27 Februari 2026

Malaysia Terima 3 Unit Drone Anka-S dari Turki

27 Februari 2026

Kedatangan 3 drone Anka-S di lanud Labuan (photo: Yerli Milli)

Akun X Yerli MIlli pada 21 Januari 2026 lalu melaporkan bahwa Malaysia telah menerima pengiriman drone/pesawat tanpa awak ANKA-S buatan Turkish Aerospace Industries (TAI).

Jumlah drone MALE yang diterima dalam adalah 3 unit sesuai pesanan yang diteken pada  Mei 2023 di LIMA 2023 dan telah tiba di Pangkalan Udara Labuan di Malaysia Timur. Drone akan operasikan oleh Skuadron No. 11 Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) yang berbasis di pangkalan ini.

Misi Utama drone ini adalah untuk pengawasan maritim di Laut China Selatan dan Sabah Utara untuk memantau intrusi asing dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaysia.

228 komentar:

  1. 3 bijik? 🤣🤣😂😂😂
    Itupon ompong...🤣🤣😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasih senang dikit lah bang mereka,
      Biar ada bahan, kita kopdar dulu sambil nunggu kri siliwangi otw, trus kri canopus brkt dan kri gajahmada serah terima.

      Hapus
  2. GORILLA MISKIN KEPANASAN.... 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale
      ======================
      ======================
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat

      Hapus
    2. 48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale
      ======================
      ======================
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat

      Hapus
    3. KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
      --------------
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
      -
      🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
      -
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      -
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.

      Hapus
    4. TERKEPUNG UCAV .......
      1. SKUADRON 51 REAPER LANUD SUPADIO KALBAR = UAV AEROSTAR+UCAV ANKA
      2. SKUADRON 52 PHOENIX LANUD RADEN SADJAD, NATUNA = UCAV CH4B RAINBOW
      3. SKUADRON 53 LANUD ANANG BUSRA, TARAKAN KALTARA= UCAV CH4B
      ---------------
      CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom.
      -----
      WELCOME ANKA =
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      https://facebook.com/story.php?story_fbid=122143183004657028&id=61569710849191
      https://www.instagram.com/medef_id?igsh=Y2wwOW4yOGcxejZp
      -----
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      Spesifikasi UCAV Rainbow (CH-4) Angkatan Udara Indonesia yang membawa persenjataan meliputi sayap 18 meter, panjang 8,5 meter, berat maksimum lepas landas 1.300 kg, dan muatan 345 kg. UCAV ini mampu membawa berbagai jenis bom dan rudal, serta memiliki daya tahan operasional hingga 30 jam untuk pengintaian dan 12 jam untuk misi tempur.
      -----
      COME INTO FORCE .....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA)
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ===========
      ===========
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      =============
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • End of June 2025: RM 1.3 trillion
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

      🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    5. TERKEPUNG UCAV .......
      1. SKUADRON 51 REAPER LANUD SUPADIO KALBAR = UAV AEROSTAR+UCAV ANKA
      2. SKUADRON 52 PHOENIX LANUD RADEN SADJAD, NATUNA = UCAV CH4B RAINBOW
      3. SKUADRON 53 LANUD ANANG BUSRA, TARAKAN KALTARA= UCAV CH4B
      ---------------
      CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom.
      -----
      WELCOME ANKA =
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      https://facebook.com/story.php?story_fbid=122143183004657028&id=61569710849191
      https://www.instagram.com/medef_id?igsh=Y2wwOW4yOGcxejZp
      -----
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      Spesifikasi UCAV Rainbow (CH-4) Angkatan Udara Indonesia yang membawa persenjataan meliputi sayap 18 meter, panjang 8,5 meter, berat maksimum lepas landas 1.300 kg, dan muatan 345 kg. UCAV ini mampu membawa berbagai jenis bom dan rudal, serta memiliki daya tahan operasional hingga 30 jam untuk pengintaian dan 12 jam untuk misi tempur.
      -----
      COME INTO FORCE .....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA)
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ===========
      ===========
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      =============
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • End of June 2025: RM 1.3 trillion
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

      🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

      Hapus
  3. Jaga jaga kapal OMPONG FFBNW Sebelah di Pantau dari jauh.... 🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale
      ======================
      ======================
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat

      Hapus
    2. PEKANBARU - KL : 291 KM
      PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      --------------------------
      1. RAFALE ± 1852 KM
      2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
      3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
      4. KAAN ± 1.100–1.400 km
      --------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      Seoul regards expanded economic cooperation with Indonesia, the largest economy and most populous country in ASEAN, as strategically significant. Indonesia serves as a major production and investment base in Southeast Asia for South Korean companies and is the world’s largest supplier of nickel, a critical mineral used in electric vehicle batteries and a growing focus of competition between the United States and China. By restricting exports of raw ore and promoting domestic processing industries, Indonesia has positioned itself as a pivotal player in the global battery supply chain.
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      KONTRAK ISTIF 2 UNIT =
      -
      https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01k1dyx5b2pge5amnd1jfn43yj.jpg
      -
      https://aset.indonesiadefense.com/wp-content/uploads/2025/07/Sjafrie-Sjamsoeddin-5.webp
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYqcLPgQaHNqubfwNen7Snb-9YoHdSeagm6slrnD2nwKSy6lue9ckAi0GHYH2jgzq_3UGbVefodOL1qAguX_cDecpZ_nyJBL8GkQAopqOOqz4vsyofIe1nYCvTuQy9LMerfHVmT5rGiYp9eiZaYI_atnLMQXF3sjdwhGTu-Go_TQWg85z43HPP6LVNGL_/s1600/Gwx9v83WAAAV_UY.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.

      Hapus
    3. 48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale
      ======================
      ======================
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      -
      Romeo says:
      20 February 2026 at 9:08 AM
      Although KF21 is integrated with meteor but it is not automatically SK has permission from MBDA to integrate with FA50.
      The initial factor KF21 is not integrtaed with Amraam is purely business. US dislike KF21 will be a cheaoer variant of F35 and it is the same reason no permission amraam for FA50 to be a cheaper variant F16V.
      Leonardo already launced M346 block 20 with meteor integrated. As a share holder of MBDA is still a big question if leonardo is willing FA59 block 20 as M346 block 20 competitor. Looking at FA50PL case, even if a contract is signed for FA50PL block 20 but it doesnt automatically will be a reality. There are terms and condition applied.
      Phantomstrike and Grifo-E radar are 2 sides of a coin. The meteor has longer range than both radars. It is still good enough though.
      1.Who is going to shoot a meteor in its longest range?
      2. Never expect that LCA capability will equal to MRCA. It can do but not the same. You pay peanut you got monkey.

      Hapus
    4. 🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      -----------------------------------------
      Berikut adalah rincian pangkalan udara (Lanud) yang menjadi markas drone tersebut:
      1. ANKA (Anka-S):
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Unit: Mengisi Skadron Udara 51.
      Peran: Unit perdana tiba di Pontianak pada September 2025 untuk menjalani tes terbang dan difokuskan mengawasi kawasan Natuna Utara yang berbatasan dengan Laut China Selatan.
      -
      2 CH-4 (Rainbow):
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Unit: Sebelumnya merupakan kekuatan utama Skadron Udara 51 sebelum kedatangan Anka-S yang direncanakan untuk menggantikan atau memperkuat armada drone di pangkalan ini.
      -
      3 Bayraktar TB2 / TB3 & Akinci:
      Home Base (Rencana): Lanud Anang Busra, Tarakan, Kalimantan Utara.
      Unit: Akan ditempatkan di unit baru yang sedang dibentuk, yaitu Skadron Udara 53.
      Status 2026: TNI AU juga merencanakan penambahan skadron drone di Malang, Jawa Timur. Khusus untuk Akinci, terdapat potensi operasional oleh Puspenerbal (TNI AL) guna memperkuat pertahanan maritim

      Hapus
  4. PEKANBARU - KL : 291 KM
    PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
    48 KAAN
    42 RAFALE
    48 KF 21
    24 M346F
    --------------------------
    1. RAFALE ± 1852 KM
    2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
    3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
    4. KAAN ± 1.100–1.400 km
    --------------------------
    48 KF21 BLOCK II
    Seoul regards expanded economic cooperation with Indonesia, the largest economy and most populous country in ASEAN, as strategically significant. Indonesia serves as a major production and investment base in Southeast Asia for South Korean companies and is the world’s largest supplier of nickel, a critical mineral used in electric vehicle batteries and a growing focus of competition between the United States and China. By restricting exports of raw ore and promoting domestic processing industries, Indonesia has positioned itself as a pivotal player in the global battery supply chain.
    An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
    https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
    --------------------------
    LOA M346FA .....
    -
    https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
    -
    https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
    ---------------------------
    KONTRAK ISTIF 2 UNIT =
    -
    https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01k1dyx5b2pge5amnd1jfn43yj.jpg
    -
    https://aset.indonesiadefense.com/wp-content/uploads/2025/07/Sjafrie-Sjamsoeddin-5.webp
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYqcLPgQaHNqubfwNen7Snb-9YoHdSeagm6slrnD2nwKSy6lue9ckAi0GHYH2jgzq_3UGbVefodOL1qAguX_cDecpZ_nyJBL8GkQAopqOOqz4vsyofIe1nYCvTuQy9LMerfHVmT5rGiYp9eiZaYI_atnLMQXF3sjdwhGTu-Go_TQWg85z43HPP6LVNGL_/s1600/Gwx9v83WAAAV_UY.jpeg
    ---------------------------
    2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
    --------------------------
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    6 RAFALE SEPTEMBER 2022
    18 RAFALE AGUSTUS 2023
    18 RAFALE JANUARI 2024
    DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
    (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.

    BalasHapus
  5. 🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    -----------------------------------------
    1. ANKA (Anka-S)
    Home Base: Lanud Supadio, Pontianak (Skadron Udara 51).
    Jangkauan Terbang: Memiliki endurance hingga 30 jam dengan ketinggian operasional 9.200 meter.
    Keunggulan Jarak: Dilengkapi sistem komunikasi satelit BLOS (Beyond Line of Sight) yang memungkinkan kontrol jarak jauh melampaui garis pandang fisik, sangat ideal untuk memantau kawasan Natuna Utara secara kontinu.
    Status: Unit perdana dijadwalkan tiba pada September 2025 untuk uji terbang.
    -
    2. CH-4 (Rainbow)
    Home Base: Lanud Supadio, Pontianak.
    Jangkauan Terbang: Mampu beroperasi selama 30 hingga 40 jam.
    Radius Operasi: Memiliki jangkauan kendali sekitar 250 km (dengan line-of-sight), namun dapat diperluas untuk misi pengintaian maritim jarak jauh.
    Peran: Saat ini menjadi kekuatan utama sebelum secara bertahap diperkuat atau digantikan oleh Anka-S dalam misi pengawasan Laut China Selatan.

    -
    3. Bayraktar TB2 / TB3 & Akinci
    Home Base (Rencana): Lanud Anang Busra, Tarakan (Skadron Udara 53).
    Jangkauan Masing-masing:
    Bayraktar TB2: Jangkauan komunikasi hingga 300 km dengan ketahanan terbang 27 jam.
    Bayraktar TB3: Jangkauan operasional lebih dari 1.000 mil laut (sekitar 1.852 km) dan ketahanan terbang hingga 32 jam. Drone ini didesain otonom untuk operasi maritim.
    Akinci: Merupakan drone kelas berat (HALE) dengan endurance 24 jam dan mampu membawa muatan strategis untuk peperangan elektronik serta misi gabungan ISR.

    BalasHapus
  6. ANKA S MALAYSIA lengkap dengan radar maritim guys.... RADOME guys... VERSI ANKA INDIANESIA versi NGUTANG tiada guys... 🔥🔥🤣🤣🤣🤣


    https://pbs.twimg.com/media/HBia4xwXMAAUROJ.jpg

    BalasHapus
    Balasan
    1. PEKANBARU - KL : 291 KM
      PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      --------------------------
      1. RAFALE ± 1852 KM
      2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
      3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
      4. KAAN ± 1.100–1.400 km
      --------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      Seoul regards expanded economic cooperation with Indonesia, the largest economy and most populous country in ASEAN, as strategically significant. Indonesia serves as a major production and investment base in Southeast Asia for South Korean companies and is the world’s largest supplier of nickel, a critical mineral used in electric vehicle batteries and a growing focus of competition between the United States and China. By restricting exports of raw ore and promoting domestic processing industries, Indonesia has positioned itself as a pivotal player in the global battery supply chain.
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      KONTRAK ISTIF 2 UNIT =
      -
      https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01k1dyx5b2pge5amnd1jfn43yj.jpg
      -
      https://aset.indonesiadefense.com/wp-content/uploads/2025/07/Sjafrie-Sjamsoeddin-5.webp
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYqcLPgQaHNqubfwNen7Snb-9YoHdSeagm6slrnD2nwKSy6lue9ckAi0GHYH2jgzq_3UGbVefodOL1qAguX_cDecpZ_nyJBL8GkQAopqOOqz4vsyofIe1nYCvTuQy9LMerfHVmT5rGiYp9eiZaYI_atnLMQXF3sjdwhGTu-Go_TQWg85z43HPP6LVNGL_/s1600/Gwx9v83WAAAV_UY.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.

      Hapus
    2. PEKANBARU - KL : 291 KM
      PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      --------------------------
      1. RAFALE ± 1852 KM
      2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
      3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
      4. KAAN ± 1.100–1.400 km
      --------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      Seoul regards expanded economic cooperation with Indonesia, the largest economy and most populous country in ASEAN, as strategically significant. Indonesia serves as a major production and investment base in Southeast Asia for South Korean companies and is the world’s largest supplier of nickel, a critical mineral used in electric vehicle batteries and a growing focus of competition between the United States and China. By restricting exports of raw ore and promoting domestic processing industries, Indonesia has positioned itself as a pivotal player in the global battery supply chain.
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      KONTRAK ISTIF 2 UNIT =
      -
      https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01k1dyx5b2pge5amnd1jfn43yj.jpg
      -
      https://aset.indonesiadefense.com/wp-content/uploads/2025/07/Sjafrie-Sjamsoeddin-5.webp
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYqcLPgQaHNqubfwNen7Snb-9YoHdSeagm6slrnD2nwKSy6lue9ckAi0GHYH2jgzq_3UGbVefodOL1qAguX_cDecpZ_nyJBL8GkQAopqOOqz4vsyofIe1nYCvTuQy9LMerfHVmT5rGiYp9eiZaYI_atnLMQXF3sjdwhGTu-Go_TQWg85z43HPP6LVNGL_/s1600/Gwx9v83WAAAV_UY.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.

      Hapus
    3. Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    4. 48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale
      ======================
      ======================
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      -
      Romeo says:
      20 February 2026 at 9:08 AM
      Although KF21 is integrated with meteor but it is not automatically SK has permission from MBDA to integrate with FA50.
      The initial factor KF21 is not integrtaed with Amraam is purely business. US dislike KF21 will be a cheaoer variant of F35 and it is the same reason no permission amraam for FA50 to be a cheaper variant F16V.
      Leonardo already launced M346 block 20 with meteor integrated. As a share holder of MBDA is still a big question if leonardo is willing FA59 block 20 as M346 block 20 competitor. Looking at FA50PL case, even if a contract is signed for FA50PL block 20 but it doesnt automatically will be a reality. There are terms and condition applied.
      Phantomstrike and Grifo-E radar are 2 sides of a coin. The meteor has longer range than both radars. It is still good enough though.
      1.Who is going to shoot a meteor in its longest range?
      2. Never expect that LCA capability will equal to MRCA. It can do but not the same. You pay peanut you got monkey.

      Hapus
  7. Cukup baca ini aja, tak tega euy haha!🤭😬🤭
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    Malaysia batal Hornet Kuwait, MRCA dinilai semula

    DagangNews
    https://youtube.com/shorts/1HYFUmcMOls

    BalasHapus
  8. Anduk..3 bijik? 🤣🤣😂😂😂
    Itupon ompong...🤣🤣😂

    BalasHapus
  9. ANKA MALAYSIA Siap di pasang sistem TCAS.... Berkeupayaan terbang SEJAUH 1000KM guys... sekadar jalan jalan di udara kalimantan tiada masalah... 🔥🔥😎😎🇲🇾🇲🇾



    Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaysia, katanya.

    “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝 🤝 🤝
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      Indonesia dan Turki telah berkembang menjadi kemitraan strategis yang berfokus pada kemandirian industri pertahanan melalui skema Transfer of Technology (ToT).
      Berikut adalah rincian ToT yang disepakati untuk aset-aset militer tersebut:
      1. Pesawat Tempur KAAN (Generasi Ke-5)
      Produksi Lokal & Perakitan: Kesepakatan mencakup perakitan parsial (partial assembly) di Indonesia serta keterlibatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam rantai pasok komponen global.
      Engineering & Design: Insinyur Indonesia terlibat dalam fase pengembangan lanjutan dan rekayasa pesawat untuk membangun basis pengetahuan teknologi siluman (stealth) dan avionik mutakhir.
      Fasilitas MRO: Pembangunan fasilitas pemeliharaan, perbaikan, dan operasional (MRO) di Indonesia untuk menjamin keberlangsungan operasional jet KAAN secara mandiri di masa depan.
      -
      2. Pesawat Tanpa Awak (Drone)
      Bayraktar TB2 & Akıncı:
      Pabrik Drone Lokal: Melalui kemitraan antara Republikorp dan Baykar Technologies, telah disepakati pembentukan usaha patungan (joint venture) untuk membangun pabrik produksi drone di Indonesia.
      Lisensi Produksi: Indonesia mendapatkan lisensi untuk memproduksi unit-unit ini secara lokal, yang mencakup transfer pengetahuan sistem kendali jarak jauh dan kecerdasan buatan (AI avionics).
      UAV Anka:
      -
      3. Kapal Perang (Fregat Kelas Istif)
      Pembangunan Lokal: Produksi dua unit fregat ini dilakukan melalui kolaborasi antara galangan kapal Turki (TAIS/STM) dengan PT PAL Indonesia menggunakan fasilitas dalam negeri.
      Integrasi Sistem Persenjataan: Kerja sama dengan perusahaan Turki seperti Aselsan dan Roketsan memungkinkan PT PAL untuk mengintegrasikan sistem manajemen tempur (CMS) dan sensor radar AESA generasi terbaru secara mandiri.
      -
      4. Sistem Rudal (KHAN & ÇAKIR)
      Joint Venture Roketsan: Pembentukan perusahaan patungan antara Roketsan dan mitra lokal (PT Republik Roketsan Indonesia) untuk memproduksi amunisi dan rudal presisi di dalam negeri.
      Pengembangan Bersama: ToT mencakup teknologi propulsi rudal dan sistem pemandu, yang krusial bagi kemandirian teknologi persenjataan jarak jauh Indonesia.
      -
      5. Kendaraan Tempur (Medium Tank Harimau)
      Kepemilikan Intelektual Bersama: Sejak awal, proyek Harimau (Kaplan MT) adalah desain bersama antara PT Pindad dan FNSS. Indonesia memiliki hak atas desain dan bebas untuk memproduksi atau mengekspornya ke negara ketiga.
      ==============
      ==============
      BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
      1. TIDAK ADA PERJANJIAN KERJASAMA JV
      2. TIDAK ADA PROTOTIPE
      3. TIDAK ADA UJI KUALIFIKASI
      4. LANGSUNG PRODUKSI MASSAL
      Pada bulan Juni 2011, Perusahaan Turki FNSS membatalkan menandatangani 'surat penawaran dan penerimaan' oleh DRB(DefTech) untuk bantuan desain dan pengembangan kendaraan. Kendaraan AV8 yang dipilih oleh militer MALAYDESH didasarkan pada kendaraan lapis baja beroda 8×8 yang dirancang oleh FNSS Pars 8×8.
      ----
      TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
      KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
      1. UJI BALISTIK DI THAILAND
      2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
      Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.

      Hapus
    2. 🤝 INDONESIA TURKEY 🤝
      1950 = INDONESIA TURKEY
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      Kerjasama Indonesia dan Turki dalam forum G20 dan MIKTA pada tahun 2026 mencerminkan kemitraan strategis yang semakin mendalam, terutama dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang dan stabilitas global.
      1. Sinergi dalam Forum G20
      Indonesia dan Turki menggunakan platform G20 untuk memperkuat hubungan bilateral dan menyuarakan isu-isu global yang mendesak:
      Penguatan Multilateralisme: Memasuki tahun 2026, kedua negara terus mendorong pemulihan multilateralisme guna menghadapi tantangan ekonomi global dan perubahan iklim.
      Kerjasama Industri Strategis: Di sela-sela pertemuan G20, kedua negara secara rutin menandatangani kesepakatan penting, termasuk di bidang industri pertahanan (Inhan) dan pembangunan infrastruktur seperti proyek Tol Trans-Sumatera yang melibatkan kontraktor Turki.
      Dukungan Kepemimpinan: Turki secara konsisten memberikan dukungan kuat terhadap agenda-agenda Indonesia di G20, khususnya dalam upaya memperbaiki tata kelola ekonomi dunia yang lebih adil bagi negara berkembang.
      -
      2. Kolaborasi dalam MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, Australia)
      Dalam forum MIKTA, Indonesia dan Turki berperan sebagai "jembatan" atau kekuatan penyeimbang (middle powers):
      Penyelesaian Isu Global: Melalui MIKTA, kedua negara berkolaborasi dalam penyelesaian isu perdamaian global, termasuk solidaritas terhadap Palestina dan reformasi tata kelola global.
      ----------------------
      10 EKONOMI TERBESAR ASIA =
      1 China 19,5 = Tetap dominan, pusat manufaktur & teknologi
      2 Jepang 4,9 = Stabil, meski pertumbuhan melambat
      3 India 4,3 = Pertumbuhan pesat, didorong sektor jasa & digital
      4 Korea Selatan 2,1 = Kuat di teknologi & ekspor
      5 Indonesia 1,8–2,0 = IMF menempatkan Indonesia di peringkat 7 dunia, di atas Inggris & Prancis
      6 Arab Saudi 1,5 = Didukung minyak & diversifikasi ekonomi
      7 Turki 1,4 = Ekonomi campuran, posisi strategis
      8 Taiwan 1,2 = Kuat di semikonduktor
      9 Thailand 0,7 = Pariwisata & manufaktur
      10 Iran 0,6 = Didukung energi, meski tertekan sanksi
      -----------------
      NEGARA DENGAN GDP TERBESAR TAHUN 2025 BERDASARKAN PPP (PURCHASING POWER PARITY):
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      ------------------
      DAFTAR 20 NEGARA DENGAN GDP NOMINAL TERBESAR TAHUN 2025 :
      1. Amerika Serikat – US$30,34 triliun
      2. Tiongkok – US$19,90 triliun
      3. Jerman – US$5,36 triliun
      4. Jepang – US$4,46 triliun
      5. India – US$4,26 triliun
      6. Inggris – US$3,70 triliun
      7. Prancis – US$3,26 triliun
      8. Italia – US$2,56 triliun
      9. Brasil – US$2,52 triliun
      10. Kanada – US$2,49 triliun
      11. Rusia – US$2,48 triliun
      12. Korea Selatan – US$2,10 triliun
      13. Meksiko – US$1,99 triliun
      14. Spanyol – US$1,82 triliun
      15. Indonesia – US$1,69 triliun
      16. Australia – US$1,68 triliun
      17. Turki – US$1,34 triliun
      18. Arab Saudi – US$1,28 triliun
      19. Belanda – US$1,27 triliun
      20. Swiss – US$1,16 triliun


      Hapus
    3. G20 = INDONESIA TURKEY 🤝
      MIKTA = INDONESIA TURKEY 🤝
      --------
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      ==========
      ==========
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK MKE : The MALAYDESH Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      2029 = 438,09 BILLION USD
      2028 = 412,2 BILLION USD
      2027 = 386,51 BILLION USD
      2026 = 362,19 BILLION USD
      2025 = 338,75 BILLION USD
      2024 = 316,15 BILLION USD
      2023 = 293,83 BILLION USD
      2022 = 271,49 BILLION USD
      2021 = 247,49 BILLION USD
      2020 = 221,49 BILLION USD
      ------------------
      DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
      2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
      2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
      2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
      2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
      2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
      2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
      2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
      2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
      2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
      2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
      ==========
      RINGIT TIDAK LAKU
      https://www.youtube.com/watch?v=rZD9_nKqIWQ
      ==========
      DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
      DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
      DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
      DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
      DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
      DEBT 2019 = RM 1,25 TRILLION
      DEBT 2018 = RM 1,19 TRILLION
      The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
      ==========
      BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
      MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things. Using aggregated data from BNM's Central Credit Reference Information System (CCRIS), this dashboard gives you insight into key trends on household DEBT. For now, it displays data on the flow of borrowing activity on a monthly basis, broken down by purpose. In due time, it will be deepened with granular data showing the state of inDEBTedness of MALAYDESH



      Hapus
    4. KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
      --------------
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
      -
      🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
      -
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      -
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.


