10 Mei 2023

Royal Thai Navy Takes Delivery of Second Modernized Do 228 MPA

10 Mei 2023

Arrival of no 1112, the second modernized Dornier Do 228 of the Royal Thai Navy (photos : RTN)

Receiving Ceremony for Maritime Reconnaissance Aircraft Dornier Do 228, No. 1112, Squadron 101, Wing 1, Royal Thai Naval Air Division, Royal Thai Fleet, Royal Thai Navy held on April 29, 2023 at U-Tapao International Airport. It is the second aircraft after the maritime reconnaissance aircraft Do 228, number 1114, which had a welcome ceremony on February 15, 2023, about two months ago.

Bor Do 228 No. 1112, is one of two, along with No. 1114, to be modernized under the Maritime Security Initiative (MSI) program assisted by the US government.

Do 228, numbers 1112 and 1114, both of which are the first batch sent to the aircraft factory of Dornier Luftfahrt GmbH at the airport Oberpfaffenhofen, Germany, at the end of December 2020.


Naval Air Systems Command (NAVAIR) of the United States Navy announced on July 22, 2020 that RUAG, Switzerland get the $40.2 million contract that was announced earlier to improve the modernization of maritime reconnaissance aircraft Do 228 of the Royal Thai Navy, all 7 machines which operated by RUAG MRO International RUAG Aircraft Maintenance Center.

The Naval Aviation Division of the Royal Thai Navy has a total of 7 Do 228 which has an average lifespan of more than 25 years.

Modernization of maritime reconnaissance aircraft Do 228 of the Royal Thai Navy Aviation Division of the Royal Thai Navy Including the installation of a glass cockpit and new mission system equipment, as well as the modernization of the Avionic system, including reconnaissance radar, infrared thermal imaging camera as well as a mission management system, and the data link network connection by improving will allow it to be used for another 15-20 years, which the remaining 5 machines of Do 228 improvements may be operated in Thailand.

(AAG)

48 komentar:

  1. https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20230508093606-178-946548/media-malaysia-indonesia-permalukan-malaysia-si-juara-asia-hoki

    BalasHapus
  2. Naa ini MPA bukan MSA haha!🤭🤭🤭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan "modernized" oom, bukan "converted"..

      Hahaaa..

      Hapus
    2. Dan sebanyak 7 bijik..
      Bukan hanya 3 bijik..

      Hahaaa..

      "..improve the modernization of maritime reconnaissance aircraft Do 228 of the Royal Thai Navy, all 7 machines which operated by RUAG MRO International RUAG Aircraft Maintenance Center..."

      Hapus
    3. nyoiiihh kesian yg gak punya MPA yaa om pedang
      apalagi super jet bowing 737 SLAMMR haha!🤑🤑🤑

      Hapus
  3. Manakala negara miskin MALON untuk upgrade pesawat saja hasil NGEMIS-NGEMIS ke as.... Hahahaha

    Hingga perbaikan pangkalan udara pun ngemis juga ke Australia.. hahahaha

    Miskin...

    BalasHapus
  4. Kalau INDON ada kubah radar dan optik sudah diklaim MPA ya guys.. Padahal hanya selevel MSA..... HAHHAHAHA

    BalasHapus
  5. Syukur Thailand tak pilih pesawat design aneh yang dibina secara berlesen tapi diklaim konon buatan anak bangsa... HAHHAHAHAHA

    KUAT KLAIM

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah tolol bin bego, thai juga pakai pesawat Produk PTDI Pork. Kasihan Malon kerasukan yah.

      Hapus
  6. KAH.. KAH.. KAH.. KAH.... KESIAN

    Indonesia Bersiap Membeli Kapal Selam dengan Pinjaman Luar Negeri USD2,16 Miliar

    BalasHapus
  7. Naah..
    Malon mulai cari-cari ayat karena dengki..

    Wakakakakakakakkk

    BalasHapus
  8. Sudah MISKIN NGUTANG lagi... HAHAHAHHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah hutang aset usang lagi...Kasihan Malon hari hari makin kerasukan lihat jiran shopping semua. Malon cuma bisa sewa dan cancel.parah

      Hapus
  9. Masih Lari PONTANG-PANTING cari yang sudi BARTER sawit yaah lon..?

    Wakakakakakaakakak

    Macam dagang zaman dinosaur purba

    BalasHapus
  10. Hanya malon, ke Airshow tapi mengemis BARTER sawit agar bisa shoping barang sedikit jee.

