03 November 2026

Filipina dan Jepang Upayakan Pengalihan Kapal Perusak Kawal Kelas Abukuma Pertama 'Sesegera Mungkin'

03 November 2026

Dengan akan masuknya 5-6 Abukuma class maka jumlah korvet dan fregat AL Filipina akan menambah Jose Rizal class (2 unit), Miguel Malvar class (2 unit+2 unit tambahan), sehingga total menjadi 13-14 kapal perang (photos: JMSDF)

Filipina dan Jepang tengah mengupayakan pengalihan kapal perusak kelas Abukuma pertama kepada Angkatan Laut Filipina sesegera mungkin.

Dalam pernyataan bersama setelah pertemuan pertahanan pada hari Rabu, kedua negara menyatakan bahwa kapal perang Jepang tersebut akan dialihkan setelah kapal itu resmi dipensiunkan dalam beberapa tahun mendatang.

"Melalui pengalihan ini, kedua menteri menegaskan niat mereka untuk memperdalam kerja sama komprehensif yang mencakup operasional kapal, dukungan logistik, pengembangan sumber daya manusia, dan pertukaran informasi, sehingga membawa kerja sama pertahanan—khususnya di bidang keamanan maritim—ke tingkat yang lebih tinggi," bunyi pernyataan bersama tersebut.

"Mereka juga menegaskan bahwa kerja sama semacam itu akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kolaborasi dengan negara-negara sekutu dan negara-negara yang memiliki pandangan serupa, sehingga turut membantu menjamin perdamaian dan stabilitas di kawasan," tambahnya.


Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro Jr. dan Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro menyatakan bahwa otoritas pertahanan dari kedua negara telah sepakat untuk menindaklanjuti pengalihan tersebut, menyusul diskusi dalam kelompok kerja yang dibentuk pada bulan Mei.

Berdasarkan laporan media Jepang pada Juli 2025, Tokyo berencana mengekspor enam kapal perang ke Filipina.

Teodoro dan Koizumi juga sepakat untuk menyediakan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan bagi personel Angkatan Laut Filipina sebelum pengalihan dilakukan, serta bekerja sama secara erat dalam pemeliharaan dan keberlanjutan operasional kapal tersebut.

Selain itu, para pejabat pertahanan kedua negara sepakat untuk membahas pengaturan operasional dan pemeliharaan terkait pengalihan pesawat TC-90 ke Filipina, yang ditargetkan rampung paling lambat pada akhir tahun fiskal Jepang 2027.

Mereka juga sepakat untuk mempercepat pembahasan mengenai kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan, termasuk upaya untuk memperkuat basis produksi peralatan pertahanan. 

10 komentar:

