24 Oktober 2026

Hasil Sea Trial KD Maharaja Lela Dapat Mencapai Kecepatan 27,5 Knot

24 Oktober 2026

KD Maharaja Lela 2501 (photos: Lunas)

Terlepas dari berbagai kendala yang terjadi, pekerjaan terus berjalan dan uji coba laut untuk LCS 1 tetap dilanjutkan.

Pada tanggal 20 Oktober, KD Maharaja Lela diuji lebih lanjut dan dapat mencapai kecepatan 27,5 knot di sepanjang Selat Malaka.

Menggunakan sistem propulsi CODAD dengan empat mesin MTU 20V 1163 M94, fregat turunan dari desain kelas Gowind ini dirancang untuk mencapai kecepatan maksimum 28 knot.


Satu lagi pencapaian penting telah diraih, dan diharapkan akan ada lebih banyak lagi pencapaian di masa mendatang.

Saat ini di Lumut Naval Shipyard lebih dari seribu personel bekerja dalam tiga giliran (shift), tidak hanya untuk merampungkan lima unit kapal LCS, tetapi juga untuk melakukan perbaikan dan pembaruan (refit) pada sejumlah kapal milik Tentera Laut Diraja Malaysia.

145 komentar:

  1. EKSPOR LNG LEWAT INDONESIA = EMBARGO 69% BATUBARA : GELAP
    --------------------------------
    PERDAGANGAN RI–MALAYSIA
    Total: USD 24,22 miliar
    Ekspor RI: USD 13,09 miliar
    Impor RI: USD 11,12 miliar
    Surplus RI: USD 1,97 miliar
    --------------------------------
    PASOKAN BATU BARA RI
    Ke TNB: 69% khusus untuk listrik Malaysia (TNB).
    Ke Malaysia: Menguasai 67% total impor batu bara Malaysia.
    --------------------------------
    Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
    LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
    Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
    Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
    Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
    Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
    --------------------------------
    INDONESIA NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG
    MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT INDONESIA (ARUN)
    -
    Terminal Arun (PT Perta Arun Gas) menjadi pasar re-ekspor LNG peringkat 1 dan terminal reloading teraktif di dunia menurut laporan IGU dan IHS Markit.
    Fasilitas strategis ini juga digunakan oleh Malaysia melalui aktivitas ekspor dan kunjungan Petronas LNG Sdn. Bhd.
    --------------------------------
    MALAYSIA NET IMPORTIR MINYAK
    -
    Malaysia Net Importir Minyak: Bersumber dari pernyataan resmi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang dilaporkan oleh media nasional Malaysia dan internasional seperti Bernama, The Star, New Straits Times (NST), CNBC Indonesia, Detikcom, dan Antara.
    --------------------------------
    πŸ”§ 1. MAINTENANCE BURDEN: AGING ASSETS, FRAGMENTED SUPPORT
    ⚙️ Structural Drivers
    • Asset Age: As of late 2024, 171 military platforms across the Army, Navy, and Air Force have exceeded 30 years of service life. This includes:
    o 108 Army vehicles and artillery systems
    o 29 RMAF aircraft (e.g., F-5E, Hawk 208)
    o 34 RMN vessels, including Fast Attack Craft over 40 years old
    • Obsolescence: Many platforms are no longer supported by OEMs (Original Equipment Manufacturers), making spare parts scarce and costly.
    πŸ’Έ Economic Strain
    • Maintenance consumes over 50% of the defense budget’s operational expenditure (OPEX), leaving limited room for modernization.
    • Even with recent efforts to localize MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) for fighter jets like the F/A-18, cost savings (~20%) are offset by the scale of aging fleets.
    🧩 Outsourcing Challenges
    • MALONYET has long outsourced support functions to private firms to reduce costs.
    • However, lack of centralized oversight, inconsistent quality control, and limited technical depth in local vendors have led to delays and suboptimal readiness.
    πŸ“‘ 2. Poor Interoperability: Platform Diversity, Command Silos
    πŸ› ️ Platform Fragmentation
    • MALONYET military operates a highly diverse inventory sourced from:
    o Western suppliers (US, UK, France)
    o Eastern bloc (Russia, China)
    o Regional partners (South Korea, Turkey)
    • This results in incompatible communication systems, data links, and logistics chains. For example:
    o Russian-made Su-30MKM fighters cannot seamlessly integrate with NATO-standard AWACS or datalink systems.
    o Naval platforms lack unified combat management systems across classes.
    🧠 Command & Control Gaps
    • Joint operations are hindered by service-specific doctrines and siloed command structures.
    • The absence of a Joint Operations Command with real-time data fusion limits MALONYET ability to conduct multi-domain operations.
    πŸ§ͺ Training & Simulation Deficiencies
    • Lack of integrated simulation environments means personnel are trained on platform-specific systems, not joint mission profiles.
    • Exercises like MALBATT and CARAT show progress, but interoperability remains tactical, not strategic.

    BalasHapus
    Balasan
    1. FREGAT SIPUT LCS LEVEL KAPAL PATROLI
      KOPONG 27,5 KNOT = FULL LOAD SIPUT KNOT
      -
      1. Kapal Perang Fregat & Kapal Induk Ringan Terbaru (Buatan Italia)
      • KRI Sriwijaya-100 (Kapal Induk Ringan): Kapal induk ringan eks-Giuseppe Garibaldi dari Italia yang baru memperkuat TNI AL ini memiliki bobot hampir 14.000 ton dengan kecepatan maksimal 30 knot. [1]
      • KRI Brawijaya-320 & KRI Prabu Siliwangi (Fregat PPA/FreMM): Dua kapal perang canggih hasil kerja sama dengan galangan Fincantieri Italia ini memiliki kecepatan maksimal 32 knot berkat sistem pendorong kombinasi diesel, elektrik, dan turbin gas (CODAG).
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) Terbaru
      • KRI Belati-622: KCR 60 meter terbaru yang menggunakan teknologi hybrid pertama di Indonesia ini mampu melaju hingga kecepatan maksimal 30 knot.
      • KRI Golok-688: Kapal KCR berdesain trimaran (tiga lambung) berbahan carbon fiber composite yang siluman (stealth) memiliki kecepatan maksimum 28 knot dan kecepatan jelajah 16 knot.
      -
      3. Kapal Patroli Cepat (PC) yang Sedang Dibuat & Terbaru
      • Proyek Kapal PC 60 Meter (Serang/Banten): Proyek pembangunan 2 kapal patroli cepat berukuran 60 meter di galangan PT Caputra Mitra Sejati dirancang untuk mencapai kecepatan operasional yang sangat tinggi, yaitu 35 knot.
      • Kapal PC 60 M (KRI Dorang-874 & KRI Bawal-875): Kapal patroli cepat buatan dalam negeri berukuran 60 meter ini memiliki kecepatan maksimum 24 knot dan kecepatan jelajah 17 knot.
      • Kapal PC 40 M (Kelas Kartoang-872 & Mata Bongsang-873): Kapal patroli yang lebih ramping dengan panjang 45,5 meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 knot,
      =========================
      =========================
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      Terlepas dari berbagai kendala yang terjadi, pekerjaan terus berjalan dan uji coba laut untuk LCS 1 tetap dilanjutkan.
      Pada tanggal 20 Oktober, KD Maharaja Lela diuji lebih lanjut dan dapat mencapai kecepatan 27,5 knot di sepanjang Selat Malaka.

      Hapus
  2. MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT ARUN INDONESIA
    MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT ARUN INDONESIA
    MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT ARUN INDONESIA
    -
    Sebagai negara dengan pangsa pasar re-ekspor (reloading) LNG terbesar di dunia, Indonesia melalui Terminal Arun memfasilitasi berbagai pelaku usaha internasional, termasuk Malaysia.
    Berikut rincian keterkaitan Malaysia dengan aktivitas re-ekspor LNG di Indonesia:
    • Eksplorasi Kerja Sama Petronas: Manajemen Petronas LNG Sdn. Bhd. (Malaysia) telah melakukan pertemuan bisnis, due diligence, serta kunjungan lapangan langsung ke Terminal Arun. Kerja sama strategis ini dirancang untuk memanfaatkan fasilitas penyimpanan Terminal Arun guna mendukung rantai pasok LNG mereka di kawasan Asia Tenggara.
    • Peran Terminal Arun sebagai LNG Hub Asia: Berkat statusnya sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB) LNG, perusahaan dari luar negeri (seperti Malaysia) dapat mengirimkan kargo LNG mereka untuk disimpan sementara di tangki Arun. Setelah itu, LNG tersebut di-reload (dimuat kembali) ke kapal pemuat untuk diekspor ke negara tujuan akhir di Asia Tenggara maupun Asia Selatan
    -
    NET IMPORTIR Yaaaa ....
    -
    Malaysia resmi menjadi net importer minyak akibat konsumsi domestik melampaui produksi nasional, sebagaimana dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada April 2026.
    Berikut adalah poin-poin intinya:
    • Pemicu Utama: Konsumsi domestik melonjak hingga 700.000–750.000 barel/hari, sedangkan produksi lokal kisaran 350.000 barel per hari..
    • Dampak Ekonomi: Malaysia kini lebih rentan terhadap fluktuasi harga global dan konflik geopolitik yang berpotensi membengkakkan anggaran subsidi BBM.
    • Solusi & Pasokan: Stok energi dipastikan aman hingga Mei 2026. Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah menjajaki opsi impor minyak dari Rusia.
    (Sumber: Bernama, The Star, NST, CNBC Indonesia, Detikcom, Antara)
    ----------------------------------
    EMBARGO BATUBARA = MALONYET GELAP
    -
    1. Wilayah Asia Tenggara
    Malaysia
    • Tingkat Ketergantungan: Malaysia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang sangat bergantung pada pasokan batu bara dari Indonesia. Indonesia memasok 69% dari total batu bara yang digunakan oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengoperasikan pembangkit listrik di seluruh Malaysia [Liputan6], dengan proporsi impor secara keseluruhan tercatat sebesar 67% dari total kebutuhan atau pasokan impor batu bara Malaysia.
    • Volume dan Kontrak: Pasokan ekspor tahunan ini secara keseluruhan berkisar antara 20 s.d. 25 juta ton [APBI-ICMA]. Sebagai contoh, beberapa pembangkit listrik besar di Malaysia seperti PLTU Manjung di Perak mengimpor sekitar 10 juta ton batu bara per tahun dari Indonesia, dengan sebagian besar dipasok melalui kontrak jangka panjang (seperti dari PT Adaro Energy).
    • Kerja Sama Keuangan: Cetak uang kertas ringgit Malaydesh [Peruri / iNews / IDX].
    • Kerja Sama Keimigrasian: Cetak dokumen paspor [Peruri / iNews / IDX].
    ====================
    ====================
    INDONESIA : NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG DUNIA
    -
    Indonesia menempati peringkat pertama di dunia sebagai pasar pemuatan ulang (re-ekspor) liquefied natural gas (LNG) terbesar global.
    Berikut adalah tambahan keterangan detail mengenai pencapaian peringkat 1 tersebut berdasarkan rilis resmi PT Perta Arun Gas (PAG) dan laporan International Gas Union (IGU):
    • Status Pusat Logistik Berikat (PLB): Terminal Arun merupakan PLB LNG pertama dan satu-satunya di Indonesia. Status hukum khusus ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pelaku usaha internasional untuk menyimpan LNG dari luar negeri sebelum diekspor kembali ke pasar regional.
    • Posisi Geografis Strategis: Keberhasilan memuncaki pasar global ini ditopang oleh lokasi Terminal Arun yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Posisi ini sangat dekat dengan jalur pelayaran utama menuju pasar LNG terbesar, yaitu Asia Tenggara dan Asia Selatan.
    • Rekam Jejak Internasional: Sebelum laporan IGU Report ini dirilis, fasilitas Terminal Arun juga pernah dinobatkan sebagai terminal reloading LNG teraktif di dunia oleh lembaga riset energi global IHS Markit

    BalasHapus
  3. NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG DUNIA
    NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG DUNIA NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG DUNIA
    -
    Indonesia menempati peringkat pertama di dunia sebagai pasar pemuatan ulang (re-ekspor) liquefied natural gas (LNG) terbesar global.
    Berikut adalah tambahan keterangan detail mengenai pencapaian peringkat 1 tersebut berdasarkan rilis resmi PT Perta Arun Gas (PAG) dan laporan International Gas Union (IGU):
    • Puncak Pasar Global: Dengan volume pemuatan ulang mencapai 0,85 juta ton, Indonesia sukses menguasai 17,3% pangsa pasar dunia, yang menempatkannya di posisi teratas global mengalahkan negara-negara pesaing lainnya.
    • Satu-satunya Penopang Nasional: Prestasi peringkat 1 dunia ini sepenuhnya disumbang oleh operasional Terminal Arun di Lhokseumawe, Aceh. Fasilitas ini menjadi satu-satunya infrastruktur logistik di Indonesia yang menjalankan aktivitas pemuatan kembali (reloading/re-ekspor) LNG.
    • Status Pusat Logistik Berikat (PLB): Terminal Arun merupakan PLB LNG pertama dan satu-satunya di Indonesia. Status hukum khusus ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pelaku usaha internasional untuk menyimpan LNG dari luar negeri sebelum diekspor kembali ke pasar regional.
    • Posisi Geografis Strategis: Keberhasilan memuncaki pasar global ini ditopang oleh lokasi Terminal Arun yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Posisi ini sangat dekat dengan jalur pelayaran utama menuju pasar LNG terbesar, yaitu Asia Tenggara dan Asia Selatan.
    • Rekam Jejak Internasional: Sebelum laporan IGU Report ini dirilis, fasilitas Terminal Arun juga pernah dinobatkan sebagai terminal reloading LNG teraktif di dunia oleh lembaga riset energi global IHS Markit
    ====================
    ====================
    NET IMPORTIR Yaaaa ....
    -
    Malaysia resmi menjadi net importer minyak akibat konsumsi domestik melampaui produksi nasional, sebagaimana dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada April 2026.
    Berikut adalah poin-poin intinya:
    • Pemicu Utama: Konsumsi domestik melonjak hingga 700.000–750.000 barel/hari, sedangkan produksi lokal kisaran 350.000 barel per hari..
    • Dampak Ekonomi: Malaysia kini lebih rentan terhadap fluktuasi harga global dan konflik geopolitik yang berpotensi membengkakkan anggaran subsidi BBM.
    • Solusi & Pasokan: Stok energi dipastikan aman hingga Mei 2026. Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah menjajaki opsi impor minyak dari Rusia.
    (Sumber: Bernama, The Star, NST, CNBC Indonesia, Detikcom, Antara)
    ----------------------------------
    EMBARGO BATUBARA = MALONYET GELAP
    -
    1. Wilayah Asia Tenggara
    Malaysia
    • Tingkat Ketergantungan: Malaysia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang sangat bergantung pada pasokan batu bara dari Indonesia. Indonesia memasok 69% dari total batu bara yang digunakan oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengoperasikan pembangkit listrik di seluruh Malaysia [Liputan6], dengan proporsi impor secara keseluruhan tercatat sebesar 67% dari total kebutuhan atau pasokan impor batu bara Malaysia.
    • Volume dan Kontrak: Pasokan ekspor tahunan ini secara keseluruhan berkisar antara 20 s.d. 25 juta ton [APBI-ICMA]. Sebagai contoh, beberapa pembangkit listrik besar di Malaysia seperti PLTU Manjung di Perak mengimpor sekitar 10 juta ton batu bara per tahun dari Indonesia, dengan sebagian besar dipasok melalui kontrak jangka panjang (seperti dari PT Adaro Energy).
    • Kerja Sama Keuangan: Cetak uang kertas ringgit Malaydesh [Peruri / iNews / IDX].
    • Kerja Sama Keimigrasian: Cetak dokumen paspor [Peruri / iNews / IDX].

    BalasHapus
  4. NET IMPORTIR Yaaaa ....
    -
    Malaysia resmi menjadi net importer minyak akibat konsumsi domestik melampaui produksi nasional, sebagaimana dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada April 2026.
    Berikut adalah poin-poin intinya:
    • Pemicu Utama: Konsumsi domestik melonjak hingga 700.000–750.000 barel/hari, sedangkan produksi lokal kisaran 350.000 barel per hari..
    • Dampak Ekonomi: Malaysia kini lebih rentan terhadap fluktuasi harga global dan konflik geopolitik yang berpotensi membengkakkan anggaran subsidi BBM.
    • Solusi & Pasokan: Stok energi dipastikan aman hingga Mei 2026. Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah menjajaki opsi impor minyak dari Rusia.
    (Sumber: Bernama, The Star, NST, CNBC Indonesia, Detikcom, Antara)
    ----------------------------------
    EMBARGO BATUBARA = MALONYET GELAP
    -
    1. Wilayah Asia Tenggara
    Malaysia
    • Tingkat Ketergantungan: Malaysia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang sangat bergantung pada pasokan batu bara dari Indonesia. Indonesia memasok 69% dari total batu bara yang digunakan oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengoperasikan pembangkit listrik di seluruh Malaysia [Liputan6], dengan proporsi impor secara keseluruhan tercatat sebesar 67% dari total kebutuhan atau pasokan impor batu bara Malaysia.
    • Volume dan Kontrak: Pasokan ekspor tahunan ini secara keseluruhan berkisar antara 20 s.d. 25 juta ton [APBI-ICMA]. Sebagai contoh, beberapa pembangkit listrik besar di Malaysia seperti PLTU Manjung di Perak mengimpor sekitar 10 juta ton batu bara per tahun dari Indonesia, dengan sebagian besar dipasok melalui kontrak jangka panjang (seperti dari PT Adaro Energy).
    • Kerja Sama Keuangan: Cetak uang kertas ringgit Malaydesh [Peruri / iNews / IDX].
    • Kerja Sama Keimigrasian: Cetak dokumen paspor [Peruri / iNews / IDX].
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
    Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
    LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
    Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
    Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
    Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
    Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
    ----------------------------------
    Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
    Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
    Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
    Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
    Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
    Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
    Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
    ----------------------------------
    Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
    Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
    Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
    Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
    Peru: Mata uang Soles.
    Bangladesh: Mata uang Taka.
    Somalia: Mata uang Shilling.
    Argentina: Mata uang Peso.
    Guinea: Dokumen Negara Paspor.
    Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
    Filipina: Dokumen Negara Prangko.

    BalasHapus
  5. 27 bukan 28 artinya GAGAL LAGIIIII haha!πŸ“›πŸŒπŸ˜Ά‍🌫️🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. SESUAI SAMA IQ SAMPAH BERUK MELAYU TOLOL MALAYDESH...GAGAL MANING SON......πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ’©πŸ’©πŸ’©

      Hapus
    2. sesuai nama jugak om,
      si maharaja LeLaH haha!πŸ€­πŸŒπŸ˜‚

      Hapus
  6. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    INDONESIA .....
    STATUS 2026: HEGEMON KAWASAN & RAKSASA EKONOMI
    Realisasi SIPRI (Periode 2021–2025):
    Peringkat 18 Dunia: Importir senjata terbesar di Asia Tenggara (pangsa pasar 1,5%).
    Lembar Belanja 2024-2025: PENUH/LENGKAP (Rafale F-4, A400M Atlas, Rudal BORA & KHAN, Kapal PPA-L-Plus, Drone Anka-S, Air Refueling System).
    Skala Ekonomi (PDB 2026):
    PDB PPP: US$ 5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia) — 4,24 kali lipat lebih besar dari MALONSIA.
    PDB Nominal: US$ 1,69 Triliun.
    Peringkat Militer (GFP 2026):
    Peringkat 13 Dunia: Nomor 1 di ASEAN dengan modernisasi aktif dan mandiri.
    Ketahanan Fiskal:
    Sangat Sehat dengan ruang belanja luas untuk alutsista strategis generasi terbaru.
    ________________________________________
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & SALAM KOSONG
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik global (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); restrukturisasi Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
    Status SIPRI (2024-2025) = KOSONG: Absen total dari daftar realisasi impor senjata global; modernisasi lumpuh total.
    Kronologi Kegagalan (Timeline "Prank"):
    2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak).
    2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
    2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
    2026: F/A-18 HORNET KUWAIT RESMI BATAL.
    Data Utang & Beban Warga 2026:
    Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
    Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
    ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
    Peringkat Militer (GFP 2026):
    Peringkat 42 Dunia: Posisi terbawah di antara negara utama ASEAN, resmi disalip Filipina (Peringkat 41).
    KESIMPULAN:
    INDONESIA PERINGKAT 13 DUNIA & SIPRI LENGKAP VS MALONSIA PERINGKAT 42 DUNIA & BEBAN UTANG RM 94K/JIWA

    BalasHapus
  7. Judulnya Full Pawer Trial,
    tapi...yaaa ampyunnn gowing lcs kapal cacat produksi terbukti tak mampu mencapai standar kecepatan Maksimal 28 knots..LeMaH haha!πŸ‘ŽπŸŒπŸ˜

    padahal kapal keadaan kosonk, tanpa wepon NSM❌️ & awak
    apalagi nanti isi..tambah pelan bisa 25 knot doank haha!🀣🍌πŸ€₯
    ❌️πŸ“›❌️πŸ“›
    https://youtube.com/shorts/psTTZV3RbCw

    =====

    Kalah Jauhhh dibanding PKR apalagi Si PPA 35-45 knots Raja Tercepat sekawasan haha!⚡️✌️πŸ˜‰
    https://youtube.com/shorts/2lcBIWmi0qU?si=BZoS1R9BwBvfIA4c

    BalasHapus
  8. satu kata= PELAN haha!πŸ‘ŽπŸ€£πŸ˜Ά‍🌫️

    BalasHapus
  9. PADAHAL KONDISI KOSONG KAPALNYA SEPERTI IQ BERUK HANYA TERJADI DI NEGARA MELAYU TOLOL MALAYDESH....KAPAL LCS RONGSOK BIN GUNBOAT OMPONG SEHARGA DESTROYER MANA HUTANG JUMBO TAK BAYAR BAYAR...LOL !!!!

    TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI, TERIMA KASIH DAN MALU LAGI πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ’©πŸ’©πŸ’©πŸ’©

    Frigat Maharaja Lelah (LCS-1) Malaydesh akan diserahkan tanpa persenjataan lengkap & baru operasional penuh pada Desember 2035. Laporan Auditor-General 2/2026 menyebut lima kontrak senjata pendukung belum selesai, termasuk rudal antikapal (SSM) dengan pengadaan ulang butuh 36 bulan

    https://x.com/AntoniusWibow10/status/2107013077757825461

    SALAM JARI TENGAH HOBBY LGBT MELAYU TOLOL πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ’©πŸ’©πŸ’©

    BalasHapus
  10. Delay terusz...
    Faktanya=SALAH PASANG PIPA & KABELWIRE 4000 Pcs haha!❌️πŸ”₯πŸ€ͺ

    BalasHapus
  11. 2026 Last Last NπŸ“› NSM= Nasib Si Missqueen haha!πŸŒπŸ˜†πŸ€₯
    warganyet kl semenanjung patah hati nasional haha!🀣😢‍🌫️🍌

    BalasHapus

  12. MEMANG KALO OTAK SAMPAH SUDAH PUNYA DNA DARI OROK TAK PUNYA MALU DAN HOBBY MUKA TEMBOK SUSAH BUAT JADI ORANG BAIK CUMA ADA DI MELAYU TOLOL MALAYDESH !!!!!

    TAMATLAH SUDAH ALKISAH KAMI, TERIMA KASIH DAN MALU LAGI πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ’©πŸ’©πŸ’©πŸ’©

    Kapal Bawa 1,16 Ton Narkoba Terdata Milik Perusahaan Malaydesh Melayu Tolol | Breaking News

    https://youtu.be/UqZN-LybYjk?si=ZDuATMcrjbk5Q-Oo

    SALAM JARI TENGAH HOBBY LGBT MELAYU TOLOL πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ’©πŸ’©πŸ’©

    BalasHapus
  13. tak mampu 28 knot, akibat SALAH FOTONG haha!πŸ˜‚❌️πŸ‘Ž
    Naval Grup kecewaaaaa😭

    BalasHapus
  14. klaim iq super tinggi...
    nekad motong baja sebelum detail disain komplit 100%
    tipe m, ubah panjang dr korvet 102m ke 111m... gowing lcs jd Under Pawer haha!πŸ‘ŽπŸ€₯πŸ€ͺ

    Norwegia uda tau ini..makanya Batal kirim daripada hilang muka haha!🍌❌️πŸ˜‚
    ditunggu drama seri MeWeK😭 season lanjutan...

    BalasHapus
  15. betewe duo seblah kayak brasa negara paling bner ajah haha!πŸ˜‹πŸŒπŸ”«
    ❌️yg upil nampung duit koruptor ama cuci duit
    ❌️yg tipe m ekspor telolis ama narkoboy
    masa ngajak sekawasan ngucilin kita...
    bner2 banana🍌repablik haha!πŸ‘ŽπŸ€₯😝

    maren sengaja lagi ASAP😢‍🌫️
    Tes roket berpandu 122mm dolo

    klo masi cerewet, ntar ITBM KHAN☠️ 600mm tes tembak dari sumatra arah kanan sebrang laut..target bebas asal 280kmπŸ”₯rata debu😀 haha!✌️πŸš€πŸ¦Ύ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Om pal

      Itu LELAH.. Kosongan saja 27,6 KNOT MAX SPEEDnya.

      Itu kalo dah dpat isian, full BBM juga.. bisa dibayangkan berapa kecepatannya.

      SIPUT ITU πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. nyoihhh uda pasti LeLeT kegendutan bodi..tambah berat om acno haha!πŸ€­πŸ˜‰✌️

      Hapus
  16. bijimane Polonez jadi impor KHAN haha!πŸš€⚡️πŸ€‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg otw ini om pal.


      -KORPS PENERBANG AD : SKADRON 41/ANY : AMUR NIRBHAYA YUDHA (MALE UCAV ANKA-S)

      -KORPS ARHANUD TNI AD : BUK MB2K/3 (70 KM/25.000 M).

      -LORAD : HQ-9

      -MANPADS : RIBUAN SUNGUR.

      -LORAD/ABM-BMD : S-400 (TINGGAL FINALISASI).

      -TNI AU : J-10C

      -TNI AU : SU 35

      -TNI AU : SU-57 (tunggu pengumuman).

      -TB3 TNI AL

      -AKINCI & KIZILELMA (TNI AL & TNI AU)

      Hapus
    2. maen Lorad kita, makin kahsiyan bulung2 seblah...br terbang angus haha!πŸ”₯😢‍🌫️🀣

      Hapus
    3. Mantap.. πŸ€—πŸ˜˜

      Hapus
  17. Itu MAHA RAJA LELAH.. Kosongan saja 27,6 KNOT MAX SPEEDnya.

    Itu kalo dah dpat isian, full BBM juga.. bisa dibayangkan berapa kecepatannya.

    SIPUT ITU πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cucok dwehhh... gunbot tua aka kakek2, lambat, letoy dan takde gigi aka omfonk..πŸ€•πŸ˜πŸ€“

      Hapus
  18. LCS LEVEL KAPAL PATROLI
    -
    1. Kapal Perang Fregat & Kapal Induk Ringan Terbaru (Buatan Italia)
    • KRI Sriwijaya-100 (Kapal Induk Ringan): Kapal induk ringan eks-Giuseppe Garibaldi dari Italia yang baru memperkuat TNI AL ini memiliki bobot hampir 14.000 ton dengan kecepatan maksimal 30 knot. [1]
    • KRI Brawijaya-320 & KRI Prabu Siliwangi (Fregat PPA/FreMM): Dua kapal perang canggih hasil kerja sama dengan galangan Fincantieri Italia ini memiliki kecepatan maksimal 32 knot berkat sistem pendorong kombinasi diesel, elektrik, dan turbin gas (CODAG). [1, 2]
    -
    2. Kapal Cepat Rudal (KCR) Terbaru
    • KRI Belati-622: KCR 60 meter terbaru yang menggunakan teknologi hybrid pertama di Indonesia ini mampu melaju hingga kecepatan maksimal 30 knot. [1, 2]
    • KRI Golok-688: Kapal KCR berdesain trimaran (tiga lambung) berbahan carbon fiber composite yang siluman (stealth) memiliki kecepatan maksimum 28 knot dan kecepatan jelajah 16 knot. [1]
    -
    3. Kapal Patroli Cepat (PC) yang Sedang Dibuat & Terbaru
    • Proyek Kapal PC 60 Meter (Serang/Banten): Proyek pembangunan 2 kapal patroli cepat berukuran 60 meter di galangan PT Caputra Mitra Sejati dirancang untuk mencapai kecepatan operasional yang sangat tinggi, yaitu 35 knot.
    • Kapal PC 60 M (KRI Dorang-874 & KRI Bawal-875): Kapal patroli cepat buatan dalam negeri berukuran 60 meter ini memiliki kecepatan maksimum 24 knot dan kecepatan jelajah 17 knot.
    • Kapal PC 40 M (Kelas Kartoang-872 & Mata Bongsang-873): Kapal patroli yang lebih ramping dengan panjang 45,5 meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 knot,
    =========================
    =========================
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    Terlepas dari berbagai kendala yang terjadi, pekerjaan terus berjalan dan uji coba laut untuk LCS 1 tetap dilanjutkan.

    Pada tanggal 20 Oktober, KD Maharaja Lela diuji lebih lanjut dan dapat mencapai kecepatan 27,5 knot di sepanjang Selat Malaka.

    BalasHapus
  19. INDONESIA NOMOR 1 RE EKSPOR LNG = EMBARGO 69% BATUBARA : GELAP
    -
    PETRONAS BERHUTANG KE PGN
    --------------------------------
    PERDAGANGAN RI–MALAYSIA
    Total: USD 24,22 miliar
    Ekspor RI: USD 13,09 miliar
    Impor RI: USD 11,12 miliar
    Surplus RI: USD 1,97 miliar
    --------------------------------
    PASOKAN BATU BARA RI
    Ke TNB: 69% khusus untuk listrik Malaysia (TNB).
    Ke Malaysia: Menguasai 67% total impor batu bara Malaysia.
    --------------------------------
    Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
    LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
    Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
    Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
    Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
    Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
    --------------------------------
    INDONESIA NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG
    MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT INDONESIA (ARUN)
    -
    Terminal Arun (PT Perta Arun Gas) menjadi pasar re-ekspor LNG peringkat 1 dan terminal reloading teraktif di dunia menurut laporan IGU dan IHS Markit.
    Fasilitas strategis ini juga digunakan oleh Malaysia melalui aktivitas ekspor dan kunjungan Petronas LNG Sdn. Bhd.
    --------------------------------
    MALAYSIA NET IMPORTIR MINYAK
    -
    Malaysia Net Importir Minyak: Bersumber dari pernyataan resmi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang dilaporkan oleh media nasional Malaysia dan internasional seperti Bernama, The Star, New Straits Times (NST), CNBC Indonesia, Detikcom, dan Antara.
    --------------------------------
    DATA UTANG MALONYET 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
    Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    ---------------------------------
    πŸ“¦ MALAYDESH IMPOR :
    CN235 (Pesawat): Diekspor ke Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), dan Senegal (3).
    RHIB (Kapal Patroli): Dibeli Singapura (18) dan Malaydesh (24); Brunei berminat (12).
    Parasut & Tenda: 7.000 unit tenda dipesan oleh militer Malaydesh.
    MPCD Hawk (Avionik): Komponen kokpit buatan Surabaya diekspor ke Malaydesh.
    Fast Patrol Boat (FPB 57): Kapal patroli cepat PT PAL diadopsi oleh Malaydesh.
    Senjata & Amunisi: Senapan SS2 dan amunisi PT Pindad diekspor ke Malaydesh dan Bangladesh.
    Seragam & Atribut: PDL dan rompi antipeluru Sritex digunakan militer Malaydesh.
    --------------------------------
    πŸͺ™ Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
    Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
    Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
    Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
    Peru: Mata uang Soles.
    Bangladesh: Mata uang Taka.
    Somalia: Mata uang Shilling.
    Argentina: Mata uang Peso.
    Guinea: Dokumen Negara Paspor.
    Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
    Filipina: Dokumen Negara Prangko.
    --------------------------------
    PETRONAS BERHUTANG KE PGN
    PETRONAS BERHUTANG KE PGN
    PETRONAS BERHUTANG KE PGN
    Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus membayar kepada Kalimantan Jawa Gas (KJG).

    BalasHapus
  20. NET IMPORTIR Yaaaa ....
    -
    Malaysia resmi menjadi net importer minyak akibat konsumsi domestik melampaui produksi nasional, sebagaimana dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada April 2026.
    Berikut adalah poin-poin intinya:
    • Pemicu Utama: Konsumsi domestik melonjak hingga 700.000–750.000 barel/hari, sedangkan produksi lokal kisaran 350.000 barel per hari..
    • Dampak Ekonomi: Malaysia kini lebih rentan terhadap fluktuasi harga global dan konflik geopolitik yang berpotensi membengkakkan anggaran subsidi BBM.
    • Solusi & Pasokan: Stok energi dipastikan aman hingga Mei 2026. Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah menjajaki opsi impor minyak dari Rusia.
    (Sumber: Bernama, The Star, NST, CNBC Indonesia, Detikcom, Antara)
    ----------------------------------
    EMBARGO BATUBARA = MALONYET GELAP
    -
    1. Wilayah Asia Tenggara
    Malaysia
    • Tingkat Ketergantungan: Malaysia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang sangat bergantung pada pasokan batu bara dari Indonesia. Indonesia memasok 69% dari total batu bara yang digunakan oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengoperasikan pembangkit listrik di seluruh Malaysia [Liputan6], dengan proporsi impor secara keseluruhan tercatat sebesar 67% dari total kebutuhan atau pasokan impor batu bara Malaysia.
    • Volume dan Kontrak: Pasokan ekspor tahunan ini secara keseluruhan berkisar antara 20 s.d. 25 juta ton [APBI-ICMA]. Sebagai contoh, beberapa pembangkit listrik besar di Malaysia seperti PLTU Manjung di Perak mengimpor sekitar 10 juta ton batu bara per tahun dari Indonesia, dengan sebagian besar dipasok melalui kontrak jangka panjang (seperti dari PT Adaro Energy).
    • Kerja Sama Keuangan: Cetak uang kertas ringgit Malaydesh [Peruri / iNews / IDX].
    • Kerja Sama Keimigrasian: Cetak dokumen paspor [Peruri / iNews / IDX].
    ----------------------------------
    MALAYDESH IMPOR (KOMODITAS & JASA)
    Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
    LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
    Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
    Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
    Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
    Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
    ----------------------------------
    Pesawat CN235: Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), Senegal (3) (CNBC/PTDI).
    Kapal RHIB: Singapura (18), Malaydesh (24), Brunei minat (12) (PT PAL/Lemhannas).
    Kapal FPB 57: Malaydesh (PT PAL).
    Tenda Militer: 7.000 unit ke Malaydesh (Kemhan).
    Avionik Hawk: Komponen kokpit ke Malaydesh (PTDI).
    Senjata & Amunisi: Senapan SS2 & amunisi ke Malaydesh & Bangladesh (Pindad).
    Seragam & Rompi: PDL & rompi antipeluru ke Malaydesh (Sritex/Kemenperin).
    ----------------------------------
    Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
    Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
    Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
    Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
    Peru: Mata uang Soles.
    Bangladesh: Mata uang Taka.
    Somalia: Mata uang Shilling.
    Argentina: Mata uang Peso.
    Guinea: Dokumen Negara Paspor.
    Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
    Filipina: Dokumen Negara Prangko.

    BalasHapus
  21. Gunboat...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜›πŸ€ͺ

    BalasHapus
  22. Bandingkan sama Fregat buatan china milik Thailand yang lebih mulus hull-nya dibanding KD Maharajakarat ini

    HAHAHAHAHAHAH..
    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£πŸ˜›πŸ€ͺ

    BalasHapus
  23. Masih KOPONG saja hanya 27 knot, apalagi full load..

    HAHAHAHAHAHAHAHA
    πŸ€£πŸ€£πŸ˜‚πŸ˜›πŸ€ͺπŸ€ͺ

    BalasHapus
  24. 2 Decade plus 2035🀣🀣🀣

    BalasHapus
  25. FREGAT SIPUT LCS LEVEL KAPAL PATROLI
    -
    1. Kapal Perang Fregat & Kapal Induk Ringan Terbaru (Buatan Italia)
    • KRI Sriwijaya-100 (Kapal Induk Ringan): Kapal induk ringan eks-Giuseppe Garibaldi dari Italia yang baru memperkuat TNI AL ini memiliki bobot hampir 14.000 ton dengan kecepatan maksimal 30 knot. [1]
    • KRI Brawijaya-320 & KRI Prabu Siliwangi (Fregat PPA/FreMM): Dua kapal perang canggih hasil kerja sama dengan galangan Fincantieri Italia ini memiliki kecepatan maksimal 32 knot berkat sistem pendorong kombinasi diesel, elektrik, dan turbin gas (CODAG). [1, 2]
    -
    2. Kapal Cepat Rudal (KCR) Terbaru
    • KRI Belati-622: KCR 60 meter terbaru yang menggunakan teknologi hybrid pertama di Indonesia ini mampu melaju hingga kecepatan maksimal 30 knot. [1, 2]
    • KRI Golok-688: Kapal KCR berdesain trimaran (tiga lambung) berbahan carbon fiber composite yang siluman (stealth) memiliki kecepatan maksimum 28 knot dan kecepatan jelajah 16 knot. [1]
    -
    3. Kapal Patroli Cepat (PC) yang Sedang Dibuat & Terbaru
    • Proyek Kapal PC 60 Meter (Serang/Banten): Proyek pembangunan 2 kapal patroli cepat berukuran 60 meter di galangan PT Caputra Mitra Sejati dirancang untuk mencapai kecepatan operasional yang sangat tinggi, yaitu 35 knot.
    • Kapal PC 60 M (KRI Dorang-874 & KRI Bawal-875): Kapal patroli cepat buatan dalam negeri berukuran 60 meter ini memiliki kecepatan maksimum 24 knot dan kecepatan jelajah 17 knot.
    • Kapal PC 40 M (Kelas Kartoang-872 & Mata Bongsang-873): Kapal patroli yang lebih ramping dengan panjang 45,5 meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 knot,
    =========================
    =========================
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    Terlepas dari berbagai kendala yang terjadi, pekerjaan terus berjalan dan uji coba laut untuk LCS 1 tetap dilanjutkan.
    Pada tanggal 20 Oktober, KD Maharaja Lela diuji lebih lanjut dan dapat mencapai kecepatan 27,5 knot di sepanjang Selat Malaka.

    BalasHapus
  26. FREGAT SIPUT LCS LEVEL KAPAL PATROLI
    -
    1. Kapal Perang Fregat & Kapal Induk Ringan Terbaru (Buatan Italia)
    • KRI Sriwijaya-100 (Kapal Induk Ringan): Kapal induk ringan eks-Giuseppe Garibaldi dari Italia yang baru memperkuat TNI AL ini memiliki bobot hampir 14.000 ton dengan kecepatan maksimal 30 knot. [1]
    • KRI Brawijaya-320 & KRI Prabu Siliwangi (Fregat PPA/FreMM): Dua kapal perang canggih hasil kerja sama dengan galangan Fincantieri Italia ini memiliki kecepatan maksimal 32 knot berkat sistem pendorong kombinasi diesel, elektrik, dan turbin gas (CODAG). [1, 2]
    -
    2. Kapal Cepat Rudal (KCR) Terbaru
    • KRI Belati-622: KCR 60 meter terbaru yang menggunakan teknologi hybrid pertama di Indonesia ini mampu melaju hingga kecepatan maksimal 30 knot. [1, 2]
    • KRI Golok-688: Kapal KCR berdesain trimaran (tiga lambung) berbahan carbon fiber composite yang siluman (stealth) memiliki kecepatan maksimum 28 knot dan kecepatan jelajah 16 knot. [1]
    -
    3. Kapal Patroli Cepat (PC) yang Sedang Dibuat & Terbaru
    • Proyek Kapal PC 60 Meter (Serang/Banten): Proyek pembangunan 2 kapal patroli cepat berukuran 60 meter di galangan PT Caputra Mitra Sejati dirancang untuk mencapai kecepatan operasional yang sangat tinggi, yaitu 35 knot.
    • Kapal PC 60 M (KRI Dorang-874 & KRI Bawal-875): Kapal patroli cepat buatan dalam negeri berukuran 60 meter ini memiliki kecepatan maksimum 24 knot dan kecepatan jelajah 17 knot.
    • Kapal PC 40 M (Kelas Kartoang-872 & Mata Bongsang-873): Kapal patroli yang lebih ramping dengan panjang 45,5 meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 knot,
    =========================
    =========================
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
    Terlepas dari berbagai kendala yang terjadi, pekerjaan terus berjalan dan uji coba laut untuk LCS 1 tetap dilanjutkan.
    Pada tanggal 20 Oktober, KD Maharaja Lela diuji lebih lanjut dan dapat mencapai kecepatan 27,5 knot di sepanjang Selat Malaka.

    BalasHapus
  27. TERNYATA KEBUTUHAN UNTUK KORUPSI TETAP JADI PRIORITAS DI BANDING PERTAHANAN & KEMANDIRIAN.

    BalasHapus
  28. GORILLA level ZIMBABWE kepanasan guys... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣

    BalasHapus
  29. GORILLA level ZIMBABWE kepanasan guys... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣

    BalasHapus
  30. Menggunakan sistem propulsi CODAD dengan empat mesin MTU 20V 1163 M94, fregat turunan dari desain kelas Gowind ini ❌️dirancang untuk mencapai kecepatan maksimum 28 knot.

    Hasil Sea Trial KD Maharaja Lela Dapat Mencapai Kecepatan❌️27,5 Knot
    -------

    wahh GAGAL ngac3nkπŸ‘ŽπŸ€­
    in this day tak hanya Naval Grup NGAMUKπŸ”₯...satu duniya mala ketawa haha!πŸŒπŸ˜†✌️

    BalasHapus
  31. KD MAHARAJALELA ADIKNYA FDI FRIGAT Lagi latihan kelajuan di Laut.... Horeeyyyyyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. FREGAT SIPUT LCS LEVEL KAPAL PATROLI
      KOPONG 27,5 KNOT = FULL LOAD SIPUT KNOT
      -
      1. Kapal Perang Fregat & Kapal Induk Ringan Terbaru (Buatan Italia)
      • KRI Sriwijaya-100 (Kapal Induk Ringan): Kapal induk ringan eks-Giuseppe Garibaldi dari Italia yang baru memperkuat TNI AL ini memiliki bobot hampir 14.000 ton dengan kecepatan maksimal 30 knot. [1]
      • KRI Brawijaya-320 & KRI Prabu Siliwangi (Fregat PPA/FreMM): Dua kapal perang canggih hasil kerja sama dengan galangan Fincantieri Italia ini memiliki kecepatan maksimal 32 knot berkat sistem pendorong kombinasi diesel, elektrik, dan turbin gas (CODAG).
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) Terbaru
      • KRI Belati-622: KCR 60 meter terbaru yang menggunakan teknologi hybrid pertama di Indonesia ini mampu melaju hingga kecepatan maksimal 30 knot.
      • KRI Golok-688: Kapal KCR berdesain trimaran (tiga lambung) berbahan carbon fiber composite yang siluman (stealth) memiliki kecepatan maksimum 28 knot dan kecepatan jelajah 16 knot.
      -
      3. Kapal Patroli Cepat (PC) yang Sedang Dibuat & Terbaru
      • Proyek Kapal PC 60 Meter (Serang/Banten): Proyek pembangunan 2 kapal patroli cepat berukuran 60 meter di galangan PT Caputra Mitra Sejati dirancang untuk mencapai kecepatan operasional yang sangat tinggi, yaitu 35 knot.
      • Kapal PC 60 M (KRI Dorang-874 & KRI Bawal-875): Kapal patroli cepat buatan dalam negeri berukuran 60 meter ini memiliki kecepatan maksimum 24 knot dan kecepatan jelajah 17 knot.
      • Kapal PC 40 M (Kelas Kartoang-872 & Mata Bongsang-873): Kapal patroli yang lebih ramping dengan panjang 45,5 meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 knot,
      =========================
      =========================
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      Terlepas dari berbagai kendala yang terjadi, pekerjaan terus berjalan dan uji coba laut untuk LCS 1 tetap dilanjutkan.
      Pada tanggal 20 Oktober, KD Maharaja Lela diuji lebih lanjut dan dapat mencapai kecepatan 27,5 knot di sepanjang Selat Malaka.

