11 November 2020

Progres Sertifikasi Pesawat N219 di Hari Pahlawan

11 November 2020

Pesawat N219 (all photos : PTDI)

Pesawat N219 karya anak bangsa merupakan hasil kerjasama PTDI dan LAPAN yang pada tanggal 16 Agustus 2017 telah melakukan uji terbang perdana dan pada tanggal 10 November 2017 bertepatan dengan Hari Pahlawan diberi nama Nurtanio oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sampai dengan saat ini masih menjalani serangkaian pengujian sertifikasi.

Proses sertifikasi merupakan proses penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan karena akan digunakan oleh pengguna dan masyarakat umum. Kepala Program N219 PTDI, Palmana Banandhi menyatakan bahwa PTDI menggunakan dua prototype pesawat untuk mempercepat proses sertifikasi uji terbang, dimana dua pesawat ini memiliki misinya masing-masing.

Prototype pesawat pertama N219 Nurtanio menjalani serangkaian pengujian yakni menyelesaikan pengujian aircraft performance, karakteristik kestabilan dan pengendalian dan uji terbang struktur pesawat, sedangkan prototype pesawat kedua N219 Nurtanio digunakan untuk pengujian sub sistem pesawat, seperti avionic system, electrical system, flight control dan propulsion.

“Dengan penggunaan dua prototype sebagai wahana sertifikasi uji terbang, maka kegiatan flight test bisa dioptimalkan karena tidak hanya bertumpu pada satu pesawat. Ini memungkinkan bisa tercapai Type Certificate di akhir tahun 2020”, jelas Palmana Banandhi.

Type certificate adalah sertifikasi kelaikan udara dari desain manufaktur pesawat. Sertifikat ini dikeluarkan oleh otoritas kelaikudaraan sipil, dalam hal ini yang berwenang di wilayah Indonesia adalah Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Palmana Banandhi menambahkan bahwa Prototype pesawat pertama (Prototype Design 1) N219 Nurtanio telah menjalani Flight Cycle sebanyak 231 cycle dan Flight Hours sebanyak 256 jam, sedangkan Prototype pesawat kedua (Prototype Design 2) N219 Nurtanio telah menjalani Flight Cycle sebanyak 139 cycle dan Flight Hours sebanyak 170 jam.

Direktur DKPPU Kementerian Perhubungan RI, Dadun Kohar mengatakan, proses sertifikasi pesawat terbang N219 diantaranya meliputi pemeriksaan technical documents, ground test, flight test, dan conformity process. Proses conformity diperlukan untuk memastikan as design sama dengan as built dari pesawat terbang tersebut.

Pemeriksaan technical documents, kata dia, dilakukan dengan mengacu kepada CASR Part 23 terkait pemenuhan persyaratan design yang dilakukan oleh PTDI untuk pesawat 19 penumpang itu.

“Begitupun dengan Test Flight yang dilakukan, untuk memperoleh data-data yang diperlukan. Data akan digunakan sebagai salah satu syarat CASR Part 23,” jelas Dadun Kohar.

Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro mengungkapkan pesawat N219 secara khusus dirancang untuk dapat mendukung program Jembatan Udara sesuai dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang Dari Dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan. Pesawat N219 dapat menjangkau daerah dengan kondisi georafis berbukit-bukit dengan landasan pendek dan tidak dipersiapkan.

Produksi awal pesawat N219 akan dibuat 4 unit pesawat N219 dengan menggunakan kapasitas produksi yang saat ini tersedia, untuk selanjutnya PTDI akan melakukan upgrading fasilitas produksi dengan sistem automasi pada manufacturing, sehingga secara bertahap kemampuan delivery akan terus meningkat sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Produksi pesawat N219 dimulai dari 4 pesawat per tahun. Tapi untuk memenuhi market share akan dilakukan upgrading fasilitas produksi dengan sistem automasi”, tegas Elfien Goentoro.

Pesawat N219 juga nantinya akan dikembangkan menjadi pesawat amphibi yang dapat lepas landas dan mendarat dari darat maupun dari permukaan air.

“Inovasi dari pesawat N219 nantinya akan dikembangkan menjadi varian amphibi, akan mengurangi biaya infrastruktur untuk pembuatan bandara”, tambah Elfien Goentoro.

Pesawat N219 versi amphibi akan dapat lepas landas di bandara yang minim infrastruktur, sehingga diharapkan dengan inovasi transportasi udara tersebut, kedepannya semua tujuan destinasi pariwisata dapat dicapai dengan menggunakan pesawat N219 amphibi.

(Press Release PT DI)

154 komentar:

  1. Alman Helvas
    @AHelvas

    Indonesian still has commitment to acquire more Kaplan MT. It has plan to buy a few dozens Kaplan MT until next decade. If fund approve, it will be the second batch order for this medium tank. It's not clear yet whether it will procure on a single batch or more than one batch.

