16 Januari 2021

BRP Abaraham Campo (PC396) was Assigned to Safeguard South Cebu and Surrounding Areas

16 Januari 2021

BRP Abraham Campo patrol craft (photo : Navforcentral)

PN vessel BRP ABRAHAM CAMPO (PC396) safeguard seawaters of Southern Cebu, Bohol, Siquijor and Negros

Headquarters, Naval Forces Central, Lapu-Lapu City, Cebu, January 12, 2021 – Naval Forces Central through Naval Task Force 50 operation control surface vessel, BRP ABRAHAM CAMPO (Patrol Craft 396), skippered by Commander Kenneth N Rosalejos PN conducted Maritime Interdiction Operations (MIO)/ Law Enforcement Operations (LEO) at vicinity seawaters of Southern part of Cebu-Bohol-Siquijor and Negros.

In support to Central Command’s Territorial Defense Operation, Naval Forces Central continuously provides naval presence and coastal security that leads to the deterrence of lawless elements which utilizes seawaters as an avenue to mobilize their personnel and logistics from one island to another. Moreover, PC396 strengthens naval presence at vicinity seawaters of Southern Cebu-Bohol-Siquijor and Negros. Thus, monitored a total of 12 vessels transiting the area safely and with no unusual observations.

NTF50 through PC396 conducted inter-agency collaboration thereby establishing coordination to 17 different local government units and local government agencies in the area of operations. PC396 also conducted coastal patrol to different key vital installations and tourist spots within Southern Cebu.

Your Navy in the Visayas will continue to remain steadfast in rendering public service and ensures the security of our maritime environment in the new normal situation.

(Naval Forces Central)

231 komentar:

  1. didepan yang dibungkus, diiket seperti pocong itu apaan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Persenjataan kaliber 12,7

      Hapus
    2. Tapi posisinya diberdirikan

      Hapus
    3. lebih kalau cuma kaliber 12,7, lihat ukurannya besar gitu.

      Hapus
    4. iya posisinya berdiri seperti titit dalam video 19 detik itu

      🏃🏃💨💨💨

      Hapus
    5. Nih orang sama aja kayak sales DAMEN 😪

      Hapus
    6. seangkatan....

      🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    7. Sales DSME mana suaranya🤣🤣🤣🤣

      Hapus
  2. kapal ini sebagai lawan tanding KD LeMeS low quality punya malon yang dibeli dari china

    BalasHapus
    Balasan
    1. KD LeMeS yang menang lawan ini, kecuali BRP Joss rizal nya ikut serta baru menang 😂

      Hapus
    2. KD LeMeS cukup dilempar jangkar laut sudah tenggelam.

      maklum KD LeMES terbuat dari baja kaleng nipis low quality

      Hapus
  3. @GEMPURWIRA
    @MAT SABU
    @ISKANDAR
    @SUWANDARUW

    BACA INI

    Erdogan Disuntik Vaksin Corona Buatan Sinovac

    Ankara - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menerima suntikan vaksin COVID-19 di depan kamera TV pada hari Kamis (14/1/2021). Ini merupakan sebuah langkah, yang menurut juru bicara Partai AK (Adalet ve Kalkınma Partisi) bertujuan untuk mengurangi keraguan publik tentang keefektifan vaksin.
    Dilansir Reuters, Jumat (15/1/2021) Turki mulai memberikan suntikan yang dikembangkan oleh Sinovac China kepada petugas kesehatan pada hari Kamis (14/1). Turki telah meluncurkan program vaksinasi nasional terhadap penyakit yang telah menewaskan lebih dari 23.000 orang di negara itu. Sejauh ini negara tersebut telah memvaksinasi lebih dari 250.000 petugas kesehatan.

    Erdogan menerima dosis vaksin pertamanya di Rumah Sakit Kota Ankara. Dia tiba bersama Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, yang menerima vaksin pertama di Turki sehari sebelumnya.

    Berbicara kepada wartawan di luar rumah sakit, Erdogan mengatakan dia dan anggota senior Partai AK semua divaksinasi, dan mendesak para politisi lain untuk mendukung vaksin tersebut.

    "Jumlah vaksin pada tahap pertama sudah jelas. Sekarang, 25-30 juta dosis lagi akan datang dalam periode mendatang. Kita ingin melanjutkan ini dengan cepat," katanya.

    Dia menambahkan bahwa semua vaksin yang masuk juga akan berasal dari Sinovac untuk saat ini.

    Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, yang berbicara setelah Erdogan meninggalkan rumah sakit, mengatakan semua warga harus divaksinasi saat giliran mereka tiba.

    Link :

    https://news.detik.com/internasional/d-5334908/erdogan-disuntik-vaksin-corona-buatan-sinovac


    VIDEO: Presiden Turki Erdogan Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

    Liputan6.com, Jakarta Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 dari Sinovac pada Kamis (14/1) waktu setempat, dalam upaya memberi contoh dan mendorong warga Turki dalam program vaksinasi.

    Link :

    https://m.liputan6.com/amp/4458279/video-presiden-turki-erdogan-disuntik-vaksin-covid-19-buatan-sinovac

    BalasHapus
  4. Peringkat militer Bangladesh hampir saingi malon wkwkwkwkw


    https://www.globalfirepower.com/countries-listing.asp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bangladesh kok dibandingkan sama si tengil

      Hapus
    2. karena si malon suka menghina orang orang bangla

      Hapus
  5. @GEMPURWIRA

    Wakakakak Malingsial sudah di bawah Pinoy...sangat teruk..

