10 September 2026

Meninjau Ulang Pasar Helikopter Militer Indonesia Sampai Tahun 2029

10 September 2026

Helikopter S-70 Black Hawk (photo: Sikorsky)

Beragam tantangan dihadapi dalam program modernisasi kekuatan pertahanan Indonesia sejak tahun 2020, satu di antaranya ialah keinginan pengambil keputusan agar sistem senjata yang dibeli dapat diserahkan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Padahal kondisi industri dirgantara dan pertahanan dunia mengalami gangguan rantai pasok akibat pandemi Covid-19 yang disusul dengan invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022. Perang dagang yang ditabuhkan oleh Amerika Serikat sejak Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada awal 2025 menambah pukulan terhadap rantai pasok global, sebab terdapat negara-negara yang melakukan tindakan balasan terhadap Amerika Serikat sehingga mempengaruhi juga pasokan bahan baku maupun bahan olahan.

Konflik terbuka Amerika Serikat dan Israel versus Iran sejak 28 Februari 2026 memberikan gejolak terhadap terhadap industri dirgantara dan pertahanan internasional sebab menciptakan gangguan rantai pasok seperti helium cair, sulfur dan nafta.

Karena perkara keinginan agar peralatan pertahanan yang diimpor dapat diserahkan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, kontrak pengadaan 22 S-70M senilai US$585 juta antara PT Dirgantara Indonesia dan Sikorsky gagal memasuki tahap efektif.

AW-149M pesaing langsung dari S-70M pada kelas medium-heavy helikopter (photo: Leonardo)

Sesuai dengan kesepakatan kedua firma, waktu penyerahan gelombang pertama S-70M sebanyak lima unit adalah T0+32 bulan. Adapun keinginan Kementerian Pertahanan ialah helikopter buatan Amerika Serikat tersebut dapat diserahkan dalam 24 bulan setelah aktivasi kontrak, suatu hal yang mustahil mempertimbangkan berbagai faktor dalam kegiatan manufaktur.

Sebagai dampak kegagalan kegiatan akuisisi S-70M, PT Dirgantara Indonesia sebagai penerima program Helikopter Angkut Serbaguna dan Dukungannya harus mencari pemasok lain yang bisa memenuhi aspirasi Kementerian Pertahanan, termasuk jumlah minimal 30 unit dan bukan pesawat sayap putar bekas.

Peristiwa demikian sekaligus menandai perubahan proyeksi pasar helikopter militer Indonesia sampai 2029, walaupun program Helikopter Angkut Serbaguna dan Dukungannya merupakan program Minimum Essential Force (MEF) 2020-2024. Sikorsky diperkirakan tidak akan dapat mengisi peluang pasar pada Optimum Essential Force (OEF) 2025-2029 mengingat pengalaman yang dialami pada MEF 2020-2024.

Selain itu, karakter perseroan seperti Sikorsky yang menerapkan secara ketat good governance and compliance tidak cocok dengan kondisi pasar helikopter militer Indonesia hingga ujung dasarwarsa ini. Mengapa terjadi perubahan proyeksi pasar helikopter militer Indonesia sampai 2029?

Bell 412EPX dapat melanjutkan kebutuhan akan medium lift helicopter (photo: Bell Textron)

Pertama, perencanaan akuisisi. Perencanaan akuisisi yang dianut saat ini selain bersifat top-down juga bersifat tertutup walaupun dana yang dipakai dalam belanja peralatan perang adalah Pinjaman Luar Negeri (PLN) dan bukan uang pribadi pejabat pemerintah.

Dengan alokasi PLN yang bersifat gelondongan yakni US$34,8 miliar dan semuanya telah menerima Penetapan Sumber Pembiayaan (PSP) dari Menteri Keuangan, tidak tersedia informasi detail program helikopter yang diakomodasi oleh pemerintah guna mendapatkan pembiayaan. Andaikata informasi itu tersedia, dapat dipastikan pabrikan rotorcraft mana saja yang mungkin akan bersaing di pasar Indonesia.

Kedua, alokasi anggaran program. Mengingat bahwa tidak tersedia data lengkap mengenai kegiatan akuisisi pesawat sayap putar bagi TNI dalam OEF 2025-2029, maka tidak diketahui berapa nilai pasar helikopter militer Indonesia hingga dasawarsa ini selesai.

Nilai pasar dapat diketahui dari alokasi anggaran total yang disiapkan bagi pembelian wahana terbang yang tidak membutuhkan landas pacu tersebut. Sebagai ilustrasi, pada MEF 2020-2024 kuota pengadaan helikopter dalam PLN lebih dari US$1,5 miliar, di mana angka itu sudah termasuk PSP tahun 2025.

Helikopter Mi-17V5 baru dengan nomor HA-5235 terlihat di lanud Husein Sastranegara, Bandung (photo: Arafina)

Ketiga, preferensi skema akuisisi. Uraian pada butir kesatu dan butir kedua berimplikasi pula pada perubahan preferensi skema pembelian rotorcraft bagi kepentingan pertahanan. Bila sebelumnya pengadaan pesawat sayap putar dilakukan lewat kerja sama antara BUMN industri dirgantara dan mitra asing BUMN itu, kini kecenderungan yang lebih disukai ialah akuisisi melalui peran makelar. Dengan kondisi seperti itu, beberapa produsen helikopter global diprediksi akan menemui kesukaran dalam mempertahankan posisi pasar dan atau melaksanakan penetrasi pasar di Indonesia.

Lalu seperti apa proyeksi pasar rotorcraft militer Indonesia dalam beberapa tahun ke depan? Seberapa besar peluang pemain lama mempertahankan posisi di pasar negeri ini? Seberapa besar pemain baru dapat memiliki pijakan di pasar Indonesia yang penuh tantangan? Apa dampak dinamika pasar yang terjadi saat ini terhadap industri manufaktur pesawat terbang Indonesia?

Pertama, proyeksi pasar. Sebagai dampak tidak ada transparansi dalam rencana belanja pertahanan yang dibiayai oleh PLN, sulit untuk menetapkan proyeksi pasar helikopter militer Indonesia selama OEF 2025-2029 berikut nilai pasar dalam denominasi dolar Amerika Serikat.

Ketertutupan rencana belanja pula memungkinkan terjadi perubahan anggaran maupun kuantitas pesawat sayap putar yang akan dibeli. Salah satu hal yang dapat diproyeksikan adalah kemungkinan akuisisi merupakan gabungan dari unit baru dan unit bekas, apalagi fakta menunjukkan keinginan pembeli agar rotorcraft dapat diserahkan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Helikopter Mi-35M terlihat menggunakan camo TNI AD di area apron Pangkalan Udara Angkatan Darat Ahmad Yani, Semarang, sebelumnya TNI AD merupakan pengguna helikopter Mi-35P (photo: Keris Reborn)

Kedua, pergantian dominasi pabrikan. Airbus Helicopters nampaknya sulit mempertahankan posisi di pasar militer Indonesia mengingat kebijakan perusahaan itu terkait good governance and compliance, sementara Bell Textron berpeluang kembali mempertahankan pasar di negeri ini lewat Bell 412 jika bermitra dengan perusahaan lokal seperti PT Dirgantara Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia semakin berani mengabaikan CAATSA sebagaimana ditandai dengan pembelian sejumlah helikopter bekas Mil Mi-17 buatan Rusia tahun ini lewat jasa makelar. Leonardo akan menjadi pemain baru berkat penjualan ke pemerintah Indonesia melalui peran makelar, sedangkan Sikorsky dan Boeing sukar mengikuti jejak pabrikan Inggris-Italia di Indonesia karena alasan good governance and compliance.

Ketiga, dampak bagi industri pesawat terbang domestik. Apakah program pengadaan pesawat putar pada OEF 2025-2029 akan memberikan porsi pekerjaan yang signifikan di bidang aerostructure bagi PT Dirgantara Indonesia? Terdapat keraguan terhadap hal tersebut, apalagi seumpama pengadaan unit baru dilakukan oleh makelar, begitu juga jika unit yang diimpor ialah rotorcraft bekas.

Di sisi lain, PT Dirgantara Indonesia nampaknya tidak berminat untuk memperdalam kemitraan dengan Airbus Helicopters, walaupun masih memproduksi sejumlah komponen H225M, karena sejumlah alasan yang berakar pada rasa percaya (trust). Mengacu pada proyeksi yang sudah diuraikan, nampaknya sulit menjadikan pasar helikopter militer Indonesia atraktif bagi semua produsen karena tidak ada level playing field.

Airbus Helicopters mungkin saja dapat mempertahankan posisi di pasar Indonesia bila ada dukungan politik dari pemerintah Prancis, khususnya bagi H225M yang berakar pada SA330 buatan Aerospatiale. Tanpa dukungan politik dari pemerintah Amerika Serikat, sulit mengharapkan Sikorsky dan Boeing mempunyai pijakan di pasar yang sama, baik untuk S-70M maupun CH-47F. (Alman Helvas Ali)

60 komentar:

  1. panjaaanngg tau tau dia lagi sang makelar haha!🤥😄🤪

    BalasHapus
    Balasan
    1. panjaaanngg, nyindir soal makelar, oom... tau tau dia sendiri sang makelar itu.....haha!🤥😄🤪

      Hapus
    2. Baru baca alinea pertama aja sudah ketebak siapa yg nulis.

      Si makelar kodok Asman hellmas 👎

      Hapus
    3. nyoiihhh...satu jari nunjuk makelar sono, 3 jari balik nunjuk sendirinya yak...haha!😆🤥😋

      Hapus
    4. Wkwkwkwk 😂😂😂😂
      Makelar teriak Makelar 🤣🤣🤣
      Inilah kl Makelar gak kebagian kue 😂😂😂😂😂

      Hapus
  2. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
    WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
    JUDI : PENDAPATAN NEGARA
    JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
    -------------------------------
    GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
    -
    REVENUE: RM334.1 BILLION
    EXPENDITURE: RM470 BILLION
    SUBSIDY BURDEN: 23.9%
    RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
    -------------------------------
    • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
    • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
    • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
    • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
    -------------------------------
    PEMECATAN PROFESOR
    • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
    -------------------------------
    KEBIJAKAN NEGARA
    • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
    • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
    • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
    • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
    -------------------------------
    SKANDAL TOKOH & POLITIK
    • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
    • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
    • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
    • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
    • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
    -------------------------------
    SKANDAL MILITER
    • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
    • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
    -------------------------------
    • Strategi Plin-Plan: Diusulkan sejak awal 2000-an untuk mengganti jet MiG-29, namun tertunda lebih dari dua dekade tanpa keputusan final akibat pergantian rezim dan absennya cetak biru jangka panjang.
    • Birokrasi Terfragmentasi: Pengambilan keputusan terpecah dan saling mengunci antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan, memicu kelumpuhan birokrasi pada kontrak bernilai besar.
    • Tender Buram: Pengadaan didominasi tender tertutup (hanya 20–30% tender terbuka) dan dikuasai perantara purnawirawan/kroni politik, membuat proses seleksi jet (Rafale, Typhoon, Gripen) tidak transparan.
    • Anggaran Tidak Pasti: Proyek berulang kali dibatalkan karena dana tersedot untuk gaji pegawai dan perawatan pangkalan. Tidak ada jaminan kepastian dana multi-tahun untuk belanja alutsista berat.
    • Turun Kelas (Reaktif): Akibat krisis keuangan, fokus beralih secara reaktif dari jet tempur utama berat ke jet tempur ringan (LCA) FA-50 Korsel yang lebih murah namun kapabilitasnya terbatas.
    • Kesiapan Udara Lumpuh: Penundaan masif ini menciptakan kekosongan fatal pada lini pertahanan udara, memaksa militer mutlak bergantung pada segelintir jet tempur tua F/A-18D dan Su-30MKM yang ringkih.
    ________________________________________
    📰 Sumber Berita Resmi
    • [The Military Balance - IISS]: Data rujukan global mengenai penuaan armada udara, jam terbang pilot, dan kesenjangan taktis jet tempur regional.
    • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef]: Dokumen kementerian mengenai evaluasi kegagalan proyek MRCA, penurunan status ke program LCA, dan restrukturisasi udara.
    • [Laporan Investigasi Komite PAC Parlemen Malaydesh]: Hasil audit forensik independen terkait inefisiensi penganggaran dua lembaga (Mindef-MOF) dan risiko tender tertutup.

