03 Oktober 2024
PTDI Kerjakan Modernisasi 9 Unit Pesawat C-130 Hercules Milik TNI AU
02 Oktober 2024
TNI AL Berencana Geser 4 KRI Kelas Parchim dari Armada II ke Armada I
02 September 2024
KRI Hasan Basri 382 (photo: TNI AL)Jakarta (ANTARA) - Markas Besar TNI Angkatan Laut berencana menggeser empat kapal perang Republik Indonesia kelas parchim dari Komando Armada (Koarmada) II ke Koarmada I.
Panglima Komando Armada II TNI Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo saat memberikan arahan rutin kepada jajarannya di Markas Komando Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Senin, menyampaikan rencana pergeseran kapal perang tersebut.
"Dalam waktu dekat ini, empat (KRI) kelas parchim itu akan dialih bina ke Koarmada I. Namun, jadwalnya belum ada, tetapi sedang dipersiapkan untuk alih bina ke Koarmada I," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko saat dihubungi di Jakarta, Senin, membenarkan isi arahan dari Pangkoarmada II itu.
Kapal-kapal korvet kelas parchim yang saat ini masih di bawah kendali Koarmada II, di antaranya KRI Hasan Basri-382, KRI Sultan Nuku-373, KRI Untung Suropati-372, dan KRI Lambung Mangkurat-374.
KRI Sultan Nuku 373 (photo: TNI AL)Kapal-kapal korvet kelas parchim yang memperkuat TNI AL dibeli pemerintah Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie dari bekas Angkatan Laut Jerman Timur pada 1990-an.
Sebanyak 16 kapal korvet kelas parchim berhasil didatangkan ke Indonesia, kemudian diperbaiki serta dikustomisasi sesuai kebutuhan TNI AL oleh galangan kapal dalam negeri PT PAL Indonesia di Surabaya.
Korvet-korvet kelas parchim yang memperkuat TNI AL itu memiliki kemampuan antikapal selam dan juga digunakan untuk berpatroli.
Koarmada II TNI AL yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur, saat ini menjaga wilayah perairan di Pulau Jawa bagian tengah dan timur, Pulau Sumatera, Pulau Bali, Nusa Tenggara, Pulau Sulawesi, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
KRI Untung Surapati 372 (photo: TNI AL)Tugas-tugas operasi di perairan tersebut dilaksanakan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II, Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II, dan lima Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal), yaitu Lantamal V Surabaya, Lantamal VI Makassar, Lantamal VII Kupang, Lantamal VIII Manado, dan Lantamal XIII Tarakan.
Kelima Lantamal itu membawahi beberapa pangkalan TNI AL (lanal), yaitu Lantamal V membawahi Lanal Semarang, Cilacap, Tegal, Batuporon, Yogyakarta, Malang, Banyuwangi, Denpasar, dan Pacitan.
Kemudian, Lantamal VI Makassar membawahi Lanal Palu, Mamuju, Kendari, dan Fasharkan Makassar. Sementara itu, Lantamal VII Kupang membawahi Lanal Mataram, Pulau Rote, Maumere, Labuan Bajo, dan Waingapu.
Lantamal VIII Manado membawahi Lanal Melonguane, Gorontalo, Tahuna, dan Tolitoli. Terakhir, Lantamal XIII Tarakan membawahi Lanal Nunukan, Sangatta, Balikpapan, Kota Baru, dan Banjarmasin.
KRI Lambung Mangkurat 374 (photo: TNI AL)
Sementara itu, Komando Armada I yang bermarkas di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, saat ini menjaga perairan di sekitar Pulau Sumatera, Pulau Jawa bagian barat, dan Kalimantan Barat.
Koarmada I membawahi lima Lantamal, yaitu Lantamal I Belawan (terdiri atas Lanal Sabang, Simeuleu, Lhokseumawe, Tanjung Balai Asahan, Dumai, Fasharkan Sabang, dan Fasharkan Belawan).
Lantamal II Padang (Lanal Sibolga, Nias, dan Bengkulu); Lantamal III Jakarta (Lanal Palembang, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Bandung, Cirebon, Fasharkan Jakarta, Fasharkan Pondok Dayung); Lantamal IV Batam (Lanal Bintan, Tanjung Balai Karimun, Dabo Singkep, Tarempa, Ranai, Fasharkan Mentigi); dan Lantamal XII Pontianak (Lanal Pangkalan Bun, Sambas, dan Ketapang).
RNZAF King Air 350 Undertaking Maritime Surveillance Around the Country
TNI AL Siapkan Jajaran Rudal dan Senjatanya untuk Parade HUT TNI
01 Oktober 2024
Close-up of the Missile Assembly Process at Regiment 261, Division 367 of the VPAF
01 Oktober 2024
Remove the S-125 Pechora short to medium range missile head from the storage container (photo: QDND)
The missile assembly process begins with removing the rocket head, assembling details such as the missile wings, then checking and adjusting the technical parameters, and then assembling the fuel stages into the rocket head.
Put the missile head on the rack (photo: QDND)
The process of loading explosive fuel is extremely toxic, and chemical protection suits must be worn during the process. The finished missiles will be sent to combat-ready units to protect the southern skies of the Fatherland.
Assemble the components (photo: QDND)
Take the rocket wings out of the storage container (photo: QDND)
Assemble rocket wings (photo: QDND)
Check and calibrate the technical parameters for the missile head (photo: QDND)
Install the fuel stages into the rocket head (photo: QDND)
Put on chemical protection suit, prepare to fuel rocket (photo: QDND)
Refuel the rocket (photo: QDND)
Missiles are ready to be delivered to units (photo: QDND)
(QDND)

































