19 Februari 2020

Milrem Robotics Introduces Fifth Generation THeMIS UGV in Singapore

19 Februari 2020


THeMIS UGV in SAS 2020 (photo : Milrem)

Milrem Robotics Introduces Its Mission Proven Unmanned Ground Vehicle at the Singapore Airshow

SINGAPORE--(BUSINESS WIRE)--Milrem Robotics, one of the leading manufacturers of unmanned ground vehicles (UGV) introduces at the Singapore Airshow 2020 its mission proven, fifth generation THeMIS UGV designed to assist soldiers on the battlefield while enhancing their combat effectiveness.

Deployed in Mali, Africa during the French lead anti-insurgent operation Barkhane since early 2019, the fifth generation THeMIS incorporates all the knowledge gained during rigorous tests held in the United States, Europe and Singapore.

During various live military exercises the UGV has been deployed by the British Army, US Marines, the Royal Dutch Army, Latvian and Estonian Defence Forces. The Defence Technology Institute of Thailand will soon be evaluating the THeMIS for its suitability for the country’s armed forces.


“We are pleased to be back in Singapore, where just a few years ago we tested the prototype of our unmanned vehicle for durability in local conditions. Today we are presenting a mature and robust product that, as our clients have already determined, will greatly enhance warfighting capabilities,” stated Kuldar Vรครคrsi, CEO of Milrem Robotics.


THeMIS UGV with EOS RCWS (photo : Milrem)

The THeMIS UGV is in serial production and has already been delivered to Indonesia, Germany, the Netherlands, Norway, France, US and the UK in logistics configuration intended to provide combat support and carry supplies with an option to integrate additional kinetic or non-kinetic payloads.

This tracked multipurpose UGV can be equipped with remote weapon systems, tethered drones, C-IED solutions and ISR sensors. With the possibility to mount various payloads the UGV acts as a force multiplier.

“The THeMIS has become the industry standard UGV sought out for various payload integration projects. Together with partners like ST Engineering, EOS, Kongsberg, FN Herstal and MBDA more than a dozen different systems have already been integrated,” Vรครคrsi stated. Live firing tests have been conducted with five different weapon systems, including the JAVELIN anti-tank missile system.

The fifth generation THeMIS incorporates NATO STANAG standards in the vehicle’s architecture, safety, air transportability, power offload and other aspects.


In addition, the UGV has been equipped with autonomous functions including point-to-point navigation, obstacle detection and avoidance, enabling it to follow dismounted troops, patrol a perimeter, provide front line resupply and evacuate casualties with minimal intervention by the operator. (Milrem Robotics)



The Adder Micro remote weapon station seen armed with two Ultimax 5.56 mm light machine guns and integrated to a locally developed tracked unmanned ground vehicle chassis (photo : Jane's)

ST Engineering Pushes Updated Adder Micro RWS for UGV Integration

Singapore-based defence prime ST Engineering unveiled its updated Adder Micro remote weapon station (RWS), which has been optimised for unmanned ground vehicle (UGV) applications, at the Singapore Airshow 2020 exhibition held from 11-16 February.

According to company specifications, the Adder Micro RWS weighs less than 50 kg and is equipped with a servo-driven twin weapon cradle that can accommodate a variety of small arms, although the version showcased at the event is armed with two 5.56 mm Ultimax 100 light machine guns (LMGs). Each weapon is fed by a 100 rd drum magazine. (Jane's)

46 komentar:

  1. Neng def PK (situs favorite master TN ๐Ÿ˜ณ) ono

    BalasHapus
    Balasan
    1. List sing isine daftar blanjane kemhan, sing salah sijine yokuwi sistim INS kanggo kendali rudal....dadi kiro2 RN01-SS kae bakal nganggo 2 jenis kendali : GPS lan INS, dadi sakmongso sistim GPS e ke no jamming, rudale isih iso dituntung ngangge sistim INS nganti nuju ing sasaran ๐Ÿค”

