27 November 2022

Philippine Received 2nd Batch of 2 T129B ATAK Attack Helicopters

27 November 2022

Third and fourth T129B ATAK helicopters arrived at Clark Air Base, Philippines (photos : MaxDefense)

Turkish Aerospace Industries continues to deliver T129B ATAK helicopters to the Philippine Air Force. Turkish Aerospace Industries, which exported its first ATAK helicopter to the Philippines completed test processes at the company's facilities and sent two additional helicopters to the Philipines.

Third and fourth new T129B ATAK helicopters (photo : Anadolu)

The acceptance tests of the helicopters produced with Phase II infrastructure have been started by the Philippine Air Force. After completion of the tests, delivery is targeted to be completed Dec. 3.


Under the contract, Turkish Aerospace Industries which will make six deliveries, sent the third and fourth helicopters to the Philippines. Turkish Aerospace Industries will deliver the remaining two helicopters in 2024.


The Philippines acquired 6 T129B ATAK attack helicopters from Turkey through a G2G deal as part of the Attack Helicopter Phase 2 Acquisition Project under the Horizon 2 phase of RAFPMP (Revised Armed Forces of the Philippines Modernization Program).

(MDN)

26 November 2022

Menengok Konsep Pesawat Tempur Generasi 4,5 dari Infoglobal

26 November 2022

Konsep pesawat tempur i-22 Sikatan dari Infoglobal (photos : Infoglobal)

Perusahaan dirgantara Indonesia Infoglobal telah meluncurkan mock-up konsep pesawat tempur generasi 4,5, yang dikenal sebagai i-22 Sikatan, di pameran Indo Defence 2022 di Jakarta.

Konsep tersebut digagas bekerja sama dengan firma desain kedirgantaraan lokal Vimana Litbang & Rekayasa, yang diketuai oleh mantan penerbang kendaraan udara tak berawak komersial (UAV), Sunanto Ajidarmo.

Berbicara kepada Janes di pameran tersebut, Sunanto menjelaskan i-22 Sikatan sebagai konsep pesawat tempur bermesin ganda dengan desain yang terinspirasi dari Saab JAS Gripen. Ini menampilkan desain penampang radar yang dikurangi dan sebagian besar menggunakan bahan komposit untuk meningkatkan karakteristik silumannya, tambahnya.


Konsep ini memiliki dua varian – satu dengan konfigurasi sayap canard, dan satu lagi tanpa. Konfigurasi sayap canard memiliki lebar sayap 9 m, sedangkan yang tidak memiliki lebar sayap 9,6 m. Kedua konsep tersebut dirancang sepenuhnya di dalam negeri oleh para insinyur dirgantara lokal, kata Sunanto.

Mock-up yang dipamerkan di Indo Defence 2022 adalah varian tanpa canard, dan dibuat sekitar 90% dari ukuran aslinya untuk memudahkan pengaturan pengiriman, tambahnya.

“Yang ingin kami capai dengan mock-up ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, bahwa ada bakat dan pengetahuan desain kedirgantaraan lokal di dalam negeri,” kata Sunanto.

Ia menambahkan, Sikatan i-22 memanfaatkan pengalaman puluhan tahun dari Infoglobal, yang para insinyurnya telah mengerjakan armada Hawk Mk 109/209 TNI AU sejak 2006, serta pesawat tempur F-5 dan F-16 sejak 2010, domain keahlian meliputi integrasi dan pemeliharaan avionik pesawat terbang.

Prajurit Petarung Yonmarhanlan I Laksankan Drill Meriam 37 mm

26 November 2022

Latihan dengan meriam 37mm M1939 (61-K) buatan era Uni Soviet dilakukan untuk mengantisipasi serangan musuh melalui udara (photos : Pasmar1)

TNI AL. Pasmar 1-- Untuk mengasah naluri tempur dan profesionalisme prajurit, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Belawan melaksanakan drill Meriam 37 MM dalam latihan Pertahanan Udara yang bertempat di Dermaga Mako Lantamal I Belawan, Jl, Serma Hanafiah No. 1 Belawan.

Latihan ini diskenariokan bahwa telah diterima informasi melalui ruang kendali utama bahwa terdapat konvoi pesawat musuh mendekati markas Yonmarhanlan I dan akan melaksanakan serangan terhadap Yonmarhanlan I, informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh para prajurit untuk segera melaksanakan peran tempur pertahanan bahaya udara.


Kegiatan yang dipimpin oleh Danrai Arhanud Yonmarhanlan I Kapten Marinir Lontung Rumapea ini diikuti oleh seluruh Prajurit Baterai Arhanud Yonmarhanlan I. Adapun tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan diri Prajurit Yonmarhanlan I agar selalu siap dalam mengemban tugas yang semakin kompleks di masa yang akan datang.

Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) l Belawan Letkol Marinir Indra Fauzi Umar menyampaikan agar melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik baiknya, terutama dalam penyiapan material tempur, pastikan dengan baik material tempur kita siap untuk digunakan, dan dalam pelaksananya tetap perhatikan faktor keaman baik materil dan personil agar kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

Australia Postpones Land 400 Phase 3 Decision

26 November 2022

LAND 400 Phase 3 will be replacing the M113AS4 Armoured Personnel Carrier fleet (photo : Aus DoD)

Land 400 Phase 3 consideration

The Australian Government will consider the findings of the Defence Strategic Review before deciding on the tender for the LAND 400 Phase 3 Infantry Fighting Vehicle project.

The Review will make recommendations on priorities for investing in Australia’s defence capability and posture, to meet the nation’s security challenges over the next decade and beyond.

The Minister for Defence Industry, the Hon Pat Conroy MP, said it is responsible for the decision on a procurement worth between $18 billion and $27 billion to be informed by the findings of the Review.

