06 April 2026

Ujian Penerbangan Pertama ANKA-THS di Pangkalan Udara Labuan

06 April 2026

Penerbangan pertama ANKA-THS TUDM (photo: MMR)

LABUAN – Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) melalui No 11 Skuadron telah melakar sejarah baru dalam pemodenan TUDM dimana ujian penerbangan pertama pesawat ANKA-THS telah berjaya dilaksanakan di Pangkalan Udara Labuan pada petang semalam.

Ujian penerbangan selama 3 jam tersebut merupakan sebahagian daripada persediaan sebelum penyerahan aset baharu kepada pihak TUDM. Kejayaan penerbangan sulung pesawat ANKA-THS ini adalah hasil kerjasama dan koordinasi yang jitu antara Markas Pemerintahan Operasi Udara (MPOU), Markas Wilayah Udara 2 (MAWILUD 2), MTU-Perancangan & Pembangunan, Pangkalan Udara Labuan serta agensi lain seperti Civil Aviation Authority of Malaysia (CAAM), Bahagian Geospatial Pertahanan (BGSP), Suruhanjaya Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM) dan Jabatan Kaji Cuaca Malaysia (MET Malaysia).

Penerbangan pertama ANKA-THS TUDM (photo: TUDM)

Sistem pesawat ANKA-THS yang dibangunkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) bakal memperkukuh keupayaan Intelligence, Surveillance, Target Acquisition and Reconnaissance (ISTAR) TUDM dalam melaksanakan pemantauan strategik di Wilayah Timur serta kawasan kepentingan negara seperti Laut China Selatan.

Pesawat ANKA-THS ini mampu melaksanakan pemantauan secara tepat dalam pelbagai keadaan cuaca, siang dan malam dengan keupayaan durasi penerbangan melebihi 20 jam. Pesawat ini merupakan sebahagian daripada Fasa 1 Pelan Perolehan Strategik Pertahanan Negara (PSPN) di bawah Rancangan Malaysia Ke-12 (RMK12) serta selari dengan pelan pembangunan keupayaan TUDM melalui CAP55.

Penerbangan pertama ANKA-THS TUDM (photo: TUDM)

Perolehan aset baharu ini juga secara langsung akan meningkatkan keupayaan TUDM dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) dalam melaksanakan operasi pemantauan strategik, pengawasan maritim serta pengumpulan maklumat perisikan, sekali gus memperkukuh kesiapsiagaan pertahanan dan kedaulatan negara.

(TUDM)

69 komentar:

  1. PENAKUT.......
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
    ===========
    ===========
    PEJUANG .....
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
    -
    😀PEJUANG versus PENAKUT😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN 280 KM
      BOMMMM : BRAHMOS 290 KM
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      1. Rudal BrahMos (Varian Indonesia)
      BrahMos adalah rudal jelajah supersonik hasil kerja sama India-Rusia yang dirancang untuk serangan presisi tinggi terhadap target maritim maupun darat. Indonesia mengonfirmasi finalisasi pembelian sistem ini pada Maret 2026.
      Tipe: Rudal jelajah supersonik (anti-ship & land-attack).
      Kecepatan: Hingga Mach 3 (sekitar 3.700 km/jam), menjadikannya salah satu rudal jelajah tercepat di dunia yang sulit dicegat sistem pertahanan udara.
      Jangkauan: Varian ekspor memiliki jangkauan operasional sekitar 290 km.
      Hulu Ledak: Membawa muatan seberat 200–300 kg bahan peledak tinggi.
      Sistem Pemandu: Menggunakan navigasi inersia (INS) yang terintegrasi dengan satelit (GPS/GLONASS) serta active radar homing untuk fase terminal.
      Platform: Direncanakan untuk dipasang pada baterai pesisir (truk 12x12) dan kapal perang TNI Angkatan Laut.
      ------------------------------------------
      2. Rudal KHAN (ITBM-600)
      KHAN merupakan varian ekspor dari rudal balistik Bora buatan Roketsan, Turki. Indonesia menjadi negara pertama di luar Turki yang mengoperasikan sistem ini. Batch pertama telah tiba di Indonesia sejak Agustus 2025 dan ditempatkan di Kalimantan Timur.
      Tipe: Rudal balistik taktis jarak pendek (Short-Range Ballistic Missile - SRBM).
      Jangkauan: Efektif antara 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan: Dapat mencapai kecepatan hipersonik hingga Mach 5 pada fase terminal.
      Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg.
      Akurasi: Memiliki tingkat akurasi tinggi dengan Circular Error Probable (CEP) kurang dari 10 meter.
      Mobilitas: Diluncurkan dari kendaraan taktis 8x8 (Tatra) yang memungkinkannya berpindah posisi dengan cepat (shoot-and-scoot).
      Penempatan: Unit-unit awal telah dikerahkan di markas Batalyon Artileri Medan ke-18, Tenggarong, untuk melindungi wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.

      Hapus
    2. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOM : ITBM KHAN
      BOM : RAFALE
      BOM GARIBALDI+TB3+AKINCI = ASEAN | AUSTRALIA | ASIA TIMUR | ASIA SELATAN
      -------------------------------------------
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.

      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    3. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      Pusat komando dan kendali.
      Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    4. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      Pusat komando dan kendali.
      Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    5. RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -------------------------------------------
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      -------------------------------------------
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      -------------------------------------------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set
      -------------------------------------------
      INDONESIA 87 UCAV ...
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      😝GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI = ASEAN-AUSTRALIA-ASIA SELATAN-ASIA TIMUR😝

      Hapus
  2. INDONESIA 87 UCAV ...
    60 TB3
    12 ANKA
    9 AKINCI
    6 CH4
    ==================
    ==================
    MALAYDESH 3 ANKA ISR
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2025 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
    Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
    MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
    While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
    Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2023 WILL NOT ARMED
    Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
    ---------------------------------
    HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
    2010: RM 407,1 Miliar
    2011: RM 456,1 Miliar
    2012: RM 501,6 Miliar
    2013: RM 547,7 Miliar
    2014: RM 582,8 Miliar
    2015: RM 630,5 Miliar
    2016: RM 648,5 Miliar
    2017: RM 686,8 Miliar
    2018: RM 1,19 Triliun
    2019: RM 1,25 Triliun
    2020: RM 1,32 Triliun
    2021: RM 1,38 Triliun
    2022: RM 1,45 Triliun
    2023: RM 1,53 Triliun
    2024: RM 1,63 Triliun
    2025: RM 1,71 Triliun
    2026: RM 1,79 Triliun
    -
    SUMBER :
    Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malaydesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
    --------------------------------_
    Hutang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
    2010: 150 miliar USD
    2011: 165 miliar USD
    2012: 180 miliar USD
    2013: 195 miliar USD
    2014: 210 miliar USD
    2015: 225 miliar USD
    2016: 240 miliar USD
    2017: 255 miliar USD
    2018: 270 miliar USD
    2019: 285 miliar USD
    2020: 300 miliar USD
    2021: 315 miliar USD
    2022: 330 miliar USD
    2023: 345 miliar USD
    2024: 360 miliar USD
    2025: 375 miliar USD
    -
    SUMBER :
    BNM | MOF | Statista/Trading Economics
    --------------------------------
    Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
    Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
    2010 = 52.4
    2011 = 51.8
    2012 = 53.3
    2013 = 54.7
    2014 = 55.0
    2015 = 55.1
    2016 = 52.7
    2017 = 51.9
    2018 = 52.5
    2019 = 52.4
    2020 = 62.0
    2021 = 63.3
    2022 = 60.2
    2023 = 64.3
    2024 = 70.4
    2025 = 69.0
    -
    SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
    --------------------------------
    DEFISIT FISKAL MALAYDESH PERIODE 2010–2025:
    2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
    2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
    2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
    2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
    2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
    2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
    2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
    2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
    2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
    2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
    2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
    2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
    2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
    2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
    2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
    2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
    -
    SUMBER:
    IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malaydesh.

