Uji Fungsi Amunisi kaliber 100 mm BTE1 asal China dibandingkan amunisi 3UOF17 dari Rusia pada Ranpur Tank BMP-3F (photos: Menkav 2)
Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Situbondo) -- Untuk mengetahui kondisi dan kemampuan Amunisi kaliber 100 mm BTE1 China, Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir terpilih sebagai pelaksana dalam penyelenggaraan Uji Fungsi Amunisi kaliber 100 mm BTE1 asal China yang di aplikasikan langsung pada Ranpur Tank BMP-3F di Daerah Latihan (Rahlat) Puslatpurmar 5 Baluran, Kab. Situbondo. Selasa (12/05/2026).
Turut hadir meninjau langsung kesiapan material dan pelaksanaan Uji Fungsi Amunisi tersebut, Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayjen TNI (Mar) Suherlan, S.E., M.M., M.Sc., CHRMP., didampingi oleh Asintel Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Nanang Saefulloh, S.E., M.M., Waaslog Pangkormar Kolonel Marinir Imron Safei, S.E., M.M., M.Tr.Hanla., serta Kadismat Kormar Kolonel Marinir Tommy Dwijanto, CRMP. Disamping itu dalam Uji Fungsi Amunisi ini juga melibatkan Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AL sebagai lembaga utama TNI AL yang bertanggung jawab atas penelitian, pengembangan, pengujian, dan evaluasi material serta teknologi peralatan Angklatan Laut.
Uji Fungsi Amunisi diawali dengan pengecekan data dimensi amunisi kaliber 100 mm BTE1 China sebagai amunisi uji serta amunisi kaliber 100 mm 3UOF17 Rusia sebagai amunisi pembanding. Kegiatan dilanjutkan pengecekan Sistem Kendali Senjata yang terintegrasi pada Ranpur Tank BMP-3F, kemudian pelaksanaan penembakan amunisi uji yang seluruhnya berfungsi dengan baik dan tepat sasaran dijarak 1000 m, 1200 m, hingga 4000 dalam rangka zeroing, uji Fuze (pemicu ledak) dan uji Safety Distance sebagai parameter jarak aman ledakan.
Komandan Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir Letkol Marinir Hayat Tegar, M.Tr.Opsla., selaku Palak Uji menyampaikan bahwa, kegiatan Uji Fungsi Amunisi yang dilakukan saat ini merupakan langkah penting untuk menjamin keselamatan personel dan material yang dimiliki Korps Marinir dimasa yang akan datang. “Kesiapan kru pengawak Ranpur dan material tempur sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan Uji Fungsi Amunisi, di sisi lain dengan berhasilnya Uji Fungsi Amunisi ini diharapkan kedepanya dapat menunjang efektivitas operasional.
(Menkav 2)

.webp)
.webp)
.webp)
Mantaapouuu
BalasHapusNSM diganti pokok pisang saja 🤣🤣🤣
BalasHapusRafale + Meteor benar2 ganas 🤣🤣🤣
BalasHapusenaknya non blok, anggota brics dan g20 gini nich bebas nyomot Wepon dari mana ajah haha!👍🚀👍
BalasHapustak sperti negri🎰kasbon genting, NSM KENA BLOKIR NORWEGIA..ehh skarang ngajak ribut minta bayar denda $ 251 juta haha!😋🍌😋
bakal di Banned total Yurop seblahh⛔️
KALO MALONDESH TAK DITERIMA BLOK MANAPUN KARENA BOTOL DAN MISKIN 🤣🤣🤣🤣🤣
HapusISHAM JALIL: FAKTA KLAIM RINGGIT KUAT
BalasHapusJUAL ASET
BIAYA HIDUP TINGGI
HARGA BARANG TINGGI
-
"Isham Jalil: DEDAHKAN Faktor Realiti Ringgit Mengukuh" merujuk kepada siri ulasan kritis bekas Ahli Majlis Kerja Tertinggi UMNO tersebut mengenai kestabilan mata wang Malaysia. Dari perspektif ekonomi dan analisis beliau, pengukuhan nilai ringgit yang diuar-uarkan oleh kerajaan bukanlah didorong oleh faktor fundamental ekonomi yang organik, melainkan akibat intervensi pasaran yang bersifat sementara.
Berikut adalah poin-poin utama yang mendedahkan "faktor realiti" di sebalik pengukuhan ringgit mengikut analisis beliau:
-
Intervensi Dana Domestik (KWSP & GLC)
1. Bawa Pulang Dana: Kerajaan mengarahkan GLC, GLIC, dan KWSP menjual aset luar negara untuk menukar dolar ke Ringgit.
2. Analogi "Nasi Lemak": Tindakan ini ibarat peniaga membeli produk sendiri menggunakan wang simpanan agar kelihatan laku, menjadikannya tidak mampan.
-
Impak Kerugian Pelaburan Rakyat
1. Hilang Untung Forex: KWSP kehilangan potensi pulangan dividen tinggi kerana terpaksa menjual aset asing berprestasi tinggi.
2. Risiko Susut Semula: Nilai ringgit berisiko merosot kembali jika intervensi dihentikan tanpa perbaikan struktur ekonomi.
-
Kelemahan Fundamental Pasaran
1. Kurang FDI Organik: Pengukuhan ringgit bukan didorong keyakinan pelabur asing di Bursa Malaysia, melainkan paksaan dana domestik.
2. Harga Barang Kekal Tinggi: Kos sara hidup tidak turun memicu persoalan tentang kesihatan sebenar pengukuhan ringgit.
----------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
-
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
Malaysewa berminat ingin punya pasukan Marinir, akhirnya pasukan para dipaksa jadi pasukan Marinir 😄😄😄
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAmerika Tunjuk Kita jadi Pusat MRO C130 Herkules SE ASIA hore haha!✌️👍✌️
BalasHapusDolar masyuk ini haha!🤑👌🤑
Wah MAIROD seblah tak dianggap lagi kahsiyan haha!👎😭👎
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
US Offers Indonesia to Become C-130 Hercules Maintenance Hub
https://m.youtube.com/watch?v=TGsv8q5dxzo&pp=ugUEEgJpZA%3D%3D
pantesan Amrik tak lagi servis herkules di negri gred a, mreka tak puas dengan kualitinye...6 taon KONTRAK KOSONK haha!🍌😆🍌
BalasHapusIQ BELACAN BERUK BOTOL MALONDESH MANA MAMPU MRO BARANG PREMIUM 🤣🤣🤣🤣🤣
Hapus2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
BalasHapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
MALAYDESH.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul investigasi korupsi pejabat tinggi.
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata berat; sejajar dengan Laos dan Kamboja.
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Perhitungan Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
Beban Utang Rumah Tangga: RM 45.348 / jiwa.
