Uji terbang helikopter Subaru Bell 412 EPX Angkatan Udara Filipina (photos: Para Belum)
Akun Para Bellum pada tanggal 26 Februari 2026 lalu membuat posting Helikopter tempur utilitas Subaru Bell 412EPX baru yang baru saja dikirim dan dirakit oleh Angkatan Udara Filipina (Phillipine Air Force).
Selesai perakitan, helikopter dari Jepang ini sedang melakukan uji terbang dan uji coba mesin. Dua helikopter pertama dari delapan helikopter Subaru Bell 412EPX telah dirakit di Filipina, setelah pengiriman pada tanggal 20 Februari 2026 lalu.
Kontrak pengadaan 8 helikopter Bell 412 EPX telah ditanda-tangani pada tahun 2023 lalu, namun ada progres signifikan pada pertengahan Desember 2025 lalu saat dilakukan pembayaran ketiga atau terakhir yang dilakukan oleh Department of Budget and Management Filipina yang menandai momen untuk siap dilakukannya pengiriman pesanan helikopter ini.



2025-2021 ......
BalasHapusNGEMIS = SURAT AKUISISI
-
1x NGEMIS 2021:
Pengirim: Datuk Seri Hishammuddin Hussein (Menteri Pertahanan saat itu).
Tujuan: Menyatakan minat awal secara formal dari pihak Malaydesh untuk membeli 33 unit pesawat F/A-18C/D Hornet milik Angkatan Udara Kuwait (KAF) yang akan segera dipensiunkan.
-
2x NGEMIS 2023 :
Pengirim: Datuk Seri Mohamad Hasan (Menteri Pertahanan penerus).
Tujuan: Menindaklanjuti permohonan sebelumnya setelah adanya pergantian kepemimpinan di Malaydesh. Surat ini bertujuan untuk menjaga momentum negosiasi di tengah ketidakpastian politik di Kuwait saat itu.
-
3x NGEMIS 2024:
Pengirim: Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin (Menteri Pertahanan saat ini).
Tujuan: Mengonfirmasi kembali keseriusan Malaydesh. Momentum ini diperkuat dengan kunjungan kerja resmi Khaled Nordin ke Kuwait pada Oktober 2024 untuk mendiskusikan teknis akuisisi secara langsung dengan otoritas Kuwait
-
4x NGEMIS 2024 :
Antara perkara yang dibincangkan adalah berkenaan hasrat negara untuk memperoleh jet-jet pejuang F/A-18 Legacy Hornet milik Tentera Udara Kuwait (KAF) setelah KAF menerima Super Hornet baharunya.
-
2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
2026 = CANCELLED F18 = TIADA GANTI
Detail Konfirmasi Resmi
Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
________________________________________
Strategi "Ngemis" Berkelanjutan (2021–2024): Keterbatasan budget pertahanan memaksa Malaydesh melakukan upaya akuisisi jet bekas (F/A-18 Hornet) dari Kuwait melalui empat kali pengiriman Surat Akuisisi secara formal oleh tiga Menteri Pertahanan yang berbeda demi menjaga momentum negosiasi.
-
Ketergantungan pada Alutsista Bekas: Penggunaan surat-surat tersebut menunjukkan ambisi Malaydesh untuk memperkuat armada udara dengan biaya minim (loakan), mengingat anggaran yang tidak mencukupi untuk pembelian pesawat tempur baru.
-
Kegagalan Total di 2026: Meski sudah melakukan upaya diplomasi intensif selama bertahun-tahun, proses akuisisi dinyatakan CANCELLED (batal) oleh Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari di Sidang Dewan Rakyat pada 26 Februari 2026.
-
Krisis Pertahanan Udara: Pembatalan ini berujung pada status TIADA GANTI, yang mengonfirmasi bahwa budget pertahanan Malaydesh gagal mengamankan aset pengganti, meninggalkan celah besar dalam sistem pertahanan udara mereka.
Brand New Subaru Bell 412EPX...
BalasHapusmantap Tim Elit SHOPPING SOPING pasti Beli Baruw haha!👍🤑👍
Knp gak beli di PT di pinoy
BalasHapus412EPi buatan Kanada. Ongkos kirim lebih murah beli langsung dari Jepang daripada jalur Kanada - Jawa - Filipina.😋
HapusPT DI punya hak jual itu?
