28 Maret 2022

Philippine Army Showcases Latest Defense Assets

28 Maret 2022

Army's Artillery Regiment's Autonomous Truck Mounted Howitzer System (ATMOS) 155 mm (photo : PA)

The Philippine Army showcased its latest military hardware at a static display held at the Hunters ROTC Parade Grounds, Fort Bonifacio, Metro Manila on March 21, 2022.

Army's Armor Division's armored mortar carrier equipped with 120mm mounted mortar systems (photo : PA)

Philippine Army Major Units (PAMUs) such as the Artillery Regiment, Armor Division, the 51st Engineer Brigade, and Special Forces Regiment (Airborne) displayed newly acquired military hardware during the event which is part of the month-long commemoration of the 125th founding anniversary of the Philippine Army.

Army Commanding General Lt. Gen. Romeo S. Brawner, Jr., inspects the Assault Rifle AR-M52F (photo : PA)

The Artillery Regiment displayed its brand new Autonomous Truck Mounted Howitzer System (ATMOS) 155 mm and towed howitzers while the Armor Division showcased its armored mortar carrier equipped with 120mm mounted mortar systems.

Army Commanding General Lt. Gen. Romeo S. Brawner, Jr., inspects the 60 mm Commando Mortar M60CMA (photo : PA)

The 525th Engineer Combat Battalion, the humanitarian assistance and disaster response unit of the 51st Engineer Brigade, displayed water search-and-rescue (WASAR) and collapsed structure search-and-rescue (CSSR) equipment donated by the Japanese government last year. Meanwhile, the Special Forces Regiment (Airborne) showcased latest high-powered firearms that will bolster the capability of ground units.

Army Commanding General Lt. Gen. Romeo S. Brawner, Jr., checks out water search-and-rescue (WASAR) equipment (photo : PA)

“These new weapon systems can be used not just for internal security operations but also for territorial defense operations,” Commanding General Philippine Army Lt. Gen. Romeo S. Brawner, Jr., remarked. “We are developing not just our internal security operations capability but also our capability to defend our territory from external aggressors,” he said. 

96 komentar:

  1. Balasan
    1. Malaysia Army Showcases Latest Defense Wish List

      Hapus
    2. sebelah tak punya SPH 155 ke? kesiann

      Hapus
  2. Kalo aset beruk malaya apa ya? Wakakakakakakaka

    BalasHapus
  3. Apakah SS2 untuk menggantikan SS1?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak.
      Lebih tepatnya SS2 untuk melengkapi senapan personel standar TNI dan SS2 digunakan untuk mengganti senapan M16 buatan usa yang sudah uzur.

      SS1 masih digunakan oleh TNI terlebih kesatuan marinir TNIAL dan Polri

      Hapus
    2. Bertahap semua matra TNI pake ss2 varian,marinir udah pake ss2 v1 marinirized tp belum rata.

      Hapus
    3. Semogalah SS2 jadi senapan serbu pengganti SS1. Sudah saatnya juga SS1 pensiun, jadi cadangan saja.

      Hapus
  4. Wuiiiih.....

    Yang masih pakai meriam tarik kerbau pasti tercirit dibucu katil lihat meriam ATMOS 155mm philipine itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jgn salah om.. sekalipun meriam tarik kerbau.. dari meriam sampe kerbau nya pun sdh FULL DIGITAL.. πŸ˜‚

      Hapus
    2. Kerbau digital versi malon
      Wkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  5. Malon telah berhasil direct hit pada Hwasong-12 Korea Utara menggunakan Tamingsari. Bukan hanya itu, sesudah mengeliminasi Hwasong-12 tampak tamingsari masih berpusing-pusing di udara mencari sasaran lain, cos tech motto plant in: one taming, ten hwasong family eliminated.

    Malon telah berjaya for prove as top 5 university

    BalasHapus
  6. ACNOLOGIA (pemancung KEPALA & pemusnahan gemPORKgila n GENGS)28 Maret 2022 15.32


    HEI BOCAH TOLOL.... YG DIMAKSUD PRESIDEN TUH "BAJU,PULPEN,BUKU... " BUKAN DRONE TEMPUR, PESPUR, KAPRANG TOLOL.


