15 Juni 2018

Royal Thai Army Prepares Attack Helicopter Acquisition

15 Juni 2018


The Royal Thai Army is looking to procure new attack helicopters, with several platforms under review including the Z-19 Black Whirlwind from China. (photo : sinodefence)

The Royal Thai Army (RTA) is preparing to acquire at least six new attack helicopters to replace its ageing fleet of Bell AH-1F Cobras, with funding for the procurement provided in the 2019 defence budget.

Confirming the plan in a press conference on 12 June, Major General Weerayuth Intaworn, commander of the RTA’s Aviation Centre, said the service has established a dedicated procurement committee, which is now evaluating proposals from several foreign countries.

Jane’s understands that helicopters under review include the Mil Mi-28 and Kamov Ka-52 from Russia, the Bell AH-1Z Viper and Boeing AH-64 Apache, Airbus Helicopters’ Tiger, Leonardo’s AW129 Mangusta, and the Z-19 Black Whirlwind produced by China’s Harbin Aircraft Industry Group.

The RTA’s Aviation Centre, based in Lopburi, has operated a small number of AH-1F Cobras since the early 1990s but three of these aircraft are scheduled to be decommissioned in the near future, confirmed Maj Gen Intaworn.

The RTA’s attack helicopter requirement is long-standing but has previously been hindered by a lack of funds. The country’s 2019 defence budget, which was announced in early June, outlines military spending of THB227.67 billion (USD7.1 billion). Official documents show the expenditure is an increase of THB9.16 billion – or 4.2% over actual defence spending in 2018.

(Jane's)

28 komentar:

  1. Balasan
    1. Yang gue perhatiin sih posisi peletakan radar kondenya dan design rotor ekornya.
      Kok mirip dua helikopter itu ya???

      Hapus
    2. Basisnya dr heli panther yg udah di lisensi oleh cina bro....sugeng riyadi mas bro

      Hapus
    3. Bermula dari serat kapas,benang hingga berubah menjadi celana jeans..
      Awal mula tank leopart jerman adalah tank pzl1 yg desainnya jga gk waw banget...

      Sukur klo kita bisa buat ginian..gk perlu impor

      Hapus
    4. desainernya itu para ahli yg sudah memperhitungkan dengan maksimal plus minusnya, bukan macam kita yg cuma bisa komentar tok. perusahaan mereka lebih hebat dari ptdi. spionase china bekerja dengan baik sampai hitech benar² dikuasai

      Hapus
    5. @essen
      Posisi radar supaya bisa ngintip dari belakang pepohonan atau gunung. Tapi juga berarti mereka punya senjata dengan trajectory yang mirip Hellfire. Kecuali itu khusus buat pengintaian. Then again, pengintaian kayaknya mending pakai drone.

      Hapus
    6. Despite model yg kaku dan jelek tetep saja China lebih advance dari Indonesia... duit mereka hampir unlimited dgn menjadi pemberi hutang terbesar ke Amerika sudah dapat menjelaskan bagaimana kekuatan teknologi dan ilmu pengetahuan di China.

      Indonesia urutan keberapa ya posisi negara2 Kaya ? 😀

      https://youtu.be/vKfwPwjAu_U

      Hapus
    7. Saya ralat mas superstar...yg bener itu "despacito", bukan "despite" mas😇

      Nanti diamuk mbak via vallen kalo ngganti2 judul lagu....minal aidin ya bro

      Hapus
    8. Judul lagu kuwi mas hahaha

      Sami2 mas... enake iso ngudut ambek ngopi awan awan mas.. hihihi

      Hapus
    9. Kasihan sama malon tiap kali baca blog ini. Negara-negara ASEAN lomba belanja alutsista, eh malon lomba kumpul koin buat bayar hutang wkwkwkwk

      Hapus
    10. Bung @IRS
      maksud saya. Itu negara china memang negara tukang jiblak alias plagiat sejati. Dan hebatnya mereka mampu membuatnya walaupun barang KW hasil kloningan tehnologi dan spionase negara lain.
      Radar kondenya mirip longbow helikopter apache
      Dan rotor ekornya mirip helikopter panther atau dolphin eropa.

