Uji Fungsi Amunisi kaliber 100 mm BTE1 asal China dibandingkan amunisi 3UOF17 dari Rusia pada Ranpur Tank BMP-3F (photos: Menkav 2)
Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Situbondo) -- Untuk mengetahui kondisi dan kemampuan Amunisi kaliber 100 mm BTE1 China, Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir terpilih sebagai pelaksana dalam penyelenggaraan Uji Fungsi Amunisi kaliber 100 mm BTE1 asal China yang di aplikasikan langsung pada Ranpur Tank BMP-3F di Daerah Latihan (Rahlat) Puslatpurmar 5 Baluran, Kab. Situbondo. Selasa (12/05/2026).
Turut hadir meninjau langsung kesiapan material dan pelaksanaan Uji Fungsi Amunisi tersebut, Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayjen TNI (Mar) Suherlan, S.E., M.M., M.Sc., CHRMP., didampingi oleh Asintel Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Nanang Saefulloh, S.E., M.M., Waaslog Pangkormar Kolonel Marinir Imron Safei, S.E., M.M., M.Tr.Hanla., serta Kadismat Kormar Kolonel Marinir Tommy Dwijanto, CRMP. Disamping itu dalam Uji Fungsi Amunisi ini juga melibatkan Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AL sebagai lembaga utama TNI AL yang bertanggung jawab atas penelitian, pengembangan, pengujian, dan evaluasi material serta teknologi peralatan Angklatan Laut.
Uji Fungsi Amunisi diawali dengan pengecekan data dimensi amunisi kaliber 100 mm BTE1 China sebagai amunisi uji serta amunisi kaliber 100 mm 3UOF17 Rusia sebagai amunisi pembanding. Kegiatan dilanjutkan pengecekan Sistem Kendali Senjata yang terintegrasi pada Ranpur Tank BMP-3F, kemudian pelaksanaan penembakan amunisi uji yang seluruhnya berfungsi dengan baik dan tepat sasaran dijarak 1000 m, 1200 m, hingga 4000 dalam rangka zeroing, uji Fuze (pemicu ledak) dan uji Safety Distance sebagai parameter jarak aman ledakan.
Komandan Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir Letkol Marinir Hayat Tegar, M.Tr.Opsla., selaku Palak Uji menyampaikan bahwa, kegiatan Uji Fungsi Amunisi yang dilakukan saat ini merupakan langkah penting untuk menjamin keselamatan personel dan material yang dimiliki Korps Marinir dimasa yang akan datang. “Kesiapan kru pengawak Ranpur dan material tempur sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan Uji Fungsi Amunisi, di sisi lain dengan berhasilnya Uji Fungsi Amunisi ini diharapkan kedepanya dapat menunjang efektivitas operasional.
(Menkav 2)

.webp)
.webp)
.webp)
Mantaapouuu
BalasHapusNSM diganti pokok pisang saja 🤣🤣🤣
BalasHapusRafale + Meteor benar2 ganas 🤣🤣🤣
BalasHapusenaknya non blok, anggota brics dan g20 gini nich bebas nyomot Wepon dari mana ajah haha!👍🚀👍
BalasHapustak sperti negri🎰kasbon genting, NSM KENA BLOKIR NORWEGIA..ehh skarang ngajak ribut minta bayar denda $ 251 juta haha!😋🍌😋
bakal di Banned total Yurop seblahh⛔️
KALO MALONDESH TAK DITERIMA BLOK MANAPUN KARENA BOTOL DAN MISKIN 🤣🤣🤣🤣🤣
HapusISHAM JALIL: FAKTA KLAIM RINGGIT KUAT
BalasHapusJUAL ASET
BIAYA HIDUP TINGGI
HARGA BARANG TINGGI
-
"Isham Jalil: DEDAHKAN Faktor Realiti Ringgit Mengukuh" merujuk kepada siri ulasan kritis bekas Ahli Majlis Kerja Tertinggi UMNO tersebut mengenai kestabilan mata wang Malaysia. Dari perspektif ekonomi dan analisis beliau, pengukuhan nilai ringgit yang diuar-uarkan oleh kerajaan bukanlah didorong oleh faktor fundamental ekonomi yang organik, melainkan akibat intervensi pasaran yang bersifat sementara.