      Hapus
    2. Nek di sektor mesin mini turbojet utk misil piye mas@hari.. wess ono produsen dlm negri sing wess siap d ajak kerjasama? gak bnyak sing bermain d sektor ini lho, bahkan d luar negri. contohe yoo rombongan Teledyne ato williams.. gor kui2 wae pemainne

      Hapus
    3. COTS judule mas boy ๐Ÿ˜‚

      Hapus
    4. Ning jarene brazil wes klakson gawe mesin turbojet dewe lho mas.....iso ugo jupuk seko kono ๐Ÿค”

      Hapus
    5. Dosen ITS sdh ada yg bisa m bikin on smill tapi sdh lama tdk terdengar lg beritanya, coba om tanya tanya kalo ada yg tau

      Hapus
  2. Radar AN/APG-68(V)9 adalah pengembangan terbaru. Selain peningkatan rentang scan dibandingkan dengan versi sebelumnya, radar ini memiliki radar apertur sintetik. APG-68 (V) 9 telah melengkapi beberapa varian, termasuk F-16D Block 52 dari Angkatan Udara Israel, Angkatan Udara Singapura, Angkatan Udara Turki, Angkatan Udara Maroko dan Angkatan Udara Yunani, Pakistan Air Force dan F-16C/D Block 52 dari Angkatan Udara Polandia. .... F16 MLU TNI AU wow wow wow

    BalasHapus
  3. Mau radarnya apg 68,69,sampapi 68000 v9
    Itu gak akan berguna dek,untuk apa radar canggih kalau pensilnya lemot
    Kahhhjjh....kah.....makan itu radar
    Koh.....koh.....
    Mendingan pesawat p.mustang tapi bawa rudal bvr daripada pesawat jet tapi bawa omdo kah.....koh....koh.....
    Gue lebih baik jujur daripada mendustakan diri sendiri,alutsista kita dibandingkan singa ibarat air setetes didalam segelas minyak,sakit kan bacanya...,panaskan hatinya,tapi inilah faktanya dek.apa kata mbok Mega kita keok kalau diserang singa alias hancur.
    Berani jujur itu hebat dek kata kpk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahayyyyy, baru keliatan dari mana aja bung

      Hapus
    2. Dari cari uang untuk bisa bayar pajak sebesar2 walaupun uang pajaknya gak tepat sasaran.
      Beritanya gak ada yg seru selalu bandingkan sama Malon aja,gue bacanya aja muak,sekali2 lihat dong kekanan,atau kekiri ada apa disana jangan lihat kebelakang aja,kalau lihatnya selalu kebelakang ya Malon lagi.
      Bandingi kok sama Malon ha....gue ketawa padahal ada๐Ÿฒ๐Ÿ‰
      Ada ๐Ÿฆ๐Ÿฆ dan ha....ha.,.ha....
      Makan itu bacot,omdo,dan konyol
      Berani jujur hebat dek
      Maha pencipta suka dengan kejujuran walau sakit tapi lebih baik daripada tipu2 ujung2 nya jadi virus

      Hapus
    3. Se7 sm om duta rudal,klo malon anggap az telek pitek.tp kt tengok si ๐Ÿ‰ sm si๐Ÿฆ untuk membandingkan dngn alutsista.
      Hrpn sy kdpn indonesia hrs berotot kuat SDM nya ekonominya dan alutsistanya "aamiin"

      Hapus
    4. Itu om rudal sdh baca blom rudal bikinan pt DI

      Hapus
  4. Bentul juga Mbah@Ndut, rudal ini harusnya siapa yg garap, ptdi,lapan ato konsorsium?Memang kesannya masih lambat.Gimana ya biar lebih cepat progresnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komposisi utama rudal dan capaian RI dalam upaya untuk mandiri...

      1. Casing rudal √
      2. Peluncur rudal √
      3. Propulsi rudal √
      4. Peledak √
      5. Penjejak dan pengunci target ?