    GFP List (ASEAN) by Military Spending (2021):

    1. Singapore 🇸🇬 $10.7 Billion
    2. Indonesia 🇮🇩 $9.2 Billion
    3. Thailand 🇹🇭 $7.2 Billion
    4. Vietnam 🇻🇳 $6.38 Billion
    5. Philippines 🇵🇭 $4.25 Billion
    6. Malaysia 🇲🇾 $3.85 Billion
    7. Myanmar 🇲🇲 $2 Billion (Not include Chinese Aid)

    https://www.globalfirepower.com/defense-spending-budget.asp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malon jadi badut Asean je wkwkwkwkw anggaran pertahanan Pinoy lebih besar dari malon patutlah Pinoy shoping terus wkwkwkwkw

      Hapus
    2. Militer Malaysia lagi kejar-kejaran sama Myanmar

      Hapus
    3. Gombal fire jadi acuan? Kenyot nyengir2 aja tuh 😛😛😛😛

      Hapus
    4. @Yowa38

      Untuk budget pertahanan bolehlah di compare pakai Gombal Fire tapi untuk Rating/Peringkat Pertahanan jangan dijadikan acuan

      Hapus
    5. Pinoy nampaknya serius mau rebut Sabah
      Jor-joran beli alutsista
      Sebagai tetangga yang baik Indonesia akan senantiasa mendukung langkah2 pinoy u/ kembali merebut Sabah

      Hapus
    6. @Unknown

      Tujuan pinoy memperkuat dan jor-joran beli alutsista untuk merebut Sabah.

      Malon saja gak sadar-sadar. Saya yakin 5tahun ke depan, bakalan perang Malon VS Pinoy.

      Hapus
  6. pengumuman pemenang pilfreg MEF 3 masih lama yak ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moga-moga DAMEN tersandung di tengah jalan ....

      Hapus
    2. Udah habis kali om, lha mereka masih ngotot nawarin PKR sampe sekarang, padahal lawannya nawarin FREMM😂

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    4. @entung kayak yang ga tau aja sales DAMEN kayak apa ��

      Hapus
    5. @ndam ngarepnya 3 kandidat yang jadi pilihan ; FREMM, DOHHA dan KUMANO

      Hapus
    6. Kalau saya sih nggak apa lengkapin pkr sampai 4 unit, cukup, selebihnya kita ke denmark sama jepun😛😛😛😛

      Hapus
    7. Lengkapin 2unit PKR, abis itu borong 8unit 30FFM atau KUMANO.

      Hapus
    8. Tambah PKR 2 unit dan Freg Omega 2 unit.3 unit changbogo batch 2.3 unit Reis class.Freg 30DX 8 unit.

      Hapus
    9. 4 iver + 4 REM class = Strong
      Pilihan paling realistis👆👆 murah dan berkualitas , atau pun jika punya uang lebih ivernya bisa ditambah

      Hapus
    10. Sebenernya Iver ditambah 2unit lagi juga bagus karena harganya murah tapi entah kenapa Menhan tidak melakukan hal tersebut.

      Hapus
    11. 1 bathc 2 unit nampaknya, jadi 2 unit dulu, kalau user puas baru nambah batch selanjutnya...daripada beli langsung 6 tapi satupun tak cecah air😛😛😛😛

      Hapus
  7. Mynmar juga sudah bisa buat kapal LPd ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejak kapan ?, LPD yang ada saat ini pun masih impor dari Korsel

      Hapus
    2. klo gak salah beli dari koryo

      Hapus
    3. Bener gan, mereka beli LPD yang satu keluarga dengan Semarang class dari Korsel

      Hapus
    4. Berati myanmar beli LPD dri korea nih..tp ug menarik myanmar sudah bisa buat kapal frigat dlm.negeri sndri tuh.

      Hapus
    5. Kalo Frigat memang mereka sudah bisa buat secara mandiri, tapi kalo soal LPD-nya saya belum pernah cari-cari informasinya

      Hapus
    6. Myamar mantab jg bisa buat frigat sendri

      Hapus
    7. Malon juga sudah bisa buat fregat sendiri, yg tanpa kipas frigat dayung di darat endurance 20 tahun

      Hapus
    8. Lumayan juga tuh frigate myanmar, persilangan antara teknologi china dan india

      Hapus
  8. Its Point Class Cutter from US Coast Guard. 2 was donated to Philippines Albero navarette and abraham campo. Previous armament 1 20mm and 5pc. 12.7 Heavy Machine gun..Present armament 5pcs. 12.7 HM

    BalasHapus
  9. Sdh tua tapi masih berjaya,,mabuhay!

    BalasHapus
  10. Klo Australia pilih Apache Lantas 22 unit Tiger mau di kemanakan ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin di sumbangin ke sodara tirinya tapi weits.. WANI PIRO? kata ausie

      Hapus
    2. Kita harus nambah apache juga nih , jangan sampek kalah sama ausie

      Hapus
    3. @Kang Yotaka

      Tenang om, Insya Allah apache ditambah lagi 8unit biar genap 16unit

      Hapus
    4. Urusan apache itu diundur dulu, untuk saat ini fokus ke pertahanan udaranya dulu

      Hapus
  11. Mabuhay LeMeS lawan mudah BRP Campo ni, karena di buat dri full KW Cina plat kaleng Khong guan


    BalasHapus
  12. Ngomongin alutsista ah supaya nggak oot

    Guys, pandur 2 itu punya kemampuan amfibi nggak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah diujicoba waktu itu

      Hapus
    2. Hasilnya apa cocok buat marinir? Itu btr 4 apa nggak sebaiknya diserahkan ke pindad ya buat dioprek, sayang kan kalo nggak kepake

      Hapus
    3. Klo cocok kemungkinan besar marinir pake,untuk btr 4 infonya di batalkan.. krn marinir kurang cocok ada nya kobocoran

      Hapus
    4. Kalau dilihat mungkin memang untuk amfibi cocoknya pake 8x8, artinya untuk anoa amfibi kemungkinan besar mentok di prototype buat penguasaan teknologi kendaraan amphibious

      Hapus
    5. KBRN, Kiev : PT Pindad (Persero) memastikan akan melanjutkan dan melakukan review dari rencana kerja sama terkait kendaraan tempur amfibi BTR-4 bersama industri pertahanan Ukraina, SPETS. Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose.

      Abraham menyatakan, rencana tersebut diinisiasi oleh PT Pindad tahun 2014 melalui perjanjian joint-production di Indonesia.

      “Rencana akan ada Joint Production BTR 4, di sini terkait penyediaan Tank Amfibi buat Marinir/ TNI AL. Pindad memperoleh benefit terkait pembuatan kendaraan tempur amfibi,” ungkap Abraham seperti dilansir keterangan resmi Kementerian Pertahanan RI, Minggu (9/2/2020).

      Baca juga : Perkuat Teknologi Kendaraan Tempur, PT Pindad Teken MoU di Ukraina

      Selain itu, PT Pindad juga tengah bersiap melakukan modernisasi AAG jenis AZP S-60 yang selama ini digunakan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD. Kembali, kerja sama dilakukan bersama SPETS, Ukraina.

      AAG jenis AZP S-60 itu, menurut catatan PT Pindad (Persero) adalah senjata buatan Uni Soviet tahun 1950-an. Senjata tersebut masih banyak digunakan oleh banyak negara, salah satunya adalah Indonesia.

      “Kurang lebih, Indonesia punya 236 unit S-60. Itu terdiri dari 188 unit manual, dan 48 retrofit yang digunakan oleh TNI dalam satuan Artileri Pertahanan Udara,” tegas Abraham.

      SFTE, atau SPETS techno export merupakan State Foreign Trade Enterprise atau perusahaan sepenuhnya berada di bawah kendali atau dikerjakan oleh negara yang bertugas melakukan penjualan ekspor produk dan jasa militer, serta dual use ke luar negeri.

      Selain itu, SPETS merupakan bagian integral dari Ukroboronprom, yaitu payung gabugan industri militer di Ukraina (the full Ukrainian defence-industrial complex).

      Hapus
    6. Smoga aja dgn TT MOU kerjasama kiev dan pindad makin signifikan

      Hapus
    7. Fix btr4 yang 5 biji buat oprekan yah😅😅😅

      Hapus
    8. Omongan2 di formil lain Katanya Marinir kecewa dengan performa BTR4 jadi cukup beli 5unit.

      Hapus
    9. Semoga marinir spt mainan yg moncer

      Hapus
    10. Indonesia mempertimbangkan kembali rencana untuk membeli lebih banyak lagi amfibi BTR-4M 8×8 setelah ditemukannya beberapa kekurangan pada APC amfibi buatan Ukraina.

      Setelah menyelesaikan pelatihan awal pada amfibi BTR-4M, Korps Marinir Indonesia melaporkan beberapa masalah, salah satunya yang paling serius adalah bagian hidung kendaraan yang lebih terendam saat beroperasi di air pada kecepatan penuh.

      Hapus
    11. Iya oom RK@
      Jadi pemgadaan 45 unit btr4 masih blm jelas apa dilanjut atau tidak.

      Hapus
    12. Ambil aja Boomerang 8x8 cocok buat marinir

      Hapus
    13. Kelemahan2 itu mana tau bisa disempurnakan pindad. Liat video ujicoba btr4 juga kaca pengemudi terendam sebagian jadi mengganggu pandangan

      Hapus
  13. https://www.instagram.com/p/CKFlXTyhIRH/?igshid=36hy7i24cra6

    Proses pergantian MTADS
    (Modernized Target Acquistion Designation Sight)
    Heli Apache
    Mantab

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto itu nanti ada yang bilang grounded loh😛😛😛

      Hapus
    2. Padahal sedang merawaat diri biar makin oke.

      Hapus
    3. Mungkin rumah si GEMPOOR harus di bom pakek hellgire dulu agar percaya

      Hapus
    4. Biasa om gempur iri karena Indonesia mempunyai lumayan banyak heli serang dan serbu wkwkwkwkw sedangkan malon tak punya wkwkwkwkw

      Hapus
  14. Jumlah starsteak TNI ad lumayan banyak


    Merujuk ke informasi dari SIPRI (Stockholm International Peace Research Institute), dalam daftar belanja alutsista TNI tahun 2014 mencakup lima unit sistem radar CONTROLMaster 200 untuk melengkapi platform ForceSHIELD yang terdiri dari unit penindak berupa rudal SHORAD (Short Range Air Defence) Starstreak HVM (High Velocity Missile) buatan Thales, Inggris. Masih dari SIPRI, disebutkan nantinya pihak user, yakni Arhanud TNI AD bakal dilengkapi 500 rudal Starstreak dalam 48 unit Satbak (Satuan Tembak). Starstreak dipasaran dikenal sebagai rudal MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) tercepat, yakni mampu menguber sasaran dengan kecepatan Mach 3.5.

    BalasHapus
    Balasan
    1. TNI Kebanyakan MANPADS nya daripada MERAD.

      Hapus
    2. Kmrin ManPads Buatan UAD rudal merapi kenapa gak dibahs sama admin

      Hapus
    3. Betul om jenis rudal manpads TNI banyak
      - starsteak
      - mistral
      -grom
      -chiron
      -qw 3
      -rbs 70

      Hapus
    4. MERAD harganya bisa berkali-kali lipat dari harga MANPADS

      Hapus
    5. Nassam itu rencananya akan ditambah lagi gk ya...???