    Wakakakakakakakakak

    PONTANG-PANTING guys...

    BalasHapus
  11. INDON BERSIAP SIAP MAU MENAMBAH HUTANG lagi tu... HAHAHHAHA

    BalasHapus
  12. Cari yang sudi BARTER sawit yaah lon..?

    Wakakakakakaakakak

    Macam dagang zaman dinosaur purba

    BalasHapus
  13. PONTANG-PANTING panik bawa sawit, sementara China dah kelayapan di ZEE malon..


    Wakakakakakakakak

    BalasHapus
  14. Apa la Malang rakyat konoha dapat pemerintah yang KUAT NGUTANG dan NGEPRANK... HAHHAHAHA

    BalasHapus
  15. HAHHAHAHAHA..... BISKUT dan KERUPUK....?


    JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, pemerintah akan menukar sejumlah komoditas dengan pesawat Sukhoi SU-35 dari Rusia.

    Ditargetkan ada 11 Sukhoi senilai 570 juta dolar Amerika Serikat yang dibarter dengan berbagai komoditas di Indonesia. Salah satu komoditas yang dibarter adalah adalah kerupuk sebagai makanan khas Indonesia.

    "Saya kan ingin ada nilai tambah. Kerupuk lho, sekarang di Nigeria, biskuit segala macem dari Mayora, Wings, ke Afrika itu ekspornya tinggi sekali. Dia punya nilai tambah," kata Enggartiasto di Istana Kepresidenan

    BalasHapus
  16. Parah pesawat SU35 mau di ganti sama KERUPUK DAN BISKUT...? HAHAHAHHAHA

    BalasHapus
  17. Patutlah Rusia tolak... Ada patut pesawat secanggih SU35 di barter sama KERUPUK DAN BISKUT...? HAHAHAHHAHA

    BalasHapus
  18. Malon reka cerita Rusia menolak pembelian SU-35

    Wakakakakakakaka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Khilaf tuh namanya wkwk,gagal paham isi artikel nya

      Hapus
  19. Lama juga ya proses modernisasi MPA nya. Dari 2020 sd 2023. Dua tahun lebih untuk 1 pesawat ya?

    BalasHapus
  20. Wah gempur ngamuk.
    Pantaslah ngamuk karena ADA class bualannya semakin hampir CANCEL. Kurang budgetnya hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. https://www.malaysiandefence.com/its-the-ada-class-sort-off/

      Hapus
  21. kesian jiran KL pun ATGM, gak punyak⛔️
    kenselll lagiiiiiii.... haha!🤣🤣🤣

    kaya kok kere gaesz haha!🥴🥴🥴

    BalasHapus
  22. Yg ngemis hornet bekas kuwait itu apa lon..miskin amat sampai ngemis kalo punya cash ya sudah lon beli baru su36 ,f35 wkkwkwk
    Jgn ngemis ngemis trus 3x di tolak lgi buat malu

    BalasHapus

  23. kesian jiran KL heli atak pun gak punyak⛔️
    heli kecik murah pun susah eh NGUTANG lagi
    bikin malyu haha!🤣🤣🤣

    gaya sok kaya tapi kantung kere gaesz haha!🥴🥴🥴

    BalasHapus
  24. Ada ayat bunyi rudia tolak su35 lon..hayu tunjuk
    ada Indonesia yg batalkan karena caatsa
    .gagal pahami isi berita nya.maklum otak nya 1cc😅😁

    BalasHapus

  25. kesian jiran KL pun gak punyak tank medium⛔️
    2022 tank skorpi pensiun tanpa ganti...
    kesian tank terdikit se-kawasan haha!🤣🤣🤣

    sok kaya tapi kantung kere gaesz haha!🥴🥴🥴

    BalasHapus
  26. ...kasihan...kasihan....kasihan....malon semakin MISKIN TERPINGGIRKAN LEMAH...tapi malon masih SIBUKKAN DIRI HINA NEGARA LAIN.

    TAK ADA LENDER YANG MAU KASIH UTANG BARU.

    TAK ADA NEGARA NEGARA DI TIMUR TENGAH YANG MAU KERJASAMA EKONOMI ,KEUANGAN, INDUSTRI , DAN PERTAHANAN

    BalasHapus
  27. Negara Maju mana sich yang TIDAK BISA HITUNG NILAI CADANGAN BIJIH EMAS DI NUSA TENGGARA BARAT , INDONESIA???

    https://www.cnbcindonesia.com/news/20230219190213-4-415107/ri-punya-harta-karun-2-miliar-ton-emas-carinya-24-tahun

    So...