    BalasHapus
  2. Mantul PT.DI..SEMOGA N219 BUATAN DALAM NEGRI BISA SEGERA MEMBUAT VERSI AMPHIBI DAN MILITERNYA...👍👍

    Baca juga utk @Gempurwira 👇👇👇 ..cukup kcr60 utk menenggelamkan kapal frigate lekiu dan salah potong class...😂🤣😅

    (Sekilas Info)

    New ERA KCR 60M

    Setelah merasa kurang puas dengan performa Combat Systems asal China, maka untuk KCR batch 2, 3 dan seterusnya diharapkan menggunakan produk keluaran Terma asal Denmark.

    Ini merupakan kesuksesan kedua Terma setelah sebelumnya berhasil meyakinkan pihak Indonesia untuk menyediakan sistem manajemen pertempuran bagi Future Frigate TNI AL

    Dalam ajang Pameran Pertahanan dan Maritim IMDEX 2019 yang berlangsung di Singapura. Jens Maaloe, president and CEO, Terma Group menyebutkan, bahwa ini pertama kalinya Terma mendapatkan kontrak pengadaan terbesar dan komplit untuk solusi di kapal perang Indonesia. Terma nantinya akan memasok paket lengkap C-Series Combat Suite untuk empat kapal KCR-60 M.
    Cakupan pasokan untuk masing-masing kapal akan mencakup C-Flex Combat Management System, SCANTER 4603 X-Band radar, C-Guard Decoy Launching System, C-Fire Electro Optical Fire Control System, dan juga Terma akan berperan sebagai Combat System Integrator (CSI) untuk sensor & sistem persenjataan kapal. Untuk persenjataan KCR-60M memakai Kanon Bofors 57 mm MK3 yang dipasok oleh BAE System & rencanya juga dilengkapi dengan rudal anti kapal Exocet MM 40 Block 3 menggantikan rudal andalan sebelumnya C-705.

    Sumber:
    https://www.terma.com/press/news-2019/terma-awarded-contract-for-complete-c-series-combat-suite-for-kcr-60-vessels-of-the-indonesian-navy/?fbclid=IwAR23oW9Iw9XpP7ibODQEgietYcouniN2MSUlvMtZCapM1uHcCDrT8N9L4AA

    https://www.navalnews.com/naval-news/2019/08/bae-systems-57mm-gun-systems-selected-for-indonesias-new-kcr-60m/?fbclid=IwAR3mM7LTIfxJArx1zgECe39yHDkwrf6rt2tT24GcA9GJrJ6Y3katcSiTZvQ

    #IDR_Raphtalia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow radarnya lebih bagus dari Kelas Fatahilah, kecil2 cabe rawit ini.

      Hapus
    2. Benar tu brada kecil kecil cabe rawit....gk terlalu besar kapalnya tpi senjatanya lbh dr lengkap u kapal sekelas KCR

      Hapus
    3. Berita shahih ini mesti hoax sahaja kata fansboy awam Malonnyetnyot😀

      Hapus
  3. Terus semangat PT DI demi jembatan udara.
    Kita tunjukan ke dunia kemampuan hasil kerja keras kita.
    Bravoo..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tetap di bawah kelasnya dgn aircrod si tukang bengkel herky terbaik di dunia😀

      Hapus
  4. Syarat kapal perang jenis Frigate utk TNI AL diantaranya harus spt ini 👇

    " "Dan terakhir adalah perubahan fisik kapal, bisa saja kapal itu bentuknya kayak kapal ikan tapi didalamnya ada peluru kendali," jelas Didik."

    Maksudnya gimana itu ya.? Gagal paham maning inyong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. KCR seukuran kapal ikan, tapi ada "R"nya..

      Hapus
    3. Kalau bentuknya seperti kapal ikan, bakal jadi salah satu Frigat terlambat di dunia.
      Contoh nyata: Rio Damuji-class frigate

      Hapus
    4. Kemudian TNI AL diharuskan mempunyai kapal perang berkecepatan tinggi.

      Ketiga, (kapal) dengan kecepatan tinggi. kata didik.

      *Harus berkecepatan tinggi katanya!

      Hapus
    5. Duh, 15 Knot buat sekelas PC aja ga cocok

      Hapus
    6. Pernah dulu dibabar dalam konteks "ghoib": truk niaga, kereta api sipil dan kapal niaga tetapi di dalamnya R

      Hapus
  5. Pesawat terbang yaa harus bisa terbang lah,
    Masa pesawat tempur grounded mulu di darat,
    Itu pesawat apa angkot?
    Kapal selam yaa harus bisa nyelam lah,
    Masa ngmbang kya tai,
    Kapal frigat yaa harus bisa berlayarlah,
    Masa dikasih balon kuning trus didiemin berkarat digalangan sampe busuk.

    BalasHapus
  6. 5 top universities can design aircraft PTM Gen6 without windtunnel. Because the plane will be used by darth vadder in nowhere planet.

    To check the stability they just need another tunnel, called asstunnel. That’s why PTMGen 6 is invisible on earth.