      Dari komposisi utama rudal yg saya tulis diatas tinggal sistem pencari dan pengunci sasaran yg belum kita kuasai....


      TAPI....!!!


      Kalo kita ikuti perkembangan roket r han 122 sebenarnya kita sudah sangat dekat untuk mencapai kemandirian rudal...

      roket r han122 b pun sudah mendapatkan sertifikasi kapuslaik TNI...

      Bukankah rudal itu adalah roket yg dilengkapi sistem pencari dan pengunci sasaran yang terintegrasi pada peluncur dan roket.....!!! Tinggal ukurannya saja yg disesuaikan dg alutsista yg akan dipasangi rudal tsb...

      Ada dua pristiwa yg menjadi tanda dan kemungkinan bahwa tidak lama lagi kita mencapai kemadirian dlm bidang rudal..

      1. Kemaren2 pak wamenhan ke ukraina dan salah satu misinya buat upgrade canon arhanud si mbah samber langit S60 untuk dipasangi sensor infra red. Kalo gak salah pemasangan sensornya dilakukan di indonesia dan ada TOT.... Nah menurut saya,..!! Kalo kita bisa dapat ilmu sensor dari ukraina itu maka bisa kita sematkan pada roket r han 122b sebagai sistem pencari dan pengunci sasaranya... Sistem pelacak infra red ini juga bisa dikembangkan ke riset rudal model lainya dg melakukan penyesuaian terhadap platform yg akan digunakan...

      Disamping itu saya sangat setuju dengan pemasangan sistem pelacak infra red yg dilakukan pd S60 karena sistem tsb membuat cara kerja S60 menjadi seperti cara kerja oerlikon sky shield yg bisa terus membidik sasaranya secara otomatis tanpa harus di arahkan secara manual..

      2. Penandatangan reverse engginering rudal yg beritanya santer beberapa hari yg lalu..
      Pristiwa ini yg saya masih buram kira kira tehnologi rudal seperti apa yg akan reverse..

      Hapus
    2. Kalo untuk penggarapanya menurut saya sebaiknya dilakukan konsorsium, karena dlm konsorsium tugas untuk R&D dan produksi masing masing komponen rudal sudah dibagi sesuai bidang ke ahlian masing masing.... Jadi proses pengerjaanya bisa dilakukan serentak oleh agt konsorsium dan masing masing agt konsorsium bisa fokus pd satu komponen saja...

      Hapus
  5. 1.Makaysia lima airshow are shit....

    2. Indonesia no airshow... To many terrorist.

    Power singapore... The smallest nation on asia but have yhe biggest airshow in asia... Small country bur respected by all big weapon company.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeah sure at least lima got naval show also maa..singapore airshow just a training flight for rmaf..hahaha..even sg f15sg cant cant mkm beauty in the sky

      Hapus
    2. Yes,let's keep it small as it is, don't act like bigest country.

      It's all about the money.Where you get all the money? Some of them,from Indonesian corruptors.If you really rich country,you should bring the money back to us.Can you????

      Hapus
    3. Fuck malaysia... They are poor dog

      Hapus
  6. Deposit 50rb + Bonus 20rb diawal !! Sudah bisa ikutan Event Slot Bonus FreeSpin 25%

    ✯ESIABET ๐’๐ˆ๐“๐”๐’ ๐’๐‹๐Ž๐“ ONLINE ๐“๐„๐‘๐๐„๐‘๐‚๐€๐˜๐€✯

    Promo langsung untuk member baru & member lama yang aktif ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ

    ➤ Deposit 25.000 + Bonus 10.000
    ➤ Deposit 50.000 + Bonus 20.000
    ➤ Deposit 100.000 + Bonus 40.000
    ➤ Deposit 200.000 + Bonus 80.000
    ➤ Deposit 500.000 + Bonus 100.000
    ➤ Deposit 1.000.000 + Bonus 200.000
    ➤ Deposit 5.000.000 + Bonus 500.000
    ➤ BONUS NEW MEMBER UP TO 50%
    ➤ BONUS NEXT DEPOSIT 5%
    ➤ EVENT BONUS FREESPIN PRAGMATIC SLOT 25%

