18 Juni 2018

Major Sonar Upgrade for Collins Class Submarine

18 Juni 2018


Raytheon Australia and Thales Australia will be responsible for delivering the sonar system upgrades (photo : ASC)

Major upgrade for submarine force

Australia’s Collins Class submarine fleet will receive significant sonar upgrades further extending its superiority in our region.

Minister for Defence Industry, the Hon Christopher Pyne MP, and Minister for Defence, Senator the Hon Marise Payne, today announced work will commence this year to enhance sonar systems across the Collins Class fleet.

This will better enable our submarines to safely navigate, detect and locate other vessels while remaining hidden themselves. 

Minister Pyne said with the majority of the project being delivered by Australian industry, it demonstrates the maturity of the national submarine enterprise.

“Australian defence suppliers are central to the sovereignty of our current and future military capability,” Minister Pyne said.

“As a result of their continued demonstration of expertise, Australian companies will have an enduring role in keeping our submarines superior and safe.”

Minister Payne said the upgrades are critical to maintaining Australia’s highly capable Collins Class submarine fleet until the introduction of the Future Submarines.

“The 2016 Defence White Paper clearly outlines the importance of a potent submarine capability to ensure our sovereignty and defend Australia,” Minister Payne said.

“Submarines offer capabilities no other platform can provide, and that’s why the Turnbull Government is committed to investing in the Collins Class fleet to maintain its advantage in an increasingly complex and uncertain strategic environment.”

“Enhancing the Collins Class’ high-end warfighting capabilities so they can continue to detect and locate other vessels, ensures it will be an effective deterrent to potential adversaries.”

The project is valued at $542 million and the Australian Industry Content is approximately 70 per cent, creating more than 100 direct jobs.

51 jobs will be based in New South Wales, 25 in Western Australia, 21 in South Australia and 13 in the Australian Capital Territory.

“It’s yet another sign of the strength of Australia’s defence industry that the vast majority of this complex project will be done locally, creating jobs while delivering the capability our Navy needs,” said Minister Pyne.

“Raytheon Australia and Thales Australia will play lead roles in delivering the sonar system upgrades, with ASC and a range of small and medium sized Australian companies supporting system integration.”

In the 2018–19 financial year, most of the spending will be on the design and production effort in NSW with Raytheon Australia in Macquarie Park and Thales Australia in Rydalmere.

The upgrades will then be installed at maintenance facilities at Osborne in South Australia and Henderson in Western Australia.

(Aus DoD)

35 komentar:

  1. Wahai semua anggot nkri yang asli, kalian harus waspada terhadap ancaman dari tiga arah. Yg pertama ancaman dari selatan, yaitu dr si osy, bangsa yg suka berkhianat. Yg kedua dr utara ,yaitu dr setan komunis cina dan yg paling berbahaya dan sangat sangat berbahaya, yaitu dr kaum aseng di negeri kalian sendiri. Mereka perampok yg sangat licin dan sangat-sangat licik. Mrk sok paling nasionalis dan paling pancasilais. Dan mrk tak segan2 menyuap para pejabat dan aparat negeri kalian utk menindas kalian sendiri. Juga mrk sangat pandai mengadu domba antar kaum muslimin. Proyek mrk saat ini adalah mengadu domba malaysia (yg mrk maksud kaum muslimin.malay) dengan indonesia. Waspada, waspada, waspada.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyaho aing oge,
      geuus teu kudu gandeng

      Hapus
    2. Wkkwkwkww... ni bidadari orang orangan mana sih..

      Ngomong kok kumur kumur.. wkkwkwk..

      Hapus
    3. ...si Bidadari tumbalkeun we lach, ning Gunung Kawi...nggo wei pesugihan KIMCILIONG gkgkgkgkgkgkgk :D

      Hapus
    4. Loba teing ngelem di stopan..jadi ngacapruk ngahayal jadi bidadari

      Hapus
    5. ...ngelem AIBON jeung weureu KECUBUNG weureu GADUNG Xixixixixixi :D

      Hapus
    6. Setres nih orang, kebanyakan ngocok jadi kopyor tu otak. 😅😅

      Hapus
  2. Kwkwkwkkwk.. SEMUA AKIBATNYA ADALAH PENCURIAN.. SUKA MENGKLAIM YANG BUKAN HAK MILIKNYA.. BELAGAK..

