12 Desember 2020

Delivery of First C-130 Transport Aircraft for PAF from US Scheduled

12 Desember 2020

One C130 Hercules for the PAF expected to deliver on December 17 (photo : PHH)

United States is expected to deliver the first of two refurbished C130 military transport aircraft for the Philippine Air Force (PAF) on December 17. This acquisition is co-financed by Philippine government and and US Foreign Military Financing.

Visiting acting US Secretary of Defense Christopher Miller confirmed the date to National Defense Secretary Delfin Lorenzana during the turn over of PHP1.38 billion ($29 million) worth of defense gears, including snipers and anti-IED equipment on December 8.

“We are grateful for the support provided by the United States as we continuously work on the enhancement of the Philippines’ defense capabilities,” Lorenzana said during the turn over.

“The modernization of the AFP will ultimately allow us to respond more effectively to both traditional and non-traditional security threats to our maritime nation. Our government expresses our deep appreciation for the US government’s assistance in protecting our borders from external threats,” he added.

68 komentar:

  1. Itu operator sonarnya scorpene malon, denger-denger gonta-ganti mulu soale ga ada yg tahan denger suara tangisan bayi tiap mereka lagi tugas mantau di ruang kendali sonar........πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba si operator kon nggowo foto bapak'e si bayi, kan ra nangis maneh..

      Paling ganti suworo omelan mama muda...😭😌

      Hapus
    2. Soyooooo kekejer tangise.....bedo meneh yen digawakke nenen....blas langsung kicep 😷

      Hapus
    3. Yen mbah gono malah 'nggereng mas..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    4. Sing kicep sonare mas.....mergo operatore due kesibukan liyo

      Hapus
    5. Iyo, sibuk 'njengking...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    6. Ancen.....yen piyayi sepuh adate mengkono kui yen mirsani gegaman ampuh πŸƒπŸ’¨πŸ’¨πŸ’¨

      Hapus
    7. Kuwi si Lumay kok hobi men sepedaan, opo mergo sepeda njengking + sadel'e cilik bujel..yho mas?

      Opo tiap kayuhannya memunculkan sensasi tertentu?

      πŸ˜ŒπŸ˜ŒπŸ˜ŒπŸ˜‹

      Hapus
    8. tangisan bayi didalam kapal selam malon

      iiiih ngeriiii....

      jangan2 anaknya hantu wanita hamil itu. yg namanya altantuya?

      Hapus
    9. Iku tante erni to yoooo....πŸ˜˜πŸ˜‹πŸ‘™

      Hapus
    10. Wouuu... Selerane ganti tante erni😚😚

      Hapus
    11. Katese niku lho mbah.....yen ketiban marahi gereng-gereng 😱😱😱

      Hapus
    12. 2 kg kethokee 🧐🧐😷😷

      Hapus
  2. Pur..gempur, laut pur..
    Rung lecet tha s*litmu..

    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  3. Mbah Gono gereng-gereng yen diduduhi kates ......byuh-byuh, paringono lepat πŸ™πŸ™πŸ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallah, halllaaah...podo dene..

      😌

      Hapus
    2. Wajar thoo yoo. .. Menungso, ora munafik nak ndelok diskon kates gedhe2😁😁🀭

      Hapus
    3. Mbah..
      Pilih diskon kates, nopo semongko mbah...?

      Hapus
    4. Kabeh gelem aq mas@ps..... 😁😁😁

      Hapus
  4. "IMI TAVOR MMX.....yen dibandingke karo MP-5 SD nggono jane yo imbang, ning iso dijejeli 2 jenis amunisi kui sing marahi greget πŸ‘πŸ’ͺπŸ’ͺ"

    https://youtu.be/9XIHBgaiezs

    BalasHapus
  5. Starstreak sing imut-imut wae ditangani radar S-band.....hakok calon Iver gor trimo dibagehi radar C-band πŸ€”

    Opo ben iso ngengeh akeh.....πŸ˜–πŸ˜–πŸ˜–

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hellehh..gur calon wee kok...πŸ˜πŸ˜‚

