21 Oktober 2023

Indonesia Eximbank Berikan Pembiayaan untuk Ekspor 6 Pesawat NC212i PT DI ke Filipina

21 Oktober 2023

Pesawat angkut ringan NC212i Angkatan Udara Filipina (photo : Gerard Belvis)

Bangga, Indonesia Bisa Ekspor Pesawat ke Filipina

Jakarta - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI memberikan solusi pembiayaan untuk ekspor 6 unit pesawat terbang NC212i buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang dipesan oleh Department of National Defense/Armed Forces of Philippines (DND/AFP) Filipina senilai USD79 juta. Pembiayaan tersebut dilakukan dengan skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) atau National Interest Account (NIA) untuk mendukung industri manufaktur alat transportasi strategis nasional.

Dukungan LPEI tersebut tertuang dalam Penandatanganan Perjanjian Pembiayaan Ekspor antara LPEI dan PTDI untuk pengadaan 6 pesawat NC212i yang dilaksanakan pada 18 Oktober 2023 di kantor LPEI, Jakarta.

Direktur Pengembangan Bisnis LPEI, Maqin U. Norhadi menyampaikan bahwa ekspor 6 pesawat ini merupakan kebanggaan Indonesia karena PTDI dapat memproduksi produk industri strategis yang bernilai teknologi tinggi dan LPEI sebagai instrumen Pemerintah hadir memberikan solusi pembiayaannya.

“Pembiayaan yang dilakukan LPEI kepada PTDI merupakan wujud negara hadir untuk meningkatkan ekspor Indonesia. Ekspor pesawat terbang akan meningkatkan reputasi Indonesia di mata global, terutama perusahaan Indonesia yang tergabung dalam industri strategis kedirgantaraan yang sarat dengan teknologi tinggi,” kata Maqin.

Maqin menjelaskan, LPEI melaksanakan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) dari Pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri kedirgantaraan Indonesia agar memiliki daya saing yang tinggi. “Hal ini sejalan dengan strategi LPEI untuk memperkuat ekosistem ekspor Indonesia”, katanya.

Penugasan Khusus Ekspor (PKE) merupakan mandat yang diberikan Pemerintah kepada LPEI untuk menyediakan pembiayaan, penjaminan dan/atau asuransi untuk transaksi atau proyek yang secara komersial sulit dilaksanakan, akan tetapi dianggap sangat penting oleh Pemerintah untuk menunjang kebijakan atau program ekspor nasional. Sampai saat ini, LPEI telah menyalurkan program PKE senilai Rp12 triliun untuk mendukung ekspor lebih dari 80 produk ke lebih dari 100 negara.

Pesawat angkut ringan NC212i Angkatan Udara Filipina (photo : Rhendy AvGeek)

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Sumber Daya Manusia PT Dirgantara Indonesia, Wildan Arief, menjelaskan PTDI memberikan apresiasi tinggi atas dukungan LPEI dalam program penjualan pesawat terbang NC212i produksi PTDI ke Filipina. Filipina telah memesan pesawat terbang produksi PTDI untuk kedua kalinya, yang merupakan bukti pesawat terbang produksi PTDI memiliki performa yang tinggi dan andal.

“Kami berharap, adanya solusi pembiayaan dari LPEI dapat menjadi keran pembuka ekspor pesawat terbang produksi PTDI lebih banyak lagi ke negara-negara lain yang pada akhirnya dapat meningkatkan devisa Indonesia. Kami harap PTDI dapat bangkit kembali, terbang tinggi melintasi langit, dan terus berkibar,” kata Wildan Arief.

Pesawat NC212i merupakan pesawat angkut ringan dengan sistem avionik modern full glass cockpit dan autopilot, yang dilengkapi dengan winglet, ramp door dan memiliki ukuran kabin yang luas dibandingkan pesawat sekelasnya. Sejak tahun 2014, PTDI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat NC212i dan hingga saat ini terhitung sebanyak 123 unit pesawat NC212 series yang telah diproduksi dan dikirimkan PTDI ke berbagai customer, baik dalam maupun luar negeri, dari total sebanyak 606 unit populasi pesawat NC212 series di dunia.

Perjanjian pembiayaan LPEI terhadap PTDI merupakan pemberian fasilitas ketiga yang dilakukan LPEI sejak 2018 lalu. Sebelumnya, LPEI telah memberikan dua fasilitas modal kerja ekspor untuk mendukung pelaksanaan kontrak PTDI dengan Nepal berupa 1 unit CN235-220 Military Transport senilai USD30 juta dan kontrak PTDI dengan Senegal berupa 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) senilai USD24 juta, yang mana kedua unit pesawat tersebut telah berhasil dikirimkan pada tahun 2021.