    SEKARANG RAKYAT INDONESIA TINGGAL MENONTON AKHIRNYA SAJA MALINGSIAL..

    DAH PERNAH KUBILANG SEBELUMNYA...

    " JANGAN PERNAH MEMBANGUNKAN SINGA DARI TIDURNYA "

    ALLAH TELAH JABAH RASA SAKIT HATI RAKYAT INDONESIA APA YANG SELAMA INI KAU CURI DARI KAMI..

    RASAINLAH KALIAN.. WAHAI MALAYSHIT..

    Ehh malingsia.. ni ada berita dr perdana menteri mu..BUKA MATA DAN TELINGA KALIAN..

    https://m.liputan6.com/global/read/3561383/pesan-idul-fitri-dari-pm-malaysia-jangan-makan-berlebihan

    https://m.liputan6.com/global/read/3561791/warga-malaysia-rela-pinjam-uang-hingga-rp-1307-miliar-untuk-idul-fitri

    http://m.tribunnews.com/internasional/2018/06/04/buron-politisi-umno-malaysia-dikabarkan-melarikan-diri-ke-indonesia

    Kwkwkwkwkwkwkw... sangat mudah lahh cari org bagi polisi indonesia.. sudah terbukti.. teruji.. dan terprofesional.. kwkww

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari jom kumpul koin untuk bayar utang malon wkwkwk

      Hapus
    2. Jomm.. jomm.. derma ke negara bankrupt.. kwwkwk

      Hapus
    3. Maaf saya tidak mau nyumbang koin ke negara itu.
      Mereka tidak butuh koin, mereka hanya butuh pisang

      Hapus
    4. Hati hati dgn mahatàir licik dia....dulu kita di tikam dr belakang saat kita lemah.....ndak usah di bantu itu malon ....songong mereka

      Hapus
  3. ...Ausy benar2 menganggap Indonesia sebagai MUSUH BESARNYA wkwkwkwkwkwkwk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo disini Australia dianggap sahabat, nnt klo Australia yg nyerang indonesia pasti yg disalahin Malaysia wkwkwkwk

      Hapus
    2. ...malon, singopo, ausy,...itu kan negara2 PERSEMAKMURAN kacung British...


      pastinya akan terseret semuanya kalau Indonesia perang sama Ausy...karena harus nurut pada perintah British, kecuali Brunei dan PNG Xixixixixixi :D

      Hapus
    3. ...atau malon sama singopo nggak mau ikut2an perang...maunya NGUMPET sama NGOPET ajach Xixixixixixi :D

      Hapus
  4. ...saudaraku semuanya, benar nggak sich F-22 RAPTOR memiliki kelemahan2 fatal yang bisa di EKSPLOITASI oleh Su-35 Flanker E... ?


    Ane baca di blog JakartaGreater :D

    BalasHapus
  5. Su-35 berikut semua rudal yang diangkutnya punya RCS 2-3 meter.

    Sementara jangkauan deteksi F22 untuk benda dengan RCS sebesar 2-3 meter itu lebih dari 180 km.

    Artinya Su-35 bisa ditarget oleh F22 pada jarak lebih dari 180 km.

    AMRAAM AIM-120D bisa diluncurkan pada jarak 160 km.

    IRST yang dipunyai Su-35 baru bisa deteksi infra merah si F22 pada jarak 80 km.

    Jadi sebelum Su-35 bisa deteksi infra merah F22 pada jarak 80 km, si F22 sudah luncurkan AIM 120D pada jarak 160 km.

    Jadi Su-35 akan bum sebeum dia bisa lihat F22.

    Mengapa artikel itu dikeluarkan ?

    Itu adalah salah satu cara bagi pabrikan untuk minta dana riset lebih besar.

