15 Oktober 2026

Pengujian Penerimaan Sistem Artileri Swagerak PTH-152 dan PTH-130

15 Oktober 2026

Prototipe sistem artileri swagerak PTH-152 dan PTH-130 Vietnam (photos: QPVN, QDND)

Pada pagi hari tanggal 14 Oktober, delegasi dari Kementerian Pertahanan Nasional, yang dipimpin oleh Letnan Jenderal Pham Hoai Nam, Anggota Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, Anggota Komite Tetap Komisi Militer Pusat, dan Wakil Menteri Pertahanan Nasional, memeriksa hasil penelitian, desain, manufaktur, dan pengujian sistem artileri swagerak PTH-152 dan PTH-130.

Yang turut serta dalam delegasi tersebut adalah Letnan Jenderal Le Van Huong, Wakil Kepala Staf Umum.

Yang hadir dalam inspeksi tersebut adalah Mayor Jenderal Nguyen Hong Phong, Komandan Komando Artileri dan Rudal.


Sistem artileri swagerak PTH-152 dan PTH-130 masing-masing ditugaskan oleh Kementerian Pertahanan Nasional kepada Viettel High-Tech Industry Corporation (bagian dari Grup Industri dan Telekomunikasi Militer) dan Akademi Teknik Militer.

Sistem artileri swa-gerak PTH-152 dan PTH-130 masing-masing dikerjakan oleh Viettel High-Tech Industry Corporation (bagian dari Grup Industri dan Telekomunikasi Militer) dan Akademi Teknik Militer.

Hingga saat ini, setiap proyek telah menyelesaikan penelitian, desain, manufaktur, dan perakitan sistem; melakukan pengujian mobilitas dan beberapa uji tembak, dengan hasil yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.


Unit-unit utama menyerahkan konfigurasi dan fitur teknis tempur dasar kepada Staf Umum untuk persetujuan; menyelesaikan produk, memastikan sistem beroperasi secara stabil dan andal, serta melayani proses evaluasi dan penerimaan di semua tingkatan.

Secara paralel, Komando Artileri-Rudal secara aktif berkoordinasi dengan unit-unit utama selama pelaksanaan tugas; secara teratur memantau situasi dan kemajuan proyek; dan secara langsung mengawasi uji tembak produk.

Sistem artileri swa-gerak PTH-152 dan sistem artileri swa-gerak PTH-130 masing-masing ditugaskan oleh Kementerian Pertahanan Nasional kepada Viettel High-Tech Industry Corporation (bagian dari Grup Industri Telekomunikasi Militer) dan Akademi Teknik Militer.


Hingga saat ini, setiap proyek telah menyelesaikan penelitian, desain, manufaktur, dan perakitan sistem; melakukan pengujian mobilitas dan beberapa uji tembak, dengan hasil yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Unit-unit utama saat ini sedang mengajukan konfigurasi dan fitur taktis dan teknis dasar kepada Staf Umum untuk persetujuan; menyelesaikan produk untuk memastikan pengoperasian sistem yang stabil dan andal, serta melayani proses evaluasi dan penerimaan di semua tingkatan.

Selain itu, Komando Artileri-Rudal telah aktif berkoordinasi dengan unit-unit utama selama pelaksanaan proyek; secara teratur memantau situasi dan kemajuan proyek; dan secara langsung mengawasi uji tembak produk.



Setelah memeriksa sistem dan mendengarkan masukan dari instansi dan unit terkait, Letnan Jenderal Pham Hoai Nam menilai: Unit-unit utama telah menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi, secara proaktif mengembangkan rencana dan secara serius menerapkan isi penelitian untuk menguasai teknologi perancangan dan pembuatan produk; berfokus pada pemenuhan kebutuhan unit pengguna dan mengikuti perkembangan baru dalam penggunaan artileri dalam peperangan modern. Mereka telah berkoordinasi erat dengan Komando Artileri-Rudal untuk mengembangkan rencana pengujian produk yang ilmiah dan sinkron, mematuhi indikator kinerja dasar; dan secara ketat mematuhi peraturan dan ketentuan keselamatan selama proses pengujian.

Ke depannya, Letnan Jenderal Pham Hoai Nam meminta agar unit-unit tersebut segera berkoordinasi untuk menyelenggarakan pengujian, menyelesaikan produk, dan melakukan evaluasi dan penerimaan di semua tingkatan sebelum menyerahkannya kepada Komando Artileri-Rudal untuk digunakan dalam pelatihan dan kesiapan tempur. Pada saat yang sama, mereka harus melaksanakan berkas tugas produksi serial sesuai rencana. Berkoordinasi dengan instansi terkait Kementerian Pertahanan Nasional, Kementerian Pertahanan Nasional menetapkan standar dukungan logistik dan teknis yang sesuai untuk sistem artileri swa-gerak yang baru diperkenalkan.
6
Berdasarkan peningkatan desain dan teknologi manufaktur, Letnan Jenderal Pham Hoai Nam meminta unit-unit utama untuk terus mengkoordinasikan penelitian dan pengembangan sistem artileri swa-gerak PTH-152 dan PTH-130, dengan menggabungkan komando dan pengendalian tembakan otomatis.

Wakil Menteri Pertahanan Nasional juga menginstruksikan unit-unit tersebut untuk terus meneliti dan mengembangkan peluru artileri pintar, peluru jarak jauh, dan pesawat tanpa awak (UAV) untuk pengintaian guna mendukung komando penembakan artileri dan rudal.

98 komentar:

  1. DEMO GREENPEACE MALONSIA DAN KELOMPOK MAHASISWA =
    HUKUM PERUSAHAAN PEMBAKAR LAHAN SUMATERA DAN KALIMANTAN
    -
    • Aksi: Demo aliansi masyarakat sipil di Parlemen Malaysia (Oktober 2026).
    • Tuntutan: Pengesahan UU Kabut Asap Lintas Batas.
    • Tujuan: Mengadili korporasi Malaysia penyebab kebakaran lahan di luar negeri (Indonesia).
    • Sumber: South China Morning Post (SCMP).
    --------------------------------------------
    = DAFTAR KORPORASI PEMBAKAR LAHAN =
    INDUK PERUSAHAAN: MALAYSIA
    PT Adei Plantation and Industry
    Induk Perusahaan (Malaysia): Kuala Lumpur Kepong (KLK) Berhad
    Lokasi Konsesi: Riau
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Direksi divonis penjara. Lahan disita dan disegel berulang kali karena titik api konsisten.
    Sumber Utama: Gakkum KLHK, Detik, Tempo
    -
    PT Rafi Kamajaya Abadi
    Induk Perusahaan (Malaysia): TDM Berhad
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Digugat perdata oleh KLHK Rp900+ miliar dengan prinsip strict liability atas kebakaran lahan besar.
    Sumber Utama: CNN Indonesia, Antara
    -
    PT Sime Indo Agro
    Induk Perusahaan (Malaysia): SD Guthrie (ex Sime Darby)
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Lahan disegel resmi oleh KLHK setelah satelit mendeteksi kebakaran aktif dan asap tebal.
    Sumber Utama: BBC, CNBC
    -
    PT Sukses Karya Sawit
    Induk Perusahaan (Malaysia): IOI Corporation
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Diawasi ketat oleh pemerintah Indonesia karena areanya berulang kali memicu hotspot tahunan.
    Sumber Utama: Kompas, Mongabay
    -
    PT Globalindo Agung Lestari
    Induk Perusahaan (Malaysia): Genting Berhad
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Tengah
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Terbukti melakukan kanalisasi gambut ilegal yang memicu kebakaran bawah tanah dan emisi karbon masif.
    Sumber Utama: Greenpeace, WALHI
    -
    PT Menteng Jaya Sawit Perdana
    Induk Perusahaan (Malaysia): Kuala Lumpur Kepong (KLK) Group
    Lokasi Konsesi: Kalimantan
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk dalam daftar investigasi dan pemantauan terkait munculnya titik api di area konsesi mereka.
    Sumber Utama: Greenpeace Malaysia
    -
    PT Sawit Mitra Abadi
    Induk Perusahaan (Malaysia): Genting Plantations
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk daftar audit dan pengawasan penegakan hukum oleh pemerintah daerah bersama kementerian terkait kontribusi titik api.
    Sumber Utama: The Straits Times, Kompas
    -
    PT Tabung Haji Indo Plantation
    Induk Perusahaan (Malaysia): PT TH Plantations (Tabung Haji)
    Lokasi Konsesi: Riau
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Lahan konsesi sempat disegel resmi oleh Gakkum KLHK and masuk dalam pengawasan ketat akibat indikasi karhutla di areanya.
    Sumber Utama: KLHK, Straits Times
    -
    PT Inti Guna Perdana
    Induk Perusahaan (Malaysia): Terafiliasi investasi Malaysia
    Lokasi Konsesi: Landak, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk ke dalam daftar 20 perusahaan bermodal asing yang lahannya disegel ketat dan diproses hukum pidana akibat kelalaian menjaga area kerja dari karhutla.
    Sumber Utama: Kumparan, Tempo
    -
    PT Asri Hijau Lestari
    Induk Perusahaan (Malaysia): Perkebunan Kelapa Sawit terafiliasi Malaysia
    Lokasi Konsesi: Ketapang, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Dijatuhi status tersangka oleh penyidik setelah hasil verifikasi lapangan membuktikan adanya area gambut luas yang terbakar di dalam batas konsesi mereka.
    Sumber Utama: Gakkum KLHK, Tempo
    -
    PT Sepanjang Inti Surya Usaha
    Induk Perusahaan (Malaysia): Terafiliasi grup investasi kelapa sawit Malaysia
    Lokasi Konsesi: Sanggau, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Diproses hukum secara berlapis dan dikenai sanksi administratif berat berupa pembekuan aktivitas operasional setelah lahan konsesinya berulang kali hangus terbakar.
    Sumber Utama: CNN Indonesia, BBC

    BalasHapus
  2. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  3. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus
  4. SPH ???
    wahh kl gak punyak tuch haha!🤫😋🤭

    BalasHapus
  5. kahsiyan negri🎰kasino genting gak punyak SPH haha!😂👎🍌

    BalasHapus
  6. Manakala MALAYSIA negara KAYA....SHOPING CASH CAESAR SPH VERSI BARU guys......😎😎😎

    Negara Yang MISKIN NGUTANG TERUS TU TEPI SIKIT... 🦍🦍🦍🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN KESIAPAN (READINESS) & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak krisis ekonomi global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      KELUMPUHAN KESIAPAN TEMPUR (READINESS COLLAPSE):
      Aset Rongsokan Berusia Dekade: Operasional bergantung pada barang antik; APC Condor (1980-an), korvet era 80-90-an, dan jet tempur Hornet/Su-30 yang sangat bergantung pada pemeliharaan mahal.
      Defisit Anggaran O&M (20-25%): Dana pemeliharaan yang sangat kecil menyebabkan pesawat grounded demi suku cadang, kapal hanya bersandar di dermaga, dan kendaraan mogok di depo.
      Ketimpangan Orang vs Alat: ~60% anggaran habis untuk gaji. Pasukan besar (110.000) namun tanpa aset operasional memadai; prajurit ada tapi alat tempur rongsok.
      Jam Latihan Terjun Bebas: Dana O&M minim mengakibatkan pilot kekurangan jam terbang, pelaut jarang patroli, dan tentara darat jarang latihan amunisi tajam. Kesiapan tempur hanya di atas kertas.
      Deterrent Nol: Tidak mampu memproyeksikan kekuatan secara regional. Bergantung sepenuhnya pada diplomasi karena militer tidak lagi dianggap serius oleh kekuatan asing (seperti China di ZEE).
      ________________________________________
      KELEMAHAN RANTAI PASOK & PENGADAAN (SUPPLY CHAIN FAILURE):
      Pengadaan "Stop-Go": Proyek besar (MRCA, LCS) diumumkan lalu ditunda atau dibatalkan tergantung siapa yang berkuasa. Tanpa anggaran multi-tahun, kontrak menjadi tidak efektif dan biaya membengkak.
      Intervensi Politik & Kronisme: Kontrak diberikan kepada perusahaan yang memiliki koneksi politik, bukan yang kompeten. Hasilnya: Skandal LCS RM 9 Miliar tanpa satu pun kapal terkirim hingga 2025.
      Ketergantungan Ekstrim pada Asing: Impor sistem kelas atas (Rusia, AS, Turki) membuat MALONSIA rentan terhadap gangguan geopolitik dan biaya suku cadang yang mahal.
      Kapasitas Industri Lokal Lumpuh: Industri dalam negeri (Boustead, DefTech) hanya bergantung pada desain asing. Saat mereka gagal mengelola proyek, kualitas hancur dan proyek macet total.
      Krisis Suku Cadang & Kanibalisme: Tidak ada stok suku cadang yang memadai. Alutsista lama yang bagian-bagiannya sudah tidak diproduksi terpaksa dipreteli (cannibalization) untuk menghidupkan unit lain.

