11 Desember 2020

DND Keen on Acquiring More Black Hawk Helicopters

11 Desember 2020

S-70i Black Hawk combat utility helicopters (photo : DOTR)

MANILA – The Philippines may acquire another 16 S-70i "Black Hawk" combat utility helicopters for the Philippine Air Force (PAF), Department of National Defense (DND) Secretary Delfin Lorenzana said on Thursday.

Lorenzana said PAF chief, Lt. Gen. Allen Paredes told him that it would be more advantageous for the Air Force to be operating a single specific type of helicopter as it would be easier for them in terms of maintenance and training.

"Hindi ko masabi kung bakit (I cannot exactly say the reason) but we actually still (have) funds remaining to procure helicopters sa ibang mga, ibang (from different) companies, sabi niya (Paredes) mas maganda na yung pareho para yung maintenance and pilot, hindi na mag-aaral (ulit) saka yung ano mo, yung supplies yung spare parts pareho-pareho lang, mas madaling i-maintain yung fleet ng lahat 'Black Hawk' kesa yung halo-halo di ba (He told me that it would be better to just have the same type of helicopter because of the maintenance and pilot training aspect. You won't have to study again and your supplies and spare parts would just be the same. It would be easier to maintain a Black Hawk fleet instead of different aircraft types)," Lorenzana told reporters at Clark Air Base, Angeles City, Pampanga during the acceptance, blessing and turnover of the first six Polish-made helicopters delivered last month.

Lorenzana said Paredes told him that the PAF wants another 16 Black Hawk choppers to beef up its helicopter fleet.

S-70i Black Hawk helicopter (photo : Inquirer)

"The chances of that being fulfilled are very big actually, so we'll see. These brand-new combat utility helicopters will be used for missions such as transport of cargoes and personnel, medical evacuation, casualty evacuation, aerial reconnaissance, disaster relief operations, troop insertion and extrication, combat resupply, combat search-and-rescue, and limited close air support," he added.

Lorenzana said the newly acquired helicopters would help the Armed Forces of the Philippines (AFP) in its operations.

"Equipped with the Black Hawk our Air Force can now provide prompt and sustained day and night tactical lift as well as combat and non-combat search-and-rescue operations," he added.

The first five S-70is were delivered via the Antonov An-124 heavy cargo aircraft to Clark Air Base last November 9 while the sixth unit arrived aboard a ship on November 27. The remaining 10 are set to be delivered to the country next year.

The helicopters were acquired from Polish company Polskie Zaklady Lotnicze Sp.z.o.o and manufactured under license from Sikorsky USA for USD241 million (around PHP11.5 billion).

Specification of S-70i Black Hawk helicopter (photo : Inquirer)

The helicopters were procured through a government-to-government transaction with Poland. The negotiations were completed in 2019. The acquisition of the Polish-made S-70i Black Hawk combat helicopters is part of Horizon 2 of the AFP Modernization Program.

The Philippines shifted into the purchase of the Polish-made helicopters after the contract for the acquisition of 16 combat helicopters from Canada was scrapped when it was about to be implemented in February 2018.

"The cancellation of that contract brought us back to square one. we have to start with the procurement process again and we were racing against time before we lose the money to other projects. Today, I feel the exact opposite. I'm so happy and proud to have with our possession six of the 16 units of S-70i Black Hawk helicopters we ordered from PZL (Mielec) of Poland. the remaining 10 Black hawks will be delivered early next year. All helicopters will come with the initial integrated logistics support package," Lorenzana added.

He said the cancellation of the PHP12 billion contract for the Bell 412 combat utility helicopters was a blessing in disguise as the S-70is are the more capable aircraft due to its greater payload, longer range, and cheaper.

Aside from that, the DND chief said the Black Hawks were delivered ahead of time. 

(PNA)

52 komentar:

  1. nah bagus nih udh nyampe tinggal aduin sama heli nuri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terlalu mewah bro jika Nuri lapuk dibandingkan dengan blackhawk wkwkwkwk

      Hapus
    2. Jangan remehkan nuri, nuri udah full glass cockpit...