    BalasHapus
  6. Bro TN och githu yach...

    ...jadi solusi jitu Su-35 Flanker E untuk mengalahkan F-22 RAPTOR adalah menghindari serangan rudal dengan gesit dan mengajak main dekat serta memaksimalkan kemampuan terbang yang lebih tinggi ditambah jangkauan terbang yang lebih jauh...


    1 lagi yang penting, Su-35 Flanker E harus punya rudal yang dapat mengejar titik panas sekecil apapun... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekecil bara api sebatang rokok
      Hehehe...

      Hapus
    2. ...barana sebatang rokok S AVOLUTION Xixixixixixi :D

      Hapus
    3. Nggak bisa juga kejar titik panas sekecil apa pun, sebab :

      Nanti ada orang nyalain kompor bakal dikejar rudal itu.

      Atau orang nyalain rokok bakal dikejar rudal itu.

      Hapus
    4. ...bisaaaaa ajach kamu bro TN, kan yang dimaksud disitu adalah rudal AIR TO AIR bukan AIR TO GROUND Xixixixixixi :D

      Hapus
  7. "Sementara jangkauan deteksi F22 untuk benda dengan RCS sebesar 2-3 meter itu lebih dari 180 km"

    Artinya klo radar F22 dihidupkan, maka akan mendeteksi sejauh 180 km, namun bukannya akan tertangkap radar irbis SU35 yg jaraknya +/- 300 km.?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak bisa juga seperti itu.

      Sebab walaupun sinyal radar raptor tertangkap oleh radar irbis Su-35, radar irbis tetap masih akan kebingungan melacak sinyal radar pesawat apa itu sebab RCS Raptor adalah RCS yang paling kecil dari antara seluruh pespur.

      Raptor hanya akan terlihat seperti kelereng oleh Su35 pada jarak 80 km, jadi di jarak 80 km pun, Su35 masih belum juga bisa tentukan pespur apa itu.

      Jadi sebelum pilot Su-35 sadar bahwa yang di depannya adalah raptor, pilot Su-35 akan tewas terlebih dulu kena AMRAAM AIM-120D.

      Hapus
  8. ...karena RCS F-22 RAPTOR itu antara 0,05 s/d 0,15 meter, jadi baru kelihatan sama Su-35 Flanker E di jarak 80 km...itupun baru sebesar sebutir kelereng


    ...jadi solusinya adalah GESIT dan PERTEMPURAN JARAK DEKAT...atau F-22 nya diajak main2 dulu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi solusi gesit di pertempuran jarak dekat (dog fight) sudah ketinggalan jaman.

      Apalagi dengan manuver kobra di mana Su-35 berdiri dan berhenti terbang, body dan cockpit Su-35 akan rentan kena terjangan peluru 30 mm yang dilontarkan oleh pespur lawan, sama seperti seorang prajurit yang tiba2 nongol berdiri dan diam di tempat terbuka akan sangat mudah dan rentan untuk diterjang peluru lawan.

      Manuver pugachev kobra hanya terlihat cantik di ajang akrobatik udara tetapi sangat rentan untuk digunakan di pertempuran udara yang sesungguhnya.

      Hapus
    2. ...kelemahan F-22 RAPTOR adalah nggak ada Infra Red, rudal sedikit, kemampuan terbang lebih rendah, daya jelajah pendek...


      ...tinggal para PILOT nya ajach yang menentukan TAKTIK PERANG, karena sudah tahu kelemahan jet tempur masing2 Xixixixixixi :D

      Hapus
    3. RAPTOR kalah sama T-REX
      COBRA kalah sama seruling INDIA

      Hapus
    4. Hooh iku...koyo mas@PS kalahe gor karo daster temrawang👙

      Hapus
    5. ...dastere temrawang di nggo wadon ayu, bokonge semok maning Xixixixixixi :D

      Hapus
    6. ...ssen @ kabita teu ku awewe geulis make daster, imbit na dempok biola ? Xixixixixixi :D

      Hapus
  9. F22 mah udah ketinggalan jaman teknologinya ......

    BalasHapus