      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      KLAIM KAYA SHOPPING = 2 TAHUN SIPRI (2024-2025) KOSONG
      MALONSIA : 2 TAHUN (2025-2024) NOL = KOSONG
      INDONESIA = SIPRI SHOPPING (LENGKAP)
      KEGAGALAN PROYEK STRATEGIS (ZONK):
      MRCA (2017-2025) = ZONK: Nol pengadaan jet tempur multiperan; 5x Ganti PM, 5x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      LCS (2011-2025) = ZONK: Proyek mangkrak karatan; 5x Ganti PM, 6x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      SPH (2016-2025) = ZONK: Nol pengadaan artileri swagerak; 5x Ganti PM, 5x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      MRSS/LPD (2016-2025) = ZONK: Nol pengadaan kapal amfibi; 5x Ganti PM, 5x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      ________________________________________
      KRISIS FISKAL & HUTANG (OVERLIMIT DEBT):
      5x Ganti PM = 84,3% TO GDP: Hutang isi rumah melonjak drastis.
      5x Ganti MOF = GAGAL LUNAS: Klaim lunas 2053 hanyalah bual; kenyataan hutang terus bertambah.
      97.000 Eksodus = BORROWING TO REPAY DEBT: Periode 2018-2026 terjebak dalam siklus gali lubang tutup lubang.
      Kekangan Kewangan: 6x Ganti MOD gagal mengatasi hutang tertunggak yang tidak dibayar.
      ________________________________________
      PERBANDINGAN STRUKTUR & KAPASITAS INDUSTRI:
      Struktur Industri: Indonesia memiliki BUMN kuat (PTDI, PINDAD, PT PAL) dengan strategi kemandirian. MALONSIA tidak memiliki BUMN militer sepadan dan sangat bergantung pada pihak luar.
      Skala Militer: Personel aktif Indonesia (400.000) jauh melampaui MALONSIA (113.000), mendorong urgensi produksi domestik di Indonesia yang tidak dimiliki MALONSIA.
      Geopolitik: Kebutuhan menjaga ribuan pulau memaksa Indonesia mandiri dalam kapal perang dan pesawat patroli, sementara MALONSIA hanya fokus pada pengamanan internal.
      Kebijakan Pemerintah: Indonesia konsisten dengan aturan TKDN dan ekspor alutsista. MALONSIA terjebak dalam masalah tata kelola, transparansi, dan ketiadaan roadmap industri mandiri.
      ________________________________________
      KESIMPULAN:
      5X PM 6X MOD + 2 TAHUN SIPRI KOSONG + BORROWING TO REPAY DEBT = KEBANGKRUTAN PERTAHANAN TOTAL

      Hapus
    5. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      KRISIS FINANSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP SEKTOR PERTAHANAN SERTA PENGADAAN MILITER MALONSIA PERIODE 2023–2026:
      1. Kondisi Finansial dan Makroekonomi
      • Defisit Anggaran: Mengalami defisit sebesar RM 135,9 Miliar (Pendapatan RM 334,1 Miliar vs Pengeluaran RM 470 Miliar).
      • Beban Utang: Utang pemerintah mencapai 70,5% terhadap PDB, sementara utang rumah tangga menyentuh angka 84,3% terhadap PDB.
      • Kebijakan Penghematan: Terjadi pemotongan anggaran operasional kementerian, pembekuan total kontrak militer/polisi per Januari 2026, serta fenomena berutang untuk membayar utang lama (borrowing to repay debt).
      • Dampak Sosial: Terjadi PHK massal (puncaknya 24.100 pekerja pada Januari 2026), termasuk pemangkasan sekitar 5.000 karyawan di Petronas.
      2. Kegagalan Proyek Strategis & Pembatalan Alutsista (Periode 2023–2026)
      • Proyek Mangkrak/Gagal (Zonking): Program jet tempur Multi-Role Combat Aircraft (MRCA), proyek kapal Littoral Combat Ship (LCS) senilai RM 9 Miliar yang mengalami pengerjaan ulang (rework) 4.000 pipa/kabel, pengadaan artileri SPH, serta kapal amfibi MRSS/LPD dinyatakan macet total.
      • Pembatalan & Pemblokiran Kontrak: Pembatalan pengadaan jet F/A-18 Hornet, helikopter UH-60A Black Hawk, serta pemblokiran/larangan rudal tempur seperti Naval Strike Missile (NSM) dan AMRAAM.
      • Catatan SIPRI Kosong: Selama dua tahun berturut-turut (2024–2025), tidak tercatat adanya transfer senjata global atau aktivitas belanja alutsista baru.
      3. Kelumpuhan Kesiapan Tempur (Readiness Collapse)
      • Alutsista Usang: Operasional pertahanan bertumpu pada aset tua era 1980-1990an (seperti APC Condor, korvet lama, Hornet, dan Su-30) yang memakan biaya perawatan sangat tinggi.
      • Krisis Pemeliharaan & Kanibalisme: Terjadi defisit anggaran pemeliharaan sebesar 20-25%. Akibatnya, banyak unit militer tidak dapat beroperasi dan terpaksa melakukan kanibalisme suku cadang untuk mempertahankan unit yang tersisa.
      • Ketimpangan Anggaran: Sebanyak 60% anggaran tersedot untuk gaji personel (110.000 pasukan), sehingga dana latihan militer taktis, jam terbang pilot, dan patroli laut menurun drastis.
      4. Kelemahan Rantai Pasok & Manajemen Industri
      • Ketidakstabilan Politik: Pergantian kepemimpinan yang masif (5x ganti Perdana Menteri, 6x ganti Menteri Pertahanan) membuat kebijakan pengadaan menjadi "Stop-Go" (tidak konsisten) dan rentan intervensi politik/kronisme.
      • Ketergantungan Asing: Sangat bergantung pada impor sistem pertahanan dari Rusia, AS, dan Turki, sehingga rentan terhadap gangguan geopolitik.
      • Kapasitas Lokal Lemah: Industri pertahanan domestik dinilai gagal mandiri dan hanya bergantung pada desain luar, berbeda dengan Indonesia yang didukung BUMN strategis (PT PAL, PINDAD, PTDI) yang memiliki aturan TKDN ketat serta fokus pada kemandirian wilayah kepulauan.
      KESIMPULAN UTAMA
      KOMBINASI DARI KRISIS FISKAL, TATA KELOLA YANG TIDAK TRANSPARAN, KEGAGALAN PROYEK LCS, SERTA PRAKTIK KANIBALISME SUKU CADANG DIKLAIM TELAH MEMICU KEBANGKRUTAN PERTAHANAN TOTAL SECARA SISTEMIS

      Hapus
  7. Manakala MALAYSIA negara KAYA....SHOPING CASH CAESAR SPH VERSI BARU guys......😎😎😎

    Negara Yang MISKIN NGUTANG TERUS TU TEPI SIKIT... 🦍🦍🦍🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: SPIRAL UTANG & KEBANGKRUTAN SISTEMIK
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional akibat krisis ekonomi dampak konflik global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer/polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status resmi KOSONG (Nihil transfer senjata berat). MALONSIA kini sejajar dengan Timor Leste, Kamboja, dan Laos dalam lembar SIPRI.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      ANALISA "BORROWING TO REPAY DEBT" (DEBT-SERVICING CYCLE):
      Gali Lubang Tutup Lubang: Rekor terburuk pada 2023 di mana 64,3% pinjaman baru (RM 145,8 Miliar) hanya digunakan untuk membayar hutang lama. Proyeksi 2025-2026 tetap kritis di angka 58%.
      Eskalasi Utang Raksasa: Melonjak drastis dari RM 407,1 Miliar (2010) menjadi RM 1,79 Triliun (2026).
      Rasio Utang vs GDP: Melompat ke angka bahaya 69% - 70,4%, memicu risiko gagal bayar (default) jika terjadi guncangan global.
      Tabung Harapan (2018): Bukti keputusasaan fiskal di mana negara harus meminta sumbangan rakyat untuk membayar hutang yang menembus RM 1 Triliun.
      ________________________________________
      ANALISA PERTAHANAN & PENURUNAN DAYA GENTAR:
      Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN). Resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
      Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian Hornet bekas dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan kas negara untuk membeli barang second-hand sekalipun.
      Vakum SIPRI (2-Layer): 2022-2023 (Hanya dipilih tanpa pesanan), 2024-2025 (Benar-benar Kosong). Tidak ada anggaran pembangunan (CAPEX).
      ________________________________________
      ANALISA REPUTASI & SANKSI INTERNASIONAL:
      Sanksi AS: Ancaman Section 301 (Tarif 10-25%) dan IEEPA menghantam sektor manufaktur E&E, tulang punggung pendapatan untuk membayar hutang.
      Degradasi Birokrasi: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan pemain ilegal mencerminkan rusaknya tata kelola birokrasi nasional.
      Kehilangan Devisa: Defisit kronis sejak 2010 (Puncaknya -6,4% di 2021). Nilai hutang dalam USD membengkak dari USD 150 Miliar (2010) menjadi USD 375 Miliar (2025).
      KESIMPULAN:
      FISKAL LUMPUH + BORROWING TO REPAY DEBT + GFP DISALIP FILIPINA = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL

      Hapus
  8. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Keamanan (US Fact Sheet):
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Tidak ada Blanket Overflight Access; pesawat asing wajib patuh PP No. 4 Tahun 2018 (Izin Diplomatik/Keamanan).
      MDCP 2026: Kerjasama dengan AS berbasis pilar modernisasi dan pendidikan militer dengan prinsip kedaulatan penuh.
      Ekonomi & Energi:
      Saham Freeport: Kepemilikan Indonesia naik menjadi 63,23% (Tambahan 12%).
      Energi Prabowo-Putin: Suplai minyak mentah dan LPG serta transfer teknologi dari Rusia (Juli 2024).
      Fiskal & Hutang:
      Debt-to-GDP: ~40% (Pruden & Sangat Sehat).
      HUtang Household: 16% (Ketahanan konsumsi tinggi).
      Defisit Fiskal: Di bawah 3% (Disiplin ketat).
      Kekuatan Militer (GFP 13 Dunia):
      SIPRI 2024-2025: 1 Lembar Penuh (Rafale F-4, Scorpène Evolved, PPA, A400M, Rudal KHAN/BORA).
      On Progress: 42 Rafale, 48 KAAN, 48 KF-21, 2 Fregat Merah Putih, 1 Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memerintahkan potong anggaran operasional akibat krisis Middle East.
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas 5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total seluruh pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim akibat skandal korupsi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status KOSONG/AMNESIA BELANJA selama 2 tahun berturut-turut.
      Fiskal & Hutang (Zona Merah):
      Debt-to-GDP: 69–70% (Overlimit Plafon 65%).
      HUtang Household: 84,3% (Ekstrem/Mencekik Rakyat).
      Defisit Fiskal: 3,8% (Beban utang baru menumpuk).
      Kekuatan Militer (GFP 42 Dunia):
      Status Regional: Disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk):
      2014: Rafale (Mangkrak).
      2018: MRSS PT PAL (Batal).
      2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
      2026: F/A-18 Kuwait (Resmi Batal karena evaluasi buruk & biaya).
      Analisa "Salam Kosong":
      2020-2021: Planned (Hanya rencana).
      2022-2023: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tak mampu beli).
      2024-2025: KOSONG/NIHIL.
      KESIMPULAN:
      INDONESIA 63% SAHAM FREEPORT + SIPRI PENUH VS MALONSIA HUTANG 70% + SIPRI KOSONG.
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Keamanan (US Fact Sheet):
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Tidak ada Blanket Overflight Access; pesawat asing wajib patuh PP No. 4 Tahun 2018 (Izin Diplomatik/Keamanan).
      MDCP 2026: Kerjasama dengan AS berbasis pilar modernisasi dan pendidikan militer dengan prinsip kedaulatan penuh.
      Ekonomi & Energi:
      Saham Freeport: Kepemilikan Indonesia naik menjadi 63,23% (Tambahan 12%).
      Energi Prabowo-Putin: Suplai minyak mentah dan LPG serta transfer teknologi dari Rusia (Juli 2024).
      Fiskal & Hutang:
      Debt-to-GDP: ~40% (Pruden & Sangat Sehat).
      HUtang Household: 16% (Ketahanan konsumsi tinggi).
      Defisit Fiskal: Di bawah 3% (Disiplin ketat).
      Kekuatan Militer (GFP 13 Dunia):
      SIPRI 2024-2025: 1 Lembar Penuh (Rafale F-4, Scorpène Evolved, PPA, A400M, Rudal KHAN/BORA).
      On Progress: 42 Rafale, 48 KAAN, 48 KF-21, 2 Fregat Merah Putih, 1 Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memerintahkan potong anggaran operasional akibat krisis Middle East.
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas 5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total seluruh pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim akibat skandal korupsi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status KOSONG/AMNESIA BELANJA selama 2 tahun berturut-turut.
      Fiskal & Hutang (Zona Merah):
      Debt-to-GDP: 69–70% (Overlimit Plafon 65%).
      HUtang Household: 84,3% (Ekstrem/Mencekik Rakyat).
      Defisit Fiskal: 3,8% (Beban utang baru menumpuk).
      Kekuatan Militer (GFP 42 Dunia):
      Status Regional: Disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk):
      2014: Rafale (Mangkrak).
      2018: MRSS PT PAL (Batal).
      2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
      2026: F/A-18 Kuwait (Resmi Batal karena evaluasi buruk & biaya).
      Analisa "Salam Kosong":
      2020-2021: Planned (Hanya rencana).
      2022-2023: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tak mampu beli).
      2024-2025: KOSONG/NIHIL.
      KESIMPULAN:
      INDONESIA 63% SAHAM FREEPORT + SIPRI PENUH VS MALONSIA HUTANG 70% + SIPRI KOSONG.
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).