      Blekok maah lewaaaat...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Gk ada apa2nya klo dibandingin nuri,
      Heli terkuat sejagat raya,
      Mampu berhidmat 100 tahun lagi.

      Hapus
  2. Itu yang mentul-mentul didepan apa ?, Camera/sensor ?

    BalasHapus
  3. haha nuri sudah pensiun om..tenang aja kontrak sewa otw hahaha

    BalasHapus
  4. Nuri Keranda terbang, kapan nak pensiun masih sedapkah suara engin nya pur???


    Wkwkwkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  5. philippines needs 50 backhawks 16 heavy lift helicopters 12 attack helicopters and 1,000 manpads.

    BalasHapus
  6. Tunggu nanti malam, jam 12 lewat 12.....akan ada berita besar yg dikenang sbg peristiwa "double twelve" ☝️✌️

    BalasHapus
  7. Go..go..go Pinoy!

    Global Fire Power rank 2020:
    - rank 44 Malaysia
    - rank 46 Bangladesh
    - rank 48 Philipine

    Go after them! πŸ˜‘πŸ’¨πŸ’¨πŸ’¨

    BalasHapus
  8. Sejak Dua tahun lalu dibully sama netizen negeri anu dianggap halu dan kismin.
    Dua tahun kedepan gantian dibully sama yg pernah kena bully.

    Mantap Philipina πŸ‘

    Next F16 Viper sounds like a plan πŸ‘

    Good Job... Always buying more stuff.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 15 to 16 more blackhawks are being evaluated to be added.
      F16v i think will be signed soon.
      Dnd still waiting for atak to have engine but orders are all pending
      2 more frigate jrc flight2 is being evaluated
      2 c130 will be arriving soon from US Grant from dod

      Hapus
  9. Xaxaxaxaxaxa eeaaa kesalip lagi xaxaxaxaxaxa mabuhay pinoy, ready to take sabah from malay xaxaxaxaxaxa yuuuhhhhuuuu poor n pier nihπŸŒπŸŒπŸŒπŸŒπŸŒπŸŒπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜›

    BalasHapus
  10. Yg tak mampu sewa cuman boleh telan ludah, sewa pon tak mampu,,,hedewwww 🀦‍♂️🀦‍♂️🀦‍♂️🀦‍♂️πŸ‘‰πŸ’πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ’πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ’πŸ‡²πŸ‡Ύ

    BalasHapus
  11. Sementara...

    MALDOG masih percaya punya blackhawk hibah dari Bruney..

    Hooi Lon Malon, Bruney tak jadi hibah blackhawk,

    Jangan mimpi lah Lon 🀣🀣🀣

    Mimpi beroleh derma 🀣🀣🀣


    Kesiaan malon

    BalasHapus
  12. Gempur memakai Nuri tua bangka,

    Philliphines berjaya memperoleh Black hawk.

    Menangis lah si gempurwira dalam bilik gila

    🀣🀣🀣

    BalasHapus
  13. Malay menyewa helikopter indonesia..

    🀣🀣🀣

    Miskin amat Lon πŸ˜†πŸ˜†


    AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – PT Komala Indonesia, sebuah perusahaan penyewaan helikopter dan pesawat di Indonesia, telah menerima pengiriman dua heli Mi-8. Kedua helikopter dibawa menggunakan pesawat angkut Il-76TD-90VD milik Volga-Dnepr Airlines dari Almaty, Kazakhstan ke Kuala Lumpur

    BalasHapus
    Balasan
    1. helikopter aja sewa apalagi mau beli MPA dan UAV wkwkwkwk 🀣🀣🀣

      Hapus
  14. Menyewa pun masih mimpi


    Hahahha


    Enggak Ada Uang, Malaysia Berencana Sewa Helikopter Super Cougar

    https://militermeter.com/enggak-ada-uang-malaysia-berencana-sewa-helikopter-super-cougar/


    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak Ada Uang, Malaysia Berencana Sewa Helikopter Super Cougar

      Sektor pertahanan Malaysia nampaknya memang babak belur terbukti dari gagalnya pembelian heli serang ringan MD 530 dan artileri gerak sendiri M 109A6 Paladin, tidak jelasnya proses pembuatan Frigate kelas Maharajalela Class dan masih banyak lainnya kini seperti diberitakan oleh Janes (27/11/2019) Malaysia terpaksa harus menyewa helikopter untuk sementara waktu menggantikan heli angkut Sikorsky S 61 Sea King.