      Hapus
    2. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & MODERNISASI TUNAI
      Realisasi Kekuatan Udara (Firm Order):
      42 Rafale: Kontrak lunas dan efektif (Dassault Aviation).
      48 KAAN (Gen-5): Kerja sama strategis G2G dengan Turki (TAI).
      48 KF-21 Boramae (Block II): Kesepakatan tahap akhir dengan Korea Selatan (KAI).
      24 M-346F: Penandatanganan Letter of Award (LOA) dengan Leonardo.
      Radius Tempur & Dominasi Geografis:
      Radius Rafale (±1.852 KM) sanggup menjangkau seluruh KL (dari Pekanbaru hanya 291 KM) dan Sarawak (dari Pontianak hanya 498 KM).
      Kesehatan Fiskal (Pruden):
      Gov. Debt: ~40% PDB (Jauh di bawah batas aman 60%).
      Household Debt: Sangat rendah (16% PDB).
      Status Kedaulatan: Berhasil menaikkan saham Freeport menjadi 63,23% dan menolak blanket overflight access bagi pesawat militer asing.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja.
      Kegagalan Angkatan Udara (Timeline Prank):
      F/A-18 Hornet Kuwait: Resmi BATAL (Februari 2026) setelah 4 kali upaya negosiasi gagal total.
      MiG-29N: Pensiun dini tanpa pengganti (Tiada Ganti).
      FA-50: Mengalami hambatan blokir lisensi dari AS.
      Data Utang & Beban Warga 2026:
      Gov. Debt: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544.
      Peringkat Global Firepower (GFP) 2026: Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).

      Hapus
    3. INDONESIA NOMOR 1 RE EKSPOR LNG =
      EMBARGO 69% BATUBARA : GELAP
      -
      PETRONAS BERHUTANG KE PGN
      --------------------------------
      PERDAGANGAN RI–MALAYSIA
      Total: USD 24,22 miliar
      Ekspor RI: USD 13,09 miliar
      Impor RI: USD 11,12 miliar
      Surplus RI: USD 1,97 miliar
      --------------------------------
      PASOKAN BATU BARA RI
      Ke TNB: 69% khusus untuk listrik Malaysia (TNB).
      Ke Malaysia: Menguasai 67% total impor batu bara Malaysia.
      --------------------------------
      Batubara: 21,84 juta ton untuk 69% listrik regional (Kemendag/CNN/Liputan6).
      LNG: 56.431,6 metrik ton (BPS/ESDM).
      Beras: 200.000 ton (Kementan/Bulog/CNBC/Kumparan)
      Jagung: 240.000 ton (Kementan/VIVA/Kompas).
      Ringgit: Cetak uang kertas Malaydesh (Peruri/iNews/IDX).
      Paspor: Cetak dokumen paspor (Peruri/iNews/IDX).
      --------------------------------
      INDONESIA NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG
      MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT INDONESIA (ARUN)
      -
      Terminal Arun (PT Perta Arun Gas) menjadi pasar re-ekspor LNG peringkat 1 dan terminal reloading teraktif di dunia menurut laporan IGU dan IHS Markit.
      Fasilitas strategis ini juga digunakan oleh Malaysia melalui aktivitas ekspor dan kunjungan Petronas LNG Sdn. Bhd.
      --------------------------------
      MALAYSIA NET IMPORTIR MINYAK
      -
      Malaysia Net Importir Minyak: Bersumber dari pernyataan resmi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang dilaporkan oleh media nasional Malaysia dan internasional seperti Bernama, The Star, New Straits Times (NST), CNBC Indonesia, Detikcom, dan Antara.
      --------------------------------
      DATA UTANG MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun (Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% - Batas Limit 65%)
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun (Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% - Batas Limit 65%)
      Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️TOTAL BEBAN KUMULATIF PER WARGA : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      ---------------------------------
      πŸ“¦ MALAYDESH IMPOR :
      CN235 (Pesawat): Diekspor ke Brunei (1), Malaydesh (8), Korsel (12), Pakistan (4), UEA (7), Burkina Faso (1), dan Senegal (3).
      RHIB (Kapal Patroli): Dibeli Singapura (18) dan Malaydesh (24); Brunei berminat (12).
      Parasut & Tenda: 7.000 unit tenda dipesan oleh militer Malaydesh.
      MPCD Hawk (Avionik): Komponen kokpit buatan Surabaya diekspor ke Malaydesh.
      Fast Patrol Boat (FPB 57): Kapal patroli cepat PT PAL diadopsi oleh Malaydesh.
      Senjata & Amunisi: Senapan SS2 dan amunisi PT Pindad diekspor ke Malaydesh dan Bangladesh.
      Seragam & Atribut: PDL dan rompi antipeluru Sritex digunakan militer Malaydesh.
      --------------------------------
      πŸͺ™ Cetakan Mata Uang & Dokumen Negara (PERURI INDONESIA)
      Malaydesh: Mata uang Ringgit & Paspor (sejak 2010).
      Sri Lanka: Mata uang Rupee & Paspor.
      Nepal: Mata uang Rupee, Pita Cukai, & Prangko.
      Peru: Mata uang Soles.
      Bangladesh: Mata uang Taka.
      Somalia: Mata uang Shilling.
      Argentina: Mata uang Peso.
      Guinea: Dokumen Negara Paspor.
      Pakistan: Dokumen Negara Pita Cukai.
      Filipina: Dokumen Negara Prangko.
      --------------------------------
      PETRONAS BERHUTANG KE PGN
      PETRONAS BERHUTANG KE PGN
      PETRONAS BERHUTANG KE PGN
      Afiliasi Pertamina Gas Negara alias PGN (PGAS) menang gugatan atas Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), dan PLN. Itu setelah ICC International Court of Arbitration, Hong Kong, menghukum Petronas. Oleh karena itu, Petronas harus membayar kepada Kalimantan Jawa Gas (KJG).

      Hapus
  32. KD MAHARAJALELA ADIKNYA FDI FRIGAT Lagi latihan kelajuan di Laut.... Horeeyyyyyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. FREGAT SIPUT LCS LEVEL KAPAL PATROLI
      KOPONG 27,5 KNOT = FULL LOAD SIPUT KNOT
      -
      1. Kapal Perang Fregat & Kapal Induk Ringan Terbaru (Buatan Italia)
      • KRI Sriwijaya-100 (Kapal Induk Ringan): Kapal induk ringan eks-Giuseppe Garibaldi dari Italia yang baru memperkuat TNI AL ini memiliki bobot hampir 14.000 ton dengan kecepatan maksimal 30 knot. [1]
      • KRI Brawijaya-320 & KRI Prabu Siliwangi (Fregat PPA/FreMM): Dua kapal perang canggih hasil kerja sama dengan galangan Fincantieri Italia ini memiliki kecepatan maksimal 32 knot berkat sistem pendorong kombinasi diesel, elektrik, dan turbin gas (CODAG).
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) Terbaru
      • KRI Belati-622: KCR 60 meter terbaru yang menggunakan teknologi hybrid pertama di Indonesia ini mampu melaju hingga kecepatan maksimal 30 knot.
      • KRI Golok-688: Kapal KCR berdesain trimaran (tiga lambung) berbahan carbon fiber composite yang siluman (stealth) memiliki kecepatan maksimum 28 knot dan kecepatan jelajah 16 knot.
      -
      3. Kapal Patroli Cepat (PC) yang Sedang Dibuat & Terbaru
      • Proyek Kapal PC 60 Meter (Serang/Banten): Proyek pembangunan 2 kapal patroli cepat berukuran 60 meter di galangan PT Caputra Mitra Sejati dirancang untuk mencapai kecepatan operasional yang sangat tinggi, yaitu 35 knot.
      • Kapal PC 60 M (KRI Dorang-874 & KRI Bawal-875): Kapal patroli cepat buatan dalam negeri berukuran 60 meter ini memiliki kecepatan maksimum 24 knot dan kecepatan jelajah 17 knot.
      • Kapal PC 40 M (Kelas Kartoang-872 & Mata Bongsang-873): Kapal patroli yang lebih ramping dengan panjang 45,5 meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 knot,
      =========================
      =========================
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      LCS : 2026-2011 = 15 TAHUN : 27,5 KNOT
      Terlepas dari berbagai kendala yang terjadi, pekerjaan terus berjalan dan uji coba laut untuk LCS 1 tetap dilanjutkan.
      Pada tanggal 20 Oktober, KD Maharaja Lela diuji lebih lanjut dan dapat mencapai kecepatan 27,5 knot di sepanjang Selat Malaka.

      Hapus
    2. BADUT : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim per 16 Januari 2026 akibat skandal korupsi sistemik.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total selama 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja dalam hal nol transfer senjata berat.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
      Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
      Beban Utang Household: RM 45.348 / jiwa.
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      ________________________________________
      ANALISA MODEL PENGADAAN: "NEGARA PENYEWA" (LEASING)
      Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
      Skema Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa (FA-50 & PT-91M) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa mata uang asing.
      Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak; diperparah skandal hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet dari gudang.
      ________________________________________
      ANALISA REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL:
      Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
      Kehilangan Posisi Regional: Gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh MALONSIA di ASEAN.
      Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya habis untuk membayar bunga dan pokok utang lama (Debt-Servicing Cycle).

      Hapus
    3. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Analisa Ekonomi: Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
      MALAYSEWA terjebak dalam siklus Debt-Servicing yang melumpuhkan anggaran pembangunan:
      Timeline Bayar Utang Pakai Utang:
      Mencapai rekor terburuk pada 2023 (64,3%), di mana RM145,8 miliar pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama.
      Proyeksi 2025-2026 tetap kritis di angka 58%.
      Eskalasi Utang: Dari RM 407,1 Miliar (2010) melonjak drastis hingga RM 1,79 Triliun (2026).
      Rasio Utang vs GDP: Melompat dari kisaran 52% (2019) menjadi 70,4% (2024) dan tetap di angka bahaya 69% (2025).
      -
      Analisa Fiskal: Defisit Kronis & Kehilangan Devisa
      Defisit Menahun: Sejak 2010, MALAYSEWA tidak pernah mengalami surplus. Defisit terdalam terjadi pada 2021 (-6,4%) dan masih berlanjut di kisaran -3,8% pada 2025 (Setara USD 17,8 Miliar).
      Nilai Utang dalam USD: Konversi utang pemerintah membengkak dari USD 150 Miliar (2010) menjadi USD 375 Miliar (2025), memperlemah posisi nilai tukar mata uang terhadap dolar.
      -
      Analisa Militer: Penurunan Daya Gentar (GFP 2026)
      Krisis finansial berdampak langsung pada peringkat kekuatan militer di ASEAN:
      Indonesia (13): Pemimpin mutlak dengan modernisasi masif.
      Vietnam (23) - Singapura (29): Konsisten di papan atas.
      Filipina (41): Berhasil menyalip MALAYSEWA.
      MALAYSEWA (42): Peringkat terendah di antara negara-negara "Big 6" ASEAN, hanya unggul atas Kamboja dan Laos.
      Kegagalan Simbolik: Pembatalan F/A-18 Hornet bekas Kuwait sebanyak 4 kali menjadi bukti ketidakmampuan kas negara untuk melakukan pembelian alutsista bahkan untuk barang bekas sekalipun.

      Hapus
    4. DEBT : GOVT 70,5% HOUSE 84,3% TO GDP
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      ------------------------------
      GOVERNMENT REVENUE =
      Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
      -
      TOTAL EXPENDITURE =
      Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
      -
      BUDGET ALLOCATION =
      RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
      -
      MAIN REASONS FOR BORROWING =
      REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
      Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
      -
      CHRONIC BUDGET DEFICIT:
      The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
      -
      CHRONIC BUDGET DEFICIT:
      The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
      --------------------------------------------
      MALAYSEWA DEBT DATA 2026
      Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
      Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
      MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
      -
      DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
      Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
      Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
      ➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
      ------------------------------
      Status SIPRI: Vakum Total vs. Dominasi Regional
      MALAYSEWA (Zonk): Mencatatkan status KOSONG pada lembar laporan SIPRI selama dua tahun berturut-turut (2024–2025). Tidak ada kontrak atau transfer senjata berat yang terealisasi.
      Indonesia (Full Shopping): Memiliki lembar belanja penuh dengan aset strategis seperti Rafale F-4, A400M, Rudal Khan/Bora, drone Anka-S, hingga mesin kapal PPA-L-Plus.
      -
      Alutsista Usang & Krisis Pemeliharaan
      Armada Tua: Mengoperasikan aset berusia 30–40 tahun seperti panser Condor (1980-an) dan kapal Lekiu-class (1990-an).
      Masalah Kesiapan: Jet tempur utama (Su-30MKM & F/A-18D) memiliki jumlah armada kecil dan biaya perawatan yang mencekik anggaran.
      Pensiun Tanpa Pengganti: Mundurnya MiG-29 pada 2017 tanpa pengganti langsung meninggalkan celah pertahanan udara yang lebar.
      -
      Skandal Korupsi & Kegagalan Pengadaan
      Tragedi LCS: Proyek RM 9 Miliar yang meledak biayanya (cost overrun) hingga RM 1 Miliar, namun belum mengirimkan satu pun kapal meski dana telah terserap masif.
      Sistem Makelar: Ketergantungan pada agen dan "middlemen" politik menyebabkan harga alutsista menjadi tidak masuk akal dan spesifikasi yang seringkali tidak sesuai kebutuhan militer.
      Drama SPH 155mm: Pengadaan artileri medan yang tertunda sejak 2010 dan akhirnya dibatalkan oleh Kementerian Keuangan karena krisis kas.

      Hapus
  33. Faktanya kita se level bareng tetangga kesayangan negri🎰kasino semenanjung kuala lumpo haha!✌️πŸ˜‰πŸ€­


    ⬇️⬇️⬇️⬇️
    Mengutip laporan MSCI, pengklasifikasian status Emerging Market berbagai bursa global berdasarkan batas geografi. Untuk kawasan Asia-Pasifik (APAC), kategori ini diisi Indonesia bersama dengan China, India, Korea, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Thailand.
    https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260624131353-92-1372696/daftar-negara-berstatus-emerging-market-msci-seperti-indonesia

    BalasHapus
  34. apa adiknya FDI?
    mao tanya...Prancis pake gowing gak?
    kalo enggak...artinya lcs tak dianggap, pantesan NORWAY BATAL NSM haha!❌️πŸŒπŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gowind khusus ekspor, sama kayak Scorpene. Perancis pernah pakai satu Gowind (L'Adroit P725) buat uji coba, tapi sudah dijual ke Argentina.

      Hapus
    2. ahh ituw mah opv, beda
      betewe kita ditawarin kasel paris yg laen, ambil gak om irs haha!πŸ˜†πŸ˜‹πŸ˜

      Hapus
  35. Agak aneh lihat display yg disensor. Kurang tahu tujuan hanya lihatin kecepatan saja. Sea trial harusnya digeber secepat mungkin supaya tahu kalau dalam kondisi operasional aman2 saja.

    BalasHapus
  36. Kosongan 27,5 knottt..🀣🀣🀣 aplgi full loaded weapon BBM BS d bygkan ciputnya🀣😁🀣 makanya jgn sok manjangin..akhirnya salah potong..salah pasang kabel..sampe 4000 pcs..cacat produksi pasti hancur liat aja omongan gw nanti

    BalasHapus
  37. Kosongan 27,5 knottt..🀣🀣🀣 aplgi full loaded weapon BBM BS d bygkan ciputnya🀣😁🀣 makanya jgn sok manjangin..akhirnya salah potong..salah pasang kabel..sampe 4000 pcs..cacat produksi pasti hancur liat aja omongan gw nanti

    BalasHapus
  38. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      --------------------------------
      • Risiko Tanpa Senjata: Kapal Tempur Pesisir pertama Malonsia, LCS-1 KD Maharaja Lela, mengalami keterlambatan fisik sebesar 7,55%. Kapal berisiko besar diserahkan kepada Tentera Laut Diraja Malonsia (TLDM) dalam kondisi "lompong" (tanpa sistem persenjataan lengkap dan latihan yang tuntas).
      -
      • Target Operasional Penuh (Desember 2035): Kesiapsiagaan tempur penuh kapal baru bisa tercapai pada Desember 2035. Hal ini dikarenakan penyelesaian integrasi senjata bergantung pada Kontrak Pelengkap yang waktunya molor jauh melampaui akhir Kontrak Utama (April 2030).
      -
      • Dampak Berantai: Keterlambatan serah-terima fisik (Physical Handover/PHO) pada LCS-1 ini secara otomatis ikut menunda jadwal penyelesaian untuk kapal LCS-2 hingga LCS-5.
      --------------------------------
      Sumber Berita Resmi:
      Informasi ini dirilis secara resmi oleh Ketua Audit Negara Malonsia, Datuk Seri Wan Suraya Wan Mohd Radzi, melalui pembentangan Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 di Parlimen Malonsia pada 5 Oktober 2026. Kasus ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media nasional Malonsia seperti Berita Harian, Utusan Malonsia, dan Sinar Harian.
      --------------------------------
      1. Krisis Rudal NSM Norwegia
      • Masalah: Pemerintah Norwegia membatalkan izin ekspor rudal Naval Strike Missile (NSM) secara permanen. Malonsia pun menuntut ganti rugi hingga Rp4,46 triliun.
      • Dampak Teknis: Integrasi rudal pengganti (seperti Exocet atau Harpoon) ke Sistem Manajemen Tempur (SETIS) buatan Prancis sangat rumit. Butuh waktu 36 bulan untuk pengkodean ulang software dan modifikasi peluncur fisik.
      --------------------------------
      2. Efek Domino Kapal Lain (LCS-2 s.d LCS-5)
      • Masalah: Pembangunan paralel berbasis modul di galangan Lumut Naval Shipyard (LUNAS) terhambat akibat keterlambatan fisik LCS-1 sebesar 7,55%.
      • Dampak: Jadwal serah-terima fisik (Physical Handover) LCS-2 hingga LCS-5 otomatis mundur berantai, memicu pembengkakan biaya overhead galangan.
      --------------------------------
      3. Jebakan Jeda Anggaran (5 Tahun)
      • Masalah: Ada mismatch hukum antara Kontrak Utama fisik (berakhir April 2030) dan Kontrak Pelengkap persenjataan (baru selesai Desember 2035).
      • Dampak: Malonsia terjebak menanggung biaya pemeliharaan dan retensi keahlian kontraktor yang sangat mahal selama 5 tahun jeda hanya untuk "menunggu" kapal siap tempur.
      --------------------------------
      GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
      JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ✅
      TORPEDO ✅
      ___________________________________
      KAPAL PPA -FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌
      _________________________________
      FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      PERTAHANAN & MILITER
      SIPRI: Laporan impor senjata kosong selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
      Pengadaan F/A-18: Rencana pembelian Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali upaya (laporan NST & Bernama).
      Peringkat GFP: Berada di peringkat 42 dunia (posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
      Perbandingan: Indonesia jauh memimpin (Peringkat 13) dengan daftar belanja alutsista baru (Rafale, A400M, kapal selam, dll).
      -
      KRISIS EKONOMI & UTANG
      Gali Lubang Tutup Lubang: Tren membayar utang dengan utang baru terus berlanjut (Proyeksi 58% pinjaman baru di 2026 hanya untuk cicilan).
      Sanksi Dagang AS: Terkena Section 301 (kenaikan tarif 10-25% produk ekspor) dan ancaman IEEPA (pemblokiran aset/transaksi) oleh USTR Amerika Serikat.
      -
      SEPAK BOLA (FAM)
      Putusan CAS: Banding ditolak, wajib bayar denda Rp7,5 Miliar, dan 7 pemain naturalisasi dilarang bermain selamanya.
      Sanksi AFC: Kemenangan kualifikasi diubah menjadi kalah WO (0-3) karena pemain ilegal.
      Gagal Total: Resmi gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi digantikan oleh Vietnam.