  1. filipin abukuma
    kita asagiri

    kalo semenanjing kuala lumpo dapet apaan?...poster ajah yaa haha!๐Ÿ‘Ž๐ŸŒ๐Ÿคฃ

    BalasHapus
  2. BPS : BUKTI IMPOR BERAS 2021-2025 =
    TIADA MALON
    TIADA MALON
    TIADA MALON
    https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTA0MyMx/impor-beras-menurut-negara-asal-utama-2000-2018.html.Badan
    ==================
    ==================
    TIMELINE IMPOR BERAS = DEFISIT BERAS
    Tahun 2006
    • Konsumsi: 2,21 Juta Ton
    • Produksi: 1,57 Juta Ton
    • Defisit: 0,64 Juta Ton
    • Impor: 0,64 Juta Ton
    -
    Tahun 2007
    • Konsumsi: 2,25 Juta Ton
    • Produksi: 1,59 Juta Ton
    • Defisit: 0,66 Juta Ton
    • Impor: 0,66 Juta Ton
    -
    Tahun 2008
    • Konsumsi: 2,30 Juta Ton
    • Produksi: 1,61 Juta Ton
    • Defisit: 0,69 Juta Ton
    • Impor: 0,69 Juta Ton
    -
    Tahun 2009
    • Konsumsi: 2,36 Juta Ton
    • Produksi: 1,66 Juta Ton
    • Defisit: 0,70 Juta Ton
    • Impor: 0,70 Juta Ton
    -
    Tahun 2010
    • Konsumsi: 2,42 Juta Ton
    • Produksi: 1,64 Juta Ton
    • Defisit: 0,78 Juta Ton
    • Impor: 0,78 Juta Ton
    -
    Tahun 2011
    • Konsumsi: 2,47 Juta Ton
    • Produksi: 1,61 Juta Ton
    • Defisit: 0,86 Juta Ton
    • Impor: 0,86 Juta Ton
    -
    Tahun 2012
    • Konsumsi: 2,52 Juta Ton
    • Produksi: 1,67 Juta Ton
    • Defisit: 0,85 Juta Ton
    • Impor: 0,85 Juta Ton
    -
    Tahun 2013
    • Konsumsi: 2,57 Juta Ton
    • Produksi: 1,69 Juta Ton
    • Defisit: 0,88 Juta Ton
    • Impor: 0,88 Juta Ton
    -
    Tahun 2014
    • Konsumsi: 2,62 Juta Ton
    • Produksi: 1,71 Juta Ton
    • Defisit: 0,91 Juta Ton
    • Impor: 0,91 Juta Ton
    -
    Tahun 2015
    • Konsumsi: 2,67 Juta Ton
    • Produksi: 1,73 Juta Ton
    • Defisit: 0,94 Juta Ton
    • Impor: 0,94 Juta Ton
    ________________________________________
    Era 2016–2022 (Stagnasi Produksi)
    Tahun 2016
    • Konsumsi: 2,70 Juta Ton
    • Produksi: 1,68 Juta Ton
    • Defisit: 1,02 Juta Ton
    • Impor: 1,02 Juta Ton
    -
    Tahun 2017
    • Konsumsi: 2,72 Juta Ton
    • Produksi: 1,70 Juta Ton
    • Defisit: 1,02 Juta Ton
    • Impor: 1,02 Juta Ton
    -
    Tahun 2018
    • Konsumsi: 2,75 Juta Ton
    • Produksi: 1,65 Juta Ton
    • Defisit: 1,10 Juta Ton
    • Impor: 1,10 Juta Ton
    -
    Tahun 2019
    • Konsumsi: 2,78 Juta Ton
    • Produksi: 1,51 Juta Ton
    • Defisit: 1,27 Juta Ton
    • Impor: 1,27 Juta Ton
    -
    Tahun 2020
    • Konsumsi: 2,82 Juta Ton
    • Produksi: 1,55 Juta Ton
    • Defisit: 1,27 Juta Ton
    • Impor: 1,27 Juta Ton
    -
    Tahun 2021
    • Konsumsi: 2,85 Juta Ton
    • Produksi: 1,60 Juta Ton
    • Defisit: 1,25 Juta Ton
    • Impor: 1,25 Juta Ton
    -
    Tahun 2022
    • Konsumsi: 2,68 Juta Ton
    • Produksi: 1,50 Juta Ton
    • Defisit: 1,18 Juta Ton
    • Impor: 1,18 Juta Ton
    ________________________________________
    Era 2023–2025 (Krisis SSL & Lonjakan Kebutuhan)
    Tahun 2023
    • Konsumsi: 2,72 Juta Ton
    • Produksi: 1,44 Juta Ton
    • Defisit: 1,28 Juta Ton
    • Swasembada (SSL): 56,2%
    • Impor: 43,8% (atau sekitar 1,19 Juta Ton)
    -
    Tahun 2024
    • Konsumsi: 3,00 Juta Ton
    • Produksi: 1,44 Juta Ton
    • Defisit: 1,56 Juta Ton
    • Swasembada (SSL): 52,9%
    • Impor: 47,1% (atau sekitar 1,41 Juta Ton)
    -
    Tahun 2025
    • Konsumsi: 3,10 Juta Ton
    • Produksi: 1,48 Juta Ton
    • Defisit: 1,62 Juta Ton
    • Swasembada (SSL): 54,3%
    • Impor: 45,7% (atau sekitar 1,42 Juta Ton)
    ๐Ÿ“Œ Sumber Data Terintegrasi: KPKM, DOSM, BERNAMA, BERNAS, dan EPU Malaysia

