpa rudal jarak menengah. Status: Downgrade.
      • F-18 KUWAIT (2026 - BATAL): Harapan mendapatkan jet bekas Kuwait resmi BATAL karena masalah teknis dan biaya logistik yang membengkak.
      ________________________________________
      ๐Ÿ“‰ ANALISIS KESEHATAN FISKAL & POLITIK
      Indikator INDONESIA ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ MALAYDESH ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ
      PDB / GDP USD 1,44 Triliun USD 416,90 Miliar
      Rasio Utang (Gov) 40% (Sangat Aman) 69% (OVERLIMIT Batas 65%)
      Utang Rumah Tangga 16% (Sehat) 84,3% (KRITIS)
      Status 2026 SIPRI Shopping Aktif FREEZES (Pembekuan Anggaran)
      ________________________________________
      ๐Ÿ” DAFTAR "PRANK" NASIONAL MALAYDESH
      Instabilitas politik (5x Ganti PM & 6x Ganti Menhan) menciptakan rentetan kegagalan:
      1. Prank Prancis (Rafale): Wacana USD 2 Miliar yang berakhir mangkrak.
      2. Prank Turki (Yavuz): Rencana artileri yang dibatalkan total.
      3. Prank Indonesia (PT PAL): Janji kontrak kapal MRSS sejak 2018 yang berstatus ZONK.
      4. Prank PBB (IAG Guardian): Kendaraan ditolak PBB karena tidak layak spek.
      5. Prank Black Hawk (2025): Sewa helikopter yang tidak kunjung tiba unitnya.
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
  70. DARI MATAWANG HINGGA BURSA SAHAM INDIANESIA.... TERBURUK DI ASIA GUYS .... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ



    Tembus di Atas Rp17.600/US$, Rupiah Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109179/tembus-di-atas-rp17-600-us-rupiah-terlemah-di-asia-pagi-ini

