02 Juni 2026

The Royal Thai Navy and the Vietnamese Navy Concluded 53rd Joint Partrol

02 Juni 2026

The Royal Thai Navy (RTN) Krabi-class offshore patrol vessels (OPV), OPV-552 HTMS Prachuap Khiri Khan and Pattani-class OPV, OPV-512 HTMS Naratiwat concluded 53rd joint partrol with Vietnam People's Navy (VPN) HQ-263 and HQ-264, the Project 10412 Svetlyak-class patrol boats from 15 to 26 May 2026 (all photos: Royal Thai Navy)

The Royal Thai Navy First Naval Area Command, specifically the naval unit that visited Ho Chi Minh City, Socialist Republic of Vietnam, has successfully completed its 53rd joint patrol mission between the Royal Thai Navy and the Vietnamese Navy. All personnel and equipment are safe.


Between May 24-25, 2026, a joint patrol fleet between the Royal Thai Navy and the Vietnamese Navy, consisting of HTMS Prachuap Khiri Khan from the First Naval Area Command and HTMS Narathiwat from the Second Naval Area Command, conducted an operation.


For the Vietnamese Navy, the vessels HQ-263 and HQ-264 conducted joint patrols along the maritime border of both countries. The objective was to maintain order in the contiguous maritime areas and strengthen maritime security cooperation between the two navies.


The 53rd Thai-Vietnamese Joint Patrol was a significant event in celebrating the 50th anniversary of diplomatic relations between the Kingdom of Thailand and the Socialist Republic of Vietnam (1976-2026). This joint patrol proceeded smoothly, with both sides demonstrating professionalism, strength, and dignity in both combat readiness and friendly relations.


The Royal Thai Navy Region 1 is committed to promoting maritime security cooperation with neighboring countries in order to maintain stability and peace in the region, which is a crucial foundation for shared development and prosperity.

87 komentar:

  1. HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
    -
    Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
    • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
    • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
    • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
    • Himbauan: Publik diminta tidak termakan rumor media sosial dan tetap merujuk pada rilis resmi pemerintah.
    -
    • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
    -
    • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
    -
    • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
    -
    • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
    ------------------
    FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
    INDONESIA VS MALAYDESH
    -
    • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
    • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
    • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
    • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
    ---------------------------------
    KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
    • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
    • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
    • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
    • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
    • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
    ---------------------------------
    2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
    -
    2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
    -
    2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
    -
    2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
    -
    2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
    -
    2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
    -
    2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
    ------------------
    1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
    Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.Status Saat Itu: Pemimpin Oposisi (belum menjabat Perdana Menteri).
    -
    2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.Tujuan: Mencegah pelarian terkait penyelidikan awal skandal mega korupsi 1MDB.Jika Anda membutuhkan informasi tambahan, saya dapat merinci aturan hukum imigrasi Jepang terkait mantan narapidana atau kronologi pencekalan Najib Razak di bandara.
    ------------------
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI

    BalasHapus
  2. ✅️LARGE PATROL CUTTER FREE dr japang
    ✅️Garibaldi FREE dari Italia...

    sementara negri🎰kasino genting,
    NSM=NGEMIS SAMPE MeWeK haha!😭🤥🍌

    BalasHapus
  3. Thai=Nam patroli bareng...
    lah yg ituw negri🎰kasbon kok gak diajak haha!😬😁🍌
    pasti gegara GAGAL damaikan Thai Vs Kamboja yak haha!🤣🤥🍌

    BalasHapus
  4. J10 MEMBUAL... 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
      KLAIM KAYA
      HUTANG MENINGKAT!
      -
      2026
      Populasi: 36.38 juta
      Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
      Beban per Kapita: RM 94,544
      -
      2025
      Populasi: 35.97 juta
      Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
      Beban per Kapita: RM 81,998
      -
      2024
      Populasi: 34.67 juta
      Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
      Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
      Beban per Kapita: RM 79,315
      -
      2023
      Populasi: 35.12 juta
      Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
      Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
      Beban per Kapita: RM 74,587
      -
      2022
      Populasi: 34.69 juta
      Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
      Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
      Beban per Kapita: RM 70,901
      -
      2021
      Populasi: 34.28 juta
      Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
      Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
      Beban per Kapita: RM 67,667
      -
      2020
      Populasi: 33.87 juta
      Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
      Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
      Beban per Kapita: RM 63,464
      -
      2019
      Populasi: 33.45 juta
      Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
      Beban per Kapita: RM 60,179
      -
      2018
      Populasi: 33.00 juta
      Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
      Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 57,605
      -
      2017
      Populasi: 32.54 juta
      Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
      Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
      Beban per Kapita: RM 54,910
      -
      2016
      Populasi: 32.04 juta
      Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
      Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
      Beban per Kapita: RM 52,699
      -
      2015
      Populasi: 31.52 juta
      Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
      Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
      Beban per Kapita: RM 51,253
      -
      2014
      Populasi: 30.98 juta
      Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
      Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
      Beban per Kapita: RM 47,927
      -
      2013
      Populasi: 30.42 juta
      Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
      Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 44,992
      -
      2012
      Populasi: 29.85 juta
      Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
      Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
      Beban per Kapita: RM 41,326
      -
      2011
      Populasi: 29.26 juta
      Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
      Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
      Beban per Kapita: RM 37,904
      -
      2010
      Populasi: 28.65 juta
      Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
      Beban per Kapita: RM 34,488
      -
      2009
      Populasi: 28.04 juta
      Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
      Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
      Beban per Kapita: RM 31,326
      -
      2008
      Populasi: 27.45 juta
      Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
      Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
      Beban per Kapita: RM 26,155
      -
      2007
      Populasi: 26.86 juta
      Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
      Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 25,316
      -
      2006
      Populasi: 26.26 juta
      Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
      Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
      Beban per Kapita: RM 23,381
      -
      2005
      Populasi: 25.66 juta
      Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
      Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 21,940
      -
      2004
      Populasi: 25.06 juta
      Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
      Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
      Beban per Kapita: RM 20,550
      -
      2003
      Populasi: 24.46 juta
      Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
      Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 18,560
      -
      2002
      Populasi: 23.87 juta
      Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
      Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 16,798
      -
      2001
      Populasi: 23.28 juta
      Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
      Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
      Beban per Kapita: RM 15,162
      -
      2000
      Populasi: 22.69 juta
      Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
      Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
      Beban per Kapita: RM 13,574
      -
      1999
      Populasi: 22.11 juta
      Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
      Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
      Beban per Kapita: RM 12,210
      -
      1998
      Populasi: 21.53 juta
      Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
      Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
      Beban per Kapita: RM 10,821

      Hapus
    2. Dateng nanti Nangisss..🤣🤣🤣

      Hapus
  5. Kesan....MALU nya...🤣🤣🤣🤣🤣🤣



    Prabowo Ditolak Kunjungan ke Roma, Hongaria dan Austria Karena Tidak Ada Petinggi Negara Yang Mau Menyambutnya

    https://tanyaislamyuk.com/prabowo-ditolak-kunjungan-ke-roma-hongaria-dan-austria-karena-tidak-ada-petinggi-negara-yang-mau-menyambutnya/

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
      -
      Peringkat Kekuatan Militer ASEAN (GFP 2026)
      Indonesia – 13 Dunia (Nomor 1 ASEAN)
      Vietnam – 23
      Thailand – 24
      Singapura – 29
      Myanmar – 35
      Filipina – 41
      Malondesh – 42
      -
      2026
      Populasi: 36.38 juta
      Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
      Beban per Kapita: RM 94,544
      -
      2025
      Populasi: 35.97 juta
      Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
      Beban per Kapita: RM 81,998
      -
      2024
      Populasi: 34.67 juta
      Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
      Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
      Beban per Kapita: RM 79,315
      -
      2023
      Populasi: 35.12 juta
      Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
      Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
      Beban per Kapita: RM 74,587
      -
      2022
      Populasi: 34.69 juta
      Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
      Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
      Beban per Kapita: RM 70,901
      -
      2021
      Populasi: 34.28 juta
      Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
      Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
      Beban per Kapita: RM 67,667
      -
      2020
      Populasi: 33.87 juta
      Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
      Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
      Beban per Kapita: RM 63,464
      -
      2019
      Populasi: 33.45 juta
      Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
      Beban per Kapita: RM 60,179
      -
      2018
      Populasi: 33.00 juta
      Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
      Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 57,605
      -
      2017
      Populasi: 32.54 juta
      Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
      Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
      Beban per Kapita: RM 54,910
      -
      2016
      Populasi: 32.04 juta
      Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
      Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
      Beban per Kapita: RM 52,699
      -
      2015
      Populasi: 31.52 juta
      Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
      Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
      Beban per Kapita: RM 51,253
      -
      2014
      Populasi: 30.98 juta
      Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
      Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
      Beban per Kapita: RM 47,927
      -
      2013
      Populasi: 30.42 juta
      Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
      Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 44,992
      -
      2012
      Populasi: 29.85 juta
      Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
      Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
      Beban per Kapita: RM 41,326
      -
      2011
      Populasi: 29.26 juta
      Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
      Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
      Beban per Kapita: RM 37,904
      -
      2010
      Populasi: 28.65 juta
      Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
      Beban per Kapita: RM 34,488
      -
      2009
      Populasi: 28.04 juta
      Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
      Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
      Beban per Kapita: RM 31,326
      -
      2008
      Populasi: 27.45 juta
      Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
      Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
      Beban per Kapita: RM 26,155
      -
      2007
      Populasi: 26.86 juta
      Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
      Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 25,316
      -
      2006
      Populasi: 26.26 juta
      Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
      Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
      Beban per Kapita: RM 23,381
      -
      2005
      Populasi: 25.66 juta
      Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
      Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 21,940
      -
      2004
      Populasi: 25.06 juta
      Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
      Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
      Beban per Kapita: RM 20,550
      -
      2003
      Populasi: 24.46 juta
      Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
      Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 18,560
      -
      2002
      Populasi: 23.87 juta
      Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
      Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 16,798
      -
      2001
      Populasi: 23.28 juta
      Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
      Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
      Beban per Kapita: RM 15,162
      -
      2000
      Populasi: 22.69 juta
      Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
      Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
      Beban per Kapita: RM 13,574
      -
      1999
      Populasi: 22.11 juta
      Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
      Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
      Beban per Kapita: RM 12,210
      -
      1998
      Populasi: 21.53 juta
      Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
      Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
      Beban per Kapita: RM 10,821

      Hapus
  6. Rupiah hari ini Guys... TERBURUK DI ASIA....😂😂🤣🤣🤣



    Rupiah Loyo di Luar Negeri, Pagi Ini Sempat di Atas Rp17.900/US$

    https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/110537/rupiah-loyo-di-luar-negeri-pagi-ini-sempat-di-atas-rp17-900-us