      Hapus
  39. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama). [1]
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia). [1]
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      --------------------------------
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
      (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
      RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
      (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
      RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
      RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
      --------------------------------
      GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
      JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ✅
      TORPEDO ✅
      ___________________________________
      KAPAL PPA -FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌
      _________________________________
      FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      1. Fenomena "Hutang Bayar Hutang" (Debt-Servicing Cycle)
      Data menunjukkan adanya jebakan fiskal di mana porsi pinjaman baru digunakan mayoritas (58% - 64,3%) hanya untuk melunasi cicilan pokok dan bunga utang lama.
      Dampak Militer: Anggaran belanja modal (Capital Expenditure) untuk alutsista baru tergerus oleh biaya operasional dan cicilan utang. Akibatnya, pengadaan besar seperti F/A-18 Hornet bekas dari Kuwait pun mengalami pembatalan berulang kali (4x) karena keterbatasan dana tunai.
      2. Pergeseran Model Pengadaan: Dari Cash ke Barter/Kredit
      Keterbatasan likuiditas memaksa skema pengadaan yang tidak lazim:
      Barter CPO: Digunakan pada kesepakatan dengan Korea Selatan (FA-50) dan Polandia (PT-91M). Ini menunjukkan upaya mempertahankan cadangan devisa dengan menukar komoditas.
      Kredit Ekspor 100%: Seperti pada LMS Batch 1 (China), yang meskipun bunganya murah (3,5%), menambah eksposur utang luar negeri jangka panjang.
      3. Stagnasi Kekuatan Tempur (Analisis SIPRI & GFP)
      SIPRI Kosong: Absennya data transfer senjata dalam 2 tahun terakhir (2024-2025) menandakan tidak adanya pengiriman aset strategis yang signifikan. Bandingkan dengan Indonesia yang memiliki daftar panjang (Rafale, A400M, dll).
      Penurunan Rank GFP: Peringkat 42 (di bawah Filipina) mencerminkan efek domino dari penundaan proyek (seperti LCS yang melibatkan 17 kreditor) dan kegagalan regenerasi pesawat tempur (MRCA/LCA).

      Hapus
  40. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT ARUN INDONESIA
      MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT ARUN INDONESIA
      MALAYSIA EKSPOR LNG LEWAT ARUN INDONESIA
      -
      Sebagai negara dengan pangsa pasar re-ekspor (reloading) LNG terbesar di dunia, Indonesia melalui Terminal Arun memfasilitasi berbagai pelaku usaha internasional, termasuk Malaysia.
      Berikut rincian keterkaitan Malaysia dengan aktivitas re-ekspor LNG di Indonesia:
      • Eksplorasi Kerja Sama Petronas: Manajemen Petronas LNG Sdn. Bhd. (Malaysia) telah melakukan pertemuan bisnis, due diligence, serta kunjungan lapangan langsung ke Terminal Arun. Kerja sama strategis ini dirancang untuk memanfaatkan fasilitas penyimpanan Terminal Arun guna mendukung rantai pasok LNG mereka di kawasan Asia Tenggara.
      • Peran Terminal Arun sebagai LNG Hub Asia: Berkat statusnya sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB) LNG, perusahaan dari luar negeri (seperti Malaysia) dapat mengirimkan kargo LNG mereka untuk disimpan sementara di tangki Arun. Setelah itu, LNG tersebut di-reload (dimuat kembali) ke kapal pemuat untuk diekspor ke negara tujuan akhir di Asia Tenggara maupun Asia Selatan
      -
      NET IMPORTIR Yaaaa ....
      -
      Malaysia resmi menjadi net importer minyak akibat konsumsi domestik melampaui produksi nasional, sebagaimana dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada April 2026.
      Berikut adalah poin-poin intinya:
      • Pemicu Utama: Konsumsi domestik melonjak hingga 700.000–750.000 barel/hari, sedangkan produksi lokal kisaran 350.000 barel per hari..
      • Dampak Ekonomi: Malaysia kini lebih rentan terhadap fluktuasi harga global dan konflik geopolitik yang berpotensi membengkakkan anggaran subsidi BBM.
      • Solusi & Pasokan: Stok energi dipastikan aman hingga Mei 2026. Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah menjajaki opsi impor minyak dari Rusia.
      (Sumber: Bernama, The Star, NST, CNBC Indonesia, Detikcom, Antara)
      ----------------------------------
      EMBARGO BATUBARA = MALONYET GELAP
      -
      1. Wilayah Asia Tenggara
      Malaysia
      • Tingkat Ketergantungan: Malaysia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang sangat bergantung pada pasokan batu bara dari Indonesia. Indonesia memasok 69% dari total batu bara yang digunakan oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengoperasikan pembangkit listrik di seluruh Malaysia [Liputan6], dengan proporsi impor secara keseluruhan tercatat sebesar 67% dari total kebutuhan atau pasokan impor batu bara Malaysia.
      • Volume dan Kontrak: Pasokan ekspor tahunan ini secara keseluruhan berkisar antara 20 s.d. 25 juta ton [APBI-ICMA]. Sebagai contoh, beberapa pembangkit listrik besar di Malaysia seperti PLTU Manjung di Perak mengimpor sekitar 10 juta ton batu bara per tahun dari Indonesia, dengan sebagian besar dipasok melalui kontrak jangka panjang (seperti dari PT Adaro Energy).
      • Kerja Sama Keuangan: Cetak uang kertas ringgit Malaydesh [Peruri / iNews / IDX].
      • Kerja Sama Keimigrasian: Cetak dokumen paspor [Peruri / iNews / IDX].
      ====================
      ====================
      INDONESIA : NOMOR 1 RE-EKSPOR LNG DUNIA
      -
      Indonesia menempati peringkat pertama di dunia sebagai pasar pemuatan ulang (re-ekspor) liquefied natural gas (LNG) terbesar global.
      Berikut adalah tambahan keterangan detail mengenai pencapaian peringkat 1 tersebut berdasarkan rilis resmi PT Perta Arun Gas (PAG) dan laporan International Gas Union (IGU):
      • Status Pusat Logistik Berikat (PLB): Terminal Arun merupakan PLB LNG pertama dan satu-satunya di Indonesia. Status hukum khusus ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pelaku usaha internasional untuk menyimpan LNG dari luar negeri sebelum diekspor kembali ke pasar regional.
      • Posisi Geografis Strategis: Keberhasilan memuncaki pasar global ini ditopang oleh lokasi Terminal Arun yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Posisi ini sangat dekat dengan jalur pelayaran utama menuju pasar LNG terbesar, yaitu Asia Tenggara dan Asia Selatan.
      • Rekam Jejak Internasional: Sebelum laporan IGU Report ini dirilis, fasilitas Terminal Arun juga pernah dinobatkan sebagai terminal reloading LNG teraktif di dunia oleh lembaga riset energi global IHS Markit

      Hapus
  41. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN

      --------------------------------
      • Risiko Tanpa Senjata: Kapal Tempur Pesisir pertama Malonsia, LCS-1 KD Maharaja Lela, mengalami keterlambatan fisik sebesar 7,55%. Kapal berisiko besar diserahkan kepada Tentera Laut Diraja Malonsia (TLDM) dalam kondisi "lompong" (tanpa sistem persenjataan lengkap dan latihan yang tuntas).
      -
      • Target Operasional Penuh (Desember 2035): Kesiapsiagaan tempur penuh kapal baru bisa tercapai pada Desember 2035. Hal ini dikarenakan penyelesaian integrasi senjata bergantung pada Kontrak Pelengkap yang waktunya molor jauh melampaui akhir Kontrak Utama (April 2030).
      -
      • Dampak Berantai: Keterlambatan serah-terima fisik (Physical Handover/PHO) pada LCS-1 ini secara otomatis ikut menunda jadwal penyelesaian untuk kapal LCS-2 hingga LCS-5.
      -
      Sumber Berita Resmi:
      Informasi ini dirilis secara resmi oleh Ketua Audit Negara Malonsia, Datuk Seri Wan Suraya Wan Mohd Radzi, melalui pembentangan Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 di Parlimen Malonsia pada 5 Oktober 2026. Kasus ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media nasional Malonsia seperti Berita Harian, Utusan Malonsia, dan Sinar Harian.
      --------------------------------
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
      (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
      RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
      (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
      RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
      RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
      --------------------------------
      GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
      JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ✅
      TORPEDO ✅
      ___________________________________
      KAPAL PPA -FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌
      _________________________________
      FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌

      Hapus
    2. BADUT : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      NSM = BANNED
      NSM = BANNED
      NSM = BANNED
      KRISIS ALUTSISTA (LCS FAILURE):
      NORWAY EXPORT BLOCKADE: Keputusan sepihak Norwegia (April 2026) melarang pengiriman rudal NSM. Kontrak dibatalkan tanpa pemberitahuan awal.
      PCU MAHARAJA LELA (LCS1): Dudukan peluncur (ramps) NSM yang sudah terpasang harus DICOPOT/UNINSTALLED dari kapal. Kapal perang baru tanpa taring rudal strategis.
      STRATEGIC VACUUM: Kegagalan ini menciptakan kekosongan sistem pertahanan udara dan permukaan yang fatal.
      ________________________________________
      "CLAIM OF WEALTH = RISING DEBT BURDEN"
      TOTAL BEBAN HUTANG PER KAPITA (GOVT + HOUSEHOLD):
      2026: RM 94,544 (Lonjakan drastis RM 12,546 dalam setahun).
      2025: RM 81,998
      2024: RM 79,315
      2023: RM 74,587
      2022: RM 70,901
      2021: RM 67,667 (Puncak pandemi).
      STATUS FISKAL 2026:
      GOVT DEBT-TO-GDP: 70,5% (OVER LIMIT 65%).
      HOUSEHOLD DEBT-TO-GDP: 84,3% (OVER LIMIT 65%).
      ________________________________________
      ANALISA PEMIMPIN (INTERNAL CRITIC):
      MAHATHIR (MALAS/MISKIN): Mengkritik etnis mayoritas tetap miskin karena enggan bekerja keras dan cenderung menyalahkan pihak lain (NYT 2025, Kompas 2019).
      ANWAR IBRAHIM (MISKIN/TADBIR): Menyoroti kemiskinan tegar yang menyiksa rakyat, terutama korban banjir. Menunda proyek triliunan karena masalah tata kelola (Bernama 2025, ST 2022).
      ________________________________________
      RINCIAN DATA HUTANG 2026:
      Hutang Kerajaan: RM 1,79 Triliun (Beban per orang: RM 49,196).
      Hutang Isi Rumah: RM 1,65 Triliun (Beban per orang: RM 45,348).
      Total Populasi: 36.385.115 Jiwa.
      Status: FISCAL PARALYSIS – Beban hutang akumulatif melumpuhkan daya beli dan kemampuan belanja pertahanan.
      ________________________________________
      INDONESIA .....
      KONDISI FISKAL (CONTRAST):
      GOV. DEBT: 40% OF GDP (Jauh di bawah batas 60%).
      GDP: USD 1,44 TRILIUN.
      STATUS: LENGKAP – Pembayaran tunai alutsista Rafale, M346FA, dan KAAN tetap berjalan stabil di tengah krisis tetangga.

      Hapus
  42. KD MAHARAJALELA ADIKNYA FDI FRIGAT Lagi latihan kelajuan di Laut.... Horeeyyyyyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. BADUT : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim per 16 Januari 2026 akibat skandal korupsi sistemik.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total selama 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja dalam hal nol transfer senjata berat.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
      Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
      Beban Utang Household: RM 45.348 / jiwa.
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      ________________________________________
      ANALISA MODEL PENGADAAN: "NEGARA PENYEWA" (LEASING)
      Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
      Skema Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa (FA-50 & PT-91M) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa mata uang asing.
      Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak; diperparah skandal hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet dari gudang.
      ________________________________________
      ANALISA REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL:
      Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
      Kehilangan Posisi Regional: Gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh MALONSIA di ASEAN.
      Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya habis untuk membayar bunga dan pokok utang lama (Debt-Servicing Cycle).

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Analisa Kekuatan Militer (Global Firepower 2026)
      Perbandingan peringkat di kawasan ASEAN menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar:
      Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin Mutlak ASEAN).
      Vietnam: Peringkat 23.
      Thailand: Peringkat 24.
      Singapura: Peringkat 29.
      Filipina: Peringkat 41 (Melampaui MALAYSEWA).
      MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi ke-7 di ASEAN).
      -
      Analisa Krisis Ekonomi & Spiral Utang (MALAYSEWA)
      Data menunjukkan tren kenaikan utang yang tidak terkendali (2010–2026):
      Lonjakan Utang (RM): Dari RM 407,1 Miliar (2010) membengkak menjadi RM 1,79 Triliun (2026).
      Rasio Utang terhadap GDP:
      2010: 52,4%
      2020: 62,0% (Pasca Pandemi)
      2024: 70,4%
      2025: Mencapai ambang batas kritis (Diproyeksikan >70%).
      Konversi Mata Wang: Nilai utang pemerintah menyentuh angka 375 Miliar USD pada 2025.
      Implikasi: Anggaran pertahanan tersedot untuk membayar bunga utang, memicu kebijakan "Sewa Aset" ketimbang membeli.
      -
      Analisa Sosial-Administrasi & Reputasi
      Krisis Identitas: Kritik tajam dari pemimpin nasional (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengenai etos kerja dan korupsi sistemik.
      Kegagalan Administrasi (FAM): Sanksi internasional dari CAS dan AFC akibat pemain ilegal menjadi simbol lemahnya tata kelola organisasi di MALAYSEWA.
      Dampak Geopolitik: Vietnam mengambil alih posisi strategis MALAYSEWA di kancah olahraga (Piala Asia 2027) dan pengaruh regional.

      Hapus
  43. KD MAHARAJALELA ADIKNYA FDI FRIGAT Lagi latihan kelajuan di Laut.... Horeeyyyyyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. BADUT : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: SPIRAL UTANG & KEBANGKRUTAN STRATEGIS
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata berat. Status sejajar dengan Laos dan Kamboja.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Perhitungan Beban Utang Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
      Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
      Beban Utang Household: RM 45.348 / jiwa.
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      ________________________________________
      BUKTI NYATA "GALI LUBANG TUTUP LUBANG" (2018–2026):
      2018 (Tabung Harapan): Fase putus asa fiskal melalui open donation rakyat untuk bayar utang negara yang menembus RM 1 Triliun.
      2019 (59%): Laporan Audit Negara mengungkap 59% pinjaman baru hanya untuk bayar utang lama.
      2023 (64,3%): Rekor tertinggi; dari RM 226,6 Miliar pinjaman kasar, sebesar RM 145,8 Miliar lari ke utang lama.
      2025-2026 (58%): Proyeksi konsisten di angka 58%. Lebih dari separuh uang pinjaman tidak menjadi pembangunan, melainkan hanya menyambung napas bunga utang.
      ________________________________________
      ANALISA PERTAHANAN: STAGNASI TOTAL
      Penurunan Daya Gentar: Merosot ke Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi di bawah Filipina (Peringkat 41).
      Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian Hornet bekas Kuwait membuktikan hilangnya kredibilitas finansial di pasar internasional (Tiada Cash).
      Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR menghantam sektor E&E, mematikan sumber pendapatan utama untuk bayar utang.

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      ANALISIS EKONOMI & FISKAL
      Krisis Utang: Utang MALAYSEWA diproyeksikan mencapai RM 1,79 Triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap GDP menyentuh 84,3%.
      Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar cicilan utang lama.
      Sanksi Dagang: Tekanan dari AS melalui Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA yang memukul sektor ekspor manufaktur.
      -
      KESIAPAN & OPERASIONAL MILITER
      Kekuatan Udara:
      Indonesia: Memiliki total aset tempur menuju 253 unit.
      MALAYSEWA: Banyak aset grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri). Hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet menjadi catatan buruk manajemen aset.
      Budaya "Sewa" (Leasing): MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk hampir semua lini (32+ item), mulai dari helikopter Blackhawk, AW139, hingga kendaraan taktis dan simulator, karena tidak mampu membeli unit baru.
      Proyek Mangkrak: Kapal LCS dan OPV yang tidak kunjung selesai (karatan) memperlemah pertahanan laut.
      -
      REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL
      Peringkat GFP: Indonesia berada di peringkat 13 dunia, sementara MALAYSEWA merosot ke peringkat 42 (ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
      Kegagalan Sistemik: Sanksi CAS & AFC terkait pemain naturalisasi ilegal yang menyebabkan kekalahan WO 0-3 dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam) mencerminkan degradasi administrasi negara.

      Hapus
  44. SHOPPING kita selaluw Mahal & Mewah haha!πŸ€‘πŸ¦ΎπŸ’°

    kita ISTIF Frigat Premium level diatas semenanjung ADA korvet MurahπŸ˜‹

    kita ANKA UCAV level diatas semenanjung kl ANKA Surveilance🍌

    kita M346FA DOBEL ENGINE Premium Eropa level diatas fa50Murah Single engineπŸ‘Ž

    kita punyak SPH, kl Nol
    kita punyak ITBM KHAN, kl Nol
    kita punyak RAFALE, kl pegang poster doank haha!😝🍌🀣

    makloum
    BEDA LEVEL, BEDA KASTA

    BalasHapus
  45. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
    BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
    BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
    LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
    --------------------------------------------------
    BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
    -
    Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
    Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
    Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
    --------------------------------------------------
    BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
    -
    Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
    Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
    --------------------------------------------------
    FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
    LAUGHING STOCK TO THE WORLD
    LAUGHING STOCK TO THE WORLD
    LAUGHING STOCK TO THE WORLD
    Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
    --------------------------------------------------
    SURAT NGEMIS F18
    SURAT NGEMIS F18
    SURAT NGEMIS F18
    the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
    --------------------------------------------------
    Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
    Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
    Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
    Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
    Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
    Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
    Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
    Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
    Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
    Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
    Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.

    BalasHapus
  46. Harap radar Kapal Kapal INDIANESIA mampu deteksi Kapal LCS ni.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Analisa Ekonomi & Spiral Utang MALAYSEWA
      Beban Fiskal: Utang negara menembus RM 1,79 Triliun dengan rasio 84,3% dari GDP.
      Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru pada 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
      Krisis Kas: Ketidakmampuan bayar tunai memicu penggunaan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50, PT-91M, dan Sukhoi MKM.
      Sanksi Internasional: Tekanan dagang AS (Section 301) dan ancaman blokir transaksi (IEEPA) memperparah ruang gerak ekonomi.
      Analisa Militer: Dari Kepemilikan ke "Sewa" (Leasing)
      -
      Akibat keterbatasan anggaran, kekuatan militer MALAYSEWA bergeser menjadi "Military-for-Rent":
      Aset Sewaan (32+ Item): Helikopter Blackhawk, AW139, AW149, pesawat latihan L-39, hingga kendaraan operasional (Honda Civic, BMW R1250RT).
      Kondisi Aset Milik: Banyak yang grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet).
      Daya Gentar: Peringkat GFP merosot ke posisi 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
      -
      Analisa Sosial-Politik: Kemiskinan & Reputasi
      Kritik Internal: Pernyataan Mahathir Mohamad tentang etnis Melayu yang "Malas & Miskin" serta Anwar Ibrahim mengenai korupsi proyek banjir yang memukul rakyat kecil.
      Reputasi Olahraga: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal; kalah WO 0-3 dan gagal lolos Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).
      Ketidakstabilan Administrasi: Kegagalan federasi sepak bola (FAM)

      Hapus
    2. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: SUPERIOR & LENGKAP
      Anggaran Pertahanan 2026: USD 20 Miliar (Rp 335,2 Triliun).
      Pertumbuhan: Melonjak 37% dari tahun sebelumnya.
      Status SIPRI 2024-2025: LENGKAP (Transfer alutsista aktif).
      Daftar Belanja Alutsista Utama:
      42 Jet Rafale F-4 (Prancis).
      F-15IDN (USA).
      Kapal Selam Scorpene Evolved (Full Li-Ion Battery).
      Kapal Perang PPA-L-Plus & Frigat Merah Putih.
      Drone Tempur Anka-S (Turki).
      Rudal Balistik Khan & Bora.
      Kesehatan Fiskal:
      GDP: USD 1,44 Triliun.
      Hutang Pemerintah: 40% dari GDP (Jauh di bawah limit 60%).
      HUtang Household: 16% dari GDP.
      Defisit: 2,9%.
      Kekuatan Militer: Doktrin Pertahanan Total dengan integrasi teknologi tinggi.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KRISIS & MISKIN
      Anggaran Pertahanan 2026: USD 4,7 Miliar (DIPANGKAS TOTAL).
      Status SIPRI 2024-2025: KOSONG (Nol transfer senjata global).
      Krisis 2026:
      PHK Massal: 24.100 pekerja (Data SOCSO Januari 2026).
      Freeze Procurement: Pembekuan seluruh kontrak akibat skandal suap pejabat senior.
      Cut Budget: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional karena krisis finansial.
      Kegagalan Alutsista (Daftar Prank):
      NSM BANNED: Rudal NSM dilarang ekspor oleh Norwegia; dudukan rudal di kapal LCS harus dicopot.
      F/A-18 Kuwait: Batal (4x surat resmi ditolak).
      LCS Mangkrak: Proyek kapal perang karatan dan penuh cacat kabel/pipa.
      Prank Global: Pembatalan minat pada Tejas (India), JF-17 (Pakistan), Yavuz (Turki), dan Rafale (Prancis).
      Kesehatan Fiskal (Darurat):
      GDP: USD 416,90 Miliar.
      Hutang Pemerintah: 70,5% (OVER LIMIT 65%).
      HUtang Household: 84,3% (OVER LIMIT 65%).
      Defisit: 3,8% (Tidak pernah surplus sejak 1998).
      Beban Hutang Per Kapita (2026): RM 94,544 per jiwa.
      Sistem "Serba Sewa" (Rental Defence):
      Sewa Helikopter Black Hawk & AW139 (Bukan milik sendiri).
      Sewa Jet L-39 di Kanada untuk latihan pilot.
      Sewa Motor Polis, Truk, dan Kapal Hidrografi.
      Kondisi Internal: Ketidakstabilan politik (5x Ganti PM & 6x Ganti Menhan) melumpuhkan perencanaan jangka panjang.
      KESIMPULAN:
      INDONESIA BELI TUNAI VS MALONSIA SERBA SEWA KARENA HUTANG MENUMPUK

      Hapus
  47. Harap radar Kapal Kapal INDIANESIA mampu deteksi Kapal LCS ni.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. BADUT : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      KETIDAKSTABILAN POLITIK = PROCUREMENT CHAOS
      5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS
      6x Ganti Menteri Pertahanan = PRANK MRCA SPH LCS
      ________________________________________
      DAFTAR "PRANK" ALUTSISTA (WINDOW SHOPPING):
      PRANK PAKISTAN (JF-17): Hanya sebatas minat; kesepakatan tidak pernah final.
      PRANK INDIA (TEJAS): Negosiasi "lanjut" untuk ganti MiG-29; gagal terpilih/batal.
      PRANK TURKI (YAVUZ/MKE): Akuisisi SPH 155mm terus ditinjau ulang tanpa hasil.
      PRANK FRANCE (NEXTER): LoI diteken DSA 2016 (20 unit); nol realisasi kontrak.
      PRANK INDONESIA (PT PAL): Klaim kontrak MRSS Agustus; batal terealisasi.
      PRANK FRANCE (DASSAULT): Klaim bicara eksklusif 18 Rafale ($2B); beku/batal.
      PRANK SLOVAKIA (EVA): Ekspektasi SPH 155mm berakhir tanpa kontrak.
      PRANK CHINA (KS-1A): Janji rudal & transfer teknologi; tidak terwujud.
      PRANK UN (IAG GUARDIAN): Ditolak PBB karena spek rendah; biaya tidak diganti (Sanksi).
      ________________________________________
      HUTANG & LIABILITAS MALONSIA 2010–2026:
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan pasca-krisis global.
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Federal.
      2018: RM 1,19 Triliun – TRANSPARANSI BARU: Skandal 1MDB & Liabilitas PPP.
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan stimulus pandemi COVID-19.
      2023: RM 1,53 Triliun – Warisan hutang dikonfirmasi PM Anwar Ibrahim.
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi Belanjawan (APBN) 2024.
      2026: RM 1,79 Triliun – Target Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      ANALISA SUMBER DATA:
      Bloomberg & Reuters: Total hutang tembus RM 1 Triliun (Efek 1MDB).
      The Edge: Akumulasi utang federal lampaui ambang batas baru.
      MOF 2026: Target manajemen utang di tengah risiko fiskal tinggi.
      ________________________________________
      INDONESIA .....
      MODERNISASI TUNAI & STABIL:
      KEPEMIMPINAN: Transisi stabil; tidak ada pembatalan kontrak strategis.
      STATUS: LENGKAP (Rafale, F-15IDN, Scorpene Evolved).
      FISKAL: Hutang 40% dari GDP; jauh di bawah limit keamanan 60%.