Berikut adalah poin-poin utama yang mendedahkan "faktor realiti" di sebalik pengukuhan ringgit mengikut analisis beliau:
-
Intervensi Dana Domestik (KWSP & GLC)
1. Bawa Pulang Dana: Kerajaan mengarahkan GLC, GLIC, dan KWSP menjual aset luar negara untuk menukar dolar ke Ringgit.
2. Analogi "Nasi Lemak": Tindakan ini ibarat peniaga membeli produk sendiri menggunakan wang simpanan agar kelihatan laku, menjadikannya tidak mampan.
-
Impak Kerugian Pelaburan Rakyat
1. Hilang Untung Forex: KWSP kehilangan potensi pulangan dividen tinggi kerana terpaksa menjual aset asing berprestasi tinggi.
2. Risiko Susut Semula: Nilai ringgit berisiko merosot kembali jika intervensi dihentikan tanpa perbaikan struktur ekonomi.
-
Kelemahan Fundamental Pasaran
1. Kurang FDI Organik: Pengukuhan ringgit bukan didorong keyakinan pelabur asing di Bursa Malaysia, melainkan paksaan dana domestik.
2. Harga Barang Kekal Tinggi: Kos sara hidup tidak turun memicu persoalan tentang kesihatan sebenar pengukuhan ringgit.
----------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
-
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
Malaysewa berminat ingin punya pasukan Marinir, akhirnya pasukan para dipaksa jadi pasukan Marinir 😄😄😄
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAmerika Tunjuk Kita jadi Pusat MRO C130 Herkules SE ASIA hore haha!✌️👍✌️
BalasHapusDolar masyuk ini haha!🤑👌🤑
Wah MAIROD seblah tak dianggap lagi kahsiyan haha!👎😭👎
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
US Offers Indonesia to Become C-130 Hercules Maintenance Hub
https://m.youtube.com/watch?v=TGsv8q5dxzo&pp=ugUEEgJpZA%3D%3D
pantesan Amrik tak lagi servis herkules di negri gred a, mreka tak puas dengan kualitinye...6 taon KONTRAK KOSONK haha!🍌😆🍌
BalasHapusIQ BELACAN BERUK BOTOL MALONDESH MANA MAMPU MRO BARANG PREMIUM 🤣🤣🤣🤣🤣
Hapus2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
BalasHapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
MALAYDESH.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul investigasi korupsi pejabat tinggi.
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata berat; sejajar dengan Laos dan Kamboja.
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Perhitungan Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
Beban Utang Rumah Tangga: RM 45.348 / jiwa.
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
________________________________________
BUKTI "HUTANG BAYAR HUTANG" (DEBT-SERVICING):
Rekor Terburuk (2023): 64,3% dari total pinjaman kasar (RM 145,8 Miliar) hanya habis untuk membayar utang lama (Gali lubang tutup lubang).
Proyeksi 2025-2026: Konsisten di angka 58%. Ruang fiskal untuk belanja alutsista terkunci total oleh cicilan bunga utang.
Tabung Harapan (2018): Bukti keputusasaan di mana negara harus meminta donasi rakyat untuk membayar utang yang menembus RM 1 Triliun.
________________________________________
DEGRADASI MILITER & TIMELINE "PRANK":
Penurunan Daya Gentar (GFP 2026): Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Skandal Aset Hilang: Catatan memalukan raibnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang militer.
Vakum SIPRI (2020-2025): Dari status Planned (2020) turun ke Not Yet Ordered (2022) hingga akhirnya KOSONG TOTAL (2024-2025).
Timeline Kegagalan (Prank):
F/A-18 Hornet: Batal 4 kali upaya akuisisi dari Kuwait hingga resmi mati di 2026.
