04 September 2026

Koarmada II Latihkan Rencana Pergerakan Unsur Pada Sailing Pass Naval Parade HUT Ke-81 TNI

04 September 2026

Gelar Tactical Floor Game dalam pelaksanaan Sailing Pass Naval Parade yang direncanakan digelar di perairan Teluk Jakarta (photos: Koarmada 2)

TNI AL. Koarmada II, ‎Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., memimpin Tactical Floor Game (TFG) Sailing Pass Naval Parade dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI, bertempat di Gedung Panti Tjahaya Armada (PTA) Koarmada II, Surabaya, Rabu (2/9).
‎
‎TFG dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan dan pemahaman seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Sailing Pass Naval Parade yang akan digelar di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan ini membahas secara detail manuver unsur KRI, Pesawat udara serta kesiapan seluruh prajurit pendukung demo laut, udara, dan Pasukan Khusus Laut (Pasusla).
‎

‎Dalam arahannya, Pangkoarmada II menekankan pentingnya seluruh peserta memahami rangkaian kegiatan secara menyeluruh, sekaligus menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur.
‎
‎“Secara umum seluruh kegiatan rangkaian harus dipahami, sehingga setiap unsur mengerti tahapan pelaksanaan dan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,” tegas Pangkoarmada II.

‎
‎Lebih lanjut disampaikan bahwa setiap tim dan unsur, baik KRI, Pesud maupun unsur pendukung lainnya, harus mempersiapkan diri secara matang sehingga tercipta orkestrasi yang tepat dan mampu bekerja sebagai satu kesatuan. Setiap unsur juga dituntut memahami setiap perubahan situasi dan manuver yang telah direncanakan.
‎
‎Pangkoarmada II juga menekankan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan. Seluruh unsur, termasuk pesawat yang terlibat, diminta senantiasa dalam kondisi siap dan memastikan seluruh perlengkapan telah diperiksa serta dipersiapkan dengan baik sesuai waktu yang tersedia.
‎
‎Selain kesiapan unsur, komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Naval Parade.

‎
‎Pangkoarmada II mengingatkan agar jaring komunikasi antara Pengendali Utama dengan seluruh unsur demo laut, udara, dan Pasusla dapat terjalin dengan baik serta tidak mengalami kendala maupun kepadatan komunikasi.
‎
‎“Kunci terakhir adalah komunikasi. Pengendali utama harus yakin bahwa komunikasi benar-benar terjalin dengan seluruh unsur,” tegasnya.
‎

7 komentar:

  1. Nomor lambung 100 yah. Lengkap deh.
    - 1xx: Kapal induk
    - 2xx: Kapal penjelajah
    - 3xx: Kapal eskorta
    - 4xx: Kapal selam
    - 5xx: Kapal operasi amfibi
    - 6xx: Kapal cepat
    - 7xx: Kapal ranjau
    - 8xx: Kapal patroli
    - 9xx: Kapal bantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo angka 0 buat apa om irs?
      di toko seblah jadi kapal induk lho haha!🤭✌️😄

      Hapus
    2. Di ASEAN yg ada awalan 0 hanya Vietnam.😋 Itu saya masih bingung beda 0xx dan xx apa.😅

      Hapus
  2. 2xx Kapal Penjelajah? Emang TNI AL punya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah kapal eskorta jadi 3xx, 2xx ada KRI Irian (201). Setelah itu belum ada lagi.

      Sistem sekarang masih sama dengan akhir 60an. Perubahan terakhir 10xx masuk 93x.

      Hapus
  3. MALONYET BAKAR LAHAN .......
    1 PESAWAT DIPERBATASAN SERAWAK versus 11 PESAWAT
    -
    PERBANDINGAN ARMADA UDARA
    Indonesia (Total 11 Pesawat di Kalimantan):
    3 Pesawat Casa NC-212 TNI AU: Operasi modifikasi cuaca komparatif (Sumber: Situs TNI/TNI AU, CNN).
    8 Pesawat Satgas Udara Kalbar: Patroli, rekayasa cuaca, dan bom air (Sumber: ANTARA).
    -
    Malaysia (Total 1 Pesawat di Perbatasan):
    1 Pesawat C-130 Hercules TUDM: Disiagakan di Kuching untuk penyemaian awan di perbatasan (Sumber: Kompas, Media Indonesia, Suara).
    --------------------------------------------
    PERUSAHAAN MALONYET =
    MEMBAKAR LAHAN KALIMANTAN SUMATERA
    MEMBAKAR LAHAN KALIMANTAN SUMATERA
    MEMBAKAR LAHAN KALIMANTAN SUMATERA
    -
    1. PT Adei Plantation (Riau / KLK Berhad): Rekam jejak vonis penjara direksi dan penyegelan berulang oleh KLHK (Sumber: Gakkum KLHK, Detik, Tempo).
    2. PT Rafi Kamajaya Abadi (Kalbar / TDM Berhad): Digugat perdata oleh KLHK senilai Rp900+ miliar atas kebakaran lahan (Sumber: CNN Indonesia, Antara).
    3. PT Sime Indo Agro (Kalbar / SD Guthrie): Lahan konsesi disegel KLHK akibat terdeteksi satelit terbakar (Sumber: BBC, CNBC).
    4. PT Sukses Karya Sawit (Kalbar / IOI Corp): Masuk pengawasan ketat karena berulang kali jadi sumber titik api (Sumber: Kompas, Mongabay).
    5. PT Globalindo Agung Lestari (Kalteng / Genting): Kanalisasi gambut memicu kebakaran bawah tanah yang sulit padam (Sumber: Greenpeace, WALHI).
    --------------------------------------------
    NO RICE INDONESIA = MALAYDESH GELAP
    NO COAL INDONESIA = MALAYDESH GELAP
    NO LNG INDONESIA = MALAYDESH GELAP
    -
    IMPORT COAL INDONESIA
    IMPORT COAL INDONESIA
    IMPORT COAL INDONESIA
    Malaydesh mengimpor batubara dari Indonesia untuk pembangkit listrik. Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik utama Malaydesh, merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Dalam tahun 2021, TNB membeli 21,84 juta metrik ton batu bara dari Indonesia, yang merupakan 69% dari total batu bara yang digunakan dalam pembangkit listrik di seluruh Malaydesh
    --------------------------------------------
    IMPORT LNG INDONESIA
    IMPORT LNG INDONESIA
    IMPORT LNG INDONESIA
    Malaydesh imported $1.74B in Natural gas, liquefied, becoming the 23rd largest importer of Natural gas, liquefied in the world. At the same year, Natural gas, liquefied was the 15th most imported product in Malaydesh. Malaydesh imports Natural gas, liquefied primarily from: Australia ($1.13B), Brunei ($600M), Indonesia ($8.23M), United States ($4.84k), and France ($414).
    --------------------------------------------
    PENGEMIS BERAS FFBNP AGUSTUS 2026 = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
    • Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
    -
    • BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
    -
    • Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
    -
    • Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.