      Menurut Panglima AU Malaysia Jenderal Affendi Buang “ Kami akan melakukan tender dan melakukan evaluasi berdasarkan biaya dan kemampuan negara, setidaknya anggaran kami cukup untuk menyewa delapan helikopter sebagai rencana sementara sebelum membeli helikopter baru”

      AU Malaysia sendiri diketahui masih mengoperasikan sekitar 12 unit S 61 Nuri sedangkan sayap udara Angkatan Darat Malaysia masih mengoperasikan 4 unit S 61 Nuri dengan 10 unit masuk dalam status cadangan

      Sebagai informasi Heli S 61A4 Sea King yang di Malaysia diberi nama lokal “Nuri” sudah mengabdi kepada AU Malaysia dan AD Malaysia sejak 1968 dan sejak itu pula dalam kiprahnya Heli Nuri sudah mengalami 15 kali kecelakaan dan membunuh sekitar 89 anggota militer Malaysia.

      Menurut rencana heli ini seharusnya pensiun pada tahun 2012 dan digantikan dengan EC 725 Caracal Super Cougar namun entah kenapa heli Nuri hingga saat ini belum resmi dipensiunkan.

      Sumber: World Defense Zone

      Hapus
  15. Mahathir Kritik Warga Malaysia Masih Mau Dukung Najib Razak jika Maju Lagi menjadi Perdana Menteri

    https://waspada.co.id/2020/07/mahathir-kritik-warga-malaysia-masih-mau-dukung-najib-razak-jika-maju-lagi-menjadi-perdana-menteri/amp/

    GEMPORKWARIA & GENG MALON yg sering main kemari pasti BUZZER UMNO.

    ������������

    BalasHapus
  16. https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20201211163105-92-581024/menristek-pastikan-pesawat-n219-nurtanio-siap-operasi-di-2021

    Woii Xvier ayo sini lihat karya kami belajar belajar dan belajar

    BalasHapus
  17. Pelatihan Communication Tactical Data Link System (CTDLS) di Koopsau I

    https://www.airspace-review.com/2020/12/11/pelatihan-communication-tactical-data-link-system-ctdls-di-koopsau-i/

    BalasHapus
  18. Sekali lagi apakah Indonesia akan membeli Rafale?
    Menurut saya : Ya!

    Tapi apakah Indo juga akan membeli Scorpene dan Gowind?
    - No! and No!

    1. Jika jiran juga punya, apakah ada deterrent effect nya?

    2. Bagaimana kontinuitas belajar kasel U209nya, jika disambung dgn Scorpene?

    3. Apakah dana kita tak terbatas..???

    4. Itu adalah pemanis pembicaraan!

    Lantas kapal selamnya yg mana?
    - U214 Turki!
    Why?
    1. Kontinuitas belajar kasel Jerman
    2. CLBK. Dulu kita minat beli/belajar KS dgn Turki, tapi kmudian pindah ke Koryo.(?)

    Thypoon, Rafale, F15,= generasi 4++ untuk 10 tahun ke depan (2030).

    Bagaimana 10 tahun berikutnya?
    - Kita sudah punya modal KFX/IFX yg akan masuk 2030an dan antrian F35 kita kelar!

    😁😁😁







    BalasHapus
    Balasan
    1. Pendapat saya beda dengan ente.

      1. Scorpene dan Gowind tetap di beli karena pilihan Pak Prabowo. Untuk Gowind kelanjutan dari pengadaan PKR Batch II, dimana Indonesia tidak melanjutkan dengan Damen.