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM RINGGIT KUAT = HUTANG MENINGKAT
      -
      HUTANG & LIABILITAS MALONDESH 2010–2026
      -
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan awal pasca-krisis finansial global.
      -
      2011: RM 456,1 Miliar – Rasio utang mulai meningkat stabil.
      -
      2012: RM 501,6 Miliar – Melewati ambang batas RM 500 miliar.
      -
      2013: RM 547,7 Miliar – Ekspansi belanja infrastruktur nasional.
      -
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Federal 2014.
      -
      2015: RM 630,5 Miliar – Penyesuaian ekonomi akibat fluktuasi harga minyak.
      -
      2016: RM 648,5 Miliar – Konsolidasi fiskal di bawah pemerintahan saat itu.
      -
      2017: RM 686,8 Miliar – Data tercatat dalam Laporan Tahunan Bank Negara Malondesh 2017.
      -
      2018: RM 1,19 Triliun – Transparansi Baru: Termasuk liabilitas 1MDB & proyek PPP.
      -
      2019: RM 1,25 Triliun – Laporan pengungkapan utang menembus RM 1 triliun.
      -
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan akibat paket stimulus pandemi COVID-19.
      -
      2021: RM 1,38 Triliun – Akumulasi utang federal selama masa pemulihan ekonomi.
      -
      2022: RM 1,45 Triliun – Posisi utang sebelum pergantian pemerintahan.
      -
      2023: RM 1,53 Triliun – Dikonfirmasi oleh PM Anwar Ibrahim sebagai warisan utang & liabilitas.
      -
      2024: RM 1,63 Triliun – Berdasarkan Belanjawan (APBN) 2024.
      -
      2025: RM 1,71 Triliun – Proyeksi dalam Tinjauan Fiskal 2026 (Kementerian Kewangan).
      -
      2026: RM 1,79 Triliun – Target manajemen utang dalam Economic Outlook 2026.
      --------------------------------
      Malondesh’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      Detailed Annual Breakdown =
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      --------------------------------
      2️⃣ 2025 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.30 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Total Population: 35,977,838
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 36,139
      Household Debt: RM 45,859
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 81,998
      --------------------------------
      3️⃣ 2024 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.22 trillion
      Household Debt: RM 1.53 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.6%
      Household Debt/GDP Ratio: 84.2%
      Total Population: 34,671,895
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 35,187
      Household Debt: RM 44,128
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 79,315
      --------------------------------
      4️⃣ 2023 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.17 trillion
      Household Debt: RM 1.45 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 64.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 81.2%
      Total Population: 35,126,298
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 33,308
      Household Debt: RM 41,279
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 74,587
      --------------------------------
      5️⃣ 2022 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.08 trillion
      Household Debt: RM 1.38 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 60.1%
      Household Debt/GDP Ratio: 80.9%
      Total Population: 34,695,493
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 31,127
      Household Debt: RM 39,774
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 70,901 [1]
      --------------------------------
      6️⃣ 2021 DEBT DATA
      Government Debt: RM 979.81 billion
      Household Debt: RM 1.34 trillion
      Govt Debt/GDP Ratio: 63.3%
      Household Debt/GDP Ratio: 89.1% (Pandemic Peak)
      Total Population: 34,282,399
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 28,580
      Household Debt: RM 39,087
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 67,667
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    2. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
      -
      1 IN 4 ADOLESCENTS HAD DEPRESSION
      1 IN 10 ADOLESCENTS HAD ATTEMPTED SUICIDE
      1 IN 3 PEOPLE = HAVE A MENTAL DISORDER.
      -
      2026
      Populasi: 36.38 juta
      Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
      Beban per Kapita: RM 94,544
      -
      2025
      Populasi: 35.97 juta
      Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
      Beban per Kapita: RM 81,998
      -
      2024
      Populasi: 34.67 juta
      Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
      Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
      Beban per Kapita: RM 79,315
      -
      2023
      Populasi: 35.12 juta
      Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
      Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
      Beban per Kapita: RM 74,587
      -
      2022
      Populasi: 34.69 juta
      Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
      Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
      Beban per Kapita: RM 70,901
      -
      2021
      Populasi: 34.28 juta
      Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
      Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
      Beban per Kapita: RM 67,667
      -
      2020
      Populasi: 33.87 juta
      Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
      Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
      Beban per Kapita: RM 63,464
      -
      2019
      Populasi: 33.45 juta
      Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
      Beban per Kapita: RM 60,179
      -
      2018
      Populasi: 33.00 juta
      Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
      Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 57,605
      -
      2017
      Populasi: 32.54 juta
      Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
      Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
      Beban per Kapita: RM 54,910
      -
      2016
      Populasi: 32.04 juta
      Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
      Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
      Beban per Kapita: RM 52,699
      -
      2015
      Populasi: 31.52 juta
      Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
      Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
      Beban per Kapita: RM 51,253
      -
      2014
      Populasi: 30.98 juta
      Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
      Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
      Beban per Kapita: RM 47,927
      -
      2013
      Populasi: 30.42 juta
      Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
      Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 44,992
      -
      2012
      Populasi: 29.85 juta
      Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
      Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
      Beban per Kapita: RM 41,326
      -
      2011
      Populasi: 29.26 juta
      Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
      Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
      Beban per Kapita: RM 37,904
      -
      2010
      Populasi: 28.65 juta
      Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
      Beban per Kapita: RM 34,488
      -
      2009
      Populasi: 28.04 juta
      Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
      Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
      Beban per Kapita: RM 31,326
      -
      2008
      Populasi: 27.45 juta
      Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
      Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
      Beban per Kapita: RM 26,155
      -
      2007
      Populasi: 26.86 juta
      Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
      Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 25,316
      -
      2006
      Populasi: 26.26 juta
      Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
      Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
      Beban per Kapita: RM 23,381
      -
      2005
      Populasi: 25.66 juta
      Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
      Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 21,940
      -
      2004
      Populasi: 25.06 juta
      Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
      Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
      Beban per Kapita: RM 20,550
      -
      2003
      Populasi: 24.46 juta
      Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
      Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 18,560
      -
      2002
      Populasi: 23.87 juta
      Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
      Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 16,798
      -
      2001
      Populasi: 23.28 juta
      Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
      Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
      Beban per Kapita: RM 15,162
      -
      2000
      Populasi: 22.69 juta
      Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
      Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
      Beban per Kapita: RM 13,574
      -
      1999
      Populasi: 22.11 juta
      Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
      Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
      Beban per Kapita: RM 12,210
      -
      1998
      Populasi: 21.53 juta
      Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
      Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
      Beban per Kapita: RM 10,821

      Hapus
  7. Rupiah Mata Uang Terburuk di Asia, Nyaris Tembus Rp18.000

    https://www.cnbcindonesia.com/research/20260530092648-128-738883/rupiah-mata-uang-terburuk-di-asia-nyaris-tembus-rp18000

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM RINGGIT KUAT = MELARAT
      NGEMIS BERAS
      NGEMIS JAGUNG
      NGEMIS BATUBARA
      -
      ALASAN TAWAR Rp.10.000 = SUBSIDI BERAS
      ALASAN TAWAR Rp.10.000 = SUBSIDI BERAS
      ALASAN TAWAR Rp.10.000 = SUBSIDI BERAS
      ALASAN TAWAR Rp.10.000 = SUBSIDI BERAS
      Standar Harga Malaydesh: Di pasar domestik Mala, kisaran harga eceran beras lokal dikontrol ketat oleh pemerintah malondesh dan berada di kisaran MYR 1,87 hingga MYR 2,99 per kg. Pemerintah Malaydesh yang memberikan subsidi sebesar RM150 juta untuk menjaga harga Beras Putih Lokal agar tetap murah dan stabil di pasaran.
      ----------------------------------
      KLAIM RINGGIT KUAT =
      TAWAR BERAS Rp. 10.000 (NGEMIS)
      TAWAR BERAS Rp. 10.000 (NGEMIS)
      TAWAR BERAS Rp. 10.000 (NGEMIS)
      -
      DATA EKSPOR BERAS RI-MALONDESH
      -
      Volume & Nilai: 200.000 ton dengan potensi transaksi Rp2 triliun (CNN Indonesia).
      -
      Tawaran Malondesh: Di bawah Rp10.000 per kg (CNBC Indonesia).
      -
      Target Indonesia: Rp13.000 – Rp14.000 per kg via Perum Bulog (Antara).
      -
      Kualitas Beras: Kelas premium dengan standar butir patah (broken) 5% (Liputan6).
      -
      Alasan Penolakan: Tawaran di bawah harga domestik (SPHP Rp12.500/kg & HET
      -
      Premium Rp14.500/kg) (CNBC Indonesia).
      -
      Faktor Pendukung: Cadangan beras nasional melimpah mencapai rekor 5,2 juta ton (Kumparan).
      ----------------------------------
      MALONDESH IMPOR JAGUNG INDONESIA
      • Kontan: Melaporkan berita terbaru mengenai panen raya jagung di Tuban, Jawa Timur, di mana Kapolri menyampaikan bahwa sebagian hasil panennya siap diekspor untuk memenuhi permintaan Malondesh. Selengkapnya di Kontan Nasional.
      • Kompas: Membahas langkah komitmen pemerintah Indonesia untuk menyetop impor dan memperkuat posisi sebagai pengekspor jagung ke Malondesh. Informasi ini dapat divalidasi melalui Kompas Money.
      • ANTARA News: Kantor berita nasional ini merekam sejarah awal kerja sama pengiriman komoditas jagung ke Malondesh sejak beberapa tahun lalu. Rinciannya terdapat pada ANTARA News.
      • AviNews: Menyebutkan detail volume permintaan impor dari pihak Malondesh yang mencapai angka 240.000 ton per tahun dari Indonesia. Artikel lengkapnya bisa dibaca di AviNews Indonesia.
      • Kumparan: Memuat pernyataan resmi pemerintah mengenai target swasembada pangan serta kesiapan Indonesia dalam memenuhi pasar ekspor jagung ke negara tetangga. Simak ulasannya di Kumparan Bisnis.
      ---------------------------------
      BERGANTUNG KE INDONESIA
      MALONDESH IMPOR = 23,97 JUTA METRIK TON (MT) BATUBARA
      MALING GAS
      NGEMIS BATUBARA
      NGEMIS BERAS
      -
      Volume impor batubara Malondesh dari Indonesia menunjukkan tren yang signifikan, menempatkan Malondesh sebagai salah satu dari lima tujuan ekspor terbesar bagi batubara Indonesia.
      Berdasarkan data realisasi tahun 2024 dan 2025, berikut adalah rincian volumenya:
      Tahun 2025: Malondesh mengimpor sebanyak 23,97 juta metrik ton (MT) batubara dari Indonesia.
      Tahun 2024: Volume impor tercatat sebesar 27,18 juta ton, yang menunjukkan adanya sedikit penurunan volume pada tahun berikutnya.
      -
      Ketergantungan: Malondesh sangat bergantung pada pasokan Indonesia, di mana lebih dari 50% hingga 80% total kebutuhan batubara nasionalnya dipasok oleh Indonesia.


      Hapus
    2. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
      -
      2026 = CUT BUDGET
      2026 = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 = F18 BATAL - UH60A BATAL
      2026 = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      -
      2026
      Populasi: 36.38 juta
      Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
      Beban per Kapita: RM 94,544
      -
      2025
      Populasi: 35.97 juta
      Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
      Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
      Beban per Kapita: RM 81,998
      -
      2024
      Populasi: 34.67 juta
      Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
      Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
      Beban per Kapita: RM 79,315
      -
      2023
      Populasi: 35.12 juta
      Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
      Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
      Beban per Kapita: RM 74,587
      -
      2022
      Populasi: 34.69 juta
      Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
      Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
      Beban per Kapita: RM 70,901
      -
      2021
      Populasi: 34.28 juta
      Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
      Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
      Beban per Kapita: RM 67,667
      -
      2020
      Populasi: 33.87 juta
      Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
      Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
      Beban per Kapita: RM 63,464
      -
      2019
      Populasi: 33.45 juta
      Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
      Beban per Kapita: RM 60,179
      -
      2018
      Populasi: 33.00 juta
      Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
      Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 57,605
      -
      2017
      Populasi: 32.54 juta
      Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
      Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
      Beban per Kapita: RM 54,910
      -
      2016
      Populasi: 32.04 juta
      Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
      Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
      Beban per Kapita: RM 52,699
      -
      2015
      Populasi: 31.52 juta
      Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
      Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
      Beban per Kapita: RM 51,253
      -
      2014
      Populasi: 30.98 juta
      Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
      Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
      Beban per Kapita: RM 47,927
      -
      2013
      Populasi: 30.42 juta
      Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
      Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
      Beban per Kapita: RM 44,992
      -
      2012
      Populasi: 29.85 juta
      Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
      Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
      Beban per Kapita: RM 41,326
      -
      2011
      Populasi: 29.26 juta
      Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
      Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
      Beban per Kapita: RM 37,904
      -
      2010
      Populasi: 28.65 juta
      Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
      Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
      Beban per Kapita: RM 34,488
      -
      2009
      Populasi: 28.04 juta
      Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
      Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
      Beban per Kapita: RM 31,326
      -
      2008
      Populasi: 27.45 juta
      Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
      Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
      Beban per Kapita: RM 26,155
      -
      2007
      Populasi: 26.86 juta
      Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
      Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 25,316
      -
      2006
      Populasi: 26.26 juta
      Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
      Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
      Beban per Kapita: RM 23,381
      -
      2005
      Populasi: 25.66 juta
      Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
      Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 21,940
      -
      2004
      Populasi: 25.06 juta
      Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
      Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
      Beban per Kapita: RM 20,550
      -
      2003
      Populasi: 24.46 juta
      Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
      Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 18,560
      -
      2002
      Populasi: 23.87 juta
      Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
      Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
      Beban per Kapita: RM 16,798
      -
      2001
      Populasi: 23.28 juta
      Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
      Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
      Beban per Kapita: RM 15,162
      -
      2000
      Populasi: 22.69 juta
      Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
      Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
      Beban per Kapita: RM 13,574
      -
      1999
      Populasi: 22.11 juta
      Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
      Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
      Beban per Kapita: RM 12,210
      -
      1998
      Populasi: 21.53 juta
      Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
      Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
      Beban per Kapita: RM 10,821

      Hapus
  8. 10.000 kok minta beras premium. Di kasih bekatul malah nolak 😁

    BalasHapus
  9. 10.000 itu pakan ternak. Cocok utk para beruk

    BalasHapus
  10. BERUK SEBAR HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
    -
    FAKTA .....
    Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
    • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
    • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
    • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
    • Himbauan: Publik diminta tidak termakan rumor media sosial dan tetap merujuk pada rilis resmi pemerintah.
    -
    • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
    -
    • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
    -
    • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
    -
    • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
    ------------------
    FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
    INDONESIA VS MALAYDESH
    -
    • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
    • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
    • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
    • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
    ---------------------------------
    KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
    • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
    • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
    • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
    • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
    • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
    ---------------------------------
    2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
    -
    2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
    -
    2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
    -
    2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
    -
    2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
    -
    2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
    -
    2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
    ------------------
    1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
    Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.Status Saat Itu: Pemimpin Oposisi (belum menjabat Perdana Menteri).
    -
    2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.Tujuan: Mencegah pelarian terkait penyelidikan awal skandal mega korupsi 1MDB.Jika Anda membutuhkan informasi tambahan, saya dapat merinci aturan hukum imigrasi Jepang terkait mantan narapidana atau kronologi pencekalan Najib Razak di bandara.
    ------------------
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI

    BalasHapus
  11. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
    -
    5x Ganti RAJA = ZONK MRCA SPH LCS NSM
    5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS NSM
    6x Ganti Mindef = PRANK MRCA SPH LCS NSM
    -
    2026
    Populasi: 36.38 juta
    Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
    Beban per Kapita: RM 94,544
    -
    2025
    Populasi: 35.97 juta
    Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
    Beban per Kapita: RM 81,998
    -
    2024
    Populasi: 34.67 juta
    Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
    Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
    Beban per Kapita: RM 79,315
    -
    2023
    Populasi: 35.12 juta
    Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
    Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
    Beban per Kapita: RM 74,587
    -
    2022
    Populasi: 34.69 juta
    Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
    Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
    Beban per Kapita: RM 70,901
    -
    2021
    Populasi: 34.28 juta
    Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
    Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
    Beban per Kapita: RM 67,667
    -
    2020
    Populasi: 33.87 juta
    Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
    Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
    Beban per Kapita: RM 63,464
    -
    2019
    Populasi: 33.45 juta
    Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
    Beban per Kapita: RM 60,179
    -
    2018
    Populasi: 33.00 juta
    Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
    Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 57,605
    -
    2017
    Populasi: 32.54 juta
    Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
    Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
    Beban per Kapita: RM 54,910
    -
    2016
    Populasi: 32.04 juta
    Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
    Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
    Beban per Kapita: RM 52,699
    -
    2015
    Populasi: 31.52 juta
    Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
    Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
    Beban per Kapita: RM 51,253
    -
    2014
    Populasi: 30.98 juta
    Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
    Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
    Beban per Kapita: RM 47,927
    -
    2013
    Populasi: 30.42 juta
    Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
    Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 44,992
    -
    2012
    Populasi: 29.85 juta
    Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
    Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
    Beban per Kapita: RM 41,326
    -
    2011
    Populasi: 29.26 juta
    Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
    Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
    Beban per Kapita: RM 37,904
    -
    2010
    Populasi: 28.65 juta
    Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
    Beban per Kapita: RM 34,488
    -
    2009
    Populasi: 28.04 juta
    Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
    Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
    Beban per Kapita: RM 31,326
    -
    2008
    Populasi: 27.45 juta
    Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
    Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
    Beban per Kapita: RM 26,155
    -
    2007
    Populasi: 26.86 juta
    Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
    Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 25,316
    -
    2006
    Populasi: 26.26 juta
    Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
    Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
    Beban per Kapita: RM 23,381
    -
    2005
    Populasi: 25.66 juta
    Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
    Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 21,940
    -
    2004
    Populasi: 25.06 juta
    Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
    Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
    Beban per Kapita: RM 20,550
    -
    2003
    Populasi: 24.46 juta
    Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
    Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 18,560
    -
    2002
    Populasi: 23.87 juta
    Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
    Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 16,798
    -
    2001
    Populasi: 23.28 juta
    Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
    Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
    Beban per Kapita: RM 15,162
    -
    2000
    Populasi: 22.69 juta
    Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
    Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
    Beban per Kapita: RM 13,574
    -
    1999
    Populasi: 22.11 juta
    Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
    Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
    Beban per Kapita: RM 12,210
    -
    1998
    Populasi: 21.53 juta
    Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
    Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
    Beban per Kapita: RM 10,821

    BalasHapus
  12. Jitenci + bvraam PL-15.. 🤗😘
    Bersanding dg Rafale F4 + bvraam Meteor.. 😎🤩

    According to Alan Warnes, sources within the Indonesian Air Force (TNI-AU) indicate that Jakarta's planned acquisition of J-10CE fighter jets has reportedly doubled from 12 to 24 aircraft.

    The procurement package is also expected to include the long-range PL-15E beyond-visual-range air-to-air missile.

    https://x.com/i/status/2061414892587122845

    BalasHapus
  13. Negara2 lain sibuk shoping aset militer. Hanya malaydesh sibuk shoping beras dan jagung 😁😁😁

    BalasHapus
  14. PARAH WOY....MALU DAN HINA SEKALI MALONDESH BOTOL NEGARA TERBURUK NO. 1 DI ASIA DAN NO. 4 DUNIA SOALAN TA SENONOH….PANTAS IQ BOTOL DAN MESUM 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    In a recent survey conducted by Pornhub, Malaydesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malaydesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
    Melansir The Thaiger, secara global, Malaysia menduduki peringkat ke-4 negara dengan kunjungan situs pornografi terbanyak. Hanya Slovakia (#1), Bulgaria (#2) dan Irlandia (#3) yang berperingkat lebih tinggi dari Malaysia.
    https://thethaiger.com/news/world/malaysia-watches-more-pornography-than-any-other-asian-country-study-reveals

    https://www.cnnindonesia.com/internasional/20150210145127-106-31025/kronologi-kasus-sodomi-anwar-ibrahim.

    #TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  15. Kata prabowo warga desa tak pakai dolar yang Guys... 🤣🤣🤣



    Pengusaha Tahu di Banyuwangi Gulung Tikar Imbas Rupiah Terus Melemah

    https://jatim.akurat.co/ekonomi/861235/pengusaha-tahu-di-banyuwangi-gulung-tikar-imbas-rupiah-terus-melemah

    BalasHapus
  16. Parah...... Kejatuhan ekonomi INDIANESIA mulai dirasai Guys....



    Rupiah Melemah, Satu Per Satu Perajin Tahu di Banyuwangi Gulung Tikar

    https://surabaya.kompas.com/read/2026/05/29/153548178/rupiah-melemah-satu-per-satu-perajin-tahu-di-banyuwangi-gulung-tikar?page=all

    BalasHapus
  17. Klaim geng GORILLA konon rupiah sengaja di turunkan nilainya supaya produk mereka murah di pasaran.... 🤪🤪🤪



    Rupiah Melemah, Satu Per Satu Perajin Tahu di Banyuwangi Gulung Tikar

    https://surabaya.kompas.com/read/2026/05/29/153548178/rupiah-melemah-satu-per-satu-perajin-tahu-di-banyuwangi-gulung-tikar?page=all

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      Analisa Fiskal: "Spiral Utang & Overlimit"
      Data menunjukkan Malaydesh telah melewati ambang batas aman finansial:
      Beban Utang Ganda: Utang Pemerintah mencapai 70,5% (Melebihi limit aman 65%) dan utang Rumah Tangga menembus 85,8% dari GDP. Total utang nasional (publik + swasta) mencapai 224%, menempatkan Malaydesh sebagai salah satu negara dengan beban utang terberat di Asia Tenggara.
      ---------------------------------
      Strategi Pertahanan: "Shopping" vs "Barter & Sewa"
      Perbedaan cara perolehan senjata menunjukkan tingkat likuiditas negara:
      Indonesia (Direct Purchase & ToT): Membeli aset mutakhir (Rafale, KAAN, PPA, A400M) dengan kepemilikan penuh dan transfer teknologi tinggi (mesin LM-2500, mesin kapal, dll).
      Malaydesh (Survival Mode):
      Barter Minyak Sawit (Palm Oil): Hampir semua aset utama (Su-30MKM, MiG-29, Scorpene, PT-91, FA-50) dibayar menggunakan komoditas sawit. Ini menunjukkan keterbatasan cadangan devisa (Cash).
      Cicilan (Debt Acquisition): Pembelian A400M dilakukan secara berperingkat (hutang), kontras dengan Indonesia yang melakukan percepatan pengadaan.
      ---------------------------------
      Fenomena "Leasing Defence" (Negara Penyewa)
      Malaydesh tercatat melakukan penyewaan masif pada hampir seluruh lini operasional, yang merupakan indikasi kebangkrutan aset:
      Sewa Jangka Panjang (30 Tahun): Truk dan sistem VSHORAD dari China disewa selama 3 dekade.
      Sewa Helikopter & Pesawat: Blackhawk bekas, AW139, EC120B, hingga pesawat latih L-39 disewa dari penyedia swasta karena tidak mampu membeli unit baru.
      Sewa Logistik Dasar: Bahkan motor patroli (BMW), mobil 4x4 (Tarantula), kapal hidrografi (MV Aishah), hingga bot interseptor semuanya berstatus SEWA.
      Sewa Simulator: Simulator jet tempur (MKM) dikontrakkan ke pihak swasta (HeiTech Padu), bukan aset organik militer.
      ---------------------------------
      Dampak Operasional: "2 Tahun SIPRI Kosong"
      Status "No Shopping" di laporan SIPRI selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025) membuktikan bahwa:
      Daya Beli Nol: Tidak ada kontrak baru alutsista strategis yang mampu ditandatangani.
      Mangkrak & Karat: Proyek yang ada (LCS) terhenti, sementara kebutuhan baru hanya dipenuhi dengan skema sewa untuk menutupi celah kapabilitas (capability gap).
      Ketergantungan Swasta: Militer tidak lagi memiliki aset secara mandiri, melainkan bergantung pada kontrak sewa bulanan/tahunan yang membebani APBN jangka panjang.


      Hapus
  18. ADA BERUK BOTOL MALONDESH TERTIPU BERITA HOAX MAKANYA PUNYA OTAK DIPAKAI JANGAN CUMA DIPAKAI BUAT HAL TA SENONOH SAJA LON !!!!!!

    Bakom RI Bantah Rencana Kunjungan Prabowo ke Italia: Hanya ke Prancis

    Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Bakom RI Bantah Rencana Kunjungan Prabowo ke Italia: Hanya ke Prancis", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20260531/15/1977424/bakom-ri-bantah-rencana-kunjungan-prabowo-ke-italia-hanya-ke-prancis#goog_rewarded.
    Penulis : Anshary Madya Sukma

    #TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI 😂😂😂😂😂😂


    BalasHapus
  19. PARAH WOY....MEMALUKAN DAN HINA SEKALI MALONDESH BOTOL NEGARA TERBURUK NO. 1 DI ASIA DAN NO. 4 DUNIA SOALAN TA SENONOH….PANTAS IQ BOTOL DAN MESUM 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    In a recent survey conducted by Pornhub, Malaydesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malaydesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
    Melansir The Thaiger, secara global, Malaysia menduduki peringkat ke-4 negara dengan kunjungan situs pornografi terbanyak. Hanya Slovakia (#1), Bulgaria (#2) dan Irlandia (#3) yang berperingkat lebih tinggi dari Malaysia.
    https://thethaiger.com/news/world/malaysia-watches-more-pornography-than-any-other-asian-country-study-reveals

    https://www.cnnindonesia.com/internasional/20150210145127-106-31025/kronologi-kasus-sodomi-anwar-ibrahim.

    #TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  20. NORWAY NSM=N⛔️T SENDING MISSILES
    ....duh Malyunya tetangga kite sampe keubun2..Gowing lcs OMFONG TOTAL❌️
    ketawa jungkir balik kita haha!🤣😂😄

    BalasHapus
  21. Kami faham keadaan rakyat INDIANESIA sekarang Guys.... SUSAH....😂😂😂

    BalasHapus
  22. Gutbaiiii....
    kapal Salah Pasang PIPA & KABEL WIRE haha!🤥❌️🍌

    BalasHapus
  23. RINGGIT Vs RUPIAH Pradivan hari ini Guys.... HANCUR.... 😆😆😆

    1.00 MYR = 4,508.3238 IDR

    BalasHapus
  24. Garbaldi Semakin Hampirrrrr
    Italia Sayang kita gaesz haha!👌🤗🦾

    sementara seblah dpt kasus NSM=NORWAY ST⛔️P MISSILES,
    kahsiyan kena Prenk haha!😆😤🍌

    BalasHapus
  25. PARAH WOY....MEMALUKAN DAN HINA SEKALI MALONDESH BOTOL NEGARA TERBURUK NO. 1 DI ASIA DAN NO. 4 DUNIA SOALAN TA SENONOH….PANTAS IQ BOTOL DAN MESUM 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    In a recent survey conducted by Pornhub, Malaydesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malaydesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
    Melansir The Thaiger, secara global, Malaysia menduduki peringkat ke-4 negara dengan kunjungan situs pornografi terbanyak. Hanya Slovakia (#1), Bulgaria (#2) dan Irlandia (#3) yang berperingkat lebih tinggi dari Malaysia.
    https://thethaiger.com/news/world/malaysia-watches-more-pornography-than-any-other-asian-country-study-reveals

    https://www.cnnindonesia.com/internasional/20150210145127-106-31025/kronologi-kasus-sodomi-anwar-ibrahim.