    BalasHapus
  4. PERUSAHAAN MALONYET =
    MEMBAKAR LAHAN KALIMANTAN SUMATERA
    MEMBAKAR LAHAN KALIMANTAN SUMATERA
    MEMBAKAR LAHAN KALIMANTAN SUMATERA
    -
    1. PT Adei Plantation and Industry (Riau): Anak usaha KLK Berhad. Kerap terjerat hukum karhutla di Riau, termasuk vonis penjara direkturnya dan penyegelan berulang oleh Gakkum KLHK akibat titik api pekat.
    Sumber Berita: Kementerian LHK (Gakkum), Detik.com, dan Tempo.co terkait rekam jejak penyegelan dan vonis pidana korporasi sawit asing di Riau.
    -
    2. PT Rafi Kamajaya Abadi (Kalimantan Barat): Anak usaha TDM Berhad (BUMN Terengganu). Digugat perdata oleh KLHK senilai lebih dari Rp900 miliar atas kasus kebakaran lahan ribuan hektare di Kabupaten Melawi.
    Sumber Berita: CNN Indonesia dan Antara News mengenai rilis resmi gugatan perdata triliunan rupiah oleh KLHK terhadap korporasi Malaysia di Kalbar.
    -
    3. PT Sime Indo Agro (Kalimantan Barat): Anak usaha Sime Darby Plantation (SD Guthrie). Lahan konsesinya di Sanggau disegel oleh KLHK setelah satelit mendeteksi kebakaran, memicu sorotan atas komitmen kebijakan tanpa bakar (zero-burning).
    Sumber Berita: BBC News Indonesia dan CNBC Indonesia terkait rilis penyegelan lahan anak usaha raksasa sawit Kuala Lumpur oleh pemerintah RI.
    -
    4. PT Sukses Karya Sawit (Kalimantan Barat): Anak usaha IOI Corporation Berhad. Perkebunannya di Ketapang masuk pengawasan ketat pemerintah karena berulang kali menjadi episentrum titik api yang mengganggu ruang udara penerbangan.
    Sumber Berita: Kompas.com dan Mongabay Indonesia mengenai laporan pengawasan satgas udara terhadap titik api di wilayah konsesi korporasi raksasa Ketapang.
    -
    5. PT Globalindo Agung Lestari (Kalimantan Tengah): Terafiliasi dengan Genting Plantations Berhad. Saluran drainase kanal di lahan gambutnya memicu pengeringan parah, menyebabkan kebakaran bawah tanah (underground fire) yang sulit dipadamkan.
    Sumber Berita: Laporan Investigasi Greenpeace Indonesia dan WALHI mengenai deforestasi, pengeringan kubah gambut, dan kebakaran berulang di Kalimantan Tengah.
    =================================
    INDONESIA = 11 PESAWAT DI KALIMANATAN
    MALONYET = 1 PESAWAT DI PERBATASAN
    --------------------------------------------
    3 Pesawat Casa NC-212 TNI AU: Dilaporkan oleh Website Resmi TNI (5 Sept 2026), Situs Resmi TNI AU (27 Agst 2026), dan CNN Indonesia terkait operasi modifikasi cuaca penanganan karhutla di Kalimantan.
    -
    8 Pesawat Satgas Udara di Kalbar: Dilaporkan oleh LKBN ANTARA (22 Agst 2026) mengenai operasi patroli, pemadaman, dan penyemaian awan di wilayah kritis Kalbar.
    --------------------------------------------
    1 Pesawat C-130 Hercules Malonyet: Dilaporkan oleh Kompas.com (4 Sept 2026), Media Indonesia (3 Sept 2026), dan Suara.com terkait kesiagaan armada di Kuching serta izin masuk ruang udara RI untuk atasi kabut asap PERBATASAN.
    --------------------------------------------
    😝MALONYET BAKAR LAHAN KALIMANTAN SUMATERA = 1 PESAWAT vs 11 PESAWAT😝

    BalasHapus