    Wakakakak

    BalasHapus
  7. https://zonajakarta.pikiran-rakyat.com/internasional/amp/pr-18932800/indonesia-kalap-borong-alutsista-angkatan-perang-malaysia-malah-disuruh-berhemat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wartawannya pasti formiler DS..

      😂😂😂😂😂

      Hapus
    2. Hayoo ngaku siapa yang kerja di forum ZN dimari 😂

      Hapus
    3. Kadang-kadang Mimin ambil posting berita sumbernya Zona Jakarta.

      Jangan-jangan mimin yg kerja di media Zona Jakarta.. Ngaku dech Min..

      Wkwkwkwkwkwk..

      😂😂

      Hapus
    4. Pasti dia pantau di sini jga, 'bahasanya' kok seragam dgn rumpian formilan di sini🙄

      Hapus
  8. Pesawat N219 dapat menjangkau daerah dengan kondisi georafis berbukit-bukit dengan landasan pendek dan tidak dipersiapkan.

    Nah itu alasannya pake rear tail model begitu sesuai dengan hasil google yg membahas beda beda bentuk tail sayap belakang mulai dari posisi sejajar sayap depan, di tengah dan diatas ekor.

    Mantap gak perlu landasan khusus dan sesuai kontur fisik Asean 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan bentar lagi ada versi amfibinya 🙌🏻

      Hapus
    2. http://what-when-how.com/flight/tail-designs/

      The lifting of the horizontal stabilizer also exposes the lower part of the vertical stabilizer, as well as the rudder, to undisturbed airflow. Undisturbed airflow on the rudder is important, particularly in the recovery from spins.

      Cocok buat melewati lembah2 dan bukit2 pegunungan yg posisi anginnya saling bertabrakan menabarak dinding bukit yang berpotensi menimbulkan "DISTURBED AIRFLOW" alias angin gak beraturan tidak seperti kontur negara jazirah dan Eropa yg cenderung "mendatar" tidak banyak sisi bukitnya.

      Hapus
  9. Didik kata kapal perang yang dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan Indonesia harus mempunyai ciri-ciri khusus.

    "Pertama kapal harus minim awak."

    Kedua, pengumpul data intelijen, jadi kapalnya sangat cerdas (sistem dan sensor) dilengkapi dengan peralatan, dengan berjalan saja sudah mendapatkan data-data yang berada di daerah yang dilewati, "ujar Didik.

    Kemudian TNI AL diharuskan mempunyai kapal perang berkecepatan tinggi.

    Ketiga, (kapal) dengan kecepatan tinggi. kata didik.

    "Dan terakhir adalah perubahan fisik kapal, bisa saja kapal itu dalam bentuknya, kapal ikan tapi didalamnya ada peluru kendali," jelas Didik.

    Sudah jelas dan gamblang seperti apa kapal perang yang dibutuhkan TNI AL kedepannya.

    *Yang keempat bikin reader gagal paham, frigat model kapal ikan itu maksudnya gimana ya ....

    Mau tanya nih Iver, Arrowhed 140, Fremm, Belharra, Omega, 30FMM/30DX dari kapal-kapal ini menurut kalian yang mana spesifikasinya mendekati ????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga ada.

      Berarti mo ambil Rio Damuji class....😂😂😂😂

      Hapus
    2. Mungkin salah kasih penjelasan 😂

      Hapus
    3. "BISA JADI" hah kalo gitu berarti ga pasti bentuknya kayak kapal nelayan, syukurlah kalo gitu 🤦🏻‍♂️

      Hapus
    4. Iki tebakan ada hadiah pulsane ora......yen borongan mah memeng le mikir 🙄

      Hapus
    5. Kira-kira begini kisi2nya :
      1. Minim awak: fregatnya menerapkan otomatisasi yg tinggi 👉 hanya iver yg dari awal didesain dg tingkat otomatisasi tinggi aka minim awak (dibanding omega atau 30FFM) 👉 tapi awak yg sedikit tetap ada pro-kontranya (AL yg pernah mengalami pahitnya pertempuran laut cenderung mempertahankan jumlah awak yg lebih besar) 👮👮👮👮

      2. Pengumpul data intelejen 👉 menyiratkan desain I-mast dan semua fregat yg ditawarkan sdh pake I-mast 🗼

      3. Kecepatan tinggi 👉 bisa arti nya AL berpaling ke produksi CODOG (kombinasi diesel atau gas turbin) 👉 pilihan Propulsi bersifat customized, tapi ini tidak berlaku utk iver yg pake propulsi CODAD (komninasi diesel dan diesel) 👉 Iver gak pake propulsi turbin gas karena akan menyimpang dr desainnya sbg fregat yg low cost 👉 tapi uniknya ketika 4 mesin diesel dipake semua, dia bisa ngebut smp 30 knot 😨😱

