23 September 2021

Marines and Air Force Seeks Collaborate for Interoperability of Modern Weapon Systems

23 September 2021

Integrated Air Defense System discussed by PMC and PAF (photo : PMC)

FORT BONIFACIO, Taguig City – The Philippine Marine Corps (PMC) and the Philippine Air Force (PAF) are seeking collaborative ways to have seamless interoperability of their modern weapon systems. In a meeting held on September 14, 2021 at the Marine Headquarters, Col. Rex D. Templonuevo PAF (GSC), the Assistant Chief of Command Staff for Operations (A3) and the Acting Chief of Command Staff of Air Defense Command, discussed the PAF Integrated Air Defense System.

The collaboration is essential in enhancing the integration between the two Commands as they accomplish the mission and objectives in the Joint Operating Environment. This also gives the PMC the opportunity to learn from the best practices of the PAF, determine how it can complement and support the PAF as it executes the Archipelagic Coastal Defense as the new warfighting strategy, and prepare for its upcoming Air Defense System capabilities.

“By educating one another, we can easily integrate. Through the said integration, we can reinforce and complement each other towards mission success,” Marine Commandant MGen. Ariel R. Caculitan PN(M) emphasized. 

(PMC)

88 komentar:

  1. Balasan
    1. Abu Khalid Haji Sabi Whzcenisky Pastu Malaysia maju sekarang sebab siapa ? weh kalau takde China Malaysia ni ada apa jeeee ? sedar diri sikit .. ekonomi dan perdangangan Malaysia banyak dari China..Jasa China dekat Malaysia sangat luar biasa..Nak harap dekat Barat ??menghancurkan lagi adalah ..yg jajah nusantara beratus tahun zaman dulu sekutu siapa ? TIMUR TENGAH hancur sebab siapa ??sebab China ke ?slow la kau ni dikk

      Hapus
  2. Alman Helvas
    @AHelvas
    ·
    8j
    At the initial plan, Indonesia wants to acquire six 30FFM frigates from Japan. But once related party finally submitted the fund requirement proposal to other ministries, the number has been shrunk into four vessels. Let's see if 30FFM financing approve in the years to come.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 30FFM kurang mumpuni buat di LCS, masih dibawahnya FREMM dan AH140

      Hapus
    2. Om @Mechanize kyk nya desainenya modular, pasti radar nya bisa di samain kayak AH140
      Koreksi kalau saya salahπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

      Hapus
    3. 30FFM memang modular bro tapi permasalahannya ni kapal nanggung cuma 130 meter sementara target TNI punya 16 Frigate 140 meter. Akibatnya 30FFM kalo mau dibikin Full VLS mentok ke 32 VLS dibandingkan FREMM bisa 48 VLS dan Iver bisa 72 VLS.

      Hapus
    4. Sekarang Fregat TNI dituntut untuk punya banyak senjata apalagi lawannya Type 052D,Type 055,J-31,J-16,Type 093G. Jadi opsi terbaik ya fregat harus punya minimal punya VLS maksimal buat lawan AShMnya China dan membalas serangannya. FREMM dan AH140 sudah cukup tinggal tambah unit aja kalo perlu.

      Hapus
    5. Masih main fregat nanggung, lawannya Destroyer China gede2 loh senjata full dan bnyk..kalau 130 mtr masih sekelas Light Fregat Sigma..

      Hapus
    6. Makanya 30FFM nanggung banget cuma bisa 32 VLS, yang ada Type 052D China ketawa kesana kemari karena bawa 64 VLS ukuran 850mm.

      FREMM dan AH140 bisa bawa 48 VLS 600mm seperti Sylver,MK41,K-VLS,MDAS. Ada opsi ditambah lagi VLS kecil semisal ExVLS untuk Mica,CAMM,ESSM kalo mau.

      Hapus
    7. FFM desainnya bisa sampai 150m. Yang ribet sebenarnya mau diisi apa.

      Kalau ambil versi JMSDF, keungulannya bisa ambil yg lagi tahap produksi. Jadi tidak usah menunggu lama.

      Hapus
    8. Versi JMSDF cuma 130 meter bro,kalo mau pesan yang 150 meter itu artinya kita harus nunggu 4 pesanan jepang dahulu yang masih dibangun. Logistiknya Frigate TNI nanti juga kebanyakan kalo nambah jenis,FREMM udah bagus Spesialis ASW plus battle proven cegat rudal.

      Hapus
    9. Kalo ambil FFM yg versi AAW bakal jadi destroyer secara bakal jadi kapal kombatan terbesar yg dimiliki tni

      Hapus
    10. Keunggulan FMF hanya ada dua:
      1. Lagi tahap produksi dan produksinya cepat.
      2. Ada kemungkinan dibangun di galangan selain PT PAL.

      Mau AAW atau GP bagusnya ke AH140 saja kalau buatan PT PAL. ASW/GP pakai FREMM. Bagusnya nerusin SIGMA....

      Saya salah tulis diatas. FMF-AAW ternyata bisa sampai 160m.

      Hapus
    11. Beli mbak mogami oke saja.. Wong dia modular iso plorotin perbagian😁

      Hapus
    12. FREMM juga bisa kita ambil produksinya dari Italian Navy plus juga pembangunannya lumayan cepat walaupun lebih cepat FFM karena ada 2 galangan.

      FFM juga masih belum masuk Blue Book 2020-2024 Bappenas kalaupun masuk pastinya tidak dibeli tahun 2021,dibandingkan Iver yang udah final kontrak atau FREMM yang sudah masuk Green Book 2021 jelas bakal lebih kecil kemungkinan FFM untuk didapat TNI. FFM harus nunggu tahun 2022-2024.

      Hapus
    13. Ngambil yang Italian Navy agak susah, dua buah sudah diambil Mesir. Yang sekarang lagi dibikin, baru mulai dikerjakan tahun ini. Jadi tidak begitu berpengaruh dengan waktu penerimaan. Mereka juga lagi butuh kapal.

      Kalau Mogami bisa dapat awal 2023, atau akhir 2022 kalau FFBNW. Itu juga dengan JMSDF masih terima kapal baru.

      Hapus
    14. Hmmm kalo bisa meyakinkan Mbak Sri udah pasti jalan,permasalahannya Mbak Sri belum kasih lampu hijau, FREMM kalo bisa diproduksi mungkin bisa dapat 2025 tapi terlalu lama sih sementara Type 052D udah mendekati Natuna.

      Hapus
  3. At the initial plan, Indonesia wants to acquire six 30FFM frigates from Japan. But once related party finally submitted the fund requirement proposal to other ministries, the number has been shrunk into four vessels. Let's see if 30FFM financing approve in the years to come

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. 🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    2. 2 Murasame pake Senjata US Lho harus ada izin konggres amerikaπŸ™ƒπŸ™ƒπŸ™ƒπŸ™ƒ

      Hapus
    3. Senjata US hanya Mk. 41, Phalanx sama torpdeo decoy. Bisa saja beli kayak F2000.

      Hapus
    4. Kalo dapat izin amerika sih bagus,tapi kalo tidak mending gak usah,apalagi ni kapal umurnya sudah 30 tahun. Mau dipasang senjata jenis baru pun udah gak worth it sama umurnya.

      Hapus
    5. Nggak bakal dapat yg 30 tahun. Paling nyaris 40 tahun. Budget buat tahun depan tidak ada program penggantian. Paling cepat tahun anggaran 2023, kapalnya diterima tahun 2027. Itu waktu paling cepat ada yg available.

      Hapus
    6. Makanya udah terlalu berumur plus biayanya pasti semakin tinggi,sangat tidak cocok untun TNI.

      Hapus
    7. Murasame clasa paling tua th. 1993 dan yang paling muda th 2000 belum terlalu tua untuk kapal malah lebihbtua mastrale class yg dibuat rata rata th. 1983 sd 1990 an.... Saya kira masih worth it utk digunakan interim... Masihbsangat cocok untuk TNI

      Hapus
  5. #UangKita
    @KemenkeuRI
    Tren kasus Covid-19 di Indonesia terus menurun. Sinyal-sinyal pemulihan ekonomi juga positif, bahkan ekspor mencapai rekor tertingginya.

    Lalu, bagaimana kinerja APBN 2021?

    Simak Konferensi Pers APBN KiTa bulan September 2021. SEKARANG!
    ➡️ https://youtu.be/8Mi_KtIr2nQ

    BalasHapus
  6. Pertemuan Kasad dengan Athan Amerika Serikat Tentang Rencana Indo-Pacific Armies Chief Conference

    https://youtu.be/y1_Y6hYLUGw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dihibahin THAAD πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

      Hapus
    2. Yah klo kita dukung Aukus,pasti dikasih Thaad atau david sling hahah

      Hapus
    3. Dukung AUKUS tapi minta imbalan B-2 Spirit 😎😎😎😎😎

      Hapus
    4. Tanggung, minta Nimitz paket komplit jee..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    5. Nimitz komplit pakai 90 F-35C/F-18 Super Hornet Full Weapons πŸ™ƒπŸ™ƒπŸ™ƒπŸ™ƒπŸ™ƒ

      Hapus
  7. Makin Canggih, C-130J Super Hercules Kini Bisa Terbang di Cuaca Buruk dan Visibilitas Rendah

    https://indomiliter.com/makin-canggih-c-130j-super-hercules-kini-bisa-terbang-di-cuaca-buruk-dan-visibilitas-rendah/

    BalasHapus
  8. How does this work? Is it for future planning?

    I'd understand if it was for air support, but for air defence, I think it would be better to link up with the navy first.

    BalasHapus
  9. Media terkini malon jealous liat indonesia beli lisensi Aro 140 yang akan di bangun di PT.PAL Indonesia.
    Berita baiknya RI di kabarkan mendapatkan hibah Frigate tipe 23 atas dua pembelian dua Aro 140.

    BalasHapus
  10. Balasan
    1. Itu cuma 2 pesanan yang belum diterima,rencananya diterima akhir tahun ini sama akhir tahun depan.

      Hapus
    2. BRS 2 sudah jadi belajar cecah air,masih tahapan2 pengujian dll
      .
      BRS 3 masih dlm proses pembuatan

      Hapus
    3. Bung Garuda,KRI Semarang itu BRS sementara,KRI Semarang nanti bakal dipindahin peralatannya dan jadi LPD lagi setelah 3 BRS jadi semua.

      Hapus
    4. BRS 1 sudah menjalani sea trial,BRS 2 launchinf akhir tahun,BRS 3 rencananya mulai dibangun akhir tahun ini.

      Hapus
  11. TNI AU kerahkan B737 Intai Strategis dalam Latma Albatros Ausindo 21

    https://www.airspace-review.com/2021/09/23/tni-au-kerahkan-b737-intai-strategis-dalam-latma-albatros-ausindo-21/

    BalasHapus
  12. Manakala sebelah tu mau beli C130 J mesti tunggu 2040. Padahal tahun 2040 sudah keluar versi yang J2 premium. πŸ˜‚

    BalasHapus
  13. MABUHAY PINOY, MARAMING MARAMING SALAMAT PO...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  14. B737 patmar kita kok latihan ama Poseidon ausi,b737 kita spesifikasinya apa aj sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau P-8 Poseido tapi murah??? Tinggal B737 minta boeing untuk upgrade ke P-8 Poseidon karena basicnya sama 😎😎😎😎

      Hapus
    2. Yakin murah..?
      Mesin
      Bomb bay
      Airframe
      Avionik
      Konsol crew
      Elektronik/ECM
      ...
      ....

      😁

      Hapus
    3. Setidaknya harganya lumayan miring πŸ™ƒπŸ™ƒπŸ™ƒ

      Hapus
    4. Trio Boeing ini seangkatan ama duo U209...tahun 1982an

      Sefuh...

      Hapus
    5. Ahmad Yani Class: Sepuh apa itu sepuh?? Maaf saya masih kuat gotong Yakhont πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  15. Genk pembual sebelah marah gak diajak gabung AUKUS guys. Di ASEAN pun dimusuhi guys. Genk bual sebelan mau buat pakta pertahanan sendiri yg anggotanya Timor Leste - Vanuatu - Malon

    https://www.facebook.com/groups/1753792511304706/permalink/5056483317702259/

    BalasHapus
  16. mau tanya para suhu disini itu kabar kcr yg pt pal kabarnya gimana ya apakah selesai ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal finishing sambil nunggu BRS selesai,rencananya mau diluncurin 2 KCR dan 1 BRS nanti 10 November

      Hapus
    2. Belum bro UNKNOWN1050

      https://www.instagram.com/p/CSeP33hBB68/?utm_medium=copy_link

      Itu KAPAL DIBELAKANG KCR BRO... Sekitar 6 minggu yang lalu

      Hapus
    3. ok bro terimah kasih infonya

      Hapus
  17. https://zonajakarta.pikiran-rakyat.com/internasional/pr-182656681/bertahun-tahun-pendam-hasrat-ingin-beli-rafale-seperti-indonesia-namun-malaysia-dapatnya-cuma-tejas

    BalasHapus
    Balasan
    1. zona jakarta ini apanya jager tho?
      Atau ga ada hubungannya?
      Isi beritanya mesti agak gimanaaa, gitu..

      πŸ˜‘

      Hapus
    2. Zonajkt..mirip² viva news..ngaco beritanya.
      .

      Hapus
    3. Padahal dulu koran PR masih lumayan beritanya.

      Hapus
    4. Parah sih...berita apa, photo nya apa, keterangan di photo makin lawak..
      Gaya bahasa lebay, judul lebih lebay lagi πŸ™„

      Hapus
  18. https://www.inews.id/news/nasional/cerita-dokter-lulusan-inggris-jadi-prajurit-tni-ad-alasannya-bikin-merinding#

    BalasHapus
  19. philippines has zero land based air defense..not even for drones..only ship based mistrals which has a 20km range. no 5km air defense..no 5-10km, 20-50km , 50-100km , 100-500km , 500km-1,000km..they could only dream of a 5k-10k km air defense.

    BalasHapus
  20. sorry the mistral only has 6km range. philippines should get 5 batteries or more of land based brahmos with different ranges..next they should decide anti-air for the navy.

    BalasHapus
    Balasan
    1. I take it that means their Jose Rizal-class haven't been fitted with any medium/long range air defence missiles yet?

      Hapus
    2. phil so want to acquire brahmos or not? what is the process for Spyder SAM?

      Hapus
  21. Malon kalah melulu sama Phil, wk wk wk

    BalasHapus
  22. BISA AMBIL PELUANG INI ? KAPALNYA SUDAH JADI BELUM ?

    Indonesia Defence Review
    Kemarin pukul 00.47 ·

    Breaking News : Rumania πŸ‡·πŸ‡΄ membatalkan Kontrak Pengadaan 4 Kapal Gowind Kelas Korvet seharga 1.2 Milyar Euro dari Naval Group , Prancis πŸ‡¨πŸ‡΅

    Sudah tangga tertimpa jatuh, kasihan sekali Naval Group πŸ˜‚
    ---------------------------
    Romania has cancelled their contract for 4 Gowind-class Corvettes worth 1.2 billions Euro from Naval Group, France

    Seems Naval Group is hitting rock bottom πŸ˜‚

    #IDR_Thunderbolt

    BalasHapus
  23. Ada belasan unit kapal selam yang di cancel australia di prancis....

    Menhan prabowo tidak tertarik mengakuisisinya..???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju bro, kesempatan Indo masuk borong alutsista perancis (yg sedang kecewa berat, dagangannya pada dicancelin). Siapa tau dpt korting gede + bonus2.

      Tapi masalahnya, hrs masuk dlm buku acc kemenkeu dulu.

      Hmmm.....πŸ€”πŸ€”πŸ€”

      Hapus
  24. Satuan tugas ( satgas ) pembangunan fregat Iver/Arrowhead dari PT PAL sudah resmi dikukuhkan/diresmikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Satuan tugas pembangunan fregat Maharogolele resmi dibubarkan dan dimasukan ke rumah sakit jiwa termasuk gempur wkwkwkkkkkkk🀣🀣🀣

      Hapus
  25. Yg takde Marine makin koyak lah tuh wkwkkkkkk🀣🀣🀣

    BalasHapus