    BalasHapus
  3. FA50M = 100% ITAR USA (VETO/BANNED)
    M346FA = 0%
    --------------------------------
    KAI FA-50M (Korea Selatan)
    Ketergantungan ITAR AS: ~86% (Sangat Rentan Veto/Embargo)
    Mesin (GE F404): 100% ITAR. Kontrol suku cadang, MRO, dan izin ekspor dikendalikan mutlak oleh Washington.
    -
    Radar (Raytheon PhantomStrike): 100% ITAR. Source code dikunci Pentagon; modifikasi dan integrasi senjata non-AS dilarang tanpa izin.
    -
    Avionik & Komputer Misi: 90% ITAR. Menggunakan arsitektur kode enkripsi dan data link (Link-16) milik AS.
    -
    Sistem Senjata: 100% ITAR. Menggunakan bus data standar NATO, membuat AS mendikte jenis rudal yang boleh dipasang (misal: veto terhadap AIM-120 AMRAAM).
    -
    Rangka (Airframe): 0% Fisik ITAR, namun hak ekspor ke negara ketiga tetap butuh persetujuan AS karena kekayaan intelektual bersama Lockheed Martin.
    ================================
    ================================
    Leonardo M-346FA Block 20 (Italia / Versi Indonesia)
    Ketergantungan ITAR AS: 0% (Bebas Veto, Dirancang "ITAR-Free")
    Mesin (Honeywell F124): 100% Komponen AS, tetapi masuk kategori mesin komersial/latih (Non-ITAR Tempur Kaku). Regulasi longgar dan risiko embargo minimal.
    -
    Radar (Leonardo Grifo-E): 0% ITAR. Dikembangkan penuh di Italia di bawah yurisdiksi Uni Eropa.
    -
    Avionik & Komputer Misi: 0% ITAR. Menggunakan arsitektur terbuka milik Leonardo, bebas intervensi Pentagon.
    -
    Sistem Senjata: 0% ITAR. Bebas 100% mengintegrasikan persenjataan standar Eropa (IRIS-T, Brimstone, Marte ER) tanpa izin Washington.
    -
    Rangka (Airframe): 0% ITAR. Kekayaan intelektual penuh milik Italia, tunduk pada hukum ekspor Uni Eropa yang lebih fleksibel.

    BalasHapus
  4. PHANTOMSTRIKES: 85KM
    https://x.com/Flankerchan/status/2013228468096635194
    -
    M346FA BLOCK 20 : 157KM
    F16 : 296KM
    -
    FA-50 Fighting Eagle / FA-50M (Korea Selatan)
    • Kategori Platform: Mengombinasikan fungsi pesawat tempur ringan (LCA) dan jet latih lanjut (LIFT).
    • Teknologi Radar: Menggunakan AESA Kompak (Raytheon AN/APG-85 "Phantom Strike").
    • Daya Radar: Berkisar antara 1,2 kW hingga 1,5 kW (sangat hemat daya).
    • Jangkauan Deteksi: Mencapai 85 km pada probabilitas 90%, dan meluas hingga 120 km pada probabilitas 50%.
    • Pelacakan Taktis: Mampu mengunci target secara stabil mulai jarak 85 km.
    • Harga Per Unit: Sangat ekonomis di angka USD 50,5 Juta.
    ================================
    ================================
    M-346FA Block 20 (Italia)
    • Kategori Platform: Fokus sebagai Light Combat Aircraft (LCA) atau jet tempur taktis ringan.
    • Teknologi Radar: Menggunakan AESA Modern (Leonardo Grifo-E).
    • Daya Radar: Kompak dan dioptimalkan khusus untuk efisiensi jet latih tempur ringan.
    • Jangkauan Deteksi: Berada di rentang jarak 83 km hingga 157 km.
    • Pelacakan Taktis: Berada di rentang jarak 74 km hingga 139 km.
    • Harga Per Unit: Relatif mahal di angka USD 145 Juta.
    --------------------------------
    RISIKO VETO ITAR AS ANTARA FA-50M DAN M-346FA BLOCK 20:
    FA-50M (Korea Selatan)
    • Risiko Veto Senjata: Sangat tinggi, karena AS terbukti memblokir lisensi integrasi rudal jarak menengah BVR (AIM-120 AMRAAM).
    • Kemandirian Radar: Rendah, karena menggunakan radar Raytheon PhantomStrike (AS) yang source code-nya dikontrol penuh oleh Washington.
    • Ketetapan Ekspor/Transfer: Ketat, karena harus tunduk pada regulasi ekspor Korea Selatan yang 86% rantai pasoknya terafiliasi lisensi AS.
    • Titik Lemah terhadap AS: Meliputi seluruh sistem avionik taktis, radar Raytheon, komputer misi, hingga mesin GE F404.
    -
    M-346FA Block 20 (Indonesia / Italia)
    • Risiko Veto Senjata: Sangat rendah, karena bebas beralih ke rudal dan bom pintar alternatif buatan pabrikan Eropa seperti IRIS-T dan Brimstone.
    • Kemandirian Radar: Tinggi, karena menggunakan radar Leonardo Grifo-E (Italia) dengan hak kekayaan intelektual penuh di Uni Eropa.
    • Ketetapan Ekspor/Transfer: Lebih longgar, karena mengikuti hukum kontrol ekspor Uni Eropa yang lebih fleksibel terhadap kebijakan luar negeri non-blok.
    • Titik Lemah terhadap AS: Murni terbatas hanya pada komponen suku cadang mesin Honeywell F124-GA-200.