      Hapus
    5. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      Transformasi Tata Kelola Data Digital
      -
      Strategi Indonesia (Proteksionisme Berbasis Regulasi):
      Pemisahan Data: Indonesia menerapkan pendekatan dikotomis dengan memisahkan secara tajam antara "Data Kependudukan" (Sovereign Data) dan "Data Komersial". Ini bertujuan melindungi privasi warga negara sambil tetap menjaga keran perdagangan tetap terbuka.
      Supremasi Hukum Domestik: Penggunaan UU PDP No. 27/2022 sebagai insting utama menunjukkan bahwa Indonesia ingin standar global mengikuti aturan internalnya. Ini memberikan posisi tawar bagi Indonesia untuk menolak transfer data jika tidak memenuhi standar keamanan nasional.
      -
      Strategi Malaydesh (Integrasi Digital Global):
      Liberalisasi Data: Melalui klausul "Facilitation of Digital Trade", Malaydesh memilih jalur integrasi penuh. Dengan melarang diskriminasi produk digital AS, Malaydesh memposisikan diri sebagai hub regional bagi perusahaan teknologi Amerika.
      Komitmen Internasional: Dukungan terhadap moratorium permanen bea masuk transmisi elektronik di WTO
      ________________________________________
      2. Rekonstruksi Kompensasi Ekonomi dan Investasi
      -
      Model Indonesia (Keuntungan Aset Statis):
      Inisiatif Divestasi: Keberhasilan mendapatkan 12% saham Freeport secara gratis adalah kemenangan politik-ekonomi yang besar. Indonesia fokus pada kepemilikan aset nyata (ekuitas) yang memberikan dividen jangka panjang tanpa harus mengeluarkan modal segar.
      -
      Model Malaydesh (Ekspansi Investasi Timbal Balik):
      Investasi Agresif: Komitmen USD 70 miliar di AS selama 10 tahun adalah langkah berisiko tinggi namun strategis. Malaydesh tidak hanya menjadi penerima modal, tetapi menjadi pemain global yang menanamkan pengaruhnya di ekonomi domestik AS.
      ________________________________________
      3. Paradigma Kedaulatan Sumber Daya Alam (SDA)
      -
      Pendekatan Indonesia (Nasionalisme Ekonomi):
      Dominasi Kepemilikan: Dengan 63,23% saham PTFI, Indonesia menggeser peran dari sekadar regulator menjadi pengendali operasional dan finansial. Ini adalah perwujudan langsung dari Pasal 33 UUD 1945 mengenai penguasaan negara atas kekayaan alam.
      Mandat Hilirisasi: Kepemilikan mayoritas ini memastikan kebijakan hilirisasi (seperti pembangunan smelter) tetap berjalan sesuai agenda nasional tanpa hambatan dari pemegang saham asing.
      -
      Pendekatan Malaydesh (Kolaborasi Strategis Mineral Kritis):
      Sistem Tinjauan Bersama: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh memilih jalur kolaboratif dalam mengelola mineral kritis (seperti tanah jarang). Malaydesh menyadari keterbatasan teknologi dan modal, sehingga mereka berbagi beban pengawasan dengan AS untuk memastikan standar lingkungan dan keamanan terpenuhi.
      Dualisme Kekuasaan: Malaydesh menghadapi kompleksitas hukum antara kekuasaan Federasi dan Negara Bagian terkait royalti

      Hapus
    6. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
      GDP INDONESIA 1,492,618
      GDP SINGA : 561,725
      GDP MALAYDESH : 488,250
      GDP PINOY : 471,516
      GDP VIET : 468,400
      GDP THAI : 545,341
      WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
      MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
      Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
      ________________________________________
      2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia

      Hapus
  10. aplot ntar malem min,
    waktuw aman kita haha!😁😁😁

    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait/

    BalasHapus
  11. ANKA S MALAYSIA berkeupayaan misil guys.... 🔥🔥😎😎😎



    Sebelum ini, Bernama melaporkan Malaysia dipercayai memilih varian "Anka-S" yang berupaya terbang selama 24 hingga 30 jam tanpa henti, pada ketinggian 30,000 kaki dan membawa muatan antara 250 hingga 350 kilogram.

    Selain melaksanakan tugas risikan, pengawasan dan tinjauan (ISR), dron Anka-S yang diperoleh Malaysia juga mempunyai kemampuan membawa empat peluru berpandu MAM Smart Micro yang dibangunkan oleh satu lagi syarikat pertahanan Turkiye, Roketsan untuk misi serangan darat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      -----------------------------------------
      Berikut adalah rincian pangkalan udara (Lanud) yang menjadi markas drone tersebut:
      1. ANKA (Anka-S):
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Unit: Mengisi Skadron Udara 51.
      Peran: Unit perdana tiba di Pontianak pada September 2025 untuk menjalani tes terbang dan difokuskan mengawasi kawasan Natuna Utara yang berbatasan dengan Laut China Selatan.
      -
      2 CH-4 (Rainbow):
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
      Unit: Sebelumnya merupakan kekuatan utama Skadron Udara 51 sebelum kedatangan Anka-S yang direncanakan untuk menggantikan atau memperkuat armada drone di pangkalan ini.
      -
      3 Bayraktar TB2 / TB3 & Akinci:
      Home Base (Rencana): Lanud Anang Busra, Tarakan, Kalimantan Utara.
      Unit: Akan ditempatkan di unit baru yang sedang dibentuk, yaitu Skadron Udara 53.
      Status 2026: TNI AU juga merencanakan penambahan skadron drone di Malang, Jawa Timur. Khusus untuk Akinci, terdapat potensi operasional oleh Puspenerbal (TNI AL) guna memperkuat pertahanan maritim

      Hapus
    2. 🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      -----------------------------------------
      1. ANKA (Anka-S)
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak (Skadron Udara 51).
      Jangkauan Terbang: Memiliki endurance hingga 30 jam dengan ketinggian operasional 9.200 meter.
      Keunggulan Jarak: Dilengkapi sistem komunikasi satelit BLOS (Beyond Line of Sight) yang memungkinkan kontrol jarak jauh melampaui garis pandang fisik, sangat ideal untuk memantau kawasan Natuna Utara secara kontinu.
      Status: Unit perdana dijadwalkan tiba pada September 2025 untuk uji terbang.
      -
      2. CH-4 (Rainbow)
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak.
      Jangkauan Terbang: Mampu beroperasi selama 30 hingga 40 jam.
      Radius Operasi: Memiliki jangkauan kendali sekitar 250 km (dengan line-of-sight), namun dapat diperluas untuk misi pengintaian maritim jarak jauh.
      Peran: Saat ini menjadi kekuatan utama sebelum secara bertahap diperkuat atau digantikan oleh Anka-S dalam misi pengawasan Laut China Selatan.

      -
      3. Bayraktar TB2 / TB3 & Akinci
      Home Base (Rencana): Lanud Anang Busra, Tarakan (Skadron Udara 53).
      Jangkauan Masing-masing:
      Bayraktar TB2: Jangkauan komunikasi hingga 300 km dengan ketahanan terbang 27 jam.
      Bayraktar TB3: Jangkauan operasional lebih dari 1.000 mil laut (sekitar 1.852 km) dan ketahanan terbang hingga 32 jam. Drone ini didesain otonom untuk operasi maritim.
      Akinci: Merupakan drone kelas berat (HALE) dengan endurance 24 jam dan mampu membawa muatan strategis untuk peperangan elektronik serta misi gabungan ISR.

      Hapus
    3. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      MAHATIR ........
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      ----------------------
      Pandangan Terhadap Penguatan Ringgit
      Meskipun Ringgit menguat tajam pada awal 2026, Mahathir cenderung melihatnya sebagai jebakan jangka pendek. Ia menilai:
      Ketergantungan pada AS: Penguatan ini dipandangnya sebagai hasil dari kepatuhan Malaydesh pada kebijakan AS (terutama di bawah kepemimpinan Donald Trump), yang ia sebut sebagai langkah "bodoh" karena membuat ekonomi Malaydesh rentan terhadap tekanan politik Washington.
      Potensi Krisis: Mahathir memprediksi bahwa kebijakan luar negeri AS yang tidak stabil pada 2026 akan membawa kekacauan bagi ekonomi global, termasuk Malaydesh yang sudah terikat melalui ART
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    4. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      MAHATIR .......
      GADAI KEDAULATAN
      GADAI KEDAULATAN
      GADAI KEDAULATAN
      ----------------------
      Narasi: Kesepakatan Dagang sebagai "Gadai" Kedaulatan
      Mahathir secara vokal mengkritik kesepakatan dagang yang dijalin pemerintahan Anwar Ibrahim dengan AS sebagai bentuk imperialisme modern. Ia menilai pemerintah "bodoh" karena memberikan banyak konsesi hanya untuk pengurangan tarif yang kecil.
      Inti Berita: Mahathir mempertanyakan mengapa Malaydesh menghapus pajak pada 11.000 produk AS demi penurunan tarif AS yang tidak sepadan (dari 25% menjadi 19%). Ia bahkan melaporkan PM Anwar ke polisi pada Desember 2025, menuding kesepakatan tersebut inkonstitusional dan hanya memperkaya Amerika Serikat.
      Sumber: Instagram Resmi Dr. Mahathir Mohamad, Kompas.com.
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
  12. anka 3 bijik berita lama, tak ada guna

    breking niusss donk
    Resmi yaaa...bukan howaks
    aplot min yg lagi HOT🔥 haha!😉😎😉

    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    Malaysia batal Hornet Kuwait, MRCA dinilai semula

    DagangNews
    https://youtube.com/shorts/1HYFUmcMOls

    BalasHapus
  13. ANKA MALAYSIA VERSI MAHAL guys... ORANG KAYA... 🔥🔥😎😎



    Dilengkapi Radar Maritim Berkemampuan Tinggi, Drone Anka-S Malaysia Jadi Mata dan Telinga untuk Pantau Wilayah

    https://www.zonajakarta.com/internasional/6738893304/dilengkapi-radar-maritim-berkemampuan-tinggi-drone-anka-s-malaysia-jadi-mata-dan-telinga-untuk-pantau-wilayah?page=4

    BalasHapus
    Balasan
    1. KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR -
      ------------
      Perbedaan utama antara drone Anka UCAV (khususnya varian Anka-S) dan drone Anka ISR terletak pada kemampuan tempur, sistem komunikasi, dan muatan yang dibawa.
      Berikut adalah rincian perbedaannya:
      1. Fungsi Utama dan Persenjataan
      Anka UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle): Dirancang untuk misi tempur aktif (serang). Varian ini dilengkapi dengan dua hardpoints di bawah sayap untuk membawa senjata presisi, seperti amunisi mikro cerdas MAM-L dari Roketsan atau roket berpemandu laser.
      Anka ISR (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance): Fokus utamanya adalah pengumpulan intelijen, pengawasan, dan pengintaian tanpa membawa senjata. Drone ini digunakan untuk pemantauan area secara strategis dan real-time image intelligence.
      2. Sistem Komunikasi (BLOS vs LOS)
      Anka UCAV (Varian S): Memiliki keunggulan dalam sistem komunikasi satelit (SATCOM) Beyond Line-of-Sight (BLOS). Ini memungkinkan operator mengendalikan drone dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala pandang melalui tautan satelit.
      Anka ISR/Blok A/B: Sebagian besar menggunakan sistem Line-of-Sight (LOS) atau radio link tradisional yang jangkauan kendalinya terbatas pada jarak pandang antara stasiun darat dan pesawat.
      3. Payload (Muatan Sensor)
      Anka ISR: Biasanya membawa muatan sensor yang lebih berat dan khusus untuk intelijen, seperti kamera EO/IR resolusi tinggi, sistem SAR (Synthetic Aperture Radar) untuk melihat menembus awan, serta perangkat SIGINT/COMINT (pada varian Anka-I) untuk menyadap komunikasi musuh.
      Anka UCAV: Membagi kapasitas muatannya antara sensor penargetan (seperti laser designator untuk memandu rudal) dan senjata itu sendiri. Kapasitas muatan totalnya mencapai sekitar 200 kg hingga 350 kg tergantung konfigurasi.
      ------------
      Spesifikasi Drone Anka-S
      Kapasitas Angkut: 200 – 350+ kg (Muatan sensor & senjata).
      Daya Tahan Terbang: Hingga 30 jam non-stop.
      Ketinggian Maksimum: 30.000 kaki (9.144 meter).
      Radius Kendali: Jarak tak terbatas melalui Satelit (SATCOM/BLOS).
      Persenjataan: MAM-L, MAM-C, roket Cirit, dan bom presisi.
      Fitur Utama: Tahan segala cuaca, sistem autopilot penuh, dan enkripsi data tingkat tinggi.

      Hapus
  14. aplot ntar malem min,
    waktuw aman kita haha!😁😁😁

    kahsiyan nanti ada yg MeWeK batal pulak haha!😭😬😭
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait/

    BalasHapus
  15. JOM KITA LIHAT ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🤭🤭🤭



    ANKA S MALAYSIA... 😎😎🇲🇾🇲🇾

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ✅
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ✅
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI CASH

    ====================

    ANKA S INDIANESIA... 👎👎🤣🤣

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ❌
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ❌
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI NGUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      MMEA SEWA =
      2 AW159
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW189
      https://www.facebook.com/share/p/gnmpDnsCCTn8tx6b/
      ---
      12 HELI AW 149 SEWA = The government has decided that RMAF will operate at least twelve Leonardo AW149 utility helicopters under a leasing programme mooted by the Prime Minister’s Department and the National Security Council, Armed Forces chief General TS Mohammad Ab Rahman said today.
      =============
      MENERUSI KAEDAH SEWA HELI LYNX = Panglima TLDM, terdapat kemungkinan angkatan itu mendapatkan helikopter baru itu menerusi kaedah SEWA apabila perkhidmatan helikopter Super Lynx Mk300 itu dihentikan secara berperingkat. Antara nama-nama helikopter yang disebut-sebut berpotensi untuk menggantikan helikopter Super Lynx milik TLDM adalah AW159 “Wildcat” yang dibangunkan oleh syarikat Leonardo.
      =============.
      2024 HELI DEBT HELI SEWA BEKAS BATAL = Tentera Darat MALAYDESH (TDM) kekal dengan pendirian mengusulkan pembatalan kontrak SEWAan helikopter Black Hawk kepada Kementerian Pertahanan berikutan kegagalan kontraktor memenuhi obligasi yang ditetapkan.
      =============
      SEWA HELI UH60A : Kementerian Pertahanan MALAYDESH pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian SEWA dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
      SEWA HELI AW139 : 4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
      SEWA HELI EC120B : Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      SEWA PESAWAT L39 ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      SEWA VVSHORAD SEWA TRUK
      The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals.
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment
      SEWA BOAT SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      SEWA HIDROGRAFI tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      SEWA 4x4 Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALAYDESH sedang mencari untuk menyewa Tarantula
      SEWA MOTOR The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022.

      Hapus
    2. SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      SEWA HELI 15 TAHUN
      ---------------------------
      1. Sumber Berita Utama & Validasi
      Leonardo S.p.A Official: Perusahaan kedirgantaraan Italia ini merilis pernyataan resmi pada pameran LIMA 2025 (Mei 2025) mengenai kemitraan strategis dengan Weststar Aviation Services untuk program modernisasi armada helikopter pemerintah Malaydesh.
      Janes Defence News: Melaporkan nilai kontrak sewa tersebut mencapai RM16,5 miliar (sekitar USD 3,5 miliar) untuk jangka waktu 15 tahun.
      The Edge Malaydesh & NST: Memuat penjelasan Menteri Pertahanan, Mohamed Khaled Nordin, yang mempertahankan skema sewa ini karena menjamin tingkat ketersediaan armada minimal 85% dan menghilangkan beban pemeliharaan (MRO) langsung dari instansi pengguna.
      Free Malaydesh Today (FMT) / The Malaydeshn Reserve: Mengutip pernyataan Perdana Menteri Anwar Ibrahim bahwa skema sewa dipilih untuk efisiensi biaya dan transparansi melalui pendekatan G2G (Government-to-Government).
      2. Detail Distribusi & Operasional
      Berdasarkan rilis resmi dan laporan pertahanan, total 28 unit helikopter (termasuk model AW149 dan AW139) akan didistribusikan sebagai berikut:
      Angkatan Tentara Malaydesh (ATM): 12 unit (dialokasikan untuk TUDM/Angkatan Udara dan Tentera Darat/Angkatan Darat).
      Polisi Diraja Malaydesh (PDRM): 7 unit.
      Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaydesh (APMM): 4 unit.
      Jabatan Bomba dan Penyelamat (Bomba): 2 unit.
      Tentara Laut Diraja Malaydesh (TLDM): 2 unit.
      Departemen Perdana Menteri (JPM): 1 unit.

      Hapus
    3. 🦧GORILA MALAYDESH LEASING 28 HELI =
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      LEASING 28 HELI = BELI BARU 119 HELI
      -------------------------
      1. Detail Pengadaan dan Pembiayaan
      Skema Sewa: Helikopter akan disewa selama 15 tahun melalui kemitraan antara Leonardo dan operator lokal Weststar Aviation Services.
      Struktur Pembiayaan: Program ini dikelola oleh Unit Kerjasama Awam Swasta (UKAS) di bawah Departemen Perdana Menteri Malaydesh. Pengaturan ini mencakup dukungan pemeliharaan (MRO) penuh dan jaminan ketersediaan armada minimal 85%.
      2. Distribusi Unit
      Armada helikopter ini akan dialokasikan ke berbagai instansi Malaydesh sebagai berikut:
      Angkatan Tentara Malaydesh (ATM): 12 unit (termasuk untuk Angkatan Udara dan Angkatan Darat).
      Polisi Diraja Malaydesh (PDRM): 7 unit.
      Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaydesh (APMM): 4 unit.
      Jabatan Bomba dan Penyelamat (Bomba): 2 unit.
      Tentara Laut Diraja Malaydesh (TLDM): 2 unit.
      Departemen Perdana Menteri: 1 unit.
      3. Sumber Berita Utama:
      Leonardo S.p.A Official: Rilis resmi mengenai kemitraan strategis dengan Weststar untuk pengadaan 28 helikopter.
      Janes Defence News: Laporan mengenai nilai kontrak sebesar RM16,5 miliar dan detail pameran LIMA 2025.
      Naval News: Konfirmasi mengenai penggunaan skema G2G untuk memperkuat hubungan pertahanan Malaydesh-Italia.
      Free Malaydesh Today: Penjelasan Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengenai efisiensi biaya melalui skema sewa

      Hapus
  16. FEBRUARI 2026
    Tiap Tahun, Tiap Bulan, Tiap Minggu ASET BRAND NEW LANJOT haha!🤑💰🤑
    ✅️DRASS DS08
    https://defense-studies.blogspot.com/2026/02/drass-delivers-two-swimmer-delivery.html?m=1
    ✅️Vulcanair A-VIATOR Aircraft
    ✅️H225
    ✅️PATRIOT 4X4
    ✅️T50I
    ✅️M346F
    ✅️GARIBALDI FREE
    ✅️ATLAS NO.2

    siyap diresmikan
    ✅️C27 SPARTAN MPA,
    kita Hepi..NON STOP SHOPPING haha!🤑🥳🤑

    BalasHapus

  17. Foto ANKA S MALAYSIA... jelas kelihatan RADOME (RADAR MARITIM) guys

    https://pbs.twimg.com/media/GwlzKNpacAAH7US.jpg

    BalasHapus
    Balasan
    1. KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek).
      ------------------
      2026 PM says =
      MISKIN ...... 2026 = FREEZES PROCUREMENT
      -
      KUALA LUMPUR, Jan 16 (Reuters) - The procurement decisions of the Malaydeshn armed forces and the police linked to a corruption probed will be temporarily frozen until they fully comply with related rules, state media reported, citing Prime Minister Anwar Ibrahim.
      The suspension comes following allegations of bribery linked to army procurement projects, with the Malaydeshn Anti-Corruption Commission (MACC) raiding several firms suspected of involvement in a bribery scheme and freezing six bank accounts belonging to a suspect and their family members.
      https://www.reuters.com/world/asia-pacific/malaydesh-freezes-army-police-procurement-decisions-linked-corruption-pm-says-2026-01-16/#:~:text=Malaydesh%20freezes%20army%20and%20police,Reuters
      -
      2026 PM BEKUKAN PENGADAAN =
      https://www.youtube.com/watch?v=ecL7_O1Wn1k
      ------------------
      2023 PM says =
      MISKIN ...... 2023 = CANCELLED 5 (FIVE) PROCUREMENT
      -
      KUALA LUMPUR:
      The defence ministry has 2023 = CANCELLED FIVE PROCUREMENT tenders for supplies, services and infrastructure projects. The cancellations were to avoid leakages in expenditure, and were in line with a policy of procurement through open tenders.
      “Mindef has also taken serious note of Prime Minister Anwar Ibrahim’s statement regarding the leakage in expenditure at the Budget 2023 dialogue on Tuesday,” it said in a statement today
      ------------------
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159.
      ==========
      HELI HUTANG FMS = Panglima Tentera Darat, “Ini memandangkan perolehan aset dari Amerika Syarikat perlu melalui prosedur termasuk Foreign Military Sales (FMS)
      --
      HELI SEWA BEKAS = the helicopters leased are the UH-60A or 60A plus variants which have been sold to US private companies. According to one report, a UH-60A – sold by US companies and ex-US Army aircraft
      ---
      MARET 2023 = “Insya Allah Mei dan bulan Jun, Black hawk akan diterima dan berkhidmat dengan PUTD,” kata Zamrose yang memetik makluman dari Ketua Setiausaha Kementerian Pertahanan.
      ---
      MEI 2023 = According to MINDEF, the helicopters will be leased from Aerotree Defence & Services Sdn Bhd. .
      ---
      SEPTEMBER 2023 = The Malaydesh n Army (TDM) is expecting to take delivery of two of four Black Hawk helicopters by end of this year.
      ---
      2024 HELI HUTANG HELI SEWA BEKAS BATAL = Tentera Darat Malaydesh (TDM) kekal dengan pendirian mengusulkan pembatalan kontrak sewaan helikopter Black Hawk kepada Kementerian Pertahanan berikutan kegagalan kontraktor memenuhi obligasi yang ditetapkan.

