05 Juli 2023

Kapal Perang Eks Jerman Timur Dan Pesawat Udara Puspenerbal Akan Jalani Peremajaan

05 Juli 2023

KRI Teluk Sabang (544) adalah LST kelas Frosch dalam armada Kolinlamil TNI AL (photo : TNI AL)

Kapal Perang Eks Jerman Timur akan jalani peremajaan

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan, kapal perang TNI AL yang berasal dari Jerman Timur akan menjalani peremajaan atau refurbishment. Dia mengungkapkan saat ini banyak kapal perang milik Indonesia yang sudah berumur dan harus menjalani peremajaan. 

“Karena kapal-kapal yang tua ini memang kita harus hati-hati dalam mengoperasikannya dan harus melaksanakan refurbishment atau dulu istilahnya ada midlife modernization, ini juga ada beberapa kapal,” kata Ali usai menghadiri kegiatan Puncak HUT ke-62 Kolinlamil di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (3/7/2023). 

"Mungkin ada dari Kolinlamil terutana LST-LST (landing ship tank) yang ex Jerman Timur, yang (jenis) Frosch itu akan dilaksanakan peremajaan," sambungnya.

Frosch class adalah LST medium tang dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1980 untuk Angkatan Laut Jerman Timur (photo : Piet Sinke)

Ali menegaskan, sambil melakukan peremajaan untuk kapal yang berusia lanjut, pihaknya juga tetap mengadakan kapal-kapal baru. Bahkan, untuk unsur Kolinlamil, kata Ali, bisa dibuat di dalam negeri. 

"Namun ke depan kita tetap mengadakan juga kapal-kapal baru, namun secara bertahap dilaksanakannya. Dan ini semua, untuk unsur-unsur seperti unsur-unsur Kolinlamil bisa diadakan di dalam negeri semua," katanya. 

"Kecuali unsur-unsur yang mempunyai tingkat sophisticated, tingkat peralatan yang cukup canggih itu memang kita masih pengadaan dari luar," sambungnya. 

Pemeliharaan dan perbaikan pesawat udara milik TNI AL, di hanggar Fasharkan Pesud, Puspenerbal Juanda (photo : Sindonews)

Pesawat udara Puspenerbal

Lebih lanjut Ali mengungkapkan bahwa tidak hanya kapal perang, TNI AL juga berencana melakukan peremajaan pesawat udara Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal). "Mungkin dari pesawat udara juga akan dilaksanakan beberapa peremajaan atau kita tetap mempertahankan beberapa pesawat yang usianya sudah lanjut," katanya. 

Untuk diketahui, saat ini sebanyak 41 KRI TNI AL tengah menjalankan perbaikan dan peningkatan kemampuan sehingga siap tempur. Hal tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Industri Pertahanan dalam negeri PT. PAL Indonesia.

43 komentar:

  1. Aman dari sebelah... jalesviva jayamahe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau yg di Kolinlamil saja, harusnya sebagian besar pensiun.

      Hapus
  2. Jengkol 1, lapor
    Jengkol 2 aman haha!🤫🤫🤫

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pete 1... kondusif
      Pete 2... Dalam jangkauan

      Musang king.... Malon kedekut !!!
      Hahahaha

      Hapus
    2. bokek ama felit beda tifis om esen, kesian sbla haha!😆😆😆

      Hapus
    3. RUJAK 1 ......aman
      RUJAK 2.... sangat amaan

      mari MALON kita rujaaaaak 🤣

      Hapus
  3. Untuk gantikan pesawat angkut ringan milik TNI-AL, harapan kami bisa digantikan dengan N-219 dan N-212

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada yg lebih ringan lagi kakak.....pesawat radio 🤣🤣🤣

      Hapus
    2. Lebih ringan lagi pe cawat mbah gono, masbro...

      Hapus
  4. Ini Bukan 5 kapal MANGKRAK + 1 GHOIB ya guys... Hahahahahaha

    Pesan 6 dapat 5 kapal...5 kapal pun masih GHOIB.... HAHAHAHH

    kasihan si BERUK MALON .. hahahah

    BalasHapus
  5. tambah lagi lst baruw yg kcil” gpp asal ngebut haha!✊✊✊

    BalasHapus
    Balasan
    1. LST meski disebut kecil tetap lebih besar lagi mahal, berbanding boat pemintas laju receh kecil punya sebelah tuu oom..

      Huwahahahahahaaaa...

      Hapus
    2. nyooiihhh...buat angkut tank & mlrs nyebrang antar pulau,
      klo bot pemintas benda apapula ntuw, nelayan nguyen ktawa dengerinnyah om pedang haha!😆👏😆

      Hapus
  6. KALAU GCI INDIGENOUS INDONESIA YANG SUDAH SELESAI DI BUAT PROTO TYPE DENGAN PT INTI , PRA THALES DI BAWA ² PRABOWO NKRI SUDAH SUKSES DAHULU BUAT GCI DENGAN KEMAMPUAN MANDIRI JUGA MATERIAL LOCAL INDONESIA & AWALNYA GCI ITU YANG AKAN DI PRODUKSI ASLI PT . INTI ATAU LEN , PRA ADA DEFEND .ID SEMUA SUDAH DIPAMER JUGA JANGKAUAN LEBIH 450 KM.
    KEMANA ITU RADAR INDIGENOUS NKRI.

    KOK DISEMBUNYIKAN UNTUK TIDAK DI PRODUKSI ADA APA ?, KOK OPOSISI TERUS DEPHAN RI (PRABOWO ) KE PRODUCT² INDIGENOUS INDONESIA & GERILYA JUGA BUMNIS RI UNTUK TUKAR PRODUCT &

    "CENDERUNG HENDAK HAPUS BENDERA MERAH PUTIH DENGAN BENDERA PRANCIS IBARATNYA ",

    NKRI YA NKRI 🇮🇩 BERDAULAT PENUH !


    KEMANDIRIAN YESS !

    BalasHapus
    Balasan
    1. TOLOL... TOLOL

      LEN GCI RADAR BARU PROTAP... MASUK PRODUKSI KEMUNGKINAN TAHUN 2024 nad PENGIRIMAN BARU DIMULAI TAHUN 2025/2026 TOLOL.. TOLOL


      TNI BUTUH YANG LUMAYAN CEPAT TOLOL.. TOLOL

      Hapus
    2. Bisa benaran produksi di sini? Beberapa komponen setahuku kita belum mampu buat.

      Hapus
  7. Unsur kapal LST yg baru,apa sudah diserahkan semua pesanan nya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Satfib sudah menerima 5 kapal, sedangkan Kolinlamil terima 4.

      Hapus
  8. KAPAL TUA HARUSNYA TERUS DI GANTI PERLAHAN SEPERTI RENCANA NEGARA PRA MEF DENGAN ANGGARAN TERUKUR & PASTI KOK , SEKARANG KAPAL² BEKAS JAMAN ORBA YANG DIBAWA PROF .HABIEBIE YANG MEMANG SUDAH TUA AKAN TERUS DIOPERASIKAN LAGI ?
    BAHAYA INI NSNTI SEPERTI KASUS "MIRAGE BEKAS" JIKA DIPAKAI BELI RAFALE SAJA CUKUP SEBANDING JUMLAHNYA JUGA DENGAN MIRAGE BEKAS ,
    ATAU JIKA UNTUK MEF KAPAL SELAM JUGA LEBIH CUKUP AGAR TARGET MEF TIDAK TERCECER JAUH JUGA PENGUATAN PT PAL DIVISI SUB MARINE PRODUCTION APALAGI JIKA UNTUK IF 21 🇮🇩 .
    ATAU BAHKAN BELI FREGATE ASLI PRANCIS FREEM MASIH ADA SISA €200 JUTAAN LAUT NKRI BISA BENAR² TERJAMIN & SANGAR.


    KEMANDIRIAN YESS !
    🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩 NKRI 🇮🇩 BERDAULAT !

    BalasHapus
  9. Si beruk gempurwaria titit kuman lagi di MRO lobang jubornya biar kya perawan sama para gay banglaySIA..hahaha..makanya mulutnya ember...karena gk di rudal

    BalasHapus
  10. Hanya 4 kapal yg bakal diremajakan atau ada yg dipindahkan dari Satfib?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Contohnya KRI Teluk Sabang-544, terakhir kali itu kapal Satfib, bukan Kolinlamil. Kurang tahu status sekarang penempatannya di mana.

      Hapus
    2. Dari info penugasan rata2 yang ditugasi ngirim satgas/logistik itu bukan teluk bintuni class. Jadi LST sekarang isinya yang baru, kolinlamil yang tua. Jadi wajar kalau yg upgrade itu lst kolinlamil

      Hapus
    3. Jadi memang 4 kapal saja yg diremajakan? Nomor lambung 537-540.

      Hapus
  11. MORINO EV 4X4 PT .PINDAD KEREN HARUS SEGERA DI PRODUKSI SEBAGAI ADV ELECTRIC MILITARY VEHICLE , TERUS DIKEMBANGKAN & DISEMPURNAKAN UNTUK MAKIN NYAMAN & TANGGUH LAGI.

    GMC SAJA SEKARANG KELUARKAN TYPE EV UNTUK MILITARY & PRODUCT MORINO SEPERTI OK SERTA SANGAT POTENSIAL KUAT JADI ANDALAN.
    MORINO JUGA DI BUAT DONG PINDAD ! VERSI CONVENSIONAL ENGINENYA.


    KEMANDIRIAN YESS !

    BalasHapus
  12. Kasihan betol angkatan laut Indon ini ... majority asset adalah barang rongsokan yang hingga kini masih dipakasakan untuk beroperasi walaupun beresiko tinggi bagi awaknya ....

    Jadi jangan hairan jika case tenggelamnya cas KS Nanggala akan selalu berulang setiap tahunnya ,,,,

    Jadi memang betol rumor di luar bahwa nilai nyawa tentera indon paling murah nilannya di seluruh dunia...Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah kalau Korang pikirnya dari lubang jubor
      Hahahahaha

      Hapus
    2. Anwar said he had been astonished to see a navy frigate dating from the 1970s on display at the recent LIMA maritime and aerospace expo in Langkawi.
      “I want to salute these ships but I don’t know where to put my face. The last frigate (on display at LIMA) was from 1998,” he said
      🔥SUPREMO = SUKA PREA HOMO🔥

      Hapus
    3. Ngaca diri sendiri mahatolol

      Hapus
  13. Malon nak mimpi MRO FA-50, sedang buat seluar dalam jalur gemilang saja masih tak Reti

    Ngoahahahaha

    BalasHapus
  14. Guyys.....taukah kalian bahwa ujicoba rudal EXOCET MM40 Blok 3 oleh TNI AL yang lalu ternyata menempuh jarak 198 km dari KRI ke kapal sasaran, beda dengan MALON yang ujicoba rudal EXO Blok 2 EXPIRED yang hanya menempuh jarak 30 km dari standart kemampuan rudal yang 70 km.......JIAHAHAHAHA 😁😄😂😂......begitu saja Malon sebelah sudah merasa hebat 🙂

    BalasHapus
  15. Wuuuiiiiihhhhh....ternyata LST kita banyak banget. Sekali angkut, semua kendaraan tempur lapis baja TNI AD langsung bisa diboyong semua.

    Sementara si Kismin babu British Beruk Bucu Katil blom punya LST. Adanya cuma rakit dari buluh buat angkut motor sikal Tentera Beruk Bucu Katil agar bisa pusing2 kat KL jadi ojek online...🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  16. Jadi karena EXPIRED tentu rudal EXO blok 2 punya MALON meluncur hanya sejauh 30 km saja.....Kasihaaaan deeeh Malon 😛😛🤪🤪😝

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau jauh2 nanti takut nyasar.. wkkkkwkk

      Hapus
  17. Bedaa yaa.....rudal BARU dengan yang EXPIRED 🙂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon mana bisa test firing AShM ratusan Km, laah luasan lautnya cuma segitu...kawasan padat kapal pula

      Itupun targetnya ponton doang
      😂😂😂

      Hapus
    2. Rudal EXOCET MM38 yang zaman dulu saja jangkauan standart 42 km, jadi kemampuan rudal Blok 2 Expired punya Malon DIBAWAH kemampuan rudal Exocet lawas 🙂

      Hapus
  18. JIAHAHAHAHA......Kemampuan TLDM cukup menyediihkan 😁😄😛😛😝

    BalasHapus
  19. Aset RONGSOK lagi.... HAHAHAHHAHA

    BalasHapus
  20. nyoiihh kesian seblah yg gak punyak LST apalagi tank amfibi gaesz haha!🤣🤣🤣

    BalasHapus