“I would like to thank Hanwha Defense Australia, Rheinmetall Defence Australia and the many other companies involved in this tender process for their understanding and professionalism,” Minister Conroy said.

“The Government remains focused on Australia’s future defence capability. We don’t want to pre-empt the findings of the Review, which is especially critical given the rapidly changing strategic circumstances facing our nation.”

The final report from the Defence Strategic Review is due to be delivered to the Government early next year.

PTDI Sebut 10 Pesawat N219 Berpotensi Dibeli Kemhan pada 2023

26 November 2022

N219 Nurtanio dalam livery TNI (photo : Defense Studies)

Jakarta, CNN Indonesia -- PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengungkapkan pesawat N219 buatan perusahaan itu berpotensi untuk dibeli sebanyak 10 unit oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2023.
Pada 3 November lalu, perusahaan pelat merah ini telah memperoleh kontrak pengadaan sebanyak 11 unit pesawat N219 dari PT Karya Logistik Indotama.

"Potensi kontrak lainnya di tahun 2023 adalah sebanyak 10 unit dari Kementerian Pertahanan RI/TNI AD dan 3 unit versi Amfibi dari Provinsi Kepulauan Riau," kata Direktur Produksi PTDI Batara Silaban dalam acara Indonesia Development Forum (IDF) 2022 seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (24/11).

Batara menjelaskan pesawat tersebut dapat menjawab misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembangunan merata dan berkeadilan dengan menyediakan wahana konektivitas multimoda untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong penyebaran pusat-pusat pertumbuhan ke wilayah belum berkembang.

Potensi pasar N219 versi angkut dan amfibi (infographic : PT DI)

"Adapun pesawat N219 dapat dimaksimalkan pemanfaatannya baik di sektor militer, sipil, maupun komersial," ucapnya.

Pada acara IDF 2022 ini Bappenas telah meluncurkan Peta Jalan Pengembangan Industri Dirgantara Indonesia, sebagai bentuk dukungan untuk keberlanjutan project-project pesawat terbang, baik berupa produksi maupun pengembangan, khususnya pesawat N219.

"Kita menyongsong Indonesia sebagai industri dirgantara bisa mendorong sebagai penggerak pertumbuhan perekonomian Indonesia, ini adalah poinnya," kata Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan.

Ia menyebut beberapa poin terkait master plan yang dituntut adalah produk nyata.

"Bagaimana kita bisa menjadi negara perindustrian untuk pesawat turboprop khususnya pesawat penumpang dengan kapasitas di bawah 100 pax, dan kita sudah mulai dengan N219, yang sebentar lagi akan disusul dengan N219 Amphibi yang diharapkan bisa menjadi pesawat untuk jembatan udara, konektivitas pulau-pulau yang jumlahnya mencapai 17 ribu," ujarnya.

(CNN)

25 November 2022

Puncak Latma KERIS MAREX 2022 Prajurit Yonroket 1 Marinir & USMC

25 November 2022

Latma Keris Marex 2022 Korps Marinir TNI AL bersama USMC (photos : Korps Marinir)

TNI-AL, Pasmar 1 -- Pada kesempatan ini Prajurit Petarung Batalyon Roket 1 Marinir (Yonroket 1 Mar) menyelesaikan misi dalam Latihan Bersama (Latma) Keris Marine Excercise (Marex) Tahun 2022 di Desa Ketapang, Lampung.


Prajurit Yonroket 1 Mar beserta jajaran dari tiap satlak dibawah naungan Resimen Artileri 1 Marinir mampu dan berhasil melaksanakan latihan Bersama US Marine Corps TA.2022, dimana prajurit Artileri (Yonroket 1 Mar) berkolaborasi dengan Artileri US Marine Corps berhasil mengoperasikan Senjata Bantuan tembakan yakni dengan meluncurkan bantuan tembakan berupa Peluncur Roket dimana pada kesempatan ini Prajurit Yonroket 1 Mar kerahkan 2 Pucuk Multi Launch Rocket Sytem 70 Vampire (MLRS 70 Vampire).


Kegiatan ini merupakan program latihan bilateral di bidang pertahanan antara kedua Negara yang telah tertuang dalam program kerja USIBDD United State Indonesia Bilateral Defense Dialogue (USIBDD) yang dilaksanakan setiap tahun.


Latma Keris Marex 2022 ini merupakan Latma perdana antara Korps Marinir (Kormar) TNI AL dan Tentara Marinir AS (USMC) untuk mengembangkan kemampuan interoperabilitas militer serta kesadaran domain maritim bersama. 

PZL Mielec Completed the 1st 3 of 32 Black Hawk Combat Utility Helicopters for the PAF

25 November 2022

Three of 32 S-70i are ready to be delivered to Philippines (photo : MaxDefense)

MaxDefense Philippines received confirmation that Sikorsky's Polish subsidiary PZL Mielec has completed the first 3 of 32 S-70i Black Hawk combat utility helicopters that the DND ordered early this year, and could be arriving to the Philippines soon.

The problem at the moment is getting these helicopters flown to the Philippines, as special large commercial cargo planes are very scarce at the moment due to Russia's invasion of Ukraine. 

Ukraine"s Antonov Airlines were previously used to deliver the first 16 S-70i Black Hawk helicopters from Poland to the Philippines using the An-124 Ruslan, but they are now busy servicing Ukraine's importation of arms and munitions and providing support to the embattled country.

The other airline with the same capability, Russia's Volga-Dnepr might not be able to provide service as Russian airlines are banned in EU airspace. Poland is part of the EU. 

PZL Mielec previously committed to delivering the first 5 helicopters by 2023 while the remaining ones will be delivered in 3 batches, 10 units in 2024, 10 units in 2025, and 7 units in 2026.