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
________________________________________
BUKTI "HUTANG BAYAR HUTANG" (DEBT-SERVICING):
Rekor Terburuk (2023): 64,3% dari total pinjaman kasar (RM 145,8 Miliar) hanya habis untuk membayar utang lama (Gali lubang tutup lubang).
Proyeksi 2025-2026: Konsisten di angka 58%. Ruang fiskal untuk belanja alutsista terkunci total oleh cicilan bunga utang.
Tabung Harapan (2018): Bukti keputusasaan di mana negara harus meminta donasi rakyat untuk membayar utang yang menembus RM 1 Triliun.
________________________________________
DEGRADASI MILITER & TIMELINE "PRANK":
Penurunan Daya Gentar (GFP 2026): Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Skandal Aset Hilang: Catatan memalukan raibnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang militer.
Vakum SIPRI (2020-2025): Dari status Planned (2020) turun ke Not Yet Ordered (2022) hingga akhirnya KOSONG TOTAL (2024-2025).
Timeline Kegagalan (Prank):
F/A-18 Hornet: Batal 4 kali upaya akuisisi dari Kuwait hingga resmi mati di 2026.
Dassault Rafale: Mangkrak sejak 2014 akibat ketiadaan dana tunai.
Kapal MRSS: Janji kontrak dengan PT PAL 2018 yang berakhir zonk.
________________________________________
KRISIS ADMINISTRASI & REPUTASI:
Sanksi Olahraga: Kekalahan WO 0-3 dan sanksi AFC/CAS akibat pemain ilegal mencerminkan kegagalan birokrasi sistemik.
Tekanan Ekonomi: Ancaman sanksi tarif AS Section 301 (10-25%) dan IEEPA menghantam sektor manufaktur utama (E&E).
Kontras Regional (Indonesia): Memiliki "Lembar Belanja SIPRI Penuh" (Rafale, KAAN, PPA) dengan rasio utang pemerintah yang sehat (40% PDB).
KESIMPULAN:
TOTAL BEBAN WARGA RM 94K + SPIRAL UTANG 70,5% PDB + SIPRI KOSONG = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL.
INDONESIA=
BalasHapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
INDONESIA=
BalasHapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
BalasHapus-
HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
-
DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
-
Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
-
Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
-
Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
-
Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
-
Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
-
Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
-
Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
----------------------------------
MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
• Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaydesh. Selengkapnya di Kontan Nasional.
• Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaydesh. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
• ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaydesh sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
• AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaydesh yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
• Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
---------------------------------
BERGANTUNG KE INDONESIA
MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
MALING GAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS BERAS
-
Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
-
Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
________________________________________
Malaydesh merupakan salah satu pasar utama bagi ekspor batubara Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan awal 2026, berikut adalah gambaran volume dan nilai impor batubara Malaydesh dari Indonesia:
Tren Impor dan Ketergantungan
Ketergantungan Tinggi: Malaydesh mengimpor sekitar 80% dari total kebutuhan konsumsi batubara domestiknya.
Rekor Tertinggi: Impor batubara termal Malaydesh dilaporkan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan pembangkitan listrik berbasis batubara di negara tersebut.
Kebutuhan PLTU: Sebagai gambaran skala kebutuhan, satu unit pembangkit listrik seperti
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
BalasHapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN
Malaydesh’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
--------------------------------
Mei 2026 : NSM BANNED
Norwegia memblokir pengiriman NSM ke Malaydesh akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
--------------------------------
2026 = FREEZE PROCUREMENT
The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
--------------------------------
2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
--------------------------------
2025 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
--------------------------------
2024 SIPRI MALAYDESH = KOSONG
https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
--------------------------------
2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
--------------------------------
2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
--------------------------------
Februari 2026 F/A-18 : BATAL
Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
--------------------------------
Pertahanan: "Full Shopping" vs "Zonk"
Indonesia (Strategic Dominance): Daftar belanja satu lembar penuh dengan alutsista high-end (Rafale F-4, KAAN, A400M, Rudal Khan/Bora). Kemitraan dengan Turki senilai USD 12-13 Miliar menunjukkan Indonesia memiliki likuiditas dan kepercayaan internasional yang sangat tinggi.
Malaydesh (Lumpuh): Status "2 Tahun SIPRI Kosong" adalah indikator nyata kegagalan fiskal. Tanpa kontrak baru, militer Malaydesh hanya mengandalkan aset tua dan skema sewa karena tidak sanggup membayar pengadaan.
---------------------------------
Fiskal: Jeratan Utang Luar Biasa
Rasio Utang: Malaydesh terjepit dengan total utang (pemerintah + swasta) mencapai 224% terhadap GDP dan utang pemerintah 70,5%. Angka ini jauh di atas Indonesia yang sangat sehat di level 41,1% (utang pemerintah).
External Debt: Utang luar negeri sebesar USD 306,3 Miliar melebihi utang nasionalnya sendiri (USD 300,7 Miliar), menunjukkan kerentanan terhadap fluktuasi mata uang dan ketergantungan pada pihak asing.
---------------------------------
Krisis Sosial & Mental (The Human Cost)
Data kesehatan masyarakat menunjukkan dampak nyata dari tekanan ekonomi:
Epidemi Gangguan Jiwa: Statistik 1 dari 3 orang (11 juta jiwa) menderita gangguan mental, dan 1 dari 4 remaja mengalami depresi. Hal ini berujung pada angka percobaan bunuh diri yang mengkhawatirkan (1 dari 10 remaja).
Depresi Ekonomi: Ketidakpastian masa depan akibat krisis utang dan biaya hidup memicu degradasi mental masyarakat secara masif.
---------------------------------
Ekonomi: Pengangguran & Krisis Pangan
Badai PHK: Hampir 300.000 orang kehilangan pekerjaan dalam 4 tahun terakhir, termasuk pemotongan 30.000 staf kontrak pemerintah dan pengurangan tenaga kerja di raksasa energi Petronas demi kelangsungan hidup perusahaan.
Krisis Beras: Kelangkaan stok dan lonjakan harga beras impor telah memicu panic buying dan keresahan sosial, mengancam stabilitas nasional.
MUNISI CHINA ,
BalasHapusMANTAP , MANTAP LAH , BISA² LEDAKANNYA BAGAIMANA ? ,
Klaim konon berjaya tapi TIADA FOTO BUKTI....
BalasHapusNampak sangat MEMBUAL... 🤣🤣🤣🤣
ISHAM JALIL =
HapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
----------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
-
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
INDONESIA=
HapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
Hapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
INDONESIA .....
STATUS 2026: HEGEMON KAWASAN & RAKSASA EKONOMI
Realisasi SIPRI (Periode 2021–2025):
Peringkat 18 Dunia: Importir senjata terbesar di Asia Tenggara (pangsa pasar 1,5%).
Lembar Belanja 2024-2025: PENUH/LENGKAP (Rafale F-4, A400M Atlas, Rudal BORA & KHAN, Kapal PPA-L-Plus, Drone Anka-S, Air Refueling System).