      Hapus
    6. Kurang 1 jenis lagi yaitu rudal strela

      Hapus
    7. Kan ManPads tugasnya untuk menghancurkan Drone,Heli,dan pesawat terbang rendah, untuk pespur tugasnya Nassam sama calon Lorad TNI👊👊

      Hapus
    8. @kang_yokata ada, di jaman si mbah ini bahkan ada rencana pengadaan LORAD

      Hapus
    9. Pasti ada tambahan untuk batch 2 Nasams

      Hapus
    10. Lorad incaran TNI kira2 buatan mana tuh bang@Type12

      Hapus
    11. Lorad apa om @type12 ??ASTER 30? Patriot?? S 300?? S 400??

      Hapus
    12. Klo kita ambil BUK M3K dri belarus kena Caatsa tidak

      Hapus
    13. Kalau saya sih milih aster 30. Beli banyak bisa dipakai buat coastal defence dan shipborne

      Hapus
    14. Untuk saat ini ya hanya ASTER30 yang paling mudah pengadaannya, selain itu susah mau cari sistem LORAD yang sudah berpengalaman


      Hapus
    15. Jarak jangkau Aster30 brp kilo

      Hapus
    16. Emang susah mencari Lorad yg cocok, hanya sedikit negara yg bisa memproduksinya selain itu harganya juga mahal,yg paling realistis untuk sekarang ya ASTER 30

      Hapus
    17. @Nomad 110 km om, dengan jangkauan radar 600 km

      Hapus
    18. 110 km jarak radar 600 udah bagus itu������

      Hapus
    19. Ya masih bagus Patriot dong om @Yowa

      Hapus
    20. Iya sih memang bagusan patriot bro, tapi untuk saat ini yang realistis ya pengadaan aster 30

      Hapus
  15. Jelas bro.. Hasil vaksin di Brazil hanya 50% je... Wkwkkwkwkwkw lagi mau nafi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hadeh... merusak suasana , padahal dulu si GEMPOOR ini anak baik baik lo

      Hapus
    2. Depresi dia gara2 MDR sepi

      Hapus
    3. Krn malon blm beli vaksin juga makanya gempur depresi..

      Hapus
  16. Malah paling aneh dibeli vaksin yang belum lolos ujian klinis fase 3... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
  17. Here we go again😪😪😪😪

    BalasHapus
  18. Malaysia Kaji Kemungkinan Batal Beli Sinovac, Ini Alasannya!

    BalasHapus
  19. Malaysia bisa saja mempertimbangkan membatalkan pembelian vaksin China Sinovac, Coronavac. Ini dikatakan Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Khairy Jamaluddin dikutip dari The Star.
    Ia mengatakan kemungkinan tidak akan melanjutkan pengadaan vaksin Covid-19 Sinovac jika mereka tidak puas dengan keamanan dan kemanjurannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia mengatakan kemungkinan tidak akan melanjutkan pengadaan vaksin Covid-19 Sinovac jika mereka tidak puas dengan penerimaan wang kopi yang terlalu sikit

      Hapus
  20. Jika kami tidak puas dengan keamanan dan kemanjuran, kami tidak akan melakukan pengadaan. Data klinis Sinovac baru dirilis. Kami akan meninjau datanya dan memutuskan," katanya dalam serangkaian tweet.

    Ini diutarakan Jamaluddin menanggapi laporan kemanjuran Sinovac di Brasil. Menurut laporan Wall Street Journal, Butantan Institut yang menguji Sinovac di Negeri Samba memperbaruhi kemanjuran vaksin tersebut dari 78% ke 50,4%.

    BalasHapus
  21. Negara2 dunia sudah mulai vaksin tapi malysia masih sok2an ngrus PM telat Vaksin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkkwkwkwkw... Tunggu hasil negara lain dulu bro... Itu baru bijak.. Bukan beli vaksin yang belum lolos ujian klinis fase 3... Jangan risikokan nyawa rakyat..

      Hapus
  22. Ya elah merusak suasana nih aki-aki bawel

    BalasHapus
  23. Gara gara status darurat si gempur jadi makin stress, pur lebih baik kau ke gubuk gila dan konsultasi ke dokter gila daripada tambah parah

    BalasHapus
  24. Dimata-matai Drone Asing, Bakamla Akui Belum Punya Sensor Bawah Laut


    Badan Keamanan Laut atau Bakamla mengakui pihaknya belum mampu mendeteksi keberadaan drone bawah laut. Bakamla menyatakan Indonesia belum memiliki sensor di bawah permukaan laut.

    “Kapasitas kita masih belum mampu, kita tidak punya sensor bawah permukaan,” kata Kepala Humas dan Protokol Bakamla Kolonel Wisnu Pramandita saat dihubungi, Sabtu, 2 Januari 2021.

    Wisnu mengatakan keberadaan drone bawah laut milik negara lain berpotensi memiliki dampak terhadap pertahanan. Kapal selam nirawak itu, kata dia, mengumpulkan data dari perairan di Indonesia. Data itu nantinya dapat menjadi celah dalam pertahanan.

    “Bayangkan saja saat perang kapal selam, mereka mampu menempatkan posisi memaksimalkan deteksi sonar, sedangkan kita mungkin belum,” kata dia.

    Sebelumnya, seorang nelayan menemukan benda mirip rudal yang dilengkapi dengan kamera di Pulau Selayar, Sulawesi Selatan, pada malam Natal kemarin. Benda tersebut diduga adalah drone milik Cina.

    BalasHapus
  25. Tabah pur kami tahu malon blm juga punya vaksin negara2 lain sudah mulai vaksin tp kamu masih halu dsini.

    BalasHapus
  26. Jangan tergesa gesa bro... Rileks.. Tunggu dan lihat pada negara yang guna awal..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada yg punya vaksin untuk virus kegilaan gk??? Sepertinya si GEMPOOR ini butuh😝😝

      Hapus
    2. @KRI dr.

      Pak Dokter Juni, tolong suntik Vaksin Gila ke Gempurwira..

      Hapus
    3. Gempoor butuhnya vaksin rabies khusus anjing bung yotaka.. 😂

      Hapus
  27. Belum Lolos Uji Klinis Tahap 3, IDI Khawatir Soal Pemberian Vaksin Corona yang Dinilai Tergesa-gesa


    Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyurati Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, terkait pemberian vaksin covid-19 di tanah air.

    IDI mengimbau pemberian vaksin tidak tergesa-gesa dan memberikan 5 rekomendasi dalam pelaksanaannya.

    Surat IDI diunggah di akun twitter mereka, berisi 5 rekomendasi dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19.

    Rekomendasi IDI meliputi tahap pemilihan vaksin yang harus diawasi pihak berwenang seperti BPOM, hingga penyusunan pedoman vaksinasi, termasuk antisipasi efek samping vaksin bagi masyarakat.

    Pemberian vaksin corona di tanah air disebut Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, sudah melalui tahap yang sesuai standar kesehatan dunia.

    Uji klinis yang dilakukan bisa menjadi dasar keamanan vaksin yang diberikan ke masyarakat.

    Pemberian vaksin harus bisa meningkatkan kekebalan tubuh pasien.

    Pemberian vaksin covid-19 didukung Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) yang mengapresiasi pemerintah yang bergerak cepat mengimpor vaksin covid-19.

    Meski demikian, PAPDI juga mengingatkan pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin karena jenisnya baru dan perlu lolos uji klinis dengan pengawasan pihak berwenang.

    "Belum ada satu negarapun yang lolos uji klinis vaksin tahap 3 sehingga perlu diadakan persiapan yang baik dalam hal pemilihan jenis vaksin yang akan disediakan serta persiapan terkait pelaksanaannya. Hal ini sesuai dengan instruksi presiden agar program vaksinasi ini jangan dilakukan dan dimulai dengan tergesa-gesa," kata Zubairi dalam keterangannya (22/10/2020).

    Lebih lengkap terkait kesiapan penyutikan vaksin covid-19, simak dialog bersama Ketua Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban, dan Wakil Ketua HIPMI, Anggawira.

    BalasHapus
  28. Indonesia to sign contract with Ukraine to purchase RK-360MC Neptune mobile missile coastal defense system
    Naval News December 2020 Navy Forces Maritime Defense Industry
    POSTED ON MONDAY, 28 DECEMBER 2020 15:57

    Hayo berapa Bateri nih nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Paling banyak 4😛😛😛

      Hapus
    2. Menurut saya 2baterai untuk batch 1 karena mau di coba dulu, apabila performa bagus dan memuaskan pasti ditambah lagi. Seperti pembelian Nasams II yg 2 baterai di Batch 1 dan sekarang mau di tambah.

      2 baterai RK-360MC Neptune untuk ditempatkan di

      1 baterai di Pulau Natuna
      1 baterai di Tj Periok atau di Lanal Surabaya

      Hapus
  29. @GEMPURWIRA

    Presiden Erdogan saja sudah disuntik Vaksin Sinovac.. BACA INI

    👇👇👇👇

    Erdogan Disuntik Vaksin Corona Buatan Sinovac

    Ankara - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menerima suntikan vaksin COVID-19 di depan kamera TV pada hari Kamis (14/1/2021). Ini merupakan sebuah langkah, yang menurut juru bicara Partai AK (Adalet ve Kalkınma Partisi) bertujuan untuk mengurangi keraguan publik tentang keefektifan vaksin.
    Dilansir Reuters, Jumat (15/1/2021) Turki mulai memberikan suntikan yang dikembangkan oleh Sinovac China kepada petugas kesehatan pada hari Kamis (14/1). Turki telah meluncurkan program vaksinasi nasional terhadap penyakit yang telah menewaskan lebih dari 23.000 orang di negara itu. Sejauh ini negara tersebut telah memvaksinasi lebih dari 250.000 petugas kesehatan.

    Erdogan menerima dosis vaksin pertamanya di Rumah Sakit Kota Ankara. Dia tiba bersama Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, yang menerima vaksin pertama di Turki sehari sebelumnya.

    Berbicara kepada wartawan di luar rumah sakit, Erdogan mengatakan dia dan anggota senior Partai AK semua divaksinasi, dan mendesak para politisi lain untuk mendukung vaksin tersebut.

    "Jumlah vaksin pada tahap pertama sudah jelas. Sekarang, 25-30 juta dosis lagi akan datang dalam periode mendatang. Kita ingin melanjutkan ini dengan cepat," katanya.

    Dia menambahkan bahwa semua vaksin yang masuk juga akan berasal dari Sinovac untuk saat ini.

    Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, yang berbicara setelah Erdogan meninggalkan rumah sakit, mengatakan semua warga harus divaksinasi saat giliran mereka tiba.

    Link :

    https://news.detik.com/internasional/d-5334908/erdogan-disuntik-vaksin-corona-buatan-sinovac


    VIDEO: Presiden Turki Erdogan Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

    Liputan6.com, Jakarta Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 dari Sinovac pada Kamis (14/1) waktu setempat, dalam upaya memberi contoh dan mendorong warga Turki dalam program vaksinasi.

    Link :

    https://m.liputan6.com/amp/4458279/video-presiden-turki-erdogan-disuntik-vaksin-covid-19-buatan-sinovac

    BalasHapus
  30. Baca tu apa kata IDI... WKWKKWKWKWKW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Si GEMPOOR jadi gila karena di lock down 8 bulan

      Hapus
    2. Iya gue tau MALON gak punya uang buat beli Vaksin karena HUTANG Negara sudah 87% PDB. WKWKWKWKWKKWKWKWKWK

      Hapus
    3. Gempur pembawa virus malah krn takut suntik jarum

      Hapus
    4. AJOM SUNTIK VAKSIN CURAH
      KAHKAHKAHKAH

      Hapus
  31. Malysia mau vaksin manjur 1000% simple tak usah keluar rumah pur ��������

    Negara2 lain sudah mulai Vaksin malon masih sibuk Gaduh kursi PM.
    Sinovac dan indonesia dah bwrbulan2 lakukan penilitian.
    Selain Sinovac Indonesia beli Vaksin yg lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keutamaan pesanan vaksin pfizer bukan sinovac ya..