      Efek Deterent Scorpene yg mau di beli Indonesia bukan Kaleng2 karena digunakan Brazil untuk melatih Awak kapal mereka untuk lanjut ke kasel Nuklir dan bisa meluncurkan Exocet Blok II. Beda dengan Scorpene Malon yg versi Basic & tidak bisa meluncurkan Exocet Blok II, udah gitu tidak bisa selam. Gowind malon sampai sekarang tidak cecah air dan belum ada kontrak untuk AShM, SAM. Sementara untuk Gowind yg mau di beli Indonesia pastinya paket komplit aka no FFBNW

      Hapus
    2. 2. Untuk pengadaan alutsista dan kerjasama dengan Turki

      - Supervisi UCAV EH
      - Rudal MAM L & MAM C untuk UCAV EH
      - SPAAG Korkut
      - Melanjutkan kerjasama pembuatan Tank Amphibi antara Pindad & FNSS / bisa juga beli Tank Amphibi Zaha
      - Jammer Drone

      Hapus
    3. RI butuh 12 kapal selam
      Dri sumber janes.com yg saya baca
      Turki tawarkan 4 kasel U214
      Naval group 3 kasel.
      5 kasel + 7 =12


      Hapus
    4. Pengadaan SPAAG sudah pernah diajukan Marinir dan sudah ada alokasi dana nya

      Pengadaan Tank Amphibi Zaha untuk menggantikan BT3F & BMP3 yg seperti masih takut dengan CAATSA

      Hapus
    5. @Nomad

      Share kemari link berita janes.com nya

      Menurut pendapat saya untuk Kasel lebih baik beli langsung & berguru TOT dari Jerman pembuat aslinya kasel U series karena Turki hanya Lisensi.

      Hapus
  19. N219 sukses jalani uji terbang malam hari oleh Pilot Uji Kemenhub

    https://www.airspace-review.com/2020/12/11/n219-sukses-jalani-uji-terbang-malam-hari-oleh-pilot-uji-kemenhub/

    BalasHapus
  20. Koopsau III akan gelar Latihan Survival Tempur “Digdaya Yudha 2020”

    https://www.airspace-review.com/2020/12/10/koopsau-iii-akan-gelar-latihan-survival-tempur-digdaya-yudha-2020/

    BalasHapus
  21. Hmmm,,,pur baca ini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

    https://www.cnbcindonesia.com/news/20201211120533-4-208395/top-diam-diam-ri-lagi-mau-pesan-kapal-selam-baru-canggih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nampaknya πŸ€”πŸ€”πŸ€” kapal selam Riachuelo akan menggantikan changbogo batch 2

      Hapus
  22. Jewawut
    11 Desember 2020 01.22

    Oot, update ecek-ecek, krik krik...

    Malaysia Defence Review
    3 hrs ·

    Laporan Ketua Audit Tahun 2019 Siri 1 menyatakan kedua-dua aset dalam gambar dibawah mengalami masalah melibatkan tadbir urus, perancangan serta halatuju disebabkan pelbagai faktor.

    Namun itu adalah yang tersurat, namun yang tersirat adalah kedua-dua aset ini perlu ditambah dan penambahbaikan pada masa depan.

    Sebagai contoh mengenai pesawat pengangkut dilihat kos baikpulih dan penyelenggaraan pesawat sedia ada yang telah mencapai usia 40 tahun dilihat tinggi.

    Walaupun pengantian dilakukan, pesawat baharu diperolehi masih menjalani peringkat pembangunan dan gagal mencapai keupayaan maksimum dan masih perlu menjalani penambahbaikan.

    Mengenai kapal selam, dilihat agak sukar untuk terus mengoperasikan hanya 2 buah sahaja. Lebih menambah kesukaran apabila salah sebuah kapal selam menjalani rutin penyelanggaraan dimana memaksa sebuah lagi terpaksa menjalankan tugasan pengoperasian secara intensif sehingga sebuah lagi selesai penyelenggaraan.

    Dengan hanya 2 buah kapal selam, pengiliran menjalani rutin penyelenggaran dilihat tidak efektif dan menyebabkan krew sukar menjalani tugasan luar seperti latihan, kursus serta peningkatan karier.

    Walaupun dijangka sukar untuk kita melihat penambahan aset-aset baharu dari pesawat pengangkut dan kapal selam dalam 10 tahun, diharap kerajaan dapat menyelit perolehan baharu aset-aset begini didalam Rancangan Malaysia ke-12 & 13 atau 10 tahun mendatang.