    1.APACHE BELI 8 UNIT MAU DAPET TOT 50% MILIK BASAH LOE....SAMA SAJA LOE punya duit 5.000 mau bakso seharga 10.000.


    TOLOL.

    2.IFX saja baru mau masuk tahap produksi tahun 2024...itupun delivery ke users(TNI-AU) masih harus nunggu 2-3 tahun.


    Beli adalah solusi cepat sbul nunggu IFX.... Loe liat noh LCS tensi tinggi nunggu 5-6 tahun baru dpat IFX alamat MATI INDONESIA.


    Loe klw komen atau baca berita BACA YG BENER pahami TONG....


    3.JELAS lah masih butuh impor MOGAMI kita butuh CEPAT TOLOL.... MOGAMI beli dari Jepang 1-2 tahun delivery. Klau buat dalam negeri masih harus nunggu 2-3 tahun untuk 1 kapal. Bukan berarti tidak mementingkan produk lokal.

    4.keinginan beli DRONE dari luar negri itu biasa saja... Turki yg punya ANKA,BAYRAKTRLAR,AKINCI saja masih pakai IAI HERON, HAROP... Rusia saja yg punya ORION-E masih pakai IAI SERCHER


    ____________

    1. Ada gw blg hrs dpt tot 50% ??? Goblok gk ketulungan,dulu wktu cm beli 12 Falcon dari US,IPTN dpt offset membuat sayap utk 12 unit Falcon pesanan auri dri LM πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ˜›πŸ˜›



    2. IFX mulai diterima user sekitaran 2026,sdgkan Rafale jg mulai diterima 2025-2026 serta F15 klw jd dibeli bru tiba 2027πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£

    3. Sudah ada AH140,Sigma 10514 dan FREMM tp msh mau jg nambah jenis kaprang sejenis?? Buat ribet logistik nightmare sajaπŸ˜›πŸ€£πŸ€£πŸ€£

    4. Turki beli Harop,heron itu kapan?? Sebelum bayraktar,Anka,akinci dibuat kan ?? turki buat bayraktar sja dgn asistensi/tot dri Israel🀣🀣🀣🀣

    Goblok mu gk ketulungan WakakakakπŸ˜›πŸ˜›πŸ˜›πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini orang kalau di Airspace Review biasa dikenal Ariel Shakiel sang sales Rusia plus Duta Kremlin Indonesia

      Kalau postingannya Airspace Review ada keburukan US ni orang juga bakal muncul tapi kalau keburukan Rusia menghilang ni orang.

      Hapus
    2. Napa emangnya ?? Gk suka loe klo gw disini ?? ya terserah gw lah mau nongkrong di formil mana
      LOL

      Hapus
    3. Antum cuma jadi badut kremlin kok bangga gitu. Tidak ada untungnya bela Rusia ataupun judge US.

      Hapus
  7. ACNOLOGIA (pemancung KEPALA & pemusnahan gemPORKgila n GENGS)28 Maret 2022 15.32


    HEI BOCAH TOLOL.... YG DIMAKSUD PRESIDEN TUH "BAJU,PULPEN,BUKU... " BUKAN DRONE TEMPUR, PESPUR, KAPRANG TOLOL.


    Balas

    Jkw ingin stop impor alutsista jgπŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ˜›πŸ˜›


    https://www.cnbcindonesia.com/news/20191122141523-4-117234/titah-jokowi-ke-prabowo-cs-setop-impor-alat-persenjataan

    Lol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha...yang distop yg bisa di buat Indonesia,dan itu semua bertahap...

      Hapus
    2. Maksudnya itu yg belum bisa dibuat Di Indo ya import,yg sudah bisa stop import

      Hapus
    3. Buktinya bakamla bli rifle dr luar drpd buatan pindad tau komodo armment..

      Hapus
  8. Mantab nya mainan pinoy ini....

