18 Juni 2018

Duterte ‘Very Inclined’ to Support Submarine Acquisition Program

18 Juni 2018


Philippine Navy need submarine for its fleet (photo : Okezone)

President Rodrigo Duterte is inclined to support to submarine acquisition program of the Philippine Navy, this was bared by Navy chief Vice Admiral Robert Empedrad on June 13.

“I remember the National Security Adviser (Secretary Hermogenes Esperon) told me that the President is very inclined to support our submarine acquisition program,” Vice Admiral Empedrad said over DWDD.

“Nagcreate na kami ng Submarine Group, we are already sending people abroad for training in preparation of the acquisition of submarine,” he said. “Kasi ang pag-acquire ng submarine it would take 7 to 10 years.”

The Navy chief that he is also supporting the submarine project. It can be remembered that Empedrad told a senate hearing in February 2018 that the future of naval warfare is submarine warfare.

“The trend now is submarine warfare because it is hard to fight an enemy that you cannot see. Mahirap kasi i-detect ang submarine,” he said.

“I just attended the future surface fleet conference in London a week ago, at ang trend ngayon is modern navies now changing strategy to anti-submarine warfare. A lot of countries are building their submarines so we have to develop also ‘yung capability pano sila i-detect,” he explained.

“So we buy submarines, we buy also anti-submarine ships,” Vice Admiral Empedrad said.

He added that the upcoming frigates being built by South Korean shipbuilder Hyundai Heavy Industries and upcoming AW-159 Wildcat helicopters from Leonardo are all capable of anti-submarine warfare armed with torpedoes.

Earlier this week, Department of National Defense (DND) Secretary Delfin Lorenzana said the country is now looking for possible suppliers of diesel-electric submarines to beef up the Philippine Navy’s capabilities.

(Mintfo)

36 komentar:

  1. Sebentar lg kasel kita 405 siap melaut jg...ada yg stroke lg nih bakalan....hehehe

    BalasHapus
  2. the submarine and submarine base would need its own support vehicles.

    BalasHapus
  3. Actions speak louder than words mr president. Lots of messy things have been happening.

    BalasHapus
  4. Erdogan and Duterte is the Real Leaders, for their respective countries...bravo :D

    BalasHapus
  5. ...Choko @ betuuuul bro, perkiraan awal SEPTEMBER lach...jadi 3 unit CHANGBOGO CLASS Xixixixixixi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa pada nyebutnya masih Chang Bogo Class ya?
      Padahal spek udah beda ama tuh class, meski jadi basicnya.

      DSME 209-1200 = Chang Bogo class
      DSME 209-1400 improved jeroan = Nagapasa class (mestinya) .. :D

      Hapus
    2. ...och koyo ngono toh bro PS, nembe weruh inyong...kesuwun yoo Xixixixixixi :D

      Hapus
    3. Bukan chang bogo class lagi
      Tapi
      Chang tomang claas
      Bogo kan artinya ikan
      Xixixixi

      Hapus
    4. ...ari BOGO teh ikan gabus nya ssen ? Xixixixixixi :D

      Hapus
    5. Betoooel kang asep
      Samuhuuun....

      Hapus
  6. Indon miskin..xde duit sewa satelit..bayar guna kerupuk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting kerupuk bisa jadi duit.
      Duitnya buat beli apa saja. Itulah pintarnya Indonesia

      Daripada negara malon komoditas exportnya gak ada yang laku.

      Buakakakakak....
      bodohnya orang satu ini

      Hapus
    2. Punya F16 rongsokan pun tak apa karena masih bisa patroli dari natuna sampai kupang,
      daripada su 30 mkm tercanggih sejagat tapi tak guna terbang apalagi patroli?
      Kapal selam type 209 pakai power bank pun tak masalah, yang penting sanggup menyelam berlayar dari korea sampai surabaya, dan masih bisa ikut latihan perang,
      Dari pada scorepene tercanggih tapi tak guna selam,
      Tank leopard rongsokan pun tak apa,
      Karena masih bisa main lumpur dan ikut latihan perang di natuna dan banyak serial lainnya,
      Daripada t90 tercanggih tapi tak guna main lumpur, apalagi masuk hutan.
      Fregat ompong pun tak apa,
      Karena menangkap pencuri ikan dari negeri tetangga tak perlu gunakan missile,
      Daripada fregat meko tercanggih tapi hanya sanggup menonton ratusan nelayan cina mencuri ikan,
      Koppassus dan kostrad lemah pun tak masalah,
      Yang penting 11 tahun assam juara umum,
      Daripada tentara terjaguh tapi belum pernah juara tembak.
      Indonesia memang masih lemah,
      Yaa betul, lemah....
      Karena memang otot alutsista dan tentara kami belum ideal,
      Tapi itu sekarang yaa,
      Karena nanti kalau sudah ideal di 2020 sampai 2025,
      Mereka yang katanya terjaguh dan terkuat sealam semesta bakal tau kalau ternyata tentara lemah dan alutsista rongsokan ternyata hanya ada dalam khayalan mereka mereka itu.