      4. Perubahan fisik kapal 👉 ini yg membingungkan 👉 apakah benar-benar ada perubahan fisik kapal yg tidak umum 👉 kalo iya berati : Belharra yg model haluannya tidak umum. Tapi bisa juga maksutnya, kapal ini diambil dari basis kapal dagang 👉 memgarah ke Iver. Tapi bisa juga maksutnya, kapal ini memiliki RCS yg rendah, seukuran blip kapal ikan kalo tampil diradar 👉 di antara : iver, omega, belharra dan 30ffm ---> iver yg rcs nya paling besar 🚤🛳⛴️

      Hapus
    6. 👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻

      Hapus
    7. Kalo kapal jepang mungkin akan ditawarkan dg harga yg rendah sbg pemikat 👉 tapi "jebakan" life cycle cost dan sparepart yg tinggi harus diperhitungkan dg cermat 🤔

      Hapus
    8. Lihat saja nanti tawaran kerjasama JAPAN bakal diterima atau tidak, tapi penawaran ini yang paling menarik saat ini 👌🏻

      Hapus
    9. Nyuwun hadiah kanggo bang Jack ae 😂

      Hapus
    10. 30FFM bukannya didesain buat awak minim juga karena masalah perekrutan di JMSDF?

      Kalau masalah bentuk lambung, Belharra sebenarnya menggunakan bentuk klasik dengan penambahan bulbous bow buat sonar dan efisiensi pelayaran. Yang tidak umum buat laut lepas sebenarnya Zumwalt.

      Hapus
    11. Kalo kapal LCS di Asean malah sama sekali ga ada blip di radar...istimewah sangat

      Hapus
    12. Oooh iya, saya kurang update ttg fregat 30FFM rupanya.....@mas IRS

      Ttg otomatisasi yg tinggi pd 30FFM agak menyimpang dari tradisi mempertahankan jumlah abk yg besar pada kapal kombatan utama AL jepang (spt juga pada kombatan utama usa, inggris, jepang, belanda, jerman dll)

      Tapi memang ada alasannya krn desainnya disana 30FFM dirancang sbg kapal kombatan lapis kedua utk pertahanan "perairan sisi dalam" (spt peran KCR-60 tapi lebih kompleks) dan punya tugas tambahan sbg kombatan utk misi keluar negri shg kapal2 kombatan lapis pertama tetap bisa tinggal utk menjaga perairan jepang.

      Jadi setelah menyimak desain 30FFM ini, aku kok makin yakin kalo dia (pada kondisi original 👉 semua sewaco pake buatan jepang) ga akan dipilih sbg fregat andalan AL

      Hapus
  10. Syukur deh cuma "bisa jadi" berarti ga pasti bentuknya kayak kapal nelayan 🙏🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapal nelayan cocok LeMaS punya Malon.. 15hari meronda di laut gantiin Kapal Black Pearl Jack Sparrow buat melawan Van Der Decken Flying Dutchmann..

      Wkwkwkwkwkwkwk

      😂😂🤣🤣

      Hapus
    2. " bisa jadi" itu cma perumpamaan aj brada...kapal perang y ttp kapal perang...mungkin yg d maksud bentuk kapalnya sederhana, minimalis,slim...tapi senjata yg d bawa komplit penangkal udara permukaan dan bawah air....seperti kapal destroyer rusia sederhana sih bentuknya tpi bnyk d takutu negara negara lain termasuk US...bawaan senjatanya komplit abis

      Hapus
    3. Kapal nelayan itu seperti LMS malon wkwkwk

      Hapus
    4. Kapal nelayan kampung di China 😁

      Hapus
  11. N219+versi amphibi, jika tuntas tes dan sertifikasi, maka pasar telah menunggu. Order bisa jadi dari institusi atau pribadi. Prospek N219 cerah, karena:

    >Ada 17.000 pulau,
    >2jt km2 daratan, 3jt km2 lautan,
    >Negara Maritim sesungguhnya!
    >Archipelago sesungguhnya!

    Bravo N219!
    👍👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang ada negara maritim dan sok mengclaim diri sebagai negeri maritim ya?

      Hapus
  12. Makin kesian indon destroyer kih kih

    BalasHapus
  13. Semoga cepat laku..xavier sarafnya kena..jangan dihirauin

    BalasHapus
  14. serius bro...design pesawat ni HODOH...tapi ya la sesuai dengan harga dan kualiti yang sangat MURAH..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awas jangan kaget ya @pur kalo perusahaan2 di negerimu order pesawat ini.

      Kita lihat saja!😂😂

      Hapus
    2. Lu bilang bodoh...negara lo aj gk bisa buat yg sederhanasprti ini...siapa yg lebih bodoh....ngaca y pur

      Hapus
    3. Gak semua negara bisa buat peswat spt ini pur??

      Malon aja gak bakal mampu

      Hapus
    4. Beruk gempur telan ludah sendiri,sembang dan mengutuk tapi malon telah beli 8 biji CN-235 buatan Indonesia,makan tuh tokaimu lon wkwkwk

      Hapus
  15. kipas pesawat saja kecil... aneh....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika dibanding Aludra/Nyamok,
      bagai langit dan bumi. Apalagi ptm6 2 thn je!

      Jelas beda bro!

      😂😂😂😂😂😂😂😃

      Hapus
    2. Malon dah bisa bina apa pur

      Hapus
    3. LOL.. kipas nya mo segede apa pur.. segede kincir PLTU kah.. 🤣🤣🤣

      Hapus
    4. Kipas di jadiin ukuran, goblok tolol pantrsan negaranya ga maju maju , mau kipas kecil kekgede kek yg penting engine thrust vectornya buduh ! bebal sangat otak malon.

      Hapus
    5. Jepun aja gk bisa buat seperti ini goblok,jgn sembang kau ruk

      Hapus
    6. Malon makin iri aja klo RI aneh,

      Buat peswat sndri pur klo malon samggup.nnti biar kita bully

      Hapus
  16. Nie propaganda ini indon.. Tulis berita, gosip, bahas, sembang kencang, meroyan, konon beli padahal cuma cakap cakap jer, last cancel tak de wang kah kah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ☝️☝️☝️sibencong homeless lagi berucap 😀😀

      Hapus
  17. Jika pengembangan dan pemasaran N219 sukses, naka SDM PTDI akan sangat percaya diri tuk lanjut next level.

    IMO, sebaiknya langsung lompat ke 80 penumpang saja, kolaborasi dgn RAI bikin NR80. Karena N245 beda tipis dgn CN235 yg sudah dikuasai. Biar lebih hemat waktu.

    NR80 perlu tuk mengimbangi C295.
    Krn PTDI hanya akan jadi tukang jual dan tukang rakit saja tuk C295 krn kita tidak ikut andil dalam desain awal.

    Lanjut!
    👍

    BalasHapus
  18. Kalau nak tau indon partai gagal ni, hakikatnya macam tengok video gisel, melancAp tak henti tanpa menghenjut kih kih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ☝️☝️sibencong homeless lagi berucap 😀😀

      Hapus
  19. Tapi sebenarnya tak salah indon secara keseluruhan, cume salah salah Xie jie ping jer🙂halu tak de bukti

    BalasHapus
  20. Indon ada maju kalau lepas 2024 dan jauh dari xie jie ping, kalau tak macam somalia dan lancap gisel

    BalasHapus
    Balasan
    1. ☝️☝️sibencong homeless and street walker baru berucap 😀😀

      Hapus
  21. Indon ter imajinasi maianan gerudi gisel main atas perut

    BalasHapus
    Balasan
    1. ☝️sibencong ahlul sodomi, homeless and street walker baru berucap 😀😀

      Hapus
  22. Gank malon....tidak bisa buat drones apalagi pesawat sebaik ketepi dekat tandas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada ngiri tu om....ane jalan2 ke BLOG MDR isinya orang orang yg cma ngeluh doang gk ada asa atau semangat...pantes gempur sering mampir sini xixixix

      Hapus
    2. Netizen MDR hopeless semua mengutuk kerajaannya sendiri wkwkwk

      Hapus
  23. MARGONO2 November 2020 08.12
    Aku juga sebel banget bieb,dia kalau tidur punya kebiasaan susupkan,jemarinya di g string aku, mana aku punya kulit sensitif banget, ya terang sang berat terus

    Balas

    Xavier 3 November 2020 11.29

    Ayo dita goyang yang sexy, biar makin gendeng halu nya, destroyer Jepang, iver, sejuta Rafale, seribu kapal selam ternyata balik lagi minus 3 dan naikkan jalan tol wakakakaka

    Xavier5 November 2020 11.33

    Rumpi kok rumpi ngayal, kebanyakan sabun dan makan sabun kayaknya atau halusinasi di padang pasir yg tandus wakakakaka jajaja

    Balas
    .....................

    Si pecundang balik lagi gaes 👍🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kali ini ganti nama jadi xavier, luar biasa si pecundang

      Hapus
    2. Biarin aj om...ntu orang mmg gila gk usah d gubria ntar kan mati sendiri

      Hapus
    3. Kita bahas apa yg dia tulis ap gk nyambung kan....orang gila lepas tu dr RSJ

      Hapus
    4. Udah dibilangin jangan panggil saya om!!

      Hapus
    5. Kabur dari RSJ Menur paling 😂

      Hapus
    6. Om-om identik untuk orang diatas 30 tahun sedangkan saya masih 20an 🤦🏻‍♂️

      Hapus
    7. Asuwandaru ahlul sodomie om memang gtu typicalnya😀

      Hapus
  24. Xavier2 November 2020 08.12
    Aku juga sebel banget bieb,dia kalau tidur punya kebiasaan susupkan,jemarinya di g string aku, mana aku punya kulit sensitif banget, ya terang sang berat terus

    Balas

    Xavier 3 November 2020 11.29

    Ayo dita goyang yang sexy, biar makin gendeng halu nya, destroyer Jepang, iver, sejuta Rafale, seribu kapal selam ternyata balik lagi minus 3 dan naikkan jalan tol wakakakaka

    Xavier5 November 2020 11.33

    Rumpi kok rumpi ngayal, kebanyakan sabun dan makan sabun kayaknya atau halusinasi di padang pasir yg tandus wakakakaka jajaja

    Balas
    .....................

    Si pecundang balik lagi gaes 👍🏻

    BalasHapus
  25. Xavier2 November 2020 08.12
    Aku juga sebel banget bieb,dia kalau tidur punya kebiasaan susupkan,jemarinya di g string aku, mana aku punya kulit sensitif banget, ya terang sang berat terus

    Balas

    Xavier 3 November 2020 11.29

    Ayo dita goyang yang sexy, biar makin gendeng halu nya, destroyer Jepang, iver, sejuta Rafale, seribu kapal selam ternyata balik lagi minus 3 dan naikkan jalan tol wakakakaka

    Xavier5 November 2020 11.33

    Rumpi kok rumpi ngayal, kebanyakan sabun dan makan sabun kayaknya atau halusinasi di padang pasir yg tandus wakakakaka jajaja

    Balas
    .....................

    Si pecundang balik lagi gaes 👍🏻

    BalasHapus
  26. Xavier2 November 2020 08.12
    Aku juga sebel banget bieb,dia kalau tidur punya kebiasaan susupkan,jemarinya di g string aku, mana aku punya kulit sensitif banget, ya terang sang berat terus

    Balas

    Xavier 3 November 2020 11.29

    Ayo dita goyang yang sexy, biar makin gendeng halu nya, destroyer Jepang, iver, sejuta Rafale, seribu kapal selam ternyata balik lagi minus 3 dan naikkan jalan tol wakakakaka

    Xavier5 November 2020 11.33

    Rumpi kok rumpi ngayal, kebanyakan sabun dan makan sabun kayaknya atau halusinasi di padang pasir yg tandus wakakakaka jajaja

    Balas
    .....................

    Si pecundang balik lagi gaes 👍🏻

    BalasHapus
  27. Lah muncul lagi xavier... 🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. ☝️asuwandaru sibencong itu om, ahlul sodomi, homeless and street walker baru berucap 😀😀, memang dia gantungkan hidupnya jadi buzzer sejati cantrik temple Hambalang 😀

      Hapus
  28. TNI AL tangkap 3 kapal pencuri ikan dr malaysia di selat malaka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah loo, blm yg jadi bandar sabu from Malaya, menggurita.

      Hapus
  29. Meanwhile

    https://asia.nikkei.com/Economy/Philippines-GDP-slump-eases-to-11.5-in-Q3

    Philipina Q3 minus 11.5 persen. 😳

    https://asia.nikkei.com/Economy/Malaysia-GDP-plunges-record-17.1-in-Q2-under-pandemic-pressure

    Malaysia -17 persen di Q2. Kita lihat di Q3 makin minus atau membaik.

    Indonesia ?

    The IMF projection is largely in line with the government’s estimate for a full-year contraction of 0.6 percent to 1.7 percent made in late September, down from GDP growth of 5.02 percent in 2019.

    Minus 1.7 persen sih gw bilang udah ajaib melihat kondisi covid gini.

    Kita lihat akhir Oktober atau December ini karena melihat rupiah makin kuat sedunia saat ini plus aliran modal masuk gede banget versi IHSG rasanya kalau gini terus akhir tahun bisa minus 0.5 percent. Mudah2an 🙏

    Yg jelas sesuai prediksi IMF. Philipina dan Thailand yg paling kerasa imbasnya nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lha iya mas, ditempat ane slot produksi sampek Sept'21 dah penuh..dan ini orderan dari US masuk terus tiap hari.

      😁

      Lha piye iki... bahkan Bagian Produksi ampun ampunan kerja lembur/3 shift..😁

      Hapus
    2. Yang cuman ngeluh & nyamar komen ala KL mungkin nasibnya ga sebagus ane yaa, makanya komen dengki terus tiap hari..

      Malah numpuk penyakit, kesian...😁😁😂

      Hapus
    3. Rupiah sekarang hajar dollar Singapore 👍🏻

      Hapus
    4. Akibat omnibus law orderan makin meningkat dan investor pada antri mau masuk 👍

      Hapus
    5. Ru..ndaru
      Ditempat ane ga ngaruh ruu, malah malah orderan rame ruu..

      Hwakakakakak...
      Nasibmu nyungsep ya ruu?

      Kesiaan...makanya tobat ruu, biar hidup situ barokah.

      Lha situ dengki, nyinyir mulu tiap hari, mana mau rejeki datang ke situ.

      😛

      Hapus
    6. Sama boss pedang.

      Waktu Agustus maren saat imbas awal copit inventory kisaran 45ribu ton. Per hari ini sisa seribu ton dan sales minta speed up lagi bagian produksi. Ini orang logistik udah tiap hari pulang malem muluk ngirim barang. Heran aja Agustus segitu langsung drastis tinggal serebu ton doang.. kita di pabrik malah bingung sendiri liat fenomena keanehan ini 😂😁🤣

      Hapus
    7. Klo menurut ustadz Danu, type seperti asuwandaru, gempurwaria, xxavier Malon akan mudah kena sakit jantung dan stroke😁

      Hapus
  30. Biar la indon kocok kocok gisel banding halu destroyer KIH kih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaahhh cara malon lebih kasar....Ms. moskow dikawinin sesaat, sesudah hamil ditinggal.....basi lah kaw angkat isu itu....

      Hapus
  31. Bentar lagi nilai tukar rupiah terhadap dolar ada di nilai 14,100 👍🏻

    BalasHapus
  32. Kenapa ga ada wingtip atau winglet nya ya ? Katanya kalau pakai wingtip bisa menambah gaya lifting dan menambah kestabilan pesawat dan menghemat konsumsi bahan bakar kata salah satu blog 🤔

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ane udah pernah tanya itu, & dijawab, dengan design saat ini sudah cukup efisien, dan justru akan nambah cost jika diubah pake wingtip/let.

      NC-212 terbaru pake wingtip mungkin karena load yg bisa dibawa juga lebih besar, secara dia pake rampdoor buat angkut barang.

      Kalo 219 ini kan design hanya buat penumpang.

      Hapus
    2. Terima kasih Bang, cuma masuk akal sih kalo ada wingket lebih stabil dantambah cute 😋

      Hapus
    3. Yup, Herky J yang pake winglet emang keliatan lebih keren juga..😁

      Hapus
  33. Gue masiiiihhj ingaatt tentang


    Three Yelloooowwww balloooooonnnn


    Wakakakak

    BalasHapus
  34. Gempur...

    Saya mau tanya mobil terbang Kipas buatan malon kelanjutannya gimana?

    Wkwkwkwkwwkwkw

    https://m.liputan6.com/otomotif/read/4115432/mobil-terbang-pertama-malaysia-ternyata-buatan-cina

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuma stampal stiker dong kalo begichu wkwkwk

      Hapus
    2. MALON Tiada berpisah dengan STAMPAL STICKER..

      Wkwkwkwkwkwkwkwk...

      Hapus
  35. Gempur...

    Saya mau tanya TANK STRIDE SEDOT TINJA DEFTECH, TAMING SARI ROTI kelanjutannya gimana?

    Wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kabarnya dah berjaya di eksport ke planet namex bung wkwkwk

      Hapus
    2. Berarti Piccolo dan Dende lagi perang sodara di planet namex..

      Piccolo beli 1000 TAMING SARI ROTI, Dende beli 10.000unit TANK STRIDE SEDOT TINJA

      Tahniah Lon.. Tahniah Lon..

      Wkwkwwkwkwkw..

      Hapus
  36. "..perkiraan sebesar 23,37 miliar, terdiri dari :
    10,4 miliar dolar AS untuk 50 F-35
    2,97 miliar dolar AS untuk 18 MQ-9B
    10 miliar dolar AS untuk rudal udara ke udara dan rudal udara ke darat.."


    =====
    Rileks..itu buat UEA 😁😂😂

    UEA tahu, aset negerinya harus dilindungi pake apa..😎👍

    BalasHapus
  37. AERIAL IS SO WIDE SPACE , BUT HAVE NO TOLERANCE FOR MISTAKE . makanya si bodoh gempur waria yang modal cakap besak dengan mudah cakap bual ! Si bodoh ini tak reti betapa kesalahan sedikit saja terutama desing failure bisa berakibat bencana karena pesawat udara tidak menjejak tanah , dia harus lebih ringan dari udara agar bisa terbang, airlifting tergantung dari hitungan engine thrust vector, apa semua pesawat harus kitiran gede pur, biar puas macam osprey,? bodoh sangat kau pur ! Otakmu macam tadika ! Kau belajar seratus tahun pun tak kan mengerti apa itu aerodinamika karena otakmu hanya tau nasi lemak 😎

    BalasHapus
  38. Turki membuat kapal perang permukaan tak berawak bersenjata rudal

    AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Dua perusahaan pertahanan Turki, Ares Shipyard dan Meteksan Defense, berkolaborasi membuat kapal perang permukaan tak berawak yang dinamai ULAQ.

    Kapal yang dibangun dari bahan komposit ini mampu berlayar sejauh 400 km dan melaju dengan kecepatan hingga 65 km/jam (35 knot).

    ULAQ yang berarti pembawa pesan (dari kata Ulak), selain dapat dikendalikan dari jarak jauh juga dapat beroperasi secara otonom. Kapal ini dilengkapi sistem penglihatan pada siang dan malam hari sehingga dapat dioperasikan kapan saja.

    Kapal ini juga dilengkapi dengan infrastruktur komunikasi terenkripsi yang dapat dioperasikan dari kendaraan bergerak, kantor pusat, atau dari kapal lain seperti kapal fregat maupun kapal induk.

    Seperti diberitakan Defense News, dengan kelengkapan dan kapabilitasnya ULAQ dapat digunakan untuk fungsi intelijen, pengawasan, pengintaian, pengawalan, perlindungan infrastruktur strategis, hingga peperangan permukaan.

    Perusahaan mengatakan, desain prototipe ULAQ telah selesai pada Agustus 2020. Kapal pertama dijadwalkan memasuki perairan Mediterania pada Desember tahun ini.
    Untuk persenjtaan, ULAQ dilengkapi empat sel rudal Cirit dan dua L-UMTAS buatan Roketsan. Uji penembakan akan dilaksanakan pada kuartal pertama 2021.

    Ke depan, ULAQ disiapkan untuk melaksanakan operasi gabungan dengan drone.

    Roni Sontani

    Link :

    https://www.airspace-review.com/2020/11/10/turki-membuat-kapal-perang-permukaan-tak-berawak-bersenjata-rudal/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tank Boat PT Lundin mantap juga kalo di buat jadi Drone Kapal dan di kasih rudal kayak punya turki..

      Kalo gak salah PT. Lundin udah bisa buat drone kapal berbahan komposit..

      Hapus
    2. https://www.indomiliter.com/bonefish-usv-kapal-intai-tanpa-awak-berdesain-trimaran/

      Hapus
    3. Mungkin stage berikutnya, kan ada perjanjian inhan dgn turki, bukan sekedar jv.

      Hapus
  39. Dulu ada PM yg ngomong mau jadikan Cessna sbg pesawat fighter utama di negara nya plus misil manpad bertenggek di sayap, so dia sangat paham kwalitas human resource di negeri nya👎👎👎

    BalasHapus
    Balasan
    1. Human resourcenya seperti gempur bro,tong kosong nyaring bunyinya wkwkwk

      Hapus
    2. Benar sekali itu bro.. Datuk Mahatuir yg cakap seperti itu kan.. Otak beruk Malon cuma 1cc percuma juga budget pendidikan mereka RM50 Billion..

      Wkwkwkwkwkwkwk...

      Hapus
    3. Lha,iyakan bung,dokter malon aja banyak lulusan universitas di Indonesia,dosen2 di universitas malon banyak orang Indonesia sementara orang malon cuma jadi penonton di negerinya sendiri wkwkwk

      Hapus
    4. Mhswa Malon yg kuliah di UGM pun IPk pada pas-pasan, alasannya kendala bahasa. Tapi suruh belajar mandiri pakai text book Inggris pun malah kian tolol, kata admin bagian evaluasi nilai mhswa asing di ugm. Lebih digdaya mhswa dari Kamboja, lebih ulet dan tahan banting.

      Hapus
  40. Jika dibanding CN235,C295,ATR,Herky, A400, memang N219 secara fisik terkesan kecil/imut.

    Tapi faktanya, hingga saat ini hanya sedikit (dlm hitungan jari) negara2 yg mampu membuat pesawat sekelas N219 apalagi utk pasar komersial.

    Bahkan pemasok komponen/parts pesawat atau penyedia layanan service/overhaul pesawat global pun belum tentu bisa membuat pesawat kecil spt N219 ini.

    PTDI, Membuat pesawat hingga bisa terbang di angkasa!
    PTPAL, Membuat kapal hingga bisa berlayar atau menyelam di lautan!

    Pak cik @gempur bisakah ??? 😁😁😁

    BalasHapus
  41. JAKARTA - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menyebut banyak pihak yang berminat memesan pesawat N219 Nurtanio. Sampai sekarang orderan pesawat dengan sertifikasi DGCA Republik Indonesia itu sudah mencapai 109 pesawat.

    Direktur Utama Dirgantara Indonesia Elfien Goentoro mengatakan, sekarang pihaknya tengah menyelesaikan pembuatan pesawat N219. Pasalnya, sudah cukup banyak pesanan yang masuk.


    "Ada 109 pesawat sudah LoI (Letter of Intent) dan private agreement," tuturnya, di Kemenko Maritim, Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

    Ini baru orderan 2018, belum lagi yg 2020. Wow!

    ☝☝👍👍

    BalasHapus
  42. AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com)
    .............
    Sementara itu, di belahan dunia yang lain, Textron Aviation juga sedang melaksanakan pengembangan Cessna SkyCourier 408. Rancangan pesawat bermesin turboprop ini punya kemiripan dengan N219 yang dikembangkan PTDI.
    Suatu kelumrahan, kemiripan akan terjadi di kelas pesawat yang sama. Sejak dahulu juga begitu.

    SkyCourier 408 pertama kali muncul di hadapan publik di fasilitas pabriknya di Wichita, Kansas, Amerika Serikat pada November 2017. Artinya, pesawat ini diperkenalkan kurang lebih tiga bulan setelah N219 mengudara perdana pada 16 Agustus 2016.
    ..........

    Nah krn @gempur cakap drone MALE Elang Hitam copy an dari CH4 Rainbow. Lantas,
    Apakah Cessna SkyCourier 408 mengcopy N219..????

    @gempur sila jawab!
    😁😁😁

    BalasHapus
  43. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    BalasHapus