Skala Ekonomi (PDB 2026):
PDB PPP: US$ 5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia) — 4,24 kali lipat lebih besar dari Malaydesh.
PDB Nominal: US$ 1,69 Triliun.
Peringkat Militer (GFP 2026):
Peringkat 13 Dunia: Nomor 1 di ASEAN dengan modernisasi aktif dan mandiri.
Ketahanan Fiskal:
Sangat Sehat dengan ruang belanja luas untuk alutsista strategis generasi terbaru.
________________________________________
MALAYDESH.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & SALAM KOSONG
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik global (Reuters).
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); restrukturisasi Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
Status SIPRI (2024-2025) = KOSONG: Absen total dari daftar realisasi impor senjata global; modernisasi lumpuh total.
Kronologi Kegagalan (Timeline "Prank"):
2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak).
2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
2026: F/A-18 HORNET KUWAIT RESMI BATAL.
Data Utang & Beban Warga 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
Peringkat Militer (GFP 2026):
Peringkat 42 Dunia: Posisi terbawah di antara negara utama ASEAN, resmi disalip Filipina (Peringkat 41).
KESIMPULAN:
INDONESIA PERINGKAT 13 DUNIA & SIPRI LENGKAP VS MALAYDESH PERINGKAT 42 DUNIA & BEBAN UTANG RM 94K/JIWA
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
Hapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
INDONESIA .....
STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & MODERNISASI TUNAI
Realisasi Kekuatan Udara (Firm Order):
42 Rafale: Kontrak lunas dan efektif (Dassault Aviation).
48 KAAN (Gen-5): Kerja sama strategis G2G dengan Turki (TAI).
48 KF-21 Boramae (Block II): Kesepakatan tahap akhir dengan Korea Selatan (KAI).
24 M-346F: Penandatanganan Letter of Award (LOA) dengan Leonardo.
Radius Tempur & Dominasi Geografis:
Radius Rafale (±1.852 KM) sanggup menjangkau seluruh KL (dari Pekanbaru hanya 291 KM) dan Sarawak (dari Pontianak hanya 498 KM).
Kesehatan Fiskal (Pruden):
Gov. Debt: ~40% PDB (Jauh di bawah batas aman 60%).
Household Debt: Sangat rendah (16% PDB).
Status Kedaulatan: Berhasil menaikkan saham Freeport menjadi 63,23% dan menolak blanket overflight access bagi pesawat militer asing.
________________________________________
MALAYDESH.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja.
Kegagalan Angkatan Udara (Timeline Prank):
F/A-18 Hornet Kuwait: Resmi BATAL (Februari 2026) setelah 4 kali upaya negosiasi gagal total.
MiG-29N: Pensiun dini tanpa pengganti (Tiada Ganti).
FA-50: Mengalami hambatan blokir lisensi dari AS.
Data Utang & Beban Warga 2026:
Gov. Debt: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544.
Peringkat Global Firepower (GFP) 2026: Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
KESIMPULAN:
INDONESIA MODERNISASI TUNAI & SAHAM FREEPORT 63% VS MALAYDESH UTANG PER WARGA RM 94K & SIPRI KOSONG
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
Hapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
MALAYDESH.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul investigasi korupsi pejabat tinggi.
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata berat; sejajar dengan Laos dan Kamboja.
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Perhitungan Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
Beban Utang Rumah Tangga: RM 45.348 / jiwa.
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
________________________________________
BUKTI "HUTANG BAYAR HUTANG" (DEBT-SERVICING):
Rekor Terburuk (2023): 64,3% dari total pinjaman kasar (RM 145,8 Miliar) hanya habis untuk membayar utang lama (Gali lubang tutup lubang).
Proyeksi 2025-2026: Konsisten di angka 58%. Ruang fiskal untuk belanja alutsista terkunci total oleh cicilan bunga utang.
Tabung Harapan (2018): Bukti keputusasaan di mana negara harus meminta donasi rakyat untuk membayar utang yang menembus RM 1 Triliun.
________________________________________
DEGRADASI MILITER & TIMELINE "PRANK":
Penurunan Daya Gentar (GFP 2026): Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
Skandal Aset Hilang: Catatan memalukan raibnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang militer.
Vakum SIPRI (2020-2025): Dari status Planned (2020) turun ke Not Yet Ordered (2022) hingga akhirnya KOSONG TOTAL (2024-2025).
Timeline Kegagalan (Prank):
F/A-18 Hornet: Batal 4 kali upaya akuisisi dari Kuwait hingga resmi mati di 2026.
Dassault Rafale: Mangkrak sejak 2014 akibat ketiadaan dana tunai.
Kapal MRSS: Janji kontrak dengan PT PAL 2018 yang berakhir zonk.
________________________________________
KRISIS ADMINISTRASI & REPUTASI:
Sanksi Olahraga: Kekalahan WO 0-3 dan sanksi AFC/CAS akibat pemain ilegal mencerminkan kegagalan birokrasi sistemik.
Tekanan Ekonomi: Ancaman sanksi tarif AS Section 301 (10-25%) dan IEEPA menghantam sektor manufaktur utama (E&E).
Kontras Regional (Indonesia): Memiliki "Lembar Belanja SIPRI Penuh" (Rafale, KAAN, PPA) dengan rasio utang pemerintah yang sehat (40% PDB).
KESIMPULAN:
TOTAL BEBAN WARGA RM 94K + SPIRAL UTANG 70,5% PDB + SIPRI KOSONG = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL.
ISHAM JALIL: FAKTA KLAIM RINGGIT KUAT
HapusJUAL ASET
BIAYA HIDUP TINGGI
HARGA BARANG TINGGI
-
"Isham Jalil: DEDAHKAN Faktor Realiti Ringgit Mengukuh" merujuk kepada siri ulasan kritis bekas Ahli Majlis Kerja Tertinggi UMNO tersebut mengenai kestabilan mata wang Malaysia. Dari perspektif ekonomi dan analisis beliau, pengukuhan nilai ringgit yang diuar-uarkan oleh kerajaan bukanlah didorong oleh faktor fundamental ekonomi yang organik, melainkan akibat intervensi pasaran yang bersifat sementara.
Berikut adalah poin-poin utama yang mendedahkan "faktor realiti" di sebalik pengukuhan ringgit mengikut analisis beliau:
-
Intervensi Dana Domestik (KWSP & GLC)
1. Bawa Pulang Dana: Kerajaan mengarahkan GLC, GLIC, dan KWSP menjual aset luar negara untuk menukar dolar ke Ringgit.
2. Analogi "Nasi Lemak": Tindakan ini ibarat peniaga membeli produk sendiri menggunakan wang simpanan agar kelihatan laku, menjadikannya tidak mampan.