    Hubungi Kami :
    ๐Ÿ“ฒ Whatsapp: 62 859 3259 6161
    ๐Ÿ“ฒ Line : EsiaBet77
    ๐ŸŒ Link 1 : esiabet7 .com
    ๐ŸŒ Link 2 : esia365x .com
    ๐ŸŒ Link 3 : 157,245,145,0 (koma ganti titik)

    Salam Hoki & JP Selalu Bosku ๐Ÿ’ช๐Ÿ˜


    BalasHapus
  7. Ah, gue mau jawab mas Palu di sini aja ah....

    Seandainya Bakamla dikasih 42 Triliun setaun maka dalam 5 tahun Bakamla bisa mendapat semua (atau sebagian besar) mainan yang saya sebut di komentar artikel sebelum ini.

    Kapal2 KPLP ratusan tapi kecil2, jadi tidak berguna di laut luas, hanya bisa digunakan di selat-selat kecil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kalo Bakamla dikasih segitu, maka
      ALRI musti dikasih 2 x 42 = 84 T
      AURI juga 84 T
      AD 72 T
      Mabes 30 T
      Kemhan 30 T

      Hapus
    2. Rudalnya berapa T ntung?
      Koe itu kok ngitung hanya untuk
      Gaya2 aja sih!
      Ngitung pesawat tapi gak ada rudalnya,ngitung kapal AL tapi kopong,alutsista dibeli buat kalau pecah perang ntung bukan untuk banyak2 an tapi ompong.

      Hapus
    3. Lalu, infrastruktur ga dibangun lagi yaa..
      Biaya Pendidikan, beasiswa untuk anak muda RI ga usah disediakan.
      Biaya kesehatan? Jaminan sosial mau berapa lagi?
      Uang segitu bisa membayar defisit BPJS berapa tahun?

      Maaf ya, lama² itung² an nya semakin ga masuk akal..
      Kok rasa² Om ini gila perang ya
      Budget Kemenhan sekarang saja apa sudah bisa dipertanggungjawabkan semuanya?
      Kalau tidak, uang segitu jadi bahan bancakan rame rame.

      Hapus
    4. Med@ wakakakaka.....
      Kalo dlm bahasa bule gila perang itu namanya Warmonger.. Hahaha..

      Hapus
    5. Begitu SK peleburan instansi kedalam Bakamla (IndoneSDia CG) terbit kan aset2 dr instansi yg dilebur jd milik Bakamla Ntung.?
      Itu artinya aset Bakamla akan bertambah Ntung termasuk kapal. Kemungkinan bahkan melebihi 77 kapal sebagaimana yg diperlukan Bakamla. Itu sebabnya Bakamla utk sementara waktu diberi anggaran kecil sambil menunggu Pengesahan penggabungan. Jd gak perlu belanja kapal lg sebanyak itu.

      Hapus
    6. @Om Med,ane numpang tawa om...hahaha

      Hapus
    7. Med Stud,

      Itu yang :

      84 + 84 + 72 + 30 + 30 = 300

      Pak Bowo minta anggaran pertahanan sekitar 1600 triliun untuk 5 tahun.

      https://m.youtube.com/watch?v=WPaENNu37cg


      1600 / 5 = 320

      Pak Bowo minta 1600 Triliun per 5 tahun (atau 320 triliun per tahun).

      Saya hanya minta :

      84 + 84 + 72 + 30 + 30 = 300

      Saya hanya minta 300 triliun per tahun buat anggaran pertahanan kok. Jadi kalo 300 triliun aja yang lebih kecil dari 320 triliun kamu bilang nggak masuk akal, gimana yang 320 triliun per tahun ?

      Hapus
    8. Choko,

      Kapal KPLP kecil-kecil, nggak ada yang 80 meter, apalagi yang ocean going...