      Hapus
    2. SEWA VSHORAD SEWA TRUK
      The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals.
      SEWA BOAT SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      SEWA HIDROGRAFI tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment
      SEWA MOTOR The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022.
      SEWA PESAWAT ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      SEWA HELI Kementerian Pertahanan MALAYDESH pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian SEWA dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
      SEWA HELI 4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
      SEWA HELI = Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      SEWA 4x4 Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALAYDESH sedang mencari untuk menyewa Tarantula
      =========
      RETIRED MIG29 MALAYDESH recently retired the MiG-29 Fulcrum due to its inability to maintain them.
      RETIRED MB339CM the Aermacchi MB-339CM trainer jets that are currently grounded
      RETIRED SCORPION Scorpions to be retired. The Army has recommended that it’s fleet of Scorpion light tanks be retired due to the high cost of maintenance and obsolescence issues.
      RETIRED CONDOR SIBMAS Condor armoured 4X4 and Sibmas armoured recovery vehicle as retired from service as off January 1, 2023.
      RETIRED V150 = . It was used by the MALAYDESH Army in Second Malayan Emergency (now retired)
      ==========
      171 ASET USANG 33 TAHUN =
      108 TDM
      29 TUDM
      34 TLDM
      "The total number of MALAYDESH Armed Forces (ATM) assets exceeding 30 years in service comprises 108 units for the Army, 29 units for the Royal MALAYDESH Air Force (RMAF), and 34 units for the Royal MALAYDESH Navy (RMN)," the MALAYDESH Defence Minister
      ==========
      MALAYDESH 's combat equipment has several weaknesses, including:
      • Ageing equipment: The MALAYDESH military's equipment is aging due to small procurement budgets over the past 25 years.
      • Lack of modern assets: The MALAYDESH Armed Forces (MAF) lacks modern military assets, which puts them at risk from both internal and external threats.
      • Russian-made weapons: MALAYDESH has been struggling to keep its Russian-made Su-30MKM ground-attack aircraft operational. The country is also wary of Russian-made weapons due to sanctions imposed on Russia after its invasion of Ukraine.
      • Local production: The MAF is reluctant to use locally produced products. Local companies have produced prototypes of pistols and rifles, but none have materialized.
      • Procurement system: The MALAYDESH procurement system needs reform.
      Political interference and corruption: Political interference and corruption are undermining combat readiness

      Hapus
    3. SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159.
      --
      HELI HUTANG FMS = Panglima Tentera Darat, “Ini memandangkan perolehan aset dari Amerika Syarikat perlu melalui prosedur termasuk Foreign Military Sales (FMS)
      --
      HELI SEWA BEKAS = the helicopters leased are the UH-60A or 60A plus variants which have been sold to US private companies. According to one report, a UH-60A – sold by US companies and ex-US Army aircraft
      ---
      MARET 2023 = “Insya Allah Mei dan bulan Jun, Black hawk akan diterima dan berkhidmat dengan PUTD,” kata Zamrose yang memetik makluman dari Ketua Setiausaha Kementerian Pertahanan.
      ---
      MEI 2023 = According to MINDEF, the helicopters will be leased from Aerotree Defence & Services Sdn Bhd. .
      ---
      SEPTEMBER 2023 = The Malaydesh n Army (TDM) is expecting to take delivery of two of four Black Hawk helicopters by end of this year.
      ---
      2024 BLACKHAWK SEWA GAGAL = Tentera Darat Malaydesh (TDM) kekal dengan pendirian mengusulkan pembatalan kontrak sewaan helikopter Black Hawk kepada Kementerian Pertahanan berikutan kegagalan kontraktor memenuhi obligasi yang ditetapkan.
      =============
      SEWA VVSHORAD SEWA TRUK
      The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals.
      SEWA BOAT SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      SEWA HIDROGRAFI tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment
      SEWA MOTOR The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022.
      SEWA PESAWAT ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      SEWA HELI Kementerian Pertahanan MALAYDESH pada 27 Mei 2023 lalu telah menandatangani perjanjian SEWA dengan penyedia layanan penerbangan lokal, Aerotree, untuk menyediakan empat helikopter bekas Sikorsky UH-60A+ Black Hawk.
      SEWA HELI 4 buah Helikopter Leonardo AW 139 yang diperolehi secara SEWAan ini adalah untuk kegunaan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM) yang akan ditempatkan di No.3 Skuadron, Pangkalan Udara Butterworth
      SEWA HELI = Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      SEWA 4x4 Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALAYDESH sedang mencari untuk menyewa Tarantula

      Hapus
  18. JOM KITA LIHAT ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🤭🤭🤭



    ANKA S MALAYSIA... 😎😎🇲🇾🇲🇾

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ✅
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ✅
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI CASH

    ====================

    ANKA S INDIANESIA... 👎👎🤣🤣

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ❌
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ❌
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI NGUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      ---------
      Indonesia and Turkey have collaborated on missile development and purchases, including air defense missiles, cruise missiles, and fast missile boats.
      Missile development
      • Kaplan APC
      A new armored personnel carrier (APC) that can accommodate up to 13 people. The APC will be manufactured in Turkey, with the second and subsequent APCs manufactured in Indonesia.
      • Joint production of anti-ship cruise missiles
      Turkey and Indonesia are collaborating to jointly produce anti-ship cruise missiles in Indonesia.
      Missile purchases
      • ATMACA missiles
      The Turkish company Rocketsan supplied ATMACA missiles to Indonesia to modernize the armaments of Indonesian Navy warships.
      • SUNGUR air defense missile system
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the SUNGUR air defense missile system.
      • ÇAKIR cruise missile
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the ÇAKIR cruise missile.
      Fast missile boats
      • The Indonesian Ministry of Defense purchased two combat mission fast missile boats (NB74 and NB75) from TAIS, a consortium of five Turkish shipyards. The boats are armed with anti-ship missiles, gun or torpedoes
      ---------
      NEW COLLABORATIONS FROM ASELSAN IN INDONESIA
      ASELSAN President & CEO Ahmet Akyol announced that new agreements have been signed with Indonesia in line with ASELSAN's growth objectives for 2030, centered on expanding its global reach.
      During an official visit to Indonesia led by the Turkish Presidency of Defence Industries (SSB), strategic agreements related to defense industry transfers were signed, which represents a significant step for reinforcing ASELSAN’s presence in the Asia-Pacific region.
      In frame of the agreements, the two countries have formalized strategic deals involving the use of ASELSAN’s Remote-Controlled Stabilized Weapon System SARP, 4D Search Radar CENK, Naval Gun Fire Control System, Air Defence Missile Fire Control System (FCS) and Missile Data Link by Indonesia

      Hapus
    2. BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation
      ----
      SEWA HELI 28 = KONGSI 5
      SEWA HELI 28 = KONGSI 5
      SEWA HELI 28 = KONGSI 5
      Dengan termeterainya kontrak tersebut, sebanyak 12 buah akan digunakan Tentera Udara Diraja MALAYDESH (TUDM); Polis Diraja MALAYDESH (PDRM) (7); Tentera Laut Diraja MALAYDESH (TLDM) (2); Jabatan Bomba dan Penyelamat (JPBM) (2) dan Agensi Penguatkuasaan Maritim MALAYDESH (Maritim MALAYDESH ) (4).
      ----
      HOVERCRAFT = WILL BE SEWAD 3 YEARS
      SEWA VVSHORAD CINA = 30 YEARS
      SEWA VVSHORAD CINA = 30 YEARS
      SEWA TRUK CINA 3 TON = 30 YEARS
      The Madani government announced that it had struck a deal with China to SEWA 62 new train sets for KTM Bhd. The estimated cost for the deal is RM10.7 billion and it will be covered in installments over a 30-year SEWA period. The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VVSHORAD proposals. There is also the massive leasing deals for helicopters for all the services to think about.
      SEWA PESAWAT
      ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal MALAYDESH Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      SEWA SIMULATOR MKM TAHUN
      Five-year contract for Sukhoi’s simulators. Publicly listed HeiTech Padu Bhd has announced that it had been awarded a RM67 million, five-year contract to operate and maintain the Su-30MKM flight simulators at the RMAF airbase in Gong Kedak
      SEWA HELI SEWA SIMULATOR
      Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      SEWA BOAT
      SEWAan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      SEWA HIDROGRAFI
      tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak SEWAan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      SEWA 4x4
      Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata MALAYDESH sedang mencari untuk menyewa Tarantula
      SEWA MOTOR
      The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the SEWA of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment. The tender was published on February 28 and closes on March 29. The estimated cost of the tender is RM4.6 million.
      ---
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      SEWA 53 HELI BEKAS
      TUDM SEWA =
      12 AW149
      4 AW139
      5 EC120B
      TLDM SEWA =
      2 AW159
      TDM SEWA =
      4 UH-60A
      12 AW149
      BOMBA SEWA =
      4 AW139
      POLIS SEWA =
      7 BELL429
      JABATAN PM SEWA =
      1 AW139
      MMEA SEWA =
      2 AW159.


      Hapus
    3. SEWA 28 HELIKOPTER
      SEWA 28 HELIKOPTER
      SEWA 28 HELIKOPTER
      The government signed an agreement with Weststar Aviation Sdn Bhd to lease 28 helicopters for use by ministries and other government agencies
      ---
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation
      ----
      SEWA HELI 28 = KONGSI 5
      SEWA HELI 28 = KONGSI 5
      SEWA HELI 28 = KONGSI 5
      Dengan termeterainya kontrak tersebut, sebanyak 12 buah akan digunakan Tentera Udara Diraja Malon (TUDM); Polis Diraja Malon (PDRM) (7); Tentera Laut Diraja Malon (TLDM) (2); Jabatan Bomba dan Penyelamat (JPBM) (2) dan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malon (Maritim Malon) (4).
      ----
      HOVERCRAFT = WILL BE LEASED 3 YEARS
      HOVERCRAFT = WILL BE LEASED 3 YEARS
      HOVERCRAFT = WILL BE LEASED 3 YEARS
      So we gonna get 6 hovercraft fast interceptor lease for RM20.3 million ringgit in 3 years
      ----
      SEWA VSHORAD CINA = 30 YEARS
      SEWA VSHORAD CINA = 30 YEARS
      SEWA TRUK CINA 3 TON = 30 YEARS
      The Madani government announced that it had struck a deal with China to lease 62 new train sets for KTM Bhd. The estimated cost for the deal is RM10.7 billion and it will be covered in installments over a 30-year lease period. The approved leasing deal for KTMB may tip the scale in favour of the truck and VSHORAD proposals. There is also the massive leasing deals for helicopters for all the services to think about.
      SEWA PESAWAT
      ITTC is currently providing Fighter Lead-In Training (FLIT) to the Royal Malonn Air Force in London, Ontario. ITTC operates a fleet of Aero Vodochody L-39 featuring upgraded avionics for the FLIT programme
      SEWA SIMULATOR MKM TAHUN
      Five-year contract for Sukhoi’s simulators. Publicly listed HeiTech Padu Bhd has announced that it had been awarded a RM67 million, five-year contract to operate and maintain the Su-30MKM flight simulators at the RMAF airbase in Gong Kedak
      SEWA HELI SEWA SIMULATOR
      Kerajaan sebelum ini pernah menyewa Helikopter Latihan Airbus EC120B dan Flight Simulation Training Device (FSTD) Untuk Kegunaan Kursus Asas Juruterbang Helikopter TUDM. Selain itu, kerajaan turut pernah menyewa 5 unit Helikopter EC120B; 1 unit Sistem Simulator
      SEWA BOAT
      sewaan Bot Op Pasir merangkumi 10 unit Fast Interceptor Boat (FIB); 10 unit Utility Boat; 10 unit Rigid Hull Fender Boat (RHFB); 10 unit Rover Fiber Glass (Rover).
      SEWA HIDROGRAFI
      tugas pemetaan data batimetri bagi kawasan perairan negara akan dilakukan oleh sebuah kapal hidrografi moden, MV Aishah AIM 4, yang diperoleh menerusi kontrak sewaan dari syarikat Breitlink Engineering Services Sdn Bhd (BESSB)
      SEWA 4x4
      Pejabat perusahaan mengatakan kepada Janes di pameran bahwa Angkatan Bersenjata Malon sedang mencari untuk menyewa Tarantula
      SEWA MOTOR
      The Royal Military Police Corp (KPTD) celebrated the lease of 40 brand-new BMW R1250RT Superbikes for the Enforcement Motorcycle Squad on December 22nd, 2022
      SEWA PATROL BOATS : SEWA OUTBOARD MOTORS : SEWA TRAILERS
      Meanwhile, the division also published a tender for eleven glass reinforced plastic patrol boats together outboard motors, trailers and associated equipment. The tender was published on February 28 and closes on March 29. The estimated cost of the tender is RM4.6 million.

      Hapus
  19. ANKA INDIANESIA....🤣🤣🤣🤣

    1. TIDAK DIPASANG RADAR MARITIM ✅
    2. TIDAK DIPASANG SISTEM TCAS KEUPAYAAN TERBANG 1000KM ✅

    BalasHapus
    Balasan
    1. USD 20 MILIAR versus USD 4,7 MILIAR
      ---------------------------
      PERBANDINGAN ANGGARAN PERTAHANAN ASEAN 2026 =
      -
      1. INDONESIA
      Rp 335,2 triliun (~USD 20 miliar). Lonjakan 37% dari 2025; fokus pada alutsista baru dan konsep pertahanan total.
      -
      2. SINGAPURA
      SGD 20 miliar (~USD 15 miliar). Konsisten 3–4% dari PDB; investasi jangka panjang untuk teknologi pertahanan canggih.
      -
      3. VIETNAM
      USD 6–7 miliar (estimasi). Tren meningkat, diproyeksi mencapai USD 10,2 miliar pada 2029; fokus pada Laut Cina Selatan.
      -
      4. THAILAND
      204,434 juta baht (~USD 5,7 miliar). Prioritas pada akuisisi jet Gripen dan modernisasi angkatan udara.
      -
      5. FILIPINA
      295–299 miliar (~USD 5,2 miliar). Naik 16% dari 2025; termasuk ₱40 miliar untuk program modernisasi AFP, dengan fokus pada penguatan airpower dan sistem pertahanan rudal
      -
      6. MALAYDESH
      RM 21,2–21,7 miliar (~USD 4,5–4,7 miliar). Fokus modernisasi bertahap: sistem pertahanan udara, kapal perang, dan kendaraan taktis.
      ------------------
      Indonesia – Turki (G20 & MIKTA) > USD 12-13 MILLIAR
      1. Jet Tempur KAAN
      Indonesia jadi pembeli ekspor pertama (2025).
      48 unit, kontrak ±10 miliar USD.
      -
      2. Fregat I-Class
      Pilihan desain Turki untuk armada laut.
      2 unit (opsi tambahan).
      -
      3. Rudal Atmaca & Torpedo Akya
      Ganti rudal Barat dengan teknologi Turki.
      -
      4. Drone ANKA
      Skema ToT dengan PTDI.
      12 unit (6 dari Turki, 6 dirakit di Indonesia).
      -
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Pengadaan UCAV.
      60 unit TB3, 6 unit AKINCI.
      -
      6. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Proyek kerja sama industri pertahanan.
      18 unit awal, target >100 unit.
      -
      7. Sistem Pertahanan Udara KHAN & Trisula (Hisar)
      KHAN: rudal balistik taktis (1–2 baterai).
      Trisula: pertahanan jarak menengah (untuk Kalimantan).
      -
      8. Rudal Jelajah Çakır
      Produksi lokal dengan ToT.
      -
      9. Rudal Sungur (VSHORAD)
      Pembelian + penjajakan alih teknologi.
      -
      10. Kapal Cepat Rudal FACM-70 (KCR 70)
      TAIS Shipyard bangun 2 unit (2024).
      -
      11. APC Kaplan
      Prototipe kerja sama PT Pindad & FNSS.
      -
      12. Radio Militer SDR
      Litbang Aselsan + PT LEN & Wellracom.
      -
      13. IFV Generasi Baru
      R&D PT Pindad & FNSS.
      -
      14. Produksi Bersama Bayraktar TB3
      Skema ToT + pelatihan + integrasi UAV maritim.
      -
      15. Kerja Sama Kapal Selam
      Penjajakan proyek alternatif di Indo Defence 2025.
      =================
      =================
      💰 Total Pengadaan Militer Malondesh dari Turki
      > US$1,17 miliar
      1. Kapal Perang (Laut) — >US$1 Miliar
      LMS Batch 2 (Kelas Ada): 3 korvet, estimasi US$600–800 juta.
      MPMS (Multi-Purpose Mission Ship): 1 kapal, US$68,8 juta.
      -
      2. Drone & Sistem Udara — US$91,6 Juta
      UAV Anka-S: 3 unit, kontrak US$91,6 juta
      Persenjataan Darat & Rudal — >US$20 Juta
      -
      3. ATGM Karaok: 18 peluncur + 108 rudal, estimasi US$20 juta.


      Hapus
    2. JVC = KAAN GEN 5 (INDONESIA-TURKI)
      Joint Venture Company atau kerja sama industri antara Indonesia dan Turki untuk pengadaan serta pengembangan pesawat tempur generasi kelima, KAAN.
      Berikut adalah poin-poin penting mengenai kerja sama tersebut:
      Kesepakatan Pembelian: Indonesia telah menandatangani kontrak resmi untuk membeli 48 unit jet tempur KAAN dari Turkish Aerospace Industries (TAI). Kontrak ini diperkirakan bernilai sekitar 10 miliar dolar AS atau Rp162 triliun.
      Kerja Sama Industri (Joint Venture): Perjanjian ini melibatkan keterlibatan industri pertahanan lokal, yaitu PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT Republik Aero Dirgantara, untuk kolaborasi dalam bidang produksi, rekayasa, dan transfer teknologi.
      Kemandirian Mesin: Pesawat yang akan dikirim ke Indonesia akan menggunakan mesin TEF 35.000 buatan Turki sepenuhnya. Hal ini memastikan pengiriman tidak terhambat oleh masalah lisensi ekspor dari Amerika Serikat yang sebelumnya sempat menahan pasokan mesin F110.
      Jadwal Pengiriman: Pengiriman unit pesawat kepada TNI AU dijadwalkan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2028 hingga 2035.
      Status Pesawat: KAAN adalah jet tempur siluman (stealth) generasi kelima yang mampu beroperasi di segala cuaca dan dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) serta sensor canggih.
      ---------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      ---------
      Indonesia and Turkey have collaborated on missile development and purchases, including air defense missiles, cruise missiles, and fast missile boats.
      Missile development
      • Kaplan APC
      A new armored personnel carrier (APC) that can accommodate up to 13 people. The APC will be manufactured in Turkey, with the second and subsequent APCs manufactured in Indonesia.
      • Joint production of anti-ship cruise missiles
      Turkey and Indonesia are collaborating to jointly produce anti-ship cruise missiles in Indonesia.
      Missile purchases
      • ATMACA missiles
      The Turkish company Rocketsan supplied ATMACA missiles to Indonesia to modernize the armaments of Indonesian Navy warships.
      • SUNGUR air defense missile system
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the SUNGUR air defense missile system.
      • ÇAKIR cruise missile
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the ÇAKIR cruise missile.
      Fast missile boats
      • The Indonesian Ministry of Defense purchased two combat mission fast missile boats (NB74 and NB75) from TAIS, a consortium of five Turkish shipyards. The boats are armed with anti-ship missiles, gun or torpedoes

      Hapus
  20. MINDEF resmi Kensel yaaa
    seblah yang sabar ya, tinggal 2 jam lagi bedug cuy...jangan MeWeK😭 ntar batal loh haha!🤭🤫🤭

    ⬇️⬇️⬇️⬇️
    Malaysia membatalkan cadangan membeli pesawat terpakai F/A-18 Hornet milik Kuwait setelah mendapati ia tidak kompetitif kepada Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) untuk jangka panjang.

    Dengan keputusan tersebut, maka pesawat terpakai F/A-18 Hornet secara rasmi telah terkeluar daripada senarai perolehan Kementerian Pertahanan (MINDEF).
    https://youtube.com/watch?v=6D27wxw60XA&pp=ygUXRGFnYW5nbmV3cyBob3JuZXQgYmF0YWw%3D

    BalasHapus
  21. ✨️ATLAS NO.2
    otewe HOME...PULANG KAMFUNG hore haha!🥳🤗🥳

    seblah pasti FANASSSS🔥 haha!🤣😜🤣

    ========
    A400 Produksi Spanyol Memperkuat TNI AU dan Memperkuat Hubungan Dua Negara
    https://youtube.com/watch?v=QwT3-4uSXTA

    BalasHapus
  22. Hornet batal karena tak wang simple
    🤣🤣

    BalasHapus
  23. Batal batal hahhaha
    Tak ade wang

    Ketetapan pembatalan perolehan F/A-18 Hornet dari Kuwait telah dicapai secara rasmi dalam mesyuarat Jemaah Menteri yang bersidang pada 6 Februari 2026.

    Pembatalan ini dibuat bersandarkan hasil laporan teknikal yang komprehensif oleh pasukan penilai TUDM yang telah dihantar ke negara Teluk berkenaan pada hujung tahun lalu.

    Penilaian teknikal tersebut mendapati perolehan armada Hornet dari Kuwait akan mendatangkan risiko dan cabaran logistik jangka panjang kepada TUDM.

    #AirTimes #Malaysia #Pertahanan #TUDM

    Berita penuh: https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait/

    BalasHapus

  24. Pssstttt foto ANKA INDIANESIA.. jelas versi BASIC guys... 🤣🤣🤣

    1. Tiada KUBAH RADAR BAWAH DRONE (RADOME)
    2. Tiada SISTEM TCAS membolehkan terbang 1000KM


    https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2025/09/G1wPq4uWAAA3rBI.jpg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    2. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      Kedaulatan Data Digital
      -
      Data Komersial Saja: Pemerintah menegaskan bahwa transfer data lintas batas ke Amerika Serikat hanya mencakup data komersial, bukan data pribadi kependudukan [MetroTVNews].
      -
      Payung Hukum: Proses ini diawasi ketat oleh Kementerian Komunikasi dan Digital dan wajib patuh pada UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang berlaku penuh sejak akhir 2024.
      -
      Mekanisme Aman: Kesepakatan perdagangan ini menjadi dasar hukum yang menjamin privasi warga negara dari risiko pelanggaran data [detikNews].
      ________________________________________
      Dominasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI)
      -
      Kepemilikan Mayoritas: Indonesia akan menguasai total 63,23% saham di Freeport, meningkat dari sebelumnya yang sebesar 51,23% [CNBC Indonesia].
      -
      Tambahan Saham Gratis: Menteri Investasi Rosan Roeslani dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi tambahan 12% saham didapatkan secara cuma-cuma (free of charge) sebagai syarat perpanjangan izin [Kompas.id].
      -
      Target Rampung: Proses divestasi saham tambahan ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada kuartal pertama tahun 2026 [detikFinance].
      ________________________________________
      Ringkasan Sumber Utama
      Pernyataan Sumber Berita/Otoritas
      Data Komersial & UU PDP = Kementerian Komdigi, MetroTVNews, detikNews, UU No. 27 Tahun 2022.
      -
      Saham Freeport 63% (12% Gratis) = Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Roeslani, CNBC Indonesia, Kompas, detikFinance.


      Hapus
    3. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      Transfer Data dan Perdagangan Digital
      -
      Indonesia: Fokus pada pemisahan tegas antara data kependudukan dan data komersial untuk mempermudah ekspor-impor. Penekanan utama ada pada kepatuhan terhadap UU PDP No. 27/2022.
      -
      Malaydesh (ART): Memiliki klausul "Facilitation of Digital Trade" yang mewajibkan Malaydesh memfasilitasi transfer data lintas batas untuk bisnis dan melarang diskriminasi terhadap produk digital asal AS. Malaydesh juga berkomitmen mendukung moratorium permanen bea masuk atas transmisi elektronik di WTO.
      Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia +3
      ________________________________________
      2. Kompensasi dan Investasi Timbal Balik
      -
      Indonesia: Mendapatkan penurunan tarif impor ke AS dari 32% menjadi 19% untuk produk tertentu. Selain itu, Indonesia berhasil mengamankan penambahan 12% saham Freeport secara gratis sebagai bagian dari negosiasi perpanjangan izin.
      -
      Malaydesh: Juga mendapatkan tarif 19% (turun dari 25%) dan bahkan 0% untuk produk tertentu dalam daftar khusus. Namun, Malaydesh berkomitmen melakukan investasi besar sebesar USD 70 miliar di Amerika Serikat selama 10 tahun ke depan (~USD 7 miliar/tahun).
      ________________________________________
      3. Kedaulatan Sumber Daya Alam
      -
      Indonesia: Menunjukkan dominasi negara dengan meningkatkan kepemilikan saham di sektor tambang strategis (Freeport) hingga 63,23%.
      -
      Malaydesh: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh membentuk sistem tinjauan bersama untuk investasi asing di sektor mineral kritis (seperti tanah jarang).

      Hapus
    4. KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR -
      ------------
      Perbedaan utama antara drone Anka UCAV (khususnya varian Anka-S) dan drone Anka ISR terletak pada kemampuan tempur, sistem komunikasi, dan muatan yang dibawa.
      Berikut adalah rincian perbedaannya:
      1. Fungsi Utama dan Persenjataan
      Anka UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle): Dirancang untuk misi tempur aktif (serang). Varian ini dilengkapi dengan dua hardpoints di bawah sayap untuk membawa senjata presisi, seperti amunisi mikro cerdas MAM-L dari Roketsan atau roket berpemandu laser.
      Anka ISR (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance): Fokus utamanya adalah pengumpulan intelijen, pengawasan, dan pengintaian tanpa membawa senjata. Drone ini digunakan untuk pemantauan area secara strategis dan real-time image intelligence.
      2. Sistem Komunikasi (BLOS vs LOS)
      Anka UCAV (Varian S): Memiliki keunggulan dalam sistem komunikasi satelit (SATCOM) Beyond Line-of-Sight (BLOS). Ini memungkinkan operator mengendalikan drone dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala pandang melalui tautan satelit.
      Anka ISR/Blok A/B: Sebagian besar menggunakan sistem Line-of-Sight (LOS) atau radio link tradisional yang jangkauan kendalinya terbatas pada jarak pandang antara stasiun darat dan pesawat.
      3. Payload (Muatan Sensor)
      Anka ISR: Biasanya membawa muatan sensor yang lebih berat dan khusus untuk intelijen, seperti kamera EO/IR resolusi tinggi, sistem SAR (Synthetic Aperture Radar) untuk melihat menembus awan, serta perangkat SIGINT/COMINT (pada varian Anka-I) untuk menyadap komunikasi musuh.
      Anka UCAV: Membagi kapasitas muatannya antara sensor penargetan (seperti laser designator untuk memandu rudal) dan senjata itu sendiri. Kapasitas muatan totalnya mencapai sekitar 200 kg hingga 350 kg tergantung konfigurasi.
      ------------
      Spesifikasi Drone Anka-S
      Kapasitas Angkut: 200 – 350+ kg (Muatan sensor & senjata).
      Daya Tahan Terbang: Hingga 30 jam non-stop.
      Ketinggian Maksimum: 30.000 kaki (9.144 meter).
      Radius Kendali: Jarak tak terbatas melalui Satelit (SATCOM/BLOS).
      Persenjataan: MAM-L, MAM-C, roket Cirit, dan bom presisi.
      Fitur Utama: Tahan segala cuaca, sistem autopilot penuh, dan enkripsi data tingkat tinggi.