-
Impak Kerugian Pelaburan Rakyat
1. Hilang Untung Forex: KWSP kehilangan potensi pulangan dividen tinggi kerana terpaksa menjual aset asing berprestasi tinggi.
2. Risiko Susut Semula: Nilai ringgit berisiko merosot kembali jika intervensi dihentikan tanpa perbaikan struktur ekonomi.
-
Kelemahan Fundamental Pasaran
1. Kurang FDI Organik: Pengukuhan ringgit bukan didorong keyakinan pelabur asing di Bursa Malaysia, melainkan paksaan dana domestik.
2. Harga Barang Kekal Tinggi: Kos sara hidup tidak turun memicu persoalan tentang kesihatan sebenar pengukuhan ringgit.
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
ISHAM JALIL: FAKTA KLAIM RINGGIT KUAT
HapusJUAL ASET
BIAYA HIDUP TINGGI
HARGA BARANG TINGGI
-
"Isham Jalil: DEDAHKAN Faktor Realiti Ringgit Mengukuh" merujuk kepada siri ulasan kritis bekas Ahli Majlis Kerja Tertinggi UMNO tersebut mengenai kestabilan mata wang Malaysia. Dari perspektif ekonomi dan analisis beliau, pengukuhan nilai ringgit yang diuar-uarkan oleh kerajaan bukanlah didorong oleh faktor fundamental ekonomi yang organik, melainkan akibat intervensi pasaran yang bersifat sementara.
Berikut adalah poin-poin utama yang mendedahkan "faktor realiti" di sebalik pengukuhan ringgit mengikut analisis beliau:
-
Intervensi Dana Domestik (KWSP & GLC)
Membawa Pulang Dana Luar Negara: Kerajaan didakwa mengarahkan Syarikat Pelaburan Berkaitan Kerajaan (GLC), Syarikat Pelaburan Terkawal Kerajaan (GLIC), dan Kumpulan Wang Simpanan Pekerja (KWSP) untuk menjual aset luar negara dan menukarkan pegangan dolar mereka kembali kepada Ringgit Malaysia.
Kesan "Nasi Lemak Beli Sendiri": Isham Jalil menggunakan analogi peniaga yang membeli produknya sendiri menggunakan wang simpanan sendiri untuk mencipta persepsi bahawa perniagaannya laku. Tindakan membeli ringgit menggunakan dana simpanan rakyat ini dianggap tidak mampan untuk jangka panjang.
-
Impak Kerugian Pelaburan Rakyat
Kehilangan Peluang Keuntungan Forex: Apabila institusi seperti KWSP dipaksa menjual aset asing berprestasi tinggi dalam mata wang dolar (USD) untuk menyokong mata wang tempatan, mereka kehilangan potensi pulangan dividen yang lebih besar bagi pencarum.
Risiko Penyusutan Nilai Semula: Beliau menegaskan bahawa sebaik sahaja langkah intervensi buatan ini dihentikan atau dana tersebut selesai dibawa pulang, nilai ringgit berisiko untuk merosot semula sekiranya ekonomi dalaman tidak diperbaiki secara struktur.
-
Kelemahan Pasaran Fundamental yang Sebenar
Kekurangan Pelaburan Asing Organik (FDI): Realiti pasaran modal tempatan dan Bursa Malaysia dinilai masih hambar. Pengukuhan ringgit yang tulen sepatutnya datang daripada keyakinan pelabur luar yang menukarkan mata wang asing mereka ke dalam ringgit untuk melabur di Malaysia, bukannya dipaksa daripada pasaran domestik.
Kesan Terhadap Harga Barang: Isham Jalil turut mempersoalkan sekiranya nilai ringgit benar-benar mengukuh secara sihat, mengapa kos sara hidup dan harga barangan keperluan di pasaran tempatan masih tidak menunjukkan penurunan yang signifikan bagi meringankan beban rakyat.
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
ISHAM JALIL: FAKTA KLAIM RINGGIT KUAT
HapusJUAL ASET
BIAYA HIDUP TINGGI
HARGA BARANG TINGGI
-
"Isham Jalil: DEDAHKAN Faktor Realiti Ringgit Mengukuh" merujuk kepada siri ulasan kritis bekas Ahli Majlis Kerja Tertinggi UMNO tersebut mengenai kestabilan mata wang Malaysia. Dari perspektif ekonomi dan analisis beliau, pengukuhan nilai ringgit yang diuar-uarkan oleh kerajaan bukanlah didorong oleh faktor fundamental ekonomi yang organik, melainkan akibat intervensi pasaran yang bersifat sementara.
Berikut adalah poin-poin utama yang mendedahkan "faktor realiti" di sebalik pengukuhan ringgit mengikut analisis beliau:
-
Intervensi Dana Domestik (KWSP & GLC)
Membawa Pulang Dana Luar Negara: Kerajaan didakwa mengarahkan Syarikat Pelaburan Berkaitan Kerajaan (GLC), Syarikat Pelaburan Terkawal Kerajaan (GLIC), dan Kumpulan Wang Simpanan Pekerja (KWSP) untuk menjual aset luar negara dan menukarkan pegangan dolar mereka kembali kepada Ringgit Malaysia.
Kesan "Nasi Lemak Beli Sendiri": Isham Jalil menggunakan analogi peniaga yang membeli produknya sendiri menggunakan wang simpanan sendiri untuk mencipta persepsi bahawa perniagaannya laku. Tindakan membeli ringgit menggunakan dana simpanan rakyat ini dianggap tidak mampan untuk jangka panjang.
-
Impak Kerugian Pelaburan Rakyat
Kehilangan Peluang Keuntungan Forex: Apabila institusi seperti KWSP dipaksa menjual aset asing berprestasi tinggi dalam mata wang dolar (USD) untuk menyokong mata wang tempatan, mereka kehilangan potensi pulangan dividen yang lebih besar bagi pencarum.
Risiko Penyusutan Nilai Semula: Beliau menegaskan bahawa sebaik sahaja langkah intervensi buatan ini dihentikan atau dana tersebut selesai dibawa pulang, nilai ringgit berisiko untuk merosot semula sekiranya ekonomi dalaman tidak diperbaiki secara struktur.
-
Kelemahan Pasaran Fundamental yang Sebenar
Kekurangan Pelaburan Asing Organik (FDI): Realiti pasaran modal tempatan dan Bursa Malaysia dinilai masih hambar. Pengukuhan ringgit yang tulen sepatutnya datang daripada keyakinan pelabur luar yang menukarkan mata wang asing mereka ke dalam ringgit untuk melabur di Malaysia, bukannya dipaksa daripada pasaran domestik.
Kesan Terhadap Harga Barang: Isham Jalil turut mempersoalkan sekiranya nilai ringgit benar-benar mengukuh secara sihat, mengapa kos sara hidup dan harga barangan keperluan di pasaran tempatan masih tidak menunjukkan penurunan yang signifikan bagi meringankan beban rakyat.