      Hapus
  9. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
      LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Keamanan (US Fact Sheet):
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Tidak ada Blanket Overflight Access; pesawat asing wajib lapor dan memiliki izin diplomatik/keamanan (PP No. 4 Tahun 2018).
      MDCP 2026: Kemitraan strategis dengan AS (Hegseth-Sjafrie) berbasis modernisasi militer, latihan gabungan, dan pendidikan profesional dengan prinsip kedaulatan penuh.
      Ekonomi & Energi:
      Saham Freeport: Kepemilikan nasional melonjak dari 51,23% menjadi 63,23% (Tambahan 12%).
      Energi Prabowo-Putin: Kepastian suplai minyak mentah dan LPG serta transfer teknologi energi hasil tindak lanjut pertemuan Moskow.
      Ketahanan Fiskal (Sangat Sehat):
      Gov. Debt: ~40% PDB (Pruden, jauh di bawah batas aman 60%).
      Household Debt: Sangat rendah (16% PDB), menjamin ketahanan konsumsi domestik.
      Defisit Fiskal: Terkendali di bawah 3%.
      Kekuatan Militer (Peringkat 13 Dunia):
      SIPRI 2024-2025: 1 Lembar Penuh (Rafale F-4, Scorpene Evolved, PPA-L, A400M, Rudal Khan/Bora).
      Modernisasi Aktif: Membangun kekuatan pemukul masif termasuk 48 KAAN (Turki) dan Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat krisis Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas 5.000 karyawan. Januari 2026 menjadi puncak krisis ekonomi.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim per 16 Januari 2026 akibat investigasi suap dan korupsi sistemik.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status KOSONG/AMNESIA BELANJA selama 2 tahun berturut-turut. Sejajar dengan Laos dan Kamboja.
      Indikator Kejatuhan (GFP 2026):
      Merosot ke Peringkat 42: Resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk): F/A-18 Hornet Kuwait (Batal), Sewa Black Hawk (Mangkrak), Kapal MRSS PT PAL (Batal).
      Fiskal & Spiral Hutang (Zona Merah):
      Gov. Debt: 69-70% PDB (Overlimit Plafon 65%).
      Household Debt: 84,3% PDB (Mencekik Rakyat).
      BORROWING TO REPAY DEBT: 58% hingga 64,3% pinjaman baru habis hanya untuk membayar bunga dan cicilan utang lama (Debt-servicing).
      Model "Negara Penyewa": Akibat ketiadaan kas, militer beralih ke skema Leasing (Sewa) untuk 32+ item (Helikopter, pesawat latih, kendaraan taktis).
      KESIMPULAN:
      INDONESIA 63% SAHAM FREEPORT + SIPRI PENUH VS MALONSIA UTANG 70% PDB + SIPRI KOSONG
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Kemitraan Strategis:
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Indonesia menolak Blanket Overflight Access; setiap pesawat militer asing wajib patuh pada izin diplomatik (PP No. 4/2018).
      MDCP 2026: Kerjasama pertahanan dengan AS berbasis mutual respect pada pilar modernisasi dan latihan operasional tanpa mengorbankan kedaulatan.
      Realisasi Belanja Alutsista (SIPRI 2024–2025):
      STATUS LENGKAP: Kontrak aktif masif mencakup Rafale F4, A400M Atlas, Fregat Merah Putih, Kapal PPA, dan Rudal KHAN/BORA.
      Peringkat 18 Dunia: Terdaftar sebagai importir senjata terbesar di ASEAN dengan pangsa pasar global 1,5%.
      Ketahanan Fiskal (Sangat Sehat):
      PDB: USD 1,44 Triliun (Ekonomi raksasa kawasan).
      Gov. Debt: ~40% (Jauh di bawah batas aman UU 60%).
      Defisit Fiskal: 2,9% (Disiplin anggaran yang ketat).
      Daya Gentar (GFP 2026): Peringkat 13 Dunia—Hegemon mutlak di Asia Tenggara dengan modernisasi tunai.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat skandal suap pejabat tinggi (Januari 2026).
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total selama 2 tahun berturut-turut; setara dengan negara ekonomi terkecil (Laos/Kamboja).
      Dikotomi Model "Negara Penyewa":
      Skema Leasing: Krisis likuiditas memaksa beralih ke sewa untuk 32+ item (Blackhawk, AW139, simulator) daripada membeli secara berdaulat.
      Aset Grounded: Jet MiG-29 dan MB339CM pensiun dini tanpa pengganti; kapal selam sempat mengalami kendala teknis fatal.
      Fiskal & Spiral Hutang (Zona Merah):
      Gov. Debt: 69%–70% PDB (Overlimit Plafon 65%).
      Household Debt: 84,3% PDB (Mencekik rakyat).
      BORROWING TO REPAY DEBT: 58% pinjaman baru di 2026 hanya habis untuk membayar bunga/cicilan utang lama.
      Daya Gentar (GFP 2026): Merosot ke peringkat 42 Dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk): F/A-18 Hornet Kuwait (Batal), Kapal MRSS PT PAL (Zonk), Skandal SPH 155mm (Tertunda sejak 2010).
      KESIMPULAN:
      INDONESIA MODERNISASI TUNAI & GDP USD 1,44T VS MALONSIA MILITER SEWAAN & UTANG 70% PDB
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).

      Hapus
  10. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =F18 BATAL - UH60A BATAL
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN
      2025 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG
      2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      anggaran operasional vs pembangunan =
      opex 63% (rm13.36 miliar) - gaji & pensiun
      dev ex 37% (rm7.49 miliar) - akuisisi aset
      fokus bertahan hidup, bukan membangun kekuatan
      --------------------------------
      beban biaya personel =
      biaya tetap (gaji & kesejahteraan) mendominasi
      program perumahan rkat memakan modal investasi
      biaya administrasi gemuk, kekuatan tempur kurus
      fleksibilitas restrukturisasi pasukan lumpuh
      --------------------------------
      pemeliharaan mengalahkan modernisasi =
      rm5.8 miliar habis untuk tambal sulam aset tua
      biaya tinggi menjaga kapal usia 30-40 tahun tetap terapung
      dana habis untuk servis, bukan untuk beli teknologi baru
      --------------------------------
      investasi r&d dan kapabilitas rendah =
      dana riset mandiri hampir nol (negligible)
      tidak ada program pengembangan bersama (co-development)
      tergantung penuh pada pemasok asing (foreign dependency)
      autonomi perencanaan pertahanan hilang
      --------------------------------
      dampak sistemik =
      aset militer hanya jadi pajangan tua tanpa upgrade
      kalah saing dengan program mandiri indonesia & vietnam
      anggaran habis dikonsumsi, bukan diinvestasikan
      ancaman kedaulatan meningkat karena teknologi usang
      --------------------------------
      absennya sistem serang jarak jauh =
      tidak memiliki rudal balistik & rudal jelajah
      zero standoff precision-guided munitions
      tudm tidak punya platform deep-strike mission
      su-30mkm tanpa rudal kh-59 atau brahmos
      --------------------------------
      postur getar yang lemah =
      doktrin "deterrence by denial" (hanya menahan)
      tidak mampu melakukan "deterrence by punishment" (membalas)
      tertinggal dari vietnam & filipina dalam serangan balik
      lumpuh dalam kendali eskalasi konflik
      --------------------------------
      anggaran mematikan kapabilitas =
      60-70% dana habis untuk gaji & operasional
      anggaran r&d & senjata canggih hampir nol
      skandal lcs menguras sumber daya strategis
      terjebak siklus merawat barang antik (legacy systems)
      --------------------------------
      zero kemandirian rudal strategis =
      tidak ada program pengembangan rudal domestik
      kalah dari indonesia (rudal turki) & vietnam (rudal rusia)
      absen dalam kemitraan produksi senjata strategis
      ketergantungan total pada supplier asing
      --------------------------------
      dampak strategis =
      leverage diplomatik rendah di kawasan
      tidak mampu memberi ancaman balik di luar perbatasan
      autonomi perencanaan kekuatan militer hilang
      lemah dalam menghadapi agresi modern

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      DEFENSE INDUSTRY (MDIC/MIDES) =
      FRAGMENTED ECOSYSTEM
      NO ENFORCEABLE BLUEPRINT
      SKILLED MANPOWER SHORTAGE
      --------------------------------
      PRODUCTION CAPACITY =
      LICENSED ASSEMBLER ONLY
      NO FULL-SPECTRUM DEVELOPER
      M4 CARBINE (ASSEMBLY ONLY) vs SS2/SAR-21 (INDIGENOUS)
      --------------------------------
      R&D & TECHNOLOGY =
      UNDERFUNDED INNOVATION
      NASCENT CMS & SENSORS
      AI & CYBER WARFARE GHOST PROJECTS
      --------------------------------
      FOREIGN OEM DEPENDENCE =
      SU-30MKM (RUSSIA)
      FA-50 (SOUTH KOREA)
      SCORPÈNE (FRANCE)
      --------------------------------
      STRATEGIC VULNERABILITY =
      ZERO INDIGENOUS MISSILE
      NO LOCAL RADAR PRODUCTION
      NO DOMESTIC ARMORED DESIGN
      --------------------------------
      POLICY & EXECUTION =
      BUDGET CONSTRAINTS
      POLITICAL DISCONTINUITY
      FAILED 15-TO-5 TRANSFORMATION
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      TOTAL LOGISTIC DEPENDENCY
      EMBARGO THREAT VULNERABILITY
      ASPIRATIONAL BUT NOT OPERATIONAL
      --------------------------------
      DEFENCE WHITE PAPER (DWP) 2019 =
      AMBITIOUS 10-YEAR ROADMAP
      UNIMPLEMENTED DRAFT
      PAPER-BASED STRATEGY ONLY
      --------------------------------
      CREDIBILITY GAP =
      POLICY vs REALITY MISMATCH
      FAILED CAPACITY PLAN
      SLOW CYBER/AIR PROGRESS
      --------------------------------
      LCS PROJECT SCANDAL =
      RM9 BILLION VANISHED
      ZERO SHIP DELIVERED (2025)
      MANAGEMENT NIGHTMARE
      --------------------------------
      OPERATIONAL STAGNATION =
      GBAD SYSTEM UNFUNDED
      HMAV APPROVAL STALL
      RELIANCE ON ANCIENT PLATFORMS
      --------------------------------
      POLITICAL INSTABILITY =
      GOVERNMENT CHANGE (2020-2022)
      DISRUPTED PLANNING CYCLES
      ABANDONED PROGRAMS
      --------------------------------
      INSTITUTIONAL WEAKNESS =
      DIFFUSED ACCOUNTABILITY
      NO CENTRALIZED ENFORCEMENT
      BUREAUCRATIC INERTIA
      --------------------------------
      AUDIT & TRANSPARENCY =
      REDACTED AUDIT REPORTS
      ENFORCEMENT FAILURE
      SYSTEMIC INEFFICIENCY
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      CREDIBILITY COLLAPSE
      MISSED MODERNIZATION TIMELINES
      CAPABILITY GAP WIDENING

      Hapus
  11. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      DEFENSE INDUSTRY (MDIC/MIDES) =
      FRAGMENTED ECOSYSTEM
      NO ENFORCEABLE BLUEPRINT
      SKILLED MANPOWER SHORTAGE
      --------------------------------
      PRODUCTION CAPACITY =
      LICENSED ASSEMBLER ONLY
      NO FULL-SPECTRUM DEVELOPER
      M4 CARBINE (ASSEMBLY ONLY) vs SS2/SAR-21 (INDIGENOUS)
      --------------------------------
      R&D & TECHNOLOGY =
      UNDERFUNDED INNOVATION
      NASCENT CMS & SENSORS
      AI & CYBER WARFARE GHOST PROJECTS
      --------------------------------
      FOREIGN OEM DEPENDENCE =
      SU-30MKM (RUSSIA)
      FA-50 (SOUTH KOREA)
      SCORPÈNE (FRANCE)
      --------------------------------
      STRATEGIC VULNERABILITY =
      ZERO INDIGENOUS MISSILE
      NO LOCAL RADAR PRODUCTION
      NO DOMESTIC ARMORED DESIGN
      --------------------------------
      POLICY & EXECUTION =
      BUDGET CONSTRAINTS
      POLITICAL DISCONTINUITY
      FAILED 15-TO-5 TRANSFORMATION
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      TOTAL LOGISTIC DEPENDENCY
      EMBARGO THREAT VULNERABILITY
      ASPIRATIONAL BUT NOT OPERATIONAL
      --------------------------------
      DEFENCE WHITE PAPER (DWP) 2019 =
      AMBITIOUS 10-YEAR ROADMAP
      UNIMPLEMENTED DRAFT
      PAPER-BASED STRATEGY ONLY
      --------------------------------
      CREDIBILITY GAP =
      POLICY vs REALITY MISMATCH
      FAILED CAPACITY PLAN
      SLOW CYBER/AIR PROGRESS
      --------------------------------
      LCS PROJECT SCANDAL =
      RM9 BILLION VANISHED
      ZERO SHIP DELIVERED (2025)
      MANAGEMENT NIGHTMARE
      --------------------------------
      OPERATIONAL STAGNATION =
      GBAD SYSTEM UNFUNDED
      HMAV APPROVAL STALL
      RELIANCE ON ANCIENT PLATFORMS
      --------------------------------
      POLITICAL INSTABILITY =
      GOVERNMENT CHANGE (2020-2022)
      DISRUPTED PLANNING CYCLES
      ABANDONED PROGRAMS
      --------------------------------
      INSTITUTIONAL WEAKNESS =
      DIFFUSED ACCOUNTABILITY
      NO CENTRALIZED ENFORCEMENT
      BUREAUCRATIC INERTIA
      --------------------------------
      AUDIT & TRANSPARENCY =
      REDACTED AUDIT REPORTS
      ENFORCEMENT FAILURE
      SYSTEMIC INEFFICIENCY
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      CREDIBILITY COLLAPSE
      MISSED MODERNIZATION TIMELINES
      CAPABILITY GAP WIDENING

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Faktor Penghambat Modernisasi –
      • Kendala Fiskal: Pemerintah enggan memotong anggaran lain demi pertahanan.
      • Biaya Perawatan Tinggi: Sebagian besar anggaran habis hanya untuk maintenance, bukan aset baru.
      • Ketidakpastian Politik: Politik yang tidak stabil membatasi rencana belanja jangka panjang.
      • Tata Kelola Buruk: Manajemen pengadaan yang lemah merusak efektivitas program outsourcing.
      Krisis Aset Udara & Darat Usang –
      • Armada tempur Su-30MKM dan F/A-18 Hornet mulai usang secara teknologi (obsolete).
      • Beberapa helikopter militer yang masih beroperasi adalah warisan tahun 1960-an.
      • Kerugian besar akibat pembelian suku cadang yang tidak lagi kompatibel dengan armada.
      • Kondisi barak militer dan infrastruktur pertahanan dalam keadaan buruk/memprihatinkan.
      Kerentanan Armada Laut (RMN) –
      • Fast Attack Craft (FAC) sudah berusia di atas 50 tahun.
      • Banyak kapal perang beroperasi jauh melampaui batas optimal (Limit: Kapal Selam 35 thn, Frigat 30 thn).
      • Kapal patroli cepat masih dipaksa bertugas meski sudah melewati batas usia 24 tahun.
      • Ketergantungan pada teknologi AS meningkat akibat kegagalan riset domestik.
      Masalah Industri & Teknologi Lokal –
      • Logistik Campur Aduk: Senjata dari berbagai negara berbeda memicu masalah teknis kronis.
      • Kegagalan R&D: Kurangnya aktivitas riset membuat konten lokal sangat rendah.
      • Kapasitas Rendah: Perusahaan lokal tidak mampu memproduksi peralatan sesuai standar militer.
      • Penolakan OEM: Produsen asing enggan berbagi teknologi karena takut persaingan atau pencurian.
      Beban Ekonomi & Utang Rakyat 2026 –
      • Total Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Total Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Beban Kumulatif Per Warga: RM 94.544 (Utang Pemerintah + Rumah Tangga).