    KERAjaan Beruk mainan kondom aja ya...


    Hahahahha

    BalasHapus
  9. AURI beli oerlikon skyshield : dpt offset kandungan lokal yg dipasok indhan dlm negri

    TNI AD beli Starstreak : indhan dlm negri dpt kontrak/tot dari vendor oem asing yg menggiurkan

    https://www.radarmiliter.com/2017/07/transfer-teknologi-rudal-starstreak-pt.html?m=1

    Sedangkan dlm pembelian nasams 2 utk AURI, indhan dlm negri dpt TOT apa ?? Cuma MRO doang ?? Klo begitu cancel saja NASAMS dri tender merad lalu ganti dgn VL MICA land base buatan mbda Krn indhan Prancis tk terlalu pelit tot dgn indhan dalam negeri

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudahlah membadutmu wahai duta kremlin, dicari tuh pak putin

      Hapus
    2. bro antum dicari sama fansboy US tuh

      https://id-id.facebook.com/angkasareview/

      Hapus
    3. Gw duta Kremlin ?? Malahan gw krg suka dgn Rusia krn indhan Rusia itu pelit tot ke indonesia jgnkan dpt tot radar,mesin,atau offset,tot mro sukhoi pun kagak dikasi sama knAAPO

      Hapus
    4. komentar aja bisa dilihat nyindir US mulu, kalau bukan Fansboy Kremlin ya gak mungkin lah judge US mulu

      Yuga Pradana
      Pantes gak brani turun ke medan ukraina.. takut dipecundangi su30/34 nih πŸ˜„πŸ˜‚
      Adalah latihan Cope India 04 antara IAF dan USAF yang diadakan di India pada 15-27 Februari 2004. Latihan tempur ini tidak hanya menjadi pemberitaan utama media-media India karena menandai awal dari babak baru hubungan bilateral antara India dan AS, tetapi juga karena pilot IAF berhasil memenangkan 90 persen pertempuran udara atas jet tempur F-15 USAF dari Wing 3 yang berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Elmendorf, Alaska.
      https://m.kaskus.co.id/.../kill-ratio-su-30-dan-f-15-as--91/

      Hapus
    5. Belinya berapa sih kok minta TOT

      Hapus
    6. Belinya berapa batrai si kok minta TOT tolong dong otaknya dipake dikit jan dibuat pajangan

      Hapus
  10. Mau stop IMPOR alutsista.... Tidak semudah itu perguso...


    Masih banyak alutsista yang masih belum mampu kita bkin sendiri... US aha masih banyak senjata impor... Contohnya RG-33 MRAP itu us-army impor dari AFSEL... Iron dome impor dari ISRAEL.... Jerman industry pertahanan maju tapi masih beli MQ-9 REPEAR US... RUSIA beli FAST INTECEPTIR BOAT dari PT.LUNDIN.



    Yg ditekankan oleh PRESIDEN itu dia marah sebab pengadaan PULPEN,BAJU, DLL MAISH impor padahal kita sudah bisa buat sendiri....


    Yg sudah mampu dibuat dengan mandiri.

    ANOA 6x6
    BADAK 6x6
    MAUNG 4x4
    KOMODO 4x4
    ILSV 4x4
    RIFLE
    PISTOL
    SNIPER
    Bomber
    DRONE RINGAN
    CMS
    BMS
    DLL

    YANG dalam tahap pengembangan mandiri

    IPCD MALE UAV.
    ELANG HITAM UAV.
    ENROLL LOTERING MUNITIONS.
    ASR RADAR.
    LWR RADAR.
    AESA RADAR.
    ATGM.
    ROCKET ANTI TANK/BUNKER.
    DLL

    YANG DI BANTU OLEH ORANG luar alias JOIN.

    KASEL joint dengan KOREA.
    PESPUR joint dengan KOREA.
    MT joint dengan TURKI.
    IFV 8x8 lisensi CEKO.

    Yang masih belum mampu dibuat.