    Sumber Jabatan Audit Negara

    Malaysia Defence Review MDR


    Mar Bob Rasanya kita ni bukn xdak duit, cuma bajet ciput sangat, keselamatan lemah sbb peralatan usang dn xckop, bila kne ceroboh sana sini smua nk melalak dlm parlimen,

    Muhammad Haniff Dah kita terlalu berkira nak bagi bajet lebih besar untuk pertahanan, jadi macam inilah. MiG-29N disimpan tanpa pengganti, Nuri pun sama. F/A-18D cuma 8 buah sejak 1997. Nak kata apa lagi, inilah akibatnya kalau kita kedekut untuk penambahan aset pertahanan negara sendiri. Tetapi untungnya Malaysia kelebihan pada profesionalnya angkatan kita yang tetap disegani dan dihormati oleh kerana pengalaman panjang kita menghapuskan subversif dan kumpulan pengganas.

    Izam Haruken Muhammad Haniff..YA BTULL..TAPI DLM MASE YG SAMA PN KITA KENE BANGSATTTKN ORG2 YG SELALU WT SPOIL KORUPSI NI!!BYAK PLK MKIN MNJADI2!!?..LCS??NGPV??SCORPENE?AIRBUS..URUS TADBIR YG LBIH MKAN DUIT DRI HASIL YG DIHARPKN??
    PEMBAZIRAN2 YG BKN SIKIT2 DUITTTT??
    DA BOLE TMBAH 2 KPALSELAM!!DN SKUADRON2 PEJUANG..AKU IGT KLU BTUL2 DUIT TU XMEMBZIR UTK HASIL KRJA YG DIHARPKN!!
    SELAGI BNDA2 CELAKE NI JE YG MKIN GALAKK JER BERLAKU??,..BILA MSE NYER NK MNAMBAH ASET??DA LA BAJET CIPUTTT??
    LGI SATU..MCM XBLAJR PLK DGN HAL SAMA YG BERLAKU..BGI LER AMANAH TU PADA MREKA2 YG MEMAG BENAR BERAMANAH?!!
    KATA ADA JWATNKUASA2 YG MEMANTAU SESUATU KRJA2 YG DIJLANKN??APA FUNCTION DIAORG NI??MCM XDEEEE JERRR??!!..GAJI DA NK KNE BAYARR..BYK BODO DRI HASIL!!..ABISKN BERASS JER!!

    Haziq Othman So min,apakah jalan penyelesaian??minta tambah kapal selam dan A400 la lg 6biji baru mantap tak payah guna charlie lg

    Malaysia Defence Review Haziq Othman haha duit masalahnya

    Haziq Othman Malaysia Defence Review bab duit utk pertahanan ni,geng ahli politik amat lemah lutut bila mendengarnya tapi bab projek2 mega InsyaAllah sentiasa ada wang hahhhah

    Muhammad Encik Puteh Haziq Othman sebab focus infra.. kalau ada GST mungkin sebab sebulan saja dah billion-billion kutip

    Mohd Faizul Bab duit nih kalau diuruskan dgn btul, insyaaAllah cukup....yg buat x cukup, bg projek x pantau...kontraktor mintak duit....bg jer, x check....tiap kali LKAN kluar mesti ada ketirisan. Bkn sikit plak tu....tgk LCS dh la...

    Haziq Othman Mohd Faizul entahla bang betul kata abg tu saya setuju ni kontraktor dtg caj benda merepek bayar je bila audit cek semua kantoi.LCS tu dah mantap tapi tula bila berlaku ketirisan semuanya siap separuh jalan je kesian TLDM ikutkan dh dpt 2biji hujung tahun ni kena tunda pula tahun depan tu pun taktahu bila siap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nukman Taib aku taktau mcm mna nk push kerajaan ni.kenapa la dpt menhan yg tak tegas dan tak fokus betul² bab aset² pertahanan negara.
      bgi aku lah kn..menhan patut di lantik dari seseorang yg patriotk..yg hanya fokus utk pertahanan/keselamatan negara

      Abu Muiz Min, kena share skali yg pembelian A400M tu bukan kehendak ATM, tapi wahyu dari entah siapa & tak diketahui apa tujuannya.