      Hapus
  12. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Kerapuhan Komando & Integritas –
      • Korupsi Sistemik: Praktik korupsi kronis telah merusak kesiapan tempur dan moral prajurit secara mendalam.
      • Gagal Integritas: Dokumen rencana integritas militer terbukti hanya formalitas tanpa panduan strategis yang nyata.
      • Kurang Pelatihan: Komandan lapangan dikirim ke wilayah tugas tanpa pembekalan etika dan mitigasi korupsi.
      • Intervensi Politik: Kepentingan politik sempit terus merusak kemandirian dan kesiapan operasional angkatan bersenjata.
      Teknologi Tertinggal & Aset Usang –
      • Warisan Era 70-an: Mayoritas alutsista adalah barang lama pembelian tahun 1970–1990 yang sudah tidak relevan.
      • Tertinggal Regional: Teknologi militer saat ini kalah jauh dibandingkan lompatan modernisasi negara-negara tetangga.
      • Skandal KD Rahman: Kapal selam kebanggaan gagal menyelam pada 2010 akibat masalah teknis yang memalukan.
      • Kegagalan Modernisasi: Pemerintah terbukti tidak mampu menyediakan aset pertahanan modern bagi pasukan garis depan.
      Pembatasan Otoritas & Anggaran –
      • Keterbatasan Peran: Militer kehilangan taji dan hanya berfungsi sebagai pembantu polisi dalam masalah keamanan.
      • Pagu Anggaran Rendah: Anggaran pengadaan dibatasi ketat hanya pada angka 1,4% dari PDB.
      • Hambatan Fiskal: Defisit anggaran negara memaksa penundaan massal terhadap pembelian sistem senjata baru.
      • Ancaman Non-Tradisional: Lemahnya otoritas membuat militer gagap menghadapi sengketa wilayah dan ancaman lintas batas.
      Krisis Hubungan Luar Negeri –
      • Status Missspoken: Pernah terjadi penarikan sepihak dari kesepakatan dagang yang kemudian dibatalkan dengan alasan "salah bicara".
      • Diplomasi Ditolak: Antara 2018–2026, MALONSIA ditolak masuk oleh berbagai blok besar dunia (BRICS, G20, FIFA, UN).
      • Ketergantungan Eksternal: Strategi pertahanan sangat bergantung pada dinamika regional tanpa memiliki kemandirian perspektif.
      • Isu Maritim: Ketidakmampuan menjaga perbatasan maritim dari penyelundupan, perompakan, dan penambangan pasir ilegal.
      Data Beban Finansial Warga 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Melewati batas aman).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Populasi Terbebani: 36.385.115 jiwa menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544 per kepala.

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Krisis Kapabilitas Udara (RMAF) –
      • Kelumpuhan Sukhoi: Pada 2018, hanya 4 dari 18 jet Su-30MKM yang bisa terbang akibat krisis suku cadang dan pemeliharaan.
      • Masalah Mesin Kronis: Mesin AL-31FP sering gagal karena kelelahan logam (fatigue) dan tekanan oli rendah.
      • Isolasi Teknologi: Asal Rusia menyulitkan integrasi dengan sistem NATO (Link 16), krusial untuk perang modern.
      • Obsolescence: Pesawat mencapai titik kedaluwarsa teknologi; rencana pembelian barang bekas (Hornet Kuwait) berisiko ketidakcocokan suku cadang.
      Kegagalan Sistemik & Logistik –
      • Kesiapan Rendah: Studi mencatat keraguan atas kesiapan MAF menghadapi ancaman nyata akibat pengembangan yang serampangan.
      • Kelemahan Personel: Prajurit diidentifikasi kesulitan dalam keterampilan berpikir, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah saat operasi.
      • Reformasi Pengadaan Gagal: Program LCS terus tertunda dan cakupannya dikurangi; sistem pengadaan butuh perombakan total.
      • Hambatan Fiskal: Pemerintah enggan memangkas belanja lain, mengunci anggaran pertahanan dalam keterbatasan kronis.
      Ancaman Kedaulatan & Lingkungan –
      • Intrusi ZEE: MALONSIA menghadapi sengketa wilayah dan intrusi berulang di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
      • Polusi Lintas Batas: Kabut asap lintas batas berdampak parah pada aktivitas sosial dan ekonomi nasional.
      • Intervensi Politik: Campur tangan politik dan korupsi terus merusak kesiapan tempur secara keseluruhan.
      • Ketiadaan Panduan: Pemerintah tidak memiliki arah strategis yang jelas untuk masa depan industri pertahanan domestik.
      Ketimpangan Regional –
      • Tertinggal Tetangga: Peralatan MAF sudah ketinggalan zaman dan berada di bawah standar negara-negara tetangga.
      • Sistem Logistik Rapuh: Sistem pendukung saat ini diprediksi tidak akan mampu menopang operasi tempur yang berkepanjangan.
      • Dilema Modernisasi: Ambisi modernisasi terbentur tembok anggaran yang sangat terbatas.
      Data Beban Finansial 2026 –
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% PDB (Overlimit batas 65%).
      • Rasio Utang Household: 84,3% PDB (Overlimit batas 65%).
      • Beban Kumulatif Per Warga: RM 94.544 (Beban utang yang ditanggung setiap penduduk MALONSIA).

      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Krisis Pangan & Ketergantungan Impor –
      • Beras Impor: Bergantung pada Indonesia (Kalbar) sebesar 500.000 ton akibat larangan ekspor India dan kelangkaan beras lokal.
      • Krisis Protein: Berubah dari eksportir menjadi net importer ayam per Juli 2025; subsidi telur dicabut total Agustus 2025 demi hemat RM 1,2 Miliar.
      • Daging Merah: Kemandirian (SSL) di bawah 15%; 90% daging sapi harus impor dengan harga mahal akibat pelemahan Ringgit.
      • Ayam GPS (USA): Kesepakatan USTR (15 Okt 2025) memaksa MALONSIA beri akses pasar preferensial untuk genetika unggas Amerika.
      Ledakan Hutang & Beban Rakyat (Tren 2025-2026) –
      • Hutang Pemerintah: Melonjak dari RM 1,3 Triliun (2025) ke RM 1,79 Triliun (2026); rasio tembus 70,5% PDB (Overlimit).
      • HUtang Household: Sangat kritis di angka RM 1,65 - 1,73 Triliun (84,3% - 85,8% PDB), melumpuhkan daya beli warga.
      • Beban Per Warga: Setiap individu menanggung beban kumulatif RM 81.998 (2025) yang meroket menjadi RM 94.544 (2026).
      Kekacauan Diplomasi & Salah Bicara –
      • Koreksi "Missspoken": Menteri Perdagangan klaim perjanjian dagang AS batal/void, namun langsung dikoreksi kementeriannya sebagai "salah bicara".
      • Kacung China (1MDB): Skandal 1MDB terus membayangi kedaulatan ekonomi dan hubungan diplomatik internasional.
      • Isolasi Global: Periode 2018–2026 dicatat sebagai masa DITOLAK oleh blok besar: EU, UN, FIFA, BRICS, hingga G20.
      Lumpuhnya Pertahanan & Keamanan –
      • Aset Mangkrak: Pembatalan massal 5 tender pengadaan (2023) dan pembekuan total keputusan pengadaan militer/polisi (2026) akibat korupsi.
      • Kegagalan Udara: Penarikan MiG-29 dan sulitnya operasional Su-30MKM membuat ruang udara rentan tanpa pelindung modern.
      • Erosi Kedaulatan: Intrusi di EEZ dan sengketa maritim tak teratasi karena armada laut yang sudah "antik" (era 60-70an)

      Hapus
  13. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Kegagalan Kebijakan & Integritas Pertahanan –
      • Korupsi Pengadaan: Militer dituduh terlibat korupsi sistemik dalam proses pengadaan alutsista.
      • Integritas Formalitas: Integrity Plan pemerintah gagal menjadi dokumen strategis dan tidak memberikan panduan nyata.
      • Komando Tanpa Etika: Komandan dikirim ke medan tugas tanpa pelatihan mitigasi korupsi yang memadai.
      • Kondisi Dinas Buruk: Militer kesulitan merekrut personel berkualitas akibat fasilitas dan kondisi layanan yang memprihatinkan.
      Krisis Alutsista & Infrastruktur –
      • Aset Antik: Mayoritas peralatan tempur darat adalah sisa pembelian tahun 1970-an hingga 1990-an.
      • Ketertinggalan Regional: Teknologi pertahanan MALONSIA tertinggal jauh di bawah standar negara-negara tetangga.
      • Infrastruktur Terbengkalai: Fasilitas pertahanan rusak parah karena pemerintah memprioritaskan anggaran untuk sektor lain.
      • R&D Lumpuh: Industri pertahanan lokal gagal dalam transfer teknologi dan penciptaan lapangan kerja produktif.
      Hambatan Politik & Fiskal –
      • Instabilitas Pemerintahan: Pergantian rezim yang sering terjadi sejak 2018 merusak kontinuitas dukungan militer.
      • Intervensi Sipil: Pemimpin politik terlalu jauh mencampuri urusan teknis pengadaan dan strategi tempur.
      • Dilema Anggaran: Pemerintah enggan memotong belanja non-militer, membiarkan anggaran pertahanan tetap kronis.
      • Kelemahan Operasional: Personel militer diidentifikasi sulit dalam pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah di lapangan.
      Ancaman Kedaulatan & Sosial –
      • Intrusi EEZ: Lemahnya aset membuat wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (EEZ) rentan terhadap intrusi asing.
      • Ketidakseimbangan Etnis: Komposisi angkatan bersenjata sangat timpang (didominasi Bumiputera) dan kurang representatif.
      • Beban Eksternal: Kabut asap lintas batas terus merusak aktivitas ekonomi dan sosial nasional tanpa solusi nyata.
      • Selat Singapura: Ketidakmampuan menjaga keamanan maritim di jalur perdagangan internasional yang kritis bagi negara.
      Data Beban Finansial Warga 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi utang yang ditanggung setiap individu).

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Transparansi & Akuntabilitas Buruk –
      • Anggaran Tertutup: Anggaran pertahanan dipublikasikan secara umum tanpa rincian mendalam (general outline).
      • Hambatan Hukum: Official Secrets Act digunakan untuk membatasi publikasi data pertahanan ke publik.
      • Lemah Pengawasan: Parlemen memiliki waktu terbatas untuk membahas anggaran, ditambah kurangnya keahlian teknis para anggota DPR.
      • Kontrol Internal: Sebagian besar kendali belanja bersifat internal di MINDEF, memicu celah penyalahgunaan wewenang.
      Krisis Aset Udara & Laut –
      • Pesawat Kedaluwarsa: Operasional Su-30MKM Flanker terancam lumpuh, sementara MiG-29 Fulcrum sudah ditarik sejak 2017 tanpa pengganti.
      • Kapal Perang Antik: Unit seperti KD Sri Perlis dan KD Sri Johor masih dipaksa bertugas meski sudah berusia sejak akhir 1960-an.
      • Masalah Teknis Submarine: Skandal KD Rahman yang tidak bisa menyelam pada 2010 menjadi simbol kegagalan teknis armada laut.
      • Ketidaksesuaian Spesifikasi: Kemenhan memilih kapal Gowind LCS (Prancis) dan mengabaikan rekomendasi AL yang meminta Sigma LCS (Belanda).
      Hambatan Fiskal & Ketidakpastian –
      • Defisit Nasional: Prioritas pemerintah pada stabilisasi ekonomi dan sosial memaksa pemotongan besar-besaran di sektor militer.
      • Instabilitas Politik: Pergantian 4 Perdana Menteri sejak 2018 menghambat kontinuitas rencana pembangunan pertahanan.
      • Beban Seperempat Abad: Anggaran pengadaan yang kecil selama 25 tahun terakhir menciptakan celah (gap) kapabilitas militer yang masif.
      • Dilema Belanja: Menghabiskan dana besar untuk merawat aset usang dianggap sebagai pemborosan anggaran negara.
      Dampak Strategis & Global –
      • Status Missspoken: Kebingungan diplomatik akibat menteri menyatakan kesepakatan dagang batal, namun diklarifikasi sebagai "salah bicara".
      • Penolakan Internasional: Terisolasi dari blok ekonomi dan politik utama dunia (BRICS, G20, FIFA) dalam periode 2018-2026.
      • Kapasitas Rendah: Militer gagal mengimbangi ancaman baru karena keterbatasan dana modernisasi dan riset domestik.
      Data Beban Finansial Warga 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Beban Kumulatif Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi utang publik dan domestik per kepala).