    KAPAL PERANG BESAR +5000 TON.
    RUDAL.
    ROCKET PINTAR.
    MBT.
    SATELIT MILITER.
    ARTILERI.
    DLL


    Jadi klw ngomong STOP IMPOR senjata 70% IMPOSSIBLE.

    BalasHapus
  11. Loe bilang pelit TOT loe liat sebanyak apa yang dibeli, pingin dapat TOT mimpi.


    India dapat TOT sukhoi beli +230 unit.
    India dapat TOT T-72,T-90 belinya +1.000 unit.


    Kita mau dapat TOT beli saja kagak samapai puluhan(sukhoi).


    Mau dapat TOT dari MBDA beli harus banyak bukan beli dikit mintak TOT bnyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon beli cuma 18 Sukhoi tp dpt tot mro dri irkut ?? Sdgkan indo beli 16 Sukhoi tp kagak dpt apa2 dari knaapo

      Hapus
    2. ada bukti mereka dapat tot mro?? setauku Rusia itu negeri paling pelit tot di dunia

      Hapus
    3. Terus kalau emang malons dapat TOT dari irkut, kenapa MKM yg bisa terbang cuma 1/3 doang

      🀣🀣

      Contoh lagi kenapa mig 29 milik malons pensiun muda.

      Hapus
    4. https://militermeter.com/rusia-resmikan-bengkel-pesawat-sukhoi-di-malaysia/

      Hapus
    5. itumah bengkel perawatan sedang/ringan kalau di Indonesia sudah ada tapi kalau perawatan berat yang mencakup jeroan macam mesin atau avionik ada gak???

      Hapus
    6. SU 30MK milik TNI Angkatan Udara (AU) kini sedang menjalani perawatan.

      Akan tetapi yang menjalani perawatan adalah SU 30MK yang bernomer ekor TS-3002 yang berdinas di skadron udara 14.

      Dilansir Zonajakarta.com dari Instagram @skadronteknik044official bahwa SU 30MK menjalani perawatan jenis sedang.

      Perawatan tingkat sedang pada SU 30MK tersebut akan dilakukan selama 24 bulan atau 2 tahun.


      Lha cuma bengkel doang mah kita sudah bisa 🀣🀣

      Hapus
    7. ATSC sdn bhd itu bengkel pemeliharaan ringan/sedang dan berat untuk Su 30MKM,search di google klo gk percaya 😝😝😝😝😝

      Hapus
    8. kalau Malaysia bisa perawatan Berat Sukhoi,sudah daridulu Vietnam dan Indonesia kirim kesana. tapi buktinya gak ada kan, malahan mereka ada masalah Engine

      Hapus
    9. Kalo ATSC sdn bhd bagus kenapa hanya 4 unit Su30 MKM yg bisa terbang..

      1 unit Su30 MKM sudah Crack Body kok gak diperbaikin di ATSC sdn bhd..

      πŸ˜πŸ˜œπŸ˜›πŸ€ͺπŸ˜‚πŸ€£

      Hapus
  12. ACNOLOGIA (pemancung KEPALA & pemusnahan gemPORKgila n GENGS)28 Maret 2022 17.24

    KAPAL PERANG BESAR +5000 TON.
    RUDAL.
    ROCKET PINTAR.
    MBT.
    SATELIT MILITER.
    ARTILERI.
    DLL


    Jadi klw ngomong STOP IMPOR senjata 70% IMPOSSIBLE.

    Balas

    KAPAL PERANG BESAR +5000 TON. : Kapal LPD Made in PT PAL beratnya lebih dari 5000 ton lhoo😝😝
    RUDAL : rudal Merapi,rudal pasopati, dan projek rn 01 ss jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    ROCKET :Rhan 450,Rhan 122,ffar 70 mm jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    MBT : -
    SATELIT MILITER : Satelit LAPAN-A2 jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    ARTILERI : Howitzer pindad ME 105 jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    DLL

    BalasHapus
    Balasan
    1. LPD konstruksi beda dengan Frigate, contohnya Rusia bisa bikin LPD tapi Frigate sampai sekarang masih belum bisa