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      ---------------------------------------------------
      GLOBAL FIREPOWER (GFP) 2026 – ASEAN :
      https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php
      -
      1. INDONESIA – PERINGKAT 13
      -
      2. VIETNAM – PERINGKAT 23
      -
      3. THAILAND – PERINGKAT 24
      -
      4. SINGAPURA – PERINGKAT 29
      -
      5. MYANMAR – PERINGKAT 35
      -
      6. FILIPINA – PERINGKAT 41
      -
      7. MALAYSEWA – PERINGKAT 42
      -
      8. KAMBOJA – PERINGKAT 83
      -
      9. LAOS – PERINGKAT 125
      ---------------
      hasil sidang CAS terkait banding FAM:
      Sanksi Finansial Tetap: Banding ditolak, FAM wajib membayar denda FIFA sebesar 350.000 Swiss Franc (±Rp 7,5 miliar) tanpa keringanan.
      Pemain Naturalisasi Ilegal: Dokumen 7 pemain dinyatakan tidak sah (melanggar Pasal 22 FDC). Mereka dilarang membela Timnas MALAYSEWA secara permanen.
      Kerugian Kompetitif: MALAYSEWA kehilangan poin/posisi yang menguntungkan rival (seperti Vietnam yang dipastikan lolos Piala Asia 2027) serta rusaknya reputasi federasi.
      Keputusan Final: Putusan CAS bersifat inkrah (final dan mengikat). Jalur hukum olahraga bagi FAM resmi tertutup.
      ---------------
      sanksi AFC terhadap FAM (Asosiasi Sepak Bola MALAYSEWA):
      Kekalahan WO (0-3): Kemenangan MALAYSEWA atas Nepal dan Vietnam pada Kualifikasi Piala Asia 2027 dibatalkan dan diubah menjadi kekalahan 0-3 karena menurunkan pemain ilegal.
      Gagal ke Piala Asia 2027: Pengurangan poin akibat status WO menutup peluang MALAYSEWA untuk lolos, sementara tiket tersebut otomatis jatuh ke tangan Vietnam.
      Denda USD 50.000: FAM wajib membayar denda sekitar Rp 780 juta kepada AFC dalam kurun waktu 30 hari.
      -------------------------------
      SENJATA HUKUM USTR (TARIF PEMBALASAN)
      Section 301 (Pedang Perdagangan): USTR secara sepihak menaikkan tarif 10–25% pada produk unggulan (E&E & Manufaktur) sebagai balasan atas hilangnya akses pasar AS.
      IEEPA (Status Darurat): Presiden AS dapat menyatakan "Darurat Ekonomi", memblokir transaksi, hingga menyita aset tanpa persetujuan Kongres. Ini instrumen agresif untuk menekan negara yang dianggap mengancam stabilitas rantai pasok AS.

      Hapus
  48. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Sumber Dokumen Utama: Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 yang dirilis resmi oleh Jabatan Audit Negara (JAN) Malaysia.
    • Status Persenjataan Utama: Pengadaan sistem persenjataan pendukung kapal belum diselesaikan secara resmi.
    • Kontrak yang Belum Selesai (Belum Dimuktamadkan):
    o Rudal Anti-Kapal (Surface-to-Surface Missile / SSM)
    o Rudal Pertahanan Udara (Surface-to-Air Missile / SAM)
    o Sistem Pengecoh (Integrated Decoy Launching System / IDLS)
    • Penyebab Utama Kendala:
    o Masalah administrasi dan kendala pembayaran.
    o Penundaan rantai pasokan global.
    o Pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok asal.
    • Sumber Informasi / Berita Lengkap: Kantor Berita Resmi Malaysia, Bernama.
    --------------------------------
    penggunaan kembali Torpedo A244/S BEKAS KASTURI.LEKIU
    • Malaysian Defence (Artikel: "No New Torps" & "Mast on the Maharaja Lela"): Mengungkap pembatalan rencana pengadaan torpedo baru (MU90) dan keputusan memakai stok torpedo lama Leonardo A244/S demi hemat anggaran.
    • Naval Technology (Artikel: "SEA to deliver Torpedo Launcher System..."): Melaporkan penunjukan kontraktor pertahanan SEA oleh Lumut Naval Shipyard (LUNAS) untuk memasang peluncur yang kompatibel dengan torpedo A244/S.
    • Global Business Press (Artikel: "SEA Perkuat Kapal LCS Malaysia..."): Menyoroti kerja sama teknis integrasi fisik sistem peluncur dan penanganan persenjataan torpedo pada lambung kapal.
    • Wikipedia / Basis Data Militer ("List of Equipment of the Royal Malaysian Navy"): Mencatat data inventaris resmi bahwa TLDM memiliki sekitar 75 unit torpedo A244/S yang juga dipakai di kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    --------------------------------
    • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Jabatan Audit Negara / Bernama).
    • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    --------------------------
    TERIAK HUTANG RINGGIT KUAT =
    1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
    2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
    3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
    4. TIAP TAHUN = DEFISIT
    5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
    -
    2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
    • Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
    • Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026) [[1]].
    • Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026) [[1]].
    • Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
    2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
    • Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026) [[2]].
    -
    SUMBER BERITA RESMI:
    New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
    Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
    ------------------
    MALONYET ........
    GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
    FEDERAL GOVERNMENT DEBT
    • END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
    • END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
    • PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
    HOUSEHOLD DEBT
    2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
    -
    MALONYET = BATAS LIMIT 65%
    GOV. DEBT : 69% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
    DEFISIT : 3,8%
    GDP = USD 416,90 MILIAR
    ============
    ============
    INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
    GOV. DEBT : 40% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
    DEFISIT : 2,9%
    GDP = USD 1,44 TRILIUN

    BalasHapus
  49. SHOPPING kita selaluw Mahal & Mewah haha!πŸ€‘πŸ¦ΎπŸ’°

    kita ISTIF Frigat Premium level diatas semenanjung ADA korvet MurahπŸ˜‹

    kita ANKA UCAV level diatas semenanjung kl ANKA Surveilance🍌

    kita M346FA DOBEL ENGINE Premium Eropa level diatas fa50Murah Single engineπŸ‘Ž

    kita punyak SPH, kl Nol
    kita punyak ITBM KHAN, kl Nol
    kita punyak RAFALE, kl pegang poster doank haha!😝🍌🀣

    makloum
    BEDA LEVEL, BEDA KASTA

    Last Last kita SHOPPING FDI, NGAMUKπŸ”₯ lagi Si MisQueen haha!πŸ‘ŽπŸ˜πŸ€£

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menyedihkan om.. Nasib Si M πŸ˜πŸ€“

      Gunbot siput tua omfonk
      Pesawat lca rabun omfonk
      Tank kulit ari hobi mogok, takde sph, apalagi item πŸ€“

      Hapus
  50. BUKTI KAPAL PPA OMPONG NGUTANG LENDER guys.... MISKIN sekali guys.... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia Raih Pendanaan Dari BNP Paribas Untuk Akuisisi Dua OPV PPA Paolo Thaon Di Revel Class

    https://www.indomiliter.com/indonesia-raih-pendanaan-dari-bnp-paribas-untuk-akuisisi-dua-opv-frigat-ppa-paolo-thaon-di-revel-class/

    BalasHapus
  51. BUKTI KAPAL PPA OMPONG NGUTANG LENDER guys.... MISKIN sekali guys.... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia Raih Pendanaan Dari BNP Paribas Untuk Akuisisi Dua OPV PPA Paolo Thaon Di Revel Class

    https://www.indomiliter.com/indonesia-raih-pendanaan-dari-bnp-paribas-untuk-akuisisi-dua-opv-frigat-ppa-paolo-thaon-di-revel-class/

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: MISKIN & PROCUREMENT COLLAPSE
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan seluruh kementerian memangkas anggaran operasional akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK dengan puncak di Januari 2026; Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi sejak 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
      2025 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Tidak ada transfer senjata besar yang tercatat dalam database global.
      2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Kelanjutan stagnasi modernisasi alutsista selama dua tahun berturut-turut.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: MINDEF membatalkan secara resmi 5 tender bekalan dan infrastruktur.
      ________________________________________
      LIMITASI STRUKTUR KEKUATAN (FORCE LIMITATIONS):
      Ukuran Pasukan Kecil: Hanya memiliki ~113.000 personel aktif; sangat kontras dibandingkan Indonesia (~400.000) atau Vietnam (~600.000).
      Fragmentasi Matra: Kurangnya doktrin gabungan (Joint Doctrine) dan interoperabilitas antara Darat, Laut, dan Udara.
      Lemahnya Proyeksi Kekuatan: Tidak memiliki kapal induk, pembom berat, sistem rudal balistik, serta keterbatasan kapasitas pengisian bahan bakar di udara.
      Ketimpangan Anggaran: Lebih dari 40% anggaran habis untuk biaya personel (gaji/pensiun), mencekik dana modernisasi (CAPEX).
      Ketergantungan Impor: Industri pertahanan domestik sangat terbatas, hanya mampu untuk pemeliharaan dan kendaraan ringan.
      ________________________________________
      KETERGANTUNGAN PADA TEKNOLOGI USANG (LEGACY PLATFORMS):
      Definisi: Mengoperasikan alutsista tua yang mahal perawatannya namun terbatas secara operasional dalam perang modern.
      Penyebab: Siklus pengadaan yang tertunda (LCS Mangkrak) dan strategi modernisasi yang terfragmentasi (politik).
      Beban Pemeliharaan: Alutsista lama mengonsumsi anggaran besar untuk suku cadang tanpa memberikan peningkatan kapabilitas nyata.
      Daftar Aset Usang (Legacy List):
      MiG-29N Fulcrum: Dioperasikan sejak 1995, pensiun terlambat tanpa pengganti sepadan.
      F/A-18D Hornet: Aktif sejak 1997 dalam jumlah yang sangat terbatas.
      C-130 Hercules: Berasal dari era 1970-an; masih dipaksa beroperasi.
      Condor APC: Kendaraan lapis baja dari tahun 1980-an yang masih digunakan angkatan darat.
      Scorpene Submarine: Diperkenalkan 2009; kini mulai menua dengan jumlah armada yang tidak memadai.
      ________________________________________
      RISIKO STRATEGIS:
      Deterrence Collapse: Hilangnya daya getar di Laut Cina Selatan.
      Vulnerabilitas: Sangat rentan terhadap ancaman modern seperti drone, perang siber, dan serangan presisi.
      Fiscal Trap: Pembayaran cicilan tahunan (FA-50/A400M) menutup peluang untuk investasi alutsista baru.
      KESIMPULAN:
      FISKAL LUMPUH + PHK MASSAL + ASET KARATAN = KEBANGKRUTAN PERTAHANAN.

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. πŸ‡ΉπŸ‡· Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. πŸ‡°πŸ‡· Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. πŸ‡¬πŸ‡§ Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. πŸ‡¨πŸ‡³ China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. πŸ‡΅πŸ‡± Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. πŸ‡©πŸ‡ͺ Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
      --------------------------------
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

      Hapus
  52. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN STRATEGIS & MISKIN
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan seluruh instansi memangkas anggaran operasional 2026 akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis di Januari 2026 (CNBC & HLIB).
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
    2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF.
    ________________________________________
    PENYEBAB PELEMAHAN DAYA GETAR (REDUCED DETERRENCE):
    Keterbatasan Aset Strategis: Tidak memiliki rudal jarak jauh, pesawat siluman (stealth), atau platform laut canggih.
    Armada Udara Minim: Hanya bergantung pada 18 F/A-18D tua; pengadaan FA-50 jet tempur ringan dianggap tidak cukup untuk standar deterrence.
    Struktur Pasukan Terfragmentasi: Operasi antar matra berjalan sendiri-sendiri (silos) dengan koordinasi komando gabungan yang sangat lemah.
    Kekalahan Teknologi: Tertinggal jauh dalam kemampuan perang siber, perang elektronik, dan sistem nirawak (drone).
    Kerentanan Geostrategis: Ketidakmampuan merespons secara tegas intrusi kapal penjaga pantai dan pelanggaran wilayah udara oleh China di Laut Cina Selatan.
    Ambiguitas Diplomatik: Kebijakan luar negeri non-konfrontatif sering dianggap sebagai pasivitas strategis oleh lawan.
    ________________________________________
    MENGAPA MODERNISASI BERJALAN LAMBAT? (FISCAL PARALYSIS):
    Ketidakseimbangan Anggaran: 60-70% dana habis untuk gaji, pensiun, dan pemeliharaan rutin. Hanya sedikit yang tersisa untuk sistem baru.
    Skandal & Penundaan: Proyek LCS (Littoral Combat Ship) menghadapi penundaan bertahun-tahun, pembengkakan biaya, dan investigasi korupsi.
    Strategi Reaktif: Pengadaan alutsista didorong oleh siklus politik, bukan perencanaan strategis jangka panjang, menciptakan logistik yang rumit.
    Industri Domestik Lemah: Hanya fokus pada pemeliharaan dasar, gagal memenuhi kebutuhan sistem persenjataan canggih.
    Depresiasi Ringgit: Pelemahan nilai tukar menghancurkan daya beli alutsista impor sementara pendapatan negara dari minyak menurun.
    ________________________________________
    MENGAPA KESIAPAN TEMPUR (READINESS) SANGAT BURUK?
    Aging Equipment: Bergantung pada platform usang seperti C-130 (1970-an), Condor APC (1980-an), dan kapal selam Scorpene (2009) yang mulai menua.
    No Joint Command: Angkatan Darat, Laut, dan Udara minim integrasi, mengurangi efektivitas dalam misi multi-domain.

    BalasHapus
  53. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN STRATEGIS & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi pemerintah akibat krisis ekonomi dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap yang melibatkan pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      MASALAH PENUAAN ALUTSISTA (AGEING EQUIPMENT):
      TUDM (Udara): MiG-29 dan F-5E Tiger II berusia di atas 30 tahun; biaya pemeliharaan membengkak, suku cadang langka, dan kesiapan operasional sangat rendah.
      TLDM (Laut): Korvet kelas Kasturi dan kapal patroli kelas Perdana sudah berusia dekadean dengan kemampuan tempur yang sangat terbatas dibanding kapal modern.
      TDM (Darat): Kendaraan lapis baja Condor dan sistem artileri lama masih dipaksa bertugas meski sudah tidak memadai untuk ancaman perang asimetris modern.
      Konsekuensi: Efektivitas tempur menurun drastis dan platform lama sering kali tidak kompatibel dengan sistem komunikasi/senjata modern.
      ________________________________________
      KEGAGALAN MODERNISASI (DELAYED MODERNIZATION):
      Penundaan Jet Tempur: Penggantian MiG-29 dan F-5E terus tertunda; akuisisi Su-30MKM dan M346 jauh di bawah rencana awal.
      Skala Armada Laut Mengecil: Rencana pengadaan frigat, kapal selam, dan kapal kombatan multi-peran sering kali dipangkas atau berjalan sangat lambat.
      Prioritas Terbalik: Fokus lebih banyak pada peningkatan (upgrade) peralatan usang daripada penggantian penuh karena keterbatasan biaya.
      ________________________________________
      TANTANGAN KEBIJAKAN & ANGGARAN (STRATEGIC CHALLENGES):
      Ketidakpastian Politik: Perubahan pemerintah sejak 2018 mengganggu kontinuitas perencanaan pertahanan dan eksekusi kebijakan.
      Anomali Anggaran: Meski anggaran mencapai RM 19,73 Miliar (2024), lebih dari 40% habis hanya untuk gaji dan tunjangan, bukan untuk sistem baru.
      Hancurnya Daya Beli: Depresiasi Ringgit membuat harga peralatan impor menjadi sangat mahal bagi kas negara yang menipis.
      Industri Domestik Lemah: Kurangnya investasi R&D dan ketergantungan pada vendor asing (OEM) menghambat kemandirian pertahanan.
      Kelemahan Sinergi: Konsep Pertahanan Komprehensif (HANRUH) sering salah diartikan dan kolaborasi sipil-militer semakin melemah sejak era Kedaruratan Malaya.

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Krisis Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
      Siklus Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 2025–2026 menunjukkan 58% hingga 58,9% pinjaman baru negara hanya habis untuk membayar cicilan dan bunga utang lama (Debt-Servicing).
      Beban Utang Per Kapita (2025):
      Utang Kerajaan Federal: RM 36.139 per orang.
      Utang Rumah Tangga: RM 45.859 per orang.
      Total Beban per Jiwa: RM 81.998.
      Eskalasi Utang: Melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menuju proyeksi RM 1,79 Triliun pada 2026.
      -
      Pergeseran Kekuatan Militer (GFP 2026)
      Kehilangan Dominasi: MALAYSEWA merosot ke Peringkat 42 Dunia (Posisi ke-7 di ASEAN).
      Disalip Filipina: Untuk pertama kalinya, Filipina (Peringkat 41) secara resmi melampaui kekuatan tempur MALAYSEWA.
      Model "Military-for-Rent": Akibat krisis kas (cash crunch), militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan polisi).
      -
      Perbandingan Kontras Regional (Indonesia vs MALAYSEWA)
      Indonesia (The Giant): Status SIPRI "Satu Lembar Penuh" (Rafale F4, A400M, Rudal Khan, Kapal PPA). Ekonomi 4,24x lebih besar secara PDB PPP.
      MALAYSEWA (The Stagnant): Status SIPRI "Satu Lembar Kosong". Terjebak dalam utang rumah tangga tertinggi di ASEAN (85,8% GDP).
      -
      Krisis Ketahanan Nasional
      Kemandirian Pangan Rendah: Ketergantungan pada impor beras (termasuk dari Indonesia) dan daging merah yang hanya mampu dipenuhi <15% secara domestik.
      Pencabutan Subsidi: Kebijakan pencabutan total subsidi telur pada Agustus 2025 menjadi indikator tekanan fiskal yang sudah menyentuh kebutuhan pokok rakyat.

      Hapus
  54. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      FAKTOR PEMBATAS ANGGARAN MILITER (BUDGETARY CONSTRAINTS):
      Prioritas Ekonomi Domestik: Pertahanan harus berbagi dana dengan sektor kesehatan, pendidikan, dan subsidi sosial di tengah perlambatan ekonomi.
      Alokasi PDB Rendah: Belanja militer umumnya hanya 1,5% - 2% dari PDB, jauh di bawah Singapura (~3%) atau Thailand (~2,5%).
      Beban Hutang & Kebijakan Fiskal: Defisit anggaran membatasi ruang gerak pemerintah untuk melakukan upgrade militer yang bersifat diskresioner.
      Dampak Riil: Penundaan modernisasi jet tempur dan kapal selam hingga dekadean; ketergantungan pada pemeliharaan aset tua daripada pengadaan baru.
      ________________________________________
      SKANDAL PEMBENGKAKAN BIAYA (COST OVERRUNS):
      Proyek LCS (Littoral Combat Ship): Anggaran awal RM 9 Miliar untuk 6 kapal, membengkak jadi RM 11 Miliar+ namun hanya menghasilkan 5 kapal (target selesai 2026-2029).
      Program NGPV (Patrol Vessel): Anggaran awal RM 5,35 Miliar untuk 27 kapal, berakhir dengan biaya RM 6,75 Miliar namun hanya mendapatkan sebagian kecil dari jumlah awal.
      Pengadaan Kapal Selam Scorpene: Tuduhan suap dan biaya tambahan logistik yang tidak terduga meningkatkan beban pengeluaran negara secara masif.
      Kasus Helikopter MD530G: Kontrak bermasalah dan kegagalan pengiriman yang menyebabkan kerugian finansial dan kekosongan operasional.
      ________________________________________
      PENYEBAB UTAMA MISMANAJEMEN:
      Intervensi Politik: Keputusan sering didasarkan pada koneksi politik daripada kebutuhan operasional murni.
      Korupsi & Kronisme: Penggunaan perusahaan cangkang dan perantara (intermediaries) yang menggelembungkan nilai kontrak.
      Lemahnya Pengawasan: Kurangnya transparansi parlemen dan penggunaan UU Rahasia Rasmi (OSA) untuk menyembunyikan penyimpangan keuangan.
      Tantangan Teknis: Akuisisi peralatan yang tidak kompatibel menuntut modifikasi mahal di kemudian hari.