=============
=============
HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
-
DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
-
Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
-
Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
-
Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
-
Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
-
Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
-
Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
-
Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
----------------------------------
MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
• Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaydesh. Selengkapnya di Kontan Nasional.
• Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaydesh. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
• ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaydesh sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
• Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis
--------------------------------
HapusStatus Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
ISHAM JALIL =
HapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
ISHAM JALIL =
HapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
DEBT 84.3% DARI GDP
2. DEBT NEGARA RM 1.63 TRLLIUN
3. DEBT 1MDB RM 18.2 BILLION
4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
5. DEBT KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
6. SEWA SIMULATOR MKM
7. PESAWAT MIG GROUNDED
8. SEWA MOTOR POLIS
9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
15. NO LST
16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
17. NO TANKER
18. NO KCR
19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
20. NO SPH
21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
22. NO HELLFIRE
23. NO MPA ATR72 DELAYED
24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
27. LCS MANGKRAK KARATAN
28. OPV MANGKRAK
29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
32. RADAR GIFTED PAID USA
33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
34. SEWA VVSHORAD
35. SEWA TRUK 3 TON
36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
37. C130H DIGANTI 2045
38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
41. NO TRACKED SPH
42. SEWA SIMULATOR HELI
43. SPH CANCELLED
44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
45. NO PESAWAT COIN
46. PILATUS MK II KARATAN
47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
51. LYNX GROUNDED
52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
--------------------------------
SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
1. SEWA 28 HELI
2. SEWA L39 ITCC
3. SEWA EC120B
4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
6. SEWA HOVERCRAFT
7. SEWA AW139
8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
9. SEWA UTILITY BOAT
10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
12. SEWA MV AISHAH AIM 4
13. SEWA BMW R1250RT
14. SEWA 4X4 VECHICLE
15. SEWA VSHORAD
16. SEWA TRUCK
17. SEWA HONDA CIVIC
18. SEWA PATROL BOATS
19. SEWA OUTBOARD MOTORS
20. SEWA TRAILERS
21. SEWA SUPERBIKES
22. SEWA SIMULATOR MKM
23. SEWA 12 AW149 TUDM
24. SEWA 4 AW139 TUDM
25. SEWA 5 EC120B TUDM
26. SEWA 2 AW159 TLDM
27. SEWA 4 UH-60A TDM
28. SEWA 12 AW149 TDM
29. SEWA 4 AW139 BOMBA
30. SEWA 2 AW159 MMEA
31. SEWA 7 BELL429 POLIS
32. SEWA MOTOR POLIS
ISHAM JALIL =
BalasHapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
----------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
-
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
ISHAM JALIL =
BalasHapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
2017 warganyet kl, klaim punyak NSM
BalasHapus2026 ternyata NSM dalam bentuk Foto doank, rudalnya kena BLOKIR NORWEGIA haha!😝🍌😝
Super Kahsiyan dmiskinos😤NGAMUK
warganyet kl seblah pada mimpi dapet kompensasi NSM dr Norwegia...🍌
BalasHapusmreka lupa
LPD Mistral rusia yg uda bayar 100% pun
hanya kembali uang dari paris...
padahal tinggal berlayar...tau2 kensel..nyesek beud dah haha!⛔️😭⛔️
lah ini belum lunas ngemis ganti NSM murah aja minta lebih...tause yeee haha!👎🤣👎
belum lunas= NGUTANG
yang ada Norwegia bisa serang balik..duit kl malah Hangus, kita hepi haha!🔥🤣🔥
INDONESIA=
BalasHapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
2022 2024 2025 2026 = BANNED NSM NORWEGIA
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
MEMBUAL NSM
----------------
Tahun 2022
Rencana awal untuk melengkapi dua unit korvet kelas Kedah (KD Kedah dan KD Pahang) dengan rudal NSM mulai muncul ke publik pada bulan Agustus 2022.
Sumber Utama: Janes Defence Weekly melaporkan proposal TLDM untuk mengintegrasikan rudal anti-kapal pada korvet MEKO 100.
Sumber Regional: MilitaryLeak dan media pertahanan Indonesia seperti Indomiliter mengonfirmasi rencana tersebut dengan estimasi biaya awal.
----------------
Tahun 2024
Kerajaan Malaydesh melalui Kementerian Pertahanan memberikan lampu hijau anggaran awal sebesar MYR 214 juta (sekitar USD 48 juta) sebagai bagian dari program Fit-for-but-not-with (FFBNW) untuk dua kapal pertama.
Sumber: Laporan perkembangan ini banyak dimuat dalam portal pertahanan regional seperti Defence Security Asia yang memantau pengalokasian dana untuk peningkatan sistem senjata TLDM.
----------------
Tahun 2025
Prime Minister Anwar Ibrahim told the Malaydeshn parliament that NSM would be delivered by the end of 2025, as the Southeast Asian nation enhances its naval capabilities and regional ties...
Sumber berita pernyataan tersebut berasal dari Asian Military Review (20 Agustus 2025), yang melaporkan bahwa Malaydesh akan menerima sepasang peluncur Kongsberg Naval Strike Missile (NSM) pada bulan Agustus
----------------
Januari 2026
Keputusan diperluas untuk mencakup seluruh enam kapal kelas Kedah di bawah kerangka Anggaran Nasional 2026.
Sumber Utama: Malay Mail melaporkan jawaban tertulis dari Kementerian Pertahanan di Parlemen mengenai persetujuan pemasangan rudal pada seluruh kapal (KD Kedah, KD Pahang, KD Perak, KD Terengganu, KD Kelantan, dan KD Selangor).
Berita Resmi: The Sun Malaydesh dan AirTimes mengonfirmasi pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, bahwa proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari satu kapal pilot sebelum diaplikasikan ke seluruh armada.
----------------
MEI 2026 = NSM BANNED
-
• Euronews: Mengulas dinamika hukum internasional dan gugatan kompensasi finansial senilai €216 juta yang dilayangkan oleh pihak Kuala Lumpur melalui artikel Malaysia seeks €216m from Norwegian firm over scrapped missile deal.
• USNI News (U.S. Naval Institute): Membedah detail kontrak awal 2018 senilai $145 juta untuk persenjataan 6 kapal tempur Maharaja Lela-class serta tambahan sistem peluncur frigat Lekiu-class di LIMA 2025. Analisis militer ini tertuang dalam Norway Cancels Kongsberg-Malaysian Government Contract for Naval Strike Missiles, Launchers.
uda guwe bilang,
BalasHapusBrani ancam kensel ART ke amrik
ini akibatnya, KENSEL NSM haha!⛔️😵💫⛔️
Eeittt belum selesai...