    BalasHapus
  3. Bila MALON macam2, pangkalan militer MALON di labuan ini jadi target mudah rudal KHAN TNI. Cukup ditempatkan diperbatasan, dalam hitungan menit DUAARRRR, GEMPUR NANGIS

    BalasHapus
  4. MAKANAN EMPUK CH4 NIH ANKA BASIC MALONDESH KASTA DALIT SUBSIDI 🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  5. 3 ANKA MALAYSIA siap pusing pusing di KALIMANTAN dan SULAWESI..... maklumlah ada sistem TCAS yang mampu buat ANKA MALAYSIA terbang sejauh 1000KM....

    BalasHapus
    Balasan
    1. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      • Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      • Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      • Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      • Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      • Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      • Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      • Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      • Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      • Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      • Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      • Pusat komando dan kendali.
      • Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      • Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      • Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      • Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      • Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    2. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      • Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      • Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      • Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      • Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      • Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      • Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      • Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      • Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      • Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      • Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      • Pusat komando dan kendali.
      • Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      • Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      • Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      • Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      • Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    3. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      • Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      • Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      • Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      • Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      • Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      • Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      • Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      • Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      • Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      • Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      • Pusat komando dan kendali.
      • Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      • Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      • Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      • Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      • Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    4. PENAKUT.......
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
      ===========
      ===========
      PEJUANG .....
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
      -
      😀PEJUANG versus PENAKUT😀

      Hapus
  6. Video ANKA TUDM uji terbang guys.....



    Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) melalui No 11 Skuadron melakar sejarah baru dalam pemodenan TUDM dimana ujian penerbangan pertama pesawat ANKA-THS telah berjaya dilaksanakan di Pangkalan Udara Labuan pada petang semalam.


    https://x.com/Msia_Tribune/status/2040389717091565838

    BalasHapus
    Balasan
    1. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      • Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      • Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      • Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      • Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      • Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      • Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      • Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      • Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      • Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      • Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      • Pusat komando dan kendali.
      • Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      • Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      • Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      • Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      • Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    2. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      • Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      • Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      • Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      • Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      • Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      • Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      • Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      • Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      • Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      • Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      • Pusat komando dan kendali.
      • Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      • Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      • Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      • Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      • Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    3. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      • Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      • Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      • Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      • Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      • Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      • Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      • Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      • Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      • Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      • Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      • Pusat komando dan kendali.
      • Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      • Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      • Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      • Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      • Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    4. PENAKUT.......
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
      ===========
      ===========
      PEJUANG .....
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
      -
      😀PEJUANG versus PENAKUT😀

      Hapus
  7. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
    BOMMMM : ITBM KHAN
    BOMMMM : RAFALE
    -
    Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
    -------------------------------------------
    RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
    Spesifikasi Teknis Utama
    • Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
    • Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
    • Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
    • Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
    • Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
    Sistem Hulu Ledak & Pemandu
    • Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
    • Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
    • Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
    Platform Peluncur & Mobilitas
    • Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
    • Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
    Target Strategis
    Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
    • Pusat komando dan kendali.
    • Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
    • Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
    ------------------------------------------
    HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
    • Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
    • Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
    • Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

    BalasHapus
  8. 2 TAHUN SIPRI KOSONG = MISKIN NO SHOPPING
    -
    INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
    -
    MALAYDESH 1 LEMBAR = KOSONG
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
    --------------------------------
    SIPRI MALAYDESH 2025 - 2020 = SALAM KOSONG
    -
    SIPRI MALAYDESH 2025 = KOSONG
    Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
    -
    SIPRI MALAYDESH 2024 = KOSONG
    https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
    -
    SIPRI MALAYDESH 2023 = NOT YET ORDERED (TANPA ORDER)
    https://defense-studies.blogspot.com/2024/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_15.html
    -
    SIPRI MALAYDESH 2022 = SELECTED NOT YET ORDERED (DIPILIH TANPA ORDER)
    https://defense-studies.blogspot.com/2023/03/transfer-persenjataan-ke-dan-dari_17.html
    -
    SIPRI MALAYDESH 2021 = PLANNED (DIJANGKA)
    https://defense-studies.blogspot.com/2022/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2021.html
    -
    SIPRI MALAYDESH 2020 = PLANNED (DIJANGKA)
    https://defense-studies.blogspot.com/2021/03/transfer-persenjataan-ke-malaydesh-2020.htmll
    --------------------------------
    MALAYDESH 3 ANKA ISR
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
    Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
    -
    GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
    FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
    MALAYDESH
    3 UNIT ANKA S MARITIM
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
    Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
    -
    GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
    ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
    Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
    “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
    ==================
    ==================
    INDONESIA 87 UCAV ...
    60 TB3
    12 ANKA
    9 AKINCI
    6 CH4
    -
    😝87 UCAV versus 3 UAV ISR😝

    BalasHapus
  9. KLAIM ANKA CASH = KREDIT EXIM
    KLAIM ANKA CASH = CICIL 5 TAHUN
    -
    Skema hutang atau pembiayaan untuk pengadaan 3 unit drone ANKA-S oleh Malaydesh
    -
    1. Sumber Pendanaan Khusus
    Pengadaan drone ANKA ini tidak dibiayai melalui anggaran belanja pertahanan tahunan Malaydesh yang biasa. Sebaliknya, pendanaan berasal dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) Malaydesh yang merupakan bagian dari rencana pengeluaran lima tahun pemerintah senilai total RM 10,1 miliar ($3,3 miliar). Hal ini memungkinkan pemerintah untuk mendanai modernisasi pertahanan "Dimensi Keempat" di luar plafon anggaran militer reguler.
    -
    2. Skema Government-to-Government (G2G) dan Dukungan Ekspor
    Meskipun detail kontrak spesifik sering kali bersifat rahasia, pengadaan ini menggunakan kerangka kerja G2G antara Malaydesh dan Turki. Dalam konteks perdagangan pertahanan Turki, skema ini biasanya didukung oleh fasilitas Kredit Ekspor:
    Peran EXIM Bank: Malaydesh telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tripartit antara EXIM Bank Malaydesh dengan mitra-mitra Turki untuk mendukung perluasan kerjasama perdagangan dan investasi.
    Tujuan Kredit: Fasilitas kredit ini digunakan untuk memudahkan transaksi dengan menyediakan jaminan atau pinjaman lunak yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara bertahap (cicilan) oleh pemerintah pembeli kepada perusahaan produsen (TAI), dengan jaminan dari lembaga keuangan pemerintah
    -
    3. Skema Rolling Plan (RP) 5 Tahun
    Pengadaan ini tidak membebani anggaran belanja pertahanan tahunan yang bersifat rutin (operasional). Sebaliknya, dana diambil dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) yang merupakan bagian dari Rancangan Malaydesh Ke-12 (RMKe-12) untuk periode 2021-2025.
    Pembayaran Bertahap: Melalui sistem Rolling Plan, pemerintah mengalokasikan dana secara bertahap setiap tahun selama siklus 5 tahun tersebut, menyesuaikan dengan kemajuan proyek dan prioritas nasional.
    Keberlanjutan: Skema ini memastikan proyek tetap berjalan meskipun terjadi pergantian anggaran tahunan, karena dana sudah "dikunci" dalam plafon rencana pembangunan nasional.
    -----
    MALAYDESH 3 ANKA ISR
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2023 WILL NOT ARMED
    Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
    Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
    MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
    While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
    Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
    -----
    GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
    FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
    MALAYDESH
    3 UNIT ANKA S MARITIM CASH

    BalasHapus
  10. Up beritanya admin...ini mengejutkan..... HOREYYYYY



    Malaysia becomes the first user of the Slovak EVA M2 Howitzer

    https://www.czdefence.com/article/malaysia-becomes-the-first-user-of-the-slovak-eva-m2-howitzer

    BalasHapus
    Balasan
    1. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOM : ITBM KHAN
      BOM : RAFALE
      BOM GARIBALDI+TB3+AKINCI = ASEAN | AUSTRALIA | ASIA TIMUR | ASIA SELATAN
      -------------------------------------------
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.