Dassault Rafale: Mangkrak sejak 2014 akibat ketiadaan dana tunai.
Kapal MRSS: Janji kontrak dengan PT PAL 2018 yang berakhir zonk.
________________________________________
KRISIS ADMINISTRASI & REPUTASI:
Sanksi Olahraga: Kekalahan WO 0-3 dan sanksi AFC/CAS akibat pemain ilegal mencerminkan kegagalan birokrasi sistemik.
Tekanan Ekonomi: Ancaman sanksi tarif AS Section 301 (10-25%) dan IEEPA menghantam sektor manufaktur utama (E&E).
Kontras Regional (Indonesia): Memiliki "Lembar Belanja SIPRI Penuh" (Rafale, KAAN, PPA) dengan rasio utang pemerintah yang sehat (40% PDB).
KESIMPULAN:
TOTAL BEBAN WARGA RM 94K + SPIRAL UTANG 70,5% PDB + SIPRI KOSONG = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL.
INDONESIA=
BalasHapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
INDONESIA=
BalasHapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
BalasHapus-
HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
-
DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
-
Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
-
Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
-
Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
-
Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
-
Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
-
Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
-
Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
----------------------------------
MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
• Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaydesh. Selengkapnya di Kontan Nasional.
• Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaydesh. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
• ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaydesh sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
• AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaydesh yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
• Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
---------------------------------
BERGANTUNG KE INDONESIA
MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
MALING GAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS BERAS
-
Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
-
Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
________________________________________
Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
Tren Impor dan Ketergantungan
Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
BalasHapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN
Malaydesh’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke Malaydesh akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
Pertahanan: "Full Shopping" vs "Zonk"
Indonesia (Strategic Dominance): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista high-end (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan/Bora). Kemitraan dengan Turki senilai USD 12-13 Miliar menunjukkan Indonesia memiliki likuiditas dan kepercayaan internasional yang sangat tinggi.
Malaydesh (Lumpuh): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" adalah indikator nyata kegagalan fiskal. Tanpa kontrak baru, militer Malaydesh hanya mengandalkan aset tua dan skema sewa karena tidak sanggup membayar pengadaan.
---------------------------------
Fiskal: Jeratan Utang Luar Biasa
Rasio Utang: Malaydesh terjepit dengan total utang (pemerintah + swasta) mencapai 224% terhadap GDP dan utang pemerintah 70,5%. Angka ini jauh di atas Indonesia yang sangat sehat di level 41,1% (utang pemerintah).
External Debt: Utang luar negeri sebesar USD 306,3 Miliar melebihi utang nasionalnya sendiri (USD 300,7 Miliar), menunjukkan kerentanan terhadap fluktuasi mata uang dan ketergantungan pada pihak asing.
---------------------------------
Krisis Sosial & Mental (The Human Cost)
Data kesehatan masyarakat menunjukkan dampak nyata dari tekanan ekonomi:
Epidemi Gangguan Jiwa: Statistik 1 dari 3 orang (11 juta jiwa) menderita gangguan mental, dan 1 dari 4 remaja mengalami depresi. Hal ini berujung pada angka percobaan bunuh diri yang mengkhawatirkan (1 dari 10 remaja).
Depresi Ekonomi: Ketidakpastian masa depan akibat krisis utang dan biaya hidup memicu degradasi mental masyarakat secara masif.
---------------------------------
Ekonomi: Pengangguran & Krisis Pangan
Badai PHK: Hampir 300.000 orang kehilangan pekerjaan dalam 4 tahun terakhir, termasuk pemotongan 30.000 staf kontrak pemerintah dan pengurangan tenaga kerja di raksasa energi Petronas demi kelangsungan hidup perusahaan.
Krisis Beras: Kelangkaan stok dan lonjakan harga beras impor telah memicu panic buying dan keresahan sosial, mengancam stabilitas nasional.
MUNISI CHINA ,
BalasHapusMANTAP , MANTAP LAH , BISA² LEDAKANNYA BAGAIMANA ? ,