HapusKalo toh belinya disitu paling cuma agen doang
eittt fetedei dulu dapet produksi lisensi lokal, gak bisa ekspor om haha!😉😁😉
Hapussetelah lisensi uda gak diperpanjang....seri epi impor cbu
kanada dulu embargo penjualan bell412 seri EPI ke ph..
Hapusskarang ph bli seri EPX buatan japang karna gak kena sanksi om irs...
termasyuk seblomnya japang hibah sucad yg diambil pake SSV buatan pt pal haha!👍😎👍
ehmn jd gaenak sama yg Sewa heli, mana akan pulak..last last kensel lagiiii haha!😎🤭😎
BalasHapushmnn setelah akusisi Blekhok terbanyak sekawasan, militer ph teteup kesemsem sama bell 412...
BalasHapusjadi penasaran ama ketangguhan heli andelan di nam dl haha!🤗😉🤗
andai dulu ph gak kena embargo dr kanada, dan mi17 dipaksa kensel
mungkin blekhok takkan perna masyuk inventori mreka haha!😬😉😬
MALAYDESH UP TO =
BalasHapusDEBT 97% OF GDP
DEBT 97% OF GDP
DEBT 97% OF GDP
Malaydesh's debt ratio could surge to almost 97% of GDP if government-linked guarantees materialize, a risk highlighted in the Ministry of Finance's (MOF) Fiscal Outlook 2026 report, although baseline projections show a gradual improvement in the debt trajectory. The report indicates that a "contingent-liability shock" from guarantees or other off-budget obligations could push the ratio significantly higher, amplifying debt-scarring effects.
• Baseline projections:
The MOF's baseline outlook projects a gradual improvement in the country's debt trajectory, with the government debt-to-GDP ratio expected to remain steady around 63.5% through 2026.
• Stress test results:
In a stress scenario, the debt-to-GDP ratio could reach 96.7% in 2027 if government guarantees materialize.
• Risks:
This surge reflects the "debt-scarring effect of additional borrowings to fulfil these obligations". A combined macroeconomic and fiscal shock, similar to the pandemic period, could raise the debt ratio to approximately 88% of GDP.
• Government response:
The MOF emphasizes that these stress tests underscore the importance of strengthening fiscal discipline and debt management to contain these risks and maintain debt sustainability
________________________________________
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
DEFISIT FISKAL SEJAK 1998
📉 Apa itu Defisit Fiskal dan Kenapa 1998 Penting?
Defisit fiskal berlaku apabila perbelanjaan kerajaan melebihi pendapatan. Malaydesh mula mengalami defisit berterusan sejak Krisis Kewangan Asia 1997–1998, yang menyebabkan:
• Kejatuhan nilai ringgit dan pasaran saham.
• Penurunan hasil kerajaan akibat kelembapan ekonomi.
• Peningkatan perbelanjaan untuk pemulihan ekonomi dan sokongan sosial.
Sejak itu, Malaydesh tidak pernah mencatatkan lebihan fiskal, dan defisit kekal menjadi ciri belanjawan tahunan.
📊 Implikasi Defisit Berterusan
• Beban hutang meningkat: Untuk menampung defisit, kerajaan perlu berhutang, menyebabkan nisbah hutang kepada KDNK meningkat.
• Keterbatasan fiskal: Kurang ruang untuk belanja pembangunan, pendidikan, kesihatan, dan infrastruktur.
• Risiko kepada generasi akan datang: Sultan Ibrahim mempersoalkan sama ada hutang ini akan diwariskan kepada generasi muda.
________________________________________
SUBSIDI = HUTANG LUAR NEGERI
📌 1. Subsidi Besar Membebani Anggaran
Malaydesh memiliki subsidi energi, pangan, dan transportasi yang cukup besar
Ketika harga minyak dunia naik atau inflasi meningkat, beban subsidi melonjak.
Akibatnya, belanja pemerintah lebih tinggi daripada penerimaan pajak dan non-pajak, sehingga timbul defisit fiskal.
📌 2. Dampak Ekonomi
Negatif:
Menambah beban utang luar negeri.
Membuat Malaydesh lebih sensitif terhadap suku bunga global dan nilai tukar.
Jika defisit terus melebar, risiko fiskal meningkat.
📊 Alur Sederhana
Subsidi besar → Defisit fiskal melebar → Pemerintah butuh dana → Penerbitan obligasi internasional → Dana masuk untuk menutup defisit & menjaga subsidi.
Singkatnya, subsidi besar memperlebar defisit fiskal Malaydesh, dan untuk menutup kekurangan itu pemerintah menerbitkan obligasi internasional sebagai sumber pembiayaan eksternal
________________________________________
HUTANG MALAYDESH (2018 - 2026):
2018: RM 1,19 Triliun
2019: RM 1,25 Triliun
2020: RM 1,32 Triliun
2021: RM 1,38 Triliun
2022: RM 1,45 Triliun
2023: RM 1,53 Triliun
2024: RM 1,63 Triliun
2025: RM 1,71 Triliun
2026: RM 1,79 Triliun
1. Bloomberg & Reuters (2018–2019): Laporan awal pengungkapan utang yang menembus angka RM1 triliun.
2. CNA (2020): Analisis lonjakan utang akibat belanja stimulus pandemi COVID-19.
3. The Edge Malaysia (2021–2022): Rekaman akumulasi utang federal yang mencapai RM1,38 triliun.
4. MOF Portal & The Star (2023–2024): Konfirmasi PM Anwar Ibrahim mengenai total utang/liabilitas sebesar RM1,5 triliun dan estimasi kenaikan ke RM1,63 triliun.
5. Bernama & Edge Weekly (2025–2026): Proyeksi anggaran dan tantangan utang jangka menengah yang menyentuh RM1,7 triliun.
GAME OVER = CAS TOLAK BANDING FAM
BalasHapusGAME OVER = CAS TOLAK BANDING FAM
GAME OVER = CAS TOLAK BANDING FAM
________________________________________
Berdasarkan keputusan terbaru dari Court of Arbitration for Sport (CAS) yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026, banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi telah ditolak.
Berikut adalah poin-poin utama hasil keputusan tersebut:
Status Pemain: CAS tetap menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia tersebut ilegal dan terbukti menggunakan dokumen yang tidak sah.
Sanksi Larangan Bermain: Hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan (1 tahun) bagi ketujuh pemain tersebut tetap berlaku.
Denda Finansial: FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,2 - 7,6 miliar) sesuai keputusan FIFA sebelumnya.
Pengurangan Poin: Upaya FAM untuk membatalkan sanksi pengurangan poin di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga dilaporkan gagal/ditolak.
________________________________________
Informasi mengenai hasil sidang Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait banding FAM (Federasi Sepak Bola Malaysia) dan tujuh pemain naturalisasi yang diumumkan pada 5-6 Maret 2026 dirilis oleh berbagai media olahraga terkemuka.
Berikut adalah beberapa sumber berita resmi yang melaporkan keputusan tersebut:
Sumber Berita Indonesia
BolaSport.com: Melaporkan bahwa CAS menolak banding FAM dan menyatakan tujuh pemain naturalisasi tetap terbukti ilegal serta dihukum 12 bulan.
Bola.com: Menyebutkan secara rinci bahwa CAS menolak sebagian banding tersebut dan tetap memberlakukan larangan bermain selama satu tahun bagi para pemain yang terlibat.
MSN Indonesia: Mengonfirmasi pemalsuan dokumen naturalisasi Malaysia telah terbukti dan kini nasib tim nasional mereka berada di tangan AFC.
TVOneNews: Merilis hasil sidang yang menyatakan CAS hanya mengabulkan sebagian kecil banding terkait aktivitas latihan pemain, namun tetap menguatkan sanksi utama.
Asatunews: Menyoroti kewajiban finansial FAM yang tetap harus membayar denda sebesar Rp7,5 miliar sesuai keputusan CAS.
________________________________________
Sumber Berita Internasional & Malaysia
The Star (Malaysia): Menjelaskan bahwa meskipun hukuman larangan bertanding di laga resmi tetap berlaku, CAS memberikan keringanan bagi pemain untuk tetap bisa berlatih bersama klub mereka.
VnExpress (Vietnam): Melaporkan bahwa CAS menolak banding Malaysia dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tersebut.
Vietnam.vn: Memberitakan dampak buruk hasil sidang bagi masa depan sepak bola Malaysia, termasuk potensi kekalahan WO 0-3 di kualifikasi mendatang.
Scoop.my: Merinci bahwa panel arbiter yang diketuai Lars Hilliger mengonfirmasi adanya pelanggaran Kode Disiplin FIFA.
ASEAN Football: Melalui kanal media sosialnya, mereka mengonfirmasi bahwa FAM telah menerima keputusan resmi dari CAS terkait penolakan banding tersebut.