      Hapus
    2. Maaf kami pesan pfizer juga pur.

      Jadi kamu tertinggal berita

      Hapus
    3. @Gempurwira

      Iya gue tau MALON gak punya uang buat beli Vaksin karena HUTANG Negara sudah 87% PDB. WKWKWKWKWKKWKWKWKWK

      Hapus
  32. Kapal survei china katanya sudah pusing pusing sejauh ke selat sunda..? Wkwkwkkwwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapalnya awalnya udah di ijinin, karena gk menghidupkan AIS jadi diperingatkan. Kalau emang diceroboh tanpa ketahuan bagaimana bisa bakamla tahu kapal ini mematikan AISnya 3 kali???

      Hapus
    2. Mirip perempuan mulutmu, apa memang transgender ? Ucapan tak de mutu selalu di ulang ulang, cuma sebatas itu cara berfikir forumer korang ? Bagaimana negaramu tak bangkrap , tengok sendiri je , sumber daya beruknya hanya setakat iru berfikirnya, otak di mana otak .... 💩💩💩💩

      Hapus
  33. Belum Lolos Uji Klinis Tahap 3, IDI Khawatir Soal Pemberian Vaksin Corona yang Dinilai Tergesa-gesa


    Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyurati Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, terkait pemberian vaksin covid-19 di tanah air.

    Pur Menteri kesehatan kami udah ganti hahah
    Lagi2 gempur Halu bawa2 link lama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ganti mentri pun.. Vaksin dibeli tetap yang belum lolos ujian klinis fase 3 bro.. Wkwkkwkwkwkw

      Hapus
    2. Yee iri hahhaha

      Udah mulai udah dpt label Halal pula.

      Hapus
    3. GOBLOK & TOLOL kau pur. Kalo belum lolos Ukian Klinis Fase 3 tidak mungkin boleh disuntik ke Presiden Jokowi..

      Hapus
  34. Kerajaan meterai perjanjian dengan Pfizer Malaysia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngomong aja belum dapat utangan untuk mau beli vaksin gitu aja kok si GEMPOOR repot repot mikirin kualitas

      Hapus
  35. Perjanjian itu lanjutan kepada perjanjian 'Binding Heads of Terms' (perjanjian awal untuk mengikat terma) yang ditandatangani pada 24 November lalu.

    KKM dalam satu kenyataan memaklumkan perjanjian dimeterai secara maya oleh Menteri Kesihatan Datuk Seri Dr Adham Baba mewakili kerajaan Malaysia dan Pengurus Negara Pfizer (Malaysia dan Brunei) Luksanawan Thangpaibool bagi pihak Pfizer pada jam 10.30 pagi tadi.

    Majlis menandatangani perjanjian disaksikan oleh Ketua Pasaran Baru Muncul Asia Pfizer Anil Argilla.

    Berucap pada majlis itu Dr Adham berkata, kerajaan Malaysia menghargai sokongan diberi oleh Pfizer dan berharap bekalan vaksin akan tiba di negara ini lebih awal.

    Argilla pula berkata, Pfizer komited memastikan bukan sahaja akses kepada vaksin tetapi juga bekerja bersama bagi mengakhiri pandemik.

    "Ini merupakan satu langkah ke depan yang memberikan keupayaan untuk mengawal dan juga kemungkinan menamatkan terus penularan pandemik ini di Malaysia," katanya.

    Perjanjian dengan Pfizer (Malaysia) Sdn Bhd membabitkan perolehan vaksin sebanyak 12,799,800 dos yang akan dibekalkan mulai penghujung bulan Februari 2021 meliputi peratus populasi penduduk Malaysia dengan dua dos seorang.

    Perjanjian yang dimeterai pada hari ini untuk fasa pertama dengan penghantaran vaksin ke seluruh negara.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia mengatakan kemungkinan tidak akan melanjutkan pengadaan vaksin Covid-19 Sinovac jika mereka tidak puas dengan pembagian wang kopi yang terlalu sikit...

      Hapus
    2. Ngomong aja belum dapat utangan untuk mau beli vaksin gitu aja kok si GEMPOOR repot repot mikirin kualitas

      Hapus
    3. Kau tau beda vaksin pfizer dengan sinovac pur ? Boleh kau jawab pertanyaan ini ?

      Hapus
  36. Perjanjian dengan Pfizer (Malaysia) Sdn Bhd membabitkan perolehan vaksin sebanyak 12,799,800 dos yang akan dibekalkan mulai penghujung bulan Februari 2021 meliputi peratus populasi penduduk Malaysia dengan dua dos seorang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selanjutnya, Ia mengatakan kemungkinan tidak akan melanjutkan pengadaan vaksin Covid-19 Sinovac jika pihak Pfizer tidak puas dengan perolehan wang kopi dari syarikat kerna tidak sesuai dengan perjanjian bagi bagi wang fee

      Hapus
    2. Kau tau beda vaksin Pfizer dengan Sinovac Pur ? boleh kau jawab pertanyaan ini orang pandai ????

      Hapus
    3. Makanan jerung orang tengah, last2 vaksin curah😛😛😛😛

      Hapus
    4. Mudah saja.. Vaksin pfizer ni vaksin yang dinilai berkesan dan lolos ujian klinis... Manakala sinovac belum lolos ujian klinis fase 3 sudah ada negara yang beli secara tergesa gesa... Wkwkkwkwkwkw

      Hapus
    5. https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSbViKT_Pmh60e_se0pJ5e_3FQD7u0vMgbUYQ&usqp=CAU

      Hapus
  37. Negara2 lain sudah mulai Vaksin tp gempur masih sok2 disini koment.