      Bukh AZ Min klo pesawat pengangkut amek y cn270 sbg pnmbhan ok x min?

      Malaysia Defence Review Bukh AZ CN270?

      Haziq Othman Bukh AZ Cn-235 ke??mana 270

      Rosli Rosli Tentera kite terkenal kerana penjagaan aset terbaik walaupun dh makan usia contoh kapal perang kebanyakan sdh mencecah 30thn tpi tetap blh operasi

      Tejah Nathan Nak tanya kalau tambah pesawat A400M, TUDM masih perlukan pesawat mrtt ke mcm a330 mrtt sebab tengok a400m pun macam dapat jalan tugas yang sama..

      Ropie Blade Elok sangat tambah lg bilangan kedua2 aset ni...

      Azam Mustafa 6x6 APC utk TDM
      LMS untuk TLDM
      LCA untuk TUDM
      Harap berjalan lancar...

      Nik Nor Amin Brp yg ok kapal selam? 5 buah ke atau
      Malaysia Defence Review Nik Nor Amin tambah lg 2 je

      Nik Nor Amin Malaysia Defence Review klu 4. 2 lg simpan kt lumut ke admin?

      Malaysia Defence Review Nik Nor Amin tetap kt Teluk Sepanggar, Scorpene xkn singgah kt mana2 base atau port kecuali homebase sendiri

      Sh Zulkifle Selagi tak reput pakai sampai lunyai dasar kerajaaan

      Redza Jon Lama tak dengar sistem barter jual minyak kelapa sawit dapat kapal terbang...

      Barker Rule Ado rezeki keno tambah aset2 tu... ��

      Akuni Woii perancang utk pertahanan malaysia xde ke? klu ada sp yg btanggungjwb? ke semua yes sir yes sir jer..

      Mohd Faizul Ikut kertas putih kacang parpu 2040 br nk tambah sub.....ntah la tu nk tambah ke nk replace.....��

      Rahim Jono hidup segan mati tak mau...

      Ψ§Ψ­Ω…Ψ― Ψ¨ΩˆΪ©Ψ±Ω‰ Ψ±Ω…Ψ―Ψ­Ω† Ikut Macam Singapore Beli
      Sikit²,Haih Kalaulah GST Tak Mansuh Mungkin Dah Boleh Tengok Program 15 to 5 ,Cap55 dan FSS
      Berjalan Lancar,



      SALAM DARI CN270

      Hapus
  23. Wadon ki pancen luweh pinter selingkuh, rapih, nyaris tanpo bekas .....waton ra glah-gleh lan nyah-nyoh le ndokok HP πŸ€”

    BalasHapus
    Balasan
    1. curhat mas @hari?
      sepertinya pernah punya pengalaman yg menyakitkan...
      πŸ€”πŸ€”πŸ€”

      Hapus
    2. coba mas @sri ninggal janji
      beri jalan keluarnya utk berbagi pengalamannya.

      karena pernah sama sama tersakiti oleh wadon 😁😁😁

      Hapus
    3. Kosek mas @Essen....iki ono perkoro sing luweh penting bab otak-atik jumlah pespur idaman πŸ€”

      180 katone kakehan.....piye yen 160 wae πŸ™„

      Nggene jlentrehe 🀷
      1. F-35: 32
      2. F-16 standar V (berbagai tipe) : 96
      3. TA-50i LIFT (+light attack : 32

      Katone komposisi iki luweh rasional ketimbang komposisi 180 jet tempur sing isine maneko warno, memper gudangan 🀣🀣🀣

      Hapus
  24. filipin
    utiliti = blekhok
    angkut sedang = mi-17
    heli atak = cobra

    mabuhay hore haha!πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh lufa, KL nol haha!🀭🀭🀭

      Hapus
  25. Idealnya F15 32,Raffale 48,Gripen NG 32,F16 36,Typon 11,Sukhoi Family 48,F50 16,Hawk Family,upgrade mesin dan avionic agar bs dipakai 15 tahun lagi,( utk patroli ruang wilayah udara NKRI ) diback up F16 dan Gripen, F50 korea, sbg latih, yg lain, sbg heavy fighter dan pemukul.

    BalasHapus