      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Krisis Kesiapan Tempur & Latihan –
      • Defisit Pelatihan: MAF kekurangan waktu dan energi untuk melatih unit bawahan secara efektif.
      • Kelemahan Kognitif: Personel militer teridentifikasi kurang dalam keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah kompleks.
      • Gagap Bencana: Meskipun terlatih untuk tempur, personel MAF tidak memiliki pelatihan khusus untuk bantuan bencana alam.
      • Moral Tertekan: Kurangnya pendanaan pada aspek teknologi dan kesejahteraan berdampak langsung pada merosotnya morale prajurit.
      Kelumpuhan Armada Udara & Suku Cadang –
      • Efek Embargo/Sanksi: Sanksi terhadap Rusia membuat MALONSIA mustahil mendapatkan suku cadang untuk armada tempur buatan Timur.
      • Kanibalisme Aset: Suku cadang sulit didapat karena ketergantungan 100% pada impor dan minimnya aktivitas R&D domestik.
      • Grounded Massal: Jet tempur MiG-29N terpaksa dipensiunkan dini karena biaya restorasi dan perawatan yang tidak masuk akal.
      • Ketertinggalan Domain: MAF gagal mengelola operasi lintas domain (Siber & Ruang Angkasa) akibat ketiadaan aset modern.
      Skandal Kendaraan & Korupsi –
      • Administrasi Buruk: Alokasi pertahanan dikelola secara amatir, menyebabkan proyek perawatan rutin sering terbengkalai.
      • Korupsi Proyek: Keterlibatan oknum militer dalam praktik korupsi merusak integritas sistem pertahanan nasional.
      • Restorasi Gagal: Banyak aset darat dalam kondisi "tua bangka" yang membutuhkan biaya pemulihan lebih mahal dari harga baru.
      • Skandal KD Rahman: Ketidakmampuan kapal selam kebanggaan untuk menyelam pada 2010 menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan teknis.
      Ancaman Keamanan & Fiskal –
      • Risiko Konflik: Tanpa aset modern, MALONSIA terpapar ancaman internal dan konflik intensitas rendah di perbatasan.
      • Anggaran Terjepit: Pemerintah lebih memilih menunda pembelian senjata daripada memotong pengeluaran sektor non-strategis lainnya.
      • LCS Mangkrak: Pembengkakan biaya dan keterlambatan pengiriman kapal LCS membuat wilayah laut MALONSIA tanpa perlindungan memadai.
      Data Beban Finansial Rakyat 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi beban utang per individu)

      Hapus
  14. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  15. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus
  16. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  17. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Kelemahan Militer & Peringkat Rendah –
    • Ranking Kapabilitas: MALONSIA merosot ke peringkat 16 di Asia menurut Lowy Institute Asia Power Index.
    • Intervensi Politik: Pemimpin politik terlalu jauh mencampuri proses teknis pengadaan alutsista.
    • Korupsi Kronis: Sektor pertahanan digerogoti skandal korupsi yang menghambat modernisasi.
    • Kurang Otoritas: Militer hanya menjadi "pembantu" polisi dalam menangani tantangan keamanan non-tradisional.
    Krisis Alutsista & Tragedi Helikopter –
    • Armada Nuri Berdarah: Kebutuhan mendesak penggantian helikopter Nuri yang telah mencatat 14 kecelakaan fatal.
    • Teknologi Era 70-an: Sebagian besar peralatan tempur darat adalah barang lama sisa pembelian tahun 1970-1990.
    • Logistik Lumpuh: Pemerintah terbukti gagal menyediakan peralatan modern untuk mendukung operasional lapangan.
    • Aset Mangkrak: Pembatalan Batch baru fregat kelas Lekiu memperparah kekosongan kekuatan laut.
    Skandal Angkatan Laut (RMN) –
    • Armada Tua: Lebih dari 50% dari 49 kapal perang telah melewati batas usia pakai servis.
    • Skandal BNS: Temuan PAC menunjukkan subsidi pemerintah untuk proyek kapal RM 9 Miliar tidak digunakan sepenuhnya untuk pembangunan.
    • Gagal Pantau: Armada yang usang membuat MALONSIA tidak mampu memantau wilayah maritim yang luas secara efektif.
    • Ancaman Kedaulatan: Meningkatnya asertivitas China di Laut China Selatan serta isu pencurian pasir ilegal yang tak teratasi.
    Krisisi Politik & Ekonomi Sistemik –
    • Instabilitas Pemerintahan: Krisis 2020-2022 menyebabkan runtuhnya dua koalisi akibat perebutan kekuasaan internal.
    • Fundamental Rapuh: Ekonomi anjlok drastis akibat ketergantungan ekspor yang tinggi dan lemahnya permintaan global.
    • Kegagalan Fiskal: Kebijakan pengetatan fiskal gagal memperbaiki keseimbangan eksternal yang timpang.
    • Ketergantungan Energi: Penurunan harga energi global menghantam pendapatan negara secara langsung di tahun 2023.
    Data Beban Finansial 2026 –
    • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
    • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi beban utang per kepala).

    BalasHapus
  18. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Kelemahan Fatal Sukhoi Su-30MKM –
    • Krisis Mesin: Pada 2018, 14 dari 18 pesawat grounded akibat kerusakan mesin dan ketiadaan suku cadang.
    • Kegagalan Teknis: Mesin AL-31FP sering mengalami gagal bantalan (bearing) dan tekanan oli rendah akibat kelelahan logam.
    • Inkompatibilitas Barat: Sulit diintegrasikan dengan standar NATO (seperti Link 16) yang krusial untuk peperangan modern.
    • Deteksi Radar: Ukuran pesawat yang besar membuatnya lebih mudah terdeteksi radar dan visual musuh dalam pertempuran.
    Krisisi Sistemik Angkatan Bersenjata (MAF) –
    • Kegagalan Logistik: Sistem logistik saat ini terbukti tidak mampu mendukung operasi tempur skala penuh.
    • Peralatan Usang: Level teknologi militer tertinggal jauh di belakang negara-negara tetangga.
    • Kemauan Politik Rendah: Pemerintah enggan memotong anggaran non-pertahanan untuk membiayai modernisasi militer.
    • Kurang Panduan Strategis: Industri pertahanan domestik lumpuh karena tidak adanya arah kebijakan jangka panjang yang jelas.
    Skandal Kapal Perang & Proyek LCS –
    • Kapal Mangkrak: Hanya 4 dari 18 kapal baru yang berhasil diterima; rencana penggantian armada macet total.
    • Kegagalan LCS: Proyek LCS dinilai tidak layak menghadapi kompetitor kuat seperti China karena rendahnya daya tahan dan persenjataan.
    • Audit Mismanajemen: Temuan audit mengungkap manajemen buruk sebagai penyebab utama armada tetap tua dan rapuh.
    • Dominasi Maritim Hilang: Lebih dari setengah armada laut sudah melewati usia pakai, membuat patroli wilayah maritim menjadi mustahil.
    Ketergantungan Impor & Beban Finansial –
    • Ketergantungan Luar Negeri: Sebagian besar alutsista diimpor, membuat biaya melambung saat nilai tukar mata uang anjlok.
    • R&D Lumpuh: Aktivitas riset dan pengembangan lokal sangat terbatas akibat anggaran ketat dan lini masa yang tidak pasti.
    • Salah Urus Kontrak: Masalah manajemen logistik menghambat pengembangan kapabilitas tempur secara berkelanjutan.
    • Krisis Ekonomi: Gejolak finansial domestik membuat barang impor semakin tidak terjangkau bagi kas negara.
    Data Beban Utang Rakyat 2026 –
    • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
    • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi utang yang harus ditanggung setiap jiwa).

    BalasHapus
  19. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Krisis Kesiapan Tempur & Latihan –
    • Defisit Pelatihan: MAF kekurangan waktu dan energi untuk melatih unit bawahan secara efektif.
    • Kelemahan Kognitif: Personel militer teridentifikasi kurang dalam keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah kompleks.
    • Gagap Bencana: Meskipun terlatih untuk tempur, personel MAF tidak memiliki pelatihan khusus untuk bantuan bencana alam.
    • Moral Tertekan: Kurangnya pendanaan pada aspek teknologi dan kesejahteraan berdampak langsung pada merosotnya morale prajurit.
    Kelumpuhan Armada Udara & Suku Cadang –
    • Efek Embargo/Sanksi: Sanksi terhadap Rusia membuat MALONSIA mustahil mendapatkan suku cadang untuk armada tempur buatan Timur.
    • Kanibalisme Aset: Suku cadang sulit didapat karena ketergantungan 100% pada impor dan minimnya aktivitas R&D domestik.
    • Grounded Massal: Jet tempur MiG-29N terpaksa dipensiunkan dini karena biaya restorasi dan perawatan yang tidak masuk akal.
    • Ketertinggalan Domain: MAF gagal mengelola operasi lintas domain (Siber & Ruang Angkasa) akibat ketiadaan aset modern.
    Skandal Kendaraan & Korupsi –
    • Administrasi Buruk: Alokasi pertahanan dikelola secara amatir, menyebabkan proyek perawatan rutin sering terbengkalai.
    • Korupsi Proyek: Keterlibatan oknum militer dalam praktik korupsi merusak integritas sistem pertahanan nasional.
    • Restorasi Gagal: Banyak aset darat dalam kondisi "tua bangka" yang membutuhkan biaya pemulihan lebih mahal dari harga baru.
    • Skandal KD Rahman: Ketidakmampuan kapal selam kebanggaan untuk menyelam pada 2010 menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan teknis.
    Ancaman Keamanan & Fiskal –
    • Risiko Konflik: Tanpa aset modern, MALONSIA terpapar ancaman internal dan konflik intensitas rendah di perbatasan.
    • Anggaran Terjepit: Pemerintah lebih memilih menunda pembelian senjata daripada memotong pengeluaran sektor non-strategis lainnya.
    • LCS Mangkrak: Pembengkakan biaya dan keterlambatan pengiriman kapal LCS membuat wilayah laut MALONSIA tanpa perlindungan memadai.
    Data Beban Finansial Rakyat 2026 –
    • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
    • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi beban utang per individu)

    BalasHapus
  20. ORANG KAYA SHOPING LAGI GUYS...... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    CAESAR pilihan ATM, kontrak 18 meriam bernilai hampir RM900 juta dimeterai.

    https://www.dagangnews.com/index.php/article/terkini/caesar-pilihan-atm-kontrak-18-meriam-bernilai-hampir-rm900-juta-dimeterai-70297

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Sengketa Gas & Belum Membayar Tagihan –
      • Kekalahan Arbitrase (2024): Petronas (PCML) resmi kalah di pengadilan internasional melawan PGN terkait penghentian gas sepihak di Lapangan Kepodang.
      • BELUM MEMBAYAR GAS: Hingga kuartal 2026, dana ganti rugi sebesar US$ 32,2 Juta (± Rp 500 Miliar) belum masuk ke rekening PGN.
      • Denda Ship-or-Pay: Tagihan membengkak akibat volume penyaluran gas melalui pipa KJG jauh di bawah komitmen kontrak yang disepakati.
      • Status Menggantung: Meskipun menang gugatan, MALONSIA masih memproses tindak lanjut pelunasan yang tak kunjung cair.
      Ledakan Hutang Nasional (Tren 2010–2026) –
      • Loncatan Masif 2018: Hutang meroket dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun akibat pembongkaran liabilitas tersembunyi skandal 1MDB.
      • Akumulasi Pandemi: Peningkatan drastis di 2020 (RM 1,32 T) untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      • Proyeksi 2026: Hutang Pemerintah menyentuh RM 1,79 Triliun, naik 340% dibandingkan data tahun 2010.
      • Data Fiskal MOF: PM Anwar Ibrahim mengakui beban hutang yang sangat berat untuk reformasi fiskal jangka menengah.
      Beban Kumulatif Per Warga (2025 vs 2026) –
      • Tahun 2025: Total beban per warga sebesar RM 81.998 (Hutang Pemerintah RM 36k + Hutang Rumah Tangga RM 45k).
      • Tahun 2026: Total beban per warga melonjak drastis menjadi RM 94.544 per individu.
      • Rasio Overlimit: Hutang Pemerintah (70,5% PDB) dan Hutang Rumah Tangga (84,3% PDB) keduanya telah menembus batas aman nasional.
      Kekacauan Komunikasi Diplomasi –
      • Status "Void" Mendadak: Menteri Perdagangan MALONSIA secara sepihak menyatakan perjanjian dagang AS batal akibat putusan hukum.
      • Koreksi Mempermalukan: Kementerian terpaksa merilis klarifikasi bahwa menteri tersebut "Missspoken" (salah bicara) demi menjaga hubungan dengan Washington.
      • Kacung China: Ketergantungan ekonomi yang dalam membuat MALONSIA terjebak dalam pusaran hutang infrastruktur dan skandal korupsi