    BalasHapus
  3. Apa ituw psp2an, blubuk greenbukan...nehii yaaa..haha!😝👎😝

    Welkam Ruskiyem Party haha!🥳🤑🧞‍♂️
    ✅️ka 32
    ✅️mi8
    ✅️m171
    ✅️mi35
    ✅️surabaya no 35

    BalasHapus
  4. PMX NYA AHLI LGBT, PROFESORNYA AHLI ODGJ SUDAH PASTI BERUK MALAYDESH IQ BOTOL SEMUA 🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣🤡🤡🤡🤡🤡

    www.cnnindonesia.com/internasional/20260826125624-106-1396429/siapa-profesor-malaysia-yang-klaim-orang-melayu-kuno-bisa-terbang/amp&ved=2ahUKEwiks4Pc4OKWAxXOluEIHej6O3wQFnoECDMQAQ&sqi=2&usg=AOvVaw2S1lYSoHiVCjv2M-YflljE

    BalasHapus
  5. TIDAK PEMERINTAH SEKARANG JUGA SEBELUMNYA PUN JUGA DENGAN TNI & KEMHAN RI NYA ,
    BEDA DENGAN PRA 2015 SEMUA TERTATA JELAS & TIDAK BANYAK OPOSISI YANG TIDAK JELAS MELALUI ORANG² YANG TIBA² JADI AHLI (MESKI BUKAN AHLI & CUMA BONEKA PRODUSEN ASING) PADAHAL INGIN KORUPSI ,

    DI PRA 2015 NKRI JELAS AKUISISI MI 35 , MI 17 , PANTHER , 64 E APACHE , CARACAL DSB² , SEMUA JELAS SEHINGGA JELAS PULA KONTRIBUSI NYA PADA PERTAHANAN BUKAN CUMA PRODUCT FOMO & GAYA²AN YANG AKHIRNYA TERTINGGAL , DI PRA 2015 JUGA NKRI SUDAH AKAN PESAN CH 47 TAPI DI TUNDA DULU ,EH SETELAHNYA PEMIKIRAN NYA TIDAK SEMAJU DULU SEMUA DI KACAUKAN YANG AKHIRNYA TERBUKTI KORUPSI MOTIF PENGADAAN NYA.
    IDEALNYA NKRI TETAP TIDAK TERPENGARUH DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN ALUTSISTA UDARANYA ,
    TAMBAH APACHE ,TETAP DENGAN CARACAL , PANTHER DI TAMBAH CH 47. DI WUJUDKAN JUGA SEPERTI RENCANA PRA 2015 DST²

    BalasHapus
  6. TsetoW9 September 2026 pukul 16.04
    LEBIH BENAR PROYEK NAGAPASA DI DANAI LAGI , TERLEBIH KOREA SEKARANG SUDAH MASUK KE INDUSTRI KAPAL SELAM NUKLIR.
    ==
    palu gada9 September 2026 pukul 16.14
    eitt paris sudah memiliki Kasel Nuklir☢️
    Brasil pun dapet teotenya...
    Kpop baru belajar haha!😋🤣🍌
    ====

    husss om tsotau brisik😝
    nih hasilnya belom 10 taon
    kasel nagapasa mogok
    frigat bhumibol mogok
    semua dari 1 galangan kapal dsme/hanwa kpop..
    mana tanggung jawabmuh pembual tuyul tua haha!🤥🤣😂

    BalasHapus
  7. KESIAN GORILLA MEMBUAL TERUSSSS... 🦍🦍🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Alokasi Anggaran Minim: Dana pertahanan mandek dan rendah, hanya berkisar 1,2%–1,5% dari PDB. Rasio ini jauh di bawah rata-rata negara tetangga di Asia Tenggara, sehingga memotong jatah riset (R&D) serta pembelian senjata canggih.
      • Tersedot Biaya Operasional Rutin: Fiskal terkunci karena mayoritas anggaran habis hanya untuk biaya rutin seperti gaji, tunjangan, pensiun prajurit, dan perawatan pangkalan alih-alih program modernisasi.
      • Kalah Prioritas Politik Domestik: Pemerintah lebih mengutamakan alokasi dana untuk sektor sosial (pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur umum) karena lebih menguntungkan secara politik dibanding belanja militer.
      • Ketergantungan Teknologi Asing: Akibat nihilnya industri mandiri, negara ini terpaksa membeli alutsista mahal dari luar negeri. Karena keterbatasan kas, Malaydesh sering terpaksa membeli alutsista bekas (second-hand) atau menunda kontrak.
      • Kelumpuhan Kesiapan Strategis: Krisis dana memicu operasional aset uzur melampaui batas usia pakai, penundaan massal proyek jet tempur/kapal perang baru, serta pemangkasan frekuensi latihan tempur prajurit.
      • Ketidakpastian Ekonomi Makro: Anggaran pertahanan bersifat reaktif dan sangat rapuh terhadap volatilitas pendapatan negara (seperti fluktuasi harga minyak mentah) serta pergantian rezim politik.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita & Rujukan Resmi
      • [Laporan Belanja Tahunan Sektor Publik / Kementerian Keuangan Malaydesh]: Dokumen resmi neraca fiskal, defisit anggaran, belanja belanjawan, dan kerugian kurs valas [The Edge].
      • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef]: Peta jalan pertahanan resmi kementerian mengenai evaluasi kerentanan wilayah maritim, pangkalan Sabah/Sarawak, dan leher botol anggaran.
      • [The Military Balance - IISS & SIPRI]: Kajian data global mengenai efisiensi belanja militer, komparasi anggaran terhadap PDB di ASEAN, serta kesenjangan taktis persenjataan regional.

      Hapus
    2. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Armada Tua & Celah Kapabilitas: Kapal perang permukaan (seperti KD Kasturi dan KD Lekir) berusia >30 tahun dengan kemampuan tempur minim; tidak memiliki platform perang antikapalselam (ASW) modern serta sistem rudal jarak jauh.
      • Mega Skandal Penundaan LCS: Proyek kapal perang LCS senilai RM11 miliar mandek akibat salah kelola dan intervensi politik. Pengiriman molor parah, meninggalkan kekosongan fatal pada lini pertahanan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) [The Edge].
      • Struktur Armada Fragmented (Gado-Gado): Mengoperasikan terlalu banyak jenis/kelas kapal yang berbeda. Skema penyederhanaan (15-to-5 Transformation Plan) berjalan lambat, memicu inefisiensi logistik suku cadang dan pembengkakan biaya perawatan.
      • Leher Botol Anggaran Fiskal: Pendanaan sangat minim karena >40% anggaran pertahanan habis hanya untuk belanja rutin pegawai (gaji/pensiun), memotong kuota dana pembelian teknologi tempur maritim baru.
      • Pengawasan Maritim Lemah: Wilayah laut seluas 500.000 km² rawan penyusupan akibat minimnya radar jarak jauh, pesawat nirawak (UAV), dan sensor deteksi bawah air. Posisi armada terpecah dan kewalahan berpatroli di wilayah semenanjung serta bagian timur.
      • Tekanan Geopolitik & Kerentanan Strategis: Kebijakan luar negeri yang terlalu netral membatasi akses ke aliansi pertahanan kuat (seperti AUKUS/QUAD). Akibatnya, ZEE Malaydesh rentan terhadap agresivitas kapal Coast Guard asing dan pencurian ikan massal.
      📊 Tabel Ringkasan Kelemahan Angkatan Laut (RMN)
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita & Rujukan Resmi
      • [Laporan Investigasi Komite PAC Parlemen Malaydesh]: Dokumen audit forensik resmi yang membongkar anomali keuangan, penundaan uji coba laut (sea trials), dan tata kelola proyek LCS.
      • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef]: Dokumen resmi cetak biru kementerian mengenai evaluasi kerentanan wilayah laut, pangkalan Sabah/Sarawak, dan rencana transformasi armada 15-to-5.
      • [The Military Balance - IISS & SIPRI]: Kajian data global mengenai kekuatan maritim, efisiensi belanja militer pertahanan, serta peta kekuatan alutsista di kawasan Asia Tenggara.

      Hapus
    3. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Krisis Finansial & Modernisasi Lambat: Angkatan Tentara Malaydesh beroperasi di bawah tekanan anggaran yang ketat selama puluhan tahun, memicu pemaksaan penggunaan alutsista kedaluwarsa serta penundaan masif peremajaan pasukan.
      • Armada Udara Uzur (RMAF): Jet tempur MiG-29 dan F-5E dipaksa beroperasi di atas 30 tahun. Dampaknya, biaya perawatan membengkak, suku cadang langka, dan jumlah jet tempur siap pakai untuk patroli udara merosot tajam.
      • Armada Laut Kadaluarsa (RMN): Kapal perang seperti korvet kelas Kasturi dan patroli kelas Perdana sudah berusia puluhan tahun; membutuhkan pemeliharaan konvensional konstan namun kapabilitas tempurnya kalah jauh dari kapal perang modern di kawasan.
      • Armada Darat Tertinggal (TDM): Masih mengoperasikan panser Condor (era 1980-an) dan sistem artileri tua yang lambat, padahal ancaman perang modern menuntut sistem pemukul yang mobile, taktis, dan cepat.
      • Dampak Sistemik Aset Tua: Menguras sumber daya kas negara hanya untuk menambal sistem lama (patchwork), efektivitas tempur konvensional merosot, serta alutsista tidak kompatibel dengan alat komunikasi digital modern.
      • Penyebab Utama Mandeknya Proyek: Alokasi belanja militer sangat rendah (~1,5% dari PDB), birokrasi pengadaan barang yang berbelit-belit, ketergantungan mutlak pada impor asing, serta persepsi politik yang keliru yang menganggap urgensi pertahanan eksternal bernilai rendah.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita & Rujukan Resmi
      • [The Military Balance - IISS]: Data rujukan global mengenai inventarisasi jumlah alutsista, tingkat kesiapan tempur (readiness), dan perbandingan usia pakai armada militer di Asia Tenggara.
      • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef]: Dokumen resmi kementerian pertahanan mengenai evaluasi risiko kedaulatan, pangkalan wilayah timur, dan leher botol anggaran pembangunan militer.
      • [Laporan Ketua Audit Negara / The Edge Malaydesh]: Hasil audit forensik independen yang membongkar kerugian operasional akibat penumpukan suku cadang usang dan penundaan pengadaan proyek federal [The Edge]