      Hapus
    9. Yaa permintaannya Pak Prabowo dipenuhi kah?
      Kita bisa lihat sendiri kok berapa sih APBN kita?
      POLRI gimana?
      Mau minta berapa lagi, 130T?
      Uang segitu gimana pengawasannya, bahkan Presiden kita mengatakan jangan lagi anggrana itu orientasinya proyek, artinya apa? Selama ini berarti uang yang dikatakan kurang itu untuk pertahanan pun tidak dikelola dengan baik kan? Kalau baik, apa iya kurang?

      Diminta Pak Prabowo apakah berarti udh benar semua permintaannya?
      Ada gap antara keinginan sama realita Om@Tukang Ngitung

      Semua Kementrian juga mengeluhkan hal yg sama kok, Anggaran tiap tahun kurang.
      Kalau itu dikabulkan sekian ratus Trilliun kenaikannya, apa kabar Kementrian lain?
      Beli senjata banyak² seperti itu berarti biaya operasional, pemeliharaan, upgrade untuk tahun² berikutnya meningkat lagi, jadi alasan lagi buat naikkan anggaran.

      Sudah benar itu, pembelian Alutsista harus berdasarkan analisis intelijen, biar ga jor²an padahal yang mau diperangi tidak ada.

      Alasan saya bilang ga masuk akal bukan hanya karena jumlahnya yang sekian ratus Trilliun, tapi juga dasarnya ga ada habiskan uang segitu banyak, sementara infrastruktur yang bisa memberikan pemasukan bagi negara, pendidikan sebagai modal bangsa ini di masa depan, kesehatan agar bangsa ini kuat, masih belum maksimal.
      Apa legitimasinya?
      Kita mau kayak India, punya seabrek senjata tapi ya kondisi rakyatnya begitu?
      Pakistan yang punya Nuklir tpi ngutang 13 kali ke IMF?
      Kebijakan politiknya disetir sama Tiongkok?
      Korut yang punya senjata nuklir tapi rakyatnya begitu²

      Bukan hanya jumlahnya, urgensinya apa? Saat ada masalah lain yg perlu diselesaikan..
      Makanya saya bilang Om @Tukang Ngitung itu kesannya gila perang.

      Hapus
    10. makasi replainya om tung eh woof2 haha!๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

      42 trilyun ituw = sekitar $ 3 milyar
      wuset, gred a aja ga punya dana shopping soping segituw haha!๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ

      gpp, ini kan perhitungan alakadarnye, agar kelak bisa diprediksi kebutuhan instansi sebesar BAKAMLA-NG haha!๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡

      tp kok kagak ditail om, guwe ngarepnya tiap kapal di bahas gt anggarannya haha!๐Ÿค“๐Ÿค“๐Ÿค“

      Hapus
  8. Wadudu... geluuut ๐Ÿ˜ฑ
    https://www.rt.com/news/481183-russia-turkey-idlib-operation-worst-case/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Turkey ngladrah sak iki๐Ÿง๐Ÿง๐Ÿ˜ต๐Ÿ˜ต๐Ÿ˜ต

      Hapus
  9. ESSEN19 Februari 2020 15.16
    Memang selama ini task force dari gabungan beberapa instansi.
    Kedepannya akan independen, berarti membuka lapangan kerja baru.

    1. Galangan kapal nasional dpt order
    2. Membuka lapangan kerja
    3. Maritim indonesia semakin aman & kuat
    4. Nelayan nasional sejahtera

    Banyak nilai positif nya.
    Good luck

    Balas
    Balasan

    mal@layani(bukan ahli nya)...19 Februari 2020 15.26
    yang kurang adalah responsif keekonomianya...jalan ditempat...padahal dah diusulin buat industri kelautan sekala besar dengan kerja sama bumn kalou perlu swasta dan asing...tapi jangan rancu dengan menetapkan aturan main yang jelas....mana yang boleh mana yang tidak boleh....memang lambat cara berpikir para pembuat kebijakan kita...!!!
    makanya tertingal dari saingan....bahkan vietnam yang lautnya kecil juga mampu genjot industri perikan mereka...!!!