      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    2. INDONESIA 87 UCAV ...
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ________________________________________
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    3. INDONESIA 87 UCAV ...
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ________________________________________
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    4. MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -----
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      ==================
      ==================
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom

      Hapus
    5. INDONESIA 87 UCAV ...
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ---------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      ==========
      ==========
      TEMPEL STICKER DRONE CHINA
      TEMPEL STICKER DRONE CHINA
      TEMPEL STICKER DRONE CHINA
      Perusahaan MALAYDESH Malvus Sense meluncurkan CW-25H, sistem pesawat tak berawak (UAS) lepas landas dan mendarat vertikal (VTOL) bertenaga hidrogen listrik baru, bekerja sama dengan perusahaan UAS China JOUAV di pameran Defense Services Asia (DSA) 2024 diadakan di Kuala Lumpur dari tanggal 6 hingga 9 Mei.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance

      Hapus
  11. Malaysia reportedly selects EVA M2 howitzer

    https://defence-blog.com/malaysia-reportedly-selects-eva-m2-howitzer/

    BalasHapus
    Balasan
    1. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOM : ITBM KHAN
      BOM : RAFALE
      BOM GARIBALDI+TB3+AKINCI = ASEAN | AUSTRALIA | ASIA TIMUR | ASIA SELATAN
      -------------------------------------------
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.

      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    2. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      Pusat komando dan kendali.
      Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    3. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      Drone Anka-S yang diakuisisi Indonesia merupakan pesawat nirawak kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan jangkauan operasional yang sangat luas berkat teknologi satelit.
      Berikut adalah rincian jangkauan dan spesifikasi drone Anka Indonesia:
      -
      1. Jangkauan Operasional (Range)
      Jangkauan drone ini bergantung pada sistem kendali yang digunakan:
      Jangkauan Satelit (SATCOM): Lebih dari 2.500 km. Dengan sistem Beyond Line-of-Sight (BLOS) melalui satelit ViaSat, drone ini dapat dikendalikan dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala.
      Jangkauan Radio (Line-of-Sight): Lebih dari 250 km jika menggunakan kendali langsung dari stasiun bumi (Ground Control Station).
      -
      2. Ketahanan Terbang (Endurance)
      Durasi: Mampu terbang terus-menerus selama 24 hingga 33 jam dalam satu misi.
      Ketinggian Maksimum: Operasional hingga 30.000 kaki (sekitar 9.144 meter).
      Kecepatan: Kecepatan jelajah sekitar 110 knot (204 km/jam) dengan kecepatan maksimum hingga 117 knot (217 km/jam).
      -
      3. Status Pengadaan di Indonesia
      Kementerian Pertahanan RI memesan 12 unit drone Anka senilai USD 300 juta.
      Pengiriman: Unit pertama telah tiba di Lanud Supadio, Pontianak pada September 2025 untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan Laut Natuna Utara.
      Produksi Lokal: Dari total 12 unit, sebanyak 6 unit akan dirakit secara lokal oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi.
      Persenjataan: Sebagai drone kombatan (UCAV), Anka Indonesia dapat dilengkapi dengan amunisi presisi seperti bom mikro cerdas MAM-L buatan Roketsan.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      ==================
      ==================
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
      -
      😝2.500 KM versus 1.000 KM😝

      Hapus
    4. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      1. Sistem SATCOM (Beyond Line-of-Sight / BLOS)
      Ini adalah fitur "unggulan" yang membuat Anka-S menjadi drone strategis.
      Jangkauan: Lebih dari 2.500 km. Jarak ini sebenarnya hanya dibatasi oleh jangkauan sinyal satelit itu sendiri dan kapasitas bahan bakar drone (ketahanan terbang sekitar 24-30 jam).
      Cara Kerja: Sinyal kendali tidak dikirim langsung dari antena di darat ke drone, melainkan ditembakkan ke Satelit (seperti ViaSat atau Turksat), lalu dipantulkan kembali ke drone.
      Keunggulan: Operator bisa berada di Jakarta, sementara drone terbang di atas Papua atau bahkan di luar negeri, selama keduanya berada dalam cakupan satelit yang sama. Hal ini menghilangkan hambatan kelengkungan bumi dan rintangan alam seperti gunung.
      ________________________________________
      2. Sistem Radio (Line-of-Sight / LOS)
      Ini adalah metode kendali konvensional yang digunakan untuk lepas landas, mendarat, atau misi jarak dekat.
      Jangkauan: Sekitar 250 km.
      Cara Kerja: Komunikasi data (datalink) terjadi secara langsung antara antena di Ground Control Station (GCS) dan antena pada drone.
      Batasan: Karena sifat gelombang radio yang merambat lurus, koneksi akan terputus jika drone terbang terlalu jauh di bawah cakrawala atau terhalang oleh pegunungan tinggi
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ________________________________________
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ________________________________________
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      =============
      =============
      MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
      -
      😝87 UCAV versus 3 UAV ISR😝

      Hapus
    5. KLAIM ANKA CASH = KREDIT EXIM
      KLAIM ANKA CASH = CICIL 5 TAHUN
      -
      Skema hutang atau pembiayaan untuk pengadaan 3 unit drone ANKA-S oleh Malaydesh
      -
      1. Sumber Pendanaan Khusus
      Pengadaan drone ANKA ini tidak dibiayai melalui anggaran belanja pertahanan tahunan Malaydesh yang biasa. Sebaliknya, pendanaan berasal dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) Malaydesh yang merupakan bagian dari rencana pengeluaran lima tahun pemerintah senilai total RM 10,1 miliar ($3,3 miliar). Hal ini memungkinkan pemerintah untuk mendanai modernisasi pertahanan "Dimensi Keempat" di luar plafon anggaran militer reguler.
      -
      2. Skema Government-to-Government (G2G) dan Dukungan Ekspor
      Meskipun detail kontrak spesifik sering kali bersifat rahasia, pengadaan ini menggunakan kerangka kerja G2G antara Malaydesh dan Turki. Dalam konteks perdagangan pertahanan Turki, skema ini biasanya didukung oleh fasilitas Kredit Ekspor:
      Peran EXIM Bank: Malaydesh telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tripartit antara EXIM Bank Malaydesh dengan mitra-mitra Turki untuk mendukung perluasan kerjasama perdagangan dan investasi.
      Tujuan Kredit: Fasilitas kredit ini digunakan untuk memudahkan transaksi dengan menyediakan jaminan atau pinjaman lunak yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara bertahap (cicilan) oleh pemerintah pembeli kepada perusahaan produsen (TAI), dengan jaminan dari lembaga keuangan pemerintah
      -
      3. Skema Rolling Plan (RP) 5 Tahun
      Pengadaan ini tidak membebani anggaran belanja pertahanan tahunan yang bersifat rutin (operasional). Sebaliknya, dana diambil dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) yang merupakan bagian dari Rancangan Malaydesh Ke-12 (RMKe-12) untuk periode 2021-2025.
      Pembayaran Bertahap: Melalui sistem Rolling Plan, pemerintah mengalokasikan dana secara bertahap setiap tahun selama siklus 5 tahun tersebut, menyesuaikan dengan kemajuan proyek dan prioritas nasional.
      Keberlanjutan: Skema ini memastikan proyek tetap berjalan meskipun terjadi pergantian anggaran tahunan, karena dana sudah "dikunci" dalam plafon rencana pembangunan nasional.
      -----
      MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -----
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM CASH