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Sengketa Gas & Belum Membayar Tagihan –
      • Kekalahan Arbitrase (2024): Petronas (PCML) resmi kalah di pengadilan internasional melawan PGN terkait penghentian gas sepihak di Lapangan Kepodang.
      • BELUM MEMBAYAR GAS: Hingga kuartal 2026, dana ganti rugi sebesar US$ 32,2 Juta (± Rp 500 Miliar) belum masuk ke rekening PGN.
      • Denda Ship-or-Pay: Tagihan membengkak akibat volume penyaluran gas melalui pipa KJG jauh di bawah komitmen kontrak yang disepakati.
      • Status Menggantung: Meskipun menang gugatan, MALONSIA masih memproses tindak lanjut pelunasan yang tak kunjung cair.
      Ledakan Hutang Nasional (Tren 2010–2026) –
      • Loncatan Masif 2018: Hutang meroket dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun akibat pembongkaran liabilitas tersembunyi skandal 1MDB.
      • Akumulasi Pandemi: Peningkatan drastis di 2020 (RM 1,32 T) untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      • Proyeksi 2026: Hutang Pemerintah menyentuh RM 1,79 Triliun, naik 340% dibandingkan data tahun 2010.
      • Data Fiskal MOF: PM Anwar Ibrahim mengakui beban hutang yang sangat berat untuk reformasi fiskal jangka menengah.
      Beban Kumulatif Per Warga (2025 vs 2026) –
      • Tahun 2025: Total beban per warga sebesar RM 81.998 (Hutang Pemerintah RM 36k + Hutang Rumah Tangga RM 45k).
      • Tahun 2026: Total beban per warga melonjak drastis menjadi RM 94.544 per individu.
      • Rasio Overlimit: Hutang Pemerintah (70,5% PDB) dan Hutang Rumah Tangga (84,3% PDB) keduanya telah menembus batas aman nasional.
      Kekacauan Komunikasi Diplomasi –
      • Status "Void" Mendadak: Menteri Perdagangan MALONSIA secara sepihak menyatakan perjanjian dagang AS batal akibat putusan hukum.
      • Koreksi Mempermalukan: Kementerian terpaksa merilis klarifikasi bahwa menteri tersebut "Missspoken" (salah bicara) demi menjaga hubungan dengan Washington.
      • Kacung China: Ketergantungan ekonomi yang dalam membuat MALONSIA terjebak dalam pusaran hutang infrastruktur dan skandal korupsi

      Hapus
    3. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Status SIPRI & Kelumpuhan Pengadaan
      Vakum Total (2024–2025): Lembar laporan SIPRI KOSONG selama dua tahun berturut-turut.
      Tren Penurunan Progresif: Berawal dari Planned (2020), turun menjadi Selected Not Yet Ordered (2022), hingga nihil aktivitas (2024-2025).
      Kontras Regional: Indonesia memiliki lembar belanja penuh (Rafale, A400M, Rudal Khan), sementara MALAYSEWA setara dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja.
      -
      Kegagalan Aset Strategis & Operasional
      Drama SPH 155mm: Proyek tertunda sejak 2010; hingga September 2024 Angkatan Darat belum memiliki sistem SPH karena pembatalan anggaran oleh Kemenkeu.
      Skandal LCS: Cost overrun sebesar RM 1 Miliar. Dari RM 6,08 Miliar yang dibayarkan, RM 400 Juta justru digunakan untuk membayar hutang perusahaan (PSCI), bukan untuk kapal.
      Armada Lumpuh (Grounded): Jet Hawk dan MB-339CM tidak bisa terbang; kapal selam KD Rahman sempat mengalami kendala teknis tidak bisa menyelam.
      Aset Usang: Inventaris yang menua memicu biaya pemeliharaan (sustainment) yang sangat tinggi dan tidak efisien.

      Hapus
  21. ORANG KAYA SHOPING LAGI GUYS...... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    CAESAR pilihan ATM, kontrak 18 meriam bernilai hampir RM900 juta dimeterai.

    https://www.dagangnews.com/index.php/article/terkini/caesar-pilihan-atm-kontrak-18-meriam-bernilai-hampir-rm900-juta-dimeterai-70297

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Tren Gali Lubang Tutup Lubang (2018–2026) –
      • 2026: Tren bayar utang pakai utang baru berlanjut; kas negara terkuras untuk cicilan bunga masif.
      • 2023 (Rekor Terburuk): 64,3% pinjaman baru (RM 145,8 Miliar) hanya habis untuk membayar utang lama.
      • 2019: Sebanyak 59% pinjaman digunakan untuk cicilan; anggaran pembangunan resmi terhimpit.
      • 2018: Fase memalukan "Open Donasi" (Tabung Harapan) karena utang pertama kali tembus RM 1 Triliun.
      Museum Kegagalan & "Prank" Alutsista –
      • 2026 (Game Over): Sanksi FIFA/CAS akibat TIPU dokumen naturalisasi; denda Rp 7,5 Miliar & skorsing 1 tahun.
      • 2024 (Prank Turki): Rencana meriam Yavuz MKE kembali ditinjau ulang (Zonk).
      • 2022 (Prank Indonesia): Kontrak kapal MRSS dengan PT PAL gantung tanpa kejelasan.
      • 2017 (Skandal Kapal): Pasang modul dummy/palsu pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      • 2007–2021: Daftar panjang PHP (Rafale, Tejas, Meriam Caesar) yang semuanya berakhir menguap.
      Kedaulatan Lumpuh & Diplomasi Gagal –
      • Laut & Udara: China berkuasa di BPA selama 359 hari (2024); tercatat 43 kasus pencerobohan udara pada 2023.
      • Babu Buckingham: Pasukan RAMD sibuk menjaga Istana Inggris di saat kedaulatan domestik terancam.
      • Diplomasi Memalukan: Gagal bertemu Raja Salman & MBS (2023); insiden tanpa sambutan resmi di UEA (2022).
      • Isolasi Internasional: Gagal jadi anggota penuh BRICS & G20 (2022-2025); boikot sawit oleh EU hancurkan prospek jet Rafale/Typhoon.
      Data Beban Finansial Per Warga (2021–2026) –
      • 2026: Total beban kumulatif RM 94.544 (Pemerintah RM 49k + RT RM 45k).
      • 2025: Total beban kumulatif RM 81.998.
      • 2024: Total beban kumulatif RM 79.315.
      • 2021: Total beban kumulatif RM 67.667 (Puncak pandemi).
      • Status: Hutang Pemerintah meroket dari RM 979 Miliar (2021) menjadi RM 1,79 Triliun (2026).

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Nomor 1 Terbesar Diperas AS (Komitmen ART) –
      • 🇲🇾 MALONSIA (USD 242 Miliar): Komitmen terbesar di ASEAN; dipaksa fokus pada investasi manufaktur dan pengadaan LNG Amerika.
      • Status Kontras: Bandingkan dengan Indonesia (USD 38,4 Miliar) atau Filipina (USD 35-55 Miliar) yang jauh lebih rendah.
      • Kamboja: Bahkan harus membuka pasar 100% tanpa tarif bagi barang industri dan pertanian AS.
      Sejarah "Tunduk" & Identitas Pinjaman –
      • Jaga Buckingham: Pasukan RAMD bertugas menjaga istana penjajah (Inggris) di saat kedaulatan laut domestik dicerobohi China.
      • Ngemis Merdeka: Kemerdekaan dianggap sebagai Giveaway dari UK hasil negosiasi delegasi di London, bukan hasil perjuangan fisik.
      • Bendera Jiplakan: Bendera disetujui oleh Raja George VI (Inggris) pada 1950; desain meniru Amerika Serikat dan simbol kedekatan dengan Commonwealth.
      Bom Waktu Hutang (Proyeksi 97% PDB) –
      • Risiko "Game Over": Laporan Fiscal Outlook 2026 MOF memperingatkan hutang bisa melonjak ke 96,7% PDB jika jaminan pemerintah (contingent liability) meledak.
      • Hutang Scaring Effect: Gali lubang tutup lubang untuk memenuhi kewajiban jaminan dan liabilitas off-budget yang membengkak.
      • Baseline Lampu Merah: Meskipun proyeksi dasar di 63,5%, guncangan makroekonomi bisa langsung mendorong angka ke 88% PDB.
      Beban Kumulatif Per Warga (2021–2026) –
      • 2026: Total beban per warga RM 94.544 (Meningkat tajam dari tahun sebelumnya).
      • 2025: Total beban per warga RM 81.998.
      • 2024: Total beban per warga RM 79.315.
      • 2021: Total beban per warga RM 67.667.
      • Fakta: Setiap jiwa di MALONSIA lahir dan hidup dengan beban hutang yang terus meroket tanpa henti.
      Kekacauan Diplomasi & Salah Bicara –
      • Status "Void" Mendadak: Menteri Perdagangan dipermalukan secara global setelah klaim pembatalan dagang AS dikoreksi kementeriannya sebagai "Missspoken".
      • Kacung China: Skandal 1MDB tetap menjadi liabilitas besar yang membebani fiskal negara hingga 2026.

      Hapus
    3. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Kelemahan Industri Pertahanan Domestik
      Korupsi Sistemik: Proses pengadaan sangat rentan terhadap campur tangan kepentingan asing dan domestik.
      Kesenjangan SDM: Kurangnya spesialis STEM dan keterbatasan teknologi membuat galangan kapal lokal tidak kompetitif dibanding Singapura.
      Keamanan Anggaran: Terjadi kebocoran dana (leakage) dan pengawasan parlemen yang sangat lemah terhadap sektor pertahanan yang tertutup.
      -
      Hambatan Fiskal & "Debt Service Ratio"
      Prioritas Nasional: Anggaran pertahanan stagnan karena pemerintah harus memprioritaskan pemulihan ekonomi dan pembayaran hutang.
      Siklus Hutang: Tingginya biaya pemeliharaan aset tua menghisap anggaran yang seharusnya digunakan untuk modernisasi alutsista baru.


      Hapus
  22. CAESAR pilihan ATM, kontrak 18 meriam bernilai hampir RM900 juta dimeterai.

    https://www.dagangnews.com/index.php/article/terkini/caesar-pilihan-atm-kontrak-18-meriam-bernilai-hampir-rm900-juta-dimeterai-70297

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Isi Perjanjian ART (Penindasan Ekonomi USA) –
      • Pasal 1.2 (Upeti Tarif): Produk MALONSIA ke AS dikenakan tarif 19%, sementara produk AS masuk MALONSIA 0% (Tanpa Tarif).
      • Pasal 5.3 (Cengkeraman Nuklir & Mineral): Dilarang beli reaktor/uranium dari negara selain sekutu AS dan WAJIB setor mineral kritis/Rare Earth ke Amerika.
      • Pasal 6 (Belanja Paksa): Komitmen beli 30 pesawat Boeing, 5 juta ton LNG per tahun, dan batubara dari Amerika.
      • Pasal 7 (Ancaman Pemutusan): AS berhak sanksi/naikkan tarif jika MALONSIA berani TTD dagang dengan negara yang dianggap "musuh" AS.
      Komitmen Investasi "Kacung" Terbesar di ASEAN –
      • 🇲🇾 MALONSIA (USD 242 Miliar): Nomor 1 paling diperas; komitmen investasi keluar mencapai USD 70 Miliar ke Amerika dalam 10 tahun.
      • Kedaulatan Digital: MALONSIA dilarang memajaki perusahaan digital AS dan dilarang meminta transfer teknologi/source code.
      • Standar Kendaraan: Wajib terima standar keamanan motor/mobil AS tanpa syarat.
      Timeline Kejatuhan Fiskal (2010–2026) –
      • 2026 (Puncak Krisis): Hutang Pemerintah tembus RM 1,79 Triliun; naik drastis dari hanya RM 407 Miliar di 2010.
      • 2018 (Efek 1MDB): Hutang melompat dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun akibat pembongkaran liabilitas tersembunyi.
      • 2020–2022 (Pandemi): Akumulasi utang federal mencapai ambang batas baru melalui Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      • Reformasi Gagal: PM Anwar Ibrahim mengakui beban hutang RM 1,5 T+ menghambat ruang gerak pembangunan nasional.
      Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
      • Total Hutang Publik: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Melewati batas aman 65%).
      • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544 (Gabungan hutang pemerintah & rumah tangga).
      • Status Diplomasi: Kebingungan global akibat pernyataan "Void" Menteri Perdagangan yang langsung ditarik sebagai "Missspoken"


      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Status Darurat Militer & Pengadaan 2026 –
      • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
      • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir total pengiriman rudal NSM karena MALONSIA bukan negara NATO.
      • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat skandal suap pejabat senior.
      • F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengajuan surat ditolak.
      • REWORK LCS: Audit Naval Group memaksa pengerjaan ulang (re-work) pada 4000 titik perpipaan dan kabel kapal yang cacat produksi.
      SIPRI KOSONG & Kegagalan Belanja (2023–2025) –
      • SIPRI 2024-2025 = KOSONG: Tidak ada data transfer atau order persenjataan baru yang signifikan masuk ke MALONSIA.
      • BATAL 5 TENDER: Pada 2023, MINDEF resmi membatalkan 5 tender besar (bekalan & infrastruktur) demi hindari kebocoran dana.
      • Alutsista Era 70-an: MAF terjebak dengan peralatan usang tahun 1970-1990; pemerintah gagal menyediakan aset pertahanan modern.
      • Korupsi & Intervensi: Kesiapan tempur dirusak oleh praktik suap dalam pengadaan seragam, makanan, hingga senjata.
      Erosi Kedaulatan & Diplomasi "Babu" –
      • Babu Panda Mat Puteh: Status tunduk pada simbol kolonial (Jaga Buckingham) dan ketergantungan pada China sejak 1958.
      • Kedaulatan Laut Hilang: Kapal Coast Guard China mengepung Beting Patinggi Ali selama 359 hari (2024) dan 257 hari (2025).
      • Ruang Udara Jebol: Tercatat 43 kasus pencerobohan udara asing, termasuk formasi masif 16 pesawat asing di wilayah kedaulatan.
      • Klaim Non-Blok Palsu: Kontradiksi nyata dengan keberadaan militer Australia (Pangkalan Butterworth) secara permanen di tanah MALONSIA.
      Isolasi Global & Kegagalan PM –
      • DITOLAK DUNIA: Gagal masuk anggota penuh BRICS & G20 karena ekonomi dan populasi yang tidak memadai; Indonesia resmi masuk per 2025.
      • Diplomasi Memalukan: PM dikritik karena gurauan tidak peka saat bertemu Putin (2025) dan gagal bertemu penguasa Arab Saudi (2023).
      • Ekonomi Lumpuh: Data SOCSO mencatat puncaknya 24.100 PHK di Januari 2026 seiring memburuknya iklim investasi.
      Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
      • Total Hutang: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544; terjepit antara hutang negara dan hutang rumah tangga yang meledak

      Hapus
    3. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Dampak pada Posisi Kawasan (GFP 2026)
      Penurunan Peringkat: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Kelemahan Maritim: Absennya Korps Marinir dan armada yang menua membuat MALAYSEWA rentan dalam sengketa di Laut China Selatan (LCS).
      -
      Ringkasan Perbandingan 2026
      Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN), belanja agresif, rasio utang sehat.
      MALAYSEWA: Peringkat 42 (Papan Bawah), lembar belanja kosong, terjebak hutang dan korupsi.