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Status Pengadaan Alutsista SIPRI (2020–2025)
      Tren menunjukkan kegagalan total dalam merealisasikan pembelian senjata berat:
      2020–2021: Status Planned (Hanya rencana di atas kertas).
      2022: Status Selected Not Yet Ordered (Dipilih tapi tidak sanggup bayar kontrak).
      2023: Status Not Yet Ordered (Tanpa pesanan resmi).
      2024–2025: Status KOSONG (Vakum total selama 2 tahun berturut-turut).
      Realisasi Kawasan: Indonesia memimpin dengan porsi 1,5% (impor Rafale, Scorpène, PPA), sementara MALAYSEWA hanya 0,3%.
      -
      Peringkat Militer Global Firepower (GFP) 2026
      Terjadi pergeseran drastis di mana MALAYSEWA kehilangan daya gentar di ASEAN:
      Peringkat 1: Indonesia (Skor 0,2582 — Peringkat 13 Dunia).
      Peringkat 6: Filipina (Skor 0,6993 — Peringkat 41 Dunia).
      Peringkat 7: MALAYSEWA (Skor 0,7379 — Peringkat 42 Dunia).
      Catatan Strategis: Untuk pertama kalinya, MALAYSEWA resmi berada di bawah Filipina dalam kekuatan tempur riil.
      -
      Krisis Fiskal & Spiral Utang "Debt-Servicing"
      Kondisi keuangan negara yang mematikan anggaran pertahanan:
      Total Utang: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026.
      Gali Lubang Tutup Lubang: 58% pinjaman baru digunakan hanya untuk membayar bunga dan cicilan utang lama.
      Utang Rumah Tangga: Sangat tinggi di angka 85,8% dari PDB, menekan daya beli rakyat.
      Pembekuan Total: PM Anwar Ibrahim menginstruksikan Procurement Freeze (Januari 2026) akibat korupsi sistemik dan kartel proyek.
      -
      Kegagalan Kontrak & Fenomena "Prank" (2005–2026)
      Daftar panjang janji akuisisi yang berakhir batal atau mangkrak:
      F/A-18 Hornet Kuwait: RESMI BATAL (2026) setelah 4 kali upaya negosiasi.
      Helikopter Blackhawk: Mangkrak, proses sewa berbelit dan gagal operasional.
      Proyek LCS & OPV: Kapal karatan di galangan, melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak.
      Aset Hilang: Catatan buruk hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur.
      raksasa (The Giant) ASEAN, sementara MALAYSEWA masuk kategori negara statis (The Stagnant).

      Hapus
  55. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN OPERASIONAL & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO (PERKESO) mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
      ________________________________________
      KONTRAKSI FINANSIAL PERTAHANAN (FINANCIAL CONSTRAINTS):
      Alokasi Anggaran Terbatas: Belanja pertahanan hanya berkisar 1,2%–1,5% dari PDB, jauh di bawah standar regional untuk modernisasi.
      Biaya Operasional vs Modernisasi: Sebagian besar anggaran habis untuk gaji, pensiun, dan biaya harian, menyisakan dana sangat minim untuk pengadaan senjata canggih atau Litbang (R&D).
      Kompetisi Prioritas Domestik: Anggaran militer sering dikalahkan oleh prioritas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sosial.
      Ketergantungan Teknologi Asing: Biaya tinggi pengadaan alutsista impor membuat MALONSIA terpaksa membeli barang bekas (second-hand) atau menunda program pengadaan.
      Dampak Kesiapan Strategis: Peralatan tua (kapal, pesawat, kendaraan) dipaksa beroperasi melampaui usia teknisnya; pelatihan pasukan dikurangi demi penghematan.
      ________________________________________
      KELEMAHAN ARMADA LAUT (NAVAL LIMITATIONS):
      Aging Fleet (Armada Tua): Kapal utama seperti KD Kasturi dan KD Lekir berusia lebih dari 30 tahun dengan kemampuan tempur yang sangat terbatas.
      Skandal & Penundaan LCS: Program RM 11 miliar penuh mismanajemen dan korupsi. Hingga 2025, hanya mencapai 72% progres tanpa satu pun kapal yang siap tempur.
      Struktur Armada Terfragmentasi: Terlalu banyak kelas kapal yang berbeda menyebabkan logistik, pelatihan, dan perawatan menjadi sangat tidak efisien dan mahal.
      Lemahnya Pengawasan Maritim: Kurangnya radar jarak jauh, UAV, dan sistem deteksi kapal selam membuat zona ekonomi eksklusif (ZEE) sangat rentan terhadap infiltrasi asing.
      Vulnerabilitas Strategis: Tanpa daya getar angkatan laut yang kredibel, MALONSIA kehilangan pengaruh strategis di Laut Cina Selatan menghadapi asertivitas kapal-kapal asing.

      Hapus
    2. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama). [1]
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia). [1]
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      --------------------------------
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
      (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
      RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
      (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
      RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
      RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
      --------------------------------
      GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
      JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ✅
      TORPEDO ✅
      ___________________________________
      KAPAL PPA -FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌
      _________________________________
      FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌

      Hapus
  56. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KATASTROFE FISKAL & SKANDAL
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis di Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul tuduhan suap terhadap pejabat senior dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
      ________________________________________
      ANALISA KEGAGALAN PROYEK LCS (LITTORAL COMBAT SHIP):
      Mismanajemen Pengadaan: Dimulai sejak 2011; telah menghabiskan RM 6,08 Miliar hingga 2022 tanpa ada satu pun kapal yang dikirimkan.
      Perubahan Desain Fatal: Permintaan perubahan sistem tempur dan sensor di tengah jalan menyebabkan penundaan sertifikasi dan re-engineering bertahun-tahun.
      Masalah Rantai Pasok: Keterlambatan komponen dari OEM (Original Equipment Manufacturer) asing yang seringkali tidak kompatibel dengan revisi desain.
      Ledakan Biaya (Financial Overrun):
      Rencana Awal: RM 9 Miliar untuk 6 Kapal (Selesai 2023).
      Status Saat Ini: RM 11,22 Miliar hanya untuk 5 Kapal (Selesai 2029).
      Dampak: Pembengkakan biaya RM 2,22 Miliar memaksa pemerintah mengurangi jumlah pesanan.
      Lumpuhnya Keamanan Nasional: Penundaan ini meninggalkan celah besar di Laut Cina Selatan; Angkatan Laut terpaksa bergantung pada kapal tua (KD Kasturi & KD Lekir).
      ________________________________________
      MASALAH RANTAI PASOK PERTAHANAN (SUPPLY CHAIN ISSUES):
      Ketergantungan Ekstrim pada OEM Asing: Bergantung penuh pada pemasok internasional untuk avionik pesawat, sistem tempur laut, dan suku cadang kendaraan lapis baja.
      Kemampuan Manufaktur Lokal Terbatas: Industri domestik hanya mampu melakukan perawatan (MRO) dan kendaraan logistik dasar, bukan sistem canggih seperti radar atau rudal.
      Ekosistem Terfragmentasi: Kurangnya koordinasi antara pemangku kepentingan menyebabkan inefisiensi dan lemahnya ketahanan saat krisis.
      Tantangan Kustomisasi: Permintaan konfigurasi khusus sering kali menyebabkan ketidakcocokan teknis dan waktu tunggu yang jauh lebih lama dari OEM.
      Kurangnya Skala Ekonomi: Volume pesanan yang kecil membuat MALONSIA menjadi prioritas rendah bagi vendor global, berujung pada biaya unit yang lebih mahal.
      Birokrasi & Politik: Perubahan spesifikasi dan kepemimpinan yang sering terjadi mengganggu jadwal pembayaran dan kepatuhan regulasi.

      Hapus
  57. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN STRATEGIS & MISKIN
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan seluruh instansi memangkas anggaran operasional 2026 akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis di Januari 2026 (CNBC & HLIB).
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
    2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF.
    ________________________________________
    PENYEBAB PELEMAHAN DAYA GETAR (REDUCED DETERRENCE):
    Keterbatasan Aset Strategis: Tidak memiliki rudal jarak jauh, pesawat siluman (stealth), atau platform laut canggih.
    Armada Udara Minim: Hanya bergantung pada 18 F/A-18D tua; pengadaan FA-50 jet tempur ringan dianggap tidak cukup untuk standar deterrence.
    Struktur Pasukan Terfragmentasi: Operasi antar matra berjalan sendiri-sendiri (silos) dengan koordinasi komando gabungan yang sangat lemah.
    Kekalahan Teknologi: Tertinggal jauh dalam kemampuan perang siber, perang elektronik, dan sistem nirawak (drone).
    Kerentanan Geostrategis: Ketidakmampuan merespons secara tegas intrusi kapal penjaga pantai dan pelanggaran wilayah udara oleh China di Laut Cina Selatan.
    Ambiguitas Diplomatik: Kebijakan luar negeri non-konfrontatif sering dianggap sebagai pasivitas strategis oleh lawan.
    ________________________________________
    MENGAPA MODERNISASI BERJALAN LAMBAT? (FISCAL PARALYSIS):
    Ketidakseimbangan Anggaran: 60-70% dana habis untuk gaji, pensiun, dan pemeliharaan rutin. Hanya sedikit yang tersisa untuk sistem baru.
    Skandal & Penundaan: Proyek LCS (Littoral Combat Ship) menghadapi penundaan bertahun-tahun, pembengkakan biaya, dan investigasi korupsi.
    Strategi Reaktif: Pengadaan alutsista didorong oleh siklus politik, bukan perencanaan strategis jangka panjang, menciptakan logistik yang rumit.
    Industri Domestik Lemah: Hanya fokus pada pemeliharaan dasar, gagal memenuhi kebutuhan sistem persenjataan canggih.
    Depresiasi Ringgit: Pelemahan nilai tukar menghancurkan daya beli alutsista impor sementara pendapatan negara dari minyak menurun.
    ________________________________________
    MENGAPA KESIAPAN TEMPUR (READINESS) SANGAT BURUK?
    Aging Equipment: Bergantung pada platform usang seperti C-130 (1970-an), Condor APC (1980-an), dan kapal selam Scorpene (2009) yang mulai menua.
    No Joint Command: Angkatan Darat, Laut, dan Udara minim integrasi, mengurangi efektivitas dalam misi multi-domain.

    BalasHapus
  58. BUKTI KAPAL PPA OMPONG NGUTANG LENDER guys.... MISKIN sekali guys.... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia Raih Pendanaan Dari BNP Paribas Untuk Akuisisi Dua OPV PPA Paolo Thaon Di Revel Class

    https://www.indomiliter.com/indonesia-raih-pendanaan-dari-bnp-paribas-untuk-akuisisi-dua-opv-frigat-ppa-paolo-thaon-di-revel-class/

    BalasHapus
  59. BUKTI KAPAL PPA OMPONG NGUTANG LENDER guys.... MISKIN sekali guys.... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia Raih Pendanaan Dari BNP Paribas Untuk Akuisisi Dua OPV PPA Paolo Thaon Di Revel Class

    https://www.indomiliter.com/indonesia-raih-pendanaan-dari-bnp-paribas-untuk-akuisisi-dua-opv-frigat-ppa-paolo-thaon-di-revel-class/

    BalasHapus
  60. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    --------------------------------
    • Risiko Tanpa Senjata: Kapal Tempur Pesisir pertama Malonsia, LCS-1 KD Maharaja Lela, mengalami keterlambatan fisik sebesar 7,55%. Kapal berisiko besar diserahkan kepada Tentera Laut Diraja Malonsia (TLDM) dalam kondisi "lompong" (tanpa sistem persenjataan lengkap dan latihan yang tuntas).
    -
    • Target Operasional Penuh (Desember 2035): Kesiapsiagaan tempur penuh kapal baru bisa tercapai pada Desember 2035. Hal ini dikarenakan penyelesaian integrasi senjata bergantung pada Kontrak Pelengkap yang waktunya molor jauh melampaui akhir Kontrak Utama (April 2030).
    -
    • Dampak Berantai: Keterlambatan serah-terima fisik (Physical Handover/PHO) pada LCS-1 ini secara otomatis ikut menunda jadwal penyelesaian untuk kapal LCS-2 hingga LCS-5.
    --------------------------------
    Sumber Berita Resmi:
    Informasi ini dirilis secara resmi oleh Ketua Audit Negara Malonsia, Datuk Seri Wan Suraya Wan Mohd Radzi, melalui pembentangan Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 di Parlimen Malonsia pada 5 Oktober 2026. Kasus ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media nasional Malonsia seperti Berita Harian, Utusan Malonsia, dan Sinar Harian.
    --------------------------------
    1. Krisis Rudal NSM Norwegia
    • Masalah: Pemerintah Norwegia membatalkan izin ekspor rudal Naval Strike Missile (NSM) secara permanen. Malonsia pun menuntut ganti rugi hingga Rp4,46 triliun.
    • Dampak Teknis: Integrasi rudal pengganti (seperti Exocet atau Harpoon) ke Sistem Manajemen Tempur (SETIS) buatan Prancis sangat rumit. Butuh waktu 36 bulan untuk pengkodean ulang software dan modifikasi peluncur fisik.
    --------------------------------
    2. Efek Domino Kapal Lain (LCS-2 s.d LCS-5)
    • Masalah: Pembangunan paralel berbasis modul di galangan Lumut Naval Shipyard (LUNAS) terhambat akibat keterlambatan fisik LCS-1 sebesar 7,55%.
    • Dampak: Jadwal serah-terima fisik (Physical Handover) LCS-2 hingga LCS-5 otomatis mundur berantai, memicu pembengkakan biaya overhead galangan.
    --------------------------------
    3. Jebakan Jeda Anggaran (5 Tahun)
    • Masalah: Ada mismatch hukum antara Kontrak Utama fisik (berakhir April 2030) dan Kontrak Pelengkap persenjataan (baru selesai Desember 2035).
    • Dampak: Malonsia terjebak menanggung biaya pemeliharaan dan retensi keahlian kontraktor yang sangat mahal selama 5 tahun jeda hanya untuk "menunggu" kapal siap tempur.
    --------------------------------
    GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
    JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅
    ___________________________________
    KAPAL PPA -FFBNW 🀣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌
    _________________________________
    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
  61. BUKTI KAPAL PPA OMPONG NGUTANG LENDER guys.... MISKIN sekali guys.... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia Raih Pendanaan Dari BNP Paribas Untuk Akuisisi Dua OPV PPA Paolo Thaon Di Revel Class

    https://www.indomiliter.com/indonesia-raih-pendanaan-dari-bnp-paribas-untuk-akuisisi-dua-opv-frigat-ppa-paolo-thaon-di-revel-class/

    BalasHapus
  62. BUKTI KAPAL PPA OMPONG NGUTANG LENDER guys.... MISKIN sekali guys.... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia Raih Pendanaan Dari BNP Paribas Untuk Akuisisi Dua OPV PPA Paolo Thaon Di Revel Class

    https://www.indomiliter.com/indonesia-raih-pendanaan-dari-bnp-paribas-untuk-akuisisi-dua-opv-frigat-ppa-paolo-thaon-di-revel-class/

    BalasHapus
  63. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
  64. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
  65. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
    BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
    BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
    LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
    --------------------------------------------------
    BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
    -
    Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
    Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
    Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
    --------------------------------------------------
    BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
    -
    Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
    Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
    --------------------------------------------------
    FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
    LAUGHING STOCK TO THE WORLD
    LAUGHING STOCK TO THE WORLD
    LAUGHING STOCK TO THE WORLD
    Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
    --------------------------------------------------
    SURAT NGEMIS F18
    SURAT NGEMIS F18
    SURAT NGEMIS F18
    the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
    --------------------------------------------------
    Krisis Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
    Siklus Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 2025–2026 menunjukkan 58% hingga 58,9% pinjaman baru negara hanya habis untuk membayar cicilan dan bunga utang lama (Debt-Servicing).
    Beban Utang Per Kapita (2025):
    Utang Kerajaan Federal: RM 36.139 per orang.
    Utang Rumah Tangga: RM 45.859 per orang.
    Total Beban per Jiwa: RM 81.998.
    Eskalasi Utang: Melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menuju proyeksi RM 1,79 Triliun pada 2026.
    -
    Pergeseran Kekuatan Militer (GFP 2026)
    Kehilangan Dominasi: MALAYSEWA merosot ke Peringkat 42 Dunia (Posisi ke-7 di ASEAN).
    Disalip Filipina: Untuk pertama kalinya, Filipina (Peringkat 41) secara resmi melampaui kekuatan tempur MALAYSEWA.
    Model "Military-for-Rent": Akibat krisis kas (cash crunch), militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan polisi).
    -
    Perbandingan Kontras Regional (Indonesia vs MALAYSEWA)
    Indonesia (The Giant): Status SIPRI "Satu Lembar Penuh" (Rafale F4, A400M, Rudal Khan, Kapal PPA). Ekonomi 4,24x lebih besar secara PDB PPP.
    MALAYSEWA (The Stagnant): Status SIPRI "Satu Lembar Kosong". Terjebak dalam utang rumah tangga tertinggi di ASEAN (85,8% GDP).
    -
    Krisis Ketahanan Nasional
    Kemandirian Pangan Rendah: Ketergantungan pada impor beras (termasuk dari Indonesia) dan daging merah yang hanya mampu dipenuhi <15% secara domestik.
    Pencabutan Subsidi: Kebijakan pencabutan total subsidi telur pada Agustus 2025 menjadi indikator tekanan fiskal yang sudah menyentuh kebutuhan pokok rakyat.

    BalasHapus
  66. Bila AYAM TERIAK TERIAK KONON MEREKA LAH HELANG... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
  67. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN ALUTSISTA & MISKIN
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi pemerintah akibat krisis ekonomi (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
    2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
    ________________________________________
    PENUAAN ALUTSISTA DI SELURUH MATRA (AGING EQUIPMENT):
    Aset di Atas 30 Tahun: Sebanyak 171 aset militer telah melewati usia pakai 30 tahun (Darat: 108 unit, Udara: 29 unit, Laut: 34 unit).
    Beban Pemeliharaan: Platform tua menuntut biaya perawatan tinggi dengan hasil performa dan reliabilitas yang terus menurun.
    Teknologi Usang: Sistem persenjataan ketinggalan zaman, sulit diintegrasikan dengan platform baru, dan tidak efektif dalam pertempuran modern.
    ________________________________________
    KELUMPUHAN ARMADA LAUT (NAVAL LIMITATIONS):
    Kapal Melewati Usia Pakai: Dari 53 kapal RMN, 34 unit melampaui usia teknis, bahkan 28 kapal di antaranya sudah berusia di atas 40 tahun.
    Gap Kapabilitas: Kapal tua (KD Lekiu & KD Kasturi) kehilangan teknologi sensor dan sistem senjata modern, melumpuhkan kemampuan patroli di zona maritim luas.
    Kegagalan Program 15-to-5: Rencana penyederhanaan kelas kapal terhambat kekurangan dana dan hambatan birokrasi pengadaan.
    Skandal LCS: Proyek 6 kapal yang tidak kunjung terkirim hingga 2025 akibat mismanajemen, meninggalkan celah kritis di ZEE dan Laut Cina Selatan.
    ________________________________________
    MASALAH PENGADAAN & OPERASIONAL (POLICY GAPS):
    Skandal "Peti Mati Terbang": Raja MALONSIA membatalkan kesepakatan helikopter Black Hawk berusia 30 tahun yang dijuluki "peti mati terbang" dan mengecam penggunaan aset usang.
    Korupsi Makelar: Ketergantungan pada perantara (pensiunan perwira) menyebabkan harga melambung tinggi dan kesepakatan yang meragukan.
    Kurangnya Tender Terbuka: Hanya 20–30% kontrak besar diberikan melalui tender terbuka, merusak transparansi dan efisiensi nilai uang.
    Gap Teknologi & Pelatihan: Pasukan berlatih menggunakan platform yang tidak lagi mewakili kondisi medan perang modern, membatasi kesiapan taktis.
    Ketergantungan OEM Asing: Lemahnya industri pertahanan domestik memaksa ketergantungan penuh pada teknologi luar yang mahal dan lambat.

    BalasHapus
  68. Bila AYAM TERIAK TERIAK KONON MEREKA LAH HELANG... πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. LCS TAHUN 2035 : HARGA DESTROYER
      SEWA HELI : 119 HELI BARU
      LMS B2 : TERMURAH
      FA50M : TERMURAH
      -
      ⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
      Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
      KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
      Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
      LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
      --------------------------------
      🚁 SEWA VS BELI AW149
      Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
      Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
      Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
      --------------------------------
      🚒 LMS B2 Korvet (Ada Class)
      Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
      Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
      Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
      ---------------------------------
      πŸ›©️ JET TEMPUR FA-50
      FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
      FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
      FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
      FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
      --------------------------------
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan MALONYET (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan MALONYET untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan MALONYET - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.
      -
      SUMBER DATA RESMI:
      Laporan Ketua Audit Negara (LKAN): Mengenai Penyata Kewangan Kerajaan Persekutuan (tahunan).
      -
      Kementerian Kewangan MALONYET (MOF): Laporan Tinjauan Fiskal dan Estimasi Pendapatan Federal (diterbitkan setiap pembentangan Belanjawan/Budget).

