14 Oktober 2026

NHI Menawarkan Helikopter NH90 Surplus Milik Norwegia dengan Harga 'Jauh Lebih Murah' ke Pasar Internasional

14 Oktober 2026

NHI kini memiliki 14 helikopter NH90 yang dibeli kembali dari Norwegia, dan menawarkannya ke pasar internasional dengan harga diskon besar (photos: Forsvaret)

NHIndustries (NHI) kini berencana menjual helikopter NH90 surplus milik Norwegia ke pasar internasional dengan harga diskon besar, demikian disampaikan presiden konsorsium, Axel Aloccio, kepada Janes dan media pertahanan lainnya pada 7 Oktober 2026.

Berbicara di fasilitas Marignane milik pemangku kepentingan utama Airbus Helicopters di Prancis selatan, Aloccio mengatakan bahwa 14 unit helikopter NH90 varian NATO Frigate Helicopter (NFH) beserta suku cadangnya saat ini berada di Norwegia dalam kepemilikan NHI. Konsorsium tersebut—yang juga mencakup Leonardo Helicopters dan GKN Fokker Aerospace—menawarkan helikopter-helikopter itu untuk dijual kembali dengan harga yang jauh lebih rendah.


"Kami memiliki helikopter-helikopter tersebut; semuanya masih berada di Norwegia, tepatnya di fasilitas Airbus, sembari kami menunggu untuk menemukan pemilik baru bagi mereka. Kami menawarkan helikopter milik Norwegia ini [kepada calon pelanggan NFH] karena statusnya adalah barang bekas, dan harganya jauh lebih murah," ujar Aloccio. Ia menambahkan bahwa berdasarkan diskusi saat ini, helikopter-helikopter tersebut mungkin akan diserahkan kepada lebih dari satu pelanggan.

Angkatan Udara Kerajaan Norwegia/The Royal Norwegian Air Force (RoNAF) sebelumnya mengoperasikan 14 helikopter NH90 NFH untuk kepentingan Norwegian Coast Guard (NoCG), di mana helikopter jenis ini diterbangkan dari pangkalan darat maupun dikerahkan di atas kapal-kapal NoCG. Pemerintah Norwegia menyatakan bahwa helikopter-helikopter tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka. Setelah melalui proses hukum, NHI sepakat pada November 2025 untuk membeli kembali helikopter-helikopter itu guna mengintegrasikannya kembali ke dalam program NH90, menjualnya kembali, dan/atau menyediakan suku cadang serta peralatan yang banyak diminati bagi pengguna NH90 lainnya.

11 komentar:

  1. yg sewa ada gak?
    tipe m mau tuch haha!πŸ€₯🀣🍌

    BalasHapus
  2. BUATAN INDONESIA = IMPOR LON ....
    -
    πŸ“¦ MALAYDESH IMPOR :
    MALAYDESH IMPOR (MILITER & ALUTSISTA)
    Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
    Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
    Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
    Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
    Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
    Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
    Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
    ===========
    MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
    Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
    LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
    Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
    Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
    Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
    Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
    ===========
    πŸͺ™ Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
    Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
    Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
    Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
    Peru: Mata uang Soles.
    Bangladesh: Mata uang Taka.
    Somalia: Mata uang Shilling.
    Argentina: Mata uang Peso.
    Guinea: Dokumen Negara Paspor.
    Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
    Filipina: Dokumen Negara Prangko.
    ===========
    IMPORT COAL INDONESIA
    IMPORT COAL INDONESIA
    IMPORT COAL INDONESIA
    Malaydesh mengimpor batubara dari Indonesia untuk pembangkit listrik. Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik utama Malaydesh, merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Dalam tahun 2021, TNB membeli 21,84 juta metrik ton batu bara dari Indonesia, yang merupakan 69% dari total batu bara yang digunakan dalam pembangkit listrik di seluruh Malaydesh
    ===========
    KURANG BERAS 50-60%
    KURANG BERAS 50-60%
    KURANG BERAS 50-60%
    Produksi beras di Malaydesh saat ini hanya mencukupi sekitar 40-50% dari kekebutuhanan nasionalnya. Ini berarti Malaydesh mengalami kekurangan beras dan bergantung pada impor untuk memenuhi sisa kekebutuhanan.
    ===========
    IMPORT LNG INDONESIA
    IMPORT LNG INDONESIA
    IMPORT LNG INDONESIA
    Malaydesh imported $1.74B in Natural gas, liquefied, becoming the 23rd largest importer of Natural gas, liquefied in the world. At the same year, Natural gas, liquefied was the 15th most imported product in Malaydesh. Malaydesh imports Natural gas, liquefied primarily from: Australia ($1.13B), Brunei ($600M), Indonesia ($8.23M), United States ($4.84k), and France ($414).
    ==============
    PETRONAS HUTANG KE PGN
    PETRONAS HUTANG KE PGN
    PETRONAS HUTANG KE PGN
    Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus memPAY kepada Kalimantan Jawa Gas (KJG).
    ================.
    PENGEMIS BERAS FFBNP AGUSTUS 2026 = IMPOR BERAS 200 RIBU TON INDONESIA -
    • Tempo: Berita kesepakatan final ekspor beras premium ke Malonyet.
    -
    • BeritaSatu: Laporan permintaan resmi Malonyet dan pengiriman perdana 1.000 ton.
    -
    • Sindonews: Detail pengiriman logistik beras via darat ke wilayah Sarawak.
    -
    • Hortus News: Liputan penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Pertanian RI.

    BalasHapus
  3. DEMO GREENPEACE MALONSIA DAN KELOMPOK MAHASISWA =
    HUKUM PERUSAHAAN PEMBAKAR LAHAN SUMATERA DAN KALIMANTAN
    -
    • Aksi: Demo aliansi masyarakat sipil di Parlemen Malaysia (Oktober 2026).
    • Tuntutan: Pengesahan UU Kabut Asap Lintas Batas.
    • Tujuan: Mengadili korporasi Malaysia penyebab kebakaran lahan di luar negeri (Indonesia).
    • Sumber: South China Morning Post (SCMP).
    --------------------------------------------
    = DAFTAR KORPORASI PEMBAKAR LAHAN =
    INDUK PERUSAHAAN: MALAYSIA
    PT Adei Plantation and Industry
    Induk Perusahaan (Malaysia): Kuala Lumpur Kepong (KLK) Berhad
    Lokasi Konsesi: Riau
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Direksi divonis penjara. Lahan disita dan disegel berulang kali karena titik api konsisten.
    Sumber Utama: Gakkum KLHK, Detik, Tempo
    -
    PT Rafi Kamajaya Abadi
    Induk Perusahaan (Malaysia): TDM Berhad
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Digugat perdata oleh KLHK Rp900+ miliar dengan prinsip strict liability atas kebakaran lahan besar.
    Sumber Utama: CNN Indonesia, Antara
    -
    PT Sime Indo Agro
    Induk Perusahaan (Malaysia): SD Guthrie (ex Sime Darby)
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Lahan disegel resmi oleh KLHK setelah satelit mendeteksi kebakaran aktif dan asap tebal.
    Sumber Utama: BBC, CNBC
    -
    PT Sukses Karya Sawit
    Induk Perusahaan (Malaysia): IOI Corporation
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Diawasi ketat oleh pemerintah Indonesia karena areanya berulang kali memicu hotspot tahunan.
    Sumber Utama: Kompas, Mongabay
    -
    PT Globalindo Agung Lestari
    Induk Perusahaan (Malaysia): Genting Berhad
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Tengah
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Terbukti melakukan kanalisasi gambut ilegal yang memicu kebakaran bawah tanah dan emisi karbon masif.
    Sumber Utama: Greenpeace, WALHI
    -
    PT Menteng Jaya Sawit Perdana
    Induk Perusahaan (Malaysia): Kuala Lumpur Kepong (KLK) Group
    Lokasi Konsesi: Kalimantan
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk dalam daftar investigasi dan pemantauan terkait munculnya titik api di area konsesi mereka.
    Sumber Utama: Greenpeace Malaysia
    -
    PT Sawit Mitra Abadi
    Induk Perusahaan (Malaysia): Genting Plantations
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk daftar audit dan pengawasan penegakan hukum oleh pemerintah daerah bersama kementerian terkait kontribusi titik api.
    Sumber Utama: The Straits Times, Kompas
    -
    PT Tabung Haji Indo Plantation
    Induk Perusahaan (Malaysia): PT TH Plantations (Tabung Haji)
    Lokasi Konsesi: Riau
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Lahan konsesi sempat disegel resmi oleh Gakkum KLHK and masuk dalam pengawasan ketat akibat indikasi karhutla di areanya.
    Sumber Utama: KLHK, Straits Times
    -
    PT Inti Guna Perdana
    Induk Perusahaan (Malaysia): Terafiliasi investasi Malaysia
    Lokasi Konsesi: Landak, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk ke dalam daftar 20 perusahaan bermodal asing yang lahannya disegel ketat dan diproses hukum pidana akibat kelalaian menjaga area kerja dari karhutla.
    Sumber Utama: Kumparan, Tempo
    -
    PT Asri Hijau Lestari
    Induk Perusahaan (Malaysia): Perkebunan Kelapa Sawit terafiliasi Malaysia
    Lokasi Konsesi: Ketapang, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Dijatuhi status tersangka oleh penyidik setelah hasil verifikasi lapangan membuktikan adanya area gambut luas yang terbakar di dalam batas konsesi mereka.
    Sumber Utama: Gakkum KLHK, Tempo
    -
    PT Sepanjang Inti Surya Usaha
    Induk Perusahaan (Malaysia): Terafiliasi grup investasi kelapa sawit Malaysia
    Lokasi Konsesi: Sanggau, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Diproses hukum secara berlapis dan dikenai sanksi administratif berat berupa pembekuan aktivitas operasional setelah lahan konsesinya berulang kali hangus terbakar.
    Sumber Utama: CNN Indonesia, BBC