67 komentar:

  1. HOBINYA = The Southeast Asian country has been hobbled by huge public debt, a slipping currency, corruption and flagging economic growth. In just over a year since coming to power, Prime Minister Mahathir Mohamad's government has already suspended or revised major infrastructure projects worth billions of dollars to rein in costs.
    ----
    HASILNYA ......
    RETIRED SCORPION = Scorpions to be retired. The Army has recommended that it’s fleet of Scorpion light tanks be retired due to the high cost of maintenance and obsolescence issues.
    RETIRED CONDOR = Condor armoured 4X4 and Sibmas armoured recovery vehicle as retired from service as off January 1, 2023.
    RETIRED SIBMAS = Condor armoured 4X4 and Sibmas armoured recovery vehicle as retired from service as off January 1, 2023.
    RONGSOK V150 = . It was used by the Malaysian Army in Second Malayan Emergency (now retired)
    SEWA 4x4 = the Malaysian Armed Forces were looking to lease Tarantulas, with the contract scheduled to be awarded in 2023.
    SEWA MOTOR = The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the lease of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
    不不不不不不

    BalasHapus
  2. Dukungan LPEI tersebut tertuang dalam Penandatanganan Perjanjian Pembiayaan Ekspor antara LPEI dan PTDI untuk pengadaan 6 pesawat NC212i yang dilaksanakan pada 18 Oktober 2023 di kantor LPEI, Jakarta.
    Perjanjian pembiayaan LPEI terhadap PTDI merupakan pemberian fasilitas ketiga yang dilakukan LPEI sejak 2018 lalu. Sebelumnya, LPEI telah memberikan dua fasilitas modal kerja ekspor untuk mendukung pelaksanaan kontrak PTDI dengan Nepal berupa 1 unit CN235-220 Military Transport senilai USD30 juta dan kontrak PTDI dengan Senegal berupa 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) senilai USD24 juta, yang mana kedua unit pesawat tersebut telah berhasil dikirimkan pada tahun 2021.
    不BUAT PESAWAT MEMBERI KREDIT不

    BalasHapus
  3. Malon sepi shoping..katanya banyak cash tpi zonkk GoIB wkwk

    BalasHapus
  4. Pinoy gak munafik gak gengsi spt malon
    Beli produk dri Indo spt LPD sama NC212.
    Mantabbb

    BalasHapus
  5. Kalah lagi malonn..kalah sama IQ gorila.
    Gembul kan gak punya IQ不不
    Troll A-Z gak ada jelas 不不不不

    BalasHapus
  6. Sejak tahun 2014, PTDI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat NC212i dan hingga saat ini terhitung sebanyak 123 unit pesawat NC212 series yang telah diproduksi dan dikirimkan PTDI ke berbagai customer, baik dalam maupun luar negeri, dari total sebanyak 606 unit populasi pesawat NC212 series di dunia.
    不BEDA KASTA BEDA LEVEL不

    BalasHapus
  7. Pemilik asal pesawat ni adalah CASA Sepanyol ya guys.... INDON hanya bina atas kebenaran BERLESEN... HAHAHAHAHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gorila tak tau arti "NC"
      Maklum IQ Gorilla longor

      Ngiahahahaha

      Hapus
    2. Pemilik Asli Engineer Terbodoh di Dunia saat ini di pegang oleh para Engineer Melonte .. kekal Abadi sampai Malayshit bubar diganti dengan Malaydesh

      Hapus
  8. Shoping paling terbaru MALAYSIA selepas shoping 18 FA-50 BLOCK 20, 3 ANKA dan 2 LEONARDO ATR72 MPA

    12 BUAH HELIKOPTER
    110 KENDARAAN ARMOR
    3 BUAH KAPAL LMS BATCH 2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru mau AKAN tender saja dah klaim SHOPING
      HAHAHAHAHA
      MAKLUM JARANG SHOPING

      Hapus
    2. Kapal yg lama di darat p kabarnya sekarang pur?五

      Hapus
    3. Shoping will be malon...
      Bikin gelak alam semesta...
      Wkwkwkwlkkkkkkk

      Hapus
  9. Tuh pur coba belanja ke PT DI, ntar dapat fasilitas UTANG

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo MALU disebut UTANG boleh juga kok bayar berperingkat. Biar seolah2 tidak ada UTANG seperti praktik selama ini ya ....