      Hapus
    5. SHOPPING KAYA 12 -13 MILIAR USD
      ---------------
      Total nilai kemitraan pertahanan Indonesia-Turki hingga 2026 diperkirakan mencapai 12 hingga 13 miliar USD (sekitar Rp187 - Rp202 triliun).
      1. Jet Tempur Siluman KAAN
      Kesepakatan ini merupakan ekspor militer terbesar dalam sejarah Turki yang ditandatangani pada pertengahan 2025.
      Nilai Kontrak: 10 Miliar USD (setara ± Rp162 triliun).
      Jumlah: 48 Unit.
      Estimasi Harga per Unit: Sekitar 208 juta USD per pesawat dalam paket lengkap..
      Spesifikasi: Jet generasi kelima dengan kemampuan siluman (stealth), sistem berbasis AI, dan 8 internal weapon bay.
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) 70M
      Pengadaan ini bertujuan untuk memperkuat armada pemukul TNI AL dengan kapal yang memiliki mobilitas tinggi dan daya gempur rudal.
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 180 - 200 juta USD (± Rp2,8 - Rp3,1 triliun) untuk 2 unit pertama.
      Jumlah: 2 Unit (NB74 dan NB75).
      Rincian Pengadaan:
      Galangan Kapal: Dibangun oleh Sefine Shipyard di Turki.
      Persenjataan Utama: Akan dilengkapi dengan Rudal Jelajah Atmaca buatan Roketsan dan sistem pertahanan titik.
      Status Proyek: Tahap peletakan lunas (keel laying) telah dilakukan pada Juli 2025, dengan fokus pada misi tempur penuh (Full Combat Mission).
      -
      3. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class)
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 1 miliar USD (± Rp15,6 triliun) untuk 2 unit pertama.
      -
      4. Drone ANKA
      Nilai Kontrak: 300 juta USD (sekitar Rp4,5 triliun).
      Rincian: Kontrak ini mencakup 12 unit drone tempur ANKA (6 unit CBU dari Turki dan 6 unit dirakit oleh PT Dirgantara Indonesia).
      -
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 400 - 600 juta USD.
      Rincian: Indonesia memesan 60 unit TB3 dan 9 unit AKINCI. Berdasarkan harga ekspor TB3 ke negara lain (sekitar 6–7 juta USD per unit), total kontrak untuk unit-unit ini diperkirakan mencapai ratusan juta dolar. Kerja sama ini melibatkan skema produksi bersama antara Baykar Technologies dan perusahaan lokal Indonesia, Republikorp.
      -
      6. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
      Estimasi Nilai Kontrak: Lebih dari 500 juta USD.
      Rincian: Indonesia memberikan kontrak awal untuk pengadaan sekitar 45 unit rudal Atmaca. Mengingat rudal ini direncanakan untuk mempersenjatai lebih dari 41 kapal perang TNI AL (termasuk Fregat I-Class dan Kapal Cepat Rudal), nilai total diperkirakan akan terus bertambah seiring penambahan pesanan stok.
      -
      5. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Nilai Kontrak Tahap Awal: Sekitar 135 juta USD (untuk fase pertama).
      Rincian: Kontrak awal untuk 18 unit memiliki nilai sekitar 135 juta USD. Namun, dengan target kebutuhan total TNI AD mencapai lebih dari 100 unit [Data User], nilai proyek jangka panjang ini diperkirakan akan melampaui 800 juta USD yang dikelola melalui kerja sama PT Pindad dan FNSS Turki.
      -
      7. Sistem Pertahanan Udara (ADS) KHAN & Trisula
      Estimasi Nilai Kontrak: Ratusan juta dolar AS.
      Rincian: Meskipun angka pasti untuk sistem Trisula (Hisar) belum dipublikasikan secara mendetail, pengadaan sistem rudal balistik taktis KHAN telah terealisasi dengan pengiriman tahap pertama ke Kalimantan pada Agustus 2025.
      -
      8. Rudal Jelajah Çakır
      Sumber Berita: Neraca, Roketsan Media, dan Republikorp.
      Narasi: Kontrak strategis untuk alih produksi dan pembentukan joint venture ditandatangani pada ajang IDEF 2025 di Istanbul antara Roketsan dan PT Republik Roketsan Indonesia (RRI).
      -
      9. Rudal Pertahanan Udara Sungur
      Sumber Berita: Kompas, Indomiliter, dan Kementerian Pertahanan RI.
      Narasi: Kontrak pengadaan telah ditandatangani oleh Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan RI dengan Republikorp pada Agustus 2024.
      ======================
      ======================
      Total nilai pengadaan militer Malondesh dari Turkiye, berdasarkan rincian yang Anda berikan, diperkirakan mencapai lebih dari US$1,17 miliar
      1. Kapal Perang (Sektor Laut) — Est. >US$1 Miliar .
      -
      2. Drone dan Sistem Udara — Est. US$91,6 Juta .
      -
      3. Persenjataan Darat dan Rudal — Est. US$20 Juta+ ATGM Karaok

      Hapus
    6. SHOPPING KAYA versus MISKIN
      INDONESIA TURKEY = USD 12-13 MILLIAR
      MALAYDESH TURKEY = USD 1,17 MILLIAR
      ---------------
      Total nilai kemitraan pertahanan Indonesia-Turki hingga 2026 diperkirakan mencapai 12 hingga 13 miliar USD (sekitar Rp187 - Rp202 triliun).
      1. Jet Tempur Siluman KAAN
      Kesepakatan ini merupakan ekspor militer terbesar dalam sejarah Turki yang ditandatangani pada pertengahan 2025.
      Nilai Kontrak: 10 Miliar USD (setara ± Rp162 triliun).
      Jumlah: 48 Unit.
      Spesifikasi: Jet generasi kelima dengan kemampuan siluman (stealth), sistem berbasis AI, dan 8 internal weapon bay.
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) 70M
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 180 - 200 juta USD (± Rp2,8 - Rp3,1 triliun) untuk 2 unit pertama.
      Jumlah: 2 Unit (NB74 dan NB75).
      -
      3. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class)
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 1 miliar USD (± Rp15,6 triliun) untuk 2 unit pertama.
      -
      4. Drone ANKA
      Nilai Kontrak: 300 juta USD (sekitar Rp4,5 triliun).
      -
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 400 - 600 juta USD.
      -
      6. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
      Estimasi Nilai Kontrak: Lebih dari 500 juta USD.
      Rincian: Indonesia memberikan kontrak awal untuk pengadaan sekitar 45 unit rudal Atmaca. Mengingat rudal ini direncanakan untuk mempersenjatai lebih dari 41 kapal perang TNI AL (termasuk Fregat I-Class dan Kapal Cepat Rudal), nilai total diperkirakan akan terus bertambah seiring penambahan pesanan stok.
      -
      7. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Nilai Kontrak Tahap Awal: Sekitar 135 juta USD (untuk fase pertama).
      Rincian: Kontrak awal untuk 18 unit memiliki nilai sekitar 135 juta USD. Namun, dengan target kebutuhan total TNI AD mencapai lebih dari 100 unit [Data User], nilai proyek jangka panjang ini diperkirakan akan melampaui 800 juta USD yang dikelola melalui kerja sama PT Pindad dan FNSS Turki.
      -
      8. Sistem Pertahanan Udara (ADS) KHAN & Trisula
      Estimasi Nilai Kontrak: Ratusan juta dolar AS.
      Rincian: Meskipun angka pasti untuk sistem Trisula (Hisar) belum dipublikasikan secara mendetail, pengadaan sistem rudal balistik taktis KHAN telah terealisasi dengan pengiriman tahap pertama ke Kalimantan pada Agustus 2025.
      ======================
      ======================
      Total nilai pengadaan militer Malondesh dari Turkiye, berdasarkan rincian yang Anda berikan, diperkirakan mencapai lebih dari US$1,17 miliar
      1. Kapal Perang (Sektor Laut) — Est. >US$1 Miliar
      LMS Batch 2 (Kelas Ada): Kontrak untuk tiga kapal korvet kelas Ada estimasi industri untuk kapal sejenis berada di kisaran US$600 juta - US$800 juta.
      Multi-Purpose Mission Ship (MPMS): Akuisisi kapal misi serbaguna dari galangan kapal Desan pada Maret 2025 bernilai US$68,8 juta.
      -
      2. Drone dan Sistem Udara — Est. US$91,6 Juta
      UAV Anka-S: Kontrak yang ditandatangani dengan Turkish Aerospace Industries (TAI) untuk tiga unit drone Anka-S bernilai US$91,6 juta. Drone ini dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2026 untuk mengawasi Laut China Selatan.
      -
      3. Persenjataan Darat dan Rudal — Est. US$20 Juta+
      ATGM Karaok: Malondesh mengakuisisi 18 unit peluncur dan 108 rudal anti-tank Karaok dari Roketsan dengan perkiraan nilai kontrak sekitar US$20 juta

      Hapus
    7. SHOPPING - KAYA =
      -
      1. Jet Tempur Siluman KAAN 48 Unit.
      Sumber Berita: Defense News, The Diplomat, dan AeroTime.
      ---------------
      2. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class) 2 Unit
      Sumber Berita: Naval News dan Janes Defense.
      ---------------
      3. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
      Sumber Berita: Naval Post dan Military Leak.
      ---------------
      4. Drone ANKA 12 Unit
      Sumber Berita: Reuters dan C4ISRNET.
      ---------------
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Sumber Berita: Breaking Defense dan The Defense Post.
      Jumlah: 60 Unit TB3 dan 6 Unit AKINCI.
      ---------------
      6. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Sumber Berita: Army Recognition dan FNSS Media.
      ---------------
      7. Sistem Pertahanan Udara (ADS) Trisula & KHAN
      Sumber Berita: Defense Turkey dan Janes.
      Jumlah:
      KHAN: 1-2 Baterai (pengiriman tahap pertama telah tiba).
      Trisula (ADS): Tidak disebutkan jumlah unit peluncur secara detail, namun direncanakan melindungi titik-titik vital di Kalimantan.
      ---------------
      8. Rudal Jelajah Çakır
      Sumber Berita: Antara News, Roketsan Media, dan Republicorp.
      Narasi: Proyek ini difokuskan pada produksi lokal rudal jelajah Çakır di Indonesia melalui proses transfer teknologi (ToT)
      ---------------
      9. Rudal Pertahanan Udara Sungur
      Sumber Berita: TRT World dan Kementerian Pertahanan RI.
      Narasi: VSHORAD Sungur Perjanjian ini tidak hanya mencakup pembelian unit, tetapi juga penjajakan alih teknologi untuk pembuatan serta pemeliharaan rudal di Indonesia.
      ---------------
      10. Kapal Cepat Rudal FACM-70 (KCR 70)
      Sumber: East Asia Forum, Naval News.
      Jumlah: 2 Unit (Tahap awal).
      ---------------
      11. Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (APC) Kaplan
      Sumber: East Asia Forum, LinkedIn Defence Analysis.
      Jumlah: Tahap awal pengembangan prototipe.
      ---------------
      12. Modernisasi Sistem Radio Militer (Software-Defined Radio)
      Sumber: Antara News, Aselsan Media.
      ---------------
      13. Pengembangan Kendaraan Tempur Infanteri (IFV)
      Sumber: Antara News.
      ---------------
      14. Kerja Sama Produksi Bersama Drone Bayraktar TB3
      Sumber: TVRI News, AP-Law Solution.
      ---------------
      15. Kerja Sama Strategis Kapal Selam
      Sumber: Instagram News (Reel), Indo Defence Update
      ----------------------------
      KAYA .....
      DAFTAR PENGADAAN ALUTSISTA ON PROGRESS
      2 KRI Frigate Brawijaya Class dari Italia
      2 KRI Frigate Merah Putih dari PT PAL
      2 KRI Frigate Istif Class dari Turkiye
      1 KRI Rigel Class dari Palindo/Jerman
      2 KRI Kapal Cepat Rudal dari Turkiye
      1 KRI Kapal Cepat Rudal dari Tesco Bekasi
      2 KS Scorpene dari Perancis & PT PAL
      1 Kapal Induk Giribaldi dari Italia
      1 Kapal LHD Helikopter dari PT PAL
      42 Jet Tempur Rafale dari Perancis
      48 Jet Tempur IFX kerjasama Korsel RI
      48 Jet Tempur KHAAN dari Turkiye
      6 Jet Tempur T50 dari Korsel
      2 Pesawat angkut A400M dari Spanyol
      13 Radar GCI dari Thales Perancis
      12 Radar Retia dari Retia
      3 Baterai Rudal Balistik KHAN Turkiye
      3 Baterai Rudal ADS Trisula dari Turkiye
      22 Helikopter Blackhawk dari AS
      12 Drone Anka dari Turkiye
      60 Drone Bayraktar TB3 dari Turkiye
      45 Rudal anti kapal Atmaca dari Turkiye

      Hapus
  25. Apa GORILLA baru mau gembira sampai A400M ke 2...?.... Lah KESIANNYA GORILLA.... MALAYSIA SAJA SUDAH PAKAI 4 BUAH A400M... 🔥🔥🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    2. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      MAHATIR ........
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      ----------------------
      Pandangan Terhadap Penguatan Ringgit
      Meskipun Ringgit menguat tajam pada awal 2026, Mahathir cenderung melihatnya sebagai jebakan jangka pendek. Ia menilai:
      Ketergantungan pada AS: Penguatan ini dipandangnya sebagai hasil dari kepatuhan Malaydesh pada kebijakan AS (terutama di bawah kepemimpinan Donald Trump), yang ia sebut sebagai langkah "bodoh" karena membuat ekonomi Malaydesh rentan terhadap tekanan politik Washington.
      Potensi Krisis: Mahathir memprediksi bahwa kebijakan luar negeri AS yang tidak stabil pada 2026 akan membawa kekacauan bagi ekonomi global, termasuk Malaydesh yang sudah terikat melalui ART
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    3. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      GADAI KEDAULATAN
      GADAI KEDAULATAN
      GADAI KEDAULATAN
      ----------------------
      MALAYDESH TERJEBAK USA
      MALAYDESH TERJEBAK USA
      MALAYDESH TERJEBAK USA
      HTTPS://WWW.YOUTUBE.COM/WATCH?V=NNMRURMVATG
      ----------------------
      Mekanisme Kontrol: Klausul ini memungkinkan AS untuk memutus perjanjian secara sepihak jika Malaydesh menjalin kesepakatan perdagangan atau ekonomi digital dengan negara ketiga yang dianggap Washington merugikan kepentingan nasional atau ekonomi AS.
      ----------------------
      Target Geopolitik: Meskipun teksnya tidak menyebutkan negara tertentu, para analis sepakat bahwa klausul ini ditujukan untuk membatasi hubungan ekonomi Malaydesh dengan China, terutama dalam sektor strategis seperti semikonduktor dan mineral kritis (rare earth).
      ----------------------
      Kedaulatan & Kebijakan: Malaydesh diwajibkan untuk mengadopsi pembatasan perdagangan serupa jika diminta oleh AS demi "keamanan nasional". Kritikus dan oposisi di Malaydesh menyebut hal ini sebagai "penyerahan kedaulatan" karena mendikte kebijakan luar negeri Malaydesh.
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    4. SHOPPING KAYA 12 -13 MILIAR USD
      ---------------
      Total nilai kemitraan pertahanan Indonesia-Turki hingga 2026 diperkirakan mencapai 12 hingga 13 miliar USD (sekitar Rp187 - Rp202 triliun).
      1. Jet Tempur Siluman KAAN
      Kesepakatan ini merupakan ekspor militer terbesar dalam sejarah Turki yang ditandatangani pada pertengahan 2025.
      Nilai Kontrak: 10 Miliar USD (setara ± Rp162 triliun).
      Jumlah: 48 Unit.
      -
      2. Kapal Cepat Rudal (KCR) 70M
      Pengadaan ini bertujuan untuk memperkuat armada pemukul TNI AL dengan kapal yang memiliki mobilitas tinggi dan daya gempur rudal.
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 180 - 200 juta USD (± Rp2,8 - Rp3,1 triliun) untuk 2 unit pertama.
      Jumlah: 2 Unit (NB74 dan NB75).
      -
      3. Kapal Perang Fregat Kelas-İstif (I-Class)
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 1 miliar USD (± Rp15,6 triliun) untuk 2 unit pertama.
      Rincian: Harga rata-rata per unit fregat kelas ini adalah sekitar 500 juta USD. Kontrak ini biasanya mencakup desain, integrasi sistem persenjataan Turki (seperti rudal Atmaca dan sensor Gokdeniz), serta opsi transfer teknologi untuk pembangunan unit selanjutnya di galangan kapal lokal.
      -
      4. Drone ANKA
      Nilai Kontrak: 300 juta USD (sekitar Rp4,5 triliun).
      Rincian: Kontrak ini mencakup 12 unit drone tempur ANKA (6 unit CBU dari Turki dan 6 unit dirakit oleh PT Dirgantara Indonesia). Nilai tersebut sudah termasuk sistem kontrol darat (Ground Control Station), pelatihan, dan logistik selama 24 bulan.
      -
      5. Drone Bayraktar TB3 & AKINCI
      Estimasi Nilai Kontrak: Sekitar 400 - 600 juta USD.
      Rincian: Indonesia memesan 60 unit TB3 dan 9 unit AKINCI. Berdasarkan harga ekspor TB3 ke negara lain (sekitar 6–7 juta USD per unit), total kontrak untuk unit-unit ini diperkirakan mencapai ratusan juta dolar. Kerja sama ini melibatkan skema produksi bersama antara Baykar Technologies dan perusahaan lokal Indonesia, Republikorp.
      -
      6. Rudal Jelajah Atmaca & Torpedo Akya
      Estimasi Nilai Kontrak: Lebih dari 500 juta USD.
      Rincian: Indonesia memberikan kontrak awal untuk pengadaan sekitar 45 unit rudal Atmaca. Mengingat rudal ini direncanakan untuk mempersenjatai lebih dari 41 kapal perang TNI AL (termasuk Fregat I-Class dan Kapal Cepat Rudal), nilai total diperkirakan akan terus bertambah seiring penambahan pesanan stok.
      -
      5. Tank Medium Harimau (Kaplan MT)
      Nilai Kontrak Tahap Awal: Sekitar 135 juta USD (untuk fase pertama).
      Rincian: Kontrak awal untuk 18 unit memiliki nilai sekitar 135 juta USD. Namun, dengan target kebutuhan total TNI AD mencapai lebih dari 100 unit [Data User], nilai proyek jangka panjang ini diperkirakan akan melampaui 800 juta USD yang dikelola melalui kerja sama PT Pindad dan FNSS Turki.
      -
      7. Sistem Pertahanan Udara (ADS) KHAN & Trisula
      Estimasi Nilai Kontrak: Ratusan juta dolar AS.
      Rincian: Meskipun angka pasti untuk sistem Trisula (Hisar) belum dipublikasikan secara mendetail, pengadaan sistem rudal balistik taktis KHAN telah terealisasi dengan pengiriman tahap pertama ke Kalimantan pada Agustus 2025.
      -
      8. Rudal Jelajah Çakır
      Sumber Berita: Neraca, Roketsan Media, dan Republikorp.
      Narasi: Kontrak strategis untuk alih produksi dan pembentukan joint venture ditandatangani pada ajang IDEF 2025 di Istanbul antara Roketsan dan PT Republik Roketsan Indonesia (RRI).
      -
      9. Rudal Pertahanan Udara Sungur
      Sumber Berita: Kompas, Indomiliter, dan Kementerian Pertahanan RI.
      Narasi: Kontrak pengadaan telah ditandatangani oleh Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan RI dengan Republikorp pada Agustus 2024.
      ======================
      ======================
      Total nilai pengadaan militer Malondesh dari Turkiye, berdasarkan rincian yang Anda berikan, diperkirakan mencapai lebih dari US$1,17 miliar
      1. Kapal Perang (Sektor Laut) — Est. >US$1 Miliar .
      -
      2. Drone dan Sistem Udara — Est. US$91,6 Juta .
      -
      3. Persenjataan Darat dan Rudal — Est. US$20 Juta+
      ATGM Karaok: Malondesh mengakuisisi 18 unit peluncur dan 108 rudal anti-tank Karaok dari Roketsan dengan perkiraan nilai kontrak sekitar US$20 juta

      Hapus
  26. FAKTA....

    MALAYSIA sudah Terima 3 ANKA... 😎😎🇲🇾🇲🇾

    INDIANESIA baru Terima 1... Apa 1 ANKA..? 🔥🔥🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    2. KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
      --------------
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
      -
      🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
      -
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      -
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.

      Hapus
    3. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      Transformasi Tata Kelola Data Digital
      -
      Strategi Indonesia (Proteksionisme Berbasis Regulasi):
      Pemisahan Data: Indonesia menerapkan pendekatan dikotomis dengan memisahkan secara tajam antara "Data Kependudukan" (Sovereign Data) dan "Data Komersial". Ini bertujuan melindungi privasi warga negara sambil tetap menjaga keran perdagangan tetap terbuka.
      Supremasi Hukum Domestik: Penggunaan UU PDP No. 27/2022 sebagai insting utama menunjukkan bahwa Indonesia ingin standar global mengikuti aturan internalnya. Ini memberikan posisi tawar bagi Indonesia untuk menolak transfer data jika tidak memenuhi standar keamanan nasional.
      -
      Strategi Malaydesh (Integrasi Digital Global):
      Liberalisasi Data: Melalui klausul "Facilitation of Digital Trade", Malaydesh memilih jalur integrasi penuh. Dengan melarang diskriminasi produk digital AS, Malaydesh memposisikan diri sebagai hub regional bagi perusahaan teknologi Amerika.
      Komitmen Internasional: Dukungan terhadap moratorium permanen bea masuk transmisi elektronik di WTO
      ________________________________________
      2. Rekonstruksi Kompensasi Ekonomi dan Investasi
      -
      Model Indonesia (Keuntungan Aset Statis):
      Inisiatif Divestasi: Keberhasilan mendapatkan 12% saham Freeport secara gratis adalah kemenangan politik-ekonomi yang besar. Indonesia fokus pada kepemilikan aset nyata (ekuitas) yang memberikan dividen jangka panjang tanpa harus mengeluarkan modal segar.
      -
      Model Malaydesh (Ekspansi Investasi Timbal Balik):
      Investasi Agresif: Komitmen USD 70 miliar di AS selama 10 tahun adalah langkah berisiko tinggi namun strategis. Malaydesh tidak hanya menjadi penerima modal, tetapi menjadi pemain global yang menanamkan pengaruhnya di ekonomi domestik AS.
      ________________________________________
      3. Paradigma Kedaulatan Sumber Daya Alam (SDA)
      -
      Pendekatan Indonesia (Nasionalisme Ekonomi):
      Dominasi Kepemilikan: Dengan 63,23% saham PTFI, Indonesia menggeser peran dari sekadar regulator menjadi pengendali operasional dan finansial. Ini adalah perwujudan langsung dari Pasal 33 UUD 1945 mengenai penguasaan negara atas kekayaan alam.
      Mandat Hilirisasi: Kepemilikan mayoritas ini memastikan kebijakan hilirisasi (seperti pembangunan smelter) tetap berjalan sesuai agenda nasional tanpa hambatan dari pemegang saham asing.
      -
      Pendekatan Malaydesh (Kolaborasi Strategis Mineral Kritis):
      Sistem Tinjauan Bersama: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh memilih jalur kolaboratif dalam mengelola mineral kritis (seperti tanah jarang). Malaydesh menyadari keterbatasan teknologi dan modal, sehingga mereka berbagi beban pengawasan dengan AS untuk memastikan standar lingkungan dan keamanan terpenuhi.
      Dualisme Kekuasaan: Malaydesh menghadapi kompleksitas hukum antara kekuasaan Federasi dan Negara Bagian terkait royalti

      Hapus
    4. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      MAHATIR ........
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      ----------------------
      Pandangan Terhadap Penguatan Ringgit
      Meskipun Ringgit menguat tajam pada awal 2026, Mahathir cenderung melihatnya sebagai jebakan jangka pendek. Ia menilai:
      Ketergantungan pada AS: Penguatan ini dipandangnya sebagai hasil dari kepatuhan Malaydesh pada kebijakan AS (terutama di bawah kepemimpinan Donald Trump), yang ia sebut sebagai langkah "bodoh" karena membuat ekonomi Malaydesh rentan terhadap tekanan politik Washington.
      Potensi Krisis: Mahathir memprediksi bahwa kebijakan luar negeri AS yang tidak stabil pada 2026 akan membawa kekacauan bagi ekonomi global, termasuk Malaydesh yang sudah terikat melalui ART
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    5. BERITA 2023 = TARANTULA
      BERITA 2023 = TARANTULA
      BERITA 2023 = TARANTULA
      -
      https://www.dagangnews.com/article/136-buah-kenderaan-perisai-baharu-bernilai-rm2-bilion-tambah-kekuatan-sedia-ada-tentera-darat-30020
      KUALA LUMPUR 5 Sept - Sebanyak 136 kenderaan berperisai akan menjadi aset baharu Tentera Darat bagi menggandakan kekuatan sedia ada apabila perolehan tersebut diputuskan tahun ini.
      Ia sebagai penambahan kenderaan berperisai bagi kegunaan Kor Armor Diraja (KAD).
      Panglima Tentera Darat, Jeneral Tan Sri Mohammad Ab Rahman berkata, perincian akhir mengenai perolehan itu nanti akan diputuskan oleh Kementerian Pertahanan.
      "Perolehan ini dilakukan melalui Projek Perolehan 136 unit kenderaan perisai 4x4 dan infrastruktur.
      "Proses perolehan kenderaan tempur berperisai baharu itu telah diserahkan kepada Kementerian Pertahanan dan dijangka selesai pada Disember 2023," ujarnya.
      Tentera Darat Malaydesh akan menerima 136 unit kendaraan perisai baharu jenis Tarantula HMAV 4x4, bernilai sekitar RM2 bilion. Kendaraan buatan Mildef International Technologies ini bertujuan menggantikan armada Radpanzer Condor dan akan dilengkapi sistem senjata jarak jauh kaliber 12.7 mm. Anda boleh membaca artikel penuh di dagangnews.com
      -
      2026 PM says = FREEZES PROCUREMENT
      -
      KUALA LUMPUR, Jan 16 (Reuters) - The procurement decisions of the Malaydeshn armed forces and the police linked to a corruption probed will be temporarily frozen until they fully comply with related rules, state media reported, citing Prime Minister Anwar Ibrahim.
      The suspension comes following allegations of bribery linked to army procurement projects, with the Malaydeshn Anti-Corruption Commission (MACC) raiding several firms suspected of involvement in a bribery scheme and freezing six bank accounts belonging to a suspect and their family members.
      https://www.reuters.com/world/asia-pacific/malaydesh-freezes-army-police-procurement-decisions-linked-corruption-pm-says-2026-01-16/#:~:text=Malaydesh%20freezes%20army%20and%20police,Reuters
      -
      2026 PM BEKUKAN PENGADAAN =
      https://www.youtube.com/watch?v=ecL7_O1Wn1k
      ------------------
      2023 PM says = CANCELLED 5 (FIVE) PROCUREMENT
      -
      KUALA LUMPUR:
      The defence ministry has 2023 = CANCELLED FIVE PROCUREMENT tenders for supplies, services and infrastructure projects. The cancellations were to avoid leakages in expenditure, and were in line with a policy of procurement through open tenders.
      “Mindef has also taken serious note of Prime Minister Anwar Ibrahim’s statement regarding the leakage in expenditure at the Budget 2023 dialogue on Tuesday,” it said in a statement today
      ==============
      ==============
      5000 DART MK-2 MULTIPURPOSE ROCKET
      To ensure sustainable supply and regional growth, E-System has partnered with PT Republikorp, an emerging defense industrial player in Indonesia. Together, we are establishing a dedicated production facility capable of manufacturing up to 5,000 DART rockets annually, supporting not only the Indonesian Armed Forces’ long-term requirements, but also positioning Indonesia as a regional hub for exports across Southeast Asia and beyond.
      -
      5000/TAHUN PRODUKSI FFAR PT DI
      Sejak tahun 1985, PTDI telah berhasil memproduksi dan mengirimkan lebih dari 43.000 unit roket FFAR dan WAFAR 2,75 inch (70 mm) yang kapasitas produksinya mampu mencapai 5.000unit/tahun
      -
      KEBETULAN ......
      -
      LISENSI PATRIOT 2022
      LISENSI PATRIOT 2022
      LISENSI PATRIOT 2022
      -
      Lisensi untuk memproduksi kendaraan tempur taktis Patriot II 4x4 tersebut resmi ditandatangani pada tanggal 3 November 2022.
      Kesepakatan ini berlangsung di ajang pameran pertahanan internasional Indo Defence 2022 di Jakarta.
      ==============
      KEYWORDS = MAHAL versus MURAHAN
      1. 1 UNIT APACHE = 13 UNIT MD530G
      2. 1 UNIT RAFALE = 4 UNIT FA50M
      3. 1 UNIT PPA = 3 UNIT LMS B2
      4. 1 UNIT SCORPENE IDN = 2 UNIT SCORPENE MALONDESH
      5. CN 235 US$ 27,50 JUTA = ATR 72 US$24.7 JUTA
      6. SEWA 28 HELI = 119 HELI BARU
      7. 4.5 KM JAVELIN = 1 KM NLAW
      8. ANKA ISR NOT ARMED
      9. LCS EXCLUDING AMMO = DESTROYER INCLUDING AMMO
      -
      😝KEBETULAN 5000 versus 136 = GOSONG KETAR KETIR😝

      Hapus
  27. JOM KITA LIHAT ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🤭🤭🤭



    ANKA S MALAYSIA... 😎😎🇲🇾🇲🇾

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ✅
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ✅
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI CASH

    ====================

    ANKA S INDIANESIA... 👎👎🤣🤣

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ❌
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ❌
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI NGUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    2. 48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale
      ======================
      ======================
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      -
      Romeo says:
      20 February 2026 at 9:08 AM
      Although KF21 is integrated with meteor but it is not automatically SK has permission from MBDA to integrate with FA50.
      The initial factor KF21 is not integrtaed with Amraam is purely business. US dislike KF21 will be a cheaoer variant of F35 and it is the same reason no permission amraam for FA50 to be a cheaper variant F16V.
      Leonardo already launced M346 block 20 with meteor integrated. As a share holder of MBDA is still a big question if leonardo is willing FA59 block 20 as M346 block 20 competitor. Looking at FA50PL case, even if a contract is signed for FA50PL block 20 but it doesnt automatically will be a reality. There are terms and condition applied.
      Phantomstrike and Grifo-E radar are 2 sides of a coin. The meteor has longer range than both radars. It is still good enough though.
      1.Who is going to shoot a meteor in its longest range?
      2. Never expect that LCA capability will equal to MRCA. It can do but not the same. You pay peanut you got monkey.

      Hapus
    3. GARIBALDI+60 TB3+9 AKINCI =
      ASEAN
      AUSTRALIA
      ASIA TIMUR DAN SELATAN
      -
      Kombinasi 60 unit Bayraktar TB3 dan 9 unit Bayraktar Akıncı yang dioperasikan dari kapal induk seperti ITS Garibaldi (atau platform serupa di masa depan) merupakan lompatan strategis yang menempatkan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya dalam jangkauan pemantauan dan serangan presisi Indonesia.
      Berikut adalah daftar negara yang masuk dalam jangkauan operasional jika aset ini disebar di titik strategis atau dibawa oleh kapal induk:
      -
      1. Jangkauan Drone Akıncı (Strategis - Jarak Jauh)
      Dengan jangkauan terbang hingga 7.500 km dan kemampuan terbang di ketinggian 40.000 kaki, Akıncı yang berpangkalan di wilayah kedaulatan Indonesia (seperti Natuna atau Sabang) secara teknis dapat menjangkau:
      Seluruh Negara ASEAN: Malaydesh, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
      Australia Bagian Utara: Termasuk Darwin dan pangkalan militer di wilayah tersebut.
      Asia Timur & Selatan: Sebagian besar wilayah daratan India, Sri Lanka, serta area sensitif di Laut China Selatan hingga daratan Tiongkok bagian selatan.
      -
      2. Jangkauan Drone TB3 (Taktis - Kapal Induk)
      TB3 dirancang khusus dengan sayap lipat untuk beroperasi dari kapal dengan landasan pendek. Jika diduetkan dengan kapal seperti ITS Garibaldi yang bergerak di perairan internasional, jangkauannya menjadi tanpa batas (Global) selama kapal induk tersebut berada dalam radius 1.800+ km dari target.
      Negara Jiran Langsung: Malaydesh, Singapura, dan Timor Leste berada dalam jangkauan permanen dari pangkalan darat manapun di Indonesia.
      Titik Panas (Flashpoints): Seluruh gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan dapat dipantau 24 jam non-stop dari kapal induk yang berpatroli di Laut Natuna Utara.
      -
      Mengapa Ini Disebut "Game-Changing"?
      Daya Tahan Tinggi: TB3 mampu mengudara lebih dari 24 jam, sementara Akıncı memiliki daya tahan serupa dengan beban tempur yang jauh lebih berat (1.500 kg muatan).
      Kemandirian Produksi: Melalui Joint Venture Company (JVC) antara perusahaan Turki dan Republikorp Indonesia, Indonesia tidak hanya membeli unit tetapi juga memiliki kemampuan perakitan dan pemeliharaan lokal.
      Efek Deterens: Kehadiran 60 TB3 memungkinkan Indonesia melakukan saturasi udara (menyerang dengan jumlah besar sekaligus) yang sulit ditangkal oleh sistem pertahanan udara konvensional.
      ------------------
      GAME-CHANGING.....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      -------------------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set

      Hapus
    4. MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    5. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
  28. aplot ntar malem min,
    waktuw aman kita haha!😁😁😁

    kahsiyan nanti ada yg MeWeK batal pulak haha!😭😬😭
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    F/A-18 Hornet Kuwait
    17 jam yang lalu — KUALA LUMPUR, 26 FEB – Kerajaan secara rasmi membatalkan perancangan untuk memperoleh armada pesawat tempur terpakai
    https://www.airtimes.my/2026/02/26/kerajaan-muktamad-batal-perolehan-f-a-18-hornet-kuwait/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Batal gak ada wang bro..mgaku nya sih byk cash
      Gempur asal bual bual 🤣🤣🤣

      Hapus
    2. nyoiiihh maonya gratis,
      pas dikasih ijin amrik tapi dengan syarat wajib...langsung treak tidak kompetitif lagi..dasar pembual om haha!😂🤥😂

      Hapus
  29. Sebanyak 100 prajurit TNI Angkatan Laut akan dikirim ke Italia untuk mengikuti pelatihan pengawak kapal induk Giuseppe Garibaldi, yang diproyeksikan menjadi kapal induk pertama bagi Indonesia.

    Baca selengkapnya: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/27/09302061/tni-al-bakal-kirim-100-prajurit-ke-italia-untuk-pelatihan-awak-kapal-induk.

    ~SN #Giuseppe Garibaldi #KapalInduk #TNIAL

    BalasHapus
  30. Coba ditambah CH4 rainbow ada 6 unit full combat plus Anka S
    Banyakk kita lah wkwkwk

    BalasHapus
  31. Dibilang nya cash...beli hornet saja batal tak mampu cancel 4x
    Drimana dibilang bayar cash
    Hoax wkwkwkw

    Lon lon..maaf kmi bukan level sama negaramu 🤣🤣

    BalasHapus
  32. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ======================
    ======================
    48 KAAN
    42 RAFALE
    48 KF 21
    24 M346F
    -------------------------
    48 KF21 BLOCK II
    An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
    https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
    --------------------------
    LOA M346FA .....
    -
    https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
    -
    https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
    ---------------------------
    2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
    --------------------------
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    6 RAFALE SEPTEMBER 2022
    18 RAFALE AGUSTUS 2023
    18 RAFALE JANUARI 2024
    DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
    (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

    BalasHapus
  33. Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ======================
    ======================
    48 KAAN
    42 RAFALE
    48 KF 21
    24 M346F
    -------------------------
    48 KF21 BLOCK II
    An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
    https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
    --------------------------
    LOA M346FA .....
    -
    https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
    -
    https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
    ---------------------------
    2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
    --------------------------
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    6 RAFALE SEPTEMBER 2022
    18 RAFALE AGUSTUS 2023
    18 RAFALE JANUARI 2024
    DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
    (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

    BalasHapus
  34. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
    -
    🇮🇩 Indonesia
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
    -
    🇲🇾 Malaydesh
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
    -
    🇻🇳 Vietnam
    Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
    -
    🇹🇭 Thailand
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
    -
    🇵🇭 Filipina
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
    ________________________________________
    Transformasi Tata Kelola Data Digital
    -
    Strategi Indonesia (Proteksionisme Berbasis Regulasi):
    Pemisahan Data: Indonesia menerapkan pendekatan dikotomis dengan memisahkan secara tajam antara "Data Kependudukan" (Sovereign Data) dan "Data Komersial". Ini bertujuan melindungi privasi warga negara sambil tetap menjaga keran perdagangan tetap terbuka.
    Supremasi Hukum Domestik: Penggunaan UU PDP No. 27/2022 sebagai insting utama menunjukkan bahwa Indonesia ingin standar global mengikuti aturan internalnya. Ini memberikan posisi tawar bagi Indonesia untuk menolak transfer data jika tidak memenuhi standar keamanan nasional.
    -
    Strategi Malaydesh (Integrasi Digital Global):
    Liberalisasi Data: Melalui klausul "Facilitation of Digital Trade", Malaydesh memilih jalur integrasi penuh. Dengan melarang diskriminasi produk digital AS, Malaydesh memposisikan diri sebagai hub regional bagi perusahaan teknologi Amerika.
    Komitmen Internasional: Dukungan terhadap moratorium permanen bea masuk transmisi elektronik di WTO
    ________________________________________
    2. Rekonstruksi Kompensasi Ekonomi dan Investasi
    -
    Model Indonesia (Keuntungan Aset Statis):
    Inisiatif Divestasi: Keberhasilan mendapatkan 12% saham Freeport secara gratis adalah kemenangan politik-ekonomi yang besar. Indonesia fokus pada kepemilikan aset nyata (ekuitas) yang memberikan dividen jangka panjang tanpa harus mengeluarkan modal segar.
    -
    Model Malaydesh (Ekspansi Investasi Timbal Balik):
    Investasi Agresif: Komitmen USD 70 miliar di AS selama 10 tahun adalah langkah berisiko tinggi namun strategis. Malaydesh tidak hanya menjadi penerima modal, tetapi menjadi pemain global yang menanamkan pengaruhnya di ekonomi domestik AS.
    ________________________________________
    3. Paradigma Kedaulatan Sumber Daya Alam (SDA)
    -
    Pendekatan Indonesia (Nasionalisme Ekonomi):
    Dominasi Kepemilikan: Dengan 63,23% saham PTFI, Indonesia menggeser peran dari sekadar regulator menjadi pengendali operasional dan finansial. Ini adalah perwujudan langsung dari Pasal 33 UUD 1945 mengenai penguasaan negara atas kekayaan alam.
    Mandat Hilirisasi: Kepemilikan mayoritas ini memastikan kebijakan hilirisasi (seperti pembangunan smelter) tetap berjalan sesuai agenda nasional tanpa hambatan dari pemegang saham asing.
    -
    Pendekatan Malaydesh (Kolaborasi Strategis Mineral Kritis):
    Sistem Tinjauan Bersama: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh memilih jalur kolaboratif dalam mengelola mineral kritis (seperti tanah jarang). Malaydesh menyadari keterbatasan teknologi dan modal, sehingga mereka berbagi beban pengawasan dengan AS untuk memastikan standar lingkungan dan keamanan terpenuhi.
    Dualisme Kekuasaan: Malaydesh menghadapi kompleksitas hukum antara kekuasaan Federasi dan Negara Bagian terkait royalti

    BalasHapus
  35. TERKEPUNG UCAV .......
    1. SKUADRON 51 REAPER LANUD SUPADIO KALBAR = UAV AEROSTAR+UCAV ANKA
    2. SKUADRON 52 PHOENIX LANUD RADEN SADJAD, NATUNA = UCAV CH4B RAINBOW
    3. SKUADRON 53 LANUD ANANG BUSRA, TARAKAN KALTARA= UCAV CH4B
    ---------------
    CH4 RAINBOW TNI =
    1500-2000 KM
    1500-2000 KM
    1500-2000 KM
    Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom.
    -----
    WELCOME ANKA =
    LANUD SUPADIO KALIMANTAN
    LANUD SUPADIO KALIMANTAN
    LANUD SUPADIO KALIMANTAN
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=122143183004657028&id=61569710849191
    https://www.instagram.com/medef_id?igsh=Y2wwOW4yOGcxejZp
    -----
    6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
    6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
    6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
    Spesifikasi UCAV Rainbow (CH-4) Angkatan Udara Indonesia yang membawa persenjataan meliputi sayap 18 meter, panjang 8,5 meter, berat maksimum lepas landas 1.300 kg, dan muatan 345 kg. UCAV ini mampu membawa berbagai jenis bom dan rudal, serta memiliki daya tahan operasional hingga 30 jam untuk pengintaian dan 12 jam untuk misi tempur.
    -----
    COME INTO FORCE .....
    60 TB3
    9 AKINCI
    (DEFENCE SECURITY ASIA)
    The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
    ===========
    ===========
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2023 WILL NOT ARMED
    Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
    Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
    -----
    3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
    2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
    MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
    While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
    =============
    GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
    HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
    Federal Government Debt
    • End of 2024: RM 1.25 trillion
    • End of June 2025: RM 1.3 trillion
    • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
    Household Debt
    2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  36. PEKANBARU - KL : 291 KM
    PONTIANAK - SERAWAK : 498 KM
    48 KAAN
    42 RAFALE
    48 KF 21
    24 M346F
    --------------------------
    1. RAFALE ± 1852 KM
    2. KF-21 Boramae ± 1.000–1.100 km
    3. F-16C/D Block 50/52 ± 1.000–1.300 km
    4. KAAN ± 1.100–1.400 km
    --------------------------
    48 KF21 BLOCK II
    Seoul regards expanded economic cooperation with Indonesia, the largest economy and most populous country in ASEAN, as strategically significant. Indonesia serves as a major production and investment base in Southeast Asia for South Korean companies and is the world’s largest supplier of nickel, a critical mineral used in electric vehicle batteries and a growing focus of competition between the United States and China. By restricting exports of raw ore and promoting domestic processing industries, Indonesia has positioned itself as a pivotal player in the global battery supply chain.
    An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
    https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
    --------------------------
    LOA M346FA .....
    -
    https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
    -
    https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
    ---------------------------
    KONTRAK ISTIF 2 UNIT =
    -
    https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01k1dyx5b2pge5amnd1jfn43yj.jpg
    -
    https://aset.indonesiadefense.com/wp-content/uploads/2025/07/Sjafrie-Sjamsoeddin-5.webp
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYqcLPgQaHNqubfwNen7Snb-9YoHdSeagm6slrnD2nwKSy6lue9ckAi0GHYH2jgzq_3UGbVefodOL1qAguX_cDecpZ_nyJBL8GkQAopqOOqz4vsyofIe1nYCvTuQy9LMerfHVmT5rGiYp9eiZaYI_atnLMQXF3sjdwhGTu-Go_TQWg85z43HPP6LVNGL_/s1600/Gwx9v83WAAAV_UY.jpeg
    ---------------------------
    2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
    --------------------------
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    6 RAFALE SEPTEMBER 2022
    18 RAFALE AGUSTUS 2023
    18 RAFALE JANUARI 2024
    DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
    (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale.

    BalasHapus
  37. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ======================
    ======================
    48 KAAN
    42 RAFALE
    48 KF 21
    24 M346F
    -------------------------
    48 KF21 BLOCK II
    An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
    https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
    --------------------------
    LOA M346FA .....
    -
    https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
    -
    https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
    -
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
    ---------------------------
    2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    48 KAAN GEN 5
    11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
    --------------------------
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
    6 RAFALE SEPTEMBER 2022
    18 RAFALE AGUSTUS 2023
    18 RAFALE JANUARI 2024
    DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
    (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

    BalasHapus
  38. Kelihatan nya GORILLA MISKIN Makin TERSAKITI... 🔥🔥🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    2. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
  39. JOM KITA LIHAT ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🤭🤭🤭



    ANKA S MALAYSIA... 😎😎🇲🇾🇲🇾

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ✅
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ✅
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI CASH

    ====================

    ANKA S INDIANESIA... 👎👎🤣🤣

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ❌
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ❌
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI NGUTANG LENDER

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    2. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    3. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    4. 48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale
      ======================
      ======================
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      ADA YANG WARAS FA50M
      -
      Romeo says:
      20 February 2026 at 9:08 AM
      Although KF21 is integrated with meteor but it is not automatically SK has permission from MBDA to integrate with FA50.
      The initial factor KF21 is not integrtaed with Amraam is purely business. US dislike KF21 will be a cheaoer variant of F35 and it is the same reason no permission amraam for FA50 to be a cheaper variant F16V.
      Leonardo already launced M346 block 20 with meteor integrated. As a share holder of MBDA is still a big question if leonardo is willing FA59 block 20 as M346 block 20 competitor. Looking at FA50PL case, even if a contract is signed for FA50PL block 20 but it doesnt automatically will be a reality. There are terms and condition applied.
      Phantomstrike and Grifo-E radar are 2 sides of a coin. The meteor has longer range than both radars. It is still good enough though.
      1.Who is going to shoot a meteor in its longest range?
      2. Never expect that LCA capability will equal to MRCA. It can do but not the same. You pay peanut you got monkey.

      Hapus
    5. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
      GDP INDONESIA 1,492,618
      GDP SINGA : 561,725
      GDP MALAYDESH : 488,250
      GDP PINOY : 471,516
      GDP VIET : 468,400
      GDP THAI : 545,341
      WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
      MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
      Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
      ________________________________________
      2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia

      Hapus
    6. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      MAHATIR ........
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      JEBAKAN ART JAMBUL KONENG
      ----------------------
      Pandangan Terhadap Penguatan Ringgit
      Meskipun Ringgit menguat tajam pada awal 2026, Mahathir cenderung melihatnya sebagai jebakan jangka pendek. Ia menilai:
      Ketergantungan pada AS: Penguatan ini dipandangnya sebagai hasil dari kepatuhan Malaydesh pada kebijakan AS (terutama di bawah kepemimpinan Donald Trump), yang ia sebut sebagai langkah "bodoh" karena membuat ekonomi Malaydesh rentan terhadap tekanan politik Washington.
      Potensi Krisis: Mahathir memprediksi bahwa kebijakan luar negeri AS yang tidak stabil pada 2026 akan membawa kekacauan bagi ekonomi global, termasuk Malaydesh yang sudah terikat melalui ART
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
  40. JOM KITA LIHAT ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🤭🤭🤭



    ANKA S MALAYSIA... 😎😎🇲🇾🇲🇾

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ✅
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ✅
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI CASH ✅

    ====================

    ANKA S INDIANESIA... 👎👎🤣🤣

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ❌
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ❌
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI NGUTANG LENDER ✅

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    2. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    3. Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ======================
      ======================
      48 KAAN
      42 RAFALE
      48 KF 21
      24 M346F
      -------------------------
      48 KF21 BLOCK II
      An agreement for Indonesia to acquire 48 KF-21 fighter jets in batches of 16 is reportedly close to being finalized. Jakarta initially signed a memorandum of understanding to purchase the 48 aircraft upon completion of the joint development program. However, it later adopted a more cautious stance, concluding separate agreements to buy France’s Dassault Rafale and Turkey’s TAI Kaan fighter jets. Indonesia, a partner in the KF-21 development project, had originally pledged to contribute 1.6 trillion won but later reduced its commitment to 600 billion won, saying it would scale back its payment in exchange for a proportional reduction in technology transfers.
      https://www.donga.com/en/article/all/20260225/6114259/1
      --------------------------
      LOA M346FA .....
      -
      https://www.indomiliter.com/wp-content/uploads/2026/02/Photo_Signing-Ceremony_Letter-of-Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpg
      -
      https://img-s-msn-com.akamaized.net/tenant/amp/entityid/AA1VIflp.img?w=768&h=432&m=6&x=395&y=259&s=215&d=76
      -
      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiM_xCoQ3XFRdymrLVwgcKBAjWnMy_8pl7m4Gmyk9T4hEteLXwgKlita-YflWudvDvkNqAe53qX3BNhze7VlNiCH5EoEWknHL7ZqC-p2bFZUUj8X3PoHNMchCnDDJ37nNrGS0FkoXeCPQp8jB_O3K7Q7FME9YNkbk62rsuauglHS6C1x374Zt7foRRirU1x/s567/Photo_Signing%20Ceremony_Letter%20of%20Award_Indonesia_Leonardo_M-346F.jpeg
      ---------------------------
      2025 TAI DAN KEMENHAN RI =
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      48 KAAN GEN 5
      11 Haziran 2025 tarihinde Endonezya Savunma Bakanlığı ile imzaladığımız ve toplamda 48 adet KAAN uçağına yönelik iş birliğini kapsayan “Devletten Devlete (G2G) Tedarik Anlaşması” doğrultusunda; bu anlaşmanın tüm detaylarını ve teknik eklerini içeren ticari sözleşmenin imza törenini bugün itibarıyla gerçekleştirdik.
      --------------------------
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      42 RAFALE RESMI DASSAULT GEN 4.5
      6 RAFALE SEPTEMBER 2022
      18 RAFALE AGUSTUS 2023
      18 RAFALE JANUARI 2024
      DASSAULT AVIATION = 42 RAFALE
      (Saint-Cloud, le 8 Janvier 2024) – La dernière tranche de 18 Rafale pour l’Indonésie est entrée en vigueur ce jour. Elle fait suite à l’entrée en vigueur, en septembre 2022 et en août 2023, de la première et de la deuxième tranche de 6 et 18 Rafale, et vient ainsi compléter le NOmbre d’avions en commande pour l’Indonésie dans le cadre du contrat signé en février 2022 pour l’acquisition de 42 Rafale

      Hapus
    4. KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
      -
      1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
      Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
      Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
      Tenor: 10 – 15 Tahun.
      -
      2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
      Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
      Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
      -
      3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
      Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
      Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
      -
      4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
      Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
      Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
      Tenor: 10 Tahun.
      -
      5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
      Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
      Tenor: 10 Tahun cicilan.
      -
      6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
      Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
      Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
      -
      7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
      Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
      Bunga: 6% (Saldo Menurun).
      Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
      --------------
      BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
      BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
      -
      🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
      -
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      HUTANG BAYAR HUTANG
      -
      Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
      -
      2018: FASE "OPEN DONASI"
      Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
      -
      2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
      Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
      -
      2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
      Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
      -
      2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
      -
      2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
      Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
      -
      2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
      Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
      -
      2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
      Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
      -
      2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
      Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
      -
      2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
      Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
      Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
      Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.