      Hapus
  23. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus

  24. Guys.... CAESAR BARU guys.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus

  25. Guys.... CAESAR BARU guys.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
  26. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  27. Guys.... CAESAR BARU guys.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KELUMPUHAN KEBIJAKAN & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi akibat krisis ekonomi dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      ANALISA KEBIJAKAN "PLIN-PLAN" (POLICY FLIP-FLOPS):
      Instabilitas Politik Masif: 5 PM dalam 7 tahun (Najib → Mahathir → Muhyiddin → Ismail Sabri → Anwar) menyebabkan prioritas pertahanan berubah setiap ganti pemimpin.
      Fokus Jangka Pendek: Politisi mengutamakan siklus pemilu 5 tahun daripada modernisasi pertahanan jangka panjang (15-20 tahun).
      Tekanan Hutang: Hutang nasional mencapai 69% PDB (2025) membuat program alutsista mahal selalu menjadi yang pertama dipotong atau ditunda.
      Siklus "Tunda Nanti": Program strategis seperti MRCA dan kapal selam terus terjebak dalam siklus penundaan tanpa kepastian eksekusi.
      CONTOH NYATA KEGAGALAN KEBIJAKAN:
      Program MRCA (Jet Tempur): Direncanakan ganti MiG-29 sejak 2007. Diuji, ditunda, dibatalkan, lalu turun kasta ke jet ringan FA-50 (pengiriman baru mulai 2026). Hasil: 20 tahun nol pesawat tempur baru.
      Program LCS (Kapal Perang): Disetujui 2011 (6 kapal), dihentikan 2018 (mismanajemen), dimulai lagi 2020 (restrukturisasi). Hasil: 15 tahun nol kapal terkirim.
      ________________________________________
      KELEMAHAN FATAL STRUKTUR MATRA (ATM):
      Angkatan Darat (TDM) - Lemah & Kuno:
      Tank: Tanpa Main Battle Tank (MBT) modern; hanya PT-91M Pendekar (teknologi 2000-an) yang kalah kelas dibanding Leopard 2 atau T-90.
      Artileri: Bergantung pada meriam 105mm tua; tanpa MLRS jarak jauh seperti ASTROS (Indonesia) atau HIMARS (Singapura).
      Hanud: Tanpa rudal SAM jarak menengah/jauh; wilayah udara terbuka lebar terhadap serangan musuh.
      Angkatan Laut (TLDM) - Menyusut & Menua:
      Frigat/Korvet: Kapal kelas Lekiu (1990-an) dan Laksamana (1980-an) sudah mencapai batas usia pakai.
      Kapal Selam: Hanya 2 unit Scorpene yang menua dengan biaya perawatan sangat mahal; tidak cukup menutupi wilayah semenanjung dan timur sekaligus.
      Skandal LCS: Kegagalan pengiriman 6 kapal Gowind sejak 2011 melumpuhkan kemampuan patroli di ZEE Laut Cina Selatan.

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN
      -
      2018–2021:
      11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
      -
      2024:
      12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah Jet Tua) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
      -
      2025:
      42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
      -
      2026:
      24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
      =============
      =============
      MALONYET.......
      BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      -
      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

      Hapus
    4. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Sumber Dokumen Utama: Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 yang dirilis resmi oleh Jabatan Audit Negara (JAN) Malaysia.
      • Status Persenjataan Utama: Pengadaan sistem persenjataan pendukung kapal belum diselesaikan secara resmi.
      • Kontrak yang Belum Selesai (Belum Dimuktamadkan):
      o Rudal Anti-Kapal (Surface-to-Surface Missile / SSM)
      o Rudal Pertahanan Udara (Surface-to-Air Missile / SAM)
      o Sistem Pengecoh (Integrated Decoy Launching System / IDLS)
      • Penyebab Utama Kendala:
      o Masalah administrasi dan kendala pembayaran.
      o Penundaan rantai pasokan global.
      o Pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok asal.
      • Sumber Informasi / Berita Lengkap: Kantor Berita Resmi Malaysia, Bernama.
      --------------------------------
      penggunaan kembali Torpedo A244/S BEKAS KASTURI.LEKIU
      • Malaysian Defence (Artikel: "No New Torps" & "Mast on the Maharaja Lela"): Mengungkap pembatalan rencana pengadaan torpedo baru (MU90) dan keputusan memakai stok torpedo lama Leonardo A244/S demi hemat anggaran.
      • Naval Technology (Artikel: "SEA to deliver Torpedo Launcher System..."): Melaporkan penunjukan kontraktor pertahanan SEA oleh Lumut Naval Shipyard (LUNAS) untuk memasang peluncur yang kompatibel dengan torpedo A244/S.
      • Global Business Press (Artikel: "SEA Perkuat Kapal LCS Malaysia..."): Menyoroti kerja sama teknis integrasi fisik sistem peluncur dan penanganan persenjataan torpedo pada lambung kapal.
      • Wikipedia / Basis Data Militer ("List of Equipment of the Royal Malaysian Navy"): Mencatat data inventaris resmi bahwa TLDM memiliki sekitar 75 unit torpedo A244/S yang juga dipakai di kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      --------------------------------
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Jabatan Audit Negara / Bernama).
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      --------------------------
      TERIAK HUTANG RINGGIT KUAT =
      1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      • Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      • Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026) [[1]].
      • Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026) [[1]].
      • Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      • Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026) [[2]].
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      ------------------
      MALONYET ........
      GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      FEDERAL GOVERNMENT DEBT
      • END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
      • END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
      • PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
      HOUSEHOLD DEBT
      2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
      -
      MALONYET = BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      ============
      ============
      INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN

      Hapus
  28. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus
  29. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KELUMPUHAN KEBIJAKAN & MISKIN
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi akibat krisis ekonomi dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
    2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
    ________________________________________
    ANALISA KEBIJAKAN "PLIN-PLAN" (POLICY FLIP-FLOPS):
    Instabilitas Politik Masif: 5 PM dalam 7 tahun (Najib → Mahathir → Muhyiddin → Ismail Sabri → Anwar) menyebabkan prioritas pertahanan berubah setiap ganti pemimpin.
    Fokus Jangka Pendek: Politisi mengutamakan siklus pemilu 5 tahun daripada modernisasi pertahanan jangka panjang (15-20 tahun).
    Tekanan Hutang: Hutang nasional mencapai 69% PDB (2025) membuat program alutsista mahal selalu menjadi yang pertama dipotong atau ditunda.
    Siklus "Tunda Nanti": Program strategis seperti MRCA dan kapal selam terus terjebak dalam siklus penundaan tanpa kepastian eksekusi.
    CONTOH NYATA KEGAGALAN KEBIJAKAN:
    Program MRCA (Jet Tempur): Direncanakan ganti MiG-29 sejak 2007. Diuji, ditunda, dibatalkan, lalu turun kasta ke jet ringan FA-50 (pengiriman baru mulai 2026). Hasil: 20 tahun nol pesawat tempur baru.
    Program LCS (Kapal Perang): Disetujui 2011 (6 kapal), dihentikan 2018 (mismanajemen), dimulai lagi 2020 (restrukturisasi). Hasil: 15 tahun nol kapal terkirim.
    ________________________________________
    KELEMAHAN FATAL STRUKTUR MATRA (ATM):
    Angkatan Darat (TDM) - Lemah & Kuno:
    Tank: Tanpa Main Battle Tank (MBT) modern; hanya PT-91M Pendekar (teknologi 2000-an) yang kalah kelas dibanding Leopard 2 atau T-90.
    Artileri: Bergantung pada meriam 105mm tua; tanpa MLRS jarak jauh seperti ASTROS (Indonesia) atau HIMARS (Singapura).
    Hanud: Tanpa rudal SAM jarak menengah/jauh; wilayah udara terbuka lebar terhadap serangan musuh.
    Angkatan Laut (TLDM) - Menyusut & Menua:
    Frigat/Korvet: Kapal kelas Lekiu (1990-an) dan Laksamana (1980-an) sudah mencapai batas usia pakai.
    Kapal Selam: Hanya 2 unit Scorpene yang menua dengan biaya perawatan sangat mahal; tidak cukup menutupi wilayah semenanjung dan timur sekaligus.
    Skandal LCS: Kegagalan pengiriman 6 kapal Gowind sejak 2011 melumpuhkan kemampuan patroli di ZEE Laut Cina Selatan.

    BalasHapus
  30. INDONESIA .....
    BATAS LIMIT 60%
    GOV. DEBT : 40% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
    DEFISIT : 2,9%
    GDP = USD 1,44 TRILIUN
    -
    2018–2021:
    11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
    -
    2024:
    12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah Jet Tua) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
    -
    2025:
    42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
    -
    2026:
    24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
    =============
    =============
    MALONYET.......
    BATAS LIMIT 65%
    GOV. DEBT : 69% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
    DEFISIT : 3,8%
    GDP = USD 416,90 MILIAR
    -
    5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
    -
    2017:
    MiG-29N → PENSIUN
    Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
    -
    2018 - 2022:
    RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
    Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
    -
    2023:
    TEJAS → GAGAL
    Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
    -
    2023:
    FA-50 (M) → DEAL
    Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
    -
    2026: FA-50 → VETO USA
    AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
    -
    2026:
    F-18 KUWAIT → BATAL
    Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
    ________________________________________
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

    BalasHapus
  31. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Status Darurat Pertahanan & Anggaran 2026 –
    • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
    • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena MALONSIA dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
    • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer/polisi dibekukan akibat skandal suap mantan panglima.
    • F/A-18 BATAL: Akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengiriman surat berakhir tanpa hasil.
    • REWORK LCS: Naval Group dipaksa melakukan audit dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat.
    Rekor "Salam Kosong" SIPRI (2020–2025) –
    • 2025 - 2024: Status KOSONG (Nol transfer persenjataan baru).
    • 2023: Status Tanpa Order (Not Yet Ordered).
    • 2022: Status Dipilih Tanpa Order (Selected Not Yet Ordered).
    • 2021 - 2020: Status Hanya Rencana (Planned/Dijangka).
    • Pembatalan Tender: Pada 2023, MINDEF membatalkan 5 tender infrastruktur utama demi mencegah kebocoran anggaran.
    Erosi Kedaulatan & Diplomasi "Babu" –
    • Babu Panda Mat Puteh: Terjebak pengaruh China dan Inggris; tentara RAMD justru disibukkan menjaga Istana Buckingham (2024).
    • Laut Hilang: Kapal Coast Guard China kuasai Beting Patinggi Ali selama 359 hari (2024) dan 257 hari (2025).
    • Udara Jebol: Tercatat 43 kasus pencerobohan udara asing, termasuk formasi masif 16 pesawat tempur asing.
    • Klaim Non-Blok Palsu: Kontradiksi kehadiran militer Australia secara permanen di Pangkalan Butterworth.
    Isolasi Global & Kegagalan Kepemimpinan –
    • DITOLAK DUNIA: Gagal masuk anggota penuh BRICS & G20; hanya jadi "negara mitra" sementara tetangga resmi jadi anggota penuh.
    • Diplomasi Memalukan: Gagal bertemu Raja Salman (2023) dan insiden tanpa sambutan resmi di UEA (2022).
    • Ekonomi Lumpuh: Puncak 24.100 PHK pada Januari 2026 menurut data SOCSO seiring memburuknya iklim investasi.
    Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
    • Total Hutang: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544; terjepit hutang pemerintah dan utang rumah tangga.