      Hapus
  12. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
    BOMMMM : ITBM KHAN 280 KM
    BOMMMM : BRAHMOS 290 KM
    -
    Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
    -------------------------------------------
    1. Rudal BrahMos (Varian Indonesia)
    BrahMos adalah rudal jelajah supersonik hasil kerja sama India-Rusia yang dirancang untuk serangan presisi tinggi terhadap target maritim maupun darat. Indonesia mengonfirmasi finalisasi pembelian sistem ini pada Maret 2026.
    Tipe: Rudal jelajah supersonik (anti-ship & land-attack).
    Kecepatan: Hingga Mach 3 (sekitar 3.700 km/jam), menjadikannya salah satu rudal jelajah tercepat di dunia yang sulit dicegat sistem pertahanan udara.
    Jangkauan: Varian ekspor memiliki jangkauan operasional sekitar 290 km.
    Hulu Ledak: Membawa muatan seberat 200–300 kg bahan peledak tinggi.
    Sistem Pemandu: Menggunakan navigasi inersia (INS) yang terintegrasi dengan satelit (GPS/GLONASS) serta active radar homing untuk fase terminal.
    Platform: Direncanakan untuk dipasang pada baterai pesisir (truk 12x12) dan kapal perang TNI Angkatan Laut.
    ------------------------------------------
    2. Rudal KHAN (ITBM-600)
    KHAN merupakan varian ekspor dari rudal balistik Bora buatan Roketsan, Turki. Indonesia menjadi negara pertama di luar Turki yang mengoperasikan sistem ini. Batch pertama telah tiba di Indonesia sejak Agustus 2025 dan ditempatkan di Kalimantan Timur.
    Tipe: Rudal balistik taktis jarak pendek (Short-Range Ballistic Missile - SRBM).
    Jangkauan: Efektif antara 80 km hingga 280 km.
    Kecepatan: Dapat mencapai kecepatan hipersonik hingga Mach 5 pada fase terminal.
    Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg.
    Akurasi: Memiliki tingkat akurasi tinggi dengan Circular Error Probable (CEP) kurang dari 10 meter.
    Mobilitas: Diluncurkan dari kendaraan taktis 8x8 (Tatra) yang memungkinkannya berpindah posisi dengan cepat (shoot-and-scoot).
    Penempatan: Unit-unit awal telah dikerahkan di markas Batalyon Artileri Medan ke-18, Tenggarong, untuk melindungi wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.

    BalasHapus
  13. MANA LCS SITTING DUCK....
    -
    GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 10.17
    saya satu je.... sudah OKTOBER ni..kapal PPAnya mana...? HAHAHAHAH
    -
    MMW28 Oktober 2024 pukul 14.50
    Aku nak tanya satu je....PPA mana?
    Dah nak masuk bulan November dah nie....
    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
    ----------------
    TIAP TAHUN TIPU-TIPU LCS DIJANGKA
    -
    2011 PENGADAAN LCS = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
    -----
    2019 LCS DIJANGKA = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
    ------
    2022 LCS DIJANGKA = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
    -----
    2023 LCS DIJANGKA = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
    -----
    2025 LCS DIJANGKA = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah memPAY RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
    -----
    2026 LCS DIJANGKA = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
    -----
    2029 LCS DIJANGKA = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu sepatutnya diserahkan pada 2022..
    -----
    17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD
    ==================
    ==================
    2 PPA/MCS
    -
    1. Unit Pertama: KRI Brawijaya-320
    Status: Sudah diserahkan secara resmi dan telah tiba di Indonesia.
    Waktu Penyerahan: Diserahkan di Muggiano, Italia pada Juli 2025.
    Kedatangan: Memasuki wilayah perairan Indonesia pada September 2025 setelah melakukan pelayaran lintas samudra (ferry flight) dari Italia.
    -
    2. Unit Kedua: KRI Prabu Siliwangi-321
    Status: Resmi diserahkan kepada TNI AL.
    Waktu Penyerahan: Upacara serah terima dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Galangan Fincantieri, Muggiano, La Spezia, Italia.
    Pejabat Terkait: Diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang mewakili Menteri Pertahanan RI.

    BalasHapus
  14. PENAKUT.......
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
    ===========
    ===========
    PEJUANG .....
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
    -
    😀PEJUANG versus PENAKUT😀

    BalasHapus
  15. FAKTA tak terbantah... HAHAHAHAHA



    MALAYSIA 3 BUAH ANKA

    INDIANESIA SEBUAH ANKA

    BalasHapus
    Balasan
    1. PENAKUT.......
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
      ===========
      ===========
      PEJUANG .....
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
      -
      😀PEJUANG versus PENAKUT😀

      Hapus
    2. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOM : ITBM KHAN
      BOM : RAFALE
      BOM GARIBALDI+TB3+AKINCI = ASEAN | AUSTRALIA | ASIA TIMUR | ASIA SELATAN
      -------------------------------------------
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.

      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    3. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      Pusat komando dan kendali.
      Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    4. INDONESIA 87 UCAV ...
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ________________________________________
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    5. MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -----
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      ==================
      ==================
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom

      Hapus
  16. Dilengkapi Radar Maritim Berkemampuan Tinggi, Drone Anka-S Malaysia Jadi Mata dan Telinga untuk Pantau Wilayah

    https://www.zonajakarta.com/internasional/6738893304/dilengkapi-radar-maritim-berkemampuan-tinggi-drone-anka-s-malaysia-jadi-mata-dan-telinga-untuk-pantau-wilayah?page=4

    BalasHapus
    Balasan
    1. PENAKUT.......
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
      Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
      ===========
      ===========
      PEJUANG .....
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
      Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
      -
      😀PEJUANG versus PENAKUT😀

      Hapus
    2. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN 280 KM
      BOMMMM : BRAHMOS 290 KM
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      1. Rudal BrahMos (Varian Indonesia)
      BrahMos adalah rudal jelajah supersonik hasil kerja sama India-Rusia yang dirancang untuk serangan presisi tinggi terhadap target maritim maupun darat. Indonesia mengonfirmasi finalisasi pembelian sistem ini pada Maret 2026.
      Tipe: Rudal jelajah supersonik (anti-ship & land-attack).
      Kecepatan: Hingga Mach 3 (sekitar 3.700 km/jam), menjadikannya salah satu rudal jelajah tercepat di dunia yang sulit dicegat sistem pertahanan udara.
      Jangkauan: Varian ekspor memiliki jangkauan operasional sekitar 290 km.
      Hulu Ledak: Membawa muatan seberat 200–300 kg bahan peledak tinggi.
      Sistem Pemandu: Menggunakan navigasi inersia (INS) yang terintegrasi dengan satelit (GPS/GLONASS) serta active radar homing untuk fase terminal.
      Platform: Direncanakan untuk dipasang pada baterai pesisir (truk 12x12) dan kapal perang TNI Angkatan Laut.
      ------------------------------------------
      2. Rudal KHAN (ITBM-600)
      KHAN merupakan varian ekspor dari rudal balistik Bora buatan Roketsan, Turki. Indonesia menjadi negara pertama di luar Turki yang mengoperasikan sistem ini. Batch pertama telah tiba di Indonesia sejak Agustus 2025 dan ditempatkan di Kalimantan Timur.
      Tipe: Rudal balistik taktis jarak pendek (Short-Range Ballistic Missile - SRBM).
      Jangkauan: Efektif antara 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan: Dapat mencapai kecepatan hipersonik hingga Mach 5 pada fase terminal.
      Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg.
      Akurasi: Memiliki tingkat akurasi tinggi dengan Circular Error Probable (CEP) kurang dari 10 meter.
      Mobilitas: Diluncurkan dari kendaraan taktis 8x8 (Tatra) yang memungkinkannya berpindah posisi dengan cepat (shoot-and-scoot).
      Penempatan: Unit-unit awal telah dikerahkan di markas Batalyon Artileri Medan ke-18, Tenggarong, untuk melindungi wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.

