12 Juni 2018

PH Now Looking for Possible Suppliers of Diesel-Electric Submarines

12 Juni 2018


DND looking at South Korea, Russia and other countries for submarine suppliers (photo : Vitaly Kuzmin)

MANILA -- Department of National Defense (DND) Secretary Delfin Lorenzana on Monday said the country is now looking for possible suppliers of diesel-electric submarines to beef up the Philippine Navy's capabilities.

"Tumitingin tayo sa (We are looking at) (South) Korea at Russia and other countries," he added.

According to Lorenzana, while the diesel-electric submarines are part of the Third Horizon of the Revised Armed Forces of the Philippines Modernization Program (RAFPMP), which is slated for 2023 to 2028, there is a need to look into possible suppliers as building these undersea vessels takes a long time.

"Kasi yung paggawa ng submarine takes five to eight years eh, (The construction of submarines takes five to eight years) sometimes it takes 10 years," he added.

The DND chief also said that the Philippines needs to acquire diesel-submarines as its Southeast Asian neighbors like Malaysia, Indonesia, Singapore and Vietnam now possessed squadrons of these vastly capable underwater craft.

"Kailangan din naman natin (ang diesel-electric submarines) yan para meron naman tayong (deterrent and) security, kasi yung mga kapitbahay natin may mga submarines na eh, Malaysia, Indonesia, pati Singapore na napakaliit na bansa, at saka Vietnam, tayo na lang wala dito (We need diesel-electric submarins so we have a deterrent and security. It's because our neighbors already have submarines. Malaysia, Indonesia, even a small country like Singapore. Vietnam also has submarines. It is only us who do not have it)," he added.

The RAFPMP is divided into three horizons, the first of which was slated 2013 to 2017, the second from 2018 to 2022 and third, 2023 to 2028.

The Second Horizon calls for the acquisition of equipment more attuned to external defense missions, including jet fighters and other air assets and missile systems.

Acquired during the First Horizon were the three Gregorio Del Pilar cutters, three combat utility helicopters for the Navy, two naval attack helicopters, six MPACs (multi-purpose assault craft), eight combat utility helicopters for the Air Force and refurbishment of two Lockheed C-130 "Hercules" cargo planes, two strategic sealift vessels, 12 FA-50 fighter jets among others.

(PNA)

24 komentar:

  1. Belanja terus...bagus bertanya2 ketetangga yang punya kasel biar ga salah pilih yang penting dilatih operatornya yang benar kl perlu disiapkan sarana pelatihan kasel dulu biar mahir kalo barang da datang jangan jadi banana boat kaselnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul tu..jangan hilang tenaga batin pastu gigih pake powerbank macam banana bot jiran tu.. kri naga berair.. hehehhe

      Hapus
    2. Dein@ ada tak ko punya bukti guna power bank,kl aq ada bukti kuat dan video scorpene ko tak boleh selama,di bln puasa tak eloklah cakap bual dan hoax

      Hapus
    3. Well dr pada kapal selam malon yang hanya mengapung di permukaan dan duduk kat hanggar sahaja, kapal selam apa kapal apung tuh wwkwkk

      Hapus
    4. Asal ngomong dein Malon...scorpung Malon ga bs nyelam ,cm ngapung doank cam kotoran dein...wakakaka

      Hapus
    5. Group aseng komunis bulan puasa kerjaan memaki orang ....tahu aturan adat istiadat suku asli tahu sopan santun jangan tiru si pekok ahok broo

      Hapus
    6. tak mungkinla di jawab mat..dei adalah pecundang sejatii..pengecut sepanjang massa..diantara teman teman nya, dia yg paling pengecut...suruh pake rok saja trus mangkal

      Hapus
    7. Sudahlah kau harus banyak belajar adat astiadat sopan santun ini bulan puasa jangan mengadu domba ujung ujung nya triak 2 pancasila ada apa 2 kabur ke singapore ....etnis china harus membahur menghormati adat adattttt sopan santun bukan memaki adu domba broo

      Hapus
    8. Malon kalah dengan Philipina kasian deh lu.. Malon cukup puas banana boat scorpene.. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    9. He Ken katrok kunyuk Teroris.. lu harus belajar jadi manusia jangan jadi teroris rasis didikan Malon.. padahal Malon sendiri jual negara ke komunis China πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    10. Mulyono@ sudahlah haha...memaki semua orang di bilang jellek katrok lah mukamu mirip apa kwkw...kamu itu harus menghormati budaya local sopan santun bukan sebaliknya budaya komunis licik suap sogok aparat di tabur di tanah nusantara