    BARGAINING POWER INDONESIA ITU SANGAT KUAT TERHADAP NEGARA LAIN.

    SELALU ADA ALTERNATIF KETIKA NEGARA A PELIT JUAL ALUTSISTA DAN TOT TERHADAP INDONESIA MAKA NEGARA B AKAN MENGGANTIKAN POSISI NEGARA B.
    IT IS SO SIMPLE, right ?

    Kalo malon apa punya cadangan bijih emas 2 milyar TON ? Gue tanya serius nich pada malon malon ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. BOEING saja yg ingin goal F15 EX ga bisa semena2...RI bisa menolak..namun karena hub bilateral dg US, diambil juga walau setengah sampai 1 skad !

      Hapus
  28. NC-212 dibuat oleh PT.DI (IAe).

    HARI AWAL NC-212-100/200/300 dibuat berdasarkan berdasarkan LISENSI dari CASA & AIRBUS(indonesia juga membuat beberapa komponen C-212 yang dibuat oleh AIRBUS).


    BUT

    sejak 2011 AIRBUS tidak produksi lagi..jadi sepenuhnya dibuat oleh PY. DI

    NC-212-400 adalah versi ORI buatan PT.DI yg terakhir produksi tahun 2015.

    Dan sekarang NC-212 PRODUKSInya diambil alih oleh NC-212i.

    Selain NC-212.. Sekarang PT.DI juga membuat pesawat asli buatan PT.DI yaitu N-219

    BalasHapus
  29. Apapun yang RUSLI GEMPOORK katakan hanya PENYEDAP HATI sendiri melihat perkembangan kekuatan TNI dan rasa FRUSTASI melihat perkembangan tidak menggembirakan dari proyek pengadaan senjata TDM......akibatnya hanya ada IRI 👿 👿 dan DENGKII 👺👹👹 sampai KERASUKAN sambil NGAMUK.....JIAHAHAHAHA 😁😄😄😆

    BalasHapus
  30. Mahesa10 Mei 2023 pukul 06.46

    Tengok guys kera jaan sebelah tuh miskinnya dah kelewatan 😂😂😂, macam mana mau belanja alat perang, cadangan devisanya saja minus 🤣🤣🤣🤣

    ".... Sejak awal 2023 hingga saat ini atau year to date (ytd), Febrio menyebut cadangan devisa telah melonjak 5,8%, pertumbuhannya meningkat paling pesat dibandingkan pertumbuhan cadangan devisa negara lainnya seperti Brazil yang tumbuh 5,1% (yd), Rusia tumbuh 2,6% (ytd), Kanada tumbuh 2,5%.

    Sementara dibandingkan dengan negara kawasan ASEAN, seperti Thailand, pertumbuhan cadangan devisanya pada 2023 hanya 0,4% (yed), dan Malaysia kontraksi -0,3%..... "

    ====

    Sok gaya gayaan tolak terima tawaran kredit lunak dari british dan perancis, padahal bingung bagaimana ntar bayarnya 😝😝

    BalasHapus
  31. Heeeh.....kabarnya FICANTIERI setelah sukses memasok 6 unit kapal perang FREMM untuk TNI AL dilanjutkan menawarkan produk kapal selam pada NKRI 🇮🇩 untuk berkompetisi bersama Perancis dan Jerman ( SCORPENE,U 214 ).🙂🙂

    BalasHapus
  32. Berita tentang Malon kok sepi yah? Mau tanya apa sudah bubar?

    BalasHapus
  33. Malon nak upgrade asetpun tunggu hibah luar kerajaan, wangpun takde , bayar sewa dan hutangpun tak sanggup wkwkwk wkwkwkkwkwk

    BalasHapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  35. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  36. pembual sebelah, mulai kerasukan..
    WKWKWKWK

    BalasHapus
  37. Indonesia ekspornya lumayan Indomie, biskuit, kerupuk , bahan mentah nikel, tembaga,alumunium, emas, batu bara, kayu,sampai produk militer tank,panser, senjata, kapal laut, pesawat udara, kendaraan macam toyota, hino dll....sementara malon cuma sawit busok saja...

    BalasHapus