Masi ada fa50m...last last kena BANNED koryo pulak, atas pesanan Amerika🥶ngerih KAAN haha!🍌❌️🍌
si anuw klaim malaydesh berani ..... yang di lawan norwegia geng NATO om @palu gada ...... salah sendiri kliam kensel tuh ART wkwkwkkwkw
Hapusnyoihh tipe m pembual🤥, emang besar mulut doank, sekali gertak eh kensel ART, TARIK BALIK alias gak jadi...balik kanan kicep om haha!❌️🍌❌️
Hapusskarang amrik tunjuk taji, NSM KENSEL mao apa negri🎰kasino genting, yg ada bisa2 di BANNED seluruh ekspor yg ada komponen Amrik..siyap2 FA50Murah tak bisa kitim haha!🤣⛔️😆
Manakala INDIANESIA..... KAH.. KAH.... KAH.... 🤣🤣🤣
BalasHapusRupiah Terpuruk, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.000
https://www.cnbcindonesia.com/market/20260520100303-17-736198/rupiah-terpuruk-bank-ini-sudah-jual-dolar-rp18000
INDONESIA=
HapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
ISHAM JALIL =
HapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
ISHAM JALIL =
HapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
DEBT 84.3% DARI GDP
2. DEBT NEGARA RM 1.63 TRLLIUN
3. DEBT 1MDB RM 18.2 BILLION
4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
5. DEBT KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
6. SEWA SIMULATOR MKM
7. PESAWAT MIG GROUNDED
8. SEWA MOTOR POLIS
9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
15. NO LST
16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
17. NO TANKER
18. NO KCR
19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
20. NO SPH
21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
22. NO HELLFIRE
23. NO MPA ATR72 DELAYED
24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
27. LCS MANGKRAK KARATAN
28. OPV MANGKRAK
29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
32. RADAR GIFTED PAID USA
33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
34. SEWA VVSHORAD
35. SEWA TRUK 3 TON
36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
37. C130H DIGANTI 2045
38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
41. NO TRACKED SPH
42. SEWA SIMULATOR HELI
43. SPH CANCELLED
44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
45. NO PESAWAT COIN
46. PILATUS MK II KARATAN
47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
51. LYNX GROUNDED
52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
--------------------------------
SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
1. SEWA 28 HELI
2. SEWA L39 ITCC
3. SEWA EC120B
4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
6. SEWA HOVERCRAFT
7. SEWA AW139
8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
9. SEWA UTILITY BOAT
10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
12. SEWA MV AISHAH AIM 4
13. SEWA BMW R1250RT
14. SEWA 4X4 VECHICLE
15. SEWA VSHORAD
16. SEWA TRUCK
17. SEWA HONDA CIVIC
18. SEWA PATROL BOATS
19. SEWA OUTBOARD MOTORS
20. SEWA TRAILERS
21. SEWA SUPERBIKES
22. SEWA SIMULATOR MKM
23. SEWA 12 AW149 TUDM
24. SEWA 4 AW139 TUDM
25. SEWA 5 EC120B TUDM
26. SEWA 2 AW159 TLDM
27. SEWA 4 UH-60A TDM
28. SEWA 12 AW149 TDM
29. SEWA 4 AW139 BOMBA
30. SEWA 2 AW159 MMEA
31. SEWA 7 BELL429 POLIS
32. SEWA MOTOR POLIS
ISHAM JALIL: FAKTA KLAIM RINGGIT KUAT
HapusJUAL ASET
BIAYA HIDUP TINGGI
HARGA BARANG TINGGI
-
"Isham Jalil: DEDAHKAN Faktor Realiti Ringgit Mengukuh" merujuk kepada siri ulasan kritis bekas Ahli Majlis Kerja Tertinggi UMNO tersebut mengenai kestabilan mata wang Malaysia. Dari perspektif ekonomi dan analisis beliau, pengukuhan nilai ringgit yang diuar-uarkan oleh kerajaan bukanlah didorong oleh faktor fundamental ekonomi yang organik, melainkan akibat intervensi pasaran yang bersifat sementara.
Berikut adalah poin-poin utama yang mendedahkan "faktor realiti" di sebalik pengukuhan ringgit mengikut analisis beliau:
-
Intervensi Dana Domestik (KWSP & GLC)
1. Bawa Pulang Dana: Kerajaan mengarahkan GLC, GLIC, dan KWSP menjual aset luar negara untuk menukar dolar ke Ringgit.
2. Analogi "Nasi Lemak": Tindakan ini ibarat peniaga membeli produk sendiri menggunakan wang simpanan agar kelihatan laku, menjadikannya tidak mampan.
-
Impak Kerugian Pelaburan Rakyat
1. Hilang Untung Forex: KWSP kehilangan potensi pulangan dividen tinggi kerana terpaksa menjual aset asing berprestasi tinggi.
2. Risiko Susut Semula: Nilai ringgit berisiko merosot kembali jika intervensi dihentikan tanpa perbaikan struktur ekonomi.
-
Kelemahan Fundamental Pasaran
1. Kurang FDI Organik: Pengukuhan ringgit bukan didorong keyakinan pelabur asing di Bursa Malaysia, melainkan paksaan dana domestik.
2. Harga Barang Kekal Tinggi: Kos sara hidup tidak turun memicu persoalan tentang kesihatan sebenar pengukuhan ringgit.
----------------------------------
HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
-
2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
-
2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
-
2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
-
2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
-
2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
-
2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
-
2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
-
2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malaydesh 2017.
-
2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
-
2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
-
2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
-
2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
-
2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
-
2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
-
2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
-
2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
-
2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
________________________________________
Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
-
Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
-
CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
-
The Edge Malaydesh (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
-
MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
-
Kementerian Kewangan (MOF) Malaydesh (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
ISHAM JALIL =
HapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
menhan seblah merengek ganti rugi karna NSM=NORWAY ST⛔️P MISSILES haha!😭🍌😭
BalasHapusdeise sebut kasus NSM mreka buat pembelajaran negara Asean...
