15 Oktober 2026

Pengujian Penerimaan Sistem Artileri Swagerak PTH-152 dan PTH-130

15 Oktober 2026

Prototipe sistem artileri swagerak PTH-152 dan PTH-130 Vietnam (photos: QPVN, QDND)

Pada pagi hari tanggal 14 Oktober, delegasi dari Kementerian Pertahanan Nasional, yang dipimpin oleh Letnan Jenderal Pham Hoai Nam, Anggota Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, Anggota Komite Tetap Komisi Militer Pusat, dan Wakil Menteri Pertahanan Nasional, memeriksa hasil penelitian, desain, manufaktur, dan pengujian sistem artileri swagerak PTH-152 dan PTH-130.

Yang turut serta dalam delegasi tersebut adalah Letnan Jenderal Le Van Huong, Wakil Kepala Staf Umum.

Yang hadir dalam inspeksi tersebut adalah Mayor Jenderal Nguyen Hong Phong, Komandan Komando Artileri dan Rudal.


Sistem artileri swagerak PTH-152 dan PTH-130 masing-masing ditugaskan oleh Kementerian Pertahanan Nasional kepada Viettel High-Tech Industry Corporation (bagian dari Grup Industri dan Telekomunikasi Militer) dan Akademi Teknik Militer.

Sistem artileri swa-gerak PTH-152 dan PTH-130 masing-masing dikerjakan oleh Viettel High-Tech Industry Corporation (bagian dari Grup Industri dan Telekomunikasi Militer) dan Akademi Teknik Militer.

Hingga saat ini, setiap proyek telah menyelesaikan penelitian, desain, manufaktur, dan perakitan sistem; melakukan pengujian mobilitas dan beberapa uji tembak, dengan hasil yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.


Unit-unit utama menyerahkan konfigurasi dan fitur teknis tempur dasar kepada Staf Umum untuk persetujuan; menyelesaikan produk, memastikan sistem beroperasi secara stabil dan andal, serta melayani proses evaluasi dan penerimaan di semua tingkatan.

Secara paralel, Komando Artileri-Rudal secara aktif berkoordinasi dengan unit-unit utama selama pelaksanaan tugas; secara teratur memantau situasi dan kemajuan proyek; dan secara langsung mengawasi uji tembak produk.

Sistem artileri swa-gerak PTH-152 dan sistem artileri swa-gerak PTH-130 masing-masing ditugaskan oleh Kementerian Pertahanan Nasional kepada Viettel High-Tech Industry Corporation (bagian dari Grup Industri Telekomunikasi Militer) dan Akademi Teknik Militer.


Hingga saat ini, setiap proyek telah menyelesaikan penelitian, desain, manufaktur, dan perakitan sistem; melakukan pengujian mobilitas dan beberapa uji tembak, dengan hasil yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Unit-unit utama saat ini sedang mengajukan konfigurasi dan fitur taktis dan teknis dasar kepada Staf Umum untuk persetujuan; menyelesaikan produk untuk memastikan pengoperasian sistem yang stabil dan andal, serta melayani proses evaluasi dan penerimaan di semua tingkatan.

Selain itu, Komando Artileri-Rudal telah aktif berkoordinasi dengan unit-unit utama selama pelaksanaan proyek; secara teratur memantau situasi dan kemajuan proyek; dan secara langsung mengawasi uji tembak produk.



Setelah memeriksa sistem dan mendengarkan masukan dari instansi dan unit terkait, Letnan Jenderal Pham Hoai Nam menilai: Unit-unit utama telah menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi, secara proaktif mengembangkan rencana dan secara serius menerapkan isi penelitian untuk menguasai teknologi perancangan dan pembuatan produk; berfokus pada pemenuhan kebutuhan unit pengguna dan mengikuti perkembangan baru dalam penggunaan artileri dalam peperangan modern. Mereka telah berkoordinasi erat dengan Komando Artileri-Rudal untuk mengembangkan rencana pengujian produk yang ilmiah dan sinkron, mematuhi indikator kinerja dasar; dan secara ketat mematuhi peraturan dan ketentuan keselamatan selama proses pengujian.

Ke depannya, Letnan Jenderal Pham Hoai Nam meminta agar unit-unit tersebut segera berkoordinasi untuk menyelenggarakan pengujian, menyelesaikan produk, dan melakukan evaluasi dan penerimaan di semua tingkatan sebelum menyerahkannya kepada Komando Artileri-Rudal untuk digunakan dalam pelatihan dan kesiapan tempur. Pada saat yang sama, mereka harus melaksanakan berkas tugas produksi serial sesuai rencana. Berkoordinasi dengan instansi terkait Kementerian Pertahanan Nasional, Kementerian Pertahanan Nasional menetapkan standar dukungan logistik dan teknis yang sesuai untuk sistem artileri swa-gerak yang baru diperkenalkan.
6
Berdasarkan peningkatan desain dan teknologi manufaktur, Letnan Jenderal Pham Hoai Nam meminta unit-unit utama untuk terus mengkoordinasikan penelitian dan pengembangan sistem artileri swa-gerak PTH-152 dan PTH-130, dengan menggabungkan komando dan pengendalian tembakan otomatis.

Wakil Menteri Pertahanan Nasional juga menginstruksikan unit-unit tersebut untuk terus meneliti dan mengembangkan peluru artileri pintar, peluru jarak jauh, dan pesawat tanpa awak (UAV) untuk pengintaian guna mendukung komando penembakan artileri dan rudal.

209 komentar:

  1. DEMO GREENPEACE MALONSIA DAN KELOMPOK MAHASISWA =
    HUKUM PERUSAHAAN PEMBAKAR LAHAN SUMATERA DAN KALIMANTAN
    -
    • Aksi: Demo aliansi masyarakat sipil di Parlemen Malaysia (Oktober 2026).
    • Tuntutan: Pengesahan UU Kabut Asap Lintas Batas.
    • Tujuan: Mengadili korporasi Malaysia penyebab kebakaran lahan di luar negeri (Indonesia).
    • Sumber: South China Morning Post (SCMP).
    --------------------------------------------
    = DAFTAR KORPORASI PEMBAKAR LAHAN =
    INDUK PERUSAHAAN: MALAYSIA
    PT Adei Plantation and Industry
    Induk Perusahaan (Malaysia): Kuala Lumpur Kepong (KLK) Berhad
    Lokasi Konsesi: Riau
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Direksi divonis penjara. Lahan disita dan disegel berulang kali karena titik api konsisten.
    Sumber Utama: Gakkum KLHK, Detik, Tempo
    -
    PT Rafi Kamajaya Abadi
    Induk Perusahaan (Malaysia): TDM Berhad
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Digugat perdata oleh KLHK Rp900+ miliar dengan prinsip strict liability atas kebakaran lahan besar.
    Sumber Utama: CNN Indonesia, Antara
    -
    PT Sime Indo Agro
    Induk Perusahaan (Malaysia): SD Guthrie (ex Sime Darby)
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Lahan disegel resmi oleh KLHK setelah satelit mendeteksi kebakaran aktif dan asap tebal.
    Sumber Utama: BBC, CNBC
    -
    PT Sukses Karya Sawit
    Induk Perusahaan (Malaysia): IOI Corporation
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Diawasi ketat oleh pemerintah Indonesia karena areanya berulang kali memicu hotspot tahunan.
    Sumber Utama: Kompas, Mongabay
    -
    PT Globalindo Agung Lestari
    Induk Perusahaan (Malaysia): Genting Berhad
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Tengah
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Terbukti melakukan kanalisasi gambut ilegal yang memicu kebakaran bawah tanah dan emisi karbon masif.
    Sumber Utama: Greenpeace, WALHI
    -
    PT Menteng Jaya Sawit Perdana
    Induk Perusahaan (Malaysia): Kuala Lumpur Kepong (KLK) Group
    Lokasi Konsesi: Kalimantan
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk dalam daftar investigasi dan pemantauan terkait munculnya titik api di area konsesi mereka.
    Sumber Utama: Greenpeace Malaysia
    -
    PT Sawit Mitra Abadi
    Induk Perusahaan (Malaysia): Genting Plantations
    Lokasi Konsesi: Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk daftar audit dan pengawasan penegakan hukum oleh pemerintah daerah bersama kementerian terkait kontribusi titik api.
    Sumber Utama: The Straits Times, Kompas
    -
    PT Tabung Haji Indo Plantation
    Induk Perusahaan (Malaysia): PT TH Plantations (Tabung Haji)
    Lokasi Konsesi: Riau
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Lahan konsesi sempat disegel resmi oleh Gakkum KLHK and masuk dalam pengawasan ketat akibat indikasi karhutla di areanya.
    Sumber Utama: KLHK, Straits Times
    -
    PT Inti Guna Perdana
    Induk Perusahaan (Malaysia): Terafiliasi investasi Malaysia
    Lokasi Konsesi: Landak, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Masuk ke dalam daftar 20 perusahaan bermodal asing yang lahannya disegel ketat dan diproses hukum pidana akibat kelalaian menjaga area kerja dari karhutla.
    Sumber Utama: Kumparan, Tempo
    -
    PT Asri Hijau Lestari
    Induk Perusahaan (Malaysia): Perkebunan Kelapa Sawit terafiliasi Malaysia
    Lokasi Konsesi: Ketapang, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Dijatuhi status tersangka oleh penyidik setelah hasil verifikasi lapangan membuktikan adanya area gambut luas yang terbakar di dalam batas konsesi mereka.
    Sumber Utama: Gakkum KLHK, Tempo
    -
    PT Sepanjang Inti Surya Usaha
    Induk Perusahaan (Malaysia): Terafiliasi grup investasi kelapa sawit Malaysia
    Lokasi Konsesi: Sanggau, Kalimantan Barat
    Rekam Jejak Hukum & Status Kasus: Diproses hukum secara berlapis dan dikenai sanksi administratif berat berupa pembekuan aktivitas operasional setelah lahan konsesinya berulang kali hangus terbakar.
    Sumber Utama: CNN Indonesia, BBC

    BalasHapus
  2. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  3. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus
  4. SPH ???
    wahh kl gak punyak tuch haha!🤫😋🤭

    BalasHapus
  5. kahsiyan negri🎰kasino genting gak punyak SPH haha!😂👎🍌

    BalasHapus
  6. Manakala MALAYSIA negara KAYA....SHOPING CASH CAESAR SPH VERSI BARU guys......😎😎😎

    Negara Yang MISKIN NGUTANG TERUS TU TEPI SIKIT... 🦍🦍🦍🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN KESIAPAN (READINESS) & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat dampak krisis ekonomi global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata global (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      KELUMPUHAN KESIAPAN TEMPUR (READINESS COLLAPSE):
      Aset Rongsokan Berusia Dekade: Operasional bergantung pada barang antik; APC Condor (1980-an), korvet era 80-90-an, dan jet tempur Hornet/Su-30 yang sangat bergantung pada pemeliharaan mahal.
      Defisit Anggaran O&M (20-25%): Dana pemeliharaan yang sangat kecil menyebabkan pesawat grounded demi suku cadang, kapal hanya bersandar di dermaga, dan kendaraan mogok di depo.
      Ketimpangan Orang vs Alat: ~60% anggaran habis untuk gaji. Pasukan besar (110.000) namun tanpa aset operasional memadai; prajurit ada tapi alat tempur rongsok.
      Jam Latihan Terjun Bebas: Dana O&M minim mengakibatkan pilot kekurangan jam terbang, pelaut jarang patroli, dan tentara darat jarang latihan amunisi tajam. Kesiapan tempur hanya di atas kertas.
      Deterrent Nol: Tidak mampu memproyeksikan kekuatan secara regional. Bergantung sepenuhnya pada diplomasi karena militer tidak lagi dianggap serius oleh kekuatan asing (seperti China di ZEE).
      ________________________________________
      KELEMAHAN RANTAI PASOK & PENGADAAN (SUPPLY CHAIN FAILURE):
      Pengadaan "Stop-Go": Proyek besar (MRCA, LCS) diumumkan lalu ditunda atau dibatalkan tergantung siapa yang berkuasa. Tanpa anggaran multi-tahun, kontrak menjadi tidak efektif dan biaya membengkak.
      Intervensi Politik & Kronisme: Kontrak diberikan kepada perusahaan yang memiliki koneksi politik, bukan yang kompeten. Hasilnya: Skandal LCS RM 9 Miliar tanpa satu pun kapal terkirim hingga 2025.
      Ketergantungan Ekstrim pada Asing: Impor sistem kelas atas (Rusia, AS, Turki) membuat MALONSIA rentan terhadap gangguan geopolitik dan biaya suku cadang yang mahal.
      Kapasitas Industri Lokal Lumpuh: Industri dalam negeri (Boustead, DefTech) hanya bergantung pada desain asing. Saat mereka gagal mengelola proyek, kualitas hancur dan proyek macet total.
      Krisis Suku Cadang & Kanibalisme: Tidak ada stok suku cadang yang memadai. Alutsista lama yang bagian-bagiannya sudah tidak diproduksi terpaksa dipreteli (cannibalization) untuk menghidupkan unit lain.

      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      KLAIM KAYA SHOPPING = 2 TAHUN SIPRI (2024-2025) KOSONG
      MALONSIA : 2 TAHUN (2025-2024) NOL = KOSONG
      INDONESIA = SIPRI SHOPPING (LENGKAP)
      KEGAGALAN PROYEK STRATEGIS (ZONK):
      MRCA (2017-2025) = ZONK: Nol pengadaan jet tempur multiperan; 5x Ganti PM, 5x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      LCS (2011-2025) = ZONK: Proyek mangkrak karatan; 5x Ganti PM, 6x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      SPH (2016-2025) = ZONK: Nol pengadaan artileri swagerak; 5x Ganti PM, 5x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      MRSS/LPD (2016-2025) = ZONK: Nol pengadaan kapal amfibi; 5x Ganti PM, 5x Ganti MOD, 6x Ganti MOF.
      ________________________________________
      KRISIS FISKAL & HUTANG (OVERLIMIT DEBT):
      5x Ganti PM = 84,3% TO GDP: Hutang isi rumah melonjak drastis.
      5x Ganti MOF = GAGAL LUNAS: Klaim lunas 2053 hanyalah bual; kenyataan hutang terus bertambah.
      97.000 Eksodus = BORROWING TO REPAY DEBT: Periode 2018-2026 terjebak dalam siklus gali lubang tutup lubang.
      Kekangan Kewangan: 6x Ganti MOD gagal mengatasi hutang tertunggak yang tidak dibayar.
      ________________________________________
      PERBANDINGAN STRUKTUR & KAPASITAS INDUSTRI:
      Struktur Industri: Indonesia memiliki BUMN kuat (PTDI, PINDAD, PT PAL) dengan strategi kemandirian. MALONSIA tidak memiliki BUMN militer sepadan dan sangat bergantung pada pihak luar.
      Skala Militer: Personel aktif Indonesia (400.000) jauh melampaui MALONSIA (113.000), mendorong urgensi produksi domestik di Indonesia yang tidak dimiliki MALONSIA.
      Geopolitik: Kebutuhan menjaga ribuan pulau memaksa Indonesia mandiri dalam kapal perang dan pesawat patroli, sementara MALONSIA hanya fokus pada pengamanan internal.
      Kebijakan Pemerintah: Indonesia konsisten dengan aturan TKDN dan ekspor alutsista. MALONSIA terjebak dalam masalah tata kelola, transparansi, dan ketiadaan roadmap industri mandiri.
      ________________________________________
      KESIMPULAN:
      5X PM 6X MOD + 2 TAHUN SIPRI KOSONG + BORROWING TO REPAY DEBT = KEBANGKRUTAN PERTAHANAN TOTAL

      Hapus
    5. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      KRISIS FINANSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP SEKTOR PERTAHANAN SERTA PENGADAAN MILITER MALONSIA PERIODE 2023–2026:
      1. Kondisi Finansial dan Makroekonomi
      • Defisit Anggaran: Mengalami defisit sebesar RM 135,9 Miliar (Pendapatan RM 334,1 Miliar vs Pengeluaran RM 470 Miliar).
      • Beban Utang: Utang pemerintah mencapai 70,5% terhadap PDB, sementara utang rumah tangga menyentuh angka 84,3% terhadap PDB.
      • Kebijakan Penghematan: Terjadi pemotongan anggaran operasional kementerian, pembekuan total kontrak militer/polisi per Januari 2026, serta fenomena berutang untuk membayar utang lama (borrowing to repay debt).
      • Dampak Sosial: Terjadi PHK massal (puncaknya 24.100 pekerja pada Januari 2026), termasuk pemangkasan sekitar 5.000 karyawan di Petronas.
      2. Kegagalan Proyek Strategis & Pembatalan Alutsista (Periode 2023–2026)
      • Proyek Mangkrak/Gagal (Zonking): Program jet tempur Multi-Role Combat Aircraft (MRCA), proyek kapal Littoral Combat Ship (LCS) senilai RM 9 Miliar yang mengalami pengerjaan ulang (rework) 4.000 pipa/kabel, pengadaan artileri SPH, serta kapal amfibi MRSS/LPD dinyatakan macet total.
      • Pembatalan & Pemblokiran Kontrak: Pembatalan pengadaan jet F/A-18 Hornet, helikopter UH-60A Black Hawk, serta pemblokiran/larangan rudal tempur seperti Naval Strike Missile (NSM) dan AMRAAM.
      • Catatan SIPRI Kosong: Selama dua tahun berturut-turut (2024–2025), tidak tercatat adanya transfer senjata global atau aktivitas belanja alutsista baru.
      3. Kelumpuhan Kesiapan Tempur (Readiness Collapse)
      • Alutsista Usang: Operasional pertahanan bertumpu pada aset tua era 1980-1990an (seperti APC Condor, korvet lama, Hornet, dan Su-30) yang memakan biaya perawatan sangat tinggi.
      • Krisis Pemeliharaan & Kanibalisme: Terjadi defisit anggaran pemeliharaan sebesar 20-25%. Akibatnya, banyak unit militer tidak dapat beroperasi dan terpaksa melakukan kanibalisme suku cadang untuk mempertahankan unit yang tersisa.
      • Ketimpangan Anggaran: Sebanyak 60% anggaran tersedot untuk gaji personel (110.000 pasukan), sehingga dana latihan militer taktis, jam terbang pilot, dan patroli laut menurun drastis.
      4. Kelemahan Rantai Pasok & Manajemen Industri
      • Ketidakstabilan Politik: Pergantian kepemimpinan yang masif (5x ganti Perdana Menteri, 6x ganti Menteri Pertahanan) membuat kebijakan pengadaan menjadi "Stop-Go" (tidak konsisten) dan rentan intervensi politik/kronisme.
      • Ketergantungan Asing: Sangat bergantung pada impor sistem pertahanan dari Rusia, AS, dan Turki, sehingga rentan terhadap gangguan geopolitik.
      • Kapasitas Lokal Lemah: Industri pertahanan domestik dinilai gagal mandiri dan hanya bergantung pada desain luar, berbeda dengan Indonesia yang didukung BUMN strategis (PT PAL, PINDAD, PTDI) yang memiliki aturan TKDN ketat serta fokus pada kemandirian wilayah kepulauan.
      KESIMPULAN UTAMA
      KOMBINASI DARI KRISIS FISKAL, TATA KELOLA YANG TIDAK TRANSPARAN, KEGAGALAN PROYEK LCS, SERTA PRAKTIK KANIBALISME SUKU CADANG DIKLAIM TELAH MEMICU KEBANGKRUTAN PERTAHANAN TOTAL SECARA SISTEMIS

      Hapus
  7. Manakala MALAYSIA negara KAYA....SHOPING CASH CAESAR SPH VERSI BARU guys......😎😎😎

    Negara Yang MISKIN NGUTANG TERUS TU TEPI SIKIT... 🦍🦍🦍🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: SPIRAL UTANG & KEBANGKRUTAN SISTEMIK
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional akibat krisis ekonomi dampak konflik global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer/polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status resmi KOSONG (Nihil transfer senjata berat). MALONSIA kini sejajar dengan Timor Leste, Kamboja, dan Laos dalam lembar SIPRI.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      ANALISA "BORROWING TO REPAY DEBT" (DEBT-SERVICING CYCLE):
      Gali Lubang Tutup Lubang: Rekor terburuk pada 2023 di mana 64,3% pinjaman baru (RM 145,8 Miliar) hanya digunakan untuk membayar hutang lama. Proyeksi 2025-2026 tetap kritis di angka 58%.
      Eskalasi Utang Raksasa: Melonjak drastis dari RM 407,1 Miliar (2010) menjadi RM 1,79 Triliun (2026).
      Rasio Utang vs GDP: Melompat ke angka bahaya 69% - 70,4%, memicu risiko gagal bayar (default) jika terjadi guncangan global.
      Tabung Harapan (2018): Bukti keputusasaan fiskal di mana negara harus meminta sumbangan rakyat untuk membayar hutang yang menembus RM 1 Triliun.
      ________________________________________
      ANALISA PERTAHANAN & PENURUNAN DAYA GENTAR:
      Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN). Resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
      Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian Hornet bekas dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan kas negara untuk membeli barang second-hand sekalipun.
      Vakum SIPRI (2-Layer): 2022-2023 (Hanya dipilih tanpa pesanan), 2024-2025 (Benar-benar Kosong). Tidak ada anggaran pembangunan (CAPEX).
      ________________________________________
      ANALISA REPUTASI & SANKSI INTERNASIONAL:
      Sanksi AS: Ancaman Section 301 (Tarif 10-25%) dan IEEPA menghantam sektor manufaktur E&E, tulang punggung pendapatan untuk membayar hutang.
      Degradasi Birokrasi: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan pemain ilegal mencerminkan rusaknya tata kelola birokrasi nasional.
      Kehilangan Devisa: Defisit kronis sejak 2010 (Puncaknya -6,4% di 2021). Nilai hutang dalam USD membengkak dari USD 150 Miliar (2010) menjadi USD 375 Miliar (2025).
      KESIMPULAN:
      FISKAL LUMPUH + BORROWING TO REPAY DEBT + GFP DISALIP FILIPINA = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL

      Hapus
  8. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Keamanan (US Fact Sheet):
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Tidak ada Blanket Overflight Access; pesawat asing wajib patuh PP No. 4 Tahun 2018 (Izin Diplomatik/Keamanan).
      MDCP 2026: Kerjasama dengan AS berbasis pilar modernisasi dan pendidikan militer dengan prinsip kedaulatan penuh.
      Ekonomi & Energi:
      Saham Freeport: Kepemilikan Indonesia naik menjadi 63,23% (Tambahan 12%).
      Energi Prabowo-Putin: Suplai minyak mentah dan LPG serta transfer teknologi dari Rusia (Juli 2024).
      Fiskal & Hutang:
      Debt-to-GDP: ~40% (Pruden & Sangat Sehat).
      HUtang Household: 16% (Ketahanan konsumsi tinggi).
      Defisit Fiskal: Di bawah 3% (Disiplin ketat).
      Kekuatan Militer (GFP 13 Dunia):
      SIPRI 2024-2025: 1 Lembar Penuh (Rafale F-4, Scorpène Evolved, PPA, A400M, Rudal KHAN/BORA).
      On Progress: 42 Rafale, 48 KAAN, 48 KF-21, 2 Fregat Merah Putih, 1 Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memerintahkan potong anggaran operasional akibat krisis Middle East.
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas 5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total seluruh pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim akibat skandal korupsi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status KOSONG/AMNESIA BELANJA selama 2 tahun berturut-turut.
      Fiskal & Hutang (Zona Merah):
      Debt-to-GDP: 69–70% (Overlimit Plafon 65%).
      HUtang Household: 84,3% (Ekstrem/Mencekik Rakyat).
      Defisit Fiskal: 3,8% (Beban utang baru menumpuk).
      Kekuatan Militer (GFP 42 Dunia):
      Status Regional: Disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk):
      2014: Rafale (Mangkrak).
      2018: MRSS PT PAL (Batal).
      2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
      2026: F/A-18 Kuwait (Resmi Batal karena evaluasi buruk & biaya).
      Analisa "Salam Kosong":
      2020-2021: Planned (Hanya rencana).
      2022-2023: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tak mampu beli).
      2024-2025: KOSONG/NIHIL.
      KESIMPULAN:
      INDONESIA 63% SAHAM FREEPORT + SIPRI PENUH VS MALONSIA HUTANG 70% + SIPRI KOSONG.
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Keamanan (US Fact Sheet):
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Tidak ada Blanket Overflight Access; pesawat asing wajib patuh PP No. 4 Tahun 2018 (Izin Diplomatik/Keamanan).
      MDCP 2026: Kerjasama dengan AS berbasis pilar modernisasi dan pendidikan militer dengan prinsip kedaulatan penuh.
      Ekonomi & Energi:
      Saham Freeport: Kepemilikan Indonesia naik menjadi 63,23% (Tambahan 12%).
      Energi Prabowo-Putin: Suplai minyak mentah dan LPG serta transfer teknologi dari Rusia (Juli 2024).
      Fiskal & Hutang:
      Debt-to-GDP: ~40% (Pruden & Sangat Sehat).
      HUtang Household: 16% (Ketahanan konsumsi tinggi).
      Defisit Fiskal: Di bawah 3% (Disiplin ketat).
      Kekuatan Militer (GFP 13 Dunia):
      SIPRI 2024-2025: 1 Lembar Penuh (Rafale F-4, Scorpène Evolved, PPA, A400M, Rudal KHAN/BORA).
      On Progress: 42 Rafale, 48 KAAN, 48 KF-21, 2 Fregat Merah Putih, 1 Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memerintahkan potong anggaran operasional akibat krisis Middle East.
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas 5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total seluruh pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim akibat skandal korupsi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status KOSONG/AMNESIA BELANJA selama 2 tahun berturut-turut.
      Fiskal & Hutang (Zona Merah):
      Debt-to-GDP: 69–70% (Overlimit Plafon 65%).
      HUtang Household: 84,3% (Ekstrem/Mencekik Rakyat).
      Defisit Fiskal: 3,8% (Beban utang baru menumpuk).
      Kekuatan Militer (GFP 42 Dunia):
      Status Regional: Disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk):
      2014: Rafale (Mangkrak).
      2018: MRSS PT PAL (Batal).
      2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
      2026: F/A-18 Kuwait (Resmi Batal karena evaluasi buruk & biaya).
      Analisa "Salam Kosong":
      2020-2021: Planned (Hanya rencana).
      2022-2023: Selected Not Yet Ordered (Pilih tapi tak mampu beli).
      2024-2025: KOSONG/NIHIL.
      KESIMPULAN:
      INDONESIA 63% SAHAM FREEPORT + SIPRI PENUH VS MALONSIA HUTANG 70% + SIPRI KOSONG.
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).

      Hapus
  9. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
      LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Keamanan (US Fact Sheet):
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Tidak ada Blanket Overflight Access; pesawat asing wajib lapor dan memiliki izin diplomatik/keamanan (PP No. 4 Tahun 2018).
      MDCP 2026: Kemitraan strategis dengan AS (Hegseth-Sjafrie) berbasis modernisasi militer, latihan gabungan, dan pendidikan profesional dengan prinsip kedaulatan penuh.
      Ekonomi & Energi:
      Saham Freeport: Kepemilikan nasional melonjak dari 51,23% menjadi 63,23% (Tambahan 12%).
      Energi Prabowo-Putin: Kepastian suplai minyak mentah dan LPG serta transfer teknologi energi hasil tindak lanjut pertemuan Moskow.
      Ketahanan Fiskal (Sangat Sehat):
      Gov. Debt: ~40% PDB (Pruden, jauh di bawah batas aman 60%).
      Household Debt: Sangat rendah (16% PDB), menjamin ketahanan konsumsi domestik.
      Defisit Fiskal: Terkendali di bawah 3%.
      Kekuatan Militer (Peringkat 13 Dunia):
      SIPRI 2024-2025: 1 Lembar Penuh (Rafale F-4, Scorpene Evolved, PPA-L, A400M, Rudal Khan/Bora).
      Modernisasi Aktif: Membangun kekuatan pemukul masif termasuk 48 KAAN (Turki) dan Kapal Induk Garibaldi (Eks-Italia).
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh kementerian akibat krisis Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas 5.000 karyawan. Januari 2026 menjadi puncak krisis ekonomi.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim per 16 Januari 2026 akibat investigasi suap dan korupsi sistemik.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status KOSONG/AMNESIA BELANJA selama 2 tahun berturut-turut. Sejajar dengan Laos dan Kamboja.
      Indikator Kejatuhan (GFP 2026):
      Merosot ke Peringkat 42: Resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk): F/A-18 Hornet Kuwait (Batal), Sewa Black Hawk (Mangkrak), Kapal MRSS PT PAL (Batal).
      Fiskal & Spiral Hutang (Zona Merah):
      Gov. Debt: 69-70% PDB (Overlimit Plafon 65%).
      Household Debt: 84,3% PDB (Mencekik Rakyat).
      BORROWING TO REPAY DEBT: 58% hingga 64,3% pinjaman baru habis hanya untuk membayar bunga dan cicilan utang lama (Debt-servicing).
      Model "Negara Penyewa": Akibat ketiadaan kas, militer beralih ke skema Leasing (Sewa) untuk 32+ item (Helikopter, pesawat latih, kendaraan taktis).
      KESIMPULAN:
      INDONESIA 63% SAHAM FREEPORT + SIPRI PENUH VS MALONSIA UTANG 70% PDB + SIPRI KOSONG
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & PRUDEN
      Kedaulatan & Kemitraan Strategis:
      NO IZIN TERBANG BEBAS: Indonesia menolak Blanket Overflight Access; setiap pesawat militer asing wajib patuh pada izin diplomatik (PP No. 4/2018).
      MDCP 2026: Kerjasama pertahanan dengan AS berbasis mutual respect pada pilar modernisasi dan latihan operasional tanpa mengorbankan kedaulatan.
      Realisasi Belanja Alutsista (SIPRI 2024–2025):
      STATUS LENGKAP: Kontrak aktif masif mencakup Rafale F4, A400M Atlas, Fregat Merah Putih, Kapal PPA, dan Rudal KHAN/BORA.
      Peringkat 18 Dunia: Terdaftar sebagai importir senjata terbesar di ASEAN dengan pangsa pasar global 1,5%.
      Ketahanan Fiskal (Sangat Sehat):
      PDB: USD 1,44 Triliun (Ekonomi raksasa kawasan).
      Gov. Debt: ~40% (Jauh di bawah batas aman UU 60%).
      Defisit Fiskal: 2,9% (Disiplin anggaran yang ketat).
      Daya Gentar (GFP 2026): Peringkat 13 Dunia—Hegemon mutlak di Asia Tenggara dengan modernisasi tunai.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat skandal suap pejabat tinggi (Januari 2026).
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total selama 2 tahun berturut-turut; setara dengan negara ekonomi terkecil (Laos/Kamboja).
      Dikotomi Model "Negara Penyewa":
      Skema Leasing: Krisis likuiditas memaksa beralih ke sewa untuk 32+ item (Blackhawk, AW139, simulator) daripada membeli secara berdaulat.
      Aset Grounded: Jet MiG-29 dan MB339CM pensiun dini tanpa pengganti; kapal selam sempat mengalami kendala teknis fatal.
      Fiskal & Spiral Hutang (Zona Merah):
      Gov. Debt: 69%–70% PDB (Overlimit Plafon 65%).
      Household Debt: 84,3% PDB (Mencekik rakyat).
      BORROWING TO REPAY DEBT: 58% pinjaman baru di 2026 hanya habis untuk membayar bunga/cicilan utang lama.
      Daya Gentar (GFP 2026): Merosot ke peringkat 42 Dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Timeline "Prank" (Zonk): F/A-18 Hornet Kuwait (Batal), Kapal MRSS PT PAL (Zonk), Skandal SPH 155mm (Tertunda sejak 2010).
      KESIMPULAN:
      INDONESIA MODERNISASI TUNAI & GDP USD 1,44T VS MALONSIA MILITER SEWAAN & UTANG 70% PDB
      --------------------------------
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).

      Hapus
  10. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP = NSM BANNED - AMRAAM BLOKIR
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =F18 BATAL - UH60A BATAL
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =REWORK 4000 PIPA DAN KABEL LCS
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN
      2025 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG
      2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT
      --------------------------------
      anggaran operasional vs pembangunan =
      opex 63% (rm13.36 miliar) - gaji & pensiun
      dev ex 37% (rm7.49 miliar) - akuisisi aset
      fokus bertahan hidup, bukan membangun kekuatan
      --------------------------------
      beban biaya personel =
      biaya tetap (gaji & kesejahteraan) mendominasi
      program perumahan rkat memakan modal investasi
      biaya administrasi gemuk, kekuatan tempur kurus
      fleksibilitas restrukturisasi pasukan lumpuh
      --------------------------------
      pemeliharaan mengalahkan modernisasi =
      rm5.8 miliar habis untuk tambal sulam aset tua
      biaya tinggi menjaga kapal usia 30-40 tahun tetap terapung
      dana habis untuk servis, bukan untuk beli teknologi baru
      --------------------------------
      investasi r&d dan kapabilitas rendah =
      dana riset mandiri hampir nol (negligible)
      tidak ada program pengembangan bersama (co-development)
      tergantung penuh pada pemasok asing (foreign dependency)
      autonomi perencanaan pertahanan hilang
      --------------------------------
      dampak sistemik =
      aset militer hanya jadi pajangan tua tanpa upgrade
      kalah saing dengan program mandiri indonesia & vietnam
      anggaran habis dikonsumsi, bukan diinvestasikan
      ancaman kedaulatan meningkat karena teknologi usang
      --------------------------------
      absennya sistem serang jarak jauh =
      tidak memiliki rudal balistik & rudal jelajah
      zero standoff precision-guided munitions
      tudm tidak punya platform deep-strike mission
      su-30mkm tanpa rudal kh-59 atau brahmos
      --------------------------------
      postur getar yang lemah =
      doktrin "deterrence by denial" (hanya menahan)
      tidak mampu melakukan "deterrence by punishment" (membalas)
      tertinggal dari vietnam & filipina dalam serangan balik
      lumpuh dalam kendali eskalasi konflik
      --------------------------------
      anggaran mematikan kapabilitas =
      60-70% dana habis untuk gaji & operasional
      anggaran r&d & senjata canggih hampir nol
      skandal lcs menguras sumber daya strategis
      terjebak siklus merawat barang antik (legacy systems)
      --------------------------------
      zero kemandirian rudal strategis =
      tidak ada program pengembangan rudal domestik
      kalah dari indonesia (rudal turki) & vietnam (rudal rusia)
      absen dalam kemitraan produksi senjata strategis
      ketergantungan total pada supplier asing
      --------------------------------
      dampak strategis =
      leverage diplomatik rendah di kawasan
      tidak mampu memberi ancaman balik di luar perbatasan
      autonomi perencanaan kekuatan militer hilang
      lemah dalam menghadapi agresi modern

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      DEFENSE INDUSTRY (MDIC/MIDES) =
      FRAGMENTED ECOSYSTEM
      NO ENFORCEABLE BLUEPRINT
      SKILLED MANPOWER SHORTAGE
      --------------------------------
      PRODUCTION CAPACITY =
      LICENSED ASSEMBLER ONLY
      NO FULL-SPECTRUM DEVELOPER
      M4 CARBINE (ASSEMBLY ONLY) vs SS2/SAR-21 (INDIGENOUS)
      --------------------------------
      R&D & TECHNOLOGY =
      UNDERFUNDED INNOVATION
      NASCENT CMS & SENSORS
      AI & CYBER WARFARE GHOST PROJECTS
      --------------------------------
      FOREIGN OEM DEPENDENCE =
      SU-30MKM (RUSSIA)
      FA-50 (SOUTH KOREA)
      SCORPÈNE (FRANCE)
      --------------------------------
      STRATEGIC VULNERABILITY =
      ZERO INDIGENOUS MISSILE
      NO LOCAL RADAR PRODUCTION
      NO DOMESTIC ARMORED DESIGN
      --------------------------------
      POLICY & EXECUTION =
      BUDGET CONSTRAINTS
      POLITICAL DISCONTINUITY
      FAILED 15-TO-5 TRANSFORMATION
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      TOTAL LOGISTIC DEPENDENCY
      EMBARGO THREAT VULNERABILITY
      ASPIRATIONAL BUT NOT OPERATIONAL
      --------------------------------
      DEFENCE WHITE PAPER (DWP) 2019 =
      AMBITIOUS 10-YEAR ROADMAP
      UNIMPLEMENTED DRAFT
      PAPER-BASED STRATEGY ONLY
      --------------------------------
      CREDIBILITY GAP =
      POLICY vs REALITY MISMATCH
      FAILED CAPACITY PLAN
      SLOW CYBER/AIR PROGRESS
      --------------------------------
      LCS PROJECT SCANDAL =
      RM9 BILLION VANISHED
      ZERO SHIP DELIVERED (2025)
      MANAGEMENT NIGHTMARE
      --------------------------------
      OPERATIONAL STAGNATION =
      GBAD SYSTEM UNFUNDED
      HMAV APPROVAL STALL
      RELIANCE ON ANCIENT PLATFORMS
      --------------------------------
      POLITICAL INSTABILITY =
      GOVERNMENT CHANGE (2020-2022)
      DISRUPTED PLANNING CYCLES
      ABANDONED PROGRAMS
      --------------------------------
      INSTITUTIONAL WEAKNESS =
      DIFFUSED ACCOUNTABILITY
      NO CENTRALIZED ENFORCEMENT
      BUREAUCRATIC INERTIA
      --------------------------------
      AUDIT & TRANSPARENCY =
      REDACTED AUDIT REPORTS
      ENFORCEMENT FAILURE
      SYSTEMIC INEFFICIENCY
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      CREDIBILITY COLLAPSE
      MISSED MODERNIZATION TIMELINES
      CAPABILITY GAP WIDENING

      Hapus
  11. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      DEFENSE INDUSTRY (MDIC/MIDES) =
      FRAGMENTED ECOSYSTEM
      NO ENFORCEABLE BLUEPRINT
      SKILLED MANPOWER SHORTAGE
      --------------------------------
      PRODUCTION CAPACITY =
      LICENSED ASSEMBLER ONLY
      NO FULL-SPECTRUM DEVELOPER
      M4 CARBINE (ASSEMBLY ONLY) vs SS2/SAR-21 (INDIGENOUS)
      --------------------------------
      R&D & TECHNOLOGY =
      UNDERFUNDED INNOVATION
      NASCENT CMS & SENSORS
      AI & CYBER WARFARE GHOST PROJECTS
      --------------------------------
      FOREIGN OEM DEPENDENCE =
      SU-30MKM (RUSSIA)
      FA-50 (SOUTH KOREA)
      SCORPÈNE (FRANCE)
      --------------------------------
      STRATEGIC VULNERABILITY =
      ZERO INDIGENOUS MISSILE
      NO LOCAL RADAR PRODUCTION
      NO DOMESTIC ARMORED DESIGN
      --------------------------------
      POLICY & EXECUTION =
      BUDGET CONSTRAINTS
      POLITICAL DISCONTINUITY
      FAILED 15-TO-5 TRANSFORMATION
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      TOTAL LOGISTIC DEPENDENCY
      EMBARGO THREAT VULNERABILITY
      ASPIRATIONAL BUT NOT OPERATIONAL
      --------------------------------
      DEFENCE WHITE PAPER (DWP) 2019 =
      AMBITIOUS 10-YEAR ROADMAP
      UNIMPLEMENTED DRAFT
      PAPER-BASED STRATEGY ONLY
      --------------------------------
      CREDIBILITY GAP =
      POLICY vs REALITY MISMATCH
      FAILED CAPACITY PLAN
      SLOW CYBER/AIR PROGRESS
      --------------------------------
      LCS PROJECT SCANDAL =
      RM9 BILLION VANISHED
      ZERO SHIP DELIVERED (2025)
      MANAGEMENT NIGHTMARE
      --------------------------------
      OPERATIONAL STAGNATION =
      GBAD SYSTEM UNFUNDED
      HMAV APPROVAL STALL
      RELIANCE ON ANCIENT PLATFORMS
      --------------------------------
      POLITICAL INSTABILITY =
      GOVERNMENT CHANGE (2020-2022)
      DISRUPTED PLANNING CYCLES
      ABANDONED PROGRAMS
      --------------------------------
      INSTITUTIONAL WEAKNESS =
      DIFFUSED ACCOUNTABILITY
      NO CENTRALIZED ENFORCEMENT
      BUREAUCRATIC INERTIA
      --------------------------------
      AUDIT & TRANSPARENCY =
      REDACTED AUDIT REPORTS
      ENFORCEMENT FAILURE
      SYSTEMIC INEFFICIENCY
      --------------------------------
      IMPACT ANALYSIS =
      CREDIBILITY COLLAPSE
      MISSED MODERNIZATION TIMELINES
      CAPABILITY GAP WIDENING

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Faktor Penghambat Modernisasi –
      • Kendala Fiskal: Pemerintah enggan memotong anggaran lain demi pertahanan.
      • Biaya Perawatan Tinggi: Sebagian besar anggaran habis hanya untuk maintenance, bukan aset baru.
      • Ketidakpastian Politik: Politik yang tidak stabil membatasi rencana belanja jangka panjang.
      • Tata Kelola Buruk: Manajemen pengadaan yang lemah merusak efektivitas program outsourcing.
      Krisis Aset Udara & Darat Usang –
      • Armada tempur Su-30MKM dan F/A-18 Hornet mulai usang secara teknologi (obsolete).
      • Beberapa helikopter militer yang masih beroperasi adalah warisan tahun 1960-an.
      • Kerugian besar akibat pembelian suku cadang yang tidak lagi kompatibel dengan armada.
      • Kondisi barak militer dan infrastruktur pertahanan dalam keadaan buruk/memprihatinkan.
      Kerentanan Armada Laut (RMN) –
      • Fast Attack Craft (FAC) sudah berusia di atas 50 tahun.
      • Banyak kapal perang beroperasi jauh melampaui batas optimal (Limit: Kapal Selam 35 thn, Frigat 30 thn).
      • Kapal patroli cepat masih dipaksa bertugas meski sudah melewati batas usia 24 tahun.
      • Ketergantungan pada teknologi AS meningkat akibat kegagalan riset domestik.
      Masalah Industri & Teknologi Lokal –
      • Logistik Campur Aduk: Senjata dari berbagai negara berbeda memicu masalah teknis kronis.
      • Kegagalan R&D: Kurangnya aktivitas riset membuat konten lokal sangat rendah.
      • Kapasitas Rendah: Perusahaan lokal tidak mampu memproduksi peralatan sesuai standar militer.
      • Penolakan OEM: Produsen asing enggan berbagi teknologi karena takut persaingan atau pencurian.
      Beban Ekonomi & Utang Rakyat 2026 –
      • Total Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Total Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Beban Kumulatif Per Warga: RM 94.544 (Utang Pemerintah + Rumah Tangga).

      Hapus
  12. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Kerapuhan Komando & Integritas –
      • Korupsi Sistemik: Praktik korupsi kronis telah merusak kesiapan tempur dan moral prajurit secara mendalam.
      • Gagal Integritas: Dokumen rencana integritas militer terbukti hanya formalitas tanpa panduan strategis yang nyata.
      • Kurang Pelatihan: Komandan lapangan dikirim ke wilayah tugas tanpa pembekalan etika dan mitigasi korupsi.
      • Intervensi Politik: Kepentingan politik sempit terus merusak kemandirian dan kesiapan operasional angkatan bersenjata.
      Teknologi Tertinggal & Aset Usang –
      • Warisan Era 70-an: Mayoritas alutsista adalah barang lama pembelian tahun 1970–1990 yang sudah tidak relevan.
      • Tertinggal Regional: Teknologi militer saat ini kalah jauh dibandingkan lompatan modernisasi negara-negara tetangga.
      • Skandal KD Rahman: Kapal selam kebanggaan gagal menyelam pada 2010 akibat masalah teknis yang memalukan.
      • Kegagalan Modernisasi: Pemerintah terbukti tidak mampu menyediakan aset pertahanan modern bagi pasukan garis depan.
      Pembatasan Otoritas & Anggaran –
      • Keterbatasan Peran: Militer kehilangan taji dan hanya berfungsi sebagai pembantu polisi dalam masalah keamanan.
      • Pagu Anggaran Rendah: Anggaran pengadaan dibatasi ketat hanya pada angka 1,4% dari PDB.
      • Hambatan Fiskal: Defisit anggaran negara memaksa penundaan massal terhadap pembelian sistem senjata baru.
      • Ancaman Non-Tradisional: Lemahnya otoritas membuat militer gagap menghadapi sengketa wilayah dan ancaman lintas batas.
      Krisis Hubungan Luar Negeri –
      • Status Missspoken: Pernah terjadi penarikan sepihak dari kesepakatan dagang yang kemudian dibatalkan dengan alasan "salah bicara".
      • Diplomasi Ditolak: Antara 2018–2026, MALONSIA ditolak masuk oleh berbagai blok besar dunia (BRICS, G20, FIFA, UN).
      • Ketergantungan Eksternal: Strategi pertahanan sangat bergantung pada dinamika regional tanpa memiliki kemandirian perspektif.
      • Isu Maritim: Ketidakmampuan menjaga perbatasan maritim dari penyelundupan, perompakan, dan penambangan pasir ilegal.
      Data Beban Finansial Warga 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Melewati batas aman).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Populasi Terbebani: 36.385.115 jiwa menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544 per kepala.

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Krisis Kapabilitas Udara (RMAF) –
      • Kelumpuhan Sukhoi: Pada 2018, hanya 4 dari 18 jet Su-30MKM yang bisa terbang akibat krisis suku cadang dan pemeliharaan.
      • Masalah Mesin Kronis: Mesin AL-31FP sering gagal karena kelelahan logam (fatigue) dan tekanan oli rendah.
      • Isolasi Teknologi: Asal Rusia menyulitkan integrasi dengan sistem NATO (Link 16), krusial untuk perang modern.
      • Obsolescence: Pesawat mencapai titik kedaluwarsa teknologi; rencana pembelian barang bekas (Hornet Kuwait) berisiko ketidakcocokan suku cadang.
      Kegagalan Sistemik & Logistik –
      • Kesiapan Rendah: Studi mencatat keraguan atas kesiapan MAF menghadapi ancaman nyata akibat pengembangan yang serampangan.
      • Kelemahan Personel: Prajurit diidentifikasi kesulitan dalam keterampilan berpikir, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah saat operasi.
      • Reformasi Pengadaan Gagal: Program LCS terus tertunda dan cakupannya dikurangi; sistem pengadaan butuh perombakan total.
      • Hambatan Fiskal: Pemerintah enggan memangkas belanja lain, mengunci anggaran pertahanan dalam keterbatasan kronis.
      Ancaman Kedaulatan & Lingkungan –
      • Intrusi ZEE: MALONSIA menghadapi sengketa wilayah dan intrusi berulang di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
      • Polusi Lintas Batas: Kabut asap lintas batas berdampak parah pada aktivitas sosial dan ekonomi nasional.
      • Intervensi Politik: Campur tangan politik dan korupsi terus merusak kesiapan tempur secara keseluruhan.
      • Ketiadaan Panduan: Pemerintah tidak memiliki arah strategis yang jelas untuk masa depan industri pertahanan domestik.
      Ketimpangan Regional –
      • Tertinggal Tetangga: Peralatan MAF sudah ketinggalan zaman dan berada di bawah standar negara-negara tetangga.
      • Sistem Logistik Rapuh: Sistem pendukung saat ini diprediksi tidak akan mampu menopang operasi tempur yang berkepanjangan.
      • Dilema Modernisasi: Ambisi modernisasi terbentur tembok anggaran yang sangat terbatas.
      Data Beban Finansial 2026 –
      • Rasio Utang Pemerintah: 70,5% PDB (Overlimit batas 65%).
      • Rasio Utang Household: 84,3% PDB (Overlimit batas 65%).
      • Beban Kumulatif Per Warga: RM 94.544 (Beban utang yang ditanggung setiap penduduk MALONSIA).

      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Krisis Pangan & Ketergantungan Impor –
      • Beras Impor: Bergantung pada Indonesia (Kalbar) sebesar 500.000 ton akibat larangan ekspor India dan kelangkaan beras lokal.
      • Krisis Protein: Berubah dari eksportir menjadi net importer ayam per Juli 2025; subsidi telur dicabut total Agustus 2025 demi hemat RM 1,2 Miliar.
      • Daging Merah: Kemandirian (SSL) di bawah 15%; 90% daging sapi harus impor dengan harga mahal akibat pelemahan Ringgit.
      • Ayam GPS (USA): Kesepakatan USTR (15 Okt 2025) memaksa MALONSIA beri akses pasar preferensial untuk genetika unggas Amerika.
      Ledakan Hutang & Beban Rakyat (Tren 2025-2026) –
      • Hutang Pemerintah: Melonjak dari RM 1,3 Triliun (2025) ke RM 1,79 Triliun (2026); rasio tembus 70,5% PDB (Overlimit).
      • HUtang Household: Sangat kritis di angka RM 1,65 - 1,73 Triliun (84,3% - 85,8% PDB), melumpuhkan daya beli warga.
      • Beban Per Warga: Setiap individu menanggung beban kumulatif RM 81.998 (2025) yang meroket menjadi RM 94.544 (2026).
      Kekacauan Diplomasi & Salah Bicara –
      • Koreksi "Missspoken": Menteri Perdagangan klaim perjanjian dagang AS batal/void, namun langsung dikoreksi kementeriannya sebagai "salah bicara".
      • Kacung China (1MDB): Skandal 1MDB terus membayangi kedaulatan ekonomi dan hubungan diplomatik internasional.
      • Isolasi Global: Periode 2018–2026 dicatat sebagai masa DITOLAK oleh blok besar: EU, UN, FIFA, BRICS, hingga G20.
      Lumpuhnya Pertahanan & Keamanan –
      • Aset Mangkrak: Pembatalan massal 5 tender pengadaan (2023) dan pembekuan total keputusan pengadaan militer/polisi (2026) akibat korupsi.
      • Kegagalan Udara: Penarikan MiG-29 dan sulitnya operasional Su-30MKM membuat ruang udara rentan tanpa pelindung modern.
      • Erosi Kedaulatan: Intrusi di EEZ dan sengketa maritim tak teratasi karena armada laut yang sudah "antik" (era 60-70an)

      Hapus
  13. ORANG KAYA SHOPING CASH guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Kegagalan Kebijakan & Integritas Pertahanan –
      • Korupsi Pengadaan: Militer dituduh terlibat korupsi sistemik dalam proses pengadaan alutsista.
      • Integritas Formalitas: Integrity Plan pemerintah gagal menjadi dokumen strategis dan tidak memberikan panduan nyata.
      • Komando Tanpa Etika: Komandan dikirim ke medan tugas tanpa pelatihan mitigasi korupsi yang memadai.
      • Kondisi Dinas Buruk: Militer kesulitan merekrut personel berkualitas akibat fasilitas dan kondisi layanan yang memprihatinkan.
      Krisis Alutsista & Infrastruktur –
      • Aset Antik: Mayoritas peralatan tempur darat adalah sisa pembelian tahun 1970-an hingga 1990-an.
      • Ketertinggalan Regional: Teknologi pertahanan MALONSIA tertinggal jauh di bawah standar negara-negara tetangga.
      • Infrastruktur Terbengkalai: Fasilitas pertahanan rusak parah karena pemerintah memprioritaskan anggaran untuk sektor lain.
      • R&D Lumpuh: Industri pertahanan lokal gagal dalam transfer teknologi dan penciptaan lapangan kerja produktif.
      Hambatan Politik & Fiskal –
      • Instabilitas Pemerintahan: Pergantian rezim yang sering terjadi sejak 2018 merusak kontinuitas dukungan militer.
      • Intervensi Sipil: Pemimpin politik terlalu jauh mencampuri urusan teknis pengadaan dan strategi tempur.
      • Dilema Anggaran: Pemerintah enggan memotong belanja non-militer, membiarkan anggaran pertahanan tetap kronis.
      • Kelemahan Operasional: Personel militer diidentifikasi sulit dalam pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah di lapangan.
      Ancaman Kedaulatan & Sosial –
      • Intrusi EEZ: Lemahnya aset membuat wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (EEZ) rentan terhadap intrusi asing.
      • Ketidakseimbangan Etnis: Komposisi angkatan bersenjata sangat timpang (didominasi Bumiputera) dan kurang representatif.
      • Beban Eksternal: Kabut asap lintas batas terus merusak aktivitas ekonomi dan sosial nasional tanpa solusi nyata.
      • Selat Singapura: Ketidakmampuan menjaga keamanan maritim di jalur perdagangan internasional yang kritis bagi negara.
      Data Beban Finansial Warga 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi utang yang ditanggung setiap individu).

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Transparansi & Akuntabilitas Buruk –
      • Anggaran Tertutup: Anggaran pertahanan dipublikasikan secara umum tanpa rincian mendalam (general outline).
      • Hambatan Hukum: Official Secrets Act digunakan untuk membatasi publikasi data pertahanan ke publik.
      • Lemah Pengawasan: Parlemen memiliki waktu terbatas untuk membahas anggaran, ditambah kurangnya keahlian teknis para anggota DPR.
      • Kontrol Internal: Sebagian besar kendali belanja bersifat internal di MINDEF, memicu celah penyalahgunaan wewenang.
      Krisis Aset Udara & Laut –
      • Pesawat Kedaluwarsa: Operasional Su-30MKM Flanker terancam lumpuh, sementara MiG-29 Fulcrum sudah ditarik sejak 2017 tanpa pengganti.
      • Kapal Perang Antik: Unit seperti KD Sri Perlis dan KD Sri Johor masih dipaksa bertugas meski sudah berusia sejak akhir 1960-an.
      • Masalah Teknis Submarine: Skandal KD Rahman yang tidak bisa menyelam pada 2010 menjadi simbol kegagalan teknis armada laut.
      • Ketidaksesuaian Spesifikasi: Kemenhan memilih kapal Gowind LCS (Prancis) dan mengabaikan rekomendasi AL yang meminta Sigma LCS (Belanda).
      Hambatan Fiskal & Ketidakpastian –
      • Defisit Nasional: Prioritas pemerintah pada stabilisasi ekonomi dan sosial memaksa pemotongan besar-besaran di sektor militer.
      • Instabilitas Politik: Pergantian 4 Perdana Menteri sejak 2018 menghambat kontinuitas rencana pembangunan pertahanan.
      • Beban Seperempat Abad: Anggaran pengadaan yang kecil selama 25 tahun terakhir menciptakan celah (gap) kapabilitas militer yang masif.
      • Dilema Belanja: Menghabiskan dana besar untuk merawat aset usang dianggap sebagai pemborosan anggaran negara.
      Dampak Strategis & Global –
      • Status Missspoken: Kebingungan diplomatik akibat menteri menyatakan kesepakatan dagang batal, namun diklarifikasi sebagai "salah bicara".
      • Penolakan Internasional: Terisolasi dari blok ekonomi dan politik utama dunia (BRICS, G20, FIFA) dalam periode 2018-2026.
      • Kapasitas Rendah: Militer gagal mengimbangi ancaman baru karena keterbatasan dana modernisasi dan riset domestik.
      Data Beban Finansial Warga 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Beban Kumulatif Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi utang publik dan domestik per kepala).

      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Krisis Kesiapan Tempur & Latihan –
      • Defisit Pelatihan: MAF kekurangan waktu dan energi untuk melatih unit bawahan secara efektif.
      • Kelemahan Kognitif: Personel militer teridentifikasi kurang dalam keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah kompleks.
      • Gagap Bencana: Meskipun terlatih untuk tempur, personel MAF tidak memiliki pelatihan khusus untuk bantuan bencana alam.
      • Moral Tertekan: Kurangnya pendanaan pada aspek teknologi dan kesejahteraan berdampak langsung pada merosotnya morale prajurit.
      Kelumpuhan Armada Udara & Suku Cadang –
      • Efek Embargo/Sanksi: Sanksi terhadap Rusia membuat MALONSIA mustahil mendapatkan suku cadang untuk armada tempur buatan Timur.
      • Kanibalisme Aset: Suku cadang sulit didapat karena ketergantungan 100% pada impor dan minimnya aktivitas R&D domestik.
      • Grounded Massal: Jet tempur MiG-29N terpaksa dipensiunkan dini karena biaya restorasi dan perawatan yang tidak masuk akal.
      • Ketertinggalan Domain: MAF gagal mengelola operasi lintas domain (Siber & Ruang Angkasa) akibat ketiadaan aset modern.
      Skandal Kendaraan & Korupsi –
      • Administrasi Buruk: Alokasi pertahanan dikelola secara amatir, menyebabkan proyek perawatan rutin sering terbengkalai.
      • Korupsi Proyek: Keterlibatan oknum militer dalam praktik korupsi merusak integritas sistem pertahanan nasional.
      • Restorasi Gagal: Banyak aset darat dalam kondisi "tua bangka" yang membutuhkan biaya pemulihan lebih mahal dari harga baru.
      • Skandal KD Rahman: Ketidakmampuan kapal selam kebanggaan untuk menyelam pada 2010 menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan teknis.
      Ancaman Keamanan & Fiskal –
      • Risiko Konflik: Tanpa aset modern, MALONSIA terpapar ancaman internal dan konflik intensitas rendah di perbatasan.
      • Anggaran Terjepit: Pemerintah lebih memilih menunda pembelian senjata daripada memotong pengeluaran sektor non-strategis lainnya.
      • LCS Mangkrak: Pembengkakan biaya dan keterlambatan pengiriman kapal LCS membuat wilayah laut MALONSIA tanpa perlindungan memadai.
      Data Beban Finansial Rakyat 2026 –
      • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
      • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi beban utang per individu)

      Hapus
  14. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  15. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus
  16. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  17. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Kelemahan Militer & Peringkat Rendah –
    • Ranking Kapabilitas: MALONSIA merosot ke peringkat 16 di Asia menurut Lowy Institute Asia Power Index.
    • Intervensi Politik: Pemimpin politik terlalu jauh mencampuri proses teknis pengadaan alutsista.
    • Korupsi Kronis: Sektor pertahanan digerogoti skandal korupsi yang menghambat modernisasi.
    • Kurang Otoritas: Militer hanya menjadi "pembantu" polisi dalam menangani tantangan keamanan non-tradisional.
    Krisis Alutsista & Tragedi Helikopter –
    • Armada Nuri Berdarah: Kebutuhan mendesak penggantian helikopter Nuri yang telah mencatat 14 kecelakaan fatal.
    • Teknologi Era 70-an: Sebagian besar peralatan tempur darat adalah barang lama sisa pembelian tahun 1970-1990.
    • Logistik Lumpuh: Pemerintah terbukti gagal menyediakan peralatan modern untuk mendukung operasional lapangan.
    • Aset Mangkrak: Pembatalan Batch baru fregat kelas Lekiu memperparah kekosongan kekuatan laut.
    Skandal Angkatan Laut (RMN) –
    • Armada Tua: Lebih dari 50% dari 49 kapal perang telah melewati batas usia pakai servis.
    • Skandal BNS: Temuan PAC menunjukkan subsidi pemerintah untuk proyek kapal RM 9 Miliar tidak digunakan sepenuhnya untuk pembangunan.
    • Gagal Pantau: Armada yang usang membuat MALONSIA tidak mampu memantau wilayah maritim yang luas secara efektif.
    • Ancaman Kedaulatan: Meningkatnya asertivitas China di Laut China Selatan serta isu pencurian pasir ilegal yang tak teratasi.
    Krisisi Politik & Ekonomi Sistemik –
    • Instabilitas Pemerintahan: Krisis 2020-2022 menyebabkan runtuhnya dua koalisi akibat perebutan kekuasaan internal.
    • Fundamental Rapuh: Ekonomi anjlok drastis akibat ketergantungan ekspor yang tinggi dan lemahnya permintaan global.
    • Kegagalan Fiskal: Kebijakan pengetatan fiskal gagal memperbaiki keseimbangan eksternal yang timpang.
    • Ketergantungan Energi: Penurunan harga energi global menghantam pendapatan negara secara langsung di tahun 2023.
    Data Beban Finansial 2026 –
    • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
    • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi beban utang per kepala).

    BalasHapus
  18. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Kelemahan Fatal Sukhoi Su-30MKM –
    • Krisis Mesin: Pada 2018, 14 dari 18 pesawat grounded akibat kerusakan mesin dan ketiadaan suku cadang.
    • Kegagalan Teknis: Mesin AL-31FP sering mengalami gagal bantalan (bearing) dan tekanan oli rendah akibat kelelahan logam.
    • Inkompatibilitas Barat: Sulit diintegrasikan dengan standar NATO (seperti Link 16) yang krusial untuk peperangan modern.
    • Deteksi Radar: Ukuran pesawat yang besar membuatnya lebih mudah terdeteksi radar dan visual musuh dalam pertempuran.
    Krisisi Sistemik Angkatan Bersenjata (MAF) –
    • Kegagalan Logistik: Sistem logistik saat ini terbukti tidak mampu mendukung operasi tempur skala penuh.
    • Peralatan Usang: Level teknologi militer tertinggal jauh di belakang negara-negara tetangga.
    • Kemauan Politik Rendah: Pemerintah enggan memotong anggaran non-pertahanan untuk membiayai modernisasi militer.
    • Kurang Panduan Strategis: Industri pertahanan domestik lumpuh karena tidak adanya arah kebijakan jangka panjang yang jelas.
    Skandal Kapal Perang & Proyek LCS –
    • Kapal Mangkrak: Hanya 4 dari 18 kapal baru yang berhasil diterima; rencana penggantian armada macet total.
    • Kegagalan LCS: Proyek LCS dinilai tidak layak menghadapi kompetitor kuat seperti China karena rendahnya daya tahan dan persenjataan.
    • Audit Mismanajemen: Temuan audit mengungkap manajemen buruk sebagai penyebab utama armada tetap tua dan rapuh.
    • Dominasi Maritim Hilang: Lebih dari setengah armada laut sudah melewati usia pakai, membuat patroli wilayah maritim menjadi mustahil.
    Ketergantungan Impor & Beban Finansial –
    • Ketergantungan Luar Negeri: Sebagian besar alutsista diimpor, membuat biaya melambung saat nilai tukar mata uang anjlok.
    • R&D Lumpuh: Aktivitas riset dan pengembangan lokal sangat terbatas akibat anggaran ketat dan lini masa yang tidak pasti.
    • Salah Urus Kontrak: Masalah manajemen logistik menghambat pengembangan kapabilitas tempur secara berkelanjutan.
    • Krisis Ekonomi: Gejolak finansial domestik membuat barang impor semakin tidak terjangkau bagi kas negara.
    Data Beban Utang Rakyat 2026 –
    • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
    • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi utang yang harus ditanggung setiap jiwa).

    BalasHapus
  19. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Krisis Kesiapan Tempur & Latihan –
    • Defisit Pelatihan: MAF kekurangan waktu dan energi untuk melatih unit bawahan secara efektif.
    • Kelemahan Kognitif: Personel militer teridentifikasi kurang dalam keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah kompleks.
    • Gagap Bencana: Meskipun terlatih untuk tempur, personel MAF tidak memiliki pelatihan khusus untuk bantuan bencana alam.
    • Moral Tertekan: Kurangnya pendanaan pada aspek teknologi dan kesejahteraan berdampak langsung pada merosotnya morale prajurit.
    Kelumpuhan Armada Udara & Suku Cadang –
    • Efek Embargo/Sanksi: Sanksi terhadap Rusia membuat MALONSIA mustahil mendapatkan suku cadang untuk armada tempur buatan Timur.
    • Kanibalisme Aset: Suku cadang sulit didapat karena ketergantungan 100% pada impor dan minimnya aktivitas R&D domestik.
    • Grounded Massal: Jet tempur MiG-29N terpaksa dipensiunkan dini karena biaya restorasi dan perawatan yang tidak masuk akal.
    • Ketertinggalan Domain: MAF gagal mengelola operasi lintas domain (Siber & Ruang Angkasa) akibat ketiadaan aset modern.
    Skandal Kendaraan & Korupsi –
    • Administrasi Buruk: Alokasi pertahanan dikelola secara amatir, menyebabkan proyek perawatan rutin sering terbengkalai.
    • Korupsi Proyek: Keterlibatan oknum militer dalam praktik korupsi merusak integritas sistem pertahanan nasional.
    • Restorasi Gagal: Banyak aset darat dalam kondisi "tua bangka" yang membutuhkan biaya pemulihan lebih mahal dari harga baru.
    • Skandal KD Rahman: Ketidakmampuan kapal selam kebanggaan untuk menyelam pada 2010 menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan teknis.
    Ancaman Keamanan & Fiskal –
    • Risiko Konflik: Tanpa aset modern, MALONSIA terpapar ancaman internal dan konflik intensitas rendah di perbatasan.
    • Anggaran Terjepit: Pemerintah lebih memilih menunda pembelian senjata daripada memotong pengeluaran sektor non-strategis lainnya.
    • LCS Mangkrak: Pembengkakan biaya dan keterlambatan pengiriman kapal LCS membuat wilayah laut MALONSIA tanpa perlindungan memadai.
    Data Beban Finansial Rakyat 2026 –
    • Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB - Overlimit).
    • Total Beban Per Warga: RM 94.544 (Akumulasi beban utang per individu)

    BalasHapus
  20. ORANG KAYA SHOPING LAGI GUYS...... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    CAESAR pilihan ATM, kontrak 18 meriam bernilai hampir RM900 juta dimeterai.

    https://www.dagangnews.com/index.php/article/terkini/caesar-pilihan-atm-kontrak-18-meriam-bernilai-hampir-rm900-juta-dimeterai-70297

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Sengketa Gas & Belum Membayar Tagihan –
      • Kekalahan Arbitrase (2024): Petronas (PCML) resmi kalah di pengadilan internasional melawan PGN terkait penghentian gas sepihak di Lapangan Kepodang.
      • BELUM MEMBAYAR GAS: Hingga kuartal 2026, dana ganti rugi sebesar US$ 32,2 Juta (± Rp 500 Miliar) belum masuk ke rekening PGN.
      • Denda Ship-or-Pay: Tagihan membengkak akibat volume penyaluran gas melalui pipa KJG jauh di bawah komitmen kontrak yang disepakati.
      • Status Menggantung: Meskipun menang gugatan, MALONSIA masih memproses tindak lanjut pelunasan yang tak kunjung cair.
      Ledakan Hutang Nasional (Tren 2010–2026) –
      • Loncatan Masif 2018: Hutang meroket dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun akibat pembongkaran liabilitas tersembunyi skandal 1MDB.
      • Akumulasi Pandemi: Peningkatan drastis di 2020 (RM 1,32 T) untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      • Proyeksi 2026: Hutang Pemerintah menyentuh RM 1,79 Triliun, naik 340% dibandingkan data tahun 2010.
      • Data Fiskal MOF: PM Anwar Ibrahim mengakui beban hutang yang sangat berat untuk reformasi fiskal jangka menengah.
      Beban Kumulatif Per Warga (2025 vs 2026) –
      • Tahun 2025: Total beban per warga sebesar RM 81.998 (Hutang Pemerintah RM 36k + Hutang Rumah Tangga RM 45k).
      • Tahun 2026: Total beban per warga melonjak drastis menjadi RM 94.544 per individu.
      • Rasio Overlimit: Hutang Pemerintah (70,5% PDB) dan Hutang Rumah Tangga (84,3% PDB) keduanya telah menembus batas aman nasional.
      Kekacauan Komunikasi Diplomasi –
      • Status "Void" Mendadak: Menteri Perdagangan MALONSIA secara sepihak menyatakan perjanjian dagang AS batal akibat putusan hukum.
      • Koreksi Mempermalukan: Kementerian terpaksa merilis klarifikasi bahwa menteri tersebut "Missspoken" (salah bicara) demi menjaga hubungan dengan Washington.
      • Kacung China: Ketergantungan ekonomi yang dalam membuat MALONSIA terjebak dalam pusaran hutang infrastruktur dan skandal korupsi

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Sengketa Gas & Belum Membayar Tagihan –
      • Kekalahan Arbitrase (2024): Petronas (PCML) resmi kalah di pengadilan internasional melawan PGN terkait penghentian gas sepihak di Lapangan Kepodang.
      • BELUM MEMBAYAR GAS: Hingga kuartal 2026, dana ganti rugi sebesar US$ 32,2 Juta (± Rp 500 Miliar) belum masuk ke rekening PGN.
      • Denda Ship-or-Pay: Tagihan membengkak akibat volume penyaluran gas melalui pipa KJG jauh di bawah komitmen kontrak yang disepakati.
      • Status Menggantung: Meskipun menang gugatan, MALONSIA masih memproses tindak lanjut pelunasan yang tak kunjung cair.
      Ledakan Hutang Nasional (Tren 2010–2026) –
      • Loncatan Masif 2018: Hutang meroket dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun akibat pembongkaran liabilitas tersembunyi skandal 1MDB.
      • Akumulasi Pandemi: Peningkatan drastis di 2020 (RM 1,32 T) untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      • Proyeksi 2026: Hutang Pemerintah menyentuh RM 1,79 Triliun, naik 340% dibandingkan data tahun 2010.
      • Data Fiskal MOF: PM Anwar Ibrahim mengakui beban hutang yang sangat berat untuk reformasi fiskal jangka menengah.
      Beban Kumulatif Per Warga (2025 vs 2026) –
      • Tahun 2025: Total beban per warga sebesar RM 81.998 (Hutang Pemerintah RM 36k + Hutang Rumah Tangga RM 45k).
      • Tahun 2026: Total beban per warga melonjak drastis menjadi RM 94.544 per individu.
      • Rasio Overlimit: Hutang Pemerintah (70,5% PDB) dan Hutang Rumah Tangga (84,3% PDB) keduanya telah menembus batas aman nasional.
      Kekacauan Komunikasi Diplomasi –
      • Status "Void" Mendadak: Menteri Perdagangan MALONSIA secara sepihak menyatakan perjanjian dagang AS batal akibat putusan hukum.
      • Koreksi Mempermalukan: Kementerian terpaksa merilis klarifikasi bahwa menteri tersebut "Missspoken" (salah bicara) demi menjaga hubungan dengan Washington.
      • Kacung China: Ketergantungan ekonomi yang dalam membuat MALONSIA terjebak dalam pusaran hutang infrastruktur dan skandal korupsi

      Hapus
    3. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Status SIPRI & Kelumpuhan Pengadaan
      Vakum Total (2024–2025): Lembar laporan SIPRI KOSONG selama dua tahun berturut-turut.
      Tren Penurunan Progresif: Berawal dari Planned (2020), turun menjadi Selected Not Yet Ordered (2022), hingga nihil aktivitas (2024-2025).
      Kontras Regional: Indonesia memiliki lembar belanja penuh (Rafale, A400M, Rudal Khan), sementara MALAYSEWA setara dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja.
      -
      Kegagalan Aset Strategis & Operasional
      Drama SPH 155mm: Proyek tertunda sejak 2010; hingga September 2024 Angkatan Darat belum memiliki sistem SPH karena pembatalan anggaran oleh Kemenkeu.
      Skandal LCS: Cost overrun sebesar RM 1 Miliar. Dari RM 6,08 Miliar yang dibayarkan, RM 400 Juta justru digunakan untuk membayar hutang perusahaan (PSCI), bukan untuk kapal.
      Armada Lumpuh (Grounded): Jet Hawk dan MB-339CM tidak bisa terbang; kapal selam KD Rahman sempat mengalami kendala teknis tidak bisa menyelam.
      Aset Usang: Inventaris yang menua memicu biaya pemeliharaan (sustainment) yang sangat tinggi dan tidak efisien.

      Hapus
  21. ORANG KAYA SHOPING LAGI GUYS...... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    CAESAR pilihan ATM, kontrak 18 meriam bernilai hampir RM900 juta dimeterai.

    https://www.dagangnews.com/index.php/article/terkini/caesar-pilihan-atm-kontrak-18-meriam-bernilai-hampir-rm900-juta-dimeterai-70297

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Tren Gali Lubang Tutup Lubang (2018–2026) –
      • 2026: Tren bayar utang pakai utang baru berlanjut; kas negara terkuras untuk cicilan bunga masif.
      • 2023 (Rekor Terburuk): 64,3% pinjaman baru (RM 145,8 Miliar) hanya habis untuk membayar utang lama.
      • 2019: Sebanyak 59% pinjaman digunakan untuk cicilan; anggaran pembangunan resmi terhimpit.
      • 2018: Fase memalukan "Open Donasi" (Tabung Harapan) karena utang pertama kali tembus RM 1 Triliun.
      Museum Kegagalan & "Prank" Alutsista –
      • 2026 (Game Over): Sanksi FIFA/CAS akibat TIPU dokumen naturalisasi; denda Rp 7,5 Miliar & skorsing 1 tahun.
      • 2024 (Prank Turki): Rencana meriam Yavuz MKE kembali ditinjau ulang (Zonk).
      • 2022 (Prank Indonesia): Kontrak kapal MRSS dengan PT PAL gantung tanpa kejelasan.
      • 2017 (Skandal Kapal): Pasang modul dummy/palsu pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      • 2007–2021: Daftar panjang PHP (Rafale, Tejas, Meriam Caesar) yang semuanya berakhir menguap.
      Kedaulatan Lumpuh & Diplomasi Gagal –
      • Laut & Udara: China berkuasa di BPA selama 359 hari (2024); tercatat 43 kasus pencerobohan udara pada 2023.
      • Babu Buckingham: Pasukan RAMD sibuk menjaga Istana Inggris di saat kedaulatan domestik terancam.
      • Diplomasi Memalukan: Gagal bertemu Raja Salman & MBS (2023); insiden tanpa sambutan resmi di UEA (2022).
      • Isolasi Internasional: Gagal jadi anggota penuh BRICS & G20 (2022-2025); boikot sawit oleh EU hancurkan prospek jet Rafale/Typhoon.
      Data Beban Finansial Per Warga (2021–2026) –
      • 2026: Total beban kumulatif RM 94.544 (Pemerintah RM 49k + RT RM 45k).
      • 2025: Total beban kumulatif RM 81.998.
      • 2024: Total beban kumulatif RM 79.315.
      • 2021: Total beban kumulatif RM 67.667 (Puncak pandemi).
      • Status: Hutang Pemerintah meroket dari RM 979 Miliar (2021) menjadi RM 1,79 Triliun (2026).

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Nomor 1 Terbesar Diperas AS (Komitmen ART) –
      • 🇲🇾 MALONSIA (USD 242 Miliar): Komitmen terbesar di ASEAN; dipaksa fokus pada investasi manufaktur dan pengadaan LNG Amerika.
      • Status Kontras: Bandingkan dengan Indonesia (USD 38,4 Miliar) atau Filipina (USD 35-55 Miliar) yang jauh lebih rendah.
      • Kamboja: Bahkan harus membuka pasar 100% tanpa tarif bagi barang industri dan pertanian AS.
      Sejarah "Tunduk" & Identitas Pinjaman –
      • Jaga Buckingham: Pasukan RAMD bertugas menjaga istana penjajah (Inggris) di saat kedaulatan laut domestik dicerobohi China.
      • Ngemis Merdeka: Kemerdekaan dianggap sebagai Giveaway dari UK hasil negosiasi delegasi di London, bukan hasil perjuangan fisik.
      • Bendera Jiplakan: Bendera disetujui oleh Raja George VI (Inggris) pada 1950; desain meniru Amerika Serikat dan simbol kedekatan dengan Commonwealth.
      Bom Waktu Hutang (Proyeksi 97% PDB) –
      • Risiko "Game Over": Laporan Fiscal Outlook 2026 MOF memperingatkan hutang bisa melonjak ke 96,7% PDB jika jaminan pemerintah (contingent liability) meledak.
      • Hutang Scaring Effect: Gali lubang tutup lubang untuk memenuhi kewajiban jaminan dan liabilitas off-budget yang membengkak.
      • Baseline Lampu Merah: Meskipun proyeksi dasar di 63,5%, guncangan makroekonomi bisa langsung mendorong angka ke 88% PDB.
      Beban Kumulatif Per Warga (2021–2026) –
      • 2026: Total beban per warga RM 94.544 (Meningkat tajam dari tahun sebelumnya).
      • 2025: Total beban per warga RM 81.998.
      • 2024: Total beban per warga RM 79.315.
      • 2021: Total beban per warga RM 67.667.
      • Fakta: Setiap jiwa di MALONSIA lahir dan hidup dengan beban hutang yang terus meroket tanpa henti.
      Kekacauan Diplomasi & Salah Bicara –
      • Status "Void" Mendadak: Menteri Perdagangan dipermalukan secara global setelah klaim pembatalan dagang AS dikoreksi kementeriannya sebagai "Missspoken".
      • Kacung China: Skandal 1MDB tetap menjadi liabilitas besar yang membebani fiskal negara hingga 2026.

      Hapus
    3. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Kelemahan Industri Pertahanan Domestik
      Korupsi Sistemik: Proses pengadaan sangat rentan terhadap campur tangan kepentingan asing dan domestik.
      Kesenjangan SDM: Kurangnya spesialis STEM dan keterbatasan teknologi membuat galangan kapal lokal tidak kompetitif dibanding Singapura.
      Keamanan Anggaran: Terjadi kebocoran dana (leakage) dan pengawasan parlemen yang sangat lemah terhadap sektor pertahanan yang tertutup.
      -
      Hambatan Fiskal & "Debt Service Ratio"
      Prioritas Nasional: Anggaran pertahanan stagnan karena pemerintah harus memprioritaskan pemulihan ekonomi dan pembayaran hutang.
      Siklus Hutang: Tingginya biaya pemeliharaan aset tua menghisap anggaran yang seharusnya digunakan untuk modernisasi alutsista baru.


      Hapus
  22. CAESAR pilihan ATM, kontrak 18 meriam bernilai hampir RM900 juta dimeterai.

    https://www.dagangnews.com/index.php/article/terkini/caesar-pilihan-atm-kontrak-18-meriam-bernilai-hampir-rm900-juta-dimeterai-70297

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Isi Perjanjian ART (Penindasan Ekonomi USA) –
      • Pasal 1.2 (Upeti Tarif): Produk MALONSIA ke AS dikenakan tarif 19%, sementara produk AS masuk MALONSIA 0% (Tanpa Tarif).
      • Pasal 5.3 (Cengkeraman Nuklir & Mineral): Dilarang beli reaktor/uranium dari negara selain sekutu AS dan WAJIB setor mineral kritis/Rare Earth ke Amerika.
      • Pasal 6 (Belanja Paksa): Komitmen beli 30 pesawat Boeing, 5 juta ton LNG per tahun, dan batubara dari Amerika.
      • Pasal 7 (Ancaman Pemutusan): AS berhak sanksi/naikkan tarif jika MALONSIA berani TTD dagang dengan negara yang dianggap "musuh" AS.
      Komitmen Investasi "Kacung" Terbesar di ASEAN –
      • 🇲🇾 MALONSIA (USD 242 Miliar): Nomor 1 paling diperas; komitmen investasi keluar mencapai USD 70 Miliar ke Amerika dalam 10 tahun.
      • Kedaulatan Digital: MALONSIA dilarang memajaki perusahaan digital AS dan dilarang meminta transfer teknologi/source code.
      • Standar Kendaraan: Wajib terima standar keamanan motor/mobil AS tanpa syarat.
      Timeline Kejatuhan Fiskal (2010–2026) –
      • 2026 (Puncak Krisis): Hutang Pemerintah tembus RM 1,79 Triliun; naik drastis dari hanya RM 407 Miliar di 2010.
      • 2018 (Efek 1MDB): Hutang melompat dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun akibat pembongkaran liabilitas tersembunyi.
      • 2020–2022 (Pandemi): Akumulasi utang federal mencapai ambang batas baru melalui Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      • Reformasi Gagal: PM Anwar Ibrahim mengakui beban hutang RM 1,5 T+ menghambat ruang gerak pembangunan nasional.
      Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
      • Total Hutang Publik: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Melewati batas aman 65%).
      • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544 (Gabungan hutang pemerintah & rumah tangga).
      • Status Diplomasi: Kebingungan global akibat pernyataan "Void" Menteri Perdagangan yang langsung ditarik sebagai "Missspoken"


      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      Status Darurat Militer & Pengadaan 2026 –
      • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
      • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir total pengiriman rudal NSM karena MALONSIA bukan negara NATO.
      • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat skandal suap pejabat senior.
      • F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengajuan surat ditolak.
      • REWORK LCS: Audit Naval Group memaksa pengerjaan ulang (re-work) pada 4000 titik perpipaan dan kabel kapal yang cacat produksi.
      SIPRI KOSONG & Kegagalan Belanja (2023–2025) –
      • SIPRI 2024-2025 = KOSONG: Tidak ada data transfer atau order persenjataan baru yang signifikan masuk ke MALONSIA.
      • BATAL 5 TENDER: Pada 2023, MINDEF resmi membatalkan 5 tender besar (bekalan & infrastruktur) demi hindari kebocoran dana.
      • Alutsista Era 70-an: MAF terjebak dengan peralatan usang tahun 1970-1990; pemerintah gagal menyediakan aset pertahanan modern.
      • Korupsi & Intervensi: Kesiapan tempur dirusak oleh praktik suap dalam pengadaan seragam, makanan, hingga senjata.
      Erosi Kedaulatan & Diplomasi "Babu" –
      • Babu Panda Mat Puteh: Status tunduk pada simbol kolonial (Jaga Buckingham) dan ketergantungan pada China sejak 1958.
      • Kedaulatan Laut Hilang: Kapal Coast Guard China mengepung Beting Patinggi Ali selama 359 hari (2024) dan 257 hari (2025).
      • Ruang Udara Jebol: Tercatat 43 kasus pencerobohan udara asing, termasuk formasi masif 16 pesawat asing di wilayah kedaulatan.
      • Klaim Non-Blok Palsu: Kontradiksi nyata dengan keberadaan militer Australia (Pangkalan Butterworth) secara permanen di tanah MALONSIA.
      Isolasi Global & Kegagalan PM –
      • DITOLAK DUNIA: Gagal masuk anggota penuh BRICS & G20 karena ekonomi dan populasi yang tidak memadai; Indonesia resmi masuk per 2025.
      • Diplomasi Memalukan: PM dikritik karena gurauan tidak peka saat bertemu Putin (2025) dan gagal bertemu penguasa Arab Saudi (2023).
      • Ekonomi Lumpuh: Data SOCSO mencatat puncaknya 24.100 PHK di Januari 2026 seiring memburuknya iklim investasi.
      Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
      • Total Hutang: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
      • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544; terjepit antara hutang negara dan hutang rumah tangga yang meledak

      Hapus
    3. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Dampak pada Posisi Kawasan (GFP 2026)
      Penurunan Peringkat: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Kelemahan Maritim: Absennya Korps Marinir dan armada yang menua membuat MALAYSEWA rentan dalam sengketa di Laut China Selatan (LCS).
      -
      Ringkasan Perbandingan 2026
      Indonesia: Peringkat 13 (Pemimpin ASEAN), belanja agresif, rasio utang sehat.
      MALAYSEWA: Peringkat 42 (Papan Bawah), lembar belanja kosong, terjebak hutang dan korupsi.

      Hapus
  23. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus

  24. Guys.... CAESAR BARU guys.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus

  25. Guys.... CAESAR BARU guys.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
  26. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  27. Guys.... CAESAR BARU guys.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KELUMPUHAN KEBIJAKAN & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi akibat krisis ekonomi dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      ANALISA KEBIJAKAN "PLIN-PLAN" (POLICY FLIP-FLOPS):
      Instabilitas Politik Masif: 5 PM dalam 7 tahun (Najib → Mahathir → Muhyiddin → Ismail Sabri → Anwar) menyebabkan prioritas pertahanan berubah setiap ganti pemimpin.
      Fokus Jangka Pendek: Politisi mengutamakan siklus pemilu 5 tahun daripada modernisasi pertahanan jangka panjang (15-20 tahun).
      Tekanan Hutang: Hutang nasional mencapai 69% PDB (2025) membuat program alutsista mahal selalu menjadi yang pertama dipotong atau ditunda.
      Siklus "Tunda Nanti": Program strategis seperti MRCA dan kapal selam terus terjebak dalam siklus penundaan tanpa kepastian eksekusi.
      CONTOH NYATA KEGAGALAN KEBIJAKAN:
      Program MRCA (Jet Tempur): Direncanakan ganti MiG-29 sejak 2007. Diuji, ditunda, dibatalkan, lalu turun kasta ke jet ringan FA-50 (pengiriman baru mulai 2026). Hasil: 20 tahun nol pesawat tempur baru.
      Program LCS (Kapal Perang): Disetujui 2011 (6 kapal), dihentikan 2018 (mismanajemen), dimulai lagi 2020 (restrukturisasi). Hasil: 15 tahun nol kapal terkirim.
      ________________________________________
      KELEMAHAN FATAL STRUKTUR MATRA (ATM):
      Angkatan Darat (TDM) - Lemah & Kuno:
      Tank: Tanpa Main Battle Tank (MBT) modern; hanya PT-91M Pendekar (teknologi 2000-an) yang kalah kelas dibanding Leopard 2 atau T-90.
      Artileri: Bergantung pada meriam 105mm tua; tanpa MLRS jarak jauh seperti ASTROS (Indonesia) atau HIMARS (Singapura).
      Hanud: Tanpa rudal SAM jarak menengah/jauh; wilayah udara terbuka lebar terhadap serangan musuh.
      Angkatan Laut (TLDM) - Menyusut & Menua:
      Frigat/Korvet: Kapal kelas Lekiu (1990-an) dan Laksamana (1980-an) sudah mencapai batas usia pakai.
      Kapal Selam: Hanya 2 unit Scorpene yang menua dengan biaya perawatan sangat mahal; tidak cukup menutupi wilayah semenanjung dan timur sekaligus.
      Skandal LCS: Kegagalan pengiriman 6 kapal Gowind sejak 2011 melumpuhkan kemampuan patroli di ZEE Laut Cina Selatan.

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN
      -
      2018–2021:
      11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
      -
      2024:
      12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah Jet Tua) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
      -
      2025:
      42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
      -
      2026:
      24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
      =============
      =============
      MALONYET.......
      BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      -
      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

      Hapus
    4. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Sumber Dokumen Utama: Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 yang dirilis resmi oleh Jabatan Audit Negara (JAN) Malaysia.
      • Status Persenjataan Utama: Pengadaan sistem persenjataan pendukung kapal belum diselesaikan secara resmi.
      • Kontrak yang Belum Selesai (Belum Dimuktamadkan):
      o Rudal Anti-Kapal (Surface-to-Surface Missile / SSM)
      o Rudal Pertahanan Udara (Surface-to-Air Missile / SAM)
      o Sistem Pengecoh (Integrated Decoy Launching System / IDLS)
      • Penyebab Utama Kendala:
      o Masalah administrasi dan kendala pembayaran.
      o Penundaan rantai pasokan global.
      o Pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok asal.
      • Sumber Informasi / Berita Lengkap: Kantor Berita Resmi Malaysia, Bernama.
      --------------------------------
      penggunaan kembali Torpedo A244/S BEKAS KASTURI.LEKIU
      • Malaysian Defence (Artikel: "No New Torps" & "Mast on the Maharaja Lela"): Mengungkap pembatalan rencana pengadaan torpedo baru (MU90) dan keputusan memakai stok torpedo lama Leonardo A244/S demi hemat anggaran.
      • Naval Technology (Artikel: "SEA to deliver Torpedo Launcher System..."): Melaporkan penunjukan kontraktor pertahanan SEA oleh Lumut Naval Shipyard (LUNAS) untuk memasang peluncur yang kompatibel dengan torpedo A244/S.
      • Global Business Press (Artikel: "SEA Perkuat Kapal LCS Malaysia..."): Menyoroti kerja sama teknis integrasi fisik sistem peluncur dan penanganan persenjataan torpedo pada lambung kapal.
      • Wikipedia / Basis Data Militer ("List of Equipment of the Royal Malaysian Navy"): Mencatat data inventaris resmi bahwa TLDM memiliki sekitar 75 unit torpedo A244/S yang juga dipakai di kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      --------------------------------
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Jabatan Audit Negara / Bernama).
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      --------------------------
      TERIAK HUTANG RINGGIT KUAT =
      1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      • Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      • Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026) [[1]].
      • Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026) [[1]].
      • Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      • Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026) [[2]].
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      ------------------
      MALONYET ........
      GOVERNMENT DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% OF GDP
      FEDERAL GOVERNMENT DEBT
      • END OF 2024: RM 1.25 TRILLION
      • END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
      • PROJECTED DEBT-TO-GDP: 69% BY THE END OF 2025
      HOUSEHOLD DEBT
      2025 : RM1.73 TRILLION, OR 85.8% OF GDP
      -
      MALONYET = BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      ============
      ============
      INDONESIA = BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN

      Hapus
  28. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
    Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
    -
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
    PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
    PENGELUARAN : RM470 Miliar
    BEBAN SUBSIDI 23,9%
    PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
    --------------------------------------------
    PENDAPATAN NEGARA:
    Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
    -
    TOTAL PENGELUARAN:
    Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
    -
    ALOKASI BELANJA:
    Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
    -
    ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
    PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
    -
    DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
    -
    PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

    BalasHapus
  29. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    -------------------------------
    MALONSIA.......
    STATUS 2023-2026: KELUMPUHAN KEBIJAKAN & MISKIN
    2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional di seluruh instansi akibat krisis ekonomi dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
    2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
    2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul skandal suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
    2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa aktivitas transfer senjata besar di level internasional (Defense Studies).
    2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
    ________________________________________
    ANALISA KEBIJAKAN "PLIN-PLAN" (POLICY FLIP-FLOPS):
    Instabilitas Politik Masif: 5 PM dalam 7 tahun (Najib → Mahathir → Muhyiddin → Ismail Sabri → Anwar) menyebabkan prioritas pertahanan berubah setiap ganti pemimpin.
    Fokus Jangka Pendek: Politisi mengutamakan siklus pemilu 5 tahun daripada modernisasi pertahanan jangka panjang (15-20 tahun).
    Tekanan Hutang: Hutang nasional mencapai 69% PDB (2025) membuat program alutsista mahal selalu menjadi yang pertama dipotong atau ditunda.
    Siklus "Tunda Nanti": Program strategis seperti MRCA dan kapal selam terus terjebak dalam siklus penundaan tanpa kepastian eksekusi.
    CONTOH NYATA KEGAGALAN KEBIJAKAN:
    Program MRCA (Jet Tempur): Direncanakan ganti MiG-29 sejak 2007. Diuji, ditunda, dibatalkan, lalu turun kasta ke jet ringan FA-50 (pengiriman baru mulai 2026). Hasil: 20 tahun nol pesawat tempur baru.
    Program LCS (Kapal Perang): Disetujui 2011 (6 kapal), dihentikan 2018 (mismanajemen), dimulai lagi 2020 (restrukturisasi). Hasil: 15 tahun nol kapal terkirim.
    ________________________________________
    KELEMAHAN FATAL STRUKTUR MATRA (ATM):
    Angkatan Darat (TDM) - Lemah & Kuno:
    Tank: Tanpa Main Battle Tank (MBT) modern; hanya PT-91M Pendekar (teknologi 2000-an) yang kalah kelas dibanding Leopard 2 atau T-90.
    Artileri: Bergantung pada meriam 105mm tua; tanpa MLRS jarak jauh seperti ASTROS (Indonesia) atau HIMARS (Singapura).
    Hanud: Tanpa rudal SAM jarak menengah/jauh; wilayah udara terbuka lebar terhadap serangan musuh.
    Angkatan Laut (TLDM) - Menyusut & Menua:
    Frigat/Korvet: Kapal kelas Lekiu (1990-an) dan Laksamana (1980-an) sudah mencapai batas usia pakai.
    Kapal Selam: Hanya 2 unit Scorpene yang menua dengan biaya perawatan sangat mahal; tidak cukup menutupi wilayah semenanjung dan timur sekaligus.
    Skandal LCS: Kegagalan pengiriman 6 kapal Gowind sejak 2011 melumpuhkan kemampuan patroli di ZEE Laut Cina Selatan.

    BalasHapus
  30. INDONESIA .....
    BATAS LIMIT 60%
    GOV. DEBT : 40% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
    DEFISIT : 2,9%
    GDP = USD 1,44 TRILIUN
    -
    2018–2021:
    11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
    -
    2024:
    12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah Jet Tua) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
    -
    2025:
    42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
    -
    2026:
    24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
    =============
    =============
    MALONYET.......
    BATAS LIMIT 65%
    GOV. DEBT : 69% OF GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
    DEFISIT : 3,8%
    GDP = USD 416,90 MILIAR
    -
    5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
    -
    2017:
    MiG-29N → PENSIUN
    Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
    -
    2018 - 2022:
    RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
    Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
    -
    2023:
    TEJAS → GAGAL
    Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
    -
    2023:
    FA-50 (M) → DEAL
    Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
    -
    2026: FA-50 → VETO USA
    AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
    -
    2026:
    F-18 KUWAIT → BATAL
    Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
    ________________________________________
    GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
    pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
    -
    GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
    39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
    -
    GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
    Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
    Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
    -
    sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
    Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
    -
    GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
    Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

    BalasHapus
  31. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Status Darurat Pertahanan & Anggaran 2026 –
    • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
    • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena MALONSIA dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
    • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer/polisi dibekukan akibat skandal suap mantan panglima.
    • F/A-18 BATAL: Akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengiriman surat berakhir tanpa hasil.
    • REWORK LCS: Naval Group dipaksa melakukan audit dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat.
    Rekor "Salam Kosong" SIPRI (2020–2025) –
    • 2025 - 2024: Status KOSONG (Nol transfer persenjataan baru).
    • 2023: Status Tanpa Order (Not Yet Ordered).
    • 2022: Status Dipilih Tanpa Order (Selected Not Yet Ordered).
    • 2021 - 2020: Status Hanya Rencana (Planned/Dijangka).
    • Pembatalan Tender: Pada 2023, MINDEF membatalkan 5 tender infrastruktur utama demi mencegah kebocoran anggaran.
    Erosi Kedaulatan & Diplomasi "Babu" –
    • Babu Panda Mat Puteh: Terjebak pengaruh China dan Inggris; tentara RAMD justru disibukkan menjaga Istana Buckingham (2024).
    • Laut Hilang: Kapal Coast Guard China kuasai Beting Patinggi Ali selama 359 hari (2024) dan 257 hari (2025).
    • Udara Jebol: Tercatat 43 kasus pencerobohan udara asing, termasuk formasi masif 16 pesawat tempur asing.
    • Klaim Non-Blok Palsu: Kontradiksi kehadiran militer Australia secara permanen di Pangkalan Butterworth.
    Isolasi Global & Kegagalan Kepemimpinan –
    • DITOLAK DUNIA: Gagal masuk anggota penuh BRICS & G20; hanya jadi "negara mitra" sementara tetangga resmi jadi anggota penuh.
    • Diplomasi Memalukan: Gagal bertemu Raja Salman (2023) dan insiden tanpa sambutan resmi di UEA (2022).
    • Ekonomi Lumpuh: Puncak 24.100 PHK pada Januari 2026 menurut data SOCSO seiring memburuknya iklim investasi.
    Data Beban Kumulatif Rakyat 2026 –
    • Total Hutang: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB - Overlimit).
    • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban RM 94.544; terjepit hutang pemerintah dan utang rumah tangga.

    BalasHapus
  32. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
    • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
    • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    --------------------------------
    • Risiko Tanpa Senjata: Kapal Tempur Pesisir pertama Malonsia, LCS-1 KD Maharaja Lela, mengalami keterlambatan fisik sebesar 7,55%. Kapal berisiko besar diserahkan kepada Tentera Laut Diraja Malonsia (TLDM) dalam kondisi "lompong" (tanpa sistem persenjataan lengkap dan latihan yang tuntas).
    -
    • Target Operasional Penuh (Desember 2035): Kesiapsiagaan tempur penuh kapal baru bisa tercapai pada Desember 2035. Hal ini dikarenakan penyelesaian integrasi senjata bergantung pada Kontrak Pelengkap yang waktunya molor jauh melampaui akhir Kontrak Utama (April 2030).
    -
    • Dampak Berantai: Keterlambatan serah-terima fisik (Physical Handover/PHO) pada LCS-1 ini secara otomatis ikut menunda jadwal penyelesaian untuk kapal LCS-2 hingga LCS-5.
    --------------------------------
    Sumber Berita Resmi:
    Informasi ini dirilis secara resmi oleh Ketua Audit Negara Malonsia, Datuk Seri Wan Suraya Wan Mohd Radzi, melalui pembentangan Laporan Ketua Audit Negara (LKAN) 2/2026 di Parlimen Malonsia pada 5 Oktober 2026. Kasus ini telah dilaporkan secara luas oleh berbagai media nasional Malonsia seperti Berita Harian, Utusan Malonsia, dan Sinar Harian.
    --------------------------------
    1. Krisis Rudal NSM Norwegia
    • Masalah: Pemerintah Norwegia membatalkan izin ekspor rudal Naval Strike Missile (NSM) secara permanen. Malonsia pun menuntut ganti rugi hingga Rp4,46 triliun.
    • Dampak Teknis: Integrasi rudal pengganti (seperti Exocet atau Harpoon) ke Sistem Manajemen Tempur (SETIS) buatan Prancis sangat rumit. Butuh waktu 36 bulan untuk pengkodean ulang software dan modifikasi peluncur fisik.
    --------------------------------
    2. Efek Domino Kapal Lain (LCS-2 s.d LCS-5)
    • Masalah: Pembangunan paralel berbasis modul di galangan Lumut Naval Shipyard (LUNAS) terhambat akibat keterlambatan fisik LCS-1 sebesar 7,55%.
    • Dampak: Jadwal serah-terima fisik (Physical Handover) LCS-2 hingga LCS-5 otomatis mundur berantai, memicu pembengkakan biaya overhead galangan.
    --------------------------------
    3. Jebakan Jeda Anggaran (5 Tahun)
    • Masalah: Ada mismatch hukum antara Kontrak Utama fisik (berakhir April 2030) dan Kontrak Pelengkap persenjataan (baru selesai Desember 2035).
    • Dampak: Malonsia terjebak menanggung biaya pemeliharaan dan retensi keahlian kontraktor yang sangat mahal selama 5 tahun jeda hanya untuk "menunggu" kapal siap tempur.
    --------------------------------
    GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
    JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... 👎👎😂😂😂
    KD MAHARAJALELA 🇲🇾
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅
    ___________________________________
    KAPAL PPA -FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌
    _________________________________
    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
  33. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
    TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
    SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
    IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
    -
    • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama). [1]
    • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia). [1]
    • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
    • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
    --------------------------------
    MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    MALONYET FFBNP = EXCLUDING AMMO (KOSONG)
    REVISED (FINAL): RM11.2B FOR 5 SHIPS
    (final agreed-upon contract price dealing with cost overruns)
    RM 2.24 billion (2023) per unit + ToT (ceiling) [or USD948M (2023 inflation) or ~USD700M (2011 forex) or ~USD490M (2023 forex) (excluding ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD948 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
    -
    REVISED (INITIAL): RM 9.128B FOR 5 SHIPS
    (initial figures using the original contract price in dealing with cost overruns)
    RM 1.8 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD560 million per ship (excluding ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD758 million in 2023 US dollars (excluding ammo)
    -
    ORIGINAL: RM 9B FOR 6 SHIPS
    RM 1.5 billion (2011) per unit + ToT (ceiling) or USD466 million per ship (excluding cost overruns and ammo)
    Inflation adjustment roughly equivalent to USD631 million in 2023 US dollars (excluding cost overruns and ammo)
    --------------------------------
    GEMPURWIRA10 Oktober 2026 pukul 21.10
    JOM mari lihat Kapal siapa yang OMPONG guys.... 👎👎😂😂😂
    KD MAHARAJALELA 🇲🇾
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ✅
    TORPEDO ✅
    ___________________________________
    KAPAL PPA -FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌
    _________________________________
    FRIGAT PUTING MERAH - FFBNW 🤣
    MERIAM UTAMA ✅
    MERIAM BANTUAN ✅
    MISIL ANTI KAPAL ❌
    MISIL SAM ❌
    TORPEDO ❌

    BalasHapus
  34. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
    • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik Timur Tengah.
    • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM ke MALONSIA karena kebijakan larangan ekspor senjata canggih ke negara non-NATO.
    • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat investigasi suap pejabat senior.
    • F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengajuan surat berakhir tanpa hasil.
    • REWORK LCS: Naval Group melakukan audit dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
    • SIPRI KOSONG (2024-2025): Data resmi menunjukkan nol transfer persenjataan baru ke wilayah MALONSIA.
    Krisis Pangan & Ketergantungan Indonesia –
    • Impor Beras RI: MALONSIA mengimpor 500.000 ton beras dari Indonesia (Kalbar) per April 2025 demi stabilitas pangan di Sarawak.
    • Net Importer Ayam: Status berubah menjadi pengimpor bersih sejak Juli 2025; subsidi telur dihapus total untuk hemat RM 1,2 Miliar.
    • Daging Merah: Ketergantungan 90% pada impor; terpukul oleh biaya pakan tinggi dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
    • Ayam GPS USA: Perjanjian ART (Okt 2025) memaksa MALONSIA memberi akses pasar preferensial untuk genetika unggas Amerika.
    Timeline Kejatuhan Fiskal (2010–2026) –
    • 2026 (Target Akhir): Hutang Pemerintah tembus RM 1,79 Triliun; melonjak 340% dari posisi RM 407 Miliar di 2010.
    • 2025: Proyeksi mencapai RM 1,71 Triliun (69% PDB) dengan utang rumah tangga meroket ke 85,8% PDB.
    • 2023: PM Anwar Ibrahim mengonfirmasi beban hutang warisan mencapai RM 1,53 Triliun.
    • 2018 (Loncatan 1MDB): Hutang melompat dari RM 686 Miliar ke RM 1,19 Triliun setelah memasukkan liabilitas skandal 1MDB.
    Krisis Ekonomi & Tenaga Kerja –
    • PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026.
    • Beban Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544 di tahun 2026, naik dari RM 81.998 di tahun 2025.
    • Pembatalan Tender: MINDEF resmi membatalkan 5 proyek infrastruktur dan pasokan utama sejak 2023 demi hindari kebocoran.

    BalasHapus
  35. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
    -------------------------------
    Status Darurat Pertahanan & Pengadaan 2026 –
    • CUT DEFENSE BUDGET: Perbendaharaan memerintahkan pemotongan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak konflik Timur Tengah.
    • NSM BANNED (Mei 2026): Norwegia memblokir pengiriman rudal NSM karena MALONSIA dilarang menerima senjata canggih non-NATO.
    • FREEZE PROCUREMENT: Sejak 16 Januari 2026, seluruh kontrak militer dan polisi dibekukan akibat skandal suap pejabat senior (termasuk mantan panglima).
    • F/A-18 BATAL: Rencana akuisisi Hornet bekas Kuwait resmi gugur setelah 4 kali pengiriman surat ditolak mentah-mentah.
    • REWORK LCS: Naval Group melakukan audit paksa dan pengerjaan ulang (re-work) pada 4.000 instalasi pipa dan kabel yang cacat produksi.
    • SALAM SIPRI KOSONG: Data resmi tahun 2024-2025 menunjukkan nol transfer persenjataan baru ke MALONSIA.
    Krisis Pangan & Ketergantungan Indonesia –
    • Impor Beras RI: Terpaksa impor 500.000 ton beras dari Indonesia (via Kalbar) demi stabilitas Sarawak akibat kegagalan stok lokal.
    • Net Importer Ayam: Status berubah menjadi pengimpor bersih sejak Juli 2025; subsidi telur dihapus total demi hemat kas negara RM 1,2 Miliar.
    • Daging Merah: Kemandirian hancur, bergantung 90% pada impor; terpukul harga pakan global dan pelemahan nilai tukar Ringgit.
    • Kacung Ayam GPS: Perjanjian ART (Okt 2025) memaksa MALONSIA beri akses pasar preferensial untuk bibit unggas (GPS) Amerika Serikat.
    Kelemahan Sistemik & Kegagalan Fiskal –
    • BORROWING TO REPAY DEBT: Proyeksi utang pemerintah menyentuh RM 1,79 Triliun (2026); lonjakan masif sejak pembongkaran liabilitas 1MDB (2018).
    • Beban Rakyat Meledak: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif RM 94.544; utang rumah tangga mencapai 85,8% PDB (tertinggi di kawasan).
    • PHK Massal: Data SOCSO/HLIB mencatat puncaknya 24.100 PHK pada Januari 2026 akibat memburuknya iklim investasi.
    • Infrastruktur Rusak: Fasilitas militer dan asrama prajurit dalam kondisi memprihatinkan karena anggaran terus dialihkan.
    Erosi Kedaulatan & "Babu" Global –
    • Babu Buckingham: Pasukan RAMD sibuk menjaga istana kolonial Inggris (2024) saat kedaulatan laut domestik dicerobohi China.
    • Kedaulatan Lumpuh: Peralatan militer dominan sisa tahun 1970-1990; penarikan MiG-29 (2017) meninggalkan lubang besar di pertahanan udara.
    • DITOLAK DUNIA: Periode 2018–2026 resmi ditolak oleh EU, UN, FIFA, BRICS, hingga G20

    BalasHapus
  36. Sudah delivery lon ?

    GEMPURWIRA15 Oktober 2026 pukul 15.59
    Manakala MALAYSIA negara KAYA....SHOPING CASH CAESAR SPH VERSI BARU guys......😎😎😎

    Negara Yang MISKIN NGUTANG TERUS TU TEPI SIKIT... 🦍🦍🦍🔥🔥🔥🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  37. Artileri standar Soviet.😮
    130mm masih ada yg pakai?

    BalasHapus
    Balasan
    1. INDIANESIA BTR 50 ZAMAN DINOSAURS saja masih Dipakai... 🔥🔥🤣🤣🤣

      Hapus
    2. INDIANESIA BTR 50 ZAMAN DINOSAURS saja masih Dipakai... 🔥🔥🤣🤣🤣

      Hapus
    3. apalagi Malingcia...
      kapal WW2 patroli taon 50an sri perlis cs masi aja rebutan ti el de em ama mmea haha!👎🍌🤣

      Hapus
    4. mungkin stok pelornya berlimpah om irs, jd lanjut terus haha!👌🚀😉

      kita punyak yg 130 & 140 masi bisa pake jgk, asal dirawat dan munisinya di re stok om haha!👍🦾🔥
      •MLRS 130 mm (M-51) armed ad
      •MLRS 140mm (BM-14/17) marinir

      bolela buat hajar sebrang yang gak punyak SPH haha!👎🤪🤥

      Hapus
    5. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      2026-1995 = 31 TAHUN PRANK SPH
      Malondesh pada tahun 1995 memang melakukan uji coba SPH G5 dan FH-70, tetapi tidak melanjutkan pembelian. Fokus mereka tetap pada artileri tarik hingga akhirnya baru pada dekade 2000-an dan 2020-an muncul opsi SPH modern seperti Caesar dan Yavuz.
      -
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      PENDAPATAN VS PENGELUARAN MALONYET
      PENDAPATAN : RM334,1 Miliar
      PENGELUARAN : RM470 Miliar
      BEBAN SUBSIDI 23,9%
      PANTAS HUTANG BAYAR HUTANG : RM470 – RM334,1 = MINUS RM135,9 ......
      --------------------------------------------
      PENDAPATAN NEGARA:
      Berkisar RM334,1 Miliar hingga RM343,1 Miliar (75,8% dari pajak dan 24,2% non-pajak/Petronas).
      -
      TOTAL PENGELUARAN:
      Mencapai RM419,2 Miliar hingga RM470 Miliar.
      -
      ALOKASI BELANJA:
      Sebesar RM338,2 Miliar habis untuk operasional (gaji, pensiun, subsidi) dan hanya RM81 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
      -
      ALASAN UTAMA HARUS BERUTANG
      PENDAPATAN HABIS TOtal: Biaya operasional murni (RM338,2 Miliar) langsung menelan hampir 100% dari seluruh pendapatan negara yang masuk.
      -
      DEFISIT ANGGARAN KRONIS: Selisih besar antara pendapatan dan total belanja menciptakan lubang defisit 3,5% hingga 3,6% dari PDB.
      -
      PENERBITAN UTANG BARU: Pemerintah terpaksa menarik utang baru senilai puluhan miliar ringgit karena tidak ada sisa dana bersih untuk membiayai proyek pembangunan dan subsidi.

      Hapus
    6. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & MODERNISASI TUNAI
      Realisasi Kekuatan Udara (Firm Order):
      42 Rafale: Kontrak lunas dan efektif (Dassault Aviation).
      48 KAAN (Gen-5): Kerja sama strategis G2G dengan Turki (TAI).
      48 KF-21 Boramae (Block II): Kesepakatan tahap akhir dengan Korea Selatan (KAI).
      24 M-346F: Penandatanganan Letter of Award (LOA) dengan Leonardo.
      Radius Tempur & Dominasi Geografis:
      Radius Rafale (±1.852 KM) sanggup menjangkau seluruh KL (dari Pekanbaru hanya 291 KM) dan Sarawak (dari Pontianak hanya 498 KM).
      Kesehatan Fiskal (Pruden):
      Gov. Debt: ~40% PDB (Jauh di bawah batas aman 60%).
      Household Debt: Sangat rendah (16% PDB).
      Status Kedaulatan: Berhasil menaikkan saham Freeport menjadi 63,23% dan menolak blanket overflight access bagi pesawat militer asing.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja.
      Kegagalan Angkatan Udara (Timeline Prank):
      F/A-18 Hornet Kuwait: Resmi BATAL (Februari 2026) setelah 4 kali upaya negosiasi gagal total.
      MiG-29N: Pensiun dini tanpa pengganti (Tiada Ganti).
      FA-50: Mengalami hambatan blokir lisensi dari AS.
      Data Utang & Beban Warga 2026:
      Gov. Debt: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544.
      Peringkat Global Firepower (GFP) 2026: Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).

      Hapus
    7. LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
      SEWA HELI : 119 HELI BARU
      LMS B2 : TERMURAH
      FA50M : TERMURAH
      -
      ⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
      Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
      KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
      Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
      LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
      --------------------------------
      🚁 SEWA VS BELI AW149
      Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
      Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
      Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
      --------------------------------
      🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
      Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
      Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
      Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
      ---------------------------------
      🛩️ JET TEMPUR FA-50
      FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
      FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
      FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
      FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
      --------------------------------
      1. Perang Data SIPRI: Dominasi vs Kelumpuhan
      Indonesia (Status: Power House): Memiliki daftar pengadaan "Satu Lembar Penuh" (Rafale, A400M, Khan, PPA). Ini menunjukkan kemampuan Cash/Kredit Sehat yang didukung ruang fiskal lebar (Utang Pemerintah hanya 41,1%). Indonesia membeli sebagai "Owner" dengan kepastian Transfer Teknologi.
      MALONYET (Status: Lumpuh/Zonk): Fenomena "2 Tahun SIPRI Kosong" menjadi bukti empiris negara sedang dalam kondisi "Miskin No Shopping". Tidak adanya kontrak baru menunjukkan anggaran pertahanan telah "dimakan" oleh kewajiban pembayaran bunga utang.
      ---------------------------------
      2. Metodologi Akuisisi: Kedaulatan vs Barter Darurat
      Indonesia: Menggunakan kekuatan devisa dan anggaran negara untuk membeli teknologi tingkat tinggi (Tier-1).
      MALONYET: Bergantung pada skema Barter Sawit (MKM, Scorpene, FA-50) dan Leasing (Sewa). Ini adalah indikator "Ekonomi Darurat" di mana negara tidak memiliki likuiditas tunai yang cukup untuk membayar Down Payment (DP) alutsista.
      ---------------------------------
      3. Analisis Beban Utang Per Kapita (Mengerikan)
      Data 2025 mengungkap beban riil yang harus ditanggung rakyat MALONYET:
      Beban Gabungan: Setiap warga MALONYET memikul beban utang (Pemerintah + Rumah Tangga) rata-rata RM 82.000.
      Efek Domino: Utang Pemerintah yang menembus 70,5% GDP (melewati batas aman 65%) memaksa negara melakukan pemotongan anggaran sektor publik demi membayar cicilan, yang berujung pada lumpuhnya modernisasi militer.
      ---------------------------------
      4. Risiko Sistemik & Kondisi "Game Over"
      Kerentanan Perbankan: Dengan utang rumah tangga mencapai 84,3% GDP (RM 45.859 per orang), MALONYET menghadapi risiko tinggi kredit macet (NPL) yang dapat memicu krisis finansial sistemik.
      Indonesia (Safe Zone): Rasio utang pemerintah yang rendah memberikan bantalan makro yang kuat. Indonesia mampu melakukan belanja pertahanan strategis tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi rakyat.

      Hapus
  38. FOTO CAESAR SPH DI MALAYSIA.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSz1kCP9hosO34jfTg2Ix2R2fTysvPxmjZdwQkPdPklQDvpw5LBvHYYgJU&s=10

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. INDONESIA .....
      BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN
      -
      2018–2021:
      11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
      -
      2024:
      12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah Jet Tua) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
      -
      2025:
      42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
      -
      2026:
      24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
      =============
      =============
      MALONYET.......
      BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      -
      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & MODERNISASI TUNAI
      Realisasi Kekuatan Udara (Firm Order):
      42 Rafale: Kontrak lunas dan efektif (Dassault Aviation).
      48 KAAN (Gen-5): Kerja sama strategis G2G dengan Turki (TAI).
      48 KF-21 Boramae (Block II): Kesepakatan tahap akhir dengan Korea Selatan (KAI).
      24 M-346F: Penandatanganan Letter of Award (LOA) dengan Leonardo.
      Radius Tempur & Dominasi Geografis:
      Radius Rafale (±1.852 KM) sanggup menjangkau seluruh KL (dari Pekanbaru hanya 291 KM) dan Sarawak (dari Pontianak hanya 498 KM).
      Kesehatan Fiskal (Pruden):
      Gov. Debt: ~40% PDB (Jauh di bawah batas aman 60%).
      Household Debt: Sangat rendah (16% PDB).
      Status Kedaulatan: Berhasil menaikkan saham Freeport menjadi 63,23% dan menolak blanket overflight access bagi pesawat militer asing.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja.
      Kegagalan Angkatan Udara (Timeline Prank):
      F/A-18 Hornet Kuwait: Resmi BATAL (Februari 2026) setelah 4 kali upaya negosiasi gagal total.
      MiG-29N: Pensiun dini tanpa pengganti (Tiada Ganti).
      FA-50: Mengalami hambatan blokir lisensi dari AS.
      Data Utang & Beban Warga 2026:
      Gov. Debt: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544.
      Peringkat Global Firepower (GFP) 2026: Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).

      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON MUTLAK & MODERNISASI TUNAI
      Realisasi Kekuatan Udara (Firm Order):
      42 Rafale: Kontrak lunas dan efektif (Dassault Aviation).
      48 KAAN (Gen-5): Kerja sama strategis G2G dengan Turki (TAI).
      48 KF-21 Boramae (Block II): Kesepakatan tahap akhir dengan Korea Selatan (KAI).
      24 M-346F: Penandatanganan Letter of Award (LOA) dengan Leonardo.
      Radius Tempur & Dominasi Geografis:
      Radius Rafale (±1.852 KM) sanggup menjangkau seluruh KL (dari Pekanbaru hanya 291 KM) dan Sarawak (dari Pontianak hanya 498 KM).
      Kesehatan Fiskal (Pruden):
      Gov. Debt: ~40% PDB (Jauh di bawah batas aman 60%).
      Household Debt: Sangat rendah (16% PDB).
      Status Kedaulatan: Berhasil menaikkan saham Freeport menjadi 63,23% dan menolak blanket overflight access bagi pesawat militer asing.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK; Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja.
      Kegagalan Angkatan Udara (Timeline Prank):
      F/A-18 Hornet Kuwait: Resmi BATAL (Februari 2026) setelah 4 kali upaya negosiasi gagal total.
      MiG-29N: Pensiun dini tanpa pengganti (Tiada Ganti).
      FA-50: Mengalami hambatan blokir lisensi dari AS.
      Data Utang & Beban Warga 2026:
      Gov. Debt: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Per Warga: Setiap penduduk menanggung beban kumulatif utang sebesar RM 94.544.
      Peringkat Global Firepower (GFP) 2026: Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).

      Hapus
    5. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MISKIN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 menyusul investigasi korupsi pejabat tinggi.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata berat; sejajar dengan Laos dan Kamboja.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Perhitungan Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
      Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
      Beban Utang Household: RM 45.348 / jiwa.
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      ________________________________________
      BUKTI "BORROWING TO REPAY DEBT" (DEBT-SERVICING):
      Rekor Terburuk (2023): 64,3% dari total pinjaman kasar (RM 145,8 Miliar) hanya habis untuk membayar utang lama (Gali lubang tutup lubang).
      Proyeksi 2025-2026: Konsisten di angka 58%. Ruang fiskal untuk belanja alutsista terkunci total oleh cicilan bunga utang.
      Tabung Harapan (2018): Bukti keputusasaan di mana negara harus meminta donasi rakyat untuk membayar utang yang menembus RM 1 Triliun.
      ________________________________________
      DEGRADASI MILITER & TIMELINE "PRANK":
      Penurunan Daya Gentar (GFP 2026): Merosot ke posisi 42 dunia; resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Skandal Aset Hilang: Catatan memalukan raibnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang militer.
      Vakum SIPRI (2020-2025): Dari status Planned (2020) turun ke Not Yet Ordered (2022) hingga akhirnya KOSONG TOTAL (2024-2025).
      Timeline Kegagalan (Prank):
      F/A-18 Hornet: Batal 4 kali upaya akuisisi dari Kuwait hingga resmi mati di 2026.
      Dassault Rafale: Mangkrak sejak 2014 akibat ketiadaan dana tunai.
      Kapal MRSS: Janji kontrak dengan PT PAL 2018 yang berakhir zonk.
      ________________________________________
      KRISIS ADMINISTRASI & REPUTASI:
      Sanksi Olahraga: Kekalahan WO 0-3 dan sanksi AFC/CAS akibat pemain ilegal mencerminkan kegagalan birokrasi sistemik.
      Tekanan Ekonomi: Ancaman sanksi tarif AS Section 301 (10-25%) dan IEEPA menghantam sektor manufaktur utama (E&E).
      Kontras Regional (Indonesia): Memiliki "Lembar Belanja SIPRI Penuh" (Rafale, KAAN, PPA) dengan rasio utang pemerintah yang sehat (40% PDB).
      KESIMPULAN:
      TOTAL BEBAN WARGA RM 94K + SPIRAL UTANG 70,5% PDB + SIPRI KOSONG = KEBANGKRUTAN NASIONAL TOTAL.

      Hapus
    6. LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
      SEWA HELI : 119 HELI BARU
      LMS B2 : TERMURAH
      FA50M : TERMURAH
      -
      ⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
      Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
      KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
      Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
      LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
      --------------------------------
      🚁 SEWA VS BELI AW149
      Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
      Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
      Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
      --------------------------------
      🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
      Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
      Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
      Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
      ---------------------------------
      🛩️ JET TEMPUR FA-50
      FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
      FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
      FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
      FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
      --------------------------------
      1. Pergeseran Dominasi Ekonomi: Nominal vs. PPP
      Secara PDB Nominal, Amerika Serikat masih memimpin jauh di atas Tiongkok ($31,8T vs $20,6T). Hal ini menunjukkan kekuatan nilai tukar Dollar dan dominasi sektor jasa serta teknologi tinggi.
      Namun, secara PDB PPP (Purchasing Power Parity), peta kekuatan berubah drastis:
      Tiongkok memimpin dunia ($43,4T), jauh melampaui AS. Ini menandakan volume produksi dan konsumsi riil Tiongkok sudah yang terbesar.
      Indonesia melonjak ke peringkat 6 dunia ($5,69T). Ini membuktikan bahwa meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dollar rendah, daya beli masyarakat Indonesia sangat besar dan biaya hidup yang relatif murah membuat ekonomi domestik menjadi penggerak utama.
      ---------------------------------
      2. Dominasi Indonesia di ASEAN
      Analisis Anda menunjukkan Indonesian Exceptionalism di Asia Tenggara:
      Skala Ekonomi: Indonesia bukan lagi sekadar anggota ASEAN, melainkan "raksasa" yang ukurannya 3 hingga 6 kali lipat negara tetangga.
      Efisiensi PPP: Rasio ekonomi Indonesia terhadap Singapura melonjak dari 3,18x (Nominal) menjadi 6,69x (PPP). Ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia berbasis massa dan volume riil, sementara Singapura berbasis nilai tukar dan jasa finansial.
      ---------------------------------
      3. Kesehatan Fiskal dan Jebakan Utang
      Perbandingan rasio utang memberikan gambaran kontras mengenai keberlanjutan ekonomi:
      Indonesia (Paling Sehat): Dengan total utang terhadap PDB di bawah 40% (Pemerintah) dan ~95% (Total), Indonesia memiliki ruang fiskal yang jauh lebih aman dibandingkan Singapura, MALONYET, atau Thailand.
      Singapura & MALONYET (Risiko Tinggi): Singapura memiliki rasio utang pemerintah sangat tinggi (176%), meski diimbangi aset cadangan yang kuat. Namun, MALONYET (MALONYET) menunjukkan tren mengkhawatirkan dengan fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang".
      ---------------------------------
      4. Analisis Tren "Hutang Bayar Hutang" MALONYET
      Data yang Anda paparkan mengenai MALONYET dari 2018-2025 mengungkap masalah struktural serius:
      Inefisiensi Pinjaman: Sejak 2019, rata-rata di atas 50% hingga 64% pinjaman baru MALONYET hanya digunakan untuk membayar pokok utang lama, bukan untuk investasi produktif atau pembangunan infrastruktur baru.
      Keterbatasan Anggaran: Dengan 58% pinjaman dialokasikan untuk bayar utang pada 2025, ruang gerak pemerintah MALONYET untuk memberikan stimulus ekonomi

      Hapus
  39. FOTO CAESAR SPH DI MALAYSIA.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSz1kCP9hosO34jfTg2Ix2R2fTysvPxmjZdwQkPdPklQDvpw5LBvHYYgJU&s=10

    BalasHapus
    Balasan
    1. FACT 5x KING MALONYET =ZONK MRCA SPH LCS NSM
      FACT 5x PM MALONYET = ZONK MRCA SPH LCS NSM
      FACT 6x MINDEF MALONYET = ZONK MRCA SPH LCS NSM
      -
      1. MAHATHIR MOHAMAD: "MELAYU MALAS & MISKIN"
      Pernyataan Mahathir ini sering muncul dalam berbagai kesempatan, namun yang paling signifikan terdengar saat peluncuran buku atau pidato politiknya (seperti di Kongres Maruah Melayu).
      -
      South China Morning Post (SCMP)
      Judul Artikel: "‘Malays are lazy’: Dr Mahathir’s greatest hits of stinging criticism against his own race"
      Konteks: Artikel ini merangkum sejarah kritik Mahathir terhadap etnis Melayu yang dianggap kurang kompetitif dibanding etnis Tionghoa.
      -
      The Straits Times (Singapore)
      Judul Artikel: "Malays are lazy, do not want to work: Mahathir"
      Konteks: Melaporkan pernyataan Mahathir pada tahun 2018 dan 2019 yang menyebut orang Melayu cenderung memilih subsidi daripada bekerja keras.
      -
      Reuters
      Judul Artikel: "MALONYETn PM Mahathir says Malays must work harder to avoid being left behind"
      Konteks: Menyoroti pandangan Mahathir bahwa ketergantungan pada bantuan pemerintah membuat masyarakat kehilangan daya saing.
      ________________________________________
      2. ANWAR IBRAHIM: "KEMISKINAN & PROYEK BANJIR"
      Pernyataan Anwar Ibrahim ini berkaitan dengan keputusannya meninjau ulang proyek-proyek besar (seperti tebatan banjir) untuk memastikan tidak ada kebocoran dana/korupsi, karena korupsi tersebut merugikan rakyat miskin (mayoritas Melayu).
      -
      Free MALONYET Today (FMT) - English Edition
      Judul Artikel: "Flood projects priority as poor Malays are the victims, says Anwar"
      Konteks: Anwar menjelaskan bahwa ketertiban dalam manajemen keuangan (tata kelola) sangat penting karena kegagalan proyek tersebut berdampak langsung pada mayoritas warga Melayu yang miskin.
      -
      CNA (Channel News Asia)
      Judul Artikel: "PM Anwar says good governance key to lifting majority Malay poor out of poverty"
      Konteks: Menekankan bahwa kemiskinan Melayu tidak akan selesai hanya dengan slogan "Ketuanan Melayu", melainkan dengan menghentikan penjarahan uang negara melalui proyek yang tidak transparan.
      -
      The Star (MALONYET)
      Judul Artikel: "Anwar: Proper governance needed in flood mitigation projects to help the poor"
      Konteks: Fokus pada argumen Anwar bahwa transparansi pengadaan barang dan jasa adalah bentuk nyata pembelaan terhadap kaum miskin.
      --------------------------------
      "Claim of Wealth = MALONYET’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      2021: RM 67,667 (Pandemic peak; household debt ratio hit a record 89.1%).
      2022: RM 70,901 (Up by RM 3,234).
      2023: RM 74,587 (Up by RM 3,686).
      2024: RM 79,315 (Up by RM 4,728).
      2025: RM 81,998 (Up by RM 2,683).
      2026: RM 94,544 (A massive surge of RM 12,546; government debt has breached the safety limit at 70.5% of GDP).
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      Detailed Annual Breakdown
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    2. FACT 5x KING MALONYET =ZONK MRCA SPH LCS NSM
      FACT 5x PM MALONYET = ZONK MRCA SPH LCS NSM
      FACT 6x MINDEF MALONYET = ZONK MRCA SPH LCS NSM
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      ________________________________________
      Kedaulatan Ekonomi dan Penguasaan Aset
      -
      Indonesia: Mengukuhkan kedaulatan sumber daya dengan penguasaan 63,23% saham PT Freeport Indonesia. Keberhasilan mendapatkan tambahan 12% saham secara gratis menunjukkan posisi tawar yang sangat kuat dalam negosiasi tanpa membebani keuangan negara.
      -
      MALONYET: Menghadapi risiko kedaulatan melalui "Klausul Pemutusan Sepihak" oleh AS. Kebijakan luar negeri MALONYET menjadi terbatas karena ketergantungan pada restu geopolitik AS terhadap mitra dagang pihak ketiga (seperti China/Rusia).
      ________________________________________
      Efisiensi Biaya dan Pemanfaatan Devisa
      -
      Indonesia: Sangat efisien dengan komitmen hanya US$ 22,7 Miliar untuk akses 1.819 pos produk tarif 0%. Fokus pada hilirisasi memastikan modal tetap berputar di dalam negeri untuk membangun industri manufaktur.
      -
      MALONYET: Mengalami kerugian ekonomi ganda (double loss) dengan membayar US$ 242 Miliar (10 kali lipat lebih mahal) untuk jumlah produk yang lebih sedikit (1.711 pos). Dana tersebut dialokasikan untuk konsumsi produk jadi AS (Boeing & LNG), yang merupakan bentuk transfer kekayaan kembali ke negara maju.
      ________________________________________
      Kedaulatan Data dan Standarisasi Regulasi
      -
      Indonesia: Memegang kendali penuh melalui UU PDP. Pertukaran data lintas batas hanya berlaku untuk Data Komersial, bukan data kependudukan pribadi, sehingga privasi warga negara tetap terlindungi.
      -
      MALONYET: Terpaksa mengadopsi standar regulasi dan keamanan nasional AS (Imperialisme Regulasi). Kewajiban memfasilitasi transfer data dan larangan membatasi layanan digital AS berpotensi menghambat inovasi dan kemandirian teknologi lokal.
      ________________________________________
      Ketahanan Fiskal dan Orientasi Masa Depan
      -
      Indonesia: Memiliki ruang fiskal yang sehat (utang ~40% GDP) dan fokus pada pembangunan basis produksi serta energi hijau melalui hilirisasi.
      -
      MALONYET: Berada dalam tekanan krisis utang (69% GDP) dengan pola ekonomi yang cenderung konsumtif terhadap produk Barat demi mengamankan posisi politik.
      --------------------------------
      "Claim of Wealth = MALONYET’s Rising Debt Burden Per Citizen"
      Year-on-Year Cumulative Debt Summary (Government + Household Debt):
      2021: RM 67,667 (Pandemic peak; household debt ratio hit a record 89.1%).
      2022: RM 70,901 (Up by RM 3,234).
      2023: RM 74,587 (Up by RM 3,686).
      2024: RM 79,315 (Up by RM 4,728).
      2025: RM 81,998 (Up by RM 2,683).
      2026: RM 94,544 (A massive surge of RM 12,546; government debt has breached the safety limit at 70.5% of GDP).
      --------------------------------
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5%
      (Note: This has exceeded the established safety threshold of 65%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3%
      (Note: This has also exceeded the safety threshold of 65%)
      --------------------------------
      Detailed Annual Breakdown
      1️⃣ 2026 DEBT DATA
      Government Debt: RM 1.79 trillion
      Household Debt: RM 1.65 trillion
      Govt Debt-to-GDP Ratio: 70.5% (Over the 65% limit)
      Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% (Over the 65% limit)
      Total Population: 36,385,115
      Per Capita Debt Calculation:
      Govt Debt: RM 49,196
      Household Debt: RM 45,348
      ➡️ Total Cumulative Burden: RM 94,544
      =============
      =============
      INDONESIA
      2026 Government Debt-to-GDP Ratio: 40,46%
      (Note: The safety threshold of 60%)
      -
      2026 Household Debt-to-GDP Ratio: 15,70%
      (Note: The safety threshold of 60%)

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALONYET.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________

      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      2005: Prank China (Rudal KS-1A)
      Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
      Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
      Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
      Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
      Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
      Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
      Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
      Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
      Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      -
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
      Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
      -
      2024–2025: Prank Black Hawk
      Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
      Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
      -
      2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
      Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
      Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
      -
      2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
      Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan

      Hapus
    4. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALONYET.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________

      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      2005: Prank China (Rudal KS-1A)
      Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
      Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
      Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
      Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
      Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
      Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
      Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
      Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
      Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      -
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
      Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
      -
      2024–2025: Prank Black Hawk
      Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
      Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
      -
      2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
      Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
      Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
      -
      2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
      Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan

      Hapus
    5. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Penurunan Daya Gentar & Reputasi (GFP 2026)
      Peringkat GFP: Merosot ke posisi 42 dunia (Peringkat ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41).
      Skandal Aset Hilang: Catatan memalukan raibnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet tempur dari gudang militer.
      Degradasi Armada: Banyak aset utama berstatus Grounded (MiG-29, MB339CM, Nuri) atau mogok saat parade (Tank PT-91M).
      -
      Krisis Administrasi & Tekanan Internasional
      Sanksi Olahraga: Kekalahan WO 0-3 dan sanksi AFC/CAS akibat pemain naturalisasi ilegal mencerminkan kegagalan birokrasi sistemik.
      Kehilangan Pengaruh: Posisi di Piala Asia 2027 resmi direbut oleh Vietnam, mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi regional.
      Tekanan Ekonomi AS: Ancaman sanksi tarif Section 301 (10-25%) dan IEEPA oleh USTR menghantam sektor manufaktur utama (E&E).
      -
      Perbandingan Kontras: Indonesia (The Giant)
      Status SIPRI: Memiliki "Lembar Belanja Penuh" (Rafale F4, A400M, Rudal Khan, Kapal PPA).
      Kesehatan Fiskal: Rasio utang pemerintah jauh lebih sehat (40% GDP) dengan ekonomi 4,24x lebih besar secara PDB PPP dibandingkan MALAYSEWA.

      Hapus
    6. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Bukti "Hutang Bayar Hutang" (Debt-Servicing Cycle)
      Data resmi menunjukkan MALAYSEWA terjebak dalam siklus gali lubang tutup lubang kronis:
      2018 (Fase Verifikasi): Utang menembus RM1 Triliun; pemerintah meluncurkan Tabung Harapan (donasi rakyat) untuk mencicil utang negara.
      2019–2020: Ketergantungan meningkat; 59% hingga 60% pinjaman baru hanya untuk melunasi utang lama.
      2023 (Rekor Terburuk): 64,3% dari total pinjaman kasar (RM145,8 Miliar) digunakan hanya untuk membayar utang jatuh tempo.
      2025–2026: Proyeksi tetap kritis di angka 58%. Ruang fiskal untuk pembangunan dan alutsista praktis terkunci oleh cicilan utang.
      -
      Bukti "Vakum SIPRI" (2020–2025)
      Kontras dengan klaim belanja "Cash", data SIPRI menunjukkan kekosongan aktivitas:
      2020–2021: Berstatus Planned (Hanya rencana/dijangka).
      2022–2023: Berstatus Not Yet Ordered (Terpilih tapi tidak ada kontrak/pesanan).
      2024–2025: Status resmi KOSONG (Nihil transfer senjata berat selama 2 tahun berturut-turut).
      Posisi Regional: MALAYSEWA kini sejajar dengan Laos dan Kamboja dalam hal nihilnya modernisasi alutsista berat.
      -
      Timeline "Prank" Alutsista (Janji vs Realitas)
      Daftar kegagalan kontrak strategis yang mencoreng kredibilitas pertahanan:
      Prank F/A-18 Hornet: Upaya akuisisi dari Kuwait Batal 4 Kali hingga resmi dihentikan pada 2026 karena masalah logistik dan dana.
      Prank Dassault Rafale: Mangkrak sejak 2014 akibat krisis anggaran (kini diborong Indonesia).
      Prank Kapal MRSS: Janji kontrak dengan PT PAL (Indonesia) pada 2018 yang tidak pernah terwujud.
      Prank Helikopter Blackhawk: Proses sewa (leasing) yang mangkrak dan berbelit hingga 2025.

      Hapus
    7. 2027 = 2,4x LIPAT LON ......
      2027 = Rp189 TRILIUN versus Rp80 TRILIUN
      -
      INDONESIA = Rp189 TRILIUN
      Anggaran belanja militer Indonesia untuk tahun 2027 jauh lebih besar daripada Malaydesh, dengan alokasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI mencapai Rp189 triliun. Jika dikonversi ke mata uang yang sama, anggaran militer Indonesia bernilai sekitar 2,4 kali lipat dari anggaran pertahanan Malaydesh yang sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun).
      ====================
      ====================
      MALAYDESH = Rp80 TRILIUN
      Anggaran belanja militer atau pertahanan Malaydesh untuk tahun 2027 ditetapkan sebesar RM22 miliar (sekitar Rp79–80 triliun) melalui Budget 2027: Home, Defence ministries get RM22bil each, RM1.1bil for enforcement agencies.
      https://www.malaysiandefence.com/2027-national-security-sector-budget/
      • Gaji & Tunjangan: Mayoritas dari total Belanja Operasional MINDEF sebesar Rp63,57 triliun.
      • Pengadaan Aset: Dialokasikan sebesar Rp23,37 triliun – Rp23,42 triliun (bagian dari total Belanja Pembangunan sebesar Rp33,23 triliun) untuk tiga matra angkatan bersenjata.
      --------------------------------
      GOVERNMENT REVENUE =
      Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
      -
      TOTAL EXPENDITURE =
      Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
      -
      BUDGET ALLOCATION =
      RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
      -
      MAIN REASONS FOR BORROWING =
      REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
      Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
      -
      CHRONIC BUDGET DEFICIT:
      The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
      -
      CHRONIC BUDGET DEFICIT:
      The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
      --------------------------------
      Status Kelumpuhan Pertahanan (SIPRI & Alutsista)
      Vakum SIPRI (2024–2025): Status KOSONG total selama dua tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat yang tercatat, menempatkan MALAYSEWA setara dengan Laos dan Kamboja.
      Tren Mundur: Penurunan konsisten dari fase Planned (2020), Selected Not Yet Ordered (2022), hingga nihil aktivitas (2024–2025).
      Kegagalan Simbolik: Pembatalan resmi akuisisi F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali bukti hilangnya kredibilitas finansial di pasar global.
      Procurement Freeze (2026): Instruksi PM Anwar Ibrahim untuk pembekuan total pengadaan guna menghentikan korupsi sistemik dan kebocoran anggaran.
      -
      Model "Negara Penyewa" (Military-for-Rent)
      Ketiadaan uang tunai memaksa militer beralih dari kepemilikan aset menjadi skema Leasing (Sewa):
      Aset Sewaan (32+ Item): Mencakup 31 Helikopter (Blackhawk, AW139, AW149, Bell 429), pesawat latihan L39 ITCC, simulator jet tempur MKM, hingga motor polisi.
      Skema Barter: Pengadaan yang tersisa (FA-50, PT-91M, Scorpene) terpaksa menggunakan Barter Kelapa Sawit (CPO) karena krisis devisa.
      Aset Mangkrak: Proyek LCS & OPV yang karatan di galangan melibatkan 17 kreditor dengan bunga yang terus membengkak.
      -
      Spiral Utang "Gali Lubang Tutup Lubang"
      Debt-Servicing Cycle: 58% hingga 64,3% pinjaman baru hanya digunakan untuk membayar bunga dan cicilan pokok utang lama.
      Ledakan Liabilitas: Utang nasional melonjak drastis dari RM 407 Miliar (2010) menjadi proyeksi RM 1,79 Triliun (2026).
      Rasio Kritis: Utang pemerintah menyentuh 69% GDP (melewati limit 65%) dan utang rumah tangga ekstrem di angka 84,3% GDP.
      Tabung Harapan (2018): Bukti historis keputusasaan fiskal melalui penggalangan dana rakyat untuk membayar utang negara.



      Hapus
    8. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim per 16 Januari 2026 akibat skandal korupsi sistemik.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total selama 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja dalam hal nol transfer senjata berat.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
      Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
      Beban Utang Household: RM 45.348 / jiwa.
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      ________________________________________
      ANALISA MODEL PENGADAAN: "NEGARA PENYEWA" (LEASING)
      Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
      Skema Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa (FA-50 & PT-91M) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa mata uang asing.
      Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak; diperparah skandal hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet dari gudang.
      ________________________________________
      ANALISA REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL:
      Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
      Kehilangan Posisi Regional: Gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh MALONSIA di ASEAN.
      Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya habis untuk membayar bunga dan pokok utang lama (Debt-Servicing Cycle).

      Hapus
    9. LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
      SEWA HELI : 119 HELI BARU
      LMS B2 : TERMURAH
      FA50M : TERMURAH
      -
      ⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
      Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
      KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
      Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
      LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
      --------------------------------
      🚁 SEWA VS BELI AW149
      Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
      Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
      Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
      --------------------------------
      🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
      Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
      Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
      Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
      ---------------------------------
      🛩️ JET TEMPUR FA-50
      FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
      FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
      FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
      FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
      --------------------------------
      MALONYET LEMAH =
      ANGGARAN MILITER TERBATAS
      ANGGARAN MILITER TERBATAS
      ANGGARAN MILITER TERBATAS
      ---------------------------------
      Berita dan laporan yang membahas kelemahan anggaran militer MALONYET pada akhir 2024 hingga 2025 =
      1. Sumber Media Berita Internasional & Regional
      Reuters: Sering menyoroti bagaimana keterbatasan fiskal menghambat ambisi pertahanan MALONYET, terutama dalam pembaruan jet tempur dan penguatan armada maritim di Laut China Selatan.
      The Straits Times: Melaporkan bahwa anggaran pertahanan 2025 yang dialokasikan (RM21,1 miliar) hanya mencakup sekitar 1% dari proyeksi PDB, jauh di bawah standar ideal regional.
      Asian Military Review: Mengkritik proses penganggaran yang tidak memberikan visi jelas bagi pengadaan militer. Laporan Agustus 2024 menyebutkan bahwa lebih dari 40% anggaran habis untuk gaji, menyisakan sedikit ruang untuk modernisasi aset.
      Defence Security Asia: Sumber spesifik industri yang mengulas rincian alokasi antara belanja operasional dan belanja pembangunan untuk tahun 2025-2026.
      --------------
      2. Lembaga Pemikir (Think Tanks) & Riset
      ISIS MALONYET (Institute of Strategic & International Studies): Menyoroti "celah kapabilitas yang melumpuhkan" (crippling capability gap) meskipun ada kenaikan anggaran. Analis di sini menyatakan bahwa kenaikan tersebut sering kali hanya menutupi inflasi, bukan komitmen nyata pada modernisasi.
      IISS (International Institute for Strategic Studies): Mengulas tantangan dalam mempertahankan aset lama, seperti jet tempur buatan Rusia, di tengah keterbatasan dana dan sanksi internasional.
      Transparency International Defence & Security: Mengkritik kurangnya transparansi dan pengawasan parlemen dalam pengeluaran pertahanan MALONYET, yang berpotensi meningkatkan risiko korupsi.
      ---------------------------------
      3. Poin Utama Kelemahan yang Sering Disebutkan:
      Belanja Operasional yang Tinggi: Sebagian besar anggaran (hingga 60-70%) terserap untuk gaji, tunjangan, dan perawatan aset tua, bukan untuk pengadaan baru.
      Rasio PDB Rendah: Alokasi pertahanan tetap berada di kisaran 1% dari PDB, jauh lebih rendah dibandingkan tetangga seperti Singapura (3-4%) atau Vietnam (2-2,5%).

      Hapus
  40. MERIAM CAESAR SPH Lagi diuji guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQriWDkKGzn6TlVzozwSbCdQHLk9bAn2XyySYHihphxqg&s=10

    BalasHapus
    Balasan

    1. 2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2023 PRANK MKE : The MALONYET n Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      --
      2022 PRANK KDS : MALONYET is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm self-propelled howitzers for the MALONYET n Army.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
    2. INDONESIA .....
      BATAS LIMIT 60%
      GOV. DEBT : 40% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 16% OF GDP
      DEFISIT : 2,9%
      GDP = USD 1,44 TRILIUN
      -
      2018–2021:
      11 Su-35 BATAL (Risiko sanksi CAATSA AS) → Ganti 42 Rafale (Prancis).
      -
      2024:
      12 Mirage 2000-5 BATAL (Masalah Jet Tua) → Ganti 48 KAAN (Turki, Jet Siluman).
      -
      2025:
      42 J-10CE BATAL (Fokus kerja sama) → Ganti 48 KF-21 Block II (Korsel-RI).
      -
      2026:
      24 F-15IDN PROSES (Risiko ITAR AS) → Ganti 24 M-346F (Latih tempur/serang ringan).
      =============
      =============
      MALONYET.......
      BATAS LIMIT 65%
      GOV. DEBT : 69% OF GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84,3% OF GDP
      DEFISIT : 3,8%
      GDP = USD 416,90 MILIAR
      -
      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      Laporan Media Internasional & Regional:
      Channel News Asia (CNA): Mengulas secara mendalam dalam artikel opini dan berita bertajuk "MALONYET’s purchase of Kuwaiti Hornet fighter jets - is it worth it?" yang dipublikasikan pada 20 Oktober 2024. Artikel ini menyebutkan bahwa MALONYET telah mengincar jet tersebut setidaknya sejak tahun 2017.
      Asian Military Review: Mengonfirmasi bahwa minat MALONYET dimulai sejak 2017, tepatnya saat armada MiG-29N TUDM mulai dipensiunkan.
      The Defense News & Janes: Media pertahanan global ini sering dikutip oleh situs berita militer seperti M5 Dergi sebagai sumber awal laporan mengenai ketertarikan MALONYET pada Hornet bekas Kuwait.
      -
      Media Lokal MALONYET:
      The Star & New Straits Times: Melaporkan pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, pada Oktober 2025 yang menegaskan kembali bahwa akuisisi ini merupakan langkah sementara (stopgap) sebelum pengadaan MRCA baru.
      Bernama (Kantor Berita Nasional): Sumber utama untuk rilis teknis, termasuk laporan kunjungan

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & MILITER SEWAAN
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Treasury memangkas anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total pengadaan militer oleh PM Anwar Ibrahim per 16 Januari 2026 akibat skandal korupsi sistemik.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Status vakum total selama 2 tahun berturut-turut; setara dengan Laos dan Kamboja dalam hal nol transfer senjata berat.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur dan pasokan oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — OVER LIMIT 65%).
      Beban Kumulatif Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
      Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
      Beban Utang Household: RM 45.348 / jiwa.
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      ________________________________________
      ANALISA MODEL PENGADAAN: "NEGARA PENYEWA" (LEASING)
      Krisis Likuiditas: Ketiadaan dana tunai memaksa militer beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item strategis (Helikopter Blackhawk, AW139, simulator, hingga kendaraan taktis).
      Skema Barter Komoditas: Pengadaan yang tersisa (FA-50 & PT-91M) terpaksa menggunakan skema Barter Kelapa Sawit (CPO) karena minimnya cadangan devisa mata uang asing.
      Aset Karatan & Hilang: Proyek LCS mangkrak melibatkan 17 kreditor dengan bunga membengkak; diperparah skandal hilangnya 48 pesawat Skyhawk dan 2 mesin jet dari gudang.
      ________________________________________
      ANALISA REPUTASI & DIPLOMASI INTERNASIONAL:
      Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS terkait 7 pemain naturalisasi ilegal dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) mencerminkan kegagalan administrasi sistemik.
      Kehilangan Posisi Regional: Gagal lolos ke Piala Asia 2027; posisi diambil alih oleh Vietnam, mempertegas penurunan pengaruh MALONSIA di ASEAN.
      Spiral Utang: Fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" di mana 58% pinjaman baru hanya habis untuk membayar bunga dan pokok utang lama (Debt-Servicing Cycle).

      Hapus
    4. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Perangkap Utang & Liabilitas (Eskalasi RM 1,79 Triliun)
      Pertumbuhan beban finansial yang melumpuhkan negara:
      2010: RM 407,1 Miliar.
      2018: RM 1,19 Triliun (Ledakan pasca-transparansi 1MDB).
      2026: Proyeksi RM 1,79 Triliun (Titik kritis manajemen utang).
      Rasio Utang: Diproyeksikan menyentuh 69,54% dari PDB pada 2029 (Data Statista), melampaui batas aman.
      -
      Penurunan Daya Gentar & Reputasi
      Global Firepower (GFP) 2026: MALAYSEWA (Peringkat 42) resmi disalip oleh Filipina (Peringkat 41) di ASEAN.
      Status "Military-for-Rent": Karena tidak mampu membeli (Buying), beralih ke skema Sewa (Leasing) untuk 32+ item (Heli, simulator, hingga motor polisi).
      Administrasi: Sanksi naturalisasi ilegal dan kekalahan WO 0-3 di bidang olahraga menjadi simbol runtuhnya tata kelola birokrasi nasional.
      -
      Kesimpulan Strategis
      Indonesia: Berstatus "The Giant" dengan modernisasi agresif (Rafale, A400M, PPA) dan rasio utang pemerintah yang sehat (40% GDP).
      MALAYSEWA: Berstatus "The Stagnant" yang terjebak dalam delusi klaim "Shopping Cash" sementara kenyataannya hanya mampu membayar bunga utang lama.

      Hapus
    5. LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
      SEWA HELI : 119 HELI BARU
      LMS B2 : TERMURAH
      FA50M : TERMURAH
      -
      ⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
      Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
      KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
      Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
      LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
      --------------------------------
      🚁 SEWA VS BELI AW149
      Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
      Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
      Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
      --------------------------------
      🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
      Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
      Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
      Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
      ---------------------------------
      🛩️ JET TEMPUR FA-50
      FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
      FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
      FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
      FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
      --------------------------------
      Perbandingan Strategis: Akusisi vs Sewa (Leasing)
      Indonesia (Full Ownership & ToT): Fokus pada kepemilikan penuh dan Transfer Teknologi (ToT). Dengan nilai belanja USD 12-13 Miliar hanya dari Turki, Indonesia membangun kedaulatan melalui PT Pindad (Tank Harimau) dan PT Dirgantara Indonesia (Drone ANKA).
      MALONYET (Leasing Mode): Terjebak dalam model "Sewa-Sewa" (25+ item sewa termasuk helikopter, simulator, hingga motor polisi). Ini menandakan ketidakmampuan finansial untuk membayar down payment (DP) atau cicilan kontrak pengadaan baru. Status "2 Tahun SIPRI Kosong" mengonfirmasi tidak adanya kontrak alutsista utama yang masuk dalam radar internasional.
      ---------------------------------
      Analisa Fiskal: Jeratan Utang vs Ruang Belanja
      Indonesia (Stable): Utang pemerintah tetap terjaga di bawah ambang batas aman (41,1% terhadap PDB), memberikan kepercayaan bagi lembaga donor/kreditur untuk mendanai proyek strategis seperti Jet KAAN dan Rafale.
      MALONYET (Critical):
      Rasio Utang: Menyentuh 84,3% terhadap PDB dengan total liabilitas menembus RM 1,79 Triliun pada 2026.
      Beban Bunga: Anggaran pertahanan habis untuk membayar bunga utang dan gaji, bukan untuk modernisasi. Kondisi "Hutang Bayar Hutang" memaksa militer beralih ke skema barter (Palm Oil) untuk pengadaan kecil seperti FA-50M.
      ---------------------------------
      Daftar Kegagalan & "Prank" Militer MALONYET
      Kondisi ekonomi berdampak langsung pada kesiapan tempur (Operational Readiness):
      Mangkrak (Zonk): Proyek LCS (Littoral Combat Ship) tetap menjadi monumen kegagalan sejak 2011.
      Grounding Massal: Alutsista utama seperti MiG-29, MB339CM, dan Nuri terpaksa dipensiunkan atau tidak bisa terbang karena ketiadaan biaya perawatan dan suku cadang.
      Sewa sebagai Solusi Darurat: Penggunaan helikopter sewa (AW139, Blackhawk) dan simulator MKM menunjukkan ketergantungan pada pihak ketiga tanpa membangun aset nasional.

      Hapus
    6. JV-JD MISSILE INDONESIA
      RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
      RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
      RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
      -
      CSG KRI SRIWIJAYA
      Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
      • 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
      • 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
      • 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
      • 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
      • 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
      --------------------------------------------
      KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
      • RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
      • RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
      • RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
      ========================
      ========================
      NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      -
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = BANNED NSM
      LMS B1 = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      LAKSAMANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      KEDAH = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      PERDANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      HANDALAN = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      JERUNG = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      --------------------------------------------
      FAKTA : USD 20 MILLIAR/SHOPPING versus USD 4,5 MILLIAR/LEASING
      -
      1. INDONESIA 🇮🇩
      Anggaran: Rp335,2 triliun (~USD 20 miliar) | Naik 37% dari 2025.
      Sumber: CNBC Indonesia - Anggaran Pertahanan RI Loncat ke Rp335 T.
      -
      2. SINGAPURA 🇸🇬
      Anggaran: SGD 24,9 miliar (~USD 19,5–20 miliar) | 3–4% dari PDB.
      Sumber: Bloomberg - Singapore Projects Nearly $20 Billion Defense Spend.
      -
      3. VIETNAM 🇻🇳
      Anggaran: USD 6–7 miliar (Estimasi) | Target USD 10,2 miliar (2029).
      Sumber: Data indeks militer regional Lowy Institute Asia Power Index.
      -
      4. THAILAND 🇹🇭
      Anggaran: 204.434 juta Baht (~USD 5,7 miliar).
      Sumber: Laporan belanja sektor publik Lowy Institute - Military Expenditure.
      -
      5. FILIPINA 🇵🇭
      Anggaran: PHP 295–299 miliar (~USD 5,2 miliar) | Naik 16% dari 2025.
      Sumber: Dokumen resmi Department of Budget and Management (DBM) Philippines.
      -
      6. MALONSIA 🇲🇾
      Anggaran: RM 21,74 miIiar (~USD 4,5–4,7 miliar).
      Sumber: The Sun Malonsia - Budget: Over RM21 billion allocated to boost national security.

      Hapus
    7. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      NSM = BANNED
      NSM = BANNED
      NSM = BANNED
      KRISIS ALUTSISTA (LCS FAILURE):
      NORWAY EXPORT BLOCKADE: Keputusan sepihak Norwegia (April 2026) melarang pengiriman rudal NSM. Kontrak dibatalkan tanpa pemberitahuan awal.
      PCU MAHARAJA LELA (LCS1): Dudukan peluncur (ramps) NSM yang sudah terpasang harus DICOPOT/UNINSTALLED dari kapal. Kapal perang baru tanpa taring rudal strategis.
      STRATEGIC VACUUM: Kegagalan ini menciptakan kekosongan sistem pertahanan udara dan permukaan yang fatal.
      ________________________________________
      "CLAIM OF WEALTH = RISING DEBT BURDEN"
      TOTAL BEBAN HUTANG PER KAPITA (GOVT + HOUSEHOLD):
      2026: RM 94,544 (Lonjakan drastis RM 12,546 dalam setahun).
      2025: RM 81,998
      2024: RM 79,315
      2023: RM 74,587
      2022: RM 70,901
      2021: RM 67,667 (Puncak pandemi).
      STATUS FISKAL 2026:
      GOVT DEBT-TO-GDP: 70,5% (OVER LIMIT 65%).
      HOUSEHOLD DEBT-TO-GDP: 84,3% (OVER LIMIT 65%).
      ________________________________________
      ANALISA PEMIMPIN (INTERNAL CRITIC):
      MAHATHIR (MALAS/MISKIN): Mengkritik etnis mayoritas tetap miskin karena enggan bekerja keras dan cenderung menyalahkan pihak lain (NYT 2025, Kompas 2019).
      ANWAR IBRAHIM (MISKIN/TADBIR): Menyoroti kemiskinan tegar yang menyiksa rakyat, terutama korban banjir. Menunda proyek triliunan karena masalah tata kelola (Bernama 2025, ST 2022).
      ________________________________________
      RINCIAN DATA HUTANG 2026:
      Hutang Kerajaan: RM 1,79 Triliun (Beban per orang: RM 49,196).
      Hutang Isi Rumah: RM 1,65 Triliun (Beban per orang: RM 45,348).
      Total Populasi: 36.385.115 Jiwa.
      Status: FISCAL PARALYSIS – Beban hutang akumulatif melumpuhkan daya beli dan kemampuan belanja pertahanan.
      ________________________________________
      INDONESIA .....
      KONDISI FISKAL (CONTRAST):
      GOV. DEBT: 40% OF GDP (Jauh di bawah batas 60%).
      GDP: USD 1,44 TRILIUN.
      STATUS: LENGKAP – Pembayaran tunai alutsista Rafale, M346FA, dan KAAN tetap berjalan stabil di tengah krisis tetangga.

      Hapus
    8. CLUB CAESAR : TIADA MALONYET
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      ------------------
      CAESAR CLUB = The CAESAR club was launched on November 14 at the camp of Canjuers by the French Ground Force (Armée de Terre), the DGA (Direction Générale de l'Armement) and KNDS. The aim of this club is to promote the CAESAR family and contribute to strengthening interoperability between the French Army and customer armies, as well as sharing operational topics, including maintenance, concerning this system. It will also provide useful feedback for the French Army and Nexter, a company of KNDS, with a view to developing the entire CAESAR family.
      The ‘CAESAR club’ aims to bring together its different user countries and share feedback. Around the manufacturer, KNDS, the officialization in Canjuers gathered countries using the self-propelled howitzer: France (76), Thailand (6), Saudi Arabia (132), Indonesia (55), Czech Republic (62), Belgium (9 GN ordered) and Lithuania (18). And Ukraine for several months.
      ====================
      ====================
      🦧GORILA KLAIM = 2024 SPH DATANG
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      ------------------
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys

      Hapus
  41. MERIAM CAESAR SPH Lagi diuji guys.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾


    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQriWDkKGzn6TlVzozwSbCdQHLk9bAn2XyySYHihphxqg&s=10

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2025-2024 MALONYET = SIPRI KOSONG
      -
      ANKA = LEVEL ANGOLA
      SIPRI = LEVEL TIMOR LESTE
      -------------------------
      KLASIFIKASI OPERASIONAL DRONE ANKA
      -
      Kategori Dual-Role (UCAV & ISR - Serang & Intai):
      Indonesia: Kontrak 12 unit ($300 juta), Kazakhstan (produksi lisensi), Aljazair (10 unit Anka-S), Tunisia (pembeli ekspor pertama), Kirgistan, dan Chad.
      -
      Kategori Spesialis ISR & Patroli Maritim (Hanya Intai):
      MALONYET: Kontrak 3 unit varian maritim (Radar SAR) khusus pemantauan ZEE.
      Angola: Pengawasan infrastruktur minyak dan wilayah pesisir.
      -------------------------
      2025-2024 = SIPRI KOSONG = NO SHOPPING
      -
      SIPRI 2025 INDONESIA 1 LEMBAR = RAFALE F-4 | TP400-D6 | SHIP ENGINE | PPA-L-PLUS | A400M ATLAS | BORA | KHAN | ANKA-S | AIR REFUEL SYSTEM | LM-2500
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke.html
      -
      SIPRI 2025 MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
      TIMOR LESTE | BRUNEI | LAOS | KAMBOJA
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708590043
      ---------------------------------
      SIPRI 2024 INDONESIA 2 LEMBAR = KHAN | KAPLAN / HARIMAU | H225M CARACAL | AL-TARIQ (UEA) – KIT BOM | A400M ATLAS | SCORPENE EVOLVED | PPA (THAON DI REVEL CLASS) | RAFALE | BAYRAKTAR TB2 | C-130J-30 | KF-21 BORAMAE
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan.html
      -
      SIPRI 2024 MALONYET 1 LEMBAR = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      ----------------------------------
      2025 ZONK = MRCA LCS SPH MRSS
      5x PM DIJANGKA = NO SHOPPING
      6x MOD DIJANGKA = NO SHOPPING
      6x MOF DIJANGKA = NO SHOPPING
      ----------------
      🔍 DETAIL PROYEK
      • MRCA (2017–2025):
      o 2017: Inisiasi penggantian MiG-29.
      o 2023: FA-50 diumumkan sebagai interim.
      o 2025: Status ZONK (tidak ada MRCA baru).
      -
      • LCS (2011–2025):
      o 2011: Kontrak LCS ditandatangani.
      o 2022: Skandal audit terungkap.
      o 2025: Status ZONK (belum ada kapal operasional).
      -
      • SPH (2016–2025):
      o 2016: Proposal SPH diajukan.
      o 2025: Status ZONK (tidak ada akuisisi).
      -
      • MRSS (2016–2025):
      o 2016: Masuk rencana TLDM 15-to-5.
      o 2025: Status ZONK (belum dibangun).
      ----------------
      MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
      5x GANTI PM
      5x GANTI MOD
      6x GANTI MOF
      -
      LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
      5x GANTI PM
      6x GANTI MOD
      6x GANTI MOF
      -
      SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
      5x GANTI PM
      5x GANTI MOD
      6x GANTI MOF
      -
      MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
      5x GANTI PM
      5x GANTI MOD
      6x GANTI MOF
      ----------------
      DEBT 84,3% TO GDP
      KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
      5x GANTI PM
      6x GANTI MOF
      -
      TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
      KEKANGAN KEWANGAN
      5x GANTI PM
      6x GANTI MOD
      -
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • END OF 2025: RM 1.3 TRILLION
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP
      =============
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      ==========
      LOI NSM = LCS OMPONG
      LOI NSM = LCS OMPONG
      LOI TARANTULA = GOIB
      Mindef hari ini menandatangani surat hasrat (LOI) bernilai RM1.8 bilion kepada Mildef International Technologies Sdn. Bhd. (MILDEF).
      Selain Tarantula, Mindef turut menganugerahkan LOI bernilai RM800 juta kepada Lumut Naval Shipyard (Lunas) bagi perolehan kelengkapan logistik untuk kapal tempur pesisir (LCS). Seterusnya membekal 2 set pelancar Naval Strike Missile (NSM) bernilai RM44 juta.

      Hapus
    2. NUNUKAN – LABUHAN = 200 KM
      BOM : ITBM KHAN
      BOM : RAFALE
      BOM GARIBALDI+TB3+AKINCI = ASEAN | AUSTRALIA | ASIA TIMUR | ASIA SELATAN
      -------------------------------------------
      RADIUS GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN (MALONYET, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar)
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: MALONYET, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: MALONYET, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------------------------------
      RUDAL ITBM-600 / KHAN adalah sistem rudal balistik taktis (Short-Range Ballistic Missile) buatan Roketsan, Turki, yang telah memperkuat jajaran alutsista TNI AD sejak Agustus 2025. Berikut adalah rincian spesifikasi teknisnya:
      Spesifikasi Teknis Utama
      Jangkauan Operasional: 80 km hingga 280 km.
      Kecepatan Maksimal: Mencapai Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Akurasi (CEP): Kurang dari 10 meter, memberikan kemampuan serangan presisi tinggi.
      Berat Total: Sekitar 2.500 kg.
      Dimensi: Panjang kurang lebih 7,1 meter dengan diameter 610 mm.
      ------------------------------------------
      HOME BASE UNTUK PESAWAT TEMPUR RAFALE:
      Skadron Udara 12 (Panther Hitam): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
      Skadron Udara 1 (Elang Khatulistiwa): Berlokasi di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Skadron Udara 16 (Oxtail): Berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

      Hapus
    3. INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALONYET.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________

      5X PM 6X MOD = 2026 FREEZES - 2023 CANCELLED
      -
      2017:
      MiG-29N → PENSIUN
      Operasional berhenti total; tidak ada pengganti kelas berat hingga kini.
      -
      2018 - 2022:
      RAFALE, TYPHOON, GRIPEN, JF-17 → WACANA
      Semua batal karena masalah anggaran dan peralihan fokus ke jet tempur ringan.
      -
      2023:
      TEJAS → GAGAL
      Kalah saing dalam tender jet tempur ringan (FLIT-LCA).-
      -
      2023:
      FA-50 (M) → DEAL
      Kontrak 18 unit dari Korea Selatan (RM4 miliar) resmi ditandatangani.
      -
      2026: FA-50 → VETO USA
      AS dilaporkan memblokir integrasi rudal jarak menengah AMRAAM; jet terancam hanya bersenjata jarak pendek.
      -
      2026:
      F-18 KUWAIT → BATAL
      Pembelian 33 unit Hornet bekas resmi dibatalkan karena masalah teknis dan jadwal.
      ________________________________________
      KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..


      Hapus
    4. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: SPIRAL UTANG & KEBANGKRUTAN STRATEGIS
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan pemangkasan anggaran operasional seluruh kementerian akibat dampak krisis global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Puncak krisis Januari 2026 dengan 24.100 PHK (Data SOCSO/PERKESO); Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat investigasi suap pejabat tinggi dan mantan panglima.
      2025-2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Dua tahun berturut-turut tanpa catatan transfer senjata berat. Status sejajar dengan Laos dan Kamboja.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: Pembatalan resmi 5 tender infrastruktur oleh MINDEF karena kendala finansial.
      ________________________________________
      DATA UTANG & BEBAN RAKYAT 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Perhitungan Beban Utang Per Warga (Populasi 36,3 Juta):
      Beban Utang Pemerintah: RM 49.196 / jiwa.
      Beban Utang Household: RM 45.348 / jiwa.
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      ________________________________________
      BUKTI NYATA "GALI LUBANG TUTUP LUBANG" (2018–2026):
      2018 (Tabung Harapan): Fase putus asa fiskal melalui open donation rakyat untuk bayar utang negara yang menembus RM 1 Triliun.
      2019 (59%): Laporan Audit Negara mengungkap 59% pinjaman baru hanya untuk bayar utang lama.
      2023 (64,3%): Rekor tertinggi; dari RM 226,6 Miliar pinjaman kasar, sebesar RM 145,8 Miliar lari ke utang lama.
      2025-2026 (58%): Proyeksi konsisten di angka 58%. Lebih dari separuh uang pinjaman tidak menjadi pembangunan, melainkan hanya menyambung napas bunga utang.
      ________________________________________
      ANALISA PERTAHANAN: STAGNASI TOTAL
      Penurunan Daya Gentar: Merosot ke Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi di bawah Filipina (Peringkat 41).
      Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian Hornet bekas Kuwait membuktikan hilangnya kredibilitas finansial di pasar internasional (Tiada Cash).
      Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (Tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR menghantam sektor E&E, mematikan sumber pendapatan utama untuk bayar utang.

      Hapus
    5. MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ------------------------------------
      ITBM KHAN (Indonesian Tactical Ballistic Missile) adalah sistem rudal balistik taktis pertama milik Indonesia yang diproduksi oleh perusahaan pertahanan asal Turki, Roketsan.
      Detail Utama ITBM KHAN Indonesia:
      Identitas & Jangkauan: Dikenal juga sebagai ITBM-600, rudal ini merupakan versi ekspor dari rudal Bora milik Turki. Memiliki jangkauan tembak antara 80 hingga 280 km dengan akurasi tinggi (CEP < 10 meter).
      Kecepatan: Mampu melesat hingga Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Lokasi Penempatan: Sejak 1 Agustus 2025, rudal ini ditempatkan di Markas Yonarmed 18/Buritkang, Tenggarong, Kalimantan Timur, guna memperkuat pertahanan strategis di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
      Status Sejarah: Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal balistik ini.
      Sumber Berita & Informasi:
      Kabar mengenai kehadiran rudal ini bersumber dari pernyataan resmi otoritas pertahanan dan liputan media nasional:
      Pernyataan TNI AD: Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan konfirmasi mengenai proses pengadaan dan penempatan rudal tersebut melalui kanal Kompas TV dan Tribun Jateng.
      Lembaga Berita Nasional: Kantor Berita Antara melaporkan kedatangannya pada Agustus 2025.
      Media Massa Terkemuka: Berita detail mengenai spesifikasi dan penempatan strategisnya dimuat oleh Kompas.id dan CNBC Indonesia.
      Produsen: Spesifikasi teknis dasar merujuk pada data resmi dari Roketsan.

      Hapus
    6. JV-JD MISSILE INDONESIA
      RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
      RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
      RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
      -
      CSG KRI SRIWIJAYA
      Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
      • 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
      • 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
      • 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
      • 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
      • 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
      --------------------------------------------
      KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
      • RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
      • RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
      • RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
      ========================
      ========================
      NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      -
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = BANNED NSM
      LMS B1 = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      LAKSAMANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      KEDAH = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      PERDANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      HANDALAN = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      JERUNG = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      --------------------------------------------
      FAKTA : USD 20 MILLIAR/SHOPPING versus USD 4,5 MILLIAR/LEASING
      -
      1. INDONESIA 🇮🇩
      Anggaran: Rp335,2 triliun (~USD 20 miliar) | Naik 37% dari 2025.
      Sumber: CNBC Indonesia - Anggaran Pertahanan RI Loncat ke Rp335 T.
      -
      2. SINGAPURA 🇸🇬
      Anggaran: SGD 24,9 miliar (~USD 19,5–20 miliar) | 3–4% dari PDB.
      Sumber: Bloomberg - Singapore Projects Nearly $20 Billion Defense Spend.
      -
      3. VIETNAM 🇻🇳
      Anggaran: USD 6–7 miliar (Estimasi) | Target USD 10,2 miliar (2029).
      Sumber: Data indeks militer regional Lowy Institute Asia Power Index.
      -
      4. THAILAND 🇹🇭
      Anggaran: 204.434 juta Baht (~USD 5,7 miliar).
      Sumber: Laporan belanja sektor publik Lowy Institute - Military Expenditure.
      -
      5. FILIPINA 🇵🇭
      Anggaran: PHP 295–299 miliar (~USD 5,2 miliar) | Naik 16% dari 2025.
      Sumber: Dokumen resmi Department of Budget and Management (DBM) Philippines.
      -
      6. MALONSIA 🇲🇾
      Anggaran: RM 21,74 miIiar (~USD 4,5–4,7 miliar).
      Sumber: The Sun Malonsia - Budget: Over RM21 billion allocated to boost national security.

      Hapus
  42. INDONESIA sudah punya 56 unit

    Dengan kepemilikan 56 unit tersebut, Indonesia resmi menempati posisi sebagai operator SPH CAESAR terbesar di kawasan Asia serta terbesar ketiga di dunia setelah Prancis dan Arab Saudi. Seluruh armada ini menggunakan platform truk sasis 6x6 dan dioperasikan oleh jajaran satuan Kostrad TNI-AD

    BalasHapus
  43. malaydesh masih status UJI COBA....


    Beda dong dengan INDONESIA punya 56 unit SPH CAESAR 155 mm 6x6


    KL = Kemiskinan Lagi

    KL = Ketinggalan Lagi

    BalasHapus
  44. KALO TAK HOBBY MEMBUAL DAN BUAT MALU BUKAN MELAYU TOLOL MALAYDESH NAMANYA 🤣🤣🤣🤡🤡🤡🇲🇾🇲🇾🇲🇾💩💩💩💩


    Pembelian 18 unit Self-Propelled Howitzer (SPH) CAESAR oleh Malaysia dari konsorsium KNDS tidak menggunakan skema beli tunai murni (cash), melainkan melalui anggaran belanja pertahanan resmi yang disetujui pemerintah dan dialokasikan lewat anggaran tahunan (seperti Anggaran 2026/Kementerian Keuangan), yang kerap disertai pengaturan kontrak pengadaan, lisensi transfer teknologi, serta perakitan lokal.
    • Nilai Kontrak: Sekitar RM819 juta hingga hampir RM900 juta untuk 18 unit beserta dukungan terkait.
    • Skema Pendanaan: Didanai melalui alokasi anggaran pertahanan pemerintah Malaysia, bukan skema cash and carry pribadi atau barter komoditas sawit seperti beberapa isu yang sering beredar di media sosial.

    BalasHapus
  45. 🇮🇩 Orang Kaya


    https://youtu.be/RC2xxlGM2ng?si=xjb9bPbxYRbcVMW5

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngasah iri lage Si M 😁
      ‎
      ‎Mrca premium mahal yaa, ngga mampu beli deh Si M 😁🤓
      ‎
      ‎Rafale B F4i berkursi ganda bernomor ekor T-0305 pesanan Indonesia utk TNI Angkatan Udara menjalani uji jalan berkecepatan tinggi (high-speed taxi test) di Bordeaux-Mérignac, Prancis, untuk mengevaluasi kinerja sistem pengereman melalui akselerasi di landasan tanpa lepas landas.
      ‎
      ‎https://x.com/AntoniusWibow10/status/2110570153952080303

      Hapus
  46. Shopping MRCA kawasan manteb haha!🤑👌😉
    thai= gipeng
    sing= f35
    kita= rafale, surabaya 35, juliet 10ce

    masa kl lca???...bner2 dmiskinos haha!👎😋🤥

    BalasHapus
  47. Kirain malaydesh shoping SPH. Tapi lihat budget coput kayaknya mereka hanya mampu sewa utk parade

    BalasHapus
  48. MRCA Rafale kita kelas FIFA ASEAN CUP🏆setara WORLD CUP haha!🥳🤗✌️

    sedangkan
    lca fa50Murah negri🎰kasino semenanjung kuala lumpo kelas AFF, piala chiki haha!👎🍌🤣

    BalasHapus
  49. Klub Rayo Vallecano sambut
    Kiper kita Emil Audero Mulyadi
    ASEAN CUP WINNER hore haha!🏆🥳👍

    Fantastis....
    Juara FIFA World Cup 2026 Spanyol🏆
    sambut
    Juara FIFA ASEAN CUP 2026 Indonesia🏆

    Mantap punyak...kahsiyan aff piala chiki kl gak dianggap duniya haha!👎🍌😝

    yaa makloum
    BEDA LEVEL BEDA KASTA🔥
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122303069696246961&id=61557408853456

    BalasHapus
  50. percayalah sph seblah dalam bentuk poto poster haha!👎🍌😝
    kahsiyan takde wang...Misqueen😶‍🌫️

    BalasHapus
  51. ✅️Welkam Arina Varaksina
    calon bule naturalisasi cabang tenis hore haha!😎🤗🥳
    nama aja uda lokal impian om smilikity haha!🤭✌️👍

    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1637220561777787&id=100064695756253

    BalasHapus
    Balasan
    1. kahsiyan warganyet pasti NGAMUK🔥 bule demen rp,
      rm gak laku haha!👎🍌🤥

      Hapus
  52. Guys.... SHOPING CAESAR BARU guys....HOREYYYYYYY.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ------------------------------------
      ITBM KHAN (Indonesian Tactical Ballistic Missile) adalah sistem rudal balistik taktis pertama milik Indonesia yang diproduksi oleh perusahaan pertahanan asal Turki, Roketsan.
      Detail Utama ITBM KHAN Indonesia:
      Identitas & Jangkauan: Dikenal juga sebagai ITBM-600, rudal ini merupakan versi ekspor dari rudal Bora milik Turki. Memiliki jangkauan tembak antara 80 hingga 280 km dengan akurasi tinggi (CEP < 10 meter).
      Kecepatan: Mampu melesat hingga Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Lokasi Penempatan: Sejak 1 Agustus 2025, rudal ini ditempatkan di Markas Yonarmed 18/Buritkang, Tenggarong, Kalimantan Timur, guna memperkuat pertahanan strategis di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
      Status Sejarah: Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal balistik ini.
      Sumber Berita & Informasi:
      Kabar mengenai kehadiran rudal ini bersumber dari pernyataan resmi otoritas pertahanan dan liputan media nasional:
      Pernyataan TNI AD: Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan konfirmasi mengenai proses pengadaan dan penempatan rudal tersebut melalui kanal Kompas TV dan Tribun Jateng.
      Lembaga Berita Nasional: Kantor Berita Antara melaporkan kedatangannya pada Agustus 2025.
      Media Massa Terkemuka: Berita detail mengenai spesifikasi dan penempatan strategisnya dimuat oleh Kompas.id dan CNBC Indonesia.
      Produsen: Spesifikasi teknis dasar merujuk pada data resmi dari Roketsan.

      Hapus
    2. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      KETIDAKSTABILAN POLITIK = PROCUREMENT CHAOS
      5x Ganti PM = PRANK MRCA SPH LCS
      6x Ganti Menteri Pertahanan = PRANK MRCA SPH LCS
      ________________________________________
      DAFTAR "PRANK" ALUTSISTA (WINDOW SHOPPING):
      PRANK PAKISTAN (JF-17): Hanya sebatas minat; kesepakatan tidak pernah final.
      PRANK INDIA (TEJAS): Negosiasi "lanjut" untuk ganti MiG-29; gagal terpilih/batal.
      PRANK TURKI (YAVUZ/MKE): Akuisisi SPH 155mm terus ditinjau ulang tanpa hasil.
      PRANK FRANCE (NEXTER): LoI diteken DSA 2016 (20 unit); nol realisasi kontrak.
      PRANK INDONESIA (PT PAL): Klaim kontrak MRSS Agustus; batal terealisasi.
      PRANK FRANCE (DASSAULT): Klaim bicara eksklusif 18 Rafale ($2B); beku/batal.
      PRANK SLOVAKIA (EVA): Ekspektasi SPH 155mm berakhir tanpa kontrak.
      PRANK CHINA (KS-1A): Janji rudal & transfer teknologi; tidak terwujud.
      PRANK UN (IAG GUARDIAN): Ditolak PBB karena spek rendah; biaya tidak diganti (Sanksi).
      ________________________________________
      HUTANG & LIABILITAS MALONSIA 2010–2026:
      2010: RM 407,1 Miliar – Pertumbuhan pasca-krisis global.
      2014: RM 582,8 Miliar – Berdasarkan Laporan Keuangan Federal.
      2018: RM 1,19 Triliun – TRANSPARANSI BARU: Skandal 1MDB & Liabilitas PPP.
      2020: RM 1,32 Triliun – Lonjakan stimulus pandemi COVID-19.
      2023: RM 1,53 Triliun – Warisan hutang dikonfirmasi PM Anwar Ibrahim.
      2024: RM 1,63 Triliun – Estimasi Belanjawan (APBN) 2024.
      2026: RM 1,79 Triliun – Target Economic Outlook 2026.
      ________________________________________
      ANALISA SUMBER DATA:
      Bloomberg & Reuters: Total hutang tembus RM 1 Triliun (Efek 1MDB).
      The Edge: Akumulasi utang federal lampaui ambang batas baru.
      MOF 2026: Target manajemen utang di tengah risiko fiskal tinggi.
      ________________________________________
      INDONESIA .....
      MODERNISASI TUNAI & STABIL:
      KEPEMIMPINAN: Transisi stabil; tidak ada pembatalan kontrak strategis.
      STATUS: LENGKAP (Rafale, F-15IDN, Scorpene Evolved).
      FISKAL: Hutang 40% dari GDP; jauh di bawah limit keamanan 60%.

      Hapus
    3. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Analisa Kekuatan Udara: Buying vs. Prank
      Indonesia melakukan modernisasi masif dengan kontrak resmi (Firm Order), sementara MALAYSEWA terjebak dalam pembatalan dan wacana:
      Indonesia (Realisasi & Kontrak G2G):
      42 Rafale: Kontrak lunas dan efektif (Dassault Aviation).
      48 KAAN (Gen-5): Kerja sama strategis G2G dengan Turki (TAI).
      48 KF-21 Boramae (Block II): Kesepakatan tahap akhir dengan Korea Selatan (KAI).
      24 M-346F: Penandatanganan Letter of Award (LOA) dengan Leonardo.
      MALAYSEWA (Pembatalan & Kegagalan):
      F-18 Kuwait: Resmi BATAL (2026) setelah 4 kali upaya negosiasi (New Straits Times).
      Status "Prank": Wacana JF-17, Rafale, Typhoon, dan Tejas berakhir tanpa kontrak.
      MiG-29N: Pensiun tanpa pengganti (Tiada Ganti).
      FA-50: Mengalami hambatan blokir/lisensi dari AS.
      -
      Analisa Geografis & Jangkauan Tempur
      Jarak Pekanbaru ke KL (291 KM) dan Pontianak ke Sarawak (498 KM) sangat pendek dibandingkan radius tempur jet tempur baru Indonesia:
      Rafale: ±1.852 KM (Sanggup menjangkau seluruh wilayah semenanjung dan Kalimantan).
      KAAN & KF-21: ±1.100–1.400 KM (Dominasi ruang udara regional).

      Hapus
    4. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Senjata Utama Belum Final: Kontrak rudal anti-kapal (SSM), pertahanan udara (SAM), dan sistem pengecoh (IDLS) tertunda akibat masalah administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Pakai Torpedo Lama: Pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan menggunakan stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Rudal NSM Banned Norwegia: Kontrak rudal anti-kapal NSM belum selesai karena pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Siap Penuh Desember 2035: Operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035 menunggu penyelesaian lima kontrak pelengkap (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      NSM = BANNED
      NSM = BANNED
      NSM = BANNED
      KRISIS ALUTSISTA (LCS FAILURE):
      NORWAY EXPORT BLOCKADE: Keputusan sepihak Norwegia (April 2026) melarang pengiriman rudal NSM. Kontrak dibatalkan tanpa pemberitahuan awal.
      PCU MAHARAJA LELA (LCS1): Dudukan peluncur (ramps) NSM yang sudah terpasang harus DICOPOT/UNINSTALLED dari kapal. Kapal perang baru tanpa taring rudal strategis.
      STRATEGIC VACUUM: Kegagalan ini menciptakan kekosongan sistem pertahanan udara dan permukaan yang fatal.
      ________________________________________
      "CLAIM OF WEALTH = RISING DEBT BURDEN"
      TOTAL BEBAN HUTANG PER KAPITA (GOVT + HOUSEHOLD):
      2026: RM 94,544 (Lonjakan drastis RM 12,546 dalam setahun).
      2025: RM 81,998
      2024: RM 79,315
      2023: RM 74,587
      2022: RM 70,901
      2021: RM 67,667 (Puncak pandemi).
      STATUS FISKAL 2026:
      GOVT DEBT-TO-GDP: 70,5% (OVER LIMIT 65%).
      HOUSEHOLD DEBT-TO-GDP: 84,3% (OVER LIMIT 65%).
      ________________________________________
      ANALISA PEMIMPIN (INTERNAL CRITIC):
      MAHATHIR (MALAS/MISKIN): Mengkritik etnis mayoritas tetap miskin karena enggan bekerja keras dan cenderung menyalahkan pihak lain (NYT 2025, Kompas 2019).
      ANWAR IBRAHIM (MISKIN/TADBIR): Menyoroti kemiskinan tegar yang menyiksa rakyat, terutama korban banjir. Menunda proyek triliunan karena masalah tata kelola (Bernama 2025, ST 2022).
      ________________________________________
      RINCIAN DATA HUTANG 2026:
      Hutang Kerajaan: RM 1,79 Triliun (Beban per orang: RM 49,196).
      Hutang Isi Rumah: RM 1,65 Triliun (Beban per orang: RM 45,348).
      Total Populasi: 36.385.115 Jiwa.
      Status: FISCAL PARALYSIS – Beban hutang akumulatif melumpuhkan daya beli dan kemampuan belanja pertahanan.
      ________________________________________
      INDONESIA .....
      KONDISI FISKAL (CONTRAST):
      GOV. DEBT: 40% OF GDP (Jauh di bawah batas 60%).
      GDP: USD 1,44 TRILIUN.
      STATUS: LENGKAP – Pembayaran tunai alutsista Rafale, M346FA, dan KAAN tetap berjalan stabil di tengah krisis tetangga.

      Hapus
    5. JV-JD MISSILE INDONESIA
      RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
      RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
      RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
      -
      CSG KRI SRIWIJAYA
      Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
      • 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
      • 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
      • 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
      • 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
      • 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
      --------------------------------------------
      KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
      • RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
      • RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
      • RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
      ========================
      ========================
      NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
      -
      PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
      LCS = BANNED NSM
      LMS B1 = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
      LEKIU = EXO B2 EXPIRED
      KASTURI = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      LAKSAMANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      KEDAH = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      PERDANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      HANDALAN = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      JERUNG = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
      --------------------------------------------
      BILA BERUK MERASA JADI MANUSIA = MANGKRAK LCS 2035-2011 : 24 TAHUN
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP❌
      NSM BANNED❌
      AMRAAM BLOKIR❌
      F18 BATAL❌
      UH60A BATAL❌
      REWORK 4000 PIPA DAN KABEL❌
      SIPRI KOSONG❌
      -
      • LCS Maharaja Lela: Korupsi pangkas proyek jadi 5 kapal; dari 2011 belum ada yang selesai hingga target Desember 2035. (Free Malonsia Today / Naval News)
      -
      • OPV MMEA: 3 kapal patroli tertunda, sempat miring, dan kontrak galangan resmi diputus akhir 2024. (The Edge Malonsia / Kemenlu Malonsia)
      -
      • STRIDE & Rudal Taming Sari: Proyek tank dan rudal mangkrak jadi pajangan pameran karena nihil dana dan pesanan. (STRIDE Mindef)
      -
      • VB Berapi LP06: Senapan nasional gagal total karena desain aneh dan ditolak militer. (Military-Today

      Hapus
  53. Guys.... SHOPING CAESAR BARU guys....HOREYYYYYYY.... 😎😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾



    MALAYSIA BECOMES THE 15TH CAESAR CUSTOMER COUNTRY WITH AN INITIAL ORDER OF 18 ARTILLERY SYSTEMS

    https://knds.com/en/press-releases/malaysia-becomes-the-15-th-caesar-customer-country-with-an-initial-order-of-18-artillery-systems

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    2. F18 UMUR 30 TAHUN = ITAR USA
      F18 UMUR 30 TAHUN = ITAR USA
      F18 UMUR 30 TAHUN = ITAR USA
      -
      1. Ketidakpastian Garis Waktu (Timeline)
      Masalah utama adalah efek domino dari pengadaan pesawat Kuwait sendiri. Kuwait baru akan melepas armada Hornet lama mereka setelah menerima jet pengganti, yaitu F/A-18E/F Super Hornet dan Eurofighter Typhoon dari Amerika Serikat dan Eropa. Keterlambatan pengiriman pesawat baru ke Kuwait menyebabkan jadwal transfer ke MALONYET terus bergeser hingga diperkirakan melampaui tahun 2027.
      -
      2. Evaluasi Teknis & Biaya Upgrade
      Hasil evaluasi tim teknis Tentera Udara Diraja MALONYET (TUDM) pada akhir 2025 menunjukkan beberapa kendala serius:
      Ketidakcocokan Sistem: Meskipun modelnya serupa, Hornet Kuwait memiliki perbedaan pada sub-system, perangkat lunak (software), dan perangkat keras (hardware) dibandingkan dengan armada Hornet yang sudah dimiliki MALONYET.
      Biaya Tinggi: Diperlukan biaya sekitar US$4 juta per jet untuk melakukan upgrade agar sesuai dengan standar operasional MALONYET.
      Usia Pakai: Dengan usia pesawat yang sudah mencapai 30 tahun, investasi besar untuk upgrade dianggap tidak sebanding dengan sisa masa pakai yang hanya tersisa sedikit sebelum masa pensiun.
      -
      3. Risiko Logistik & Dukungan AS
      Sebagai produsen asli, Amerika Serikat memegang kendali penuh atas izin transfer teknologi. Terdapat kekhawatiran mengenai kepastian dukungan suku cadang dan pemeliharaan jangka panjang dari pihak AS jika MALONYET tetap melanjutkan akuisisi pesawat tua tersebut. Pemerintah MALONYET menilai risiko logistik ini terlalu besar untuk ditanggung di masa depan.
      KRONOLOGI "PRANK" PERTAHANAN MALONYET (2005 – 2026)
      ________________________________________
      2005: Prank China (Rudal KS-1A)
      Klaim: Najib Razak menyatakan setuju membeli rudal KS-1A dengan imbalan transfer teknologi.
      Hasil: Zonk. Tidak ada realisasi pembelian hingga dekade berikutnya.
      -
      2014: Prank Prancis (Dassault Rafale)
      Klaim: Mempersempit pilihan ke Rafale untuk 18 unit jet tempur (USD 2 miliar).
      Hasil: Mangkrak. Ditunda tanpa batas waktu karena kendala anggaran akut.
      -
      2016: Prank Prancis (Nexter Caesar)
      Klaim: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk 20 unit artileri 155mm.
      Hasil: Batal. Kontrak resmi tidak pernah ditandatangani; beralih ke unit lain.
      -
      2017: Prank Pakistan (JF-17 Thunder)
      Klaim: Pernyataan ketertarikan resmi dari pejabat Kemenhan Pakistan.
      Hasil: Prank. Tidak ada akuisisi, hanya sebatas wacana di media.
      -
      2018: Prank Indonesia (PT PAL MRSS)
      Klaim: Janji penandatanganan kontrak kapal MRSS pada Agustus 2018.
      Hasil: Zonk. Hingga kini kontrak dengan PT PAL Indonesia tidak pernah terealisasi.
      -
      2022: Prank India (HAL Tejas)
      Klaim: Tejas jadi kandidat kuat pengganti MiG-29 dan masuk tahap negosiasi lanjut.
      Hasil: Prank. Justru memilih FA-50 dari Korsel pada 2023.
      -
      2022: Prank Turki (MKE Yavuz)
      Klaim: Peninjauan rencana akuisisi artileri Yavuz 155mm.
      Hasil: Batal. Diganti dengan sistem lain/dibatalkan total.
      -
      2022: Prank Slovakia (EVA 155mm)
      Klaim: Harapan penyelesaian kesepakatan pasokan artileri EVA.
      Hasil: Mangkrak. Tidak ada kelanjutan kontrak yang nyata.
      -
      2023: Prank PBB (IAG Guardian)
      Klaim: Pengiriman unit untuk misi UNIFIL.
      Hasil: Gagal Operasional. Dinyatakan tidak layak spek oleh PBB, berujung sanksi pemotongan biaya.
      -
      2024–2025: Prank Black Hawk
      Klaim: Rencana sewa 4 helikopter UH-60A Black Hawk dari Aerotree Defence untuk ganti helikopter Nuri.
      Hasil: Mangkrak. Proses berbelit dan tidak ada kepastian unit tiba.
      -
      2026: Prank Kuwait (F/A-18 Hornet) – UPDATE
      Klaim: Ketertarikan kuat membeli jet bekas Kuwait untuk penguatan instan.
      Hasil: Dibatalkan Resmi. Kabinet secara formal membatalkan rencana ini pada Februari 2026 karena masalah biaya logistik dan hasil evaluasi teknis yang buruk.
      -
      2026: Pembekuan Total (Anwar Ibrahim)
      Kejadian: PM Anwar Ibrahim mengumumkan pembekuan seluruh pengadaan militer akibat penyelidikan korupsi dan kartel di tubuh Kemenhan

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: SUPERIOR & LENGKAP
      Anggaran Pertahanan 2026: USD 20 Miliar (Rp 335,2 Triliun).
      Pertumbuhan: Melonjak 37% dari tahun sebelumnya.
      Status SIPRI 2024-2025: LENGKAP (Transfer alutsista aktif).
      Daftar Belanja Alutsista Utama:
      42 Jet Rafale F-4 (Prancis).
      F-15IDN (USA).
      Kapal Selam Scorpene Evolved (Full Li-Ion Battery).
      Kapal Perang PPA-L-Plus & Frigat Merah Putih.
      Drone Tempur Anka-S (Turki).
      Rudal Balistik Khan & Bora.
      Kesehatan Fiskal:
      GDP: USD 1,44 Triliun.
      Hutang Pemerintah: 40% dari GDP (Jauh di bawah limit 60%).
      HUtang Household: 16% dari GDP.
      Defisit: 2,9%.
      Kekuatan Militer: Doktrin Pertahanan Total dengan integrasi teknologi tinggi.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KRISIS & MISKIN
      Anggaran Pertahanan 2026: USD 4,7 Miliar (DIPANGKAS TOTAL).
      Status SIPRI 2024-2025: KOSONG (Nol transfer senjata global).
      Krisis 2026:
      PHK Massal: 24.100 pekerja (Data SOCSO Januari 2026).
      Freeze Procurement: Pembekuan seluruh kontrak akibat skandal suap pejabat senior.
      Cut Budget: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional karena krisis finansial.
      Kegagalan Alutsista (Daftar Prank):
      NSM BANNED: Rudal NSM dilarang ekspor oleh Norwegia; dudukan rudal di kapal LCS harus dicopot.
      F/A-18 Kuwait: Batal (4x surat resmi ditolak).
      LCS Mangkrak: Proyek kapal perang karatan dan penuh cacat kabel/pipa.
      Prank Global: Pembatalan minat pada Tejas (India), JF-17 (Pakistan), Yavuz (Turki), dan Rafale (Prancis).
      Kesehatan Fiskal (Darurat):
      GDP: USD 416,90 Miliar.
      Hutang Pemerintah: 70,5% (OVER LIMIT 65%).
      HUtang Household: 84,3% (OVER LIMIT 65%).
      Defisit: 3,8% (Tidak pernah surplus sejak 1998).
      Beban Hutang Per Kapita (2026): RM 94,544 per jiwa.
      Sistem "Serba Sewa" (Rental Defence):
      Sewa Helikopter Black Hawk & AW139 (Bukan milik sendiri).
      Sewa Jet L-39 di Kanada untuk latihan pilot.
      Sewa Motor Polis, Truk, dan Kapal Hidrografi.
      Kondisi Internal: Ketidakstabilan politik (5x Ganti PM & 6x Ganti Menhan) melumpuhkan perencanaan jangka panjang.
      KESIMPULAN:
      INDONESIA BELI TUNAI VS MALONSIA SERBA SEWA KARENA HUTANG MENUMPUK.

      Hapus
    4. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Analisa Fiskal: Disiplin vs. Spiral Utang
      Perbedaan fundamental dalam cara membiayai pertahanan:
      Indonesia (Procurement/Buying): Rasio utang pemerintah sehat (40% GDP). Membeli aset untuk menjadi pemilik penuh.
      MALAYSEWA (Leasing/Sewa): Rasio utang kritis (69% GDP) dengan utang rumah tangga ekstrem (84,3%). Karena krisis kas, MALAYSEWA berubah menjadi "Negara Penyewa":
      Aset Sewaan: Helikopter Black Hawk (Aerotree), AW139, EC120B, Pesawat L39, Kapal Hidrografi, hingga Motor BMW R1250RT.
      Status SIPRI: Indonesia mencatat "Lembar Belanja Penuh", MALAYSEWA KOSONG/ZONK selama 2 tahun berturut-turut (2024-2025).
      -
      Beban Rakyat & Masa Depan
      Beban Per Kapita: Setiap warga MALAYSEWA menanggung beban utang kumulatif sebesar RM 81.998.
      Gali Lubang Tutup Lubang: Tren utang baru hanya untuk membayar bunga utang lama sejak 2010, menyebabkan kemandekan pembangunan militer (LCS mangkrak, MRCA vakum).

      Hapus
    5. MALONSIA KLAIM CASH KAYA = GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP:
      -
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      --------------------------------
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET
      MALONSIA’s treasury has ordered all government ministries and agencies to cut their operating budgets for 2026 due to the impacts of the Middle East conflict
      --------------------------------
      Mei 2026 : NSM BANNED
      Norwegia memblokir pengiriman NSM ke MALONSIA akibat kebijakan baru yang melarang ekspor senjata canggih ke negara non-NATO
      --------------------------------
      2026 = FREEZE PROCUREMENT
      The freeze was imposed on January 16, 2026, targeting military and police contracts after bribery allegations against senior officials, including a former army chief.
      --------------------------------
      2026 = REWORK PIPA DAN KABEL
      Naval Group buat audit ataupun re-work 4000 pemasangan perpaipan dan juga kabel.
      --------------------------------
      2025 SIPRI MALONSIA = KOSONG
      Https://defense-studies.blogspot.com/2026/03/transfer-persenjataan-dari-dan-ke_17.html?lr=1773708518608
      --------------------------------
      2024 SIPRI MALONSIA = KOSONG
      https://defense-studies.blogspot.com/2025/03/order-dan-transfer-persenjataan-ke-dan_14.html
      --------------------------------
      2023 Pembatalan 5 Tender (2023): MINDEF membatalkan 5 tender bekalan dan infrastruktur. Sumber: Kenyataan Rasmi MINDEF & Laporan Berita.
      --------------------------------
      2026 CNBC Indonesia & HLIB: Menganalisis data SOCSO (PERKESO) terkait total 24.100 PHK dan puncaknya di Januari 2026.
      --------------------------------
      Februari 2026 F/A-18 : BATAL
      Hornet bekas Kuwait resmi batal setelah 4 kali Surat (laporan NST & Bernama).
      --------------------------------
      Analisa Fenomena "BORROWING TO REPAY DEBT" (2018–2026)
      MALONSIA terjebak dalam Debt-Servicing Cycle kronis, di mana pinjaman baru habis hanya untuk membayar bunga dan pokok utang lama:
      Titik Nadir (2023): Rekor tertinggi 64,3% dari total pinjaman kasar (RM145,8 Miliar) lari ke pembayaran utang lama.
      Proyeksi 2025-2026: Konsisten di angka 58% - 58,9%. Artinya, lebih dari separuh uang yang dipinjam negara tidak menjadi pembangunan, melainkan hanya menyambung napas utang.
      Tabung Harapan (2018): Bukti nyata keputusasaan fiskal melalui metode open donation rakyat untuk membantu utang negara yang menembus RM1 Triliun.
      -
      Analisa Eskalasi Utang & Liabilitas (2010–2026)
      Terjadi ledakan utang dalam kurun waktu 16 tahun yang melumpuhkan daya beli alutsista secara tunai:
      Tahun 2010: RM 407,1 Miliar.
      Tahun 2018: Menembus angka psikologis RM 1,19 Triliun.
      Tahun 2026: Diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun.
      Rasio Utang vs GDP (Statista): Konsisten berada di ambang batas bahaya 68% - 69% hingga tahun 2029, memicu risiko gagal bayar jika terjadi guncangan ekonomi global.
      -
      Analisa Pertahanan: "Efek Domino Krisis Fiskal"
      Krisis uang tunai berdampak langsung pada status militer di mata dunia (SIPRI & GFP):
      Vakum SIPRI (2024-2025): Status "KOSONG" selama 2 tahun berturut-turut. Tidak ada transfer senjata berat karena keterbatasan anggaran pembangunan (CAPEX).
      Kegagalan F/A-18 Hornet: Pembatalan 4 kali upaya pembelian dari Kuwait menjadi bukti nyata ketidakmampuan finansial menyediakan cash untuk alutsista second-hand sekalipun.
      Peringkat GFP 2026: Merosot ke peringkat 42 dunia (Posisi ke-7 di ASEAN), resmi disalip oleh Filipina yang lebih aktif melakukan modernisasi.
      -
      Analisa Reputasi & Sanksi Internasional
      Tekanan AS: Sanksi Section 301 (Tarif ekspor 10-25%) dan IEEPA mengancam sektor manufaktur E&E yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang.
      Kegagalan Administrasi: Sanksi CAS & AFC akibat penggunaan pemain naturalisasi ilegal (Kalah WO 0-3) adalah cerminan dari rusaknya tata kelola birokrasi nasional yang berdampak pada reputasi internasional.
      Dampak regional: Kehilangan posisi di Piala Asia 2027 yang direbut Vietnam mempertegas mundurnya pengaruh diplomasi MALONSIA.


      Hapus
    6. LCS DELAY 2035-2011 : 24 TAHUN = DEFISIT TAHUN 1998 - 2026 : 28 TAHUN
      GOVT DEBT 70,5% HOUSEHOLD 84,3% TO GDP .........
      REVENUE: RM334.1 BILLION
      EXPENDITURE: RM470 BILLION
      SUBSIDY BURDEN: 23.9%
      BORROWING TO REPAY DEBT: RM470 – RM334.1 = DEFICIT OF RM135.9
      ------------------------------
      F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
      F18 MALONYET NGEMIS = F15 INDONESIA RILIS
      ------------------------------
      GOVERNMENT REVENUE =
      Ranges from RM334.1 Billion to RM343.1 Billion (75.8% from taxes and 24.2% non-tax/Petronas).
      -
      TOTAL EXPENDITURE =
      Reaches RM419.2 Billion to RM470 Billion.
      -
      BUDGET ALLOCATION =
      RM338.2 Billion is spent on operations (salaries, pensions, subsidies) and only RM81 Billion for infrastructure development.
      -
      MAIN REASONS FOR BORROWING =
      REVENUE COMPLETELY DEPLETED:
      Pure operating costs (RM338.2 Billion) directly consume nearly 100% of all incoming government revenue.
      -
      CHRONIC BUDGET DEFICIT:
      The massive gap between revenue and total spending creates a deficit hole of 3.5% to 3.6% of GDP.
      -
      CHRONIC BUDGET DEFICIT:
      The wide gulf between total revenue (~RM343 billion) and total expenditure (~RM419–RM470 billion) creates a budget deficit ranging from 3.5% to 3.6% of the country's GDP. The only way for the MALAYSEWA government to plug this tens-of-billions-of-ringgit funding gap is by ISSUING NEW GOVERNMENT BONDS.
      --------------------------------------------
      MALAYSEWA DEBT DATA 2026
      Government Debt: RM 1.79 trillion (Government Debt-to-GDP Ratio: 70.5% - Statutory Limit: 65%)
      Household Debt: RM 1.65 trillion (Household Debt-to-GDP Ratio: 84.3% - Statutory Limit: 65%)
      MALAYSEWA Population 2026: 36,385,115 people
      -
      DEBT PER CAPITA CALCULATION FOR MALAYSEWA 2026
      Government Debt: RM 1,790,000,000,000 / 36,385,115 = RM 49,196
      Household Debt: RM 1,650,000,000,000 / 36,385,115 = RM 45,348
      ➡️ TOTAL CUMULATIVE BURDEN PER CITIZEN: RM 49,196 + RM 45,348 = RM 94,544
      --------------------------------------------
      Analisis Geopolitik & Pertahanan (Stagnasi Total)
      Vakum Alutsista (SIPRI 2024-2025): Status "Kosong" selama dua tahun berturut-turut menandakan tidak adanya transfer senjata berat yang masuk. Hal ini mengonfirmasi kegagalan proses modernisasi di saat negara tetangga (Indonesia/Singapura) melakukan pengadaan masif.
      Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di mata penjual internasional.
      Penurunan Daya Gentar: Peringkat Global Firepower (GFP) 42 (ke-7 di ASEAN) menempatkan militer MALAYSEWA di bawah Filipina, menunjukkan efek domino dari penundaan proyek LCS dan ketergantungan pada aset tua.
      Analisis Fiskal & Ekonomi (Spiral Utang)
      Debt-Servicing Cycle: Dengan proyeksi utang menyentuh RM 1,79 Triliun pada 2026, fenomena "Gali Lubang Tutup Lubang" (58% pinjaman baru hanya untuk membayar cicilan) telah mengunci anggaran negara.
      Rasio Bahaya: Rasio utang terhadap GDP yang stabil di angka 68%-70% sejak 2024-2026 membatasi ruang gerak fiskal untuk subsidi domestik maupun belanja modal militer.
      Hambatan Dagang AS: Sanksi Section 301 (tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA oleh USTR Amerika Serikat akan memukul sektor manufaktur dan E&E, yang merupakan tulang punggung pendapatan negara untuk membayar utang tersebut.
      Analisis Reputasi & Diplomasi (Sanksi Internasional)
      Runtuhnya Prestasi Olahraga: Kekalahan di CAS dan sanksi AFC (Kalah WO 0-3) akibat penggunaan 7 pemain naturalisasi ilegal bukan sekadar masalah sepak bola, melainkan cerminan kegagalan administrasi sistemik di tingkat federasi.
      Kehilangan Posisi Regional: Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 dan pemberian posisi tersebut kepada Vietnam mempertegas penurunan pengaruh dan daya saing negara di kawasan ASEAN.
      Kesimpulan Strategis
      Tahun 2026 menjadi titik nadir di mana krisis utang pemerintah berdampak langsung pada pelemahan pertahanan nasional dan reputasi internasional. Model pengadaan "Barter CPO" dan "Kredit 100%" terbukti belum cukup untuk menambal kekosongan armada tempur di tengah tekanan sanksi dagang global.

      Hapus
  54. SHOPING CASH CAESAR SPH versi baru guys.....HOREYYYYY



    Malaysia Peroleh 18 Buah Meriam Bergerak CAESAR 155mm KNDS, Perkukuh Keupayaan Tempur Tentera Darat Malaysia

    https://defencesecurityasia.com/malaysia-caesar-155mm-knds-pemodenan-artileri-indo-pasifik-2026/

    BalasHapus
    Balasan

    1. CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      CLUB CAESAR
      ------------------
      CAESAR CLUB = The CAESAR club was launched on November 14 at the camp of Canjuers by the French Ground Force (Armée de Terre), the DGA (Direction Générale de l'Armement) and KNDS. The aim of this club is to promote the CAESAR family and contribute to strengthening interoperability between the French Army and customer armies, as well as sharing operational topics, including maintenance, concerning this system. It will also provide useful feedback for the French Army and Nexter, a company of KNDS, with a view to developing the entire CAESAR family.
      The ‘CAESAR club’ aims to bring together its different user countries and share feedback. Around the manufacturer, KNDS, the officialization in Canjuers gathered countries using the self-propelled howitzer: France (76), Thailand (6), Saudi Arabia (132), Indonesia (55), Czech Republic (62), Belgium (9 GN ordered) and Lithuania (18). And Ukraine for several months.
      ====================
      ====================
      🦧GORILA KLAIM = 2024 SPH DATANG
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      WOIIII SUDAH 2026
      ------------------
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys

      Hapus
    2. 2026 = BATAL F18 KENDALA BIAYA DAN LOGISTIK.
      2025 – 2017 = NGEMIS F18
      -
      MALONYET has reportedly sought the Kuwaiti jets since at least 2017. The legacy Hornet is thought to “increase the level of preparedness and capability of the RMAF in safeguarding the country’s airspace”
      ________________________________________
      2017 – Awal Mula: MALONYET mulai melirik jet F/A-18 Hornet milik Kuwait untuk mengisi kekosongan tenaga setelah armada MiG-29N mereka dipensiunkan.
      -
      2021 – Tekanan Meningkat: Pemerintah MALONYET secara resmi menyatakan keinginan membeli 33 unit Hornet bekas tersebut. Isu ini jadi panas setelah insiden masuknya 16 pesawat militer China ke wilayah udara MALONYET.
      -
      2023 – Menunggu Kuwait: MALONYET harus bersabar karena Kuwait baru bisa melepas Hornet lama mereka setelah jet pengganti (Super Hornet baru) dari Boeing tiba.
      -
      Mei - Juli 2024 – Lobi Diplomatik: Menteri Pertahanan MALONYET aktif melobi Duta Besar Kuwait, dan Panglima TUDM menyiapkan tim teknis untuk terbang ke sana.
      -
      Juni 2025 – Lampu Hijau AS: Kabar gembira datang saat Amerika Serikat dilaporkan memberikan izin transfer jet tersebut kepada MALONYET.
      -
      November 2025 – Inspeksi Terakhir: Tim teknis TUDM akhirnya mendarat di Kuwait selama dua minggu untuk membongkar dan mengecek kondisi fisik serta jeroan pesawat.
      -
      6 Februari 2026 – Keputusan Pahit: Setelah hasil evaluasi teknis dipelajari, Kabinet MALONYET secara resmi memutuskan untuk membatalkan pembelian ini.
      -
      26 Februari 2026 – Pengumuman Resmi: Wakil Menteri Pertahanan, Adly Zahari, mengumumkan pembatalan tersebut di Parlemen. Alasannya: butuh 15 bulan cuma untuk modifikasi software dan jadwal pengiriman dari Kuwait yang tidak pasti.
      -
      Sumber Data:
      Informasi ini dirangkum dari laporan resmi Bernama, pengumuman di Parlimen MALONYET, serta analisis teknis dari Janes Defense.
      ________________________________________
      Laporan Media Internasional & Regional:
      Channel News Asia (CNA): Mengulas secara mendalam dalam artikel opini dan berita bertajuk "MALONYET’s purchase of Kuwaiti Hornet fighter jets - is it worth it?" yang dipublikasikan pada 20 Oktober 2024. Artikel ini menyebutkan bahwa MALONYET telah mengincar jet tersebut setidaknya sejak tahun 2017.
      Asian Military Review: Mengonfirmasi bahwa minat MALONYET dimulai sejak 2017, tepatnya saat armada MiG-29N TUDM mulai dipensiunkan.
      The Defense News & Janes: Media pertahanan global ini sering dikutip oleh situs berita militer seperti M5 Dergi sebagai sumber awal laporan mengenai ketertarikan MALONYET pada Hornet bekas Kuwait.
      -
      Media Lokal MALONYET:
      The Star & New Straits Times: Melaporkan pernyataan Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, pada Oktober 2025 yang menegaskan kembali bahwa akuisisi ini merupakan langkah sementara (stopgap) sebelum pengadaan MRCA baru.
      Bernama (Kantor Berita Nasional): Sumber utama untuk rilis teknis, termasuk laporan kunjungan
      ________________________________________
      🤣ON TERUS BERJAYA = 2026 BERJAYA BATAL🤣

      Hapus
    3. KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      -------------------------------
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: MISKIN & PROCUREMENT COLLAPSE
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perbendaharaan memerintahkan seluruh kementerian memangkas anggaran operasional akibat dampak konflik Timur Tengah (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: Data SOCSO/PERKESO mencatat 24.100 PHK dengan puncak di Januari 2026; Petronas pangkas ±5.000 karyawan (CNBC & Bloomberg).
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan seluruh kontrak militer dan polisi sejak 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
      2025 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Tidak ada transfer senjata besar yang tercatat dalam database global.
      2024 MALONSIA BADUT FFBNP =SIPRI KOSONG= MISKIN: Kelanjutan stagnasi modernisasi alutsista selama dua tahun berturut-turut.
      2023 MALONSIA = CANCELLED PROCUREMENT = MISKIN: MINDEF membatalkan secara resmi 5 tender bekalan dan infrastruktur.
      ________________________________________
      LIMITASI STRUKTUR KEKUATAN (FORCE LIMITATIONS):
      Ukuran Pasukan Kecil: Hanya memiliki ~113.000 personel aktif; sangat kontras dibandingkan Indonesia (~400.000) atau Vietnam (~600.000).
      Fragmentasi Matra: Kurangnya doktrin gabungan (Joint Doctrine) dan interoperabilitas antara Darat, Laut, dan Udara.
      Lemahnya Proyeksi Kekuatan: Tidak memiliki kapal induk, pembom berat, sistem rudal balistik, serta keterbatasan kapasitas pengisian bahan bakar di udara.
      Ketimpangan Anggaran: Lebih dari 40% anggaran habis untuk biaya personel (gaji/pensiun), mencekik dana modernisasi (CAPEX).
      Ketergantungan Impor: Industri pertahanan domestik sangat terbatas, hanya mampu untuk pemeliharaan dan kendaraan ringan.
      ________________________________________
      KETERGANTUNGAN PADA TEKNOLOGI USANG (LEGACY PLATFORMS):
      Definisi: Mengoperasikan alutsista tua yang mahal perawatannya namun terbatas secara operasional dalam perang modern.
      Penyebab: Siklus pengadaan yang tertunda (LCS Mangkrak) dan strategi modernisasi yang terfragmentasi (politik).
      Beban Pemeliharaan: Alutsista lama mengonsumsi anggaran besar untuk suku cadang tanpa memberikan peningkatan kapabilitas nyata.
      Daftar Aset Usang (Legacy List):
      MiG-29N Fulcrum: Dioperasikan sejak 1995, pensiun terlambat tanpa pengganti sepadan.
      F/A-18D Hornet: Aktif sejak 1997 dalam jumlah yang sangat terbatas.
      C-130 Hercules: Berasal dari era 1970-an; masih dipaksa beroperasi.
      Condor APC: Kendaraan lapis baja dari tahun 1980-an yang masih digunakan angkatan darat.
      Scorpene Submarine: Diperkenalkan 2009; kini mulai menua dengan jumlah armada yang tidak memadai.
      ________________________________________
      RISIKO STRATEGIS:
      Deterrence Collapse: Hilangnya daya getar di Laut Cina Selatan.
      Vulnerabilitas: Sangat rentan terhadap ancaman modern seperti drone, perang siber, dan serangan presisi.
      Fiscal Trap: Pembayaran cicilan tahunan (FA-50/A400M) menutup peluang untuk investasi alutsista baru.
      KESIMPULAN:
      FISKAL LUMPUH + PHK MASSAL + ASET KARATAN = KEBANGKRUTAN PERTAHANAN.

      Hapus
    4. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Status SIPRI: Vakum vs. Agresif
      MALAYSEWA (Lembar Kosong): Mencatat status KOSONG selama dua tahun berturut-turut (2024–2025). Tidak ada transfer senjata berat yang terealisasi.
      Indonesia (Lembar Penuh): Realisasi masif mencakup Rafale F-4, A400M Atlas, Rudal Khan/Bora, hingga mesin kapal PPA-L-Plus.
      -
      Kegagalan Pengadaan & Skandal Finansial
      Skandal LCS: Proyek RM 9 Miliar yang belum mengirimkan satu pun kapal meski RM 6 Miliar telah dibayarkan. Terdeteksi penyimpangan dana RM 400 Juta untuk bayar utang perusahaan.
      Sistem "Middlemen": Ketergantungan pada agen/makelar politik menyebabkan harga alutsista melambung tidak wajar dan spesifikasi yang tidak sesuai kebutuhan militer.
      Drama SPH 155mm: Proyek tertunda sejak 2010 dan akhirnya dibatalkan Kemenkeu karena krisis anggaran.

      Hapus
    5. LCS TAHUN 2035-2011 : 24 TAHUN : HARGA DESTROYER
      SEWA HELI : 119 HELI BARU
      LMS B2 : TERMURAH
      FA50M : TERMURAH
      -
      ⚓ HARGA LCS MALAYSIA VS DESTROYER
      Type 052D Class: USD 500–600 Juta / unit.
      KDX III Class (Sejong): USD 900 Juta / unit.
      Type 055 Class: USD 920 Juta / unit.
      LCS Malaysia (Maharaja Lela): USD 948 Juta / unit (Total USD 4,74 Miliar / 5 unit). Status delayed (tertunda) & kosongan (FFBNW/belum termasuk amunisi), tanpa NSM, tanpa VL Mica, tanpa torpedo ringan, tanpa secondary guns,
      --------------------------------
      🚁 SEWA VS BELI AW149
      Sewa: USD 3,7 Miliar (RM 16,8 M) / 28 unit / 15 tahun.
      Beli: USD 868 Juta (RM 3,954 M) / 28 unit (USD 31 Juta/unit).
      Rasio: Sewa 4x lebih mahal (setara 119 unit baru).
      --------------------------------
      🚢 LMS B2 Korvet (Ada Class)
      Malaysia (Hisar/LMS B2): USD 176,7 Juta / unit (Total USD 530 Jt / 3 unit — downgrade).
      Pakistan (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 4 unit).
      Ukraina (Ada Class): USD 250 Juta / unit (Total USD 1 Miliar / 2 unit + UCAV).
      ---------------------------------
      🛩️ JET TEMPUR FA-50
      FA-50M (Malaysia): USD 51,1 Juta / unit (Total USD 920 Jt / 18 unit — varian termurah).
      FA-50PH B2 (Filipina): USD 58,33 Juta / unit (Total USD 700 Jt / 12 unit — AESA & refueling).
      FA-50 GF (Block II): USD 58,75 Juta / unit (Total USD 705 Jt / 12 unit).
      FA-50 PL (Polandia): USD 63,89 Juta / unit (Total USD 2,3 Miliar / 36 unit — standar NATO).
      --------------------------------
      LEMAH =
      PENGADAAN MILITER MALONYET
      PENGADAAN MILITER MALONYET
      PENGADAAN MILITER MALONYET
      --------------------------------
      Berita dan laporan yang membahas kelemahan pengadaan militer MALONYET, diperbarui hingga tahun 2025:
      1. Sumber Media Berita Internasional
      Reuters: Melaporkan penggerebekan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi MALONYET (MACC) terhadap beberapa perusahaan terkait dugaan suap dalam proyek pengadaan militer pada Desember 2025.
      CNA (Channel News Asia): Menyoroti kritik tajam dari Raja MALONYET (Sultan Ibrahim) pada Agustus 2025 mengenai pengadaan yang dianggap "tidak masuk akal" dan kerugian negara akibat keterlibatan agen atau perantara.
      SCMP (South China Morning Post): Mengulas kegagalan sistemik dan inkompetensi dalam pengadaan, termasuk keterlambatan pengiriman kendaraan lapis baja AV8 Gempita meskipun pembayaran telah dilakukan penuh.
      --------------------------------
      2. Sumber Media dan Lembaga Riset Lokal (Versi Bahasa Inggris)
      Bernama: Mengutip pernyataan Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada Agustus 2025 tentang perlunya sistem pengadaan yang bebas dari praktik komisi yang membebani negara.
      New Straits Times (NST): Memberitakan bahwa sistem pengadaan sektor publik MALONYET, khususnya pertahanan, sering kali kurang transparan dan sarat korupsi.
      ISIS MALONYET: Analisis lembaga pemikir ini menyebutkan bahwa tanpa reformasi bermakna, pengadaan militer MALONYET hanya fokus pada keberlangsungan aset tanpa mencapai tingkat pencegahan (deterrence) yang kredibel.
      --------------------------------
      3. Masalah Utama yang Disorot dalam Laporan 2025:
      Skandal Korupsi Baru: Penyelidikan MACC pada akhir 2025 melibatkan perwira tinggi militer yang diduga menerima suap dari perusahaan kontraktor pertahanan.
      Ketergantungan pada Impor: Laporan pasar menunjukkan ketergantungan tinggi pada penyedia teknologi asing menciptakan kerentanan rantai pasok dan biaya tinggi.
      Kegagalan Pengiriman Aset (LCS): Proyek Littoral Combat Ship (LCS) tetap menjadi simbol kegagalan karena keterlambatan pengerjaan pipa dan kabel, mencapai hanya sekitar 73% penyelesaian pada pertengahan 2025.
      Intervensi Perantara: Penggunaan "orang tengah" atau agen yang menambah komisi tidak perlu, sering kali dibenarkan dengan dalih "keamanan nasional" untuk menghindari transparansi.

      Hapus
    6. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
  55. SHOPING CASH CAESAR SPH versi baru guys.....HOREYYYYY



    Malaysia Peroleh 18 Buah Meriam Bergerak CAESAR 155mm KNDS, Perkukuh Keupayaan Tempur Tentera Darat Malaysia

    https://defencesecurityasia.com/malaysia-caesar-155mm-knds-pemodenan-artileri-indo-pasifik-2026/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa only 18...Teruk sangat 🩲🇲🇾🤡🩲🤣🤣🤣

      Hapus
    2. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
      -----------------------------------
      Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
      1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
      1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
      1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
      2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
      2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
      2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
      2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
      2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
      Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
      -----------------------------------
      2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      --
      2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
      BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
      Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
      ----------------------------------
      GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
      ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
      Tahun depan 2024
      18 SPH
      12 HELIKOPTER CSAR
      50-60 KENDERAAN ARMOR
      3 KAPAL LMS BATCH 2
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
      Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
      Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
      -
      GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
      18 buah puan syukur beli CASH...
      dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
      -
      SPH CAESAR =
      GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
      Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
      -
      SPH YAVUZ =
      GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
      SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
      -
      SPH EVA =
      GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
      Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
      -----------------------------------
      ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
      Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
      Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
      Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
      Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
      -
      🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
      Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
      Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
      -
      🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
      Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
      Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
      -
      🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
      Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
      Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
      Status: Belum ada kapal yang dibangun.

      Hapus
    3. TIMELINE NGEMIS = JET HORNET KUWAIT (2017–2026)
      -
      2017: TUDM (Tentara Udara Diraja MALONYET) mulai menyatakan ketertarikan untuk mengakuisisi armada Hornet Kuwait. Langkah ini diambil menyusul pemensiunan armada MiG-29N yang menciptakan celah kemampuan tempur.
      -
      2021: Pemerintah MALONYET secara terbuka mengonfirmasi keinginan untuk membeli 33 pesawat Hornet Kuwait (terdiri dari varian F/A-18C dan F/A-18D). Isu ini kembali mencuat setelah insiden masuknya 16 pesawat transportasi China ke ruang udara MALONYET.
      -
      2023: Kuwait menandatangani kontrak dengan Boeing untuk jet tempur F/A-18E/F Super Hornet baru. MALONYET memantau proses ini karena Kuwait hanya akan melepaskan Hornet lama setelah menerima penggantinya.
      -
      Mei – Juli 2024:
      Panglima TUDM mengumumkan rencana pengiriman tim teknis ke Kuwait.
      Menteri Pertahanan MALONYET bertemu Duta Besar Kuwait untuk membahas percepatan nota kesepahaman (MoU) kerjasama pertahanan.
      -
      Februari – Juni 2025:
      Muncul laporan bahwa kesepakatan hampir final dan menunggu persetujuan ekspor dari Amerika Serikat.
      -
      Juni 2025: AS dilaporkan memberikan lampu hijau untuk transfer jet tersebut ke MALONYET.
      -
      Agustus 2025: Spekulasi pembatalan mulai muncul di media, namun TUDM menegaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap evaluasi akhir. Di saat yang sama, satu jet F/A-18D TUDM yang ada jatuh akibat bird strike.
      -
      November 2025: Tim evaluasi teknis TUDM dikirim ke Kuwait (11–27 November) untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan sistem pesawat.
      -
      6 Februari 2026: Rapat Kabinet MALONYET secara resmi memutuskan untuk membatalkan rencana akuisisi jet Hornet Kuwait.
      -
      26 Februari 2026: Wakil Menteri Pertahanan, Adly Zahari, mengumumkan pembatalan tersebut di Parlemen.
      ________________________________________
      IDN : SIPRI SHOPPING VS MY : 2 TAHUN SIPRI KOSONG
      IDN : BUYING VERSUS MY : LEASING 15 YEARS
      IDN : PROCUREMENT VERSUS MY : RETIREMENT
      -
      INDONESIA .....
      11 SU-35 > 42 RAFALE
      12 MIRAGE 2000-5 > 48 KAAN
      42 J-10CE > 48 KF-21 BORAMAE BLOCK II
      24 F-15IDN > 24 M-346F
      -
      MALONYET.......
      F18 KUWAIT = CANCELLED
      JF17 = PRANK
      RAFALE = PRANK
      TYPHOON = PRANK
      GRIPEN = PRANK
      TEJAS = PRANK
      MIG29N = TIADA GANTI
      FA50MURAH = DIBLOKIR USA
      ________________________________________
      GEMPURWIRA26 Agustus 2025 pukul 18.13
      pasti rasa sedihkan GORILLA MISKIN..... yang Program F18 KUWAIT ON terusssss.....HAHAHAHHA
      -
      GEMPURWIRA28 Oktober 2024 pukul 12.50
      39 buah + 8 buah..... Banyak woiiii.... 😎😎🇲🇾🇲🇾🇲🇾
      -
      GEMPURWIRA4 Maret 2023 pukul 07.40
      Mantap...... Sokongan penuh pada penambahan pesawat F18....
      Yang hanya mampu shoping drone kecil tu tepi sikit ya.... Hahhahahha
      -
      sandstorm719 Desember 2022 pukul 06.58
      Ia yg penting lgi bs terbang engak ada masalah loh...
      -
      GEMPURWIRA 23 Desember 2021 12.33
      Nampaknya MALONYET sudah berhubung dengan pihak kuwait.. Semoga BERJAYA.

      Hapus
    4. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Analisa Geopolitik & Pertahanan: "Stagnasi Total"
      Vakum SIPRI (2024-2025): Laporan impor senjata KOSONG selama dua tahun berturut-turut. MALAYSEWA kini sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja dalam hal transfer alutsista berat.
      Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di pasar pertahanan internasional.
      Penurunan Daya Gentar: Berada di Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi berada di bawah Filipina (Peringkat 41).
      Perbandingan Kontras: Indonesia memimpin di Peringkat 13 dunia dengan daftar belanja "satu lembar penuh" (Rafale F4, A400M, KF-21 Boramae, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora).
      -
      Analisa Ekonomi & Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
      Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 58% pinjaman baru di tahun 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang lama (Debt-Servicing Cycle).
      Beban Utang Nasional: Total utang dan liabilitas diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun, dengan rasio utang terhadap GDP melampaui ambang batas aman (>70%).
      Hambatan Dagang Global: Tekanan dari Amerika Serikat melalui Section 301 (kenaikan tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA (pemblokiran transaksi) oleh USTR yang memukul sektor manufaktur dan E&E.


      Hapus
    5. 1. TIAP TAHUN = ASET MILITER SEWA
      2. TIAP TAHUN = HUTANG GOVERMENT BERTAMBAH
      3. TIAP TAHUN = HUTANG HOUSEHOLD BERTAMBAH
      4. TIAP TAHUN = DEFISIT
      5. TIAP TAHUN = HANYA BAYAR FAEDAH
      -
      2026 = HUTANG PEMERINTAH (GOVERNMENT DEBT)
      Total Hutang: USD 337,8 miliar (Per Juni 2026).
      Nilai Ringgit: RM 1,38 triliun (Per Juni 2026)
      Rasio terhadap PDB: 63,1% (Per Juni 2026)
      Total Liabilitas: 80,7% dari PDB (Termasuk komitmen keuangan lainnya).
      -
      2026 = HUTANG LUAR NEGERI (EXTERNAL DEBT)
      Hutang Luar Negeri Bruto: RM 1,51 triliun atau 71,6% dari PDB (Per Juni 2026)
      -
      SUMBER BERITA RESMI:
      New Straits Times: Govt debt hits RM1.38t as of June, 63.1pct of GDP (Laporan resmi Kementerian Keuangan Malaysia).
      Bank Negara Malaysia (BNM): National Summary Data Page for Malaysia & BNM Quarterly Bulletin Q2 2026 (Statistik makroekonomi & neraca luar negeri resmi).
      -------------------------------
      SURAT UTANG LUAR NEGERI(1998–2026):
      -
      1998: Fokus restrukturisasi internal; absen di pasar global akibat pembatasan modal.
      -
      1999: Menerbitkan Global Bond USD 1 miliar di AS dan Eropa untuk bukti pemulihan.
      -
      2002: Merilis Sovereign Sukuk Ijarah Global pertama dunia USD 600 juta di London & Timur Tengah.
      -
      2004: Mempromosikan surat utang luar negeri melalui Khazanah Nasional.
      -
      2006: Khazanah menerbitkan Exchangeable Sukuk USD 750 juta di Asia dan Eropa.
      -
      2011: Menerbitkan Wakala Global Sukuk USD 2 miliar; kebanjiran permintaan 4,5 kali lipat.
      -
      2015: Merilis Sukuk Wakala Global USD 1,5 miliar untuk infrastruktur dan utang.
      -
      2016: Menerbitkan Sukuk Global USD 1,5 miliar (tenor 10 & 30 tahun) demi efisiensi biaya.
      -
      2019: Diversifikasi ke Samurai Bond JPY 200 miliar dengan jaminan JBIC di Jepang.
      -
      2021: Meluncurkan Sovereign Sustainability Sukuk USD 1,3 miliar pertama dunia permintaan melonjak 6,4 kali lipat.
      -
      2022–2024: Absen di valas; fokus mempromosikan obligasi domestik (MGS/MGII) untuk menarik modal asing.
      -
      2025: Bersiap kembali ke pasar valas dengan menunjuk bank sindikasi internasional.
      -
      2026: Mempromosikan rencana obligasi global USD 1 miliar.).
      -------------------------------
      DEFISIT 1998-2026 = TIDAK BAYAR HUTANG
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      BAYAR BUNGA/FAEDAH
      -
      Anwar Ibrahim menegaskan bahwa miliaran ringgit yang dibayarkan oleh pemerintah saat ini sebenarnya hanya digunakan untuk membayar khidmat utang (biaya layanan utang) atau membayar bunga/faedah saja, dan bukan untuk melunasi pokok atau jumlah utang tertunggak secara keseluruhan
      --------------------------------
      Analisa Geopolitik & Pertahanan: "Stagnasi Total"
      Vakum SIPRI (2024-2025): Laporan impor senjata KOSONG selama dua tahun berturut-turut. MALAYSEWA kini sejajar dengan negara ekonomi kecil seperti Laos dan Kamboja dalam hal transfer alutsista berat.
      Kegagalan Proyek Strategis: Pembatalan F/A-18 Hornet Kuwait sebanyak 4 kali menunjukkan hilangnya kredibilitas finansial di pasar pertahanan internasional.
      Penurunan Daya Gentar: Berada di Peringkat 42 GFP (Posisi ke-7 di ASEAN), kini resmi berada di bawah Filipina (Peringkat 41).
      Perbandingan Kontras: Indonesia memimpin di Peringkat 13 dunia dengan daftar belanja "satu lembar penuh" (Rafale F4, A400M, KF-21 Boramae, Kapal PPA, dan Rudal Khan/Bora).
      -
      Analisa Ekonomi & Fiskal: "Spiral Utang Kronis"
      Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang: Proyeksi 58% pinjaman baru di tahun 2026 hanya digunakan untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang lama (Debt-Servicing Cycle).
      Beban Utang Nasional: Total utang dan liabilitas diproyeksikan menyentuh RM 1,79 Triliun, dengan rasio utang terhadap GDP melampaui ambang batas aman (>70%).
      Hambatan Dagang Global: Tekanan dari Amerika Serikat melalui Section 301 (kenaikan tarif 10-25%) dan ancaman IEEPA (pemblokiran transaksi) oleh USTR yang memukul sektor manufaktur dan E&E.


      Hapus
    6. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON KAWASAN & RAKSASA EKONOMI
      Realisasi SIPRI (Periode 2021–2025):
      Peringkat 18 Dunia: Importir senjata terbesar di Asia Tenggara (pangsa pasar 1,5%).
      Lembar Belanja 2024-2025: PENUH/LENGKAP (Rafale F-4, A400M Atlas, Rudal BORA & KHAN, Kapal PPA-L-Plus, Drone Anka-S, Air Refueling System).
      Skala Ekonomi (PDB 2026):
      PDB PPP: US$ 5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia) — 4,24 kali lipat lebih besar dari MALONSIA.
      PDB Nominal: US$ 1,69 Triliun.
      Peringkat Militer (GFP 2026):
      Peringkat 13 Dunia: Nomor 1 di ASEAN dengan modernisasi aktif dan mandiri.
      Ketahanan Fiskal:
      Sangat Sehat dengan ruang belanja luas untuk alutsista strategis generasi terbaru.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & SALAM KOSONG
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); restrukturisasi Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
      Status SIPRI (2024-2025) = KOSONG: Absen total dari daftar realisasi impor senjata global; modernisasi lumpuh total.
      Kronologi Kegagalan (Timeline "Prank"):
      2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak).
      2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
      2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
      2026: F/A-18 HORNET KUWAIT RESMI BATAL.
      Data Utang & Beban Warga 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      Peringkat Militer (GFP 2026):
      Peringkat 42 Dunia: Posisi terbawah di antara negara utama ASEAN, resmi disalip Filipina (Peringkat 41).
      KESIMPULAN:
      INDONESIA PERINGKAT 13 DUNIA & SIPRI LENGKAP VS MALONSIA PERINGKAT 42 DUNIA & BEBAN UTANG RM 94K/JIWA

      Hapus
    7. LCS DELAY 2035-2011 = 24 TAHUN
      TORPEDO A244/S = BEKAS Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx
      SSM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      SAM = BELUM DIMUKTAMADKAN
      IDLS = BELUM DIMUKTAMADKAN
      -
      • Status Senjata Utama (Belum Dimuktamadkan): Kontrak Rudal Anti-Kapal (SSM), Rudal Pertahanan Udara (SAM), dan Sistem Pengecoh (IDLS) belum selesai karena kendala administrasi, pembayaran, pasokan global, dan lisensi ekspor (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara / Bernama).
      • Penggunaan Torpedo Lama: Rencana pembelian torpedo baru (MU90) dibatalkan demi hemat anggaran. Kapal LCS dialihkan memakai stok 75 unit Torpedo A244/S bekas dari kapal kelas Kasturi, Lekiu, dan helikopter Super Lynx (Sumber: Malaysian Defence / Wikipedia).
      • Status Rudal NSM: Kontrak rudal anti-kapal banned NSM termasuk yang belum dimuktamadkan akibat pembatalan izin/lisensi ekspor dari negara pemasok (Sumber: Berita Nasional Malaysia).
      • Perkiraan Kesiapsiagaan Penuh (Desember 2035): Audit interim Jabatan Audit Negara (JAN) mengungkapkan bahwa operasional penuh kapal LCS diperkirakan baru tercapai pada Desember 2035, karena pemenuhan lima kontrak pelengkap baru bisa diselesaikan tahun tersebut (Sumber: Laporan Ketua Audit Negara [LKAN] 2/2026 / Berita RTM).
      -------------------------------
      INDONESIA .....
      STATUS 2026: HEGEMON KAWASAN & RAKSASA EKONOMI
      Realisasi SIPRI (Periode 2021–2025):
      Peringkat 18 Dunia: Importir senjata terbesar di Asia Tenggara (pangsa pasar 1,5%).
      Lembar Belanja 2024-2025: PENUH/LENGKAP (Rafale F-4, A400M Atlas, Rudal BORA & KHAN, Kapal PPA-L-Plus, Drone Anka-S, Air Refueling System).
      Skala Ekonomi (PDB 2026):
      PDB PPP: US$ 5,69 Triliun (Peringkat 6 Dunia) — 4,24 kali lipat lebih besar dari MALONSIA.
      PDB Nominal: US$ 1,69 Triliun.
      Peringkat Militer (GFP 2026):
      Peringkat 13 Dunia: Nomor 1 di ASEAN dengan modernisasi aktif dan mandiri.
      Ketahanan Fiskal:
      Sangat Sehat dengan ruang belanja luas untuk alutsista strategis generasi terbaru.
      ________________________________________
      MALONSIA.......
      STATUS 2023-2026: KEBANGKRUTAN SISTEMIK & SALAM KOSONG
      2026 MALONSIA = CUT BUDGET = MISKIN: Perintah Treasury untuk memotong anggaran operasional seluruh instansi akibat dampak konflik global (Reuters).
      2026 MALONSIA BADUT FFBNP =PHK MASSAL = MISKIN: 24.100 PHK (Data SOCSO); restrukturisasi Petronas pangkas ±5.000 karyawan.
      2026 MALONSIA = FREEZE PROCUREMEN = MISKINNN: Pembekuan total kontrak militer dan polisi per 16 Januari 2026 akibat skandal suap pejabat senior.
      Status SIPRI (2024-2025) = KOSONG: Absen total dari daftar realisasi impor senjata global; modernisasi lumpuh total.
      Kronologi Kegagalan (Timeline "Prank"):
      2014: Jet Rafale Prancis (Mangkrak).
      2022: Jet HAL Tejas India (Batal).
      2024-2025: Sewa Black Hawk (Mangkrak/Unit tidak tiba).
      2026: F/A-18 HORNET KUWAIT RESMI BATAL.
      Data Utang & Beban Warga 2026:
      Utang Pemerintah: RM 1,79 Triliun (70,5% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      Utang Household: RM 1,65 Triliun (84,3% PDB — MELEWATI LIMIT 65%).
      ➡️ TOTAL BEBAN PER WARGA: RM 94.544.
      Peringkat Militer (GFP 2026):
      Peringkat 42 Dunia: Posisi terbawah di antara negara utama ASEAN, resmi disalip Filipina (Peringkat 41).
      KESIMPULAN:
      INDONESIA PERINGKAT 13 DUNIA & SIPRI LENGKAP VS MALONSIA PERINGKAT 42 DUNIA & BEBAN UTANG RM 94K/JIWA

      Hapus
    8. ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
      ------------------------------------
      ITBM KHAN (Indonesian Tactical Ballistic Missile) adalah sistem rudal balistik taktis pertama milik Indonesia yang diproduksi oleh perusahaan pertahanan asal Turki, Roketsan.
      Detail Utama ITBM KHAN Indonesia:
      Identitas & Jangkauan: Dikenal juga sebagai ITBM-600, rudal ini merupakan versi ekspor dari rudal Bora milik Turki. Memiliki jangkauan tembak antara 80 hingga 280 km dengan akurasi tinggi (CEP < 10 meter).
      Kecepatan: Mampu melesat hingga Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
      Lokasi Penempatan: Sejak 1 Agustus 2025, rudal ini ditempatkan di Markas Yonarmed 18/Buritkang, Tenggarong, Kalimantan Timur, guna memperkuat pertahanan strategis di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
      Status Sejarah: Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal balistik ini.
      Sumber Berita & Informasi:
      Kabar mengenai kehadiran rudal ini bersumber dari pernyataan resmi otoritas pertahanan dan liputan media nasional:
      Pernyataan TNI AD: Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan konfirmasi mengenai proses pengadaan dan penempatan rudal tersebut melalui kanal Kompas TV dan Tribun Jateng.
      Lembaga Berita Nasional: Kantor Berita Antara melaporkan kedatangannya pada Agustus 2025.
      Media Massa Terkemuka: Berita detail mengenai spesifikasi dan penempatan strategisnya dimuat oleh Kompas.id dan CNBC Indonesia.
      Produsen: Spesifikasi teknis dasar merujuk pada data resmi dari Roketsan.

      Hapus
    9. BERIKUT ADALAH RINGKASAN ANALISIS UNTUK KOMBINASI KHAN + BRAHMOS + ARMADA UCAV:
      1. Kekuatan Pemukul Darat & Pesisir (Missile Power)
      Rudal KHAN (ITBM) – The Tactical Hammer
      Jangkauan: 280 KM.
      Kecepatan: Mach 5 (Hipersonik pada fase terminal).
      Fungsi: Penghancur instalasi darat, pangkalan udara, dan pusat komando lawan dengan akurasi tinggi (CEP <10m).
      Posisi Strategis: Ditempatkan di Tenggarong (Kaltim) dan Nunukan, mampu menjangkau wilayah Labuan dan Sabah (MALONYET) dalam hitungan menit.
      Rudal BRAHMOS – The Sea Skimmer
      Jangkauan: 290 KM.
      Kecepatan: Mach 3 (Supersonik).
      Fungsi: Rudal anti-kapal tercepat di dunia yang hampir mustahil dicegat oleh sistem pertahanan kapal perang lawan.
      Dampak: Menjadikan perairan Ambalat dan Laut Natuna Utara sebagai "zona terlarang" bagi armada asing.
      -
      2. Perbandingan Armada UCAV ASEAN (Proyeksi 2026)
      Indonesia mendominasi kawasan dengan jumlah unit yang jauh melampaui tetangga:
      Indonesia: 80–90 Unit (TB2/TB3, Anka-S, Akinci, CH-4B).
      Filipina: 12–15 Unit (Hermes).
      Singapura: 10–12 Unit (Hermes/Heron).
      Thailand: 8–10 Unit (CH-4/Kamikaze).
      MALONYET: Fokus pada ISR (Surveillance), bukan varian tempur (Strike).
      -
      3. Analisis Geopolitik: "Efek Terkepung"
      Dengan penempatan aset di titik-titik krusial (Natuna, Tarakan, Nunukan, Sabang), Indonesia menciptakan Anti-Access/Area Denial (A2/AD):
      Labuan & Sabah: Berada dalam radius dual-threat. KHAN bisa menghancurkan landasan pacu, sementara BrahMos mengunci jalur logistik laut.
      IKN (Ibu Kota Nusantara): Terlindungi oleh payung rudal KHAN dari Batalyon Armed 18, memberikan efek deteren absolut terhadap ancaman dari arah utara.
      Keunggulan Udara: 60 unit TB3 yang beroperasi dari kapal induk memberikan kemampuan pengintaian dan serangan 24/7 tanpa perlu pangkalan darat yang dekat dengan target.
      -
      4. Kesimpulan Strategis
      Indonesia telah bergeser dari sekadar penjaga wilayah menjadi Regional Power Projection. Kombinasi rudal hipersonik/supersonik (KHAN/BrahMos) dengan jumlah drone tempur yang masif (Akinci/TB3) membuat peta kekuatan militer di ASEAN menjadi sangat timpang.
      =============
      =============
      MALONYET 3 ANKA ISR
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
      Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) MALONYET.
      https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/MALONYET-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
      FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
      MALONYET
      3 UNIT ANKA S MARITIM
      -
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -
      -
      GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
      ANKA MALONYET Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
      Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali MALONYET, katanya.
      “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km

      Hapus
  56. 🇮🇩 Orang Kaya


    https://youtu.be/RC2xxlGM2ng?si=xjb9bPbxYRbcVMW5

    BalasHapus
  57. SHOPING CASH PALA BAPAK KAU LON !!!!!!
    KALO TAK HOBBY MEMBUAL DAN BUAT MALU BUKAN MELAYU TOLOL MALAYDESH NAMANYA 🤣🤣🤣🤡🤡🤡🇲🇾🇲🇾🇲🇾💩💩💩💩


    Pembelian 18 unit Self-Propelled Howitzer (SPH) CAESAR oleh Malaysia dari konsorsium KNDS tidak menggunakan skema beli tunai murni (cash), melainkan melalui anggaran belanja pertahanan resmi yang disetujui pemerintah dan dialokasikan lewat anggaran tahunan (seperti Anggaran 2026/Kementerian Keuangan), yang kerap disertai pengaturan kontrak pengadaan, lisensi transfer teknologi, serta perakitan lokal.
    • Nilai Kontrak: Sekitar RM819 juta hingga hampir RM900 juta untuk 18 unit beserta dukungan terkait.
    • Skema Pendanaan: Didanai melalui alokasi anggaran pertahanan pemerintah Malaysia, bukan skema cash and carry pribadi atau barter komoditas sawit seperti beberapa isu yang sering beredar di media sosial

    BalasHapus
  58. Batch 2 Rafale dimulai...18 bijik

    Wahh ada tetangga seblah yg PANIK🥶KOYAK🔥 haha!✌️🤣😋

    ⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1622288146599970&id=100064564007037

    BalasHapus
  59. ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ------------------------------------
    ITBM KHAN (Indonesian Tactical Ballistic Missile) adalah sistem rudal balistik taktis pertama milik Indonesia yang diproduksi oleh perusahaan pertahanan asal Turki, Roketsan.
    Detail Utama ITBM KHAN Indonesia:
    Identitas & Jangkauan: Dikenal juga sebagai ITBM-600, rudal ini merupakan versi ekspor dari rudal Bora milik Turki. Memiliki jangkauan tembak antara 80 hingga 280 km dengan akurasi tinggi (CEP < 10 meter).
    Kecepatan: Mampu melesat hingga Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
    Lokasi Penempatan: Sejak 1 Agustus 2025, rudal ini ditempatkan di Markas Yonarmed 18/Buritkang, Tenggarong, Kalimantan Timur, guna memperkuat pertahanan strategis di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
    Status Sejarah: Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal balistik ini.
    Sumber Berita & Informasi:
    Kabar mengenai kehadiran rudal ini bersumber dari pernyataan resmi otoritas pertahanan dan liputan media nasional:
    Pernyataan TNI AD: Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan konfirmasi mengenai proses pengadaan dan penempatan rudal tersebut melalui kanal Kompas TV dan Tribun Jateng.
    Lembaga Berita Nasional: Kantor Berita Antara melaporkan kedatangannya pada Agustus 2025.
    Media Massa Terkemuka: Berita detail mengenai spesifikasi dan penempatan strategisnya dimuat oleh Kompas.id dan CNBC Indonesia.
    Produsen: Spesifikasi teknis dasar merujuk pada data resmi dari Roketsan.

    BalasHapus
  60. SHOPING CASH CAESAR SPH versi baru guys.....HOREYYYYY



    Malaysia Peroleh 18 Buah Meriam Bergerak CAESAR 155mm KNDS, Perkukuh Keupayaan Tempur Tentera Darat Malaysia

    https://defencesecurityasia.com/malaysia-caesar-155mm-knds-pemodenan-artileri-indo-pasifik-2026/

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1998 TEST SPH 155mm CAESAR
      2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
      2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
      However many teething issues and automation sub-systems needed tewaking, trrials and modifications so a second pre-production model, more rugged for a field use and close to a ptoduction model was tested by French Army from 1998 and MALONYET Army a year after. The Direction Générale de l'Armement (DGA) was impressed by the report and ordered five additional prototypes for more testing in September 2000. with deliveries completed by June 2003, nearly ten years after the Eurosatory presentation.
      ----
      BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
      1. DESIGNED FNSS PARS 8×8
      2. DEVELOPED WITH FNSS TECHNOLOGY
      3. VEHICLE BASED ON THE TECHNOLOGY OF FNSS
      The DefTech AV8 Gempita, an 8×8 armored vehicle based on the techNOLogy of FNSS-designed FNSS Pars 8×8 developed with FNSS techNOLogy, has been in service with the MALONYET Army since 2014.
      ----
      TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
      KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
      1. UJI BALISTIK DI THAILAND
      2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
      Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.
      ----
      171 ASET USANG 33 TAHUN =
      108 TDM
      29 TUDM
      34 TLDM
      "The total number of MALONYET Armed Forces (ATM) assets exceeding 30 years in service comprises 108 units for the Army, 29 units for the Royal MALONYET Air Force (RMAF), and 34 units for the Royal MALONYET Navy (RMN)," the MALONYET Defence Minister.
      ------
      2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
      2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
      2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
      MALONYET external DEBT reached an all-time high of MYR 1,345,400 million in the fourth quarter of 2024. This was an increase from MYR 1,262,300 million in the third quarter of 2024.
      Additional information
      The average external DEBT for MALONYET from 1990 to 2024 was MYR 393,996.07 million.
      The record low for MALONYET external DEBT was MYR 9,063 million in the second quarter of 1997.
      MALONYET faced external pressures in 2023, including capital outflows, a negative interest rate differential, and ringgit depreciation.
      Gross international reserves (GIR) declined from USUSD114.7 billion at the end of 2022 to USUSD113.5 billion at the end of 2023.
      However, as of mid-January 2024, reserves had increased to USUSD115.1 billion.
      The Bank Negara MALONYET (BNM) Quarterly Bulletin provides a quarterly review of MALONYET economic, monetary, and financial developments

      Hapus
    2. 2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      ==========
      2025-2017 = 9 TAHUN NGEMIS F18 KUWAIT
      2025-2017 = 9 TAHUN NGEMIS F18 KUWAIT
      2025-2017 = 9 TAHUN NGEMIS F18 KUWAIT
      MALONYET has reportedly sought the Kuwaiti jets since at least 2017. The legacy Hornet is thought to “increase the level of preparedness and capability of the RMAF in safeguarding the country’s airspace”. While the acquisition of the second-hand Hornets would help to complement the RMAF’s fleet of Hornets, they come with their own set of challenges. A more strategic approach would be expanding the successful Light Combat Aircraft (LCA) programme or accelerating the MRCA programme to future-proof RMAF against threats (the latter has been delayed for various reasons). The MALONYET Ministry of Defence had submitted no less than three letters to the Kuwaiti government over the past few years in a bid to acquire the fighters. However, the discussions were stymied by political imbroglios in the Kuwaiti government.
      However, the transfer of the US-made fighters to MALONYET will require Washington’s approval. Noticeably, MALONYET has not been the only one eyeing the Kuwaiti Hornets. Reportedly, Tunisia and the US Marine Corps have also voiced interest in acquiring the jets.
      Kuwait operates 39 F/A-18C/D Hornets, which were delivered between January 1992 and August 1993. The Gulf state’s air force is in the process of upgrading its combat airpower by procuring Super Hornet and Typhoon fighters. However, the delivery of these aircraft has been delayed due to Covid-19 and supply chain hurdles. This has forced Kuwait to keep its legacy Hornets longer than originally planned.
      -----------
      KASIAN LOI = SURAT HASRAT
      KLAIM KAYA = MOD 6X PM 5X AKAN SEWA MORTAR
      -----
      LIMA 2025
      -LOI kepada Mildef International Technologies Sdn Bhd bagi permohonan perolehan 136 unit Kenderaan Perisai Jenis A (KJA) & Infrastruktur yang bernilai RM1.88 bilion.
      -Penambahan 2 Long Range Radar (LRR) di Bukit Peteri, Terengganu dan Bukit Lunchu, Johor bernilai RM277 juta.
      -Perolehan 178 buah Light Anti-Tank Weapon Reloadable (LATW) – Short Range bernilai RM49 juta
      -Membekal dan menghantar 780 laras Light Anti-Tank Weapon (LAW) C90 bernilai RM35 juta
      -Membekal dan menghantar 18 laras Mortar 81mm bernilai RM30 juta
      -Pembekalan 2 set pelancar Naval Strike Missile (NSM) bernilai RM44 juta.
      -Membekal dan menghantar 1,300 butir Rounds 84mm Recoilless High Explosive (HE) bernilai RM42 juta.
      -Membekal dan menghantar 5,000 butir Mortar Bomb 60mm Illuminating IR kepada Tentera Darat bernilai RM34 juta
      -Membekal dan menghantar 1,900 butir Mortar Bomb 120mm High Explosive (HE) kepada Tentera Darat bernilai RM34 juta;l
      -Membekal dan menghantar peluru 5.56mm Ball bernilai RM32 juta
      -Membekal dan menghantar 1,000 butir Rounds 125mm HEAT-SD-T” bernilai RM31 juta.
      ==========
      LOI NSM = LCS OMPONG
      LOI NSM = LCS OMPONG
      LOI TARANTULA = GOIB
      Mindef hari ini menandatangani surat hasrat (LOI) bernilai RM1.8 bilion kepada Mildef International Technologies Sdn. Bhd. (MILDEF).
      Selain Tarantula, Mindef turut menganugerahkan LOI bernilai RM800 juta kepada Lumut Naval Shipyard (Lunas) bagi perolehan kelengkapan logistik untuk kapal tempur pesisir (LCS). Seterusnya membekal 2 set pelancar Naval Strike Missile (NSM) bernilai RM44 juta.

      Hapus
    3. DAMPAK KHAN
      DAMPAK BRAHMOS
      -
      1. Dampak Rudal Balistik KHAN (Turki)
      Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan rudal balistik taktis (ITBM) setelah menerima sistem KHAN pada Agustus 2025.
      Keunggulan Jangkauan & Presisi: Dengan jangkauan sekitar 280 km, rudal ini telah ditempatkan di Batalyon Artileri Medan 18, Kalimantan Timur. Posisi ini sangat strategis karena mencakup wilayah sengketa Ambalat dan perbatasan Sabah, MALONYET.
      Dampak Psikologis & Deterensi: Pengerahan ini dilaporkan sempat mengejutkan pihak MALONYET. Kapabilitas rudal balistik memberikan kemampuan deep strike (serangan jauh ke dalam wilayah lawan) yang sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara standar, memaksa MALONYET untuk mempertimbangkan kembali eskalasi di wilayah perbatasan.
      ________________________________________
      2. Dampak Rudal Supersonik BrahMos (India-Rusia)
      Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan BrahMos pada Maret 2026 sebagai bagian dari modernisasi kekuatan maritim.
      Dominasi Maritim: BrahMos adalah rudal jelajah tercepat di dunia (Mach 2.8) dengan sistem fire-and-forget. Kecepatannya membuat kapal perang lawan hampir mustahil melakukan intersepsi tepat waktu.
      Ancaman bagi Armada TLDM: Jika dipasang pada kapal perang atau pesawat tempur (seperti Su-30), BrahMos dapat melumpuhkan aset-aset utama Angkatan Laut MALONYET (TLDM) bahkan sebelum mereka masuk ke jarak tembak efektif mereka.
      ________________________________________
      HUTANG & LIABILITAS MALONYET 2010–2026
      2010: RM 407,1 Miliar
      2011: RM 456,1 Miliar
      2012: RM 501,6 Miliar
      2013: RM 547,7 Miliar
      2014: RM 582,8 Miliar
      2015: RM 630,5 Miliar
      2016: RM 648,5 Miliar
      2017: RM 686,8 Miliar
      2018: RM 1,19 Triliun
      2019: RM 1,25 Triliun
      2020: RM 1,32 Triliun
      2021: RM 1,38 Triliun
      2022: RM 1,45 Triliun
      2023: RM 1,53 Triliun
      2024: RM 1,63 Triliun
      2025: RM 1,71 Triliun
      2026: RM 1,79 Triliun
      -
      Ringkasan Sumber Berita & Referensi:
      Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan mengenai total utang yang melampaui RM 1 triliun setelah memasukkan komitmen jaminan dan liabilitas 1MDB.
      -
      CNA & The Star (2020): Analisis kenaikan plafon utang untuk pendanaan Kumpulan Wang COVID-19 (KWC).
      -
      The Edge MALONYET (2021–2022): Catatan akumulasi utang federal yang mencapai ambang batas baru pasca-pandemi.
      -
      MOF Portal & Bernama (2023–2024): Pernyataan PM Anwar Ibrahim mengenai beban utang RM 1,5 triliun untuk reformasi fiskal.
      -
      Kementerian Kewangan (MOF) MALONYET (2025–2026): Data proyeksi melalui dokumen Belanjawan 2026 dan strategi fiskal jangka menengah
      ________________________________________
      HUTANG BAYAR HUTANG = 2010-2025
      utang Pemerintah MALONYET dari tahun 2010 hingga 2025 dalam USD miliar.
      2010: 150 miliar USD
      2011: 165 miliar USD
      2012: 180 miliar USD
      2013: 195 miliar USD
      2014: 210 miliar USD
      2015: 225 miliar USD
      2016: 240 miliar USD
      2017: 255 miliar USD
      2018: 270 miliar USD
      2019: 285 miliar USD
      2020: 300 miliar USD
      2021: 315 miliar USD
      2022: 330 miliar USD
      2023: 345 miliar USD
      2024: 360 miliar USD
      2025: 375 miliar USD
      -
      Bank Negara MALONYET (BNM): Mencatat total utang federal akhir 2025 sebesar RM 1,32 triliun (~USD 325 miliar).
      -
      Kementerian Kewangan (MOF): Laporan Economic Outlook 2025 memproyeksi biaya bunga utang (debt servicing) sebesar RM 54,7 miliar.
      -
      Lembaga Internasional: Data historis 2010–2025 tersedia di Statista dan Trading Economics.
      ________________________________________
      BUKTI TUKANG HUTANG = OVERLIMIT .....
      Rasio Utang terhadap GDP MALONYET (2010–2025)
      Tahun Rasio Utang terhadap GDP (%)
      2010 = 52.4
      2011 = 51.8
      2012 = 53.3
      2013 = 54.7
      2014 = 55.0
      2015 = 55.1
      2016 = 52.7
      2017 = 51.9
      2018 = 52.5
      2019 = 52.4
      2020 = 62.0
      2021 = 63.3
      2022 = 60.2
      2023 = 64.3
      2024 = 70.4
      2025 = 70.5
      -
      Sumber DATA : Macrotrends / World Bank / Statista / Trading Economics

      Hapus
  61. SHOPING CASH CAESAR SPH versi baru guys.....HOREYYYYY



    Malaysia Peroleh 18 Buah Meriam Bergerak CAESAR 155mm KNDS, Perkukuh Keupayaan Tempur Tentera Darat Malaysia

    https://defencesecurityasia.com/malaysia-caesar-155mm-knds-pemodenan-artileri-indo-pasifik-2026/

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1998 TEST SPH 155mm CAESAR
      2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
      2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
      However many teething issues and automation sub-systems needed tewaking, trrials and modifications so a second pre-production model, more rugged for a field use and close to a ptoduction model was tested by French Army from 1998 and MALONYET Army a year after. The Direction Générale de l'Armement (DGA) was impressed by the report and ordered five additional prototypes for more testing in September 2000. with deliveries completed by June 2003, nearly ten years after the Eurosatory presentation.
      ----
      BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
      1. DESIGNED FNSS PARS 8×8
      2. DEVELOPED WITH FNSS TECHNOLOGY
      3. VEHICLE BASED ON THE TECHNOLOGY OF FNSS
      The DefTech AV8 Gempita, an 8×8 armored vehicle based on the techNOLogy of FNSS-designed FNSS Pars 8×8 developed with FNSS techNOLogy, has been in service with the MALONYET Army since 2014.
      ----
      TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
      KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
      1. UJI BALISTIK DI THAILAND
      2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
      Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.
      ----
      171 ASET USANG 33 TAHUN =
      108 TDM
      29 TUDM
      34 TLDM
      "The total number of MALONYET Armed Forces (ATM) assets exceeding 30 years in service comprises 108 units for the Army, 29 units for the Royal MALONYET Air Force (RMAF), and 34 units for the Royal MALONYET Navy (RMN)," the MALONYET Defence Minister.
      ------
      2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
      2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
      2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
      MALONYET external DEBT reached an all-time high of MYR 1,345,400 million in the fourth quarter of 2024. This was an increase from MYR 1,262,300 million in the third quarter of 2024.
      Additional information
      The average external DEBT for MALONYET from 1990 to 2024 was MYR 393,996.07 million.
      The record low for MALONYET external DEBT was MYR 9,063 million in the second quarter of 1997.
      MALONYET faced external pressures in 2023, including capital outflows, a negative interest rate differential, and ringgit depreciation.
      Gross international reserves (GIR) declined from USUSD114.7 billion at the end of 2022 to USUSD113.5 billion at the end of 2023.
      However, as of mid-January 2024, reserves had increased to USUSD115.1 billion.
      The Bank Negara MALONYET (BNM) Quarterly Bulletin provides a quarterly review of MALONYET economic, monetary, and financial developments

      Hapus
    2. 2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      2016 LOI SPH CAESAR
      PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
      20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
      ==========
      2025-2017 = 9 TAHUN NGEMIS F18 KUWAIT
      2025-2017 = 9 TAHUN NGEMIS F18 KUWAIT
      2025-2017 = 9 TAHUN NGEMIS F18 KUWAIT
      MALONYET has reportedly sought the Kuwaiti jets since at least 2017. The legacy Hornet is thought to “increase the level of preparedness and capability of the RMAF in safeguarding the country’s airspace”. While the acquisition of the second-hand Hornets would help to complement the RMAF’s fleet of Hornets, they come with their own set of challenges. A more strategic approach would be expanding the successful Light Combat Aircraft (LCA) programme or accelerating the MRCA programme to future-proof RMAF against threats (the latter has been delayed for various reasons). The MALONYET Ministry of Defence had submitted no less than three letters to the Kuwaiti government over the past few years in a bid to acquire the fighters. However, the discussions were stymied by political imbroglios in the Kuwaiti government.
      However, the transfer of the US-made fighters to MALONYET will require Washington’s approval. Noticeably, MALONYET has not been the only one eyeing the Kuwaiti Hornets. Reportedly, Tunisia and the US Marine Corps have also voiced interest in acquiring the jets.
      Kuwait operates 39 F/A-18C/D Hornets, which were delivered between January 1992 and August 1993. The Gulf state’s air force is in the process of upgrading its combat airpower by procuring Super Hornet and Typhoon fighters. However, the delivery of these aircraft has been delayed due to Covid-19 and supply chain hurdles. This has forced Kuwait to keep its legacy Hornets longer than originally planned.
      -----------
      KASIAN LOI = SURAT HASRAT
      KLAIM KAYA = MOD 6X PM 5X AKAN SEWA MORTAR
      -----
      LIMA 2025
      -LOI kepada Mildef International Technologies Sdn Bhd bagi permohonan perolehan 136 unit Kenderaan Perisai Jenis A (KJA) & Infrastruktur yang bernilai RM1.88 bilion.
      -Penambahan 2 Long Range Radar (LRR) di Bukit Peteri, Terengganu dan Bukit Lunchu, Johor bernilai RM277 juta.
      -Perolehan 178 buah Light Anti-Tank Weapon Reloadable (LATW) – Short Range bernilai RM49 juta
      -Membekal dan menghantar 780 laras Light Anti-Tank Weapon (LAW) C90 bernilai RM35 juta
      -Membekal dan menghantar 18 laras Mortar 81mm bernilai RM30 juta
      -Pembekalan 2 set pelancar Naval Strike Missile (NSM) bernilai RM44 juta.
      -Membekal dan menghantar 1,300 butir Rounds 84mm Recoilless High Explosive (HE) bernilai RM42 juta.
      -Membekal dan menghantar 5,000 butir Mortar Bomb 60mm Illuminating IR kepada Tentera Darat bernilai RM34 juta
      -Membekal dan menghantar 1,900 butir Mortar Bomb 120mm High Explosive (HE) kepada Tentera Darat bernilai RM34 juta;l
      -Membekal dan menghantar peluru 5.56mm Ball bernilai RM32 juta
      -Membekal dan menghantar 1,000 butir Rounds 125mm HEAT-SD-T” bernilai RM31 juta.
      ==========
      LOI NSM = LCS OMPONG
      LOI NSM = LCS OMPONG
      LOI TARANTULA = GOIB
      Mindef hari ini menandatangani surat hasrat (LOI) bernilai RM1.8 bilion kepada Mildef International Technologies Sdn. Bhd. (MILDEF).
      Selain Tarantula, Mindef turut menganugerahkan LOI bernilai RM800 juta kepada Lumut Naval Shipyard (Lunas) bagi perolehan kelengkapan logistik untuk kapal tempur pesisir (LCS). Seterusnya membekal 2 set pelancar Naval Strike Missile (NSM) bernilai RM44 juta.

      Hapus
    3. GAME OVER
      -
      2026: GAME OVER (CAS/FIFA) – Banding ditolak, terbukti TIPU dokumen naturalisasi. Denda Rp7,5 M & sanksi 1 tahun.
      -
      2024: Prank Turki (Yavuz) – Rencana beli meriam MKE kembali DITINJAU ULANG (PHP lagi).
      -
      2022: Prank PT PAL (Indonesia) – Janji kontrak kapal MRSS bulan Agustus, status tetap GANTUNG.
      -
      2021: Prank India & Slovakia – PHP jet Tejas & meriam EVA, hasil akhirnya MENGUAP.
      -
      2019: Prank Pakistan (JF-17) – Pura-pura minat jet tempur saat kunjungan kenegaraan, berujung DIBANTAH.
      -
      2017: Skandal PSIM Palsu – Pasang modul mast PALSU/DUMMY pada kapal LCS saat peluncuran demi pamer ke Sultan.
      -
      2016: Prank Nexter (Prancis) – Sudah TTD Letter of Intent (LoI) meriam Caesar, tapi akhirnya BATAL.
      -
      2007: Prank Rafale (Prancis) – Wacana beli 18 jet tempur senilai $2M, berakhir PHP bertahun-tahun.
      -
      2004: Prank China (Rudal KS-1A) – Janji beli & transfer teknologi, realisasi ZONK.
      --------------------------------
      1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
      Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
      Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
      Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
      --------------------------------
      2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
      Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
      Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
      Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
      Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
      Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
      --------------------------------
      3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
      Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
      Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
      Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
      Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
      --------------------------------
      4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
      Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
      Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
      Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
      Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
      --------------------------------
      5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
      Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
      Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
      Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
      Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
      Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
      --------------------------------
      6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
      Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
      Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
      Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
      Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
      Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
      -
      PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
      Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
      Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
      ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

      Hapus
  62. Kita uda maen Rudal Balistik ITBM 600mm🚀

    masa tetangga kesayangankuh, negri🎰kasino genting..baruw mao sph, ituw jugak AKAANN LAGIII....🍌
    Last Last Kensel macam Yavuz haha!👎🤥😋

    BalasHapus
  63. kita punyak 3 SPH
    ✅️AMX 61K SPH
    ✅️M109 SPH
    ✅️CAESAR SPH...

    banana🍌reoablik kuala lumpo...NOL BESAR haha!😶‍🌫️🤪👎

    BalasHapus
  64. kita punyak 3 SPH
    ✅️AMX 61K SPH
    ✅️M109 SPH
    ✅️CAESAR SPH...

    Kita uda maen Rudal Balistik ITBM 600mm🚀

    masa tetangga kesayangankuh, negri🎰kasino genting..baruw mao sph, ituw jugak AKAANN LAGIII....🍌
    Last Last Kensel macam Yavuz haha!👎🤥😋

    banana🍌repablik kuala lumpo...NOL sph BESAR haha!😶‍🌫️🤪👎

    BalasHapus
  65. TIM ELIT pake SPH, Mewahhhh...👌

    semenanjung tipe m, dapet
    SPH=SAPI PENARIK HOWITZER haha!🤣🍌😝

    BalasHapus
  66. 1998 TEST SPH 155mm CAESAR
    2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
    2025-1998 = 18 YEARS ZONK SPH
    However many teething issues and automation sub-systems needed tewaking, trrials and modifications so a second pre-production model, more rugged for a field use and close to a ptoduction model was tested by French Army from 1998 and MALONYET Army a year after. The Direction Générale de l'Armement (DGA) was impressed by the report and ordered five additional prototypes for more testing in September 2000. with deliveries completed by June 2003, nearly ten years after the Eurosatory presentation.
    ----
    BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
    1. DESIGNED FNSS PARS 8×8
    2. DEVELOPED WITH FNSS TECHNOLOGY
    3. VEHICLE BASED ON THE TECHNOLOGY OF FNSS
    The DefTech AV8 Gempita, an 8×8 armored vehicle based on the techNOLogy of FNSS-designed FNSS Pars 8×8 developed with FNSS techNOLogy, has been in service with the MALONYET Army since 2014.
    ----
    TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
    KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
    1. UJI BALISTIK DI THAILAND
    2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
    Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.
    ----
    171 ASET USANG 33 TAHUN =
    108 TDM
    29 TUDM
    34 TLDM
    "The total number of MALONYET Armed Forces (ATM) assets exceeding 30 years in service comprises 108 units for the Army, 29 units for the Royal MALONYET Air Force (RMAF), and 34 units for the Royal MALONYET Navy (RMN)," the MALONYET Defence Minister.
    ------
    2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
    2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
    2024 EXTERNAL DEBT REACHED AN ALL-TIME
    MALONYET external DEBT reached an all-time high of MYR 1,345,400 million in the fourth quarter of 2024. This was an increase from MYR 1,262,300 million in the third quarter of 2024.
    Additional information
    The average external DEBT for MALONYET from 1990 to 2024 was MYR 393,996.07 million.
    The record low for MALONYET external DEBT was MYR 9,063 million in the second quarter of 1997.
    MALONYET faced external pressures in 2023, including capital outflows, a negative interest rate differential, and ringgit depreciation.
    Gross international reserves (GIR) declined from USUSD114.7 billion at the end of 2022 to USUSD113.5 billion at the end of 2023.
    However, as of mid-January 2024, reserves had increased to USUSD115.1 billion.
    The Bank Negara MALONYET (BNM) Quarterly Bulletin provides a quarterly review of MALONYET economic, monetary, and financial developments

    BalasHapus
  67. 2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2023 PRANK MKE : The MALONYET n Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
    --
    2022 PRANK KDS : MALONYET is expected to conclude a deal with Slovakia for the supply of EVA 155mm self-propelled howitzers for the MALONYET n Army.
    --------------------------------
    1️⃣ DATA UTANG MALONYET 2026
    Utang Pemerintah: RM 1,79 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,65 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 70,5% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,3% (Overlimit Batas 65%/PDB)
    Jumlah Penduduk MALONYET 2026 : 36.385.115 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2026
    Utang Pemerintah: RM 1.790.000.000.000 / 36.385.115 = RM 49.196
    Utang Rumah Tangga: RM 1.650.000.000.000 / 36.385.115 = RM 45.348
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga : RM 49.196 + RM 45.348 = RM 94.544
    --------------------------------
    2️⃣ DATA YANG MALONYET 2025
    Utang Pemerintah akhir 2025: RM 1.30 triliun = 1,300,000,000,000
    Utang rumah tangga 2025 : RM 1.65 triliun = 1,650,000,000,000
    Jumlah penduduk MALONYET 2025 (perkiraan pertengahan tahun): 35,977,838 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK MALONYET 2025
    Utang Pemerintah : 1,300,000,000,000/35,977,838 = RM 36,139
    Utang Rumah Tangga : 1,650,000,000,000/35,977,838 = RM 45,859
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga MALONYET : RM 36,139 + RM 45,859 = RM 81.998
    --------------------------------
    3️⃣DATA UTANG MALONYET 2024
    Utang Pemerintah: RM 1,22 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,53 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,6%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 84,2%
    Jumlah Penduduk: 34.671.895 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2024
    Utang Pemerintah: RM 1.220.000.000.000 / 34.671.895 = RM 35.187
    Utang Rumah Tangga: RM 1.530.000.000.000 / 34.671.895 = RM 44.128
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 79.315
    --------------------------------
    4️⃣DATA UTANG MALONYET 2023
    Utang Pemerintah: RM 1,17 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,45 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 64,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 81,2%
    Jumlah Penduduk: 35.126.298 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2023
    Utang Pemerintah: RM 1.170.000.000.000 / 35.126.298 = RM 33.308
    Utang Rumah Tangga: RM 1.450.000.000.000 / 35.126.298 = RM 41.279
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 74.587
    --------------------------------
    5️⃣DATA UTANG MALONYET 2022
    Utang Pemerintah: RM 1,08 triliun
    Utang Rumah Tangga: RM 1,38 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 60,1%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 80,9%
    Jumlah Penduduk: 34.695.493 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2022
    Utang Pemerintah: RM 1.080.000.000.000 / 34.695.493 = RM 31.127
    Utang Rumah Tangga: RM 1.380.000.000.000 / 34.695.493 = RM 39.774
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 70.901
    --------------------------------
    6️⃣DATA UTANG MALONYET 2021
    Utang Pemerintah: RM 979,81 miliar
    Utang Rumah Tangga: RM 1,34 triliun
    Rasio Utang Pemerintah/PDB: 63,3%
    Rasio Utang Rumah Tangga/PDB: 89,1% (Puncak pandemi)
    Jumlah Penduduk: 34.282.399 jiwa
    -
    PERHITUNGAN UTANG PER PENDUDUK 2021
    Utang Pemerintah: RM 979.810.000.000 / 34.282.399 = RM 28.580
    Utang Rumah Tangga: RM 1.340.000.000.000 / 34.282.399 = RM 39.087
    ➡️Total Beban Kumulatif Per Warga: RM 67.667

    BalasHapus
  68. BERIKUT ADALAH RINGKASAN ANALISIS UNTUK KOMBINASI KHAN + BRAHMOS + ARMADA UCAV:
    1. Kekuatan Pemukul Darat & Pesisir (Missile Power)
    Rudal KHAN (ITBM) – The Tactical Hammer
    Jangkauan: 280 KM.
    Kecepatan: Mach 5 (Hipersonik pada fase terminal).
    Fungsi: Penghancur instalasi darat, pangkalan udara, dan pusat komando lawan dengan akurasi tinggi (CEP <10m).
    Posisi Strategis: Ditempatkan di Tenggarong (Kaltim) dan Nunukan, mampu menjangkau wilayah Labuan dan Sabah (MALONYET) dalam hitungan menit.
    Rudal BRAHMOS – The Sea Skimmer
    Jangkauan: 290 KM.
    Kecepatan: Mach 3 (Supersonik).
    Fungsi: Rudal anti-kapal tercepat di dunia yang hampir mustahil dicegat oleh sistem pertahanan kapal perang lawan.
    Dampak: Menjadikan perairan Ambalat dan Laut Natuna Utara sebagai "zona terlarang" bagi armada asing.
    -
    2. Perbandingan Armada UCAV ASEAN (Proyeksi 2026)
    Indonesia mendominasi kawasan dengan jumlah unit yang jauh melampaui tetangga:
    Indonesia: 80–90 Unit (TB2/TB3, Anka-S, Akinci, CH-4B).
    Filipina: 12–15 Unit (Hermes).
    Singapura: 10–12 Unit (Hermes/Heron).
    Thailand: 8–10 Unit (CH-4/Kamikaze).
    MALONYET: Fokus pada ISR (Surveillance), bukan varian tempur (Strike).
    -
    3. Analisis Geopolitik: "Efek Terkepung"
    Dengan penempatan aset di titik-titik krusial (Natuna, Tarakan, Nunukan, Sabang), Indonesia menciptakan Anti-Access/Area Denial (A2/AD):
    Labuan & Sabah: Berada dalam radius dual-threat. KHAN bisa menghancurkan landasan pacu, sementara BrahMos mengunci jalur logistik laut.
    IKN (Ibu Kota Nusantara): Terlindungi oleh payung rudal KHAN dari Batalyon Armed 18, memberikan efek deteren absolut terhadap ancaman dari arah utara.
    Keunggulan Udara: 60 unit TB3 yang beroperasi dari kapal induk memberikan kemampuan pengintaian dan serangan 24/7 tanpa perlu pangkalan darat yang dekat dengan target.
    -
    4. Kesimpulan Strategis
    Indonesia telah bergeser dari sekadar penjaga wilayah menjadi Regional Power Projection. Kombinasi rudal hipersonik/supersonik (KHAN/BrahMos) dengan jumlah drone tempur yang masif (Akinci/TB3) membuat peta kekuatan militer di ASEAN menjadi sangat timpang.
    =============
    =============
    MALONYET 3 ANKA ISR
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2026 ANKA MISI UTAMA PENGAWASAN = ISR
    Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) MALONYET.
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/MALONYET-terima-3-unit-drone-anka-s.html#comment-form
    -
    GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 19.30
    FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣
    MALONYET
    3 UNIT ANKA S MARITIM
    -
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
    Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
    -
    -
    GEMPURWIRA27 Februari 2026 pukul 16.01
    ANKA MALONYET Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾
    Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali MALONYET, katanya.
    “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km

    BalasHapus
  69. bual tipe M beruk sebelah bikin mual
    beli pesawat murah lca fa-50 dengan cara ngutang dan barter sawit busok tapi klaim pesawatnya lebih canggih dari negara pembuatnya

    bual yang bodoh !!!

    BalasHapus
  70. MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ITBM KHAN (INDONESIAN TACTICAL BALLISTIC MISSILE) 280 KM
    ------------------------------------
    ITBM KHAN (Indonesian Tactical Ballistic Missile) adalah sistem rudal balistik taktis pertama milik Indonesia yang diproduksi oleh perusahaan pertahanan asal Turki, Roketsan.
    Detail Utama ITBM KHAN Indonesia:
    Identitas & Jangkauan: Dikenal juga sebagai ITBM-600, rudal ini merupakan versi ekspor dari rudal Bora milik Turki. Memiliki jangkauan tembak antara 80 hingga 280 km dengan akurasi tinggi (CEP < 10 meter).
    Kecepatan: Mampu melesat hingga Mach 5 (lima kali kecepatan suara).
    Lokasi Penempatan: Sejak 1 Agustus 2025, rudal ini ditempatkan di Markas Yonarmed 18/Buritkang, Tenggarong, Kalimantan Timur, guna memperkuat pertahanan strategis di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
    Status Sejarah: Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal balistik ini.
    Sumber Berita & Informasi:
    Kabar mengenai kehadiran rudal ini bersumber dari pernyataan resmi otoritas pertahanan dan liputan media nasional:
    Pernyataan TNI AD: Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan konfirmasi mengenai proses pengadaan dan penempatan rudal tersebut melalui kanal Kompas TV dan Tribun Jateng.
    Lembaga Berita Nasional: Kantor Berita Antara melaporkan kedatangannya pada Agustus 2025.
    Media Massa Terkemuka: Berita detail mengenai spesifikasi dan penempatan strategisnya dimuat oleh Kompas.id dan CNBC Indonesia.
    Produsen: Spesifikasi teknis dasar merujuk pada data resmi dari Roketsan.

    BalasHapus
  71. CLUB CAESAR : TIADA MALONYET
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    CLUB CAESAR
    ------------------
    CAESAR CLUB = The CAESAR club was launched on November 14 at the camp of Canjuers by the French Ground Force (Armée de Terre), the DGA (Direction Générale de l'Armement) and KNDS. The aim of this club is to promote the CAESAR family and contribute to strengthening interoperability between the French Army and customer armies, as well as sharing operational topics, including maintenance, concerning this system. It will also provide useful feedback for the French Army and Nexter, a company of KNDS, with a view to developing the entire CAESAR family.
    The ‘CAESAR club’ aims to bring together its different user countries and share feedback. Around the manufacturer, KNDS, the officialization in Canjuers gathered countries using the self-propelled howitzer: France (76), Thailand (6), Saudi Arabia (132), Indonesia (55), Czech Republic (62), Belgium (9 GN ordered) and Lithuania (18). And Ukraine for several months.
    ====================
    ====================
    🦧GORILA KLAIM = 2024 SPH DATANG
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    WOIIII SUDAH 2026
    ------------------
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys

    BalasHapus
  72. Kahsiyan Prancis..kena Prenk❌️
    3x Caesar sph tes di semenanjung kl,
    eh gagal sedjak 90an haha!😋🤥🍌

    BalasHapus
  73. masa tes di klaim beli,

    kacau warganyeet kl gaesz haha!🤪🍌🤥
    halu level alien👻

    BalasHapus
  74. Tanpa basa basi ...

    Kita SHOPPING ITBM 600 KHAN...300KM🚀 haha!🦾🔥😎

    Mantaaabbb✌️

    seblah sph gak punyak, super kahsiyan👎

    BalasHapus
  75. 2026-1995 = 31 TAHUN MEMBUAL SPH
    -----------------------------------
    Tahun Jenis SPH diuji Asal Status
    1995 G5 155mm Afrika Selatan Uji coba, tidak dibeli
    1995 FH-70 (SPH varian) Inggris/Italia/Jerman Uji coba, tidak dibeli
    1999: Uji coba pertama CAESAR Prancis di Kamp Asahan dan Gemas.
    2000: Akuisisi CAESAR batal akibat krisis keuangan Asia; Malonyet membeli meriam tarik Denel G5.
    2001–2010: Evaluasi sistem SPH global lain seperti Denel G6 dan K9 Thunder tanpa kesepakatan.
    2016: Rencana pembelian 30 unit bekas M109A5 dari Amerika Serikat disetujui.
    2018: Pembelian M109A5 dibatalkan karena biaya perbaikan sasis tua terlalu mahal.
    2022: Negosiasi intensif untuk membeli 16–18 unit SPH EVA dari Slovakia.
    Januari 2023: Pembelian SPH EVA dibatalkan akibat pergantian pemerintah pasca-pemilu.
    -----------------------------------
    2025-2016 = 10 TAHUN PRANK SPH
    2016 LOI SPH CAESAR
    2016 LOI SPH CAESAR
    PRANK NEXTER :Nexter in cooperation with Advanced Defense Systems (ADS) is proposing the CAESAR 155mm 52 .cal self propelled howitzer to the MALONYET n Army, in order to fill a capability gap. An LoI is signed during day three of DSA 2016.
    20 units are to be supplied, which include the supporting vehicles, and will boost the MALONYET n Army's firepower inventory.
    --
    2026 SPH VERSI AKAN : UANG KOPI ......
    BUKAN MINDEF = MIDDLEMAN (UANG KOPI)
    Representatives of KNDS and its local industrial partner Advanced Defense System (ADS Sdn Bhd) formalized an order for 18 CAESAR artillery systems on Tuesday, 16 June 2026, during the 2026 edition of Eurosatory.
    ----------------------------------
    GEMPURWIRA24 Juni 2026 pukul 14.26
    ORANG KAYA SHOPING CAESAR SPH BARU...CASH ya guys.....😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 10.30
    Tahun depan 2024
    18 SPH
    12 HELIKOPTER CSAR
    50-60 KENDERAAN ARMOR
    3 KAPAL LMS BATCH 2
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 09.48
    Psssttttt..... 18 buah SPH beli CASH ya guys bukan HUTANG... 🤣🤣🤣🤣
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 13.23
    Alhamdulilah MALONYET shoping SPH CASH guys.... Kalis NGUTANG... 😎😎😎😎
    -
    GEMPURWIRA14 Desember 2023 pukul 08.40
    18 buah puan syukur beli CASH...
    dari NGUTANG yang di bebankan rakyat tanggung BEBAN HUTANG alutsista puluhan tahun hingga 2044... 🤣🤣🤣🤣🤣
    -
    SPH CAESAR =
    GEMPURWIRA 2 April 2022 pukul 19.36
    Wkwkwkwkkw.... MALONYET SHOPING SPH guys.... ORANG KAYA
    -
    SPH YAVUZ =
    GEMPURWIRA 18 April 2022 pukul 12.26
    SPH Masuk dalam aset terbaru ya guys... Shoping lagi. Wkwkkwkwkwkw
    -
    SPH EVA =
    GEMPURWIRA 14 September 2022 pukul 07.29
    Video Eva SPH yang di runding oleh MALONYET guys.... pengisian peluru Auto guys
    -----------------------------------
    ✈️ MRCA (2017–2025: ZONK)
    Tujuan: Ganti MiG-29N TUDM yang usang.
    Kandidat: Rafale, Typhoon, Gripen, F/A-18E/F.
    Kendala: Anggaran tidak pasti dan peralihan fokus ke jet LCA FA-50.
    Status: Proyek mandek tanpa akuisisi pesawat baru.
    -
    🚢 LCS (2011–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan 6 kapal perang kelas Gowind TLDM (RM9–11 miliar).
    Masalah: Skandal korupsi dan salah kelola oleh Boustead Naval Shipyard.
    Status: Belum ada kapal operasional; kapal pertama baru rampung 72% untuk uji laut.
    -
    🛡️ SPH (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Pengadaan artileri bergerak Angkatan Darat (Kandidat: CAESAR, K9 Thunder).
    Kendala: Perubahan anggaran dan prioritas politik lintas pemerintahan.
    Status: Tidak ada unit baru yang dioperasikan.
    -
    🚢 MRSS/LPD (2016–2025: ZONK)
    Tujuan: Kapal logistik amfibi dalam Pelan Transformasi 15-to-5 TLDM.
    Perkembangan: Konstruksi tertunda lama dan baru dijadwalkan mulai pada RMKe-13 (2026).
    Status: Belum ada kapal yang dibangun.

    BalasHapus
  76. JV-JD MISSILE INDONESIA
    RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
    RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
    RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
    -
    CSG KRI SRIWIJAYA
    Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
    • 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
    • 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
    • 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
    • 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
    • 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
    --------------------------------------------
    KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
    • RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
    • RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
    • RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
    ========================
    ========================
    KATA KUNCI : TIADA KEPUTUSAN BRAHMOS NG
    KATA KUNCI : KEMUNGKINAN
    -
    NEW DELHI: Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengesahkan Malonsia sedang meneroka kemungkinan untuk memperoleh sistem peluru berpandu udara ke permukaan BrahMos India.
    Beliau menekankan perbincangan itu masih dijalankan walaupun tiada keputusan muktamad yang dibuat setakat ini.
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/09/malonsia-pertimbang-peroleh-peluru.html
    --------------------------------------------
    BRAHMOS NG = PROTOTIPE
    BRAHMOS NG = PROTOTIPE
    BRAHMOS NG = PROTOTIPE
    -
    📌 Ringkasan Status BrahMos-NG
    • Status: Belum aktif. Militer India saat ini masih memakai versi standar (3 ton).
    • Uji Terbang: Akhir 2026 / awal 2027 (tertunda 1 tahun karena desain ulang radar AESA domestik).
    • Masuk Layanan: Target produksi massal antara 2028–2029.
    -
    Meta-Defense (2026): Info penundaan uji terbang, desain ulang radar AESA, dan target operasional 2028–2029.
    CNN-News18: Wawancara direksi mengenai lini masa produksi 2027–2028.
    --------------------------------------------
    KLAIM KAYA SHOPIING = 2 TAHUN SIPRI (2024-2025) KOSONG....
    INDONESIA = SIPRI SHOPPING
    6x MOF BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
    MALONYET : 2 TAHUN (2025-2024) NOL = KOSONG
    -
    5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
    5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
    97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
    -
    5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
    6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
    97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
    -
    MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    --------------------------------------------
    🤣GUNBOAT= TLDM NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE : KLAIM PROTOTIPE🤣

    BalasHapus
  77. JV-JD MISSILE INDONESIA
    RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
    RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
    RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
    -
    CSG KRI SRIWIJAYA
    Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
    • 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
    • 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
    • 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
    • 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
    • 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
    --------------------------------------------
    KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
    • RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
    • RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
    • RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
    ========================
    ========================
    NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
    TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
    TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
    -
    PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
    LCS = BANNED NSM
    LMS B1 = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
    LEKIU = EXO B2 EXPIRED
    KASTURI = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    LAKSAMANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    KEDAH = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    PERDANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    HANDALAN = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    JERUNG = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    --------------------------------------------BRAHMOS NG = PROTOTIPE
    BRAHMOS NG = PROTOTIPE
    BRAHMOS NG = PROTOTIPE
    -
    📌 Ringkasan Status BrahMos-NG
    • Status: Belum aktif. Militer India saat ini masih memakai versi standar (3 ton).
    • Uji Terbang: Akhir 2026 / awal 2027 (tertunda 1 tahun karena desain ulang radar AESA domestik).
    • Masuk Layanan: Target produksi massal antara 2028–2029.
    -
    Meta-Defense (2026): Info penundaan uji terbang, desain ulang radar AESA, dan target operasional 2028–2029.
    CNN-News18: Wawancara direksi mengenai lini masa produksi 2027–2028.
    --------------------------------------------
    KLAIM KAYA SHOPIING = 2 TAHUN SIPRI (2024-2025) KOSONG....
    INDONESIA = SIPRI SHOPPING
    6x MOF BUAL MRCA LCS SPH MRSS = 2025 ZONK
    MALONYET : 2 TAHUN (2025-2024) NOL = KOSONG
    -
    5x GANTI PM = 84,3% TO GDP
    5x GANTI MOF = KLAIM LUNAS 2053 = GAGAL (NAMBAH DEBT)
    97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
    -
    5x GANTI PM = TIDAK BAYAR HUTANG TERTUNGGAK
    6x GANTI MOD = KEKANGAN KEWANGAN
    97.000 EKSODUS = 2018-2026 HUTANG BAYAR HUTANG
    -
    MRCA 2025-2017= ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    LCS 2025-2011 = ZONK = MANGKRAK
    5x GANTI PM
    6x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    SPH 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    -
    MRSS/LPD 2025-2016 = ZONK = NO PROCUREMENT
    5x GANTI PM
    5x GANTI MOD
    6x GANTI MOF
    --------------------------------------------
    🤣GUNBOAT= TLDM NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE : KLAIM PROTOTIPE🤣

    BalasHapus
  78. warganyet kl, masa klaim beli sph..🍌

    besok perang, masa bawa2 poto poster caesar..edan euy haha!🤪👎🤣

    BalasHapus
  79. JV-JD MISSILE INDONESIA
    RI - INDIA : BRAHMOS ASTRA
    RI – TURKI : JV ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR
    RI – CHINA : JOINT DEVELOPMENT MISSILE
    -
    CSG KRI SRIWIJAYA
    Ekosistem tempur KRI Giuseppe Garibaldi terdiri dari 5 komponen utama:
    • 1. Flagship: KRI Giuseppe Garibaldi sebagai pusat komando dan pangkalan terapung drone.
    • 2. Pengawal Permukaan: Fregat & Korvet (Merah Putih & Martadinata) sebagai perisai anti-rudal, udara, dan permukaan.
    • 3. Bawah Air: Kapal Selam (Scorpène/Nagapasa) sebagai pemburu ancaman bawah laut.
    • 4. Air Wing: Drone Kızılelma (serang/udara), Drone TB3 (maritim/intip), dan Heli AKS Panther.
    • 5. Logistik: Kapal BCM (Bontang/Tarakan) sebagai penyuplai BBM dan amunisi di laut lepas.
    --------------------------------------------
    KERJA SAMA RUDAL STRATEGIS RI
    • RI - INDIA: Kontrak Rudal BrahMos (jelajah supersonik pantai) dan Rudal Astra (udara-ke-udara BVR Sukhoi).
    • RI - TURKI: Rudal KHAN (balistik taktis IKN) dan Joint Venture Pabrik Lokal untuk produksi/MRO massal rudal ÇAKIR, ATMACA, HISAR, dan SUNGUR via ToT penuh.
    • RI - CHINA: Proyek Joint Development Missile untuk alih teknologi (ToT) rudal, roket, dan amunisi massal melibatkan PT Pindad & PT Len.
    ========================
    ========================
    NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
    TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
    TLDM : TENTARA LAUT DIPERSENJATAI MERIAM
    -
    PERDANA MENTERI = DEFACT KILL PREGNANT WOMEN
    LCS = BANNED NSM
    LMS B1 = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    LMS B2 = NO SONAR NO TORPEDO
    LEKIU = EXO B2 EXPIRED
    KASTURI = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    LAKSAMANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    KEDAH = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    PERDANA = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    HANDALAN = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    JERUNG = = NO SONAR NO TORPEDO NO MISSILE
    --------------------------------------------
    KLAIM CASH = HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF - Pesawat Hawk)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS - 17 Kreditor/Hutang)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..

    BalasHapus
  80. GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣



    Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura

    https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura

    BalasHapus
  81. GORILLA KETAHUAN MEMBUAL.... KENYATAANNYA INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERASNYA DIBELI.... Baca guys.. 🔥🔥🤣🤣🤣



    Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura

    https://www.liputan6.com/amp/8245047/bulog-kejar-kesepakatan-ekspor-beras-ke-malaysia-dan-singapura

    BalasHapus
  82. INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣


    Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia

    https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia

    BalasHapus
  83. INDIANESIA NGEMIS KE MALAYSIA MINTA BERAS YA DIBELI guys... 🔥🔥🔥🤣🤣🤣


    Bulog akan Kirim Utusan ke Serawak, Bahas Ekspor Beras Ke Malaysia

    https://money.kompas.com/read/2026/05/29/115800926/bulog-akan-kirim-utusan-ke-serawak-bahas-ekspor-beras-ke-malaysia

    BalasHapus
  84. warganyet kl, masa klaim beli sph..🍌

    besok perang, masa bawa2 poto poster caesar..edan euy haha!🤪👎🤣

    BalasHapus
  85. Lah kita ekspor dibilang beli beras..buta bawel warganyet kl haha!🤥🍌🤪

    BalasHapus
  86. Kita uda maen Rudal Balistik ITBM 600mm🚀

    masa tetangga kesayangankuh, negri🎰kasino genting..baruw mao sph, ituw jugak AKAANN LAGIII....🍌
    Last Last Kensel macam Yavuz haha!👎🤥😋

    BalasHapus
  87. kita punyak 3 SPH
    ✅️AMX 61K SPH
    ✅️M109 SPH
    ✅️CAESAR SPH...

    banana🍌reoablik kuala lumpo...NOL BESAR haha!😶‍🌫️🤪👎

    BalasHapus
  88. kita ekspor beras
    dibilang beki..ahh oon haha!👎🤣🤥

    BalasHapus
  89. kita ekspor beras
    dibilang beli..ahh oon haha!👎🤣🤥

    keknya perluw embege & kopdes di semenanjung haha!😋🍌🤣

    BalasHapus