      Hapus
    3. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      Drone Anka-S yang diakuisisi Indonesia merupakan pesawat nirawak kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan jangkauan operasional yang sangat luas berkat teknologi satelit.
      Berikut adalah rincian jangkauan dan spesifikasi drone Anka Indonesia:
      -
      1. Jangkauan Operasional (Range)
      Jangkauan drone ini bergantung pada sistem kendali yang digunakan:
      Jangkauan Satelit (SATCOM): Lebih dari 2.500 km. Dengan sistem Beyond Line-of-Sight (BLOS) melalui satelit ViaSat, drone ini dapat dikendalikan dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala.
      Jangkauan Radio (Line-of-Sight): Lebih dari 250 km jika menggunakan kendali langsung dari stasiun bumi (Ground Control Station).
      -
      2. Ketahanan Terbang (Endurance)
      Durasi: Mampu terbang terus-menerus selama 24 hingga 33 jam dalam satu misi.
      Ketinggian Maksimum: Operasional hingga 30.000 kaki (sekitar 9.144 meter).
      Kecepatan: Kecepatan jelajah sekitar 110 knot (204 km/jam) dengan kecepatan maksimum hingga 117 knot (217 km/jam).
      -
      3. Status Pengadaan di Indonesia
      Kementerian Pertahanan RI memesan 12 unit drone Anka senilai USD 300 juta.
      Pengiriman: Unit pertama telah tiba di Lanud Supadio, Pontianak pada September 2025 untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan Laut Natuna Utara.
      Produksi Lokal: Dari total 12 unit, sebanyak 6 unit akan dirakit secara lokal oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi.
      Persenjataan: Sebagai drone kombatan (UCAV), Anka Indonesia dapat dilengkapi dengan amunisi presisi seperti bom mikro cerdas MAM-L buatan Roketsan.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      ==================
      ==================
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
      -
      😝2.500 KM versus 1.000 KM😝

      Hapus
    4. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      1. Sistem SATCOM (Beyond Line-of-Sight / BLOS)
      Ini adalah fitur "unggulan" yang membuat Anka-S menjadi drone strategis.
      Jangkauan: Lebih dari 2.500 km. Jarak ini sebenarnya hanya dibatasi oleh jangkauan sinyal satelit itu sendiri dan kapasitas bahan bakar drone (ketahanan terbang sekitar 24-30 jam).
      Cara Kerja: Sinyal kendali tidak dikirim langsung dari antena di darat ke drone, melainkan ditembakkan ke Satelit (seperti ViaSat atau Turksat), lalu dipantulkan kembali ke drone.
      Keunggulan: Operator bisa berada di Jakarta, sementara drone terbang di atas Papua atau bahkan di luar negeri, selama keduanya berada dalam cakupan satelit yang sama. Hal ini menghilangkan hambatan kelengkungan bumi dan rintangan alam seperti gunung.
      ________________________________________
      2. Sistem Radio (Line-of-Sight / LOS)
      Ini adalah metode kendali konvensional yang digunakan untuk lepas landas, mendarat, atau misi jarak dekat.
      Jangkauan: Sekitar 250 km.
      Cara Kerja: Komunikasi data (datalink) terjadi secara langsung antara antena di Ground Control Station (GCS) dan antena pada drone.
      Batasan: Karena sifat gelombang radio yang merambat lurus, koneksi akan terputus jika drone terbang terlalu jauh di bawah cakrawala atau terhalang oleh pegunungan tinggi
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ________________________________________
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ________________________________________
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      =============
      =============
      MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
      -
      😝87 UCAV versus 3 UAV ISR😝

      Hapus
    5. MANA LCS SITTING DUCK....
      -
      GEMPURWIRA8 Oktober 2024 pukul 10.17
      saya satu je.... sudah OKTOBER ni..kapal PPAnya mana...? HAHAHAHAH
      -
      MMW28 Oktober 2024 pukul 14.50
      Aku nak tanya satu je....PPA mana?
      Dah nak masuk bulan November dah nie....
      🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
      ----------------
      TIAP TAHUN TIPU-TIPU LCS DIJANGKA
      -
      2011 PENGADAAN LCS = Pengadaan enam LCS pada 2011 itu juga dilakukan tanpa tender terbuka. Kapal-kapal itu akan dibangun di Galangan Kapal Boustead dan unit pertama sedianya dikirim pada 2019.
      -----
      2019 LCS DIJANGKA = KD Maharaja Lela setelah ditugaskan, diluncurkan secara seremonial pada Agustus 2017. Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019
      ------
      2022 LCS DIJANGKA = menurut jadual asal, setakat Ogos 2022 sepatutnya lima buah kapal LCS harus disiap dan diserahkan kepada TLDM.
      -----
      2023 LCS DIJANGKA = Seharusnya telah dikirim ke RMN pada April 2019, dengan kapal terakhir dijadwalkan untuk serah terima pada Juni 2023. Namun, progres kapal pertama baru sekitar 60% selesai
      -----
      2025 LCS DIJANGKA = Kapal pertama Littoral Combat Ship (LCS) TLDM itu dijangka hanya akan siap pada tahun 2025, iaitu 12 tahun selepas projek itu bermula pada Oktober 2013 dan kerajaan telah memPAY RM6 bilion kepada kontraktor utama projek itu.
      -----
      2026 LCS DIJANGKA = Lima kapal LCS akan diserahkan kepada TLDM secara berperingkat dengan kapal pertama dijangka diserahkan pada penghujung 2026
      -----
      2029 LCS DIJANGKA = TLDM hanya akan dapat memperoleh kelima-lima LCS pada 2029 berbanding kontrak asal di mana 5 kapal LCS itu sepatutnya diserahkan pada 2022..
      -----
      17 KREDITUR LCS = Besides MTU Services, others include Contraves Sdn Bhd, Axima Concept SA, Contraves Advanced Devices Sdn Bhd, Contraves Electrodynamics Sdn Bhd and Tyco Fire, Security & Services MALAYDESH Sdn Bhd, as well as iXblue SAS, iXblue Sdn Bhd and Protank Mission Systems Sdn Bhd. Also included are Bank Pembangunan MALAYDESH Bhd, AmBank Islamic Bhd, AmBank (M) Bhd, MTU Services, Affin Hwang Investment Bank Bhd, Bank Muamalat MALAYDESH Bhd, Affin Bank Bhd, Bank Kerjasama Rakyat MALAYDESH Bhd, Malayan Banking Bhd (Maybank) and KUWAIT FINANCE HOUSE (MALAYDESH ) BHD
      ==================
      ==================
      2 PPA/MCS
      -
      1. Unit Pertama: KRI Brawijaya-320
      Status: Sudah diserahkan secara resmi dan telah tiba di Indonesia.
      Waktu Penyerahan: Diserahkan di Muggiano, Italia pada Juli 2025.
      Kedatangan: Memasuki wilayah perairan Indonesia pada September 2025 setelah melakukan pelayaran lintas samudra (ferry flight) dari Italia.
      -
      2. Unit Kedua: KRI Prabu Siliwangi-321
      Status: Resmi diserahkan kepada TNI AL.
      Waktu Penyerahan: Upacara serah terima dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Galangan Fincantieri, Muggiano, La Spezia, Italia.
      Pejabat Terkait: Diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang mewakili Menteri Pertahanan RI.

      Hapus
    6. KLAIM ANKA CASH = KREDIT EXIM
      KLAIM ANKA CASH = CICIL 5 TAHUN
      -
      Skema hutang atau pembiayaan untuk pengadaan 3 unit drone ANKA-S oleh Malaydesh
      -
      1. Sumber Pendanaan Khusus
      Pengadaan drone ANKA ini tidak dibiayai melalui anggaran belanja pertahanan tahunan Malaydesh yang biasa. Sebaliknya, pendanaan berasal dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) Malaydesh yang merupakan bagian dari rencana pengeluaran lima tahun pemerintah senilai total RM 10,1 miliar ($3,3 miliar). Hal ini memungkinkan pemerintah untuk mendanai modernisasi pertahanan "Dimensi Keempat" di luar plafon anggaran militer reguler.
      -
      2. Skema Government-to-Government (G2G) dan Dukungan Ekspor
      Meskipun detail kontrak spesifik sering kali bersifat rahasia, pengadaan ini menggunakan kerangka kerja G2G antara Malaydesh dan Turki. Dalam konteks perdagangan pertahanan Turki, skema ini biasanya didukung oleh fasilitas Kredit Ekspor:
      Peran EXIM Bank: Malaydesh telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tripartit antara EXIM Bank Malaydesh dengan mitra-mitra Turki untuk mendukung perluasan kerjasama perdagangan dan investasi.
      Tujuan Kredit: Fasilitas kredit ini digunakan untuk memudahkan transaksi dengan menyediakan jaminan atau pinjaman lunak yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara bertahap (cicilan) oleh pemerintah pembeli kepada perusahaan produsen (TAI), dengan jaminan dari lembaga keuangan pemerintah
      -
      3. Skema Rolling Plan (RP) 5 Tahun
      Pengadaan ini tidak membebani anggaran belanja pertahanan tahunan yang bersifat rutin (operasional). Sebaliknya, dana diambil dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) yang merupakan bagian dari Rancangan Malaydesh Ke-12 (RMKe-12) untuk periode 2021-2025.
      Pembayaran Bertahap: Melalui sistem Rolling Plan, pemerintah mengalokasikan dana secara bertahap setiap tahun selama siklus 5 tahun tersebut, menyesuaikan dengan kemajuan proyek dan prioritas nasional.
      Keberlanjutan: Skema ini memastikan proyek tetap berjalan meskipun terjadi pergantian anggaran tahunan, karena dana sudah "dikunci" dalam plafon rencana pembangunan nasional.
      -----
      MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -----
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM CASH