      Hapus
  10. Kalau N 219 pakai Rampdoor bentrok ga y sama NC 212

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan secara spesifikasi hampir mirip dan sekelas

      Hapus
  11. Tuh pur coba belanja ke PT DI, ntar dapat fasilitas UTANG

    BalasHapus
  12. Sorry ya guys ini buatan Indonesia 不不不, 休

    BalasHapus
  13. PANASIN MESIN DULU AH


    ELANG HITAM MALE UAV


    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02ssSZhejTnySgkKz2phSGjJcRG2Hbwg5vADjf2Wq87zpn9XYKuad2MRH6RkhT1P1zl&id=100069581346514&mibextid=Nif5oz


    ADA YANG FANAS 休休

    BalasHapus
  14. Selain itu, kerajaan katanya, akan memulakan proses perolehan aset-aset baharu.

    “Ini termasuk perolehan 12 helikopter baharu Tentera Udara Diraja Malaysia, perolehan aset-aset utama Tentera Darat Malaysia seperti 60 kereta perisai infantri, 50 High Mobility Light Tactical Vehicle (HMLTV), enam Hovercraft Integrated Fast Interceptor serta 733 kenderaan sokongan pelbagai jenis.

    “Kerja-kerja memasang pulih dua aset kapal selam selain meneruskan perolehan tiga buah Littoral Mission Ship (LMS) Tentera Laut Diraja Malaysia serta perolehan bagi menggantikan aset lama dengan tujuh buah pesawat kapal terbang twin engine dan 5 buah helikopter ringan PDRM,” kata Anwar yang juga Menteri Kewangan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Katanya ya pork ??? Ha ha ha ha kenyataannya zonk..

      Hapus
  15. Yang penting KALIS NGUTANG.... HAHAHAHAHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha ha ha ha..... Beruk satu ini pandai membual. Ha ha ha

      Hapus
  16. Tetangga yang mau beli pesawat ini masih bisa,masih ada slot,tersedia pinjaman eximbank

    BalasHapus
  17. Dukungan LPEI tersebut tertuang dalam Penandatanganan Perjanjian Pembiayaan Ekspor antara LPEI dan PTDI untuk pengadaan 6 pesawat NC212i yang dilaksanakan pada 18 Oktober 2023 di kantor LPEI, Jakarta.
    Perjanjian pembiayaan LPEI terhadap PTDI merupakan pemberian fasilitas ketiga yang dilakukan LPEI sejak 2018 lalu. Sebelumnya, LPEI telah memberikan dua fasilitas modal kerja ekspor untuk mendukung pelaksanaan kontrak PTDI dengan Nepal berupa 1 unit CN235-220 Military Transport senilai USD30 juta dan kontrak PTDI dengan Senegal berupa 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) senilai USD24 juta, yang mana kedua unit pesawat tersebut telah berhasil dikirimkan pada tahun 2021.
    不BUAT PESAWAT MEMBERI KREDIT EXIMBANK不

    BalasHapus
  18. Ternyata belanja militer itu harus ada bank penjamin ya guys macam exim bank ini,

    Lah kalau sebelah cakap kalis hutang,,,,,
    Orang yang tahu dunia militer cuma tersenyum aja

    Biarkan aja halusinasi nya 不不maklum miskin tentu berusaha sedapkan hatinya walau kenyataannya sampai sekarang tak ada shoping 不不不休休

    Walaupun dia tunjuk shoping itu hanya list aja tak ada satupun yang datang 不不不不

    BalasHapus
  19. Ya ya ya ya... Hanya utk sedapkan hati. Kenyataan tak ada 1 pun yg datang. Hanya aset2 murah yg nyata mampu di beli Malon ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  20. Sejak tahun 2014, PTDI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat NC212i dan hingga saat ini terhitung sebanyak 123 unit pesawat NC212 series yang telah diproduksi dan dikirimkan PTDI ke berbagai customer, baik dalam maupun luar negeri, dari total sebanyak 606 unit populasi pesawat NC212 series di dunia.
    不YANG HUTANG 82% DARI GDP = MENANGIS不

    BalasHapus
  21. Kalis hutang ya pork ???? Ha ha ha maaf saya tertawa ya pork.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67310490507/rafale-indonesia-hendak-jadi-malaysia-masih-bingung-cari-utangan-biayai-pembelian-fa-50

    BalasHapus
  22. Tak shoping2 kok hutang Malon terus bertambah ya pork ? HA ha ha ha ha ha