    Hapus

    Choko (Ahlinya ahli)19 Februari 2020 16.24
    Bukan itu maksudnya dek. Yg dimaksud itu SDM di Bakamla itu banyak yg dr TNI atau Polri, kalo sdh spt itu, penugasannya dibatasi waktu. Sehingga agak susah utk pertanggungjawaban. Selain itu biasanya prajurit yg ditugaskan masih loyal kepada atasan induknya ketimbang loyal akan tugas dibakamla. Yg spt ini tdk bisa diharapkan mendukung penuh tugas2 bakamla yg kedepannya lebih berat.


    mal@layani(bukan ahli nya)...19 Februari 2020 16.28
    itu yang salah loyal kok pada kesatuan...loyal pada nkri diatas loyal pada yang lainya...!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. mal@layani(bukan ahli nya)...19 Februari 2020 16.30
      makanya ada istilah egosentris atau ego kesatuan...bahkan polri tni angota nya sering tauran...memalukan...!!!

      Hapus

      Choko (Ahlinya ahli)19 Februari 2020 16.47
      Waahhh...makin jauh ente ngelayapnya sampe.ke egisentris segala. Ini maksudnya loyal dalam tugas/perintah bukan spt loyal pada pengabdian negara.
      Ahhhhh....susah jelasin sama taplak....๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


      mal@layani(bukan ahli nya)...19 Februari 2020 16.59
      sama dek...tugas mereka yaa buat negara toh...makanya digajih juga pake wang negara...!!!
      ah taplak juga kamu...xixixixi...
      hayo mau ngomong apa lagi kamu...???

      Hapus

      mal@layani(bukan ahli nya)...19 Februari 2020 17.09
      ini salahnya sering beda bedain...sama kayak contoh kisruh polri dan kpk dulu...padahal kalou semua sadar kewajiban mereka adalah yang utama untuk negara engak akan ada kejadian serupa...!!!

      Hapus

      Mang Cek 001 19 Februari 2020 17.41
      Setuju 100% sama om mal.....


      Choko (Ahlinya ahli)19 Februari 2020 17.49
      Ya terserah kamu aja dek. Susah bicara sama taplak. Namanya abdi negara ya tugas mengabdi ke negara....tapalaaak.
      Org bicara perintah dia bicara tugas negara. Dasar taplak bosok...๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


      mal@layani(bukan ahli nya)...19 Februari 2020 18.02
      wkwkwk...wong benar kok malah ngeyel sih...!!!
      ini yang jadi permasalahan krusial...memang seharusnya bila ada masalah dibawah sudah seharusnya atasan yang ambil tangung jawab dan bertangung jawab penuh...apa pun alasanya...karna mereka berkuasa penuh atas bawahanya...!!!

      Hapus

      Choko (Ahlinya ahli)19 Februari 2020 20.34
      Yg dibahas itu task force dek taplak.
      Penerapan sanksi kpd sdm yg bersangkutan tdk bisa maksimal krn bukan wewenang instansi tempat dia ditugaskan. Instansi tempat dia ditugaskan hanya bisa membuat surat keberatan ke instansi asal petugas. Disitu lho sebagian problemnya. Kok masalah kisruh polri dan kpk segala. Apa hubungannya....dek taplaak...๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


      mal@layani(bukan ahli nya)...19 Februari 2020 21.12
      kalou dah direkrut yaa masuk ranah kkp lah...namanya juga diperbantukan atau dipinjamkan...engak bersingungan kewenangan lagi...lagian engak jauh beda tugasnya patroli dan penegakan hukum...cuma dibawah komando kkp bukan lagi kesatuan bersangkutan...!!!
      gitu aja bingung sih...!!!
      yang jadi masalah egosentris yang saya maksud diatas...rebutan kewenangan...contoh kpk sama polri dan kejaksaan...karna kewenangan tersebut banyak menciptakan peluang...dan itu lahan basah dek...!!!