    PANTAS SAJA KELAKUAN BERUK BOTOL MALONDESH OTAK MESUM SEMUA KEBANYAKAN MAKAN SUBSIDI CUKAI CASINO 💩💩💩💩💩💩

    #TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  26. 🤗😘

    Real GDP Growth Projections (2026)- G20 Countries

    1. 🇮🇳 India – 6.2%
    2. 🇮🇩 Indonesia – 5.0%
    3. 🇨🇳 China – 4.4%
    4. 🇸🇦 Saudi Arabia – 4.0%
    5. 🇹🇷 Türkiye – 3.4%
    6. 🇦🇷 Argentina – 3.0%
    7. 🇦🇺 Australia – 2.3%
    8. 🇰🇷 Korea – 2.1%
    9. 🇧🇷 Brazil – 1.7%
    10. 🇺🇸 United States – 1.7%
    11. 🇨🇦 Canada – 1.3%
    12. 🇿🇦 South Africa – 1.3%
    13. 🇲🇽 Mexico – 1.2%
    14. 🇬🇧 United Kingdom – 1.2%
    15. 🇫🇷 France – 1.0%
    16. 🇩🇪 Germany – 1.0%
    17. 🇯🇵 Japan – 0.9%
    18. 🇮🇹 Italy – 0.6%
    19. 🇷🇺 Russia – 0.5%

    🌐 G20 – 2.9%

    Source: OECD – Economic Outlook, December 2025

    https://x.com/i/status/1996446908156662068

    BalasHapus
  27. 😂😂😂😂

    INDIANESIA EMAS ❎
    INDIANESIA CEMAS ✅


    Rupiah Melemah, Satu Per Satu Perajin Tahu di Banyuwangi Gulung Tikar

    https://surabaya.kompas.com/read/2026/05/29/153548178/rupiah-melemah-satu-per-satu-perajin-tahu-di-banyuwangi-gulung-tikar?page=all

    BalasHapus
    Balasan
    1. BERUK SEBAR HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
      -
      FAKTA .....
      Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
      • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
      • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
      • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
      -
      • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
      -
      • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
      -
      • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
      -
      • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
      ------------------
      FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
      INDONESIA VS MALAYDESH
      -
      • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
      • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
      • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
      • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
      ---------------------------------
      KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
      • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
      • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
      • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
      • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
      • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
      ---------------------------------
      2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
      -
      2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
      -
      2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
      -
      2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
      -
      2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
      -
      2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
      -
      2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
      ------------------
      1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
      Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.
      -
      2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.
      Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.
      ------------------
      BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
      BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
      BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
      -
      2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
      2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALONDESH = PHK MASSAL
      2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      -
      DITOLAK/DIBLOKIR = UEA CHINA ARAB JEPANG NORWEGIA USA

      Hapus
  28. 🤗🥰

    Meraksasalah Indonesia

    Setiap per 7 abad, muncul kebesaran Nusantara ; Sriwijaya abad ke 7, Majapahit abad ke 14, Indonesia abad ke 21

    Itu prediksi agen asing sekitar th 2000 an

    Sy pikir dulu hanya mitos, kini terbukti dg hilirisasi, Indonesia BANGKIT

    https://x.com/i/status/2060291474517028943

    BalasHapus
  29. Apa ituw krisis???
    Bulan Mei datang banyak Aset...

    Jadi Bulan Ini SHOPPING APALAGI kita gaesz haha!🤑😎💰

    seblah warganyet kl iri dengki, aset Kosonk hahah!⛔️❌️🤥

    BalasHapus
  30. PADA PANIK WARGA BERUK BOTOL MALONDESH LIHAT KONDISI NEGARANYA 🤡🤡🤡🤡🤡🤡

    https://youtu.be/Ld54b1W1bYc?si=aqM2WTn5VyhHDyOn

    #TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  31. 1 RINGGIT MALAYSIA NAIK lagi Guys sudah setara Rp4.500 Pradivan.... 🤪🤪🤪🤪

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      Status Kelumpuhan Pertahanan (SIPRI & Alutsista)
      Vakum SIPRI (2024–2025): Status KOSONG total selama dua tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat yang tercatat, menempatkan Malaydesh setara dengan Laos dan Kamboja.
      Tren Mundur: Penurunan konsisten dari fase Planned (2020), Selected Not Yet Ordered (2022), hingga nihil aktivitas (2024–2025).
      Kegagalan Simbolik: Pembatalan resmi akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali bukti hilangnya kredibilitas finansial di pasar global.
      Procurement Freeze (2026): Instruksi PM Anwar Ibrahim untuk pembekuan total pengadaan guna menghentikan korupsi sistemik dan kebocoran anggaran.
      -
      Model "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
      Ketiadaan uang tunai memaksa militer beralih dari kepemilikan aset menjadi skema Leasing (Sewa):
      Aset Sewaan (32+ Item): Mencakup 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39 ITCC, simulator jet tempur MKM, hingga motor polisi.
      Skema Barter: Pengadaan yang tersisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan Barter Kelapa Sawit (CPO) karena krisis devisa.
      Aset Mangkrak: Proyek LCS & OPV yang karatan di galangan melibatkan 17 kreditor dengan bunga yang terus membengkak.
      -
      Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
      Debt-Servicing Cycle: 58% hingga 64,3% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan cicilan pokok utang lama.
      Ledakan Liabilitas: Utang nasional melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menjadi proyeksi RM 1,79 Triliun (2026).
      Rasio Kritis: Utang pemerintah menyentuh 69% GDP (melewati limit 65%) dan utang rumah tangga ekstrem di angka 84,3% GDP.
      Tabung Harapan (2018): Bukti historis keputusasaan fiskal melalui penggalangan dana rakyat untuk membayar utang negara.
      -
      Penurunan Daya Gentar & Reputasi (GFP 2026)
      Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Skandal Aset Hilang: Catatan memalukan raibnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang militer.
      Degradasi Armada: Banyak aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau mogok saat parade (Tank PT-91M).
      -
      Perbandingan Kontras: Indonesia (The Giant)
      Status SIPRI: Memiliki "Lembar Belanja Penuh" (Rafale F4, A400M, Rudal Khan, Kapal PPA).
      Kesehatan Fiskal: Rasio utang pemerintah jauh lebih sehat (40% GDP) dengan ekonomi 4,24x lebih besar secara PDB PPP dibandingkan Malaydesh.

      Hapus
  32. 😁

    Rakyat M milih car free day di Indonesia

    https://youtube.com/shorts/YbfbfNHd68w?si=cwXAhu7QXgNKI8yz

    BalasHapus

  33. Rack Launcher Tipu2..KOSONK haha!👎🤥👎
    NSM BATAL merengek Amrik haha!⛔️🍌🤣
    Bikin Malyu KIng Carles wooiii
    ==========
    https://scontent.fcgk33-1.fna.fbcdn.net/v/t39.30808-6/702516216_1529526841875308_1136411112280039108_n.jpg?_nc_cat=101&ccb=1-7&_nc_sid=833d8c&_nc_eui2=AeG4stOrOB9f9jOD48i89x5CMoJFyZm5LeUygkXJmbkt5YABy54GFceQIJX4zUmlmuU&_nc_ohc=cAbarfv6RMYQ7kNvwFz4aWK&_nc_oc=Adr2RDddIg9zzpgSkhf_Ay_8wc9aIhfcwqQ1AMFPVRxtTGutlBGL4o_DIS6s_BntCKKLPgkUjxt0i22yEl2oypLN&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent.fcgk33-1.fna&_nc_gid=gzbGVx1tE2UNQS-ctOjiKQ&_nc_ss=7b2a8&oh=00_Af78iJMzk24V2JTOD1y--fhna-ddnMOS59WLSrqr4PTkKg&oe=6A146CF0

    BalasHapus
  34. TANIAH LON 🤣🤣🤣🤣🤣

    PARAH WOY....MEMALUKAN DAN HINA SEKALI MALONDESH BOTOL NEGARA TERBURUK NO. 1 DI ASIA DAN NO. 4 DUNIA SOALAN TA SENONOH….PANTAS IQ BOTOL DAN MESUM 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    In a recent survey conducted by Pornhub, Malaydesh was found to be the #1 country in Asia with the most visits to pornography websites. Globally, Malaydesh was ranked as the #4 country with the most visits to pornography websites.
    Melansir The Thaiger, secara global, Malaysia menduduki peringkat ke-4 negara dengan kunjungan situs pornografi terbanyak. Hanya Slovakia (#1), Bulgaria (#2) dan Irlandia (#3) yang berperingkat lebih tinggi dari Malaysia.
    https://thethaiger.com/news/world/malaysia-watches-more-pornography-than-any-other-asian-country-study-reveals

    https://www.cnnindonesia.com/internasional/20150210145127-106-31025/kronologi-kasus-sodomi-anwar-ibrahim.

    PANTAS SAJA KELAKUAN BERUK BOTOL MALONDESH OTAK MESUM SEMUA KEBANYAKAN MAKAN SUBSIDI CUKAI CASINO 💩💩💩💩💩💩

    #TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI KATA IPIN 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  35. Aduh MALUNYA..... 😂😂😂😂



    Prabowo Ditolak Kunjungan ke Roma, Hongaria dan Austria Karena Tidak Ada Petinggi Negara Yang Mau Menyambutnya

    https://tanyaislamyuk.com/prabowo-ditolak-kunjungan-ke-roma-hongaria-dan-austria-karena-tidak-ada-petinggi-negara-yang-mau-menyambutnya/

    BalasHapus
  36. Pssstttt... 1 RINGGIT MALAYSIA SUDAH SETARA RP4. 500 ya Guys.... 😂😂😂😂🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      Status SIPRI: Vakum Total vs. Dominasi Regional
      Malaydesh (Zonk): Mencatatkan status KOSONG pada lembar laporan SIPRI selama dua tahun berturut-turut (2024–2025). Tidak ada kontrak atau transfer senjata berat yang terealisasi.
      Indonesia (Full Shopping): Memiliki lembar belanja penuh dengan aset strategis seperti Rafale F-4, A400M, Rudal Khan/Bora, drone Anka-S, hingga mesin kapal PPA-L-Plus.
      -
      Alutsista Usang & Krisis Pemeliharaan
      Armada Tua: Mengoperasikan aset berusia 30–40 tahun seperti panser Condor (1980-an) dan kapal Lekiu-class (1990-an).
      Masalah Kesiapan: Jet tempur utama (Su-30MKM & F/A-18D) memiliki jumlah armada kecil dan biaya perawatan yang mencekik anggaran.
      Pensiun Tanpa Pengganti: Mundurnya MiG-29 pada 2017 tanpa pengganti langsung meninggalkan celah pertahanan udara yang lebar.
      -
      Skandal Korupsi & Kegagalan Pengadaan
      Tragedi LCS: Proyek RM 9 Miliar yang meledak biayanya (cost overrun) hingga RM 1 Miliar, namun belum mengirimkan satu pun kapal meski dana telah terserap masif.
      Sistem Makelar: Ketergantungan pada agen dan "middlemen" politik menyebabkan harga alutsista menjadi tidak masuk akal dan spesifikasi yang seringkali tidak sesuai kebutuhan militer.
      Drama SPH 155mm: Pengadaan artileri medan yang tertunda sejak 2010 dan akhirnya dibatalkan oleh Kementerian Keuangan karena krisis kas.
      -
      Hambatan Fiskal & Ketergantungan Asing
      Anggaran Defisit: Belanja pertahanan hanya 1,0–1,5% PDB, di mana sebagian besar tersedot untuk gaji dan pensiun, menyisakan sedikit ruang untuk modernisasi.
      Strategi Sewa (Leasing): Karena tidak mampu membeli tunai, militer terpaksa menyewa helikopter (Blackhawk, AW139) dan pesawat latihan (L39) dari pihak swasta.
      Kerentanan Suku Cadang: Ketergantungan penuh pada pemasok luar negeri membuat militer rentan terhadap sanksi politik atau gangguan rantai pasok global.
      -
      Kelemahan Geopolitik & Operasional
      Ancaman Laut China Selatan: Armada laut yang menua dan kecil (hanya 2 kapal selam) membuat Malaydesh sulit menghalau intrusi kapal penjaga pantai China di wilayah Luconia Shoals.
      Absennya Integrasi: Kurangnya sistem Komando Gabungan yang kuat dan tidak adanya Korps Marinir yang terdedikasi melemahkan respon terhadap ancaman hibrida.
      Penurunan Peringkat (GFP 2026): Berada di posisi 42 dunia, kini resmi disalip oleh Filipina (41) dan tertinggal jauh di bawah Indonesia (13).