      Hapus
    3. Malon miskin tak de wang,shopping pun mesti tunggu thn 2055 wkwkwk

      Hapus
  7. ...si SCAN mah kudu ditakol babatok sirah na ku gagang pacul, amih rada bengras polo na...

    komentar na teh eta2 we hayuh

    ...eweuh GADAG pisan Xixixixixixi :D

    BalasHapus
  8. Tu kapal scoorpene beruk dah almarhum blm si statusnya wkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. ...udah dikilo / ditimbang lalu dijual, uangnya kan lumayan buat nyicil hutang...


      karena percuma juga punya KAPAL SELAM tapi nggak bisa nyelam ( terapung mirip E,ek di sungai ) Xixixixixixi :D

      Hapus
  9. Mr President dont just talk do it.. and also tell your allies in the senate and congress to support the 2 percent increase of the AFP

    BalasHapus
  10. Pejabat2 di Bapennas, Kemenhan, DPR R.I dan DPD jangan puas diri dengan kondisi alutsista dan selalu koar2 mengatakan bahwa Rusia akan bekerjasama dng indonesia utk membangun pusat pemeliharaan sukhoi atau helikopter buatan rusia, krn rusia telah membangun pusat pemeliharaan helikopter buatan rusia di vietnam, dan saat ini rusia membangun pusat pemeliharaan sukhoi di malaysia. Lihat website : Rusia Resmikan Bengkel Pesawat Sukhoi di Malaysia – MiliterMeter.com https://goo.gl/tCHJJe @BaiduMobile.Bagikan lewat Baidu Browser HD.

    BalasHapus
  11. Super Rich Indon could donate a Cakra class submarine to Pinoy!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasian malon punya scorpene ngambang terus cem tai wkwkwk

      Hapus
    2. Seekorpenis paul bagio impoten
      Wkwkwkwkwkwk

      Uuups... maksud saya sekorpen

      Hapus
    3. Sekorpen ya!! Bukan beruk.
      Beruk itu monyek yang suka maling kat sana kat sini

      Hapus
    4. Mana pernah indon hibah aset2 mereka.. biasa la negara bajet g20 yg miskin ni... guna aset sampai buruk...

      Hapus
  12. ...BERKACA pada pembongkaran Sukhoi 30 MKM oleh malon dan Amerika,...akibatnya Rusky pun MARAH BESAR


    apa mungkin Rusky masih percaya pada malon dan mau membuat bengkel Sukhoi di sana ?


    ...sedangkan malon adalah negara CULAS dan TAK DAPAT DIPERCAYA Xixixixixixi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena itu kang kasep.
      Mr. Putin tidak bersedia untuk membantu atau menolak untuk mengupgrade si Miskin Karena Malas (MKM) itu.
      Mungkin karena sikap negara itu yang penghianat, culas dan tidak bisa dipercaya itu.
      Awalnya saja sok merasa paling jaguh dan pintar untuk merekayasa su30 dengan avionik barat.
      Sekali masa livetime nya sudah lewat gak bisa diupgrade.
      Bisapun harus diganti total dengan biaya yang sangat mahal sama dengan beli baru.

      Pekerjaan yang sia sia

      Hapus
    2. ...MKM ( miskin karena malas ) dan MKM ( malon kian mundur ) Xixixixixixi :D

      Hapus
    3. Kalau MKM itu....

      MALAYSIA KIAN MISKIN

      bisa gak bro ?

      Hapus
    4. Kalau MKM itu....

      MALAYSIA KIAN MISKIN

      bisa gak bro ?

      Hapus
    5. ...bisa diatur, pokonamah nyahona beres lach gkgkgkgkgkgkgk :D

      Hapus
    6. Malaysia miskin tapi tki makin melambak di malaysia.. sapa miskin ni ye.. keh keh keh

      Hapus
    7. Takde teknologi usa dalam su39 mkm tu pakkk... tak sama macam indon.. siap ada teknologi israel lagi.. dasar lidah bercabang... 😆

      Hapus
  13. ...kalau Indonesia punya MILITER kaya gini, kayanya MALON dan AUSY...pada kejang2 SEKARAAAAT Xixixixixixi :D

    MILITER GAHAR INDONESIA

    32 RADAR UTAMA
    16 Su-57 Russia ( PAK FA )
    32 Su-35 Flanker E
    16 Su-34 Fullback
    16 Su-27/30 Flanker D
    16 KFX atau IFX
    48 F-16 Falcon/Viper
    16 Super Tucano
    16 T50 G. Eagle
    115 Heli tempur # Varian
    1000 Pesawat Angkut/Log
    50 Pesawat pem-BOM
    50 pesawat DRONE
    1050 Tank tempur # Varian
    1250 Panser tempur # Varian
    750 KRI tempur # Varian
    50 Heli Anti Kapal Selam
    4 Kapal Induk
    50 Kapal Selam

    Rudal Serbu Udara ;
    250 Antar Benua, 750 Balistik, 2500 Petir, 2000 Yakhont, 2000 Brahmos...dll.

    Rudal Perisai Udara ;
    500 Unit PANTSIR S-1 ( sebagai pelindung dari serangan darat )
    750 Unit S-500
    500 Unit S-400
    500 Unit NASSAMS
    500 Unit BUK M3E
    500 Unit BUK M2E


    ...monggo lanjutkan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mimpi sahaja loe ni wahai indon... rakyat pun merempat.. baik bagi makan rakyat la. Setakat aset beli.. kena sekatan ekonomi.. jadi sitting duck je..usahkan jiran. Pemerontak dalam.negara pun terkial2 indon nak menang..

      Hapus
  14. Ada yg kurang tuh, stok solar & avturnya blom disebut... :D

    Hwuakakakak.. :D

    BalasHapus