      Hapus
    2. Dia blg kaprang lhoo😝😝 yg namanya kaprang meliputi kapal spt fregat,korvet,lpd,lhd dll
      Kecuali jika dia cma blg kapal Kombatan

      Hapus
    3. Lha pertanyaannya, apakah semua sudah diproduksi πŸ˜πŸ˜πŸ€”πŸ€”

      Hapus
    4. Kagak semuanya masuk line produksi alias jd prototipe doang Krn byk pejabat yg lbh demen impor dri negri lain Krn dpt fee pdhl indhan dlm negeri bisa buat produk serupa

      Hapus
    5. Kagak semuanya masuk line produksi alias jd prototipe doang Krn byk pejabat yg lbh demen impor dri negri lain Krn dpt fee pdhl indhan dlm negeri bisa buat produk serupa😝😝😝

      Hapus
    6. contohnya yang udah berhasil prototipenya???

      Hapus
    7. Yg cma jd prototipe ya itu Pindad ME 105 dan UGM pasopati dan petir missile doang dri yg gw sebutkan diatas😝😝😝

      Hapus
    8. untuk masuk skala produksi minimal harus ada 3 sertifikat yaitu keamanan,kelayakan dan kegunaan. Kalau cuma bentukan doang tapi tidak lulus saat diujicoba ya tidak akan masuk jalur produksi.

      yang ente sebutin belum ada uji coba yang berhasil

      Hapus
    9. @unknown, betul sekali.

      Mau nunggu uji spesifikasi dan sertifikasi.

      Lha pertanyaannya terus mau produksinya kapan πŸ€”πŸ€”πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£

      Hapus
    10. lah makanya itu Menhan beli dari luar karena tidak memenuhi sertifikasi TNI

      Hapus
  13. Sia2 jd pelanggan setia/pertama Hercules di dunia puluhan tahun tp cma dpt tot ngelap/ganti oli ( mro ) doang dri LM kagak dpt tot/offset yg menguntungkan indhan dlm negri,contoh : memproduksi komponen Hercules pesanan auri spt bagian sayap,Fuselage,hidung atau ekor hercules

    https://amp.kontan.co.id/news/mantapkan-ekspansi-industri-pertahanan-gmf-dipercaya-lockheed-martin-rawat-hercules

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itukan sekarang setelah kita beli banyak.

      Kalau kemarin Hercules kita MRO Kmna🀣

      Hapus
    2. Malon/singapura yg populasi herculesnya sja lbh sdkt dri auri sdh duluan dpt tot mro dri LM,contohnya yaitu airod😝😝😝 kitanya aja yg telat jgnkan dpt tot teknologi vital sekedar dpt tot ngelap/ganti oli saja sdh duluan ketinggalan dgn negara lain😝😝😝

      Hapus
    3. Lha emang AURI sekutu US kok harus minta lebih dulu dapat TOT/MRO🀣🀣

      apalagi beli eceran

      Hapus
    4. Beli eceran ?? AURI user terbanyak Hercules di asteng😝😝😝😝 klo gk percaya cari di google

      Hapus
    5. Itu Sekarang tong
      kalau dulu tong, terus dulu inhan kita dapat embargo dari barat .

      Hapus
    6. User terbanyak kalau bukan mitra ya tetep gak dapat lah

      Hapus
    7. Hercules banyak di beli dizamannya Sooeharto.. Coba lue tanya ke keturunan Soeharto kenapa zaman Bapaknya gak dapat ToT Hercules..

      πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜œπŸ˜œπŸ˜›πŸ˜›πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£

      Hapus
    8. Bau² ini di fb namanya atul ni alias bekatul 🀣

      Hapus
  14. Sia2 jd pelanggan setia/pertama Hercules di dunia puluhan tahun tp cma dpt tot ngelap/ganti oli ( mro ) doang dri LM kagak dpt tot/offset yg menguntungkan indhan dlm negri,contoh : memproduksi komponen Hercules pesanan auri spt bagian sayap,Fuselage,hidung atau ekor hercules😝😝😝

    https://amp.kontan.co.id/news/mantapkan-ekspansi-industri-pertahanan-gmf-dipercaya-lockheed-martin-rawat-hercules

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap toh GMF udah bisa rawat Hercules gak usah2 jauh ke kirim ke luar

      Hapus
    2. setidaknya harga operasionalnya murah karena sudah ratusan unit dibuat daripada beli dari Rival US yang masih bermasalah

      Hapus
    3. Belinya ngeteng sih πŸ˜† coba sekali beli 12 pasti dikasih tot lebih. Tapi dr MRO kita bisa belajar banyak & bisa ngasilin duit+hemat ga usah kirim herki kita yg banyak buat MT 😊

      Hapus
    4. contohnya teknologi vital Hercules???

      Hapus
    5. http://m.infoglobal.co.id/id/detailnews/135

      Lah itu PT Infoglobal bikin Avionik Hercules

      Hapus
    6. 🀣🀣 bang yoga ,jngn dipaksain deh.

      Hapus
    7. Cma Flight Management Display A13 (FMD-A13), dan Electronics Flight Display (EFD-5.5) itupun murni hasil r&d info global sendiri Krn LM pelit tot😝😝😝,bkn keseluruhan Avionik yg ada di kokpit pesawat 😝😝😝

      Hapus
    8. https://aviatren.com/2021/11/13/gmf-collins-aerospace-upgrade-kokpit-hercules-tni-au/

      Hapus
    9. susah bro @Sondang dia kan duta Kremlin jadi ya bakal gitu terus

      Hapus
    10. setidaknya LM tidak sepelit Ilyushin atau Sukhoi

      Hapus
    11. Oooo si Yuda yg di bully di Group FB Indonesia Defense Review.. πŸ˜‚πŸ€£

      Gak kapok ya di Bully anak formil FB Indonesia Defense Review.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£

      Hapus
    12. Sekarang ini y dilihat nya pemgadaan alutsista serta TOT nya sudah ada kemajuan,bukan hanya uang,tp butuh jg diplomasi2 tertentu namanya TOT juga pasti Mahal bgt.
      Dri situ kita liat GMF sudah bisa rawat Herky.
      PAL MRO kasel

      Hapus
    13. Ancuk ini orang mukanya tebel yeh di IDR dihajar habis²an pdhl

      Hapus
  15. Ngeteng pun wajar minta tot, kenapa? Karena beli 2 unit kasel itu bukan kayak beli 2 unit avanza. Harga 2 unit kasel itu Rp 15 triliun, dengan harga yg sama persis membeli 75.000 unit Avanza dengan harga 200 jt/unit.

    Perusahaan alutsista butuh cashflow jika mau industriny eksis. Jika laku 1 unit kapal selam misalnya, sudah mampu membuat perusahaannya eksis bertahan selama 2-3 tahun jika tidak laku apapun.

    Jadi jangan lihat jumlah jika berbicara ttg alutsista tetapi lihatlah harganya, wajar ada imbal jika membeli alutsista berapapun jumlahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iy bener , kalau sebagai pembeli mah bebas mintanya.

      Tapi sebegai penjual apakah mereka mau menyutujuinya.

      Contoh.pean sebagai penjual soto ane sebagai pembeli
      Seumpama ane beli soto 10 porsi sama sampean sekalian ane minta sekalian resep andalan sampean

      Kira kira sampean kasih gak πŸ€”

      Hapus
    2. Klo sotonya seporsi Rp 1 miliar, jangankan 10 beli 3 porsi pun resepnya pasti dikasih

      Hapus
    3. 🀣🀣 wau ngeriii.

      Yg beli atta halilintar

      Hapus
    4. Diplomasi jg bagian penting untuk bisa dpt kan ToT atau OFfset dri pengadaan senjata.
      Mau brp persen itu bisa jadi ilmu kedepan.
      Karena gak ada negara maju yg kasih 100% TOT.

      Hapus
    5. Nah itu dia, berbicara tot itu part by part. Siapapun tahu gak ada negara yg ngasih 100%.