      Hapus
  37. ‎🥰😘

    Hilirisasi jilid 2 sudah dimulai:

    ‎https://youtu.be/yR1w7IjB0xY?si=QkDPEeDDF1CbxReC

    ‎Hilirisasi jilid 3 sudah dipersiapkan:

    ‎https://youtu.be/mXlLwl8A4UE?si=zcM5kUDWIedKqZ4Q

    BalasHapus
  38. Mendoneyaaa.. 🤗🤩

    🌍 Top 10 contributors to global real GDP growth (2026)

    1.🇨🇳 China — 26.6%
    2.🇮🇳 India — 17.0%
    3.🇺🇸 United States — 9.9%
    4.🇮🇩 Indonesia — 3.8%
    5.🇹🇷 Türkiye — 2.2%
    6.🇳🇬 Nigeria — 1.5%
    7.🇧🇷 Brazil — 1.5%
    8.🇻🇳 Vietnam — 1.6%
    9.🇸🇦 Saudi Arabia — 1.7%
    10.🇩🇪 Germany — 0.9%

    📌 China + India alone = 43.6% of global growth
    📌 Asia-Pacific accounts for ~50% of total growth

    Source: IMF

    https://x.com/i/status/2058376178038370756

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya kita bisa shopping shopping dengan cerianyah.. Hehe

      Hapus
  39. Nampak tak betapa pemimpin INDIANESIA tak dianggap... Malah Salam saja ditolak sama Erdogan... 🤣🤣🤣🤣


    https://m.youtube.com/shorts/Wa_0Bl4isRk

    BalasHapus
  40. Kelasss... 🤗😘😘

    Countries adding the most GDP (2026-2030):

    1.China 🇨🇳 - $5.7T
    2.United States 🇺🇸 - $5.0T
    3.India 🇮🇳 - $2.1T
    4.United Kingdom 🇬🇧 - $974B
    5.Germany 🇩🇪 - $685.6B
    6.Japan 🇯🇵 - $656.3B
    7.Indonesia 🇮🇩 - $528.9B
    8.Brazil 🇧🇷 - $521.8B
    9.Canada 🇨🇦 - $489.6B
    10.France 🇫🇷 - $450.6B
    11.Mexico 🇲🇽 - $411.3B
    12.Australia 🇦🇺 - $387.0B
    13.Türkiye 🇹🇷 - $385.7B
    14.Spain 🇪🇸 - $338.2B
    15.South Korea 🇰🇷 - $334.5B
    16.Russia 🇷🇺 - $320.4B
    17.Italy 🇮🇹 - $283.5B
    18.Saudi Arabia 🇸🇦 - $280.2B
    19.Poland 🇵🇱 - $276.4B
    20.Philippines 🇵🇭 - $212.6B

    Source: IMF

    https://x.com/i/status/2058086782382772236

    BalasHapus
  41. GILA MURAH... 🤣🤣🤣

    sekarang Rp4000 hanya sekecil RM0.88 SEN Guys... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
      2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 MALAYDESH = F18 BATAL
      2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
      2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
      2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
      2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
      2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      Dominasi Skala Ekonomi: Indonesia sebagai Gajah Asia
      Indonesia telah melakukan decoupling (pemisahan kasta) dari ekonomi regional ASEAN:
      PDB PPP (Daya Beli Riil): Dengan angka US$ 5,69 Triliun, Indonesia menempati Peringkat 6 Dunia, melampaui Jerman, Inggris, dan Prancis.
      Skala Banding: Ekonomi riil Indonesia setara dengan gabungan Thailand + Vietnam + Filipina.
      Rasio vs Malaydesh: Indonesia 4,24x lebih besar.
      PDB Nominal (Nilai Pasar): Indonesia mencapai US$ 1,69 Triliun (Peringkat 15 Dunia).
      Rasio vs Malaydesh: Indonesia 3,67x lebih besar.
      -
      Kontras Kesehatan Fiskal & Profil Risiko
      Perbedaan fundamental dalam pengelolaan keuangan negara:
      Indonesia (Pruden & Sehat):
      Rasio Utang: Terjaga stabil di kisaran 40%, jauh di bawah batas aman UU (60%).
      Utang Rumah Tangga: Sangat rendah (16%), memberikan ruang konsumsi domestik yang kuat tanpa beban cicilan ekstrem.
      Malaydesh (Zona Merah Fiskal):
      Rasio Utang: Melonjak hingga 69% - 70,4% (2024-2025), melewati limit internal 65%.
      Bom Waktu Rumah Tangga: Rasio utang rumah tangga mencapai 84,3%, salah satu yang tertinggi di Asia, yang mencekik daya beli rakyat.
      -
      Trajektori Utang Malaydesh (2010–2026)
      Data menunjukkan akumulasi utang yang tidak terkendali:
      Era Transparansi (2018): Lonjakan drastis dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun terjadi karena inklusi liabilitas tersembunyi (kasus 1MDB & proyek PPP).
      Beban Pandemi & Pasca-Pandemi: Utang terus mendaki dari RM 1,32 T (2020) hingga diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026.
      Defisit Fiskal: Meskipun menyusut ke 3,8% (2025), nominal defisit tetap tinggi (± USD 17,8 Miliar), memaksa penambahan utang baru setiap tahun.
      -
      Implikasi Geopolitik & Pertahanan
      Kesenjangan ekonomi ini berdampak langsung pada postur militer:
      Indonesia: Memiliki Fiscal Space luas untuk modernisasi alutsista (Rafale, Scorpene) karena beban bunga utang yang rendah.
      Malaydesh: Terjebak dalam siklus "Hutang Bayar Hutang". Beban bunga utang yang masif memaksa pemerintah melakukan pembekuan total pengadaan militer dan beralih ke skema sewa (leasing) karena ketidaksediaan dana tunai.
      -
      Kesimpulan Utama: Indonesia kini berada di liga elit ekonomi global (G20 Top 6 PPP), sementara Malaydesh menghadapi risiko sistemik akibat beban utang pemerintah dan rumah tangga yang ekstrem, yang berujung pada stagnasi nasional.

      Hapus
  42. Dimana yang HOAX... 🤣🤣🤣



    Selain Prancis, Gerindra Sebut Prabowo bakal Kunjungi Austria-Hungaria

    https://www.google.com/amp/s/www.cnbcindonesia.com/news/20260529154927-4-738811/selain-prancis-gerindra-sebut-prabowo-bakal-kunjungi-austria-hungaria/amp

    BalasHapus
  43. Jelas Itali, Hungary dan Austria adalah kunjungan seterusnya selepas Perancis... 🤣🤣🤣🤣



    Usai dari Prancis, Presiden Prabowo Akan Kunjungi Austria dan Hungaria

    https://m.rctiplus.com/news/detail/idxchannel/5394158/usai-dari-prancis--presiden-prabowo-akan-kunjungi-austria-dan-hungaria

    BalasHapus
    Balasan
    1. BERUK SEBAR HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
      -
      FAKTA .....
      Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
      • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
      • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
      • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
      • Himbauan: Publik diminta tidak termakan rumor media sosial dan tetap merujuk pada rilis resmi pemerintah.
      -
      • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
      -
      • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
      -
      • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
      -
      • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
      ------------------
      FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
      INDONESIA VS MALAYDESH
      -
      • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
      • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
      • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
      • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
      ---------------------------------
      KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
      • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
      • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
      • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
      • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
      • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
      ---------------------------------
      2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
      -
      2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
      -
      2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
      -
      2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
      -
      2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
      -
      2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
      -
      2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
      ------------------
      1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
      Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.Status Saat Itu: Pemimpin Oposisi (belum menjabat Perdana Menteri).
      -
      2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.Tujuan: Mencegah pelarian terkait penyelidikan awal skandal mega korupsi 1MDB.
      ------------------
      BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
      BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
      BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI

      Hapus
  44. Tapi 3 negara tadi TOLAK... 🤣🤣🤣



    Prabowo Ditolak Kunjungan ke Roma, Hongaria dan Austria Karena Tidak Ada Petinggi Negara Yang Mau Menyambutnya

    https://tanyaislamyuk.com/prabowo-ditolak-kunjungan-ke-roma-hongaria-dan-austria-karena-tidak-ada-petinggi-negara-yang-mau-menyambutnya/

    BalasHapus
  45. ‎😁

    ‎https://youtu.be/mQv6hLSuVdE?si=8RrStQ8Y3aYENbej

    ‎https://youtu.be/in_qjR-KTIQ?si=_MSQgGaKeqchwoY3

    ‎https://youtu.be/TYSp6pFtGVg?si=PF6E6WXz-FRYRYbP

    ‎https://youtu.be/RWYO0_y9-UI?si=hzV3tKfeA_g2pq8e

    ‎Prabowo selalu disambut oleh pemimpin dunia, sedangkan PM M tidak:

    ‎https://youtu.be/NDr1Jx9xgD0?si=keKd2-dtHojjhq0T

    BalasHapus
  46. Mau lagi BUKTI.... ? 🤣🤣🤣🤣



    Pesawat Prabowo batal ke Roma, Italia di tengah badai kritik kunjungan Presiden RI ke luar negeri

    https://www.msn.com/id-id/berita/other/pesawat-prabowo-batal-ke-roma-italia-di-tengah-badai-kritik-kunjungan-presiden-ri-ke-luar-negeri/ar-AA24s0GV

    BalasHapus
  47. Jelas Itali, Hungary dan Austria adalah kunjungan seterusnya selepas Perancis... Tapi tiba tiba dibatalkan...🤣🤣🤣🤣



    Usai dari Prancis, Presiden Prabowo Akan Kunjungi Austria dan Hungaria

    https://m.rctiplus.com/news/detail/idxchannel/5394158/usai-dari-prancis--presiden-prabowo-akan-kunjungi-austria-dan-hungaria

    BalasHapus
  48. Ini beruk2 pada ribut sudah makan bekatul atau belum ? 😁😁😁 Sudah ada yg jual berasnya ? Ha ha ha

    BalasHapus
  49. Pemimpin kita sibuk shoping aset militer baru. Pm malaydesh malah sibuk ngemis beras, jagung dan gula. Ditawari pakan hewan kok nggak mau. Kan minta yg 10.000an 😁😁😁😁

    BalasHapus
  50. BERUK SEBAR HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
    -
    FAKTA .....
    Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
    • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
    • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
    • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
    • Himbauan: Publik diminta tidak termakan rumor media sosial dan tetap merujuk pada rilis resmi pemerintah.
    -
    • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
    -
    • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
    -
    • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
    -
    • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
    ------------------
    FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
    INDONESIA VS MALAYDESH
    -
    • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
    • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
    • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
    • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
    ---------------------------------
    KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
    • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
    • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
    • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
    • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
    • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
    ---------------------------------
    2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
    -
    2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
    -
    2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
    -
    2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
    -
    2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
    -
    2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
    -
    2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
    ------------------
    1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
    Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.Status Saat Itu: Pemimpin Oposisi (belum menjabat Perdana Menteri).
    -
    2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.Tujuan: Mencegah pelarian terkait penyelidikan awal skandal mega korupsi 1MDB.
    ------------------
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI

    BalasHapus

  51. Menuju Full senyumm.. 🤗😘

    Ekspor perangkat elektronik dari Leonardo ke PT PAL Indonesia. Ada radar Kronos untuk melengkapi Kapal PPA kita.

    https://x.com/i/status/2061645019174604861

    BalasHapus
  52. BERUK SEBAR HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
    -
    FAKTA .....
    Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
    • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
    • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
    • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
    • Himbauan: Publik diminta tidak termakan rumor media sosial dan tetap merujuk pada rilis resmi pemerintah.
    -
    • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
    -
    • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
    -
    • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
    -
    • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
    ------------------
    FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
    INDONESIA VS MALAYDESH
    -
    • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
    • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
    • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
    • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
    ---------------------------------
    KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
    • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
    • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
    • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
    • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
    • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
    ---------------------------------
    2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
    -
    2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
    -
    2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
    -
    2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
    -
    2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
    -
    2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
    -
    2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
    ------------------
    1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
    Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.Status Saat Itu: Pemimpin Oposisi (belum menjabat Perdana Menteri).
    -
    2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.Tujuan: Mencegah pelarian terkait penyelidikan awal skandal mega korupsi 1MDB.
    ------------------
    TIDAK DIANGGAP UEA CHINA ARAB JEPANG
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI

    BalasHapus
  53. BERUK SEBAR HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
    -
    FAKTA .....
    Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
    • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
    • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
    • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
    -
    • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
    -
    • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
    -
    • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
    -
    • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
    ------------------
    FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
    INDONESIA VS MALAYDESH
    -
    • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
    • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
    • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
    • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
    ---------------------------------
    KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
    • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
    • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
    • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
    • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
    • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
    ---------------------------------
    2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
    -
    2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
    -
    2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
    -
    2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
    -
    2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
    -
    2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
    -
    2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
    ------------------
    1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
    Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.
    -
    2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.
    Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.
    ------------------
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    -
    2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
    2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
    2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALONDESH = PHK MASSAL
    2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENT
    -
    TIDAK DIANGGAP = UEA CHINA ARAB JEPANG NORWEGIA USA

    BalasHapus
  54. BERUK SEBAR HOAX = KUNJUNGAN DITOLAK
    -
    FAKTA .....
    Istana Kepresidenan menegaskan rumor Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Italia, Austria, dan Hungaria adalah hoaks.
    • Tidak ada agenda: Istana menegaskan kunjungan ke ketiga negara tersebut memang tidak pernah dijadwalkan.
    • Hanya ke Prancis: Agenda diplomasi luar negeri resmi yang diumumkan Menlu Sugiono hanya tertuju ke Prancis.
    • Klarifikasi sumber: Isu rencana lawatan berasal dari rilis internal partai, bukan agenda resmi Istana.
    -
    • Tempo.co: Memuat klarifikasi Bakom RI terkait pembatalan ke negara Eropa lain dan merangkum kesepakatan komersial miliaran dolar AS.
    -
    • CNN Indonesia: Menyiarkan bantahan resmi Istana terkait isu ke Italia dan menyoroti tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden.
    -
    • Kompas TV: Menayangkan konferensi pers Bakom RI terkait isu destinasi Eropa dan memaparkan empat poin kesepakatan baru hasil kunjungan.
    -
    • Detikcom: Merilis video penjelasan bahwa agenda di luar Prancis hanya dinamika perjalanan dan bukan kunjungan resmi.
    ------------------
    FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERBEDAAN
    INDONESIA VS MALAYDESH
    -
    • Status Konstitusi: Presiden RI merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (State Visit), sedangkan PM Malaydesh hanya Kepala Pemerintahan (Official/Working Visit).
    • Ukuran Pasar: Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, memberikan daya tawar investasi ekonomi jauh lebih masif bagi China dan AS.
    • Kekuatan Militer: Status Indonesia sebagai kekuatan militer utama ASEAN membuat AS, Rusia, dan Timur Tengah memberikan karpet merah lebih tinggi.
    • Retorika Politik: Gaya diplomasi Prabowo cenderung pragmatis penengah, sedangkan Anwar Ibrahim sangat vokal mengkritik Barat terkait isu Palestina.
    ---------------------------------
    KARAKTERISTIK SAMBUTAN DI TIAP WILAYAH
    • Prancis: Prabowo mendapat upacara militer penuh karena kontrak alutsista Rafale; Anwar mendapat protokol level rendah.
    • China: Prabowo disambut Xi Jinping dengan komitmen investasi raksasa; Anwar lebih banyak menghadiri forum ekonomi multilateral.
    • Rusia: Prabowo dijamu hangat di Kremlin sebagai mitra strategis; Anwar diterima baik di sela-sela forum dalam misi masuk BRICS.
    • Amerika Serikat: Prabowo diterima resmi di Gedung Putih untuk stabilitas kawasan; Anwar dibatasi protokol formal akibat kritik kerasnya pada AS.
    • Timur Tengah: Prabowo dihormati karena memimpin negara Muslim terbesar dunia; Anwar diapresiasi tinggi secara ideologis dan solidaritas Islam.
    ---------------------------------
    2025 PM X : Dikritik dunia karena gurauan "istri kedua" yang canggung dan tidak peka budaya saat bertemu Presiden Putin.
    -
    2023 PM X : Gagal bertemu Raja Salman & MBS di Arab Saudi (SAU)
    -
    2022 PM IX : Insiden memalukan tanpa sambutan resmi di UEA yang berujung pada penarikan diplomat senior.
    -
    2021 PM VIII : Terpaksa rapat daring di Arab Saudi meski sudah tiba di Arab Saudi (SAU)
    -
    2024 – 2025 BRICS : Malondesh hanya jadi "negara mitra", sementara Indonesia resmi anggota penuh per Januari 2025.
    -
    2022 – 2025 G20 : Gagal masuk keanggotaan tetap karena kriteria PDB dan populasi penduduk tidak memadai.
    -
    2018 – 2021 UNI EROPA (EU) : Boikot sawit memicu ketegangan dagang, Rafale Typhon GAGAL
    ------------------
    1. Anwar Ibrahim (PM ke-10)Negara Menolak: Jepang (Bandara Narita, Tokyo) pada Januari 2014.
    Alasan: Riwayat vonis penjara kasus korupsi dan sodomi tahun 1999.
    -
    2. Najib Razak (PM ke-6)Negara Menolak: Malaydesh (Negara Sendiri) pada Mei 2018.
    Alasan: Dicekal imigrasi saat hendak terbang ke Jakarta, Indonesia.
    ------------------
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    BEDA KASTA = DITOLAK KARENA SODOMI
    -
    2026 MALONDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALONDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
    2026 MALONDESH = F18 BATAL - UH60A BATAL
    2026 MALONDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALONDESH = PHK MASSAL
    2026 MALONDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALONDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALONDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALONDESH = CANCELLED PROCUREMENT
    -
    TIDAK DIANGGAP = UEA CHINA ARAB JEPANG NORWEGIA USA

    BalasHapus
  55. 🤗😘

    Pembangunan Pabrik Radar di Indonesia??
    tactical data link?
    sistem komando dan kendali?
    Ini bisa jadi lompatan besar bagi Indonesia khususnya PT LEN

    https://x.com/i/status/2061453436793889207

    BalasHapus
  56. Rakyatnya makin teriak....



    Pengusaha Tahu di Banyuwangi Gulung Tikar Imbas Rupiah Terus Melemah

    https://jatim.akurat.co/ekonomi/861235/pengusaha-tahu-di-banyuwangi-gulung-tikar-imbas-rupiah-terus-melemah

    BalasHapus
  57. Katanya warga desa tak pakai dolar... 🤭🤭🤭

    BalasHapus
  58. Kesan RUPIAH makin tak berharga.... Sudahlah di INDIANESIA susah cari kerja....



    Rupiah Jeblok Bikin Ribuan Buruh Terancam PHK, Terbanyak dari Sektor Ini

    https://www.google.com/amp/s/finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8510314/rupiah-jeblok-bikin-ribuan-buruh-terancam-phk-terbanyak-dari-sektor-ini/amp

    BalasHapus
  59. INI BERITA HOAX TAK LON 🤣🤣🤣🤣🤡🤡🤡🤡🤡🤡

    BalasHapus
  60. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
    2026 MALAYDESH = F18 BATAL
    2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
    --------------------------------
    KELEMAHAN BBM MALAYDESH
    KELEMAHAN BBM MALAYDESH
    KELEMAHAN BBM MALAYDESH
    Berita dan lembaga riset versi bahasa Inggris yang sering mengulas kelemahan atau isu strategis terkait militer Malaydesh, termasuk aspek logistik dan operasional pada tahun 2025:
    Global Firepower (GFP): Situs ini menyediakan data komprehensif mengenai kekuatan militer Malaydesh yang berada di peringkat 42 dari 145 negara pada tahun 2025 dengan skor PwrIndx 0,7429. Data mereka mencakup statistik ketersediaan bahan bakar dan sumber daya alam sebagai faktor pendukung daya tahan tempur.
    Lowy Institute (Asia Power Index): Lembaga riset ini mencatat bahwa kemampuan militer adalah poin terlemah Malaydesh (peringkat ke-17 di Asia), yang turun satu peringkat pada 2025 setelah disalip oleh Filipina.
    New Straits Times (NST) - Malaydesh: Media lokal berbahasa Inggris yang sering memuat opini atau laporan terkait perlunya pemberantasan korupsi endemik di sektor militer dan isu subsidi bahan bakar yang berisiko pada stabilitas ekonomi militer.
    The Sun Malaydesh: Memberitakan evaluasi tahun 2025 yang menyoroti kerentanan institusional dan perlunya akuntabilitas lebih tinggi di berbagai sektor negara, termasuk pertahanan.
    The Diplomat: Majalah berita internasional yang secara rutin menganalisis tren keamanan dan tantangan logistik militer di kawasan Asia-Pasifik, termasuk di Malaydesh.
    Isu spesifik mengenai kualitas atau kontaminasi bahan bakar militer biasanya dibahas dalam konteks kesiapan operasional (operational readiness) dalam laporan-laporan strategis dari sumber di atas.
    ---------------------------------
    HUTANG ELEKTRIK
    HUTANG INTERNET
    HUTANG SEWAGE
    HUTANG MINYAK BBM
    ==========
    1. Bil Utilitas – RM115 juta
    Dana ini digunakan untuk membayar keperluan asas operasi kem tentera dan fasiliti pertahanan:
    • Elektrik: Menyokong operasi pangkalan dan kem tentera yang memerlukan bekalan tenaga berterusan.
    • Internet: Menjamin komunikasi dan sistem maklumat ATM berfungsi dengan lancar, termasuk sistem pemantauan dan kawalan.
    • Kumbahan (Sewage): Menjaga kebersihan dan kesihatan fasiliti tentera melalui sistem kumbahan yang berfungsi baik.
    ---------------------------------
    ⚓ 2. Operasi Keselamatan Maritim – RM139 juta
    Dana ini diperuntukkan untuk memperkukuh kawalan dan pengawasan perairan negara, termasuk:
    • Patroli laut di kawasan strategik seperti Laut China Selatan dan Selat Melaka.
    • Pengoperasian aset maritim seperti kapal peronda, radar, dan sistem pengawasan.
    • Tindakan terhadap pencerobohan dan penyeludupan di perairan Malaydesh.

    BalasHapus
  61. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
    2026 MALAYDESH = F18 BATAL
    2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
    --------------------------------
    Analisa Geopolitik & Pertahanan: "Stagnasi Total"
    Vakum SIPRI (2024-2025): Laporan impor senjata KOSONG selama dua tahun berturut-turut. Malaydesh kini sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja dalam hal transfer alutsista berat.
    Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di pasar pertahanan internasional.
    Penurunan Daya Gentar: Berada di Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi berada di bawah Filipina (Peringkat 41).
    Perbandingan Kontras: Indonesia memimpin di Peringkat 13 dunia dengan daftar belanja "satu lembar penuh" (Rafale F4, A400M, KF-21 Boramae, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora).
    -
    Analisa Ekonomi & Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
    Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 58% pinjaman baru di tahun 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang lama (Debt-Servicing Cycle).
    Beban Utang Nasional: Total utang dan liabilitas diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun, dengan rasio utang terhadap GDP melampaui ambang batas aman (>70%).
    Hambatan Dagang Global: Tekanan dari Amerika Serikat melalui Section 301 (kenaikan tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA (pemblokiran transaksi) oleh USTR yang memukul sektor manufaktur dan E&E.
    -
    Analisa Model Pengadaan: "Negara Penyewa" (Leasing)
    Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
    Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) seperti pada kesepakatan FA-50 (Korea Selatan) dan PT-91M (Polandia).
    Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor, diperparah dengan catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet jet tempur.
    -
    Analisa Reputasi & Diplomasi Internasional
    Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
    Kehilangan Posisi Regional: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027, di mana posisi tersebut kini diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh Malaydesh di ASEAN.
    Krisis Identitas: Kritik internal dari pemimpin nasional (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengenai kemiskinan struktural dan korupsi proyek negara memperburuk citra di mata investor global.

    BalasHapus
  62. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
    2026 MALAYDESH = F18 BATAL
    2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
    --------------------------------
    Bukti "Hutang Bayar Hutang" (Debt-Servicing Cycle)
    Data resmi menunjukkan Malaydesh terjebak dalam siklus gali lubang tutup lubang kronis:
    2018 (Fase Verifikasi): Utang menembus RM1 Triliun; pemerintah meluncurkan Tabung Harapan (donasi rakyat) untuk mencicil utang negara.
    2019–2020: Ketergantungan meningkat; 59% hingga 60% pinjaman baru hanya untuk melunasi utang lama.
    2023 (Rekor Terburuk): 64,3% dari total pinjaman kasar (RM145,8 Miliar) digunakan hanya untuk membayar utang jatuh tempo.
    2025–2026: Proyeksi tetap kritis di angka 58%. Ruang fiskal untuk pembangunan dan alutsista praktis terkunci oleh cicilan utang.
    -
    Bukti "Vakum SIPRI" (2020–2025)
    Kontras dengan klaim belanja "Cash", data SIPRI menunjukkan kekosongan aktivitas:
    2020–2021: Berstatus Planned (Hanya rencana/dijangka).
    2022–2023: Berstatus Not Yet Ordered (Terpilih tapi tidak ada kontrak/pesanan).
    2024–2025: Status resmi KOSONG (Nihil transfer senjata berat selama 2 tahun berturut-turut).
    Posisi Regional: Malaydesh kini sejajar dengan Laos dan Kamboja dalam hal nihilnya modernisasi alutsista berat.
    -
    Timeline "Prank" Alutsista (Janji vs Realitas)
    Daftar kegagalan kontrak strategis yang mencoreng kredibilitas pertahanan:
    Prank F/A-18 Hornet: Upaya akuisisi dari Kuwait Batal 4 Kali hingga resmi dihentikan pada 2026 karena masalah logistik dan dana.
    Prank Dassault Rafale: Mangkrak sejak 2014 akibat krisis anggaran (kini diborong Indonesia).
    Prank Kapal MRSS: Janji kontrak dengan PT PAL (Indonesia) pada 2018 yang tidak pernah terwujud.
    Prank Helikopter Blackhawk: Proses sewa (leasing) yang mangkrak dan berbelit hingga 2025.
    -
    Perangkap Utang & Liabilitas (Eskalasi RM 1,79 Triliun)
    Pertumbuhan beban finansial yang melumpuhkan negara:
    2010: RM 407,1 Miliar.
    2018: RM 1,19 Triliun (Ledakan pasca-transparansi 1MDB).
    2026: Proyeksi RM 1,79 Triliun (Titik kritis manajemen utang).
    Rasio Utang: Diproyeksikan menyentuh 69,54% dari PDB pada 2029 (Data Statista), melampaui batas aman.
    -
    Penurunan Daya Gentar & Reputasi
    Global Firepower (GFP) 2026: Malaydesh (Peringkat 42) resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41) di ASEAN.
    Status "Military-for-Rent": Karena tidak mampu membeli (Buying), beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item (Heli, simulator, hingga motor polisi).
    Administrasi: Sanksi naturalisasi ilegal dan kekalahan WO 0-3 di bidang olahraga menjadi simbol runtuhnya tata kelola birokrasi nasional.