      Hapus
  17. PENAKUT.......
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    MALAYDESH MUNDUR = MENANGGUHKAN
    Malaydesh telah menangguhkan sementara operasional dan patroli Batalyon Malayadesh (MALBATT) 850-13 di Lebanon Selatan per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan keamanan....
    ===========
    ===========
    PEJUANG .....
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    INDONESIA KIRIM 756 PASUKAN
    Mabes TNI memastikan akan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon pada akhir Mei 2026 sebagai bagian dari rotasi rutin pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Keputusan ini menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia
    -
    😀PEJUANG versus PENAKUT😀

    BalasHapus
  18. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
    BOMMMM : ITBM KHAN 280 KM
    BOMMMM : BRAHMOS 290 KM
    -
    Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
    -------------------------------------------
    1. Rudal BrahMos (Varian Indonesia)
    BrahMos adalah rudal jelajah supersonik hasil kerja sama India-Rusia yang dirancang untuk serangan presisi tinggi terhadap target maritim maupun darat. Indonesia mengonfirmasi finalisasi pembelian sistem ini pada Maret 2026.
    Tipe: Rudal jelajah supersonik (anti-ship & land-attack).
    Kecepatan: Hingga Mach 3 (sekitar 3.700 km/jam), menjadikannya salah satu rudal jelajah tercepat di dunia yang sulit dicegat sistem pertahanan udara.
    Jangkauan: Varian ekspor memiliki jangkauan operasional sekitar 290 km.
    Hulu Ledak: Membawa muatan seberat 200–300 kg bahan peledak tinggi.
    Sistem Pemandu: Menggunakan navigasi inersia (INS) yang terintegrasi dengan satelit (GPS/GLONASS) serta active radar homing untuk fase terminal.
    Platform: Direncanakan untuk dipasang pada baterai pesisir (truk 12x12) dan kapal perang TNI Angkatan Laut.
    ------------------------------------------
    2. Rudal KHAN (ITBM-600)
    KHAN merupakan varian ekspor dari rudal balistik Bora buatan Roketsan, Turki. Indonesia menjadi negara pertama di luar Turki yang mengoperasikan sistem ini. Batch pertama telah tiba di Indonesia sejak Agustus 2025 dan ditempatkan di Kalimantan Timur.
    Tipe: Rudal balistik taktis jarak pendek (Short-Range Ballistic Missile - SRBM).
    Jangkauan: Efektif antara 80 km hingga 280 km.
    Kecepatan: Dapat mencapai kecepatan hipersonik hingga Mach 5 pada fase terminal.
    Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg.
    Akurasi: Memiliki tingkat akurasi tinggi dengan Circular Error Probable (CEP) kurang dari 10 meter.
    Mobilitas: Diluncurkan dari kendaraan taktis 8x8 (Tatra) yang memungkinkannya berpindah posisi dengan cepat (shoot-and-scoot).
    Penempatan: Unit-unit awal telah dikerahkan di markas Batalyon Artileri Medan ke-18, Tenggarong, untuk melindungi wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.

    BalasHapus
  19. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
    BOM : ITBM KHAN
    BOM : RAFALE
    BOM GARIBALDI+TB3+AKINCI = ASEAN | AUSTRALIA | ASIA TIMUR | ASIA SELATAN
    -------------------------------------------
    RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
    ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
    AUSTRALIA
    ASIA TIMUR DAN SELATAN
    -
    Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
    Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
    -
    1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
    Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
    Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
    Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
    Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
    -
    2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
    TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
    Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
    Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
    -
    Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
    Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
    Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
    Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
    ------------------------------------------
    RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
    Spesifikasi Teknis Utama
    Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
    Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
    Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
    Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
    Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.

    ------------------------------------------
    HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
    Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
    Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
    Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

    BalasHapus
  20. Perbezaan ANKA MAHAL BELI CASH DENGAN ANKA BASIC NGUTANG LENDER... 🔥🔥🤣🤣


    ANKA MALAYSIA
    1. DIPASANG SISTEM TCAS KEUPAYAAN TERBANG 1000KM ✅
    2. DIPASANG RADAR RADOME MARITIM ✅

    ======================

    ANKA BASIC INDIANESIA... 🤣🤣🇵🇱
    1. DIPASANG SISTEM TCAS KEUPAYAAN TERBANG 1000KM ❌
    2. DIPASANG RADAR RADOME MARITIM ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ________________________________________
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    2. KLAIM ANKA CASH = KREDIT EXIM
      KLAIM ANKA CASH = CICIL 5 TAHUN
      -
      Skema hutang atau pembiayaan untuk pengadaan 3 unit drone ANKA-S oleh Malaydesh
      -
      1. Sumber Pendanaan Khusus
      Pengadaan drone ANKA ini tidak dibiayai melalui anggaran belanja pertahanan tahunan Malaydesh yang biasa. Sebaliknya, pendanaan berasal dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) Malaydesh yang merupakan bagian dari rencana pengeluaran lima tahun pemerintah senilai total RM 10,1 miliar ($3,3 miliar). Hal ini memungkinkan pemerintah untuk mendanai modernisasi pertahanan "Dimensi Keempat" di luar plafon anggaran militer reguler.
      -
      2. Skema Government-to-Government (G2G) dan Dukungan Ekspor
      Meskipun detail kontrak spesifik sering kali bersifat rahasia, pengadaan ini menggunakan kerangka kerja G2G antara Malaydesh dan Turki. Dalam konteks perdagangan pertahanan Turki, skema ini biasanya didukung oleh fasilitas Kredit Ekspor:
      Peran EXIM Bank: Malaydesh telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tripartit antara EXIM Bank Malaydesh dengan mitra-mitra Turki untuk mendukung perluasan kerjasama perdagangan dan investasi.
      Tujuan Kredit: Fasilitas kredit ini digunakan untuk memudahkan transaksi dengan menyediakan jaminan atau pinjaman lunak yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara bertahap (cicilan) oleh pemerintah pembeli kepada perusahaan produsen (TAI), dengan jaminan dari lembaga keuangan pemerintah
      -
      3. Skema Rolling Plan (RP) 5 Tahun
      Pengadaan ini tidak membebani anggaran belanja pertahanan tahunan yang bersifat rutin (operasional). Sebaliknya, dana diambil dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) yang merupakan bagian dari Rancangan Malaydesh Ke-12 (RMKe-12) untuk periode 2021-2025.
      Pembayaran Bertahap: Melalui sistem Rolling Plan, pemerintah mengalokasikan dana secara bertahap setiap tahun selama siklus 5 tahun tersebut, menyesuaikan dengan kemajuan proyek dan prioritas nasional.
      Keberlanjutan: Skema ini memastikan proyek tetap berjalan meskipun terjadi pergantian anggaran tahunan, karena dana sudah "dikunci" dalam plafon rencana pembangunan nasional.
      -----
      MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form