      Diawali visi si pembeli mau bikin alutsista apa secara mandiri, kemudian akan mengincar tot part by part nya.

      Misalnya Indonesia mau bikin rudal, yg bisa dibuat sendiri hanya propelan dan aerodinamika. Maka Indonesia akan mengincar tot part yg lain: seeker, guiding dsb. Jadi Indonesia membeli beberapa baterai rudal Neptune Ukrania untuk mengincar tot seekernya. Begitu seterusnya

      Hapus
  16. @Yuda Pradana

    Hercules banyak di beli dizamannya Sooeharto.. Coba lue tanya ke keturunan Soeharto kenapa zaman Bapaknya gak dapat ToT Hercules..

    Ups lupa zaman Sooeharto Pembelian Alutsista kena Markup dan pakai kroni dan anak2nya yg bermain

    1 lagi ToT dari Beli LPD ke Korsel bisa di jual ke Pinoy..

    πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜œπŸ˜œπŸ˜›πŸ˜›πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£

    BalasHapus
  17. Yuga pradana28 Maret 2022 18.11
    Cma Flight Management Display A13 (FMD-A13), dan Electronics Flight Display (EFD-5.5) itupun murni hasil r&d info global sendiri Krn LM pelit tot😝😝😝,bkn keseluruhan Avionik yg ada di kokpit pesawat 😝😝😝

    Yuga pradana28 Maret 2022 17.53
    Malon/singapura yg populasi herculesnya sja lbh sdkt dri auri sdh duluan dpt tot mro dri LM,contohnya yaitu airod😝😝😝 kitanya aja yg telat jgnkan dpt tot teknologi vital sekedar dpt tot ngelap/ganti oli saja sdh duluan ketinggalan dgn negara lain😝😝😝

    BalasHapus
    Balasan
    1. AIROD yg MRO 1 unit Hercules TNI butuh waktu 3tahun.. Padahal AIROD MALON dapat ilmu ToT MRO lebih dulu daripada GMF..

      πŸ˜πŸ˜œπŸ˜›πŸ€ͺπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£

      Hapus
  18. Yaelah @YUDA nama loe kerena yudha tapi kelakuannya loe zero....

    KAPAL PERANG BESAR +5000 TON. : Kapal LPD Made in PT PAL beratnya lebih dari 5000 ton lhoo😝😝
    RUDAL : rudal Merapi,rudal pasopati, dan projek rn 01 ss jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    ROCKET :Rhan 450,Rhan 122,ffar 70 mm jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    MBT : -
    SATELIT MILITER : Satelit LAPAN-A2 jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    ARTILERI : Howitzer pindad ME 105 jg sdh bisa dibuat lhoo😝😝
    DLL


    KAPAL PERANG : FRIGATE +5000 TON Indonesia belum mampu... Itu alasannya kenapa beli DARU UK,ITALIA,JEPANG.... πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ

    RN-01 & PASOPATI : masih terkendala di sistem ENJIN n GUIDANCE... RN-01 SS hasil copy atau RE C-705 jadi kagak murni RANCANGAN SENDIRI.... πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ

    ROCKET : •RHAN 450 masih PROTOTYPE belum sempurna... Masih harus nunggu 2-3 tahun lagi... πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ
    •RHAN-122B... Itu roket ringan tanpa kendali... πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ
    •FFAR 7,2 itu sejak awal lisensi dari US yg oleh PT.DI dikembangkan sedikit.... πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ
    Terus yg gw tulis itu GUIDANCE ROCKET semacam POLONEZ,SMERCH, PINAKA, KASIRGA,LAR-160 & LYNK, atau M-270... πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ


    SATELITE : LAPAN A2... ITU COMMUNICATION SATELLITE bukan MILITARY SATELLITE atau INTAI... itu juga diawasi oleh JERMAN... πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ


    ARTILERI : ME-105 teknologi belum mumpuni dan baru sebatas PROTOTYPE.... Masih butuh pengembangan lagi.. πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ



    πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ˜›πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ€¨πŸ€¨πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ˜›πŸ˜›

    BalasHapus
  19. Tepatnya : badut ToT?