      Hapus
    4. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Tantangan Kebijakan & Politik: Proses penganggaran pertahanan tidak transparan dan tidak dapat diprediksi, mempersulit perencanaan modernisasi jangka panjang. Krisis diperparah oleh pergantian rezim politik yang sering terjadi sejak 2018, yang merusak kontinuitas eksekusi kebijakan militer.
      • Leher Botol Fiskal & Kurs: Meskipun anggaran nominal naik (seperti RM19,73 miliar pada 2024), lebih dari 40% dana habis tersedot untuk gaji dan tunjangan, menyisakan porsi minim untuk pembelian senjata. Pelemahan mata uang Ringgit kian mengikis daya beli riil terhadap alutsista impor.
      • Krisis Armada Tua & Ketergantungan: Banyak alutsista utama (seperti panser Condor) sudah kedaluwarsa, namun proyek penggantinya berjalan lambat akibat birokrasi. Industri domestik juga mandek dan mutlak bergantung pada produsen luar negeri (OEM).
      • Kelemahan Industri & Riset (R&D): Industri pertahanan lokal terfragmentasi dan kekurangan kapasitas untuk memproduksi sistem tempur canggih secara mandiri. Hal ini diperparah oleh minimnya investasi negara di bidang sains, teknologi, dan riset pertahanan.
      • Retaknya Integrasi Sipil-Militer: Strategi Pertahanan Komprehensif (HANRUH) sering kali salah ditafsirkan sebagai doktrin militer murni, bukan pendekatan menyeluruh yang melibatkan sektor sipil. Sinergi sipil-militer yang kuat di masa lalu kini telah memudar dan melemah.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita & Rujukan Resmi
      • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef]: Dokumen resmi pertahanan kementerian mengenai penataan doktrin HANRUH, evaluasi anggaran pembangunan, dan restrukturisasi matra.
      • [Laporan Ketua Audit Negara / The Edge Malaydesh]: Hasil investigasi forensik independen terkait inefisiensi pengadaan alutsista, leher botol anggaran, dan kegagalan kontrak federal [The Edge].
      • [The Military Balance - IISS & SIPRI]: Kajian data global mengenai efisiensi belanja militer, komparasi anggaran terhadap PDB di ASEAN, serta kesenjangan kapabilitas teknologi pertahanan regional.

      Hapus
    5. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      ===================
      1.RASIO HUTANG 84.3% DARI GDP
      2. HUTANG NEGARA RM 1,65 TRLLIUN
      3. HUTANG 1MDB RM 18,2 BILLION
      4. TUNGGAKAN SEWA SABAH USD 15 BILLION
      5. HUTANG KERAJAAN PERSEKUTUAN 60.4%
      6. SEWA SIMULATOR MKM
      7. PESAWAT MIG GROUNDED
      8. SEWA MOTOR POLIS
      9. PESAWAT MB339CM GROUNDED
      10. NURI GROUNDED SEWA BLACKHAWK
      11. FIVE PROCUREMENT CANCELLED
      12. 48 PESAWAT SKYHAWK HILANG
      13. MESIN JET 2 BUAH HILANG
      14. NO MARINIR NO AMPHIBIOUS NAVAL PLATFORM
      15. NO LST
      16. NO LPD – NGEMIS LPD USA
      17. NO TANKER
      18. NO KCR
      19. MONUMEN MIG29M UNTUK JIMAT KOS
      20. NO SPH
      21. SUBMARINE DEFACT MEMBUNUH WANITA HAMIL
      22. NO HELLFIRE
      23. NO MPA ATR72 DELAYED
      24. NO HIDRO-OSEANOGRAFI SEWA KAPAL HIDRO
      25. NO HELI HEAVY ATTACK NGEMIS AH1Z
      26. NO M3 AMPHIBIUS RIG
      27. LCS MANGKRAK KARATAN
      28. OPV MANGKRAK
      29. TANK MOGOK STOP SPARE PARTS
      30. CN 235 MSA VERSI MSI USA
      31. SEWA MOTOR MILITARY POLICE
      32. RADAR GIFTED PAID USA
      33. 84% NO SAVING EVERY MONTH
      34. SEWA VVSHORAD
      35. SEWA TRUK 3 TON
      36. 4X4 SEWA 6X6 CANCELLED
      37. C130H DIGANTI 2045
      38. TEMBAK GRANAT BOM PASUKAN SEMDIRI
      39. NO DRONE UCAV – ANKA ISR OMPONG
      40. SEWA BLACKHAWK SEWA AW159
      41. NO TRACKED SPH
      42. SEWA SIMULATOR HELI
      43. SPH CANCELLED
      44. SCORPION V150 CONDOR SIMBAS RETIRED
      45. NO PESAWAT COIN
      46. PILATUS MK II KARATAN
      47. PENCEROBOHAN 43X BTA 316 HARI
      48. SEWA AW139 SEWA COLIBRI
      49. MRSS LMS B2 UAV ANKA HELI MENUNGGU 2026-2030
      50. OPV DIBAYAR 3 JADI 1 SEWA BOAT
      51. LYNX GROUNDED
      52. MRCA CANCELLED SEWA PESAWAT ITTC
      53. MICA CANCELLED NSM CANCELLED
      54. NO LRAD NO MRAD JUST VSHORAD
      55. PRANK UN PRANK TURKEY PRANK PERANCIS PRANK SLOVAKIA
      56. 4X NGEMIS F18 KUWAIT
      57. MENUNGGU 2050 KAPAL SELAM
      58. NO TANK AMPHIBI AV8 MOGOK BERASAP
      59. 84% NO SAVING EVERY MONTH
      60. OVER LIMIT DEBT 65,6% (LIMIT DEBT 65%)
      61. MKM BARTER PALM OIL
      62. MIG29N BARTER PALM OIL
      63. A400M PEMBAYARAN BERPERINGKAT (HUTANG)
      64. SCORPENE BARTER PALM OIL
      65. PT91M BARTER PALM OIL RUBBER
      67. FA50M BARTER PALM OIL
      ===================
      SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
      1. SEWA 28 HELI
      2. SEWA L39 ITCC
      3. SEWA EC120B
      4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
      5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
      6. SEWA HOVERCRAFT
      7. SEWA AW139
      8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
      9. SEWA UTILITY BOAT
      10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
      11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
      12. SEWA MV AISHAH AIM 4
      13. SEWA BMW R1250RT
      14. SEWA 4x4 VECHICLE
      15. SEWA VSHORAD
      16. SEWA TRUCK
      17. SEWA HONDA CIVIC
      18. SEWA PATROL BOATS
      19. SEWA OUTBOARD MOTORS
      20. SEWA TRAILERS
      21. SEWA SUPERBIKES
      22. SEWA SIMULATOR MKM
      23. SEWA 12 AW149 TUDM
      24. SEWA 4 AW139 TUDM
      25. SEWA 5 EC120B TUDM
      26. SEWA 2 AW159 TLDM
      27. SEWA 4 UH-60A TDM
      28. SEWA 12 AW149 TDM
      29. SEWA 4 AW139 BOMBA
      30. SEWA 2 AW159 MMEA
      31. SEWA 7 BELL429 POLIS
      32. SEWA MOTOR POLIS

      Hapus
    6. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667
      ------------------------------
      NOT PAID/FFBNP = LMS NO TORPEDO/LCS BANNED NSM/F18 BATAL
      NOT PAID/FFBNP = LMS NO TORPEDO/LCS BANNED NSM/F18 BATAL


      Hapus
    7. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW189
      https://www.facebook.com/share/p/gnmpDnsCCTn8tx6b/
      ---
      12 HELI AW 149 SEWA = The government has decided that RMAF will operate at least twelve Leonardo AW149 utility helicopters under a leasing programme mooted by the Prime Minister’s Department and the National Security Council, Armed Forces chief General TS Mohammad Ab Rahman said today.
      =============
      MENERUSI KAEDAH SEWA HELI LYNX = Panglima TLDM, terdapat kemungkinan angkatan itu mendapatkan helikopter baru itu menerusi kaedah SEWA apabila perkhidmatan helikopter Super Lynx Mk300 itu dihentikan secara berperingkat. Antara nama-nama helikopter yang disebut-sebut berpotensi untuk menggantikan helikopter Super Lynx milik TLDM adalah AW159 “Wildcat” yang dibangunkan oleh syarikat Leonardo.
      =============.
      2024 HELI DEBT HELI SEWA BEKAS BATAL = Tentera Darat MALONYET (TDM) kekal dengan pendirian mengusulkan pembatalan kontrak SEWAan helikopter Black Hawk kepada Kementerian Pertahanan berikutan kegagalan kontraktor memenuhi obligasi yang ditetapkan.
      =============
      SEWA HELI UH60A : Kementerian Pertahanan MALONYET pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian SEWA dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
      SEWA HELI AW139 : 4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALONYET (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
      SEWA HELI EC120B : Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      SEWA PESAWAT L39 ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALONYET Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      SEWA VVSHORAD SEWA TRUK
      The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals.
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment
      SEWA BOAT SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      SEWA HIDROGRAFI tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      SEWA 4x4 Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALONYET sedang mencari untuk menyewa Tarantula
      SEWA MOTOR The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022.
      --------------------------------
      1️⃣DATA UTANG MALONYET 2026
      -
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      -
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      -
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      -
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      -
      Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
      --------------------------------
      2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
      -
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      -
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      -
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544

      Hapus
    8. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      SEWA = HUTANG 84.3% DARI GDP = NO SHOPPING
      1. SEWA 28 HELI
      2. SEWA L39 ITCC
      3. SEWA EC120B
      4. SEWA Flight Simulation Training Device (FSTD)
      5. SEWA 1 unit Sistem Simulator EC120B
      6. SEWA HOVERCRAFT
      7. SEWA AW139
      8. SEWA Fast Interceptor Boat (FIB)
      9. SEWA Utility Boat
      10. SEWA Rigid Hull Fender Boat (RHFB)
      11. SEWA Rover Fiber Glass (Rover)
      12. SEWA MV Aishah AIM 4
      13. SEWA BMW R1250RT
      14. SEWA 4x4 VECHICLE
      15. SEWA VSHORAD
      16. SEWA TRUCK
      17. SEWA HONDA CIVIC
      18. SEWA PATROL BOATS
      19. SEWA OUTBOARD MOTORS
      20. SEWA TRAILERS
      21. SEWA SUPERBIKES
      22. SEWA SIMULATOR MKM
      23. SEWA 12 AW149 TUDM
      24. SEWA 4 AW139 TUDM
      25. SEWA 5 EC120B TUDM
      26. SEWA 2 AW159 TLDM
      27. SEWA 4 UH-60A TDM
      28. SEWA 12 AW149 TDM
      29. SEWA 4 AW139 BOMBA
      30. SEWA 2 AW159 MMEA
      31. SEWA 7 BELL429 POLIS
      32. SEWA MOTOR POLIS
      --------------------------------
      171 ASET USANG 33 TAHUN =
      108 TDM
      29 TUDM
      34 TLDM
      "The total number of MALONYET Armed Forces (ATM) assets exceeding 30 years in service comprises 108 units for the Army, 29 units for the Royal MALONYET Air Force (RMAF), and 34 units for the Royal MALONYET Navy (RMN)," the MALONYET Defence Minister

      Hapus
    9. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      SIPRI MALONYET 2025 - 2020 = KOSONG-FFBNP NOT PAID
      -
      SIPRI MALONYET 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALONYET 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALONYET 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALONYET 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALONYET 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
      -
      SIPRI MALONYET 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.htmll
      --------------------------------
      NOMOR 1 (SATU) DIPERAS TERBESAR
      -
      Daftar Komitmen ART ASEAN ke Amerika Serikat
      -
      🇲🇾 MALONYET: USD 242 Miliar
      Status: Komitmen terbesar; fokus pada investasi manufaktur dan pengadaan energi (LNG).
      -
      🇻🇳 Vietnam: USD 180 - 210 Miliar
      Status: Fokus pada penyeimbangan surplus dagang dan pengembangan sektor semikonduktor.
      -
      🇹🇭 Thailand: USD 85 - 110 Miliar
      Status: Fokus pada akses pasar otomotif/EV dan liberalisasi produk pangan.
      -
      🇵🇭 Filipina: USD 35 - 55 Miliar
      Status: Fokus pada rantai pasok mineral kritis (nikel) dan modernisasi pertahanan.
      -
      🇮🇩 Indonesia: USD 38,4 Miliar
      Status: Fokus pada impor energi (minyak/gas), infrastruktur TIK, dan semikonduktor.
      -
      🇰🇭 Kamboja: Pembukaan Pasar 100%
      Status: Komitmen penghapusan seluruh tarif masuk bagi barang industri dan pertanian AS.
      -
      🇸🇬 Singapura: Tidak ada nilai baru
      Status: Tetap menggunakan skema Free Trade Agreement (FTA) bilateral yang sudah ada.
      -
      🇧🇳 Brunei: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sekitar 23-25%.
      -
      🇱🇦 Laos: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sebesar 40%.
      -
      🇲🇲 Myanmar: Belum ada komitmen
      Status: Belum menandatangani ART; dikenakan tarif masuk ke AS sebesar 40%.
      --------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah....


      Hapus
    10. PENGEMIS BERAS FFBNP AGUSTUS 2026 = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
      • Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
      -
      • BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
      -
      • Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
      -
      • Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.
      --------------------------------------------
      BEBAN UTANG PER KAPITA & POPULASI (2026–1998)
      2026: RM 94,544 | POPULASI: 36,385,115 JIWA
      2025: RM 81,998 | POPULASI: 35,977,838 JIWA
      2024: RM 79,315 | POPULASI: 34,671,895 JIWA
      2023: RM 74,587 | POPULASI: 35,126,298 JIWA
      2022: RM 70,901 | POPULASI: 34,695,493 JIWA
      2021: RM 67,667 | POPULASI: 34,282,399 JIWA
      2020: RM 63,464 | POPULASI: 33,870,000 JIWA
      2019: RM 60,179 | POPULASI: 33,450,000 JIWA
      2018: RM 57,605 | POPULASI: 33,000,000 JIWA
      2017: RM 54,910 | POPULASI: 32,540,000 JIWA
      2016: RM 52,699 | POPULASI: 32,040,000 JIWA
      2015: RM 51,253 | POPULASI: 31,520,000 JIWA
      2014: RM 47,927 | POPULASI: 30,980,000 JIWA
      2013: RM 44,992 | POPULASI: 30,420,000 JIWA
      2012: RM 41,326 | POPULASI: 29,850,000 JIWA
      2011: RM 37,904 | POPULASI: 29,260,000 JIWA
      2010: RM 34,488 | POPULASI: 28,650,000 JIWA
      2009: RM 31,326 | POPULASI: 28,040,000 JIWA
      2008: RM 26,155 | POPULASI: 27,450,000 JIWA
      2007: RM 25,316 | POPULASI: 26,860,000 JIWA
      2006: RM 23,381 | POPULASI: 26,260,000 JIWA
      2005: RM 21,940 | POPULASI: 25,660,000 JIWA
      2004: RM 20,550 | POPULASI: 25,060,000 JIWA
      2003: RM 18,560 | POPULASI: 24,460,000 JIWA
      2002: RM 16,798 | POPULASI: 23,870,000 JIWA
      2001: RM 15,162 | POPULASI: 23,280,000 JIWA
      2000: RM 13,574 | POPULASI: 22,690,000 JIWA
      1999: RM 12,210 | POPULASI: 22,110,000 JIWA
      1998: RM 10,821 | POPULASI: 21,530,000 JIWA
      --------------------------------------------
      UTANG & LIABILITAS MALONYET (1998–2026)
      1998: RM 103,1 Miliar – Dampak Krisis Keuangan Asia.
      1999: RM 116,6 Miliar – Penerbitan obligasi domestik baru.
      2000: RM 125,6 Miliar – Restrukturisasi korporasi & perbankan selesai.
      2001: RM 145,7 Miliar – Lonjakan belanja pembangunan domestik.
      2002: RM 165,0 Miliar – Rasio utang terhadap PDB naik.
      2003: RM 188,8 Miliar – Plafon utang naik ke 40% PDB.
      2004: RM 216,6 Miliar – Ekspansi proyek infrastruktur baru.
      2005: RM 228,7 Miliar – Konsolidasi fiskal manajemen baru.
      2006: RM 242,2 Miliar – Pengendalian defisit anggaran ketat.
      2007: RM 266,7 Miliar – Posisi keuangan stabil pra-krisis global.
      2008: RM 306,4 Miliar – Plafon utang naik ke 45% PDB.
      2009: RM 362,4 Miliar – Plafon utang melonjak ke 55% PDB.
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis global.
      2011: RM 456,1 Miliar – Tren kenaikan utang stabil.
      2012: RM 501,6 Miliar – Menembus ambang batas RM 500 miliar.
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi besar infrastruktur nasional.
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Pemerintah Federal.
      2015: RM 630,5 Miliar – Dampak fluktuasi harga minyak.
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal pemerintah berjalan.
      2017: RM 686,8 Miliar – Tercatat dalam Laporan Bank Negara.
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      2019: RM 1,25 Triliun – Total pengungkapan resmi utang.
      2020: RM 1,32 Triliun – Dampak stimulus pandemi COVID-19.
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi masa pemulihan ekonomi.
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi akhir sebelum pergantian pemerintah.
      2023: RM 1,53 Triliun – Konfirmasi PM Anwar Ibrahim atas warisan utang.
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan data APBN 2024.
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi Tinjauan Fiskal Kementerian Kewangan.
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang Economic Outlook.

      Hapus
    11. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Definisi Fiscal Space: Ruang finansial pemerintah untuk membiayai modernisasi militer tanpa mengancam keberlanjutan stabilitas utang negara.
      • Pemicu Utama Jeratan Fiskal: Beban utang RM1,3 Triliun (~69% PDB), hilangnya basis pajak GST, volatilitas migas, serta pembengkakan anggaran subsidi populis.
      • Struktur Belanja Kaku: Anggaran operasional dikunci oleh pembayaran gaji dan pensiun pegawai yang menyerap ~70% dana, menyisakan porsi minimal untuk belanja alutsista.
      • Efek Pelemahan Mata Uang: Depresiasi nilai tukar Ringgit mendongkrak biaya impor alutsista global secara drastif, memangkas daya beli militer secara drastis.
      • Krisis Anggaran Pengadaan: Pendanaan militer mandek di kisaran ~1% PDB, memaksa proyek MRCA turun kelas, memotong kuantitas pesanan, dan memicu modernisasi tambal sulam.
      • Konsekuensi Militer Keropos (Hollow Military): Angkatan bersenjata kehilangan efek gentar (deterrence) di Laut China Selatan, memaksa negara bergantung pada diplomasi pasif akibat lumpuhnya kekuatan tempur nyata.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [Laporan Fiskal Kementerian Keuangan]: Data rujukan resmi terkait rasio utang nasional terhadap PDB dan alokasi pembayaran bunga utang tahunan.
      • [Buku Putih Pertahanan Negara]: Dokumen kebijakan strategis yang mengonfirmasi ketidakmampuan komitmen pendanaan multi-tahun bagi alutsista berat.
      • [Analisis Ekonomi Makro Regional]: Catatan dampak depresiasi mata uang lokal terhadap membengkaknya nilai kontrak pertahanan luar negeri.

      Hapus
    12. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Procurement Flip-Flop: Siklus pengumuman, penundaan, dan pembatalan proyek alutsista yang memicu pemborosan anggaran serta keterlambatan pasokan hingga 10–20 tahun.
      • Pemicu Utama: Ketidakstabilan rezim politik, pemangkasan anggaran reaktif, pembekuan dana akibat skandal korupsi, serta ketiadaan jaminan pendanaan multi-tahun.
      • Fiasco Jet Tempur: Rencana pengganti MiG-29 berputar 20 tahun dari opsi jet berat (Rafale/Typhoon) ke pembatalan sepihak, berakhir turun kelas ke jet ringan FA-50 (kirim mulai 2026).
      • Krisis Proyek LCS: Kontrak 6 kapal digilir dari disetujui (2011), dibekukan akibat korupsi (2019), hingga direstrukturisasi (2020), menyisakan nol pengiriman dengan target molor ke 2029.
      • Kolaps Helikopter Sewa: Pensiun mendadak helikopter Nuri disiasati dengan opsi sewa miring Black Hawk yang akhirnya kontraknya kolaps total akibat sengketa.
      • Panser Uzur AD: Rencana peremajaan panser roda ban berkali-kali dibekukan dan dibatalkan, memaksa AD tetap mengoperasikan panser Condor tua era 1980-an.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [Laporan Hasil Pemeriksaan PAC Parlemen]: Bukti forensik pembekuan dana proyek LCS dan kegagalan administrasi kontrak helikopter sewa.
      • [Peta Jalan Alutsista Kemenhan]: Catatan kronologis penundaan program jet tempur MRCA dan pembatalan tender panser taktis matra darat.
      • [The Military Balance - IISS]: Data komparasi celah kapabilitas operasional akibat penuaan inventaris persenjataan regional.

      Hapus
  8. KESIAN GORILLA MEMBUAL TERUSSSS... 🦍🦍🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Anggaran Minim: Hanya 1,5%–2% dari PDB, jauh di bawah Singapura (~3%) dan Thailand (~2,5%). Dana tersedot untuk pos sosial (kesehatan, pendidikan) dan utang negara.
      • Biaya Rutin Mendominasi: Anggaran terkunci untuk gaji pegawai dan menambal alutsista tua, bukan untuk modernisasi teknologi baru.
      • Modernisasi Mandek: Pembelian jet tempur dan kapal selam tertunda puluhan tahun. Angkatan Laut terpaksa beralih ke kapal patroli murah dan membatasi pembelian kapal perang berat (frigat) [The Edge].
      • Kesiapan Tempur Merosot: Kelangkaan suku cadang asing membuat banyak armada menganggur di hanggar, serta memangkas frekuensi latihan perang intensitas tinggi prajurit [The Edge].
      • Ketergantungan Asing: Nihil industri mandiri membuat pengadaan alutsista mutlak bergantung pada impor dan rentan terhadap fluktuasi kurs serta politik global.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Military Balance - IISS] (Data komparatif anggaran & alutsista global)
      • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef] (Cetak biru evaluasi postur militer kementerian)
      • [Laporan Ketua Audit Negara / The Edge Malaydesh] (Investigasi forensik kerugian logistik & pengadaan federal) [The Edge]

      Hapus
    2. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      🚨 Contoh Kasus Raksasa
      • Proyek Kapal Perang LCS: Anggaran melonjak dari RM9 miliar ke RM11+ miliar [The Edge]; jumlah armada dipangkas dari 6 menjadi 5 kapal, dan baru ditargetkan selesai bertahap mulai 2026 akibat manipulasi perusahaan cangkang.
      • Kapal Patroli NGPV: Biaya membengkak dari RM5,35 miliar ke RM6,75 miliar [The Edge] akibat salah kelola dan masalah kualitas, serta hanya menghasilkan sebagian kecil kapal dari target awal 27 unit.
      • Kapal Selam Scorpène: Anggaran awal RM4,3 miliar membengkak akibat isu suap internasional, keterlibatan makelar politik, serta lonjakan tak terduga biaya pelatihan pangkalan.
      • Helikopter MD530G: Pengiriman gagal dan kontrak bermasalah setelah uang muka dibayar, memicu kerugian finansial massal dan biaya ekstra pencarian unit alternatif.
      📉 Akar Penyebab Utama
      • Manajemen & Perencanaan Buruk: Menyusun lini masa tidak realistis serta meremehkan kerumitan integrasi teknologi militer modern.
      • Intervensi Politik & Kronisme: Pemilihan kontraktor didasarkan pada koneksi orang dalam (patronase) demi lobi keuntungan, bukan kapabilitas teknis militer.
      • Korupsi & Makelar: Penggunaan kontrak buram dan manipulasi pembayaran tidak langsung lewat agen perantara guna menyalurkan suap.
      • Sengaja Menutup Transparansi: Memanfaatkan Undang-Undang Rahasia Resmi (Official Secrets Act) untuk memblokir pengawasan Parlemen dan menyembunyikan anomali keuangan.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Edge Malaydesh / Free Malaysia Today] (Audit forensik restrukturisasi utang Boustead Naval Shipyard dan pembengkakan dana NGPV) [The Edge].
      • [Laporan Investigasi Komite PAC Parlemen Malaydesh] (Dokumen resmi pembongkaran anomali keuangan proyek LCS).
      • [Metro TV News / Channel News Asia]

      Hapus
    3. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      🧓 Krisis Penuaan Aset Tiga Matra
      • 171 Aset Kadaluarsa: Sebanyak 171 alutsista berusia >30 tahun dipaksa beroperasi (108 unit Angkatan Darat, 29 unit Angkatan Udara, dan 34 kapal Angkatan Laut). Aset uzur ini memicu pembengkakan biaya perawatan jangka panjang dengan performa yang terus merosot.
      • Setengah Armada Laut Uzur: Dari 53 kapal perang Angkatan Laut, 34 kapal telah melewati batas usia pakai normalnya, bahkan 28 kapal di antaranya sudah berumur di atas 40 tahun. Armada ini kehilangan taji karena nihil sensor digital, persenjataan modern, dan sistem propulsi mutakhir.
      🕴️ Pengadaan Bermasalah & Skandal Makelar
      • Korupsi Jaringan Makelar: Pengadaan dikuasai agen/perantara dari kalangan purnawirawan militer yang melambungkan harga kontrak alutsista demi komisi ilegal.
      • Skandal "Peti Mati Terbang": Sultan Malaydesh mengintervensi langsung dan membatalkan sewa helikopter Black Hawk berusia 30 tahun yang dicap sebagai "peti mati terbang" [The Edge].
      • Tender Tertutup: Hanya 20–30% proyek menggunakan tender terbuka, memicu pembungkaman transparansi, inefisiensi kas negara, dan risiko korupsi tinggi.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [Laporan Ketua Audit Negara / The Edge Malaydesh] (Investigasi forensik kerugian logistik suku cadang, jumlah kapal perang kadaluarsa, dan kegagalan tata kelola kontrak) [The Edge].
      • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef] (Cetak biru resmi evaluasi risiko pertahanan, restrukturisasi pasukan, dan kelemahan teknologi siber/maritim).
      • [The Military Balance - IISS & SIPRI] (Data perbandingan global mengenai efisiensi belanja militer, komparasi anggaran, dan kesenjangan persenjataan regional).

      Hapus
    4. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      WARISAN NEGARA : 8481/PORK BAK KUT TEH
      JUDI : PENDAPATAN NEGARA
      JUARA : PORNO 1 ASIA DAN 4 DUNIA
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Armada Kadaluarsa: >60% kapal perang melewati batas usia pakai (>40 tahun) [The Edge]. Korvet tua sering rusak, menguras dana operasional, dan kalah canggih dari kapal modern kawasan.
      • Skandal LCS Mangkrak: Proyek kapal LCS (6 dipesan, 0 terkirim) gagal total akibat korupsi dan salah kelola, memicu kekosongan fatal di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) [The Edge].
      • Anggaran Seret: Dana minim membuat rencana perampingan armada (15-to-5) mandek. Anggaran habis untuk biaya rutin pegawai, bukan modernisasi.
      • Kedaulatan Maritim Lemah: Militer tidak memiliki kemampuan laut lepas (blue-water) untuk mengamankan 4.700 km garis pantai dari intrusi asing di Laut China Selatan.
      • Ketergantungan Teknologi: Galangan lokal (BNS) hanya menjadi perakit yang mutlak bergantung pada teknologi asing, membuat biaya mahal dan produksi lambat.
      • Kebijakan di Atas Kertas: Doktrin baru seperti Concentric Deterrence dalam Buku Putih Pertahanan mandek tanpa eksekusi nyata di lapangan.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [Laporan Ketua Audit Negara / The Edge Malaydesh] (Investigasi forensik mega skandal LCS dan statistik penuaan kapal) [The Edge].
      • [Buku Putih Pertahanan Negara - Mindef] (Cetak biru resmi evaluasi kerentanan wilayah ZEE).
      • [The Military Balance - IISS & SIPRI] (Data global komparasi kekuatan laut dan anggaran militer ASEAN).

      Hapus
    5. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      --------------------------------
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah....
      --------------------------------
      MALONYET = BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      GOV. DEBT : 69% OF GDP = HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP

      Hapus
    6. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      SIPRI MALONYET 2025 - 2020 = KOSONG-FFBNP NOT PAID
      -
      SIPRI MALONYET 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALONYET 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALONYET 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALONYET 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALONYET 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
      -
      SIPRI MALONYET 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.htmll
      --------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
      --------------------------------
      HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
      utang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      Bank Negara MALONYET (BNM): Mencatat total utang federal akhir 2025 sebesar RM 1,32 triliun (~USD 325 miliar).
      -
      Kementerian Kewangan (MOF): Laporan Economic Outlook 2025 memproyeksi biaya bunga utang (debt servicing) sebesar RM 54,7 miliar.
      -
      Lembaga Internasional: Data historis 2010–2025 tersedia di Statista dan Trading Economics.
      --------------------------------
      BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
      Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      Sumber DATA : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics

      Hapus
    7. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      SIPRI MALONYET 2025 - 2020 = KOSONG-FFBNP NOT PAID
      -
      SIPRI MALONYET 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALONYET 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALONYET 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALONYET 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALONYET 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
      -
      SIPRI MALONYET 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.htmll
      ------------------------------
      WITHOUT MALONYET = THE 40 LARGEST RECIPIENTS OF MAJOR ARMS =
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1. INDONESIA (1,5%)
      STATUS: URUTAN PERTAMA PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
      Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
      -
      2. Filipina (1,2%)
      STATUS: URUTAN KEDUA DI KAWASAN.
      Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
      -
      3. Singapura (1,1%)
      STATUS: URUTAN KETIGA DI KAWASAN.
      Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
      -
      4. Thailand (0,5%)
      STATUS: URUTAN KEEMPAT DI KAWASAN.
      Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
      -
      5. MALONYET (0,3%)
      STATUS: URUTAN KELIMA DI KAWASAN.
      Fokus: Modernisasi terbatas pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
      -
      6. Kamboja (0,1%)
      STATUS: URUTAN KEENAM DI KAWASAN.
      Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).
      ------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 MILIAR
      2011: RM 456,1 MILIAR
      2012: RM 501,6 MILIAR
      2013: RM 547,7 MILIAR
      2014: RM 582,8 MILIAR
      2015: RM 630,5 MILIAR
      2016: RM 648,5 MILIAR
      2017: RM 686,8 MILIAR
      2018: RM 1,19 TRILIUN
      2019: RM 1,25 TRILIUN
      2020: RM 1,32 TRILIUN
      2021: RM 1,38 TRILIUN
      2022: RM 1,45 TRILIUN
      2023: RM 1,53 TRILIUN
      2024: RM 1,63 TRILIUN
      2025: RM 1,71 TRILIUN
      2026: RM 1,79 TRILIUN
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah

      Hapus
    8. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      SIPRI MALONYET 2025 - 2020 = KOSONG-FFBNP NOT PAID
      -
      SIPRI MALONYET 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALONYET 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALONYET 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALONYET 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALONYET 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
      -
      SIPRI MALONYET 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.htmll
      ------------------------------
      MALONYET KOSONG = INDONESIA SHOPPING
      MALONYET KOSONG = INDONESIA SHOPPING
      MALONYET KOSONG = INDONESIA SHOPPING
      MALONYET KOSONG = INDONESIA SHOPPING
      MALONYET KOSONG = INDONESIA SHOPPING
      ------------------------------
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1. INDONESIA (1,5%)
      STATUS: URUTAN PERTAMA PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
      Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
      -
      2. Filipina (1,2%)
      STATUS: URUTAN KEDUA DI KAWASAN.
      Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
      -
      3. Singapura (1,1%)
      STATUS: URUTAN KETIGA DI KAWASAN.
      Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
      -
      4. Thailand (0,5%)
      STATUS: URUTAN KEEMPAT DI KAWASAN.
      Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
      -
      5. MALONYET (0,3%)
      STATUS: URUTAN KELIMA DI KAWASAN.
      Fokus: Modernisasi terbatas pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
      -
      6. Kamboja (0,1%)
      STATUS: URUTAN KEENAM DI KAWASAN.
      Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).

      Hapus
    9. FAKTA MALONYET MENTAL DISORDER
      MAKANAN : 8481/PORK
      GAME : JUDI
      TONTONAN : JUARA PORNO ASIA DAN DUNIA
      --------------------------------------------
      • PORNOGRAFI: Berdasarkan survei Pornhub, negara yang dimaksud berada di peringkat #1 di Asia dan #4 di dunia dalam hal akses situs pornografi.
      -
      • KULINER TRADISIONAL: Pemerintah resmi menetapkan bak kut teh (sup iga babi herbal) sebagai salah satu hidangan warisan nasional. Berdasarkan ketetapan resmi dari Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia melalui Jabatan Warisan Negara (Departemen Warisan Nasional) pada Februari 2024.
      -
      • PAJAK JUDI: Berdasarkan klarifikasi regulasi kepatuhan pajak oleh Lembaga Hasil Dalam Negeri (LHDN / Inland Revenue Board of Malaysia - IRBM).
      -
      • KRISIS IDENTITAS BAHASA: Berdasarkan laporan sosiopolitik domestik mengenai implementasi Bahasa Melayu sebagai bahasa kebangsaan di bawah naungan Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP) Malaysia.
      -
      • INOVASI MEDIS: Berdasarkan rilis produk medis Wondaleaf Unisex Condom yang diciptakan oleh ginekolog asal Malaysia, Dr. John Tang Ing Chinh melalui perusahaan Twin Catalyst.
      -
      • KESEHATAN MENTAL: Berdasarkan data statistik resmi dari National Health and Morbidity Survei (NHMS) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM).
      -
      • PAJAK JUDI: Lembaga pendapatan dalam negeri (IRBM) menegaskan bahwa semua hasil kemenangan judi (kasino maupun online) wajib dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak.
      -
      • KRISIS IDENTITAS BAHASA: Hambatan dalam mempromosikan bahasa Melayu karena sebagian populasi masih belum fasih atau hanya menggunakannya pada acara resmi, meski sudah 60 tahun merdeka.
      -
      • INOVASI MEDIS: Seorang ginekolog menciptakan kondom uniseks pertama di dunia yang bisa digunakan pria maupun wanita dari bahan pembalut luka medis.
      -
      • KESEHATAN MENTAL: Sebanyak 1 dari 3 orang mengalami gangguan mental, namun separuhnya belum terdiagnosis, yang berisiko memicu komplikasi serius hingga rawat inap. Berdasarkan data statistik resmi dari National Health and Morbidity Survey (NHMS) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM).
      -
      • ISU KEAMANAN: Profesor AS (Bruce Gilley) membatalkan kunjungannya dan menyebut negara tersebut tidak aman bagi wisatawan karena adanya intimidasi massa.
      -
      • KEGAGALAN PROYEK MILITER:
      o LCS Maharaja Lela: Korupsi memangkas proyek menjadi 5 kapal dan belum ada yang selesai sejak 2011.
      o OPV MMEA: Penundaan 3 kapal patroli hingga pemutusan kontrak galangan pada akhir 2024.
      o STRIDE & Senjata: Proyek tank/rudal mangkrak karena nihil dana, serta kegagalan total desain senapan nasional VB Berapi LP06.
      -
      • SKANDAL ASMARA & POLITIK:
      o Sultan Ibrahim & Cissie Hill (Hubungan era 1930-an).
      o Sultan Muhammad V & Oksana Voevodina (Perceraian kilat dengan Miss Moscow).
      o Najib Razak & Altantuya (Kasus pembunuhan model Mongolia bermotif politik).
      -
      • SKANDAL HUBUNGAN SESAMA JENIS: Kasus video intim yang menyeret Azmin Ali (2019) serta kasus hukum sodomi I & II yang melibatkan Anwar Ibrahim.

      Hapus
    10. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Struktur ATM Rapuh: Angkatan bersenjata berukuran kecil dengan teknologi usang; AD minim mekanisasi, AL kewalahan berpatroli, dan AU kekurangan armada jet.
      • AD Minim Daya Tembak: Bergantung pada tank PT-91M (kalah kelas dari Leopard 2), panser Condor era 1980-an, tanpa artileri roket jarak jauh (MLRS), dan hanud ringkih tanpa rudal jarak menengah/jauh.
      • Penyusutan Armada AL: Hanya mengandalkan 2 fregat tua, 2 kapal selam Scorpène berbiaya rawat selangit, serta nol pengiriman korvet LCS akibat skandal megakorupsi.
      • Kelumpuhan Armada AU: Hanya memiliki ~18 jet Su-30MKM (sering grounded) dan 8 Hornet uzur, nihil pesawat AWACS/tanker, serta tanpa payung udara rudal SAM jarak jauh.
      • Konsekuensi Fatal Usang: Militer kehilangan efek gentar (deterrence) di kawasan regional, memicu pembengkakan biaya rawat alutsista tua, dan menciptakan kekosongan fatal pertahanan ZEE.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Military Balance - IISS]: Data inventarisasi senjata, catatan grounded jet tempur, dan perbandingan kekuatan militer ASEAN.
      • [Buku Putih Pertahanan Negara]: Dokumen resmi yang mengakui kelemahan pertahanan udara terintegrasi (IADS) dan proyeksi kekuatan maritim.
      • [Laporan Kesiapan Operasional Armada]: Bukti konkret penyusutan jumlah kapal patroli aktif dan keterbatasan radius patroli kapal selam

      Hapus
    11. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Definisi Flip-Flop: Kebijakan gonta-ganti program alutsista akibat pergantian rezim, memicu pemborosan dana dan celah pertahanan kritis.
      • Pemicu Utama: Pergantian 5 PM dalam 7 tahun membuat fokus militer bergeser ke siklus pemilu pendek dan pemotongan anggaran akibat beban utang negara.
      • Krisis Jet Tempur: Rencana pengganti MiG-29 berayun 20 tahun dari jet berat (Rafale/Typhoon) ke pembatalan, lalu turun kelas ke jet ringan FA-50 (kirim mulai 2026).
      • Simulasi Gagal LCS: Proyek 6 kapal digilir dari disetujui (2011), dibekukan (2018), hingga direstrukturisasi (2020), berujung 15 tahun tanpa satu pun kapal selesai.
      • Kekosongan Helikopter: Armada helikopter Nuri pensiun mendadak, beralih reaktif ke opsi sewa Black Hawk yang akhirnya kontraknya kolaps total akibat sengketa.
      • Ranpur AD Kuno: Produksi Gempita disetop prematur dan proyek panser baru terus ditunda, memaksa AD tetap memakai panser Condor uzur era 1980-an.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [Peta Jalan Pengadaan Mindef]: Rekam jejak kronologis pembatalan, penundaan sepihak, dan kegagalan kontrak helikopter sewa.
      • [Laporan Komite Investigasi PAC]: Berkas audit forensik penghentian aliran dana proyek LCS dan restrukturisasi anggaran multi-vendor.
      • [The Military Balance - IISS]: Data inventarisasi alutsista yang pensiun tanpa pengganti sepadan di kawasan regional

      Hapus
    12. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Megaskandal Proyek LCS: Kontrak RM9 Miliar (2011) untuk 6 kapal frasa Prancis berujung nol pengiriman, akibat korupsi dana dan salah urus BNS yang memicu pembengkakan biaya dengan target pertama molor ke akhir 2026.
      • Krisis Ranpur & Artileri AD: Panser Condor era 1980-an dipaksa terus beroperasi akibat penundaan peremajaan taktis, diperparah lambatnya produksi dan mark-up harga proyek Gempita.
      • Kelumpuhan Tempur Skuadron AU: Program jet pengganti MiG-29 (MRCA) mandek belasan tahun akibat transisi politik, memaksa militer bertumpu pada armada Hornet/Su-30MKM uzur yang kesiapan terbangnya sempat anjlok hanya tersisa 4 unit akibat krisis suku cadang.
      • Penyusutan Paksa Proyek NGPV: Rencana ambisius 27 kapal patroli dipangkas habis dan hanya menghasilkan 6 unit akibat kebocoran anggaran parah dan mismanajemen finansial.
      • Korupsi Selam Scorpène: Akuisisi 2 kapal selam dinodai suap internasional makelar politik yang terikat kasus Altantuya, diperparah beban biaya perawatan yang ekstrem dan kendala teknis jangka panjang.
      • Inkonsistensi Kronis Rezim: Pergantian Perdana Menteri dan Menhan yang masif sejak 2018 menghancurkan cetak biru pengadaan, memicu siklus sepihak pembatalan dan pembekuan proyek militer.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [Laporan Forensik PAC Parlemen]: Bukti konkrit pembusukan material proyek LCS, inefisiensi pangkas kuantitas NGPV, dan manipulasi dana alutsista.
      • [The Military Balance - IISS]: Catatan resmi anjloknya tingkat kelaikan terbang armada jet tempur utama akibat kelangkaan suku cadang regional.
      • [Berkas Dakwaan Pengadilan Internasional]: Dokumen otentik aliran dana suap komisi ilegal Scorpène dan rekam jejak investigasi lintas negara.

      Hapus
  9. Sebagai orang yg hobby follow the money, agak kaget dia bilang Indonesia takut CAATSA. Deal 11 Su-35 melalui imbal dagang macet bukan karena Indonesia takut CAATSA, tetapi karena bank Perancis yg memfasilitasi proyek takut CAATSA.😶 Bank kena CAATSA bisa lansung tewas...

    Pasar helikopter lokal kayak nggak banyak berubah. Masih Airbus Helicopters, Bell Textron dan Russian Helicopters. Kalau berita S-70 benar, artinya hanya Sikorsky yg gagal masuk karena kurang sabar.😋

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan tak sabar tapi makelarnya bermasalah om irs, tuh link dibawah ada reply guwe bbrp bulan laluw...haha!😉😄👌

      Hapus
    2. bukan tak sabar tapi makelarnya bermasalah om irs, tuh link dibawah ada reply guwe bbrp bulan laluw...haha!😉😄👌

      Hapus
    3. Kalau makelarnya bermasalah, bertolak belakang dengan klaim om Alman.😅

      Hapus
    4. so pasti ituw om irs haha!👌😉😄

      Hapus
    5. tau makelarnye bermasalah, spertinya kemhan uda ganti haluan..
      ■liat aja, akhir desember 2012 mro herki sang fetedei uda kolab bareng gmf, gantinya uac haha!👍😎😉
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/12/kemhan-ungkap-20-pesawat-c-130-hercules.html?m=1

      ■kontrak F15 tiba2 muncul dr web pentagon, sinyal positip kemhan uda dapet sumber baruw pengganti sang makelar haha!🤓🤭👌

      naa tinggal blekhok nih...tinggal tunggu wkt, ato jangan2 uda epektip diam2 om irs haha!🤫🤗👍

      Hapus
  10. eittt sorii yeee kite bukan fomo,
    tapi fashioned leader....bhs gaulnye trend setter gt haha!😄😋🤓
    olwes jadi first kastamer minimal di kawasan haha!😋🤭✌️
    kenapa harus sama kalo bisa beda haha!😎😉👌

    lagian konstan belum tentuw bner..
    makanya sering2 baca isu ln
    baca lagi ttg apache amrik, negara yg punyak aja kapok karna harga sucad lebih mahal daripada sucad pas bikin heli baruw haha!😱🤫😋
    sampe pentagon kirim juru nego harga segala..tetep gak tembus, alhasil mangkrak😆

    kedepan nh 90 pasti ditangan, apalagi si cantique awewe101 haha!🥳✌️👍

    BalasHapus
  11. PMX NYA AHLI LGBT, PROFESORNYA MEMBUAL AKUT AHLI ODGJ SUDAH PASTI BERUK MALAYDESH IQ BOTOL SEMUA 🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣🤡🤡🤡🤡🤡

    www.cnnindonesia.com/internasional/20260826125624-106-1396429/siapa-profesor-malaysia-yang-klaim-orang-melayu-kuno-bisa-terbang/amp&ved=2ahUKEwiks4Pc4OKWAxXOluEIHej6O3wQFnoECDMQAQ&sqi=2&usg=AOvVaw2S1lYSoHiVCjv2M-YflljE

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. Karena perkara keinginan agar peralatan pertahanan yang diimpor dapat diserahkan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, kontrak pengadaan 22 S-70M senilai US$585 juta antara PT Dirgantara Indonesia dan Sikorsky gagal memasuki tahap efektif.
    -----

    ahh gosip ngaco ajah haha!👎🤥😝..

    padahal media tempo barusan rilis penyebab delay & batalnya sejumlah alutsista ke amrik..

    nich uda guwe tulis buat reply om irs bbrp bulan laluw, soal adanya makelar klaim agen rahasia..tau2 palsuw haha!🤪🤣😤
    alurnya berita lebih jelas & detail👍