    BalasHapus
  63. 2026 MALAYDESH = CUT DEFENSE BUDGET
    2026 MALAYDESH = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
    2026 MALAYDESH = F18 BATAL
    2026 MALAYDESH = REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
    2026 MALAYDESH = PHK MASSAL
    2026 MALAYDESH = FREEZE PROCUREMENT
    2025 MALAYDESH = UH60A BATAL
    2025 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2024 MALAYDESH = SIPRI KOSONG
    2023 MALAYDESH = CANCELLED PROCUREMENT
    --------------------------------
    Realitas SIPRI 2025: Belanja Nyata vs Lembar Kosong
    Perbandingan aktivitas transfer senjata internasional berdasarkan laporan terbaru:
    INDONESIA (1 Lembar Penuh - Aktif): Berhasil mengamankan aset strategis:
    Matra Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Anka-S UAV, Air Refueling System.
    Matra Laut: PPA-L-Plus, Ship Engines, Mesin Gas Turbin LM-2500.
    Rudal/Darat: Rudal BORA, Rudal KHAN, Mesin TP400-D6.
    MALAYDESH (Lembar Kosong - Lumpuh): Status pengadaan 6 tahun terakhir:
    2020–2021: Planned (Hanya wacana).
    2022: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tidak beli).
    2023: Not Yet Ordered (Tanpa pesanan).
    2024–2025: KOSONG (Absen total dari radar SIPRI).
    -
    Hirarki Kekuatan Militer ASEAN (GFP 2026)
    Pergeseran peringkat yang menunjukkan penurunan drastis kredibilitas pertahanan Malaydesh:
    Indonesia – Peringkat 13 Dunia (Nomor 1 ASEAN)
    Vietnam – Peringkat 23
    Thailand – Peringkat 24
    Singapura – Peringkat 29
    Myanmar – Peringkat 35
    Filipina – Peringkat 41
    Malaydesh – Peringkat 42 (Kalah dari Filipina & Myanmar).
    -
    Analisa "The Great Decoupling" (Pemisahan Kasta Ekonomi)
    Indonesia keluar dari level regional dan masuk ke elit global:
    Skala Ekonomi (PPP): Indonesia Peringkat 6 Dunia (US$ 5,69 Triliun). Secara riil, ekonomi Indonesia 4,24 kali lipat lebih besar dari Malaydesh.
    Kesehatan Fiskal: Rasio utang Indonesia aman (<40%), sedangkan Malaydesh kritis (>60%) dengan beban bunga utang yang mencekik belanja alutsista.
    Leverage Global: Indonesia mengontrol 60% nikel dunia dan menjadi pusat gravitasi energi kawasan (Batu Bara).
    -
    Fenomena Demiliterisasi De Facto Malaydesh
    Kondisi yang menyebabkan kelumpuhan pertahanan tetangga:
    Negara Tukang Sewa (Leasing State): Akibat gagal bayar tunai, mobilitas militer bergantung pada sewa (Helikopter Black Hawk/AW139).
    Siklus "Prank" Pertahanan: Kegagalan kontrak berulang sejak 2005 (Rafale, Tejas, hingga F-18 Kuwait yang resmi batal pada 2026).
    Pembekuan Total: Kebijakan PM Anwar Ibrahim untuk menghentikan seluruh pengadaan akibat skandal korupsi sistemik di Kemenhan.
    -
    Kesimpulan Strategis 2026
    Indonesia: Menjadi Hegemon Mutlak di Asia Tenggara dengan kekuatan finansial dan militer yang setara dengan negara G7 (Prancis/Inggris).
    Malaydesh: Terjebak dalam Stagnasi Permanen dan penurunan kelas menjadi negara berkekuatan militer lemah di level ASEAN (Grup "Salam Kosong").

    BalasHapus
  64. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
    -
    Peringkat Kekuatan Militer ASEAN (GFP 2026)
    Indonesia – 13 Dunia (Nomor 1 ASEAN)
    Vietnam – 23
    Thailand – 24
    Singapura – 29
    Myanmar – 35
    Filipina – 41
    Malondesh – 42
    -
    2026
    Populasi: 36.38 juta
    Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
    Beban per Kapita: RM 94,544
    -
    2025
    Populasi: 35.97 juta
    Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
    Beban per Kapita: RM 81,998
    -
    2024
    Populasi: 34.67 juta
    Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
    Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
    Beban per Kapita: RM 79,315
    -
    2023
    Populasi: 35.12 juta
    Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
    Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
    Beban per Kapita: RM 74,587
    -
    2022
    Populasi: 34.69 juta
    Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
    Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
    Beban per Kapita: RM 70,901
    -
    2021
    Populasi: 34.28 juta
    Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
    Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
    Beban per Kapita: RM 67,667
    -
    2020
    Populasi: 33.87 juta
    Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
    Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
    Beban per Kapita: RM 63,464
    -
    2019
    Populasi: 33.45 juta
    Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
    Beban per Kapita: RM 60,179
    -
    2018
    Populasi: 33.00 juta
    Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
    Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 57,605
    -
    2017
    Populasi: 32.54 juta
    Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
    Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
    Beban per Kapita: RM 54,910
    -
    2016
    Populasi: 32.04 juta
    Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
    Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
    Beban per Kapita: RM 52,699
    -
    2015
    Populasi: 31.52 juta
    Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
    Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
    Beban per Kapita: RM 51,253
    -
    2014
    Populasi: 30.98 juta
    Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
    Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
    Beban per Kapita: RM 47,927
    -
    2013
    Populasi: 30.42 juta
    Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
    Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 44,992
    -
    2012
    Populasi: 29.85 juta
    Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
    Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
    Beban per Kapita: RM 41,326
    -
    2011
    Populasi: 29.26 juta
    Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
    Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
    Beban per Kapita: RM 37,904
    -
    2010
    Populasi: 28.65 juta
    Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
    Beban per Kapita: RM 34,488
    -
    2009
    Populasi: 28.04 juta
    Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
    Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
    Beban per Kapita: RM 31,326
    -
    2008
    Populasi: 27.45 juta
    Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
    Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
    Beban per Kapita: RM 26,155
    -
    2007
    Populasi: 26.86 juta
    Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
    Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 25,316
    -
    2006
    Populasi: 26.26 juta
    Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
    Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
    Beban per Kapita: RM 23,381
    -
    2005
    Populasi: 25.66 juta
    Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
    Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 21,940
    -
    2004
    Populasi: 25.06 juta
    Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
    Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
    Beban per Kapita: RM 20,550
    -
    2003
    Populasi: 24.46 juta
    Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
    Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 18,560
    -
    2002
    Populasi: 23.87 juta
    Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
    Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 16,798
    -
    2001
    Populasi: 23.28 juta
    Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
    Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
    Beban per Kapita: RM 15,162
    -
    2000
    Populasi: 22.69 juta
    Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
    Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
    Beban per Kapita: RM 13,574
    -
    1999
    Populasi: 22.11 juta
    Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
    Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
    Beban per Kapita: RM 12,210
    -
    1998
    Populasi: 21.53 juta
    Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
    Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
    Beban per Kapita: RM 10,821

    BalasHapus
  65. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
    -
    5x Ganti RAJA = ZONK MRCA SPH LCS NSM
    5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS NSM
    6x Ganti Mindef = PRANK MRCA SPH LCS NSM
    -
    2026
    Populasi: 36.38 juta
    Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
    Beban per Kapita: RM 94,544
    -
    2025
    Populasi: 35.97 juta
    Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
    Beban per Kapita: RM 81,998
    -
    2024
    Populasi: 34.67 juta
    Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
    Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
    Beban per Kapita: RM 79,315
    -
    2023
    Populasi: 35.12 juta
    Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
    Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
    Beban per Kapita: RM 74,587
    -
    2022
    Populasi: 34.69 juta
    Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
    Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
    Beban per Kapita: RM 70,901
    -
    2021
    Populasi: 34.28 juta
    Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
    Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
    Beban per Kapita: RM 67,667
    -
    2020
    Populasi: 33.87 juta
    Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
    Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
    Beban per Kapita: RM 63,464
    -
    2019
    Populasi: 33.45 juta
    Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
    Beban per Kapita: RM 60,179
    -
    2018
    Populasi: 33.00 juta
    Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
    Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 57,605
    -
    2017
    Populasi: 32.54 juta
    Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
    Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
    Beban per Kapita: RM 54,910
    -
    2016
    Populasi: 32.04 juta
    Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
    Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
    Beban per Kapita: RM 52,699
    -
    2015
    Populasi: 31.52 juta
    Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
    Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
    Beban per Kapita: RM 51,253
    -
    2014
    Populasi: 30.98 juta
    Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
    Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
    Beban per Kapita: RM 47,927
    -
    2013
    Populasi: 30.42 juta
    Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
    Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 44,992
    -
    2012
    Populasi: 29.85 juta
    Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
    Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
    Beban per Kapita: RM 41,326
    -
    2011
    Populasi: 29.26 juta
    Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
    Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
    Beban per Kapita: RM 37,904
    -
    2010
    Populasi: 28.65 juta
    Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
    Beban per Kapita: RM 34,488
    -
    2009
    Populasi: 28.04 juta
    Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
    Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
    Beban per Kapita: RM 31,326
    -
    2008
    Populasi: 27.45 juta
    Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
    Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
    Beban per Kapita: RM 26,155
    -
    2007
    Populasi: 26.86 juta
    Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
    Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 25,316
    -
    2006
    Populasi: 26.26 juta
    Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
    Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
    Beban per Kapita: RM 23,381
    -
    2005
    Populasi: 25.66 juta
    Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
    Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 21,940
    -
    2004
    Populasi: 25.06 juta
    Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
    Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
    Beban per Kapita: RM 20,550
    -
    2003
    Populasi: 24.46 juta
    Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
    Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 18,560
    -
    2002
    Populasi: 23.87 juta
    Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
    Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 16,798
    -
    2001
    Populasi: 23.28 juta
    Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
    Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
    Beban per Kapita: RM 15,162
    -
    2000
    Populasi: 22.69 juta
    Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
    Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
    Beban per Kapita: RM 13,574
    -
    1999
    Populasi: 22.11 juta
    Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
    Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
    Beban per Kapita: RM 12,210
    -
    1998
    Populasi: 21.53 juta
    Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
    Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
    Beban per Kapita: RM 10,821

    BalasHapus
  66. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
    ASET MILITER USANG
    SEWA ALAT MILITER
    KORUPSI MILITER
    -
    2026
    Populasi: 36.38 juta
    Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
    Beban per Kapita: RM 94,544
    -
    2025
    Populasi: 35.97 juta
    Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
    Beban per Kapita: RM 81,998
    -
    2024
    Populasi: 34.67 juta
    Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
    Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
    Beban per Kapita: RM 79,315
    -
    2023
    Populasi: 35.12 juta
    Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
    Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
    Beban per Kapita: RM 74,587
    -
    2022
    Populasi: 34.69 juta
    Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
    Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
    Beban per Kapita: RM 70,901
    -
    2021
    Populasi: 34.28 juta
    Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
    Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
    Beban per Kapita: RM 67,667
    -
    2020
    Populasi: 33.87 juta
    Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
    Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
    Beban per Kapita: RM 63,464
    -
    2019
    Populasi: 33.45 juta
    Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
    Beban per Kapita: RM 60,179
    -
    2018
    Populasi: 33.00 juta
    Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
    Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 57,605
    -
    2017
    Populasi: 32.54 juta
    Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
    Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
    Beban per Kapita: RM 54,910
    -
    2016
    Populasi: 32.04 juta
    Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
    Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
    Beban per Kapita: RM 52,699
    -
    2015
    Populasi: 31.52 juta
    Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
    Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
    Beban per Kapita: RM 51,253
    -
    2014
    Populasi: 30.98 juta
    Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
    Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
    Beban per Kapita: RM 47,927
    -
    2013
    Populasi: 30.42 juta
    Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
    Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 44,992
    -
    2012
    Populasi: 29.85 juta
    Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
    Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
    Beban per Kapita: RM 41,326
    -
    2011
    Populasi: 29.26 juta
    Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
    Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
    Beban per Kapita: RM 37,904
    -
    2010
    Populasi: 28.65 juta
    Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
    Beban per Kapita: RM 34,488
    -
    2009
    Populasi: 28.04 juta
    Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
    Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
    Beban per Kapita: RM 31,326
    -
    2008
    Populasi: 27.45 juta
    Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
    Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
    Beban per Kapita: RM 26,155
    -
    2007
    Populasi: 26.86 juta
    Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
    Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 25,316
    -
    2006
    Populasi: 26.26 juta
    Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
    Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
    Beban per Kapita: RM 23,381
    -
    2005
    Populasi: 25.66 juta
    Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
    Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 21,940
    -
    2004
    Populasi: 25.06 juta
    Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
    Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
    Beban per Kapita: RM 20,550
    -
    2003
    Populasi: 24.46 juta
    Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
    Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 18,560
    -
    2002
    Populasi: 23.87 juta
    Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
    Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 16,798
    -
    2001
    Populasi: 23.28 juta
    Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
    Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
    Beban per Kapita: RM 15,162
    -
    2000
    Populasi: 22.69 juta
    Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
    Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
    Beban per Kapita: RM 13,574
    -
    1999
    Populasi: 22.11 juta
    Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
    Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
    Beban per Kapita: RM 12,210
    -
    1998
    Populasi: 21.53 juta
    Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
    Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
    Beban per Kapita: RM 10,821

    BalasHapus
  67. VLS MICA =
    MALAYDESH = AKAN LOI : LCS OMPONG
    INDONESIA = MARTADINATA CLASS DAN BUNG TOMO CLASS
    --------------------------------
    KAPAL FREGAT
    ( 70 x 4 Unit : 280) Kelas Balaputradewa 280 ammo = 64 sel VLS, 6 Torpedo
    (34 x 2 Unit : 68) Kelas Brawijaya 68 ammo = 16 sel VLS, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
    (26 x 2 Unit : 52) Kelas Martadinata 52 ammo = 12 VLS MICA, 6 Tabung Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh.
    (30 x 3 Unit : 90) Kelas Bung Tomo 90 ammo = 16 sel VLS MICA, 6 Torpedo dan 8 Rudal Jarak Jauh
    --------------------------------
    KSOT
    12 Torpedo x 30 Unit Batch 1 = 360 Topedo
    --------------------------------
    Kapal Korvet
    Kelas Diponegoro (SIGMA 9113): Memiliki peluncur rudal Mistral (Tetral) untuk udara dan 4 rudal Exocet MM40 Block 2/3 untuk permukaan.
    Kelas Bung Karno: KRI Bung Karno-369 disiapkan untuk dipasang rudal anti-kapal dan pertahanan udara.
    Kelas Fatahillah: KRI Fatahillah-361 dan KRI Malahayati-362 (sudah di-upgrade untuk membawa rudal Exocet).
    --------------------------------
    Kapal Cepat Rudal (KCR)
    Ini adalah kapal pemukul cepat yang fokus pada rudal anti-kapal:
    KCR 60m (Kelas Sampari): Seperti KRI Sampari, KRI Tombak, dan KRI Halasan (Rudal Exocet MM40 Block 3).
    KCR 40m (Kelas Clurit): Seperti KRI Clurit dan KRI Kujang (Rudal C-705).
    Kelas Klewang: KRI Golok-688 (Kapal siluman/stealth) yang dipersenjatai rudal anti-kapal.
    --------------------------------
    ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
    Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions.
    --------------------------------
    CONTRACT 45 ATMACA
    This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
    ==================================
    ==================================
    MISKIN …..
    48 SAM
    Malaydesh teken pembelian 48 unit rudal K-SAAM (Korean Surface to Air Anti Missile System) 'Haegung' senilai US$ 94.8 million atau RM374.67 yang mempunyai jarak jangkau 20 km untuk kapal LMS Batch 2
    --------------------------------
    24 ATMACA
    Malaydesh teken pembelian 24 unit rudal Atmaca anti-ship missile senilai Euros 79.5 million atau RM369.2 million dengan jangkauan 250 km untuk kapal LMS Batch 2
    --------------------------------
    LOI 29 MICA
    Malaydesh teken LOI (Letter of Intent) untuk pengadaan 29 rudal VL MICA vertical launch anti-air missile berjangkauan 20 km diperkirakan senilai RM 504.5 million untuk kapal LCS kelas Maharaja Lela
    --------------------------------
    PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
    LCS = MANGKRAK 15 YEARS - BANNED NSM
    LMS B1 = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
    LMS B2 = DOWNGRADE BABUR CLASS NO TORPEDO
    LEKIU = EXO B2 EXPIRED
    KASTURI = EXO B2 EXPIRED NO TORPEDO
    LAKSAMANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
    KEDAH = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
    PERDANA = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
    HANDALAN = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO
    JERUNG = GUNBOAT NO MISSILE NO TORPEDO

    BalasHapus
  68. 1998 - 2026 = 28 TAHUN = SEKARAT
    -
    FA-50M VERSI MURAH FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI MURAH BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL MURAH AH-6i✔️
    -
    2026
    Populasi: 36.38 juta
    Debt Govt: RM 1.79 Triliun (70.5%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (84.3%)
    Beban per Kapita: RM 94,544
    -
    2025
    Populasi: 35.97 juta
    Debt Govt: RM 1.30 Triliun (-%)
    Debt Household: RM 1.65 Triliun (-%)
    Beban per Kapita: RM 81,998
    -
    2024
    Populasi: 34.67 juta
    Debt Govt: RM 1.22 Triliun (64.6%)
    Debt Household: RM 1.53 Triliun (84.2%)
    Beban per Kapita: RM 79,315
    -
    2023
    Populasi: 35.12 juta
    Debt Govt: RM 1.17 Triliun (64.3%)
    Debt Household: RM 1.45 Triliun (81.2%)
    Beban per Kapita: RM 74,587
    -
    2022
    Populasi: 34.69 juta
    Debt Govt: RM 1.08 Triliun (60.1%)
    Debt Household: RM 1.38 Triliun (80.9%)
    Beban per Kapita: RM 70,901
    -
    2021
    Populasi: 34.28 juta
    Debt Govt: RM 979.81 Miliar (63.3%)
    Debt Household: RM 1.34 Triliun (89.1%)
    Beban per Kapita: RM 67,667
    -
    2020
    Populasi: 33.87 juta
    Debt Govt: RM 879.56 Miliar (62.0%)
    Debt Household: RM 1.27 Triliun (87.5%)
    Beban per Kapita: RM 63,464
    -
    2019
    Populasi: 33.45 juta
    Debt Govt: RM 793.00 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 1.22 Triliun (82.5%)
    Beban per Kapita: RM 60,179
    -
    2018
    Populasi: 33.00 juta
    Debt Govt: RM 741.00 Miliar (52.5%)
    Debt Household: RM 1.16 Triliun (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 57,605
    -
    2017
    Populasi: 32.54 juta
    Debt Govt: RM 686.80 Miliar (51.9%)
    Debt Household: RM 1.10 Triliun (83.2%)
    Beban per Kapita: RM 54,910
    -
    2016
    Populasi: 32.04 juta
    Debt Govt: RM 648.50 Miliar (52.7%)
    Debt Household: RM 1.04 Triliun (86.1%)
    Beban per Kapita: RM 52,699
    -
    2015
    Populasi: 31.52 juta
    Debt Govt: RM 630.50 Miliar (55.1%)
    Debt Household: RM 985.00 Miliar (86.0%)
    Beban per Kapita: RM 51,253
    -
    2014
    Populasi: 30.98 juta
    Debt Govt: RM 582.80 Miliar (55.0%)
    Debt Household: RM 902.00 Miliar (85.1%)
    Beban per Kapita: RM 47,927
    -
    2013
    Populasi: 30.42 juta
    Debt Govt: RM 547.70 Miliar (54.7%)
    Debt Household: RM 821.00 Miliar (82.0%)
    Beban per Kapita: RM 44,992
    -
    2012
    Populasi: 29.85 juta
    Debt Govt: RM 501.60 Miliar (53.3%)
    Debt Household: RM 732.00 Miliar (77.8%)
    Beban per Kapita: RM 41,326
    -
    2011
    Populasi: 29.26 juta
    Debt Govt: RM 456.10 Miliar (51.8%)
    Debt Household: RM 653.00 Miliar (74.2%)
    Beban per Kapita: RM 37,904
    -
    2010
    Populasi: 28.65 juta
    Debt Govt: RM 407.10 Miliar (52.4%)
    Debt Household: RM 581.00 Miliar (74.8%)
    Beban per Kapita: RM 34,488
    -
    2009
    Populasi: 28.04 juta
    Debt Govt: RM 362.40 Miliar (51.1%)
    Debt Household: RM 516.00 Miliar (72.0%)
    Beban per Kapita: RM 31,326
    -
    2008
    Populasi: 27.45 juta
    Debt Govt: RM 258.00 Miliar (41.3%)
    Debt Household: RM 460.00 Miliar (73.0%)
    Beban per Kapita: RM 26,155
    -
    2007
    Populasi: 26.86 juta
    Debt Govt: RM 266.00 Miliar (41.1%)
    Debt Household: RM 414.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 25,316
    -
    2006
    Populasi: 26.26 juta
    Debt Govt: RM 242.00 Miliar (41.5%)
    Debt Household: RM 372.00 Miliar (63.0%)
    Beban per Kapita: RM 23,381
    -
    2005
    Populasi: 25.66 juta
    Debt Govt: RM 228.00 Miliar (43.8%)
    Debt Household: RM 335.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 21,940
    -
    2004
    Populasi: 25.06 juta
    Debt Govt: RM 217.00 Miliar (45.1%)
    Debt Household: RM 298.00 Miliar (62.0%)
    Beban per Kapita: RM 20,550
    -
    2003
    Populasi: 24.46 juta
    Debt Govt: RM 189.00 Miliar (45.9%)
    Debt Household: RM 265.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 18,560
    -
    2002
    Populasi: 23.87 juta
    Debt Govt: RM 165.00 Miliar (44.9%)
    Debt Household: RM 236.00 Miliar (64.0%)
    Beban per Kapita: RM 16,798
    -
    2001
    Populasi: 23.28 juta
    Debt Govt: RM 146.00 Miliar (42.5%)
    Debt Household: RM 207.00 Miliar (60.0%)
    Beban per Kapita: RM 15,162
    -
    2000
    Populasi: 22.69 juta
    Debt Govt: RM 126.00 Miliar (36.1%)
    Debt Household: RM 182.00 Miliar (52.0%)
    Beban per Kapita: RM 13,574
    -
    1999
    Populasi: 22.11 juta
    Debt Govt: RM 113.00 Miliar (40.4%)
    Debt Household: RM 157.00 Miliar (56.0%)
    Beban per Kapita: RM 12,210
    -
    1998
    Populasi: 21.53 juta
    Debt Govt: RM 98.00 Miliar (35.8%)
    Debt Household: RM 135.00 Miliar (49.3%)
    Beban per Kapita: RM 10,821

    BalasHapus
  69. FA-50M VERSI DOWNGRADE FA50PL✔️
    LMS B2 VERSI DOWNGRDE BABUR CLASS✔️
    MD530G VERSI SIPIL DOWNGRADE AH-6i✔️
    DOWNGRADE = SPEK TERMURAH BAWAH hahahaha
    -
    FA50 PL USD 60 JUTA vs FA50Murah USD 50 JUTA+VERSI BARTER
    BABUR CLASS USD 300 JUTA vs LMS B2 USD 150 JUTA+VERSI NO TORPEDO NO SONAR
    AH=6I USD 20 JUTA vs MD530G USD 12 JUTA+VERSI TRAINING
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    1️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
    Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    -
    2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
    Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2024
    Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
    Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
    -
    2️⃣ PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
    Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
    Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
    --------------------------------
    1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
    Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
    Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
    -
    2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
    Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
    Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
    --------------------------------
    1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
    Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
    Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
    -
    2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
    Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
    Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
    --------------------------------
    1️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
    Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
    Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
    Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
    -
    2️⃣PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
    Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
    Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087

    BalasHapus
  70. HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
    2010: RM 407,1 MILIAR
    2011: RM 456,1 MILIAR
    2012: RM 501,6 MILIAR
    2013: RM 547,7 MILIAR
    2014: RM 582,8 MILIAR
    2015: RM 630,5 MILIAR
    2016: RM 648,5 MILIAR
    2017: RM 686,8 MILIAR
    2018: RM 1,19 TRILIUN
    2019: RM 1,25 TRILIUN
    2020: RM 1,32 TRILIUN
    2021: RM 1,38 TRILIUN
    2022: RM 1,45 TRILIUN
    2023: RM 1,53 TRILIUN
    2024: RM 1,63 TRILIUN
    2025: RM 1,71 TRILIUN
    2026: RM 1,79 TRILIUN
    -
    Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
    Bloomberg & Reuters (2018–2019) | CNA & The Star (2020) | The Edge Malaydesh (2021–2022) | MOF Portal & Bernama (2023–2024)
    ---------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
    Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
    Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
    --------------------------------
    3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
    Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
    Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
    Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
    Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
    --------------------------------
    4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
    Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
    Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
    Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
    Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
    --------------------------------
    5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
    Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
    Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
    Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
    Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
    --------------------------------
    6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
    Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
    Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
    Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
    Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
    Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

    BalasHapus
  71. SALAM SAMURAI BONDS
    SALAM SAMURAI BONDS
    The Government of MALAYDESH 's 200bil yen (RM7.3bil) 10-year Samurai bonds due 2029 were successfully priced at a full cost of 0.63% per annum. The Finance Ministry said on Friday this marks the government’s return to the Japanese yen bond market after a 30-year absence. This will be the largest Japan Bank for International Cooperation (JBIC) guaranteed sovereign bond issuance in the market.
    ---------------
    SALAM PANDA BONDS
    SALAM PANDA BONDS
    The China Construction Bank is proposing to issue panda bonds for MALAYDESH to help with the country's finances, revealed China's ambassador to MALAYDESH Bai Tian.
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Jumlah Penduduk Malaydesh 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    2️⃣ DATA YANG MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
    Jumlah penduduk Malaydesh 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALAYDESH 2025
    Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
    Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga Malaydesh : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
    --------------------------------
    3️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2024
    Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
    Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
    Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
    Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
    --------------------------------
    4️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2023
    Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
    Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
    Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
    Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
    --------------------------------
    5️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2022
    Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
    Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
    Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
    Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
    --------------------------------
    6️⃣DATA UTANG MALAYDESH 2021
    Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
    Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
    Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
    Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
    Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

    BalasHapus