    BalasHapus
  23. "KATANYA"
    apa itu makna katanya.....
    lagi lagi PRANK KERAjaan kepada rakyatnya yang bodoh longor

    hahahahahahahaha

    BalasHapus
  24. DALAM DOLLAR US =
    Selanjutnya.....diikuti oleh negara Malaysia dengan 3,793 juta US Dollar dalam anggaran pertahanannya.
    ----
    F15EX = The United States has approved the sale of Boeing F-15 Advanced Eagle combat aircraft to Indonesia for an estimated USD13.9 billion.
    RAFALE = Nilai kontraknya mencapai USD8,1 miliar untuk ke-42 unit Rafale atau sekitar Rp123,12 triliun. Paling cepat unit pertama Rafale bakal diterima Indonesia 36 bulan sejak kesepakatan dibuat atau saat 2026 mendatang.
    不LEBIH MAHAL RAFALE ATAU F15EX不

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang jelas lebih mahal dari FA50 milik malon jauh....yg cuma bisa beli light fighter tepi sedikit...eh tepi banyak gak level dan lucunya dipamerin disini.. Kita cuma ketawa ngakak ...ngoa..ha...ha

      Hapus
  25. DALAM DOLLAR US =
    Selanjutnya.....diikuti oleh negara Malaysia dengan 3,793 juta US Dollar dalam anggaran pertahanannya.
    ----
    F15EX = The United States has approved the sale of Boeing F-15 Advanced Eagle combat aircraft to Indonesia for an estimated USD13.9 billion.
    RAFALE = Nilai kontraknya mencapai USD8,1 miliar untuk ke-42 unit Rafale atau sekitar Rp123,12 triliun. Paling cepat unit pertama Rafale bakal diterima Indonesia 36 bulan sejak kesepakatan dibuat atau saat 2026 mendatang.
    不LEBIH MAHAL RAFALE ATAU F15EX不

    BalasHapus
  26. BREAKING NEWS !!!
    mata uang RINGGIT MALON paling lemah dan buruk di ASIA.

    https://youtu.be/a1dyL-RqN70?si=CHt8oNRRCatezIte

    不不不不不不不

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahkan sama Timor Leste, Bangladesh dan Srilangka pun lebih lemah dan buruk mata Wang Ringgit Malon.

      Wkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  27. BEZA KASTA...HAHAHAHA...

    INDONESIA
    KASIH HUTANG

    MALINGCIA
    BINGUNG CARI HUTANG


    莞樹莞樹莞
    不不不不
    WKWKWKWKWKWKWKWWKKWKKWKWKWK

    BalasHapus
  28. https://www.zonajakarta.com/nasional/67310490507/rafale-indonesia-hendak-jadi-malaysia-masih-bingung-cari-utangan-biayai-pembelian-fa-50

    CASH?????

    莞樹莞樹莞
    不不不不
    WKWKWKWKWKWKWKWWKKWKKWKWKWK

    BalasHapus
  29. Indonesia Eximbank Berikan Pembiayaan untuk Ekspor 6 Pesawat NC212i PT DI ke Filipina
    —————

    Mabuhay filipina
    Borong 6 lagi...tak masalah kredit buat sahabat sesama TIM ELIT SHOPPING SOPING hore haha!

    asal jangan kasi kredit ke KL,
    Utang ke KUWAIT, MTU JERMAN dan 13 lainnya ajah gak bayar ..ngeriihh uda 82% & hanya mampu bayar faedah bukan UTANG haha!扒扒扒

    BalasHapus
  30. kita, vietnam, thailan, filipin SHOPPING pake kredit, ASET diterima

    lha KL, utang 5 taon tak bayar, dapetnya kapal darat made in bns haha!不不不

    BalasHapus
  31. lha KL NO⛔️ SHOPPING
    sedjak 2018 mb-339 pensiun gantinya SEWA KANADA...ini mah PARAH haha!不不不
    AW SEWA
    bmw SEWA
    velfire SEWA
    blekhok SEWA
    awewe 139 SEWA
    parasut simulator SEWA
    angkatan SEWA gaessszz PARAH haha!不不不

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ubah nama menjadi malonisewa......

      Hapus
    2. semua sewa soalnya 2x PILRU seblah TAMAT kata tun m om pemburu haha!

      Hapus

  32. NO⛔MONI, NO⛔SHOPPING
    NO⛔ADEX, kasihan warganyet KL blum bayar tak diundang koryo..
    NO⛔️ tiket haha!不不不

    eiiittt kita donk diundang ke ADEX
    tengok KF-21 Boramae ada bendera 氣 hore haha!