    BalasHapus
  5. kahsiyan negri๐ŸŽฐkasino genting tak dianggap jepang putih haha!๐ŸŒ๐Ÿ˜‚๐Ÿ‘Ž
    klaim kaya, tau2 kapal uscg RONGSOK Amerika pun diambil, taon 50an...nambah pulak haha!๐Ÿคฃ๐ŸŒ๐Ÿคช

    BalasHapus
  6. Destro Asagiri semakin hampir....๐Ÿ‘

    gowing lcs sampe jumpa Rongsokan di taon 2035 haha!๐Ÿ‘Ž๐Ÿ˜‚๐ŸŒ

    BalasHapus
  7. Catat yaaa ini LCA € 1 Bililion Euro๐Ÿ†
    kontrak untuk 12 bijik

    ✅️artinya € 83 juta/ bijik,

    €URO AMA $ besar mana hayooo

    wowww..2x fa50Murahan negri๐ŸŽฐkasino semenanjung kuala lumpo nan DMISKINOS hahah!๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ

    kahsiyan warganyet kl, KALAH LAGGGIIII...๐Ÿ‘Ž
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    Indonesia’s €1 BILLION Deal: Why the M-346F Block 20 is a Game Changer!

    Indonesia just signed a $1 billion deal for 12 Leonardo M-346F Block 20 light combat jets — making it the FIRST country in Asia to get this brand-new upgraded fighter, and the 23rd operator worldwide! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ✈️
    https://youtube.com/watch?v=YBdiFVhpGWY&t=9s&pp=2AEJkAIB

    BalasHapus
  8. ✅️FAKTANYA M346FA BLOK 20 KITA
    PAKE RADAR AESA GRIFO E...
    DATA RESMI LEONARDO= 157KM haha!๐Ÿฆพ๐Ÿš€๐Ÿ˜‰
    https://electronics.leonardo.com/en/products/grifo-e

    M346 F BLOK 20 kita Lebih SAKTI⚡️haha!๐Ÿฆพ๐Ÿ˜Ž☠️

    dibanding aset2 jet seblah
    ๐Ÿ‘Žf/a18 apg 73 110km
    https://www.deagel.com/Components/ANAPG-73/a001661

    ๐Ÿ‘Žfa50MURAH phantomstrike 85km
    https://x.com/Flankerchan/status/2013228468096635194

    ama lca kita aja kalah mreka, apalagi sama MRCA F-16..AMRAAM cuy haha!๐Ÿ‘๐Ÿคญ๐Ÿš€
    kashiyann warganyet kl, KALAH LAAGGGIII..๐Ÿ˜ถ‍๐ŸŒซ️

    BalasHapus
  9. dari segi apapun lca fa50MURAHAN negri๐ŸŽฐkasino genting, KALAH TOTAL haha!๐Ÿ‘Ž๐ŸŒ๐Ÿคฃ

    Catat yaaa M346FA BLOK 20
    LCA PREMIUM € 1 Bililion Euro๐Ÿ†
    kontrak untuk 12 bijik
    ✅️artinya € 83 juta/ bijik
    ✅️GRIFO E 157KM
    ✅️TWIN ENGINE

    derby, iris t, sidewinder siyap melahap burung besi Rongsok seblah hahah!๐Ÿš€๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‚

    warganyet kl, baruw mo pamer lgs LeMeS haha!๐Ÿ‘Ž๐ŸŒ๐Ÿ˜‹

    Kahsiyan mreka, SALAH PILIH, SALAH BELI๐Ÿ‘Ž

    BalasHapus