    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. padahal Kremlin juga gak kasih TOT

      Hapus
    2. Sudah ditegaskan bukan Kremlinan
      Apakah ToT'an?

      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  20. SG punya 62 Falcon ga ribut ToT πŸ˜‚πŸ˜‚

    Padahal pengalaman urus Fighter dia ga kaleng-kaleng, mulai Skyhawk & F-5 pernah dioprek dalam negrinya..

    ToT? Baguuuuuuusss...

    (asal masuk akal) πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  21. @Yuga Pradan

    Kalo ATSC sdn bhd bagus kenapa hanya 4 unit Su30 MKM yg bisa terbang..

    1 unit Su30 MKM sudah Crack Body kok gak diperbaikin di ATSC sdn bhd..

    Kalo ATSC sdn bhd bagus kenapa 18 unit Mig29 MALON bisa GROUNDED PERMANEN..

    πŸ˜πŸ˜œπŸ˜›πŸ€ͺπŸ˜‚πŸ€£

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mana gw tahu kan gw cma blg klo Malon bisa mro Sukhoi sndr walaupun kualitas mronya rendah

      Hapus
    2. Jgn bilang kualitas rendah
      Nnti ada yg tersungging lohπŸ˜ƒ

      Hapus
    3. Saya lihat sebagian besar yg bisa dilakukan ATSC sudah bisa dilakukan sama Depohar TNI AU.

      Pesawat yg terakhir ke Belarusia ada upgrade dari standar Su-30MK ke Su-30MK2. Walaupun ada klaim ATSC bisa upgrade juga, tetapi selama ini belum pernah melakukannya.

      Hapus
  22. PT Pindad Tandatangani MOU Dengan LTAT Malaysia
    ♞Pada DSA 2022
    Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose beserta Chief Executive Lembaga Tabung Angkatan Tentera (LTAT), Dato’ Ahmad Nazim Abd Rahman menandatangani Nota Kesepahaman pada Senin, 28 Maret 2022 di Defense Services Asia (DSA) 2022, MITEC - Kuala Lumpur, Malaysia. Penandatangan Nota Kesepahaman antara PT Pindad dan LTAT disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dan Senior Defence Minister Malaysia, Hishammuddin Hussein.

    Adapun penandatanganan Nota Kesepakatan hari ini terlaksana untuk menjajaki peluang kerjasama kedua belah pihak untuk mengembangkan usaha industri pertahanan lokal di tingkat negara dan kawasan masing-masing pihak. Penandatanganan ini juga sebagai langkah awal bagi Indonesia dan Malaysia untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kemampuan serta keahlian industri pertahanan masing-masing.

    Pada bulan November tahun lalu, delegasi dari Malaysia yang dipimpin oleh Perdana Menteri Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob dan Menteri Senior Pertahanan, Dato’ Seri Hishammuddin Tun Hussein mengunjungi kantor pusat PT Pindad, Bandung. Delegasi telah melihat berbagai kemampuan PT Pindad sebagai perusahaan pertahanan terbesar di Indonesia yang terkenal dengan berbagai produk militer berkualitas tinggi.

    Dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman ini, diharapkan hubungan bilateral kedua negara akan semakin meningkat lagi. Kerjasama ini juga diharapkan akan menjadikan PT Pindad sebagai mitra strategis Malaysia dan meningkatkan kemampuan baik dari sisi teknologi dan kapabilitas perusahaan.

    Lembaga Tabung Angkatan Tentera - LTAT, yang merupakan singkatan dari Armed Forces Fund Board, didirikan sejak Agustus 1972. LTAT Adalah badan hukum pemerintah yang memberikan manfaat bagi Angkatan Bersenjata Malaysia untuk menabung untuk masa pensiun mereka

    ADA YG NAKSIR BARANG² PINDAD GUUUYS..BELI BARANG DR PINDAD PAKE SONGLAP DUIT PENSIUNAN ATM KRN KERAJAAN MISKIN WKWKWKKKKKKKKKKK🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus