20 Oktober 2026

G7 Aerospace Paparkan Konsep Malaysian Tactical Data Link (M-Link)

20 Oktober 2026

Presentasi M-Link oleh G7 Aerospace kepada ATM (photos: BPP ATM)

Persembahan Taklimat Pembangunan Sistem Indigeneous Malaysia Tactical Data Link kepada Angkatan Tentera Malaysia dan Lawatan Fasiliti G7 Aerospace Sdn Bhd

SEPANG – Angkatan Tentera Malaysia (ATM) telah menerima satu sesi persembahan daripada Syarikat G7 Aerospace Sdn. Bhd. (G7A) berkaitan cadangan pembangunan Indigenous Malaysian Tactical Data Link (M-Link) bagi meningkatkan keupayaan perkongsian maklumat taktikal serta kesalingoperasian antara pelbagai platform ATM. Sesi tersebut telah dipengerusikan oleh Mej Jen Omar bin Hj Dawami TUDM, Ketua Pengarah Perancang Pembangunan, MK ATM – BPP.

Sesi tersebut memberikan gambaran umum berkaitan konsep M-Link sebagai sistem Tactical Data Link (TDL) tempatan yang bertujuan mewujudkan format dan protokol data taktikal yang seragam bagi menyokong perkongsian maklumat antara pelbagai platform ATM.

Cadangan pembangunan turut menekankan usaha membangunkan ekosistem teknologi tempatan secara berperingkat bagi menyokong keperluan dan pembangunan keupayaan TDL ATM. Sesi ini turut dihadiri oleh wakil daripada perkhidmatan dan bahagian ATM, iaitu TDM, TLDM, TUDM, BGSP dan STRIDE.

Sesi tersebut turut disusuli dengan lawatan ke fasiliti G7A bagi memberi pendedahan kepada pihak ATM berhubung kemudahan, teknologi dan keupayaan yang dimiliki oleh syarikat. Secara keseluruhannya, sesi ini menjadi platform kepada ATM untuk mendapatkan maklumat awal serta meneliti potensi keupayaan G7A dalam menyokong pembangunan National Tactical Data Link (NTDL) ATM pada masa hadapan.

(BPP-ATM)

14 komentar:

  1. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
    2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
    3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
    4. TIAP TAHUN = DEFISIT
    5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
    -
    2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
    Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
    Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
    Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
    Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
    -
    2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
    Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
    -
    SUMBER BERITA RESMI:
    New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
    Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
    -------------------------------
    SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
    -
    1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
    -
    1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
    -
    2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
    -
    2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
    -
    2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
    -
    2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
    -
    2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
    -
    2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
    -
    2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
    -
    2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
    -
    2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
    -
    2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
    -
    2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
    -------------------------------
    DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
    BAYAR BUNGA/FAEDAH
    -
    Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
    --------------------------------
    Analisa Fiskal: Disiplin vs. Spiral Utang
    Perbedaan fundamental dalam cara membiayai pertahanan:
    Indonesia (Procurement/Buying): Rasio utang pemerintah sehat (40% GDP). Membeli aset untuk menjadi pemilik penuh.
    MALAYSEWA (Leasing/Sewa): Rasio utang kritis (69% GDP) dengan utang rumah tangga ekstrem (84,3%). Karena krisis kas, MALAYSEWA berubah menjadi "Negara Penyewa":
    Aset Sewaan: Helikopter Black Hawk (Aerotree), AW139, EC120B, Pesawat L39, Kapal Hidrografi, hingga Motor BMW R1250RT.
    Status SIPRI: Indonesia mencatat "Lembar Belanja Penuh", MALAYSEWA KOSONG/ZONK selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
    -
    Beban Rakyat & Masa Depan
    Beban Per Kapita: Setiap warga MALAYSEWA menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998.
    Gali Lubang Tutup Lubang: Tren utang baru hanya untuk membayar bunga utang lama sejak 2010, menyebabkan kemandekan pembangunan militer (LCS mangkrak, MRCA vakum).

    BalasHapus
    Balasan
    1. SURPLUS =
      -
      Total Perdagangan (Total Trade): USD 24,22 miliar
      Ekspor Indonesia ke Malaydesh (Impor Malaydesh): USD 13,09 miliar
      Impor Indonesia dari Malaydesh (Ekspor Malaydesh): USD 11,12 miliar
      Neraca Perdagangan (Trade Balance): Indonesia mencatatkan Surplus sebesar USD 1,97 miliar.
      -
      ๐Ÿ“ฆ MALAYDESH IMPOR :
      CN235 (Pesawat): Diekspor ke Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), dan Senegal (3).
      RHIB (Kapal Patroli): Dibeli Singapura (18) dan Malaydesh (24); Brunei berminat (12).
      Parasut & Tenda: 7.000 unit tenda dipesan oleh militer Malaydesh.
      MPCD Hawk (Avionik): Komponen kokpit buatan Surabaya diekspor ke Malaydesh.
      Fast Patrol Boat (FPB 57): Kapal patroli cepat PT PAL diadopsi oleh Malaydesh.
      Senjata & Amunisi: Senapan SS2 dan amunisi PT Pindad diekspor ke Malaydesh dan Bangladesh.
      Seragam & Atribut: PDL dan rompi antipeluru Sritex digunakan militer Malaydesh.
      --------------------------------
      ๐Ÿ† Pencapaian "Satu-satunya di ASEAN"
      Pesawat Terbang: PTDI menjadi produsen pesawat pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara.
      Tank Medium: PT Pindad menjadikan Indonesia satu-satunya produsen tank tempur mandiri di ASEAN.
      Kapal Selam Scorpรจne Evolved: Kerja sama PT PAL & Prancis membangun 2 kapal selam lewat transfer teknologi penuh.
      Kapal Selam Type 209: Sukses memproduksi kapal selam kolaborasi PT PAL dan Korea Selatan.
      MRSS & SSV (Kapal Perang): Kontrak kapal MRSS dengan UEA (USD 408,32 juta) dan ekspor Landing Dock ke Filipina.
      Kapal Selam Otonom AI: Pengembangan 30 kapal selam tanpa awak, menjadikan Indonesia negara ke-4 di dunia.
      --------------------------------
      ๐Ÿช™ Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
      Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
      Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
      Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
      Peru: Mata uang Soles.
      Bangladesh: Mata uang Taka.
      Somalia: Mata uang Shilling.
      Argentina: Mata uang Peso.
      Guinea: Dokumen Negara Paspor.
      Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
      Filipina: Dokumen Negara Prangko.
      --------------------------------
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALONYET (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALONYET untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALONYET - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.

      Hapus
  2. BANGKRUT = Utang Rumah Tangga : Mencapai 84,3% terhadap PDB
    (Sumber Resmi: Laporan Bank Negara Malaysia (BNM) & Pengumuman Parlemen oleh Menkeu/PM Anwar Ibrahim)
    -
    BANGKRUT = Utang Pemerintah : Mencapai 70,5% terhadap PDB
    (Sumber Resmi: Laporan makroekonomi Trading Economics & Kementerian Keuangan Malaysia)
    -
    TIDAK BAYR POKOK UTANG - BAYAR BUNGA/FAEDAH = Pembayaran anggaran pemerintah hanya digunakan untuk membayar bunga/biaya layanan utang, bukan untuk melunasi pokok keseluruhan
    (Sumber Resmi: Pernyataan PM Anwar Ibrahim diliput oleh New Straits Times (NST), The Star, Astro Awani, dan TV3)
    -
    DEFISIT KRONIS 1998-2026 : Mengalami defisit anggaran selama 28 tahun berturut-turut sejak krisis moneter 1998 hingga proyeksi tahun 2026
    (Sumber Resmi: Pidato fiskal PM Anwar Ibrahim & Analisis media ekonomi The Edge / NST)
    -
    BRICS : Indonesia resmi bergabung sebagai anggota penuh, sedangkan Malaysia menjadi negara mitra dan belum lolos keanggotaan penuh karena alasan tertentu
    (Sumber Resmi: Laporan resmi Pemerintah Brasil selaku Presidensi BRICS & platform info BRICS Information Sharing)
    -
    G20 : Malaysia dan Singapura tidak masuk dalam forum ini disebabkan oleh faktor pemenuhan skala Produk Domestik Bruto (PDB) serta jumlah populasi penduduk
    (Sumber Resmi: Ketentuan profil negara anggota Sekretariat G20)
    --------------------------------
    MALONYET.......
    STATUS 2023-2026: MISKIN & PROCUREMENT COLLAPSE
    2026 MALONYET BADUT FFBNP = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan seluruh kementerian memangkas anggaran operasional akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
    2026 MALONYET BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK dengan puncak di Januari 2026; Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
    2026 MALONYET BADUT FFBNP = FREEZE PROCUREMENT = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi sejak 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
    2025 MALONYET BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Tidak ada transfer senjata besar yang tercatat dalam database global.
    2024 MALONYET BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Kelanjutan stagnasi modernisasi alutsista selama dua tahun berturut-turut.
    2023 MALONYET BADUT FFBNP = CANCELLED PROCUREMENTT = MISKIN: MINDEF membatalkan secara resmi 5 tender bekalan dan infrastruktur.
    ________________________________________
    LIMITASI STRUKTUR KEKUATAN (FORCE LIMITATIONS):
    Ukuran Pasukan Kecil: Hanya memiliki ~113.000 personel aktif; sangat kontras dibandingkan Indonesia (~400.000) atau Vietnam (~600.000).
    Fragmentasi Matra: Kurangnya doktrin gabungan (Joint Doctrine) dan interoperabilitas antara Darat, Laut, dan Udara.
    Lemahnya Proyeksi Kekuatan: Tidak memiliki kapal induk, pembom berat, sistem rudal balistik, serta keterbatasan kapasitas pengisian bahan bakar di udara.
    Ketimpangan Anggaran: Lebih dari 40% anggaran habis untuk biaya personel (gaji/pensiun), mencekik dana modernisasi (CAPEX).
    Ketergantungan Impor: Industri pertahanan domestik sangat terbatas, hanya mampu untuk pemeliharaan dan kendaraan ringan.
    ________________________________________
    KETERGANTUNGAN PADA TEKNOLOGI USANG (LEGACY PLATFORMS):
    Definisi: Mengoperasikan alutsista tua yang mahal perawatannya namun terbatas secara operasional dalam perang modern.
    Penyebab: Siklus pengadaan yang tertunda (LCS Mangkrak) dan strategi modernisasi yang terfragmentasi (politik).
    Beban Pemeliharaan: Alutsista lama mengonsumsi anggaran besar untuk suku cadang tanpa memberikan peningkatan kapabilitas nyata.
    Daftar Aset Usang (Legacy List):
    MiG-29N Fulcrum: Dioperasikan sejak 1995, pensiun terlambat tanpa pengganti sepadan.
    F/A-18D Hornet: Aktif sejak 1997 dalam jumlah yang sangat terbatas.
    C-130 Hercules: Berasal dari era 1970-an; masih dipaksa beroperasi.
    Condor APC: Kendaraan lapis baja dari tahun 1980-an yang masih digunakan angkatan darat.
    Scorpene Submarine: Diperkenalkan 2009; kini mulai menua dengan jumlah armada yang tidak memadai.
    FISKAL LUMPUH + PHK MASSAL + ASET KARATAN = KEBANGKRUTAN PERTAHANAN.

    BalasHapus
  3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ท Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ท Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. ๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ณ China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ฑ Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ช Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    1. SEWA VSHORAD
    2. SEWA L39 ITCC
    3. SEWA EC120B
    4. SEWA FLIGHT SIMULATION TRAINING DEVICE (FSTD)
    5. SEWA 1 UNIT SISTEM SIMULATOR EC120B
    6. SEWA HOVERCRAFT
    7. SEWA AW139
    8. SEWA FAST INTERCEPTOR BOAT (FIB)
    9. SEWA UTILITY BOAT
    10. SEWA RIGID HULL FENDER BOAT (RHFB)
    11. SEWA ROVER FIBER GLASS (ROVER)
    12. SEWA MV AISHAH AIM 4
    13. SEWA BMW R1250RT
    14. SEWA 4x4 VECHICLE
    15. SEWA TRUCK
    16. SEWA HONDA CIVIC
    17. SEWA PATROL BOATS
    18. SEWA OUTBOARD MOTORS
    19. SEWA TRAILERS
    20. SEWA SUPERBIKES
    21. SEWA SIMULATOR MKM
    22. SEWA 12 AW149 TUDM
    23. SEWA 4 AW139 TUDM
    24. SEWA 5 EC120B TUDM
    25. SEWA 2 AW159 TLDM
    26. SEWA 4 UH-60A TDM
    26. SEWA 12 AW149 TDM
    27. SEWA 4 AW139 BOMBA
    28. SEWA 2 AW159 MMEA
    29. SEWA 7 BELL429 POLIS
    30. SEWA MOTOR POLIS
    -------------------------------
    EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    LCS FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
    (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
    RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
    -
    REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
    (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
    RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
    -
    ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
    RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)

    BalasHapus
  4. Bisa ngontact Pikola diPlanet Namex

    BalasHapus
  5. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉPT.PINDAD MENDUNIA..


    https://garudamiliter.blogspot.com/2026/10/pt-pindad-tandatangani-mou-dengan.html?m=1

    BalasHapus
  6. Pret! Negara belagu..๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜ ๐Ÿ™Š๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™Š๐Ÿ™‰๐Ÿ™ˆ

    BalasHapus
  7. Ya KAAN๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ


    https://www.zonajakarta.com/internasional/67317783841/pesanan-indonesia-48-unit-setara-sekitar-sepertiga-target-kaan-turki-2035-sebagian-garapan-berpotensi-dikerjakan-di-dalam-negeri

    BalasHapus
  8. BEDA KASTA BEDA LEVEL =
    -------------------------------
    1. Sistem Data Link & Software Tempur Militer
    Sistem pertahanan berbasis Network Centric Warfare (NCW) ini diproduksi oleh industri pertahanan dalam negeri untuk mewujudkan keterpaduan antar-matra PT Len Industri (Persero).
    • Link ID (LenLINK) & CTDLS: Mulai diintegrasikan secara operasional ke dalam alutsista TNI sejak tahun 2015. Teknologi ini diperkenalkan kembali secara luas dalam ekosistem holding pertahanan Defend ID sejak tahun 2022.
    • NCS (Naval Combat System) Link ID: Diterapkan untuk kapal perang (seperti jenis Kapal Cepat Rudal/KCR) berbasis fondasi riset data link nasional yang matang pada tahun 2015.
    • CENTRINAV: Unit distribusi navigasi ini mulai masif diintegrasikan ke sistem radar dan senjata kapal perang Indonesia dalam rangkaian program modernisasi yang berjalan sejak 2015.
    • CMS (Combat Management System) Mandiri: Pengembangan CMS nasional berbasis riset lokal sebenarnya telah dirintis oleh BUMN sejak tahun 2010. Varian terbaru yang bertindak sebagai "otak" kapal perang mutakhir, yaitu CMS Mandhala Mk2, resmi dipamerkan dan diuji integrasinya pada tahun 2025–2026.
    -------------------------------
    2. Battle Management System (BMS) Buatan Indonesia
    Battle Management System (BMS) bertindak sebagai sistem digitalisasi komando dan taktis untuk pasukan darat dan kendaraan tempur.
    • BMS Ranpur & Pasukan (BMS CY-16H): Sistem manajemen tempur digital darat ini dikembangkan oleh Hariff Defense (PT Hariff Daya Tunggal Engineering).
    • BMS Ranpur (Kendaraan Tempur): Mulai diadopsi secara resmi dan diinstal pada unit Kavaleri TNI Angkatan Darat (seperti pada tank MBT Leopard, Panser Anoa, Badak, dan tank medium Harimau) sejak tahun 2016.
    • BMS Personnel (Prajurit): Sistem rompi taktis, CCU, dan kamera helm untuk pasukan infanteri terintegrasi diproduksi dan diuji coba dalam ekosistem tempur modern dari tahun 2016 hingga penyempurnaan di tahun 2025.
    =================
    =================
    2026 =
    SEPANG – Angkatan Tentera Malaysia (ATM) telah menerima satu sesi persembahan daripada Syarikat G7 Aerospace Sdn. Bhd. (G7A) berkaitan cadangan pembangunan Indigenous Malaysian Tactical Data Link (M-Link) bagi meningkatkan keupayaan perkongsian maklumat taktikal serta kesalingoperasian antara pelbagai platform ATM. Sesi tersebut telah dipengerusikan oleh Mej Jen Omar bin Hj Dawami TUDM, Ketua Pengarah Perancang Pembangunan, MK ATM – BPP.