      Hapus
    2. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KORUPSI SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak krisis ekonomi (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul tuduhan suap terhadap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      SKANDAL MAKELAR & KRONISME (PROCUREMENT CORRUPTION):
      Dominasi Makelar (Middlemen): Pengadaan alutsista dikendalikan oleh "agen" yang mayoritas adalah pensiunan perwira militer untuk menggelembungkan harga.
      Kecaman Raja (Sultan Ibrahim): Pada 2025, Raja mengecam praktik makelar di Kemenhan dan membatalkan sewa helikopter Black Hawk berusia 30 tahun yang dijuluki "Peti Mati Terbang".
      Favoritisme Politik: Hanya 20–30% kontrak yang melalui tender terbuka; sisanya diberikan kepada perusahaan yang memiliki koneksi politik atau eks-militer.
      Skandal Kapal Selam Scorpene: Kasus suap masif yang melibatkan penyelidik Prancis (2018), mengungkap risiko kebocoran rahasia negara akibat pengaruh kontraktor asing.
      Lemahnya Pengawasan: Tidak ada komite parlemen independen yang mengaudit kontrak, sehingga konflik kepentingan terus berlanjut tanpa konsekuensi hukum.
      ________________________________________
      KELUMPUHAN ARMADA UDARA (RMAF LIMITATIONS):
      Armada Tua & Terbatas: Su-30MKM, F/A-18D, dan Hawk 208/108 sudah berusia di atas 20 tahun dengan biaya perawatan yang mencekik kas negara.
      Gap Superioritas Udara: Armada MiG-29N dipensiunkan (2015) tanpa pengganti sepadan, menciptakan kekosongan kekuatan tempur udara.
      Tanpa Jangkauan Strategis: Tidak memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara (Air Refueling) dan tidak ada sistem peringatan dini (AEW&C).
      Logistik Campur Aduk: Bergantung pada campuran platform Barat (AS/Eropa) dan Rusia, mempersulit manajemen suku cadang dan mengurangi interoperabilitas.
      Opsi "Murah" FA-50: Karena miskin, pemerintah terpaksa memilih jet ringan FA-50 Korea Selatan yang kapabilitasnya terbatas dibanding pesawat multirole murni seperti Rafale.
      Krisis ISR & Drone: Kemampuan intelijen dan pengawasan sangat minimal; ketergantungan pada drone Turki masih dalam tahap awal dan belum terintegrasi penuh.

      Hapus
  69. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Timeline "Prank" & Kegagalan Kontrak MALAYSEWA
      Daftar panjang janji pengadaan yang berakhir tanpa realisasi (Zonk):
      2005-2017: Kegagalan rencana Rudal KS-1A (China), Rafale (Prancis), Nexter Caesar, dan JF-17 (Pakistan).
      2018-2023: Kapal MRSS (PT PAL) tidak terwujud, HAL Tejas gagal, Artileri Yavuz & EVA mangkrak, serta Ranpur IAG Guardian gagal spek PBB.
      2024-2026: Helikopter Blackhawk mangkrak (proses sewa berbelit) dan F/A-18 Hornet Kuwait RESMI BATAL (Masalah logistik/teknis).
      -
      Peringkat Militer ASEAN (Global Firepower 2026)
      Terjadi pergeseran peta kekuatan di Asia Tenggara:
      Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN).
      Vietnam: Peringkat 23.
      Thailand: Peringkat 24.
      Singapura: Peringkat 29.
      Myanmar: Peringkat 35.
      Filipina: Peringkat 41 (Resmi menyalip MALAYSEWA).
      MALAYSEWA: Peringkat 42 (Posisi terendah dalam sejarah persaingan dengan Filipina).
      -
      Perbandingan Kekuatan Ekonomi (PDB 2026)
      Jurang pemisah (Gap) ekonomi yang melebar tajam:
      PDB PPP (Daya Beli): Indonesia ($5,69 T) vs MALAYSEWA ($1,34 T). Indonesia 4,24x lebih besar.
      PDB Nominal: Indonesia ($1,69 T) vs MALAYSEWA ($0,46 T). Indonesia 3,67x lebih besar.
      Status: Indonesia mengukuhkan posisi sebagai The Giant (Raksasa), sementara MALAYSEWA terkunci dalam status The Stagnant (Statis).

      Hapus
    2. 1. MISKIN = TIAP TAHUN : ASET MILITER SEWA
      2. MELARAT = TIAP TAHUN : HUTANG GOVT BERTAMBAH
      3. KERE = TIAP TAHUN : HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TERUK = TIAP TAHUN : DEFISIT
      5. FAKIR = TIAP TAHUN : HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Inventaris Transfer Senjata (SIPRI 2024-2025)
      Indonesia (Aktif):
      Udara: Rafale F-4, A400M Atlas, Sistem Air Refuel, Drone ANKA-S.
      Laut: PPA-L-Plus, Ship Engine (LM-2500).
      Darat/Rudal: Rudal BORA, Rudal KHAN.
      Mesin: TP400-D6.
      MALAYSEWA (Kosong): Tidak ada catatan transfer signifikan dalam periode 2 tahun tersebut.
      -
      Akar Masalah Modernisasi (Structural Causes)
      Anggaran: Dana pertahanan di bawah 1,5% PDB (lebih rendah dari Singapura & Thailand).
      Skandal Pengadaan: Proyek LCS (Littoral Combat Ship) senilai RM9 miliar yang gagal kirim dan helikopter MD530G.
      Ketergantungan Asing: Kurangnya industri pertahanan domestik memicu kerentanan terhadap fluktuasi mata uang dan sanksi.
      Instabilitas Politik: Prioritas pertahanan sering berubah setiap pergantian pemerintah.

      Hapus
  70. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Peringkat & Kekuatan Militer (ASEAN 2026)
      Global Firepower (GFP):
      Indonesia: Peringkat 13 Dunia (Pemimpin ASEAN).
      Filipina: Peringkat 41 (Naik signifikan).
      MALAYSEWA: Peringkat 42 (Merosot ke posisi ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
      Skala Ekonomi (PDB PPP):
      Ekonomi Indonesia 4,24x lebih besar dari MALAYSEWA ($5,69 T vs $1,34 T).
      Ekonomi Indonesia 6,69x lebih besar dari Singapura ($5,69 T vs $0,85 T).
      -
      Model Pengadaan: "Belanja vs Sewa"
      Indonesia: Pembayaran tunai/kredit ekspor untuk Kepemilikan Aset baru.
      MALAYSEWA: Beralih ke skema Leasing (Sewa) untuk 32+ item strategis:
      Helikopter Blackhawk, AW139, AW149.
      Pesawat latihan L-39.
      Kendaraan operasional (Honda Civic & BMW R1250RT).
      Barter: Penggunaan Kelapa Sawit (CPO) untuk FA-50 dan PT-91M.
      -
      Krisis Fiskal & Spiral Utang MALAYSEWA
      Evolusi Utang & Liabilitas:
      2010: RM 407 Miliar.
      2018: RM 1,19 Triliun (Efek transparansi 1MDB).
      2023: RM 1,53 Triliun (Konfirmasi PM Anwar Ibrahim).
      2026: RM 1,79 Triliun (Target kritis).
      Kesehatan Fiskal:
      Spiral Debt: 58% pinjaman baru (2026) hanya untuk membayar bunga/cicilan utang lama.
      Debt-to-GDP: Rasio pemerintah 69% (Melewati batas aman 65%).
      Household Debt: 84,3% dari GDP (Tertinggi di ASEAN).
      Risiko Geopolitik & Administrasi (2026)
      Freezes Procurement: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM (Januari 2026) akibat skandal suap yang diselidiki MACC.
      Tekanan Amerika Serikat: Ancaman tarif Section 301 (10-25%) dan pemblokiran transaksi melalui IEEPA oleh USTR.
      Degradasi Reputasi:
      Sanksi CAS/AFC akibat 7 pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3).
      Gagal lolos Piala Asia 2027 (Digantikan Vietnam).
      Skandal aset hilang (48 Skyhawk & 2 mesin jet tempur).

      Hapus
    2. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: TATA KELOLA HANCUR & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat krisis ekonomi (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      KEGAGALAN MANAJEMEN KONTRAK (AUDITOR GENERAL 2025):
      Skandal Kendaraan Gempita: Keterlambatan pengiriman 68 unit kendaraan lapis baja mengakibatkan denda RM 162,75 Juta, namun denda baru diklaim terlambat dua tahun.
      Pembayaran Buta: Pembayaran penuh tetap dilakukan kepada kontraktor meskipun tenggat waktu pengiriman telah terlewati.
      Denda Tak Tertagih: Sebanyak RM 167 Juta total denda keterlambatan belum ditagih oleh Kemenhan (Mindef) dari para kontraktor bermasalah.
      Pelanggaran Regulasi: Pengadaan batch kecil senilai RM 107,54 Juta (2020-2023) dilakukan tanpa tender terbuka, melanggar aturan pengadaan di atas RM 500.000.
      Krisis Suku Cadang: Layanan pemeliharaan dan suku cadang tertunda lebih dari 200 hari, melumpuhkan kesiapan tempur pasukan di lapangan.
      ________________________________________
      KORUPSI, KRONISME & KETERGANTUNGAN MAKELAR:
      Kecaman Raja: Raja MALONSIA mengutuk ketergantungan Kemenhan pada "salesmen" dan membatalkan sewa Black Hawk 30 tahun yang disebut sebagai "Peti Mati Terbang".
      Tender Tertutup: Hanya 20–30% kontrak besar yang melalui tender terbuka; sisanya adalah penunjukan langsung ke perusahaan kroni politik.
      Skandal Scorpene: Kasus kapal selam yang melibatkan komisi ilegal dan perantara asing, merusak integritas rahasia negara.
      Otomatisasi Mismanajemen: Penggunaan perusahaan cangkang (shell companies) dalam proyek LCS untuk mengalihkan dana negara sebesar RM 1,4 Miliar demi menutup hutang proyek gagal masa lalu.
      ________________________________________
      KELEMAHAN STRATEGIS & SUMBER DAYA MANUSIA:
      Ketergantungan Asing: Kemampuan produksi pertahanan domestik yang sangat lemah menyebabkan ketergantungan total pada vendor asing yang mahal.
      Brain Drain: Angkatan Bersenjata kesulitan mempertahankan personel terampil di bidang teknis (teknisi kapal dan pemeliharaan penerbangan).
      Doktrin Usang: Pelatihan menggunakan alutsista kuno mengurangi efisiensi operasional dan interoperabilitas dengan militer modern.

      Hapus
  71. NGUTANG di klaim SHOPING.... GORILLA MEMANG MEMALUKAN.... πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯🀣🀣🀣



    Indonesia dapat Pinjaman Rp196 Triliun Untuk Bayar Kapal PPA Italia.

    https://www.zonajakarta.com/nasional/67313901088/indonesia-dapat-pinjaman-rp196-triliun-untuk-bayar-kapal-ppa-italia-ternyata-ini-yang-bikin-indonesia-terpikat-kemampuan-kapal-tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. MISKIN = TIAP TAHUN : ASET MILITER SEWA
      2. MELARAT = TIAP TAHUN : HUTANG GOVT BERTAMBAH
      3. KERE = TIAP TAHUN : HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TERUK = TIAP TAHUN : DEFISIT
      5. FAKIR = TIAP TAHUN : HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Tantangan Operasional & Internal
      Alutsista Tua: Ketergantungan pada Su-30MKM dan F/A-18D yang mulai menua; pensiunnya MiG-29 tanpa pengganti instan.
      Keamanan Maritim: Kewalahan menghadapi intrusi di Laut China Selatan (LCS) dan Selat Malaka akibat kurangnya kapal patroli.
      SDM: Gaji rendah dan kurangnya minat generasi muda menyebabkan sulitnya retensi tenaga ahli (pilot & insinyur).
      Koordinasi Rendah: Kurangnya integrasi operasi gabungan antara Angkatan Darat, Laut, dan Udara.
      -
      Sorotan Skandal & Opini Publik
      Kritik Kerajaan: Sultan Ibrahim menyebut helikopter Black Hawk tua sebagai "peti mati terbang".
      Korupsi Internal: Operasi Sohor (2025) mengungkap intelijen militer yang membocorkan data ke penyelundup.
      Kasus Kekerasan: Insiden penganiayaan kadet di UPNM yang memicu kemarahan publik di media sosial (#ReformATM).
      Konspirasi: Keterlibatan sindikat yang membayar petugas hingga RM50.000 per perjalanan untuk aktivitas ilegal.
      -
      Kesimpulan Perbandingan
      Indonesia: Fokus pada pengadaan besar-besaran (Big Ticket Items) dari berbagai negara (Perancis, Turki, AS).
      MALAYSEWA: Mengalami stagnasi akibat jeratan utang proyek lama, skandal korupsi, dan krisis kepercayaan publik terhadap manajemen pengadaan.

      Hapus
  72. GORILLA SEKELAS ZIMBABWE.... TERIAK TERIAK KEPANASAANNNN..... LCS FRIGAT ADIKNYA FDI FRIGAT Lagi jalan jalan di Laut.... 🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Metodologi Pembiayaan "Non-Tunai"
      Karena krisis likuiditas, pengadaan alutsista beralih ke skema:
      Leasing (Sewa): Digunakan untuk 32+ item (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator).
      Barter Komoditas: Penggunaan CPO (Minyak Sawit) untuk FA-50 (Korsel) dan PT-91M (Polandia).
      Hutang G2G/Kredit Ekspor: Pinjaman jangka panjang dari Korea Selatan (KEXIM), China (Eximbank), dan Turki untuk proyek LMS.
      -
      Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
      Tren kenaikan beban finansial nasional:
      2010: RM 407,1 Miliar (Awal pertumbuhan).
      2018: RM 1,19 Triliun (Lonjakan akibat pengungkapan utang 1MDB & PPP).
      2023: RM 1,53 Triliun (Warisan utang yang dikonfirmasi PM Anwar Ibrahim).
      2025: RM 1,71 Triliun (Proyeksi Tinjauan Fiskal).
      2026: RM 1,79 Triliun (Target manajemen utang tertinggi).
      -
      Indikator Krisis Ekonomi & Fiskal
      Spiral Debt-Pay-Debt: 58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan/bunga utang lama.
      Debt-to-GDP Ratio: Mendekati 97% dalam skenario stres (jika jaminan pemerintah/kontinjensi terealisasi).
      Household Debt: Mencapai 85,8% dari GDP (Tertinggi di ASEAN).
      Tekanan AS (2026): Ancaman Section 301 (Tarif 10-25%) dan IEEPA (Pemblokiran transaksi) oleh USTR.
      -
      Penurunan Daya Gentar & Reputasi
      Militer: Peringkat 42 GFP (Ke-7 di ASEAN), resmi berada di bawah Filipina.
      Manajemen Aset: Skandal proyek LCS mangkrak, hilangnya 48 pesawat Skyhawk, dan 2 mesin jet tempur.
      Administrasi & Olahraga: Sanksi AFC/CAS terkait pemain naturalisasi ilegal, kalah WO 0-3, dan gagal lolos ke Piala Asia 2027 (digantikan Vietnam).

      Hapus
    2. LCS TAHUN 2035 : HARGA DESTROYER
      SEWA HELI : 119 HELI BARU
      LMS B2 : TERMURAH
      FA50M : TERMURAH
      -
      ⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
      Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
      KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
      Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
      LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
      --------------------------------
      🚁 SEWA VS BELI AW149
      Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
      Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
      Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
      --------------------------------
      🚒 LMS B2 Korvet (Ada Class)
      Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
      Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
      Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
      ---------------------------------
      πŸ›©️ JET TEMPUR FA-50
      FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
      FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
      FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
      FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
      --------------------------------
      1. Perang Data SIPRI: Dominasi vs Kelumpuhan
      Indonesia (Status: Power House): Memiliki daftar pengadaan "Satu Lembar Penuh" (Rafale, A400M, Khan, PPA). Ini menunjukkan kemampuan Cash/Kredit Sehat yang didukung ruang fiskal lebar (Utang Pemerintah hanya 41,1%). Indonesia membeli sebagai "Owner" dengan kepastian Transfer Teknologi.
      MALONYET (Status: Lumpuh/Zonk): Fenomena "2 Tahun SIPRI Kosong" menjadi bukti empiris negara sedang dalam kondisi "Miskin No Shopping". Tidak adanya kontrak baru menunjukkan anggaran pertahanan telah "dimakan" oleh kewajiban pembayaran bunga utang.
      ---------------------------------
      2. Metodologi Akuisisi: Kedaulatan vs Barter Darurat
      Indonesia: Menggunakan kekuatan devisa dan anggaran negara untuk membeli teknologi tingkat tinggi (Tier-1).
      MALONYET: Bergantung pada skema Barter Sawit (MKM, Scorpene, FA-50) dan Leasing (Sewa). Ini adalah indikator "Ekonomi Darurat" di mana negara tidak memiliki likuiditas tunai yang cukup untuk membayar Down Payment (DP) alutsista.
      ---------------------------------
      3. Analisis Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
      Data 2025 mengungkap beban riil yang harus ditanggung rakyat MALONYET:
      Beban Gabungan: Setiap warga MALONYET memikul beban utang (Pemerintah + Rumah Tangga) rata-rata RM 82.000.
      Efek Domino: Utang Pemerintah yang menembus 70,5% GDP (melewati batas aman 65%) memaksa negara melakukan pemotongan anggaran sektor publik demi membayar cicilan, yang berujung pada lumpuhnya modernisasi militer.
      ---------------------------------
      4. Risiko Sistemik & Kondisi "Game Over"
      Kerentanan Perbankan: Dengan utang rumah tangga mencapai 84,3% GDP (RM 45.859 per orang), MALONYET menghadapi risiko tinggi kredit macet (NPL) yang dapat memicu krisis finansial sistemik.
      Indonesia (Safe Zone): Rasio utang pemerintah yang rendah memberikan bantalan makro yang

      Hapus
  73. GORILLA SEKELAS ZIMBABWE.... TERIAK TERIAK KEPANASAANNNN..... LCS FRIGAT ADIKNYA FDI FRIGAT Lagi jalan jalan di Laut.... 🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
  74. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama). [1]
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia). [1]
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      --------------------------------
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
      (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
      RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
      (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
      RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
      RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
      --------------------------------
      GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
      JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ✅
      TORPEDO ✅
      ___________________________________
      KAPAL PPA -FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌
      _________________________________
      FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌

      Hapus
    2. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Analisa Model Pembiayaan Alutsista (Bukan Tunai)
      Hampir seluruh aset utama MALAYSEWA dibeli melalui skema hutang jangka panjang atau barter komoditas:
      Turki (LMS Batch 2): Pinjaman G2G tenor 10-15 tahun (Bunga 4-6%).
      Korea Selatan (FA-50): Hybrid antara Kredit KEXIM dan Barter CPO 50%.
      China (LMS Batch 1): 100% Kredit Ekspor dari China Eximbank.
      Polandia (PT-91M): Barter CPO (30-40%) + cicilan 10 tahun.
      Kredit Sindikasi (Proyek LCS): Melibatkan 17 kreditor dengan bunga 6% yang terus membengkak akibat penundaan.
      -
      Analisa SIPRI: Vakum Alutsista (2024-2025)
      MALAYSEWA (Status Kosong): Selama dua tahun berturut-turut, tidak ada transfer senjata berat yang tercatat di SIPRI. Menempatkan MALAYSEWA sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Timor Leste, Laos, dan Kamboja.
      Indonesia (Status Dominan): Memiliki daftar belanja satu lembar penuh mencakup Rafale F4, Pesawat KAAN, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora.
      Kegagalan Regional: Di saat Singapura, Vietnam, dan Filipina memperkuat armada, MALAYSEWA terjebak dalam pembatalan (Hornet Kuwait batal 4 kali).
      -
      Analisa Militer: Penurunan Daya Gentar & Budaya Sewa
      Military-for-Rent: Karena ketiadaan kas, MALAYSEWA beralih ke skema sewa untuk 32+ item (Blackhawk, AW139, simulator, hingga motor polisi).
      Aset Grounded/Hilang: MiG-29 jadi monumen, 48 Skyhawk hilang, dan 2 mesin jet hilang menjadi bukti kegagalan manajemen aset.
      Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN, di bawah Filipina).
      Analisa Sosial-Reputasi: Krisis Identitas & Administrasi
      Kritik Pemimpin: Pernyataan Mahathir tentang "Melayu Malas/Miskin" dan Anwar Ibrahim tentang korupsi proyek banjir mempertegas masalah struktural ekonomi.