lha..sorii yeee..kita mah uda sering diblokir gt, exo sigma dulu jgk kena blokir, last last nego dapet jugak tuch haha!🚀😎✌️
Ituw menhan bukannya nego halus, malah klaim ganti rugi...malah NGAMUK🔥 VIKING..bisa putus diplomasi, tarik duta besar sperti korut dl haha!😤🦾😤
Amerika Tunjuk Kita jadi Pusat MRO SE ASIA hore haha!✌️👍✌️
BalasHapusWah MAIROD seblah tak dianggap lagi kahsiyan haha!👎😭👎
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
US Offers Indonesia to Become C-130 Hercules Maintenance Hub
https://m.youtube.com/watch?v=TGsv8q5dxzo&pp=ugUEEgJpZA%3D%3D
ISHAM JALIL =
BalasHapusRINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
Status Krisis PDB 2026
• Rasio Utang Pemerintah: 70,5% (Lewat batas aman 65%)
• Rasio Utang Rumah Tangga: 84,3% (Kategori kritis ASEAN)
--------------------------------
Data UTANG Tahunan (Dalam Triliun RM & Per Kapita)
2026 (Populasi: 36,3jt)
Utang: Pemerintah RM 1,79T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 49.196 | Domestik RM 45.348
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 94.544
-
2025 (Populasi: 35,9jt)
Utang: Pemerintah RM 1,30T | Rumah Tangga RM 1,65T
Per Kapita: Publik RM 36.139 | Domestik RM 45.859
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 81.998
-
2024 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,22T | Rumah Tangga RM 1,53T
Per Kapita: Publik RM 35.187 | Domestik RM 44.128
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 79.315
-
2023 (Populasi: 35,1jt)
Utang: Pemerintah RM 1,17T | Rumah Tangga RM 1,45T
Per Kapita: Publik RM 33.308 | Domestik RM 41.279
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 74.587
-
2022 (Populasi: 34,6jt)
Utang: Pemerintah RM 1,08T | Rumah Tangga RM 1,38T
Per Kapita: Publik RM 31.127 | Domestik RM 39.774
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 70.901
-
2021 (Populasi: 34,2jt)
Utang: Pemerintah RM 0,97T | Rumah Tangga RM 1,34T
Per Kapita: Publik RM 28.580 | Domestik RM 39.087
TOTAL TANGGUNGAN KUMULATIF PER JIWA: RM 67.667
--------------------------------
😝OMPONG = NSM BANNED AMRAAM BLOKIR F18 BATAL UH60A BATAL😝
BalasHapusPENAKUT...... 🔥🔥🤣🤣🤣
Kutuk Serangan 3 Tentara Perdamaian RI, Tapi Prabowo Dianggap Tak Berani Sebut Negara Pelaku
https://rilpolitik.com/kutuk-serangan-3-tentara-perdamaian-ri-tapi-prabowo-dianggap-tak-berani-sebut-negara-pelaku/
KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
Hapus-
ISHAM JALIL =
RINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
-
DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
-
Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
-
Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
-
Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
-
Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
-
Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
-
Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
-
Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
----------------------------------
MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
• Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaydesh. Selengkapnya di Kontan Nasional.
• Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaydesh. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
• ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaydesh sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
• AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaydesh yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
• Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
---------------------------------
BERGANTUNG KE INDONESIA
MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
MALING GAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS BERAS
-
Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
-
Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
Hapus-
ISHAM JALIL =
RINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
-
DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
-
Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
-
Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
-
Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
-
Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
-
Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
-
Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
-
Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
----------------------------------
MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
• Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaydesh. Selengkapnya di Kontan Nasional.
• Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaydesh. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
• ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaydesh sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
• AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaydesh yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
• Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
---------------------------------
BERGANTUNG KE INDONESIA
MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
MALING GAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS BERAS
-
Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
-
Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
INDONESIA=
HapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
Hapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
MALAYDESH.......
STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim per 16 Januari 2026 akibat skandal korupsi sistemik.
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total selama 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja dalam hal nol transfer senjata berat.
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — OVER LIMIT 65%).
Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
Beban Utang Rumah Tangga: RM 45.348 / jiwa.
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
________________________________________
ANALISA MODEL PENGADAAN: "NEGARA PENYEWA" (LEASING)
Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
Skema Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa (FA-50 & PT-91M) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa mata uang asing.
Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak; diperparah skandal hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet dari gudang.
________________________________________
ANALISA REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL:
Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
Kehilangan Posisi Regional: Gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh Malaydesh di ASEAN.
Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya habis untuk membayar bunga dan pokok utang lama (Debt-Servicing Cycle).
KESIMPULAN:
TOTAL BEBAN PER WARGA RM 94K + SPIRAL UTANG 70,5% PDB + SIPRI KOSONG = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL.
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
Hapus2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
2026 MALAYDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT
--------------------------------
MALAYDESH.......
STATUS 2023-2026: SPIRAL UTANG & KEBANGKRUTAN STRATEGIS
2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
2026 MALAYDESH = PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
2025-2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata berat. Status sejajar dengan Laos dan Kamboja.
2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur oleh MINDEF karena kendala finansial.
________________________________________
DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Utang Rumah Tangga: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
Perhitungan Beban Utang Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
Beban Utang Rumah Tangga: RM 45.348 / jiwa.
➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
________________________________________
BUKTI NYATA "GALI LUBANG TUTUP LUBANG" (2018–2026):
2018 (Tabung Harapan): Fase putus asa fiskal melalui open donation rakyat untuk bayar utang negara yang menembus RM 1 Triliun.
2019 (59%): Laporan Audit Negara mengungkap 59% pinjaman baru hanya untuk bayar utang lama.
2023 (64,3%): Rekor tertinggi; dari RM 226,6 Miliar pinjaman kasar, sebesar RM 145,8 Miliar lari ke utang lama.
2025-2026 (58%): Proyeksi konsisten di angka 58%. Lebih dari separuh uang pinjaman tidak menjadi pembangunan, melainkan hanya menyambung napas bunga utang.
________________________________________
ANALISA PERTAHANAN: STAGNASI TOTAL
Penurunan Daya Gentar: Merosot ke Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi di bawah Filipina (Peringkat 41).
Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian Hornet bekas Kuwait membuktikan hilangnya kredibilitas finansial di pasar internasional (Tiada Cash).
Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR menghantam sektor E&E, mematikan sumber pendapatan utama untuk bayar utang.
KESIMPULAN:
TOTAL BEBAN WARGA RM 94K + SPIRAL UTANG 70,5% PDB = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL
KLAIM RINGGIT KUAT = NGEMIS JAGUNG BERAS BATUBARA
BalasHapus-
ISHAM JALIL =
RINGGIT KUAT = SEMU TIDAK BERKELANJUTAN
JUAL ASET
BIAYA HIDUP DAN HARGA BARANG TINGGI
-
Mantan Anggota Majelis Kerja Tertinggi UMNO, Isham Jalil, menyatakan bahwa penguatan Ringgit Malaysia saat ini bersifat semu dan tidak berkelanjutan karena didorong oleh intervensi pasar, bukan oleh fundamental ekonomi yang sehat.
Poin Utama Analisis:
1. Intervensi Dana Rakyat (Analogi Nasi Lemak): Pemerintah diduga memaksa lembaga negara (GLC, GLIC, dan KWSP) menjual aset luar negeri mereka dan menukarkan dolar (USD) ke Ringgit. Isham menyamakannya dengan pedagang yang membeli dagangannya sendiri menggunakan uang tabungan agar terlihat laku.
-
2. Kerugian Jangka Panjang: Kebijakan ini membuat masyarakat (pencarum KWSP) kehilangan potensi keuntungan dividen besar dari aset asing berkinerja tinggi. Ringgit juga berisiko anjlok kembali setelah dana intervensi tersebut habis.