    BalasHapus
  9. G7 Aerospace Paparkan Konsep Malaysian Tactical Data Link (M-Link)
    ---------------

    Ma-Link haha!๐Ÿคฃ๐Ÿคฅ๐Ÿคญ✌️

    BalasHapus
  10. Paraaahhh kahsiyan amat negri๐ŸŽฐkasino semenanjung kl haha!๐Ÿ˜‹๐ŸŒ๐Ÿคฅ

    ๐Ÿ“›DITOLAK PELATIH JEPANG
    ๐Ÿ“›DITOLAK BRICS
    ๐Ÿ“›DI TOLAK G20
    ๐Ÿ“›Batal Hornet Kuwaiti
    ๐Ÿ“›Batal NSM
    ๐Ÿ“›Batal serahkan gowing lcs
    ๐Ÿ“›Batal Juara FIFA ASEAN CUP
    ๐Ÿ“›Batal lcs, delay selamnyaaaaaa

    ๐Ÿ“›rm tak laku, tak dianggap nato haha!๐Ÿ‘Ž๐ŸŒ๐Ÿคช

    BalasHapus
  11. BEDA KASTA BEDA LEVEL =
    -------------------------------
    1. SISTEM DATA LINK & SOFTWARE TEMPUR MILITER
    Sistem pertahanan berbasis Network Centric Warfare (NCW) ini diproduksi oleh industri pertahanan dalam negeri untuk mewujudkan keterpaduan antar-matra PT Len Industri (Persero).
    • Link ID (LenLINK) & CTDLS: Mulai diintegrasikan secara operasional ke dalam alutsista TNI sejak tahun 2015. Teknologi ini diperkenalkan kembali secara luas dalam ekosistem holding pertahanan Defend ID sejak tahun 2022.
    • NCS (Naval Combat System) Link ID: Diterapkan untuk kapal perang (seperti jenis Kapal Cepat Rudal/KCR) berbasis fondasi riset data link nasional yang matang pada tahun 2015.
    • CENTRINAV: Unit distribusi navigasi ini mulai masif diintegrasikan ke sistem radar dan senjata kapal perang Indonesia dalam rangkaian program modernisasi yang berjalan sejak 2015.
    • CMS (Combat Management System) Mandiri: Pengembangan CMS nasional berbasis riset lokal sebenarnya telah dirintis oleh BUMN sejak tahun 2010. Varian terbaru yang bertindak sebagai "otak" kapal perang mutakhir, yaitu CMS Mandhala Mk2, resmi dipamerkan dan diuji integrasinya pada tahun 2025–2026.
    -------------------------------
    2. BATTLE MANAGEMENT SYSTEM (BMS) BUATAN INDONESIA
    Battle Management System (BMS) bertindak sebagai sistem digitalisasi komando dan taktis untuk pasukan darat dan kendaraan tempur.
    • BMS Ranpur & Pasukan (BMS CY-16H): Sistem manajemen tempur digital darat ini dikembangkan oleh Hariff Defense (PT Hariff Daya Tunggal Engineering).
    • BMS Ranpur (Kendaraan Tempur): Mulai diadopsi secara resmi dan diinstal pada unit Kavaleri TNI Angkatan Darat (seperti pada tank MBT Leopard, Panser Anoa, Badak, dan tank medium Harimau) sejak tahun 2016.
    • BMS Personnel (Prajurit): Sistem rompi taktis, CCU, dan kamera helm untuk pasukan infanteri terintegrasi diproduksi dan diuji coba dalam ekosistem tempur modern dari tahun 2016 hingga penyempurnaan di tahun 2025.
    =================
    =================
    2026 = M-LINK(MALINK-MALING)
    SEPANG – Angkatan Tentera Malaysia (ATM) telah menerima satu sesi persembahan daripada Syarikat G7 Aerospace Sdn. Bhd. (G7A) berkaitan cadangan pembangunan Indigenous Malaysian Tactical Data Link (M-Link) bagi meningkatkan keupayaan perkongsian maklumat taktikal serta kesalingoperasian antara pelbagai platform ATM. Sesi tersebut telah dipengerusikan oleh Mej Jen Omar bin Hj Dawami TUDM, Ketua Pengarah Perancang Pembangunan, MK ATM – BPP.

    BalasHapus
  12. Link-ID sudah mulai diintegrasikan ke berbagai platform tempur laut, darat dan udara.

    Sementara, malaydesh masih memaparkan konsep Ma-Link! Ketinggalan terus pak cik. Itupun wujudnya bila-bila...2040..๐Ÿคฃ

    BalasHapus
  13. Dalam hal ini pasukan khusus malaydesh memang jaguh dalam bercamoflase

    https://www.facebook.com/share/v/17jg9eGGWF/

    BalasHapus