    BalasHapus
  4. NHI Menawarkan Helikopter NH90 Surplus Milik Norwegia dengan Harga 'Jauh Lebih Murah' ke Pasar Internasional
    ----

    tawarkan ke celenksky...maren osi punyak minat tapi uda keburu jd rempeyek haha!πŸ€ͺπŸ˜‹πŸ€£

    BalasHapus
  5. jabatan audit tengok Kapal Delay terlama di Duniya...2035 haha!🀭πŸ€₯🍌

    klaim iq super ajari rome hanyalah tipe m haha!πŸ€­πŸ˜‹πŸ˜‚

    ⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1569006625271378&id=100064861653209

    BalasHapus
  6. teringat Norwegia, ingat
    NSM=Norway STπŸ“›P MISSILES haha!🍌❌️πŸ€ͺ

    negri🎰kasino semenanjung kuala lumpo, uda pasti SKIP...Malyuu dulu rudal tak dikirim, apalagi heli haha!🀣🍌πŸ€₯
    PreenkkkπŸ˜‹

    BalasHapus
    Balasan
    1. Habis kena sleding Erling Haland, masa disuruh beliin helinya...ape kate dunia beruk, oomm....

      AHAHAHAAHAHAAIYY..
      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£πŸ˜­πŸ€ͺπŸ˜›

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. kalo kita kaan incar aset NH90 NFH(NATO FRIGAT HELI) yang baruw...

    kalo si jones semenanjung incar nh 90 blok 1 bekas, uda koar2 bulan laluw😝
    begituw tau yg punyak NπŸ“›RWEGIA..pasti ngambek lagi tuch teringat NSM BATAL haha!🍌😀🀣

    BalasHapus
  9. Terlalu banyak kustomisasi yg justru memperlebar rentang rantai logistik.....yg pasti-pasti ajalah, kek MH-60R ini πŸ‘‡

    https://www.facebook.com/share/r/1C4pCYsT5E/

    BalasHapus