-
3. Ekonomi Riil Masih Lemah: Pasar modal lokal masih lesu karena minimnya Investasi Asing Langsung (FDI) yang organik. Bukti nyata kelemahan ini adalah biaya hidup dan harga barang pokok di Malaysia yang tetap tinggi dan tidak ikut turun meskipun Ringgit menguat.
--------------------------------
HARGA BERAS PREMIUM Rp14.500 =
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
KLAIM RINGGIT KUAT = TAWAR BERAS Rp. 10.000 (MISKIN)
-
DATA EKSPOR BERAS RI-MALAYDESH
-
Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
-
Tawaran Malaydesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
-
Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
-
Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
-
Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
-
Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
-
Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
----------------------------------
MALAYDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
• Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malaydesh. Selengkapnya di Kontan Nasional.
• Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malaydesh. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
• ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malaydesh sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
• AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malaydesh yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
• Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
---------------------------------
BERGANTUNG KE INDONESIA
MALAYDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
MALING GAS
NGEMIS BATUBARA
NGEMIS BERAS
-
Volume impor batubara Malaydesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
Tahun 2025: Malaydesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
-
Ketergantungan: Malaydesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.
MALAYSIA bukan saja MARAH malah siap SAMAN RM1 BILION lebih ke Norway.... 😎😎😎
BalasHapusManakala INDIANESIA....... 🤣🤣🤣🤣🤣
Sikap Prabowo ke Israel yang Bunuh 3 Prajurit TNI Jadi Sorotan, Pengamat: Seharusnya Lebih Keras
https://jatim.tribunnews.com/news/538982/sikap-prabowo-ke-israel-yang-bunuh-3-prajurit-tni-jadi-sorotan-pengamat-seharusnya-lebih-keras?page=all
INDONESIA=
HapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
INDONESIA=
HapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
MALAYSIA bukan saja MARAH malah siap SAMAN RM1 BILION lebih ke Norway.... 😎😎😎
BalasHapusManakala INDIANESIA....... 🤣🤣🤣🤣🤣
Sikap Prabowo ke Israel yang Bunuh 3 Prajurit TNI Jadi Sorotan, Pengamat: Seharusnya Lebih Keras
https://jatim.tribunnews.com/news/538982/sikap-prabowo-ke-israel-yang-bunuh-3-prajurit-tni-jadi-sorotan-pengamat-seharusnya-lebih-keras?page=all
INDONESIA=
HapusAMRAAM✔️
METEOR✔️
HAMMER✔️
FREGAT✔️
SIPRI SHOPPING✔️
===============
===============
MALAYDESH =
NSM BANNED❌
AMRAAM BLOKIR❌
F18 BATAL❌
UH60A BATAL❌
REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
SIPRI KOSONG❌
--------------------------------
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 07.59
Ini ke RAFALE HUTANG yang OMPONG missile tu....HAHAHAHHA
ternyata MENYESAL tapi sudah terlambat....
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.12
inilah di gelar RAFALE NGUTANG..... OMPONG ya guys ....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA23 September 2025 pukul 08.15
RAFALEnya NGUTANG dan NO MISSILE ..itu FAKTA....HAHAHAHAH
-
GEMPURWIRA26 September 2025 pukul 08.27
ini ke yang Rafale NGUTANG.... OMPONG tu.... HAHAHHAHA
patutlah MENYESAL NGUTANG Rafale....HAHAHAH
----------------------------------
PERDANA MENTERI =
DEFACT
KILL PREGNANT WOMEN
-
LCS =
MANGKRAK 15 YEARS
BANNED NSM
-
LMS B1 =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
LMS B2 =
DOWNGRADE BABUR CLASS
NO TORPEDO
-
LEKIU =
EXO B2 EXPIRED
RADAR CMS USANG
-
KASTURI =
EXO B2 EXPIRED
NO TORPEDO
-
LAKSAMANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
KEDAH =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
PERDANA =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
HANDALAN =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
-
JERUNG =
GUNBOAT
NO MISSILE
NO TORPEDO
----------------------------------
SU-30MKM =
LOW SERVICEABILITY
SPAREPARTS EMBARGO (RUSSIA)
CANARY PROJECT DELAY
-
F/A-18D HORNET =
AGING AIRFRAME
LIMITED QUANTITY (ONLY 7 UNITS)
DEPENDENT ON US UPGRADE
-
HAWK 108/208 =
FREQUENT CRASHES
OBSOLETE AVIONICS
GROUNDED ISSUES
-
MIG-29N (RETIRED) =
TOTAL FAILURE
LOGISTIC NIGHTMARE
MOTHBALLED AT KUANTAN
-
FA-50M (ON ORDER) =
LIGHTWEIGHT ONLY
DELAYED DELIVERY
NO HEAVY STAND-OFF WEAPON
BANNED AMRAAM 120
-
C-130 HERCULES =
METAL FATIGUE
OVERWORKED
ANCIENT NAVIGATION SYSTEM
----------------------------------
PT-91M PENDEKAR =
POLISH SPARES DISCONTINUED
TRANSMISSION ISSUES (RENK)
ENGINE BREAKDOWN ON HIGHWAY
-
AV8 GEMPITA =
TENDER IRREGULARITIES
UNPAID FINES (RM162M)MISSILE (INGWE)
INTEGRATION DELAY
-
ACV-15 ADNAN =
AGING ARMORSPARES PROCUREMENT DELAY
OBSOLETE ELECTRONICS
-
FV101 SCORPION =
RECOMMENDED RETIREMENT
MAINTENANCE NIGHTMARE
END OF SERVICE LIFE
-
MILDEF TARANTULA =
LIMITED ADOPTION
OVER-RELIANCE ON CIVILIAN PARTS
DOMESTIC PRODUCTION STRUGGLE
-
CONDOR 4X4 / SIBMAS =
RETIRED STATUS (2023)
MUSEUM CANDIDATENO MODERN REPLACEMENT YET
-
ASTROS II (MLRS) =
EXPENSIVE AMMUNITION
LACK OF PRECISION GUIDANCE
PLATFORM AGING
Jangan kan MARAH atau SAMAN ISRAEL.... mau Sebut nama ISRAHELL saja TAKUT.... 🤣🤣🤣🤣🤣
BalasHapusKutuk Serangan 3 Tentara Perdamaian RI, Tapi Prabowo Dianggap Tak Berani Sebut Negara Pelaku
https://rilpolitik.com/kutuk-serangan-3-tentara-perdamaian-ri-tapi-prabowo-dianggap-tak-berani-sebut-negara-pelaku/
MALAYSIA NEGARA PEMBERANI.... Bukan saja MARAH ke Norway malah siap SAMAN RM1 BILION lebih ya guys... 😎😎
BalasHapus