      Hapus
    2. Tenang mas "C" masih belum dilamar, baru sekedar calon πŸ˜„

      Hapus
    3. Masiyo kapal fregat sing due nilai strategis gor trimo ngangge radar C band.....opo tumon πŸ™†πŸ™†πŸ™†

      Hapus
    4. Pengenya yang brand apa mas ? πŸ˜‚

      Hapus
    5. Brand nya bisa apa saja....dipasaran yg "aesa S band" for naval ada thales (versi belanda dan perancis), ada saab yg jangkauan deteksinya lebih dr 400km an dan lebih stabil pada cuaca yg tak bersahabat (iklim tropis πŸ‘‰ kelembaban&curah hujan tinggi) ketimbang yg C band ☝️

      TRS-4D yg C band jangkauan deteksinya sekitar 250km....setara dg Smart-S ✌️

      Hapus
  6. Iki sing posting ketoro wes umur kabeh..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Ketoro ra ono gawean pas udan-udan malem minggu ngene...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perasaan kene kok ora udhan? Opo salah montro aqπŸ˜΅πŸ˜‘πŸ˜

      Hapus
  7. Yg punya TNIAU kok belum muncul ya?
    πŸ€”πŸ€”πŸ€”

    TNI AU: Tahun Depan Skadron Udara 31 Bakal Diisi C-130J Super Hercules

    ANGKASAREVIEW.COM – Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta tahun depan bakal kedatangan pesawat baru C-130J yang dibeli pemerintah Indonesia dari Amerika Serikat. C-130 Hercules varian terbaru buatan Lockheed Martin ini dijadwalkan tiba di Tanah Air paling lambat tahun depan.

    “Kontrak sudah ditandatangani oleh Kementerian Pertahanan. Kami berharap tentunya tahun ini datang. Tapi, ini kan proses pengadaan. Sebetulnya tahun ini hingga tahun depan TNI AU akan mendapatkan enam pesawat baru C-130J,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Novyan Samyoga saat ditemui Angkasa Review di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3/2019)...


    ...???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat dikonfirmasi, pihak Lockheed Martin saat itu mengatakan bahwa belum ada kontrak dari Indonesia untuk pembelian C-130J. Lockheed Martin bahkan menunggu untuk segera dilaksanakan kontrak pembelian pesawat ini.

      Hapus
    2. Indo sedang meloby lobi S35 mungkin karna itu blm di teken kontraknya, sambil nunggu biden dilantik siapa tau dikasih


      ( ngareb.com )

      Hapus
  8. Jika kebutuhan jet tempur TNIAU hingga 2030 sebanyak 100 unit, maka sebaiknya:

    1. Thypoon : 15
    2. Viper : 13
    3. Rafale : 36
    4. F15+F18 : 36
    -----
    Total 100 unit
    Eksisting 33 f16
    16 Su27/30
    -----
    149 unit

    Jadi sampe 2030 ada 149 unit jet tempur TNIAUTNIAU sbg syarat MEF3!

    Nah, setelah 2025 masuk rencana Ideal Air Force.
    Mulai ancang2 akuisisi pesawat jet tempur generasi 5++. Slot pesawat tsb bisa 50-100 pesawat tuk tahun 2030-2040.

    Kok bisa?
    Apakah 10-20 tahun ke depan budged pertahanan kita akan tetap 0,8% spt sekarang?!

    Tentu tidak pak cik!

    😊😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Viper coret menhan gak suka yang singel, karena menhan lebih suka yang double 😁

      Hapus
    2. Berarti threesome ya doc..?

      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Tanya ke mas hari saja, karena dia yang lebih paham πŸ˜…

      Hapus
  9. "Iki mesti ulahe iskandar.......πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ‘Ž"

    https://news.detik.com/berita/d-5292514/ini-soal-ujian-sekolah-di-dki-yang-memuat-anies-diejek-mega

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru kali ini lho mas, saya lihat ada soal yang bawa" nama² penjabat pemerintahan πŸ˜‚

      Mungkin bu mega juga namanya mau dimasukkan ke dalam soal ujian πŸ˜†

      Hapus
  10. Balasan
    1. Pengaruhnya ya di dia sendiri doc...merasa plong, puas, lega..karena bisa posting begituan.

      LoL
      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. Hadehh, minta dipentung pakai palu refleks πŸ˜„

      Hapus
    3. masa kecilnya kurang asuh kedua orangtuanya jadi begitu...
      kaya si iskandar pala peang !!!

      Hapus
    4. Ada yg blm liat videonya malah komen.. πŸ˜…

      Hapus
  11. Satu isyu lagi.....☝️

    Kalo kita perhatikan, AL jerman mulai meninggalkan armada FAC mereka dan menggantinya dg platform yg lebih besar yetu korvet K-130 yg bersifat multirole.....ide ini menarik kita adopsi dg pertimbangan sbb :

    1. FAC aka KCR tingkat survivabilitasnya rendah....pengalaman di perang iraq, FAC mereka berkandasan bukan krn meledak dihantam rudal ringan sea skua....tapi karam karena lambung kapal bocor terhantam rudal. Dan kapal + rudal yg dibawanya mjd total loss !!!

    2. Nanti kalo pespur, MPA/ASW dan helikopter AKS kita sudah dilengkapi dg rudal anti kapal, tentunya jauh lebih fleksibel dan tingkat mobilitasnya lebih tinggi dari KCR, mengingat keterbatasan yg dimiliki KCR dalam hal enduran dan kecepatannya.....sementara luas lautan kita yg sangat luar biasa

    Lalu saran utk pengembangan KCR kedepan adalah menganut pola AL inggris dg merubah KCR menjadi OPV dg dimensi yg diperbesar utk mendongkrak endurannya dan kapasitas angkutnya 😎

    Sehingga kedepan AL hanya mengoperasikan 3 kapal kombatan utama :
    - AAW
    - Multipurpose frigat
    - PKR

    πŸ€—πŸ€—πŸ€—

    BalasHapus
    Balasan
    1. Arsenal kombatan utama AL:
      1. Kapal selam
      2. AAW
      3. Multipurpose frigat
      4. PKR
      5. Pesawat MPA/ASW
      6. Heli ASW
      7. Rudal pertahanan pantai

      Arsenal kombatan utama AU:
      1. F-35
      2. F-16 standar Viper
      3. TA-50i (LIFT merangkap light attack)

      Hapus
    2. HP sampeyan lagi dienggo sopo iki mas..? πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Fungsi utama KCR kita itu sebagai pertahanan pangkalan. Sehingga tidak heran kalo endurance yang dimiliki tidak lama. Jadi KCR bukanlah kombatan utama.

      Di komentar saya di artikel yang lalu saya sudah sebut jumlah pesawat yang sudah dan akan dimiliki oleh 2 negara tetangga.

      Seluruh pesawat yang mereka miliki itu punya kemampuan untuk meluncurkan rudal anti kapal dan anti permukaan.

      Maka saya pikir penempatan hanya 1 unit ciws selain meriam utama seperti di PKR sangatlah disayangkan sebab ciws tersebut tidak dapat melindungi bagian belakang kapal jika diincar oleh rudal anti kapal.

      Mestinya paling tidak ditempatkan 1 ciws di depan dan 1 ciws di belakang untuk kapal2 OPV, Korvet dan light frigate.

      Sedangkan untuk kapal2 LPD, LST, Real frigate dan destroyer semestinya lebih dari 2 unit CIWS, bisa 3 atau 4.

      Sementara itu lebih banyak arhanud otomatis seperti oerlikon skyshield ditempatkan di pantai dan objek2 vital.

      Hapus
  12. Arsenal kombatan utama AL:
    1. Kapal selam
    2. AAW
    3. Multipurpose frigat
    4. PKR
    5. Pesawat MPA/ASW
    6. Heli ASW
    7. Rudal pertahanan pantai

    Arsenal kombatan utama AU:
    1. Su 35
    2. Rafael
    3. F-15se
    4. F-18

    BalasHapus