      Hapus
    11. Malon oohh malon .. Mending urus negara ko knp tak pernah belanja..
      Dari pada lo rasis malon unta

      Hapus
    12. Ngga semua orang Ken katrok lu aja dan para Malon yang katrok dan jelek πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† kerena teroris Malon rasis seperti lu itu seperti beruk buruk muka cermin di belah.. dasar teroris dongo Malon aja jual negara sama ke komunis china fine fine aja πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    13. Nmpknya rakyat di indon mengalami masalah rasis yg berat dlm kalangan rakyatnya.tidak.bersatu.malah masalah teroris pun makin berat.patutlah digelar negara asal teroris.byw balim oada topik.apa khabar kapal selam yg rosak bateri dan tak boleh tembak misil tu?naga berair.haahha

      Hapus
    14. Unknown@ ko ada linknya nagapasa tak boleh selam,kl aq ada linknya scorpene malon tak boleh selam,cuma bisa ngambang cem tai wkwkwk

      Hapus
  2. jujur saja, bicara kapal selam ini adlah alutsista strategis yg tdk hanya butuh dana, tapi juga sumber daya manusia dan infrastruktur. Agak sedikit delusional aja sekelas phillipina tiba2 bicara beli kapal selam baru ap lg melihat trak rekor philipine dlm belanja sista modern serta perencanaannya. Mereka harus bnyak belajar, singapore ga ujuk2 beli yg canggih mereka bahkan beli bekas dlu bwt pelatihan dan familisasi, bgt jg malaysia, KD Tun abdul rahman class bkn merupakan kapal selam pertama mereka, mereka membiasakan dlu dgn Agosta 70 bekas bwt pelatihan & simulasi. bahkan thailand yg baru membeli kasel dari cina sdh lebih dahulu membangun infrastruktur utk mensuport kasel baru mrk, ingat thai ini salah satu negara d asia yg mengoprasikan Kasel pertama d asia, mereka sdh membeli dari jepan pada akhir WW2. So.. bkn cuma buget pembelian, perencanaan/infrastruktur & persiapan jg faktor utama dlm paket pembelian strategis seperti Kapal selam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas boy,
      Dunia KS dimari lumayan yaak..
      Teken kontrak ama soviet, training disono, KS dateng langsung Trikora, meski ada orang soviet jg yg kemari..:D

      Saran buat pinoy : banyakin doa :D

      Hapus
    2. oh iya mas @PS, tentu sajaa.. klo hal pengalaman pengoprasikannya beserta misi2 yg d jalani, tentunya kita d atas rata2. mungkin secara teknologi agak sedikit tertinggal dari singapore ato ausie, tapii ada sesuatu yg lebih & jd kartu AS bwt armada kasel kt, saya katakan sbg pengalaman yg terdokumentasi, armada kasel kt sdh menjelajah jauh smpai teluk benggala, wilayah natuna (malaysia & singapura), perairan sekitar carpentaria ausie, dan itu sudah d petakan alur bawah airnya, kondisi pasang surutnya, arusnya,georafisnya. yg tentunya d petakan d era dulu ketika kawasan ini masih "sepi' dari kasel2 tetangga. Ini adalah salah satu kapabilitas yg jarang d ekspos & menurut saya salah satu poin penting dlm gelar strategis armada kasel. teknologi memang penting tetapi sekali lg pengalaman memberikan nilai lebih.

      Hapus
    3. Kapal selam kita paling jauh ke jerman mas boy

      Hapus
    4. Yup, pengalaman yg jadi modal berani ambil KS ke Jerman & diawaki langsung kemari taun 80an..
      Dijalan diincer Orion Perancis, dilemparin sonobuoy, eeh tuh sonobuoy diambil, dimatiin trus dibawa buat oleh-oleh...

      Hwekekekek..
      Manyun tuh awak Orion.. :D

      Hapus
    5. yang pas Latihan Gab anti kapal selam Nato itu yaa.. lahh jebule ono kasel tenanan, opo gaa heboh😁

      Hapus
  3. Saat tetangga lain dah ada kapal selam yg boleh tembak misil indon masih lg guna kapal selam zaman lama yg tak boleh tembak misil.lebih teruk baru dibeli rosak bateri dan tak boleh guna hingga kini.hanya duduk di port je.hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eleh,scorpene baru sekali tembak missile,besoknya tak boleh selam,cuma boleh ngambang terus cem tai wkwkwk

      Hapus
  4. Kapal indon enggak ada misil. Beli kosong..

    BalasHapus