    ⬇️⬇️⬇️
    GMF Expands Maintenance Capacity Through Pondok Cabe Facilityhttps://defense-studies.blogspot.com/2026/07/gmf-expands-maintenance-capacity.html?m=1

    BalasHapus
  14. Makelar alutsista AS yg menyerang makelar pesaing..🤣

    BalasHapus
  15. Alman helvas.. bnyk yg gak suka tulisan mo pun argumennya terutama wni

    BalasHapus
  16. "kontrak pengadaan 22 S-70M senilai US$585 juta antara PT Dirgantara Indonesia dan Sikorsky gagal memasuki tahap efektif." .......Kasiann

    BalasHapus
    Balasan
    1. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      ---------------------------------
      SIPRI MALONYET 2025 - 2020 = KOSONG-FFBNP NOT PAID
      -
      SIPRI MALONYET 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALONYET 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALONYET 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALONYET 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALONYET 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
      -
      SIPRI MALONYET 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.htmll
      --------------------------------
      PERSENTASE IMPOR SENJATA = SIPRI PERIODE 2021–2025
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      SIPRI PERIODE 2021–2025:
      -
      1. INDONESIA (1,5%)
      STATUS: URUTAN PERTAMA PENERIMA SENJATA TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
      Fokus: Modernisasi besar-besaran (Jet tempur Rafale,, Kapal Selam Scorpène, dan Kapal PPA).
      -
      2. Filipina (1,2%)
      STATUS: URUTAN KEDUA DI KAWASAN.
      Fokus: Penguatan pertahanan pantai dan udara (Rudal BrahMos, helikopter tempur, dan kapal fregat).
      -
      3. Singapura (1,1%)
      STATUS: URUTAN KETIGA DI KAWASAN.
      Fokus: Pemeliharaan keunggulan teknologi (Jet tempur F-35B dan kapal selam tipe 218SG).
      -
      4. Thailand (0,5%)
      STATUS: URUTAN KEEMPAT DI KAWASAN.
      Fokus: Alutsista dari Swedia, AS, dan Korea Selatan (termasuk jet tempur dan bom berpemandu).
      -
      5. MALONYET (0,3%)
      STATUS: URUTAN KELIMA DI KAWASAN.
      Fokus: Modernisasi terbatas pengadaan 18 unit pesawat tempur ringan FA-50 dari Korea Selatan.
      -
      6. Kamboja (0,1%)
      STATUS: URUTAN KEENAM DI KAWASAN.
      Fokus: Dominasi pasokan dari China, termasuk sistem peluncur roket multipel (MLRS).
      --------------------------------
      GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
      https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
      -
      1. Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Skor: 0,2582)
      -
      2. Vietnam – Peringkat 23 Dunia (Skor: 0,4066)
      -
      3. Thailand – Peringkat 24 Dunia (Skor: 0,4458)
      -
      4. Singapura – Peringkat 29 Dunia (Skor: 0,5272)
      -
      5. Myanmar – Peringkat 35 Dunia (Skor: 0,6265)
      -
      6. Filipina – Peringkat 41 Dunia (Skor: 0,6993)
      -
      7. MALONYET – Peringkat 42 Dunia (Skor: 0,7379)
      -
      8. Kamboja – Peringkat 83 Dunia (Skor: 1,8434)
      -
      9. Laos – Peringkat 125 Dunia (Skor: 2,8672)

      Hapus
    2. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      SIPRI MALONYET 2025 - 2020 = KOSONG-FFBNP NOT PAID
      -
      SIPRI MALONYET 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALONYET 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALONYET 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALONYET 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALONYET 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
      -
      SIPRI MALONYET 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.htmll
      ------------------------------
      WITHOUT MALONYET = THE 40 LARGEST RECIPIENTS OF MAJOR ARMS =
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1 Ukraina
      2 India
      3 Arab Saudi
      4 Qatar
      5 Pakistan
      6 Jepang
      7 Polandia
      8 Amerika Serikat
      9 Kuwait
      10 Australia
      11 UEA
      12 Mesir
      13 Inggris
      14 Israel
      15 Belanda
      16 Korea Selatan
      17 Jerman
      18 Indonesia
      19 Yunani
      20 Norwegia
      21 China
      22 Italia
      23 Filipina
      24 Türkiye
      25 Brasil
      26 Singapura
      27 Bahrain
      28 Maroko
      29 Denmark
      30 Rumania
      31 Belgia
      32 Belarusia
      33 Aljazair
      34 Taiwan
      35 Hungaria
      36 Kazakhstan
      37 Serbia
      38 Kanada
      39 Spanyol
      40 Thailand
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      ------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..

      Hapus
    3. PENGEMIS BERAS = NOT PAID-FFBNP = NO SHOPPING JUST LEASING
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      --------------------------------
      FACT 5x KING MALONYRT
      FACT 5x PM MALONYRT
      FACT 6x MINDEF MALONYRT
      KASTA FFBNP : LCS BANNED NSM-LMS NO TORPEDO-F18 BATAL
      KASTA FFBNP : NO SHOPPING JUST LEASING
      --------------------------------
      SIPRI MALONYET 2025 - 2020 = KOSONG-FFBNP NOT PAID
      -
      SIPRI MALONYET 2025 = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      -
      SIPRI MALONYET 2024 = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      -
      SIPRI MALONYET 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
      -
      SIPRI MALONYET 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
      https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
      -
      SIPRI MALONYET 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2021.html
      -
      SIPRI MALONYET 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
      https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-MALONYET-2020.htmll
      --------------------------------
      WITHOUT MALONYET = THE 40 LARGEST RECIPIENTS OF MAJOR ARMS =
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      -
      1 Ukraina
      2 India
      3 Arab Saudi
      4 Qatar
      5 Pakistan
      6 Jepang
      7 Polandia
      8 Amerika Serikat
      9 Kuwait
      10 Australia
      11 UEA
      12 Mesir
      13 Inggris
      14 Israel
      15 Belanda
      16 Korea Selatan
      17 Jerman
      18 Indonesia
      19 Yunani
      20 Norwegia
      21 China
      22 Italia
      23 Filipina
      24 Türkiye
      25 Brasil
      26 Singapura
      27 Bahrain
      28 Maroko
      29 Denmark
      30 Rumania
      31 Belgia
      32 Belarusia
      33 Aljazair
      34 Taiwan
      35 Hungaria
      36 Kazakhstan
      37 Serbia
      38 Kanada
      39 Spanyol
      40 Thailand
      https://www.sipri.org/sites/default/files/2026-03/fs_2603_at_2025.pdf
      --------------------------------
      GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
      https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
      -
      1. Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Skor: 0,2582)
      -
      2. Vietnam – Peringkat 23 Dunia (Skor: 0,4066)
      -
      3. Thailand – Peringkat 24 Dunia (Skor: 0,4458)
      -
      4. Singapura – Peringkat 29 Dunia (Skor: 0,5272)
      -
      5. Myanmar – Peringkat 35 Dunia (Skor: 0,6265)
      -
      6. Filipina – Peringkat 41 Dunia (Skor: 0,6993)
      -
      7. MALONYET – Peringkat 42 Dunia (Skor: 0,7379)
      -
      8. Kamboja – Peringkat 83 Dunia (Skor: 1,8434)
      -
      9. Laos – Peringkat 125 Dunia (Skor: 2,8672)
      -
      Catatan: Brunei Darussalam dan Timor Leste biasanya tidak dimasukkan dalam pemeringkatan GFP karena skala militer yang sangat terbatas.

      Hapus
    4. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Manufaktur Strategis vs Perakitan Lisensi: Indonesia unggul lewat kemandirian kluster BUMN pertahanan (PT Pindad, PT PAL, PTDI) yang mampu memproduksi tank Harimau dan kapal LPD, sementara domestik mandek pada perakitan lisensi serta didera megakorupsi proyek LCS Boustead [Naval News].
      • Skala Pasukan & Anggaran: Jumlah personel aktif Indonesia (400.000) jauh melampaui domestik (113.000), di mana skala kebutuhan masif Indonesia berhasil mendongkrak ekosistem industri militer dalam negeri secara konsisten.
      • Urgensi Geopolitik & ZEE: Luasnya wilayah kepulauan dan konflik Natuna Utara memaksa Indonesia agresif memodernisasi armada laut-udara, berbeda dengan postur domestik yang reaktif dan bergantung penuh pada aliansi asing (FPDA).
      • Regulasi TKDN vs Krisis Tata Kelola: Indonesia menerapkan aturan ketat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk kemandirian dan sukses mengekspor alutsista ke Afrika/ASEAN, sedangkan domestik nihil peta jalan jangka panjang serta terpuruk akibat intervensi politik transaksional.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Military Balance - IISS]: Data perbandingan kekuatan personel, tonase armada maritim, dan peringkat kapabilitas pertahanan di Asia Tenggara.
      • [Stockholm International Peace Research Institute - SIPRI]: Tren ekspor-impor senjata global yang mencatat lonjakan nilai manufaktur pertahanan Indonesia berbanding stagnasi domestik.
      • [Lowy Institute Military Power Index]: Analisis komparatif ketahanan industri militer mandiri serta tingkat ketergantungan negara terhadap pasokan vendor asing.
      • [Laporan Forensik PAC Parlemen]: Bukti konkrit hancurnya tata kelola industri lokal akibat korupsi penunjukan langsung perusahaan kroni politik.

      Hapus
    5. -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Siklus Stop–Go Kronis: Pengadaan alutsista strategis berayun tanpa kepastian pendanaan multi-tahun, memicu pemutusan kontrak sepihak dan penundaan akut (Contoh: 20 tahun wacana jet MRCA berakhir tanpa pengganti MiG-29).
      • Patronase & Korupsi Kontrak: Tender didominasi penunjukan langsung vendor kroni politik penguasa ketimbang kompetensi teknis, memicu kegagalan fatal proyek maritim utama (Contoh: Megaskandal korupsi LCS Boustead) [Naval News].
      • Ketergantungan Impor Absolut: Militer mengimpor seluruh sistem tempur utama dari berbagai negara (AS, Rusia, Prancis, Turki), memicu pembengkakan biaya dan kerentanan tinggi terhadap sanksi geopolitik global.
      • Kapasitas Manufaktur Dangkal: Industri pertahanan domestik nihil kemampuan R&D mandiri dan hanya melakukan perakitan dasar lisensi asing, sehingga proyek langsung mandek saat mitra internasional mundur.
      • Kelangkaan & Kanibalisme Komponen: Buruknya manajemen stok diperparah oleh hilangnya rantai pasok pabrikan untuk senjata uzur, memaksa militer mempreteli satu unit alutsista demi menghidupkan unit lainnya.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Military Balance - IISS]: Data perbandingan penyusutan armada aktif, krisis suku cadang, dan indeks penuaan alutsista regional ASEAN.
      • [Stockholm International Peace Research Institute - SIPRI]: Analisis kegagalan belanja modal pertahanan akibat kaku dan besarnya beban belanja rutin pegawai negeri militer.
      • [Jane's Defence Weekly]: Analisis teknis mengenai pembengkakan biaya pemeliharaan alutsista dan dampak instabilitas kabinet terhadap rantai pengadaan pertahanan.
      • [Global Firepower Index]: Laporan peringkat kekuatan militer global yang menyoroti kelemahan mobilitas taktis dan ketertinggalan teknologi persenjataan domestik.

      Hapus
    6. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Amblasnya Kesiapan Tempur: Ketidakmampuan militer memobilisasi pasukan, bertempur, dan menjaga kontinuitas operasi akibat kombinasi hancurnya rantai logistik dan penuaan senjata.
      • Epidemi Alutsista Usang: Ketergantungan pada panser Condor, jet Hawk, dan korvet era 1980/1990-an mendongkrak biaya perawatan, merontokkan keandalan taktis di lapangan.
      • Kelumpuhan Flanker & Maritim: Dana pemeliharaan (O&M) kaku (<25%) membuat kesiapan jet Su-30MKM sempat amblas sisa 4 dari 18 unit, serta memaksa AL memacu ekstrem kapal tua akibat mangkraknya megaproyek LCS.
      • Struktur Padat Personel Keropos: Sebesar ~60% dana habis terserap untuk jaminan gaji/pensiun, menciptakan postur militer yang gemuk pegawai namun ringkih daya pukul persenjataan (equipment-light).
      • Anjloknya Kemahiran Prajurit: Pemotongan anggaran bahan bakar memangkas drastis jam terbang pilot dan hari layar pelaut, melumpuhkan koordinasi gabungan antar-matra dalam simulasi perang intensitas tinggi.
      • Kehilangan Efek Gentar (Deterrence): Krisis kesiapan operasional ini melumpuhkan penegakan hukum ZEE di perairan sengketa, memaksa negara bergantung pada aliansi asing (FPDA) dan diplomasi pasif.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Military Balance - IISS]: Data otentik anjloknya tingkat kelaikan terbang (serviceability rate) jet tempur utama dan krisis suku cadang kronis regional ASEAN.
      • [Stockholm International Peace Research Institute - SIPRI]: Analisis kegagalan belanja modal pertahanan akibat tidak adanya kepastian alokasi dana pembangunan multi-tahun.
      • [Jane's Defence Weekly]: Kajian teknis kegagalan sistem logistik suku cadang matra laut-udara dan dampak instabilitas kabinet terhadap rantai pengadaan pertahanan.
      • [Global Firepower Index]: Laporan peringkat kekuatan militer global yang menyoroti kelemahan mobilitas taktis dan ketertinggalan teknologi persenjataan domestik.

      Hapus
    7. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Pengadaan Tambal Sulam: Pagu dana minim ~1% PDB habis terserap beban operasional kaku personel (~60%), memicu kegagalan akuisisi massal dan penundaan akut alutsista tiga matra.
      • Celah Udara Pasca-MiG: Program jet pengganti MiG-29 (MRCA) mandek belasan tahun akibat transisi politik, memaksa AU bergantung pada Hornet/Su-30MKM uzur yang rawan krisis suku cadang.
      • Mangkraknya Proyek LCS: Kontrak RM9 Miliar untuk 6 kapal frasa Prancis berujung nol pengiriman, membekukan peremajaan armada dan memaksa AL memakai kapal patroli ringkih era 1980-an [Naval News].
      • Krisis Ranpur & Artileri AD: AD krisis mobilitas taktis dan terpaksa mengoperasikan panser Condor era 1980-an, diperparah lambatnya produksi serta mahalnya harga satuan proyek ranpur Gempita.
      • Siklus Transaksional Stop-Go: Tata kelola dirusak oleh intervensi politik dan makelar kontrak, memicu siklus pembatalan proyek sepihak serta pembengkakan biaya ekstrem yang merugikan keuangan negara.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Military Balance - IISS]: Data perbandingan penyusutan jumlah armada aktif, krisis suku cadang, dan indeks penuaan alutsista regional ASEAN.
      • [Stockholm International Peace Research Institute - SIPRI]: Analisis kegagalan belanja modal pertahanan akibat kaku dan besarnya beban belanja rutin pegawai negeri militer.
      • [Jane's Defence Weekly]: Analisis teknis mengenai pembengkakan biaya pemeliharaan alutsista dan dampak instabilitas kabinet terhadap rantai pengadaan pertahanan.
      • [Global Firepower Index]: Laporan peringkat kekuatan militer yang menyoroti kelemahan mobilitas taktis dan ketertinggalan teknologi persenjataan domestik.
      • [Laporan Forensik PAC Parlemen]: Bukti konkrit malapraktik penunjukan langsung vendor kroni politik dan penyelewengan dana megaproyek maritim.

      Hapus
    8. BUKTI IQ SUPER MALONYET ...........
      -------------------------------
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      -------------------------------
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2026. (Free Malaysia Today / Naval News)
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malaysia / Kemenlu Malaysia)
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today)
      -------------------------------
      PEMECATAN PROFESOR
      • Kasus UIAM: Kampus resmi memecat Solehah Yaacob per 27 April 2026 dan mencabut hak penggunaan gelar profesor dari universitas tersebut. (Malay Mail / SCMP)
      -------------------------------
      KEBIJAKAN NEGARA
      • Situs dewasa: Laporan Pornhub mencatat situsnya nomor 1 di Asia.
      • Bak Kut Teh: Pemerintah Malaysewa menetapkannya sebagai makanan warisan negara.
      • Pajak judi: LHDN merilis panduan resmi regulasi pajak perjudian.
      • Kesehatan mental: Kemenkes Malaysewa merilis laporan krisis mental lewat NHMS.
      -------------------------------
      SKANDAL TOKOH & POLITIK
      • Sultan Johor: Skandal asmara lama Sultan Ibrahim dengan penari asal Inggris. (BBC)
      • Sultan Kelantan: Kasus perceraian kilat Sultan Muhammad V dengan mantan Miss Moscow. (NST)
      • Najib Razak: Kasus pembunuhan model Mongolia, Altantuya Shaariibuu, yang bermotif politik. (SCMP)
      • Azmin Ali: Skandal video intim sesama jenis dengan seorang staf politik. (Reuters)
      • Anwar Ibrahim: Catatan hukum dan rekam jejak panjang terkait kasus sodomi I dan sodomi II. (BBC)
      -------------------------------
      SKANDAL MILITER
      • Pesta barak: Investigasi Kemenhan terkait video viral aktivitas terlarang tentara bersama wanita di barak. (Kompas)
      • Korupsi Panglima: Mantan Panglima AD ditangkap MACC atas dugaan suap senilai RM2,4 juta. (NST)
      -------------------------------
      • Definisi Cakupan O&M Malaydesh : Pos Operations & Maintenance merupakan urat nadi militer yang mencakup penyediaan bahan bakar, suku cadang cadangan, perbaikan besar, serta alokasi simulasi latihan tempur.
      • Kelumpuhan Dana Logistik malaydesh : Pagu O&M yang minim (<25%) memicu penumpukan jet tempur rusak, kapal mangkrak di galangan, serta anjloknya kelaikan terbang armada Flanker hingga sisa 4 unit.
      • Krisis Kemahiran Prajurit: Pembatasan logistik memangkas drastis jam terbang pilot dan hari layar pelaut, menghancurkan koordinasi gabungan antar-matra di lapangan.
      • Budaya Pemeliharaan Reaktif: Sistem perawatan mengabaikan inspeksi pencegahan demi irit biaya, memaksa alutsista dioperasikan ekstrem hingga rusak total sebelum diperbaiki.
      • Kanibalisme Suku Cadang: Ketergantungan impor multi-vendor asing memicu kelangkaan komponen pabrikan, memaksa militer mempreteli satu kapal/ranpur demi menghidupkan unit lainnya.
      ________________________________________
      📰 Sumber Berita Resmi
      • [The Military Balance - IISS]: Data otentik merosotnya kesiapan tempur (readiness) dan pemotongan jam latihan taktis regional ASEAN.
      • [Stockholm International Peace Research Institute - SIPRI]: Analisis dampak pembengkakan biaya pemeliharaan alutsista akibat ketergantungan pada rantai pasok impor global.
      • [Jane's Defence Weekly]: Kajian teknis kegagalan sistem logistik suku cadang matra laut-udara dan inefisiensi praktik kanibalisme komponen pertahanan.
      • [Defense News Asia]: Laporan investigasi mengenai penundaan kontrak servis jangka panjang alutsista berat akibat krisis anggaran domestik.
      • [Laporan Audit Internal MOD Malaydesh]: Dokumen resmi yang mengonfirmasi penumpukan kendaraan rusak di depo darat akibat buruknya manajemen perawatan pencegahan (preventive maintenance).

      Hapus
  17. Tulisan si Makelar daleman help us...ttg impor heli di tahun 2025....🍌
    sebut Kemhan "tidak ada harapan impor heli Ruskiyem"

    last last 2026 mendarat heli
    ✅️mi, 17, mi 8, mi35m
    ✅️ka 32
    made in Opa Puting Beliung haha!✌️🤑🧞‍♂️

    katanya pakar, tapi kok Salah Mulu, jatuhnya Pembual haha!🤥👎😂
    dari ulasan c130j, nc 212 sampe aset beruang merah Salah semua..gitu kok masi dikasi panggung ama media osi cnbc haha!😄❌️😝

    ⬇️⬇️⬇️
    Menakar Pasar Helikopter Militer Indonesia Hingga Tahun 2029
    https://defense-studies.blogspot.com/2025/01/menakar-pasar-helikopter-militer.html?m=1

    ❌️Meskipun saat ini terdapat produk Rusia yaitu Mil Mi-17 dan Mil Mi-35 yang dioperasikan oleh TNI Angkatan Darat, tidak ada harapan Kementerian Pertahanan dapat mengimpor lagi helikopter buatan Rusia .
    ------

    eittt uda masyuk brics tiada harapan PALELUH botak haha!😂😂😂
    buktinya meriam 57mm kcr dan truk Ural, Kamaz & Maz masyuk beramai ramai haha!
    yg laen tunggu tanggal maennya...ura..haha!🚀🚀🚀

    BalasHapus
  18. Makelar nulis artikel panjang2...tau2 kebanting haha!😋🤣😆

    ⬇️⬇️✅️✅️
    palu gada1 September 2026 pukul 12.57
    makelar sebut kemunduran impor amrik mef 2& 3
    apanya yg mundur???
    lah katanya pengamat milter masa gak tau historis shopping miiter ke amrik,
    ude ngaku aja makelar eifel tong haha!🤣🍌🤥

    di mef 2 & 3 impor amrik justru meningkat haha!🤣😝✌️
    ●impor Super Herkules
    ●impor bell 412
    ●impor bell 429 ranger
    ●impor JDAM
    ●impor amraam C7
    ●impor aim 9x
    ●impor hellfire batch 2
    https://defense-studies.blogspot.com/2021/09/lockheed-martin-will-start-production.html?showComment=1631534522530&m=1#c2461465824866199005
    ●impor agm 65 K2
    ●impor mesin cn 235
    ●impor mesin c 212
    ●impor Sniper ATP
    ●impor JHMCS helmet
    ●impor sonar celup Helras
    ●impor glas kokpit herki kit
    ●impor radar longbow
    ●apgred f 16 am/bm
    ●apgred herkules
    ●sign ex haha!😂😋🤑

    ini belum impor aset produk amrik dari negara lain, ijinnya dr gedonk putih khan haha!😝😋🤭
    ●M109 SPH
    ●M113 apc
    ●aim 9P5
    ●GE-404 T50i
    ●GE LM 2500 Gas Turbine
    dan laiennya
    bijimane sich makelar=orang tengah🍌 gituw aja teledor dorrr..haha!🤪😤🤣

    https://defense-studies.blogspot.com/2026/09/proyeksi-perdagangan-pertahanan.html?m=1

    BalasHapus