    BalasHapus
  32. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    --------------------------------
    • Risiko Tanpa Senjata: Kapal Tempur Pesisir pertama Malonsia, LCS-1 KD Maharaja Lela, mengalami keterlambatan fisik sebesar 7,55%. Kapal berisiko besar diserahkan kepada Tentera Laut Diraja Malonsia (TLDM) dalam kondisi "lompong" (tanpa sistem persenjataan lengkap dan latihan yang tuntas).
    -
    • Target Operasional Penuh (Desember 2035): Kesiapsiagaan tempur penuh kapal baru bisa tercapai pada Desember 2035. Hal ini dikarenakan penyelesaian integrasi senjata bergantung pada Kontrak Pelengkap yang waktunya molor jauh melampaui akhir Kontrak Utama (April 2030).
    -
    • Dampak Berantai: Keterlambatan serah-terima fisik (Physical Handover/PHO) pada LCS-1 ini secara otomatis ikut menunda jadwal penyelesaian untuk kapal LCS-2 hingga LCS-5.
    --------------------------------
    Sumber Berita Resmi:
    Informasi ini dirilis secara resmi oleh Ketua Audit Negara Malonsia, Datuk Seri Wan Suraya Wan Mohd Radzi, melalui pembentangan Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 di Parlimen Malonsia pada 5 Oktober 2026. Kasus ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media nasional Malonsia seperti Berita Harian, Utusan Malonsia, dan Sinar Harian.
    --------------------------------
    1. Krisis Rudal NSM Norwegia
    • Masalah: Pemerintah Norwegia membatalkan izin ekspor rudal Naval Strike Missile (NSM) secara permanen. Malonsia pun menuntut ganti rugi hingga Rp4,46 triliun.
    • Dampak Teknis: Integrasi rudal pengganti (seperti Exocet atau Harpoon) ke Sistem Manajemen Tempur (SETIS) buatan Prancis sangat rumit. Butuh waktu 36 bulan untuk pengkodean ulang software dan modifikasi peluncur fisik.
    --------------------------------
    2. Efek Domino Kapal Lain (LCS-2 s.d LCS-5)
    • Masalah: Pembangunan paralel berbasis modul di galangan Lumut Naval Shipyard (LUNAS) terhambat akibat keterlambatan fisik LCS-1 sebesar 7,55%.
    • Dampak: Jadwal serah-terima fisik (Physical Handover) LCS-2 hingga LCS-5 otomatis mundur berantai, memicu pembengkakan biaya overhead galangan.
    --------------------------------
    3. Jebakan Jeda Anggaran (5 Tahun)
    • Masalah: Ada mismatch hukum antara Kontrak Utama fisik (berakhir April 2030) dan Kontrak Pelengkap persenjataan (baru selesai Desember 2035).
    • Dampak: Malonsia terjebak menanggung biaya pemeliharaan dan retensi keahlian kontraktor yang sangat mahal selama 5 tahun jeda hanya untuk "menunggu" kapal siap tempur.
    --------------------------------
    GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
    JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... 👎👎😂😂😂
    KD MAHARAJALELA 🇲🇾
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅
    ___________________________________
    KAPAL PPA -FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌
    _________________________________
    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
  33. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama). [1]
    • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia). [1]
    • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    --------------------------------
    MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
    (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
    RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
    -
    REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
    (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
    RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
    -
    ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
    RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
    --------------------------------
    GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
    JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... 👎👎😂😂😂
    KD MAHARAJALELA 🇲🇾
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅
    ___________________________________
    KAPAL PPA -FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌
    _________________________________
    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
  34. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
    • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik Timur Tengah.
    • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM ke MALONSIA karena kebijakan larangan ekspor senjata canggih ke negara non-NATO.
    • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat investigasi suap pejabat senior.
    • F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengajuan surat berakhir tanpa hasil.
    • REWORK LCS: Naval Group melakukan audit dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
    • SIPRI KOSONG (2024-2025): Data resmi menunjukkan nol transfer persenjataan baru ke wilayah MALONSIA.
    Krisis Pangan & Ketergantungan Indonesia –
    • Impor Beras RI: MALONSIA mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalbar) per April 2025 demi stabilitas pangan di Sarawak.
    • Net Importer Ayam: Status berubah menjadi pengimpor bersih sejak Juli 2025; subsidi telur dihapus total untuk hemat RM 1,2 Miliar.
    • Daging Merah: Ketergantungan 90% pada impor; terpukul oleh biaya pakan tinggi dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
    • Ayam GPS USA: Perjanjian ART (Okt 2025) memaksa MALONSIA memberi akses pasar preferensial untuk genetika unggas Amerika.
    Timeline Kejatuhan Fiskal (2010–2026) –
    • 2026 (Target Akhir): Hutang Pemerintah tembus RM 1,79 Triliun; melonjak 340% dari posisi RM 407 Miliar di 2010.
    • 2025: Proyeksi mencapai RM 1,71 Triliun (69% PDB) dengan utang rumah tangga meroket ke 85,8% PDB.
    • 2023: PM Anwar Ibrahim mengonfirmasi beban hutang warisan mencapai RM 1,53 Triliun.
    • 2018 (Loncatan 1MDB): Hutang melompat dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun setelah memasukkan liabilitas skandal 1MDB.
    Krisis Ekonomi & Tenaga Kerja –
    • PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026.
    • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544 di tahun 2026, naik dari RM 81.998 di tahun 2025.
    • Pembatalan Tender: MINDEF resmi membatalkan 5 proyek infrastruktur dan pasokan utama sejak 2023 demi hindari kebocoran.

    BalasHapus
  35. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
    • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
    • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena MALONSIA dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
    • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat skandal suap pejabat senior (termasuk mantan panglima).
    • F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengiriman surat ditolak mentah-mentah.
    • REWORK LCS: Naval Group melakukan audit paksa dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
    • SALAM SIPRI KOSONG: Data resmi tahun 2024-2025 menunjukkan nol transfer persenjataan baru ke MALONSIA.
    Krisis Pangan & Ketergantungan Indonesia –
    • Impor Beras RI: Terpaksa impor 500.000 ton beras dari Indonesia (via Kalbar) demi stabilitas Sarawak akibat kegagalan stok lokal.
    • Net Importer Ayam: Status berubah menjadi pengimpor bersih sejak Juli 2025; subsidi telur dihapus total demi hemat kas negara RM 1,2 Miliar.
    • Daging Merah: Kemandirian hancur, bergantung 90% pada impor; terpukul harga pakan global dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
    • Kacung Ayam GPS: Perjanjian ART (Okt 2025) memaksa MALONSIA beri akses pasar preferensial untuk bibit unggas (GPS) Amerika Serikat.
    Kelemahan Sistemik & Kegagalan Fiskal –
    • BORROWING TO REPAY DEBT: Proyeksi utang pemerintah menyentuh RM 1,79 Triliun (2026); lonjakan masif sejak pembongkaran liabilitas 1MDB (2018).
    • Beban Rakyat Meledak: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544; utang rumah tangga mencapai 85,8% PDB (tertinggi di kawasan).
    • PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026 akibat memburuknya iklim investasi.
    • Infrastruktur Rusak: Fasilitas militer dan asrama prajurit dalam kondisi memprihatinkan karena anggaran terus dialihkan.
    Erosi Kedaulatan & "Babu" Global –
    • Babu Buckingham: Pasukan RAMD sibuk menjaga istana kolonial Inggris (2024) saat kedaulatan laut domestik dicerobohi China.
    • Kedaulatan Lumpuh: Peralatan militer dominan sisa tahun 1970-1990; penarikan MiG-29 (2017) meninggalkan lubang besar di pertahanan udara.
    • DITOLAK DUNIA: Periode 2018–2026 resmi ditolak oleh EU, UN, FIFA, BRICS, hingga G20

    BalasHapus
  36. Sudah delivery lon ?

    GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 15.59
    Manakala MALAYSIA negara KAYA....SHOPING CASH CAESAR SPH VERSI BARU guys......😎😎😎

    Negara Yang MISKIN NGUTANG TERUS TU TEPI SIKIT... 🦍🦍🦍🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  37. Artileri standar Soviet.😮
    130mm masih ada yg pakai?

    BalasHapus
    Balasan
    1. INDIANESIA BTR 50 ZAMAN DINOSAURS saja masih Dipakai... 🔥🔥🤣🤣🤣

      Hapus
    2. INDIANESIA BTR 50 ZAMAN DINOSAURS saja masih Dipakai... 🔥🔥🤣🤣🤣

      Hapus
    3. apalagi Malingcia...
      kapal WW2 patroli taon 50an sri perlis cs masi aja rebutan ti el de em ama mmea haha!👎🍌🤣

      Hapus
    4. mungkin stok pelornya berlimpah om irs, jd lanjut terus haha!👌🚀😉

      kita punyak yg 130 & 140 masi bisa pake jgk, asal dirawat dan munisinya di re stok om haha!👍🦾🔥
      •MLRS 130 mm (M-51) armed ad
      •MLRS 140mm (BM-14/17) marinir

      bolela buat hajar sebrang yang gak punyak SPH haha!👎🤪🤥

      Hapus
  38. FOTO CAESAR SPH DI MALAYSIA.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSz1kCP9hosO34jfTg2Ix2R2fTysvPxmjZdwQkPdPklQDvpw5LBvHYYgJU&s=10

    BalasHapus
  39. FOTO CAESAR SPH DI MALAYSIA.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSz1kCP9hosO34jfTg2Ix2R2fTysvPxmjZdwQkPdPklQDvpw5LBvHYYgJU&s=10

    BalasHapus
  40. MERIAM CAESAR SPH Lagi diuji guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQriWDkKGzn6TlVzozwSbCdQHLk9bAn2XyySYHihphxqg&s=10

    BalasHapus
  41. MERIAM CAESAR SPH Lagi diuji guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQriWDkKGzn6TlVzozwSbCdQHLk9bAn2XyySYHihphxqg&s=10

    BalasHapus
  42. INDONESIA sudah punya 56 unit

    Dengan kepemilikan 56 unit tersebut, Indonesia resmi menempati posisi sebagai operator SPH CAESAR terbesar di kawasan Asia serta terbesar ketiga di dunia setelah Prancis dan Arab Saudi. Seluruh armada ini menggunakan platform truk sasis 6x6 dan dioperasikan oleh jajaran satuan Kostrad TNI-AD

    BalasHapus
  43. malaydesh masih status UJI COBA....


    Beda dong dengan INDONESIA punya 56 unit SPH CAESAR 155 mm 6x6


    KL = Kemiskinan Lagi

    KL = Ketinggalan Lagi

    BalasHapus
  44. KALO TAK HOBBY MEMBUAL DAN BUAT MALU BUKAN MELAYU TOLOL MALAYDESH NAMANYA 🤣🤣🤣🤡🤡🤡🇲🇾🇲🇾🇲🇾💩💩💩💩


    Pembelian 18 unit Self-Propelled Howitzer (SPH) CAESAR oleh Malaysia dari konsorsium KNDS tidak menggunakan skema beli tunai murni (cash), melainkan melalui anggaran belanja pertahanan resmi yang disetujui pemerintah dan dialokasikan lewat anggaran tahunan (seperti Anggaran 2026/Kementerian Keuangan), yang kerap disertai pengaturan kontrak pengadaan, lisensi transfer teknologi, serta perakitan lokal.
    • Nilai Kontrak: Sekitar RM819 juta hingga hampir RM900 juta untuk 18 unit beserta dukungan terkait.
    • Skema Pendanaan: Didanai melalui alokasi anggaran pertahanan pemerintah Malaysia, bukan skema cash and carry pribadi atau barter komoditas sawit seperti beberapa isu yang sering beredar di media sosial.

    BalasHapus
  45. 🇮🇩 Orang Kaya


    https://youtu.be/RC2xxlGM2ng?si=xjb9bPbxYRbcVMW5

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngasah iri lage Si M 😁
      ‎
      ‎Mrca premium mahal yaa, ngga mampu beli deh Si M 😁🤓
      ‎
      ‎Rafale B F4i berkursi ganda bernomor ekor T-0305 pesanan Indonesia utk TNI Angkatan Udara menjalani uji jalan berkecepatan tinggi (high-speed taxi test) di Bordeaux-Mérignac, Prancis, untuk mengevaluasi kinerja sistem pengereman melalui akselerasi di landasan tanpa lepas landas.
      ‎
      ‎https://x.com/AntoniusWibow10/status/2110570153952080303

      Hapus
  46. Shopping MRCA kawasan manteb haha!🤑👌😉
    thai= gipeng
    sing= f35
    kita= rafale, surabaya 35, juliet 10ce

    masa kl lca???...bner2 dmiskinos haha!👎😋🤥

    BalasHapus
  47. Kirain malaydesh shoping SPH. Tapi lihat budget coput kayaknya mereka hanya mampu sewa utk parade

    BalasHapus
  48. MRCA Rafale kita kelas FIFA ASEAN CUP🏆setara WORLD CUP haha!🥳🤗✌️

    sedangkan
    lca fa50Murah negri🎰kasino semenanjung kuala lumpo kelas AFF, piala chiki haha!👎🍌🤣

    BalasHapus
  49. Klub Rayo Vallecano sambut
    Kiper kita Emil Audero Mulyadi
    ASEAN CUP WINNER hore haha!🏆🥳👍

    Fantastis....
    Juara FIFA World Cup 2026 Spanyol🏆
    sambut
    Juara FIFA ASEAN CUP 2026 Indonesia🏆

    Mantap punyak...kahsiyan aff piala chiki kl gak dianggap duniya haha!👎🍌😝

    yaa makloum
    BEDA LEVEL BEDA KASTA🔥
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122303069696246961&id=61557408853456

    BalasHapus
  50. percayalah sph seblah dalam bentuk poto poster haha!👎🍌😝
    kahsiyan takde wang...Misqueen😶‍🌫️

    BalasHapus
  51. ✅️Welkam Arina Varaksina
    calon bule naturalisasi cabang tenis hore haha!😎🤗🥳
    nama aja uda lokal impian om smilikity haha!🤭✌️👍

    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1637220561777787&id=100064695756253

    BalasHapus
    Balasan
    1. kahsiyan warganyet pasti NGAMUK🔥 bule demen rp,
      rm gak laku haha!👎🍌🤥

      Hapus
  52. Guys.... SHOPING CAESAR BARU guys....HOREYYYYYYY.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus