Kunjungan ke Fighter Tactical Squadron 401 di Takhli Air Base (photo: TUDM)
Program mesyuarat kali ini turut dilaksanakan program lawatan SMEE FLIT & Logistic T50/FA50 ke Fighter Tactical Squadron 401 di Takhli Air Base. Lawatan yang diketuai Lt Kol Nasruddin bin Khalid TUDM bersama wakil RTAF ini memberi pendedahan berkaitan operasi dan senggaraan pesawat T-50/FA-50. Program ini signifikan sebagai persediaan menjelang kemasukan varian FA-50 ke dalam fleet TUDM. Delegasi turut berpeluang menaiki pesawat ATR 72 RTAF ke pangkalan tersebut.
Selain itu, Program SMEE Airworthiness Operation Regulations turut dilaksanakan melibatkan pegawai kanan TUDM dan RTAF. Perbincangan merangkumi proses kompetensi serta ujian kategori juruterbang TUDM dan rujukan peraturan yang diguna pakai. Pihak RTAF turut berkongsi taklimat setara termasuk aspek pengoperasian UAV mereka. Keseluruhannya, mesyuarat ini terus memperkukuh kerjasama strategik dan kesiapsiagaan kedua-dua angkatan udara.
(TUDM)



mangkrak haha!π΅π€ͺπ΅
BalasHapusthailan sama kita sama2 pake T50i buat jet trening haha!ππ€π
BalasHapusbuat LCA, eittt nanti dolo..belok kita pilih M346F bisa lanjut Sulfur PL15 haha!π¦Ύππ¦Ύ
eitt ada negriπ°kasino kuala lumpo ikut2 malah oilih lca fa50M(urah)langsung kejebak ..
N⛔️ AMRAAM, N⛔️ 9X..
kahsiyan SALAH BELI, SALAH PILIH haha!ππ€£π
Kata warga TIPE-M,jet tempur FA 50-M adlh versi terbaru dan tercanggih sekawasan om@pal
HapusLebih jagoh dari pada F-35, RAPTOR, RAFALE π€£π€£π€£
Yg ngomong lulusan top 5 university of beruk lhoo
terbaruw kena tipunya,
Hapusbegituw diterima langsung obselit om haha!ππ€£π
yaa samalah macam gowing lcs nanti langsung usang, kahsiyan haha!ππ΅π«π
klaim iq super, kena bual jugak seblah
Sebelah beli FA 50 block 20 merasa paling canggih.
HapusNggak taunya Filipina ditawarin beli FA 50 block 70... wkkwkw
Di tipu sales plastik...sama kaya poland ...haahaa
Yg baru akan punya ngemis latihan π€£π€£
BalasHapus18 FA50Murah =
BalasHapus10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
-
Korea Aerospace Industries won the LCA / LIFT competition (which suffered a competitive challenge attempt) to supply the Royal Malaydeshn Air Force (RMAF or TUDM) with 18 light combat and advanced trainer aircraft. Eight of these aircraft are to be configured primarily as Lead Advanced Trainer (LIFT), while the remaining ten would be Light Fighter Aircraft (LCA) combat aircraft.
-------
SIPRI 2023 MALAYDESH =
RADAR EM/L-2032 FOR FA50M
RADAR EM/L-2032 FOR FA50M
RADAR EM/L-2032 FOR FA50M
-
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHJzxwXoi9JJ1en5IoKmLuxc1T9FaY6kvLCSuuQGnjIQMypgAwlGYK_SxGU9es-QwOkQDFp1dEXNQ9OTDqU8rul1nQ_uD6kXLqMAz3dDvdl9N0uANjU1AdYs5Jg3hV64lYusPLIsnHnMFVm9_zrRlbkcK_onpmxfCEG9WhqO-mQSzKXE_H87PHNXJniAUN/s1553/MY-2.jpg
------
VETO AIM-120 AMRAAM
VETO AIM-120 AMRAAM
VETO AIM-120 AMRAAM
-
Hambatan integrasi rudal AIM-120 AMRAAM pada armada FA-50PL Polandia adalah contoh nyata bagaimana teknologi militer digunakan sebagai instrumen geopolitik dan ekonomi. Analisis mengenai fenomena ini dapat diurai menjadi tiga dimensi utama:
-
1. Strategi "Segmentation and Locking" (Segmentasi Pasar)
Amerika Serikat (melalui Lockheed Martin) ingin memastikan bahwa setiap pesawat tempur memiliki "kasta" yang jelas.
Menghindari Kanibalisasi: Jika FA-50 (yang jauh lebih murah) diberi kemampuan rudal jarak jauh (BVR) yang setara dengan F-16, maka nilai jual F-16 Viper akan merosot. Banyak negara akan memilih membeli dua atau tiga unit FA-50 daripada satu unit F-16 jika keduanya memiliki daya pukul yang sama.
Kendali Jarak Jauh: Dengan menahan izin integrasi AMRAAM, AS secara efektif "mengunci" FA-50 pada peran serangan darat atau patroli udara jarak dekat saja. Hal ini memaksa negara seperti Polandia untuk tetap bergantung pada F-16 atau F-35 untuk misi supremasi udara yang lebih kritis.
Dikira uda hebat, SALAH PILIH SALAH BELI fa50M(urah)langsung kejebak ..
BalasHapusN⛔️ AMRAAM, N⛔️ 9X..
eittt kita belok PILIIH ASET PREMIUM YUROP M346F haha!ππ€π
kahsiyan kl, KTIPU LAGIIIIII
18 FA50Murah =
BalasHapus10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
10 LCA + 8 FLIT
-
Korea Aerospace Industries won the LCA / LIFT competition (which suffered a competitive challenge attempt) to supply the Royal Malaydeshn Air Force (RMAF or TUDM) with 18 light combat and advanced trainer aircraft. Eight of these aircraft are to be configured primarily as Lead Advanced Trainer (LIFT), while the remaining ten would be Light Fighter Aircraft (LCA) combat aircraft.
-------
VETO AIM-120 AMRAAM
VETO AIM-120 AMRAAM
VETO AIM-120 AMRAAM
-
Hambatan integrasi rudal AIM-120 AMRAAM pada armada FA-50PL Polandia adalah contoh nyata bagaimana teknologi militer digunakan sebagai instrumen geopolitik dan ekonomi. Analisis mengenai fenomena ini dapat diurai menjadi tiga dimensi utama: Strategi "Segmentation and Locking" (Segmentasi Pasar) Amerika Serikat (melalui Lockheed Martin) ingin memastikan bahwa setiap pesawat tempur memiliki "kasta" yang jelas :
1. Menghindari Kanibalisasi: Jika FA-50 (yang jauh lebih murah) diberi kemampuan rudal jarak jauh (BVR) yang setara dengan F-16, maka nilai jual F-16 Viper akan merosot. Banyak negara akan memilih membeli dua atau tiga unit FA-50 daripada satu unit F-16 jika keduanya memiliki daya pukul yang sama.
2. Kendali Jarak Jauh: Dengan menahan izin integrasi AMRAAM, AS secara efektif "mengunci" FA-50 pada peran serangan darat atau patroli udara jarak dekat saja. Hal ini memaksa negara seperti Polandia untuk tetap bergantung pada F-16 atau F-35 untuk misi supremasi udara yang lebih kritis.
=============
=============
33 F16 : MRCA
33 F16 : MRCA
33 F16 : MRCA
-
TNI AU mengoperasikan sekitar 33 unit pesawat tempur F-16.
23 Unit F-16C/D (Block 25/52): Merupakan varian yang lebih modern, hasil program refurbishment dan peningkatan "Peace Bima-Sena II" dari Amerika Serikat.
10 Unit F-16A/B (Block 15): Merupakan unit lama yang telah melalui program Falcon STAR (Structural Augmentation Roadmap) dan eMLU (Enhanced Mid-Life Update), membuat kemampuan avionik dan strukturnya setara dengan varian C/D.
Pangkalan Utama: Ditempatkan di Skadron Udara 3 (Lanud Iswahyudi, Magetan) dan Skadron Udara 16 (Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru).
-------
36 AMRAAM
36 AMRAAM
36 AMRAAM
-
Hingga Februari 2026, status utama terkait pengadaan rudal AIM-120 AMRAAM oleh Indonesia melalui skema Defense Security Cooperation Agency (DSCA) adalah sebagai berikut:
Persetujuan Utama (2016): Departemen Luar Negeri AS memberikan persetujuan Foreign Military Sale (FMS) untuk Indonesia pada Maret 2016. Paket tersebut mencakup 36 unit AIM-120C-7 dengan estimasi nilai USD 95 juta.
Integrasi Alutsista: Rudal ini telah dioperasikan oleh TNI AU untuk melengkapi armada jet tempur F-16C/D Block 52ID. Selain itu, Indonesia juga menggunakan varian AMRAAM dalam sistem pertahanan udara titik NASAMS 2 yang menjaga wilayah Jakarta
Min, pusing bacanya pake bahasa ginian
BalasHapusBAHASA ROJAK TAK LAKU MIN, CUMA HEWAN AJA YANG PAHAM ππππππ
Hapuswuiiihhh kopkit M346 F blok 20 kita nanti seperti ini gaesz...display besar, Moderen haha!πππ
BalasHapusuda mirip jet gen 5
fa50M(URAH) pasti gak punyak sperti ini, usang sich haha!πππ
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Leonardo unveiled prototype cockpit for its Block 20-standard M-346 at training conference in Sardinia
https://d3lcr32v2pp4l1.cloudfront.net/Pictures/780xany/0/9/9/109099_m346block20newcockpit_410594_crop.jpeg
Bagus yaa cockpitnya sudah modern...digital...dan compactible mica ng dan meteor...