      Hapus
    3. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOMMMM : ITBM KHAN
      BOMMMM : RAFALE
      -
      Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
      -------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      Sistem Hulu Ledak & Pemandu
      Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
      Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
      Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
      Platform Peluncur & Mobilitas
      Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
      Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
      Target Strategis
      Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
      Pusat komando dan kendali.
      Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
      Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    4. RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -------------------------------------------
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      -------------------------------------------
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      -------------------------------------------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set
      -------------------------------------------
      INDONESIA 87 UCAV ...
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -

      Hapus
    5. MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -----
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      ==================
      ==================
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      ---------
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN

      Hapus
    6. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      Drone Anka-S yang diakuisisi Indonesia merupakan pesawat nirawak kategori Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan jangkauan operasional yang sangat luas berkat teknologi satelit.
      Berikut adalah rincian jangkauan dan spesifikasi drone Anka Indonesia:
      -
      1. Jangkauan Operasional (Range)
      Jangkauan drone ini bergantung pada sistem kendali yang digunakan:
      Jangkauan Satelit (SATCOM): Lebih dari 2.500 km. Dengan sistem Beyond Line-of-Sight (BLOS) melalui satelit ViaSat, drone ini dapat dikendalikan dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala.
      Jangkauan Radio (Line-of-Sight): Lebih dari 250 km jika menggunakan kendali langsung dari stasiun bumi (Ground Control Station).
      -
      2. Ketahanan Terbang (Endurance)
      Durasi: Mampu terbang terus-menerus selama 24 hingga 33 jam dalam satu misi.
      Ketinggian Maksimum: Operasional hingga 30.000 kaki (sekitar 9.144 meter).
      Kecepatan: Kecepatan jelajah sekitar 110 knot (204 km/jam) dengan kecepatan maksimum hingga 117 knot (217 km/jam).
      -
      3. Status Pengadaan di Indonesia
      Kementerian Pertahanan RI memesan 12 unit drone Anka senilai USD 300 juta.
      Pengiriman: Unit pertama telah tiba di Lanud Supadio, Pontianak pada September 2025 untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan Laut Natuna Utara.
      Produksi Lokal: Dari total 12 unit, sebanyak 6 unit akan dirakit secara lokal oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi.
      Persenjataan: Sebagai drone kombatan (UCAV), Anka Indonesia dapat dilengkapi dengan amunisi presisi seperti bom mikro cerdas MAM-L buatan Roketsan.
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ---------
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      ==================
      ==================
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
      -
      😝2.500 KM versus 1.000 KM😝

      Hapus
    7. ANKA INDONESIA = 2.500 KM
      CH4 = 2.500 KM
      -
      INDONESIA 87 UCAV ...
      -
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      -
      1. Sistem SATCOM (Beyond Line-of-Sight / BLOS)
      Ini adalah fitur "unggulan" yang membuat Anka-S menjadi drone strategis.
      Jangkauan: Lebih dari 2.500 km. Jarak ini sebenarnya hanya dibatasi oleh jangkauan sinyal satelit itu sendiri dan kapasitas bahan bakar drone (ketahanan terbang sekitar 24-30 jam).
      Cara Kerja: Sinyal kendali tidak dikirim langsung dari antena di darat ke drone, melainkan ditembakkan ke Satelit (seperti ViaSat atau Turksat), lalu dipantulkan kembali ke drone.
      Keunggulan: Operator bisa berada di Jakarta, sementara drone terbang di atas Papua atau bahkan di luar negeri, selama keduanya berada dalam cakupan satelit yang sama. Hal ini menghilangkan hambatan kelengkungan bumi dan rintangan alam seperti gunung.
      ________________________________________
      2. Sistem Radio (Line-of-Sight / LOS)
      Ini adalah metode kendali konvensional yang digunakan untuk lepas landas, mendarat, atau misi jarak dekat.
      Jangkauan: Sekitar 250 km.
      Cara Kerja: Komunikasi data (datalink) terjadi secara langsung antara antena di Ground Control Station (GCS) dan antena pada drone.
      Batasan: Karena sifat gelombang radio yang merambat lurus, koneksi akan terputus jika drone terbang terlalu jauh di bawah cakrawala atau terhalang oleh pegunungan tinggi
      ________________________________________
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ________________________________________
      12 UCAV ANKA
      The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
      ________________________________________
      6 CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
      =============
      =============
      MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALAYDESH
      3 UNIT ANKA S MARITIM
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALAYDESH Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaydesh, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km
      -
      😝87 UCAV versus 3 UAV ISR😝

      Hapus
    8. INDONESIA 87 UCAV ...
      60 TB3
      12 ANKA
      9 AKINCI
      6 CH4
      ==================
      ==================
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      --------------------------------
      2025 TOTAL UTANG PEMERINTAH TERHADAP GDP
      Sumber: IMF Global Debt Database (Government Debt)
      1. Singapura 🇸🇬: 176,3%
      2. Laos 🇱🇦: ~84,7% - 91%
      3. Malaydesh 🇲🇾: 70,5%
      4. Thailand 🇹🇭: 62,2%
      5. Myanmar 🇲🇲: 63,0%
      6. Filipina 🇵🇭: 58,8%
      7. Indonesia 🇮🇩: 41,1%
      8. Vietnam 🇻🇳: ~34% - 37%
      9. Kamboja 🇰🇭: ~31,4%
      10. Timor Leste 🇹🇱: ~16% - 20%
      11. Brunei 🇧🇳: ~2,3%
      ---------------------------------
      HUTANG & LIABILITAS MALAYDESH 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      SUMBER :
      Bloomberg & Reuters | CNA & The Star | The Edge Malaydesh | MOF & Bernama | Kementerian Kewangan
      --------------------------------_
      Hutang Pemerintah Malaydesh dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      SUMBER :
      BNM | MOF | Statista/Trading Economics
      --------------------------------
      Rasio Utang terhadap GDP Malaydesh (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 69.0
      -
      SUMBER : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics
      --------------------------------
      DEFISIT FISKAL MALAYDESH PERIODE 2010–2025:
      2010: -5.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2011: -4.7% (± USD 14.0 MILIAR)
      2012: -4.3% (± USD 13.5 MILIAR)
      2013: -3.8% (± USD 12.2 MILIAR)
      2014: -3.4% (± USD 11.5 MILIAR)
      2015: -3.2% (± USD 9.6 MILIAR)
      2016: -3.1% (± USD 9.3 MILIAR)
      2017: -2.9% (± USD 9.2 MILIAR)
      2018: -3.7% (± USD 13.2 MILIAR)
      2019: -3.4% (± USD 12.4 MILIAR)
      2020: -6.2% (± USD 20.9 MILIAR)
      2021: -6.4% (± USD 23.9 MILIAR)
      2022: -5.5% (± USD 22.4 MILIAR)
      2023: -5.0% (± USD 20.0 MILIAR)
      2024: -4.3% (± USD 18.1 MILIAR)
      2025: -3.8% (± USD 17.8 MILIAR)
      -
      SUMBER:
      IMF | World Economic Outlook | World Bank | Bank Negara Malaydesh

      Hapus
    9. KLAIM ANKA CASH = KREDIT EXIM
      KLAIM ANKA CASH = CICIL 5 TAHUN
      -
      Skema hutang atau pembiayaan untuk pengadaan 3 unit drone ANKA-S oleh Malaydesh
      -
      1. Sumber Pendanaan Khusus
      Pengadaan drone ANKA ini tidak dibiayai melalui anggaran belanja pertahanan tahunan Malaydesh yang biasa. Sebaliknya, pendanaan berasal dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) Malaydesh yang merupakan bagian dari rencana pengeluaran lima tahun pemerintah senilai total RM 10,1 miliar ($3,3 miliar). Hal ini memungkinkan pemerintah untuk mendanai modernisasi pertahanan "Dimensi Keempat" di luar plafon anggaran militer reguler.
      -
      2. Skema Government-to-Government (G2G) dan Dukungan Ekspor
      Meskipun detail kontrak spesifik sering kali bersifat rahasia, pengadaan ini menggunakan kerangka kerja G2G antara Malaydesh dan Turki. Dalam konteks perdagangan pertahanan Turki, skema ini biasanya didukung oleh fasilitas Kredit Ekspor:
      Peran EXIM Bank: Malaydesh telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tripartit antara EXIM Bank Malaydesh dengan mitra-mitra Turki untuk mendukung perluasan kerjasama perdagangan dan investasi.
      Tujuan Kredit: Fasilitas kredit ini digunakan untuk memudahkan transaksi dengan menyediakan jaminan atau pinjaman lunak yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara bertahap (cicilan) oleh pemerintah pembeli kepada perusahaan produsen (TAI), dengan jaminan dari lembaga keuangan pemerintah.
      -----
      MALAYDESH 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -----
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).