      BTW...
      Thanx atas pencerahannya bung @IRS

      Hapus
  2. Coba zoom kondenya...amit2 dah. Pakunya kasar bgt...ga rapih finisingnya...kelihatan KW bgt.
    Trus pensilnya kayak unyu2 ya...

    Ga bgt lah...😱😱

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin buat thai ini pilihan terbaik x selain harganya miring bgt...ada konde kw nya jg.

      Hapus
    2. little bird pake konde nggak sih?

      Hapus
  3. minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin...🙏🙏🙏

    BalasHapus
  4. Oo konde jyak ini to yg d cari malon

    BalasHapus
  5. Kacau nih kalau China semakin kuat menancapkan kukunya di Thailand setelah kapal permukaan, kapal selam sekarang Helikopter serang,
    Harus ada keseimbangan blok disana...jgn sampai ada pangkalan militer di Thailand,
    Indonesia kalau mau bebas ancaman harus buat Pakta pertahanan militer di Asia tenggara/ ASEAN.
    Karena gak ada jalan lain untuk mengimbangi dominasi China.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Myanmar sudah dikuasai pihak China... next mungkin Thai Phil dan Kamboja... Malaysia punya FPDA, Indonesia kayaknya sedang didekati Aus dan India sebagai kawan military spare.

      Vietnam rasanya bakal merapat ke US dan Rusia.

      Gejolak dunia yg selalu berkembang... hehehehe

      Hapus
  6. Kalau China misalkan nawarin Heli ini buat cloningan project Gandiwa gimana yah frens ? Take it or leave it ?

    Indonesia kayaknya masih jauh mau buat heli tempur sendiri.. budgetnya masih kalah porsinya dengan seluruh negara ASEAN meski dari segi jumlah kita cuma kalah dari Singapura...

    Andai saja pemerintah mau naikin budget 0.9 percent seperti sekarang ke 1.5 percent aja.. mungkin project Gandiwa bakalan bersinar kembali... hiks

    Check out for detail

    https://data.worldbank.org/indicator/MS.MIL.XPND.GD.ZS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo budget pertahanan indonesia 1.5 behhh bisa tembus 500 t om

      Hapus
    2. Project Gandiwa belum jadi prioritas.

      Prioritas sekarang :
      Pemenuhan jumlah minimum 151 KRI dengan kapal2 baru.
      Pemenuhan jumlah 32 radar.
      Pemenuhan jumlah minimum pespur medium multi role fighter gen 4.5 untuk workhorse dan interceptor.
      Pemenuhan 3 skuadron angkut yang SETARA dengan 3 x 16 unit Hercules.
      Pemenuhan arhanud untuk ibukota, lanuma tipe A, lantamal, lanumad dan objek strategis lainnya.
      Pemenuhan anti submarine warfare baik dari laut maupun udara.
      Pemenuhan jumlah minimum skuadron helikopter 4 skadud dan 8 skadpenerbad, untuk penerbal belum tahu.
      Pemenuhan alutsista dan pangkalan untuk 4 koopsau, 4 kohanudnas, 4 armada, 4 div kostrad, 4 pasmar.
      Pemenuhan pangkalan bersama di 7 trouble spot.

      Hapus
    3. Negara dalam ke adaan susah ruwet bangsaku tambah menderita boro boro belli alutsista pertahanan sewa satelit sajaa telat bayar di denda jutaan dolar dan berita nya luar dan dalam negeri buruk sekali broo

      Hapus
  7. Aseng pura dukung benteng republik aslinya tahu sendiri kawan ..mantan panglima tni pak gatot pernah di bilang lebay ..berani berani nya anak kruptor besar itu ..panglima tni di bilang lebay kalau saman bungbesar dan orde baru bisa binasa di bikin sambal balado broo

    BalasHapus
  8. bentuknya lumayan drpd lch india..
    yg harus di cetak tebel jg garis bawahi adl china n india dh bisa buat lokal light combat heli..trus RI kapan ??

    BalasHapus
  9. Indon miskin takde duit sewa satelit..bayar guna kerupuk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting kerupuk bisa jadi duit.
      Duitnya buat beli apa saja. Itulah pintarnya Indonesia

      Daripada negara malon komoditas exportnya gak ada yang laku.

      Buakakakakak....
      Sudah bangrut, bodoh pula orang satu i

      Hapus