    =====================

    Turun Hampir 4%, IHSG Terlemah di Asia Pagi Ini

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/109182/turun-hampir-4-ihsg-terlemah-di-asia-pagi-ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. GORILA MALAYDESH: EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MONUMEN KEGAGALAN KAPAL "OMPONG" SEHARGA DESTROYER
      ________________________________________
      ⚓ 1. SKANDAL HARGA: KAPAL KOSONG SEHARGA DESTROYER
      Proyek LCS (Littoral Combat Ship) Malaydesh mengalami pembengkakan biaya gila-gilaan dengan spesifikasi yang justru dipangkas (Ompong):
      • REVISED FINAL (2023): RM 11,2 MILIAR untuk 5 UNIT.
      o Harga per Unit: RM 2,24 Miliar atau setara USD 948 JUTA (Excluding Ammo).
      o Perbandingan: Dengan USD 948 Juta, Indonesia bisa membeli Destroyer Full Spek, sementara Malaydesh hanya mendapat kapal kosong tanpa amunisi.
      • ORIGINAL (2011): RM 9 MILIAR untuk 6 UNIT.
      o Harga awal per Unit: RM 1,5 Miliar (USD 466 Juta).
      o Realita: Jumlah kapal berkurang (6 jadi 5), harga meroket tajam, tapi rudal dan torpedo tetap GHOIB.
      ________________________________________
      ๐Ÿ› ️ 2. INKOMPETENSI GALANGAN: "HANYA BISA BUAT KAPAL IKAN"
      • Kapasitas Rendah: Auditor-General membongkar fakta bahwa galangan PSC-Naval Dockyard (sebelum jadi Boustead) TIDAK PERNAH membangun apapun selain Trawler (Kapal Ikan) atau Kapal Patroli Polisi.
      • Penunjukan Tanpa Tender: Proyek senilai RM 9 Miliar (2011) diberikan tanpa tender terbuka kepada galangan yang tidak berpengalaman membangun kapal perang kompleks.
      ________________________________________
      ๐Ÿ“… 3. TIMELINE "PRANK" PENYERAHAN LCS (2011–2029)
      Daftar janji palsu penyerahan kapal yang terus bergeser selama belasan tahun:
      • 2011: Kontrak diteken, janji kirim unit pertama 2019.
      • 2019: Janji Gagal. Padahal seremonial peluncuran sudah dilakukan 2017.
      • 2022: Seharusnya 5 kapal sudah diserahkan. Realita: NOL.
      • 2023: Seharusnya kapal terakhir selesai. Realita: Kapal pertama baru 60%.
      • 2025: Janji baru siap 2025 setelah RM 6 Miliar dibayar hangus.
      • 2026: Target baru penyerahan kapal pertama (Tertunda 7 tahun dari jadwal asli).
      • 2029: Target baru semua kapal selesai (Tertunda 6-7 tahun dari kontrak asli).
      ________________________________________
      ๐Ÿ“‰ 4. REALITA MISKIN: JERATAN 17 KREDITUR
      Malaydesh terjebak dalam krisis finansial sistemik yang melumpuhkan kedaulatan:
      • 17 Kreditur LCS: Termasuk vendor internasional (iXblue, MTU, Contraves) dan sindikat bank besar (Maybank, Affin, AmBank, hingga Kuwait Finance House) yang uangnya tersangkut di proyek mangkrak.
      • Beban Utang Rakyat 2026: Setiap warga menanggung beban RM 94.544 ๐Ÿ”ฅ.
      o Utang Negara per Kepala: RM 36.139.
      o Utang Rumah Tangga per Kepala: RM 45.859.
      • Status 2026: Procurement FREEZES. Tidak ada belanja alutsista baru karena uang habis untuk membayar bunga hutang 17 kreditur LCS
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
    2. PT PAL INDONESIA: EKSPOR NYATA (SHIPPING 2026-2027)
      Indonesia melalui PT PAL membuktikan kasta sebagai eksportir kapal perang di kawasan, sementara negara tetangga hanya mampu menandatangani MoU tanpa kontrak:
      • ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญ FILIPINA (Batch 2): TARGET KIRIM 2026
      o Kontrak: Juni 2022 (2 unit LPD).
      o Progres: First Steel Cutting (10 Agt 2023) & Keel Laying (22 Jan 2024).
      o Status: On Track untuk dikirim pada tahun 2026.
      • ๐Ÿ‡ฆ๐Ÿ‡ช UNI EMIRAT ARAB (UEA): TARGET KIRIM 2027
      o Konstruksi: First Steel Cutting (Feb 2024) & Keel Laying (Apr 2024).
      o Status: Kapal LPD raksasa dijadwalkan kirim paling lambat akhir tahun 2027.
      ________________________________________
      MALAYDESH: KERAJAAN "PRANK" & "WET DREAM" (2011–2029)
      Daftar janji palsu yang berakhir menjadi beban utang massal dan proyek mangkrak:
      • ๐Ÿšข LPD/MRSS: WET DREAM SEJAK 2016
      o Prank PT PAL: 2016 diteken MoU untuk bangun Makassar Class di galangan BNS. Realitanya ZONK.
      o Status: Hanya jadi mimpi basah (Wet Dream) karena terjerat krisis kas.
      • ๐Ÿšข LCS MAHARAJA LELA: PRANK 15 TAHUN