    Indonesia dan Sinovac dah lama lakukan penilitian.
    Pur bilang ke kerajaan mu jgn Urus Kursi PM aja gaduh gaduh.
    Lupa akan vaksin
    Hahahha

    BalasHapus
  38. Dengarnya di INDON yang golongan elit diberi pfizer...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Presiden kami pakai sinovac

      Hapus
    2. Bukan masalah elit tak elit orrang pandai ... ada sebagian memilih pfizer berbanding Sinovac , kau tau beda Sinovac dengan Pfizer hai orang pandai ..?

      Hapus
    3. GOBLOK & TOLOL kau pur. Kalo belum lolos Ukian Klinis Fase 3 tidak mungkin boleh disuntik ke Presiden Jokowi..

      Hapus
    4. Lah bukan saya yang kata... Kata warga INDON sendiri jarum yang dipakai tempohari seperti jarum pfizer...

      Hapus
    5. Jawab dulu pertanyaan ku , apa beda Sinovac dan Pfizer , aku tanya lagi , mana dari kedua Vaksin itu yang di kembangkan dari sample genetik manusia ? Dan mana yang di kembangkan dari strain Virus Sarscov type 19 ? Beritahu saya jawabannya nro Pur yang cendekia .... 😔

      Hapus
    6. https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSbViKT_Pmh60e_se0pJ5e_3FQD7u0vMgbUYQ&usqp=CAU

      Hapus
    7. Penunggu candi muncul😛😛😛

      Hapus
  39. Perjanjian dengan Pfizer (Malaysia) Sdn Bhd membabitkan perolehan vaksin sebanyak 12,799,800 dos yang akan dibekalkan mulai penghujung bulan Februari 2021 meliputi peratus populasi penduduk Malaysia dengan dua dos seorang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selanjutnya, Ia mengatakan kemungkinan tidak akan melanjutkan pengadaan vaksin Covid-19 Sinovac jika pihak Pfizer tidak puas dengan perolehan wang kopi dari syarikat kerna tidak sesuai dengan perjanjian bagi bagi wang kopi

      Hapus
    2. https://www.suara.com/tekno/2021/01/15/174208/norwegia-23-orang-meninggal-diduga-karena-efek-samping-vaksin-pfizer

      LOL.. ujung ujung nya kajian lagi cem Sinovac.. wajar sih ya.. darul kajian.. 😂

      Hapus
    3. Dprd gempur cari vaksin yg 100% tp ujung2 nya byk efek samping

      Hapus
  40. Beli aja pur vaksin kamu mau beli vaksin apa bukan urusan kita mau dpt yg Grade A bukan urusan kita.
    Jadi tabah kan hatimu
    Tak usah risau pur.
    Kami tahu MDR MMP pada koyak.


    Yg jelas kita sudah mulai suntik massal.

    BalasHapus
  41. Gwmpur sok2 an pandai Tentang Vaksin hahaha..

    Sabar pur jgn sedih macam budak tadika.
    Profesor.doctor Gempurwaria.

    BalasHapus
  42. Namun ada saja warga yang kurang percaya bahwa vaksin yang disuntikkan ke Presiden Jokowi adalah Sinovac.

    Warganet lantas mengunggah foto jarum suntik saat Jokowi menerima vaksin dan dibandingkan dengan jarum suntik vaksin Sinovac dan Pfizer.

    Sementara itu, Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat dari PDIP Ribka Tjiptaning berpendapat bisa saja cairan yang disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo dan sejumlah tokoh lainnya pada Rabu (13/1/2021) bukan vaksin buatan Sinovac.

    Dugaan itu dilontarkan Ribka dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Lanjutan Komisi IX DPR RI bersama dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito dan Direktur Utama PT. Biofarma Honesti Basyir pada Rabu (13/1/2021).

    "Bisa saja itu bukan Sinovac yang dikasih kan kita enggak tahu semuanya, jangan ada dusta di antara kita," kata Ribka.

    BalasHapus
  43. Saya Nobatkan Gempurwira dgn gelar
    Profesor.Doctor Gempurwira SpD.Mba.FPda
    Dgb predikat dokter ahli Vaksin terbaik sedunia.

    Mari kita ucapkan selamat buat gempur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dokter gempur ditanya kok malah tanya kita?
      Gimana sih Dokter Gempur nak ahli Vaksin.
      Kan kita perlu tahu

      Hapus
    2. Ibarat seorang pasien menanyakan hasil diagnosa tentang penyakit yang dia alami tapi sang dokter minta kepada pasien tuk menebak sendiri penyakit yang dia alami.. situ dokter ato pembawa acara “Who wants to be millionaire” pur.. 🤣🤣

      Hapus
  44. Kalau merwknya Pfizer lalu di anggap elit ? Jadi bukan karena evektifitas antidot nya yg membuat pfizer lebih bagus ? Jadi cuma karena vaksinnya di anggap elit oleh si gempur karena buatan mama Ely ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSbViKT_Pmh60e_se0pJ5e_3FQD7u0vMgbUYQ&usqp=CAU

      Hapus
    2. Karena Member anggota Commonwel yaitu FPDA maka gempur malon beli dri inggris klo tidak akan dikeluarkan dri FPDA

      Hapus
    3. Si Homo & Goblok Asukandar muncul.

      👇👇👇

      Cek Fakta: Tidak Benar Joko Widodo Disuntik Vaksin Buatan Eropa, Simak Buktinya

      https://m.liputan6.com/cek-fakta/read/4457047/cek-fakta-tidak-benar-joko-widodo-disuntik-vaksin-buatan-eropa-simak-buktinya



      [HOAKS] Vaksin yang Dipakai Jokowi Disebut Tidak Asli karena Harus Menggunakan Alat Suntik

      https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/14/122100065/hoaks-vaksin-yang-dipakai-jokowi-disebut-tidak-asli-karena-harus?amp=1&page=2

      Hapus
    4. Kelebihannya yang dalam tanda kutip " oposan " kan hajar dulu urusan belakangan .. gua bukan pengagum jokowi ndar, gua menghormati symbol kenegaraan siapapun individunya, jaman beye gua juga hormati beliau, tapi kapasitas lu apa ? Semua ada jalurnya, masa kalah sama FPI , mereka sangat yakin dwngan kebebasan berserikat dan berpendapat, itu statement lawyer mereka , nah pengaruh postingan lu dengan upload link foto yg belum terbukti secara yuridis buat kita forumer militer apa ?

      Hapus
  45. Pembuat obat Pfizer telah memberikan analisis terbaru seputar data uji klinis fase 3 vaksin Covid-19, dengan mengatakan bahwa dalam hasil akhir analisisnya terhadap uji coba 44.000 peserta, kandidat vaksin Covid-19 itu terbukti 95 persen efektif.

    BalasHapus
  46. Tak hairan china pun pesan vaksin pfizer bro... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Singapore, Turki, Filipina beli vaksin sinovac

      👇👇👇

      Negara-negara yang Memesan Vaksin Corona Sinovac

      https://dunia.tempo.co/amp/1416792/negara-negara-yang-memesan-vaksin-corona-sinovac

      Hapus
  47. Aduuh Si Gempur makin lama makin HaLu tak karuan guys.

    Mungkin efek pgen disuntik vaksin buatan Mama Elo kali ya.
    Yg ada label Nya "Only For FPDa"

    BalasHapus
  48. China Juga Pesan 100 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Buatan Pfizer

    BalasHapus
  49. China memesan 100 juta dosis vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech untuk digunakan di awal tahun 2021. Perusahaan farmasi China, Shanghai Fosun Pharmaceutical Group mengamankan 100 juta dosis vaksin dan menunggu persetujuan pemerintah sebelum disuntikkan ke masyarakat.
    "Kami senang dapat mencapai kesepakatan pasokan dengan BioNTech, yang merupakan langkah penting dalam upaya Fosun Pharma dan BioNTech untuk mencapai aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin di China," kata Ketua dan CEO Fosun Pharma Wu Yifang, dikutip dari SCMP, Kamis (17/12/2020).

    Pihak Fosun Pharma dan Pfizer-BioNTech diharapkan bisa bekerja sama untuk pengembangan dan distribusi vaksin di China.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mikir aja.. tuk memenuhi kebutuhan vaksin terhadap 1 miliar lebih warga china emang hanya bisa bergantung pada 1 sumber saja..

      Oh iya.. beruk kan cuma bisa mikir makan & ngewe doang.. 🐒 😂

      Hapus
  50. https://m.cnnindonesia.com/internasional/20210113073856-134-592941/hasil-uji-klinis-brasil-efikasi-vaksin-sinovac-504-persen

    Efikasi Sinovac ini juga berada di bawah Pfizer yang memiliki efikasi 90 persen, atau Moderna 95 persen, atau AstraZeneca yang berada di kisaran 60-90persen. Efikasi Sinovac hanya 50,4 persen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiap2 negara beda tingkat efikasinya bro, udah pernah dijelaskan sama ahli farmasi

      Hapus
    2. 90% persen apa bisa jamin ada efek samping bro
      Itu besar loh ya.
      Jgn sok2an jdi ahli

      Hapus
    3. Klo masih punya imun kebal apapgi kaum muda 50% sudah cukup.
      90% untuk kaum Yg rentan penyakit orang tua lbh cocok 90%

      Hapus
  51. Klo ada efek samping gimana bro 90%

    BalasHapus
  52. Jakarta, CNN Indonesia -- Vaksin corona Sinovac buatan perusahaan farmasi asal China menuai kritik di sejumlah negara yang memesannya. Kritik tersebut datang dari Brasil, Filipina, dan Kamboja.

    Hingga saat ini, belum diketahui data keamanan dan efikasi (kemanjuran) dari uji klinis tahap ketiga vaksin Sinovac.
    Hal ini berbeda dari Pfizer yang telah mengeluarkan data efikasi yaitu 90 persen efektif, dan Moderna dengan klaim tingkat efektifitas hingga 94,5 persen.

    Padahal, tingkat efikasi menjadi unsur penentu bagi pihak berwenang untuk mengeluarkan izin penggunaan darurat.

    BalasHapus
  53. Efikasi Pfizer 90 persen efektif tapi kok ada 23 Warga Norwegia yg mati setelah disuntuk Vaksin Pfizer. Wkwkwkwkwkwk..

    👇👇👇👇

    23 Orang di Norwegia meninggal dunia setelah disutik vaksin Covid-19

    https://amp.kontan.co.id/news/23-orang-di-norwegia-meninggal-dunia-setelah-disutik-vaksin-covid-19

    BalasHapus
  54. Jakarta, CNN Indonesia -- Vaksin corona Sinovac buatan perusahaan farmasi asal China menuai kritik di sejumlah negara yang memesannya. Kritik tersebut datang dari Brasil, Filipina, dan Kamboja.

    Hingga saat ini, belum diketahui data keamanan dan efikasi (kemanjuran) dari uji klinis tahap ketiga vaksin Sinovac.
    Hal ini berbeda dari Pfizer yang telah mengeluarkan data efikasi yaitu 90 persen efektif, dan Moderna dengan klaim tingkat efektifitas hingga 94,5 persen.

    Padahal, tingkat efikasi menjadi unsur penentu bagi pihak berwenang untuk mengeluarkan izin penggunaan darurat. .

    BalasHapus