HapusBEDA JAUH OM JON.....MALONDESH KALO OTAK BOTOL MUDAH DITIPU PADAHAL TUKANG TIPU πππππ
HapusRencana silabus kurikulum pendidikan pilot ke depannya.
HapusTA 50 buat calon pilot F 16 & Sukhoi
M 346F block 20 buat calon pilot Rafale & next gen 5 jet fighter.
FA-50 BLOCK 70 =
BalasHapusBLOCK 70 versus BLOCK 20
BLOCK 70 versus BLOCK 20
BLOCK 70 versus BLOCK 20
-
FA-50 Block 70 lebih canggih dibandingkan Block 20 karena merupakan varian kursi tunggal (single-seat) yang dioptimalkan sepenuhnya untuk misi tempur, sementara Block 20 tetap merupakan pesawat kursi ganda (dual-seat) yang memiliki kapabilitas tempur tinggi.
Berikut adalah perbandingan utama tingkat kecanggihannya:
-
1. Kapasitas Bahan Bakar & Jangkauan
FA-50 Block 70: Menghapus kursi belakang dan menggantinya dengan tangki bahan bakar tambahan berkapasitas 300 galon. Hal ini meningkatkan radius tempur sebesar 20-30% dibandingkan varian sebelumnya.
FA-50 Block 20: Tetap memiliki dua kursi, sehingga kapasitas bahan bakar internal lebih terbatas, meski sudah dilengkapi kemampuan pengisian bahan bakar di udara (aerial refueling).
-
2. Sensor dan Radar (AESA)
FA-50 Block 70: Dilengkapi dengan radar AESA tercanggih, seperti Raytheon PhantomStrike, yang memberikan deteksi target lebih jauh dan presisi tinggi dalam berbagai cuaca.
FA-50 Block 20: Menggunakan radar AESA (seperti EL/M-2032 atau radar buatan Korea Selatan) yang sudah sangat mumpuni untuk kelas pesawat tempur ringan, namun Block 70 memiliki integrasi sensor yang lebih mendalam untuk peran multi-role.
-
3. Persenjataan dan Peran
FA-50 Block 70: Dirancang sebagai platform serangan strategis yang lebih murah daripada jet tempur berat. Mendukung integrasi penuh rudal udara-ke-udara jarak jauh (BVR) seperti AIM-120 AMRAAM dan rudal jelajah seperti Taurus KEPD 350K-2.
FA-50 Block 20: Fokus pada fleksibilitas misi Light Combat Aircraft (LCA) dan pelatih tempur. Kapasitas angkut senjata dan durasi terbangnya tidak sekuat Block 70 karena faktor ruang kursi kedua. Veto AMRAAM 120 USA
-------------
VETO AIM-120 AMRAAM
-
Hambatan integrasi rudal AIM-120 AMRAAM pada armada FA-50PL Polandia adalah contoh nyata bagaimana teknologi militer digunakan sebagai instrumen geopolitik dan ekonomi. Analisis mengenai fenomena ini dapat diurai menjadi tiga dimensi utama:
-
1. Strategi "Segmentation and Locking" (Segmentasi Pasar)
Amerika Serikat (melalui Lockheed Martin) ingin memastikan bahwa setiap pesawat tempur memiliki "kasta" yang jelas.
Menghindari Kanibalisasi: Jika FA-50 (yang jauh lebih murah) diberi kemampuan rudal jarak jauh (BVR) yang setara dengan F-16, maka nilai jual F-16 Viper akan merosot. Banyak negara akan memilih membeli dua atau tiga unit FA-50 daripada satu unit F-16 jika keduanya memiliki daya pukul yang sama.
Kendali Jarak Jauh: Dengan menahan izin integrasi AMRAAM, AS secara efektif "mengunci" FA-50 pada peran serangan darat atau patroli udara jarak dekat saja. Hal ini memaksa negara seperti Polandia untuk tetap bergantung pada F-16 atau F-35 untuk misi supremasi udara yang lebih kritis.
-
2. Kedaulatan Digital dan "Black Box" Technology
Masalah source code (kode sumber) adalah inti dari hambatan teknis ini.