    Republikorp Jalin Kerja Sama dengan LIG Nex1 Terkait Alih Teknologi Pembuatan ATGM
    KL gak diajak lagiii..kesian LOW BAJET...LOW TEKNOLOGI haha!

    makloum BEDA LEVEL, BEDA KASTA

    BalasHapus
    Balasan
    1. nyooihh..bajet RM.3 ke RM 4 pun bukan naik tapi buat nutup inflasi seblah haha!

      Hapus
  33. IRONIS = Hawk Indonesia Sudah Jadi Monumen, Netizen Malaysia Ironis Pesawat Serupa Masih Dipakai Negaranya Hingga 2030
    ---
    HAWK 2055 = Kerajaan merancang secara sistematik penggantian pesawat Hawk 108 dan Hawk 208 seperti yang digariskan dalam Pembangunan Keupayaan Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) 2055
    ---
    SEWA = International Tactical Training Centre (ITTC) to provide advanced fighter pilot training with a first cohort of students from the Royal Malaysian Air Force for fighter lead-in training (FLIT).
    不不不不不不

    BalasHapus
  34. VB gaeszz...senjata UFO haha!踢踢
    dikasi kredit pun ogah, tp gratis bolelah buat anak tk...ciutt ciiiuuu haha!
    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR1OiXuA31R7sCR7oTqiD0URQWFVcSD8PjalGfnvjqln2AhKy5ZTwlBj7qhqD5rd8sSeaE&usqp=CAU

    BalasHapus
    Balasan
    1. Labih bagusan MODEL RIFLE KAYU BUATAN ANE untuk dijual, walau tidak halus-halus benar.

      Hapus
    2. klo bisa dijual so pasti bagus punyak...
      lha seblah tuw disain teraneh sedunia haha!

      Hapus
  35. Malon shopping ngaku cash , tapi prank , masih bingung cari hutang lender , Wang takde shopping aset ghoib / halimunan semua wkwkwkwk wkwkwkwk wkwkwkwk

    BalasHapus
  36. Ekonomi Malaysia hancur dan mata uang Ringgit jatuh habis, https://m.youtube.com/watch?si=lAYARfLUAU3r0BrP&v=a1dyL-RqN70&feature=youtu.be

    BalasHapus
  37. Yups betul
    INDONESIA beri pinjaman hutang ke PHILIPINA
    Sedang
    MALON bingung cari HUTANG

    beda level, beda kasta

    BalasHapus
  38. The ringgit has fallen to its lowest level in 25 years, dropping 0.3% to 4.7635 against the US dollar, the weakest since the Asian financial crisis in 1998.
    At the market's closing yesterday, the ringgit also declined against other major currencies, easing against the euro to 5.0181/0218 from 5.0140/0182; against the yen (3.1794/1820 from 3.1685/1714); the Thai baht (13.0757/0907); the Indonesian rupiah (301.5/302.0) and the Singapore dollar (3.4669/469).
    不TANDA DEDISIT TAMBAH HUTANG不

    BalasHapus
  39. Mana mampu malon bina peswat terbang sekelas perintis.

    Wkwkkwkw...jauhhhhh tertinggal

    BalasHapus
  40. Percayalah lon,yg kau katakan shooping cash itu semua bualan kerajaan saja...wake up lon
    Wkwkkwk

    BalasHapus
  41. 1 Beruk idiot Melon sedang menghibur diri sendiri padahal dalam hatinya koyak 唐唐唐

    BalasHapus
  42. The Southeast Asian country has been hobbled by huge public debt, a slipping currency, corruption and flagging economic growth. In just over a year since coming to power, Prime Minister Mahathir Mohamad's government has already suspended or revised major infrastructure projects worth billions of dollars to rein in costs.
    Malaysia is also no stranger to swapping palm oil for military equipment. It bought Russian-built fighter jets using the controversial commodity in the 1990s.
    But Malaysia's latest attempt at bartering is likely to complicate matters for European defense companies, which are vying for contracts as Malaysia seeks to modernize its weapons, including its fleet of fighter jets.
    不 MEMALUKAN HOBINYA 不

    BalasHapus
  43. Cash?
    Mmmhh....五五mmmhhh....五五五mmmmhhhh....五五五五MMMMBUAAAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA 不不不不不不不不不不不不不不不不不不不不不不不

    BalasHapus
  44. Awas Malon Beruk Melayu Jgn dikasih Hutang buat beli produk Indonesia, Nanti Ga bayar wkwkwkwk. Kasih ke pinoy aja jelas. Pinoy aja beli pake hutang yg penting punya dan ga sewa... Negara Melayu sebelah banyak membual alhasil negara paling bobrok SE Asia tenggara

    BalasHapus