      Hapus
    5. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      Transformasi Tata Kelola Data Digital
      -
      Strategi Indonesia (Proteksionisme Berbasis Regulasi):
      Pemisahan Data: Indonesia menerapkan pendekatan dikotomis dengan memisahkan secara tajam antara "Data Kependudukan" (Sovereign Data) dan "Data Komersial". Ini bertujuan melindungi privasi warga negara sambil tetap menjaga keran perdagangan tetap terbuka.
      Supremasi Hukum Domestik: Penggunaan UU PDP No. 27/2022 sebagai insting utama menunjukkan bahwa Indonesia ingin standar global mengikuti aturan internalnya. Ini memberikan posisi tawar bagi Indonesia untuk menolak transfer data jika tidak memenuhi standar keamanan nasional.
      -
      Strategi Malaydesh (Integrasi Digital Global):
      Liberalisasi Data: Melalui klausul "Facilitation of Digital Trade", Malaydesh memilih jalur integrasi penuh. Dengan melarang diskriminasi produk digital AS, Malaydesh memposisikan diri sebagai hub regional bagi perusahaan teknologi Amerika.
      Komitmen Internasional: Dukungan terhadap moratorium permanen bea masuk transmisi elektronik di WTO
      ________________________________________
      2. Rekonstruksi Kompensasi Ekonomi dan Investasi
      -
      Model Indonesia (Keuntungan Aset Statis):
      Inisiatif Divestasi: Keberhasilan mendapatkan 12% saham Freeport secara gratis adalah kemenangan politik-ekonomi yang besar. Indonesia fokus pada kepemilikan aset nyata (ekuitas) yang memberikan dividen jangka panjang tanpa harus mengeluarkan modal segar.
      -
      Model Malaydesh (Ekspansi Investasi Timbal Balik):
      Investasi Agresif: Komitmen USD 70 miliar di AS selama 10 tahun adalah langkah berisiko tinggi namun strategis. Malaydesh tidak hanya menjadi penerima modal, tetapi menjadi pemain global yang menanamkan pengaruhnya di ekonomi domestik AS.
      ________________________________________
      3. Paradigma Kedaulatan Sumber Daya Alam (SDA)
      -
      Pendekatan Indonesia (Nasionalisme Ekonomi):
      Dominasi Kepemilikan: Dengan 63,23% saham PTFI, Indonesia menggeser peran dari sekadar regulator menjadi pengendali operasional dan finansial. Ini adalah perwujudan langsung dari Pasal 33 UUD 1945 mengenai penguasaan negara atas kekayaan alam.
      Mandat Hilirisasi: Kepemilikan mayoritas ini memastikan kebijakan hilirisasi (seperti pembangunan smelter) tetap berjalan sesuai agenda nasional tanpa hambatan dari pemegang saham asing.
      -
      Pendekatan Malaydesh (Kolaborasi Strategis Mineral Kritis):
      Sistem Tinjauan Bersama: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh memilih jalur kolaboratif dalam mengelola mineral kritis (seperti tanah jarang). Malaydesh menyadari keterbatasan teknologi dan modal, sehingga mereka berbagi beban pengawasan dengan AS untuk memastikan standar lingkungan dan keamanan terpenuhi.
      Dualisme Kekuasaan: Malaydesh menghadapi kompleksitas hukum antara kekuasaan Federasi dan Negara Bagian terkait royalti

      Hapus
    6. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      ________________________________________
      MAHATIR .......
      GADAI KEDAULATAN
      GADAI KEDAULATAN
      GADAI KEDAULATAN
      ----------------------
      Narasi: Kesepakatan Dagang sebagai "Gadai" Kedaulatan
      Mahathir secara vokal mengkritik kesepakatan dagang yang dijalin pemerintahan Anwar Ibrahim dengan AS sebagai bentuk imperialisme modern. Ia menilai pemerintah "bodoh" karena memberikan banyak konsesi hanya untuk pengurangan tarif yang kecil.
      Inti Berita: Mahathir mempertanyakan mengapa Malaydesh menghapus pajak pada 11.000 produk AS demi penurunan tarif AS yang tidak sepadan (dari 25% menjadi 19%). Ia bahkan melaporkan PM Anwar ke polisi pada Desember 2025, menuding kesepakatan tersebut inkonstitusional dan hanya memperkaya Amerika Serikat.
      Sumber: Instagram Resmi Dr. Mahathir Mohamad, Kompas.com.
      -
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    7. TERKEPUNG UCAV .......
      1. SKUADRON 51 REAPER LANUD SUPADIO KALBAR = UAV AEROSTAR+UCAV ANKA
      2. SKUADRON 52 PHOENIX LANUD RADEN SADJAD, NATUNA = UCAV CH4B RAINBOW
      3. SKUADRON 53 LANUD ANANG BUSRA, TARAKAN KALTARA= UCAV CH4B
      ---------------
      CH4 RAINBOW TNI =
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      1500-2000 KM
      Indonesia mendatangkan sebanyak 6 unit UAV tipe CH-4B dari China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Radius operasional CH-4B berkisar antara 1.500 kilometer (km) hingga 2.000 km dan dapat dikendalikan melalui SatCom.
      -----
      WELCOME ANKA =
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      LANUD SUPADIO KALIMANTAN
      https://facebook.com/story.php?story_fbid=122143183004657028&id=61569710849191
      https://www.instagram.com/medef_id?igsh=Y2wwOW4yOGcxejZp
      -----
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      6 UCAV = RUDAL AR1 dan RUDAL AR2
      Spesifikasi UCAV Rainbow (CH-4) Angkatan Udara Indonesia yang membawa persenjataan meliputi sayap 18 meter, panjang 8,5 meter, berat maksimum lepas landas 1.300 kg, dan muatan 345 kg. UCAV ini mampu membawa berbagai jenis bom dan rudal, serta memiliki daya tahan operasional hingga 30 jam untuk pengintaian dan 12 jam untuk misi tempur.
      -----
      COME INTO FORCE .....
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA)
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ===========
      ===========
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2023 WILL NOT ARMED
      Erol Oguz, unmanned aerial systems programme manager at Turkish Aerospace, told ESD at LIMA that the UAV type being supplied to MALAYDESH will be a new version of the Anka-S with modified wings. Oguz also confirmed that the Ankas will NOt be armed, but will carry a maritime intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR) payload that includes a synthetic aperture radar and an electro-optical/infra-red sensor.
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 SURVEILLANCE CAPABILITIES
      Former Defense Minister, Datuk Seri Mohamad Hasan emphasized the importance of equipping the country with comprehensive surveillance capabilities and the need to have “eyes to see and ears to hear” everything happening in the country’s waters, especially in the South China Sea
      -----
      3 ANKA OMPONG = VERSI MURAH ISR
      2024 ANKA WILL NOT BE EQUIPPED WITH ANY WEAPONRY
      MALAYDESH to use Anka-S for Maritime Surveillance
      While the specific equipment configuration of the Ankas is NOt currently kNOwn, they will be operated solely as a maritime surveillance platform in MALAYDESH service, and will NOt be equipped with any weaponry. According to European Security & Defence reporting from LIMA 2023, the MALAYDESH Ankas will have modified wings to improve their endurance
      =============
      GOVERNMENT DEBT : 69% of GDP
      HOUSEHOLD DEBT : 84.3% of GDP
      Federal Government Debt
      • End of 2024: RM 1.25 trillion
      • End of June 2025: RM 1.3 trillion
      • Projected Debt-to-GDP: 69% by the end of 2025
      Household Debt
      2025 : RM1.73 trillion, or 85.8% of GDP

      🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

      Hapus
  41. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    MAHATHIR = MALAS MISKIN
    menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
    -
    Sumber Berita:
    The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
    Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
    Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
    -
    ANWAR IBRAHIM = MISKIN
    “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
    -
    Sumber Berita:
    Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
    Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
    The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

    BalasHapus
  42. Perbandingan JARAK TERBANG ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🔥🔥🤣🤣

    ANKA S MALAYSIA mampu terbang sejauh 1000KM kerana dilengkapi dengan sistem TCAS 😎😎😎


    ANKA S INDIANESIA tak mampu terbang sejauh 1000KM kerana tiada sistem TCAS... 🤭🤭🤭

    BalasHapus
  43. Perbandingan JARAK TERBANG ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🔥🔥🤣🤣



    ANKA S MALAYSIA mampu terbang sejauh 1000KM kerana dilengkapi dengan sistem TCAS 😎😎😎


    ANKA S INDIANESIA tak mampu terbang sejauh 1000KM kerana tiada sistem TCAS... 🤭🤭🤭

    BalasHapus
    Balasan
    1. KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR
      KAYA ANKA UCAV = MISKIN ANKA ISR -
      ------------
      Perbedaan utama antara drone Anka UCAV (khususnya varian Anka-S) dan drone Anka ISR terletak pada kemampuan tempur, sistem komunikasi, dan muatan yang dibawa.
      Berikut adalah rincian perbedaannya:
      1. Fungsi Utama dan Persenjataan
      Anka UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle): Dirancang untuk misi tempur aktif (serang). Varian ini dilengkapi dengan dua hardpoints di bawah sayap untuk membawa senjata presisi, seperti amunisi mikro cerdas MAM-L dari Roketsan atau roket berpemandu laser.
      Anka ISR (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance): Fokus utamanya adalah pengumpulan intelijen, pengawasan, dan pengintaian tanpa membawa senjata. Drone ini digunakan untuk pemantauan area secara strategis dan real-time image intelligence.
      2. Sistem Komunikasi (BLOS vs LOS)
      Anka UCAV (Varian S): Memiliki keunggulan dalam sistem komunikasi satelit (SATCOM) Beyond Line-of-Sight (BLOS). Ini memungkinkan operator mengendalikan drone dari jarak yang sangat jauh melampaui cakrawala pandang melalui tautan satelit.
      Anka ISR/Blok A/B: Sebagian besar menggunakan sistem Line-of-Sight (LOS) atau radio link tradisional yang jangkauan kendalinya terbatas pada jarak pandang antara stasiun darat dan pesawat.
      3. Payload (Muatan Sensor)
      Anka ISR: Biasanya membawa muatan sensor yang lebih berat dan khusus untuk intelijen, seperti kamera EO/IR resolusi tinggi, sistem SAR (Synthetic Aperture Radar) untuk melihat menembus awan, serta perangkat SIGINT/COMINT (pada varian Anka-I) untuk menyadap komunikasi musuh.
      Anka UCAV: Membagi kapasitas muatannya antara sensor penargetan (seperti laser designator untuk memandu rudal) dan senjata itu sendiri. Kapasitas muatan totalnya mencapai sekitar 200 kg hingga 350 kg tergantung konfigurasi.
      ------------
      Spesifikasi Drone Anka-S
      Kapasitas Angkut: 200 – 350+ kg (Muatan sensor & senjata).
      Daya Tahan Terbang: Hingga 30 jam non-stop.
      Ketinggian Maksimum: 30.000 kaki (9.144 meter).
      Radius Kendali: Jarak tak terbatas melalui Satelit (SATCOM/BLOS).
      Persenjataan: MAM-L, MAM-C, roket Cirit, dan bom presisi.
      Fitur Utama: Tahan segala cuaca, sistem autopilot penuh, dan enkripsi data tingkat tinggi.

      Hapus
    2. 🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
      -----------------------------------------
      1. ANKA (Anka-S)
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak (Skadron Udara 51).
      Jangkauan Terbang: Memiliki endurance hingga 30 jam dengan ketinggian operasional 9.200 meter.
      Keunggulan Jarak: Dilengkapi sistem komunikasi satelit BLOS (Beyond Line of Sight) yang memungkinkan kontrol jarak jauh melampaui garis pandang fisik, sangat ideal untuk memantau kawasan Natuna Utara secara kontinu.
      Status: Unit perdana dijadwalkan tiba pada September 2025 untuk uji terbang.
      -
      2. CH-4 (Rainbow)
      Home Base: Lanud Supadio, Pontianak.
      Jangkauan Terbang: Mampu beroperasi selama 30 hingga 40 jam.
      Radius Operasi: Memiliki jangkauan kendali sekitar 250 km (dengan line-of-sight), namun dapat diperluas untuk misi pengintaian maritim jarak jauh.
      Peran: Saat ini menjadi kekuatan utama sebelum secara bertahap diperkuat atau digantikan oleh Anka-S dalam misi pengawasan Laut China Selatan.

      -
      3. Bayraktar TB2 / TB3 & Akinci
      Home Base (Rencana): Lanud Anang Busra, Tarakan (Skadron Udara 53).
      Jangkauan Masing-masing:
      Bayraktar TB2: Jangkauan komunikasi hingga 300 km dengan ketahanan terbang 27 jam.
      Bayraktar TB3: Jangkauan operasional lebih dari 1.000 mil laut (sekitar 1.852 km) dan ketahanan terbang hingga 32 jam. Drone ini didesain otonom untuk operasi maritim.
      Akinci: Merupakan drone kelas berat (HALE) dengan endurance 24 jam dan mampu membawa muatan strategis untuk peperangan elektronik serta misi gabungan ISR.

      Hapus
    3. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝 🤝 🤝
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      MITRA STRATEGIS = TRANSFER OF TECHNOLOGY (TOT)
      Indonesia dan Turki telah berkembang menjadi kemitraan strategis yang berfokus pada kemandirian industri pertahanan melalui skema Transfer of Technology (ToT).
      Berikut adalah rincian ToT yang disepakati untuk aset-aset militer tersebut:
      1. Pesawat Tempur KAAN (Generasi Ke-5)
      Produksi Lokal & Perakitan: Kesepakatan mencakup perakitan parsial (partial assembly) di Indonesia serta keterlibatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam rantai pasok komponen global.
      Engineering & Design: Insinyur Indonesia terlibat dalam fase pengembangan lanjutan dan rekayasa pesawat untuk membangun basis pengetahuan teknologi siluman (stealth) dan avionik mutakhir.
      Fasilitas MRO: Pembangunan fasilitas pemeliharaan, perbaikan, dan operasional (MRO) di Indonesia untuk menjamin keberlangsungan operasional jet KAAN secara mandiri di masa depan.
      -
      2. Pesawat Tanpa Awak (Drone)
      Bayraktar TB2 & Akıncı:
      Pabrik Drone Lokal: Melalui kemitraan antara Republikorp dan Baykar Technologies, telah disepakati pembentukan usaha patungan (joint venture) untuk membangun pabrik produksi drone di Indonesia.
      Lisensi Produksi: Indonesia mendapatkan lisensi untuk memproduksi unit-unit ini secara lokal, yang mencakup transfer pengetahuan sistem kendali jarak jauh dan kecerdasan buatan (AI avionics).
      UAV Anka:
      -
      3. Kapal Perang (Fregat Kelas Istif)
      Pembangunan Lokal: Produksi dua unit fregat ini dilakukan melalui kolaborasi antara galangan kapal Turki (TAIS/STM) dengan PT PAL Indonesia menggunakan fasilitas dalam negeri.
      Integrasi Sistem Persenjataan: Kerja sama dengan perusahaan Turki seperti Aselsan dan Roketsan memungkinkan PT PAL untuk mengintegrasikan sistem manajemen tempur (CMS) dan sensor radar AESA generasi terbaru secara mandiri.
      -
      4. Sistem Rudal (KHAN & ÇAKIR)
      Joint Venture Roketsan: Pembentukan perusahaan patungan antara Roketsan dan mitra lokal (PT Republik Roketsan Indonesia) untuk memproduksi amunisi dan rudal presisi di dalam negeri.
      Pengembangan Bersama: ToT mencakup teknologi propulsi rudal dan sistem pemandu, yang krusial bagi kemandirian teknologi persenjataan jarak jauh Indonesia.
      -
      5. Kendaraan Tempur (Medium Tank Harimau)
      Kepemilikan Intelektual Bersama: Sejak awal, proyek Harimau (Kaplan MT) adalah desain bersama antara PT Pindad dan FNSS. Indonesia memiliki hak atas desain dan bebas untuk memproduksi atau mengekspornya ke negara ketiga.
      ==============
      ==============
      BUKTI TEMPEL STICKER PARS 8x8 =
      1. TIDAK ADA PERJANJIAN KERJASAMA JV
      2. TIDAK ADA PROTOTIPE
      3. TIDAK ADA UJI KUALIFIKASI
      4. LANGSUNG PRODUKSI MASSAL
      Pada bulan Juni 2011, Perusahaan Turki FNSS membatalkan menandatangani 'surat penawaran dan penerimaan' oleh DRB(DefTech) untuk bantuan desain dan pengembangan kendaraan. Kendaraan AV8 yang dipilih oleh militer MALAYDESH didasarkan pada kendaraan lapis baja beroda 8×8 yang dirancang oleh FNSS Pars 8×8.
      ----
      TEMPEL STICKER HIZIR TURKI
      KASIAN TIADA KEMAMPUAN UJI BALISTIK
      1. UJI BALISTIK DI THAILAND
      2. UJI BALISTIK DI AFRIKA SELATAN
      Selain itu, 2 ujian balistik telah dilakukan iaitu Ujian balistik Tembakan yang dilaksanakan di The Defence TechNOLogy Institute, Bangkok, Thailand dan Ujian Balistik Letupan (Mine/Underbelly Test) di Council for Scientific and Industrial Research, Pretoria, Afrika Selatan.

      Hapus
  44. 🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    🦧GORILA TERKEPUNG UCAV
    -----------------------------------------
    Berikut adalah rincian pangkalan udara (Lanud) yang menjadi markas drone tersebut:
    1. ANKA (Anka-S):
    Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
    Unit: Mengisi Skadron Udara 51.
    Peran: Unit perdana tiba di Pontianak pada September 2025 untuk menjalani tes terbang dan difokuskan mengawasi kawasan Natuna Utara yang berbatasan dengan Laut China Selatan.
    -
    2 CH-4 (Rainbow):
    Home Base: Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
    Unit: Sebelumnya merupakan kekuatan utama Skadron Udara 51 sebelum kedatangan Anka-S yang direncanakan untuk menggantikan atau memperkuat armada drone di pangkalan ini.
    -
    3 Bayraktar TB2 / TB3 & Akinci:
    Home Base (Rencana): Lanud Anang Busra, Tarakan, Kalimantan Utara.
    Unit: Akan ditempatkan di unit baru yang sedang dibentuk, yaitu Skadron Udara 53.
    Status 2026: TNI AU juga merencanakan penambahan skadron drone di Malang, Jawa Timur. Khusus untuk Akinci, terdapat potensi operasional oleh Puspenerbal (TNI AL) guna memperkuat pertahanan maritim

    BalasHapus
  45. Perbandingan KAWALAN MARITIM ANKA S MALAYSIA Vs INDIANESIA.. 🙏🙏🤣🤣



    ANKA S MALAYSIA mampu melaksanakan kawalan laut dengan keupayaan mendeteksi kapal permukaan laut kerana dilengkapi dengan radar maritim. ..



    ANKA S INDIANESIA TIADA keupayaan mendeteksi kapal permukaan laut kerana tidak dilengkapi radar maritim

    BalasHapus
    Balasan
    1. 🤝 INDONESIA TURKEY 🤝
      1950 = INDONESIA TURKEY
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      Kerjasama Indonesia dan Turki dalam forum G20 dan MIKTA pada tahun 2026 mencerminkan kemitraan strategis yang semakin mendalam, terutama dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang dan stabilitas global.
      1. Sinergi dalam Forum G20
      Indonesia dan Turki menggunakan platform G20 untuk memperkuat hubungan bilateral dan menyuarakan isu-isu global yang mendesak:
      Penguatan Multilateralisme: Memasuki tahun 2026, kedua negara terus mendorong pemulihan multilateralisme guna menghadapi tantangan ekonomi global dan perubahan iklim.
      Kerjasama Industri Strategis: Di sela-sela pertemuan G20, kedua negara secara rutin menandatangani kesepakatan penting, termasuk di bidang industri pertahanan (Inhan) dan pembangunan infrastruktur seperti proyek Tol Trans-Sumatera yang melibatkan kontraktor Turki.
      Dukungan Kepemimpinan: Turki secara konsisten memberikan dukungan kuat terhadap agenda-agenda Indonesia di G20, khususnya dalam upaya memperbaiki tata kelola ekonomi dunia yang lebih adil bagi negara berkembang.
      -
      2. Kolaborasi dalam MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, Australia)
      Dalam forum MIKTA, Indonesia dan Turki berperan sebagai "jembatan" atau kekuatan penyeimbang (middle powers):
      Penyelesaian Isu Global: Melalui MIKTA, kedua negara berkolaborasi dalam penyelesaian isu perdamaian global, termasuk solidaritas terhadap Palestina dan reformasi tata kelola global.
      ----------------------
      10 EKONOMI TERBESAR ASIA =
      1 China 19,5 = Tetap dominan, pusat manufaktur & teknologi
      2 Jepang 4,9 = Stabil, meski pertumbuhan melambat
      3 India 4,3 = Pertumbuhan pesat, didorong sektor jasa & digital
      4 Korea Selatan 2,1 = Kuat di teknologi & ekspor
      5 Indonesia 1,8–2,0 = IMF menempatkan Indonesia di peringkat 7 dunia, di atas Inggris & Prancis
      6 Arab Saudi 1,5 = Didukung minyak & diversifikasi ekonomi
      7 Turki 1,4 = Ekonomi campuran, posisi strategis
      8 Taiwan 1,2 = Kuat di semikonduktor
      9 Thailand 0,7 = Pariwisata & manufaktur
      10 Iran 0,6 = Didukung energi, meski tertekan sanksi
      -----------------
      NEGARA DENGAN GDP TERBESAR TAHUN 2025 BERDASARKAN PPP (PURCHASING POWER PARITY):
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      ------------------
      DAFTAR 20 NEGARA DENGAN GDP NOMINAL TERBESAR TAHUN 2025 :
      1. Amerika Serikat – US$30,34 triliun
      2. Tiongkok – US$19,90 triliun
      3. Jerman – US$5,36 triliun
      4. Jepang – US$4,46 triliun
      5. India – US$4,26 triliun
      6. Inggris – US$3,70 triliun
      7. Prancis – US$3,26 triliun
      8. Italia – US$2,56 triliun
      9. Brasil – US$2,52 triliun
      10. Kanada – US$2,49 triliun
      11. Rusia – US$2,48 triliun
      12. Korea Selatan – US$2,10 triliun
      13. Meksiko – US$1,99 triliun
      14. Spanyol – US$1,82 triliun
      15. Indonesia – US$1,69 triliun
      16. Australia – US$1,68 triliun
      17. Turki – US$1,34 triliun
      18. Arab Saudi – US$1,28 triliun
      19. Belanda – US$1,27 triliun
      20. Swiss – US$1,16 triliun

      Hapus
    2. 🤝 INDONESIA TURKEY 🤝
      1950 = INDONESIA TURKEY
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      Kerjasama Indonesia dan Turki dalam forum G20 dan MIKTA pada tahun 2026 mencerminkan kemitraan strategis yang semakin mendalam, terutama dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang dan stabilitas global.
      1. Sinergi dalam Forum G20
      Indonesia dan Turki menggunakan platform G20 untuk memperkuat hubungan bilateral dan menyuarakan isu-isu global yang mendesak:
      Penguatan Multilateralisme: Memasuki tahun 2026, kedua negara terus mendorong pemulihan multilateralisme guna menghadapi tantangan ekonomi global dan perubahan iklim.
      Kerjasama Industri Strategis: Di sela-sela pertemuan G20, kedua negara secara rutin menandatangani kesepakatan penting, termasuk di bidang industri pertahanan (Inhan) dan pembangunan infrastruktur seperti proyek Tol Trans-Sumatera yang melibatkan kontraktor Turki.
      Dukungan Kepemimpinan: Turki secara konsisten memberikan dukungan kuat terhadap agenda-agenda Indonesia di G20, khususnya dalam upaya memperbaiki tata kelola ekonomi dunia yang lebih adil bagi negara berkembang.
      -
      2. Kolaborasi dalam MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, Australia)
      Dalam forum MIKTA, Indonesia dan Turki berperan sebagai "jembatan" atau kekuatan penyeimbang (middle powers):
      Penyelesaian Isu Global: Melalui MIKTA, kedua negara berkolaborasi dalam penyelesaian isu perdamaian global, termasuk solidaritas terhadap Palestina dan reformasi tata kelola global.
      ----------------------
      10 EKONOMI TERBESAR ASIA =
      1 China 19,5 = Tetap dominan, pusat manufaktur & teknologi
      2 Jepang 4,9 = Stabil, meski pertumbuhan melambat
      3 India 4,3 = Pertumbuhan pesat, didorong sektor jasa & digital
      4 Korea Selatan 2,1 = Kuat di teknologi & ekspor
      5 Indonesia 1,8–2,0 = IMF menempatkan Indonesia di peringkat 7 dunia, di atas Inggris & Prancis
      6 Arab Saudi 1,5 = Didukung minyak & diversifikasi ekonomi
      7 Turki 1,4 = Ekonomi campuran, posisi strategis
      8 Taiwan 1,2 = Kuat di semikonduktor
      9 Thailand 0,7 = Pariwisata & manufaktur
      10 Iran 0,6 = Didukung energi, meski tertekan sanksi
      -----------------
      NEGARA DENGAN GDP TERBESAR TAHUN 2025 BERDASARKAN PPP (PURCHASING POWER PARITY):
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      ------------------
      DAFTAR 20 NEGARA DENGAN GDP NOMINAL TERBESAR TAHUN 2025 :
      1. Amerika Serikat – US$30,34 triliun
      2. Tiongkok – US$19,90 triliun
      3. Jerman – US$5,36 triliun
      4. Jepang – US$4,46 triliun
      5. India – US$4,26 triliun
      6. Inggris – US$3,70 triliun
      7. Prancis – US$3,26 triliun
      8. Italia – US$2,56 triliun
      9. Brasil – US$2,52 triliun
      10. Kanada – US$2,49 triliun
      11. Rusia – US$2,48 triliun
      12. Korea Selatan – US$2,10 triliun
      13. Meksiko – US$1,99 triliun
      14. Spanyol – US$1,82 triliun
      15. Indonesia – US$1,69 triliun
      16. Australia – US$1,68 triliun
      17. Turki – US$1,34 triliun
      18. Arab Saudi – US$1,28 triliun
      19. Belanda – US$1,27 triliun
      20. Swiss – US$1,16 triliun

      Hapus
    3. G20 = INDONESIA TURKEY 🤝
      MIKTA = INDONESIA TURKEY 🤝
      --------
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      ==========
      ==========
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK MKE : The MALAYDESH Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      2029 = 438,09 BILLION USD
      2028 = 412,2 BILLION USD
      2027 = 386,51 BILLION USD
      2026 = 362,19 BILLION USD
      2025 = 338,75 BILLION USD
      2024 = 316,15 BILLION USD
      2023 = 293,83 BILLION USD
      2022 = 271,49 BILLION USD
      2021 = 247,49 BILLION USD
      2020 = 221,49 BILLION USD
      ------------------
      DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
      2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
      2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
      2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
      2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
      2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
      2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
      2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
      2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
      2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
      2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
      ==========
      RINGIT TIDAK LAKU
      https://www.youtube.com/watch?v=rZD9_nKqIWQ
      ==========
      DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
      DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
      DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
      DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
      DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
      DEBT 2019 = RM 1,25 TRILLION
      DEBT 2018 = RM 1,19 TRILLION
      The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
      ==========
      BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
      MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things. Using aggregated data from BNM's Central Credit Reference Information System (CCRIS), this dashboard gives you insight into key trends on household DEBT. For now, it displays data on the flow of borrowing activity on a monthly basis, broken down by purpose. In due time, it will be deepened with granular data showing the state of inDEBTedness of MALAYDESH


      Hapus
    4. G20 = INDONESIA TURKEY 🤝
      MIKTA = INDONESIA TURKEY 🤝
      --------
      60 TB3
      9 AKINCI
      (DEFENCE SECURITY ASIA) – In a landmark move set to reshape the defense landscape of Southeast Asia, Indonesian and Turkish defense companies have sealed a pivotal agreement to forge a joint venture, spearheading the production, assembly, and maintenance of cutting-edge unmanned combat aerial vehicles (UCAVs) in the region.
      The agreement—sealed in the presence of Turkish President Recep Tayyip Erdoğan and Indonesian President Prabowo Subianto—ushers in a new era of defense collaboration, paving the way for Indonesia’s acquisition of up to 60 cutting-edge Bayraktar TB3 UCAVs and nine formidable Bayraktar Akıncı UCAVs.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      ==========
      ==========
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK TURKI = PRANK YAVUZ
      PRANK MKE : The MALAYDESH Ministry of Defence has reportedly reviewing its planned acquisition of Yavuz 155mm
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : INCREASE DEBT
      2029 = 438,09 BILLION USD
      2028 = 412,2 BILLION USD
      2027 = 386,51 BILLION USD
      2026 = 362,19 BILLION USD
      2025 = 338,75 BILLION USD
      2024 = 316,15 BILLION USD
      2023 = 293,83 BILLION USD
      2022 = 271,49 BILLION USD
      2021 = 247,49 BILLION USD
      2020 = 221,49 BILLION USD
      ------------------
      DATA STATISTA 2029-2020 : DEBT PAY DEBT
      DATA STATISTA 2029-2020 : OVERLIMIT DEBT
      2029 = 69,54% DEBT RATIO TO GDP
      2028 = 69,34% DEBT RATIO TO GDP
      2027 = 68,8% DEBT RATIO TO GDP
      2026 = 68,17% DEBT RATIO TO GDP
      2025 = 68,07% DEBT RATIO TO GDP
      2024 = 68,38% DEBT RATIO TO GDP
      2023 = 69,76% DEBT RATIO TO GDP
      2022 = 65,5% DEBT RATIO TO GDP
      2021 = 69,16% DEBT RATIO TO GDP
      2020 = 67,69% DEBT RATIO TO GDP
      ==========
      RINGIT TIDAK LAKU
      https://www.youtube.com/watch?v=rZD9_nKqIWQ
      ==========
      DEBT 2024 = RM 1.63 TRILLION
      DEBT 2023 = RM 1,53 TRILLION
      DEBT 2022 = RM 1,45 TRILLION
      DEBT 2021 = RM 1,38 TRILLION
      DEBT 2020 = RM 1,32 TRILLION
      DEBT 2019 = RM 1,25 TRILLION
      DEBT 2018 = RM 1,19 TRILLION
      The Finance Ministry stated that the aggregate national household DEBT stood at RM1.53 trillion between 2018 and 2023. In aggregate, it said the household DEBT for 2022 was RM1.45 trillion, followed by RM1.38 trillion (2021,) RM1.32 trillion (2020), RM1.25 trillion (2019) and RM1.19 trillion (2018). “The ratio of household DEBT to gross domestic product (GDP) at the end of 2023 also slightly increased to 84.3% compared with 82% in 2018,” it said.
      ==========
      BNM = HOUSEHOLD DEBT IS ONE OF THE HIGHEST IN THE ASEAN ......
      MALAYDESH household DEBT is one of the highest in the ASEAN region. Against this backdrop, Bank Negara MALAYDESH (BNM) safeguards financial stability by monitoring and regulating the lending activity of all financial institutions in MALAYDESH , among other things. Using aggregated data from BNM's Central Credit Reference Information System (CCRIS), this dashboard gives you insight into key trends on household DEBT. For now, it displays data on the flow of borrowing activity on a monthly basis, broken down by purpose. In due time, it will be deepened with granular data showing the state of inDEBTedness of MALAYDESH


      Hapus
    5. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      1950 = INDONESIA TURKEY
      1950 = MALAYDESH MASIH BRITISH
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      ---------
      Indonesia and Turkey have collaborated on missile development and purchases, including air defense missiles, cruise missiles, and fast missile boats.
      Missile development
      • Kaplan APC
      A new armored personnel carrier (APC) that can accommodate up to 13 people. The APC will be manufactured in Turkey, with the second and subsequent APCs manufactured in Indonesia.
      • Joint production of anti-ship cruise missiles
      Turkey and Indonesia are collaborating to jointly produce anti-ship cruise missiles in Indonesia.
      Missile purchases
      • ATMACA missiles
      The Turkish company Rocketsan supplied ATMACA missiles to Indonesia to modernize the armaments of Indonesian Navy warships.
      • SUNGUR air defense missile system
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the SUNGUR air defense missile system.
      • ÇAKIR cruise missile
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the ÇAKIR cruise missile.
      Fast missile boats
      • The Indonesian Ministry of Defense purchased two combat mission fast missile boats (NB74 and NB75) from TAIS, a consortium of five Turkish shipyards. The boats are armed with anti-ship missiles, gun or torpedoes
      ---------
      NEW COLLABORATIONS FROM ASELSAN IN INDONESIA
      ASELSAN President & CEO Ahmet Akyol announced that new agreements have been signed with Indonesia in line with ASELSAN's growth objectives for 2030, centered on expanding its global reach.
      During an official visit to Indonesia led by the Turkish Presidency of Defence Industries (SSB), strategic agreements related to defense industry transfers were signed, which represents a significant step for reinforcing ASELSAN’s presence in the Asia-Pacific region.
      In frame of the agreements, the two countries have formalized strategic deals involving the use of ASELSAN’s Remote-Controlled Stabilized Weapon System SARP, 4D Search Radar CENK, Naval Gun Fire Control System, Air Defence Missile Fire Control System (FCS) and Missile Data Link by Indonesia

      Hapus
    6. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      1950 = INDONESIA TURKEY
      1950 = MALAYDESH MASIH BRITISH
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      ---------
      Indonesia and Turkey have collaborated on missile development and purchases, including air defense missiles, cruise missiles, and fast missile boats.
      Missile development
      • Kaplan APC
      A new armored personnel carrier (APC) that can accommodate up to 13 people. The APC will be manufactured in Turkey, with the second and subsequent APCs manufactured in Indonesia.
      • Joint production of anti-ship cruise missiles
      Turkey and Indonesia are collaborating to jointly produce anti-ship cruise missiles in Indonesia.
      Missile purchases
      • ATMACA missiles
      The Turkish company Rocketsan supplied ATMACA missiles to Indonesia to modernize the armaments of Indonesian Navy warships.
      • SUNGUR air defense missile system
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the SUNGUR air defense missile system.
      • ÇAKIR cruise missile
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the ÇAKIR cruise missile.
      Fast missile boats
      • The Indonesian Ministry of Defense purchased two combat mission fast missile boats (NB74 and NB75) from TAIS, a consortium of five Turkish shipyards. The boats are armed with anti-ship missiles, gun or torpedoes
      ---------
      NEW COLLABORATIONS FROM ASELSAN IN INDONESIA
      ASELSAN President & CEO Ahmet Akyol announced that new agreements have been signed with Indonesia in line with ASELSAN's growth objectives for 2030, centered on expanding its global reach.
      During an official visit to Indonesia led by the Turkish Presidency of Defence Industries (SSB), strategic agreements related to defense industry transfers were signed, which represents a significant step for reinforcing ASELSAN’s presence in the Asia-Pacific region.
      In frame of the agreements, the two countries have formalized strategic deals involving the use of ASELSAN’s Remote-Controlled Stabilized Weapon System SARP, 4D Search Radar CENK, Naval Gun Fire Control System, Air Defence Missile Fire Control System (FCS) and Missile Data Link by Indonesia

      Hapus
    7. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝
      1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
      -
      G20 = INDONESIA TURKEY
      MIKTA = INDONESIA TURKEY
      --------
      1950 = INDONESIA TURKEY
      1950 = MALAYDESH MASIH BRITISH
      Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
      ---------
      JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      ---------
      Indonesia and Turkey have collaborated on missile development and purchases, including air defense missiles, cruise missiles, and fast missile boats.
      Missile development
      • Kaplan APC
      A new armored personnel carrier (APC) that can accommodate up to 13 people. The APC will be manufactured in Turkey, with the second and subsequent APCs manufactured in Indonesia.
      • Joint production of anti-ship cruise missiles
      Turkey and Indonesia are collaborating to jointly produce anti-ship cruise missiles in Indonesia.
      Missile purchases
      • ATMACA missiles
      The Turkish company Rocketsan supplied ATMACA missiles to Indonesia to modernize the armaments of Indonesian Navy warships.
      • SUNGUR air defense missile system
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the SUNGUR air defense missile system.
      • ÇAKIR cruise missile
      The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the ÇAKIR cruise missile.
      Fast missile boats
      • The Indonesian Ministry of Defense purchased two combat mission fast missile boats (NB74 and NB75) from TAIS, a consortium of five Turkish shipyards. The boats are armed with anti-ship missiles, gun or torpedoes
      ---------
      NEW COLLABORATIONS FROM ASELSAN IN INDONESIA
      ASELSAN President & CEO Ahmet Akyol announced that new agreements have been signed with Indonesia in line with ASELSAN's growth objectives for 2030, centered on expanding its global reach.
      During an official visit to Indonesia led by the Turkish Presidency of Defence Industries (SSB), strategic agreements related to defense industry transfers were signed, which represents a significant step for reinforcing ASELSAN’s presence in the Asia-Pacific region.
      In frame of the agreements, the two countries have formalized strategic deals involving the use of ASELSAN’s Remote-Controlled Stabilized Weapon System SARP, 4D Search Radar CENK, Naval Gun Fire Control System, Air Defence Missile Fire Control System (FCS) and Missile Data Link by Indonesia

      Hapus
    8. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
  46. 1950 = INDONESIA TURKEY 🤝
    1950 = MALAYDESH BRITISH : BRITISH MALAYDESH
    -
    G20 = INDONESIA TURKEY
    MIKTA = INDONESIA TURKEY
    --------
    1950 = INDONESIA TURKEY
    1950 = MALAYDESH MASIH BRITISH
    Indonesia and Turkey established diplomatic relations in 1950. Diplomatic relations are particularly important because both are Muslim-majority countries as well as modern democracies. Indonesia has an embassy in Ankara[ and consulate-general in Istanbul. Turkey has an embassy in Jakarta
    ---------
    JVC INDONESIA TURKI.....
    60 SET TB3
    9 SET AKINCI
    Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
    ---------
    JV INDONESIA TURKEY
    ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
    SARP
    CENK
    FCS
    DATA LINK
    SUNGUR
    CAKIR
    MAM-L
    UAV
    TANK
    Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
    Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
    In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
    Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
    ---------
    Indonesia and Turkey have collaborated on missile development and purchases, including air defense missiles, cruise missiles, and fast missile boats.
    Missile development
    • Kaplan APC
    A new armored personnel carrier (APC) that can accommodate up to 13 people. The APC will be manufactured in Turkey, with the second and subsequent APCs manufactured in Indonesia.
    • Joint production of anti-ship cruise missiles
    Turkey and Indonesia are collaborating to jointly produce anti-ship cruise missiles in Indonesia.
    Missile purchases
    • ATMACA missiles
    The Turkish company Rocketsan supplied ATMACA missiles to Indonesia to modernize the armaments of Indonesian Navy warships.
    • SUNGUR air defense missile system
    The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the SUNGUR air defense missile system.
    • ÇAKIR cruise missile
    The Turkish defense company Roketsan will supply Indonesia with the ÇAKIR cruise missile.
    Fast missile boats
    • The Indonesian Ministry of Defense purchased two combat mission fast missile boats (NB74 and NB75) from TAIS, a consortium of five Turkish shipyards. The boats are armed with anti-ship missiles, gun or torpedoes
    ---------
    NEW COLLABORATIONS FROM ASELSAN IN INDONESIA
    ASELSAN President & CEO Ahmet Akyol announced that new agreements have been signed with Indonesia in line with ASELSAN's growth objectives for 2030, centered on expanding its global reach.
    During an official visit to Indonesia led by the Turkish Presidency of Defence Industries (SSB), strategic agreements related to defense industry transfers were signed, which represents a significant step for reinforcing ASELSAN’s presence in the Asia-Pacific region.
    In frame of the agreements, the two countries have formalized strategic deals involving the use of ASELSAN’s Remote-Controlled Stabilized Weapon System SARP, 4D Search Radar CENK, Naval Gun Fire Control System, Air Defence Missile Fire Control System (FCS) and Missile Data Link by Indonesia

    BalasHapus
  47. ANKA S dalam simpanan..🤭🤭🤭


    MALAYSIA
    3 UNIT ANKA S MARITIM

    INDIANESIA
    2 UNIT ANKA S BASIC

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    2. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    3. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
  48. Aset ANKA kita datang duluan versi UCAV MAHAL haha!🤑🚀🤑

    eittt ada Senjata RUDAL MAM L TERPASANG siap tembak aset seblah haha!🚀🔥🚀

    Panikkk warganyet kl haha!🥶😁🥶
    sementara anka seblah versi KOSONK, kahsiyan
    =========
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=122142534938708340&id=61571250201057

    BalasHapus
  49. ANKA S dalam simpanan..🤭🤭🤭


    MALAYSIA
    3 UNIT ANKA S MARITIM

    INDIANESIA
    1 UNIT ANKA S BASIC

    BalasHapus
    Balasan
    1. NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
  50. nich ANKA kita FULL WEPON
    Versi UCAV MAHAL haha!🤑🚀🤑
    RUDAL Mam-L siap ratakan aset seblah haha!🚀🔥🚀

    seblah anka versi gondok gaesz haha!🤣😜🤣
    ========
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=122142534938708340&id=61571250201057

    BalasHapus
  51. Perbandingan KAWALAN MARITIM ANKA S MALAYSIA Vs INDIANESIA.. 🙏🙏🤣🤣



    ANKA S MALAYSIA mampu melaksanakan kawalan laut dengan keupayaan mendeteksi kapal permukaan laut kerana dilengkapi dengan radar maritim. ..



    ANKA S INDIANESIA TIADA keupayaan mendeteksi kapal permukaan laut kerana tidak dilengkapi radar maritim

    BalasHapus
    Balasan
    1. ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
      Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
      ------
      CONTRACT 45 ATMACA
      This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
      ------
      2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
      MRO RCWS
      Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
      Norman Joesoef, mewakili Republikorp, menandatangani perjanjian dengan ASELSAN untuk produksi Sistem Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS), serta dengan ROKETSAN untuk mendirikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dan produksi rudal ÇAKIR, ATMACA, dan HISAR
      ---------
      2025 = JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      2025 = JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝

      Hapus
    2. ROKETSAN WILL CO-PRODUCE THE ATMACA ANTI-SHIP MISSILE IN INDONESIA
      Turkey’s defence firm Roketsan will co-produce the ATMACA anti-ship missile in Indonesia under a new agreement announced at the 2025 Antalya Diplomacy Forum. The deal, signed between Roketsan and several Indonesian defence companies, covers joint production of not only the ATMACA missile but also cruise missiles and a wide range of smart munitions. Speaking at the forum, Roketsan CEO Murat İkinci said the agreement marks a strategic shift, aimed at long-term collaboration. “Under the scope of the agreement we signed with Indonesia-based defence industry companies, we will jointly produce the ATMACA anti-ship missile, cruise missiles, and a wide range of smart ammunition systems,” he said. İkinci added that the partnership includes structured technology transfer and training for Indonesian engineers.“Our priority goals include technology transfer, strengthening Indonesia’s defence industry infrastructure, and implementing comprehensive training programmes.”
      ------
      CONTRACT 45 ATMACA
      This contract, which covers the procurement of 45 missile rounds and associated launcher units and user terminals, paves the way for the Indonesian Navy to be the first export customer of the Turkish-developed guided weapon.
      ------
      2024 KONTRAK RUDAL ÇAKIR SUNGUR
      MRO RCWS
      Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA, penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Founder Republikorp, Norman Joesoef di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün
      Norman Joesoef, mewakili Republikorp, menandatangani perjanjian dengan ASELSAN untuk produksi Sistem Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS), serta dengan ROKETSAN untuk mendirikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dan produksi rudal ÇAKIR, ATMACA, dan HISAR
      ---------
      2025 = JVC INDONESIA TURKI.....
      60 SET TB3
      9 SET AKINCI
      Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan perusahaan atau Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.
      ---------
      2025 = JV INDONESIA TURKEY
      ASELSAN DAN ROKETSAN ...........
      SARP
      CENK
      FCS
      DATA LINK
      SUNGUR
      CAKIR
      MAM-L
      UAV
      TANK
      Turkish defence firms Aselsan and Roketsan have signed strategic agreements for defence industry transfers with Indonesia under the leadership of Türkiye’s Presidency of Defence Industries (SSB) in Jakarta.
      Turkish defence firm representatives and Indonesian President-elect and Defence Minister Prabowo Subianto met in the Indonesian capital on Monday, marking a “historic moment reflecting the strong ties between Türkiye and Indonesia,” said Haluk Gorgun, president of the SSB.
      In scope of the agreements, Aselsan’s remote controlled stabilised weapon system “SARP,” the four-dimensional search radar “CENK,” the Fire Control System, and the firm’s Data Link will be provided to Indonesia, in addition to Roketsan’s air defence missile system “SUNGUR,” the cruise missile “CAKIR,” and the smart micro munition “MAM-L.”
      Additionally, memorandums of understanding on the transfers of unmanned surface vehicles, tank modernisation, and missile system maintenance were signed
      😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝😝

      Hapus
  52. ANKA S dalam simpanan..🤭🤭🤭🤣🤣


    MALAYSIA
    3 UNIT ANKA S MARITIM

    INDIANESIA
    1 UNIT ANKA S BASIC

    BalasHapus
  53. Perbandingan JARAK TERBANG ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🔥🔥🤣🤣




    ANKA S MALAYSIA mampu terbang sejauh 1000KM kerana dilengkapi dengan sistem TCAS 😎😎😎


    ANKA S INDIANESIA tak mampu terbang sejauh 1000KM kerana tiada sistem TCAS... 🤭🤭🤭

    BalasHapus
    Balasan
    1. KASIHAN BERUK .....
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    2. KASIHAN BERUK .....
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
  54. ANKA BASIC tak mampu terbang jauh guys... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. KASIHAN BERUK .....
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
    2. KASIHAN BERUK .....
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      MAHATHIR = MALAS MISKIN
      menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
      -
      Sumber Berita:
      The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
      Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
      Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
      -
      ANWAR IBRAHIM = MISKIN
      “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
      -
      Sumber Berita:
      Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
      Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
      The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

      Hapus
  55. ⛔️FAKTANYA ANKA=AKAN seblah trima 2026..! Masih GHOIB haha!👻🤥👻

    Anka Kita September sudah terbang haha!🤗😉🤗

    berita RESMI dari MoD seblah
    kahsiyan warganyet Penipu Kena Tipu haha!🤣🤥🤣

    ========
    DEFENCE SECURITY ASIA) – Malaysia’s Armed Forces (ATM) are set to receive their first Unmanned Aerial System – Medium Altitude Long Endurance (UAS-MALE) ANKA-S drones from Turkish Aerospace Industries (TAI) by February 2026
    The announcement was made by Defence Minister Datuk❌️Seri Mohamed Khaled Nordin, who confirmed that the Royal Malaysian Air Force (RMAF) will induct three ANKA-S drones into service under a government-to-government deal signed with Turkiye.https://defencesecurityasia.com/en/malaysia-anka-s-drones-turkiye-2026-south-china-sea/

    BalasHapus
  56. KASIHAN BERUK .....
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    MAHATHIR = MALAS MISKIN
    menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
    -
    Sumber Berita:
    The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
    Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
    Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
    -
    ANWAR IBRAHIM = MISKIN
    “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
    -
    Sumber Berita:
    Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
    Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
    The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

    BalasHapus
  57. ANKA kita versi UCAV
    BVLOS...2500KM
    bole tembak MAM L

    lahh anka=akan kl versi muter2 laut...takde wepin haha!😄🤣😄

    BalasHapus
  58. KASIHAN BERUK .....
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    MAHATHIR = MALAS MISKIN
    menyebut orang-orang suku Melayu terus-terusan miskin karena tak mau bekerja keras. Ia pun mengkritik sifat warga Melayu yang malah menyalahkan etnis lain karena kesuksesan mereka.
    -
    Sumber Berita:
    The New York Times (2025): "Mahathir Mohamad, 99, Reflects on a Contentious Legacy".
    Kompas (2019): "Mahathir: Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras".
    Today Online (2014): "Mahathir defends 'lazy Malays' remarks"
    -
    ANWAR IBRAHIM = MISKIN
    “Tapi saya kata, sebagai contoh projek tebatan banjir…kerana banjir itu menyeksa rakyat dan yang jadi mangsa itu orang miskin dan majoriti yang miskin itu Melayu. "Sebab itu kalau kita nak belanjakan kita kena teliti. Ini soal tadbir urus, mengurus negara itu harus dengan ketertiban, peraturan dan ke arah yang betul.
    -
    Sumber Berita:
    Bernama (2025): "PM Anwar Wants Flood Mitigation, Poverty Eradication Projects To Be Expedited".
    Kementerian Kewangan Malaydesh (2025): "PM Anwar: Flood Mitigation, Hardcore Poverty Eradication Projects Must Be Expedited".
    The Straits Times (2022): "Malaydesh PM Anwar halts $2b flood projects in widened dragnet".

    BalasHapus
  59. ANKA S MALAYSIA DI LENGKAPI RADAR MARITIM.... Manakala ANKA BASIC INDIANESIA TIADA RADAR MARITIM... 🤭🤭🤣🤣🤣




    Varian Anka-S yang diperoleh Malaysia, katanya, akan dilengkapi dengan sistem radar maritim berkemampuan tinggi, bahkan lebih mumpuni dari yang digunakan Angkatan Udara Turki.

    “Ini adalah radar maritim jarak jauh, dengan jangkauan deteksi lebih dari 100 mil laut. Ia mampu mendeteksi berbagai jenis ancaman, berbagai jenis kapal, fregat apa. Juga akan dilengkapi dengan kamera Electro-Optic/Infra Red (EO/IR)," katanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    2. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    3. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    4. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
  60. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
    "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
    ---
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

    BalasHapus
  61. ANKA S MALAYSIA DI LENGKAPI RADAR MARITIM.... Manakala ANKA BASIC INDIANESIA TIADA RADAR MARITIM... 🤭🤭🤣🤣🤣




    Varian Anka-S yang diperoleh Malaysia, katanya, akan dilengkapi dengan sistem radar maritim berkemampuan tinggi, bahkan lebih mumpuni dari yang digunakan Angkatan Udara Turki.

    “Ini adalah radar maritim jarak jauh, dengan jangkauan deteksi lebih dari 100 mil laut. Ia mampu mendeteksi berbagai jenis ancaman, berbagai jenis kapal, fregat apa. Juga akan dilengkapi dengan kamera Electro-Optic/Infra Red (EO/IR)," katanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    2. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    3. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    4. KASIAN HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    5. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    6. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    7. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
  62. Singkatnya : OMPONG...🤣🤣😂😂😂🤣😂😆

    BalasHapus
  63. KOCAK ....
    NGEMIS BATAL
    SEWA BATAL
    HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
    "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
    ---
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

    BalasHapus
  64. MINDEF resmi Kensel yaaa haha!❌️😋❌️

    warganyet kl, KALAH LAGIII haha!😜🤪😜

    ⬇️⬇️⬇️⬇️
    Malaysia membatalkan cadangan membeli pesawat terpakai F/A-18 Hornet milik Kuwait setelah mendapati ia tidak kompetitif kepada Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) untuk jangka panjang.

    Dengan keputusan tersebut, maka pesawat terpakai F/A-18 Hornet secara rasmi telah terkeluar daripada senarai perolehan Kementerian Pertahanan (MINDEF).
    https://youtube.com/watch?v=6D27wxw60XA&pp=ygUXRGFnYW5nbmV3cyBob3JuZXQgYmF0YWw%3D

    BalasHapus
  65. .27 Februari 2026 pukul 10.24
    168 pesawat =
    48 KAAN Gen 5
    42 RAFALE Gen 4.5
    48 KF21 Gen 4.5
    24 M346F LCA
    6 T50i Tambahan
    👍👍👍👍👍

    JF 17 DAN J 10CE JANGAN LUPA DONK OM PEMBURU 🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍👍

    BalasHapus

  66. ANKA S MALAYSIA MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM..... ini tiada pada ANKA BASIC INDIANESIA versi NGUTANG... 🤣🤣🤣🤣




    Drone Anka-S dengan sistem TCAS adalah kemampuan baru dan tidak ada pengguna lain yang menggunakan sistem tersebut kecuali Malaysia, katanya.

    “Itu (TCAS) adalah keuntungan untuk memungkinkan pengguna menerbangkan drone Anka-S sejauh 1.000 km

    BalasHapus
  67. Radar OMPONG hanya 100mil? 😂🤣🤣😆

    Radar MPA milik RI nih lon..

    "...Radar Ocean Master 400 mampu mendeteksi target kecil hingga sejauh 200 mil laut.."

    Bye-bye.. radar coput murah..😂😂🤣😆😆

    BalasHapus
  68. Kalau 1000KM tu puas pusing pusing seluruh KALIMANTAN... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    2. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    3. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    4. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
  69. Anka Kita September sudah terbang haha!🤗😉🤗

    ⛔️FAKTANYA ANKA=AKAN seblah trima 2026..! Masih GHOIB haha!👻🤥👻
    berita RESMI dari MoD seblah

    kahsiyan warganyet Pembual Kena Tipu haha!🤣🤥🤣

    ========
    DEFENCE SECURITY ASIA) – Malaysia’s Armed Forces (ATM) are set to receive their first Unmanned Aerial System – Medium Altitude Long Endurance (UAS-MALE) ANKA-S drones from Turkish Aerospace Industries (TAI) by February 2026
    The announcement was made by Defence Minister Datuk❌️Seri Mohamed Khaled Nordin, who confirmed that the Royal Malaysian Air Force (RMAF) will induct three ANKA-S drones into service under a government-to-government deal signed with Turkiye.https://defencesecurityasia.com/en/malaysia-anka-s-drones-turkiye-2026-south-china-sea/

    BalasHapus
  70. Masa cuma 100mil?
    Maklum MURAH..🤣🤣😂😂😆😆

    BalasHapus
  71. ANKA S MALAYSIA DI LENGKAPI RADAR MARITIM.... Manakala ANKA BASIC INDIANESIA TIADA RADAR MARITIM... 🤭🤭🤣🤣🤣




    Varian Anka-S yang diperoleh Malaysia, katanya, akan dilengkapi dengan sistem radar maritim berkemampuan tinggi, bahkan lebih mumpuni dari yang digunakan Angkatan Udara Turki.

    “Ini adalah radar maritim jarak jauh, dengan jangkauan deteksi lebih dari 100 mil laut. Ia mampu mendeteksi berbagai jenis ancaman, berbagai jenis kapal, fregat apa. Juga akan dilengkapi dengan kamera Electro-Optic/Infra Red (EO/IR)," katanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
    2. KOCAK ....
      NGEMIS BATAL
      SEWA BATAL
      HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
      -
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
      -
      Sumber Berita Utama
      New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
      Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
      Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
      -
      Detail Konfirmasi Resmi
      Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
      Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
      Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
      Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
      ________________________________________
      Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
      -
      Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
      -
      Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
      Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
      -
      Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
      -
      Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
      ________________________________________
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      BLACKHAWK = GAGAL
      Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
      "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
      ---
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      LIGHT TWIN HELO = GAGAL
      The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

      Hapus
  72. Apa guna drone OMPONG tu lon...
    😂😂🤣🤣😂😂🤪

    BalasHapus
  73. KOCAK ....
    NGEMIS BATAL
    SEWA BATAL
    HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
    "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
    ---
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

    BalasHapus
  74. ANKA kita versi UCAV PREMIUM MAHAL
    BVLOS...2500KM
    bole tembak MAM L

    lahh anka=akan kl versi muter2 laut...takde wepon Omfong haha!😄🤣😄

    BalasHapus
  75. JOM KITA LIHAT ANKA MALAYSIA Vs INDIANESIA... 🤭🤭🤭



    ANKA S MALAYSIA... 😎😎🇲🇾🇲🇾

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ✅
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ✅
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI CASH ✅

    ====================

    ANKA S INDIANESIA... 👎👎🤣🤣

    1. RADAR MARITIM (RADOME) ❌
    2. SISTEM TCAS MAMPU TERBANG SEJAUH 1000KM ❌
    3. DIPASANG MISIL MAM-L ✅
    4. BELI NGUTANG LENDER ✅

    BalasHapus
    Balasan
    1. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
      GDP INDONESIA 1,492,618
      GDP SINGA : 561,725
      GDP MALAYDESH : 488,250
      GDP PINOY : 471,516
      GDP VIET : 468,400
      GDP THAI : 545,341
      WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
      MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
      Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
      ________________________________________
      2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia

      Hapus
    2. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
      GDP INDONESIA 1,492,618
      GDP SINGA : 561,725
      GDP MALAYDESH : 488,250
      GDP PINOY : 471,516
      GDP VIET : 468,400
      GDP THAI : 545,341
      WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
      MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
      Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
      ________________________________________
      2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia

      Hapus
    3. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
      -
      🇮🇩 Indonesia
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
      -
      🇲🇾 Malaydesh
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
      -
      🇻🇳 Vietnam
      Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
      -
      🇹🇭 Thailand
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
      -
      🇵🇭 Filipina
      Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
      -
      🇰🇭 Kamboja
      Jumlah Item (Tarif 0%): 800 - 950 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Fokus Pembukaan Pasar.
      -
      🇸🇬 Singapura
      Jumlah Item (Tarif 0%): Sesuai ketentuan FTA bilateral lama.
      Komitmen Nilai ke AS: Tidak ada penambahan nilai baru.
      -
      🇧🇳 Brunei 🇱🇦 Laos 🇲🇲 Myanmar
      Jumlah Item (Tarif 0%): 0 Item.
      Komitmen Nilai ke AS: Belum ada komitmen (Belum tanda tangan).
      ________________________________________
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +SINGA+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +VIET+PINOY
      GDP INDONESIA = MALAYDESH +THAI+VIET
      GDP INDONESIA 1,492,618
      GDP SINGA : 561,725
      GDP MALAYDESH : 488,250
      GDP PINOY : 471,516
      GDP VIET : 468,400
      GDP THAI : 545,341
      WHY IS INDONESIA LISTED AS ONE OF THE G-20 COUNTRIES WHILE MALAYDESH AND SINGAPORE ARE NOT
      MALAYDESH and Singapore lack the size to match Indonesia’s importance on the global stage. With a combined GDP of around USD818 Billion, MALAYDESH and Singapore are still quite far from Indonesia’s USD1.3 Trillion GDP, which puts a gap of around USD500 Billion between Indonesia with MALAYDESH and Singapore. EXCLUDING the combined GDP there would be a USD900 billion gap between Indonesia with MALAYDESH and Singapore respectively.
      Things get even worse when we measure the economy in GDP PPP. Indonesia stands at around USD4 Trillion in PPP, whilst MALAYDESH at USD1,089 Trillion and Singapore at USD617 Billion. Even the combined GDP of the next three largest ASEAN nations (Thailand, Vietnam, and the Philippines) still couldn’t match Indonesia’s size. Within both PPP and Nominal GDP, no ASEAN nations are within the top 20 largest economies in the world, therefore none of them can qualify for the G20 membership with their GDP.
      ________________________________________
      2025 INDONESIA = 6th LARGEST ECONOMY IN THE WORLD BY GDP (PPP)
      1. Tiongkok – US$40,7 triliun
      2. Amerika Serikat – US$30,5 triliun
      3. India – US$17,6 triliun
      4. Rusia – US$7,19 triliun
      5. Jepang – US$6,74 triliun
      6. Indonesia – US$5,69 triliun
      7. Jerman – US$5,65 triliun
      8. Brasil – US$5,27 triliun
      9. Turki – US$3,91 triliun
      10. Meksiko – US$3,88 triliun
      11. Mesir – US$3,85 triliun
      12. Inggris – US$3,82 triliun
      13. Prancis – US$3,80 triliun
      14. Iran – US$3,74 triliun
      15. Pakistan – US$2,09 triliun
      16. Bangladesh – US$2,05 triliun
      17. Italia – US$2,04 triliun
      18. Vietnam – US$1,89 triliun
      19. Filipina – US$1,87 triliun
      20. Thailand – US$1,85 triliun
      Indonesia is the 8th largest economy in the world by GDP (PPP). It is also the largest economy in Southeast Asia

      Hapus
  76. Aset ANKA kita datang duluan versi UCAV MAHAL haha!🤑🚀🤑

    eittt ada Senjata RUDAL MAM L TERPASANG siap tembak aset seblah haha!🚀🔥🚀

    Panikkk warganyet kl haha!🥶😁🥶
    Anka Kosonk
    ⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
    https://facebook.com/story.php?story_fbid=122142534938708340&id=61571250201057

    BalasHapus
  77. KOCAK ....
    NGEMIS BATAL
    SEWA BATAL
    HORNET BATAL = BLACKHAWK BATAL
    -
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    NGEMIS 4x = BATAL HORNET KUWAIT
    -
    Sumber Berita Utama
    New Straits Times (NST): Laporan berjudul "Govt scraps plan to acquire Kuwait's used F/A-18 Hornets" yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
    Bernama: Kantor berita nasional Malaydesh yang melaporkan penggulungan perdebatan tingkat komite RUU Perbekalan Tambahan di Dewan Rakyat.
    Militarnyi & Defense Blog: Portal berita pertahanan internasional yang merangkum keputusan pemerintah Malaydesh berdasarkan laporan teknis dari TUDM.
    -
    Detail Konfirmasi Resmi
    Narasumber: Wakil Menteri Pertahanan Malaydesh, Adly Zahari.
    Forum Pernyataan: Sidang Dewan Rakyat (Parlemen Malaydesh) saat menjawab pertanyaan terkait anggaran pertahanan pada 26 Februari 2026.
    Landasan Keputusan: Keputusan formal dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari 2026, menyusul hasil evaluasi tim teknis TUDM yang dikirim ke Kuwait pada 11-27 November 2025.
    Alasan Teknis: Pesawat Hornet Kuwait (varian C/D) dinilai memiliki risiko logistik jangka panjang dan secara teknis lebih tua dari armada F/A-18D yang saat ini dioperasikan Malaydesh.
    ________________________________________
    Ringkasan Pernyataan Adly Zahari (Dewan Rakyat, 26 Februari 2026)
    -
    Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Adly Zahari, menyampaikan poin-poin krusial dalam sidang untuk menjawab ketidakpastian pengadaan jet tempur bekas tersebut:
    -
    Keputusan Akhir: Pemerintah Malaysia secara resmi membatalkan minat untuk mengakuisisi 33 unit F/A-18C/D Hornet dari Kuwait.
    Alasan Teknis & Logistik: Berdasarkan penilaian fisik tim TUDM pada November 2025, pesawat Kuwait memiliki konfigurasi perangkat keras dan lunak yang berbeda dengan Hornet Malaysia saat ini. Penyesuaian ini memerlukan biaya integrasi yang sangat besar dan waktu yang lama.
    -
    Faktor Usia: Temuan teknis menunjukkan bahwa armada Kuwait ternyata lebih tua secara usia kronologis dibandingkan armada F/A-18D Malaysia yang ada, sehingga tidak memberikan nilai tambah jangka panjang bagi kesiapan tempur.
    -
    Ketidakpastian Kuwait: Adanya penundaan dari pihak Kuwait yang tidak bisa melepas pesawat tersebut sebelum menerima unit pengganti (Super Hornet & Eurofighter) dari Amerika Serikat
    ________________________________________
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    BLACKHAWK = GAGAL
    Menteri Pertahanan, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin berkata, ia susulan pelanjutan kontrak oleh syarikat itu pada Oktober lalu selepas gagal mematuhi kontrak penyerahannya.
    "Oktober sudah berakhir. Tiada apa-apa (Black Hawks), tiada apa-apa.
    ---
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    LIGHT TWIN HELO = GAGAL
    The Procurement division of the Home Ministry issued two separate tenders for the supply and delivery of seven twin-engine utility and transport aircraft and five light twin engine helicopters for the police’s Air Wing. the tender for the five twin-engine helicopters has been canceled. Checks on the Eperolehan website today confirmed the cancelation

    BalasHapus
  78. AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE (ART):
    -
    🇮🇩 Indonesia
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.819 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 38,4 Miliar.
    -
    🇲🇾 Malaydesh
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.711 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 242 Miliar.
    -
    🇻🇳 Vietnam
    Jumlah Item (Tarif 0%): ± 1.550 - 1.600 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 180 - 210 Miliar.
    -
    🇹🇭 Thailand
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.425 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 85 - 110 Miliar.
    -
    🇵🇭 Filipina
    Jumlah Item (Tarif 0%): 1.200 - 1.350 Item.
    Komitmen Nilai ke AS: USD 35 - 55 Miliar.
    ________________________________________
    Transformasi Tata Kelola Data Digital
    -
    Strategi Indonesia (Proteksionisme Berbasis Regulasi):
    Pemisahan Data: Indonesia menerapkan pendekatan dikotomis dengan memisahkan secara tajam antara "Data Kependudukan" (Sovereign Data) dan "Data Komersial". Ini bertujuan melindungi privasi warga negara sambil tetap menjaga keran perdagangan tetap terbuka.
    Supremasi Hukum Domestik: Penggunaan UU PDP No. 27/2022 sebagai insting utama menunjukkan bahwa Indonesia ingin standar global mengikuti aturan internalnya. Ini memberikan posisi tawar bagi Indonesia untuk menolak transfer data jika tidak memenuhi standar keamanan nasional.
    -
    Strategi Malaydesh (Integrasi Digital Global):
    Liberalisasi Data: Melalui klausul "Facilitation of Digital Trade", Malaydesh memilih jalur integrasi penuh. Dengan melarang diskriminasi produk digital AS, Malaydesh memposisikan diri sebagai hub regional bagi perusahaan teknologi Amerika.
    Komitmen Internasional: Dukungan terhadap moratorium permanen bea masuk transmisi elektronik di WTO
    ________________________________________
    2. Rekonstruksi Kompensasi Ekonomi dan Investasi
    -
    Model Indonesia (Keuntungan Aset Statis):
    Inisiatif Divestasi: Keberhasilan mendapatkan 12% saham Freeport secara gratis adalah kemenangan politik-ekonomi yang besar. Indonesia fokus pada kepemilikan aset nyata (ekuitas) yang memberikan dividen jangka panjang tanpa harus mengeluarkan modal segar.
    -
    Model Malaydesh (Ekspansi Investasi Timbal Balik):
    Investasi Agresif: Komitmen USD 70 miliar di AS selama 10 tahun adalah langkah berisiko tinggi namun strategis. Malaydesh tidak hanya menjadi penerima modal, tetapi menjadi pemain global yang menanamkan pengaruhnya di ekonomi domestik AS.
    ________________________________________
    3. Paradigma Kedaulatan Sumber Daya Alam (SDA)
    -
    Pendekatan Indonesia (Nasionalisme Ekonomi):
    Dominasi Kepemilikan: Dengan 63,23% saham PTFI, Indonesia menggeser peran dari sekadar regulator menjadi pengendali operasional dan finansial. Ini adalah perwujudan langsung dari Pasal 33 UUD 1945 mengenai penguasaan negara atas kekayaan alam.
    Mandat Hilirisasi: Kepemilikan mayoritas ini memastikan kebijakan hilirisasi (seperti pembangunan smelter) tetap berjalan sesuai agenda nasional tanpa hambatan dari pemegang saham asing.
    -
    Pendekatan Malaydesh (Kolaborasi Strategis Mineral Kritis):
    Sistem Tinjauan Bersama: Melalui klausul 5.2.3 ART, Malaydesh memilih jalur kolaboratif dalam mengelola mineral kritis (seperti tanah jarang). Malaydesh menyadari keterbatasan teknologi dan modal, sehingga mereka berbagi beban pengawasan dengan AS untuk memastikan standar lingkungan dan keamanan terpenuhi.
    Dualisme Kekuasaan: Malaydesh menghadapi kompleksitas hukum antara kekuasaan Federasi dan Negara Bagian terkait royalti

    BalasHapus
  79. KLAIM CASH = 🦧GORILA HUTANG ASET MILITER
    -
    1. 🇹🇷 Turki (LMS Batch 2)
    Model: G2G (Antar Pemerintah) via SSB.
    Bunga: 4% – 6% (Fixed/OECD CIRR).
    Tenor: 10 – 15 Tahun.
    -
    2. 🇰🇷 Korea Selatan (Pesawat FA-50)
    Model: Hybrid (Kredit KEXIM & Barter CPO 50%).
    Biaya: Management Fee sangat rendah (0,10% - 0,50%).
    -
    3. 🇬🇧 Inggris (Standar UKEF)
    Syarat: Wajib DP 15% (Standar OECD).
    Bunga: Stabil, mengikuti National Loans Fund.
    -
    4. 🇨🇳 China (LMS Batch 1)
    Model: 100% Kredit Ekspor (China Eximbank).
    Bunga: Sangat murah (3,5% Fixed).
    Tenor: 10 Tahun.
    -
    5. 🇵🇱 Polandia (Tank PT-91M)
    Model: DP 15% + Barter CPO (30-40%).
    Tenor: 10 Tahun cicilan.
    -
    6. 🇩🇪 Jerman (Kedah-Class)
    Model: Kredit Komersial dijamin negara (Euler Hermes).
    Pendana: Deutsche Bank & Konsorsium.
    -
    7. Kredit Sindikasi (Proyek LCS)
    Model: Konsorsium Bank Domestik/Intl (Skala Masif).
    Bunga: 6% (Saldo Menurun).
    Tenor: 15 Tahun (Akibat penundaan proyek)..
    --------------
    BUKTI HUTANG BAYAR HUTANG
    BUKTI PRANK 🦧GORILA ....
    -
    🦧GORILA KLAIM SHOPPING CASH = 2018-2026 .....
    -
    HUTANG BAYAR HUTANG
    HUTANG BAYAR HUTANG
    HUTANG BAYAR HUTANG
    -
    Daftar tren "Hutang Bayar Hutang" Malaydesh dari tahun 2018 hingga proyeksi 2025 berdasarkan data Kementerian Kewangan Malaydesh (MOF) dan Jabatan Audit Negara:
    -
    2018: FASE "OPEN DONASI"
    Pemerintah meluncurkan Tabung Harapan Malaydesh untuk mengumpulkan sumbangan rakyat guna membantu membayar utang negara yang menembus angka RM1 triliun (80% dari PDB).
    -
    2019: 59% HUTANG BAYAR HUTANG
    Laporan Ketua Audit Negara mengungkapkan bahwa 59% dari pinjaman baru digunakan hanya untuk melunasi utang yang sudah ada (gali lubang tutup lubang).
    -
    2020: 60% HUTANG BAYAR HUTANG
    Ketergantungan meningkat; hampir 60% pinjaman baru dialokasikan untuk membayar utang lama, memicu kekhawatiran karena anggaran pembangunan semakin terhimpit.
    -
    2021: 50,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Dari total pinjaman baru sebesar RM194,55 miliar, sebanyak RM98,05 miliar digunakan untuk pembayaran kembali prinsipal utang yang telah matang.
    -
    2022: 52,4% HUTANG BAYAR HUTANG
    Realisasi pembayaran prinsipal mencapai RM113,7 miliar. Total pinjaman meningkat 11,6% dibandingkan tahun sebelumnya akibat pemulihan pascapandemi.
    -
    2023: 64,3% HUTANG BAYAR HUTANG
    Persentase tertinggi dalam periode ini. Dari total pinjaman kasar RM226,6 miliar, sebesar RM145,8 miliar lari ke pembayaran utang lama.
    -
    2024: 58,9% HUTANG BAYAR HUTANG
    Pemerintah mulai melakukan konsolidasi. Pinjaman digunakan untuk melunasi utang matang sebesar RM121,3 miliar dari total pinjaman RM206 miliar.
    -
    2025: 58% HUTANG BAYAR HUTANG
    Berdasarkan Tinjauan Fiskal 2025, pemerintah memproyeksikan pinjaman kasar sebesar RM184 miliar, di mana RM106,8 miliar disiapkan untuk membayar prinsipal utang matang.
    -
    2026 = HUTANG BAYAR HUTANG
    Dokumen Resmi Pemerintah (Kementerian Kewangan Malaydesh - MOF)
    Data utama berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan bersamaan dengan pembentangan anggaran negara:
    Laporan Tinjauan Fiskal 2025 & 2026: Memuat angka proyeksi pinjaman kasar (gross borrowing) dan alokasi pembayaran kembali prinsipal utang yang matang.

    BalasHapus
  80. FAKTA... 🤭🤭🤣🤣🤣

    MALAYSIA
    3 UNIT ANKA S MARITIM CASH


    INDIANESIA
    1 UNIT SAHAJA ANKA S BASIC itu pun hasil NGUTANG... 🙏🙏🤣🤣

    BalasHapus
  81. Terbang konon 1000km, tapi radar hanya 100mil laut..🤣🤣😂🤪

    Jadi tak nampak 150mil ke depan musuh malaydesh sudah tembakkan rudal..🤣🤣😂🤪🤪

    BalasHapus