      o 2011: Pengadaan tanpa tender, janji kirim 2019.
      o 2025: Status Mangkrak, RM 6 Miliar habis tanpa ada kapal yang bisa menyelam.
      o 2029: Target baru (Tertunda 10 tahun dari kontrak asli).
      • ✈️ DAFTAR PRANK GLOBAL:
      o Prank Dassault: Klaim beli 18 Rafale, akhirnya NOL.
      o Prank Nexter & MKE: Klaim meriam SPH CAESAR/Yavuz, akhirnya NO PROCUREMENT.
      o Prank DSME: Janji 6 Korvet, akhirnya BATAL.
      ________________________________________
      ๐Ÿ“‰ DATA FISKAL: "HUTANG BAYAR HUTANG" (DEBT TRAP)
      Klaim kemakmuran Malaydesh dipatahkan oleh data utang pemerintah dan rumah tangga yang meledak melampaui batas aman (Overlimit):
      • Rasio Utang Pemerintah (Statista):
      o 2026-2029: Diproyeksi terus memburuk di angka 68,17% - 69,54% (Batas Aman 65%).
      • Ledakan Utang Federal:
      o 2024: RM 1,63 Triliun.
      o 2023: RM 1,53 Triliun (84,3% terhadap PDB).
      • Kasta Utang Rumah Tangga: BNM mengakui utang rumah tangga Malaydesh adalah salah satu yang tertinggi di ASEAN, melumpuhkan daya beli rakyat.
      ________________________________________
      ๐Ÿฆ JERATAN 17 KREDITUR LCS
      Proyek LCS bukan sekadar mangkrak, tapi menyandera stabilitas perbankan nasional:
      • Uang rakyat di 17 Kreditur (Maybank, AmBank, Affin, Kuwait Finance House, dll) tersangkut di kapal karatan.
      • MISKIN: Tanpa ruang fiskal untuk belanja alutsista baru, tahun 2026 resmi FREEZES PROCUREMENT.
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
    3. 60–70% OF THE BUDGET = SALARIES AND MAINTENANCE
      ANALISIS KELUMPUHAN MODERNISASI & SIKLUS GAGAL PROYEK (ZONK)
      ________________________________________
      1. KELUMPUHAN STRUKTUR ANGGARAN (FISCAL PARALYSIS)
      Struktur anggaran pertahanan Malaydesh terjebak dalam biaya rutin yang mencekik:
      • Dominasi Biaya Operasional: Sebesar 60–70% anggaran terkunci hanya untuk membayar Gaji (Salaries) dan Pemeliharaan (Maintenance) aset-aset tua.
      • Sisa Anggaran Minim: Hanya tersisa sekitar 30–40% untuk pengadaan (Procurement), riset (R&D), dan modernisasi.
      • Efek Domino: Ketimpangan ini membuat Malaydesh tertinggal jauh dari tetangga (Indonesia & Singapura) dalam hal teknologi militer mutakhir. Anggaran habis untuk "bertahan hidup", bukan untuk memperkuat diri.
      ________________________________________
      2. POLA BERULANG: KONTRAKTOR GAGAL & BAILOUT (1990–2025)
      Terdapat pola kegagalan sistemik dalam proyek-proyek kapal perang Malaydesh:
      • NGPV (Target 27 Kapal → Jadi 6 Kapal Gunboat):
      o Masalah: Salah urus oleh PSC-NDSB berujung hutang besar.
      o Hasil: Pemerintah melakukan Bailout pada 2006, diambil alih BNS. Hanya 6 kapal selesai dengan warisan hutang besar.
      • OPV APMM (Target 3 Kapal → Jadi 1 Kapal Miring):
      o Masalah: Kontraktor THHE Destini gagal. Biaya membengkak hingga RM 600 Juta + suntikan RM 152 Juta hanya untuk satu kapal (KM Tun Fatimah).
      o Hasil: Kontrak diputus (Mutual Termination) pada 2025. Kemampuan maritim tertunda bertahun-tahun.
      • LCS TLDM (Target 6 Kapal → Jadi 5 Kapal Mangkrak):
      o Masalah: Skandal terbesar sejak 2011. RM 6 Miliar hangus, namun 0 unit kapal operasional hingga 2025.
      o Hasil: Proyek karatan, kasus pecah amanah, dan TLDM kehilangan taring di laut.
      ________________________________________
      ๐Ÿ“Š RINGKASAN TIMELINE "KEGAGALAN SISTEMIK"
      Proyek Periode Hasil Akhir Status Finansial
      NGPV 1990 - 2006 Target 27, Selesai 6 Bailout Pemerintah
      OPV 2017 - 2025 Target 3, Selesai 1 Kontrak Diputus
      LCS 2011 - 2025 Target 6, Selesai 0 Skandal Korupsi/Hutang
      ________________________________________
      3. REALITA EKONOMI: HUTANG BAYAR HUTANG
      • Beban Rakyat 2026: Setiap warga menanggung beban RM 94.544 ๐Ÿ”ฅ akibat utang pemerintah tembus 70,5% PDB.
      • Procurement Freezes: Karena 60-70% anggaran habis untuk gaji dan merawat "besi tua", tahun 2026 resmi tidak ada belanja alutsista baru.
      • Pola Tetap: Kontraktor Gagal → Biaya Membengkak → Pemerintah Bailout/Putus Kontrak → Hutang Publik Bertambah → Pertahanan ZONK
      --------------------------------
      2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

      Hapus
  71. LCS PROBLEMS: SYSTEMIC FAILURE & DEBT TRAP
    ANALISIS KELUMPUHAN PERTAHANAN MALAYDESH VS DOMINASI GLOBAL INDONESIA
    ________________________________________
    ๐Ÿ› ️ 1. Manajemen Proyek yang Buruk (Mangkrak 15 Tahun)
    • Ketidakmampuan Galangan: Proyek diberikan kepada BNS yang tidak berpengalaman membangun kapal kompleks.
    • Janji Palsu: Seharusnya selesai 2019, namun hingga pertengahan 2025 NOL unit yang operasional. Kapal hanya menjadi monumen besi tua di galangan.
    ๐Ÿ’ฐ 2. Salah Kelola Keuangan & Korupsi (Lubang Hitam RM 6 Miliar)
    • Dana Menguap: Auditor-General & PAC menemukan RM 6 Miliar (~USD 1,3 Miliar) habis tanpa ada satu pun kapal yang dikirim.
    • Abaikan User: Keputusan desain Gowind-class memaksakan kehendak politik dan mengabaikan saran teknis dari Angkatan Laut (TLDM).
    • Skandal Procurement: Pembelian peralatan dilakukan sebelum desain kapal difinalisasi, menciptakan kekacauan teknis yang fatal.
    ⚖️ 3. Intervensi Politik & Krisis Kepemimpinan
    • Ketidakpastian Kontinuitas: Terjadi 5x Ganti PM dan 6x Ganti Menhan, menyebabkan kebijakan pertahanan saling sikut dan tidak konsisten.
    • Budaya Bual: Pemimpin lebih fokus pada klaim politik daripada eksekusi teknis, membuat proyek strategis seperti MRCA, SPH, dan MRSS berstatus ZONK.
    ๐Ÿ“‰ 4. Realita Ekonomi: "Kera-jaan Sewa"
    Akibat utang pemerintah (70,5% PDB) dan utang rumah tangga (84,3% PDB), Malaydesh tidak mampu lagi membeli alutsista baru (No Shopping) dan beralih ke skema sewa:
    • Sewa Total: Mulai dari sewa 28 Helikopter (AW149, Blackhawk), Pesawat L39, Simulator MKM, Kapal Patroli, hingga Motor Polisi (BMW R1250RT).
    • Data SIPRI: Tercatat KOSONG (NOL) pada 2024-2025, membuktikan klaim "Kaya" hanyalah fatamorgana di tengah eksodus 97.000 warga akibat tekanan ekonomi.
    ________________________________________
    ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ INDONESIA: REAL SHOPPING (BEDA KASTA & LEVEL)
    Berbanding terbalik dengan tetangga yang terjebak "Hutang Bayar Hutang", Indonesia memanfaatkan rasio utang aman (40% PDB) untuk melakukan CASH PREMIUM SHOPPING:
    • ๐ŸŒŠ MATRA LAUT: 2 Frigate Brawijaya (Italia), 2 Frigate Merah Putih (PT PAL), 2 Frigate Istif (Turki), 2 Kapal Selam Scorpene Evolved, 1 Kapal Induk Garibaldi.
    • ✈️ MATRA UDARA: 42 Rafale (Prancis), 48 Jet Tempur KAAN (Turki), 48 IFX (Korsel-RI), 2 Pesawat A400M Atlas.
    • ๐Ÿš€ STRATEGIS: 3 Baterai Rudal Balistik KHAN, 60 Drone Bayraktar TB3, 45 Rudal Atmaca (Co-Production)
    --------------------------------
    2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED
    2026 MALAYDESH = F18 BATAL
    2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