      Hapus

      Choko (Ahlinya ahli)20 Februari 2020 03.43
      Tp bukan itu yg dikeluhkan. Kan sdh disebutkan sama beliau Task Force yg jd kendala.
      Krn dlm penugasan dibatasi waktu. Sementara jika terjadi pergantian krn tugasnya telah selesai sesuai surat tugas, maka instansi tempat mereka melaksanakan tugas hrs mentraining kembali petugas yg baru. Begitu seterusnya selama dlm bentuk task force. Petugas yg lama tdk punya kewajiban utk mendampingi petugas baru. Inilah yg dimaksud kendala dilapangan oleh petugas yg dikerahkan pd bagian lapangan. Problemnya itu disitu. Beda jika petugas itu jika dr awal memang direkrut sendiri oleh instansi spt bakamla ini melalui penerimaan pegawai baru.
      Gak ada hubungannya dng egosentris, apalagi kpk dan polri. Ini tentang bakamla yg sebagian besar pegawainya adalah dr polri dan TNI.
      Bahasan harus fokus jng melebar. Beda dng polri dan kpk. Kpk itu institusi yg tdk dibawah presiden/pemerintah. KPK bisa memberi alternatif kpd penyidiknya utk bergabung dng KPK atau kembali ke instansi induk dia. Di bakamla gak bisa spt itu dek. Paham dek.? Jd gak usah argumen ngawur lg supaya kamu kelihatan pinter dek padahal gak paham....๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


      Choko (Ahlinya ahli)20 Februari 2020 03.45
      Kok sampe jauh melenceng ke.lahan basah segala. Lahan basah itu lahan yg kebanjiran. Pasti basah lah.....makin ngawur aja..taplakk...taplakkk.๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


      Hapus


    2. mal@layani(bukan ahli nya)...20 Februari 2020 04.37
      itu alasan yang mengada ada...semua penegak hukum yang diambil bukan amatiran atau penganguran yang baru lulus...traning...????
      mungkin kumpul kumpul dapet wang kopi...???
      tni al polairut itu tugasnya sama...apa yang mau ditrening lagi...???
      mungkin karna takut mabuk laut kali yaa...???
      dan pergantian tugas...itu kan masih dari kedua intitusi tersebut...apa lagi masalahnya...untuk apa didampingi...la wong tugas mereka sebelumnya juga sama seperti itu...!!!

      kamu sendiri engak paham malah ngejelasin sama orang lain...malahan buat bingung...!!!

      jangan ngejelasin kisruh kpk polri dek ngak nyambung bantahan mu...!!!
      coma tak tanya apa sebab kpk polri kisruh...???
      kalou engak malah buat mumet jawan mu...wkwkwkwk

      Hapus
    3. saya baru sadar...ini kan bukan urusan saya kenapa juga gue nyang pusing dibuatnya...Hhhhhh
      si essen yang bersangkutan malah engak tangung jawab...!!!

      Hapus
    4. Emang ente yg bahlul taplakkk...๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚
      Sdh dijelasin msh ngeyel, malah ngelantur bahas polri dan kpk sampe lahan basah segala.
      Klo ente mau lahan basah, banya tuh rawa2 dan di kalteng dan kalsel...๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

      Hapus
    5. walah malah ngeyel kamu kir...xixixi...
      satuan tugas bermasalah itu sapa yang ngomong emangnya...mengada ada...la wong seragam juga kan udah ganti engak pake seragam satuan masing masing lagi...masak masih ngikutin tugas yang lama...engak masuk akal itu...dibuat buat...itu dek...!!!

      Hapus
  10. Brik...brik...Roger...
    Panggilan ke Malon,
    Keluar gak ya......๐Ÿค”

    BalasHapus
  11. maren ada milrem masuk sini, bner gak sich gosipnya? mo dipermak ato ngapain tuch haha!๐Ÿค“๐Ÿค“๐Ÿค“

    BalasHapus