Proteksi Kekayaan Intelektual: Sistem radar dan komputer misi F-16 atau F-35 adalah rahasia negara paling berharga bagi AS. Membuka kode tersebut agar bisa "berbicara" dengan rudal AMRAAM di platform buatan Korea Selatan (KAI) berisiko membocorkan algoritma sensitif kepada pihak ketiga.
Veto Teknis: AS menggunakan source code sebagai "rem" strategis. Tanpa akses ke kode ini, integrasi senjata menjadi tidak mungkin atau sangat mahal karena harus melibatkan kontraktor AS secara penuh. Ini memberi AS kekuatan veto atas kemampuan tempur yang dimiliki oleh negara pembeli, bahkan setelah pesawat tersebut dibayar lunas.
-
3. Geopolitik Rantai Pasok (Supply Chain Dependency)
Polandia berada dalam posisi sulit karena mereka membutuhkan pesawat dengan cepat untuk menggantikan MiG-29, namun mereka terjebak dalam ketergantungan teknologi AS.
Pelajaran bagi Pembeli Lain: Kasus Polandia mengirimkan pesan kepada pasar global (seperti Malaydesh atau Thailand) bahwa membeli FA-50 tidak otomatis memberikan kemampuan tempur "standar NATO" secara penuh tanpa restu eksplisit dari Washington
FA-50 BLOCK 70 =
BalasHapusBLOCK 70 versus BLOCK 20
BLOCK 70 versus BLOCK 20
BLOCK 70 versus BLOCK 20
-
FA-50 Block 70 lebih canggih dibandingkan Block 20 karena merupakan varian kursi tunggal (single-seat) yang dioptimalkan sepenuhnya untuk misi tempur, sementara Block 20 tetap merupakan pesawat kursi ganda (dual-seat) yang memiliki kapabilitas tempur tinggi.
Berikut adalah perbandingan utama tingkat kecanggihannya:
-
1. Kapasitas Bahan Bakar & Jangkauan
FA-50 Block 70: Menghapus kursi belakang dan menggantinya dengan tangki bahan bakar tambahan berkapasitas 300 galon. Hal ini meningkatkan radius tempur sebesar 20-30% dibandingkan varian sebelumnya.
FA-50 Block 20: Tetap memiliki dua kursi, sehingga kapasitas bahan bakar internal lebih terbatas, meski sudah dilengkapi kemampuan pengisian bahan bakar di udara (aerial refueling).
-
2. Sensor dan Radar (AESA)
FA-50 Block 70: Dilengkapi dengan radar AESA tercanggih, seperti Raytheon PhantomStrike, yang memberikan deteksi target lebih jauh dan presisi tinggi dalam berbagai cuaca.
FA-50 Block 20: Menggunakan radar AESA (seperti EL/M-2032 atau radar buatan Korea Selatan) yang sudah sangat mumpuni untuk kelas pesawat tempur ringan, namun Block 70 memiliki integrasi sensor yang lebih mendalam untuk peran multi-role.
-
3. Persenjataan dan Peran
FA-50 Block 70: Dirancang sebagai platform serangan strategis yang lebih murah daripada jet tempur berat. Mendukung integrasi penuh rudal udara-ke-udara jarak jauh (BVR) seperti AIM-120 AMRAAM dan rudal jelajah seperti Taurus KEPD 350K-2.
FA-50 Block 20: Fokus pada fleksibilitas misi Light Combat Aircraft (LCA) dan pelatih tempur. Kapasitas angkut senjata dan durasi terbangnya tidak sekuat Block 70 karena faktor ruang kursi kedua. Veto AMRAAM 120 USA
-------------
RADAR EM/L-2032 FOR FA50M
RADAR EM/L-2032 FOR FA50M
RADAR EM/L-2032 FOR FA50M
-
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHJzxwXoi9JJ1en5IoKmLuxc1T9FaY6kvLCSuuQGnjIQMypgAwlGYK_SxGU9es-QwOkQDFp1dEXNQ9OTDqU8rul1nQ_uD6kXLqMAz3dDvdl9N0uANjU1AdYs5Jg3hV64lYusPLIsnHnMFVm9_zrRlbkcK_onpmxfCEG9WhqO-mQSzKXE_H87PHNXJniAUN/s1553/MY-2.jpg
-------------
18 FA50Murah =
10 LCA
8 FLIT :
Korea Aerospace Industries won the LCA / LIFT competition (which suffered a competitive challenge attempt) to supply the Royal Malaydeshn Air Force (RMAF or TUDM) with 18 light combat and advanced trainer aircraft. Eight of these aircraft are to be configured primarily as Lead Advanced Trainer (LIFT), while the remaining ten would be Light Fighter Aircraft (LCA) combat aircraft.