      Hapus
  21. RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
    ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
    AUSTRALIA
    ASIA TIMUR DAN SELATAN
    -
    Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
    Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
    -
    1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
    Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
    Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
    Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
    Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
    -
    2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
    TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
    Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
    Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
    -
    Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
    Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
    Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
    Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
    ________________________________________
    GAME-CHANGING.....
    60 TB3
    9 AKINCI
    (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
    The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
    ________________________________________
    JVC INDONESIA TURKI.....
    60 SET TB3
    9 SET AKINCI
    Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

    BalasHapus
  22. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
    BOMMMM : ITBM KHAN
    BOMMMM : RAFALE
    -
    Secara teknis, Labuan adalah sebuah wilayah federal Malaysia yang berupa pulau di lepas pantai Sabah. Jarak sekitar 150–200 km ke Kabupaten Nunukan (wilayah terdekat di Kalimantan Utara) menunjukkan bahwa meskipun tidak menempel, pangkalan ini berada dalam jangkauan reaksi cepat pesawat tempur modern. Jarak ini bisa ditempuh hanya dalam hitungan menit oleh jet tempur.
    -------------------------------------------
    RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
    Spesifikasi Teknis Utama
    Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
    Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
    Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
    Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
    Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
    Sistem Hulu Ledak & Pemandu
    Hulu Ledak: Membawa hulu ledak konvensional seberat 470 kg hingga 570 kg.
    Sistem Pemandu: Menggunakan kombinasi GPS, GLONASS, dan INS (Inertial Navigation System).
    Kontrol: Dilengkapi dengan aktuator elektromekanikal untuk mengoreksi lintasan selama terbang guna memastikan akurasi.
    Platform Peluncur & Mobilitas
    Kendaraan Peluncur: Dipasang pada kendaraan taktis (Rantis) 8x8 Tatra yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai medan.
    Kesiapan Tempur: Dirancang untuk dapat disiapkan dan ditembakkan dalam waktu singkat, serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
    Target Strategis
    Rudal ini dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi, seperti:
    Pusat komando dan kendali.
    Sistem pertahanan udara dan radar musuh.
    Fasilitas logistik dan konsentrasi pasukan.
    ------------------------------------------
    HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
    Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
    Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
    Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

    BalasHapus
  23. RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
    ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
    AUSTRALIA
    ASIA TIMUR DAN SELATAN
    -------------------------------------------
    Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
    Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
    -
    1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
    Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
    Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
    Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
    Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
    -
    2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
    TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
    Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
    Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
    -
    Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
    Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
    Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
    Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
    -------------------------------------------
    GAME-CHANGING.....
    60 TB3
    9 AKINCI
    (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
    The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
    -------------------------------------------
    JVC INDONESIA TURKI.....
    60 SET TB3
    9 SET AKINCI
    Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set
    -------------------------------------------
    INDONESIA 87 UCAV ...
    60 TB3
    12 ANKA
    9 AKINCI
    6 CH4
    -

    BalasHapus
  24. MALAYDESH 3 ANKA ISR
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
    Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
    -----
    GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
    FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
    MALAYDESH
    3 UNIT ANKA S MARITIM
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
    MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
    While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
    Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2023 WILL NOT ARMED
    Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
    ==================
    ==================
    INDONESIA 87 UCAV ...
    -
    60 TB3
    12 ANKA
    9 AKINCI
    6 CH4
    -
    JVC INDONESIA TURKI.....
    60 SET TB3
    9 SET AKINCI
    Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
    ---------
    12 UCAV ANKA
    The 12 Anka drones will be used by Indonesia’s Air Force, Army and Navy. The 8.6-meter (28-foot) drone can fly for about 30 hours at an altitude of 9,100 meters (29,856 feet). The Turkish Air Force has used them since 2010.
    ---------
    6 CH4 RAINBOW TNI =
    1500-2000 KM
    1500-2000 KM
    1500-2000 KM
    Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom
    ---------
    RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
    ASEAN (Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
    AUSTRALIA
    ASIA TIMUR DAN SELATAN

    BalasHapus
  25. KLAIM ANKA CASH = KREDIT EXIM
    KLAIM ANKA CASH = CICIL 5 TAHUN
    -
    Skema hutang atau pembiayaan untuk pengadaan 3 unit drone ANKA-S oleh Malaydesh
    -
    1. Sumber Pendanaan Khusus
    Pengadaan drone ANKA ini tidak dibiayai melalui anggaran belanja pertahanan tahunan Malaydesh yang biasa. Sebaliknya, pendanaan berasal dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) Malaydesh yang merupakan bagian dari rencana pengeluaran lima tahun pemerintah senilai total RM 10,1 miliar ($3,3 miliar). Hal ini memungkinkan pemerintah untuk mendanai modernisasi pertahanan "Dimensi Keempat" di luar plafon anggaran militer reguler.
    -
    2. Skema Government-to-Government (G2G) dan Dukungan Ekspor
    Meskipun detail kontrak spesifik sering kali bersifat rahasia, pengadaan ini menggunakan kerangka kerja G2G antara Malaydesh dan Turki. Dalam konteks perdagangan pertahanan Turki, skema ini biasanya didukung oleh fasilitas Kredit Ekspor:
    Peran EXIM Bank: Malaydesh telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tripartit antara EXIM Bank Malaydesh dengan mitra-mitra Turki untuk mendukung perluasan kerjasama perdagangan dan investasi.
    Tujuan Kredit: Fasilitas kredit ini digunakan untuk memudahkan transaksi dengan menyediakan jaminan atau pinjaman lunak yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara bertahap (cicilan) oleh pemerintah pembeli kepada perusahaan produsen (TAI), dengan jaminan dari lembaga keuangan pemerintah
    -
    3. Skema Rolling Plan (RP) 5 Tahun
    Pengadaan ini tidak membebani anggaran belanja pertahanan tahunan yang bersifat rutin (operasional). Sebaliknya, dana diambil dari Rencana Bergulir (Rolling Plan) yang merupakan bagian dari Rancangan Malaydesh Ke-12 (RMKe-12) untuk periode 2021-2025.
    Pembayaran Bertahap: Melalui sistem Rolling Plan, pemerintah mengalokasikan dana secara bertahap setiap tahun selama siklus 5 tahun tersebut, menyesuaikan dengan kemajuan proyek dan prioritas nasional.
    Keberlanjutan: Skema ini memastikan proyek tetap berjalan meskipun terjadi pergantian anggaran tahunan, karena dana sudah "dikunci" dalam plafon rencana pembangunan nasional.
    -----
    MALAYDESH 3 ANKA ISR
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2023 WILL NOT ARMED
    Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
    Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
    MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
    While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
    Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaydesh.
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/malaydesh-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
    -----
    GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
    https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
    -
    1. INDONESIA – PERINGKAT 13
    -
    2. VIETNAM – PERINGKAT 23
    -
    3. THAILAND – PERINGKAT 24
    -
    4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
    -
    5. MYANMAR – PERINGKAT 35
    -
    6. FILIPINA – PERINGKAT 41
    -
    7. MALAYDESH – PERINGKAT 42
    -
    8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
    -
    9. LAOS – PERINGKAT 125

    BalasHapus