      Hapus
  75. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOPONG : LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN STRATEGIS & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan (Bloomberg).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      KEGAGALAN PROGRAM MRCA (MULTI-ROLE COMBAT AIRCRAFT):
      Ketidakpastian Selama 20 Tahun: Program pengganti MiG-29 dan F-5E pertama kali diusulkan awal 2000-an, namun hingga dua dekade kemudian tidak ada keputusan final.
      Gridlock Birokrasi: Keputusan terbagi antara Kemenhan (Mindef) dan Kemenkeu (MOF); kontrak di atas RM 7 juta wajib persetujuan MOF, memicu tumpang tindih prioritas dan penundaan masif.
      Tender Tidak Transparan: Pengadaan didominasi tender terbatas (hanya 20-30% tender terbuka), melibatkan pensiunan militer sebagai makelar politik.
      Daftar Penantian Panjang: Rafale, Typhoon, Gripen, hingga F/A-18 silih berganti dievaluasi tanpa ada pemilihan transparan yang difinalisasi.
      Pivot Karena Miskin: Karena keterbatasan dana, fokus beralih ke jet ringan (LCA) FA-50, mencerminkan strategi pengadaan yang reaktif, bukan proaktif berbasis kapabilitas.
      ________________________________________
      SKANDAL & KEBINGUNGAN PROGRAM SPH (SELF-PROPELLED HOWITZER):
      Proyek Terlantar Sejak 2010: Rencana akuisisi 66 unit SPH 155mm tetap berada dalam ketidakpastian selama lebih dari satu dekade.
      Kontroversi Kronisme: Pada 2022, muncul dugaan kontrak RM 819,09 Juta diberikan langsung kepada perusahaan yang terkait dengan keluarga mantan wakil menteri pertahanan.
      Kebingungan G2G (Yavuz SPH): Sempat berencana membeli Yavuz dari MKE Turki via G2G, namun kemudian diubah kembali menjadi tender terbuka karena ketidaksesuaian spesifikasi.
      Audit MOF vs Mindef: Meskipun MOF menyetujui tender pada Januari 2024, Mindef dipaksa negosiasi ulang harga, menunjukkan lemahnya otoritas pengadaan terpusat.
      Lumpuhnya Artileri Darat: Bergantung pada meriam tarik (towed) yang lambat; kegagalan SPH mematikan kemampuan bantuan tembakan cepat dalam pertempuran modern.

      Hapus
  76. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. FRANCE DIHINAKAN LCS = DUTCH DIHINAKAN OPV
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500-PERANCIS
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800-BELANDA
      LCS : SALAH POTONG = OPV : MIRING
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT LCS = GOWIND 2500 (Perancis) – Siap Penuh 2035
      -
      Proyek: Kapal Littoral Combat Ship kelas Maharaja Lela milik Angkatan Laut Malaysia.
      Isu: Skandal korupsi besar dan pembengkakan biaya hingga RM11,22 miliar. Jumlah kapal dikurangi dari 6 menjadi 5 unit.
      Status Baru: Kapal pertama baru diserahkan April 2027. Audit terbaru menyatakan kesiapsiagaan operasional penuh (FOC) kelima kapal baru tercapai pada Desember 2035 akibat penundaan integrasi sistem senjata dan kontrak pelengkap.
      --------------------------------------------------
      BLUEPRINT OPV = DAMEN 1800 (Belanda) – Miring
      -
      Proyek: Kapal Offshore Patrol Vessel kelas Tun Fatimah milik Coast Guard Malaysia.
      Isu: Keterlambatan parah dan masalah stabilitas teknis (miring) saat dibangun lokal oleh THHE-Destini.
      --------------------------------------------------
      FACT LCS 2026 - 2011 = 16 YEARS
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      LAUGHING STOCK TO THE WORLD
      Defence Minister DSU Mohamad Hasan - By building five ships, each vessel will cost around RM2.2 billion to RM2.4 billion, he said adding that he has no idea the amount needed to build the other three. “If we were to build only two ships, it will cost around RM4.5 billion each, making it the world’s most expensive ship for its class and make us a laughing-stock to the world”
      --------------------------------------------------
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      SURAT NGEMIS F18
      the Malonyet Ministry of Defence reportedly sent at least three official letters to the Kuwaiti government to discuss the acquisition of the F/A-18 Hornet fleet. The defense diplomacy process, which spanned from the initial exploratory phase to technical evaluations, ultimately resulted in the cancellation of the acquisition plan due to timeline constraints and high upgrade costs
      --------------------------------------------------
      Sektor Pertahanan: Stagnasi & Penurunan Deterensi
      Data SIPRI 2020-2025 menunjukkan tren "Vakum Alutsista". Sementara tetangga di ASEAN (Indonesia, Singapura, Filipina) melakukan modernisasi besar-besaran, MALAYSEWA tertahan pada tahap perencanaan (Planned) tanpa realisasi kontrak (Ordered).
      Krisis Kredibilitas: Kegagalan akuisisi F/A-18 Hornet dari Kuwait dan ketergantungan pada skema Leasing (sewa) menandakan ketidakmampuan finansial untuk membeli aset secara tunai/kredit ekspor.
      Degradasi Operasional: Peringkat GFP yang disalip Filipina mencerminkan dampak nyata dari proyek mangkrak (LCS) dan hilangnya aset-aset kunci (mesin jet/Skyhawk).
      -
      Sektor Ekonomi: Perangkap Utang (Debt Trap)
      Kondisi fiskal berada pada titik nadir dengan proyeksi utang yang sangat mengkhawatirkan:
      Gali Lubang Tutup Lubang: Penggunaan 58% pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama adalah indikator insolvensi terselubung.
      Risiko Sistemik: Jika kewajiban kontinjensi (jaminan pemerintah) terealisasi, rasio utang terhadap GDP yang melonjak ke 96,7% dapat memicu kebangkrutan nasional serupa skenario Sri Lanka.
      Beban Ganda: Tingginya utang rumah tangga (84,3% GDP) memperlemah daya beli domestik, sementara tekanan tarif dari AS (Section 301) memukul sektor ekspor.
      -
      Sektor Sosial & Politik: Krisis Identitas & Narasi Internal
      Kritik tajam dari dua tokoh sentral (Mahathir & Anwar Ibrahim) mengonfirmasi adanya masalah struktural:
      Mahathir: Menyoroti hilangnya daya saing etnis mayoritas akibat ketergantungan pada subsidi.
      Anwar Ibrahim: Menitikberatkan pada korupsi sistemik dalam proyek infrastruktur (seperti tebatan banjir) yang justru memiskinkan rakyat.
      Reputasi Internasional: Kegagalan di bidang olahraga dan diplomasi regional mempertegas bahwa degradasi ini terjadi secara menyeluruh, tidak hanya di sektor militer.

      Hapus
  77. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN

      --------------------------------
      • Risiko Tanpa Senjata: Kapal Tempur Pesisir pertama Malonsia, LCS-1 KD Maharaja Lela, mengalami keterlambatan fisik sebesar 7,55%. Kapal berisiko besar diserahkan kepada Tentera Laut Diraja Malonsia (TLDM) dalam kondisi "lompong" (tanpa sistem persenjataan lengkap dan latihan yang tuntas).
      -
      • Target Operasional Penuh (Desember 2035): Kesiapsiagaan tempur penuh kapal baru bisa tercapai pada Desember 2035. Hal ini dikarenakan penyelesaian integrasi senjata bergantung pada Kontrak Pelengkap yang waktunya molor jauh melampaui akhir Kontrak Utama (April 2030).
      -
      • Dampak Berantai: Keterlambatan serah-terima fisik (Physical Handover/PHO) pada LCS-1 ini secara otomatis ikut menunda jadwal penyelesaian untuk kapal LCS-2 hingga LCS-5.
      -
      Sumber Berita Resmi:
      Informasi ini dirilis secara resmi oleh Ketua Audit Negara Malonsia, Datuk Seri Wan Suraya Wan Mohd Radzi, melalui pembentangan Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 di Parlimen Malonsia pada 5 Oktober 2026. Kasus ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media nasional Malonsia seperti Berita Harian, Utusan Malonsia, dan Sinar Harian.
      --------------------------------
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
      REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
      (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
      RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
      (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
      RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
      -
      ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
      RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
      Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
      --------------------------------
      GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
      JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ✅
      TORPEDO ✅
      ___________________________________
      KAPAL PPA -FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌
      _________________________________
      FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌

      Hapus
    2. TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      --------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KRONISME SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh instansi pemerintah akibat krisis ekonomi (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      ANALISA KRONISME & KORUPSI KONTRAK PERTAHANAN:
      Dominasi Perusahaan Kroni: Kontrak sering diberikan kepada perusahaan yang tidak kompeten namun memiliki koneksi politik atau hubungan dengan pensiunan perwira militer.
      Kasus Proyek LCS (Littoral Combat Ship): Anggaran awal RM 9 Miliar membengkak jadi RM 11 Miliar+; lebih dari RM 6 Miliar telah dibayarkan, namun nol kapal terkirim tepat waktu.
      Konflik Kepentingan SPH: Kontrak Self-Propelled Howitzer (SPH) memicu kemarahan publik setelah terungkap melibatkan perusahaan yang terkait dengan keluarga mantan wakil menteri pertahanan.
      Mismanajemen Finansial: Perusahaan kroni sering kekurangan keahlian teknis, menyebabkan pengiriman kapal patroli terlambat 3 tahun dan pembengkakan biaya masif.
      Lemahnya Penegakan Hukum: Otoritas enggan menuntut perusahaan gagal karena takut mengungkap jaringan korupsi yang lebih dalam di dalam sistem pengadaan.
      ________________________________________
      REKAM JEJAK SKANDAL ALUTSISTA (LEGACY OF CORRUPTION):
      Skandal Kapal Selam Scorpene (2002): Pengadaan senilai RM 4,5 Miliar melalui perusahaan perantara (Perimekar) yang tidak punya rekam jejak. Komisi RM 510 Juta (11%) dibayarkan secara ilegal. Terlibat dalam kasus pembunuhan Altantuyaa Shaariibuugiin.
      Skandal Helikopter MD530G (2016): Kontrak RM 321 Juta untuk 6 unit helikopter gagal karena masalah spesifikasi dan pengiriman. Investigasi MACC berakhir tanpa penuntutan, memicu kemarahan publik atas "korupsi dari atas ke bawah".
      Fiasco NGPV (Patrol Vessel): Proyek 27 kapal desain Meko 100 yang diberikan kepada perusahaan kroni (PSC-ND). Hanya 6 unit selesai; biaya membengkak dari RM 5,35 Miliar menjadi RM 6,75 Miliar sebelum akhirnya bangkrut dan dicaplok Boustead.
      Skandal OPV (Offshore Patrol Vessel): Kontrak 6 kapal senilai RM 4,9 Miliar hanya menghasilkan 2 unit cacat. Terjadi kelebihan pembayaran 48% (Bayar RM 4,26 Miliar untuk hasil kerja senilai RM 2,87 Miliar); denda keterlambatan dihapuskan secara sepihak oleh pemerintah.

      Hapus
    3. TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: ZERO DETERRENCE & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi pemerintah akibat krisis finansial (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan. Puncak krisis Januari 2026 (CNBC & HLIB).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala anggaran.
      ________________________________________
      KELUMPUHAN DAYA GENTAR (ZERO DETERRENCE):
      Definisi Gagal: Deterrence butuh kekuatan tempur kredibel, kesiapan operasional, dan strategi jelas. MALONSIA tidak memiliki ketiganya.
      Alutsista Usang (Obsolete):
      Darat (TDM): Masih menggunakan kendaraan lapis baja dan artileri era 1980-an; tanpa roket jarak jauh atau hanud modern.
      Laut (TLDM): Hanya 2 kapal selam Scorpene (kesiapan terbatas); skandal LCS membuat armada mengecil karena kapal tua pensiun lebih cepat dari penggantinya.
      Udara (TUDM): Hanya ~26 jet tempur (Su-30MKM + F/A-18D) yang sering grounded; tanpa Tanker, AWACS, atau SAM jarak jauh.
      Vulnerabilitas Laut Cina Selatan: China tidak menganggap serius militer MALONSIA karena hanya merespons intrusi ZEE dengan protes diplomatik dan patroli kecil tanpa rudal anti-kapal yang kredibel.
      Anggaran Terlalu Kecil: Belanja pertahanan hanya ~1% dari PDB (salah satu terendah di ASEAN), di mana lebih dari separuhnya habis untuk gaji dan pensiun.
      ________________________________________
      DAFTAR KEGAGALAN PENGADAAN (CHRONIC DELAYS):
      Program MRCA (Jet Tempur): Direncanakan sejak 2007 untuk ganti MiG-29; terus ditunda dan akhirnya "dibekukan" karena miskin. Terpaksa turun kasta ke jet ringan FA-50 (baru dikirim 2026).
      Maritime Patrol Aircraft (MPA): Identifikasi kebutuhan sejak awal 2000-an, tertunda hampir 20 tahun. Baru memilih ATR-72 pada 2023; selama dekadean monitor laut hanya pakai drone dan pesawat angkut konversi.
      Skandal LCS (Littoral Combat Ship): Proyek RM 9 Miliar sejak 2011; hingga 2025 nol kapal terkirim akibat korupsi dan mismanajemen. Angkatan Laut terjebak dengan kapal tahun 1980-an.
      Multi-Role Support Ship (MRSS): Program kapal amfibi sejak 2000-an; dibatalkan/ditunda berkali-kali. Akibatnya, TLDM tidak punya kemampuan angkut pasukan besar dalam krisis regional.

      Hapus
  78. Nasib Si M πŸ˜πŸ€“

    Gunbot siput tua omfonk
    Pesawat lca rabun omfonk
    Tank kulit ari hobi mogok, takde sph, apalagi item πŸ€“

    BalasHapus
  79. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... ✅ (sudah siap di pasang / dibeli)..... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
  80. TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak ekonomi konflik Timur Tengah (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
    2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
    ________________________________________
    SKANDAL "PETI MATI TERBANG" & SEWA HELIKOPTER:
    Pembatalan Black Hawk UH-60A (Nov 2024): Kontrak sewa RM 187 Juta dengan Aerotree dibatalkan setelah pengiriman tertunda berkali-kali sejak Nov 2023.
    Intervensi Raja: Sultan Ibrahim secara terbuka menentang kesepakatan ini dan melabeli helikopter berusia 30 tahun tersebut sebagai "Peti Mati Terbang".
    Status Terkini: Karena tidak mampu beli tunai, pemerintah kembali meluncurkan tender sewa helikopter alternatif pada Agustus 2025 untuk menutup celah operasional.
    ________________________________________
    KEGAGALAN PROYEK STRATEGIS & KORUPSI:
    Fiasco LCS (2011-Present): Kontrak RM 9,13 Miliar; per Agustus 2022 nol kapal terkirim meski RM 6 Miliar telah dibayar. Biaya membengkak jadi RM 11,2 Miliar.
    Skandal Scorpene (2002): Komisi RM 510 Juta dibayarkan kepada makelar politik dalam pengadaan senilai RM 4,5 Miliar; performa kapal bermasalah.
    Skandal Helikopter MD530G: Kontrak RM 321 Juta gagal memenuhi spesifikasi teknis dan tenggat waktu; tidak ada penuntutan hukum meski dipantau MACC.
    Kasus Mesin Jet Hilang (2007): Dua mesin F-5E dicuri dari gudang RMAF dan muncul di Uruguay; terkait erat dengan korupsi pengadaan era Najib.
    ________________________________________
    KRONISME & LEMAHNYA TATA KELOLA:
    Dominasi Makelar: Pengadaan sering melibatkan perantara (pensiunan perwira) yang menggelembungkan harga; kurang dari 1/3 kontrak melalui tender terbuka.
    Audit Gempita (2025): Laporan Auditor Jenderal mengungkap kegagalan klaim denda RM 162,75 Juta atas keterlambatan kendaraan lapis baja dan praktik pemecahan kontrak (contract splitting) senilai RM 107,54 Juta.
    SIBMAS Armoured Vehicle: Tender diduga dimanipulasi demi produk yang tidak memenuhi spek (terlalu berat dan kurang tenaga).

    BalasHapus
  81. JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... ✅ (sudah siap di pasang / dibeli)..... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅


    KAPAL PPA -FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌


    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW πŸ‡΅πŸ‡± 🀣

    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
    Balasan
    1. TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN INDUSTRI & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat krisis ekonomi (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      KELUMPUHAN INDUSTRI PERTAHANAN LOKAL:
      Ketergantungan Teknologi Asing: Perusahaan lokal (BNS, DefTech, SME Ordnance) hanya menjadi tukang rakit atau pemegang lisensi; AV-8 Gempita (Turki), LCS (Prancis). Industri lumpuh saat mitra asing mundur atau dana ToT habis.
      Riset & Inovasi Nihil: Anggaran R&D pertahanan jauh di bawah 1% dari total belanja militer. Tidak ada ekosistem riset yang mandiri seperti di Singapura atau Korea Selatan.
      Mismanajemen Proyek Masif: Proyek prestisius diberikan melampaui kapasitas perusahaan; contoh Boustead Naval Shipyard (BNS) gagal kirim 1 pun kapal LCS meski sudah habiskan RM 9 Miliar.
      Pasar Domestik Kecil: Anggaran rendah membuat pesanan dalam negeri tidak cukup untuk produksi skala besar; tanpa ekspor, perusahaan tidak mencapai economies of scale.
      Intervensi Politik: Kontrak sering diberikan kepada firma yang memiliki koneksi politik daripada keahlian teknis, menjadikannya alat patronase, bukan kapabilitas.
      ________________________________________
      KRISIS ANGGARAN KRONIS & KELEMAHAN OPERASIONAL:
      Pendanaan Rendah (Chronic Underfunding): Belanja militer hanya ~1% dari PDB, terendah di ASEAN. Program ditarik paksa hingga dekadean, dikurangi skalanya, atau akhirnya dibatalkan.
      Instabilitas Politik: 5 PM dalam 7 tahun menyebabkan kebijakan berubah-ubah. Rencana jangka panjang (Kertas Putih Pertahanan 2019) runtuh karena tidak ada konsistensi eksekusi.
      Distribusi Anggaran Cacat: 50-60% dana habis untuk gaji dan pensiun; kurang dari 20% tersisa untuk modernisasi (procurement). Hasilnya: pasukan besar tapi under-equipped.
      Skandal & Penundaan: Program MRCA untuk ganti MiG-29 dibahas sejak 2007, namun hingga 2025 nol pesawat baru yang operasional. Skandal LCS mengikis kepercayaan publik.
      Kelemahan Pemeliharaan: Kesiapan tempur Su-30MKM sering di bawah 50%; suku cadang langka dan rantai pasok lemah mengakibatkan downtime peralatan yang sangat lama.

      Hapus
    2. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Sumber Dokumen Utama: Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 yang dirilis resmi oleh Jabatan Audit Negara (JAN) Malaysia.
      • Status Persenjataan Utama: Pengadaan sistem persenjataan pendukung kapal belum diselesaikan secara resmi.
      • Kontrak yang Belum Selesai (Belum Dimuktamadkan):
      o Rudal Anti-Kapal (Surface-to-Surface Missile / SSM)
      o Rudal Pertahanan Udara (Surface-to-Air Missile / SAM)
      o Sistem Pengecoh (Integrated Decoy Launching System / IDLS)
      • Penyebab Utama Kendala:
      o Masalah administrasi dan kendala pembayaran.
      o Penundaan rantai pasokan global.
      o Pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok asal.
      • Sumber Informasi / Berita Lengkap: Kantor Berita Resmi Malaysia, Bernama.
      --------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.
      --------------------------------
      GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
      JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      KD MAHARAJALELA πŸ‡²πŸ‡Ύ
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ✅
      TORPEDO ✅
      ___________________________________
      KAPAL PPA -FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌
      _________________________________
      FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🀣
      MERIAM UTAMA ✅
      MERIAM BANTUAN ✅
      MISIL ANTI KAPAL ❌
      MISIL SAM ❌
      TORPEDO ❌

      Hapus
  82. TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KELUMPUHAN KEBIJAKAN & MISKIN
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi akibat krisis ekonomi dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
    2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
    ________________________________________
    ANALISA KEBIJAKAN "PLIN-PLAN" (POLICY FLIP-FLOPS):
    Instabilitas Politik Masif: 5 PM dalam 7 tahun (Najib → Mahathir → Muhyiddin → Ismail Sabri → Anwar) menyebabkan prioritas pertahanan berubah setiap ganti pemimpin.
    Fokus Jangka Pendek: Politisi mengutamakan siklus pemilu 5 tahun daripada modernisasi pertahanan jangka panjang (15-20 tahun).
    Tekanan Hutang: Hutang nasional mencapai 69% PDB (2025) membuat program alutsista mahal selalu menjadi yang pertama dipotong atau ditunda.
    Siklus "Tunda Nanti": Program strategis seperti MRCA dan kapal selam terus terjebak dalam siklus penundaan tanpa kepastian eksekusi.
    CONTOH NYATA KEGAGALAN KEBIJAKAN:
    Program MRCA (Jet Tempur): Direncanakan ganti MiG-29 sejak 2007. Diuji, ditunda, dibatalkan, lalu turun kasta ke jet ringan FA-50 (pengiriman baru mulai 2026). Hasil: 20 tahun nol pesawat tempur baru.
    Program LCS (Kapal Perang): Disetujui 2011 (6 kapal), dihentikan 2018 (mismanajemen), dimulai lagi 2020 (restrukturisasi). Hasil: 15 tahun nol kapal terkirim.
    ________________________________________
    KELEMAHAN FATAL STRUKTUR MATRA (ATM):
    Angkatan Darat (TDM) - Lemah & Kuno:
    Tank: Tanpa Main Battle Tank (MBT) modern; hanya PT-91M Pendekar (teknologi 2000-an) yang kalah kelas dibanding Leopard 2 atau T-90.
    Artileri: Bergantung pada meriam 105mm tua; tanpa MLRS jarak jauh seperti ASTROS (Indonesia) atau HIMARS (Singapura).
    Hanud: Tanpa rudal SAM jarak menengah/jauh; wilayah udara terbuka lebar terhadap serangan musuh.
    Angkatan Laut (TLDM) - Menyusut & Menua:
    Frigat/Korvet: Kapal kelas Lekiu (1990-an) dan Laksamana (1980-an) sudah mencapai batas usia pakai.
    Kapal Selam: Hanya 2 unit Scorpene yang menua dengan biaya perawatan sangat mahal; tidak cukup menutupi wilayah semenanjung dan timur sekaligus.
    Skandal LCS: Kegagalan pengiriman 6 kapal Gowind sejak 2011 melumpuhkan kemampuan patroli di ZEE Laut Cina Selatan.

    BalasHapus