    BalasHapus
  72. PMX & MALAYDESH: BAHAN KETAWA DUNIA
    DIPLOMASI JAHIL, SKANDAL SEKS, DAN EKONOMI "GALI LUBANG TUTUP LUBANG"
    ________________________________________
    1. DIPLOMASI MEMALUKAN: GURAUAN ISISTERI KEDUA
    Perdana Menteri Anwar Ibrahim (PMX) menjadi bahan ejekan internasional setelah kunjungan ke Moscow:
    • Kejahilan Budaya: Melontarkan gurauan isteri kedua di hadapan Vladimir Putin, padahal Rusia adalah negara Kristen Ortodoks yang melarang poligami.
    • Bahan Tertawaan: Putin memanfaatkan momen tersebut untuk menunjukkan ketidaktahuan budaya PMX kepada media dunia. Insiden ini dianggap merusak citra diplomasi dan menjadikan negara BAHAN KETAWA DUNIA.
    2. EKONOMI BARTER: KERAJAAN MINYAK SAWIT (PALM OIL)
    Malaydesh tidak mampu membeli alutsista secara tunai dan terjepit skema barter komoditas:
    • MIG29N & MKM: Dibayar menggunakan minyak sawit.
    • FA-50M: 50% pembayaran menggunakan minyak sawit karena krisis kas.
    • SCORPENE & PT91: Bergantung pada skema offset komoditas sawit dan karet.
    • A400M: Membayar secara angsuran (installment) karena tidak sangp bayar tunai (Debt).
    3. SKANDAL & MORALITAS NASIONAL
    Sejarah pemimpin yang diwarnai skandal yang mencoreng reputasi global:
    • Skandal Seks: Mulai dari kasus Sultan Muhammad V dengan Oksana, Najib Razak (Altantuya), hingga skandal seks sesama jenis yang melibatkan Azmin Ali dan PMX sendiri.
    • Kondom Uniseks: Klaim penemuan kondom uniseks pertama di dunia yang menambah narasi aneh di mata internasional.
    4. REALITA UTANG: HANYA BAYAR BUNGA (FAEDAH)
    PMX mengakui di Parlemen bahwa pemerintah saat ini dalam kondisi kritis:
    • Gagal Bayar Pokok: Pembayaran yang dilakukan pemerintah hanya untuk membayar FAEDAH (BUNGA) utang, bukan mengurangi jumlah utang tertunggak.
    • Debt to Debt: Data Statista (2020-2029) menunjukkan rasio utang pemerintah konsisten OVERLIMIT (68% - 69%).
    • Utang Rumah Tangga: Mencapai 84,3% PDB (RM 1,53 Triliun), salah satu yang tertinggi di ASEAN.
    ________________________________________
    5. BUKTI KEGAGALAN PROYEK (MANGKRAK & OMPONG)
    • OPV GAGAL: Proyek sejak 2017 senilai RM 740 Juta. Kapal 2 dan 3 gagal siap (baru 57%-76%).
    • LCS OMPONG: Hanya sanggup menandatangani Surat Hasrat (LOI). Alutsista seperti rudal NSM masih berstatus "Ghoib" (LOI) sementara kapalnya melompong tanpa senjata.
    ________________________________________
    ๐Ÿ“Š TREN UTANG FEDERAL (USD MILIAR)
    • 2020: USD 221,49 Miliar
    • 2023: USD 293,83 Miliar
    • 2026: USD 362,19 Miliar (Proyeksi Bangkrut)
    • 2029: USD 438,09 Miliar (Jebakan Utang Abadi)
    --------------------------------
    2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED
    2026 MALAYDESH = F18 BATAL
    2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT

    BalasHapus
  73. Rupiah saat ini.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    1.00 USD = 17,670.62 IDR

    BalasHapus
  74. Rupiah saat ini.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    1.00 USD = 17,670.62 IDR

    BalasHapus
  75. Rupiah saat ini.... ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    1.00 USD = 17,670.62 IDR

    BalasHapus